19 Desember 2020

Steel Cutting Marks Major Milestone for Hunter Class Frigate Program

19 Desember 2020

A steel-cutting ceremony at BAE Systems’ Osborne shipyard in South Australia marked the start of the next stage of Australia’s next-generation frigate program (photo : BAE Systems)

The Morrison Government’s National Naval Shipbuilding Enterprise has reached a major milestone today with the official start of the prototyping phase of the Hunter Class Frigate Program.

The prime contractor for the program, BAE Systems Maritime Australia, a subsidiary of BAE Systems Australia, will build five prototype blocks to test the production systems, develop the facilities and ensure the workforce is trained to build the Hunter class frigates.

The program is already supporting Australian jobs, as the economy continues to recover from the impacts of COVID-19.

Minister for Defence, Senator the Hon Linda Reynolds CSC said this was the culmination of two-and-half years of hard work since the completion of the Competitive Evaluation Process in June 2018.

“As this Government has always said, the Hunter class program is on schedule to meet its milestone of beginning prototyping in 2020 and beginning construction of the first of class by end 2022,” Minister Reynolds said.

“I commend the work of Australian Naval Infrastructure. They built a state of the art digital facility at Osborne Naval Shipyard-South with a $535 million investment from the Morrison Government.

“Now we are building nine of the world’s most advanced anti-submarine warfare frigates for our Navy here in Australia.

“The Hunter class program will be the cornerstone of this Government’s up to $183 billion Naval Shipbuilding Plan which will see more than 70 naval vessels built here in Australia by Australian workers.

“This truly national endeavour marks the largest regeneration of the Navy since the Second World War, which will employ 15,000 jobs  across Australia.”

Minister for Finance Simon Birmingham said one of the world’s most advanced fleets of warfare frigates was starting to become reality with the first steel being cut for the prototyping phase.

Hunter class frigates (photo : NavalNews)

“These frigates will be built from some of the best steel in the world. Over 1500 tonnes of Australian steel has been contracted for the construction of the blocks during the prototyping phase for the Hunter Class Frigate Program,” Minister Birmingham said.

“This is providing enormous opportunities for many Australian businesses while driving job creation, apprenticeships and skills training at a critical time.

“The Morrison Government’s record investments in naval shipbuilding will see our navy equipped with world class capabilities as well as creating a long term pipeline of employment opportunities.”

Minister for Defence Industry Melissa Price said the official start of the prototyping phase marks the beginning of a decades-long program that will be the cornerstone of continuous naval shipbuilding in Australia.

“Today is not only a celebration of a major milestone for Australian shipbuilding but also for Australian industry and for Australian workers,” Minister Price said.

“We are not just cutting steel – we are cutting Australian steel, in a yard built by Australian workers, and one supported by Australian industry.

“This truly world-leading digital shipyard will help our people and Australian industry do their job – raising the capability of Australia’s shipbuilding industry.

“During the modernisation of this shipyard, 66 of 68 subcontracts were awarded to Australian companies.

“Australian companies have been engaged to provide the steel to construct the blocks, to prepare and paint the blocks for construction, to make the jig wagons that will transport steel around the yard, and to provide non-destructive testing services.”

The prototyping phase of the Hunter Class Frigate Program is integral to enabling the delivery of the Hunter class frigates and leading to a Continuous Naval Shipbuilding industry in Australia.

The prototyping phase of the Hunter Class Frigate Program will run for three years until 2023. The construction phase of the Hunter program is scheduled to commence by end 2022.

329 komentar:

  1. $183 billion Naval Shipbuilding Plan which will see more than 70 naval vessels built here in Australia by Australian workers.

    πŸ₯ΆπŸ₯ΆπŸ₯ΆπŸ₯ΆπŸ₯ΆπŸ₯ΆπŸ₯ΆπŸ₯ΆπŸ₯ΆπŸ‘ΎπŸ’¦

    BalasHapus
  2. keren ya monumen kapal balon yellow
    ditambah jet jf17 sulpoor
    🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
  3. Wahhhh Steel Cutting IVER versi PRANK INDON sudah dimulai...wkwkwkwkwkwkwkw

    SALAM IVER VERSI PRANK....wkwkwkwkwkwkw

    JANGAN SUKA BERHALUNISASI guys...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok baru muncul pur.. di artikel sbelumnya kok tak nampak.. πŸ˜‚

      Hapus
    2. beruk rusli baru berani keluar dari tempat persembuyianya

      🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
  4. Hahaha jf17 juga pernah diduduki oleh jokowi yah kalau masih belum.tahu

    BalasHapus
    Balasan
    1. duduk???

      saya juga pernah duduk di mobil ferari didalam pameran,

      belum berarti beli kan

      🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
    2. Terus kenapa kalo diduduki jokowi.. hahahahaha..

      Yg penting Indonesia tidak beli JF-17. Hahahahahaha..

      Hapus
  5. nampaknya selepas berita kelulusan peruntukan prolehan pesawat latihan/Tempur ringan MALAYSIA geng INDON semakin DENGKI dan stress dan mereka pun mula mereka reka cerita pasal JF-17...wkwkwkwkwkwk

    Sabar guys..mau dipilih dulu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tender aja belum apalagi kontrak πŸ˜›

      Kontrak rasuah kontrak jerung kontrak najib kontrak songlap
      πŸ˜›

      Hapus
  6. Menhan kita atau pm kita belum pernah jajaki jf17 tapi jokowi dluan haha

    BalasHapus
  7. Jf17 juga ada meritnya yang bagus..light fighter rasa mrca..

    BalasHapus
  8. BAE ini cukup confident, bikin diorama model kapal diatas air. Artinya di desain dan diproyeksikan untuk masuk air beneran. Bukti kualiti manufaktur FPDA

    BalasHapus
  9. wkwkwkwkwkw... jangan iri guys... Pesawat MPA, UAV MALE dan pesawat latihan tempur ON THE WAY.... sungguh GEMBIRA

    BalasHapus
    Balasan
    1. JF 17 SULPOOR pesawat kelas rendah poor....

      🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
  10. Kalau kita milih jf17 emang kenapa yah..bukannya jf17 itu jelek banget masih okey sebgai fighter ringan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sodara ko si gempoor dengan confident bilang JF-17 tak masuk pilihan.. lah kok buktinya berbanding terbalik.. πŸ˜‚

      Hapus
    2. JF 17 SULPOOR pesawat kelas rendah poor....

      🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
    3. sebenar nya sih biasa aja dan engak lucu kalou malon tidak bual dan halusinasi,jadi yang buat lucu itu bual dan hayal malon alias engak tau diri.
      wkwkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
  11. 3 rejimen perthanan udara jarak.menengah juga sedang diincar om haha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. SEDANG, dijangka, bila bila, last cancel

      🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
  12. A K A N...

