07 Oktober 2023

DND to Submit New 'Specs' for Multi-role Fighter Project to PBBM

07 Oktober 2023

A source said that  PAF is looking for more than 12 aircraft, which could be between 24 to 36 fighters (photo : Saab)

MANILA – Department of National Defense (DND) Secretary Gilberto Teodoro Jr. said Tuesday night they have deliberated on a "new set of specifications" and "quantity" for the country's multi-role fighter (MRF) program, which they would present to President Ferdinand R. Marcos Jr. for approval.

"(On) the MRF, we just set, to be approved by the President, a new set of specs that we need and a new quantity. We deliberated upon it. There are few tweaks," Teodoro said during a chance interview with reporters at the National Day and Armed Forces Day of the Republic of Korea held at the Grand Hyatt Manila in Taguig City.

He said the terms of reference (TOR) for the project came out on Monday.

"It (came) out yesterday (Monday), our TOR for the MRF, and then once it is approved by the President, the TOR will go to Horizon 3 (of the Armed Forces of the Philippines Modernization Program). There is a new Horizon 3, which we have to present to the President for him to approve," Teodoro said.

He also said AFP chief Gen. Romeo Brawner Jr. and the DND undersecretaries gave their thoughts on the specifications and the revised Horizon 3.

"We talked about with the Chief of Staff the specifications (earlier). Our undersecretaries put in their two cents' worth. They will come out with that and the rest of the new Horizon 3 and then we will submit it to the President for approval," he added.

Teodoro, however, did not give details on whether the new Horizon 3 that they will present to the Chief Executive is part of the ongoing "rehorizoning" and "restrategization" efforts for the AFP Modernization Program.

Initially, the AFP Modernization Program's Horizon 3 is scheduled for 2023 to 2028 while Horizon 2 is from 2018 to 2022 and Horizon 1 is from 2013 to 2017. 

(PNA)

17 komentar:

  1. KAPAL SELAM 2040 = The Royal Malaysian Navy (RMN or TLDM for Tentera Laut Diraja Malaysia) plans to procure another submarine in the 14th Malaysia Plan (2031 – 2035) and one more in the 15th Malaysia Plan (2036 – 2040)
    C130H 2045 = Diterangkan Utusan Malaysia, mereka baru bisa mendapatkan C-130 J Super Hercules paling tidak di tahun 2041 hingga 2045.
    KAPAL 2050 = “Mengikut Pelan Transformasi 15 ke 5 TLDM, ia dijangka akan memiliki 12 buah kapal Littoral Combat Ship (LCS), tiga buah kapal Multi Role Support Ship (MRSS), 18 buah kapal Littoral Mission Ship (LMS), 18 buah kapal Patrol Vessel (PV) dan empat buah kapal selam menjelang tahun 2050,”
    HUTANG 2053 = Kerajaan Persekutuan dijangka dapat menyelesaikan hutangnya pada tahun 2053 dengan mengambil kira tiada sebarang pinjaman baharu
    HAWK 2055 = Kerajaan merancang secara sistematik penggantian pesawat Hawk 108 dan Hawk 208 seperti yang digariskan dalam Pembangunan Keupayaan Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) 2055
    不MENUNGGU 2040-2055不

    BalasHapus
  2. Manakala si miskin.... Wang muka saja terpaksa pakai HUTANG... HAHAHAHAHA

    Itu belum pembayaran penuh yang juga pakai HUTANG.... HAHAHAHAHA

    BalasHapus
    Balasan
    1. KAPAL SELAM 2040 = The Royal Malaysian Navy (RMN or TLDM for Tentera Laut Diraja Malaysia) plans to procure another submarine in the 14th Malaysia Plan (2031 – 2035) and one more in the 15th Malaysia Plan (2036 – 2040)
      C130H 2045 = Diterangkan Utusan Malaysia, mereka baru bisa mendapatkan C-130 J Super Hercules paling tidak di tahun 2041 hingga 2045.
      KAPAL 2050 = “Mengikut Pelan Transformasi 15 ke 5 TLDM, ia dijangka akan memiliki 12 buah kapal Littoral Combat Ship (LCS), tiga buah kapal Multi Role Support Ship (MRSS), 18 buah kapal Littoral Mission Ship (LMS), 18 buah kapal Patrol Vessel (PV) dan empat buah kapal selam menjelang tahun 2050,”
      HUTANG 2053 = Kerajaan Persekutuan dijangka dapat menyelesaikan hutangnya pada tahun 2053 dengan mengambil kira tiada sebarang pinjaman baharu
      HAWK 2055 = Kerajaan merancang secara sistematik penggantian pesawat Hawk 108 dan Hawk 208 seperti yang digariskan dalam Pembangunan Keupayaan Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) 2055
      不MENUNGGU 2040-2055不

      Hapus
    2. Kesian....
      Sdh jatuh misqueen...
      Utk berhutangpun gak ada yg percaya mau kasih hutangan.
      Tetangga kiri kanan pada beli aset Alutsista meski dibayar pakek hutang.
      Malon gak bisa beli. Krn sdh misqueen tak de wang. Bahkan utk sewa pun sulit utk cari hutangan....

      Mending beli pakek hutang, masih ada yg percaya kasih hutangan. Dari pada kapal yg sudah mati dihidupkan lagi biar ada aset.
      Bahkan tetanggapun malas kasih hibah, saking tidak suka melihat bangsa beruk.....

      Hapus
    3. Coba yang ngaku kaya itu. Mana daftar belanjamu....ada kontrak apa tahun ini? Cobaaaaa....

      Hapus
  3. Waduh berita begini bikin beruk2 pada keluar dari kandang dan ngamuk2. Karena KERAjaan beruk hanya mampu beli yg murah2 aja. LCA. Ha ha ha ha ha ha ha ha

    BalasHapus
  4. Cara Pinoy hinakan Si Malon sangat mujarab..
    Itu 1 ekor malon langsung mengamuk..

    Hahahahahahaaaaa...

    Pinoy ketawa tuu

    BalasHapus
  5. Beruk sebelah tuh yg suka grounded pesawat mending gak usah banyak cakap

    BalasHapus
  6. Kasihan Malon. Kanya mampu pakai pesawat usang. Ha ha ha ha ha ha ha ha ha

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67310182552/hawk-indonesia-sudah-jadi-monumen-netizen-malaysia-ironis-pesawat-serupa-masih-dipakai-negaranya-hingga-2030

    BalasHapus
  7. Malon Malon sudah hutang tambah menggunung tak sanggup bayar pula, aset juga tak bisa beli nak tunggu 2055 tunggu hutang lender wkwkwkwk wkwkwkwk wkwkwkwk

    BalasHapus
  8. “Sehingga 28 Oktober 2020, jumlah pembayaran yang dibuat oleh Kerajaan kepada Boustead Naval Shipyard (BNS) ialah RM6.08 bilion,
    “Sejumlah RM400 juta telah digunakan oleh BNS untuk menyelesaikan hutang lapuk projek lama iaitu NGPV dan RM1.005 bilion diklasifikasikan sebagai cost overrun,” kata PAC dalam halaman 104 laporan itu.


    Bayar HUTANG LAPUK untuk dapat KAPAL LAPUK, mau heran tapi Malon 不不不不不

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Jet Tempur Baru ASEAN 2030

    Rafale F15 EX Indonesia
    F35 Singapure
    F16 Viper Philipine
    F16 Viper Vietnam
    Su30 Myanmar

    LCA FA50 Malon, lepas tu sembang rakit sendiri terhebat serantau ASEAN 不不不不不

    BalasHapus
  11. Gambarnya Gripen Guys....bukan FLIT

    BalasHapus
  12. FA50 blok20 malon versi halu om hahahaha...

    BalasHapus