04 Oktober 2026

Hunter AFV Takes Part in Exercise Wallaby 2026 (XWB) in Australia and Exercise Panzer Strike (XPS) in Germany

04 Oktober 2026

Hunter AFV during XWB and XPS 2026 (photos: The Singapore Army)

Exercise Wallaby 2026 (XWB) in Australia
In September 26, our soldiers from 42 SAR made history by completing the first-ever Hunter Battalion Army Training Evaluation Centre (ATEC) evaluation at Exercise Wallaby 2026 (XWB).


Across the vast terrain of Shoalwater Bay Training Area, our soldiers put the Hunter’s capabilities to the test, integrating digital battle planning, armoured manoeuvre and combined-arms operations in a demanding training environment.


This milestone was made possible by the commitment of every soldier and supporting entity who trained, fought and pushed together. (The Singapore Army)

Exercise Panzer Strike (XPS) in Germany
Minister for Defence Chan Chun Sing visited Exercise Panzer Strike (XPS) at the Oberlausitz Military Training Area (OMTA) in Germany yesterday, where he engaged our soldiers and received briefs on the training conducted by the School of Armour.


During his visit, Mr Chan experienced the Hunter Armoured Fighting Vehicle (AFV) first-hand by firing live rounds from the platform. He also observed our Tankees from the Tank Commander Wing (TCW) conducting their Tank Platoon Armour Live Firing System (ALFS) on the Leopard 2SG (L2SG), putting their skills and platoon coordination to the test.


Throughout XPS, cadets from the School of Armour have been undergoing both Hunter and Tank ALFS, sharpening their competencies as future Armoured Infantry and Tank commanders through demanding live-firing training.


This year marks the 17th edition of XPS and 10 years of SAF training at OMTA. At approximately a quarter the size of Singapore, the expansive training area allows our Armour forces to train on a larger scale and execute more complex missions.


Whether Armoured Infantry or Tank, our cadets train with the same purpose — to build the confidence, competence and readiness to lead our Armour forces. (The Singapore Army)

86 komentar:

  1. 6-0 patut dicurigai maen sabun haha!๐ŸŒ๐Ÿ˜‹๐Ÿ‘Ž

    BalasHapus
  2. yang bikin heran, timnas vs jepang ijo๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ฉ tapi brasa lawan 3 tim

    ❌️pemaen dhaka pusat kecewa banget setelah pertandingan sampe mao ngajak ribut
    indikasi= gagal cair haha!๐Ÿ˜๐Ÿ‘Ž๐ŸŒ

    ❌️Ini sing ikut2an maen sabun..
    tapi uda cair, kerjaan done haha!๐Ÿ‘Œ๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ
    NO REFUND ...asoiyy haha!๐Ÿ‘๐Ÿ˜‰๐Ÿค‘

    BalasHapus
  3. ๐Ÿ“›jepang ijo๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ฉ ranking 181 FIFA, wajar kebobolan 9 dari timnas kita donk,

    ๐Ÿ“›lah ini singapur ranking FIFA 148,
    tim yg lolos Piala Asia 2027...
    masa kalah dari negri๐ŸŽฐkasino semenanjung kuala dhaka eh lumpo..
    padahal Tidak LOLOS ke Piala Asia 2027
    pasti maen sabun cair๐Ÿ’ฐ haha!๐Ÿคญ๐Ÿ˜‚๐ŸŒ

    FIFA wajib Slikidik mreka haha!๐ŸŒ๐Ÿ˜‰✌️

    BalasHapus
  4. singapur ranking FIFA 148, lolos Piala Asia
    tipe M ranking FIFA 136, tak lolos Piala Asia
    masa 6-0???
    FIFA harus Curigai match Fixing haha!๐Ÿ˜Ž๐Ÿš€๐Ÿ‘

    BalasHapus
  5. eniwei kita mah hepi2 lolos ke final..
    warganyet kl, sibuk nyari alesan 7 hamiwow palsuw ketangkep fifa haha!๐Ÿ‘Ž๐ŸŒ๐Ÿคช
    AFC tak hukum FAM negri๐ŸŽฐkasino genting, ada apa???...Oh ada warganyet disituw..sesama SONGLAP Jaye...haha!๐ŸŒ๐Ÿคญ๐Ÿ‘Ž

    BalasHapus
  6. GORILA KLAIM CASH = HUTANG
    ANGSURAN MPMS TURKEY
    ANGSURAN MPMS TURKEY
    ANGSURAN MPMS TURKEY
    -------------------------
    angsuran untuk proyek
    Kapal MPMS (Multi-Purpose Mission Ship) yang melibatkan galangan kapal Desan Shipyard dari Turki:
    1. Parameter Utama Proyek
    ________________________________________
    Proyek ini menggunakan skema Export Credit Agency (ECA) yang didukung oleh kolaborasi antara lembaga keuangan domestik dan Turk Eximbank.
    Estimasi Nilai Kontrak: US$ 350.000.000 (Sekitar RM 1,6 Miliar).
    Mekanisme: 100% Kredit Ekspor (Hutang Finansial).
    Tenor (Jangka Waktu): 10 Tahun.
    Suku Bunga: Diasumsikan sebesar 5% per tahun (Mengacu pada rata-rata OECD CIRR untuk kategori kapal).
    2. Perhitungan Komponen Angsuran
    ________________________________________
    Berbeda dengan skema barter, seluruh pembayaran dilakukan dalam bentuk mata uang asing (USD).
    Pokok Pinjaman Tahunan:

    US$350.000.000/10=US$35.000.000cap U cap S $ 350.000 .000 / 10 equals bold cap U bold cap S $ 35.000 .000
    ๐‘ˆ๐‘†$350.000.000/10=๐”๐’$๐Ÿ‘๐Ÿ“.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
    Bunga Tahun Pertama:

    5%×US$350.000.000=US$17.500.0005 % cross cap U cap S $ 350.000 .000 equals bold cap U bold cap S $ 17.500 .000
    5%×๐‘ˆ๐‘†$350.000.000=๐”๐’$๐Ÿ๐Ÿ•.๐Ÿ“๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
    Total Kewajiban Tahun Pertama:

    US$35.000.000+US$17.500.000=US$52.500.000cap U cap S $ 35.000 .000 plus cap U cap S $ 17.500 .000 equals bold cap U bold cap S $ 52.500 .000
    ๐‘ˆ๐‘†$35.000.000+๐‘ˆ๐‘†$17.500.000=๐”๐’$๐Ÿ“๐Ÿ.๐Ÿ“๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

    3. Rincian Simulasi Pembayaran (Daftar)
    ________________________________________
    Pembayaran menggunakan metode diminishing interest (bunga menurun):
    Tahun ke-1: US$ 52,5 Juta (Cicilan tertinggi karena saldo pokok masih utuh).
    Tahun ke-3: **US

    49,0Juta**(Bunga turun menjad iUS49 comma 0 cap J u t a * * open paren cap B u n g a t u r u n m e n j a d i cap U cap S
    49,0๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**(๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘ก๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘†
    14 Juta seiring pembayaran pokok).
    Tahun ke-5: **US

    45,5Juta**(Bunga menurun menjadi US45 comma 5 cap J u t a * * open paren cap B u n g a m e n u r u n m e n j a d i cap U cap S
    45,5๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**(๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘†
    10,5 Juta).
    Tahun ke-8: **US

    40,25Juta**(Bunga menurun menjadi US40 comma 25 cap J u t a * * open paren cap B u n g a m e n u r u n m e n j a d i cap U cap S
    40,25๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**(๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘†
    5,25 Juta).
    Tahun ke-10: US$ 36,75 Juta (Cicilan final dengan beban bunga minimal).
    4. Catatan Penting Skema MPMS (Desan Shipyard)
    ________________________________________
    MoU Tripartit: Proyek ini didukung oleh kesepakatan antara EXIM Bank pemberi pinjaman, Turk Eximbank, dan Desan Shipyard untuk menjamin kelancaran arus kas selama masa konstruksi.
    Pembayaran Berbasis Milestone: Meskipun hutang dicairkan, pembayaran kepada galangan kapal dilakukan berdasarkan kemajuan fisik proyek (Milestone Payment), guna meminimalisir risiko kegagalan pengiriman.
    --------------------------------
    FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    --------------------------------
    DATA UTANG MALONYET 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
    Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seblah bayar berperingkat = NGUTANG om pemburu haha!๐Ÿ˜†✌️๐ŸŒ

      Hapus
  7. 2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
    2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
    2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
    2026 = MALAYDESH MATCH FIXING
    2026 = MALAYDESH CAS KALAH
    2025 = MALAYDESH NATURALISASI PALSU
    1994 = MALAYDESH MATCH FIXING
    2010 = SINGAPARNO MATCH FIXING
    --------------------------------
    MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
    • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
    • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
    -
    SKANDAL FAM 2026
    • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
    • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
    • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
    -
    SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
    • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
    • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
    --------------------------------
    OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
    1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
    1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
    2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
    2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
    2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
    2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
    2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
    2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
    2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
    2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
    2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
    2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
    2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.

    --------------------------------------------
    UTANG & LIABILITAS (1998–2026)
    1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
    1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
    2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
    2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
    2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
    2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
    2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
    2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
    2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
    2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
    2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
    2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
    2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
    2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
    2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
    2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
    2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
    2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
    2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
    2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
    2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
    2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
    2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
    2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
    2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
    2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
    2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
    2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
    2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.

    BalasHapus
  8. Hunter AFV Takes Part in Exercise Wallaby 2026 (XWB) in Australia and Exercise Panzer Strike (XPS) in Germany
    ======

    ini mantan propinsi punyak base latihan di luar negri...kenapa tak perna bareng tipe M, pura2 kah ato emang negri๐ŸŽฐkasino genting dianggap Banana๐Ÿš€ Repablik haha!๐ŸŒ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜

    wajib dicurigai sebagai ancaman jugakkk, kita musti siyapkan dron EH, CH4B, AKINCI, TB3, KIZI dan GERAN 4 & 5 haha!๐Ÿ‘Œ๐Ÿš€๐Ÿ”ฅ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua Dron wajib Versi UCAV...ehh ANKA ktinggalan haha!๐Ÿฆพ๐Ÿš€๐Ÿคญ

      Hapus
  9. MALAYDESH NEGARA TAK GUNA HOBBY MENIPU DAN MEMBUAL !!!!

    TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI, TERIMA KASIH DAN JUMPA LAGI ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคก๐Ÿคก๐Ÿคก๐Ÿคก๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ’ฉ๐Ÿ’ฉ๐Ÿ’ฉ๐Ÿ’ฉ๐Ÿ’ฉ

    BalasHapus
  10. BERUK BOTOL MALAYDESH KALO HOBBY SUKA HAL MEMALUKAN NANTI SOALAN KING INDO VS BANGLA SODARA SERUMPUN NYA, FAM SAJA SUDAH MINTA MAAF SOALAN PENIPUAN 7 PEMAINNYA YA LON KENAPA FAM TAK MINTA MAAF DARI AWAL DAN MENGAKU SALAH...SEKARANG CUMA JADI BAHAN TERTAWAAN DUNIA SAJA DAN AIB KELAM MALAYDESH SEPERTI PMX AHLI LGBT DAN PROF AHLI ODGJ ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคก๐Ÿคก๐Ÿคก๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ’ฉ๐Ÿ’ฉ๐Ÿ’ฉ๐Ÿ’ฉ

    BalasHapus
  11. kukira mpms terbesar apaan gt??..
    ternyata cuman dimata para warganyet semenanjung kuala lumpo doank haha!๐Ÿ‘Ž๐ŸŒ๐Ÿคฅ

    diluaran sono CCG segede bagong nongkrong di BETING PATINGGI ALI tertawa liat aset kurcaci ginian mah haha!๐Ÿ˜„๐Ÿคญ๐Ÿ˜‹

    yaaa makloum warganyet kl kan idup bagai katak dalam tempurung...brasa superior taunya cupu hahha!๐Ÿคช๐Ÿ˜„๐ŸŒ

    silakan diadu banteng CCG 5901 kalo brani haha!๐Ÿฅถ๐ŸŒ๐Ÿคฅ
    ⬇️⬇️⬇️⬇️
    https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1566112528884199&id=TSMMilitaryNews

    BalasHapus
  12. nich kenang2an buat tetangga kesayangankuh๐Ÿค—
    timnas dikeroyok 3 negara pun, tetap lolos๐Ÿ”ฅ

    SloMo Cinematix = El Otong๐ŸŒ Buyarkan impian hamiwow pembual haha!๐Ÿ‘Ž๐Ÿคฅ๐Ÿคฃ

    ##==##
    https://www.facebook.com/reel/2284759762375955/?referral_source=external_deeplink&mibextid=ZZyLBr&original_uri=https://www.facebook.com/reel/2284759762375955/?mibextid=ZZyLBr

    BalasHapus
  13. Pakai pemain BELANDA C saja masih mengharapkan bantuan Wasit..... LEMAH.... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ

    PECUNDANG... ๐Ÿฆ๐Ÿฆ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    BalasHapus
    Balasan
    1. WASITMU LON .......
      -
      WASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH:
      -
      • Penyebab Lonjakan Waktu: Perubahan
      • tambahan waktu dari 2 menjadi 7 menit dipicu oleh miskomunikasi antarperangkat pertandingan, bukan karena kecurangan (VIVA.co.id,)
      • Penyelarasan Keputusan: Pentingnya penyelarasan keputusan dan verifikasi yang matang antara wasit utama, wasit keempat, dan petugas VAR sebelum hasil akhir ditunjukkan kepada publik agar tidak menimbulkan kebingungan. (Kompas.com)
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
      2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
      2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
      -
      2026 MALAYDESH = MATCH FIXING
      2026 MALAYDESH = CAS KALAH
      2025 MALAYDESH = NATURALISASI PALSU
      1994 MALAYDESH = MATCH FIXING
      2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
      -
      2026 MALAYDESH = GOVT DEBT 70.5% HOUSEHOLD 84.3% TO GDP:
      2026 MALAYDESH = CUT BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOCKED
      2026 MALAYDESH = F18 CANCELED - UH60A CANCELED
      2026 MALAYDESH = REWORK OF 4000 LCS PIPES AND CABLES
      2026 MALAYDESH = MASS LAYOFFS
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMEN
      2025 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
      2024 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      MALONYET
      18 FA50Murah (10 LCA + 8 LIFT) = LACK BVR AMRAAM❌
      18 Sukhoi (4 Serviceable) = LACK MAINTENANCE❌
      7 F18 = LACK SOURCE CODE❌
      16 HAWK = LACK SPAREPART❌
      NSM BANNED❌
      AMRAAM BLOKIR❌
      F18 BATAL❌
      UH60A BATAL❌
      REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
      SIPRI KOSONG❌
      --------------------------------
      NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      --------------------------------
      2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
      2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
      2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
      1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
      1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
      1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
      2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
      1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
      1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
      1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
      --------------------------------
      1967: USCG DECISIVE
      1968: USCGC STEADFAST
      1980: KM PERWIRA
      1984: LERICI CLASS
      1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
      1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
      1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
      =============================
      =============================
      PRODUCTION KF21 = AIRFRAME MADE IN BANDUNG
      -
      Juni 2026 : Pelunasan & Prototipe KF21 (Bisnis.com)
      Juni 2026 : Rantai Pasok KF21 (Antara).
      Sept 2026 : 15% Airframe KF21 buatan PT DI : (Airspace Review / FnNews).
      Sept 2026 PTDI dapat transfer teknologi manufaktur komposit robotik AFP (FnNews).
      -
      MALONYET F18 NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
      F15IDN
      F15IDN
      F15IDN
      https://www.war.gov/News/Contracts/Contract/Article/4581800/contracts-for-aug-24-2026/
      --------------------------------
      INDONESIA=
      KAPAL INDUK✔️
      AMRAAM✔️
      METEOR✔️
      HAMMER✔️
      FREGAT✔️
      SIPRI SHOPPING✔️
      48 KAAN Gen 5✔️
      42 RAFALE Gen 4.5✔️
      16 Sukhoi 27/30✔️
      33 F16✔️
      12 M346FA✔️
      20 T50i✔️
      24 HAWK✔️
      4 FREEGAT MERAH PUTIH✔️
      2 PPA BRAWIJAYA CLASS✔️
      2 FREEGAT ISTIF✔️
      4 SCORPENE EVOLVED✔️

      Hapus
    2. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      ---------------------------------
      2025-2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
      -
      ANKA = LEVEL ANGOLA
      SIPRI = LEVEL TIMOR LESTE
      -------------------------
      KLASIFIKASI OPERASIONAL DRONE ANKA
      -
      Kategori Dual-Role (UCAV & ISR - Serang & Intai):
      Indonesia: Kontrak 12 unit ($300 juta), Kazakhstan (produksi lisensi), Aljazair (10 unit Anka-S), Tunisia (pembeli ekspor pertama), Kirgistan, dan Chad.
      -
      Kategori Spesialis ISR & Patroli Maritim (Hanya Intai):
      MALONYET: Kontrak 3 unit varian maritim (Radar SAR) khusus pemantauan ZEE.
      Angola: Pengawasan infrastruktur minyak dan wilayah pesisir.
      -------------------------
      2025-2024 = SIPRI KOSONG = NO SHOPPING
      -
      SIPRI 2025 INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
      -
      SIPRI 2025 MALONYET 1 LEMBAR = KOSONG
      TIMOR LESTE | BRUNEI | LAOS | KAMBOJA
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
      ---------------------------------
      SIPRI 2024 INDONESIA 2 LEMBAR = KHAN | KAPLAN / HARIMAU | H225M CARACAL | AL-TARIQ (UEA) – KIT BOM | A400M ATLAS | SCORPENE EVOLVED | PPA (THAON DI REVEL CLASS) | RAFALE | BAYRAKTAR TB2 | C-130J-30 | KF-21 BORAMAE
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan.html
      -
      SIPRI 2024 MALONYET 1 LEMBAR = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      ---------------------------------
      MALONYET = OVERLIMITS DEBT = HUTANG BAYAR HUTANG
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP

      Hapus
    3. ๐Ÿ™Š๐Ÿ™‰๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™Š๐Ÿ™‰๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™Š๐Ÿ™‰๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™Š๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™Š๐Ÿ™‰๐Ÿ™Š๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™Š๐Ÿ™‰

      Hapus
  14. SALAM 90 + 2 = 97.....๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    BalasHapus
    Balasan
    1. WASITMU LON .......
      WASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH:
      -
      • Penyebab Lonjakan Waktu: Perubahan
      • tambahan waktu dari 2 menjadi 7 menit dipicu oleh miskomunikasi antarperangkat pertandingan, bukan karena kecurangan (VIVA.co.id,)
      • Penyelarasan Keputusan: Pentingnya penyelarasan keputusan dan verifikasi yang matang antara wasit utama, wasit keempat, dan petugas VAR sebelum hasil akhir ditunjukkan kepada publik agar tidak menimbulkan kebingungan. (Kompas.com)
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
      -
      CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
      • Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
      • Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
      • Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
      • Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
      • Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
      --------------------------------
      1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
      -
      Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
      --------------------------------
      2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
      -
      Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
      -------------------------------
      ⚽ Skandal Sepak Bola
      1994 (Malaydesh): Skandal judi massal di liga domestik diusut badan antikorupsi; 80+ pemain disanksi.
      -
      2010 (Singaparno): Sindikat global (Raj Perumal & Dan Tan) terungkap mengatur ratusan laga internasional.
      -
      2025 (Malaydesh/FAM): Investigasi ungkap 7 pemain naturalisasi timnas gunakan dokumen keturunan palsu.
      -
      Maret 2026 (CAS & FAM): Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) tolak banding Asosiasi Sepak Bola Malaydesh (FAM); sanksi denda Rp7,5 M dan skorsing tetap berlaku.
      -
      Oktober 2026 (Malaydesh vs Singaparno): Kemenangan 6-0 Malaydesh atas Singaparno di FIFA ASEAN Cup dicurigai match fixing.
      -------------------------------
      TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS
      TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS
      TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS

      Hapus
    2. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      ________________________________________
      2025-2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
      -
      INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
      -
      MALONYET 1 LEMBAR = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
      --------------------------------------------------
      NOMOR 1 (SATU) DIPERAS TERBESAR
      -
      Daftar Komitmen ART ASEAN ke Amerika Serikat
      -
      ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ MALONYET: USD 242 Miliar
      Status: Komitmen terbesar; fokus pada investasi manufaktur dan pengadaan energi (LNG).
      -
      ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ Vietnam: USD 180 - 210 Miliar
      Status: Fokus pada penyeimbangan surplus dagang dan pengembangan sektor semikonduktor.
      -
      ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ Thailand: USD 85 - 110 Miliar
      Status: Fokus pada akses pasar otomotif/EV dan liberalisasi produk pangan.
      -
      ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ Filipina: USD 35 - 55 Miliar
      Status: Fokus pada rantai pasok mineral kritis (nikel) dan modernisasi pertahanan.
      -
      ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Indonesia: USD 38,4 Miliar
      Status: Fokus pada impor energi (minyak/gas), infrastruktur TIK, dan semikonduktor.
      -
      ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ Kamboja: Pembukaan Pasar 100%
      Status: Komitmen penghapusan seluruh tarif masuk bagi barang industri dan pertanian AS.
      -
      ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ Singapura: Tidak ada nilai baru
      Status: Tetap menggunakan skema Free Trade Agreement (FTA) bilateral yang sudah ada.
      -
      ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ Brunei: Belum ada komitmen
      Status: Belum menandatangani ART; dikenakan tarif masuk ke AS sekitar 23-25%.
      -
      ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ Laos: Belum ada komitmen
      Status: Belum menandatangani ART; dikenakan tarif masuk ke AS sebesar 40%.
      -
      ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ Myanmar: Belum ada komitmen
      Status: Belum menandatangani ART; dikenakan tarif masuk ke AS sebesar 40%.
      ________________________________________
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge MALONYET (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) MALONYET (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah....


      Hapus
    3. Merenunglah Kat jamban tumpahkan semua pejuhmu๐Ÿ™‰๐Ÿ™Š๐Ÿ™ˆ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคช๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

      Hapus
  15. Bukti pemain Bangladesh seperti tiada banyak perlawanan sekadar melihat pemain BELANDA C mencetak GOL.. Patutlah jumlah GOL nya hingga 9.... Mohon di Siasat FIFA... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
      2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
      2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
      -
      2026 MALAYDESH = MATCH FIXING
      2026 MALAYDESH = CAS KALAH
      2025 MALAYDESH = NATURALISASI PALSU
      1994 MALAYDESH = MATCH FIXING
      2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
      -
      2026 MALAYDESH = GOVT DEBT 70.5% HOUSEHOLD 84.3% TO GDP:
      2026 MALAYDESH = CUT BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOCKED
      2026 MALAYDESH = F18 CANCELED - UH60A CANCELED
      2026 MALAYDESH = REWORK OF 4000 LCS PIPES AND CABLES
      2026 MALAYDESH = MASS LAYOFFS
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMEN
      2025 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
      2024 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      WASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH:
      -
      • Penyebab Lonjakan Waktu: Perubahan
      • tambahan waktu dari 2 menjadi 7 menit dipicu oleh miskomunikasi antarperangkat pertandingan, bukan karena kecurangan (VIVA.co.id,)
      • Penyelarasan Keputusan: Pentingnya penyelarasan keputusan dan verifikasi yang matang antara wasit utama, wasit keempat, dan petugas VAR sebelum hasil akhir ditunjukkan kepada publik agar tidak menimbulkan kebingungan. (Kompas.com)
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
      -
      CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
      • Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
      • Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
      • Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
      • Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
      • Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
      --------------------------------
      1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
      -
      Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
      --------------------------------
      2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
      -
      Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
      --------------------------------
      ๐Ÿคฃ WASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH: bukan karena kecurangan๐Ÿคฃ

      Hapus
    2. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      ________________________________________
      2025-2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
      -
      INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
      -
      MALONYET 1 LEMBAR = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
      --------------------------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge MALONYET (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) MALONYET (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah....
      ________________________________________
      MALONYET = BATAS LIMIT 65%
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP

      Hapus
  16. Bukti pemain Bangladesh seperti tiada banyak perlawanan sekadar melihat pemain BELANDA C mencetak GOL.. Patutlah jumlah GOL nya hingga 9.... Mohon di Siasat FIFA... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
    Balasan
    1. WASITMU LON .......
      -
      WASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH:
      -
      • Penyebab Lonjakan Waktu: Perubahan
      • tambahan waktu dari 2 menjadi 7 menit dipicu oleh miskomunikasi antarperangkat pertandingan, bukan karena kecurangan (VIVA.co.id,)
      • Penyelarasan Keputusan: Pentingnya penyelarasan keputusan dan verifikasi yang matang antara wasit utama, wasit keempat, dan petugas VAR sebelum hasil akhir ditunjukkan kepada publik agar tidak menimbulkan kebingungan. (Kompas.com)
      -------------------------------
      2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
      2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
      2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
      -
      2026 MALAYDESH = MATCH FIXING
      2026 MALAYDESH = CAS KALAH
      2025 MALAYDESH = NATURALISASI PALSU
      1994 MALAYDESH = MATCH FIXING
      2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
      -
      2026 MALAYDESH = GOVT DEBT 70.5% HOUSEHOLD 84.3% TO GDP:
      2026 MALAYDESH = CUT BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOCKED
      2026 MALAYDESH = F18 CANCELED - UH60A CANCELED
      2026 MALAYDESH = REWORK OF 4000 LCS PIPES AND CABLES
      2026 MALAYDESH = MASS LAYOFFS
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMEN
      2025 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
      2024 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      MALONYET
      18 FA50Murah (10 LCA + 8 LIFT) = LACK BVR AMRAAM❌
      18 Sukhoi (4 Serviceable) = LACK MAINTENANCE❌
      7 F18 = LACK SOURCE CODE❌
      16 HAWK = LACK SPAREPART❌
      NSM BANNED❌
      AMRAAM BLOKIR❌
      F18 BATAL❌
      UH60A BATAL❌
      REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
      SIPRI KOSONG❌
      --------------------------------
      NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      --------------------------------
      2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
      2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
      2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
      1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
      1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
      1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
      2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
      1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
      1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
      1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
      --------------------------------
      1967: USCG DECISIVE
      1968: USCGC STEADFAST
      1980: KM PERWIRA
      1984: LERICI CLASS
      1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
      1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
      1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
      --------------------------------
      GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK
      =============================
      =============================
      PRODUCTION KF21 = AIRFRAME MADE IN BANDUNG
      -
      Juni 2026 : Pelunasan & Prototipe KF21 (Bisnis.com)
      Juni 2026 : Rantai Pasok KF21 (Antara).
      Sept 2026 : 15% Airframe KF21 buatan PT DI : (Airspace Review / FnNews).
      Sept 2026 PTDI dapat transfer teknologi manufaktur komposit robotik AFP (FnNews).
      -
      MALONYET F18 NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
      F15IDN
      F15IDN
      F15IDN
      https://www.war.gov/News/Contracts/Contract/Article/4581800/contracts-for-aug-24-2026/
      --------------------------------
      INDONESIA=
      KAPAL INDUK✔️
      AMRAAM✔️
      METEOR✔️
      HAMMER✔️
      FREGAT✔️
      SIPRI SHOPPING✔️
      48 KAAN Gen 5✔️
      42 RAFALE Gen 4.5✔️
      16 Sukhoi 27/30✔️
      33 F16✔️
      12 M346FA✔️
      20 T50i✔️
      24 HAWK✔️
      4 FREEGAT MERAH PUTIH✔️
      2 PPA BRAWIJAYA CLASS✔️
      2 FREEGAT ISTIF✔️
      4 SCORPENE EVOLVED✔️

      Hapus
    2. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      ________________________________________
      2025-2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
      -
      INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
      -
      MALONYET 1 LEMBAR = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
      --------------------------------------------------
      2026 IDN : USD 20 MILIAR versus MY : USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALONYET
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis
      ________________________________________
      2026 USD 1.8 BILLION MINDEF =
      PROCUREMENTS USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      INFRASTRUCTURE PROJECTS USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      DEVELOPMENT EXPENDITURE USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      MALONYET has taken a decisive step toward strengthening its national defence architecture with the allocation of RM21.2 billion to the Ministry of Defence (MINDEF) under the 2026 National Budget, unveiled by Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim in Parliament today.Of this, RM14.11 billion is designated for Operational Expenditure, covering maintenance, training, and ongoing deployments, while RM7.63 billion is directed toward Development Expenditure, funding new procurements and infrastructure projects.
      -
      Ringgit 1 Billion = USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      RM21,2 Billion X 236,686,000 = USD5,01 Billion
      -
      Ringgit 1 Billion = USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      Jadi
      RM 7.63 Billion =
      7.63 X 236,686,000 = US USD 1,805,914,180 ( baca satu milyar delapan ratus lima juta sembilan ratus empat belas ribu seratus delapan puluh US Dollar) Atau US USD 1.8 Billion ( baca Satu koma delapan milyar US Dollar)/3 = USD 600 MILLION FOR PROCUREMENTS

      Hapus
    3. Nonton final besok ya..kura gak pakai sabun๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜œ๐Ÿคช๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

      Hapus
  17. Ya ampun.... malaydesh GAGAL TOTAL lakukan Match Fixing dengan beli dan suap Singapore


    WKWKWK

    BalasHapus
  18. Netizen INDONESIA support FIFA lakukan Investigasi Match Fixing 6-0 antara malaysia vs singapore di FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung

    BalasHapus
  19. Bukti pemain Bangladesh seperti tiada banyak perlawanan sekadar melihat pemain BELANDA C mencetak GOL.. Patutlah jumlah GOL nya hingga 9.... Mohon di Siasat FIFA... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
    Balasan
    1. WASITMU LON .......
      WASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH:
      -
      • Penyebab Lonjakan Waktu: Perubahan
      • tambahan waktu dari 2 menjadi 7 menit dipicu oleh miskomunikasi antarperangkat pertandingan, bukan karena kecurangan (VIVA.co.id,)
      • Penyelarasan Keputusan: Pentingnya penyelarasan keputusan dan verifikasi yang matang antara wasit utama, wasit keempat, dan petugas VAR sebelum hasil akhir ditunjukkan kepada publik agar tidak menimbulkan kebingungan. (Kompas.com)
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
      -
      CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
      • Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
      • Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
      • Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
      • Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
      • Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
      --------------------------------
      1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
      -
      Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
      --------------------------------
      2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
      -
      Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
      -------------------------------
      ⚽ Skandal Sepak Bola
      1994 (Malaydesh): Skandal judi massal di liga domestik diusut badan antikorupsi; 80+ pemain disanksi.
      -
      2010 (Singaparno): Sindikat global (Raj Perumal & Dan Tan) terungkap mengatur ratusan laga internasional.
      -
      2025 (Malaydesh/FAM): Investigasi ungkap 7 pemain naturalisasi timnas gunakan dokumen keturunan palsu.
      -
      Maret 2026 (CAS & FAM): Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) tolak banding Asosiasi Sepak Bola Malaydesh (FAM); sanksi denda Rp7,5 M dan skorsing tetap berlaku.
      -
      Oktober 2026 (Malaydesh vs Singaparno): Kemenangan 6-0 Malaydesh atas Singaparno di FIFA ASEAN Cup dicurigai match fixing.
      -------------------------------
      TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS
      TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS
      TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS

      Hapus
    2. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      --------------------------------
      GYROSCOPE NSM NORWEGIA BY USA = ITAR USA ART USD 240 B = KLAIM KELUAR ART “MISSPOKEN” = BANNED NSM MALONYET
      MISSPOKEN (ASBUN : ASAL BUNYI)
      NOT INFORMED US OF WITHDRAWAL
      ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ
      ---------------------------------
      MALONYET HAS NOT INFORMED US OF WITHDRAWAL FROM TRADE DEAL: OFFICIAL ......
      The status of the deal has been unclear since the MALONYET trade minister said that last month’s U.S. Supreme Court ruling rendered the agreement “void.”
      https://thediplomat.com/2026/03/confusion-reigns-after-MALONYETn-minister-declares-us-trade-agreement-null-and-void/
      --------------------------------
      CORRECTION. THE MINISTER HAD “MISSPOKEN (ASBUN : ASAL BUNYI)”,
      The confusion came to a head on Sunday when Trade Minister Johari Abdul Ghani told reporters that the court ruling had rendered the deal invalid. “It is not on hold. It is no longer there, it’s null and void,” he was quoted as saying by local English-language daily The Star.By Sunday evening, his own ministry had issued a correction. The minister had “MISSPOKEN (ASBUN : ASAL BUNYI)”, it said, offering no further explanation.
      https://www.scmp.com/week-asia/economics/article/3346749/confusion-over-MALONYET-us-trade-deal-null-and-void-claim-retracted
      ---------------------------------
      1958 – 2026 KLAIM NON BLOK (PRINSIP POLITIK BEBAS AKTIF) : Kacung Aussie Butterworth
      -
      2024-2025 KEDAULATAN LAUT : China di BPA : 359 hari pada 2024 dan 257 hari pada 2025.
      -
      2023 KEDAULATAN UDARA : China 43 kasus pencerobohan ruang udara.
      -
      2024 JAGA BUCKINGHAM : RAMD menjaga Istana Buckingham
      -
      2025 PM X : Dikritik dunia di Rusia
      -
      2023 PM X : Gagal bertemu Raja Salman & MBS di Arab Saudi (SAU)
      -
      2022 PM IX : Insiden memalukan tanpa sambutan resmi di UEA
      -
      2021 PM VIII : Terpaksa rapat daring di Arab Saudi meski sudah tiba di Arab Saudi (SAU)
      -
      2024 – 2025 BRICS : Gagal menjadi anggota penuh.
      -
      2022 – 2025 G20 : Gagal menjadi anggota penuh.
      -
      2018 – 2021 UNI EROPA (EU) : Boikot sawit : Rafale Typhon GAGAL
      ---------------------------------
      2025 - 2026 KACUNG JAMBUL KONENG = ART USD 240 MILIAR
      -
      1958 – 2026 BABU KACUNG = BRITISH CHINA
      -
      2018 – 2026 DITOLAK = EU, UN, FIFA, UEA, SAU, BRICS, G20