    LoL

    Baru diijinin Raja'nya beli aja girangnya sejagat.

    Diijinin beli tapi ga ada duit buat belinya,..lawak.

    Hwakakakakk

    BalasHapus
  13. bukan pesawat JF-17 ke tembak jatuh pesawat INDIA tempohari...??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kerajaan mu beli dari china macam sperti LeMeS

      Hapus
    2. tapi bo'ong

      🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
  14. Raja, hamba ingin beli fighter.

    MMM..OKE, BOLEH.

    Daulat tuanku...

    Hhuuuraaayy......!

    Duitnya?
    Krik..krik..krik...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. LUPA ISI DMPET KHOSONG. WKWKWK...

      Hapus
    2. Minta di talangin aka derma lagi ke AS solusi mreka.. 😁

      Hapus
    3. 100% damn right bro.

      LoL
      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  15. Lawak guys...

    Hwakakakakak...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tak beda dgn admin MDR, menggiring khayal forumernya, kahkah...

      Hapus
  16. Heli MD ga datang datang, LCS gagal, sekarang halu & minta ijin raja mo shoping lagi.

    Lawak

    Hwkakakakkak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masalahnya LUPA ISI DOMPET KHOSONG. WKWKWK...

      Hapus
    2. Plus TOT LeMeS gagal om dari daulat tuanku china

      Hapus
    3. Ijan..ijin..ijan..ijin mulu ke Rajanya...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Kira-kira itu rajanya tau/gak kalo belanjaan periode lalu yang dia ijinin pada gagal..?

      Hwakakakakakak..

      Muke gile, rajapun mereka PRANK.

      LOL
      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  17. saya pasti yang akan dipilih FA-50 Korea Selatan atau M-346 buatan Itali... kerana kedua ni dari awal sudah mempromosi kepada MALAYSIA dengn agresif..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukannya pesawat kesayangan mahathir itu JF-17 THUNDER yah karena Pakistan pakai pesawat itu dan pabrik kan nya, sesama negara muslim πŸ€”

      Hapus
  18. Malaysia berminat terokai industri aeroangkasa

    MALAYSIA berminat mendalami kemajuan dan pembangunan industri aeroangkasa Korea Selatan.

    Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad berkata demikian ketika lawatannya ke fasiliti pertahanan dan aeroangkasa Korea Aerospace Industries (KAI) di Sacheon, Korea Selatan.

    Menurutnya, Korea Selatan mencatatkan kemajuan besar dalam bidang tersebut sejak kali terakhir beliau ke negara itu.

    Lawatan terakhir Dr Mahathir ke Korea Selatan sebagai perdana menteri adalah pada 2002.

    “Saya sentiasa berminat dengan pesawat pejuang dan pesawat buatan tempatan. Saya ingin melihat bagaimana ia beraksi dan kemajuan industri pesawat anda,” katanya kepada Ketua Pegawai Eksekutif KAI, Ahn Hyun-ho yang menyambut ketibaan Dr Mahathir ke fasiliti itu.

    Dr Mahathir, yang juga seorang juruterbang berkelayakan dan penggemar bidang aeroangkasa tiba di fasiliti pertahanan dan aeroangkasa itu dengan menaiki helikopter sekitar jam 10.30 pagi waktu tempatan.

    Sacheon terletak kira-kira 100 kilometer dari Busan, bandar raya yang menjadi tuan rumah bagi Sidang Kemuncak Peringatan ASEAN-Korea Selatan 2019, yang bakal dihadiri Dr Mahathir.

    Dr Mahathir meluangkan masa lebih dua jam di fasiliti itu dengan pertemuan kira-kira setengah jam bersama pegawai tertinggi dan kemudiannya melawat fasiliti itu di mana beliau diberikan taklimat mengenai pesawat tempur ringan (LCA) KAI FA-50 Fighting Eagle.

    Turut mengiringi beliau ialah Menteri Luar Negeri, Datuk Saifuddin Abdullah; Menteri Perdagangan Antarabangsa dan Industri, Datuk Ignatius Darell Leiking; Duta Malaysia ke Korea, Datuk Mohd Ashri Muda dan Atase Pertahanan Malaysia di Seoul, Kolonel Mohd Sobirin Mohd Yusof.

    Malaysia ketika ini sedang menimbang pilihannya bagi LCA dan dijangka secara rasmi melancarkan usaha pemerolehan untuk bergerak seiring dengan kemajuan dan teknologi canggih.

    Menurut terbitan pertahanan, Jane’s Defence Weekly, Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) merancang mendapatkan 36 LCA dengan pilihan bagi 26 lagi bagi melengkapkan kumpulan pesawat pejuang Hawks, Sukhoi SU-30MKM dan FA-18D Hornets yang ada sekarang.

    Kelulusan kerajaan dijangkakan pada suku pertama 2020.

    Antara jenis LCA lain yang dipertimbangkan oleh TUDM selain KAI FA-50 Fighting Eagle adalah Hindustan Aeronautics Limited (HAL) Tejas, Leonardo M-346, Aero Vodochody L-39NG, CAC L-15A/B, CAC/PAC JF-17, Saab Gripen dan Yakovlev Yak-130.


    link
    https://www.hmetro.com.my/mutakhir/2019/11/520603/malaysia-berminat-terokai-industri-aeroangkasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ternnyate pilihannya jatuh pada JF 17 CORONA whakwkwkwkwkwk...aayiiikkkkk

      Hapus
    2. Malon tuh bodoh fuuuuuuuurr..wkwkwkwkkwwkwkwkwkwkwkkwwkwwkkwwkkwkwkkwkwwkwk..jangan mimpi,bina kapal lcs yg blueprintnya ada aja msih salah potong wkwkwkwkwekkwkwkwkwkwwkkwkwkwkwkwkkwwwkwkkwkwkwkwkwkwwkwkwwkwkkwk

      Hapus
  19. JF 17 CORONA , bersua bomber china disangka nak berkekahi tak tahunye senda gurau sambil melambai tangan

    BalasHapus
  20. Fadil Sariff Muhd Harrith Bohong je tuan ni semua nak makan komisyen je. apa jadi dengan armachi yg baru je beli tapi dah x terbang..semua mcm2 dalam TUDM ni banya projek mengarut

    Danish Dania Lama lg x perlu heboh 1 dunia. Wat lek wat pis je...dah siap dan nak hantar br sembang. Malaysia bukan mcm negara lain, belum apa2 dah canang 1 alam termasuk di angkasa raya. Mcm2 bole jd kedepannya...belum campur tangan politician lg.

    Danish Dania Dato Rusli pendapat aku klu ini lebih bagus. Rsnya pesawat mereka x teruk pun keadaan. Kita dah ada kemahiran dan pengalaman luas berkaitan F18. upgred sdr je.

    Ayie Azzahari Bau2 T-50 kuat.. IPTS Canada yg pelatih baru kita tgah blajar kat sna pn x lma lg pkai T-50 dh.. sihir skit biar mnjadi

    Zen Zeno 18 sehingga abg jamil kio

    Nurul Hasidah Hmm. Berita kat paper harini cerita tentera tak dpt aset yg lps. Skrg beli lagi. Dpt ke tidak la nanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Khai Azhi dh sain kontrak jual beli br cite lebih

      Nur Ikhwan Khai Azhi ni pon kadang tak blh caya gak..��

      Fadil Sariff Ni semua nak projek jer bukan nak beli sangat pon...nanti jadi la projek gajah putih mcm LCS yg dah bayar 9B tapi x sampai

      Nazri Nordin Ada surat lawyer baru makcik tu pecaya

      Scar Flower ermmmm - selagi x sampai x yah nak berangan sgt..dah mendarat baru leh gah..

      Mahmood Sulaiman lulus mmg lulus, tp duit ada x, mcm MPA

      Mehmed Aslan Harap projek LCA ni nanti tak "halimunan" macam LCS sampaikan AWACS pun tak boleh nak kesan.

      Abu Muiz Tak nak excited sgt selagi barang belum ada dpn mata.
      2 tahun lps Panglima TUDM umum terima kasih krn kerajaan luluskan 4 buah MPA.
      Akhirnya, .......

      Muhammad Adib aku pelik la,kenapa nak sewa helikopter,beli sendiri tak boleh ke,mcm ni lebih baik sultan je pegang duit tentera,supaya tidak ada jack sparrow ambik duit tentera

      Danial Adam Tak kisah mana ii pun bole janji semua (36 bijik) selamat sampai masuk hangar TUDM

      Hafizul Haqim Abu Muiz betul2..jgn letak too high expectations,, nnti jadi mcm projek LCS n little bird yg masih belum nampak dpn mata



      wkwkwkwk....

      Hapus
    2. MPA, LCS, Little bird, Nuri, MRSS, aja belum punya apalagi 36 pesawat baru πŸ˜‚πŸ€£wkwkwkwk

      Hapus
  21. Ijan..ijin..ijan..ijin mulu ke Rajanya...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Kira-kira itu rajanya tau/gak kalo belanjaan periode lalu yang dia ijinin pada gagal..?

    Hwakakakakakak..

    Muke gile, rajapun mereka PRANK.

    LOL
    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  22. Malaysia berminat dalami program jet pejuang Korea Selatan


    SACHEON: Perdana Menteri, Tun Dr Mahathir Mohamad yang mengadakan lawatan ke Korea Aerospace Industries Ltd (KAI), hari ini menyatakan minat terhadap pembangunan program jet pejuang dari Korea Selatan.

    Beliau menyifatkan Korea Selatan menunjukkan kemajuan sejak kali terakhir lawatannya ke negara itu, membuatkan beliau tidak sabar untuk melihat sendiri pencapaian industri penerbangan tempatan berkenaan.

    Dr Mahathir yang kali terakhir melawat Korea Selatan sebagai Perdana Menteri pada 2002, menghabiskan masa lebih sejam di kemudahan KAI, kira-kira dua jam perjalanan berkereta dari Busan.

    Perdana Menteri turut menunjukkan minat ketika diberikan penerangan dalam kokpit pesawat tempur ringan, FA-50 oleh juruterbangnya.

    Dr Mahathir yang kini berada di Korea Selatan menghadiri Sidang Kemuncak Peringatan ASEAN-Korea Selatan (ROK) 2019 di Busan, tiba di KAI dengan menaiki helikopter dan disambut oleh Menteri Pentadbiran Program Pertahanan Korea Selatan (DAPA) Korea Selatan, Wang Jung-Hong dan Ketua Pegawai Eksekutif KAI, Ahn Hyun-Ho.

    Perdana Menteri diiringi Menteri Luar, Datuk Saifuddin Abdullan dan Menteri Industri dan Perdagangan Antarabangsa, Datuk Ignatius Darell Leiking.

    Korea Aerospace Industries, yang lebih dikenali sebagai KAI adalah syarikat aeroangkasa dan pertahanan Korea Selatan.

    Pesawat FA-50 KAI adalah varian tempur T-50, pesawat supersonik pertama Korea Selatan dan satu daripada beberapa pelatih supersonik yang ada di dunia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jf17????..wkwkwkwwkkwwwkwkwwkwkwkkwkwwkwkwkwkwkwkwkkwkwk..tahniah yaaaaa fuuuuuuuurr..wkwkkwkwkwkwkkwwkkwwkkwwkwkkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkekwkwwkwkwkwkwkkwwk

      Hapus
  23. https://www.cnbcindonesia.com/market/20201219123402-17-210272/china-australia-perang-dagang-ri-jadi-pemenang/1

    Gila asli... Selain Nickel tahun depan Batu Bara RI jadi rebutan Jepang, India, Korea dan terbaru China. Siap siap gaess taon depan surplus lagi nih devisanya.. cuma kantor gw yg kelimpungan nih... Stock Batu Bara diexport semua harga batu bara dalam negeri jadi mehong buat pabrik yg punya power plant 😩

    BalasHapus
  24. Dari tahun lepas lagi MALAYSIA dah melihat pesawat FA-50 ni...dan Korea amat berharap Firma mereka terpilih dalam prolehan sehingga 36 buah pesawat latihan/tempur.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jf 17 thunder aja lah Pur cukup budget kau yang Ciput tu wkwkwkwkw

      Hapus
    2. Dan akhirnya JF 17 sang pemenang wkwkwkwkwkkkkkkkk

      Hapus
    3. Makan dulu pur 🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌

      Hapus
    4. Malon punya duit fuuuuuuuurr??wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
    5. Ntar di plesetin JF-17 yang dipilih malon adalah versi 2 tingkat lebih canggih dari yang dipakai AU Pakistan.. alias versi yang setara F-22.. πŸ˜‚

      Hapus
  25. Yang dompet mepet itu ri..deal su35 sudah berthun tp masih belum selesai..pake2 alasan caatsa segala haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beruk KW , bahasalu nginso bgt

      Hapus
    2. Gak punya duit? Hmmmmm...yah yah aku iya in aja biar seneng 🀣

      Hapus
    3. wkwkwkwkwk..jangan kan Su-35 bro yang wangnya tak cukup... malah KFX saja TUNGGAK UTANG lama.. bila korea minta bayaran 20% INDON akan ajak nego...wkwkwkwkwkwkwkwwk

      Hapus
    4. KFX versi tunggak UTANG/NEGO...wahhhh sangat MEMATIKAN...wkwkwkwkwkwk

      Hapus
    5. Yang sewa helikopter dari Indonesia tu tepi sikit

      Hapus
    6. Kemarin beli kapal cina buat hadapi cina, lah sekarang beli pesawat cina buat hadapi cina?? Gile lu ndro, pur pur... Wkwkwkwk

      Hapus
  26. Laporan: 5 negara bida kontrak bekal pesawat tempur bernilai RM36 bilion kepada TUDM


    PETALING JAYA: Politik mungkin menjadi faktor penentu dalam perjanjian membekalkan pesawat tempur ringan bernilai RM36 bilion kepada Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) dalam tempoh 10 tahun akan datang, menurut laporan media Singapura.

    Dipercayai pesawat yang ditawarkan adalah F-50 daripada Industri Aeroangkasa Korea, Korea Selatan, Tejas buatan Hindustan Aeronautics (India), YAK-130 oleh Irkut Aerospace (Rusia), JF-17 Thunder (Pakistan) dan Alenia Aermacchi M-34 Master (Itali).

    Menurut akhbar Straits Times (ST) Singapura, eksekutif industri pertahanan percaya pegawai tertinggi TUDM berminat dengan jet FA-50 Korea Selatan, tetapi pengkritik menganggap pesawat satu tempat duduk itu tidak sesuai kerana ia tidak mempunyai kemampuan pengisian minyak di udara.

    Keputusan dijangka dibuat dalam beberapa bulan ini, kata laporan itu.

    Ia berkata, cadangan pembelian 30 pesawat tempur ringan itu akan menjadi satu cabaran dasar kerana pembekal yang mempunyai hubungan baik dengan kerajaan lepas kini berdepan saingan daripada pembekal baru.

    Persaingan untuk memenangi kontrak berkenaan berlaku dalam kalangan ejen tempatan pengeluar dan merupakan “entiti persendirian tidak dikenali dengan pemegang sahamnya yang mempunyai rangkaian yang kuat bersembunyi di sebalik proksi perniagaan bagi melindungi penglibatan mereka”, kata laporan itu.

    ST memetik eksekutif industri pertahanan yang tidak dinamakan sebagai berkata, bahawa FA-50 diwakili oleh entiti persendirian tidak dikenali Kemalak Systems, Tejas oleh Forte Drus, JF-17 oleh Kharisma Wira, YAK-130 oleh Sovereign Strategic yang berpangkalan di Sarawak, sementara wakil Aermacchi tidak diketahui.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Fadil Sariff Muhd Harrith Bohong je tuan ni semua nak makan komisyen je. apa jadi dengan armachi yg baru je beli tapi dah x terbang..semua mcm2 dalam TUDM ni banya projek mengarut

      Danish Dania Lama lg x perlu heboh 1 dunia. Wat lek wat pis je...dah siap dan nak hantar br sembang. Malaysia bukan mcm negara lain, belum apa2 dah canang 1 alam termasuk di angkasa raya. Mcm2 bole jd kedepannya...belum campur tangan politician lg.

      Zen Zeno 18 sehingga abg jamil kio

      Nurul Hasidah Hmm. Berita kat paper harini cerita tentera tak dpt aset yg lps. Skrg beli lagi. Dpt ke tidak la nanti.

      Haziq Othman Mohd Firdaus MU lmbt la gitu beli sekaligus la

      Mohd Firdaus MU Haziq Othman Tu kena tgok foment la..duit Ada jalan

      Haziq Othman Mohd Firdaus MU susah kalau bajet ciput ni

      Muhdfaisol Faisol Dah ada pemenang tender lca ke?? Tak umum pun

      Mohd Hamizi Alias Muhdfaisol Faisol belum lg


      Khai Azhi dh sain kontrak jual beli br cite lebih

      Nur Ikhwan Khai Azhi ni pon kadang tak blh caya gak..��

      Fadil Sariff Ni semua nak projek jer bukan nak beli sangat pon...nanti jadi la projek gajah putih mcm LCS yg dah bayar 9B tapi x sampai

      Nazri Nordin Ada surat lawyer baru makcik tu pecaya

      Scar Flower ermmmm - selagi x sampai x yah nak berangan sgt..dah mendarat baru leh gah..

      Mahmood Sulaiman lulus mmg lulus, tp duit ada x, mcm MPA

      Mehmed Aslan Harap projek LCA ni nanti tak "halimunan" macam LCS sampaikan AWACS pun tak boleh nak kesan.

      Abu Muiz Tak nak excited sgt selagi barang belum ada dpn mata.
      2 tahun lps Panglima TUDM umum terima kasih krn kerajaan luluskan 4 buah MPA.
      Akhirnya, .......

      Muhammad Adib aku pelik la,kenapa nak sewa helikopter,beli sendiri tak boleh ke,mcm ni lebih baik sultan je pegang duit tentera,supaya tidak ada jack sparrow ambik duit tentera

      Danial Adam Tak kisah mana ii pun bole janji semua (36 bijik) selamat sampai masuk hangar TUDM

      Hafizul Haqim Abu Muiz betul2..jgn letak too high expectations,, nnti jadi mcm projek LCS n little bird yg masih belum nampak dpn mata


      Mrr Wan Harap2 jangan halimunan macam yang satu tu. Terbang RM6b.

      Muhd Sahaja Jet lain pun ada org tgh jgk.. Perolehan aset2 atm semua melalui org tgh syarikat local

      Rafik Masuod Kucing Morgana Abis yang FA-50 ni G2G ke?

      Muzz Jaybee Kucing Morgana ...sepatutnya jerung tu yang patut ditendang

      Kucing Morgana Mhd Taufiq org tengah markup

      Kucing Morgana gripen juga ada dlm LCA tapi ditendang kerana j e r u n g


      wkwkwk...

      Hapus
    2. Nak bayar gune ape ? Sawit busik ? WkwkwkwkwkwkkkkkkkΔ·

      Hapus
    3. Ato kerupuk lekor yang sudah melempem ?


      🀣🀣

      Hapus
  27. Tp kalau kita milih produk kai pn bkn basic trainer t50 kayak tni au..kita mesti plih fa50 block 10 minimal

    BalasHapus
    Balasan
    1. khayal...

      Fadil Sariff Muhd Harrith Bohong je tuan ni semua nak makan komisyen je. apa jadi dengan armachi yg baru je beli tapi dah x terbang..semua mcm2 dalam TUDM ni banya projek mengarut

      Danish Dania Lama lg x perlu heboh 1 dunia. Wat lek wat pis je...dah siap dan nak hantar br sembang. Malaysia bukan mcm negara lain, belum apa2 dah canang 1 alam termasuk di angkasa raya. Mcm2 bole jd kedepannya...belum campur tangan politician lg.

      Zen Zeno 18 sehingga abg jamil kio

      Nurul Hasidah Hmm. Berita kat paper harini cerita tentera tak dpt aset yg lps. Skrg beli lagi. Dpt ke tidak la nanti.

      Haziq Othman Mohd Firdaus MU lmbt la gitu beli sekaligus la

      Mohd Firdaus MU Haziq Othman Tu kena tgok foment la..duit Ada jalan

      Haziq Othman Mohd Firdaus MU susah kalau bajet ciput ni

      Muhdfaisol Faisol Dah ada pemenang tender lca ke?? Tak umum pun

      Mohd Hamizi Alias Muhdfaisol Faisol belum lg


      Khai Azhi dh sain kontrak jual beli br cite lebih

      Nur Ikhwan Khai Azhi ni pon kadang tak blh caya gak..��

      Fadil Sariff Ni semua nak projek jer bukan nak beli sangat pon...nanti jadi la projek gajah putih mcm LCS yg dah bayar 9B tapi x sampai

      Nazri Nordin Ada surat lawyer baru makcik tu pecaya

      Scar Flower ermmmm - selagi x sampai x yah nak berangan sgt..dah mendarat baru leh gah..

      Mahmood Sulaiman lulus mmg lulus, tp duit ada x, mcm MPA

      Mehmed Aslan Harap projek LCA ni nanti tak "halimunan" macam LCS sampaikan AWACS pun tak boleh nak kesan.

      Abu Muiz Tak nak excited sgt selagi barang belum ada dpn mata.
      2 tahun lps Panglima TUDM umum terima kasih krn kerajaan luluskan 4 buah MPA.
      Akhirnya, .......

      Muhammad Adib aku pelik la,kenapa nak sewa helikopter,beli sendiri tak boleh ke,mcm ni lebih baik sultan je pegang duit tentera,supaya tidak ada jack sparrow ambik duit tentera

      Danial Adam Tak kisah mana ii pun bole janji semua (36 bijik) selamat sampai masuk hangar TUDM

      Hafizul Haqim Abu Muiz betul2..jgn letak too high expectations,, nnti jadi mcm projek LCS n little bird yg masih belum nampak dpn mata


      Mrr Wan Harap2 jangan halimunan macam yang satu tu. Terbang RM6b.

      Muhd Sahaja Jet lain pun ada org tgh jgk.. Perolehan aset2 atm semua melalui org tgh syarikat local

      Rafik Masuod Kucing Morgana Abis yang FA-50 ni G2G ke?

      Muzz Jaybee Kucing Morgana ...sepatutnya jerung tu yang patut ditendang

      Kucing Morgana Mhd Taufiq org tengah markup

      Kucing Morgana gripen juga ada dlm LCA tapi ditendang kerana j e r u n g

      Hapus
    2. Pikirkan budget kau yang Ciput tu wkwkwkwkw heli aja nyewa,MKM yang terbang 4 unit wkwkwkwkw

      Hapus
    3. mat sabu, makan nih
      Muhammad Franz Firdauz A400m yg dh beli pn xcapai standard..tambah super hercules jela

      Hapus
    4. "tapi kalau"

      wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
  28. http://defense-studies.blogspot.com/2020/12/kerajaan-lulus-perolehan-pesawat-tempur.html?m=1
    ===========================
    @gemuriwa ini website real/hoax ?

    BalasHapus
  29. Fuuuuuuuurr malon mo beli jf17..tahniah yaaaa fuuuur,malon selevel dengan myanmar...wkwkwkwkwkwwkwkwkwkkwwkwkwkwkkwwkwkkwkwk..efect budget ciput..wkwkwkwkwwkkkwkwkwwkkwkwkwkwkwwkwkwwkwkwkkwwkk

    BalasHapus
  30. @gempuriwa gak ikhlas ya TUDM akusisi JF-17 ? πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu juga masih akan..wkwkwkwkwkwkwkwkkwwkwkwkwkwkwkwkwkwwkwk

      Hapus
    2. Jleb ..sakitnya tuh di sini ..wkwkwkwkwkkkkl

      Hapus
  31. HIDUP JF THUNDER PESAWAT PEJUANG TERCANGGIH SEDUNIA , F15 SINGAPORE PON TERCIRIT SEBAB GERUN , PESAWAT PEJUANG 3M MURAH , MERIAH , MUNTAH WKWKWKWKWKWKKKKKKK ... ASYIIIIIKKKKK

    BalasHapus
    Balasan
    1. merang merang gatel

      🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
  32. Mau tanya, JF-17 ini kenapa kalian jadikan bahan olok-olokan ?

    *maklum hanya tau dikit tentang dunia militer πŸ˜…

    BalasHapus
  33. MAlon pengennya beli rafale..eh..yg nongol jf17..wkwkwkkwkwkwkkwwkwkwwkwkwkwkwwkwkkwkwkwk..asyiiiik malon selevel myanmar dan nigeria wkwkwkkwkwkwwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwwkkwwkwk

    BalasHapus
  34. T-50i INDON adalah versi latihan je tiada kemampuan tempur ringan...wkwkwkwkwkwkkwkw

    jika versi FA-50 ia ada keupayaan tempur ringan selain menjadi pesawat latihan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tiada kemampuan tapi dilengkapi radar dan rudal wkwkwkwkw

      Hapus
    2. kita beli T50 memang buat murni latihan.
      bukan untuk bertempur.

      j17 = malon miskin


      🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
    3. Pinoy juga lagi incar FA-50.. situ ga gengsi apa pur beli produk yang sama dengan pinoy hehe..

      katanya tidak mau disejajarkan ato disamakan dengan pinoy.. beli lah produk yang beda.. JF-17 justru yang ada depan mata.. 😁

      Hapus
  35. KOREA MASIH BERMINAT TAWAR LCA FA-50 PADA MALAYSIA

    Korea Aerospace Industries (KAI) masih berminat menawarkan jet pejuang ringan dan latihan lanjutan FA-50/T-50 kepada Malaysia untuk kegunaan Tentera Udara DiRaja Malaysia (TUDM) untuk Program Pesawat Tempur Ringan (LCA). Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) baru-baru ini menjalankan ujian penerbangan ke atas KAI FA-50 Fighting Eagle yang dibuat oleh Korea Selatan sebagai sebahagian daripada program Light Combat Aircraft (LCA). Ujian penerbangan itu dijalankan di latar belakang Pameran Aeroangkasa dan Pertahanan (ADEX 2019) yang diadakan di Seoul di mana Ketua atau Tentera Udara dan Komander Wilayah Udara Pertama telah membuat lawatan ke Tentera Udara Republik Korea (ROKAF) Sayap Pejuang ke-8 di Wonju. TUDM dilaporkan mahu mendapatkan 24 buah jet pejuang ringan dan 12 buah pesawat latihan lanjutan dari Program LCA sekaligus menamatkan perkhidmatan Hawk108/208 dan MBB339.yang sebelum ini pernah mengalami kemalangan sehingga kehilangan nyawa juruterbang dan pegawai latihan lanjutan. KAI juga dilaporkan sedang dalam proses membangunkan varian terbaharu FA-50 iaitu FA-50 Block 20. Varian terbaharu FA-50 membolehkan pesawat mengisi bahan api diudara dengan terdapatnya probe pengisian bahan api. Sekaligus meningkatkan masa operasi penerbangan terutama untuk rondaan udara. FA-50 terbaharu juga bakal menerima pod sasaran terbaharu iaitu SNIPER keluaran Lockheed Martin dari Amerika Syarikat. Ia membolehkan pesawat mengugurkan bom panduan laser dan mencapai sasaran lebih tepat. Selain itu, varian FA-50 terbaharu juga bakal mengunakan radar AESA yang akan dibangunkan oleh KAI. Pengunaan radar AESA dijangka akan digunakan oleh penguna eksport sahaja. Radar AESA membolehkan pesawat mengesan sasaran lebih baik dan jarak dan jauh. Selain itu, ia membolehkan FA-50 melancarkan misil " beyond visual range" (BVR).



    BalasHapus
    Balasan
    1. Walau Sudah Diberi Harga Murah, Malaysia Tetap Tak Mampu Tebus 2 Unit Jet Tempur KELAS RENDAH JF-17 Thunder, Kalah dengan Myanmar

      https://www.google.com/amp/s/sosok.grid.id/amp/411965576/walau-sudah-diberi-harga-murah-malaysia-tetap-tak-mampu-tebus-2-unit-jet-tempur-kelas-rendah-jf-17-thunder-kalah-dengan-myanmar



      hahahahahahahahahahaha

      Hapus
    2. Tapi di artikel sebelah, TUDM minatnya ke JF series πŸ˜„

      Hapus
    3. Mimpiiiiiiiii...bangun fuuuuuuuurr..wkwkkwkwkwkwkwkkwwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwk

      Hapus
    4. Jangan mahu, kerajaan bangkrap xde duit, rfi last last canceled ... raja prank serantau sea ..wkwkwkwkwkkkkk asyiiiikkkk

      Hapus
    5. Kami dah ikut proyek ifx dan mendapat jatah 50 - 80 unit ifx wkwkwkwkw

      Hapus
  36. Karena murah , boleh hutang 100 tahun, bisa bayar guna sawit busok, sangat mudah rusak , retak sayap , daaannnn ..pesawat kebanggaan asrizal rusli beruk malon wkwkwkwkwkkkkkkπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

    BalasHapus
  37. Fuuuuuuuurr malon beli jf17 realistis..malon kan kedekut duit,masih untung msih ada yang ngasih pinjaman..wkwkwkwkwkwkkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkkkkwkwkwkwkkwk

    BalasHapus
  38. genk malon, kesian deh

    🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. JF 17 XORONA SETARA F22 USA ...CAKAP SIAPA BANG ..? 😁

      Hapus
    2. genk beruk malon aka gempoor bin rusli bang...

      wkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
    3. Betol lah tue ... pandai sangat abang nie ... tapi x payah nak cakap ni je , biar gempur tak kexut hati ...wkwkwkwkwkkkk
      ..

      Hapus
    4. tak kecut hati tapi badan bau kecut kerna keringat dingin

      wkwkwkwkwk

      Hapus
  39. @gempuriwa berarti TUDM nantinya pakai pinjaman luar negeri akusisi JF-17 ?

    BalasHapus
  40. Gemfur tak terima kenyataan malon mau beli jf17..wkwkwkkwkwkwwkwkwkwwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk..ikhlas fuuuuuur..ikhlas..wkwkkwkwwkwkwkwwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. AYO JANGAN MALU MALU ..DI BUNGKUS ..DI BUNGKUS JF 17 CORONA NYA ...WKWKWKWKKKK ASYIIIIKKKK

      Hapus
  41. khayal tingkat dewa...

    Fadil Sariff Muhd Harrith Bohong je tuan ni semua nak makan komisyen je. apa jadi dengan armachi yg baru je beli tapi dah x terbang..semua mcm2 dalam TUDM ni banya projek mengarut

    Danish Dania Lama lg x perlu heboh 1 dunia. Wat lek wat pis je...dah siap dan nak hantar br sembang. Malaysia bukan mcm negara lain, belum apa2 dah canang 1 alam termasuk di angkasa raya. Mcm2 bole jd kedepannya...belum campur tangan politician lg.

    Zen Zeno 18 sehingga abg jamil kio

    Nurul Hasidah Hmm. Berita kat paper harini cerita tentera tak dpt aset yg lps. Skrg beli lagi. Dpt ke tidak la nanti.

    Haziq Othman Mohd Firdaus MU lmbt la gitu beli sekaligus la

    Mohd Firdaus MU Haziq Othman Tu kena tgok foment la..duit Ada jalan

    Haziq Othman Mohd Firdaus MU susah kalau bajet ciput ni

    Muhdfaisol Faisol Dah ada pemenang tender lca ke?? Tak umum pun

    Mohd Hamizi Alias Muhdfaisol Faisol belum lg

    Khai Azhi dh sain kontrak jual beli br cite lebih

    Nur Ikhwan Khai Azhi ni pon kadang tak blh caya gak..��

    Fadil Sariff Ni semua nak projek jer bukan nak beli sangat pon...nanti jadi la projek gajah putih mcm LCS yg dah bayar 9B tapi x sampai

    Nazri Nordin Ada surat lawyer baru makcik tu pecaya

    Scar Flower ermmmm - selagi x sampai x yah nak berangan sgt..dah mendarat baru leh gah..

    Mahmood Sulaiman lulus mmg lulus, tp duit ada x, mcm MPA

    Mehmed Aslan Harap projek LCA ni nanti tak "halimunan" macam LCS sampaikan AWACS pun tak boleh nak kesan.

    Abu Muiz Tak nak excited sgt selagi barang belum ada dpn mata.
    2 tahun lps Panglima TUDM umum terima kasih krn kerajaan luluskan 4 buah MPA.
    Akhirnya, .......

    Muhammad Adib aku pelik la,kenapa nak sewa helikopter,beli sendiri tak boleh ke,mcm ni lebih baik sultan je pegang duit tentera,supaya tidak ada jack sparrow ambik duit tentera

    Danial Adam Tak kisah mana ii pun bole janji semua (36 bijik) selamat sampai masuk hangar TUDM

    Hafizul Haqim Abu Muiz betul2..jgn letak too high expectations,, nnti jadi mcm projek LCS n little bird yg masih belum nampak dpn mata

    Mrr Wan Harap2 jangan halimunan macam yng satu tu. Terbang RM6b.

    Muhd Sahaja Jet lain pun ada org tgh jgk.. Perolehan aset2 atm semua melalui org tgh syarikat local

    Rafik Masuod Kucing Morgana Abis yang FA-50 ni G2G ke?

    Muzz Jaybee Kucing Morgana ...sepatutnya jerung tu yang patut ditendang

    Kucing Morgana Mhd Taufiq org tengah markup

    Kucing Morgana gripen juga ada dlm LCA tapi ditendang kerana j e r u n g

    BalasHapus
    Balasan
    1. lawan tuch forumer satu kerajaanmu yg ber otak waras

      Hapus
  42. MIG-29 sudah ada gantinya belum ? πŸ˜‚

    BalasHapus
  43. yang diluluskan oleh kerajaan adalah JF17 thunder sulpoor.

    tak ada berita kerajaan meluluskan FA50.

    cuba nak elakkan berita genk malon ini

    🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. BIAR MISKIN ASAL SOMBONG ..BERLAGAK CUKONG PAKAI SLIPER BOLONG MALON TUKANG BOHONG ..πŸ’©πŸ’©πŸ’©πŸ’©

      Hapus
  44. Sila nangis fuuuuuuuurr..wkkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkkwkwkwkkwkwkwkwkwkwk,genk malon pada stroke..malon mo beli jf17..wkwkkwkwkwwkwkwkkwkkwkwkwkwkwwwkkwkwkwwkwkwkwkwkwkkwkwkwwk

    BalasHapus
  45. Baru kali ini liat @gempuriwa malu dengan hasil kajian TUDM πŸ˜‚

    BalasHapus
  46. Cuman pesawat LCA untuk apa Indonesia dengki, jumlah pesawat LCA Indonesia 54 unit wkwkwkwkw

    BalasHapus
  47. Pinoy tertawa malon mo beli jf17..wkwkkwkkwwwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  48. Beli pesawat cina buat hadapin cina, muke gile lu pur, wkwkwkkwkwkwk

    BalasHapus
  49. Ehhh, ternyata kajian pesawat LCA sudah dari tahun 2018 sampai sekarang belum kelar" juga πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  50. Baca disini deh pakcik, Malaysia tuh perlu LCA dengan harapan bisa subtitusi dengan palm oil terkait budget defense yg semakin turun terus tiap tahun.

    Dan yg bersedia sampai hari ini adalah China, Pakistan dan Rusia. Sementara Korea Selatan prefer Cash that's why Indonesia dulu menawarkan palm oil untuk submarine ditolak Korsel sehingga Indonesia menggunakan loan system.

    Ini reality kans nya sih karena sudah pernah terjadi... Silahkan dinikmati sampai akhir episode tapi bila ambil FA50 maka wajib loan dan bersiap project Gowind bisa kembali fail.

    JF17 udah pilihan paling realistis.

    https://www.channelnewsasia.com/news/commentary/malaysia-palm-oil-for-fighter-jets-illusion-of-defence-deterren-11509950

    BalasHapus
    Balasan
    1. Several aircraft manufacturers have confirmed they have responded to the RFI, including Russia with its Yak-130, Pakistan with the PAC JF-17 Thunder that it has co-developed with China, Italy’s Leonardo with the M-346 Master, Sweden’s Saab with the JAS-39 Gripen and South Korea’s KAI FA-50 Golden Eagle.

      The European and South Korean companies have not commented on whether they would be willing to accept part-payment in palm oil, but given that they have traditionally insisted on cash payments, it could be a challenge getting them to do so.

      The willingness of China, Pakistan and Russia to accept palm oil as payment would appear to put these countries and their offerings in the driving seat, possibly complicating things for the RMAF as it is understood that the service has a preference for a Western type to be its future LCA.

      Yak Rusia juga bisa tuh kalau mau barter sawit. Gak bakalan kena Caatsa spt halnya SU35 dan S400.

      Hapus
  51. strees, malon streeees, pisang panaaaas
    tapi malon tetap sombong.

    xixixixixixixi

    BalasHapus
  52. Heli aja nyewa,MKM 4 unit yang terbang ,pengganti heli Nuri takde dan budget sedikit apa masih mau beli jet yang mahal mahal wkwkwkwkw

    BalasHapus
  53. Ayoooooo fuuuuuuuurr..sila keluarkan kesedihanmu d forum ini fuuuuuuuurr..jangan malu malu fuuuuuuuurr..wkwkwkwkwkwkwwkkwkwkwkkwkwkkwkkwkkwkkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  54. 1 skadron AWACS
    2 skadron MPA
    1 skadron LCA
    1 skadron UCAV
    1 skadron pengganti MIG-29

    Yang sudah diwujudkan yang mana ???

    BalasHapus
  55. Samahalnya LMS nanti donk, pakai pinjaman dari china untuk mewujudkannya πŸ˜‚

    BalasHapus
  56. Nampaknya awal tahun akan wangi wangi gimana gitu

    BalasHapus
  57. Eh tolol inikan cerita pasal kapal aussie kenapa libatkan kita dengan jf17 haha

    BalasHapus
  58. ADE SATU KERAJAAN SEMBANG LEBAT NAK BELI F 15, GRIPEN , FA 50 BENTANG KERTAS PUTIH KAJIAN HINGGA BERPULUH METER TAPI WANG XDE ... ALHASIL GUNE SAWIT BUSOK TUKAR PESAWAT PEJUANG SETARA F22 RAPTOR USA ... SIAPA YANG TAHU NAME PESAWAT PEJUANG SETARA D22 RAPTOR TU TUNJUK JARI TINGGI TINGGI ... πŸ˜‹πŸ˜‹

    BalasHapus
    Balasan
    1. Su35 gimana om sudah sampai? Hahw

      Hapus
    2. Typhoon bagaimana kabarnya sudah kontrak ?

      Hapus
    3. Su-35 dan KFX... dah sampai INDON atau belum...???? wkwkwkwkwkwkwkw

      Hapus
    4. SU 35 ADA KAT GARAGE RUMAHKU , SUME ORANG TUNJUK IBU JARI KE ATAS ..BEZE KALAU MEREKA TUNJUK JF 17 IBU JARI HADAP BAWAH ...WKWKWKWKWKKKKKK ....

      Hapus
    5. Su-35 dah sign 2018...IFX tuh butuh proses yg lama bkn cem buat nasi lemak πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    6. Mentang mentang Maharajalela udah sampai ke galangan BHIC

      Hapus
    7. Ifx punya Korsel aja belum siap tolol

      Hapus
  59. Ohh btw sebagai sesama rakan fpda uk juga nawarkn type 26 ini kepada kita tapi kita ngak sanggup ampun terlalu mahal tak mampu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang gak mampu beli 2 jf 17 pun tak punya uang wkwkwkwkw

      Hapus
    2. Good questions karena maharajalela gak selesai selesai

      Hapus
    3. ahhhhh...masa...A400M saja MALAYSIA mampu beli.... Su-30MKM saja MALAYSIA mampu beli...wkwkwkwkwkkwkwkw

      INDON yang klaim hutang hanya 30% tak mampu beli A400M malah Su-30 pun versi biasa guys...wkwkwkwkwkw

      Hapus
    4. Gempurgila@ just 4 A400,MKM tuh bukan barang mahal,kl malon banyak uang beli rafale jet pejuang paling mahal 🀣🀣🀣

      Hapus
    5. Apache, 1 biji pun tak bisa beli, mantap malon

      Hapus
    6. Apache sama a400m mahal mana haha..

      Hapus
    7. Sharp@ Bangla negara miskin je mampu beli apache,malon konon katanya kaya tak mampu beli apache 🀣🀣

      Hapus
    8. Fpda lagi hahhaa
      Cina juga sekutu Fpda ya

      Hapus
  60. TUDM mahukan pesawat latihan dan dalam masa yang sama pesawat tempur ringan.... FA-50 sangat memenuhi kemahuan MALAYSIA...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Punya duit fuuuuuuuurr??wkwkwkwwkwwkwkwkwkwkwkwkwkwkwwkwkwkwwkkwkwkwwk

      Hapus
    2. Jgn terlalu halunisasi pur πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    3. Fikirin dulu tuh utang yg cecah 60% dari GDP..wkwkkwwkwwkwkwkwkwkwkwkwkkwkkwkwkkwkwkwkwkkwkkwk

      Hapus
    4. SUDAH SAMPAIKAN AYAT PATI KE ? TAK NAK CAKAP SOAL OPM KE ? OOOHHH AKU ADA FAHAM ..

      Hapus
    5. Plot twist.. eh TUDM malah mahukan JF-17 dengan alasan LCA serasa MRCA.. 😁

      Hapus
    6. Jf17 juga ngak papa block 3nya sudah setara f16 tapi mampu milik haha

      Hapus
    7. Sabu@ dari mana jalannya JF-17 made in Chung Kuo cina bisa setaraf dgn F-16 Lockheed Martin pembuat F-35 yg dah mendunia itu,ko nih mabuk ketum keh 🀣🀣🀣

      Hapus
  61. Ngak bisa samakan rencana pembelian lca dengan pembelian jet tempur tni om..kan kalau mau adil harus disamakan dengan pembelian mrca NANTI

    BalasHapus
  62. Block 10 fa50 sudah bisa pakai sniper pod..harap dipilih tudm kelak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bangun woy..bangun..wkwkwkwwkwkwkwwwkwkwkkwkwkkwkwkwkkwkwkkkwkwkwkwwkkwkwk..mimpi aja bisanya lo..wkwkkwkwkwkwwkwkwkwkwwk

      Hapus
  63. Asyik hutang ke china lagi untuk perolehan aset militer πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hutang 280t utk alutsista lupa yah haha

      Hapus
    2. Saya ngomong ke si gempur, bukan ke anda πŸ˜‚

      Hapus
    3. Kita sanggup bayar..malon sanggup bayar utang tak?ingat utang malon sudah cecah 60%dari GDP..wkwkkwkwkwwkwwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
    4. Hutang malon 87% PDB dgn population 30 juta tuh bkn hutang yg besar keh πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  64. Block 3 jf17 juga agak bagus sih..setara legacy f16

    BalasHapus
  65. @gempuriwa kan suka bilang "JOM HUTANG LAGI", nah saat inilah yang kita tunggu" untuk menyerang balik @gempuriwa πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  66. Dulu MRCA juga DILULUSKAN kerajaan..hasilnya?

    LoL

    Aug 3, 2011 — ... untuk membeli pesawat MRCA Eurofighter Typhoon yang ... " Peruntukan itu telah diluluskan dalam sidang Dewan ...

    Ini link DS jaman jembot :

    http://defense-studies.blogspot.com/2011/08/tiada-tempoh-beli-pesawat-tempur.html?m=1


    Hwakakakakakak

    BalasHapus
  67. DILULUSKAN tapi raja ga ikut bayarin ya lon...?

    Hwakakakakakakak...

    BalasHapus
  68. wkwkwkwkwkw.... nampaknya geng INDON semakin stress ya...

    BalasHapus
  69. Raja baru bilag OKE, si gempur & kawan kawan dah girang bukan kepalang..

    LoL
    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  70. Oceh kita pasal jf17 kita balas oceh tanya su35 simple haha

    BalasHapus
  71. Panglima Tentera Udara, Jeneral Tan Sri Ackbal hari ini menyatakan kerajaan telah meluluskan perolehan tempur ringan untuk Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM).

    Menurut beliau, perolehan tersebut adalah melibatkan pesawat dwi-fungsi iaitu Fighter Lead-In Trainer/Light Combat Aircraft (LIFT/LCA).

    “Pesawat platform tunggal dwi-fungsi ini perlu memiliki keupayaan yang seimbang dalam melaksanakan peranan untuk melatih juruterbang pesawat pejuang dan pelbagai misi operasi,” katanya semasa sidang media di Pangkalan Udara Subang.

    BalasHapus
  72. Jf17 itu belum tentu dipilih dan dibeli tapi yang sudah pasti dibeli su35 tapi belum juga muncul haha

    BalasHapus
  73. 10 tahun terakhir pesawat apa yang dibeli tentara KL?

    PRANK.

    LoL
    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus