05 Juni 2026
AS9 Huntsman systems fires during live-fire serials at Puckapunyal Training Area during Army’s inaugural AS9 operator course (photos: Aus DoD)Australian Army soldiers from the 4th Regiment, Royal Australian Artillery, conducted the first live-fire of an Australian-built AS9 Huntsman self-propelled howitzer at the School of Artillery, Victoria on 26 May 2026.
As part of Introduction into Service training, crews fired up to 150 rounds from multiple AS9 platforms, demonstrating the system’s ability to deliver accurate long-range fires while operating from protected, mobile platforms.
Conducted less than two months after the weapons rolled off the production line, the activity marks a significant milestone in the delivery of Army’s Protected Mobile Fires capability.
It highlights the rapid transition from Australian manufacturing to in-service use while supporting local defence industry outcomes in support of Army modernisation.
(Aus DoD)




NSM GAGAL
BalasHapusyang ini PARAH gaesz 10 tahun pembual Halu...last last Hornet Rongsok END⛔️ haha!π€ππ€₯
BalasHapus⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Malaysia Batalkan Rencana Akuisisi Pesawat Tempur F/A-18 Hornet Bekas dari Kuwait
28 Februari 2026
https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaysia-batalkan-rencana-akuisisi.html?m=1
Apalagi SPH...YAVUZ murah pun Kensel haha!πππ€₯
BalasHapuskahsiyan Turkiyen kena Prenk❌️
Giliran diprenk norwei, ngamuk, cartung pulak om π
HapusKebayang di suatu pasar, ada orang pas2an, udah nawar2, pake barter sgala, minta tempo, eh molor lama ngga bayar2, karena kesel dibatalin lah sama si penjual, eh busyet, ngamuk2 malah minta ganti untung pulak, gmana coba reaksi para pedagang sepasar itu? Pancen pe ak tu si M π€
BUKAN PE AK LAGI ITU BERUK TAPI BOTOL ππππππ
HapusYaa makloum jimat kos beda tipis ama takde wang om haha!ππ€₯π
HapusAkibat ngibul semua dah kontrak beli 2011 haha!πππ€£
Tau Tau FFNBW...Omfong bneran
kahsiyan ada tetangga yang tak punyak SPH,
BalasHapusklaim ringgit berjaye...tak ada gunanya, Utang malah Naik haha!ππ€₯π
BERUK KUDET (KURANG UPDATE) KELAPARAN BERAS
BalasHapusHANTAR BERITA BULAN MEI haaaaa......
-
BERITA 5 MEI 2026
GEMPURWIRA5 Juni 2026 pukul 14.34
BACA guys......NO J-10......... HAHAHAHAH
Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI secara tegas telah membantah kabar dan unggahan viral di media sosial yang menyebutkan bahwa Indonesia telah menandatangani kontrak atau kesepakatan pembelian 42 unit jet tempur Chengdu J-10C buatan China
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, memastikan bahwa informasi transaksi senilai 65 miliar Yuan atau setara USD9 miliar tersebut adalah tidak benar. Pihak Kemhan menegaskan hingga saat ini belum ada kontrak resmi maupun kesepakatan yang mengikat terkait akuisisi alutsista tersebut.
====================
====================
BERITA 5 JUNI 2026
WELCOME 24 J10CE - PL15E
WELCOME 24 J10CE - PL15E
WELCOME 24 J10CE - PL15E
ISLAMABAD: Indonesia dilaporkan sedang bersiap untuk secara signifikan memperluas rencana akuisisi jet tempur J-10CE buatan China, dengan laporan baru yang menunjukkan bahwa Jakarta bermaksud untuk meningkatkan pesanan dari 12 menjadi 24 jet sekaligus membeli paket rudal udara-ke-udara jarak jauh PL-15E.
https://defense-studies.blogspot.com/2026/06/indonesia-dilaporkan-mencapai.html#comment-form
----------------------------------
BERITA 2 JUNI 2026
MEDIA MALAYDESH :
WELCOME 24 J10CE - PL15E
WELCOME 24 J10CE - PL15E
WELCOME 24 J10CE - PL15E
-
(DEFENCE SECURITY ASIA) — Indonesia dilaporkan telah memutuskan untuk menggandakan perolehan pesawat pejuang pelbagai peranan J-10CE buatan China daripada 12 kepada 24 buah pesawat, sekali gus mempercepat perubahan besar terhadap keseimbangan kuasa udara di Asia Tenggara ketika Jakarta mula mengurangkan pergantungan tradisional terhadap pembekal Barat.
Pendedahan pada 1 Jun oleh wartawan penerbangan dan pertahanan terkenal Alan Warnes segera meningkatkan perhatian serantau kerana laporan mengenai penyertaan peluru berpandu jarak jauh PL-15E mewujudkan dimensi baharu pertempuran udara jarak jauh dalam salah satu rantau paling strategik di dunia.
https://defencesecurityasia.com/indonesia-j10ce-pl15e-china-kuasa-udara-asia-tenggara/
----------------------------------
PROCUREMENT MRCA JULIET
https://sirup.inaproc.id/sirup/rup/detailPaketPenyedia2020?idPaket=66843686
-
PROCUREMENT MRCA SURABAYA
https://sirup.inaproc.id/sirup/rup/detailPaketPenyedia2020?idPaket=66843682
KLAIM NEGARA EKPORTIR :
BalasHapusNEGARA IMPORTIR
NEGARA IMPORTIR
NEGARA IMPORTIR
-
1. Pernyataan Perdana Menteri Anwar Ibrahim (April 2026)
Sumber Utama: Sambutan resmi PM Anwar Ibrahim saat meresmikan Program MADANI Rakyat 2026 di Perak pada awal April 2026.
Isi Pernyataan: PM Anwar meluruskan persepsi publik dengan menegaskan bahwa Petronas kini berstatus sebagai pengimport bersih (net importer) bahan api/minyak, bukan lagi pengeksport seperti dekade sebelumnya. Transparansi ini disampaikan untuk menjelaskan mengapa Malondesh tetap rentan terhadap gejolak harga dan tekanan pasokan energi global meskipun berstatus sebagai negara produsen minyak.
Dokumentasi Media: Laporan ini dimuat secara luas oleh media internasional dan nasional, seperti CNBC Indonesia dan Kantor Berita Bernama.
-
2. Pernyataan Menteri Johari Abdul Ghani (Mei 2026)
Sumber Utama: Keterangan pers Menteri Pelaburan, Perdagangan, dan Industri Malondesh, Datuk Seri Johari Abdul Ghani, di sela-sela Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers' Meeting) di Cebu pada Mei 2026.
Isi Pernyataan:
Data Impor: Beliau mengonfirmasi angka spesifik bahwa Malondesh harus mengimpor sekitar 400.000 barel minyak mentah per hari untuk memenuhi kapasitas kilang domestik karena ladang minyak lama mereka mengalami penurunan produksi alami.
Kompensasi LNG: Beliau menegaskan bahwa neraca dagang energi Malondesh tertolong karena posisi mereka yang kokoh sebagai eksportir bersih gas alam cair (LNG), di mana surplus dari LNG tersebut mampu menambal (cushion) defisit pada sektor minyak mentah.
Dokumentasi Media: Laporan resmi mengenai kapasitas impor ini dipublikasikan oleh media Malondesh seperti New Straits Times (NST) dan Malay Mail.
--------------------------------
MAMPUS .... CUT BUDGET = SUBSIDI BBM MEMBENGKAK
MAMPUS .... CUT BUDGET = SUBSIDI BBM MEMBENGKAK
MAMPUS .... CUT BUDGET = SUBSIDI BBM MEMBENGKAK
-
• Pemicu: Krisis energi akibat konflik Timur Tengah (Perang Iran).
• Target: Hemat RM10 miliar untuk menutup subsidi yang membengkak (RM58,4 miliar).
• Dampak Utama: Pemotongan besar di sektor Kesehatan (RM3,06M) dan Pendidikan (RM2,39M).
• Kebijakan Teknis: Penundaan acara, perjalanan luar negeri, pelatihan, dan pembekuan rekrutmen.
• Tenggat: Penyerahan proposal pemangkasan paling lambat 15 Mei 2026
Sumber Utama: Channel News Asia, Free Malondesh Today, The Edge Malondesh, Astro Awani, BFM 89.9, Kompas.id
--------------------------------
Malondesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
Detailed Annual Breakdown =
--------------------------------
2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
(Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
-
2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
(Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
--------------------------------
1️⃣ 2026 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.79 trillion
Household Debt: RM 1.65 trillion
Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
Total Population: 36,385,115
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 49,196
Household Debt: RM 45,348
➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
--------------------------------
2️⃣ 2025 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.30 trillion
Household Debt: RM 1.65 trillion
Total Population: 35,977,838
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 36,139
Household Debt: RM 45,859
➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
--------------------------------
3️⃣ 2024 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.22 trillion
Household Debt: RM 1.53 trillion
Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
Total Population: 34,671,895
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 35,187
Household Debt: RM 44,128
➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
--------------------------------
4️⃣ 2023 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.17 trillion
Household Debt: RM 1.45 trillion
Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
Total Population: 35,126,298
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 33,308
Household Debt: RM 41,279
➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
TERNYATA KING OF DEBT ASEAN .....
BalasHapusDATA UTANG & BEBAN PER KAPITA (2026–1998):
-
2026
Populasi: 36.38 juta
Utang Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
Utang Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
Beban per Kapita: RM 94,544
-
2025
Populasi: 35.97 juta
Utang Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
Utang Household: RM 1.65 Triliun (-%)
Beban per Kapita: RM 81,998
-
2024
Populasi: 34.67 juta
Utang Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
Utang Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
Beban per Kapita: RM 79,315
-
2023
Populasi: 35.12 juta
Utang Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
Utang Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
Beban per Kapita: RM 74,587
-
2022
Populasi: 34.69 juta
Utang Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%) [1]
Utang Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
Beban per Kapita: RM 70,901 [1]
-
2021
Populasi: 34.28 juta
Utang Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
Utang Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
Beban per Kapita: RM 67,667
-
2020
Populasi: 33.87 juta
Utang Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
Utang Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
Beban per Kapita: RM 63,464
-
2019
Populasi: 33.45 juta
Utang Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
Utang Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
Beban per Kapita: RM 60,179
-
2018
Populasi: 33.00 juta
Utang Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
Utang Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
Beban per Kapita: RM 57,605
-
2017
Populasi: 32.54 juta
Utang Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
Utang Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
Beban per Kapita: RM 54,910
-
2016
Populasi: 32.04 juta
Utang Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
Utang Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
Beban per Kapita: RM 52,699
-
2015
Populasi: 31.52 juta
Utang Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
Utang Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
Beban per Kapita: RM 51,253
-
2014
Populasi: 30.98 juta
Utang Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
Utang Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
Beban per Kapita: RM 47,927
-
2013
Populasi: 30.42 juta
Utang Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
Utang Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
Beban per Kapita: RM 44,992
-
2012
Populasi: 29.85 juta
Utang Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
Utang Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
Beban per Kapita: RM 41,326
-
2011
Populasi: 29.26 juta
Utang Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
Utang Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
Beban per Kapita: RM 37,904
-
2010
Populasi: 28.65 juta
Utang Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
Utang Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
Beban per Kapita: RM 34,488
-
2009
Populasi: 28.04 juta
Utang Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
Utang Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
Beban per Kapita: RM 31,326
-
2008
Populasi: 27.45 juta
Utang Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
Utang Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
Beban per Kapita: RM 26,155
-
2007
Populasi: 26.86 juta
Utang Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
Utang Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 25,316
-
2006
Populasi: 26.26 juta
Utang Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
Utang Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
Beban per Kapita: RM 23,381
-
2005
Populasi: 25.66 juta
Utang Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
Utang Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 21,940
-
2004
Populasi: 25.06 juta
Utang Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
Utang Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
Beban per Kapita: RM 20,550
-
2003
Populasi: 24.46 juta
Utang Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
Utang Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 18,560
-
2002
Populasi: 23.87 juta
Utang Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
Utang Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 16,798
-
2001
Populasi: 23.28 juta
Utang Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
Utang Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
Beban per Kapita: RM 15,162
-
2000
Populasi: 22.69 juta
Utang Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
Utang Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
Beban per Kapita: RM 13,574
-
1999
Populasi: 22.11 juta
Utang Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
Utang Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
Beban per Kapita: RM 12,210
-
1998
Populasi: 21.53 juta
Utang Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
Utang Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
Beban per Kapita: RM 10,821
Indonesia saat ini belum merealisasikan penjualan atau ekspor beras ke Malaysia. Pemerintah melalui Perum Bulog dan Kementerian Pertanian masih dalam tahap negosiasi harga untuk kuota ekspor sekitar 200.000 hingga 500.000 ton beras, karena harga yang ditawarkan pihak pembeli sempat dinilai terlalu rendah ππππ
BalasHapusBerikut adalah poin-poin perkembangan terbaru mengenai rencana ekspor beras tersebut:
> Status Negosiasi: Rencana ekspor beras premium ke Malaysia masih terus dibahas. Pihak Malaysia sempat menjajaki pembelian ratusan ribu ton dengan penawaran harga yang ditolak oleh Perum Bulog karena dianggap tidak menguntungkan.
> Tegasan Harga: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan bahwa jika kesepakatan terjadi, harga ekspor beras ke Malaysia akan berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) domestik Indonesia.
> Klarifikasi Hoaks: Sempat beredar luas di media sosial isu bahwa Indonesia menjual beras ke Malaysia dengan harga murah Rp10.000 per kilogram. Kabar tersebut telah diklarifikasi sebagai hoaks oleh pemerintah dan pihak kepolisian. Angka Rp10.000 tersebut sebatas simulasi asumsi, bukan harga kesepakatan jual beli.
> Kapasitas Stok: Kementerian Pertanian memastikan telah mencadangkan sekitar 500.000 ton beras untuk diekspor ke beberapa negara sahabat, termasuk Malaysia, Papua Nugini, hingga kawasan Timur Tengah. Kebijakan ini dilakukan dengan catatan stok dalam negeri (yang mencapai 5,3 juta ton) sudah sangat aman dan tidak mengorbankan kebutuhan rakyat.
DIBACA YANG BENAR YA BERUK BOTOL BIAR TAK KEJANG KEJANG OTAK BOTOL AWAK ππππππ
Ucap Gutbai NSM⛔️...
BalasHapusHamiwow..Hamiwow...Kena Blokir Norwegia haha!❌️π€₯π
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
KUALA LUMPUR: Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) akan mengoperasikan dua jenis Surface to Surface Missiles (SSM) atau misil antipermukaan termasuk Naval Strike Missile (NSM) dari Norway yang akan diterima pada Mac ini.
https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/tldm-akan-operasikan-dua-jenis-misil.html?m=1
Bikin Kaget! PHK di MALONDESH Melonjak
BalasHapusBaca artikel CNBC Indonesia "Video: Bikin Kaget! PHK di Malaysia Melonjak" selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260420184130-8-728314/video-bikin-kaget-phk-di-malaysia-melonjak
KONON RINGGIT BERJAYA TAPI PHK MALONDESH MELONJAK ππππππ
katanya ringgit berjaye,
BalasHapusFAKTANYA mindef seblah last last POTONG BAJET LAGIIII haha!ππ€₯π
⬇️⬇️⬇️⬇️
Kementerian Pertahanan masing-masing boleh mengurangkan perbelanjaan sebanyak RM647 juta dan RM508 juta
https://www.bharian.com.my/berita/nasional/2026/04/1539925/kementerian-perlu-potong-perbelanjaan-operasi
BalasHapus❌️2018 SALAH FOTONG
❌️2026 SALAH FOTONG PIPA & KABEL WIRE
❌️2026 APRIL, last last BAJET FOTONG haha!ππ€π
RESMI : PROCUREMENT MRCA JULIET
BalasHapushttps://sirup.inaproc.id/sirup/rup/detailPaketPenyedia2020?idPaket=66843686
-
RESMI : PROCUREMENT MRCA SURABAYA
https://sirup.inaproc.id/sirup/rup/detailPaketPenyedia2020?idPaket=66843682
-
KAYA = KAAN - RAFALE - KF21 - KIZILELMA –
M364FA - GARIBALDI - FMP - PPA - ISTIF
===================
===================
MISKIN = F18 BATAL - BLACKHAWK BATAL - NSM BATAL - CUT BUDGET
-
5x Ganti RAJA = ZONK MRCA SPH LCS NSM
5x Ganti PM = PRANK MRCA SPH LCS NSM
6x Ganti Menteri Pertahanan = PRANK MRCA SPH LCS NSM
-
2011 Najib Razak Ahmad Zahid Hamidi
2015 Najib Razak Hishammuddin Hussein
2018 Mahathir Mohamad Mohamad Sabu
2020 Muhyiddin Yassin Ismail Sabri
2021 Ismail Sabri Hishammuddin Hussein
2022 Anwar Ibrahim Mohamad Khaled Nordin
-----------------------------------
Malondesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
--------------------------------
2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
(Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
-
2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
(Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
--------------------------------
1️⃣ 2026 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.79 trillion
Household Debt: RM 1.65 trillion
Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
Total Population: 36,385,115
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 49,196
Household Debt: RM 45,348
➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
--------------------------------
2️⃣ 2025 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.30 trillion
Household Debt: RM 1.65 trillion
Total Population: 35,977,838
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 36,139
Household Debt: RM 45,859
➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
--------------------------------
3️⃣ 2024 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.22 trillion
Household Debt: RM 1.53 trillion
Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
Total Population: 34,671,895
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 35,187
Household Debt: RM 44,128
➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
--------------------------------
4️⃣ 2023 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.17 trillion
Household Debt: RM 1.45 trillion
Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
Total Population: 35,126,298
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 33,308
Household Debt: RM 41,279
➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
--------------------------------
5️⃣ 2022 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.08 trillion
Household Debt: RM 1.38 trillion
Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
Total Population: 34,695,493
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 31,127
Household Debt: RM 39,774
➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
--------------------------------
6️⃣ 2021 DEBT DATA
Government Debt: RM 979.81 billion
Household Debt: RM 1.34 trillion
Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
Total Population: 34,282,399
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 28,580
Household Debt: RM 39,087
➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667
2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
BalasHapus-
INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
-
MALAYDESH 1 LEMBAR = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
--------------------------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 Miliar
2011: RM 456,1 Miliar
2012: RM 501,6 Miliar
2013: RM 547,7 Miliar
2014: RM 582,8 Miliar
2015: RM 630,5 Miliar
2016: RM 648,5 Miliar
2017: RM 686,8 Miliar
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
________________________________________
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah.
________________________________________
BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
-
SUMBER DATA RESMI:
Laporan Ketua Audit Negara (LKAN): Mengenai Penyata Kewangan Kerajaan Persekutuan (tahunan).
-
Kementerian Kewangan MalayDESH (MOF): Laporan Tinjauan Fiskal dan Estimasi Pendapatan Federal (diterbitkan setiap pembentangan Belanjawan/Budget).
LON INI TERMASUK BERITA RECEHAN APA BUKAN ππππππ
BalasHapusBikin Kaget! PHK di MALONDESH Melonjak
Baca artikel CNBC Indonesia "Video: Bikin Kaget! PHK di Malaysia Melonjak" selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260420184130-8-728314/video-bikin-kaget-phk-di-malaysia-melonjak
KONON RINGGIT BERJAYA TAPI PHK MALONDESH MELONJAK ππππππ
#TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI ππππππ
GORILLA tahu tak....??? yang INDIANESIA NGEMIS MINYAK MALAYSIA....HAHAHAH
BalasHapusNaik 87,76%, RI Banyak Impor BBM dari Singapura, Malaysia, & Mesir
https://www.cnbcindonesia.com/news/20260602134800-4-739424/naik-8776-ri-banyak-impor-bbm-dari-singapura-malaysia-mesir
GORILLA tahu tak....??? yang INDIANESIA NGEMIS MINYAK MALAYSIA....π₯π₯π€£π€£π€£π€£
BalasHapusNaik 87,76%, RI Banyak Impor BBM dari Singapura, Malaysia, & Mesir
https://www.cnbcindonesia.com/news/20260602134800-4-739424/naik-8776-ri-banyak-impor-bbm-dari-singapura-malaysia-mesir