06 November 2026

Pangkodau III Tinjau Pembangunan Fasilitas di Lanud Manuhua, Dukung Kesiapan Operasional Pesawat CH-4

06 November 2026

Lanud Manuhua, Biak, Papua Barat untuk operasional pesawat tanpa awak CH-4 (photos: Kodau III)

(Biak-Penkodau III) Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara III (Pangkodau III) Marsda TNI Dr. Azhar Aditama D., S.Sos., M.M., M.Han., meninjau langsung pembangunan fasilitas pendukung operasional pesawat CH-4 di Lanud Manuhua, Biak, didampingi Komandan Lanud Manuhua Marsma TNI Rohmat Kusmayadi, S.Sos., M.Soc.Sc.


Pembangunan yang telah dimulai sejak September 2025 ini mencakup sejumlah fasilitas, di antaranya landasan pacu (runway) sepanjang 2 KM dengan lebar 30 meter, hanggar, serta menara pengawas lalu lintas udara (tower). Seluruh fasilitas tersebut dipersiapkan untuk menunjang kebutuhan operasional pesawat CH-4, baik dalam aktivitas penerbangan maupun penempatan dan pemeliharaan pesawat.


Dalam peninjauan ini, Pangkodau III melihat secara langsung perkembangan pembangunan serta kondisi fasilitas yang tengah dikerjakan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan mampu mendukung kesiapan infrastruktur dalam rencana pengoperasian pesawat CH-4 di wilayah Kodau III.


Turut hadir dalam peninjauan tersebut Asisten Logistik (Aslog) Kaskodau III Kolonel Tek Yekti Sulistyo N., S.T., Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Kaskodau III Kolonel Lek Febri Eko Hadi P., S.E., serta Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kodau III Mayor Kal Febri Saputro, S.S.T.Han.

12 komentar:

  1. ucav kita paten haha!πŸ˜ŽπŸš€πŸ¦Ύ

    BalasHapus
  2. setelah di Kalimantan, markas CH4B kita amankan daerah Timur dan Pasifik haha!πŸ‘πŸš€⚡️

    eittt ini belum satu lagi di Selatannya nanti...🦾

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kizilelma come to papa oom...

      Ahahahaaiiiy.....😁🀟

      Hapus
    2. nyoiihhhh buat ngejer intruder bule om pedang haha!πŸ€«πŸš€πŸ˜‚

      Hapus

  3. 89 Personel TNI AU Ikuti Pelatihan CH-4 Batch 2 di ChinaTNI AU. 
    TNI Angkatan Udara terus mendorong peningkatan kualitas sumber dayanya untuk mengawaki sejumlah alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) terbaru. Komitmen ini salah satunya diwujudkan melalui pelatihan CH-4 batch 2 yang resmi dimulai di Taizhou, China, pada Selasa (25/11/2025).
    https://tni-au.mil.id/berita/detail/89-personel-tni-au-ikuti-pelatihan-ch-4-batch-2-di-china
    --------

    BATCH 2, tambah Aset Lagiii
    Welkam NEW CH4B UCAV MALE...ASELI hahah!πŸš€πŸ˜‰πŸ¦Ύ

    BalasHapus
  4. punyak kita male drone
    ✅️UCAV CH4
    ✅️UCAV ANKA
    ✅️UCAV TB
    Male
    ✅️UCAV AKINCI
    Jet Dron
    ✅️KIZILELMA


    kalo negri🎰kasino putrajaya, chukup shemal* ANKA...ituw pun 3 saja kahsiyan haha!🀭🍌πŸ€ͺ

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. Kalo versi sipil dah proven, baru mikir spek militernya..😏

      Hapus
    2. Kalau versi sipil beres, artinya tinggal cari pengganti komponen yg melarang dipakai buat keperluan militer.

      Hapus
  6. Ini buat skadron mana nih? Terakhir baca, skadron UAV di Kodau III harusnya Skadron 55 di Kupang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dulu, perencanaan di Manuhua adalah Skadron 27 dan satu skadron tempur.

      Hapus
  7. TERKEPUNG UCAV .......
    1. SKUADRON 51 REAPER LANUD SUPADIO KALBAR = UAV AEROSTAR+UCAV ANKA
    2. SKUADRON 52 PHOENIX LANUD RADEN SADJAD, NATUNA = UCAV CH4B RAINBOW
    3. SKUADRON 53 LANUD ANANG BUSRA, TARAKAN KALTARA= UCAV CH4B
    ---------------
    COVERAGE AREA CH4 RAINBOW TNI =
    LANUD ABDURACHMAN SALEH JAWA TIMUR
    LANUD HALIM PERDANAKUSUMA, JAKARTA
    1500-2000 KM
    Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom.
    -----
    Berikut adalah daftar wilayah yang akan ter-cover dalam radius 2000 km dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta:
    Pulau Jawa (seluruhnya):
    Pulau Sumatera (sebagian besar):
    Pulau Kalimantan (sebagian besar):
    Pulau Sulawesi (sebagian):
    Nusa Tenggara (seluruhnya):
    Malondesh:
    • Semenanjung Malondesh (seluruhnya)
    • Serawak (bagian barat)
    • Sabah (bagian barat daya)
    Singapura (seluruhnya)
    Brunei Darussalam (seluruhnya)
    Filipina (bagian selatan):
    • Palawan
    • Mindanao (bagian barat daya)
    Thailand (bagian selatan):
    • Provinsi-provinsi di selatan Thailand (misalnya Songkhla, Yala, Narathiwat, Satun)
    Vietnam (bagian selatan):
    • Delta Mekong (bagian paling selatan)
    Kamboja (sebagian):
    • Bagian selatan
    Samudera Hindia dan Laut Jawa:
    • Sebagian besar wilayah perairan ini akan termasuk dalam jangkauan.
    ---------------
    wilayah-wilayah yang tercakup dalam radius 2000 km dari Lanud Abdurachman Saleh, Malang, Jawa Timur.
    Indonesia:
    • Pulau Jawa: Seluruh Pulau Jawa akan tercover sepenuhnya, termasuk kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan lainnya.
    • Pulau Bali & Nusa Tenggara: Seluruh Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, dan sebagian Timor akan tercover.
    • Pulau Sumatra: Bagian selatan hingga tengah Sumatra akan tercover, termasuk Palembang, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Padang. Medan mungkin berada di batas atau sedikit di luar.
    • Pulau Kalimantan: Seluruh Pulau Kalimantan akan tercover sepenuhnya, termasuk Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Balikpapan, dan Palangkaraya.
    • Pulau Sulawesi: Seluruh Pulau Sulawesi akan tercover, termasuk Makassar, Manado, Palu, Kendari, dan Gorontalo.
    • Maluku: Sebagian besar Kepulauan Maluku akan tercover, seperti Ambon dan Ternate.
    • Papua: Bagian barat Papua seperti Sorong dan Manokwari akan tercover. Jayapura mungkin berada di luar radius.
    Negara Tetangga:
    • Timor Leste: Seluruh Timor Leste akan tercover.
    • Malondesh:
    o Malondesh Barat (Semenanjung Malondesh): Sebagian besar wilayah selatan dan tengah akan tercover, termasuk Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Melaka.
    o Malondesh Timur (Sabah & Sarawak): Seluruh wilayah akan tercover sepenuhnya, termasuk Kuching, Kota Kinabalu, dan Miri.
    • Singapura: Seluruh Singapura akan tercover.
    • Brunei Darussalam: Seluruh Brunei akan tercover.
    • Filipina: Bagian selatan Filipina, seperti Mindanao dan Palawan, akan tercover. Manila mungkin sedikit di luar batas.
    • Papua Nugini: Bagian barat daya Papua Nugini akan tercover, berbatasan dengan Papua Indonesia.
    • Australia: Bagian paling utara Australia, seperti Darwin, akan tercover.
    🀣2000 KM TERPANTAU TERCOVER = COVERAGE AREA SEJAK 2019🀣

    BalasHapus