Tangerang — PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) menerima pesawat Falcon 8X milik TNI Angkatan Udara di Hanggar 4 GMF pada (06/10). Pesawat dengan registrasi A-0801 tersebut menjadi pesawat Falcon 8X pertama yang menjalani perawatan di Fasilitas GMF, menjadi bagian dari total enam pesawat Falcon 8X untuk pelaksanaan scheduled maintenance.
Pesawat A-0801 akan menjalani rangkaian perawatan dalam program FalconCare hingga 2029. Program ini menjadi bagian dari proses pengembangan kapabilitas GMF dalam melakukan perawatan Falcon 8X, dengan target agar GMF dapat melaksanakan pekerjaan maintenance Falcon 8X secara mandiri di masa mendatang.
Pengembangan kapabilitas maintenance Falcon 8X menjadi bagian dari upaya GMF dalam memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional. Program ini juga mencerminkan sinergi antara GMF dan TNI Angkatan Udara dalam mengembangkan kemampuan industri dalam negeri untuk mendukung keberlanjutan pemeliharaan dan kesiapan operasional alutsista.
(GMF)

KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
BalasHapus-
TIMELINE NGEMIS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
VVIP👍
BalasHapushak milik bukan sewa haha!😎✌️🥳
KASIH PAHAM : NGEMIS 2026 AGUSTUS = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
BalasHapus• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
-
TIDAK BAYAR DEBT
TIDAK BAYAR DEBT
TIDAK BAYAR DEBT
“Kalau dikira daripada peratus, (DEBT) 82 peratus daripada KDNK (Keluaran Dalam Negara Kasar) dan untuk DEBT kerajaan persekutuan sudah mencecah 60.4 peratus. “Ini bermakna bayaran khidmat DEBT banyak…hanya membayar faedah bukan bayar DEBT tertunggak,” kata Anwar lagi
-
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
Produksi beras di Malaydesh saat ini hanya mencukupi sekitar 40-50% dari kekebutuhanan nasionalnya. Ini berarti Malaydesh mengalami kekurangan beras dan bergantung pada impor untuk memenuhi sisa kekebutuhanan.
===================
KRISIS BERAS = SINGKONG
KRISIS BERAS = SINGKONG
KRISIS BERAS = SINGKONG
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan ketertarikan Malaydesh untuk mengimpor beras dari Indonesia, menyusul tingginya harga beras di Negeri Jiran.
Hal ini disampaikan Amran usai menerima kunjungan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Malaydeshan Malaydesh, Datuk Seri Haji Mohamad Bin Sabu, di Jakarta pada Selasa (22/4/2025).
-
CASSAVA =
AFRICA : NIGERIA CONGO TANZANIA
SEA : MALAYDESH
Around 70 percent of Africa's cassava output is harvested in Nigeria, the Congo and Tanzania (IFAD and FAO, 2000). Throughout the forest and transition zones of Africa, cassava is either a primary staple or a secondary food staple.
-
MALAYDESH=
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
Malaydesh officials have suggested using cassava as a rice substitute. The Speaker of the Dewan Rakyat, Johari Abdul, urged the public to consider cassava as an alternative carbohydrate source
=========
AFRIKA MALAYDESH SINGKONG ✔️
MALAYDESH MALAYDESH SINGKONG ✔️
cassava is a significant staple food for a large portion of the African population, particularly in Sub-Saharan Africa. It is the second most important food staple in terms of per capita calorie consumption on the continent, with roughly two out of every five Africans relying on it as a major source of calories. In some regions, it is consumed daily, sometimes multiple times.
-
OPLOS BERAS SEJAK 1970
OPLOS BERAS SEJAK 1970
OPLOS BERAS SEJAK 1970
KUALA LUMPUR: Tindakan mencampurkan beras tempatan dan import berlaku sejak tahun 1970-an lagi selepas penubuhan Lembaga Padi dan Beras Negara (LPN), bukannya baru berlaku ketika pentadbiran kerajaan sekarang.
Menteri Pertanian dan Keterjaminan Malaydeshan, Datuk Seri Mohamad Sabu berkata dapatan itu diperoleh hasil kajian dijalankan Suruhanjaya Persaingan Malaydesh (MyCC) ke atas industri padi dan beras sejak awal 2024.
😝KURANG BERAS = KRISIS BERAS = CASSAVA😝
Aplot min
BalasHapusBatch 2 Rafale dimulai...18 bijik
Wahh ada tetangga seblah yg PANIK🥶KOYAK🔥 haha!✌️🤣😋
⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1622288146599970&id=100064564007037
Sebelah ada proyek pesawat MRCA sejak lama oom....
Hapus"Malaydesh Ribut Cuma Akan"
HAHAHAHAHAHAHH
🤣🤣🤣😂😂😛🤪😭
Yg penting bual & dapat fotonya om serta jalan2 dg dalih meninjau kapasitas pabriknya, lumayankan xaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxa
Hapuskita SHOPPING langsung 42 bijik
BalasHapusCA$H haha!🤑✌️🤗
negri🎰kasino genting mana bisa...dilarang barter📛
lemah ekonomi harap minggir haha!😋🍌🤓
Takpe tetangga kesayangan AKAN datang FA 50BLOCK kwadrat yg lebih canggih dr punya korsel sendiri, bualnya tapi om xaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxa
HapusManakala MALAYDESH shoping Mengemis barter sawit + harga diskaun pesawat LATIHAN...🤣🤣😂😂😂
BalasHapusLCA : Lemes Cuma Akan...
Yeeee FA 50BLOCK kwadrat punya malon lebih canggih dari punya korsel om PS, bs bawa ICBM tuh xaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxa
HapusMbwahahaha...
HapusMalaydesh tukang klaim mbah, bahkan korsel kena korban klaim...🤣🤣😂😭😛🤪
LCA : Lemes Combat Aircraft...
BalasHapus😂😂🤣🤣😭😭
Letoy dong om PS xaxaxaxaxaxaxaxa
HapusOyi mbah, letoy macam terong rebus...😂😂🤣🤣🤪😛😭😭
HapusMEMBUAL SAMPAI MAMPUS
BalasHapusFA50M LEBIH CANGGIH KOREA = LACK BVRM
MKM LEBIH CANGGIH RUSIA = LACK MAINTENANCE
LCS LEBIH CANGGIH FREGAT = MANGKRAK 2035
-
1. Klaim Varian FA-50 (Malaysia vs. Korea Selatan & Negara Lain)
• Klaim Netizen: Varian FA-50 yang dibeli Malaysia (FA-50 Block 20) diklaim jauh lebih canggih dan berkemampuan tinggi daripada yang dioperasikan oleh pembuatnya sendiri (Korea Selatan), serta negara pengguna lain seperti Thailand, Filipina, dan Indonesia.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Malaysia menandatangani kontrak untuk varian FA-50 Block 20 yang dilengkapi dengan radar canggih Active Electronically Scanned Array (AESA) PhantomStrike dan kemampuan pengisian bahan bakar di udara (probe-and-drogue).
o Masalah: Mengklaim varian ini "lebih hebat dari negara pembuat" adalah miskonsepsi. Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF) mengoperasikan varian yang disesuaikan dengan kebutuhan doktrin pertahanan mereka sendiri dan saat ini mereka juga sedang mendesain upgrade armada mereka. Kecanggihan varian ekspor adalah hal wajar karena dibeli di tahun yang lebih baru (teknologi lebih mutakhir), bukan karena keunggulan industri negara pembeli atas negara pembuat.
--------------------------------
2. Klaim Su-30MKM (Malaysia vs. Su-30 Rusia)
• Klaim Netizen: Klaim bahwa Su-30MKM milik Malaysia lebih hebat daripada Su-30 asli milik Rusia.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Su-30MKM memang merupakan varian yang sangat terintegrasi dengan teknologi multinasional. Pesawat ini menggabungkan badan pesawat (airframe) Rusia dengan sistem avionik canggih dari Prancis (Thales) dan Afrika Selatan.
o Masalah: Meskipun avionik Barat pada masa itu memberikan keunggulan dalam hal interaktivitas dan deteksi, mengklaimnya mutlak "lebih hebat dari Rusia" mengabaikan fakta ketergantungan rantai pasok. Masalah utama Su-30MKM di kemudian hari adalah tingkat kesiapan tempur (readiness rate) yang rendah akibat kesulitan suku cadang dan biaya perawatan yang sangat tinggi dari Rusia, yang terbukti menghambat operasional armada tersebut.
--------------------------------
3. Skandal Proyek LCS Maharaja Lela (Klaim vs. Realita 15 Tahun)
• Klaim Netizen: Klaim bahwa kapal Littoral Combat Ship (LCS) kelas Maharaja Lela lebih besar, canggih, dan hebat dari desain asli Naval Group Prancis, namun nyatanya proyek ini mangkrak selama 15 tahun dan belum selesai.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Desain LCS Malaysia berbasis pada kapal korvet kelas Gowind milik Naval Group Prancis yang diperbesar menjadi kelas fregat.
o Masalah Manajemen Proyek: Ini adalah salah satu skandal pengadaan militer terbesar di Malaysia. Proyek yang dimulai sekitar tahun 2011-2013 mengalami penundaan masif akibat salah urus keuangan, perubahan desain di tengah jalan tanpa persetujuan, dan masalah likuiditas kontraktor lokal (Boustead Heavy Industries Corporation). Hingga tahun 2026, kapal pertama (Maharaja Lela) masih dalam proses penyelesaian dan pengujian, mengalami keterlambatan bertahun-tahun dari jadwal asli dengan pembengkakan anggaran yang masif.
________________________________________
Kesimpulan Hubungan Antar Masalah
Pola yang terjadi pada narasi-narasi di atas menunjukkan adanya kesenjangan antara "Spesifikasi di Atas Kertas" dengan "Realita Operasional & Manajemen Proyek". Netizen sering kali fokus pada brosur teknologi (radar baru, rudal baru) untuk membual di media sosial, namun mengabaikan masalah fundamental seperti keterlambatan produksi (kasus LCS) atau tingginya biaya pemeliharaan dan ketergantungan logistik eksternal (kasus Su-30MKM).
KASIH PAHAM : NGEMIS 2026 AGUSTUS = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
BalasHapus• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
-
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
Produksi beras di Malaydesh saat ini hanya mencukupi sekitar 40-50% dari kekebutuhanan nasionalnya. Ini berarti Malaydesh mengalami kekurangan beras dan bergantung pada impor untuk memenuhi sisa kekebutuhanan.
-
KRISIS BERAS = SINGKONG
KRISIS BERAS = SINGKONG
KRISIS BERAS = SINGKONG
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan ketertarikan Malaydesh untuk mengimpor beras dari Indonesia, menyusul tingginya harga beras di Negeri Jiran.
Hal ini disampaikan Amran usai menerima kunjungan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Malaydeshan Malaydesh, Datuk Seri Haji Mohamad Bin Sabu, di Jakarta pada Selasa (22/4/2025).
-
HANYA BAYAR FAEDAH =
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
Anwar berkata demikian pada sesi soal jawab Perdana Menteri (PMQ) pada sidang Dewan Rakyat di sini, hari ini.
Menurutnya bayaran tersebut adalah bagi bayaran khidmat hutang atau hanya membayar faedah dan bukan membayar jumlah hutang tertunggak
-
1.RASIO HUTANG 84.2% DARI GDP
2. HUTANG NEGARA RM 1,63 TRLLIUN
3. HUTANG 1MDB RM 18,2 BILLION
4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
5. HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
6. SEWA SIMULATOR MKM
7. PESAWAT MIG GROUNDED
8. SEWA MOTOR POLIS
9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
15. NO LST
16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
17. NO TANKER
18. NO KCR
19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
20. NO SPH
21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
22. NO HELLFIRE
23. NO MPA ATR72 DELAYED
24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
27. LCS MANGKRAK KARATAN
28. OPV MANGKRAK
29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
32. RADAR GIFTED PAID USA
33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
34. SEWA VVSHORAD
35. SEWA TRUK 3 TON
36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
37. C130H DIGANTI 2045
38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
41. NO TRACKED SPH
42. SEWA SIMULATOR HELI
43. SPH CANCELLED
44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
45. NO PESAWAT COIN
46. PILATUS MK II KARATAN
47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
51. LYNX GROUNDED
52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
56. 4X NGEMIS F18 KUWAIT
57. MENUNGGU 2050 KAPAL SELAM
58. NO TANK AMPHIBI AV8 MOGOK BERASAP
59. 84% NO SAVING EVERY MONTH
60. OVER LIMIT DEBT 65,6% (LIMIT DEBT 65%)
61. MKM BARTER PALM OIL
62. MIG29N BARTER PALM OIL
63. A400M PEMBAYARAN BERPERINGKAT (HUTANG)
64. SCORPENE BARTER PALM OIL
65. PT91M BARTER PALM OIL RUBBER
67. FA50M BARTER PALM OIL
Ternyata yang NGEMIS BERAS ADALAH INDIANESIA..... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapusPemerintah Kirim Tim ke Sarawak, Lanjutkan Negosiasi Ekspor Beras ke Malaysia
https://ekonomi.republika.co.id/berita/tfsda0490/pemerintah-kirim-tim-ke-sarawak-lanjutkan-negosiasi-ekspor-beras-ke-malaysia
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
Hapus-
TIMELINE NGEMIS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
IDN : SIPRI SHOPPING VS MY : 2 TAHUN SIPRI KOSONG
HapusIDN : BUYING VERSUS MY : LEASING 15 YEARS
IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
-
INDONESIA .....
11 SU-35 > 42 RAFALE
12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
24 F-15IDN > 24 M-346F
-
MALONYET.......
F18 KUWAIT = CANCELLED
JF17 = PRANK
RAFALE = PRANK
TYPHOON = PRANK
GRIPEN = PRANK
TEJAS = PRANK
MIG29N = TIADA GANTI
FA50MURAH = DIBLOKIR USA
________________________________________
1. RAFALE ± 1852 KM
2. KF-21 Boramae ± 1.000–1.100 km
3. F-16C/D Block 50/52 ± 1.000–1.300 km
4. KAAN ± 1.100–1.400 km
________________________________________
48 KF21 BLOCK II
An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. .
https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
-
LOA M346FA .....
-
https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
-
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
-
2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
48 KAAN GEN 5
48 KAAN GEN 5
48 KAAN GEN 5
11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
-
42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
(Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale.
======================
======================
MEMALUKAN ASEAN ...... NGEMIS 4x = BATAL
-
2026 = CANCELLED F18
2025-2021 = NGEMIS F18
2025-2021 = MEMBUAL F18
-
Sumber Berita Utama
New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
Bernama: Kantor berita nasional MALONYET yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah MALONYET berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
________________________________________
GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.
________________________________________
🤣ON TERUS TERHUBUNG = BATAL🤣
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
Hapus-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
-------------------------------
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: KATASTROFE FISKAL & SKANDAL
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak ekonomi konflik Timur Tengah (Reuters).
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis di Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul tuduhan suap terhadap pejabat senior dan mantan panglima.
2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala anggaran.
________________________________________
ANALISA KEGAGALAN PROYEK LCS (LITTORAL COMBAT SHIP):
Mismanajemen Pengadaan: Dimulai sejak 2011; telah menghabiskan RM 6,08 Miliar hingga 2022 tanpa ada satu pun kapal yang dikirimkan.
Perubahan Desain Fatal: Permintaan perubahan sistem tempur dan sensor di tengah jalan menyebabkan penundaan sertifikasi dan re-engineering bertahun-tahun.
Masalah Rantai Pasok: Keterlambatan komponen dari OEM (Original Equipment Manufacturer) asing yang seringkali tidak kompatibel dengan revisi desain.
Ledakan Biaya (Financial Overrun):
Rencana Awal: RM 9 Miliar untuk 6 Kapal (Selesai 2023).
Status Saat Ini: RM 11,22 Miliar hanya untuk 5 Kapal (Selesai 2029).
Dampak: Pembengkakan biaya RM 2,22 Miliar memaksa pemerintah mengurangi jumlah pesanan.
Lumpuhnya Keamanan Nasional: Penundaan ini meninggalkan celah besar di Laut Cina Selatan; Angkatan Laut terpaksa bergantung pada kapal tua (KD Kasturi & KD Lekir).
________________________________________
MASALAH RANTAI PASOK PERTAHANAN (SUPPLY CHAIN ISSUES):
Ketergantungan Ekstrim pada OEM Asing: Bergantung penuh pada pemasok internasional untuk avionik pesawat, sistem tempur laut, dan suku cadang kendaraan lapis baja.
Kemampuan Manufaktur Lokal Terbatas: Industri domestik hanya mampu melakukan perawatan (MRO) dan kendaraan logistik dasar, bukan sistem canggih seperti radar atau rudal.
Ekosistem Terfragmentasi: Kurangnya koordinasi antara pemangku kepentingan menyebabkan inefisiensi dan lemahnya ketahanan saat krisis.
Tantangan Kustomisasi: Permintaan konfigurasi khusus sering kali menyebabkan ketidakcocokan teknis dan waktu tunggu yang jauh lebih lama dari OEM.
Kurangnya Skala Ekonomi: Volume pesanan yang kecil membuat MALONSIA menjadi prioritas rendah bagi vendor global, berujung pada biaya unit yang lebih mahal.
Birokrasi & Politik: Perubahan spesifikasi dan kepemimpinan yang sering terjadi mengganggu jadwal pembayaran dan kepatuhan regulasi.
1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
Hapus2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
4. TIAP TAHUN = DEFISIT
5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
-
2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
-
2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
-
SUMBER BERITA RESMI:
New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
-------------------------------
SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
-
1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
-
1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
-
2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
-
2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
-
2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
-
2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
-
2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
-
2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
-
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
-
2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
-
2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
-
2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
-
2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
-------------------------------
DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------
Status SIPRI: Vakum Total vs. Dominasi Regional
MALAYSEWA (Zonk): Mencatatkan status KOSONG pada lembar laporan SIPRI selama dua tahun berturut-turut (2024–2025). Tidak ada kontrak atau transfer senjata berat yang terealisasi.
Indonesia (Full Shopping): Memiliki lembar belanja penuh dengan aset strategis seperti Rafale F-4, A400M, Rudal Khan/Bora, drone Anka-S, hingga mesin kapal PPA-L-Plus.
-
Alutsista Usang & Krisis Pemeliharaan
Armada Tua: Mengoperasikan aset berusia 30–40 tahun seperti panser Condor (1980-an) dan kapal Lekiu-class (1990-an).
Masalah Kesiapan: Jet tempur utama (Su-30MKM & F/A-18D) memiliki jumlah armada kecil dan biaya perawatan yang mencekik anggaran.
Pensiun Tanpa Pengganti: Mundurnya MiG-29 pada 2017 tanpa pengganti langsung meninggalkan celah pertahanan udara yang lebar.
-
Skandal Korupsi & Kegagalan Pengadaan
Tragedi LCS: Proyek RM 9 Miliar yang meledak biayanya (cost overrun) hingga RM 1 Miliar, namun belum mengirimkan satu pun kapal meski dana telah terserap masif.
Sistem Makelar: Ketergantungan pada agen dan "middlemen" politik menyebabkan harga alutsista menjadi tidak masuk akal dan spesifikasi yang seringkali tidak sesuai kebutuhan militer.
Drama SPH 155mm: Pengadaan artileri medan yang tertunda sejak 2010 dan akhirnya dibatalkan oleh Kementerian Keuangan karena krisis kas.
Ternyata yang NGEMIS BERAS ADALAH INDIANESIA..... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapusPemerintah Kirim Tim ke Sarawak, Lanjutkan Negosiasi Ekspor Beras ke Malaysia
https://ekonomi.republika.co.id/berita/tfsda0490/pemerintah-kirim-tim-ke-sarawak-lanjutkan-negosiasi-ekspor-beras-ke-malaysia
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
Hapus-
TIMELINE NGEMIS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
2026 : CANCELLED F18 KUWAIT
Hapus2025 : F18 CRASH BIRD STRIKE
2019 : F18 TURBINE FAILURE DURING TAKEOFF AT LIMA AIRSHOW.
2017 : F18 EMERGENCY LANDING DUE TO LANDING GEAR ISSUE
2003 : F18 RUNWAY SKID IN KUCHING DUE TO TIRE BURST..
-----
RMAF F/A-18D Hornet Crash
• Date: August 21, 2025
• Location: Kuantan Air Base, MALONYET
• Aircraft: F/A-18D Hornet (two-seater variant)
• Event: The jet burst into flames during takeoff and crashed shortly after.
🐦 Cause of the Crash
• Confirmed Cause: A bird strike
• Details:
o A purple heron collided with the aircraft’s left engine during takeoff.
o The bird strike occurred at a critical moment when the jet was accelerating at 146 knots and had just lifted to about 10 meters altitude.
o The crew ejected approximately 50 meters from the aircraft.
• Investigation:
o Conducted by RMAF with support from STRIDE, the Chemistry Department, Perhilitan (wildlife agency), and the U.S. Navy.
o Bone fragments from the bird were analyzed to confirm species.
🧭 Aftermath
• Safety Record: This was the first crash of an RMAF F/A-18D Hornet since its induction.
• Previous Incidents:
o 2003: Runway skid in Kuching due to tire burst.
o 2017: Emergency landing due to landing gear issue.
o 2019: Turbine failure during takeoff at LIMA airshow.
________________________________________
IDN : SIPRI SHOPPING VS MY : 2 TAHUN SIPRI KOSONG
IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING 15 YEARS
IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
-
INDONESIA .....
11 SU-35 > 42 RAFALE
12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
24 F-15IDN > 24 M-346F
-
MALONYET.......
F18 KUWAIT = CANCELLED
JF17 = PRANK
RAFALE = PRANK
TYPHOON = PRANK
GRIPEN = PRANK
TEJAS = PRANK
MIG29N = TIADA GANTI
FA50MURAH = DIBLOKIR USA
________________________________________
GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.
________________________________________
🤣2026 : BATAL = 2025 : CRASH BIRD STRIKE🤣
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
Hapus-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
-------------------------------
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN OPERASIONAL & MISKIN
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO (PERKESO) mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis Januari 2026 (CNBC & HLIB).
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior dan mantan panglima.
2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala anggaran.
________________________________________
KONTRAKSI FINANSIAL PERTAHANAN (FINANCIAL CONSTRAINTS):
Alokasi Anggaran Terbatas: Belanja pertahanan hanya berkisar 1,2%–1,5% dari PDB, jauh di bawah standar regional untuk modernisasi.
Biaya Operasional vs Modernisasi: Sebagian besar anggaran habis untuk gaji, pensiun, dan biaya harian, menyisakan dana sangat minim untuk pengadaan senjata canggih atau Litbang (R&D).
Kompetisi Prioritas Domestik: Anggaran militer sering dikalahkan oleh prioritas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sosial.
Ketergantungan Teknologi Asing: Biaya tinggi pengadaan alutsista impor membuat MALONSIA terpaksa membeli barang bekas (second-hand) atau menunda program pengadaan.
Dampak Kesiapan Strategis: Peralatan tua (kapal, pesawat, kendaraan) dipaksa beroperasi melampaui usia teknisnya; pelatihan pasukan dikurangi demi penghematan.
________________________________________
KELEMAHAN ARMADA LAUT (NAVAL LIMITATIONS):
Aging Fleet (Armada Tua): Kapal utama seperti KD Kasturi dan KD Lekir berusia lebih dari 30 tahun dengan kemampuan tempur yang sangat terbatas.
Skandal & Penundaan LCS: Program RM 11 miliar penuh mismanajemen dan korupsi. Hingga 2025, hanya mencapai 72% progres tanpa satu pun kapal yang siap tempur.
Struktur Armada Terfragmentasi: Terlalu banyak kelas kapal yang berbeda menyebabkan logistik, pelatihan, dan perawatan menjadi sangat tidak efisien dan mahal.
Lemahnya Pengawasan Maritim: Kurangnya radar jarak jauh, UAV, dan sistem deteksi kapal selam membuat zona ekonomi eksklusif (ZEE) sangat rentan terhadap infiltrasi asing.
Vulnerabilitas Strategis: Tanpa daya getar angkatan laut yang kredibel, MALONSIA kehilangan pengaruh strategis di Laut Cina Selatan menghadapi asertivitas kapal-kapal asing.
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
Hapus-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
-------------------------------
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN OPERASIONAL & MISKIN
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO (PERKESO) mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis Januari 2026 (CNBC & HLIB).
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior dan mantan panglima.
2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala anggaran.
________________________________________
KONTRAKSI FINANSIAL PERTAHANAN (FINANCIAL CONSTRAINTS):
Alokasi Anggaran Terbatas: Belanja pertahanan hanya berkisar 1,2%–1,5% dari PDB, jauh di bawah standar regional untuk modernisasi.
Biaya Operasional vs Modernisasi: Sebagian besar anggaran habis untuk gaji, pensiun, dan biaya harian, menyisakan dana sangat minim untuk pengadaan senjata canggih atau Litbang (R&D).
Kompetisi Prioritas Domestik: Anggaran militer sering dikalahkan oleh prioritas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sosial.
Ketergantungan Teknologi Asing: Biaya tinggi pengadaan alutsista impor membuat MALONSIA terpaksa membeli barang bekas (second-hand) atau menunda program pengadaan.
Dampak Kesiapan Strategis: Peralatan tua (kapal, pesawat, kendaraan) dipaksa beroperasi melampaui usia teknisnya; pelatihan pasukan dikurangi demi penghematan.
________________________________________
KELEMAHAN ARMADA LAUT (NAVAL LIMITATIONS):
Aging Fleet (Armada Tua): Kapal utama seperti KD Kasturi dan KD Lekir berusia lebih dari 30 tahun dengan kemampuan tempur yang sangat terbatas.
Skandal & Penundaan LCS: Program RM 11 miliar penuh mismanajemen dan korupsi. Hingga 2025, hanya mencapai 72% progres tanpa satu pun kapal yang siap tempur.
Struktur Armada Terfragmentasi: Terlalu banyak kelas kapal yang berbeda menyebabkan logistik, pelatihan, dan perawatan menjadi sangat tidak efisien dan mahal.
Lemahnya Pengawasan Maritim: Kurangnya radar jarak jauh, UAV, dan sistem deteksi kapal selam membuat zona ekonomi eksklusif (ZEE) sangat rentan terhadap infiltrasi asing.
Vulnerabilitas Strategis: Tanpa daya getar angkatan laut yang kredibel, MALONSIA kehilangan pengaruh strategis di Laut Cina Selatan menghadapi asertivitas kapal-kapal asing.
LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
HapusTORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
-
• Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
• Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
• Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
• Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
-------------------------------
MALONSIA.......
KETIDAKSTABILAN POLITIK = PROCUREMENT CHAOS
5x Ganti PM = PRANK MRCA SPH LCS
6x Ganti Menteri Pertahanan = PRANK MRCA SPH LCS
________________________________________
DAFTAR "PRANK" ALUTSISTA (WINDOW SHOPPING):
PRANK PAKISTAN (JF-17): Hanya sebatas minat; kesepakatan tidak pernah final.
PRANK INDIA (TEJAS): Negosiasi "lanjut" untuk ganti MiG-29; gagal terpilih/batal.
PRANK TURKI (YAVUZ/MKE): Akuisisi SPH 155mm terus ditinjau ulang tanpa hasil.
PRANK FRANCE (NEXTER): LoI diteken DSA 2016 (20 unit); nol realisasi kontrak.
PRANK INDONESIA (PT PAL): Klaim kontrak MRSS Agustus; batal terealisasi.
PRANK FRANCE (DASSAULT): Klaim bicara eksklusif 18 Rafale ($2B); beku/batal.
PRANK SLOVAKIA (EVA): Ekspektasi SPH 155mm berakhir tanpa kontrak.
PRANK CHINA (KS-1A): Janji rudal & transfer teknologi; tidak terwujud.
PRANK UN (IAG GUARDIAN): Ditolak PBB karena spek rendah; biaya tidak diganti (Sanksi).
________________________________________
HUTANG & LIABILITAS MALONSIA 2010–2026:
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan pasca-krisis global.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Federal.
2018: RM 1,19 Triliun – TRANSPARANSI BARU: Skandal 1MDB & Liabilitas PPP.
2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan stimulus pandemi COVID-19.
2023: RM 1,53 Triliun – Warisan hutang dikonfirmasi PM Anwar Ibrahim.
2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi Belanjawan (APBN) 2024.
2026: RM 1,79 Triliun – Target Economic Outlook 2026.
________________________________________
ANALISA SUMBER DATA:
Bloomberg & Reuters: Total hutang tembus RM 1 Triliun (Efek 1MDB).
The Edge: Akumulasi utang federal lampaui ambang batas baru.
MOF 2026: Target manajemen utang di tengah risiko fiskal tinggi.
________________________________________
INDONESIA .....
MODERNISASI TUNAI & STABIL:
KEPEMIMPINAN: Transisi stabil; tidak ada pembatalan kontrak strategis.
STATUS: LENGKAP (Rafale, F-15IDN, Scorpene Evolved).
FISKAL: Hutang 40% dari GDP; jauh di bawah limit keamanan 60%.
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
Ternyata yang NGEMIS BERAS ADALAH INDIANESIA..... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapusPemerintah Kirim Tim ke Sarawak, Lanjutkan Negosiasi Ekspor Beras ke Malaysia
https://ekonomi.republika.co.id/berita/tfsda0490/pemerintah-kirim-tim-ke-sarawak-lanjutkan-negosiasi-ekspor-beras-ke-malaysia
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
PEKANBARU - KL : 291 KM
HapusPONTIANAK - SERAWAK : 498 KM
-
INDONESIA .....
11 SU-35 > 42 RAFALE
12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
24 F-15IDN > 24 M-346F
-
MALONYET.......
