Jakarta, IDM – Indonesia akan menjadi negara ASEAN pertama yang mampu membangun konstruksi kapal selam sendiri, jika jadi membeli Scorpene yang ditawarkan oleh produsen Naval Group.
Hal tersebut adalah bagian dari transfer teknologi (ToT) yang bakal diberikan oleh perusahaan asal Prancis itu. VP Sales and Business Development India, Asia, and Pacific, Nicolas de la VillemarquΓ©, mengatakan PT PAL bakal mendapatkan pengalaman.
“Hanya dalam delapan tahun kerja sama, PT PAL akan mendapatkan 100 tahun pengalaman Naval Group membuat kapal selam,” ujar Nicolas di Jakarta, Rabu (10/5).
Selain itu, Nicolas juga mengklaim kerja sama kapal selam Scorpene ini akan menciptakan ribuan pekerjaan jangka panjang sekaligus menghasilkan tenaga kerja yang sangat berkualitas.
“Juga peningkatan kemampuan industri lokal dan menciptakan peluang bisnis baru untuk masa depan proyek angkatan laut,” terangnya. Ia melanjutkan, Naval Group juga menjamin akses kepada PT PAL untuk pemeliharaan dan perawatan selama Scorpene tersebut aktif digunakan.
Sementara itu, Project Manager PT PAL, Satriyo Bintoro, mengungkapkan menjadi negara ASEAN pertama yang membuat konstruksi kapal selam sendiri akan sangat menguntungkan dari segi bisnis, terutama untuk pasar di Asia.
“Khususnya di Asia Tenggara, ya,” kata Bintoro kepada Indonesia Defense Magazine.
Meskipun, lanjutnya, hal tersebut dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu lebih dari lima tahun untuk bisa melakukan komersialisasi kapal selam. Ia mencontohkan, ekspor kapal perang PT PAL ke Filipina.
“Untuk kapal permukaan, kita sudah bisa memenuhi kebutuhan sendiri untuk TNI AL. Kapal-kapal Landing Platform Dock (LPD) itu sekarang kita ekspor ke Filipina, Uni Emirat Arab. Nanti, Scorpane juga akan begitu,” ujarnya.
Sebelumnya, Naval Group dan PT Pal menandatangani kerja sama strategis dalam bidang riset dan pengembangan teknologi untuk kapal selam dalam Indo Defence 2022, pada Rabu (2/11) lalu.
(IDM)
Woww,negara miskin sebelah makin tertinggal ngoahahaha
BalasHapusPT PAL antusias banget dengan rencana kerja sama ini dengan Naval Group ketimbang dengan DSME Korea
BalasHapusTapi kabarnya CHANGBOGO bach 2 tetap berlangsung ya, tapi untuk TOT tentu PT PAL antusias dengan NAVAL Group π
Hapusnich om smilikity kecap ya uda datang haha!π€π€π€
BalasHapussah
Apa yg ditawarkan NG sama aja dg penawaran DSME toh....bedanya kalo jaman dg DSME, kita masih "pong-pong bolong" mulai dari skill, pengalaman dan infrastruktur, sementara kalo jadi berkanjut sama NG, PAL sudah punya bekal dari kerjasama dg DSME....tapi seolah-olah karena NG, kemampuan PAL akan melesat cepat π€
HapusIlmu yg ditawarkan NG ga lepas dari teknik meroll baja bahan pressure hull, melas antar modul, merakit bagian-bagian yg akan disisipkan kedalam modul, produksi bagian yg terbuat dari bahan non baja-tekan (workshop GRP atau bahan sejenis), workshop painting....hal yg sama ditawarkan oleh vendor lainnya
HapusTrus kemarin sempat baca link dari the diplomat.....disitu disebut kalo petinggi kita tidak luas dg perfoma nagapasa class πππ darisini tidak bisa langsung diasumsikan kalo Nagapasa class "cacat desain, gagal dsb".....tapi nagaspaa class belum memiliki AIP dan belum bisa meluncurkan rudal AShM (karena CMS buatan kongsberg belum default dg rudal AShM manapun).
HapusInformasi ini, diluaran "digocek" jadi isyu liar oleh salah satu kompetitor..... sementara TKMS anteng-anteng saja
Naaah link dari the diplomat juga menulis kalo mantan dansatkasel kita mengeluhkan ttg kualitas MRO galangan nasional yg masih dibawah rata-rata, juga keluhan ttg U-209 pasca dioverhaul di Korea (tapi tidak dijelaskan dg anggaran yg terbatas, apakah overhaul di Korsel menyentuh semua bagian kasel.....atau yg mendapat maintenance terbatas dg anggaran yg ada), trus almarhum juga menyebut ttg kualitas SDM lokal yg menangani perakitan Alugoro belum memuaskan.
HapusJadi kalo kita baca dg teliti..... permasalahan seputar kasel TOT Korea dan u-209 yg dioverhaull dikoreksi itu speisifik....tapi dipukul rata sbg "dosa dsme"
Di slidenya tidak ada nyebut AIP. Type 214 bukannya bisa pakai AIP juga? IIRC tujuan Type 214 supaya bisa dbuat sama yg sudah bisa bikin Type 209.
HapusSeperti yg saya bilang kemarin mas@IRS....Naval grup belum punya AIP yg paten yg sudah teruji operasional dikapal selam, makane mereka belok ke kampanye ttg batre Li-ion.
HapusPadahal sesuai pengajuan anggaran ke Kemenkeu....user mengajukan spektek : kasel berbobot 1800-200 ton yg memiliki kemampuan AIP
Dan dari jaman tender yg akhirnya dimenangkan oleh DSME (Nagapasa class), user tetap mengajukan requirement yg sama.....kasel dg kemampuan AIP dan bisa meluncurkan rudal AShM (sudah default di CMS yg dipilih).....tapi terbentur dg anggaran utk membeli dan sustainment kasel + AIP nya
HapusNah loh. User ingin 214, industri ingin Scorpene? Susah kalau gini.π
HapusBukannya kalau KS pakai AIP lebih berisik y..biar lebih lama nyelamnya kalau lebih berisik dan gampang ke deteksi jd sami mawon y..
HapusBerisik mana sama penganten baru......@aaπππ
HapusGua males lanjut komen.....disensor Mulu sama @admin
@aa.....dalam operasional tentu saja "permainannya" tidak seperti itu.
HapusKalo AIP brisik pasti gak bakal laku tuh dagangan....dan harganya gak bakal meroket
wkwkk..apalagi kucing kawin diatas atap seng..beuhh rame jasa..
Hapusklo bner naval grup yg konon lg ngembangin li-ion yg bakal dipake ke smua produk kasel diesel listrik mrk 2030-an utk ganti bartre lead-acid-
Hapusartinya bakalan jd klinci percobaan lagi donk kite haha!π€π€π€
SBR/brajil pun gak pake, mrk malah langsung ke nuklir
kcuali indihe yg nantinya apgred ke aip buatan lokal pride
Bung@PG bisa ganti pakai batrei Energizer aja..terus bergerak..tanpa henti ehehhe
HapusMESMA pasti berisik. Pompanya banyak. Sterling juga, tapi secara teknis harusnya lebih senyap dari diesel/MESMA.
HapusPaling senyap yah fuel cell. Dari semua desain yg saya pernah lihat, sumber bising paling dari sistem mengalirkan kedua gas kedalam fuel cell. Sistem tersebut bisa dirancang zero noise. Tapi pertimbangannya banyak.
@palu gada
HapusSetelah baca2 kemaren, NG kayaknya desain integrasi batre ke kapal selam. Li-ion dari kita. Teknologi mungkin pakai dari Israel.
Itu jalur paling logis kalau lihat berbagai kerja sama yg telah ditandatangani.
Sptnya scorpene yg mau di bangun ini ngusung AIP tapi pakai tenologi batrei Li on generasi terbar
Hapus@IRS
HapusLantas batre Li-ion produk lokal mana yg sudah tersertifikasi aman dan berperforma tinggi ketiak dioperasikan dikala selam π€
Lha kalo masih kapan-kapan kan artinya tetapnpake buatan Prancis juga πππ
Sudahlah, kita sudah disuguhi drone "R-720" & pengembangan "EH" yg diklaim sbg100% karya anak bangsa...mosok masih mau berlanjut gini-gitunya π€
Kurang tahu kalau sudeh tersertifikasi atau tidak. Tapi masih lebih jelas dari Naval Group. Minimal know how, financing dan production capability sudah ada.
HapusCoba2 mungkin ke 209 kita dulu. Suplier resmi.
om smili, link diplomat mnurutkuh gak bs dipercaya.
Hapussetau guwe wartawan yg dekat dgn alm dansat ituw ibu E dr kompas.
klo om perna nonton kesaksian wartawan kompas ini beda jau ama berita yg berseliweran di berbagai media.
yg pertama, dikeluhkan alm ituw adalah kapan jadwal MLU kasel kerna mempengaruhi operasional.
dari yg guwe tangkep jaman ituw 401 uda harus masyuk jadwal MLU 12 tahunan, terakhir 401 MLU di koryo 2006. artinya 2018 harusnya uda naik dok, tp om smili liat sendirikan kapan masyuk dan selesainya, simpulkan sendiri haha!π€π€π€
yg kedua, dikawasan bbrp negara miliki kasel berkemampuan nembak rudal. nach ini yg jadi konsern dansat, soalnya mrk blum punyak kasel setara ituw seperti yg di critakan ke wartawan tsb
yaa klo kata guwe sich, ini soal kebijakan, antara yg user ama KPA beda visi. yg satuw mau teote, user lain..gt dech om smilikityπ
tak heran skrg menhan opa wowo berusaha wujudkan keinginan user skaligus jalani UU teote...okeh ocehπππ
blom tau jugak om irs,
Hapustp klo mnrut dALEMAN kesayangan anak pesbuker di berita 2022,
NG mau ajak RI ikut serta dlm pengembangan li-ion beserta patner lokal.
nantinya kasel gausa pake AIP lagi.
ituw sebab skorpeng buatan NG gak ada satupun yg pake AIP om irs.
klo li-ion berhasil mulus nantinya tinggal ganti batre lebih mudah drpd pasang AIP
problemnya spek tek user maunya AIP..lha gimane ini haha!π€π€π€
@PALU GADA
HapusLha itu @diplomat mengutip dari @kompas juga lhoooo......piye tohπππ
Dan Isyu yg berkembang liar itu mengenai rumor CBG "cacat desain".....padahal disebut petinggi AL ga puas dg perfoma CBG karena dulu yg dijadikan rujukan adalah U-214 yg sudah AIP, lengkap dg perangkap sensor dan CMS kompatibel utk nembakin rudal AShM.
Di kompas beliau menyebut ttg kecelakaan saat pengoperasian torpedo pasca overhaul di sokor......π
HapusYg jadi pertanyaan, torpedo launchernya ikut dapat overhaul tidak.....kalo diganti baru jelas enggak karena platformnya sendiri sudah uzur.
Karena anggaran perawatan kita kan kecil jadi sering kali kalo overhaul tidak semua bagian tersentuh perawatan.....disini yg jadi Isyu liat, DSME nya ga becus apa bagian tsb memang tidak tersentuh perawatan/perbaikan
Toh impro-CBG pun CMS nya menjanjikan bisa nembakin AShM....tapi belum default jadi harus keluar ongkos lagi
HapusBiar gak ribet pesan aja U 214 aja 2 unit sebagai pengganti Nanggala class.
HapusSudah jelas pakai AIP.
Kalau mau buat Scorpene yg AIP tunggu aja nanti 2030 teknologi yg baru.
Jangan jd kelinci percobaan buat Scorpene pakai AIP dengan MESMA.
Apalagi baru pertama x buat di PAL.
Yg di NAVAL Perancis ja nggak pernah buat Scorpene pakai MESMA.
Tapi kalau buat kapal Scorpene yg mirip Brazil tanpa AIP ya gpp.
Yang unik dalam tender KS ini....kandidat lain tak terdengar kabar beritanya, cuma scorpene aja yg santer memenuhi media
HapusMirip jaman SU-35 sama AW-101 πππ
iye tau om..smua media jgk bilangnya ngutip dr kompas, bgt guwe cek kok beda, yg sama dikit sisanya bumbu haluw haha!π€«π€«π€«
Hapusmakanya dulu perna diskusi ama anak pesbuker guwe suru nonton kesaksian wartawan e.
tp cerita wartawan guwe modif, soalnya yg uda masyuk jadwal MLU dan uda tender adalah kasel cakra 401.
klo menurut jadwal 402 naik dok utk MLU ituw 2024, soalnya baruw balik koryo 2012
kalo soal launcher yg sebut ituw mach narsum yg sring tampil di tipi opa tebe π
pas tuch om tupz, mirage seken no yach haha!π€π€π€
Hapusnyoiihhh sealiran om tupz haha!⚡️⚡️⚡️
Hapusmoga2 pesan2 anak DS diperhatikan π
PERTAMAX TURBO.....UPSSπ€.....maksudnya ini MUUAAANTAAP tenan πππ
BalasHapusberharap Barracuda class yang ditawarin
BalasHapusPola ToT nya sepertinya mirip y dengan kerjasama pembuatan KS CBG..apakah ilmu pembuatan KS yg didapat dari ToT KS CBG bisa langsung diterapkan di pembuatan KS Scorpene..?
BalasHapusSerta fasilitas yg sudah dibangun PT PAL untk pembuatan KS CBG bisa langsung digunakan di KS Scorpene ini..?
HapusPembuatan scorpenenya 100% di PT PAL dan akan diajarin engineer Naval Group untuk membuatnya
HapusMat Rempit.....ya betul, itu yang Indonesia butuhkan π
HapusMat Rempit..kalau ga salah CBG batch 2 kalau rencana jadi dibuatnya di PT PAL y..KorSel kirim modulnya..makanya dibangun fasilitas perakitan dan pembuat KS nya di PT PAL..buat kita yg penting pemerintah konsisten dalam membuat suatu kebijakan biar target kemandirian Alutsista bisa tercapai..jangan ganti pemerintahan ganti jg kebijakannya..kalau Naval memberikan yg terbaik kita dukung..π
HapusYup betul bro,makanya kita harus pilih presiden yg meneruskan kebijakan pemerintah yg sekarang
Hapus@AA
HapusPasti sama.....semua vendor lain pun akan menawarkan tahapan yg sama, makane kalo dg nilai yg luar biasa besar cuma dapat AIP-mesma (atau malah tanpa AIP), berarti ketahuan ngibulnya.....kek jaman kasus peelgalan ekspor benih lobster πππ
Secara kan PAL sudah ada sedikit dpt ilmu dri tot CB korsel,jdi lebih cepet bisa nangkap ilmu dri NG nnti
HapusDpt tot AIP kah?
HapusTOT AIP.....memang bakal beli berapa biji πππ
HapusKayaknya ga ada satupun produsen yg mau berbagi ilmu AIP......cina saja mereverse engineering AIP Striling kok
Teknologi AIP itu teknologi lama,gk mungkin Perancis gk mau kasi,sekarang itu yg dikembangkan teknologi baterai lithium sebagai pengganti AIP
HapusBatre litium-ion ini masih sangat baru dioperasikan dikapal selam....baru Jepang dan Korsel yg melakukan jd belum layak disebut sbg "pengganti AIP"
HapusDan AL jelas-jelas minta kapal selam yg punya kemampuan AIP kok....piye toh π€
Om ngebon,kan dah aq bilang Indonesia minta scorpene pake AIP jadi gk mungkin Perancis gk mau kasi,sekarang tergantung uangnya,ada uang ada barang πππ
HapusToT MESMA artinya ingin bikin kapal selam nuklir. Hanya beda sumber panas dengan yg di Barracuda atau Rubis.
HapusTapi artinya kerja sama Li-ion dengan Naval Group bisa sia2. Kecuali tujuannya bikin kapal selam ekspor.
Ada kabar kalau TNI AU selain akan akuisisi MIRAGE 2000-5 dari QATAR juga ambil MIRAGE 2000-9 dari UEA, betul atau ngak tuh yaaa ? π
BalasHapusJangan deh, single engine fokus di F-16 dan T-50 saja.
Hapus90% spt nya sudah fix ambil mirage,di samping ada rumor pembelian F16 entah bekas atau viper blm pasti(kalo f15 gagal)
HapusSi Bugar@ F-15 jadi dibeli bro,ane lihat pidatonya Prabowo di YouTube Garuda Tv
HapusJadiin target drone saja kalau begitu.π
HapusPadahal dulu Menhannya ga mau ambil PesPur single engine dan bekas..kalau gitu mah mending ambil F 16 V dan stok Arizona sebanyak2nya eMLU di dalam negeri..dapet ilmu, dapet bnyk pespurnya jg ga terlalu bhyk varian di inventory TNI AU sambil nunggu Rafale dan IFX
HapusAmbil f16 bekas di trus di upgrade setara blok viper gpp to,disamping juga beli viper baru(flyable) nambah kekuataan armada f16 kita.
HapusMirage bekas itu dibeli supaya dapat mempercepat pencapaian jumlah skuadron yang ditargetkan minimal 11 skuadron itu.
HapusSy sudah tau kenapa alasan ambil 12 unit Mirage bekas Qatar mahal... ternyata bukan di ambil dari Mirage yg operasional...di ambil dari cadangan Qatar yg non aktif makanya jam terbang nya blm terlalu tinggi...namun biayanya yg buat mahal untuk mengoperasinalkannya kembali menjadi siap terbang itu yg buat jd mahal.
HapusMirage UEA juga di lobby tapi tidak dalam waktu dekat karena UEA baru mau lepas hingga Rafale baru mereka datang.
Kalau F 16
HapusKalau gw jd Lockheed Martin
Syarat kalau mau upgrade F 16 indo ke Viper...harus beli F 16 Viper baru min 1 skadron.
Kemenhan sudah ngajuin anggaran 2 milyar USD buat upgrade 33 unit F 16 ke Viper.
Naaah masalah nya mas @tupez
HapusSudah mahal harganya.....biarpun JT nya rendah tapi software mission system' dan radarnya pernah diupgrade belum π€
Lha wong UEA yg sultan aja pilih menjual Mirage dash-9 nya ketimbang mengupgrade mission system' plus radarnya kok
Yang berikutnya....berikut stok rudal yg melimpah (katanya), itu sudah umur berapa tahun rudalnya π€
HapusTakut aja dikasih tentengan serem.....tapi sudah expired π€π€π€
Dulu ada pengalaman saat F-5 yg diupgrade di Belgia kenak embargo, termasuk radar yg baru dibeli utk mengganti radar lama bawaan F-5.....saat embargo dicabut, masalah belum selesai
HapusKarena harus keluar ongkos lagi utk mengupgrade mission system' dan radarnya π±
Padahal kita tau populasi Mirage 2000-5, jauh dibawah F-16
Loh emang anda pikir sy setuju dengan Mirage..selain sudah nggak diproduksi juga suku cadang ke depannya akan sulit.
HapusSy jg nolak karena mahal & nggak masuk akal kalau alasannya buat stop gap.
Dulu sy ngusulkan knp gak seperti Yunani beli second Rafale 6 unit buat stop gap sebelum Rafale baru nya tiba.
Dunia terbalik..dulu Mirage kalah tender sama F 16 batch awal..sekarang Mirage yg ngalahin F 16 ..π
HapusPertanyaannya kl F-16 adalah ketika terjadi friksi dgn negara tetangga katakanlah Australia, Singapura ataupun negara yg menggunakan alutsista US, F-16 nya bisa bekerja gak ? Dalam artian membidik, mengunci apalagi menembak. Ini terkait dgn IFF. Sedangkan produk Perancis dgn politik yg lebih independent sepertinya bisa melakukan itu (membidik, mengunci + menembak).
HapusKenapa bkn F 16 aja buat stop gap..toh pilot kita sudah terbiasa terbang dengan F 16..daripada Mirage buat stop gap toh belum tentu sistem dan avioniknya akan sama dengan Rafale..mending Rafale seken tranc 1 kalau mau stop gap kaya Yunani..
HapusButuh harian lepas..musuh terdekat dan konflik paling mungkin bisa terjadi sewaktu2 kan China terutama di LCS tanpa mengesampingkan Australia tetangga yg suka rada2 usil..sambil nunggu Rafale dan IFX toh masih aman untuk stop gap F 16..keputusan ambil Mirage rada2 bingung jg..apa karna barangnya Mirage sdh ready..tapi katanya mesti di upgrade dulu..ya apa bedanya sama kalau kita ambil F 16 stok Arizona dan di eMLU didalam negeri
HapusYg saya denger dr user itu. Contohnya saja ketika kita dapet hibah F-16 kmrn. Diupgrade tp kita gak mau ada IFF. Soalnya kl ada IFF resikonya kita gak bisa ngapa2in kl mereka berulah alias gak bisa bertindak (gak bisa bidik, dst dst). Tp dlm perkembangan kita butuh ToT utk MRO F-16, maka jadilah EmLu di depohar. Cm US mensyaratkan hrs pakek IFF. Jd terpaksa kita terima.
HapusMeski akhir2 ini potensi dgn Ausie & Singapura kecil, tp user tetep kudu waspada. Terutama itu yg di selatan. Gak boleh lihat kita lemah, langsung mereka berulah. Apalagi mereka sdh punya fighter G5 yg bisa melakukan tindakan apapun terhadap fighter G4 (family).
Mknya user ngambil fighter France product, krn lebih independent. Hal yg sama juga dilakukan Mesir & UAE. Jika suatu saat terpaksa hrs berkonflik dgn Israel, mereka bisa melawan.
Kl kita minta Rafale second lg ke France, yg saya denger mereka hanya mau ke negara NATO saja (utk saat ini), mengingat potensi situasi konflik di eropa. Mknya user kejar Mirage Family. Krn masih bisa dipakek hingga 2040. Krn sekalipun kita sdh bisa produksi IFX, tp kan masih tetep tahunan juga baru jadi.
HapusWehehehe.....Kapal Selam dari negeri PIZZA gimana nih ?.....Italia ngak rela kalau jual hanya FREMM saja nih π
BalasHapusnegara NKRI yang diejek oleh MALON kalau miskin tapi produsen senjata berkualitas Internasional nawarin senjata macam macam.....bingung nih memilihnya π
BalasHapusSebentar lagi banyak komen dengki dari para PEMBUAL kaum MALON MAHAWANGSA
BalasHapusKorea berulah di KF-21 lagi, dan akhirnya DSME di kolongin sama PT. PAL dengan dipilihnya Scorpene kelas Brazil dan ada penambahan AIP beda sama versi basic milik malon yang lebih pendek dan tidak dilengkapi AIP, nantinya punya Indonesia dapat bertahan di dalam air selama 22 hari tanpa muncul ke permukaan laut! Dimana ini dilakukan karena ancaman dari KA Nuklir Australia semakin menjadi-jadi!
BalasHapusINI BERITA NGACO AMAT INDONESIA SUDAH PRODUKSI KAPAL SELAM SENDIRI KRI NAGA PASA 405 DENGAN PENILAIAN PEKERJAAN TERBAIK DARI YANG PERNAH ADA OLEH BADAN PENILAI ,INI BERITA ANEH & HENDAK MENUTUP KEMAMPUAN PT PAL OLEH PRODUSEN BARU & UNTUK DELAY NKRI MILIKI ARMADA BARU SETELAH NAGA PASA SUKSES JUGA JELAS SIKAP OPOSISI PADA PRESTASI NKRI & TEAM MENHANKAM SEBELUMNYA UNTUK DITUTUPI PRESTASINYA KARENA BUKAN DARI BEKAS TNI (MENHAN SEKARANG BUKAN PURN DIA DULU DIBERHENTIKAN NEGARA DARI TNI).
BalasHapusSERTA PASTI KITA NKRI TERTINGGAL LAGI 2 LEVEL JIKA KAPAL INI DIBUAT
6 -10 TAHUN BARU PUNYA LAGI TIDAK BAIK INI DENGAN TECHNOLOGYNYA TENTUNYA.
BAHAYA INI UNTUK KEMAMPUAN & SISTEM INHAN RI .
PALING CUMA AIP ITU PUN PASTI DATANG DITAHUN KE 6 SEDIKITNYA SAMPAI 10 TAHUN KE 2 SAJA JIKA DIBUAT NAGA PASA BATCH II BISA LANGSUNG PAKAI AIP. TERTINGGAL JAUH SAMA SAJA BOHONG " PROGRAM MENIPU " AKAL²AN KE ANGGARAN ALUTSISTA INI NAMANYA.
INI GERAKAN MENUTUP KEBERHASILAN REFORMASI YANG BISA ANGKAT NKRI JADI YANG TERKUAT DI 14 BESAR DUNIA MILITERNYA.
BAHAYA INI JEBAKAN SEPERTI KASUS PESAWAT TEMPUR JUGA YANG DIBUAT NAGA PASA ITU BUKAN DUPLIKASI TAPI RANCANGAN BARU ASLI INDONESIA.
MEREKA INGIN HILANGKAN & RUSAK PRESTASI MENHAN
HapusPROF. YUGIANTORO DENGAN SEGALA KEBERHASILANNYA UNTUK INHAN & PERTAHANAN NKRI.
PERLU DI TEGAS KAN INDONESIA SUDAH BISA MEMBANGUN KAPAL SELAM SENDIRI MELALUI BUMN STRATEGIS PT PAL INDONESIA & JADI YANG PERTAMA DI ASEAN DENGAN PRODUCT BER SANDI
Hapus" NAGA PASA " DI BANGUN DI GALANGAN PT.PAL INDONESIA.
INI AKAL² SEPERTI ANOA 3 6X6 PT PINDAD JAUH SEBELUM PRABOWO JADI MENHAN SUDAH PRODUKSI & MENAWARKAN ANOA 3 6X6 DENGAN SPESIFIKASI DESERT PANSER DIBUAT AALI OLEH PT PINDAD SEBUAH BUMN STRATEGIS.
HapusTIDAK BISA MELAKUKAN MANIPULASI PRODUCT UNTUK HILANGKAN PRODUCT SUDAH ADA YANG ASLI INDONESIA KEMUDIAN DIGANTI PRODUCT ASING YANG DI INDONESIAKAN DENGAN CROP NAMA ANOA 3 6X6 , INI NAMANYA PENGELABUAN PRESTASI YANG SUDAH ADA UNTUK DIHILANGKAN JEJAKNYA AGAR SEOLAH BERJASA SECARA INSTANT.
Sudah bisa buat darimana ngarang aja....ilmunya aja blm sampai tahap pembuatan dari nol.
HapusBaru tahap ngerakit,
welding joint section modul & maintenance.
Road map nya baru mendapatkan Tot pembuatan body baru pada batch 2 changbogo.
Kalau dilihat sekilas digambar aneh juga Scorpene ini panjangnya mirip si Barracuda. Apa buat nampung 30 Payload weapon tandingi Virginianya si Aussie??
BalasHapusRiachuelo class kali bung heheh
HapusAdmiin.....kabarnya saat latihan negara ASEAN ( Malon ngak ada ) bareng INDIA di Laut Cina Selatan ada helikopter PANTHER milik TNI AL menembakkan Torpedo anti kapal selam nih π
BalasHapus1 team 1 goal Naval Group juga sudah lihat kesiapan keseriusan PAL bisa bikin kapal selam sndri satu2nya di Asean.bbrp kali jg NG bolak balik ke PAL cek fasilitas dan kapasitas nya.
BalasHapusToT NG manufaktur,atensi design,MRO
Min angkat berita dari MALON selesainya refit KD Perkasa dengan pendekatan di luar nalar sehat ....
BalasHapusPasti kaum MALON MAHAWANGSA akan bersorak2
Lihaaat.....nanti Buzzer Malon gede kepala deh dan Sembaaang π
HapusPadahal cuma karena gak mampu beli baru, kapal usang pun di refit plus rehull hahahaha
HapusCB btach 2 berati tidak jadi donk,krn sudah ada scorpene
BalasHapusKabarnya sih DSME terus tagih kesepakatan bach 2 dan TNI AL mempertimbangkan untuk diteruskan dapat 3 unit lagi
HapusUbah ke Type 214 saja satu DSME, dua PT PAL. Kebutuhan kapal selam kita lumayan banyak.
HapusJgn lupa dilibatkan jg ahli dri jerman klo misal CB2 lanjut
HapusIRS.......iya kebutuhan kapal selam kita banyak, ideal minimal 12 unit dan wajib diadakan ada 8 unit kapal selam, maksimal TNI AL butuh 25 kapal selam ( menurut perhitungan TNI AL )
HapusSi Bugar......iya betul, mereka mesti dilibatkan π
HapusBertanya tanye@irs ,ini yg mau dibangun varian AM2000,CM2000,atau SBR (spt punya brasil)
HapusKalo bisa sih CB batch 2 dibatalkan aja dan diteruskan sama ahlinya ke Jerman
BalasHapusSetau saya akan dipertimbangkan untuk diteruskan, ngak tau pertimbangan apa ya ?
HapusPadahal sebetulnya saya lebih suka pakai produk Jerman ( U-214 )
HapusMungkin Indonesia gk enak hati x bro,berkat Korea Indonesia dah jago buat LPD,bahkan Indonesia telah eksport LPD hasil TOT dari Korea,dan jg kita ada kerjasama R&D KF-21 ,mungkin itu pertimbangannya
HapusMasalah nya kan dulu pertimbangan nya masalah anggaran maunya KS Jerman tp dananya gak cukup.
HapusApalagi minta plus TOT ya gak mungkin dari Jerman karena terkenal pelit ilmu.
Ada yg nawar Korsel mau kasih TOT plus sesuai anggaran.... makanya ya di pilih.
Kenapa gak cukup TOT 1 batch dapat full TOT...ya karena kesiapan galangan KS kt jg pembuatan nya di cicil...tidak langsung lengkap full peralatan untuk pembuatan KS.
Jerman pelit π€
HapusPelit kalo belinya ketengan πππ
Tuh buktinya: Yunani, Turki sama Korsel π€
Ya kan sy sudah bilang anggaran nya terbatas tp minta TOT yg macam2...ya kan gak mungkin.
HapusYunani, Turki,Korsel bisa TOT.
TOT tuh berdasarkan berapa banyak teknologi yang akan di transfer...semakin banyak yg didapatkan semakin mahal.
Yg nggak kalah penting seberapa bisa perusahaan lokal atau industri dalam negeri untuk menyerap seluruh TOT yg di transfer.
sandstorm7 11 Mei 2023 pukul 07.02
BalasHapusSmua pwralatan TNI yg rua bangka
engak layak d medan tempur,cuman propoganda nunjukkan betapa bnyk nye aset tentera mye aja,tpi engak bs d gunakan,d coba buat latihan lah d laut berani engak? Paling nyelam engak bs timbul kayak nagapaksa nye
_________________________________
sandstorm7 11 Mei 2023 pukul 06.59
Alasan aje,tpi lebih tua dari pendekar,terawat kerna mesin nye udah d ganti smua nye,coba pake mesin yg asli pasti udah engak ade order dil nye.,mau bohong anak2 kecil ye bisa
_________________________
KOMEN YANG DILAKUKAN OLEH OTAK BINTANG LAUT (alias TAK ADE OTAK).
1.) PTS itu masih sangat sering MEMYEBRABF LAUTAN.
2.) JELAS DIGANTI MESIN IDIOT... kau pikir ZAMAN SEKARANG masih ada uang pakai MESIN TAHUN 60an......AMERIKA, CHINA, UK saja ganti mesin kalau sudah TUA.
IDIOT TRULY IDIOT...
Lah itu kapal2 usang malon pada ganti mesin ganti hull pula hahaha
BalasHapusNamanya jg beruk malon suka reka2 cerita bro ngoahahaha
BalasHapusAda Peribahasa mengatakan "Tuntutlah ilmi sampai ke negeri Prancis (gak sampai ke cina)" hehhehe
BalasHapusKita mantapkan dulu skill orang2 Pal beljar ilmu kasel dri Naval Group5-6 tahun klo dah Khatam kita bisa bgun /design kapal selam sndri sesuai kebutuhan AL.
Horee,Indonesia beli 2 scorpene dgn teknologi AIP, pembelian ini sudah termasuk sparepart,pelatihan,biaya TOT termasuk TOT AIP, scorpene Indonesia lagi besar dan punya teknologi AIP berbanding scorpene negara miskin sebelah versi basic dan tak boleh selam ngoahahaha....www.airspace-review.com"TNI AL harus bersabar, Kapal Selam Scorpene yang dibangun PT PAL butuh waktu 6 tahun"
BalasHapusKementerian Pertahanan RI akan membeli dua Kapal Selam Scorpene asal Prancis, di mana Indonesia akan mendapatkan transfer teknologinya.
Namun TNI Angkatan Laut (TNI AL) sebagai pengguna harus bersabar...
Simak berita selengkapnya di:
https://www.airspace-review.com/2023/05/11/tni-al-harus-bersabar-kapal-selam-scorpene-yang-dibangun-pt-pal-butuh-waktu-6-tahun/
Rusli semakin terkencing kencing di celana
BalasHapusπππππππππππππππππ
Lah ternyata AKAN.... HAhahhahaha
BalasHapusMasih NGEMIS minta HUTANG ya... HAHAHHAHAHHAA
Tajuk berita dari INDON..... HAHHAHAHAHA
BalasHapusIndonesia Bersiap Membeli Kapal Selam dengan Pinjaman Luar Negeri USD2,16 Miliar
Kesian..... Si miskin hanya mampu NGUTANG je... HAHAHHAHA
BalasHapusKesian.. MALON Miskin beli LMS Low Quality Made In China pakai HUTANG 25Tahun.. HAHAHAHAH
HapusMalon beli LCS mangkrak, OPV berenang miring, LMS ompong je pun NGUTANG ngoahahaha
HapusTernyata baru AKAN.... HAHAHAHAHA
BalasHapusIndonesia akan menjadi negara ASEAN pertama yang mampu membangun konstruksi kapal selam sendiri, jika jadi membeli Scorpene yang ditawarkan oleh produsen Naval Group.
Silahkan,kami maju kehadapan sedangkan malon msih pusing2 kapal mangkrak
HapusHell yeah wkwk
Jangan kau samakan dengan versi AKAN Malon Penuh PRANK pork
HapusHUTANG NEGARA RM 1.5 TRILLION
HapusHUTANG 1MDB RM 18.2 BILLION
TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
KATA KUNCI = “Ini bermakna bayaran khidmat hutang banyak…hanya membayar faedah bukan bayar hutang tertunggak,” kata Anwar lagi
πTIDAK BAYAR HUTANG GUYSπ
tajuk berita maon... malayasia bersiap membuat hutang baru untuk melanjutkan proyek kapal mangkrak terbesar se asean... tp tyt utk hutang pun tak de wang utk bayarnya
BalasHapusTajuk berita Malon
BalasHapusBangla,cina, Rohingya makin mengganas dan ekonomi Malon makin merudum ngoahahaha
Indonesia berhutang hasilnya rafale,Arrowhead,scorpene AIP, HSR Jakarta-Bandung
BalasHapusMalon berhutang hasilnya LCS mangkrak, OPV berenang miring, LMS ompong,tas Hermes Rosmah, kondominium rosmah,raja kawin lagi NGOAHAHAHA.... NGERI wkwkwk
kapan KL terakhir beli kapal selam gaesz? masa 2001=> 22 taon laluw gaesz haha!π π π
BalasHapuskapan KL terakhir beli pespur gaesz? masa 2003=>20 taon laluw gaesz..lama haha!π π π
klo heli aks..waahh lama jugak..parah haha!πππ
Si miskin sebelah shopping lg tunggu tahun 2040 ompal,itupun kalo ada uangnya pada saat tahun 2040 NGOAHAHAHA
HapusHutang bayar hutang cuma bayar bunga .....2040 belum pasti om@mat rempit
HapusPemburu@ aq jg bilang kalo malonnya punya duit bro wkwkwk
HapusNah betul kan, anggota MALON MAHAWANGSA mulai muncul dg komen dengki ....
BalasHapusBABU BRITISH tak usah panas....kalian bisa belajar juga ke TIMBUKTU bikin KASEL dari pokok pisang...
BalasHapusWkwlwkwwkwkwkwkwkwkkwkwwwkwwkwkwwkwwwkwkkwkwkwlwwkwkwk
KESIAN...babu british makin tertinggal jauh...
BalasHapusWkwkwwkwkwwkwkwkwkkwkwkwk2wkwkwkwkwkwkwkwkwkwwkwkwkwk
Semoga KS yg dibeli nanti bisa beroperasi min 200 hari dalam satu tahun, tidak seperti punya malon yg hanya sanggup 150 hari dalam setahun
BalasHapusAda clue kata kuncinya om
HapusTerlebih lagi ada rilis pers dari Naval Group pada 2 November 2022 bahwa pihak Naval Group dan PT PAL akan bekerjasama soal kapal selam Scorpene class.
Kerjasama kapal selam Scorpene class antara Naval Group dan PT PAL terkait teknologi baterai Li-Ion generasi terbaru dan hal lainnya.
Dengan adanya kerjasama teknologi baterai Li-Ion generasi terbaru maka ada dugaan bahwa kapal selam Scorpene class Indonesia diduga akan mengusung Air-independent propulsion (AIP).
Dari adanya AIP maka teknologi Scorpene class Indonesia sangat berkualitas tinggi.
Scorpene malon itu versi basic bro ngoahahaha
HapusTajuk berita dari MALON...tim sepak bola Malaysia pulang duluan setelah kalah dari Thailand dan vietnam...
BalasHapusWkwkwkwkwwkwwkwkwwkwwkwkwkkwwkwkwwwkwkwkwk
Mau bikin kapal selam sendiri sah-sah aja, tapi butuh waktu lama, minimal 6 tahun.
BalasHapusSementara itu banyak kapal selam tetangga maupun yang bukan tetangga yang wira-wiri di kawasan.
Oleh sebab itu kemampuan alutsista anti kapal selam perlu ditingkatkan. Ke 11 Helikopter Panther yang kita sudah punya tolong dilengkapi dulu semua dengan Helras dan torpedo.
Selain itu perlu ada pesawat yang dapat melemparkan puluhan sonobuoy ke laut. Akuisisilah helikopter setara MH60R setidaknya 1 skuadron dulu (12-14 unit) serta pesawat jet jarak jauh yang dapat melemparkan beberapa puluh sonobuoy setara P8 Poseidon sebanyak setengah skuadron (6-7 unit). Metode sonobuoy launcher ini nantinya bisa diadopsi untuk dipasang di pesawat-pesawat CN235 MPA dan C212i kita.
Juga lengkapi sebanyak mungkin kapal perang permukaan dan kapal-kapal patroli dengan sonar minimal sonobuoy yang dilemparkan ke laut secara manual dengan tangan. Sesudah itu lengkapi semua kapal-kapal perang permukaan itu dengan dua triple tube torpedo launcher serta kapal-kapal patroli 40 meter dengan 2 single tube torpedo launcher agar selat-selat sempit dapat terawasi dengan baik.
Pengadaan pesawat, torpedo, sonobuoy dan torpedo launcher bisa lebih cepat waktunya daripada pembuatan kapal selam. Dengan begitu kemampuan peperangan anti kapal selam kita bisa meningkat sangat tajam.
Setelah scorpene AIP,mudah2an kontrak efektif FREMM segera diteken soalnya KASAL sekarang lagi ke Prancis untuk melobi Fincantieri,mudah2an ibu Sri segera teken dananya
BalasHapusSptnya ajukan anggaran untuk 3 unit fremm om,bukan dpt 6,tpi siapa tahu sesuai rencana dpt 6 unit
HapusYa beli ja 3 unit fremm dulu gpp.. kalau cocok next ke depan bisa tambah lagi.
HapusKita kan blm tau jg sapa tau frigat merah putih jg berhasil & jauh lebih bagus dari Fremm.. kalau lebih OK ya tinggal order frigat merah putih lg drpd fremm ke depannya.. dapur PT.PAL jd ngepul trs.
KAH.. KAH.. KAH.. KAH.. KAH..... lah HUTANG...
BalasHapusHUTANG NEGARA RM 1.5 TRILLION
HapusHUTANG 1MDB RM 18.2 BILLION
TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
KATA KUNCI = “Ini bermakna bayaran khidmat hutang banyak…hanya membayar faedah bukan bayar hutang tertunggak,” kata Anwar lagi
πKAH KAH KAH .... TIDAK BAYAR HUTANG = DEBT 82% OF GDPπ
HUTANG NEGARA RM 1.5 TRILLION
BalasHapusHUTANG 1MDB RM 18.2 BILLION
TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
KATA KUNCI = “Ini bermakna bayaran khidmat hutang banyak…hanya membayar faedah bukan bayar hutang tertunggak,” kata Anwar lagi
πKAH KAH KAH .... TIDAK BAYAR HUTANG = DEBT 82% OF GDPπ
Malon berhutang hasilnya LCS mangkrak, OPV berenang miring,LMS ompong,tas Hermes Rosmah, kondominium rosmah,raja kawin lagi NGOAHAHAHA....teruk guys ngoahahaha
BalasHapusMalon berhutang hasilnya LCS mangkrak, OPV berenang miring LMS ompong,tas Hermes Rosmah, kondominium rosmah, raja kawin lagi NGOAHAHAHA.... NGERI wkwkwk
BalasHapusTuh kan ada MALON yang dengki klo RI belanja pake UTANG.
BalasHapusMALON takut klo nanti UTANG MALON kalah sama RI
Tenang saja pur, UTANG RI gak akan sampai 80 % GDP. MALON masih menang banyak tentang UTANG.
Tahun ini saja defisit anggaran MALON > 5%, RI cuma <3% kok.
Tajuk berita dari malon :
BalasHapusMalon menang banyak dalam berhutang cecah 82% PDB
Tim bola sepak malon angkat koper pulang ke malon setelah ditewaskan Nguyen dan Thai ngoahahaha
Hutang untuk beli barang, bukan seperti KERAjaan malon, hutang untuk bayar hutang, hutang utk kapal berkarat, hutang untuk celana dalam rosma. Ha ha ha ha..
BalasHapusBerita di indonesia, indonesia BELI rafale, berita jiran..Malaon mengemis ke kuwait untuk pesawat bekas dan usang F 18. Ha ha ha ha... Beda kelas, beda kasta
BalasHapusSebelah tuu min, ada topik gini :
BalasHapus"Pertama di ASEAN, Malon Sudah Mampu Produksi Berhala Kapal Darat"
===
Keh..keh..keh...
Bukan pertama di ASEAN lagi, tapi pertama di dunia jg sebelah punya kepakaran bina monumen berhala kapal darat ngoahahaha
HapusHAHAHHAHAHA..... NGUTANG lagi
BalasHapusSumber pinjaman luar negeri ini bisa dari pemberi pinjaman swasta asing atau perusahaan penjaminan kredit ekspor, menurut rincian dalam surat itu.
Termasuk dalam daftar 25 program ini adalah permintaan pinjaman USD2,16 miliar, yang hasilnya akan digunakan untuk mendanai akuisisi dua kapal selam angkatan laut. Kapal masing-masing harus memiliki bobot antara 1.800 dan 2.800 ton saat menyelam dan dilengkapi dengan sistem propulsi berkemampuan AIP.
Mantantap...hutang jadi KASEL..sebelah hutang jadi KENTUT..
HapusWkwkwkwkwkwkkwwkwkwkwklwkwkwwkwlwkwwkkwwk
HAHAHHAHAHA..... NGUTANG lagi
BalasHapusSumber pinjaman luar negeri ini bisa dari pemberi pinjaman swasta asing atau perusahaan penjaminan kredit ekspor, menurut rincian dalam surat itu.
Termasuk dalam daftar 25 program ini adalah permintaan pinjaman USD2,16 miliar, yang hasilnya akan digunakan untuk mendanai akuisisi dua kapal selam angkatan laut. Kapal masing-masing harus memiliki bobot antara 1.800 dan 2.800 ton saat menyelam dan dilengkapi dengan
Hutang sebelah jadi tas Hermes sama G string Rosmah....
HapusWkwkkwwkwwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwwkwkkwkwkwwk
Lah... Ini bukan makin kuat guys tapi makin dipijak sama negara PEMBERI HUTANG.. HAHAHAHAHA
BalasHapusOwh....pantas China kirim bomber....rupanya malon tolak bayar hutang GAES...betul2 d pijak pemberi hutang
HapusWkwkwkwkwwkwkwkkwkwwkkwkwkwkwkwkwkwkwk
Kurang di pijak apa MALABANG (MALAY BANGLA ) sama.CINA ??
HapusHAHAHAHAHAHAAAA
25 program didanai sama HUTANG guys ..... HAHAHHAHA
BalasHapusHUTANG.. HUTANG.. HUTANG.. HUTANG..... NGERI
Jangan lupa..kejadian bomber China jadi pelajaran malon..bayar hutangnya wooooi
HapusWkwkwkwkwkwwkkwkwkwkwkkwwkkwkwk
Patutlah di INDON.. HUTANG di tarik lepas tu MEMBUAL konon APBN nya SURPLUS... HAhahhahaha
BalasHapusMALON jangan coba tambah hutang lagi..IMF dedahkan..malon mau bangkrut...malon penghutang terbesar kedua d asia
HapusWkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwwwkwkwkwkwwkkwkwkwk
HAHAHAHAHA..... HUTANG.. KORUPSI.... makin NGERI DI INDON
BalasHapusIya ngeri, UTANG dah lebih 80%
HapusKorupsi ngeri juga dah 2 PM korupsi
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.kompas.tv/amp/article/378675/videos/pm-malaysia-anwar-ibrahim-potong-subsidi-orang-kaya-untuk-tekan-utang-negara&ved=2ahUKEwjP06Oaxez-AhVDVaQEHevgD8IQFnoECAkQAQ&usg=AOvVaw15dDcJzlUx6LUDUFwDeAvd
BalasHapusSubsidi d pangkas buat bayar hutang...hiiiiy ngeriiii
Wkwkwkwwkwwkkwkwkwwkkwkkwkwkwkwkwkwkkwk
enak om utang jadi ASET
BalasHapuslha KL UTANG jadi kapal MUSIUM DARAT kesian haha!π€£π€£π€£
yaaa makloum gred aa, 1cc haha!π€£π€£π€£
Buat bayar hutang...malon tega sebgsarakan rakyat..subsidipun d pangkas buat bayar hutang...HIIIIIIIY ngeriiiii
BalasHapusWkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwwkwkwk
Pantaslah puasa shoping ALATAN perang...rupanya jangankan shoping,subsidi rakyatpun d pangkas buat baya hutang..HIIIIIIIY ngeriiii
BalasHapusWkwkwkwkwkwkwwwkkwkwwkwkwwwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwk
HUTANG NEGARA RM 1.5 TRILLION
BalasHapusHUTANG 1MDB RM 18.2 BILLION
TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
KATA KUNCI = “Ini bermakna bayaran khidmat hutang banyak…hanya membayar faedah bukan bayar hutang tertunggak,” kata Anwar lagi
πKAH KAH KAH .... TIDAK BAYAR HUTANG = DEBT 82% OF GDPπ
KATA KUNCI = “Ini bermakna bayaran khidmat hutang banyak…hanya membayar faedah bukan bayar hutang tertunggak,” kata Anwar lagi
BalasHapusπKAH KAH KAH .... TIDAK BAYAR HUTANG = DEBT 82% OF GDPπ
KATA KUNCI = “Ini bermakna bayaran khidmat hutang banyak…hanya membayar faedah bukan bayar hutang tertunggak,” kata Anwar lagi
BalasHapusπKAH KAH KAH .... TIDAK BAYAR HUTANG = DEBT 82% OF GDPπ