      Hapus
  20. Bukti pemain Bangladesh seperti tiada banyak perlawanan sekadar melihat pemain BELANDA C mencetak GOL.. Patutlah jumlah GOL nya hingga 9.... Mohon di Siasat FIFA... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
    Balasan
    1. WASITMU LON .......
      -
      WASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH:
      -
      • Penyebab Lonjakan Waktu: Perubahan
      • tambahan waktu dari 2 menjadi 7 menit dipicu oleh miskomunikasi antarperangkat pertandingan, bukan karena kecurangan (VIVA.co.id,)
      • Penyelarasan Keputusan: Pentingnya penyelarasan keputusan dan verifikasi yang matang antara wasit utama, wasit keempat, dan petugas VAR sebelum hasil akhir ditunjukkan kepada publik agar tidak menimbulkan kebingungan. (Kompas.com)
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
      2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
      2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
      -
      2026 MALAYDESH = MATCH FIXING
      2026 MALAYDESH = CAS KALAH
      2025 MALAYDESH = NATURALISASI PALSU
      1994 MALAYDESH = MATCH FIXING
      2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
      -
      2026 MALAYDESH = GOVT DEBT 70.5% HOUSEHOLD 84.3% TO GDP:
      2026 MALAYDESH = CUT BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOCKED
      2026 MALAYDESH = F18 CANCELED - UH60A CANCELED
      2026 MALAYDESH = REWORK OF 4000 LCS PIPES AND CABLES
      2026 MALAYDESH = MASS LAYOFFS
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMEN
      2025 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
      2024 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      MALONYET
      18 FA50Murah (10 LCA + 8 LIFT) = LACK BVR AMRAAM❌
      18 Sukhoi (4 Serviceable) = LACK MAINTENANCE❌
      7 F18 = LACK SOURCE CODE❌
      16 HAWK = LACK SPAREPART❌
      NSM BANNED❌
      AMRAAM BLOKIR❌
      F18 BATAL❌
      UH60A BATAL❌
      REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
      SIPRI KOSONG❌
      --------------------------------
      NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      --------------------------------
      2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
      2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
      2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
      1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
      1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
      1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
      2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
      1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
      1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
      1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
      --------------------------------
      1967: USCG DECISIVE
      1968: USCGC STEADFAST
      1980: KM PERWIRA
      1984: LERICI CLASS
      1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
      1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
      1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
      =============================
      =============================
      PRODUCTION KF21 = AIRFRAME MADE IN BANDUNG
      -
      Juni 2026 : Pelunasan & Prototipe KF21 (Bisnis.com)
      Juni 2026 : Rantai Pasok KF21 (Antara).
      Sept 2026 : 15% Airframe KF21 buatan PT DI : (Airspace Review / FnNews).
      Sept 2026 PTDI dapat transfer teknologi manufaktur komposit robotik AFP (FnNews).
      -
      MALONYET F18 NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
      F15IDN
      F15IDN
      F15IDN
      https://www.war.gov/News/Contracts/Contract/Article/4581800/contracts-for-aug-24-2026/
      --------------------------------
      INDONESIA=
      KAPAL INDUK✔️
      AMRAAM✔️
      METEOR✔️
      HAMMER✔️
      FREGAT✔️
      SIPRI SHOPPING✔️
      48 KAAN Gen 5✔️
      42 RAFALE Gen 4.5✔️
      16 Sukhoi 27/30✔️
      33 F16✔️
      12 M346FA✔️
      20 T50i✔️
      24 HAWK✔️
      4 FREEGAT MERAH PUTIH✔️
      2 PPA BRAWIJAYA CLASS✔️
      2 FREEGAT ISTIF✔️
      4 SCORPENE EVOLVED✔️

      Hapus
    2. 2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
      2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
      2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
      2026 = MALAYDESH MATCH FIXING
      2026 = MALAYDESH CAS KALAH
      2025 = MALAYDESH NATURALISASI PALSU
      1994 = MALAYDESH MATCH FIXING
      2010 = SINGAPARNO MATCH FIXING
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
      -
      CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
      • Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
      • Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
      • Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
      • Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
      • Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
      --------------------------------
      1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
      -
      Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
      --------------------------------
      2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
      -
      Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
      --------------------------------
      GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.


      Hapus
  21. Bukti pemain Bangladesh seperti tiada banyak perlawanan sekadar melihat pemain BELANDA C mencetak GOL.. Patutlah jumlah GOL nya hingga 9.... Mohon di Siasat FIFA... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
      2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
      2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
      -
      2026 MALAYDESH = MATCH FIXING
      2026 MALAYDESH = CAS KALAH
      2025 MALAYDESH = NATURALISASI PALSU
      1994 MALAYDESH = MATCH FIXING
      2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
      -
      2026 MALAYDESH = GOVT DEBT 70.5% HOUSEHOLD 84.3% TO GDP:
      2026 MALAYDESH = CUT BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOCKED
      2026 MALAYDESH = F18 CANCELED - UH60A CANCELED
      2026 MALAYDESH = REWORK OF 4000 LCS PIPES AND CABLES
      2026 MALAYDESH = MASS LAYOFFS
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMEN
      2025 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
      2024 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      WASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH:
      -
      • Penyebab Lonjakan Waktu: Perubahan
      • tambahan waktu dari 2 menjadi 7 menit dipicu oleh miskomunikasi antarperangkat pertandingan, bukan karena kecurangan (VIVA.co.id,)
      • Penyelarasan Keputusan: Pentingnya penyelarasan keputusan dan verifikasi yang matang antara wasit utama, wasit keempat, dan petugas VAR sebelum hasil akhir ditunjukkan kepada publik agar tidak menimbulkan kebingungan. (Kompas.com)
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
      -
      CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
      • Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
      • Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
      • Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
      • Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
      • Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
      --------------------------------
      1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
      -
      Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
      --------------------------------
      2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
      -
      Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
      --------------------------------
      ๐Ÿคฃ WASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH: bukan karena kecurangan๐Ÿคฃ

      Hapus
    2. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      ________________________________________
      2025-2021 ......
      NGEMIS = SURAT AKUISISI
      -
      1x NGEMIS 2021:
      Pengirim: Datuk Seri Hishammuddin Hussein (Menteri Pertahanan saat itu).
      Tujuan: Menyatakan minat awal secara formal dari pihak MALONYET untuk membeli 33 unit pesawat F/A-18C/D Hornet milik Angkatan Udara Kuwait (KAF) yang akan segera dipensiunkan.
      -
      2x NGEMIS 2023 :
      Pengirim: Datuk Seri Mohamad Hasan (Menteri Pertahanan penerus).
      Tujuan: Menindaklanjuti permohonan sebelumnya setelah adanya pergantian kepemimpinan di MALONYET. Surat ini bertujuan untuk menjaga momentum negosiasi di tengah ketidakpastian politik di Kuwait saat itu.
      -
      3x NGEMIS 2024:
      Pengirim: Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin (Menteri Pertahanan saat ini).
      Tujuan: Mengonfirmasi kembali keseriusan MALONYET. Momentum ini diperkuat dengan kunjungan kerja resmi Khaled Nordin ke Kuwait pada Oktober 2024 untuk mendiskusikan teknis akuisisi secara langsung dengan otoritas Kuwait
      -
      4x NGEMIS 2024 :
      Antara perkara yang dibincangkan adalah berkenaan hasrat negara untuk memperoleh jet-jet pejuang F/A-18 Legacy Hornet milik Tentera Udara Kuwait (KAF) setelah KAF menerima Super Hornet baharunya.
      -
      2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
      2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
      2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan MALONYET, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen MALONYET) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      ________________________________________
      Strategi "Ngemis" Berkelanjutan (2021–2024): Keterbatasan budget pertahanan memaksa MALONYET melakukan upaya akuisisi jet bekas (F/A-18 Hornet) dari Kuwait melalui empat kali pengiriman Surat Akuisisi secara formal oleh tiga Menteri Pertahanan yang berbeda demi menjaga momentum negosiasi.
      -
      Ketergantungan pada Alutsista Bekas: Penggunaan surat-surat tersebut menunjukkan ambisi MALONYET untuk memperkuat armada udara dengan biaya minim (loakan), mengingat anggaran yang tidak mencukupi untuk pembelian pesawat tempur baru.
      -
      Kegagalan Total di 2026: Meski sudah melakukan upaya diplomasi intensif selama bertahun-tahun, proses akuisisi dinyatakan CANCELLED (batal) oleh Wakil Menteri Pertahanan Adly Zahari di Sidang Dewan Rakyat pada 26 Februari 2026.
      -
      Krisis Pertahanan Udara: Pembatalan ini berujung pada status TIADA GANTI, yang mengonfirmasi bahwa budget pertahanan MALONYET gagal mengamankan aset pengganti, meninggalkan celah besar dalam sistem pertahanan udara mereka

      Hapus
  22. 2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
    2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
    2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
    -
    2026 MALAYDESH = MATCH FIXING
    2026 MALAYDESH = CAS KALAH
    2025 MALAYDESH = NATURALISASI PALSU
    1994 MALAYDESH = MATCH FIXING
    2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
    -
    2026 MALAYDESH = GOVT DEBT 70.5% HOUSEHOLD 84.3% TO GDP:
    2026 MALAYDESH = CUT BUDGET
    2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOCKED
    2026 MALAYDESH = F18 CANCELED - UH60A CANCELED
    2026 MALAYDESH = REWORK OF 4000 LCS PIPES AND CABLES
    2026 MALAYDESH = MASS LAYOFFS
    2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMEN
    2025 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
    2024 MALAYDESH = SIPRI EMPTY
    2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
    --------------------------------
    MALONYET
    18 FA50Murah (10 LCA + 8 LIFT) = LACK BVR AMRAAM❌
    18 Sukhoi (4 Serviceable) = LACK MAINTENANCE❌
    7 F18 = LACK SOURCE CODE❌
    16 HAWK = LACK SPAREPART❌
    NSM BANNED❌
    AMRAAM BLOKIR❌
    F18 BATAL❌
    UH60A BATAL❌
    REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
    SIPRI KOSONG❌
    --------------------------------
    NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
    --------------------------------
    2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
    2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
    2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
    2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
    1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
    1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
    1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
    2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
    1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
    1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
    1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
    --------------------------------
    1967: USCG DECISIVE
    1968: USCGC STEADFAST
    1980: KM PERWIRA
    1984: LERICI CLASS
    1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
    1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
    1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
    --------------------------------
    GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
    -
    2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
    -
    2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
    -
    2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
    -
    2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
    -
    2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
    -
    2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
    -
    2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
    -
    2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
    -
    2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK
    =============================
    =============================
    PRODUCTION KF21 = AIRFRAME MADE IN BANDUNG
    -
    Juni 2026 : Pelunasan & Prototipe KF21 (Bisnis.com)
    Juni 2026 : Rantai Pasok KF21 (Antara).
    Sept 2026 : 15% Airframe KF21 buatan PT DI : (Airspace Review / FnNews).
    Sept 2026 PTDI dapat transfer teknologi manufaktur komposit robotik AFP (FnNews).
    -
    MALONYET F18 NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
    F15IDN
    F15IDN
    F15IDN
    https://www.war.gov/News/Contracts/Contract/Article/4581800/contracts-for-aug-24-2026/
    --------------------------------
    INDONESIA=
    KAPAL INDUK✔️
    AMRAAM✔️
    METEOR✔️
    HAMMER✔️
    FREGAT✔️
    SIPRI SHOPPING✔️
    48 KAAN Gen 5✔️
    42 RAFALE Gen 4.5✔️
    16 Sukhoi 27/30✔️
    33 F16✔️
    12 M346FA✔️
    20 T50i✔️
    24 HAWK✔️
    4 FREEGAT MERAH PUTIH✔️
    2 PPA BRAWIJAYA CLASS✔️
    2 FREEGAT ISTIF✔️
    4 SCORPENE EVOLVED✔️
    --------------------------------
    1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
    2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
    3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
    4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONYET
    5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
    6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
    7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
    8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
    9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO

    BalasHapus
  23. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
    -
    2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
    -
    2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
    -
    2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
    -
    2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
    -
    2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
    -
    2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
    -
    2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
    -
    2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
    ________________________________________
    2021 = NO SALE OF HORNETS
    2021 = NO SALE OF HORNETS
    2021 = NO SALE OF HORNETS
    -
    KUWAIT (KUNA) -- Kuwait's Ministry of Defense on Thursday denied reports about purported negotiations to sell 33 used F/A-18 Hornet aircraft in possession of the Kuwait Air Force to the MALONYETn Air Force.
    The Kuwait Army Chairmanship of Staff said any negotiations to sell ordnance owned by the Ministry of Defense would be declared directly.
    Such deals are conducted via the assets commissions affiliated to the ministry, as well as in coordination with the Ministry of Finance after approval of the manufacturing country and in line with standing procedures.
    https://defense-studies.blogspot.com/2021/12/no-sale-of-hornets-to-MALONYET-kuwait.html
    ________________________________________
    2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan MALONYET, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen MALONYET) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026
    ________________________________________
    2017 – 2026 …..
    9 TAHUN MENUNGGU = BERUJUNG DEBU
    9 TAHUN MENUNGGU = BERUJUNG DEBU
    9 TAHUN MENUNGGU = BERUJUNG DEBU
    1. Tragedi F/A-18 Kuwait: "9 Tahun Menunggu, Berujung Debu"
    Timeline yang Anda sajikan (2017–2026) menunjukkan inefisiensi birokrasi dan kegagalan diplomasi pertahanan yang kronis:
    Aspirasi Tanpa Eksekusi: Menunggu sejak 2017 menunjukkan bahwa MALONYET tidak memiliki "Rencana B" yang solid. Ketergantungan pada pesawat bekas (Hornet) yang sudah berusia 30 tahun lebih mencerminkan keputusasaan fiskal.
    Kendala Teknis (Februari 2026): Alasan pembatalan terkait modifikasi software (15 bulan) dan ketidakpastian pengiriman membuktikan bahwa alutsista bekas seringkali menjadi "beban" daripada "aset". MALONYET terjebak dalam kondisi di mana mereka butuh pesawat sekarang, tapi secara teknis pesawat tersebut butuh waktu terlalu lama untuk layak terbang.
    Lampu Hijau AS yang Percuma: Izin dari AS (Juni 2025) menjadi tidak relevan ketika kondisi fisik pesawat (hasil inspeksi November 2025) tidak memenuhi ekspektasi atau biaya integrasinya terlalu mahal untuk kantong MALONYET.


    BalasHapus
  24. Begitu banyak keanehan dari perlawanan hingga lah Hal Masa tambahan.....

    FIFA SILA SIASAT....

    BalasHapus
    Balasan
    1. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      ---------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      SUMBER :
      Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge MALONYET | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
      --------------------------------_
      Hutang Pemerintah MALONYET dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
      2010: 150 miliar USD
      2011: 165 miliar USD
      2012: 180 miliar USD
      2013: 195 miliar USD
      2014: 210 miliar USD
      2015: 225 miliar USD
      2016: 240 miliar USD
      2017: 255 miliar USD
      2018: 270 miliar USD
      2019: 285 miliar USD
      2020: 300 miliar USD
      2021: 315 miliar USD
      2022: 330 miliar USD
      2023: 345 miliar USD
      2024: 360 miliar USD
      2025: 375 miliar USD
      -
      SUMBER :
      BNM | MOF | Statista/Trading Economics
      --------------------------------
      Rasio Utang terhadap GDP MALONYET (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 70.5
      -
      SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
      --------------------------------
      DEFISIT FISKAL MALONYET PERIODE 2010–2025:
      2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
      2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
      2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
      2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
      2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
      2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
      2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
      2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
      2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
      2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
      2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
      2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
      2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
      2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
      -
      SUMBER:
      IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara MALONYET.
      --------------------------------
      2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 347%
      2. MALONYET ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 224%
      3. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 223%
      4. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: 161%
      5. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~130 - 150%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: ~110 - 120%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: ~80 - 95%
      8. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: ~75 - 85%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~60 - 70%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~30 - 40%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~5 - 10%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ---------------------------------
      2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 176,3%
      2. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~84,7% - 91%
      3. MALONYET ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 70,5%
      4. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 62,2%
      5. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: 63,0%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: 58,8%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: 41,1%
      8. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: ~34% - 37%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~31,4%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~16% - 20%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~2,3%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)

      Hapus
  25. Begitu banyak keanehan dari perlawanan hingga lah Hal Masa tambahan.....

    FIFA SILA SIASAT....

    BalasHapus
    Balasan
    1. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALONYET 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk MALONYET 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALONYET 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALONYET 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALONYET 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALONYET 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
  26. Wooww.... Aneh ya pemain Bangladesh hanya sekadar melihat tanpa banyak perlawanan... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
    Balasan
    1. BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      ________________________________________
      Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
      Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
      Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
      Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
      Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
      Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
      ________________________________________
      Sumber Berita Internasional & MALONYET
      The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
      VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
      Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
      ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
      ________________________________________
      1. Kehancuran Skuad Utama & Teknis
      Lumpuhnya Kekuatan Timnas: Kehilangan 7 pemain inti sekaligus selama 12 bulan membuat kerangka timnas hancur total. Pelatih harus merombak strategi dari nol dengan pemain lokal yang secara kualitas mungkin belum setara.
      Krisis Kepercayaan Diri: Moral pemain lain akan anjlok karena merasa perjuangan mereka di lapangan sia-sia akibat sanksi administratif dan pengurangan poin.
      ________________________________________
      2. Bencana di Kualifikasi Piala Asia 2027
      Peluang Lolos Menipis: Pengurangan poin dan potensi kekalahan WO (0-3) adalah hukuman mati di fase grup. MALONYET kemungkinan besar akan tersingkir lebih awal, menghambat visi jangka panjang federasi.
      Nasib di Tangan AFC: Dengan bukti dokumen ilegal, AFC bisa memberikan sanksi tambahan atau diskualifikasi jika ditemukan pelanggaran lebih lanjut dalam pendaftaran pemain di kompetisi mereka.
      ________________________________________
      3. Kerugian Finansial & Reputasi
      Beban Denda Berat: Denda 350.000 CHF (Rp7,2 - 7,6 Miliar) adalah angka yang sangat besar untuk federasi. Ini akan memotong anggaran pembinaan usia muda atau kompetisi domestik.
      Krisis Kredibilitas Internasional: Skandal "dokumen ilegal" mencoreng wajah FAM di mata FIFA dan AFC. Di masa depan, proses naturalisasi mereka akan dipantau secara super ketat dan skeptis.
      ________________________________________
      4. Dampak bagi Pemain & Klub
      Karier yang Terhenti: Larangan beraktivitas 1 tahun bagi ketujuh pemain tersebut adalah kerugian besar di masa emas mereka. Meski boleh berlatih (berdasarkan keringanan CAS), hilangnya atmosfer kompetisi kompetitif akan menurunkan performa mereka secara drastis.
      Konflik Kontrak: Klub-klub tempat pemain ini bernaung merugi secara finansial karena membayar gaji pemain yang tidak bisa bertanding.
      ________________________________________
      5. Tekanan Sosial dan Politik
      Desakan Mundur: Publik dan suporter dipastikan akan menuntut pertanggungjawaban petinggi FAM. Kegagalan dalam verifikasi dokumen yang berujung sanksi berat adalah bentuk kelalaian manajemen yang fatal.

      Hapus
  27. Wooww.... Aneh ya pemain Bangladesh hanya sekadar melihat tanpa banyak perlawanan... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
    Balasan
    1. BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      ________________________________________
      Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
      Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
      Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
      Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
      Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
      Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
      ________________________________________
      Sumber Berita Internasional & MALONYET
      The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
      VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
      Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
      ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
      PADU GUYS....๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ
      -18 BUAH SU30MKM
      -38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
      -18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
      -
      GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
      BEZA ya guys... HAHAHAHA
      MALONYET...
      F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALONYET nanti...
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
      Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALONYET...
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
      INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
      18 Buah Su 30MKM
      17 Buah Bae hawk 108/208
      8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
      18 +18 Buah FA-50M Block 20
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
      horeyyyyy...F18 come to PAPA
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
      Come to papa F18C/D..... ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
      39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
      39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
      ________________________________________
      ๐ŸคฃONTERUS : BATAL = CAS – FAM : GAGAL๐Ÿคฃ

      Hapus
  28. BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    ________________________________________
    Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
    Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
    Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
    Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
    Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
    Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
    ________________________________________
    Sumber Berita Internasional & MALONYET
    The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
    VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
    Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
    ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
    ________________________________________
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
    PADU GUYS....๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ
    -18 BUAH SU30MKM
    -38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
    -18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
    -
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALONYET...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALONYET nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
    Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALONYET...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
    horeyyyyy...F18 come to PAPA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
    Come to papa F18C/D..... ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
    39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
    ________________________________________
    ๐ŸคฃONTERUS : BATAL = CAS – FAM : GAGAL๐Ÿคฃ

    BalasHapus
  29. BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    ________________________________________
    Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
    Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
    Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
    Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
    Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
    Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
    ________________________________________
    Sumber Berita Internasional & MALONYET
    The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
    VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
    Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
    ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
    ________________________________________
    1. Kehancuran Skuad Utama & Teknis
    Lumpuhnya Kekuatan Timnas: Kehilangan 7 pemain inti sekaligus selama 12 bulan membuat kerangka timnas hancur total. Pelatih harus merombak strategi dari nol dengan pemain lokal yang secara kualitas mungkin belum setara.
    Krisis Kepercayaan Diri: Moral pemain lain akan anjlok karena merasa perjuangan mereka di lapangan sia-sia akibat sanksi administratif dan pengurangan poin.
    ________________________________________
    2. Bencana di Kualifikasi Piala Asia 2027
    Peluang Lolos Menipis: Pengurangan poin dan potensi kekalahan WO (0-3) adalah hukuman mati di fase grup. MALONYET kemungkinan besar akan tersingkir lebih awal, menghambat visi jangka panjang federasi.
    Nasib di Tangan AFC: Dengan bukti dokumen ilegal, AFC bisa memberikan sanksi tambahan atau diskualifikasi jika ditemukan pelanggaran lebih lanjut dalam pendaftaran pemain di kompetisi mereka.
    ________________________________________
    3. Kerugian Finansial & Reputasi
    Beban Denda Berat: Denda 350.000 CHF (Rp7,2 - 7,6 Miliar) adalah angka yang sangat besar untuk federasi. Ini akan memotong anggaran pembinaan usia muda atau kompetisi domestik.
    Krisis Kredibilitas Internasional: Skandal "dokumen ilegal" mencoreng wajah FAM di mata FIFA dan AFC. Di masa depan, proses naturalisasi mereka akan dipantau secara super ketat dan skeptis.
    ________________________________________
    4. Dampak bagi Pemain & Klub
    Karier yang Terhenti: Larangan beraktivitas 1 tahun bagi ketujuh pemain tersebut adalah kerugian besar di masa emas mereka. Meski boleh berlatih (berdasarkan keringanan CAS), hilangnya atmosfer kompetisi kompetitif akan menurunkan performa mereka secara drastis.
    Konflik Kontrak: Klub-klub tempat pemain ini bernaung merugi secara finansial karena membayar gaji pemain yang tidak bisa bertanding.
    ________________________________________
    5. Tekanan Sosial dan Politik
    Desakan Mundur: Publik dan suporter dipastikan akan menuntut pertanggungjawaban petinggi FAM. Kegagalan dalam verifikasi dokumen yang berujung sanksi berat adalah bentuk kelalaian manajemen yang fatal.

    BalasHapus
  30. LOLOS KE FINAL DENGAN CARA MEMALUKAN... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    BalasHapus
    Balasan
    1. BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      ________________________________________
      Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
      Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
      Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
      Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
      Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
      Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
      ________________________________________
      Sumber Berita Internasional & MALONYET
      The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
      VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
      Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
      ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
      ________________________________________
      1. Kehancuran Skuad Utama & Teknis
      Lumpuhnya Kekuatan Timnas: Kehilangan 7 pemain inti sekaligus selama 12 bulan membuat kerangka timnas hancur total. Pelatih harus merombak strategi dari nol dengan pemain lokal yang secara kualitas mungkin belum setara.
      Krisis Kepercayaan Diri: Moral pemain lain akan anjlok karena merasa perjuangan mereka di lapangan sia-sia akibat sanksi administratif dan pengurangan poin.
      ________________________________________
      2. Bencana di Kualifikasi Piala Asia 2027
      Peluang Lolos Menipis: Pengurangan poin dan potensi kekalahan WO (0-3) adalah hukuman mati di fase grup. MALONYET kemungkinan besar akan tersingkir lebih awal, menghambat visi jangka panjang federasi.
      Nasib di Tangan AFC: Dengan bukti dokumen ilegal, AFC bisa memberikan sanksi tambahan atau diskualifikasi jika ditemukan pelanggaran lebih lanjut dalam pendaftaran pemain di kompetisi mereka.
      ________________________________________
      3. Kerugian Finansial & Reputasi
      Beban Denda Berat: Denda 350.000 CHF (Rp7,2 - 7,6 Miliar) adalah angka yang sangat besar untuk federasi. Ini akan memotong anggaran pembinaan usia muda atau kompetisi domestik.
      Krisis Kredibilitas Internasional: Skandal "dokumen ilegal" mencoreng wajah FAM di mata FIFA dan AFC. Di masa depan, proses naturalisasi mereka akan dipantau secara super ketat dan skeptis.
      ________________________________________
      4. Dampak bagi Pemain & Klub
      Karier yang Terhenti: Larangan beraktivitas 1 tahun bagi ketujuh pemain tersebut adalah kerugian besar di masa emas mereka. Meski boleh berlatih (berdasarkan keringanan CAS), hilangnya atmosfer kompetisi kompetitif akan menurunkan performa mereka secara drastis.
      Konflik Kontrak: Klub-klub tempat pemain ini bernaung merugi secara finansial karena membayar gaji pemain yang tidak bisa bertanding.
      ________________________________________
      5. Tekanan Sosial dan Politik
      Desakan Mundur: Publik dan suporter dipastikan akan menuntut pertanggungjawaban petinggi FAM. Kegagalan dalam verifikasi dokumen yang berujung sanksi berat adalah bentuk kelalaian manajemen yang fatal.

      Hapus
  31. LOLOS KE FINAL DENGAN CARA MEMALUKAN... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    BalasHapus
    Balasan
    1. BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      ________________________________________
      Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
      Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
      Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
      Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
      Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
      Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
      ________________________________________
      Sumber Berita Internasional & MALONYET
      The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
      VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
      Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
      ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
      ________________________________________
      1. Kehancuran Skuad Utama & Teknis
      Lumpuhnya Kekuatan Timnas: Kehilangan 7 pemain inti sekaligus selama 12 bulan membuat kerangka timnas hancur total. Pelatih harus merombak strategi dari nol dengan pemain lokal yang secara kualitas mungkin belum setara.
      Krisis Kepercayaan Diri: Moral pemain lain akan anjlok karena merasa perjuangan mereka di lapangan sia-sia akibat sanksi administratif dan pengurangan poin.
      ________________________________________
      2. Bencana di Kualifikasi Piala Asia 2027
      Peluang Lolos Menipis: Pengurangan poin dan potensi kekalahan WO (0-3) adalah hukuman mati di fase grup. MALONYET kemungkinan besar akan tersingkir lebih awal, menghambat visi jangka panjang federasi.
      Nasib di Tangan AFC: Dengan bukti dokumen ilegal, AFC bisa memberikan sanksi tambahan atau diskualifikasi jika ditemukan pelanggaran lebih lanjut dalam pendaftaran pemain di kompetisi mereka.
      ________________________________________
      3. Kerugian Finansial & Reputasi
      Beban Denda Berat: Denda 350.000 CHF (Rp7,2 - 7,6 Miliar) adalah angka yang sangat besar untuk federasi. Ini akan memotong anggaran pembinaan usia muda atau kompetisi domestik.
      Krisis Kredibilitas Internasional: Skandal "dokumen ilegal" mencoreng wajah FAM di mata FIFA dan AFC. Di masa depan, proses naturalisasi mereka akan dipantau secara super ketat dan skeptis.
      ________________________________________
      4. Dampak bagi Pemain & Klub
      Karier yang Terhenti: Larangan beraktivitas 1 tahun bagi ketujuh pemain tersebut adalah kerugian besar di masa emas mereka. Meski boleh berlatih (berdasarkan keringanan CAS), hilangnya atmosfer kompetisi kompetitif akan menurunkan performa mereka secara drastis.
      Konflik Kontrak: Klub-klub tempat pemain ini bernaung merugi secara finansial karena membayar gaji pemain yang tidak bisa bertanding.
      ________________________________________
      5. Tekanan Sosial dan Politik
      Desakan Mundur: Publik dan suporter dipastikan akan menuntut pertanggungjawaban petinggi FAM. Kegagalan dalam verifikasi dokumen yang berujung sanksi berat adalah bentuk kelalaian manajemen yang fatal.

      Hapus
  32. Wooww.... Aneh ya pemain Bangladesh hanya sekadar melihat tanpa banyak perlawanan... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
  33. Wooww.... Aneh ya pemain Bangladesh hanya sekadar melihat tanpa banyak perlawanan... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
  34. 2026 = MALAYDESH MATCH FIXING
    2026 = MALAYDESH CAS KALAH
    2025 = MALAYDESH NATURALISASI PALSU
    1994 = MALAYDESH MATCH FIXING
    2010 = SINGAPARNO MATCH FIXING
    --------------------------------
    ⚽ Skandal Sepak Bola
    • 1994 (Malaydesh): Skandal judi massal di liga domestik diusut badan antikorupsi; 80+ pemain disanksi.
    • 2010 (Singaparno): Sindikat global (Raj Perumal & Dan Tan) terungkap mengatur ratusan laga internasional.
    • 2025 (Malaydesh/FAM): Investigasi ungkap 7 pemain naturalisasi timnas gunakan dokumen keturunan palsu.
    • Maret 2026 (CAS & FAM): Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) tolak banding Asosiasi Sepak Bola Malaydesh (FAM); sanksi denda Rp7,5 M dan skorsing tetap berlaku.
    • Oktober 2026 (Malaydesh vs Singaparno): Kemenangan 6-0 Malaydesh atas Singaparno di FIFA ASEAN Cup dicurigai match fixing.
    --------------------------------
    ๐Ÿช– Skandal Militer & Pertahanan
    • 2011 (Mindef Malaydesh): Proyek Kapal Perang Pesisir (LCS) dimulai dan langsung salah manajemen.
    • Februari 2026 (Mindef Malaydesh & Kuwait): Malaydesh batalkan rencana pembelian armada jet F/A-18 bekas Kuwait karena kendala biaya dan waktu.
    • Juli 2026 (Tentara Laut Diraja Malaydesh): Krisis 16 tahun proyek LCS RM6 Miliar; target dipangkas jadi 5 unit dan kapal pertama diserahkan tanpa rudal.
    • 2026 (Mindef Malaydesh): Proyek Kapal Patroli (OPV) tertunda akibat krisis finansial vendor; viral karena kapal miring saat peluncuran.
    --------------------------------
    2026 = BATAL : NSM-AMRAAM-F18-UH60A
    2026 = PHK MASSAL = CUT BUDGET
    2026 = FREEZE PROCUREMENT = CUT BUDGET
    2025 = SIPRI KOSONG = NO SHOPPING
    2024 = SIPRI KOSONG = NO SHOPPING
    2023 = CANCELLED PROCUREMENT = NO MONEY
    --------------------------------
    2026 = BATAL : NSM-AMRAAM-F18-UH60A
    MALONYET’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict, according to a government directive reviewed by Reuters.
    --------------------------------
    2026 = FREEZE PROCUREMENT = CUT BUDGET
    The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
    --------------------------------
    2025 SIPRI MALONYET = KOSONG
    Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
    --------------------------------
    2024 SIPRI MALONYET = KOSONG
    https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
    --------------------------------
    2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita (Januari 2023).
    --------------------------------
    CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
    -
    Bloomberg & The Straits Times: Memberitakan restrukturisasi Petronas yang memangkas ±5.000 karyawan
    --------------------------------
    HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
    2010: RM 407,1 MILIAR
    2011: RM 456,1 MILIAR
    2012: RM 501,6 MILIAR
    2013: RM 547,7 MILIAR
    2014: RM 582,8 MILIAR
    2015: RM 630,5 MILIAR
    2016: RM 648,5 MILIAR
    2017: RM 686,8 MILIAR
    2018: RM 1,19 TRILIUN
    2019: RM 1,25 TRILIUN
    2020: RM 1,32 TRILIUN
    2021: RM 1,38 TRILIUN
    2022: RM 1,45 TRILIUN
    2023: RM 1,53 TRILIUN
    2024: RM 1,63 TRILIUN
    2025: RM 1,71 TRILIUN
    2026: RM 1,79 TRILIUN
    -
    Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
    Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge MALONYET (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)

    BalasHapus
  35. 2026 = MALAYDESH MATCH FIXING
    2026 = MALAYDESH CAS KALAH
    2025 = MALAYDESH NATURALISASI PALSU
    1994 = MALAYDESH MATCH FIXING
    2010 = SINGAPARNO MATCH FIXING
    -------------------------------
    MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
    • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
    • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
    -
    SKANDAL FAM 2026
    • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
    • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
    • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
    -
    SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
    • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
    • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
    --------------------------------
    BEBAN UTANG PER KAPITA & POPULASI (2026–1998)
    2026: RM 94,544 | POPULASI: 36,385,115 JIWA
    2025: RM 81,998 | POPULASI: 35,977,838 JIWA
    2024: RM 79,315 | POPULASI: 34,671,895 JIWA
    2023: RM 74,587 | POPULASI: 35,126,298 JIWA
    2022: RM 70,901 | POPULASI: 34,695,493 JIWA
    2021: RM 67,667 | POPULASI: 34,282,399 JIWA
    2020: RM 63,464 | POPULASI: 33,870,000 JIWA
    2019: RM 60,179 | POPULASI: 33,450,000 JIWA
    2018: RM 57,605 | POPULASI: 33,000,000 JIWA
    2017: RM 54,910 | POPULASI: 32,540,000 JIWA
    2016: RM 52,699 | POPULASI: 32,040,000 JIWA
    2015: RM 51,253 | POPULASI: 31,520,000 JIWA
    2014: RM 47,927 | POPULASI: 30,980,000 JIWA
    2013: RM 44,992 | POPULASI: 30,420,000 JIWA
    2012: RM 41,326 | POPULASI: 29,850,000 JIWA
    2011: RM 37,904 | POPULASI: 29,260,000 JIWA
    2010: RM 34,488 | POPULASI: 28,650,000 JIWA
    2009: RM 31,326 | POPULASI: 28,040,000 JIWA
    2008: RM 26,155 | POPULASI: 27,450,000 JIWA
    2007: RM 25,316 | POPULASI: 26,860,000 JIWA
    2006: RM 23,381 | POPULASI: 26,260,000 JIWA
    2005: RM 21,940 | POPULASI: 25,660,000 JIWA
    2004: RM 20,550 | POPULASI: 25,060,000 JIWA
    2003: RM 18,560 | POPULASI: 24,460,000 JIWA
    2002: RM 16,798 | POPULASI: 23,870,000 JIWA
    2001: RM 15,162 | POPULASI: 23,280,000 JIWA
    2000: RM 13,574 | POPULASI: 22,690,000 JIWA
    1999: RM 12,210 | POPULASI: 22,110,000 JIWA
    1998: RM 10,821 | POPULASI: 21,530,000 JIWA
    --------------------------------------------
    OBLIGASI GLOBAL MALONYET (1998–2026)
    1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
    1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
    2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
    2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
    2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
    2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
    2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
    2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
    2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
    2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
    2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
    2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
    2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.

    BalasHapus
  36. BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    ________________________________________
    Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
    Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
    Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
    Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
    Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
    Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
    ________________________________________
    Informasi mengenai hasil sidang Court of Arbitration for Sport (CAS) terkait banding FAM (Federasi Sepak Bola MALONYET) dan tujuh pemain naturalisasi yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026 dirilis oleh berbagai media olahraga terkemuka.
    Berikut adalah beberapa sumber berita resmi yang melaporkan keputusan tersebut:
    Sumber Berita Indonesia
    BolaSport.com: Melaporkan bahwa CAS menolak banding FAM dan menyatakan tujuh pemain naturalisasi tetap terbukti ilegal serta dihukum 12 bulan.
    Bola.com: Menyebutkan secara rinci bahwa CAS menolak sebagian banding tersebut dan tetap memberlakukan larangan bermain selama satu tahun bagi para pemain yang terlibat.
    MSN Indonesia: Mengonfirmasi pemalsuan dokumen naturalisasi MALONYET telah terbukti dan kini nasib tim nasional mereka berada di tangan AFC.
    TVOneNews: Merilis hasil sidang yang menyatakan CAS hanya mengabulkan sebagian kecil banding terkait aktivitas latihan pemain, namun tetap menguatkan sanksi utama.
    Asatunews: Menyoroti kewajiban finansial FAM yang tetap harus membayar denda sebesar Rp7,5 miliar sesuai keputusan CAS.
    ________________________________________
    Sumber Berita Internasional & MALONYET
    The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
    VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
    Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
    Scoop.my: Merinci bahwa panel arbiter yang diketuai Lars Hilliger mengonfirmasi adanya pelanggaran Kode Disiplin FIFA.
    ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.


    BalasHapus
  37. Satu persatu bukti Mulai terungkai..... Dari masa tambahan hingga lah jumlah GOL yang aneh hingga 9 GOL.. Jelas di akhirnya tanpa banyak perlawanan... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž

    BalasHapus
    Balasan
    1. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALONYET 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk MALONYET 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALONYET 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALONYET 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALONYET 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALONYET 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
    2. 2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
      2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
      2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
      2026 = MALAYDESH MATCH FIXING
      2026 = MALAYDESH CAS KALAH
      2025 = MALAYDESH NATURALISASI PALSU
      1994 = MALAYDESH MATCH FIXING
      2010 = SINGAPARNO MATCH FIXING
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      PASPOR RINGGIT LISTRIK DAN KELAPARAN TERGANTUNG INDONESIA
      -
      MALAYDESH IMPOR =
      • Batubara: Fakta. Malaydesh impor 21,84 juta ton untuk 69% listriknya. (Sumber: Kemendag RI / CNN Indonesia & Liputan6)
      • Ringgit & Paspor: Buatan oleh PERUM PERURI INDONESIA. (Sumber: Perum Peruri / iNews & IDX Channel)
      • Beras: ekspor beras 200.000 ton ke Malaydesh (Sumber: Kementan & Bulog / CNBC Indonesia & Kumparan)
      • Jagung: Ekspor 240.000 ton ke Malaydesh. (Sumber: Kementan / VIVA & Kompas)
      • LNG: Malaydesh impor rutin 56.431,6 METRIK TON. (Sumber: BPS & ESDM)
      --------------------------------------------
      IMPORT COAL INDONESIA
      Malaydesh mengimpor batubara dari Indonesia untuk pembangkit listrik. Tenaga Nasional Berhad (TNB), perusahaan listrik utama Malaydesh, merupakan salah satu mitra strategis bagi para eksportir batu bara Indonesia. Dalam tahun 2021, TNB membeli 21,84 JUTA METRIK TON batu bara dari Indonesia, yang merupakan 69% dari total batu bara yang digunakan dalam pembangkit listrik di seluruh Malaydesh
      --------------------------------------------
      IMPORT LNG INDONESIA
      • Tahun 2024: Malaysia mengimpor 56.431,6 metrik ton (atau sekitar 56,43 ribu ton) LNG dari Indonesia.
      • Tahun 2022: Malaysia mengimpor 10.965 metrik ton (10,96 juta kg) LNG dari Indonesia
      -
      Malaydesh imported $1.74B in Natural gas, liquefied, becoming the 23rd largest importer of Natural gas, liquefied in the world. At the same year, Natural gas, liquefied was the 15th most imported product in Malaydesh. Malaydesh imports Natural gas, liquefied primarily from: Australia ($1.13B), Brunei ($600M), Indonesia ($8.23M), United States ($4.84k), and France ($414).
      --------------------------------------------
      PETRONAS HUTANG KE PGN
      PETRONAS HUTANG KE PGN
      PETRONAS HUTANG KE PGN
      Afiliasi Pertamina Gas Negara alias PGN (PGAS) menang gugatan atas Petronas Carigali Muriah Limited (PCML), dan PLN. Itu setelah ICC International Court of Arbitration, Hong Kong, menghukum Petronas. Oleh karena itu, Petronas harus memPAY kepada Kalimantan Jawa Gas (KJG).
      --------------------------------------------
      IMPOR JAGUNG 240.000 TON
      IMPOR JAGUNG 240.000 TON
      IMPOR JAGUNG 240.000 TON
      Malaydesh mengimpor jagung dari Indonesia hingga 240.000 ton per tahun atau 20.000 ton per bulan demi mengamankan pasokan pakan ternak dan industri makanan olahan dalam negerinya
      --------------------------------------------
      ๐Ÿช™ Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara Luar Negeri (PERURI INDONESIA)
      • Malaysia: Mata uang (Ringgit) & Paspor (sejak 2010).
      • Sri Lanka: Mata uang (Rupee) & Paspor.
      • Nepal: Mata uang (Rupee), Pita Cukai, & Prangko.
      • Peru: Mata uang (Soles).
      • Bangladesh: Mata uang (Taka).
      • Somalia: Mata uang (Shilling).
      • Argentina: Mata uang (Peso).
      • Guinea: Dokumen Negara (Paspor).
      .
      --------------------------------------------
      IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
      • Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
      -
      • Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.

      Hapus
  38. Satu persatu bukti Mulai terungkai..... Dari masa tambahan hingga lah jumlah GOL yang aneh hingga 9 GOL.. Jelas di akhirnya tanpa banyak perlawanan... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž

    BalasHapus
    Balasan
    1. GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
      -
      2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      ---------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      SUMBER :
      Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge MALONYET | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
      --------------------------------_
      Hutang Pemerintah MALONYET dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
      2010: 150 miliar USD
      2011: 165 miliar USD
      2012: 180 miliar USD
      2013: 195 miliar USD
      2014: 210 miliar USD
      2015: 225 miliar USD
      2016: 240 miliar USD
      2017: 255 miliar USD
      2018: 270 miliar USD
      2019: 285 miliar USD
      2020: 300 miliar USD
      2021: 315 miliar USD
      2022: 330 miliar USD
      2023: 345 miliar USD
      2024: 360 miliar USD
      2025: 375 miliar USD
      -
      SUMBER :
      BNM | MOF | Statista/Trading Economics
      --------------------------------
      Rasio Utang terhadap GDP MALONYET (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 70.5
      -
      SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
      --------------------------------
      DEFISIT FISKAL MALONYET PERIODE 2010–2025:
      2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
      2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
      2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
      2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
      2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
      2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
      2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
      2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
      2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
      2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
      2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
      2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
      2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
      2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
      -
      SUMBER:
      IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara MALONYET.
      --------------------------------
      2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 347%
      2. MALONYET ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 224%
      3. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 223%
      4. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: 161%
      5. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~130 - 150%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: ~110 - 120%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: ~80 - 95%
      8. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: ~75 - 85%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~60 - 70%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~30 - 40%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~5 - 10%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ---------------------------------
      2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 176,3%
      2. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~84,7% - 91%
      3. MALONYET ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 70,5%
      4. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 62,2%
      5. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: 63,0%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: 58,8%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: 41,1%
      8. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: ~34% - 37%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~31,4%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~16% - 20%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~2,3%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)

      Hapus
    2. 2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
      2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
      2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
      2026 = MALAYDESH MATCH FIXING
      2026 = MALAYDESH CAS KALAH
      2025 = MALAYDESH NATURALISASI PALSU
      1994 = MALAYDESH MATCH FIXING
      2010 = SINGAPARNO MATCH FIXING
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      SUMBER :
      Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge MALONYET | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
      --------------------------------_
      Hutang Pemerintah MALONYET dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
      2010: 150 miliar USD
      2011: 165 miliar USD
      2012: 180 miliar USD
      2013: 195 miliar USD
      2014: 210 miliar USD
      2015: 225 miliar USD
      2016: 240 miliar USD
      2017: 255 miliar USD
      2018: 270 miliar USD
      2019: 285 miliar USD
      2020: 300 miliar USD
      2021: 315 miliar USD
      2022: 330 miliar USD
      2023: 345 miliar USD
      2024: 360 miliar USD
      2025: 375 miliar USD
      -
      SUMBER :
      BNM | MOF | Statista/Trading Economics
      --------------------------------
      Rasio Utang terhadap GDP MALONYET (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 70.5
      -
      SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
      --------------------------------
      DEFISIT FISKAL MALONYET PERIODE 2010–2025:
      2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
      2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
      2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
      2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
      2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
      2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
      2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
      2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
      2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
      2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
      2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
      2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
      2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
      2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
      -
      SUMBER:
      IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara MALONYET.
      --------------------------------
      2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 347%
      2. MALONYET ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 224%
      3. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 223%
      4. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: 161%
      5. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~130 - 150%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: ~110 - 120%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: ~80 - 95%
      8. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: ~75 - 85%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~60 - 70%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~30 - 40%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~5 - 10%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ---------------------------------
      2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 176,3%
      2. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~84,7% - 91%
      3. MALONYET ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 70,5%
      4. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 62,2%
      5. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: 63,0%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: 58,8%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: 41,1%
      8. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: ~34% - 37%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~31,4%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~16% - 20%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~2,3%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)

      Hapus
  39. BUKTI SEMASA perlawanan INDIANESIA - Bangladesh.... Nilai Kan.... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
    Balasan
    1. BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      ________________________________________
      Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
      Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
      Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
      Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
      Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
      Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
      ________________________________________
      Sumber Berita Internasional & MALONYET
      The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
      VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
      Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
      ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
      ________________________________________
      1. Kehancuran Skuad Utama & Teknis
      Lumpuhnya Kekuatan Timnas: Kehilangan 7 pemain inti sekaligus selama 12 bulan membuat kerangka timnas hancur total. Pelatih harus merombak strategi dari nol dengan pemain lokal yang secara kualitas mungkin belum setara.
      Krisis Kepercayaan Diri: Moral pemain lain akan anjlok karena merasa perjuangan mereka di lapangan sia-sia akibat sanksi administratif dan pengurangan poin.
      ________________________________________
      2. Bencana di Kualifikasi Piala Asia 2027
      Peluang Lolos Menipis: Pengurangan poin dan potensi kekalahan WO (0-3) adalah hukuman mati di fase grup. MALONYET kemungkinan besar akan tersingkir lebih awal, menghambat visi jangka panjang federasi.
      Nasib di Tangan AFC: Dengan bukti dokumen ilegal, AFC bisa memberikan sanksi tambahan atau diskualifikasi jika ditemukan pelanggaran lebih lanjut dalam pendaftaran pemain di kompetisi mereka.
      ________________________________________
      3. Kerugian Finansial & Reputasi
      Beban Denda Berat: Denda 350.000 CHF (Rp7,2 - 7,6 Miliar) adalah angka yang sangat besar untuk federasi. Ini akan memotong anggaran pembinaan usia muda atau kompetisi domestik.
      Krisis Kredibilitas Internasional: Skandal "dokumen ilegal" mencoreng wajah FAM di mata FIFA dan AFC. Di masa depan, proses naturalisasi mereka akan dipantau secara super ketat dan skeptis.
      ________________________________________
      4. Dampak bagi Pemain & Klub
      Karier yang Terhenti: Larangan beraktivitas 1 tahun bagi ketujuh pemain tersebut adalah kerugian besar di masa emas mereka. Meski boleh berlatih (berdasarkan keringanan CAS), hilangnya atmosfer kompetisi kompetitif akan menurunkan performa mereka secara drastis.
      Konflik Kontrak: Klub-klub tempat pemain ini bernaung merugi secara finansial karena membayar gaji pemain yang tidak bisa bertanding.
      ________________________________________
      5. Tekanan Sosial dan Politik
      Desakan Mundur: Publik dan suporter dipastikan akan menuntut pertanggungjawaban petinggi FAM. Kegagalan dalam verifikasi dokumen yang berujung sanksi berat adalah bentuk kelalaian manajemen yang fatal.

      Hapus
    2. 2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
      2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
      2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
      2026 = MALAYDESH MATCH FIXING
      2026 = MALAYDESH CAS KALAH
      2025 = MALAYDESH NATURALISASI PALSU
      1994 = MALAYDESH MATCH FIXING
      2010 = SINGAPARNO MATCH FIXING
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
      1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
      1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
      2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
      2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
      2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
      2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
      2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
      2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
      2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
      2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
      2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
      2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
      2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
      2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
      2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
      2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
      2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
      2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
      2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
      --------------------------------------------
      OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
      1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
      1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
      2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
      2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
      2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
      2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
      2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
      2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
      2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
      2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
      2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.

      Hapus
  40. BUKTI SEMASA perlawanan INDIANESIA - Bangladesh.... Nilai Kan.... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
    Balasan
    1. BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
      ________________________________________
      Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
      Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
      Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
      Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
      Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
      Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
      ________________________________________
      Informasi mengenai hasil sidang Court of Arbitration for Sport (CAS) terkait banding FAM (Federasi Sepak Bola MALONYET) dan tujuh pemain naturalisasi yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026 dirilis oleh berbagai media olahraga terkemuka.
      Berikut adalah beberapa sumber berita resmi yang melaporkan keputusan tersebut:
      Sumber Berita Indonesia
      BolaSport.com: Melaporkan bahwa CAS menolak banding FAM dan menyatakan tujuh pemain naturalisasi tetap terbukti ilegal serta dihukum 12 bulan.
      Bola.com: Menyebutkan secara rinci bahwa CAS menolak sebagian banding tersebut dan tetap memberlakukan larangan bermain selama satu tahun bagi para pemain yang terlibat.
      MSN Indonesia: Mengonfirmasi pemalsuan dokumen naturalisasi MALONYET telah terbukti dan kini nasib tim nasional mereka berada di tangan AFC.
      TVOneNews: Merilis hasil sidang yang menyatakan CAS hanya mengabulkan sebagian kecil banding terkait aktivitas latihan pemain, namun tetap menguatkan sanksi utama.
      Asatunews: Menyoroti kewajiban finansial FAM yang tetap harus membayar denda sebesar Rp7,5 miliar sesuai keputusan CAS.
      ________________________________________
      Sumber Berita Internasional & MALONYET
      The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
      VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
      Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
      Scoop.my: Merinci bahwa panel arbiter yang diketuai Lars Hilliger mengonfirmasi adanya pelanggaran Kode Disiplin FIFA.
      ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.


      Hapus
    2. 2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
      2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
      2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
      2026 = MALAYDESH MATCH FIXING
      2026 = MALAYDESH CAS KALAH
      2025 = MALAYDESH NATURALISASI PALSU
      1994 = MALAYDESH MATCH FIXING
      2010 = SINGAPARNO MATCH FIXING
      --------------------------------
      MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
      • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
      • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
      -
      SKANDAL FAM 2026
      • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
      • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
      • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
      -
      SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
      • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
      • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
      --------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 1998–2026
      -
      1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia dan dimulainya defisit anggaran berkepanjangan.
      -
      1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan instrumen obligasi domestik baru untuk stimulus ekonomi.
      -
      2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi sektor korporasi dan perbankan pasca-krisis selesai.
      -
      2001: RM 145,7 Miliar – Peningkatan belanja pembangunan guna menopang pertumbuhan domestik.
      -
      2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB mulai merangkak naik secara perlahan.
      -
      2003: RM 188,8 Miliar – Batas plafon utang resmi pertama kali dinaikkan menjadi 40% dari PDB.
      -
      2004: RM 216,6 Miliar – Pengeluaran publik meluas demi mendukung proyek infrastruktur baru.
      -
      2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal awal di bawah manajemen kepemimpinan baru.
      -
      2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit secara ketat di tengah lonjakan harga komoditas global.
      -
      2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan masih stabil menjelang gejolak finansial global.
      -
      2008: RM 306,4 Miliar – Kenaikan plafon utang menjadi 45% akibat dampak awal krisis finansial global.
      -
      2009: RM 362,4 Miliar – Batas utang melonjak ke 55% demi mendanai paket stimulus ekonomi besar.
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara MALONYET 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP. [
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026

      Hapus
  41. Netizen INDONESIA support FIFA lakukan Investigasi Match Fixing 6-0 antara malaysia vs singapore di FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung

    BalasHapus
  42. Skenario Match FIXING oleh malaydesh GAGAL TOTAL di FIFA ASEAN Cup 2026


    WKWKWK

    BalasHapus
  43. Skenario Match FIXING oleh malaydesh GAGAL TOTAL di FIFA ASEAN Cup 2026


    WKWKWK

    BalasHapus
  44. BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
    ________________________________________
    Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
    Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
    Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
    Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
    Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
    Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
    ________________________________________
    Informasi mengenai hasil sidang Court of Arbitration for Sport (CAS) terkait banding FAM (Federasi Sepak Bola MALONYET) dan tujuh pemain naturalisasi yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026 dirilis oleh berbagai media olahraga terkemuka.
    Berikut adalah beberapa sumber berita resmi yang melaporkan keputusan tersebut:
    Sumber Berita Indonesia
    BolaSport.com: Melaporkan bahwa CAS menolak banding FAM dan menyatakan tujuh pemain naturalisasi tetap terbukti ilegal serta dihukum 12 bulan.
    Bola.com: Menyebutkan secara rinci bahwa CAS menolak sebagian banding tersebut dan tetap memberlakukan larangan bermain selama satu tahun bagi para pemain yang terlibat.
    MSN Indonesia: Mengonfirmasi pemalsuan dokumen naturalisasi MALONYET telah terbukti dan kini nasib tim nasional mereka berada di tangan AFC.
    TVOneNews: Merilis hasil sidang yang menyatakan CAS hanya mengabulkan sebagian kecil banding terkait aktivitas latihan pemain, namun tetap menguatkan sanksi utama.
    Asatunews: Menyoroti kewajiban finansial FAM yang tetap harus membayar denda sebesar Rp7,5 miliar sesuai keputusan CAS.
    ________________________________________
    Sumber Berita Internasional & MALONYET
    The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
    VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
    Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
    Scoop.my: Merinci bahwa panel arbiter yang diketuai Lars Hilliger mengonfirmasi adanya pelanggaran Kode Disiplin FIFA.
    ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.


    BalasHapus
  45. Pur..nangislah Kat jamban seperti biasa..tp jgn lupa nonton besok malam ya .kita gak pakai sabun๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคช๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    BalasHapus
  46. 2026 = GAGAL ASIAN CUP : NATURALISASI PALSU (CAS GAGAL)
    2026 = GAGAL FIFA ASEAN CUP : MATCH FIXING
    2026 = ULTRAS MALAYA BOIKOT
    2026 = MALAYDESH MATCH FIXING
    2026 = MALAYDESH CAS KALAH
    2025 = MALAYDESH NATURALISASI PALSU
    1994 = MALAYDESH MATCH FIXING
    2010 = SINGAPARNO MATCH FIXING
    --------------------------------
    MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
    • Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
    • Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
    -
    SKANDAL FAM 2026
    • Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
    • Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
    • Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
    -
    SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
    • 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
    • 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
    --------------------------------
    HUTANG & LIABILITAS MALONYET 1998–2026
    -
    1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia dan dimulainya defisit anggaran berkepanjangan.
    -
    1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan instrumen obligasi domestik baru untuk stimulus ekonomi.
    -
    2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi sektor korporasi dan perbankan pasca-krisis selesai.
    -
    2001: RM 145,7 Miliar – Peningkatan belanja pembangunan guna menopang pertumbuhan domestik.
    -
    2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB mulai merangkak naik secara perlahan.
    -
    2003: RM 188,8 Miliar – Batas plafon utang resmi pertama kali dinaikkan menjadi 40% dari PDB.
    -
    2004: RM 216,6 Miliar – Pengeluaran publik meluas demi mendukung proyek infrastruktur baru.
    -
    2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal awal di bawah manajemen kepemimpinan baru.
    -
    2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit secara ketat di tengah lonjakan harga komoditas global.
    -
    2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan masih stabil menjelang gejolak finansial global.
    -
    2008: RM 306,4 Miliar – Kenaikan plafon utang menjadi 45% akibat dampak awal krisis finansial global.
    -
    2009: RM 362,4 Miliar – Batas utang melonjak ke 55% demi mendanai paket stimulus ekonomi besar.
    -
    2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
    -
    2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
    -
    2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
    -
    2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
    -
    2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
    -
    2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
    -
    2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
    -
    2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara MALONYET 2017.
    -
    2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP. [
    -
    2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
    -
    2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
    -
    2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
    -
    2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
    -
    2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
    -
    2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
    -
    2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
    -
    2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026

    BalasHapus
  47. https://www.fifa.com/id/news/articles/fifa-asean-cup-semua-yang-perlu-diketahui


    Tentu dong FIFA pilih INDONESIA sebagai kantor Representatif ASEAN dan diperluas

    Kantor permanen yang dikenal sebagai FIFA Hub Jakarta ini terletak di Menara Mandiri II, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Selain menjadi pusat penghubung bagi Asia Tenggara, ruang lingkup operasional kantor ini diperluas menjadi pusat koordinasi bagi 21 asosiasi sepak bola di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.

    BalasHapus
  48. BUKTI SEMASA perlawanan INDIANESIA - Bangladesh.... Nilai Kan sendiri .... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
  49. BUKTI SEMASA perlawanan INDIANESIA - Bangladesh.... Nilai Kan sendiri .... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    https://vt.tiktok.com/ZSbHphd7h/

    BalasHapus
  50. Patutlah boleh Dapat Cetak GOL hingga 9....ternyata ada MAIN MATA... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    BalasHapus
  51. Patutlah boleh Dapat Cetak GOL hingga 9....ternyata ada MAIN MATA... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    BalasHapus