F18 KUWAIT = CANCELLED
JF17 = PRANK
RAFALE = PRANK
TYPHOON = PRANK
GRIPEN = PRANK
TEJAS = PRANK
MIG29N = TIADA GANTI
FA50MURAH = DIBLOKIR USA
________________________________________
1. RAFALE ± 1852 KM
2. KF-21 Boramae ± 1.000–1.100 km
3. F-16C/D Block 50/52 ± 1.000–1.300 km
4. KAAN ± 1.100–1.400 km
________________________________________
48 KF21 BLOCK II
An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. .
https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
-
LOA M346FA .....
-
https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
-
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
-
2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
48 KAAN GEN 5
48 KAAN GEN 5
48 KAAN GEN 5
11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
-
42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
(Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale.
======================
======================
MEMALUKAN ASEAN ...... NGEMIS 4x = BATAL
-
2026 = CANCELLED F18
2025-2021 = NGEMIS F18
2025-2021 = MEMBUAL F18
-
Sumber Berita Utama
New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
Bernama: Kantor berita nasional MALONYET yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah MALONYET berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
________________________________________
DISIPLIN FISKAL VS. SPIRAL UTANG
-
1. Kesehatan Fiskal & Utang
Indonesia: Kondisi Sehat. Utang pemerintah terjaga di ±40% PDB (limit UU 60%) dan utang rumah tangga sangat rendah (16%).
MALONYET: Kondisi Kritis. Utang pemerintah tembus 69% PDB (melampaui limit 65%) dengan utang rumah tangga ekstrem (84,3% - 85,8%).
-
2. Beban Rakyat (Per Kapita)
Setiap warga MALONYET menanggung beban utang kumulatif sebesar RM 81.998 (gabungan utang negara & rumah tangga), mencerminkan ketergantungan tinggi pada kredit.
-
3. Defisit Pembangunan
Terjadi tren "Utang Bayar Utang" di MALONYET sejak 2010. Meski telah berganti 5 Perdana Menteri, utang membengkak dari USD 150 miliar menjadi USD 375 miliar pada 2025. Janji pelunasan utang tahun 2053 dinilai tidak realistis.
-
4. Dampak Militer (Status Zonk/Mangkrak)
Krisis keuangan menyebabkan lumpuhnya belanja modal pertahanan MALONYET:
1. MRCA (Pesawat Tempur): Vakum pengadaan sejak 2017.
2. LCS (Kapal Perang): Proyek mangkrak sejak 2011.
3. SPH & MRSS: Tanpa kepastian sejak 2016.
4. F-18 Kuwait (2026): Resmi dibatalkan karena kendala biaya dan logistik.
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
Hapus-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
-------------------------------
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN STRATEGIS & MISKIN
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh instansi pemerintah akibat krisis ekonomi dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis Januari 2026 (CNBC & HLIB).
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap yang melibatkan pejabat tinggi dan mantan panglima.
2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
________________________________________
MASALAH PENUAAN ALUTSISTA (AGEING EQUIPMENT):
TUDM (Udara): MiG-29 dan F-5E Tiger II berusia di atas 30 tahun; biaya pemeliharaan membengkak, suku cadang langka, dan kesiapan operasional sangat rendah.
TLDM (Laut): Korvet kelas Kasturi dan kapal patroli kelas Perdana sudah berusia dekadean dengan kemampuan tempur yang sangat terbatas dibanding kapal modern.
TDM (Darat): Kendaraan lapis baja Condor dan sistem artileri lama masih dipaksa bertugas meski sudah tidak memadai untuk ancaman perang asimetris modern.
Konsekuensi: Efektivitas tempur menurun drastis dan platform lama sering kali tidak kompatibel dengan sistem komunikasi/senjata modern.
________________________________________
KEGAGALAN MODERNISASI (DELAYED MODERNIZATION):
Penundaan Jet Tempur: Penggantian MiG-29 dan F-5E terus tertunda; akuisisi Su-30MKM dan M346 jauh di bawah rencana awal.
Skala Armada Laut Mengecil: Rencana pengadaan frigat, kapal selam, dan kapal kombatan multi-peran sering kali dipangkas atau berjalan sangat lambat.
Prioritas Terbalik: Fokus lebih banyak pada peningkatan (upgrade) peralatan usang daripada penggantian penuh karena keterbatasan biaya.
________________________________________
TANTANGAN KEBIJAKAN & ANGGARAN (STRATEGIC CHALLENGES):
Ketidakpastian Politik: Perubahan pemerintah sejak 2018 mengganggu kontinuitas perencanaan pertahanan dan eksekusi kebijakan.
Anomali Anggaran: Meski anggaran mencapai RM 19,73 Miliar (2024), lebih dari 40% habis hanya untuk gaji dan tunjangan, bukan untuk sistem baru.
Hancurnya Daya Beli: Depresiasi Ringgit membuat harga peralatan impor menjadi sangat mahal bagi kas negara yang menipis.
Industri Domestik Lemah: Kurangnya investasi R&D dan ketergantungan pada vendor asing (OEM) menghambat kemandirian pertahanan.
Kelemahan Sinergi: Konsep Pertahanan Komprehensif (HANRUH) sering salah diartikan dan kolaborasi sipil-militer semakin melemah sejak era Kedaruratan Malaya.
1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
Hapus2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
4. TIAP TAHUN = DEFISIT
5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
-
2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
-
2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
-
SUMBER BERITA RESMI:
New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
-------------------------------
SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
-
1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
-
1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
-
2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
-
2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
-
2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
-
2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
-
2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
-
2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
-
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
-
2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
-
2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
-
2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
-
2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
-------------------------------
DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------
Tantangan Operasional & Internal
Alutsista Tua: Ketergantungan pada Su-30MKM dan F/A-18D yang mulai menua; pensiunnya MiG-29 tanpa pengganti instan.
Keamanan Maritim: Kewalahan menghadapi intrusi di Laut China Selatan (LCS) dan Selat Malaka akibat kurangnya kapal patroli.
SDM: Gaji rendah dan kurangnya minat generasi muda menyebabkan sulitnya retensi tenaga ahli (pilot & insinyur).
Koordinasi Rendah: Kurangnya integrasi operasi gabungan antara Angkatan Darat, Laut, dan Udara.
-
Sorotan Skandal & Opini Publik
Kritik Kerajaan: Sultan Ibrahim menyebut helikopter Black Hawk tua sebagai "peti mati terbang".
Korupsi Internal: Operasi Sohor (2025) mengungkap intelijen militer yang membocorkan data ke penyelundup.
Kasus Kekerasan: Insiden penganiayaan kadet di UPNM yang memicu kemarahan publik di media sosial (#ReformATM).
Konspirasi: Keterlibatan sindikat yang membayar petugas hingga RM50.000 per perjalanan untuk aktivitas ilegal.
-
Kesimpulan Perbandingan
Indonesia: Fokus pada pengadaan besar-besaran (Big Ticket Items) dari berbagai negara (Perancis, Turki, AS).
MALAYSEWA: Mengalami stagnasi akibat jeratan utang proyek lama, skandal korupsi, dan krisis kepercayaan publik terhadap manajemen pengadaan.
2027 = 2,4x LIPAT LON ......
Hapus2027 = Rp189 TRILIUN versus Rp80 TRILIUN
-
INDONESIA = Rp189 TRILIUN
Anggaran belanja militer Indonesia untuk tahun 2027 jauh lebih besar daripada Malaydesh, dengan alokasi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI mencapai Rp189 triliun. Jika dikonversi ke mata uang yang sama, anggaran militer Indonesia bernilai sekitar 2,4 kali lipat dari anggaran pertahanan Malaydesh yang sebesar RM22 miliar (sekitar Rp79–80 triliun).
====================
====================
MALAYDESH = Rp80 TRILIUN
Anggaran belanja militer atau pertahanan Malaydesh untuk tahun 2027 ditetapkan sebesar RM22 miliar (sekitar Rp79–80 triliun) melalui Budget 2027: Home, Defence ministries get RM22bil each, RM1.1bil for enforcement agencies.
https://www.malaysiandefence.com/2027-national-security-sector-budget/
• Gaji & Tunjangan: Mayoritas dari total Belanja Operasional MINDEF sebesar Rp63,57 triliun.
• Pengadaan Aset: Dialokasikan sebesar Rp23,37 triliun – Rp23,42 triliun (bagian dari total Belanja Pembangunan sebesar Rp33,23 triliun) untuk tiga matra angkatan bersenjata.
--------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------
Status SIPRI: Vakum Total vs. Dominasi Regional
MALAYSEWA (Zonk): Mencatatkan status KOSONG pada lembar laporan SIPRI selama dua tahun berturut-turut (2024–2025). Tidak ada kontrak atau transfer senjata berat yang terealisasi.
Indonesia (Full Shopping): Memiliki lembar belanja penuh dengan aset strategis seperti Rafale F-4, A400M, Rudal Khan/Bora, drone Anka-S, hingga mesin kapal PPA-L-Plus.
-
Alutsista Usang & Krisis Pemeliharaan
Armada Tua: Mengoperasikan aset berusia 30–40 tahun seperti panser Condor (1980-an) dan kapal Lekiu-class (1990-an).
Masalah Kesiapan: Jet tempur utama (Su-30MKM & F/A-18D) memiliki jumlah armada kecil dan biaya perawatan yang mencekik anggaran.
Pensiun Tanpa Pengganti: Mundurnya MiG-29 pada 2017 tanpa pengganti langsung meninggalkan celah pertahanan udara yang lebar.
-
Skandal Korupsi & Kegagalan Pengadaan
Tragedi LCS: Proyek RM 9 Miliar yang meledak biayanya (cost overrun) hingga RM 1 Miliar, namun belum mengirimkan satu pun kapal meski dana telah terserap masif.
Sistem Makelar: Ketergantungan pada agen dan "middlemen" politik menyebabkan harga alutsista menjadi tidak masuk akal dan spesifikasi yang seringkali tidak sesuai kebutuhan militer.
Drama SPH 155mm: Pengadaan artileri medan yang tertunda sejak 2010 dan akhirnya dibatalkan oleh Kementerian Keuangan karena krisis kas.
LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
HapusTORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
-
• Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
• Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
• Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
• Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
-------------------------------
INDONESIA .....
STATUS 2026: SUPERIOR & LENGKAP
Anggaran Pertahanan 2026: USD 20 Miliar (Rp 335,2 Triliun).
Pertumbuhan: Melonjak 37% dari tahun sebelumnya.
Status SIPRI 2024-2025: LENGKAP (Transfer alutsista aktif).
Daftar Belanja Alutsista Utama:
42 Jet Rafale F-4 (Prancis).
F-15IDN (USA).
Kapal Selam Scorpene Evolved (Full Li-Ion Battery).
Kapal Perang PPA-L-Plus & Frigat Merah Putih.
Drone Tempur Anka-S (Turki).
Rudal Balistik Khan & Bora.
Kesehatan Fiskal:
GDP: USD 1,44 Triliun.
Hutang Pemerintah: 40% dari GDP (Jauh di bawah limit 60%).
HUtang Household: 16% dari GDP.
Defisit: 2,9%.
Kekuatan Militer: Doktrin Pertahanan Total dengan integrasi teknologi tinggi.
________________________________________
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: KRISIS & MISKIN
Anggaran Pertahanan 2026: USD 4,7 Miliar (DIPANGKAS TOTAL).
Status SIPRI 2024-2025: KOSONG (Nol transfer senjata global).
Krisis 2026:
PHK Massal: 24.100 pekerja (Data SOCSO Januari 2026).
Freeze Procurement: Pembekuan seluruh kontrak akibat skandal suap pejabat senior.
Cut Budget: Perintah Treasury untuk memotong anggaran operasional karena krisis finansial.
Kegagalan Alutsista (Daftar Prank):
NSM BANNED: Rudal NSM dilarang ekspor oleh Norwegia; dudukan rudal di kapal LCS harus dicopot.
F/A-18 Kuwait: Batal (4x surat resmi ditolak).
LCS Mangkrak: Proyek kapal perang karatan dan penuh cacat kabel/pipa.
Prank Global: Pembatalan minat pada Tejas (India), JF-17 (Pakistan), Yavuz (Turki), dan Rafale (Prancis).
Kesehatan Fiskal (Darurat):
GDP: USD 416,90 Miliar.
Hutang Pemerintah: 70,5% (OVER LIMIT 65%).
HUtang Household: 84,3% (OVER LIMIT 65%).
Defisit: 3,8% (Tidak pernah surplus sejak 1998).
Beban Hutang Per Kapita (2026): RM 94,544 per jiwa.
Sistem "Serba Sewa" (Rental Defence):
Sewa Helikopter Black Hawk & AW139 (Bukan milik sendiri).
Sewa Jet L-39 di Kanada untuk latihan pilot.
Sewa Motor Polis, Truk, dan Kapal Hidrografi.
Kondisi Internal: Ketidakstabilan politik (5x Ganti PM & 6x Ganti Menhan) melumpuhkan perencanaan jangka panjang.
KESIMPULAN:
INDONESIA BELI TUNAI VS MALONSIA SERBA SEWA KARENA HUTANG MENUMPUK.
Ternyata yang NGEMIS BERAS ADALAH INDIANESIA..... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapusPemerintah Kirim Tim ke Sarawak, Lanjutkan Negosiasi Ekspor Beras ke Malaysia
https://ekonomi.republika.co.id/berita/tfsda0490/pemerintah-kirim-tim-ke-sarawak-lanjutkan-negosiasi-ekspor-beras-ke-malaysia
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
HapusGOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP .........
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
SUBSIDY BURDEN: 23.9%
BORROWING TO REPAY DEBT: RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
------------------------------
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------------------
MALAYSEWA DEBT DATA 2026
Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
-
DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
--------------------------------------------
Analisis Geopolitik & Pertahanan (Stagnasi Total)
Vakum Alutsista (SIPRI 2024-2025): Status "Kosong" selama dua tahun berturut-turut menandakan tidak adanya transfer senjata berat yang masuk. Hal ini mengonfirmasi kegagalan proses modernisasi di saat negara tetangga (Indonesia/Singapura) melakukan pengadaan masif.
Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di mata penjual internasional.
Penurunan Daya Gentar: Peringkat Global Firepower (GFP) 42 (ke-7 di ASEAN) menempatkan militer MALAYSEWA di bawah Filipina, menunjukkan efek domino dari penundaan proyek LCS dan ketergantungan pada aset tua.
Analisis Fiskal & Ekonomi (Spiral Utang)
Debt-Servicing Cycle: Dengan proyeksi utang menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026, fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" (58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan) telah mengunci anggaran negara.
Rasio Bahaya: Rasio utang terhadap GDP yang stabil di angka 68%-70% sejak 2024-2026 membatasi ruang gerak fiskal untuk subsidi domestik maupun belanja modal militer.
Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR Amerika Serikat akan memukul sektor manufaktur dan E&E, yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang tersebut.
Analisis Reputasi & Diplomasi (Sanksi Internasional)
Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal bukan sekadar masalah sepak bola, melainkan cerminan kegagalan administrasi sistemik di tingkat federasi.
Kehilangan Posisi Regional: Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 dan pemberian posisi tersebut kepada Vietnam mempertegas penurunan pengaruh dan daya saing negara di kawasan ASEAN.
Kesimpulan Strategis
Tahun 2026 menjadi titik nadir di mana krisis utang pemerintah berdampak langsung pada pelemahan pertahanan nasional dan reputasi internasional. Model pengadaan "Barter CPO" dan "Kredit 100%" terbukti belum cukup untuk menambal kekosongan armada tempur di tengah tekanan sanksi dagang global.
MALONSIA KLAIM CASH KAYA = GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP:
Hapus-
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
--------------------------------
2026 MALONSIA = CUT BUDGET
2026 MALONSIA BADUT FFBNP = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN
2025 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG
2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG
2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT
--------------------------------
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN
MALONSIA’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
--------------------------------
Mei 2026 : NSM BANNED
Norwegia memblokir pengiriman NSM ke MALONSIA akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
--------------------------------
2026 = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
--------------------------------
2025 SIPRI MALONSIA = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
--------------------------------
2024 SIPRI MALONSIA = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
--------------------------------
2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
--------------------------------
2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
--------------------------------
Februari 2026 F/A-18 : BATAL
Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
--------------------------------
KLAIM KAYA SHOPIING = 2 TAHUN SIPRI (2024-2025) KOSONG....
INDONESIA = SIPRI SHOPPING
6x MOF BUAL MRCA LCS SPH MRSS = 2025 ZONK
MALONSIA : 2 TAHUN (2025-2024) NOL = KOSONG
-
5x GANTI PM = 84,3% TO GDP
5x GANTI MOF = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
97.000 EKSODUS = 2018-2026 BORROWING TO REPAY DEBT
-
5x GANTI PM = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
6x GANTI MOD = KEKANGAN KEWANGAN
97.000 EKSODUS = 2018-2026 BORROWING TO REPAY DEBT
----------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
------------------------------
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
MALONSIA KLAIM CASH KAYA = GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP:
Hapus-
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
--------------------------------
2026 MALONSIA = CUT BUDGET
MALONSIA’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
--------------------------------
Mei 2026 : NSM BANNED
Norwegia memblokir pengiriman NSM ke MALONSIA akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
--------------------------------
2026 = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
--------------------------------
2025 SIPRI MALONSIA = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
--------------------------------
2024 SIPRI MALONSIA = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
--------------------------------
2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
--------------------------------
2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
--------------------------------
Februari 2026 F/A-18 : BATAL
Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
--------------------------------
📌 1. Procurement Weaknesses
a. Stop–Go Procurement
• Major projects (fighters, ships, armored vehicles) are often announced, delayed, or cancelled depending on which government is in power.
• No stable multi-year defense budget → contractors cannot plan effectively → delays & cost escalation.
Example:
• MRCA fighter replacement: in discussion since 2009, but never finalized → MiG-29s retired in 2017 without replacement.
________________________________________
b. Political Interference
• Contracts sometimes awarded to politically connected companies rather than the most capable suppliers.
• Domestic firms given contracts they cannot deliver on, leading to project mismanagement.
Example:
• Littoral Combat Ship (LCS) scandal: RM9 billion allocated in 2011 for 6 ships. As of 2025, none are delivered, funds mismanaged, and Navy stuck with 1980s-era ships.
________________________________________
c. Corruption & Lack of Transparency
• Defense procurement in MALONSIA has often been opaque, with corruption scandals undermining delivery.
• This creates mistrust in both local industry and international partners.
________________________________________
📌 2. Supply Chain Weaknesses
a. Heavy Foreign Dependence
• MALONSIA imports almost all high-end systems:
o Fighters → Russia, US, UK
o Ships → France, Germany, locally assembled with foreign parts
o Vehicles → Turkey, South Korea
• Spare parts must come from abroad, which is expensive, slow, and vulnerable to geopolitical disruptions.
________________________________________
b. Poor Local Industrial Capacity
• Local defense industry (Boustead, DefTech, etc.) has limited expertise.
• They rely on foreign designs and technology transfer.
• When local firms are given contracts they cannot handle → projects stall or quality suffers.
________________________________________
c. Spare Parts Shortages
• Weak procurement planning → parts not stockpiled properly.
• Old systems (MiG-29s, Condors, etc.) → parts no longer manufactured.
• This leads to “cannibalization”, where one aircraft or vehicle is stripped to keep others running.
------------------------------
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
HapusSEWA HELI : 119 HELI BARU
LMS B2 : TERMURAH
FA50M : TERMURAH
-
⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
--------------------------------
🚁 SEWA VS BELI AW149
Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
--------------------------------
🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
---------------------------------
🛩️ JET TEMPUR FA-50
FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
--------------------------------
Pertahanan: "Full Shopping" vs "Zonk"
Indonesia (Strategic Dominance): Daftar belanja satu lembar penuh dengan alutsista high-end (Rafale F-4, KAAN, A400M, Rudal Khan/Bora). Kemitraan dengan Turki senilai USD 12-13 Miliar menunjukkan Indonesia memiliki likuiditas dan kepercayaan internasional yang sangat tinggi.
MALONYET (Lumpuh): Status "2 Tahun SIPRI Kosong" adalah indikator nyata kegagalan fiskal. Tanpa kontrak baru, militer MALONYET hanya mengandalkan aset tua dan skema sewa karena tidak sanggup membayar pengadaan.
---------------------------------
Fiskal: Jeratan Utang Luar Biasa
Rasio Utang: MALONYET terjepit dengan total utang (pemerintah + swasta) mencapai 224% terhadap GDP dan utang pemerintah 70,5%. Angka ini jauh di atas Indonesia yang sangat sehat di level 41,1% (utang pemerintah).
External Debt: Utang luar negeri sebesar USD 306,3 Miliar melebihi utang nasionalnya sendiri (USD 300,7 Miliar), menunjukkan kerentanan terhadap fluktuasi mata uang dan ketergantungan pada pihak asing.
---------------------------------
Krisis Sosial & Mental (The Human Cost)
Data kesehatan masyarakat menunjukkan dampak nyata dari tekanan ekonomi:
Epidemi Gangguan Jiwa: Statistik 1 dari 3 orang (11 juta jiwa) menderita gangguan mental, dan 1 dari 4 remaja mengalami depresi. Hal ini berujung pada angka percobaan bunuh diri yang mengkhawatirkan (1 dari 10 remaja).
Depresi Ekonomi: Ketidakpastian masa depan akibat krisis utang dan biaya hidup memicu degradasi mental masyarakat secara masif.
---------------------------------
Ekonomi: Pengangguran & Krisis Pangan
Badai PHK: Hampir 300.000 orang kehilangan pekerjaan dalam 4 tahun terakhir, termasuk pemotongan 30.000 staf kontrak pemerintah dan pengurangan tenaga kerja di raksasa energi Petronas demi kelangsungan hidup perusahaan.
Krisis Beras: Kelangkaan stok dan lonjakan harga beras impor telah memicu panic buying dan keresahan sosial, mengancam stabilitas nasional.
LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
HapusSEWA HELI : 119 HELI BARU
LMS B2 : TERMURAH
FA50M : TERMURAH
-
⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
--------------------------------
🚁 SEWA VS BELI AW149
Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
--------------------------------
🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
---------------------------------
🛩️ JET TEMPUR FA-50
FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
--------------------------------
1. Performa Belanja: "Shopping" vs "Empty"
Indonesia (Agresif): Daftar belanja satu lembar penuh dengan alutsista kelas berat dan teknologi tinggi (Rafale F-4, A400M, kapal perang PPA, peluru kendali Bora/Khan, hingga mesin jet LM-2500). Ini menunjukkan daya beli yang kuat dan kepercayaan diri fiskal.
MALONYET (Stagnan): Laporan SIPRI yang kosong selama 2 tahun mengonfirmasi status "No Shopping". Ketidakhadiran kontrak baru menunjukkan kelumpuhan modernisasi akibat keterbatasan anggaran.
---------------------------------
2. Kesehatan Fiskal & Beban Utang
Data utang terhadap GDP menjadi kunci mengapa kedua negara berada di jalur berbeda:
Indonesia (Zona Aman): Total utang (80-95%) dan utang pemerintah (41,1%) berada di level yang sehat secara regional. Rasio ini memberikan ruang fiskal bagi pemerintah untuk menjamin pendanaan alutsista jangka panjang.
MALONYET (Zona Merah): Dengan total utang mencapai 224% dan utang pemerintah 70,5% terhadap GDP, negara ini terjebak dalam beban bunga utang. Tingginya utang membatasi kemampuan negara untuk mengalokasikan dana ke sektor pertahanan yang bersifat non-productive spending.
---------------------------------
3. Penyakit Sistemik Pengadaan
Analisa laporan 2025 menunjukkan bahwa kelemahan MALONYET bukan hanya soal uang, tapi juga manajemen:
Anggaran Terkunci: 60-70% anggaran habis hanya untuk gaji dan perawatan barang tua, menyisakan sedikit ruang untuk inovasi.
Skandal & Inefisiensi: Kasus korupsi baru di akhir 2025, kegagalan proyek LCS (hanya 73% selesai), dan intervensi "orang tengah" (broker) membuat biaya pengadaan membengkak tanpa menghasilkan aset nyata.
Ketergantungan Asing: Berbeda dengan Indonesia yang mulai mengunci kontrak Transfer of Technology (ToT), MALONYET masih terjebak pada ketergantungan impor yang rentan terhadap fluktuasi mata uang dan sanksi.
Ternyata yang NGEMIS BERAS ADALAH INDIANESIA..... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapusPemerintah Kirim Tim ke Sarawak, Lanjutkan Negosiasi Ekspor Beras ke Malaysia
https://ekonomi.republika.co.id/berita/tfsda0490/pemerintah-kirim-tim-ke-sarawak-lanjutkan-negosiasi-ekspor-beras-ke-malaysia
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
Katanya kmrn Indonesia ngemis minta impor elektrik dr malaisial gak taunya di berita pejabat malaisial yg ngemis2 ngemis minta bisa ekspor listrik ke Indonesia🤣🤣🤣🙊🙈🙉
HapusKASIH PAHAM : NGEMIS 2026 AGUSTUS = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
Hapus• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
-=
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
Produksi beras di Malaydesh saat ini hanya mencukupi sekitar 40-50% dari kekebutuhanan nasionalnya. Ini berarti Malaydesh mengalami kekurangan beras dan bergantung pada impor untuk memenuhi sisa kekebutuhanan.
-
KRISIS BERAS = SINGKONG
KRISIS BERAS = SINGKONG
KRISIS BERAS = SINGKONG
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan ketertarikan Malaydesh untuk mengimpor beras dari Indonesia, menyusul tingginya harga beras di Negeri Jiran.
Hal ini disampaikan Amran usai menerima kunjungan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Malaydeshan Malaydesh, Datuk Seri Haji Mohamad Bin Sabu, di Jakarta pada Selasa (22/4/2025).
-
CASSAVA =
AFRICA : NIGERIA CONGO TANZANIA
SEA : MALAYDESH
Around 70 percent of Africa's cassava output is harvested in Nigeria, the Congo and Tanzania (IFAD and FAO, 2000). Throughout the forest and transition zones of Africa, cassava is either a primary staple or a secondary food staple.
-
MALAYDESH=
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
Malaydesh officials have suggested using cassava as a rice substitute. The Speaker of the Dewan Rakyat, Johari Abdul, urged the public to consider cassava as an alternative carbohydrate source
-
AFRIKA MALAYDESH SINGKONG ✔️
MALAYDESH MALAYDESH SINGKONG ✔️
cassava is a significant staple food for a large portion of the African population, particularly in Sub-Saharan Africa. It is the second most important food staple in terms of per capita calorie consumption on the continent, with roughly two out of every five Africans relying on it as a major source of calories. In some regions, it is consumed daily, sometimes multiple times.
-
OPLOS BERAS SEJAK 1970
OPLOS BERAS SEJAK 1970
OPLOS BERAS SEJAK 1970
KUALA LUMPUR: Tindakan mencampurkan beras tempatan dan import berlaku sejak tahun 1970-an lagi selepas penubuhan Lembaga Padi dan Beras Negara (LPN), bukannya baru berlaku ketika pentadbiran kerajaan sekarang.
Menteri Pertanian dan Keterjaminan Malaydeshan, Datuk Seri Mohamad Sabu berkata dapatan itu diperoleh hasil kajian dijalankan Suruhanjaya Persaingan Malaydesh (MyCC) ke atas industri padi dan beras sejak awal 2024.
-
KONG KING KONG = SINGKONG
BERAS GANTI UBI KAYU
BERAS GANTI UBI KAYU
BERAS GANTI UBI KAYU
Yang di-Pertua Dewan Rakyat, Johari Abdul, menyarankan agar rakyat Malaydesh mengganti nasi dengan ubi kayu sebagai sumber karbohidrat alternatif.
-
HANYA BAYAR FAEDAH =
Anwar berkata demikian pada sesi soal jawab Perdana Menteri (PMQ) pada sidang Dewan Rakyat di sini, hari ini.
Menurutnya bayaran tersebut adalah bagi bayaran khidmat hutang atau hanya membayar faedah dan bukan membayar jumlah hutang tertunggak
😝KURANG BERAS = KRISIS BERAS😝
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
CN235 (Pesawat): Diekspor ke Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), dan Senegal (3).
RHIB (Kapal Patroli): Dibeli Singapura (18) dan Malaydesh (24); Brunei berminat (12).
Parasut & Tenda: 7.000 unit tenda dipesan oleh militer Malaydesh.
MPCD Hawk (Avionik): Komponen kokpit buatan Surabaya diekspor ke Malaydesh.
Fast Patrol Boat (FPB 57): Kapal patroli cepat PT PAL diadopsi oleh Malaydesh.
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 dan amunisi PT Pindad diekspor ke Malaydesh dan Bangladesh.
Seragam & Atribut: PDL dan rompi antipeluru Sritex digunakan militer Malaydesh.
--------------------------------
🏆 Pencapaian "Satu-satunya di ASEAN"
Pesawat Terbang: PTDI menjadi produsen pesawat pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara.
Tank Medium: PT Pindad menjadikan Indonesia satu-satunya produsen tank tempur mandiri di ASEAN.
Kapal Selam Scorpène Evolved: Kerja sama PT PAL & Prancis membangun 2 kapal selam lewat transfer teknologi penuh.
Kapal Selam Type 209: Sukses memproduksi kapal selam kolaborasi PT PAL dan Korea Selatan.
MRSS & SSV (Kapal Perang): Kontrak kapal MRSS dengan UEA (USD 408,32 juta) dan ekspor Landing Dock ke Filipina.
Kapal Selam Otonom AI: Pengembangan 30 kapal selam tanpa awak, menjadikan Indonesia negara ke-4 di dunia.
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALONYET (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALONYET untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALONYET - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
-
SUMBER DATA RESMI:
Laporan Ketua Audit Negara (LKAN): Mengenai Penyata Kewangan Kerajaan Persekutuan (tahunan).
-
Kementerian Kewangan MALONYET (MOF): Laporan Tinjauan Fiskal dan Estimasi Pendapatan Federal (diterbitkan setiap pembentangan Belanjawan/Budget).
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. Perang Data SIPRI: Dominasi vs Kelumpuhan
Indonesia (Status: Power House): Memiliki daftar pengadaan "Satu Lembar Penuh" (Rafale, A400M, Khan, PPA). Ini menunjukkan kemampuan Cash/Kredit Sehat yang didukung ruang fiskal lebar (Utang Pemerintah hanya 41,1%). Indonesia membeli sebagai "Owner" dengan kepastian Transfer Teknologi.
MALONYET (Status: Lumpuh/Zonk): Fenomena "2 Tahun SIPRI Kosong" menjadi bukti empiris negara sedang dalam kondisi "Miskin No Shopping". Tidak adanya kontrak baru menunjukkan anggaran pertahanan telah "dimakan" oleh kewajiban pembayaran bunga utang.
---------------------------------
2. Metodologi Akuisisi: Kedaulatan vs Barter Darurat
Indonesia: Menggunakan kekuatan devisa dan anggaran negara untuk membeli teknologi tingkat tinggi (Tier-1).
MALONYET: Bergantung pada skema Barter Sawit (MKM, Scorpene, FA-50) dan Leasing (Sewa). Ini adalah indikator "Ekonomi Darurat" di mana negara tidak memiliki likuiditas tunai yang cukup untuk membayar Down Payment (DP) alutsista.
---------------------------------
3. Analisis Beban Utang Per Kapita (Mengerikan)
Data 2025 mengungkap beban riil yang harus ditanggung rakyat MALONYET:
Beban Gabungan: Setiap warga MALONYET memikul beban utang (Pemerintah + Rumah Tangga) rata-rata RM 82.000.
Efek Domino: Utang Pemerintah yang menembus 70,5% GDP (melewati batas aman 65%) memaksa negara melakukan pemotongan anggaran sektor publik demi membayar cicilan, yang berujung pada lumpuhnya modernisasi militer.
---------------------------------
4. Risiko Sistemik & Kondisi "Game Over"
Kerentanan Perbankan: Dengan utang rumah tangga mencapai 84,3% GDP (RM 45.859 per orang), MALONYET menghadapi risiko tinggi kredit macet (NPL) yang dapat memicu krisis finansial sistemik.
Indonesia (Safe Zone): Rasio utang pemerintah yang rendah memberikan bantalan makro yang kuat. Indonesia mampu melakukan belanja pertahanan strategis tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi rakyat.
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. Pergeseran Dominasi Ekonomi: Nominal vs. PPP
Secara PDB Nominal, Amerika Serikat masih memimpin jauh di atas Tiongkok ($31,8T vs $20,6T). Hal ini menunjukkan kekuatan nilai tukar Dollar dan dominasi sektor jasa serta teknologi tinggi.
Namun, secara PDB PPP (Purchasing Power Parity), peta kekuatan berubah drastis:
Tiongkok memimpin dunia ($43,4T), jauh melampaui AS. Ini menandakan volume produksi dan konsumsi riil Tiongkok sudah yang terbesar.
Indonesia melonjak ke peringkat 6 dunia ($5,69T). Ini membuktikan bahwa meskipun nilai tukar Rupiah terhadap Dollar rendah, daya beli masyarakat Indonesia sangat besar dan biaya hidup yang relatif murah membuat ekonomi domestik menjadi penggerak utama.
---------------------------------
2. Dominasi Indonesia di ASEAN
Analisis Anda menunjukkan Indonesian Exceptionalism di Asia Tenggara:
Skala Ekonomi: Indonesia bukan lagi sekadar anggota ASEAN, melainkan "raksasa" yang ukurannya 3 hingga 6 kali lipat negara tetangga.
Efisiensi PPP: Rasio ekonomi Indonesia terhadap Singapura melonjak dari 3,18x (Nominal) menjadi 6,69x (PPP). Ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia berbasis massa dan volume riil, sementara Singapura berbasis nilai tukar dan jasa finansial.
---------------------------------
3. Kesehatan Fiskal dan Jebakan Utang
Perbandingan rasio utang memberikan gambaran kontras mengenai keberlanjutan ekonomi:
Indonesia (Paling Sehat): Dengan total utang terhadap PDB di bawah 40% (Pemerintah) dan ~95% (Total), Indonesia memiliki ruang fiskal yang jauh lebih aman dibandingkan Singapura, MALONYET, atau Thailand.
Singapura & MALONYET (Risiko Tinggi): Singapura memiliki rasio utang pemerintah sangat tinggi (176%), meski diimbangi aset cadangan yang kuat. Namun, MALONYET (MALONYET) menunjukkan tren mengkhawatirkan dengan fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang".
---------------------------------
4. Analisis Tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET
Data yang Anda paparkan mengenai MALONYET dari 2018-2025 mengungkap masalah struktural serius:
Inefisiensi Pinjaman: Sejak 2019, rata-rata di atas 50% hingga 64% pinjaman baru MALONYET hanya digunakan untuk membayar pokok utang lama, bukan untuk investasi produktif atau pembangunan infrastruktur baru.
Keterbatasan Anggaran: Dengan 58% pinjaman dialokasikan untuk bayar utang pada 2025, ruang gerak pemerintah MALONYET untuk memberikan stimulus ekonomi
Parah NGEMIS.... HINGGA MENGEJAR MALAYSIA MINTA BERASnya dibeli.... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapusBulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
MALONYET LEMAH =
ANGGARAN MILITER TERBATAS
ANGGARAN MILITER TERBATAS
ANGGARAN MILITER TERBATAS
---------------------------------
Berita dan laporan yang membahas kelemahan anggaran militer MALONYET pada akhir 2024 hingga 2025 =
1. Sumber Media Berita Internasional & Regional
Reuters: Sering menyoroti bagaimana keterbatasan fiskal menghambat ambisi pertahanan MALONYET, terutama dalam pembaruan jet tempur dan penguatan armada maritim di Laut China Selatan.
The Straits Times: Melaporkan bahwa anggaran pertahanan 2025 yang dialokasikan (RM21,1 miliar) hanya mencakup sekitar 1% dari proyeksi PDB, jauh di bawah standar ideal regional.
Asian Military Review: Mengkritik proses penganggaran yang tidak memberikan visi jelas bagi pengadaan militer. Laporan Agustus 2024 menyebutkan bahwa lebih dari 40% anggaran habis untuk gaji, menyisakan sedikit ruang untuk modernisasi aset.
Defence Security Asia: Sumber spesifik industri yang mengulas rincian alokasi antara belanja operasional dan belanja pembangunan untuk tahun 2025-2026.
--------------
2. Lembaga Pemikir (Think Tanks) & Riset
ISIS MALONYET (Institute of Strategic & International Studies): Menyoroti "celah kapabilitas yang melumpuhkan" (crippling capability gap) meskipun ada kenaikan anggaran. Analis di sini menyatakan bahwa kenaikan tersebut sering kali hanya menutupi inflasi, bukan komitmen nyata pada modernisasi.
IISS (International Institute for Strategic Studies): Mengulas tantangan dalam mempertahankan aset lama, seperti jet tempur buatan Rusia, di tengah keterbatasan dana dan sanksi internasional.
Transparency International Defence & Security: Mengkritik kurangnya transparansi dan pengawasan parlemen dalam pengeluaran pertahanan MALONYET, yang berpotensi meningkatkan risiko korupsi.
---------------------------------
3. Poin Utama Kelemahan yang Sering Disebutkan:
Belanja Operasional yang Tinggi: Sebagian besar anggaran (hingga 60-70%) terserap untuk gaji, tunjangan, dan perawatan aset tua, bukan untuk pengadaan baru.
Rasio PDB Rendah: Alokasi pertahanan tetap berada di kisaran 1% dari PDB, jauh lebih rendah dibandingkan tetangga seperti Singapura (3-4%) atau Vietnam (2-2,5%).
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
Perbandingan Strategis: Akusisi vs Sewa (Leasing)
Indonesia (Full Ownership & ToT): Fokus pada kepemilikan penuh dan Transfer Teknologi (ToT). Dengan nilai belanja USD 12-13 Miliar hanya dari Turki, Indonesia membangun kedaulatan melalui PT Pindad (Tank Harimau) dan PT Dirgantara Indonesia (Drone ANKA).
MALONYET (Leasing Mode): Terjebak dalam model "Sewa-Sewa" (25+ item sewa termasuk helikopter, simulator, hingga motor polisi). Ini menandakan ketidakmampuan finansial untuk membayar down payment (DP) atau cicilan kontrak pengadaan baru. Status "2 Tahun SIPRI Kosong" mengonfirmasi tidak adanya kontrak alutsista utama yang masuk dalam radar internasional.
---------------------------------
Analisa Fiskal: Jeratan Utang vs Ruang Belanja
Indonesia (Stable): Utang pemerintah tetap terjaga di bawah ambang batas aman (41,1% terhadap PDB), memberikan kepercayaan bagi lembaga donor/kreditur untuk mendanai proyek strategis seperti Jet KAAN dan Rafale.
MALONYET (Critical):
Rasio Utang: Menyentuh 84,3% terhadap PDB dengan total liabilitas menembus RM 1,79 Triliun pada 2026.
Beban Bunga: Anggaran pertahanan habis untuk membayar bunga utang dan gaji, bukan untuk modernisasi. Kondisi "Hutang Bayar Hutang" memaksa militer beralih ke skema barter (Palm Oil) untuk pengadaan kecil seperti FA-50M.
---------------------------------
Daftar Kegagalan & "Prank" Militer MALONYET
Kondisi ekonomi berdampak langsung pada kesiapan tempur (Operational Readiness):
Mangkrak (Zonk): Proyek LCS (Littoral Combat Ship) tetap menjadi monumen kegagalan sejak 2011.
Grounding Massal: Alutsista utama seperti MiG-29, MB339CM, dan Nuri terpaksa dipensiunkan atau tidak bisa terbang karena ketiadaan biaya perawatan dan suku cadang.
Sewa sebagai Solusi Darurat: Penggunaan helikopter sewa (AW139, Blackhawk) dan simulator MKM menunjukkan ketergantungan pada pihak ketiga tanpa membangun aset nasional.
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
Perbandingan Strategis: Akusisi vs Sewa (Leasing)
Indonesia (Full Ownership & ToT): Fokus pada kepemilikan penuh dan Transfer Teknologi (ToT). Dengan nilai belanja USD 12-13 Miliar hanya dari Turki, Indonesia membangun kedaulatan melalui PT Pindad (Tank Harimau) dan PT Dirgantara Indonesia (Drone ANKA).
MALONYET (Leasing Mode): Terjebak dalam model "Sewa-Sewa" (25+ item sewa termasuk helikopter, simulator, hingga motor polisi). Ini menandakan ketidakmampuan finansial untuk membayar down payment (DP) atau cicilan kontrak pengadaan baru. Status "2 Tahun SIPRI Kosong" mengonfirmasi tidak adanya kontrak alutsista utama yang masuk dalam radar internasional.
---------------------------------
Analisa Fiskal: Jeratan Utang vs Ruang Belanja
Indonesia (Stable): Utang pemerintah tetap terjaga di bawah ambang batas aman (41,1% terhadap PDB), memberikan kepercayaan bagi lembaga donor/kreditur untuk mendanai proyek strategis seperti Jet KAAN dan Rafale.
MALONYET (Critical):
Rasio Utang: Menyentuh 84,3% terhadap PDB dengan total liabilitas menembus RM 1,79 Triliun pada 2026.
Beban Bunga: Anggaran pertahanan habis untuk membayar bunga utang dan gaji, bukan untuk modernisasi. Kondisi "Hutang Bayar Hutang" memaksa militer beralih ke skema barter (Palm Oil) untuk pengadaan kecil seperti FA-50M.
---------------------------------
Daftar Kegagalan & "Prank" Militer MALONYET
Kondisi ekonomi berdampak langsung pada kesiapan tempur (Operational Readiness):
Mangkrak (Zonk): Proyek LCS (Littoral Combat Ship) tetap menjadi monumen kegagalan sejak 2011.
Grounding Massal: Alutsista utama seperti MiG-29, MB339CM, dan Nuri terpaksa dipensiunkan atau tidak bisa terbang karena ketiadaan biaya perawatan dan suku cadang.
Sewa sebagai Solusi Darurat: Penggunaan helikopter sewa (AW139, Blackhawk) dan simulator MKM menunjukkan ketergantungan pada pihak ketiga tanpa membangun aset nasional.
KASIH PAHAM : NGEMIS 2026 AGUSTUS = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
Hapus• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
-
CASSAVA LEMAK ✔️
RICE LEMAK ❌
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
Malaydesh officials have suggested using cassava as a rice substitute. The Speaker of the Dewan Rakyat, Johari Abdul, urged the public to consider cassava as an alternative carbohydrate source.
===
SEWA HELI Kementerian Pertahanan Malaydesh pada 27 Mei 2023 lalu telah menandatangani perjanjian sewa dengan penyedia layanan penerbangan lokal, Aerotree, untuk menyediakan empat helikopter bekas Sikorsky UH-60A+ Black Hawk.
SEWA HELI 4 buah Helikopter Leonardo AW 139 yang diperolehi secara sewaan ini adalah untuk kegunaan Tentera Udara Diraja Malaydesh (TUDM) yang akan ditempatkan di No.3 Skuadron, Pangkalan Udara Butterworth
SEWA HELI = Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
SEWA MOTOR The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the lease of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022
SEWA BOAT sewaan Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
SEWA HIDROGRAFI tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak sewaan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
SEWA PESAWAT ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal Malaydesh Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
SEWA 4x4 Pejabat perusahaan mengatakan kepada Janes di pameran bahwa Angkatan Bersenjata Malaydesh sedang mencari untuk menyewa Tarantula.
===
RETIRED MIG29 Malaydesh recently retired the MiG-29 Fulcrum due to its inability to maintain them.
RETIRED MB339CM the Aermacchi MB-339CM trainer jets that are currently grounded
RETIRED SCORPION Scorpions to be retired. The Army has recommended that it’s fleet of Scorpion light tanks be retired due to the high cost of maintenance and obsolescence issues.
RETIRED CONDOR Condor armoured 4X4 and Sibmas armoured recovery vehicle as retired from service as off January 1, 2023.
RETIRED SIBMAS = Condor armoured 4X4 and Sibmas armoured recovery vehicle as retired from service as off January 1, 2023.
RETIRED V150 = . It was used by the Malaydesh Army in Second Malayan Emergency (now retired)
===
PESAWAT SAWIT On the other hand, South Korea aims to sell another 18 FA-50s to Malaydesh in the future. Malaydesh announced that at least half of the payment would be made in palm oil
KAPAL SELAM SAWIT Under the deal, France would buy RM819 million’s (€230 million) worth of Malaydesh palm oil, RM327 million (€92 million) of other commodities, and invest RM491 million (€138 million) for training and technology transfer to local firms here.
TANK SAWIT KARET Payment for the purchase includes 30 percent of direct off-set in the form of training and technology transfer and 30 percent of indirect off-set in commodities like palm oil and rubber.
===
DISCONTINUING THE PRODUCTION According to Hisham, this decision raises questions because the Polish original equipment manufacturer Bumar Laberdy has stopped producing spare parts for Twardy.discontinuing the production of some main MBT components.
2025 F18 STOP PRODUCTION stop production of the F/A-18 Super Hornet in late 2025 after delivering the last of the fighter jets,.
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
HapusGOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP .........
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
SUBSIDY BURDEN: 23.9%
BORROWING TO REPAY DEBT: RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
------------------------------
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------------------
MALAYSEWA DEBT DATA 2026
Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
-
DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
---------------------------------
Analisa Geopolitik & Pertahanan: "Stagnasi Total"
Vakum SIPRI (2024-2025): Laporan impor senjata KOSONG selama dua tahun berturut-turut. MALAYSEWA kini sejajar dengan negara ekonomi kecil seperti Laos dan Kamboja dalam hal transfer alutsista berat.
Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di pasar pertahanan internasional.
Penurunan Daya Gentar: Berada di Peringkat 42 GFP (Posisi ke-7 di ASEAN), kini resmi berada di bawah Filipina (Peringkat 41).
Perbandingan Kontras: Indonesia memimpin di Peringkat 13 dunia dengan daftar belanja "satu lembar penuh" (Rafale F4, A400M, KF-21 Boramae, Kapal PPA, dan Rudal Khan/Bora).
-
Analisa Ekonomi & Fiskal: "Spiral Utang Kronis"
Fenomena Gali Lubang Tutup Lubang: Proyeksi 58% pinjaman baru di tahun 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang lama (Debt-Servicing Cycle).
Beban Utang Nasional: Total utang dan liabilitas diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun, dengan rasio utang terhadap GDP melampaui ambang batas aman (>70%).
Hambatan Dagang Global: Tekanan dari Amerika Serikat melalui Section 301 (kenaikan tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA (pemblokiran transaksi) oleh USTR yang memukul sektor manufaktur dan E&E.
MALONSIA KLAIM CASH KAYA = GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP:
Hapus-
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
--------------------------------
2026 MALONSIA = CUT BUDGET
MALONSIA’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
--------------------------------
Mei 2026 : NSM BANNED
Norwegia memblokir pengiriman NSM ke MALONSIA akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
--------------------------------
2026 = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
--------------------------------
2025 SIPRI MALONSIA = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
--------------------------------
2024 SIPRI MALONSIA = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
--------------------------------
2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
--------------------------------
2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
--------------------------------
Februari 2026 F/A-18 : BATAL
Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
--------------------------------
📌 1. Definition of Readiness
• Military readiness is the ability of armed forces to deploy, fight, and sustain operations effectively.
• It depends on:
o Personnel training and morale
o Equipment availability and functionality
o Supply chains, spare parts, and logistics
o Command, control, and operational planning
________________________________________
📌 2. Factors Reducing Readiness in MALONSIA
a. Aging Equipment
• Many systems are decades old:
o Army: Condor APCs (1980s), aging artillery
o Air Force: Hawks, F/A-18D, Su-30MKM maintenance-dependent
o Navy: Corvettes and patrol ships from the 1980s and 1990s
• Aging equipment is less reliable and requires more maintenance, reducing operational availability.
b. Weak Operations & Maintenance (O&M)
• Underfunded O&M (~20–25% of defense budget) leads to:
o Aircraft grounded for spare parts or repairs
o Ships docked for extended periods
o Vehicles in depots awaiting maintenance
• Result: Even available personnel cannot train on or deploy operational equipment.
c. Limited Procurement & Modernization
• Programs like LCS, MRCA, and AV-8 Gempita delayed or scaled down → old platforms overused
• Delayed modernization keeps capabilities obsolete, reducing effective combat power
d. Personnel vs Equipment Imbalance
• ~60% of the budget goes to salaries → large manpower, small equipment share
• Large number of soldiers and pilots, but few operational assets to use → readiness suffers
e. Short Training Hours
• Reduced O&M funds → limited exercises, flight hours, and sea days
• Consequences:
o Pilots lose proficiency
o Sailors have fewer operational patrols
o Soldiers have limited live-fire or armored vehicle training
f. Political Interference & Short-Termism
• Stop-go projects and annual budgeting → unpredictable availability of equipment
• Forces cannot plan for sustained readiness when budgets, programs, and leadership priorities keep changing
------------------------------
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
Parah NGEMIS.... HINGGA MENGEJAR MALAYSIA MINTA BERASnya dibeli.... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapusBulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
Pertahanan: "Full Shopping" vs "Zonk"
Indonesia (Strategic Dominance): Daftar belanja satu lembar penuh dengan alutsista high-end (Rafale F-4, KAAN, A400M, Rudal Khan/Bora). Kemitraan dengan Turki senilai USD 12-13 Miliar menunjukkan Indonesia memiliki likuiditas dan kepercayaan internasional yang sangat tinggi.
MALONYET (Lumpuh): Status "2 Tahun SIPRI Kosong" adalah indikator nyata kegagalan fiskal. Tanpa kontrak baru, militer MALONYET hanya mengandalkan aset tua dan skema sewa karena tidak sanggup membayar pengadaan.
---------------------------------
Fiskal: Jeratan Utang Luar Biasa
Rasio Utang: MALONYET terjepit dengan total utang (pemerintah + swasta) mencapai 224% terhadap GDP dan utang pemerintah 70,5%. Angka ini jauh di atas Indonesia yang sangat sehat di level 41,1% (utang pemerintah).
External Debt: Utang luar negeri sebesar USD 306,3 Miliar melebihi utang nasionalnya sendiri (USD 300,7 Miliar), menunjukkan kerentanan terhadap fluktuasi mata uang dan ketergantungan pada pihak asing.
---------------------------------
Krisis Sosial & Mental (The Human Cost)
Data kesehatan masyarakat menunjukkan dampak nyata dari tekanan ekonomi:
Epidemi Gangguan Jiwa: Statistik 1 dari 3 orang (11 juta jiwa) menderita gangguan mental, dan 1 dari 4 remaja mengalami depresi. Hal ini berujung pada angka percobaan bunuh diri yang mengkhawatirkan (1 dari 10 remaja).
Depresi Ekonomi: Ketidakpastian masa depan akibat krisis utang dan biaya hidup memicu degradasi mental masyarakat secara masif.
---------------------------------
Ekonomi: Pengangguran & Krisis Pangan
Badai PHK: Hampir 300.000 orang kehilangan pekerjaan dalam 4 tahun terakhir, termasuk pemotongan 30.000 staf kontrak pemerintah dan pengurangan tenaga kerja di raksasa energi Petronas demi kelangsungan hidup perusahaan.
Krisis Beras: Kelangkaan stok dan lonjakan harga beras impor telah memicu panic buying dan keresahan sosial, mengancam stabilitas nasional.
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. Performa Belanja: "Shopping" vs "Empty"
Indonesia (Agresif): Daftar belanja satu lembar penuh dengan alutsista kelas berat dan teknologi tinggi (Rafale F-4, A400M, kapal perang PPA, peluru kendali Bora/Khan, hingga mesin jet LM-2500). Ini menunjukkan daya beli yang kuat dan kepercayaan diri fiskal.
MALONYET (Stagnan): Laporan SIPRI yang kosong selama 2 tahun mengonfirmasi status "No Shopping". Ketidakhadiran kontrak baru menunjukkan kelumpuhan modernisasi akibat keterbatasan anggaran.
---------------------------------
2. Kesehatan Fiskal & Beban Utang
Data utang terhadap GDP menjadi kunci mengapa kedua negara berada di jalur berbeda:
Indonesia (Zona Aman): Total utang (80-95%) dan utang pemerintah (41,1%) berada di level yang sehat secara regional. Rasio ini memberikan ruang fiskal bagi pemerintah untuk menjamin pendanaan alutsista jangka panjang.
MALONYET (Zona Merah): Dengan total utang mencapai 224% dan utang pemerintah 70,5% terhadap GDP, negara ini terjebak dalam beban bunga utang. Tingginya utang membatasi kemampuan negara untuk mengalokasikan dana ke sektor pertahanan yang bersifat non-productive spending.
---------------------------------
3. Penyakit Sistemik Pengadaan
Analisa laporan 2025 menunjukkan bahwa kelemahan MALONYET bukan hanya soal uang, tapi juga manajemen:
Anggaran Terkunci: 60-70% anggaran habis hanya untuk gaji dan perawatan barang tua, menyisakan sedikit ruang untuk inovasi.
Skandal & Inefisiensi: Kasus korupsi baru di akhir 2025, kegagalan proyek LCS (hanya 73% selesai), dan intervensi "orang tengah" (broker) membuat biaya pengadaan membengkak tanpa menghasilkan aset nyata.
Ketergantungan Asing: Berbeda dengan Indonesia yang mulai mengunci kontrak Transfer of Technology (ToT), MALONYET masih terjebak pada ketergantungan impor yang rentan terhadap fluktuasi mata uang dan sanksi.
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. Performa Belanja: "Shopping" vs "Empty"
Indonesia (Agresif): Daftar belanja satu lembar penuh dengan alutsista kelas berat dan teknologi tinggi (Rafale F-4, A400M, kapal perang PPA, peluru kendali Bora/Khan, hingga mesin jet LM-2500). Ini menunjukkan daya beli yang kuat dan kepercayaan diri fiskal.
MALONYET (Stagnan): Laporan SIPRI yang kosong selama 2 tahun mengonfirmasi status "No Shopping". Ketidakhadiran kontrak baru menunjukkan kelumpuhan modernisasi akibat keterbatasan anggaran.
---------------------------------
2. Kesehatan Fiskal & Beban Utang
Data utang terhadap GDP menjadi kunci mengapa kedua negara berada di jalur berbeda:
Indonesia (Zona Aman): Total utang (80-95%) dan utang pemerintah (41,1%) berada di level yang sehat secara regional. Rasio ini memberikan ruang fiskal bagi pemerintah untuk menjamin pendanaan alutsista jangka panjang.
MALONYET (Zona Merah): Dengan total utang mencapai 224% dan utang pemerintah 70,5% terhadap GDP, negara ini terjebak dalam beban bunga utang. Tingginya utang membatasi kemampuan negara untuk mengalokasikan dana ke sektor pertahanan yang bersifat non-productive spending.
---------------------------------
3. Penyakit Sistemik Pengadaan
Analisa laporan 2025 menunjukkan bahwa kelemahan MALONYET bukan hanya soal uang, tapi juga manajemen:
Anggaran Terkunci: 60-70% anggaran habis hanya untuk gaji dan perawatan barang tua, menyisakan sedikit ruang untuk inovasi.
Skandal & Inefisiensi: Kasus korupsi baru di akhir 2025, kegagalan proyek LCS (hanya 73% selesai), dan intervensi "orang tengah" (broker) membuat biaya pengadaan membengkak tanpa menghasilkan aset nyata.
Ketergantungan Asing: Berbeda dengan Indonesia yang mulai mengunci kontrak Transfer of Technology (ToT), MALONYET masih terjebak pada ketergantungan impor yang rentan terhadap fluktuasi mata uang dan sanksi.
IDN : SIPRI SHOPPING VS MY : 2 TAHUN SIPRI KOSONG
HapusIDN : BUYING VERSUS MY : LEASING 15 YEARS
IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
-
DISIPLIN FISKAL VS. SPIRAL UTANG
-
1. Kesehatan Fiskal & Utang
Indonesia: Kondisi Sehat. Utang pemerintah terjaga di ±40% PDB (limit UU 60%) dan utang rumah tangga sangat rendah (16%).
MALONYET: Kondisi Kritis. Utang pemerintah tembus 69% PDB (melampaui limit 65%) dengan utang rumah tangga ekstrem (84,3% - 85,8%).
-
2. Beban Rakyat (Per Kapita)
Setiap warga MALONYET menanggung beban utang kumulatif sebesar RM 81.998 (gabungan utang negara & rumah tangga), mencerminkan ketergantungan tinggi pada kredit.
-
3. Defisit Pembangunan
Terjadi tren "Utang Bayar Utang" di MALONYET sejak 2010. Meski telah berganti 5 Perdana Menteri, utang membengkak dari USD 150 miliar menjadi USD 375 miliar pada 2025. Janji pelunasan utang tahun 2053 dinilai tidak realistis.
-
4. Dampak Militer (Status Zonk/Mangkrak)
Krisis keuangan menyebabkan lumpuhnya belanja modal pertahanan MALONYET:
1. MRCA (Pesawat Tempur): Vakum pengadaan sejak 2017.
2. LCS (Kapal Perang): Proyek mangkrak sejak 2011.
3. SPH & MRSS: Tanpa kepastian sejak 2016.
4. F-18 Kuwait (2026): Resmi dibatalkan karena kendala biaya dan logistik.
________________________________________
SEWA HELI UH60A (2025 – CANCELLED/BATAL)
Kementerian Pertahanan MALONYET pada 27 Mei 2023 lalu telah menandatangani perjanjian SEWA dengan penyedia layanan penerbangan lokal, Aerotree, untuk menyediakan empat helikopter bekas Sikorsky UH-60A+ Black Hawk.
-
SEWA HELI AW139
4 buah Helikopter Leonardo AW 139 yang diperolehi secara SEWAan ini adalah untuk kegunaan Tentera Udara Diraja MALONYET (TUDM) yang akan ditempatkan di No.3 Skuadron, Pangkalan Udara Butterworth
-
SEWA HELI EC120B
Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
-
SEWA PESAWAT L39
ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal MALONYET Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
-
SEWA VVSHORAD SEWA TRUK
The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VVSHORAD proposals.
-
SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment
-
SEWA BOAT
SEWA Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
-
SEWA HIDROGRAFI
Tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak SEWAan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
-
SEWA 4x4
Pejabat perusahaan mengatakan kepada Janes di pameran bahwa Angkatan Bersenjata MALONYET sedang mencari untuk menyewa Tarantula
-
SEWA MOTOR
The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the SEWA of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022
________________________________________IDN : SIPRI SHOPPING VS MY : 2 TAHUN SIPRI KOSONG
IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING 15 YEARS
IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
-
INDONESIA .....
11 SU-35 > 42 RAFALE
12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
24 F-15IDN > 24 M-346F
-
MALONYET.......
F18 KUWAIT = CANCELLED
JF17 = PRANK
RAFALE = PRANK
TYPHOON = PRANK
GRIPEN = PRANK
TEJAS = PRANK
MIG29N = TIADA GANTI
FA50MURAH = DIBLOKIR USA
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
Hapus-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
-------------------------------
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak ekonomi konflik Timur Tengah (Reuters).
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis Januari 2026 (CNBC & HLIB).
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat senior dan mantan panglima.
2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
________________________________________
FAKTOR PEMBATAS ANGGARAN MILITER (BUDGETARY CONSTRAINTS):
Prioritas Ekonomi Domestik: Pertahanan harus berbagi dana dengan sektor kesehatan, pendidikan, dan subsidi sosial di tengah perlambatan ekonomi.
Alokasi PDB Rendah: Belanja militer umumnya hanya 1,5% - 2% dari PDB, jauh di bawah Singapura (~3%) atau Thailand (~2,5%).
Beban Hutang & Kebijakan Fiskal: Defisit anggaran membatasi ruang gerak pemerintah untuk melakukan upgrade militer yang bersifat diskresioner.
Dampak Riil: Penundaan modernisasi jet tempur dan kapal selam hingga dekadean; ketergantungan pada pemeliharaan aset tua daripada pengadaan baru.
________________________________________
SKANDAL PEMBENGKAKAN BIAYA (COST OVERRUNS):
Proyek LCS (Littoral Combat Ship): Anggaran awal RM 9 Miliar untuk 6 kapal, membengkak jadi RM 11 Miliar+ namun hanya menghasilkan 5 kapal (target selesai 2026-2029).
Program NGPV (Patrol Vessel): Anggaran awal RM 5,35 Miliar untuk 27 kapal, berakhir dengan biaya RM 6,75 Miliar namun hanya mendapatkan sebagian kecil dari jumlah awal.
Pengadaan Kapal Selam Scorpene: Tuduhan suap dan biaya tambahan logistik yang tidak terduga meningkatkan beban pengeluaran negara secara masif.
Kasus Helikopter MD530G: Kontrak bermasalah dan kegagalan pengiriman yang menyebabkan kerugian finansial dan kekosongan operasional.
________________________________________
PENYEBAB UTAMA MISMANAJEMEN:
Intervensi Politik: Keputusan sering didasarkan pada koneksi politik daripada kebutuhan operasional murni.
Korupsi & Kronisme: Penggunaan perusahaan cangkang dan perantara (intermediaries) yang menggelembungkan nilai kontrak.
Lemahnya Pengawasan: Kurangnya transparansi parlemen dan penggunaan UU Rahasia Rasmi (OSA) untuk menyembunyikan penyimpangan keuangan.
Tantangan Teknis: Akuisisi peralatan yang tidak kompatibel menuntut modifikasi mahal di kemudian hari.
1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
Hapus2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
4. TIAP TAHUN = DEFISIT
5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
-
2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
-
2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
-
SUMBER BERITA RESMI:
New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
-------------------------------
SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
-
1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
-
1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
-
2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
-
2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
-
2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
-
2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
-
2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
-
2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
-
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
-
2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
-
2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
-
2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
-
2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
-------------------------------
DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------
Status Transfer Senjata (SIPRI 2024-2025)
INDONESIA (Agresif & Ekspansif):
Udara: Akuisisi Rafale F-4, pesawat angkut A400M Atlas, sistem Air Refuel, dan drone ANKA-S.
Laut: Mesin kapal LM-2500, kapal perang PPA-L-Plus, dan Ship Engine lainnya.
Darat/Rudal: Rudal balistik BORA dan KHAN, serta mesin TP400-D6.
MALAYSEWA (Stagnan/Kosong):
Tidak ada catatan transfer alutsista utama baru dalam database SIPRI periode tersebut.
-
Skandal & Masalah Struktural MALAYSEWA
Skandal LCS (Littoral Combat Ship): Dana RM9 miliar cair, namun tidak ada kapal yang dikirim hingga 2025.
Kegagalan MD530G: Pembayaran uang muka 35% untuk helikopter "hantu" yang pengirimannya terus tertunda.
Korupsi Internal: Operasi Sohor (2025) mengungkap intelijen militer yang menjual data klasifikasi ke sindikat penyelundup.
Krisis Anggaran: Pengeluaran pertahanan di bawah 1.5% PDB, jauh di bawah standar regional.
Ayuhhh.... BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
BalasHapusBulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
KELEMAHAN BBM MALONYET
KELEMAHAN BBM MALONYET
KELEMAHAN BBM MALONYET
Berita dan lembaga riset versi bahasa Inggris yang sering mengulas kelemahan atau isu strategis terkait militer MALONYET, termasuk aspek logistik dan operasional pada tahun 2025:
Global Firepower (GFP): Situs ini menyediakan data komprehensif mengenai kekuatan militer MALONYET yang berada di peringkat 42 dari 145 negara pada tahun 2025 dengan skor PwrIndx 0,7429. Data mereka mencakup statistik ketersediaan bahan bakar dan sumber daya alam sebagai faktor pendukung daya tahan tempur.
Lowy Institute (Asia Power Index): Lembaga riset ini mencatat bahwa kemampuan militer adalah poin terlemah MALONYET (peringkat ke-17 di Asia), yang turun satu peringkat pada 2025 setelah disalip oleh Filipina.
New Straits Times (NST) - MALONYET: Media lokal berbahasa Inggris yang sering memuat opini atau laporan terkait perlunya pemberantasan korupsi endemik di sektor militer dan isu subsidi bahan bakar yang berisiko pada stabilitas ekonomi militer.
The Sun MALONYET: Memberitakan evaluasi tahun 2025 yang menyoroti kerentanan institusional dan perlunya akuntabilitas lebih tinggi di berbagai sektor negara, termasuk pertahanan.
The Diplomat: Majalah berita internasional yang secara rutin menganalisis tren keamanan dan tantangan logistik militer di kawasan Asia-Pasifik, termasuk di MALONYET.
Isu spesifik mengenai kualitas atau kontaminasi bahan bakar militer biasanya dibahas dalam konteks kesiapan operasional (operational readiness) dalam laporan-laporan strategis dari sumber di atas.
---------------------------------
HUTANG ELEKTRIK
HUTANG INTERNET
HUTANG SEWAGE
HUTANG MINYAK BBM
==========
1. Bil Utilitas – RM115 juta
Dana ini digunakan untuk membayar keperluan asas operasi kem tentera dan fasiliti pertahanan:
• Elektrik: Menyokong operasi pangkalan dan kem tentera yang memerlukan bekalan tenaga berterusan.
• Internet: Menjamin komunikasi dan sistem maklumat ATM berfungsi dengan lancar, termasuk sistem pemantauan dan kawalan.
• Kumbahan (Sewage): Menjaga kebersihan dan kesihatan fasiliti tentera melalui sistem kumbahan yang berfungsi baik.
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. Kontras Belanja Pertahanan (Shopping vs Stagnan)
Indonesia (Global Player): Memasuki era "Golden Age" militer dengan daftar belanja yang masif dan bervariasi dari berbagai negara produsen utama. Fokus pada deterrence (penangkalan) jarak jauh (Rafale, KAAN, Rudal KHAN).
MALONYET (Survival Mode): Status "2 Tahun SIPRI Kosong" menandakan kegagalan dalam mengamankan kontrak baru yang signifikan. Aktivitas militer hanya berfokus pada mempertahankan apa yang ada (sustainability) daripada modernisasi.
---------------------------------
2. Analisa Kemitraan Strategis dengan Turki
Perbandingan nilai kontrak dengan Turki menunjukkan jurang kemampuan finansial yang sangat lebar:
Indonesia (USD 12-13 Miliar): Mendominasi dengan akuisisi jet siluman KAAN (48 unit), kapal perang kelas berat, hingga sistem rudal balistik. Ini menunjukkan kepercayaan Turki terhadap kemampuan bayar Indonesia.
MALONYET (USD 1,17 Miliar): Nilai kontrak hanya sekitar 9% dari nilai belanja Indonesia. Fokus terbatas pada kapal patroli (LMS) dan drone ringan, mencerminkan anggaran yang sangat terbatas.
---------------------------------
3. Kesehatan Fiskal & Beban Utang (GDP Ratio)
Data utang menjelaskan mengapa MALONYET kesulitan belanja alutsista:
Indonesia (Low Risk): Dengan utang pemerintah hanya 41,1%, Indonesia memiliki "napas" panjang untuk mengambil pinjaman luar negeri guna membiayai MEP (Minimum Essential Force).
MALONYET (High Risk): Utang pemerintah mencapai 70,5% dengan total utang nasional (swasta+publik) di angka 224%. Hal ini memicu prioritas anggaran dialihkan untuk membayar bunga utang daripada membeli senjata baru.
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
Kontras Belanja Pertahanan: Agresif vs Lumpuh
Indonesia (Status: Shopping Kaya):
Nilai Fantastis: Investasi pertahanan hanya dengan Turki saja mencapai USD 12–13 miliar (±Rp200 Triliun).
Loncatan Teknologi: Mengakuisisi jet tempur generasi ke-5 KAAN, rudal balistik KHAN, drone tempur canggih (ANKA, AKINCI, TB3), dan kapal perang modern (I-Class, PPA).
Kemandirian: Fokus pada skema Joint Venture dan produksi lokal melalui PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia.
MALONYET (Status: Miskin No Shopping):
---------------------------------
Tahun SIPRI Kosong: Tidak ada kontrak pengadaan alutsista utama yang tercatat di SIPRI selama 2024–2025.
Anggaran Terjepit: Belanja militer hanya sekitar 0,93% dari PDB Statista, jauh di bawah standar keamanan regional.
Belanja "Mini": Total belanja dengan Turki hanya USD 1,17 miliar (hanya ~9% dari nilai belanja Indonesia).
Analisa Beban Utang & Kelumpuhan Fiskal
Kesehatan Fiskal Indonesia:
Utang pemerintah yang rendah (41,1% terhadap PDB) memberikan ruang bagi Kementerian Pertahanan RI untuk melakukan pengadaan melalui kredit ekspor yang terencana.
Krisis Utang MALONYET:
Beban Utang Menggunung: Proyeksi utang mencapai RM 1,79 triliun pada 2026.
Hutang Bayar Hutang: Fenomena eksodus modal dan beban liabilitas (seperti 1MDB) memaksa negara terjebak dalam siklus pelunasan bunga utang yang tidak berujung.
Utang Rumah Tangga: Tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di ASEAN menurut Bank Negara MALONYET, menekan daya beli nasional secara keseluruhan.
---------------------------------
Kegagalan Proyek Strategis (Era "Game Over")
Kelemahan MALONYET bukan hanya soal dana, tetapi manajemen pengadaan yang kronis:
Mangkrak & PHP: Proyek LCS yang tidak kunjung selesai sejak 2011 dan pembatalan berbagai rencana (MRCA, SPH, MRSS) menciptakan "celah kapabilitas" yang membahayakan kedaulatan.
Ketidakstabilan Politik: Pergantian 5x Perdana Menteri dan 6x Menteri Pertahanan dalam waktu singkat mengakibatkan ketidakpastian kebijakan pertahanan.
Hutang Utilitas: Fakta adanya tunggakan tagihan dasar (listrik, internet, air) di kamp militer menunjukkan bahwa anggaran operasional harian pun sudah sangat tertekan.
LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
HapusSEWA HELI : 119 HELI BARU
LMS B2 : TERMURAH
FA50M : TERMURAH
-
⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
--------------------------------
🚁 SEWA VS BELI AW149
Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
--------------------------------
🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
---------------------------------
🛩️ JET TEMPUR FA-50
FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
--------------------------------
Analisa Fiskal: "Spiral Utang & Overlimit"
Data menunjukkan MALONYET telah melewati ambang batas aman finansial:
Beban Utang Ganda: Utang Pemerintah mencapai 70,5% (Melebihi limit aman 65%) dan utang Rumah Tangga menembus 85,8% dari GDP. Total utang nasional (publik + swasta) mencapai 224%, menempatkan MALONYET sebagai salah satu negara dengan beban utang terberat di Asia Tenggara.
---------------------------------
Strategi Pertahanan: "Shopping" vs "Barter & Sewa"
Perbedaan cara perolehan senjata menunjukkan tingkat likuiditas negara:
Indonesia (Direct Purchase & ToT): Membeli aset mutakhir (Rafale, KAAN, PPA, A400M) dengan kepemilikan penuh dan transfer teknologi tinggi (mesin LM-2500, mesin kapal, dll).
MALONYET (Survival Mode):
Barter Minyak Sawit (Palm Oil): Hampir semua aset utama (Su-30MKM, MiG-29, Scorpene, PT-91, FA-50) dibayar menggunakan komoditas sawit. Ini menunjukkan keterbatasan cadangan devisa (Cash).
Cicilan (Debt Acquisition): Pembelian A400M dilakukan secara berperingkat (hutang), kontras dengan Indonesia yang melakukan percepatan pengadaan.
---------------------------------
Fenomena "Leasing Defence" (Negara Penyewa)
MALONYET tercatat melakukan penyewaan masif pada hampir seluruh lini operasional, yang merupakan indikasi kebangkrutan aset:
Sewa Jangka Panjang (30 Tahun): Truk dan sistem VSHORAD dari China disewa selama 3 dekade.
Sewa Helikopter & Pesawat: Blackhawk bekas, AW139, EC120B, hingga pesawat latih L-39 disewa dari penyedia swasta karena tidak mampu membeli unit baru.
Sewa Logistik Dasar: Bahkan motor patroli (BMW), mobil 4x4 (Tarantula), kapal hidrografi (MV Aishah), hingga bot interseptor semuanya berstatus SEWA.
Sewa Simulator: Simulator jet tempur (MKM) dikontrakkan ke pihak swasta (HeiTech Padu), bukan aset organik militer.
---------------------------------
Dampak Operasional: "2 Tahun SIPRI Kosong"
Status "No Shopping" di laporan SIPRI selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025) membuktikan bahwa:
Daya Beli Nol: Tidak ada kontrak baru alutsista strategis yang mampu ditandatangani.
Mangkrak & Karat: Proyek yang ada (LCS) terhenti, sementara kebutuhan baru hanya dipenuhi dengan skema sewa untuk menutupi celah kapabilitas (capability gap).
Ketergantungan Swasta: Militer tidak lagi memiliki aset secara mandiri, melainkan bergantung pada kontrak sewa bulanan/tahunan yang membebani APBN jangka panjang.
LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
HapusSEWA HELI : 119 HELI BARU
LMS B2 : TERMURAH
FA50M : TERMURAH
-
⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
--------------------------------
🚁 SEWA VS BELI AW149
Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
--------------------------------
🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
---------------------------------
🛩️ JET TEMPUR FA-50
FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
--------------------------------
1. Kontras Belanja Pertahanan (Shopping vs Stagnan)
Indonesia (Global Player): Memasuki era "Golden Age" militer dengan daftar belanja yang masif dan bervariasi dari berbagai negara produsen utama. Fokus pada deterrence (penangkalan) jarak jauh (Rafale, KAAN, Rudal KHAN).
MALONYET (Survival Mode): Status "2 Tahun SIPRI Kosong" menandakan kegagalan dalam mengamankan kontrak baru yang signifikan. Aktivitas militer hanya berfokus pada mempertahankan apa yang ada (sustainability) daripada modernisasi.
---------------------------------
2. Analisa Kemitraan Strategis dengan Turki
Perbandingan nilai kontrak dengan Turki menunjukkan jurang kemampuan finansial yang sangat lebar:
Indonesia (USD 12-13 Miliar): Mendominasi dengan akuisisi jet siluman KAAN (48 unit), kapal perang kelas berat, hingga sistem rudal balistik. Ini menunjukkan kepercayaan Turki terhadap kemampuan bayar Indonesia.
MALONYET (USD 1,17 Miliar): Nilai kontrak hanya sekitar 9% dari nilai belanja Indonesia. Fokus terbatas pada kapal patroli (LMS) dan drone ringan, mencerminkan anggaran yang sangat terbatas.
---------------------------------
3. Kesehatan Fiskal & Beban Utang (GDP Ratio)
Data utang menjelaskan mengapa MALONYET kesulitan belanja alutsista:
Indonesia (Low Risk): Dengan utang pemerintah hanya 41,1%, Indonesia memiliki "napas" panjang untuk mengambil pinjaman luar negeri guna membiayai MEP (Minimum Essential Force).
MALONYET (High Risk): Utang pemerintah mencapai 70,5% dengan total utang nasional (swasta+publik) di angka 224%. Hal ini memicu prioritas anggaran dialihkan untuk membayar bunga utang daripada membeli senjata baru.
LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
HapusSEWA HELI : 119 HELI BARU
LMS B2 : TERMURAH
FA50M : TERMURAH
-
⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
--------------------------------
🚁 SEWA VS BELI AW149
Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
--------------------------------
🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
---------------------------------
🛩️ JET TEMPUR FA-50
FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
--------------------------------
1. Kontras Belanja Pertahanan (Shopping vs Stagnan)
Indonesia (Global Player): Memasuki era "Golden Age" militer dengan daftar belanja yang masif dan bervariasi dari berbagai negara produsen utama. Fokus pada deterrence (penangkalan) jarak jauh (Rafale, KAAN, Rudal KHAN).
MALONYET (Survival Mode): Status "2 Tahun SIPRI Kosong" menandakan kegagalan dalam mengamankan kontrak baru yang signifikan. Aktivitas militer hanya berfokus pada mempertahankan apa yang ada (sustainability) daripada modernisasi.
---------------------------------
2. Analisa Kemitraan Strategis dengan Turki
Perbandingan nilai kontrak dengan Turki menunjukkan jurang kemampuan finansial yang sangat lebar:
Indonesia (USD 12-13 Miliar): Mendominasi dengan akuisisi jet siluman KAAN (48 unit), kapal perang kelas berat, hingga sistem rudal balistik. Ini menunjukkan kepercayaan Turki terhadap kemampuan bayar Indonesia.
MALONYET (USD 1,17 Miliar): Nilai kontrak hanya sekitar 9% dari nilai belanja Indonesia. Fokus terbatas pada kapal patroli (LMS) dan drone ringan, mencerminkan anggaran yang sangat terbatas.
---------------------------------
3. Kesehatan Fiskal & Beban Utang (GDP Ratio)
Data utang menjelaskan mengapa MALONYET kesulitan belanja alutsista:
Indonesia (Low Risk): Dengan utang pemerintah hanya 41,1%, Indonesia memiliki "napas" panjang untuk mengambil pinjaman luar negeri guna membiayai MEP (Minimum Essential Force).
MALONYET (High Risk): Utang pemerintah mencapai 70,5% dengan total utang nasional (swasta+publik) di angka 224%. Hal ini memicu prioritas anggaran dialihkan untuk membayar bunga utang daripada membeli senjata baru.
LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
HapusSEWA HELI : 119 HELI BARU
LMS B2 : TERMURAH
FA50M : TERMURAH
-
⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
--------------------------------
🚁 SEWA VS BELI AW149
Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
--------------------------------
🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
---------------------------------
🛩️ JET TEMPUR FA-50
FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
--------------------------------
Kontras Belanja Pertahanan: Agresif vs Lumpuh
Indonesia (Status: Shopping Kaya):
Nilai Fantastis: Investasi pertahanan hanya dengan Turki saja mencapai USD 12–13 miliar (±Rp200 Triliun).
Loncatan Teknologi: Mengakuisisi jet tempur generasi ke-5 KAAN, rudal balistik KHAN, drone tempur canggih (ANKA, AKINCI, TB3), dan kapal perang modern (I-Class, PPA).
Kemandirian: Fokus pada skema Joint Venture dan produksi lokal melalui PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia.
MALONYET (Status: Miskin No Shopping):
---------------------------------
Tahun SIPRI Kosong: Tidak ada kontrak pengadaan alutsista utama yang tercatat di SIPRI selama 2024–2025.
Anggaran Terjepit: Belanja militer hanya sekitar 0,93% dari PDB Statista, jauh di bawah standar keamanan regional.
Belanja "Mini": Total belanja dengan Turki hanya USD 1,17 miliar (hanya ~9% dari nilai belanja Indonesia).
Analisa Beban Utang & Kelumpuhan Fiskal
Kesehatan Fiskal Indonesia:
Utang pemerintah yang rendah (41,1% terhadap PDB) memberikan ruang bagi Kementerian Pertahanan RI untuk melakukan pengadaan melalui kredit ekspor yang terencana.
Krisis Utang MALONYET:
Beban Utang Menggunung: Proyeksi utang mencapai RM 1,79 triliun pada 2026.
Hutang Bayar Hutang: Fenomena eksodus modal dan beban liabilitas (seperti 1MDB) memaksa negara terjebak dalam siklus pelunasan bunga utang yang tidak berujung.
Utang Rumah Tangga: Tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di ASEAN menurut Bank Negara MALONYET, menekan daya beli nasional secara keseluruhan.
---------------------------------
Kegagalan Proyek Strategis (Era "Game Over")
Kelemahan MALONYET bukan hanya soal dana, tetapi manajemen pengadaan yang kronis:
Mangkrak & PHP: Proyek LCS yang tidak kunjung selesai sejak 2011 dan pembatalan berbagai rencana (MRCA, SPH, MRSS) menciptakan "celah kapabilitas" yang membahayakan kedaulatan.
Ketidakstabilan Politik: Pergantian 5x Perdana Menteri dan 6x Menteri Pertahanan dalam waktu singkat mengakibatkan ketidakpastian kebijakan pertahanan.
Hutang Utilitas: Fakta adanya tunggakan tagihan dasar (listrik, internet, air) di kamp militer menunjukkan bahwa anggaran operasional harian pun sudah sangat tertekan.
KASIH PAHAM : NGEMIS 2026 AGUSTUS = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
Hapus• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
-
RICE CRISES = 1972-73, 1999, 2008, 2020-21,2023 AND 2025
Malaydesh has experienced several rice crises, including in 1972-73, 1999, 2008, 2020-21, and 2023. These crises are often caused by imbalances in supply and demand, and are made worse by market speculation.
Causes
• Weather: Rice is sensitive to temperature and flooding, and a 1–2°C increase in temperature can cut harvests in half.
• Protectionist policies: Policies that create a non-competitive market can lead to low production and high prices.
• Subsidies: Subsidies can be poorly targeted, and may not reach farmers in need.
• Import restrictions: When other exporters restrict shipments, demand for local rice increases.
Effects
• Food insecurity: Shortages can lead to higher prices and food insecurity.
• Low yields: Low yields can be caused by a number of factors, including weather, subsidies, and policies.
• Poverty: Low yields and high prices can lead to poverty among farmers.
-
RICE CRISES =
JAPAN
MALAYDESH
PHILIPPINES,
In Japan, the government was forced to reSEWA 210,000 tons of rice from its one-million-ton emergency reserve, a historical first, due to an extreme price hike of up to 82%.
In Malaydesh, a shortage of local rice has triggered public panic. Shrinking supplies have led to soaring prices, while imported rice has also become more expensive.
Meanwhile, in the Philippines, the government declared a food security emergency in early February 2025 after rice inflation surged to 24.4%, marking the highest increase in 15 years.
-
IMF 2024-2029 = DEBT MALAYDESH $ 121,9 BILLION
IMF 2024-2029 = DEBT MALAYDESH $ 121,9 BILLION
IMF 2024-2029 = DEBT MALAYDESH $ 121,9 BILLION
The national DEBT in Malaydesh was forecast to continuously increase between 2024 and 2029 by in total 121.9 billion U.S. dollars (+38.56 percent). After the tenth consecutive increasing year, the national DEBT is estimated to reach 438.09 billion U.S. dollars and therefore a new peak in 2029. Notably, the national DEBT was continuously increasing over the past years.
As defined by the International Monetary Fund, the general government gross DEBT consists of all liabilities that require payment or payments of interest and/or principal by the DEBTor to the creditor at a date or dates in the future.
-
KONG KING KONG = SINGKONG
BERAS GANTI UBI KAYU
BERAS GANTI UBI KAYU
BERAS GANTI UBI KAYU
Yang di-Pertua Dewan Rakyat, Johari Abdul, menyarankan agar rakyat Malaydesh mengganti nasi dengan ubi kayu sebagai sumber karbohidrat alternatif.
-
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
Produksi beras di Malaydesh saat ini hanya mencukupi sekitar 40-50% dari kekebutuhanan nasionalnya. Ini berarti Malaydesh mengalami kekurangan beras dan bergantung pada impor untuk memenuhi sisa kekebutuhanan.
MEMBUAL SAMPAI MAMPUS
HapusFA50M LEBIH CANGGIH KOREA = LACK BVRM
MKM LEBIH CANGGIH RUSIA = LACK MAINTENANCE
LCS LEBIH CANGGIH FREGAT = MANGKRAK 2035
-
1. Klaim Varian FA-50 (Malaysia vs. Korea Selatan & Negara Lain)
• Klaim Netizen: Varian FA-50 yang dibeli Malaysia (FA-50 Block 20) diklaim jauh lebih canggih dan berkemampuan tinggi daripada yang dioperasikan oleh pembuatnya sendiri (Korea Selatan), serta negara pengguna lain seperti Thailand, Filipina, dan Indonesia.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Malaysia menandatangani kontrak untuk varian FA-50 Block 20 yang dilengkapi dengan radar canggih Active Electronically Scanned Array (AESA) PhantomStrike dan kemampuan pengisian bahan bakar di udara (probe-and-drogue).
o Masalah: Mengklaim varian ini "lebih hebat dari negara pembuat" adalah miskonsepsi. Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF) mengoperasikan varian yang disesuaikan dengan kebutuhan doktrin pertahanan mereka sendiri dan saat ini mereka juga sedang mendesain upgrade armada mereka. Kecanggihan varian ekspor adalah hal wajar karena dibeli di tahun yang lebih baru (teknologi lebih mutakhir), bukan karena keunggulan industri negara pembeli atas negara pembuat.
--------------------------------
2. Klaim Su-30MKM (Malaysia vs. Su-30 Rusia)
• Klaim Netizen: Klaim bahwa Su-30MKM milik Malaysia lebih hebat daripada Su-30 asli milik Rusia.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Su-30MKM memang merupakan varian yang sangat terintegrasi dengan teknologi multinasional. Pesawat ini menggabungkan badan pesawat (airframe) Rusia dengan sistem avionik canggih dari Prancis (Thales) dan Afrika Selatan.
o Masalah: Meskipun avionik Barat pada masa itu memberikan keunggulan dalam hal interaktivitas dan deteksi, mengklaimnya mutlak "lebih hebat dari Rusia" mengabaikan fakta ketergantungan rantai pasok. Masalah utama Su-30MKM di kemudian hari adalah tingkat kesiapan tempur (readiness rate) yang rendah akibat kesulitan suku cadang dan biaya perawatan yang sangat tinggi dari Rusia, yang terbukti menghambat operasional armada tersebut.
--------------------------------
3. Skandal Proyek LCS Maharaja Lela (Klaim vs. Realita 15 Tahun)
• Klaim Netizen: Klaim bahwa kapal Littoral Combat Ship (LCS) kelas Maharaja Lela lebih besar, canggih, dan hebat dari desain asli Naval Group Prancis, namun nyatanya proyek ini mangkrak selama 15 tahun dan belum selesai.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Desain LCS Malaysia berbasis pada kapal korvet kelas Gowind milik Naval Group Prancis yang diperbesar menjadi kelas fregat.
o Masalah Manajemen Proyek: Ini adalah salah satu skandal pengadaan militer terbesar di Malaysia. Proyek yang dimulai sekitar tahun 2011-2013 mengalami penundaan masif akibat salah urus keuangan, perubahan desain di tengah jalan tanpa persetujuan, dan masalah likuiditas kontraktor lokal (Boustead Heavy Industries Corporation). Hingga tahun 2026, kapal pertama (Maharaja Lela) masih dalam proses penyelesaian dan pengujian, mengalami keterlambatan bertahun-tahun dari jadwal asli dengan pembengkakan anggaran yang masif.
________________________________________
Kesimpulan Hubungan Antar Masalah
Pola yang terjadi pada narasi-narasi di atas menunjukkan adanya kesenjangan antara "Spesifikasi di Atas Kertas" dengan "Realita Operasional & Manajemen Proyek". Netizen sering kali fokus pada brosur teknologi (radar baru, rudal baru) untuk membual di media sosial, namun mengabaikan masalah fundamental seperti keterlambatan produksi (kasus LCS) atau tingginya biaya pemeliharaan dan ketergantungan logistik eksternal (kasus Su-30MKM).
LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
HapusSEWA HELI : 119 HELI BARU
LMS B2 : TERMURAH
FA50M : TERMURAH
-
⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
--------------------------------
🚁 SEWA VS BELI AW149
Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
--------------------------------
🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
---------------------------------
🛩️ JET TEMPUR FA-50
FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
--------------------------------
Dominasi vs Kelumpuhan Alutsista (SIPRI Status)
Indonesia (Power House): Daftar belanja "Satu Lembar Penuh" menunjukkan kedaulatan finansial. Akuisisi mesin LM-2500, jet Rafale, hingga sistem rudal KHAN membuktikan Indonesia membeli aset sebagai "pemilik" dengan dukungan APBN yang sehat.
MALONYET (Lumpuh): Status "2 Tahun SIPRI Kosong" adalah bukti nyata negara sedang Miskin No Shopping. Tidak ada kontrak baru alutsista strategis yang mampu ditandatangani karena anggaran habis untuk membayar bunga utang.
---------------------------------
Metode Pembayaran: "Cash/Kredit Sehat" vs "Barter Sawit"
Ketidakmampuan finansial MALONYET terlihat dari cara mereka memperoleh senjata:
Barter Komoditas: Hampir semua aset utama (Su-30MKM, MiG-29, Scorpene, PT-91, FA-50) dibayar menggunakan minyak sawit dan karet. Ini adalah metode "ekonomi darurat" karena menipisnya cadangan devisa tunai.
Debt Acquisition: Pembelian A400M dilakukan secara berperingkat (cicilan), menunjukkan ketidakmampuan bayar tunai (cash) yang kontras dengan Indonesia.
---------------------------------
Analisa Beban Utang Per Kapita (Mengerikan)
Data 2025 menunjukkan kondisi "Gali Lubang Tutup Lubang" di MALONYET:
Beban Gabungan: Setiap penduduk MALONYET menanggung beban utang gabungan (Pemerintah + Rumah Tangga) sebesar RM 82.000 per kapita.
Penyedot Anggaran: Utang Pemerintah (70,5% dari GDP) menyebabkan pendapatan negara tersedot hanya untuk membayar bunga (servis utang), sehingga anggaran pertahanan, pendidikan, dan kesehatan terpaksa dipotong.
Daya Beli Runtuh: Utang rumah tangga yang mencapai 84,3% dari GDP membuat masyarakat kehilangan daya beli, yang berdampak pada pelambatan ekonomi nasional secara masif.
---------------------------------
Risiko Sistemik & "Game Over"
Kerentanan Makro: Kombinasi utang pemerintah dan rumah tangga yang tinggi menciptakan ekonomi yang sangat rapuh terhadap guncangan global.
Stabilitas Perbankan: Tingginya beban RM 45.859 per orang untuk utang rumah tangga meningkatkan risiko Kredit Macet (NPL) yang dapat meruntuhkan sektor perbankan MALONYET.
Indonesia (Safe Zone): Dengan utang pemerintah hanya 41,1%, Indonesia memiliki ruang fiskal yang luas untuk terus melakukan modernisasi militer tanpa membebani rakyat dengan pajak berlebih di masa depan.
LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
HapusTORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
-
• Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
• Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
• Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
• Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
-------------------------------
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: MISKIN & PROCUREMENT COLLAPSE
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan seluruh kementerian memangkas anggaran operasional akibat dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK dengan puncak di Januari 2026; Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi sejak 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior.
2025 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Tidak ada transfer senjata besar yang tercatat dalam database global.
2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Kelanjutan stagnasi modernisasi alutsista selama dua tahun berturut-turut.
2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: MINDEF membatalkan secara resmi 5 tender bekalan dan infrastruktur.
________________________________________
LIMITASI STRUKTUR KEKUATAN (FORCE LIMITATIONS):
Ukuran Pasukan Kecil: Hanya memiliki ~113.000 personel aktif; sangat kontras dibandingkan Indonesia (~400.000) atau Vietnam (~600.000).
Fragmentasi Matra: Kurangnya doktrin gabungan (Joint Doctrine) dan interoperabilitas antara Darat, Laut, dan Udara.
Lemahnya Proyeksi Kekuatan: Tidak memiliki kapal induk, pembom berat, sistem rudal balistik, serta keterbatasan kapasitas pengisian bahan bakar di udara.
Ketimpangan Anggaran: Lebih dari 40% anggaran habis untuk biaya personel (gaji/pensiun), mencekik dana modernisasi (CAPEX).
Ketergantungan Impor: Industri pertahanan domestik sangat terbatas, hanya mampu untuk pemeliharaan dan kendaraan ringan.
________________________________________
KETERGANTUNGAN PADA TEKNOLOGI USANG (LEGACY PLATFORMS):
Definisi: Mengoperasikan alutsista tua yang mahal perawatannya namun terbatas secara operasional dalam perang modern.
Penyebab: Siklus pengadaan yang tertunda (LCS Mangkrak) dan strategi modernisasi yang terfragmentasi (politik).
Beban Pemeliharaan: Alutsista lama mengonsumsi anggaran besar untuk suku cadang tanpa memberikan peningkatan kapabilitas nyata.
Daftar Aset Usang (Legacy List):
MiG-29N Fulcrum: Dioperasikan sejak 1995, pensiun terlambat tanpa pengganti sepadan.
F/A-18D Hornet: Aktif sejak 1997 dalam jumlah yang sangat terbatas.
C-130 Hercules: Berasal dari era 1970-an; masih dipaksa beroperasi.
Condor APC: Kendaraan lapis baja dari tahun 1980-an yang masih digunakan angkatan darat.
Scorpene Submarine: Diperkenalkan 2009; kini mulai menua dengan jumlah armada yang tidak memadai.
________________________________________
RISIKO STRATEGIS:
Deterrence Collapse: Hilangnya daya getar di Laut Cina Selatan.
Vulnerabilitas: Sangat rentan terhadap ancaman modern seperti drone, perang siber, dan serangan presisi.
Fiscal Trap: Pembayaran cicilan tahunan (FA-50/A400M) menutup peluang untuk investasi alutsista baru.
KESIMPULAN:
FISKAL LUMPUH + PHK MASSAL + ASET KARATAN = KEBANGKRUTAN PERTAHANAN.
Ayuhhh.... BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
BalasHapusBulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
Hapus-
TIMELINE NGEMIS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
1. Performa Belanja (SIPRI & Kontrak)
Indonesia (Full Shopping): Lembar pengadaan penuh alutsista Tier-1 (Rafale F-4, KAAN, A400M, Rudal Khan). Nilai kontrak dengan Turki saja mencapai USD 12–13 Miliar.
MALONYET (Zonk): Status 2 Tahun SIPRI Kosong. Tidak ada kontrak strategis baru. Nilai belanja dengan Turki hanya USD 1,17 Miliar (hanya 9% dari nilai Indonesia).
---------------------------------
2. Status Kepemilikan & Pembayaran
Indonesia (Owner): Membeli tunai/kredit sehat dengan Transfer Teknologi (ToT) dan produksi lokal (PT Pindad, PT DI).
MALONYET (Renter & Barter): Terjebak skema Barter Sawit (MKM, FA-50, Scorpene) dan Sewa (Leasing) masif pada helikopter, pesawat latih, hingga motor patroli karena tidak mampu membayar DP.
---------------------------------
3. Kesehatan Fiskal & Beban Utang
Indonesia (Safe): Utang pemerintah rendah (41,1% GDP), memberikan ruang fiskal luas untuk modernisasi militer.
MALONYET (Overlimit): Utang pemerintah menembus 70,5% GDP (melewati limit aman 65%). Total utang gabungan (Publik + Rumah Tangga) mencapai 224% GDP.
---------------------------------
4. Beban Rakyat (Per Kapita 2025)
Beban Utang: Setiap warga MALONYET menanggung beban utang gabungan rata-rata RM 82.000 per orang.
Dampak Sosial: Tekanan ekonomi memicu krisis mental (1 dari 3 orang gangguan jiwa) dan badai PHK massal (300.000+ pengangguran baru).
---------------------------------
5. Kesimpulan Strategis
Indonesia: Membangun Hegemoni Regional dengan kepemilikan aset absolut dan teknologi siluman (KAAN).
MALONYET: Mengalami Kelumpuhan Pertahanan; militer berubah fungsi dari "pelindung kedaulatan" menjadi "penyewa aset swasta" akibat kebangkrutan fiskal
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
Dominasi vs Kelumpuhan Alutsista (SIPRI Status)
Indonesia (Power House): Daftar belanja "Satu Lembar Penuh" menunjukkan kedaulatan finansial. Akuisisi mesin LM-2500, jet Rafale, hingga sistem rudal KHAN membuktikan Indonesia membeli aset sebagai "pemilik" dengan dukungan APBN yang sehat.
MALONYET (Lumpuh): Status "2 Tahun SIPRI Kosong" adalah bukti nyata negara sedang Miskin No Shopping. Tidak ada kontrak baru alutsista strategis yang mampu ditandatangani karena anggaran habis untuk membayar bunga utang.
---------------------------------
Metode Pembayaran: "Cash/Kredit Sehat" vs "Barter Sawit"
Ketidakmampuan finansial MALONYET terlihat dari cara mereka memperoleh senjata:
Barter Komoditas: Hampir semua aset utama (Su-30MKM, MiG-29, Scorpene, PT-91, FA-50) dibayar menggunakan minyak sawit dan karet. Ini adalah metode "ekonomi darurat" karena menipisnya cadangan devisa tunai.
Debt Acquisition: Pembelian A400M dilakukan secara berperingkat (cicilan), menunjukkan ketidakmampuan bayar tunai (cash) yang kontras dengan Indonesia.
---------------------------------
Analisa Beban Utang Per Kapita (Mengerikan)
Data 2025 menunjukkan kondisi "Gali Lubang Tutup Lubang" di MALONYET:
Beban Gabungan: Setiap penduduk MALONYET menanggung beban utang gabungan (Pemerintah + Rumah Tangga) sebesar RM 82.000 per kapita.
Penyedot Anggaran: Utang Pemerintah (70,5% dari GDP) menyebabkan pendapatan negara tersedot hanya untuk membayar bunga (servis utang), sehingga anggaran pertahanan, pendidikan, dan kesehatan terpaksa dipotong.
Daya Beli Runtuh: Utang rumah tangga yang mencapai 84,3% dari GDP membuat masyarakat kehilangan daya beli, yang berdampak pada pelambatan ekonomi nasional secara masif.
---------------------------------
Risiko Sistemik & "Game Over"
Kerentanan Makro: Kombinasi utang pemerintah dan rumah tangga yang tinggi menciptakan ekonomi yang sangat rapuh terhadap guncangan global.
Stabilitas Perbankan: Tingginya beban RM 45.859 per orang untuk utang rumah tangga meningkatkan risiko Kredit Macet (NPL) yang dapat meruntuhkan sektor perbankan MALONYET.
Indonesia (Safe Zone): Dengan utang pemerintah hanya 41,1%, Indonesia memiliki ruang fiskal yang luas untuk terus melakukan modernisasi militer tanpa membebani rakyat dengan pajak berlebih di masa depan.
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. STATUS PENGADAAN MILITER
Indonesia (Aktif/Agresif):
Daftar belanja terealisasi: Rafale F-4, Pesawat A400M Atlas, Rudal Bora & Khan, Drone Anka-S, Mesin Kapal PPA-L-Plus, Air Refuel System, dan Mesin LM-2500.
MALONYET (Stagnan/Kosong):
2020-2021: Berstatus Planned (Direncanakan).
2022: Berstatus Selected Not Yet Ordered (Dipilih tanpa pesanan).
2023-2025: Berstatus Not Yet Ordered hingga lembar laporan kosong.
2026: Pembatalan total rencana akuisisi F/A-18 Hornet bekas Kuwait.
--------------------------------
2. PERINGKAT KEKUATAN MILITER ASEAN (GFP 2026)
Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin ASEAN)
Vietnam: Peringkat 23
Thailand: Peringkat 24
Singapura: Peringkat 29
Myanmar: Peringkat 35
Filipina: Peringkat 41
MALONYET: Peringkat 42 (Berada di bawah Filipina)
--------------------------------
3. ANALISIS KRISIS PENGADAAN MALONYET
Pembatalan F-18 Hornet: Kabinet resmi membatalkan akuisisi pada 6 Februari 2026 karena risiko logistik dan usia pesawat yang lebih tua dari armada yang ada.
Pembekuan Tender (Freezes Procurement): Per 16 Januari 2026, PM menghentikan pengadaan militer akibat investigasi suap dan korupsi oleh MACC (lembaga anti-korupsi).
Efisiensi Anggaran: Sejak 2023, dilakukan pembatalan 5 proyek besar untuk menghindari kebocoran pengeluaran negara.
--------------------------------
4. PERBANDINGAN BELANJA SIPRI 2025-2026
Negara Belanja Aktif: Indonesia, Vietnam, Myanmar, Thailand, Filipina, Singapura.
Negara "Lembar Kosong" (Tanpa Aset Baru): MALONYET, Timor Leste, Kamboja, Laos, Brunei.
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
HapusGOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP .........
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
SUBSIDY BURDEN: 23.9%
BORROWING TO REPAY DEBT: RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
------------------------------
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
-------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------------------
MALAYSEWA DEBT DATA 2026
Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
-
DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
---------------------------------
Status Kelumpuhan Pertahanan (SIPRI & Alutsista)
Vakum SIPRI (2024–2025): Status KOSONG total selama dua tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat yang tercatat, menempatkan MALAYSEWA setara dengan Laos dan Kamboja.
Tren Mundur: Penurunan konsisten dari fase Planned (2020), Selected Not Yet Ordered (2022), hingga nihil aktivitas (2024–2025).
Kegagalan Simbolik: Pembatalan resmi akuisisi F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali bukti hilangnya kredibilitas finansial di pasar global.
Procurement Freeze (2026): Instruksi PM Anwar Ibrahim untuk pembekuan total pengadaan guna menghentikan korupsi sistemik dan kebocoran anggaran.
-
Model "Negara Penyewa" (Military-for-Rent)
Ketiadaan uang tunai memaksa militer beralih dari kepemilikan aset menjadi skema Leasing (Sewa):
Aset Sewaan (32+ Item): Mencakup 31 Helikopter (Blackhawk, AW139, AW149, Bell 429), pesawat latihan L39 ITCC, simulator jet tempur MKM, hingga motor polisi.
Skema Barter: Pengadaan yang tersisa (FA-50, PT-91M, Scorpene) terpaksa menggunakan Barter Kelapa Sawit (CPO) karena krisis devisa.
Aset Mangkrak: Proyek LCS & OPV yang karatan di galangan melibatkan 17 kreditor dengan bunga yang terus membengkak.
-
Spiral Utang "Gali Lubang Tutup Lubang"
Debt-Servicing Cycle: 58% hingga 64,3% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar bunga dan cicilan pokok utang lama.
Ledakan Liabilitas: Utang nasional melonjak drastis dari RM 407 Miliar (2010) menjadi proyeksi RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Kritis: Utang pemerintah menyentuh 69% GDP (melewati limit 65%) dan utang rumah tangga ekstrem di angka 84,3% GDP.
Tabung Harapan (2018): Bukti historis keputusasaan fiskal melalui penggalangan dana rakyat untuk membayar utang negara.
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
HapusGOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP .........
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
SUBSIDY BURDEN: 23.9%
BORROWING TO REPAY DEBT: RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
------------------------------
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
-------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------------------
MALAYSEWA DEBT DATA 2026
Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
-
DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
---------------------------------
Status Kelumpuhan Pertahanan (SIPRI & Alutsista)
Vakum SIPRI (2024–2025): Status KOSONG total selama dua tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat yang tercatat, menempatkan MALAYSEWA setara dengan Laos dan Kamboja.
Tren Mundur: Penurunan konsisten dari fase Planned (2020), Selected Not Yet Ordered (2022), hingga nihil aktivitas (2024–2025).
Kegagalan Simbolik: Pembatalan resmi akuisisi F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali bukti hilangnya kredibilitas finansial di pasar global.
Procurement Freeze (2026): Instruksi PM Anwar Ibrahim untuk pembekuan total pengadaan guna menghentikan korupsi sistemik dan kebocoran anggaran.
-
Model "Negara Penyewa" (Military-for-Rent)
Ketiadaan uang tunai memaksa militer beralih dari kepemilikan aset menjadi skema Leasing (Sewa):
Aset Sewaan (32+ Item): Mencakup 31 Helikopter (Blackhawk, AW139, AW149, Bell 429), pesawat latihan L39 ITCC, simulator jet tempur MKM, hingga motor polisi.
Skema Barter: Pengadaan yang tersisa (FA-50, PT-91M, Scorpene) terpaksa menggunakan Barter Kelapa Sawit (CPO) karena krisis devisa.
Aset Mangkrak: Proyek LCS & OPV yang karatan di galangan melibatkan 17 kreditor dengan bunga yang terus membengkak.
-
Spiral Utang "Gali Lubang Tutup Lubang"
Debt-Servicing Cycle: 58% hingga 64,3% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar bunga dan cicilan pokok utang lama.
Ledakan Liabilitas: Utang nasional melonjak drastis dari RM 407 Miliar (2010) menjadi proyeksi RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Kritis: Utang pemerintah menyentuh 69% GDP (melewati limit 65%) dan utang rumah tangga ekstrem di angka 84,3% GDP.
Tabung Harapan (2018): Bukti historis keputusasaan fiskal melalui penggalangan dana rakyat untuk membayar utang negara.
MALONSIA KLAIM CASH KAYA = GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP:
Hapus-
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
--------------------------------
2026 MALONSIA = CUT BUDGET
MALONSIA’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
--------------------------------
Mei 2026 : NSM BANNED
Norwegia memblokir pengiriman NSM ke MALONSIA akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
--------------------------------
2026 = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
--------------------------------
2025 SIPRI MALONSIA = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
--------------------------------
2024 SIPRI MALONSIA = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
--------------------------------
2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
--------------------------------
2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
--------------------------------
Februari 2026 F/A-18 : BATAL
Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
--------------------------------
📌 1. What O&M Covers
Operations & Maintenance (O&M) includes:
• Fuel and consumables for aircraft, ships, and vehicles
• Spare parts for planes, ships, and vehicles
• Repairs and overhauls (preventive and corrective maintenance)
• Training exercises for personnel
• Operational readiness support (e.g., simulation, logistics)
Weak O&M means all of these areas are underfunded or poorly managed.
________________________________________
📌 2. Budget Constraints
• Only 20–25% of MALONSIA ’s small defense budget (~1% GDP) goes to O&M.
• Consequences:
o Aircraft grounded due to lack of fuel or spare parts
o Ships docked for extended periods awaiting repairs
________________________________________
📌 3. Impact on Training
• O&M limitations reduce training opportunities:
o Pilots get fewer flight hours → degrade skills
o Naval crews sail less → operational proficiency drops
o Soldiers train less with heavy vehicles and artillery → less effective combat units
• Training shortfalls compound the readiness problem, even if equipment is technically available.
________________________________________
📌 4. Maintenance Culture Issues
• Maintenance is often reactive, not preventive:
o Equipment is used until breakdown, then repaired.
o Preventive maintenance (regular inspections, part replacements) is skipped to save costs.
• Consequence: equipment wears out faster, reducing lifespan and readiness.
________________________________________
📌 5. Spare Parts Shortages
• Many MALONSIA n military systems are imported: Russia, France, US, Turkey.
• Budget shortfalls and procurement delays cause spare parts shortages, resulting in:
o Aircraft grounded
o Ships unable to sail
o Armored vehicles idle
• Some old platforms have parts no longer manufactured, forcing cannibalization of other units.
------------------------------
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
MALONSIA KLAIM CASH KAYA = GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP:
Hapus-
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
--------------------------------
2026 MALONSIA = CUT BUDGET
MALONSIA’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
--------------------------------
Mei 2026 : NSM BANNED
Norwegia memblokir pengiriman NSM ke MALONSIA akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
--------------------------------
2026 = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
--------------------------------
2025 SIPRI MALONSIA = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
--------------------------------
2024 SIPRI MALONSIA = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
--------------------------------
2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
--------------------------------
2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
--------------------------------
Februari 2026 F/A-18 : BATAL
Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
--------------------------------
📌 1. What O&M Covers
Operations & Maintenance (O&M) includes:
• Fuel and consumables for aircraft, ships, and vehicles
• Spare parts for planes, ships, and vehicles
• Repairs and overhauls (preventive and corrective maintenance)
• Training exercises for personnel
• Operational readiness support (e.g., simulation, logistics)
Weak O&M means all of these areas are underfunded or poorly managed.
________________________________________
📌 2. Budget Constraints
• Only 20–25% of MALONSIA ’s small defense budget (~1% GDP) goes to O&M.
• Consequences:
o Aircraft grounded due to lack of fuel or spare parts
o Ships docked for extended periods awaiting repairs
________________________________________
📌 3. Impact on Training
• O&M limitations reduce training opportunities:
o Pilots get fewer flight hours → degrade skills
o Naval crews sail less → operational proficiency drops
o Soldiers train less with heavy vehicles and artillery → less effective combat units
• Training shortfalls compound the readiness problem, even if equipment is technically available.
________________________________________
📌 4. Maintenance Culture Issues
• Maintenance is often reactive, not preventive:
o Equipment is used until breakdown, then repaired.
o Preventive maintenance (regular inspections, part replacements) is skipped to save costs.
• Consequence: equipment wears out faster, reducing lifespan and readiness.
________________________________________
📌 5. Spare Parts Shortages
• Many MALONSIA n military systems are imported: Russia, France, US, Turkey.
• Budget shortfalls and procurement delays cause spare parts shortages, resulting in:
o Aircraft grounded
o Ships unable to sail
o Armored vehicles idle
• Some old platforms have parts no longer manufactured, forcing cannibalization of other units.
------------------------------
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
BalasHapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
BalasHapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
BalasHapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
BUKTI MELAYU TOLOL MALAYDESH NGEMIS NGEMIS MINTA BERAS WOY , SELAIN MAT SABU KE JAKARTA LEBIH DULU 🤣🤣🤣🤣🤡🤡🤡🤡🤡🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾💩💩💩💩
BalasHapusMenteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman mengungkapkan, adanya permintaan beras sebesar 500 ribu ton dari Malaysia di tengah kondisi stok beras nasional yang surplus.
Baca artikel CNBC Indonesia "Importir Malaysia Datang ke Surabaya Minta Beras RI 500 Ribu Ton" selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260513122209-4-734688/importir-malaysia-datang-ke-surabaya-minta-beras-ri-500-ribu-ton
Kata gempurwaria Indonesia ngemis minta impor elektrik dr malaisial..eh gak taunya pejabat malaisial yg ngemis2 ngemis minta bisa ekspor listrik ke Indonesia🤣🤣🤣🙉🙈🙊🙉🙈🙊🙉🙈🙊🤪😝😜🤪😝😜🤪😝😜 Itu membuktikan betapa busuk orang malaisial resiko JD the doll of England🙊🙈🙉🙊🙈🙉 sekarang masalah beras LG..di bolak balik kyk kasus naturalisasi dan kereta seolah bisa bina sendiri..pdhl tukang Selvi..sprti ranpur fars & hizir 🙉🙈🙊🙉🙈🙊🙉🙈🙊🙊🙈🙉
BalasHapusJOM BANGLA HANCURKAN MELAYU TOLOL REBUT KL JADIKAN KUALA DHAKA 🤣🤣🤣🤡🤡🤡🇲🇾🇲🇾💩💩💩
BalasHapusBangladesh Melawan Saat Ditindas Melayu Tolol, "Kalian Pemalas"
https://youtu.be/sElhM4AtFnc?si=U07T1Lfu5dtEMe3t
Fakta malaydesh LOW IQ Grade berkomentar
BalasHapusGEMPURWIRA16 Oktober 2026 pukul 07.44
Ternyata yang NGEMIS BERAS ADALAH INDIANESIA..... 🔥🔥🤣🤣🤣
Pemerintah Kirim Tim ke Sarawak, Lanjutkan Negosiasi Ekspor Beras ke Malaysia
https://ekonomi.republika.co.id/berita/tfsda0490/pemerintah-kirim-tim-ke-sarawak-lanjutkan-negosiasi-ekspor-beras-ke-malaysia
Lon malon....LOW IQ Grade nih yeeee
Wkwkwk
MEMBUAL SAMPAI MAMPUS
BalasHapusFA50M LEBIH CANGGIH KOREA = LACK BVRM
MKM LEBIH CANGGIH RUSIA = LACK MAINTENANCE
LCS LEBIH CANGGIH FREGAT = MANGKRAK 2035
-
1. Klaim Varian FA-50 (Malaysia vs. Korea Selatan & Negara Lain)
• Klaim Netizen: Varian FA-50 yang dibeli Malaysia (FA-50 Block 20) diklaim jauh lebih canggih dan berkemampuan tinggi daripada yang dioperasikan oleh pembuatnya sendiri (Korea Selatan), serta negara pengguna lain seperti Thailand, Filipina, dan Indonesia.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Malaysia menandatangani kontrak untuk varian FA-50 Block 20 yang dilengkapi dengan radar canggih Active Electronically Scanned Array (AESA) PhantomStrike dan kemampuan pengisian bahan bakar di udara (probe-and-drogue).
o Masalah: Mengklaim varian ini "lebih hebat dari negara pembuat" adalah miskonsepsi. Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF) mengoperasikan varian yang disesuaikan dengan kebutuhan doktrin pertahanan mereka sendiri dan saat ini mereka juga sedang mendesain upgrade armada mereka. Kecanggihan varian ekspor adalah hal wajar karena dibeli di tahun yang lebih baru (teknologi lebih mutakhir), bukan karena keunggulan industri negara pembeli atas negara pembuat.
--------------------------------
2. Klaim Su-30MKM (Malaysia vs. Su-30 Rusia)
• Klaim Netizen: Klaim bahwa Su-30MKM milik Malaysia lebih hebat daripada Su-30 asli milik Rusia.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Su-30MKM memang merupakan varian yang sangat terintegrasi dengan teknologi multinasional. Pesawat ini menggabungkan badan pesawat (airframe) Rusia dengan sistem avionik canggih dari Prancis (Thales) dan Afrika Selatan.
o Masalah: Meskipun avionik Barat pada masa itu memberikan keunggulan dalam hal interaktivitas dan deteksi, mengklaimnya mutlak "lebih hebat dari Rusia" mengabaikan fakta ketergantungan rantai pasok. Masalah utama Su-30MKM di kemudian hari adalah tingkat kesiapan tempur (readiness rate) yang rendah akibat kesulitan suku cadang dan biaya perawatan yang sangat tinggi dari Rusia, yang terbukti menghambat operasional armada tersebut.
--------------------------------
3. Skandal Proyek LCS Maharaja Lela (Klaim vs. Realita 15 Tahun)
• Klaim Netizen: Klaim bahwa kapal Littoral Combat Ship (LCS) kelas Maharaja Lela lebih besar, canggih, dan hebat dari desain asli Naval Group Prancis, namun nyatanya proyek ini mangkrak selama 15 tahun dan belum selesai.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Desain LCS Malaysia berbasis pada kapal korvet kelas Gowind milik Naval Group Prancis yang diperbesar menjadi kelas fregat.
o Masalah Manajemen Proyek: Ini adalah salah satu skandal pengadaan militer terbesar di Malaysia. Proyek yang dimulai sekitar tahun 2011-2013 mengalami penundaan masif akibat salah urus keuangan, perubahan desain di tengah jalan tanpa persetujuan, dan masalah likuiditas kontraktor lokal (Boustead Heavy Industries Corporation). Hingga tahun 2026, kapal pertama (Maharaja Lela) masih dalam proses penyelesaian dan pengujian, mengalami keterlambatan bertahun-tahun dari jadwal asli dengan pembengkakan anggaran yang masif.
________________________________________
Kesimpulan Hubungan Antar Masalah
Pola yang terjadi pada narasi-narasi di atas menunjukkan adanya kesenjangan antara "Spesifikasi di Atas Kertas" dengan "Realita Operasional & Manajemen Proyek". Netizen sering kali fokus pada brosur teknologi (radar baru, rudal baru) untuk membual di media sosial, namun mengabaikan masalah fundamental seperti keterlambatan produksi (kasus LCS) atau tingginya biaya pemeliharaan dan ketergantungan logistik eksternal (kasus Su-30MKM).
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
BalasHapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
Rupiah kembali ANJLOK!
BalasHapusCecah 18.000++ vs USD
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
MISKIN = HUTANG BAYAR HUTANG (2026–1998):
Hapus-
PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BUDGET MINUS : RM470 – RM334,1 = - RM135,9
--------------------------------------------
2026
Populasi: 36.38 juta
Utang Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
Utang Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
Beban per Kapita: RM 94,544
-
2025
Populasi: 35.97 juta
Utang Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
Utang Household: RM 1.65 Triliun (-%)
Beban per Kapita: RM 81,998
-
2024
Populasi: 34.67 juta
Utang Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
Utang Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
Beban per Kapita: RM 79,315
-
2023
Populasi: 35.12 juta
Utang Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
Utang Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
Beban per Kapita: RM 74,587
-
2022
Populasi: 34.69 juta
Utang Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%) [1]
Utang Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
Beban per Kapita: RM 70,901 [1]
-
2021
Populasi: 34.28 juta
Utang Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
Utang Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
Beban per Kapita: RM 67,667
-
2020
Populasi: 33.87 juta
Utang Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
Utang Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
Beban per Kapita: RM 63,464
-
2019
Populasi: 33.45 juta
Utang Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
Utang Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
Beban per Kapita: RM 60,179
-
2018
Populasi: 33.00 juta
Utang Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
Utang Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
Beban per Kapita: RM 57,605
-
2017
Populasi: 32.54 juta
Utang Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
Utang Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
Beban per Kapita: RM 54,910
-
2016
Populasi: 32.04 juta
Utang Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
Utang Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
Beban per Kapita: RM 52,699
-
2015
Populasi: 31.52 juta
Utang Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
Utang Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
Beban per Kapita: RM 51,253
-
2014
Populasi: 30.98 juta
Utang Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
Utang Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
Beban per Kapita: RM 47,927
-
2013
Populasi: 30.42 juta
Utang Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
Utang Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
Beban per Kapita: RM 44,992
-
2012
Populasi: 29.85 juta
Utang Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
Utang Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
Beban per Kapita: RM 41,326
-
2011
Populasi: 29.26 juta
Utang Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
Utang Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
Beban per Kapita: RM 37,904
-
2010
Populasi: 28.65 juta
Utang Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
Utang Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
Beban per Kapita: RM 34,488
-
2009
Populasi: 28.04 juta
Utang Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
Utang Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
Beban per Kapita: RM 31,326
-
2008
Populasi: 27.45 juta
Utang Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
Utang Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
Beban per Kapita: RM 26,155
-
2007
Populasi: 26.86 juta
Utang Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
Utang Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 25,316
-
2006
Populasi: 26.26 juta
Utang Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
Utang Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
Beban per Kapita: RM 23,381
-
2005
Populasi: 25.66 juta
Utang Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
Utang Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 21,940
-
2004
Populasi: 25.06 juta
Utang Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
Utang Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
Beban per Kapita: RM 20,550
-
2003
Populasi: 24.46 juta
Utang Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
Utang Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 18,560
-
2002
Populasi: 23.87 juta
Utang Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
Utang Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 16,798
-
2001
Populasi: 23.28 juta
Utang Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
Utang Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
Beban per Kapita: RM 15,162
-
2000
Populasi: 22.69 juta
Utang Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
Utang Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
Beban per Kapita: RM 13,574
-
1999
Populasi: 22.11 juta
Utang Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
Utang Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
Beban per Kapita: RM 12,210
-
1998
Populasi: 21.53 juta
Utang Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
Utang Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
Beban per Kapita: RM 10,821
NEGARA GAGAL = 1998 - 2026
HapusPENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 1998–2026
1998 : RM 165,4 Miliar
1999 : RM 178,3 Miliar
2000 : RM 192,2 Miliar
2001 : RM 207,2 Miliar
2002 : RM 223,3 Miliar
2003 : RM 240,7 Miliar
2004 : RM 259,5 Miliar
2005 : RM 279,7 Miliar
2006 : RM 301,5 Miliar
2007 : RM 325,0 Miliar
2008 : RM 350,4 Miliar
2009 : RM 377,7 Miliar
2010 : RM 407,1 Miliar
2011 : RM 456,1 Miliar
2012 : RM 501,6 Miliar
2013 : RM 547,7 Miliar
2014 : RM 582,8 Miliar
2015 : RM 630,5 Miliar
2016 : RM 648,5 Miliar
2017 : RM 686,8 Miliar
2018 : RM 1,19 Triliun
2019 : RM 1,25 Triliun
2020 : RM 1,32 Triliun
2021 : RM 1,38 Triliun
2022 : RM 1,45 Triliun
2023 : RM 1,53 Triliun
2024 : RM 1,63 Triliun
2025 : RM 1,71 Triliun
2026 : RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malondesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
TAHUN RASIO UTANG TERHADAP GDP (%) 1998–2025
1998 : 35,8%
1999 : 40,4%
2000 : 36,1%
2001 : 42,5%
2002 : 44,9%
2003 : 45,9%
2004 : 45,1%
2005 : 43,8%
2006 : 41,5%
2007 : 41,1%
2008 : 41,3%
2009 : 51,1%
2010 : 52.4%
2011 : 51.8
2012 : 53.3
2013 : 54.7
2014 : 55.0
2015 : 55.1
2016 : 52.7
2017 : 51.9
2018 : 52.5
2019 : 52.4
2020 : 62.0
2021 : 63.3
2022 : 60.2
2023 : 64.3
2024 : 70.4
2025 : 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONDESH PERIODE 1998–2025:
1998 : -1,8% (± USD 33,6 MILIAR)
1999 : -3,2% (± USD 34,3 MILIAR)
2000 : -5,8% (± USD 32,5 MILIAR)
2001 : -5,5% (± USD 38,0 MILIAR)
2002 : -5,6% (± USD 39,5 MILIAR)
2003 : -5,0% (± USD 41,3 MILIAR)
2004 : -4,1% (± USD 41,9 MILIAR)
2005 : -3,6% (± USD 40,7 MILIAR)
2006 : -3,3% (± USD 39,6 MILIAR)
2007 : -3,2% (± USD 39,3 MILIAR)
2008 : -4,8% (± USD 39,3 MILIAR)
2009 : -6,7% (± USD 50,4 MILIAR)
2010 : -5,4% (± USD 51,8 MILIAR)
2011 : -4,8% (± USD 53,7 MILIAR)
2012 : -4,5% (± USD 55,6 MILIAR)
2013 : -3,9% (± USD 55,3 MILIAR)
2014 : -3,4% (± USD 56,9 MILIAR)
2015 : -3,2% (± USD 55,7 MILIAR)
2016 : -3,1% (± USD 54,3 MILIAR)
2017 : -3,0% (± USD 55,6 MILIAR)
2018 : -3,7% (± USD 57,0 MILIAR)
2019 : -3,4% (± USD 67,6 MILIAR)
2020 : -6,2% (± USD 69,1 MILIAR)
2021 : -6,4% (± USD 65,5 MILIAR)
2022 : -5,6% (± USD 69,7 MILIAR)
2023 : -5,0% (± USD 68,3 MILIAR)
2024 : -4,1% (± USD 298,4 MILIAR) (Pemangkasan subsidi)
2025 : -3,8% (± USD 325,6 MILIAR) (Rasionalisasi RON95)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malondesh.
--------------------------------
MAHATHIR = MALAS MISKIN
menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
-
Sumber Berita:
The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
-
ANWAR IBRAHIM = MISKIN
“Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu.
-
Sumber Berita:
Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
Kementerian Kewangan Malondesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
The Straits Times (2022): "Malondesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".
--------------------------------
2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
(Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
-
2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
(Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
=============
=============
INDONESIA
2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
(Note: The safety threshold of 60%)
-
2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
(Note: The safety threshold of 60%)
NEGARA GAGAL = 1998 - 2026
HapusPENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 1998–2026
1998 : RM 165,4 Miliar
1999 : RM 178,3 Miliar
2000 : RM 192,2 Miliar
2001 : RM 207,2 Miliar
2002 : RM 223,3 Miliar
2003 : RM 240,7 Miliar
2004 : RM 259,5 Miliar
2005 : RM 279,7 Miliar
2006 : RM 301,5 Miliar
2007 : RM 325,0 Miliar
2008 : RM 350,4 Miliar
2009 : RM 377,7 Miliar
2010 : RM 407,1 Miliar
2011 : RM 456,1 Miliar
2012 : RM 501,6 Miliar
2013 : RM 547,7 Miliar
2014 : RM 582,8 Miliar
2015 : RM 630,5 Miliar
2016 : RM 648,5 Miliar
2017 : RM 686,8 Miliar
2018 : RM 1,19 Triliun
2019 : RM 1,25 Triliun
2020 : RM 1,32 Triliun
2021 : RM 1,38 Triliun
2022 : RM 1,45 Triliun
2023 : RM 1,53 Triliun
2024 : RM 1,63 Triliun
2025 : RM 1,71 Triliun
2026 : RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malondesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
TAHUN RASIO UTANG TERHADAP GDP (%) 1998–2025
1998 : 35,8%
1999 : 40,4%
2000 : 36,1%
2001 : 42,5%
2002 : 44,9%
2003 : 45,9%
2004 : 45,1%
2005 : 43,8%
2006 : 41,5%
2007 : 41,1%
2008 : 41,3%
2009 : 51,1%
2010 : 52.4%
2011 : 51.8
2012 : 53.3
2013 : 54.7
2014 : 55.0
2015 : 55.1
2016 : 52.7
2017 : 51.9
2018 : 52.5
2019 : 52.4
2020 : 62.0
2021 : 63.3
2022 : 60.2
2023 : 64.3
2024 : 70.4
2025 : 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONDESH PERIODE 1998–2025:
1998 : -1,8% (± USD 33,6 MILIAR)
1999 : -3,2% (± USD 34,3 MILIAR)
2000 : -5,8% (± USD 32,5 MILIAR)
2001 : -5,5% (± USD 38,0 MILIAR)
2002 : -5,6% (± USD 39,5 MILIAR)
2003 : -5,0% (± USD 41,3 MILIAR)
2004 : -4,1% (± USD 41,9 MILIAR)
2005 : -3,6% (± USD 40,7 MILIAR)
2006 : -3,3% (± USD 39,6 MILIAR)
2007 : -3,2% (± USD 39,3 MILIAR)
2008 : -4,8% (± USD 39,3 MILIAR)
2009 : -6,7% (± USD 50,4 MILIAR)
2010 : -5,4% (± USD 51,8 MILIAR)
2011 : -4,8% (± USD 53,7 MILIAR)
2012 : -4,5% (± USD 55,6 MILIAR)
2013 : -3,9% (± USD 55,3 MILIAR)
2014 : -3,4% (± USD 56,9 MILIAR)
2015 : -3,2% (± USD 55,7 MILIAR)
2016 : -3,1% (± USD 54,3 MILIAR)
2017 : -3,0% (± USD 55,6 MILIAR)
2018 : -3,7% (± USD 57,0 MILIAR)
2019 : -3,4% (± USD 67,6 MILIAR)
2020 : -6,2% (± USD 69,1 MILIAR)
2021 : -6,4% (± USD 65,5 MILIAR)
2022 : -5,6% (± USD 69,7 MILIAR)
2023 : -5,0% (± USD 68,3 MILIAR)
2024 : -4,1% (± USD 298,4 MILIAR) (Pemangkasan subsidi)
2025 : -3,8% (± USD 325,6 MILIAR) (Rasionalisasi RON95)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malondesh.
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura 🇸🇬: 347%
2. Malondesh 🇲🇾: 224%
3. Thailand 🇹🇭: 223%
4. Vietnam 🇻🇳: 161%
5. Laos 🇱🇦: ~130 - 150%
6. Filipina 🇵🇭: ~110 - 120%
7. Indonesia 🇮🇩: ~80 - 95%
8. Myanmar 🇲🇲: ~75 - 85%
9. Kamboja 🇰🇭: ~60 - 70%
10. Timor Leste 🇹🇱: ~30 - 40%
11. Brunei 🇧🇳: ~5 - 10%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura 🇸🇬: 176,3%
2. Laos 🇱🇦: ~84,7% - 91%
3. Malondesh 🇲🇾: 70,5%
4. Thailand 🇹🇭: 62,2%
5. Myanmar 🇲🇲: 63,0%
6. Filipina 🇵🇭: 58,8%
7. Indonesia 🇮🇩: 41,1%
8. Vietnam 🇻🇳: ~34% - 37%
9. Kamboja 🇰🇭: ~31,4%
10. Timor Leste 🇹🇱: ~16% - 20%
11. Brunei 🇧🇳: ~2,3%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
---------------------------------
2026 MALONDESH = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALONDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONDESH = PHK MASSAL
2026 MALONDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALONDESH = CANCELLED PROCUREMENT
=============
=============
INDONESIA
2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
(Note: The safety threshold of 60%)
-
2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
(Note: The safety threshold of 60%)
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
Hapus-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
-------------------------------
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN ALUTSISTA & MISKIN
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh instansi pemerintah akibat krisis ekonomi (Reuters).
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior dan mantan panglima.
2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
________________________________________
PENUAAN ALUTSISTA DI SELURUH MATRA (AGING EQUIPMENT):
Aset di Atas 30 Tahun: Sebanyak 171 aset militer telah melewati usia pakai 30 tahun (Darat: 108 unit, Udara: 29 unit, Laut: 34 unit).
Beban Pemeliharaan: Platform tua menuntut biaya perawatan tinggi dengan hasil performa dan reliabilitas yang terus menurun.
Teknologi Usang: Sistem persenjataan ketinggalan zaman, sulit diintegrasikan dengan platform baru, dan tidak efektif dalam pertempuran modern.
________________________________________
KELUMPUHAN ARMADA LAUT (NAVAL LIMITATIONS):
Kapal Melewati Usia Pakai: Dari 53 kapal RMN, 34 unit melampaui usia teknis, bahkan 28 kapal di antaranya sudah berusia di atas 40 tahun.
Gap Kapabilitas: Kapal tua (KD Lekiu & KD Kasturi) kehilangan teknologi sensor dan sistem senjata modern, melumpuhkan kemampuan patroli di zona maritim luas.
Kegagalan Program 15-to-5: Rencana penyederhanaan kelas kapal terhambat kekurangan dana dan hambatan birokrasi pengadaan.
Skandal LCS: Proyek 6 kapal yang tidak kunjung terkirim hingga 2025 akibat mismanajemen, meninggalkan celah kritis di ZEE dan Laut Cina Selatan.
________________________________________
MASALAH PENGADAAN & OPERASIONAL (POLICY GAPS):
Skandal "Peti Mati Terbang": Raja MALONSIA membatalkan kesepakatan helikopter Black Hawk berusia 30 tahun yang dijuluki "peti mati terbang" dan mengecam penggunaan aset usang.
Korupsi Makelar: Ketergantungan pada perantara (pensiunan perwira) menyebabkan harga melambung tinggi dan kesepakatan yang meragukan.
Kurangnya Tender Terbuka: Hanya 20–30% kontrak besar diberikan melalui tender terbuka, merusak transparansi dan efisiensi nilai uang.
Gap Teknologi & Pelatihan: Pasukan berlatih menggunakan platform yang tidak lagi mewakili kondisi medan perang modern, membatasi kesiapan taktis.
Ketergantungan OEM Asing: Lemahnya industri pertahanan domestik memaksa ketergantungan penuh pada teknologi luar yang mahal dan lambat.
1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
Hapus2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
4. TIAP TAHUN = DEFISIT
5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
-
2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
-
2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
-
SUMBER BERITA RESMI:
New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
-------------------------------
SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
-
1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
-
1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
-
2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
-
2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
-
2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
-
2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
-
2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
-
2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
-
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
-
2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
-
2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
-
2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
-
2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
-------------------------------
DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------
Kontroversi Strategi "Leasing" (Sewa) Helikopter
Beban Finansial: Sewa 28 helikopter AW149 (RM16.5 miliar/15 tahun) dianggap lebih mahal dibanding Polandia yang membeli 32 unit seharga USD 1.83 miliar.
Kedaulatan Aset: Aset tidak dimiliki penuh, membatasi kemampuan upgrade, modifikasi, dan konfigurasi ulang untuk misi darurat.
Ketergantungan Swasta: Kesiapan tempur bergantung pada kontraktor (Weststar Aviation), berisiko jika terjadi sengketa hukum atau kegagalan servis.
Nihil Transfer Teknologi: Skema sewa mematikan peluang pertumbuhan industri pertahanan domestik dan penyerapan tenaga ahli lokal.
-
Kondisi Alutsista "Outdated" (Usang)
Laut (RMN): 28 kapal berusia di atas 40 tahun dengan sistem radar analog yang sulit mendeteksi drone atau kapal selam modern.
Udara (RMAF): Ketergantungan pada avionik lama; biaya perawatan melonjak karena suku cadang sudah diskontinu.
Darat (Army): Kendaraan lapis baja dan artileri kekurangan sistem kontrol tembakan berbasis GPS dan komunikasi semi-digital.
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
Hapus-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
1. Performa Belanja (SIPRI & Kontrak)
Indonesia (Full Shopping): Lembar pengadaan penuh alutsista Tier-1 (Rafale F-4, KAAN, A400M, Rudal Khan). Nilai kontrak dengan Turki saja mencapai USD 12–13 Miliar.
MALONYET (Zonk): Status 2 Tahun SIPRI Kosong. Tidak ada kontrak strategis baru. Nilai belanja dengan Turki hanya USD 1,17 Miliar (hanya 9% dari nilai Indonesia).
---------------------------------
2. Status Kepemilikan & Pembayaran
Indonesia (Owner): Membeli tunai/kredit sehat dengan Transfer Teknologi (ToT) dan produksi lokal (PT Pindad, PT DI).
MALONYET (Renter & Barter): Terjebak skema Barter Sawit (MKM, FA-50, Scorpene) dan Sewa (Leasing) masif pada helikopter, pesawat latih, hingga motor patroli karena tidak mampu membayar DP.
---------------------------------
3. Kesehatan Fiskal & Beban Utang
Indonesia (Safe): Utang pemerintah rendah (41,1% GDP), memberikan ruang fiskal luas untuk modernisasi militer.
MALONYET (Overlimit): Utang pemerintah menembus 70,5% GDP (melewati limit aman 65%). Total utang gabungan (Publik + Rumah Tangga) mencapai 224% GDP.
---------------------------------
4. Beban Rakyat (Per Kapita 2025)
Beban Utang: Setiap warga MALONYET menanggung beban utang gabungan rata-rata RM 82.000 per orang.
Dampak Sosial: Tekanan ekonomi memicu krisis mental (1 dari 3 orang gangguan jiwa) dan badai PHK massal (300.000+ pengangguran baru).
---------------------------------
5. Kesimpulan Strategis
Indonesia: Membangun Hegemoni Regional dengan kepemilikan aset absolut dan teknologi siluman (KAAN).
MALONYET: Mengalami Kelumpuhan Pertahanan; militer berubah fungsi dari "pelindung kedaulatan" menjadi "penyewa aset swasta" akibat kebangkrutan fiskal
Rupiah kembali ANJLOK!
BalasHapusCecah 18.000++ vs USD
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
INDONESIA=
HapusKAPAL INDUK✔️
AMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALONDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
1998-2026 (28 TAHUN) = KLAIM RINGGIT KUAT KAYA
-
HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 1998–2026
1998 : RM 165,4 Miliar
1999 : RM 178,3 Miliar
2000 : RM 192,2 Miliar
2001 : RM 207,2 Miliar
2002 : RM 223,3 Miliar
2003 : RM 240,7 Miliar
2004 : RM 259,5 Miliar
2005 : RM 279,7 Miliar
2006 : RM 301,5 Miliar
2007 : RM 325,0 Miliar
2008 : RM 350,4 Miliar
2009 : RM 377,7 Miliar
2010 : RM 407,1 Miliar
2011 : RM 456,1 Miliar
2012 : RM 501,6 Miliar
2013 : RM 547,7 Miliar
2014 : RM 582,8 Miliar
2015 : RM 630,5 Miliar
2016 : RM 648,5 Miliar
2017 : RM 686,8 Miliar
2018 : RM 1,19 Triliun
2019 : RM 1,25 Triliun
2020 : RM 1,32 Triliun
2021 : RM 1,38 Triliun
2022 : RM 1,45 Triliun
2023 : RM 1,53 Triliun
2024 : RM 1,63 Triliun
2025 : RM 1,71 Triliun
2026 : RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malondesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
TAHUN RASIO UTANG TERHADAP GDP (%) 1998–2025
1998 : 35,8%
1999 : 40,4%
2000 : 36,1%
2001 : 42,5%
2002 : 44,9%
2003 : 45,9%
2004 : 45,1%
2005 : 43,8%
2006 : 41,5%
2007 : 41,1%
2008 : 41,3%
2009 : 51,1%
2010 : 52.4%
2011 : 51.8
2012 : 53.3
2013 : 54.7
2014 : 55.0
2015 : 55.1
2016 : 52.7
2017 : 51.9
2018 : 52.5
2019 : 52.4
2020 : 62.0
2021 : 63.3
2022 : 60.2
2023 : 64.3
2024 : 70.4
2025 : 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONDESH PERIODE 1998–2025:
1998 : -1,8% (± USD 33,6 MILIAR)
1999 : -3,2% (± USD 34,3 MILIAR)
2000 : -5,8% (± USD 32,5 MILIAR)
2001 : -5,5% (± USD 38,0 MILIAR)
2002 : -5,6% (± USD 39,5 MILIAR)
2003 : -5,0% (± USD 41,3 MILIAR)
2004 : -4,1% (± USD 41,9 MILIAR)
2005 : -3,6% (± USD 40,7 MILIAR)
2006 : -3,3% (± USD 39,6 MILIAR)
2007 : -3,2% (± USD 39,3 MILIAR)
2008 : -4,8% (± USD 39,3 MILIAR)
2009 : -6,7% (± USD 50,4 MILIAR)
2010 : -5,4% (± USD 51,8 MILIAR)
2011 : -4,8% (± USD 53,7 MILIAR)
2012 : -4,5% (± USD 55,6 MILIAR)
2013 : -3,9% (± USD 55,3 MILIAR)
2014 : -3,4% (± USD 56,9 MILIAR)
2015 : -3,2% (± USD 55,7 MILIAR)
2016 : -3,1% (± USD 54,3 MILIAR)
2017 : -3,0% (± USD 55,6 MILIAR)
2018 : -3,7% (± USD 57,0 MILIAR)
2019 : -3,4% (± USD 67,6 MILIAR)
2020 : -6,2% (± USD 69,1 MILIAR)
2021 : -6,4% (± USD 65,5 MILIAR)
2022 : -5,6% (± USD 69,7 MILIAR)
2023 : -5,0% (± USD 68,3 MILIAR)
2024 : -4,1% (± USD 298,4 MILIAR) (Pemangkasan subsidi)
2025 : -3,8% (± USD 325,6 MILIAR) (Rasionalisasi RON95)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malondesh.
--------------------------------
BEBAN UTANG PER KAPITA & POPULASI (2026–1998)
2026: RM 94,544 | POPULASI: 36,385,115 JIWA
2025: RM 81,998 | POPULASI: 35,977,838 JIWA
2024: RM 79,315 | POPULASI: 34,671,895 JIWA
2023: RM 74,587 | POPULASI: 35,126,298 JIWA
2022: RM 70,901 | POPULASI: 34,695,493 JIWA
2021: RM 67,667 | POPULASI: 34,282,399 JIWA
2020: RM 63,464 | POPULASI: 33,870,000 JIWA
2019: RM 60,179 | POPULASI: 33,450,000 JIWA
2018: RM 57,605 | POPULASI: 33,000,000 JIWA
2017: RM 54,910 | POPULASI: 32,540,000 JIWA
2016: RM 52,699 | POPULASI: 32,040,000 JIWA
2015: RM 51,253 | POPULASI: 31,520,000 JIWA
2014: RM 47,927 | POPULASI: 30,980,000 JIWA
2013: RM 44,992 | POPULASI: 30,420,000 JIWA
2012: RM 41,326 | POPULASI: 29,850,000 JIWA
2011: RM 37,904 | POPULASI: 29,260,000 JIWA
2010: RM 34,488 | POPULASI: 28,650,000 JIWA
2009: RM 31,326 | POPULASI: 28,040,000 JIWA
2008: RM 26,155 | POPULASI: 27,450,000 JIWA
2007: RM 25,316 | POPULASI: 26,860,000 JIWA
2006: RM 23,381 | POPULASI: 26,260,000 JIWA
NEGARA GAGAL = 1998 - 2026
HapusPENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 1998–2026
1998 : RM 165,4 Miliar
1999 : RM 178,3 Miliar
2000 : RM 192,2 Miliar
2001 : RM 207,2 Miliar
2002 : RM 223,3 Miliar
2003 : RM 240,7 Miliar
2004 : RM 259,5 Miliar
2005 : RM 279,7 Miliar
2006 : RM 301,5 Miliar
2007 : RM 325,0 Miliar
2008 : RM 350,4 Miliar
2009 : RM 377,7 Miliar
2010 : RM 407,1 Miliar
2011 : RM 456,1 Miliar
2012 : RM 501,6 Miliar
2013 : RM 547,7 Miliar
2014 : RM 582,8 Miliar
2015 : RM 630,5 Miliar
2016 : RM 648,5 Miliar
2017 : RM 686,8 Miliar
2018 : RM 1,19 Triliun
2019 : RM 1,25 Triliun
2020 : RM 1,32 Triliun
2021 : RM 1,38 Triliun
2022 : RM 1,45 Triliun
2023 : RM 1,53 Triliun
2024 : RM 1,63 Triliun
2025 : RM 1,71 Triliun
2026 : RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malondesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
TAHUN RASIO UTANG TERHADAP GDP (%) 1998–2025
1998 : 35,8%
1999 : 40,4%
2000 : 36,1%
2001 : 42,5%
2002 : 44,9%
2003 : 45,9%
2004 : 45,1%
2005 : 43,8%
2006 : 41,5%
2007 : 41,1%
2008 : 41,3%
2009 : 51,1%
2010 : 52.4%
2011 : 51.8
2012 : 53.3
2013 : 54.7
2014 : 55.0
2015 : 55.1
2016 : 52.7
2017 : 51.9
2018 : 52.5
2019 : 52.4
2020 : 62.0
2021 : 63.3
2022 : 60.2
2023 : 64.3
2024 : 70.4
2025 : 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONDESH PERIODE 1998–2025:
1998 : -1,8% (± USD 33,6 MILIAR)
1999 : -3,2% (± USD 34,3 MILIAR)
2000 : -5,8% (± USD 32,5 MILIAR)
2001 : -5,5% (± USD 38,0 MILIAR)
2002 : -5,6% (± USD 39,5 MILIAR)
2003 : -5,0% (± USD 41,3 MILIAR)
2004 : -4,1% (± USD 41,9 MILIAR)
2005 : -3,6% (± USD 40,7 MILIAR)
2006 : -3,3% (± USD 39,6 MILIAR)
2007 : -3,2% (± USD 39,3 MILIAR)
2008 : -4,8% (± USD 39,3 MILIAR)
2009 : -6,7% (± USD 50,4 MILIAR)
2010 : -5,4% (± USD 51,8 MILIAR)
2011 : -4,8% (± USD 53,7 MILIAR)
2012 : -4,5% (± USD 55,6 MILIAR)
2013 : -3,9% (± USD 55,3 MILIAR)
2014 : -3,4% (± USD 56,9 MILIAR)
2015 : -3,2% (± USD 55,7 MILIAR)
2016 : -3,1% (± USD 54,3 MILIAR)
2017 : -3,0% (± USD 55,6 MILIAR)
2018 : -3,7% (± USD 57,0 MILIAR)
2019 : -3,4% (± USD 67,6 MILIAR)
2020 : -6,2% (± USD 69,1 MILIAR)
2021 : -6,4% (± USD 65,5 MILIAR)
2022 : -5,6% (± USD 69,7 MILIAR)
2023 : -5,0% (± USD 68,3 MILIAR)
2024 : -4,1% (± USD 298,4 MILIAR) (Pemangkasan subsidi)
2025 : -3,8% (± USD 325,6 MILIAR) (Rasionalisasi RON95)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malondesh.
--------------------------------
BEBAN UTANG PER KAPITA & POPULASI (2026–1998)
2026: RM 94,544 | POPULASI: 36,385,115 JIWA
2025: RM 81,998 | POPULASI: 35,977,838 JIWA
2024: RM 79,315 | POPULASI: 34,671,895 JIWA
2023: RM 74,587 | POPULASI: 35,126,298 JIWA
2022: RM 70,901 | POPULASI: 34,695,493 JIWA
2021: RM 67,667 | POPULASI: 34,282,399 JIWA
2020: RM 63,464 | POPULASI: 33,870,000 JIWA
2019: RM 60,179 | POPULASI: 33,450,000 JIWA
2018: RM 57,605 | POPULASI: 33,000,000 JIWA
2017: RM 54,910 | POPULASI: 32,540,000 JIWA
2016: RM 52,699 | POPULASI: 32,040,000 JIWA
2015: RM 51,253 | POPULASI: 31,520,000 JIWA
2014: RM 47,927 | POPULASI: 30,980,000 JIWA
2013: RM 44,992 | POPULASI: 30,420,000 JIWA
2012: RM 41,326 | POPULASI: 29,850,000 JIWA
2011: RM 37,904 | POPULASI: 29,260,000 JIWA
2010: RM 34,488 | POPULASI: 28,650,000 JIWA
2009: RM 31,326 | POPULASI: 28,040,000 JIWA
2008: RM 26,155 | POPULASI: 27,450,000 JIWA
2007: RM 25,316 | POPULASI: 26,860,000 JIWA
2006: RM 23,381 | POPULASI: 26,260,000 JIWA
2005: RM 21,940 | POPULASI: 25,660,000 JIWA
2004: RM 20,550 | POPULASI: 25,060,000 JIWA
2003: RM 18,560 | POPULASI: 24,460,000 JIWA
2002: RM 16,798 | POPULASI: 23,870,000 JIWA
2001: RM 15,162 | POPULASI: 23,280,000 JIWA
2000: RM 13,574 | POPULASI: 22,690,000 JIWA
1999: RM 12,210 | POPULASI: 22,110,000 JIWA
1998: RM 10,821 | POPULASI: 21,530,000 JIWA
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
Hapus-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
-------------------------------
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: KORUPSI SISTEMIK & MISKIN
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak krisis ekonomi (Reuters).
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul tuduhan suap terhadap pejabat tinggi dan mantan panglima.
2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
________________________________________
SKANDAL MAKELAR & KRONISME (PROCUREMENT CORRUPTION):
Dominasi Makelar (Middlemen): Pengadaan alutsista dikendalikan oleh "agen" yang mayoritas adalah pensiunan perwira militer untuk menggelembungkan harga.
Kecaman Raja (Sultan Ibrahim): Pada 2025, Raja mengecam praktik makelar di Kemenhan dan membatalkan sewa helikopter Black Hawk berusia 30 tahun yang dijuluki "Peti Mati Terbang".
Favoritisme Politik: Hanya 20–30% kontrak yang melalui tender terbuka; sisanya diberikan kepada perusahaan yang memiliki koneksi politik atau eks-militer.
Skandal Kapal Selam Scorpene: Kasus suap masif yang melibatkan penyelidik Prancis (2018), mengungkap risiko kebocoran rahasia negara akibat pengaruh kontraktor asing.
Lemahnya Pengawasan: Tidak ada komite parlemen independen yang mengaudit kontrak, sehingga konflik kepentingan terus berlanjut tanpa konsekuensi hukum.
________________________________________
KELUMPUHAN ARMADA UDARA (RMAF LIMITATIONS):
Armada Tua & Terbatas: Su-30MKM, F/A-18D, dan Hawk 208/108 sudah berusia di atas 20 tahun dengan biaya perawatan yang mencekik kas negara.
Gap Superioritas Udara: Armada MiG-29N dipensiunkan (2015) tanpa pengganti sepadan, menciptakan kekosongan kekuatan tempur udara.
Tanpa Jangkauan Strategis: Tidak memiliki kemampuan pengisian bahan bakar di udara (Air Refueling) dan tidak ada sistem peringatan dini (AEW&C).
Logistik Campur Aduk: Bergantung pada campuran platform Barat (AS/Eropa) dan Rusia, mempersulit manajemen suku cadang dan mengurangi interoperabilitas.
Opsi "Murah" FA-50: Karena miskin, pemerintah terpaksa memilih jet ringan FA-50 Korea Selatan yang kapabilitasnya terbatas dibanding pesawat multirole murni seperti Rafale.
Krisis ISR & Drone: Kemampuan intelijen dan pengawasan sangat minimal; ketergantungan pada drone Turki masih dalam tahap awal dan belum terintegrasi penuh.
NEGARA GAGAL = 1998 - 2026
HapusPENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 1998–2026
1998 : RM 165,4 Miliar
1999 : RM 178,3 Miliar
2000 : RM 192,2 Miliar
2001 : RM 207,2 Miliar
2002 : RM 223,3 Miliar
2003 : RM 240,7 Miliar
2004 : RM 259,5 Miliar
2005 : RM 279,7 Miliar
2006 : RM 301,5 Miliar
2007 : RM 325,0 Miliar
2008 : RM 350,4 Miliar
2009 : RM 377,7 Miliar
2010 : RM 407,1 Miliar
2011 : RM 456,1 Miliar
2012 : RM 501,6 Miliar
2013 : RM 547,7 Miliar
2014 : RM 582,8 Miliar
2015 : RM 630,5 Miliar
2016 : RM 648,5 Miliar
2017 : RM 686,8 Miliar
2018 : RM 1,19 Triliun
2019 : RM 1,25 Triliun
2020 : RM 1,32 Triliun
2021 : RM 1,38 Triliun
2022 : RM 1,45 Triliun
2023 : RM 1,53 Triliun
2024 : RM 1,63 Triliun
2025 : RM 1,71 Triliun
2026 : RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malondesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
TAHUN RASIO UTANG TERHADAP GDP (%) 1998–2025
1998 : 35,8%
1999 : 40,4%
2000 : 36,1%
2001 : 42,5%
2002 : 44,9%
2003 : 45,9%
2004 : 45,1%
2005 : 43,8%
2006 : 41,5%
2007 : 41,1%
2008 : 41,3%
2009 : 51,1%
2010 : 52.4%
2011 : 51.8
2012 : 53.3
2013 : 54.7
2014 : 55.0
2015 : 55.1
2016 : 52.7
2017 : 51.9
2018 : 52.5
2019 : 52.4
2020 : 62.0
2021 : 63.3
2022 : 60.2
2023 : 64.3
2024 : 70.4
2025 : 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONDESH PERIODE 1998–2025:
1998 : -1,8% (± USD 33,6 MILIAR)
1999 : -3,2% (± USD 34,3 MILIAR)
2000 : -5,8% (± USD 32,5 MILIAR)
2001 : -5,5% (± USD 38,0 MILIAR)
2002 : -5,6% (± USD 39,5 MILIAR)
2003 : -5,0% (± USD 41,3 MILIAR)
2004 : -4,1% (± USD 41,9 MILIAR)
2005 : -3,6% (± USD 40,7 MILIAR)
2006 : -3,3% (± USD 39,6 MILIAR)
2007 : -3,2% (± USD 39,3 MILIAR)
2008 : -4,8% (± USD 39,3 MILIAR)
2009 : -6,7% (± USD 50,4 MILIAR)
2010 : -5,4% (± USD 51,8 MILIAR)
2011 : -4,8% (± USD 53,7 MILIAR)
2012 : -4,5% (± USD 55,6 MILIAR)
2013 : -3,9% (± USD 55,3 MILIAR)
2014 : -3,4% (± USD 56,9 MILIAR)
2015 : -3,2% (± USD 55,7 MILIAR)
2016 : -3,1% (± USD 54,3 MILIAR)
2017 : -3,0% (± USD 55,6 MILIAR)
2018 : -3,7% (± USD 57,0 MILIAR)
2019 : -3,4% (± USD 67,6 MILIAR)
2020 : -6,2% (± USD 69,1 MILIAR)
2021 : -6,4% (± USD 65,5 MILIAR)
2022 : -5,6% (± USD 69,7 MILIAR)
2023 : -5,0% (± USD 68,3 MILIAR)
2024 : -4,1% (± USD 298,4 MILIAR) (Pemangkasan subsidi)
2025 : -3,8% (± USD 325,6 MILIAR) (Rasionalisasi RON95)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malondesh.
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura 🇸🇬: 347%
2. Malondesh 🇲🇾: 224%
3. Thailand 🇹🇭: 223%
4. Vietnam 🇻🇳: 161%
5. Laos 🇱🇦: ~130 - 150%
6. Filipina 🇵🇭: ~110 - 120%
7. Indonesia 🇮🇩: ~80 - 95%
8. Myanmar 🇲🇲: ~75 - 85%
9. Kamboja 🇰🇭: ~60 - 70%
10. Timor Leste 🇹🇱: ~30 - 40%
11. Brunei 🇧🇳: ~5 - 10%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura 🇸🇬: 176,3%
2. Laos 🇱🇦: ~84,7% - 91%
3. Malondesh 🇲🇾: 70,5%
4. Thailand 🇹🇭: 62,2%
5. Myanmar 🇲🇲: 63,0%
6. Filipina 🇵🇭: 58,8%
7. Indonesia 🇮🇩: 41,1%
8. Vietnam 🇻🇳: ~34% - 37%
9. Kamboja 🇰🇭: ~31,4%
10. Timor Leste 🇹🇱: ~16% - 20%
11. Brunei 🇧🇳: ~2,3%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
---------------------------------
2026 MALONDESH = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALONDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONDESH = PHK MASSAL
2026 MALONDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALONDESH = CANCELLED PROCUREMENT
=============
=============
INDONESIA
2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
(Note: The safety threshold of 60%)
-
2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
(Note: The safety threshold of 60%)
1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
Hapus2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
4. TIAP TAHUN = DEFISIT
5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
-
2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
-
2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
-
SUMBER BERITA RESMI:
New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
-------------------------------
SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
-
1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
-
1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
-
2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
-
2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
-
2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
-
2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
-
2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
-
2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
-
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
-
2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
-
2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
-
2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
-
2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
-------------------------------
DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------
Sektor Pertahanan (SIPRI 2024-2025)
Indonesia (Ekspansi Alutsista): Memiliki daftar panjang transfer senjata modern (1 Lembar Penuh) termasuk:
Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, ANKA-S (Drone), Air Refuel System.
Laut: PPA-L-Plus, Mesin Kapal LM-2500.
Rudal/Mesin: Rudal BORA & KHAN, Mesin TP400-D6.
MALAYSEWA (Stagnasi): Catatan transfer senjata KOSONG (Zero). Tidak ada pengadaan alutsista utama baru yang terdaftar.
-
Krisis Ketahanan Pangan MALAYSEWA
Ketergantungan tinggi pada impor akibat rendahnya tingkat kemandirian lokal:
Krisis Beras: Mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (via Kalimantan Barat) per Mei 2025 untuk stok Sarawak.
Krisis Protein:
Unggas: Menjadi net importer ayam (Juli 2025) dan penghapusan total subsidi telur (Agustus 2025) demi hemat anggaran RM1,2 miliar.
Genetika: Terpaksa impor Ayam GPS (Grand Parent Stock) dari Amerika Serikat untuk memperbaiki kualitas indukan.
Daging Merah: Ketergantungan impor mencapai 90% (Sapi/Kambing) dengan tingkat kemandirian di bawah 15%.
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
HapusGOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP .........
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
SUBSIDY BURDEN: 23.9%
BORROWING TO REPAY DEBT: RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
------------------------------
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------------------
MALAYSEWA DEBT DATA 2026
Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
-
DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
---------------------------------
Analisa Model Pengadaan: "Negara Penyewa" (Leasing)
Krisis Likuiditas: Ketiadaan dana tunai memaksa militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan taktis).
Barter Komoditas: Pengadaan yang tersisa terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) seperti pada kesepakatan FA-50 (Korea Selatan) dan PT-91M (Polandia).
Aset Karatan & Hilang: Proyek LCS mangkrak melibatkan 17 kreditor, diperparah dengan catatan buruk hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet jet tempur.
-
Analisa Reputasi & Diplomasi Internasional
Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS terkait 7 pemain naturalisasi ilegal dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) mencerminkan kegagalan administrasi sistemik.
Kehilangan Posisi Regional: Resmi gagal lolos ke Piala Asia 2027, di mana posisi tersebut kini diambil alih oleh Vietnam, mempertegas penurunan pengaruh MALAYSEWA di ASEAN.
Krisis Identitas: Kritik internal dari pemimpin nasional (Mahathir & Anwar Ibrahim) mengenai kemiskinan struktural dan korupsi proyek negara memperburuk citra di mata investor global.
KASIH PAHAM : NGEMIS 2026 AGUSTUS = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
Hapus• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
-
MALAYDESH=
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
Malaydesh officials have suggested using cassava as a rice substitute. The Speaker of the Dewan Rakyat, Johari Abdul, urged the public to consider cassava as an alternative carbohydrate source
=========
AFRIKA MALAYDESH SINGKONG ✔️
MALAYDESH MALAYDESH SINGKONG ✔️
cassava is a significant staple food for a large portion of the African population, particularly in Sub-Saharan Africa. It is the second most important food staple in terms of per capita calorie consumption on the continent, with roughly two out of every five Africans relying on it as a major source of calories. In some regions, it is consumed daily, sometimes multiple times.
=========
OPLOS BERAS SEJAK 1970
OPLOS BERAS SEJAK 1970
OPLOS BERAS SEJAK 1970
KUALA LUMPUR: Tindakan mencampurkan beras tempatan dan import berlaku sejak tahun 1970-an lagi selepas penubuhan Lembaga Padi dan Beras Negara (LPN), bukannya baru berlaku ketika pentadbiran kerajaan sekarang.
===================
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
Produksi beras di Malaydesh saat ini hanya mencukupi sekitar 40-50% dari kekebutuhanan nasionalnya. Ini berarti Malaydesh mengalami kekurangan beras dan bergantung pada impor untuk memenuhi sisa kekebutuhanan.
===================
HANYA BAYAR FAEDAH =
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
Anwar berkata demikian pada sesi soal jawab Perdana Menteri (PMQ) pada sidang Dewan Rakyat di sini, hari ini.
Menurutnya bayaran tersebut adalah bagi bayaran khidmat hutang atau hanya membayar faedah dan bukan membayar jumlah hutang tertunggak
==================
1.RASIO HUTANG 84.2% DARI GDP
2. HUTANG NEGARA RM 1,63 TRLLIUN
3. HUTANG 1MDB RM 18,2 BILLION
4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
5. HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
6. SEWA SIMULATOR MKM
7. PESAWAT MIG GROUNDED
8. SEWA MOTOR POLIS
9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
15. NO LST
16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
17. NO TANKER
18. NO KCR
19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
20. NO SPH
21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
22. NO HELLFIRE
23. NO MPA ATR72 DELAYED
24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
27. LCS MANGKRAK KARATAN
28. OPV MANGKRAK
29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
32. RADAR GIFTED PAID USA
33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
34. SEWA VVSHORAD
35. SEWA TRUK 3 TON
36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
37. C130H DIGANTI 2045
38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
41. NO TRACKED SPH
42. SEWA SIMULATOR HELI
43. SPH CANCELLED
44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
45. NO PESAWAT COIN
46. PILATUS MK II KARATAN
47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
51. LYNX GROUNDED
52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
56. 4X NGEMIS F18 KUWAIT
57. MENUNGGU 2050 KAPAL SELAM
58. NO TANK AMPHIBI AV8 MOGOK BERASAP
59. 84% NO SAVING EVERY MONTH
60. OVER LIMIT DEBT 65,6% (LIMIT DEBT 65%)
61. MKM BARTER PALM OIL
62. MIG29N BARTER PALM OIL
63. A400M PEMBAYARAN BERPERINGKAT (HUTANG)
64. SCORPENE BARTER PALM OIL
65. PT91M BARTER PALM OIL RUBBER
67. FA50M BARTER PALM OIL
Rupiah kembali ANJLOK!
BalasHapusCecah 18.000++ vs USD
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NEGARA GAGAL = 1998 - 2026
HapusPENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 1998–2026
1998 : RM 165,4 Miliar
1999 : RM 178,3 Miliar
2000 : RM 192,2 Miliar
2001 : RM 207,2 Miliar
2002 : RM 223,3 Miliar
2003 : RM 240,7 Miliar
2004 : RM 259,5 Miliar
2005 : RM 279,7 Miliar
2006 : RM 301,5 Miliar
2007 : RM 325,0 Miliar
2008 : RM 350,4 Miliar
2009 : RM 377,7 Miliar
2010 : RM 407,1 Miliar
2011 : RM 456,1 Miliar
2012 : RM 501,6 Miliar
2013 : RM 547,7 Miliar
2014 : RM 582,8 Miliar
2015 : RM 630,5 Miliar
2016 : RM 648,5 Miliar
2017 : RM 686,8 Miliar
2018 : RM 1,19 Triliun
2019 : RM 1,25 Triliun
2020 : RM 1,32 Triliun
2021 : RM 1,38 Triliun
2022 : RM 1,45 Triliun
2023 : RM 1,53 Triliun
2024 : RM 1,63 Triliun
2025 : RM 1,71 Triliun
2026 : RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malondesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
TAHUN RASIO UTANG TERHADAP GDP (%) 1998–2025
1998 : 35,8%
1999 : 40,4%
2000 : 36,1%
2001 : 42,5%
2002 : 44,9%
2003 : 45,9%
2004 : 45,1%
2005 : 43,8%
2006 : 41,5%
2007 : 41,1%
2008 : 41,3%
2009 : 51,1%
2010 : 52.4%
2011 : 51.8
2012 : 53.3
2013 : 54.7
2014 : 55.0
2015 : 55.1
2016 : 52.7
2017 : 51.9
2018 : 52.5
2019 : 52.4
2020 : 62.0
2021 : 63.3
2022 : 60.2
2023 : 64.3
2024 : 70.4
2025 : 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONDESH PERIODE 1998–2025:
1998 : -1,8% (± USD 33,6 MILIAR)
1999 : -3,2% (± USD 34,3 MILIAR)
2000 : -5,8% (± USD 32,5 MILIAR)
2001 : -5,5% (± USD 38,0 MILIAR)
2002 : -5,6% (± USD 39,5 MILIAR)
2003 : -5,0% (± USD 41,3 MILIAR)
2004 : -4,1% (± USD 41,9 MILIAR)
2005 : -3,6% (± USD 40,7 MILIAR)
2006 : -3,3% (± USD 39,6 MILIAR)
2007 : -3,2% (± USD 39,3 MILIAR)
2008 : -4,8% (± USD 39,3 MILIAR)
2009 : -6,7% (± USD 50,4 MILIAR)
2010 : -5,4% (± USD 51,8 MILIAR)
2011 : -4,8% (± USD 53,7 MILIAR)
2012 : -4,5% (± USD 55,6 MILIAR)
2013 : -3,9% (± USD 55,3 MILIAR)
2014 : -3,4% (± USD 56,9 MILIAR)
2015 : -3,2% (± USD 55,7 MILIAR)
2016 : -3,1% (± USD 54,3 MILIAR)
2017 : -3,0% (± USD 55,6 MILIAR)
2018 : -3,7% (± USD 57,0 MILIAR)
2019 : -3,4% (± USD 67,6 MILIAR)
2020 : -6,2% (± USD 69,1 MILIAR)
2021 : -6,4% (± USD 65,5 MILIAR)
2022 : -5,6% (± USD 69,7 MILIAR)
2023 : -5,0% (± USD 68,3 MILIAR)
2024 : -4,1% (± USD 298,4 MILIAR) (Pemangkasan subsidi)
2025 : -3,8% (± USD 325,6 MILIAR) (Rasionalisasi RON95)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malondesh.
---------------------------------
DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
📉 Apa itu Defisit Fiskal dan Kenapa 1998 Penting?
Defisit fiskal berlaku apabila perbelanjaan kerajaan melebihi pendapatan. Malondesh mula mengalami defisit berterusan sejak Krisis Kewangan Asia 1997–1998, yang menyebabkan:
Kejatuhan nilai ringgit dan pasaran saham.
Penurunan hasil kerajaan akibat kelembapan ekonomi.
Peningkatan perbelanjaan untuk pemulihan ekonomi dan sokongan sosial.
Sejak itu, Malondesh tidak pernah mencatatkan lebihan fiskal, dan defisit kekal menjadi ciri belanjawan tahunan.
📊 Implikasi Defisit Berterusan
Beban hutang meningkat: Untuk menampung defisit, kerajaan perlu berhutang, menyebabkan nisbah hutang kepada KDNK meningkat.
Keterbatasan fiskal: Kurang ruang untuk belanja pembangunan, pendidikan, kesihatan, dan infrastruktur.
Risiko kepada generasi akan datang: Sultan Ibrahim mempersoalkan sama ada hutang ini akan diwariskan kepada generasi muda
=============
=============
INDONESIA
(Note: The safety threshold of 60%)
-
2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
NEGARA GAGAL = 1998 - 2026
HapusPENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 1998–2026
1998 : RM 165,4 Miliar
1999 : RM 178,3 Miliar
2000 : RM 192,2 Miliar
2001 : RM 207,2 Miliar
2002 : RM 223,3 Miliar
2003 : RM 240,7 Miliar
2004 : RM 259,5 Miliar
2005 : RM 279,7 Miliar
2006 : RM 301,5 Miliar
2007 : RM 325,0 Miliar
2008 : RM 350,4 Miliar
2009 : RM 377,7 Miliar
2010 : RM 407,1 Miliar
2011 : RM 456,1 Miliar
2012 : RM 501,6 Miliar
2013 : RM 547,7 Miliar
2014 : RM 582,8 Miliar
2015 : RM 630,5 Miliar
2016 : RM 648,5 Miliar
2017 : RM 686,8 Miliar
2018 : RM 1,19 Triliun
2019 : RM 1,25 Triliun
2020 : RM 1,32 Triliun
2021 : RM 1,38 Triliun
2022 : RM 1,45 Triliun
2023 : RM 1,53 Triliun
2024 : RM 1,63 Triliun
2025 : RM 1,71 Triliun
2026 : RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malondesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
TAHUN RASIO UTANG TERHADAP GDP (%) 1998–2025
1998 : 35,8%
1999 : 40,4%
2000 : 36,1%
2001 : 42,5%
2002 : 44,9%
2003 : 45,9%
2004 : 45,1%
2005 : 43,8%
2006 : 41,5%
2007 : 41,1%
2008 : 41,3%
2009 : 51,1%
2010 : 52.4%
2011 : 51.8
2012 : 53.3
2013 : 54.7
2014 : 55.0
2015 : 55.1
2016 : 52.7
2017 : 51.9
2018 : 52.5
2019 : 52.4
2020 : 62.0
2021 : 63.3
2022 : 60.2
2023 : 64.3
2024 : 70.4
2025 : 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONDESH PERIODE 1998–2025:
1998 : -1,8% (± USD 33,6 MILIAR)
1999 : -3,2% (± USD 34,3 MILIAR)
2000 : -5,8% (± USD 32,5 MILIAR)
2001 : -5,5% (± USD 38,0 MILIAR)
2002 : -5,6% (± USD 39,5 MILIAR)
2003 : -5,0% (± USD 41,3 MILIAR)
2004 : -4,1% (± USD 41,9 MILIAR)
2005 : -3,6% (± USD 40,7 MILIAR)
2006 : -3,3% (± USD 39,6 MILIAR)
2007 : -3,2% (± USD 39,3 MILIAR)
2008 : -4,8% (± USD 39,3 MILIAR)
2009 : -6,7% (± USD 50,4 MILIAR)
2010 : -5,4% (± USD 51,8 MILIAR)
2011 : -4,8% (± USD 53,7 MILIAR)
2012 : -4,5% (± USD 55,6 MILIAR)
2013 : -3,9% (± USD 55,3 MILIAR)
2014 : -3,4% (± USD 56,9 MILIAR)
2015 : -3,2% (± USD 55,7 MILIAR)
2016 : -3,1% (± USD 54,3 MILIAR)
2017 : -3,0% (± USD 55,6 MILIAR)
2018 : -3,7% (± USD 57,0 MILIAR)
2019 : -3,4% (± USD 67,6 MILIAR)
2020 : -6,2% (± USD 69,1 MILIAR)
2021 : -6,4% (± USD 65,5 MILIAR)
2022 : -5,6% (± USD 69,7 MILIAR)
2023 : -5,0% (± USD 68,3 MILIAR)
2024 : -4,1% (± USD 298,4 MILIAR) (Pemangkasan subsidi)
2025 : -3,8% (± USD 325,6 MILIAR) (Rasionalisasi RON95)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malondesh.
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura 🇸🇬: 347%
2. Malondesh 🇲🇾: 224%
3. Thailand 🇹🇭: 223%
4. Vietnam 🇻🇳: 161%
5. Laos 🇱🇦: ~130 - 150%
6. Filipina 🇵🇭: ~110 - 120%
7. Indonesia 🇮🇩: ~80 - 95%
8. Myanmar 🇲🇲: ~75 - 85%
9. Kamboja 🇰🇭: ~60 - 70%
10. Timor Leste 🇹🇱: ~30 - 40%
11. Brunei 🇧🇳: ~5 - 10%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura 🇸🇬: 176,3%
2. Laos 🇱🇦: ~84,7% - 91%
3. Malondesh 🇲🇾: 70,5%
4. Thailand 🇹🇭: 62,2%
5. Myanmar 🇲🇲: 63,0%
6. Filipina 🇵🇭: 58,8%
7. Indonesia 🇮🇩: 41,1%
8. Vietnam 🇻🇳: ~34% - 37%
9. Kamboja 🇰🇭: ~31,4%
10. Timor Leste 🇹🇱: ~16% - 20%
11. Brunei 🇧🇳: ~2,3%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
---------------------------------
2026 MALONDESH = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALONDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONDESH = PHK MASSAL
2026 MALONDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALONDESH = CANCELLED PROCUREMENT
=============
=============
INDONESIA
2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
(Note: The safety threshold of 60%)
-
2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
(Note: The safety threshold of 60%)
PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
HapusPENGELUARAN : RM470 Miliar
RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
-
FA-50M VERSI MURAH FA50PL✔️
LMS B2 VERSI MURAH BABUR CLASS✔️
MD530G VERSI SIPIL MURAH AH-6i✔️
-
2026
Populasi: 36.38 juta
Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
Beban per Kapita: RM 94,544
-
2025
Populasi: 35.97 juta
Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
Beban per Kapita: RM 81,998
-
2024
Populasi: 34.67 juta
Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
Beban per Kapita: RM 79,315
-
2023
Populasi: 35.12 juta
Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
Beban per Kapita: RM 74,587
-
2022
Populasi: 34.69 juta
Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
Beban per Kapita: RM 70,901
-
2021
Populasi: 34.28 juta
Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
Beban per Kapita: RM 67,667
-
2020
Populasi: 33.87 juta
Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
Beban per Kapita: RM 63,464
-
2019
Populasi: 33.45 juta
Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
Beban per Kapita: RM 60,179
-
2018
Populasi: 33.00 juta
Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
Beban per Kapita: RM 57,605
-
2017
Populasi: 32.54 juta
Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
Beban per Kapita: RM 54,910
-
2016
Populasi: 32.04 juta
Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
Beban per Kapita: RM 52,699
-
2015
Populasi: 31.52 juta
Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
Beban per Kapita: RM 51,253
-
2014
Populasi: 30.98 juta
Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
Beban per Kapita: RM 47,927
-
2013
Populasi: 30.42 juta
Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
Beban per Kapita: RM 44,992
-
2012
Populasi: 29.85 juta
Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
Beban per Kapita: RM 41,326
-
2011
Populasi: 29.26 juta
Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
Beban per Kapita: RM 37,904
-
2010
Populasi: 28.65 juta
Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
Beban per Kapita: RM 34,488
-
2009
Populasi: 28.04 juta
Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
Beban per Kapita: RM 31,326
-
2008
Populasi: 27.45 juta
Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
Beban per Kapita: RM 26,155
-
2007
Populasi: 26.86 juta
Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 25,316
-
2006
Populasi: 26.26 juta
Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
Beban per Kapita: RM 23,381
-
2005
Populasi: 25.66 juta
Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 21,940
-
2004
Populasi: 25.06 juta
Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
Beban per Kapita: RM 20,550
-
2003
Populasi: 24.46 juta
Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 18,560
-
2002
Populasi: 23.87 juta
Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 16,798
-
2001
Populasi: 23.28 juta
Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
Beban per Kapita: RM 15,162
-
2000
Populasi: 22.69 juta
Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
Beban per Kapita: RM 13,574
-
1999
Populasi: 22.11 juta
Debt Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
Debt Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
Beban per Kapita: RM 12,210
-
1998
Populasi: 21.53 juta
Debt Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
Debt Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
Beban per Kapita: RM 10,821
IDN : SIPRI SHOPPING VS MY : 2 TAHUN SIPRI KOSONG
HapusIDN : BUYING VERSUS MY : LEASING 15 YEARS
IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
-
Perbandingan kondisi ekonomi dan pengadaan militer antara Indonesia dan MALONYET:
1. Perbandingan Kesehatan Fiskal
Indonesia: Berada dalam zona aman dengan rasio utang pemerintah 40% dari PDB, jauh di bawah batas limit undang-undang sebesar 60%. Utang rumah tangga juga sangat rendah (16% dari PDB), menunjukkan daya beli yang lebih mandiri.
MALONYET: Mengalami kondisi "Overlimit". Rasio utang pemerintah mencapai 69% (melampaui batas 65%) dan utang rumah tangga sangat ekstrem di angka 84,3% - 85,8% dari PDB.
-
2. Beban Utang Per Kapita
MALONYET menghadapi tekanan berat di mana setiap warga negara menanggung beban utang kumulatif sebesar RM 81.998 (RM 36.139 utang pemerintah + RM 45.859 utang rumah tangga). Hal ini mengindikasikan ketergantungan tinggi pada kredit untuk gaya hidup dan operasional negara.
-
3. Gagal Bayar & Defisit Pembangunan
Data menunjukkan tren "Hutang Bayar Hutang" di MALONYET sejak 2010 hingga 2025 dengan kenaikan konsisten dari USD 150 miliar ke USD 375 miliar. Meskipun terjadi 5 kali pergantian Perdana Menteri (PM) dan Menteri Keuangan (MOF), klaim pelunasan utang tahun 2053 dinilai gagal karena utang terus bertambah.
-
4. Dampak pada Militer (Status Zonk)
Akibat "Kekangan Kewangan" (krisis keuangan), proyek strategis pertahanan MALONYET mengalami kegagalan total (Zonk/Mangkrak):
MRCA (Pesawat Tempur): Tidak ada pengadaan sejak 2017.
LCS (Kapal Perang): Proyek mangkrak sejak 2011.
SPH & MRSS: Tanpa kepastian pengadaan sejak 2016.
Kesimpulan Akhir: Sementara Indonesia menjaga disiplin fiskal untuk stabilitas jangka panjang, MALONYET terjebak dalam spiral utang yang melumpuhkan kemampuan belanja modal negara, terutama dalam modernisasi alutsista yang hanya menjadi komoditas "bual" (janji kosong) politik.
________________________________________
MISKIN = 2026 FREEZES PROCUREMENT - 2023 CANCELLED PROCUREMENT
MISKIN = FEDERAL GOVERNMENT DEBT = PER PEOPLE : RM 36,139
MISKIN = HOUSEHOLD DEBT = PER PEOPLE : RM 45,859.
GOV + HOUSEHOLD = PER PEOPLE : RM 94.544
-
2026 =
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
-
Detail Konfirmasi Resmi
Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan MALONYET, Adly Zahari.
Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen MALONYET) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
________________________________________
GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.
________________________________________
🤣ON TERUS : BATAL = SIPRI LEMBAR KOSONG🤣
IDN : SIPRI SHOPPING VS MY : 2 TAHUN SIPRI KOSONG
HapusIDN : BUYING VERSUS MY : LEASING 15 YEARS
IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
-
Perbandingan kondisi ekonomi dan pengadaan militer antara Indonesia dan MALONYET:
1. Perbandingan Kesehatan Fiskal
Indonesia: Berada dalam zona aman dengan rasio utang pemerintah 40% dari PDB, jauh di bawah batas limit undang-undang sebesar 60%. Utang rumah tangga juga sangat rendah (16% dari PDB), menunjukkan daya beli yang lebih mandiri.
MALONYET: Mengalami kondisi "Overlimit". Rasio utang pemerintah mencapai 69% (melampaui batas 65%) dan utang rumah tangga sangat ekstrem di angka 84,3% - 85,8% dari PDB.
-
2. Beban Utang Per Kapita
MALONYET menghadapi tekanan berat di mana setiap warga negara menanggung beban utang kumulatif sebesar RM 81.998 (RM 36.139 utang pemerintah + RM 45.859 utang rumah tangga). Hal ini mengindikasikan ketergantungan tinggi pada kredit untuk gaya hidup dan operasional negara.
-
3. Gagal Bayar & Defisit Pembangunan
Data menunjukkan tren "Hutang Bayar Hutang" di MALONYET sejak 2010 hingga 2025 dengan kenaikan konsisten dari USD 150 miliar ke USD 375 miliar. Meskipun terjadi 5 kali pergantian Perdana Menteri (PM) dan Menteri Keuangan (MOF), klaim pelunasan utang tahun 2053 dinilai gagal karena utang terus bertambah.
-
4. Dampak pada Militer (Status Zonk)
Akibat "Kekangan Kewangan" (krisis keuangan), proyek strategis pertahanan MALONYET mengalami kegagalan total (Zonk/Mangkrak):
MRCA (Pesawat Tempur): Tidak ada pengadaan sejak 2017.
LCS (Kapal Perang): Proyek mangkrak sejak 2011.
SPH & MRSS: Tanpa kepastian pengadaan sejak 2016.
Kesimpulan Akhir: Sementara Indonesia menjaga disiplin fiskal untuk stabilitas jangka panjang, MALONYET terjebak dalam spiral utang yang melumpuhkan kemampuan belanja modal negara, terutama dalam modernisasi alutsista yang hanya menjadi komoditas "bual" (janji kosong) politik.
________________________________________
MEMALUKAN ASEAN ...... NGEMIS 4x = BATAL
-
2026 = CANCELLED F18
2025-2021 = NGEMIS F18
2025-2021 = MEMBUAL F18
-
Sumber Berita Utama
New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
Bernama: Kantor berita nasional MALONYET yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah MALONYET berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
________________________________________GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
PADU GUYS....😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
-18 BUAH SU30MKM
-38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
-18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
-
GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
BEZA ya guys... HAHAHAHA
MALONYET...
F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALONYET nanti...
-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
horeyyyyy...F18 come to PAPA
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
Come to papa F18C/D..... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
________________________________________
🤣ON TERUS : BATAL = SIPRI LEMBAR KOSONG🤣
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
Hapus-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
-------------------------------
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: TATA KELOLA HANCUR & MISKIN
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat krisis ekonomi (Reuters).
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat tinggi.
2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
________________________________________
KEGAGALAN MANAJEMEN KONTRAK (AUDITOR GENERAL 2025):
Skandal Kendaraan Gempita: Keterlambatan pengiriman 68 unit kendaraan lapis baja mengakibatkan denda RM 162,75 Juta, namun denda baru diklaim terlambat dua tahun.
Pembayaran Buta: Pembayaran penuh tetap dilakukan kepada kontraktor meskipun tenggat waktu pengiriman telah terlewati.
Denda Tak Tertagih: Sebanyak RM 167 Juta total denda keterlambatan belum ditagih oleh Kemenhan (Mindef) dari para kontraktor bermasalah.
Pelanggaran Regulasi: Pengadaan batch kecil senilai RM 107,54 Juta (2020-2023) dilakukan tanpa tender terbuka, melanggar aturan pengadaan di atas RM 500.000.
Krisis Suku Cadang: Layanan pemeliharaan dan suku cadang tertunda lebih dari 200 hari, melumpuhkan kesiapan tempur pasukan di lapangan.
________________________________________
KORUPSI, KRONISME & KETERGANTUNGAN MAKELAR:
Kecaman Raja: Raja MALONSIA mengutuk ketergantungan Kemenhan pada "salesmen" dan membatalkan sewa Black Hawk 30 tahun yang disebut sebagai "Peti Mati Terbang".
Tender Tertutup: Hanya 20–30% kontrak besar yang melalui tender terbuka; sisanya adalah penunjukan langsung ke perusahaan kroni politik.
Skandal Scorpene: Kasus kapal selam yang melibatkan komisi ilegal dan perantara asing, merusak integritas rahasia negara.
Otomatisasi Mismanajemen: Penggunaan perusahaan cangkang (shell companies) dalam proyek LCS untuk mengalihkan dana negara sebesar RM 1,4 Miliar demi menutup hutang proyek gagal masa lalu.
________________________________________
KELEMAHAN STRATEGIS & SUMBER DAYA MANUSIA:
Ketergantungan Asing: Kemampuan produksi pertahanan domestik yang sangat lemah menyebabkan ketergantungan total pada vendor asing yang mahal.
Brain Drain: Angkatan Bersenjata kesulitan mempertahankan personel terampil di bidang teknis (teknisi kapal dan pemeliharaan penerbangan).
Doktrin Usang: Pelatihan menggunakan alutsista kuno mengurangi efisiensi operasional dan interoperabilitas dengan militer modern.
1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
Hapus2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
4. TIAP TAHUN = DEFISIT
5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
-
2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
-
2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
-
SUMBER BERITA RESMI:
New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
-------------------------------
SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
-
1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
-
1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
-
2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
-
2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
-
2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
-
2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
-
2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
-
2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
-
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
-
2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
-
2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
-
2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
-
2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
-------------------------------
DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------
Krisis Hutang & Beban Rakyat MALAYSEWA (2025)
Beban finansial yang mencapai titik kritis secara nasional maupun personal:
Hutang Pemerintah: Proyeksi melonjak hingga RM1,71 Triliun (69% dari PDB).
Hutang Rumah Tangga: Sangat tinggi di angka RM1,73 Triliun (85,8% dari PDB).
Beban Per Kapita (Rata-rata per orang):
Tanggungan Hutang Pemerintah: RM36.139 / orang.
Tanggungan Hutang Rumah Tangga: RM45.859 / orang.
Total Beban Hutang Gabungan: Mendekati RM82.000 per warga negara.
-
Perbandingan Strategis
Indonesia: Fokus pada penguatan kedaulatan militer dan menjadi eksportir pangan (beras) bagi tetangga.
MALAYSEWA: Menghadapi "Triple Crisis" (Hutang, Pangan, dan Alutsista). Prioritas anggaran bergeser dari modernisasi militer ke stabilitas perut rakyat dan pembayaran bunga hutang.
LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
HapusSEWA HELI : 119 HELI BARU
LMS B2 : TERMURAH
FA50M : TERMURAH
-
⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
--------------------------------
🚁 SEWA VS BELI AW149
Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
--------------------------------
🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
---------------------------------
🛩️ JET TEMPUR FA-50
FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
--------------------------------
1. Performa Belanja (SIPRI & Kontrak)
Indonesia (Full Shopping): Lembar pengadaan penuh alutsista Tier-1 (Rafale F-4, KAAN, A400M, Rudal Khan). Nilai kontrak dengan Turki saja mencapai USD 12–13 Miliar.
MALONYET (Zonk): Status 2 Tahun SIPRI Kosong. Tidak ada kontrak strategis baru. Nilai belanja dengan Turki hanya USD 1,17 Miliar (hanya 9% dari nilai Indonesia).
---------------------------------
2. Status Kepemilikan & Pembayaran
Indonesia (Owner): Membeli tunai/kredit sehat dengan Transfer Teknologi (ToT) dan produksi lokal (PT Pindad, PT DI).
MALONYET (Renter & Barter): Terjebak skema Barter Sawit (MKM, FA-50, Scorpene) dan Sewa (Leasing) masif pada helikopter, pesawat latih, hingga motor patroli karena tidak mampu membayar DP.
---------------------------------
3. Kesehatan Fiskal & Beban Utang
Indonesia (Safe): Utang pemerintah rendah (41,1% GDP), memberikan ruang fiskal luas untuk modernisasi militer.
MALONYET (Overlimit): Utang pemerintah menembus 70,5% GDP (melewati limit aman 65%). Total utang gabungan (Publik + Rumah Tangga) mencapai 224% GDP.
---------------------------------
4. Beban Rakyat (Per Kapita 2025)
Beban Utang: Setiap warga MALONYET menanggung beban utang gabungan rata-rata RM 82.000 per orang.
Dampak Sosial: Tekanan ekonomi memicu krisis mental (1 dari 3 orang gangguan jiwa) dan badai PHK massal (300.000+ pengangguran baru).
---------------------------------
5. Kesimpulan Strategis
Indonesia: Membangun Hegemoni Regional dengan kepemilikan aset absolut dan teknologi siluman (KAAN).
MALONYET: Mengalami Kelumpuhan Pertahanan; militer berubah fungsi dari "pelindung kedaulatan" menjadi "penyewa aset swasta" akibat kebangkrutan fiskal
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
MEMBUAL SAMPAI MAMPUS
HapusFA50M LEBIH CANGGIH KOREA = LACK BVRM
MKM LEBIH CANGGIH RUSIA = LACK MAINTENANCE
LCS LEBIH CANGGIH FREGAT = MANGKRAK 2035
-
1. Klaim Varian FA-50 (Malaysia vs. Korea Selatan & Negara Lain)
• Klaim Netizen: Varian FA-50 yang dibeli Malaysia (FA-50 Block 20) diklaim jauh lebih canggih dan berkemampuan tinggi daripada yang dioperasikan oleh pembuatnya sendiri (Korea Selatan), serta negara pengguna lain seperti Thailand, Filipina, dan Indonesia.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Malaysia menandatangani kontrak untuk varian FA-50 Block 20 yang dilengkapi dengan radar canggih Active Electronically Scanned Array (AESA) PhantomStrike dan kemampuan pengisian bahan bakar di udara (probe-and-drogue).
o Masalah: Mengklaim varian ini "lebih hebat dari negara pembuat" adalah miskonsepsi. Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF) mengoperasikan varian yang disesuaikan dengan kebutuhan doktrin pertahanan mereka sendiri dan saat ini mereka juga sedang mendesain upgrade armada mereka. Kecanggihan varian ekspor adalah hal wajar karena dibeli di tahun yang lebih baru (teknologi lebih mutakhir), bukan karena keunggulan industri negara pembeli atas negara pembuat.
--------------------------------
2. Klaim Su-30MKM (Malaysia vs. Su-30 Rusia)
• Klaim Netizen: Klaim bahwa Su-30MKM milik Malaysia lebih hebat daripada Su-30 asli milik Rusia.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Su-30MKM memang merupakan varian yang sangat terintegrasi dengan teknologi multinasional. Pesawat ini menggabungkan badan pesawat (airframe) Rusia dengan sistem avionik canggih dari Prancis (Thales) dan Afrika Selatan.
o Masalah: Meskipun avionik Barat pada masa itu memberikan keunggulan dalam hal interaktivitas dan deteksi, mengklaimnya mutlak "lebih hebat dari Rusia" mengabaikan fakta ketergantungan rantai pasok. Masalah utama Su-30MKM di kemudian hari adalah tingkat kesiapan tempur (readiness rate) yang rendah akibat kesulitan suku cadang dan biaya perawatan yang sangat tinggi dari Rusia, yang terbukti menghambat operasional armada tersebut.
--------------------------------
3. Skandal Proyek LCS Maharaja Lela (Klaim vs. Realita 15 Tahun)
• Klaim Netizen: Klaim bahwa kapal Littoral Combat Ship (LCS) kelas Maharaja Lela lebih besar, canggih, dan hebat dari desain asli Naval Group Prancis, namun nyatanya proyek ini mangkrak selama 15 tahun dan belum selesai.
• Fakta & Masalah:
o Fakta: Desain LCS Malaysia berbasis pada kapal korvet kelas Gowind milik Naval Group Prancis yang diperbesar menjadi kelas fregat.
o Masalah Manajemen Proyek: Ini adalah salah satu skandal pengadaan militer terbesar di Malaysia. Proyek yang dimulai sekitar tahun 2011-2013 mengalami penundaan masif akibat salah urus keuangan, perubahan desain di tengah jalan tanpa persetujuan, dan masalah likuiditas kontraktor lokal (Boustead Heavy Industries Corporation). Hingga tahun 2026, kapal pertama (Maharaja Lela) masih dalam proses penyelesaian dan pengujian, mengalami keterlambatan bertahun-tahun dari jadwal asli dengan pembengkakan anggaran yang masif.
________________________________________
Kesimpulan Hubungan Antar Masalah
Pola yang terjadi pada narasi-narasi di atas menunjukkan adanya kesenjangan antara "Spesifikasi di Atas Kertas" dengan "Realita Operasional & Manajemen Proyek". Netizen sering kali fokus pada brosur teknologi (radar baru, rudal baru) untuk membual di media sosial, namun mengabaikan masalah fundamental seperti keterlambatan produksi (kasus LCS) atau tingginya biaya pemeliharaan dan ketergantungan logistik eksternal (kasus Su-30MKM).
IDN : SIPRI SHOPPING VS MY : 2 TAHUN SIPRI KOSONG
BalasHapusIDN : BUYING VERSUS MY : LEASING 15 YEARS
IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
-
Perbandingan kondisi ekonomi dan pengadaan militer antara Indonesia dan MALONYET:
1. Perbandingan Kesehatan Fiskal
Indonesia: Berada dalam zona aman dengan rasio utang pemerintah 40% dari PDB, jauh di bawah batas limit undang-undang sebesar 60%. Utang rumah tangga juga sangat rendah (16% dari PDB), menunjukkan daya beli yang lebih mandiri.
MALONYET: Mengalami kondisi "Overlimit". Rasio utang pemerintah mencapai 69% (melampaui batas 65%) dan utang rumah tangga sangat ekstrem di angka 84,3% - 85,8% dari PDB.
-
2. Beban Utang Per Kapita
MALONYET menghadapi tekanan berat di mana setiap warga negara menanggung beban utang kumulatif sebesar RM 81.998 (RM 36.139 utang pemerintah + RM 45.859 utang rumah tangga). Hal ini mengindikasikan ketergantungan tinggi pada kredit untuk gaya hidup dan operasional negara.
-
3. Gagal Bayar & Defisit Pembangunan
Data menunjukkan tren "Hutang Bayar Hutang" di MALONYET sejak 2010 hingga 2025 dengan kenaikan konsisten dari USD 150 miliar ke USD 375 miliar. Meskipun terjadi 5 kali pergantian Perdana Menteri (PM) dan Menteri Keuangan (MOF), klaim pelunasan utang tahun 2053 dinilai gagal karena utang terus bertambah.
-
4. Dampak pada Militer (Status Zonk)
Akibat "Kekangan Kewangan" (krisis keuangan), proyek strategis pertahanan MALONYET mengalami kegagalan total (Zonk/Mangkrak):
MRCA (Pesawat Tempur): Tidak ada pengadaan sejak 2017.
LCS (Kapal Perang): Proyek mangkrak sejak 2011.
SPH & MRSS: Tanpa kepastian pengadaan sejak 2016.
Kesimpulan Akhir: Sementara Indonesia menjaga disiplin fiskal untuk stabilitas jangka panjang, MALONYET terjebak dalam spiral utang yang melumpuhkan kemampuan belanja modal negara, terutama dalam modernisasi alutsista yang hanya menjadi komoditas "bual" (janji kosong) politik.
________________________________________
MEMALUKAN ASEAN ...... NGEMIS 4x = BATAL
-
2026 = CANCELLED F18
2025-2021 = NGEMIS F18
2025-2021 = MEMBUAL F18
-
Sumber Berita Utama
New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
Bernama: Kantor berita nasional MALONYET yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah MALONYET berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
________________________________________GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
PADU GUYS....😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
-18 BUAH SU30MKM
-38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
-18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
-
GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
BEZA ya guys... HAHAHAHA
MALONYET...
F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALONYET nanti...
-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
horeyyyyy...F18 come to PAPA
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
Come to papa F18C/D..... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
________________________________________
🤣ON TERUS : BATAL = SIPRI LEMBAR KOSONG🤣
MALONSIA KLAIM CASH KAYA = GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP:
BalasHapus-
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
--------------------------------
2026 MALONSIA = CUT BUDGET
MALONSIA’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
--------------------------------
Mei 2026 : NSM BANNED
Norwegia memblokir pengiriman NSM ke MALONSIA akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
--------------------------------
2026 = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
--------------------------------
2025 SIPRI MALONSIA = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
--------------------------------
2024 SIPRI MALONSIA = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
--------------------------------
2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
--------------------------------
2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
--------------------------------
Februari 2026 F/A-18 : BATAL
Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
--------------------------------
📌 1. MALONSIA Defence White Paper (DWP) 2019
a. Objective
• The DWP 2019 was intended as MALONSIA ’s first long-term defense roadmap.
• Goals:
o Identify threats and security priorities (maritime security, terrorism, cyber, regional tensions).
o Outline modernization plans for Navy, Air Force, and Army through 2030.
o Provide guidance for procurement, O&M, and capability building.
b. Proposed Approach
• 10-year horizon (2021–2030) for modernization.
• Emphasis on:
o Upgrading aging ships, aircraft, and armored vehicles.
o Strengthening maritime and air defense.
o Developing cyber, UAV, and special operations capabilities.
c. Failure Reasons
1. Political Collapse
o Pakatan Harapan government fell in 2020.
o DWP implementation depended on continuity of political support, which disappeared.
2. No Legal/Institutional Backing
o Unlike Singapore or Indonesia, MALONSIA has no law forcing successive governments to follow the plan.
3. Short-Term Budgeting
o MALONSIA still allocates budgets year-by-year, leaving little certainty for multi-year projects.
4. Budget Constraints
o Small overall defense budget (~1% of GDP) → most plans remained aspirational.
5. Result
o Modernization projects delayed or cancelled.
o Navy still waits for LCS ships, Air Force stuck with aging jets, Army using 1980s APCs.
👉 DWP became a paper plan with little real impact.
------------------------------
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
MALONSIA KLAIM CASH KAYA = GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP:
BalasHapus-
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
--------------------------------
2026 MALONSIA = CUT BUDGET
MALONSIA’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
--------------------------------
Mei 2026 : NSM BANNED
Norwegia memblokir pengiriman NSM ke MALONSIA akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
--------------------------------
2026 = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
--------------------------------
2025 SIPRI MALONSIA = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
--------------------------------
2024 SIPRI MALONSIA = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
--------------------------------
2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
--------------------------------
2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
--------------------------------
Februari 2026 F/A-18 : BATAL
Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
--------------------------------
📌 1. Budget Size in Absolute Terms
• MALONSIA ’s defense budget (2024–2025 estimates) is roughly RM15–18 billion/year (~USD 3.5–4.0 billion).
• For a country with ~32 million people and a sizeable military, this is relatively small, especially for modernization programs.
👉 MALONSIA spends far less in absolute terms than Singapore or Indonesia, and even its GDP percentage is low.
________________________________________
📌 2. Causes of Small Budget
a. Limited Fiscal Space
• MALONSIA has high public debt (~69% of GDP) and large annual deficits.
• Revenue collection is constrained due to:
o GST abolished 2018 → RM15–20B revenue lost per year
o Heavy dependence on volatile oil & gas revenues
• Consequently, the government must prioritize social programs, subsidies, and civil service salaries over defense.
b. Perceived Low Threat
• MALONSIA sees itself as geographically secure, facing no direct high-intensity threat.
• Politically, it’s easier to allocate more funds to welfare than to defense.
c. Political Short-Termism
• Defense modernization takes decades to complete, but politicians prefer quick-return spending (cash aid, subsidies, infrastructure projects).
________________________________________
📌 3. Effects of Small Budget
a. Limited Procurement
• MALONSIA cannot purchase enough modern platforms:
o Fighter jets, frigates, submarines, armored vehicles
• Leads to piecemeal acquisition rather than coherent modernization.
b. Maintenance & Spare Parts Shortages
• Small O&M allocation → aircraft, ships, and vehicles are grounded.
• Examples:
o Only ~4 of 18 Su-30MKMs airworthy at one point
o Navy relies on 1980s corvettes due to LCS delays
------------------------------
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
BalasHapus-
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
--------------------------------
2026 MALONSIA = CUT BUDGET
MALONSIA’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
--------------------------------
Mei 2026 : NSM BANNED
Norwegia memblokir pengiriman NSM ke MALONSIA akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
--------------------------------
2026 = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
--------------------------------
2025 SIPRI MALONSIA = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
--------------------------------
2024 SIPRI MALONSIA = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
--------------------------------
2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
--------------------------------
2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
--------------------------------
Februari 2026 F/A-18 : BATAL
Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
--------------------------------
📌 1. Limited Procurement & Modernization
• MALONSIA ’s annual defense budget (~RM15–18 billion, 1% of GDP) is insufficient for large-scale procurement.
• Effects:
o Fighter jets: MRCA replacement program delayed; RMAF still uses aging F/A-18D Hornets, Hawks, and Su-30MKMs with limited operational readiness.
o Navy: LCS project stalled for over a decade; old corvettes and patrol ships remain in service.
o Army: Many vehicles like Condor APCs and older artillery pieces are still in use because modernization is unaffordable.
• Result: MALONSIA acquires equipment piecemeal instead of building a balanced, modern force.
________________________________________
📌 2. Underfunded Operations & Maintenance (O&M)
• Only ~20–25% of the budget is allocated to fuel, spare parts, repairs, training.
• Effects:
o Many aircraft and ships are grounded due to maintenance backlogs.
o Pilots and crews get fewer training hours, reducing readiness.
o Aging vehicles and ships wear out faster, accelerating obsolescence.
• Examples:
o Only ~4 of 18 Su-30MKMs were airworthy at one point.
o Navy relies on ships built in the 1980s due to delays in LCS delivery.
________________________________________
📌 3. Personnel vs Capability Imbalance
• ~60% of the budget goes to salaries and pensions.
• Consequences:
o Large manpower (110,000 active personnel) cannot be properly equipped.
o Military is “people-heavy but equipment-light,” limiting operational effectiveness.
• Soldiers are well-paid but often lack modern tools or transport, reducing combat effectiveness.
________________________________________
📌 4. Reduced Readiness
• Small budget and underfunding of O&M → low operational readiness:
o Aircraft, ships, and armored vehicles often not deployable.
o Training exercises are limited due to fuel and maintenance costs.
• MALONSIA cannot sustain continuous deterrence or regional presence, unlike Singapore or Indonesia.
------------------------------
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
BUKTI INDIANESIA NGEMIS BERAS KE MALAYSIA... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
BalasHapusBulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
NGEMIS hingga mengejar ke MALAYSIA MINTA BERAS nya dibeli... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusPemerintah Kirim Tim ke Sarawak, Lanjutkan Negosiasi Ekspor Beras ke Malaysia
https://ekonomi.republika.co.id/berita/tfsda0490/pemerintah-kirim-tim-ke-sarawak-lanjutkan-negosiasi-ekspor-beras-ke-malaysia
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
NGEMIS hingga mengejar ke MALAYSIA MINTA BERAS nya dibeli... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusPemerintah Kirim Tim ke Sarawak, Lanjutkan Negosiasi Ekspor Beras ke Malaysia
https://ekonomi.republika.co.id/berita/tfsda0490/pemerintah-kirim-tim-ke-sarawak-lanjutkan-negosiasi-ekspor-beras-ke-malaysia
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
NGEMIS ke MALAYSIA guys... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusBulog Kejar Ekspor Beras ke Sarawak, Peluang Baru bagi Petani dan Perdagangan Kalbar
https://pontianakpost.jawapos.com/amp/ekonomi/2607150104/bulog-kejar-ekspor-beras-ke-sarawak-peluang-baru-bagi-petani-dan-perdagangan-kalbar
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
NGEMIS ke MALAYSIA guys... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusBulog Kejar Ekspor Beras ke Sarawak, Peluang Baru bagi Petani dan Perdagangan Kalbar
https://pontianakpost.jawapos.com/amp/ekonomi/2607150104/bulog-kejar-ekspor-beras-ke-sarawak-peluang-baru-bagi-petani-dan-perdagangan-kalbar
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
NGEMIS ke MALAYSIA guys... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusBulog Kejar Ekspor Beras ke Sarawak, Peluang Baru bagi Petani dan Perdagangan Kalbar
https://pontianakpost.jawapos.com/amp/ekonomi/2607150104/bulog-kejar-ekspor-beras-ke-sarawak-peluang-baru-bagi-petani-dan-perdagangan-kalbar
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
NGEMIS ke MALAYSIA guys... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusBulog Kejar Ekspor Beras ke Sarawak, Peluang Baru bagi Petani dan Perdagangan Kalbar
https://pontianakpost.jawapos.com/amp/ekonomi/2607150104/bulog-kejar-ekspor-beras-ke-sarawak-peluang-baru-bagi-petani-dan-perdagangan-kalbar
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
TERNYATA YANG NGEMIS BERAS NI BUKAN MALAYSIA TAPI INDIANESIA... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapus2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
TERNYATA YANG NGEMIS BERAS NI BUKAN MALAYSIA TAPI INDIANESIA... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusKASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
Malah hingga MENGEJAR MALAYSIA MINTA BERAS nya dibeli guys... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusBulog Kejar Ekspor Beras ke Sarawak, Peluang Baru bagi Petani dan Perdagangan Kalbar
https://pontianakpost.jawapos.com/amp/ekonomi/2607150104/bulog-kejar-ekspor-beras-ke-sarawak-peluang-baru-bagi-petani-dan-perdagangan-kalbar
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusINDON.... Beban ASEAN!
BalasHapusMengemis kerja menghantar jerebu!
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
INDON.... Beban ASEAN!
BalasHapusMengemis kerja menghantar jerebu!
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
INDON.... Beban ASEAN!
BalasHapusMengemis kerja menghantar jerebu!
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
HapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
KASIAN MALONYET HANTAR BERITA MEI DAN JUNI 2026
BalasHapusNGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
NGEMIS BERAS = 2025 MAT SHABU KE INDONESIA
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
BUKTI INDIANESIAlah yang sebenarnya NGEMIS BERAS ke MALAYSIA.....siap MENGEJAR MALAYSIA guys..........HAHAHAHAHAH
BalasHapusBulog Kejar Ekspor Beras ke Sarawak, Peluang Baru bagi Petani dan Perdagangan Kalbar
https://pontianakpost.jawapos.com/amp/ekonomi/2607150104/bulog-kejar-ekspor-beras-ke-sarawak-peluang-baru-bagi-petani-dan-perdagangan-kalbar
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
BUKTI INDIANESIA NGEMIS minta BERASnya di beli oleh MALAYSIA....HAHAHAHAH
BalasHapusBulog Kejar Ekspor Beras ke Sarawak, Peluang Baru bagi Petani dan Perdagangan Kalbar
https://pontianakpost.jawapos.com/amp/ekonomi/2607150104/bulog-kejar-ekspor-beras-ke-sarawak-peluang-baru-bagi-petani-dan-perdagangan-kalbar
BUKTI INDIANESIA NGEMIS minta BERASnya di beli oleh MALAYSIA....HAHAHAHAH
BalasHapusBulog Kejar Ekspor Beras ke Sarawak, Peluang Baru bagi Petani dan Perdagangan Kalbar
https://pontianakpost.jawapos.com/amp/ekonomi/2607150104/bulog-kejar-ekspor-beras-ke-sarawak-peluang-baru-bagi-petani-dan-perdagangan-kalbar
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
2025 MENTERI MALON =
BalasHapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
2025 MENTERI MALON =
BalasHapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
2025 MENTERI MALON =
BalasHapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
malah hingga MENGEJAR MALAYSIA mau NGEMIS BERASnya..... HAHAHAHAHHA
BalasHapusBulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
malah hingga MENGEJAR MALAYSIA mau NGEMIS BERASnya..... HAHAHAHAHHA
BalasHapusBulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
2025 MENTERI MALON =
BalasHapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
malah hingga MENGEJAR MALAYSIA mau NGEMIS BERASnya..... HAHAHAHAHHA
BalasHapusBulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
2025 MENTERI MALON =
BalasHapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
malah hingga MENGEJAR MALAYSIA mau NGEMIS BERASnya..... HAHAHAHAHHA
BalasHapusBulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
2025 MENTERI MALON =
BalasHapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
Ternyata sudah lama INDIANESIA NGEMIS ELETRIK dari MALAYSIA guys.....HAHAHAHAHHA
BalasHapusSepanjang Tahun 2020, Indonesia Impor Listrik 120 MW dari Malaysia
https://money.kompas.com/read/2021/01/13/175200426/sepanjang-tahun-2020-indonesia-impor-listrik-120-mw-dari-malaysia
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
Ternyata sudah lama INDIANESIA NGEMIS ELETRIK dari MALAYSIA guys.....HAHAHAHAHHA
BalasHapusSepanjang Tahun 2020, Indonesia Impor Listrik 120 MW dari Malaysia
https://money.kompas.com/read/2021/01/13/175200426/sepanjang-tahun-2020-indonesia-impor-listrik-120-mw-dari-malaysia
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
2025 MENTERI MALON =
BalasHapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
2025 MENTERI MALON =
BalasHapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
==========================
==========================
BERITA MEI 2026
-
GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura
https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
-
BERITA MEI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.29
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia
-
BERITA JULI 2026
GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 20.34
BUKTI INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
Bulog kejar kesepakatan ekspor beras ke Malaysia dan Singapura
https://kl.antaranews.com/berita/43599/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura
BUKTI INDIANESIA NGEMIS ELETRIK MALAYSIA guys....HAHAHAHAH
BalasHapusPLN Sebut Indonesia Masih Bakal Terus Impor Listrik dari Malaysia, Ini Alasannya
https://www.liputan6.com/bisnis/read/5623078/pln-sebut-indonesia-masih-bakal-terus-impor-listrik-dari-malaysia-ini-alasannya
BUKTI INDIANESIA NGEMIS ELETRIK MALAYSIA guys....HAHAHAHAH
BalasHapusPLN Sebut Indonesia Masih Bakal Terus Impor Listrik dari Malaysia, Ini Alasannya
https://www.liputan6.com/bisnis/read/5623078/pln-sebut-indonesia-masih-bakal-terus-impor-listrik-dari-malaysia-ini-alasannya
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
Hapus
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA....HAHAHAHAH
BalasHapus1. NGEMIS ELETRIK MALAYSIA
2. NGEMIS MINTA BERASNYA di BELI MALAYSIA
INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA....HAHAHAHAH
BalasHapus1. NGEMIS ELETRIK MALAYSIA
2. NGEMIS MINTA BERASNYA di BELI MALAYSIA
2025 MENTERI MALON =
HapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
2025 MENTERI MALON =
BalasHapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
BUKTI INDIANESIA NGEMIS ELETRIK MALAYSIA guys....HAHAHAHAH
BalasHapusPLN Sebut Indonesia Masih Bakal Terus Impor Listrik dari Malaysia, Ini Alasannya
https://www.liputan6.com/bisnis/read/5623078/pln-sebut-indonesia-masih-bakal-terus-impor-listrik-dari-malaysia-ini-alasannya
BUKTI INDIANESIA NGEMIS ELETRIK MALAYSIA guys....HAHAHAHAH
BalasHapusPLN Sebut Indonesia Masih Bakal Terus Impor Listrik dari Malaysia, Ini Alasannya
https://www.liputan6.com/bisnis/read/5623078/pln-sebut-indonesia-masih-bakal-terus-impor-listrik-dari-malaysia-ini-alasannya
2025 MENTERI MALON =
BalasHapusNGEMIS BERAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS JAGUNG
NGEMIS LNG
-
TIMELINE NGEMIS BERAS 2025-2026 =
-
• 22 April 2025
Mentan Malaysia Mohammad Bin Sabu mengunjungi Mentan RI Amran Sulaiman di Jakarta untuk resmi meminta pasokan beras Indonesia [CNBC Indonesia].
-
• Mei 2025
Penandatanganan kerja sama B2B awal sebesar 2.000 ton dengan target 24.000 ton per tahun [CNN Indonesia].
-
• Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi ulang permintaan ekspor dari Malaysia seiring penguatan swasembada pangan RI [CNN Indonesia, Kompasiana].
-
• 14 Agustus 2026
Kesepakatan pasokan 200.000 ton beras premium ke Sarawak senilai Rp3,4 triliun melalui sambungan telepon kedua Mentan [Kementerian Pertanian RI, BeritaSatu].
-
• Agustus 2026
Realisasi ekspor perdana sebesar 1.000 ton beras premium ke Malaysia sebagai kado HUT RI [Antara News].
-
• September 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) resmi untuk melegalkan pengiriman bertahap [MetroTV].
-
• Oktober 2026
Wamentan Sudaryono menegaskan proyek ekspor ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto [Indonesia Emas 2045 ID].
------------------------------
IMPOR= PASPOR RINGGIT MILITER BERAS
-
📦 MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
🪙 Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
BUKTI NGEMIS.......HAHAHAHAHAHA
BalasHapusBulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia
https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia