27 September 2020

Pasukan Lintas Udara Brigif Para Raider 18 Kostrad Hiasai Langit Jombang

27 September 2020

Penerjunan pasukan Linud Kostrad (photos : puspen TNI)

Jakarta. Pasukan gabungan terdiri dari Denma Brigif Para Raider 18 Kostrad, Denpandu Taikam dan Yonif Para Raider 501 Kostrad, melaksanakan terjun penyegaran statik, dengan sasaran penerjunan Drop Zone di Kec Plandaan, Kab Jombang, Jawa Timur. Rabu (23/9).


Terjun penyegaran statik ini dipimpin langsung oleh  Komandan Brigif Para Raider 18/Trisula Kostrad Kolonel Inf Ahmad Hadi Al Jufri yang diikuti oleh 288 orang peterjun. Penerjunan ini dilaksanakan dalam lima sorti menggunakan pesawat C-130 Hercules A-1303 dari Skadron Udara 32 Lanud Abddulrachman Saleh,  Malang.

Demikian disampaikan Ws. Pasi Udara Brigif Para Raider 18/Trisula Kapten Inf Hubertus Bintang Mahendra dalam keterangan tertulisnya.


“Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan satuan Lintas Udara demi mengantisipasi setiap ancaman yang mungkin timbul. Bila sewaktu-waktu Negara membutuhkan pengerahan pasukan ini, maka satuan Lintas Udara khususnya Brigif Para Raider 18/Trisula selalu siap untuk diterjunkan,” ujar Kapten Inf Hubertus.


Latihan terjun penyegaran di tutup dengan rangkaian kegiatan bakti sosial dan penyerahan sembako kepada masyarakat yang di hadiri oleh warga dan unsur Muspika Kecamatan Plandaan, Jombang.

26 September 2020

F-16 Makin Canggih Dengan Senjata Laser Pelumpuh Rudal

26 September 2020

F-16 dengan pod laser pelumpuh rudal (image : Lockheed Martin)

Lockheed Martin mematangkan konsep untuk melengkapi jet tempur F-16 dengan senjata laser antirudal yang akan digunakan mulai 2024. Program SHiELD (Self-Protect High-Energy Laser Demonstrator) ini berasal dari Lab Penelitian Angkatan Udara.

Senjata ini, sebenarnya ditujukan untuk pesawat tempur generasi keenam seperti proyek NGAD (next generation air dominance). Sementara program SHiELD dikembangkan untuk dapat digunakan pada pesawat tempur non-siluman seperti F-16.


Salah satu tantangan untuk penggunaan di pesawat tempur F-16 adalah bagaimana dapat mengisi daya laser tanpa memasang sistem pembangkit listrik yang benar-benar baru. Daya yang dihasilkan pun mungkin di bawah 100 kW.

Tasmanian Company Secures Defence Export Competitiveness Grant

26 September 2020

Currawong Engineering has received a $150,000 grant to boost their export capability (photo : Currawong)

Tasmanian small business set to soar after $150,000 grant

A Tasmanian company considered a world leader in the production of engines for unmanned aerial vehicles has received a $150,000 grant from the Morrison Government.

Minister for Defence Industry Melissa Price today announced Tasmanian business Currawong Engineering is the latest recipient of a Defence Global Competitiveness Grant.

The export grant is a further investment by the Government in Australia’s defence industry to help small businesses pursue opportunities in global markets and boost their export capability.  

“The Defence Global Competitiveness Grant program is a key element of the Morrison Government’s program to grow exports, delivering a robust sovereign Australian defence industry,” Minister Price said.

“Currawong Engineering will use its grant to purchase specialist plant equipment to increase electronics production capability for parts used in unmanned aerial vehicles.

“Currawong Engineering is a great example of the capability that Tasmania’s defence industry has to offer.

Assistant Minister Jonno Duniam said Currawong Engineering is a trusted supplier in the defence and security market.

“The grant will assist Currawong to increase production and deliver capability with shorter lead times, boosting its export opportunities into North America,” Assistant Minister Duniam said.

 “Currawong has established itself as a world-leader in engines for UAVs, and I’m proud to be backing this innovative, Tasmanian business.”

Defence Global Competitiveness Grants are available to Australian small-to-medium enterprises who are seeking international accreditations, procuring capital items and more.

Yonkav 13/SL Latihan Uji Siap Tempur di Puslatpur Kutai

26 September 2020

Ltihan UST Yonkav 13 Satya Lembuswana (photos : Kodam VI)

Pangdam VI/Mulawarman Tinjau UST Tingkat Kompi Yonkav 13/Satya Lembuswana

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han) meninjau pelaksanaan latihan UST (Uji Siap Tempur) tingkat Kompi Batalyon Kavaleri (Yonkav) 13/SL yang dilaksanakan di Puslatpur AD Amburawang Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu(23/09/2020).

Latihan UST Kompi Yonkav 13/SL tahun 2020 ini berlangsung selama 4 (Empat) hari dari tanggal 22 s.d 25 September yang melibatkan sebanyak 79 prajurit Yonkav 13/SL dan menurunkan 13 unit Tank yang terdiri dari 9 unit Tank Kanon dan 4 unit Tank APC .

Uji siap tempur (UST) merupakan program yg telah distandarisasikan dan dilaksanakan setiap tahun secara bertingkat, bertahap dan berkelanjut untuk meningkatkan kemampuan prajurit sekaligus menguji sejauh mana kesiapan tempur satuan tersebut.

Pada kesempatan tersebut Pangdam langsung meninjau ke daerah latihan dengan menaiki tank AMX-13 APC untuk memberi melaksanakan pengecekan sekaligus pengarahan kepada prajurit melaksanakan latihan UST.

”Pelaksanaan UST Tingkat Kompi ini dilaksanakan untuk mengukur tingkat kemampuan dan kesiapan satuan yang ingin dicapai, dan UST ini ditujukan untuk menguji dan mengukur kemampuan tempur dalam mengaplikasikan tehnik, taktik dan prosedur Tingkat Kompi,” Ujar Pangdam dalam pengarahannya.

Disamping itu Pangdam juga menyampaiakan dengan diadakan kegiatan Latihan Uji Siap Tempur Kompi ini Yonkav 13/SL, pimpinan dapat menilai tingkat kemampuan satuan dihadapkan dengan keterbatasan alutsista yang dimiliki. Latihan tersebut untuk menguji kesiapan tempur Kompi Yonkav 13/SL dalam melaksanakan operasi militer untuk perang dalam mendukung tugas pokok Kodam VI/Mulawarman,” imbuhnya

Setelah meninjau latihan, Pangdam berkesempatan meninjau sarana dan prasarana baik garasi, asrama di Ksatrian Yonkav 13/Lembus Wana.

(TribunNews)

PAF Eyes 21 Second-Hand Huey Choppers from South Korea

26 September 2020

Farewell of UH-1H Huey which has served the Republic of Korea Army for 52 years (photo : ROK Armed Forces)

MANILA, Philippines—The Philippine Air Force (PAF) has set its sights on acquiring 21 used Bell UH-1H, or Huey, helicopters from South Korea to bolster its fleet.

Maj. Gen. Simeon Felix, chief of the PAF’s Air Mobility Command, announced the acquisition plan at the 68th anniversary of the 205th Tactical Helicopter Wing on Thursday (Sept. 24).

He did not provide details, though.

Foreign news reports said that South Korea officially retired all of its Huey helicopters from service in July this year.

A senior official privy to the plan told INQUIRER.net that the helicopter acquisition from South Korea was still being negotiated.

The acquisition would also need the approval of the United States, where the Vietnam War-helicopters originated, the official said.


The 205th Tactical Helicopter Wing performs air transport, limited close air support, casualty evacuation operations through its Huey and Bell 412EP combat utility helicopters.

The unit is currently preparing to accept brand new aircraft. It is expecting to receive the first six units of brand new S-76i Black Hawk helicopters within the fourth quarter of 2020, Felix said.

The Philippine government had ordered 16 Sikorsky S-70i Black Hawk helicopters worth P12 billion. The 10 other Black Hawks are expected to be delivered by 2021.

25 September 2020

Dubes RI Lakukan Kunjungan Kerja ke Pabrik Radar ERA a.s. di Ceko

25 September 2020

Kunjungan ke pabrik ERA a.s. di Ceko (all photos : Kemenlu)

Kunjungan Kerja Ke Pabrik Radar ERA a.s. di Pardubice

Duta Besar RI Praha pada tanggal 4 Juni 2020 melakukan kunjungan kerja ke pabrik radar terbaik di Ceko, Era a.s. di Pardubice. Kunjungan dilakukan bersama dengan Atase Pertahanan RI Berlin yang juga merangkap untuk Republik Ceko dalam rangka mewakili Kementerian Pertahanan dan TNI AU dalam melaksanakan Factory Acceptance Test (FAT) terhadap 2 unit Radar Passive: Vera-NG buatan Era a.s.

Radar Passive Vera-NG merupakan salah satu produk tracker Era terbaru dan tercanggih, dirancang untuk deteksi lokasi dan identifikasi sasaran baik di darat, laut maupun udara. Radar tersebut akan memperkuat pertahanan RI terutama di wilayah perbatasan.

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar dan rombongan serta tim Era juga melakukan vidcon dengan sekitar 15 perwira TNI AU di Indonesia terkait persiapan-persiapan teknis dan rencana pelatihan para perwira TNI AU ke Era di Ceko.

(Kemenlu)

Yonkav 6/NK Latihan Operasi Pertempuran Hutan

25 September 2020

Latihan Yonkav 6/NK Kodam I Bukit Barisan, Medan, Sumatera Utara (all photos : Yonkav 6)

Batalyon Kavaleri 6/Naga Karimata telah menggelar kegiatan Latihan Uji Siap Tempur Tingkat Kompi yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Kavaleri 6/Naga Karimata Mayor Kav Dani Prasetyo Wibowo, S.Sos bertempat di daerah latihan Desa Banyu Urip Sawit Seberang Kec. Wampu Kab. Langkat. Kegiatan latihan yang dilaksanakan selama 3 hari di mulai dari tanggal 14 s.d 17 September 2020 dengan menggunakan Tank AMX 13 Canon, Tank AMX 13 Comando dan Tank AMX 13 APC.


Latihan Uji Siap Tempur Tingkat Kompi kali ini digelar bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bertempur satuan serta menguji kemampuan perorangan dalam jabatanya, hal ini ditinjau dari aspek taktik dan teknik tempur dalam rangka melatih kerja sama kelompok untuk melaksanakan tugas tempur di medan operasi untuk mendukung tugas pokok Kodam I/BB khususnya di wilayah Sumut.


Danyonkav 6/NK Mayor Kav Dani Prasetyo Wibowo, S.Sos menyampaikan bahwa latihan UST Tingkat Kompi merupakan rangkaian pentahapan latihan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur prajurit maupun satuan yang mengacu pada siklus latihan satuan tingkat Batalyon dalam Proglatsi setelah melaksanakan latihan teknis/taktis tingkat Kompi.


Setiap prajurit Yonkav 6/NK memahami peran, fungsi dan tugas dalam dinamika operasi pertempuran yang hakikatnya adalah melaksanakan pertempuran darat yang bersifat ofensif guna mendekati dan menghancurkan musuh dengan menggunakan daya gerak, daya tembak, daya kejut dan lindung lapis baja. Dalam pelaksanaan Latihan ini, prajurit Naga Karimata tetap memperhatikan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 sehingga kegiatan latihan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar.