Sistem MRC Typhon menembakkan rudal jelajah serang darat (LACM) Tomahawk dalam latihan Balikatan 2026 (infographic: MaxDefense)
Militer AS telah melakukan uji tembak langsung pertama di Filipina terhadap sistem rudal jarak menengah yang dikerahkan ke negara itu tahun lalu, kata para pejabat Filipina pada hari Selasa.
Sistem tersebut, yang dikenal sebagai Typhon, meluncurkan rudal serang darat Tomahawk pada Selasa pagi dari pulau Leyte di timur, menghantam target yang berjarak hampir 400 mil di pulau utama Luzon, kata Kolonel Dennis Hernandez, juru bicara militer Filipina, kepada media lokal pada hari itu.
Peluncuran tersebut berlangsung sebagai bagian dari Balikatan, latihan gabungan tahunan yang melibatkan Amerika Serikat, Filipina, dan beberapa negara sekutu. Hernandez mengatakan serangan itu dilakukan dalam skenario pertempuran simulasi di mana pasukan AS dan Filipina menanggapi kehadiran musuh tiruan.
Dalam latihan tersebut, pasukan yang berbasis di Fort Magsaysay, utara Manila, meminta dukungan tembakan jarak menengah terhadap pasukan lawan simulasi yang ditempatkan di Laur, sebuah kota di provinsi Nueva Ecija, kata Hernandez.
Militer AS belum memberikan komentar publik mengenai peluncuran tersebut. Para pejabat di Filipina mengarahkan pertanyaan kepada Pentagon, yang tidak segera menanggapi email setelah jam kerja di Washington, D.C.
Kehadiran Typhon telah menuai kritik dari China, yang menggambarkan peningkatan pengerahan militer AS di kawasan tersebut sebagai tindakan yang destabilisasi. Beijing mempertahankan persenjataan rudal jarak menengahnya sendiri dan telah keberatan dengan upaya AS untuk memperkuat postur militernya di dekat wilayah yang diperebutkan.
Rudal Tomahawk yang diluncurkan dari MRC Typhon mengenai sasaran di Laur, Nueva, Ecija, di pulau Luzon (photo ssv: ABS CBN News)
Filipina terletak di dekat beberapa titik rawan potensial, termasuk Laut Cina Selatan dan perairan dekat Taiwan, di mana AS dan sekutunya telah meningkatkan pelatihan bersama.
Peluncuran Typhon ini menyusul serangkaian latihan baru-baru ini yang melibatkan sistem rudal lainnya. Selama latihan di Australia tahun lalu, pasukan AS menggunakannya untuk menembakkan SM-6 sejauh ratusan mil.
Di Filipina, pasukan AS dan sekutunya juga telah melakukan pelatihan pertahanan pantai menggunakan HIMARS — Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi — termasuk latihan tembak langsung di dekat jalur maritim utama. (Stars and Stripes)
US Army conducted firing of M28A1 RRPR rocket from HIMARS at Balabac Island, Palawan (photos: US Army)
Firing of HIMARS from Balabac Island, Palawan
U.S. Soldiers from 5th Battalion, 3rd Field Artillery Regiment, 7th Infantry Division (Multi-Domain Command - Pacific) fire an M28A1 Reduced Range Practice Rocket from an M142 High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) after rolling off a runnymede-class large landing craft during maritime key terrain security operations as part of Exercise Balikatan 2026, at Balabac Island, Palawan, May 3, 2026.
HIMARS in Balabac can be used to protect shipping going into the Sulu and Celebes Sea.
The HIMARS was moved into position via Army Water Craft, the HIMARS shot, and then exfilled via Army Watercraft.
Balikatan is a longstanding annual exercise between the Armed Forces of the Philippines and U.S. military that represents the strength of our alliance, improves our capable combined force, and demonstrates our commitment to regional peace and prosperity. (7th ID)







RAJA MALONDESH AKUI NEGARA BANGKRUT‼️ SABAH & SARAWAK DEKLARASIKAN KEMERDEKAAN!!!!!
BalasHapushttps://youtu.be/gwY8NFUlflU?si=24RexZMgsOY8kcpG
TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI KATA IPIN 😂😂😂😂😂😂
2026 = CUT DEFENSE BUDGET & KRISIS KEDAULATAN TOTAL
BalasHapusKLAIM KELUAR ART = MISSPOKEN
KACUNG USA = ART USD 242 MILIAR
KACUNG CHINA = 1MDB
KACUNG BRITISH = 999 TAHUN
SIPRI KOSONG = NSM BANNED – F18 BATAL – BLACKHAWK BATAL
________________________________________
Status Darurat Pertahanan & Pengadaan 2026 –
• CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah.
• NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM karena Malaydesh dilarang menerima senjata canggih non-NATO.
• FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer dan polisi dibekukan akibat skandal suap pejabat senior (termasuk mantan panglima).
• F/A-18 BATAL: Rencana akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengiriman surat ditolak mentah-mentah.
• REWORK LCS: Naval Group melakukan audit paksa dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat produksi.
• SALAM SIPRI KOSONG: Data resmi tahun 2024-2025 menunjukkan nol transfer persenjataan baru ke Malaydesh.
Krisis Pangan & Ketergantungan Indonesia –
• Impor Beras RI: Terpaksa impor 500.000 ton beras dari Indonesia (via Kalbar) demi stabilitas Sarawak akibat kegagalan stok lokal.
• Net Importer Ayam: Status berubah menjadi pengimpor bersih sejak Juli 2025; subsidi telur dihapus total demi hemat kas negara RM 1,2 Miliar.
• Daging Merah: Kemandirian hancur, bergantung 90% pada impor; terpukul harga pakan global dan pelemahan nilai tukar Ringgit.
• Kacung Ayam GPS: Perjanjian ART (Okt 2025) memaksa Malaydesh beri akses pasar preferensial untuk bibit unggas (GPS) Amerika Serikat.
Kelemahan Sistemik & Kegagalan Fiskal –
• Hutang Bayar Hutang: Proyeksi utang pemerintah menyentuh RM 1,79 Triliun (2026); lonjakan masif sejak pembongkaran liabilitas 1MDB (2018).
• Beban Rakyat Meledak: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif RM 94.544; utang rumah tangga mencapai 85,8% PDB (tertinggi di kawasan).
• PHK Massal: Data SOCSO/HLIB mencatat puncaknya 24.100 PHK pada Januari 2026 akibat memburuknya iklim investasi.
• Infrastruktur Rusak: Fasilitas militer dan asrama prajurit dalam kondisi memprihatinkan karena anggaran terus dialihkan.
Erosi Kedaulatan & "Babu" Global –
• Babu Buckingham: Pasukan RAMD sibuk menjaga istana kolonial Inggris (2024) saat kedaulatan laut domestik dicerobohi China.
• Kedaulatan Lumpuh: Peralatan militer dominan sisa tahun 1970-1990; penarikan MiG-29 (2017) meninggalkan lubang besar di pertahanan udara.
• DITOLAK DUNIA: Periode 2018–2026 resmi ditolak oleh EU, UN, FIFA, BRICS, hingga G20
2026 = CUT DEFENSE BUDGET & KRISIS HUTANG OVERLIMIT
HapusKLAIM KELUAR ART = MISSPOKEN
KACUNG USA = ART USD 242 MILIAR
KACUNG CHINA = 1MDB
KACUNG BRITISH = 999 TAHUN
SIPRI KOSONG = NSM BANNED – F18 BATAL – BLACKHAWK BATAL
________________________________________
Status Darurat Pertahanan & Pengadaan 2026 –
• CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik Timur Tengah.
• NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir total pengiriman rudal NSM karena Malaydesh dilarang menerima senjata canggih non-NATO.
• FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer dan polisi dibekukan akibat skandal suap pejabat senior.
• F/A-18 BATAL: Setelah 9 tahun (2017-2025) "ngemis" Hornet bekas Kuwait, rencana resmi gugur pada Februari 2026.
• REWORK LCS: Naval Group melakukan audit paksa dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat.
• SALAM SIPRI KOSONG: Laporan tahun 2024-2025 resmi menunjukkan nol (kosong) transfer persenjataan baru ke Malaydesh.
Tukang Hutang & Skema Barter Minyak Sawit –
• A400M = HUTANG: Pembelian pesawat Airbus A400M dilakukan secara angsuran/hutang berperingkat, bukan tunai.
• MKM & MiG29N = BARTER: Bergantung pada skema tukar guling minyak sawit (Palm Oil) untuk mendapatkan jet tempur.
• FA50M & Scorpene: Korsel dan Prancis dipaksa menerima 50% pembayaran dalam bentuk komoditas (Sawit & Karet) akibat ketiadaan dana tunai.
• PT91 Tank: Pembayaran melibatkan 30% barter komoditas dan 30% transfer teknologi (off-set).
Timeline "Prank" SPH (Tiap Tahun Membual) –
• 2016 (Prank Nexter): TTD LoI meriam CAESAR Prancis, realisasi ZONK.
• 2022 (Prank KDS): Janji kesepakatan meriam EVA Slovakia berakhir menguap.
• 2023 (Prank MKE): Rencana akuisisi Yavuz Turki kembali ditinjau ulang tanpa kepastian.
Krisis Fiskal & Rekor Hutang Overlimit –
• Rasio Utang 2025 (70,5% PDB): Resmi melampaui ambang batas aman 65%, melonjak drastis dari 52,4% pada 2010.
• Total Debt Monitor (224% PDB): Malaydesh menempati peringkat ke-2 tertinggi di ASEAN untuk total utang (Swasta + Pemerintah).
• Beban Per Warga 2026: Setiap individu menanggung beban kumulatif RM 94.544 (Pemerintah RM 49k + Rumah Tangga RM 45k).
• PHK Massal: Data SOCSO/HLIB mencatat puncaknya 24.100 PHK pada Januari 2026 seiring memburuknya iklim investasi.
Erosi Kedaulatan & Diplomasi Gagal –
• DITOLAK DUNIA: Periode 2018–2026 resmi ditolak oleh EU, UN, FIFA, BRICS, hingga G20.
• Babu Buckingham: Pasukan RAMD sibuk menjaga istana kolonial di saat kedaulatan laut domestik dicerobohi China
2026 = CUT DEFENSE BUDGET & SALAM DEBT PROBLEMS
HapusKLAIM KELUAR ART = MISSPOKEN
KACUNG USA = ART USD 242 MILIAR
KACUNG CHINA = 1MDB
KACUNG BRITISH = 999 TAHUN
SIPRI KOSONG = NSM BANNED – F18 BATAL – BLACKHAWK BATAL
________________________________________
Status Darurat Pertahanan & Pengadaan 2026 –
• CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik Timur Tengah.
• NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM karena Malaydesh dilarang menerima senjata canggih non-NATO.
• FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer/polisi dibekukan akibat investigasi suap mantan panglima.
• F/A-18 BATAL: Penantian 9 tahun (2017-2025) berujung kegagalan; akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi batal pada Februari 2026.
• REWORK LCS: Naval Group melakukan audit paksa dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat produksi.
• SALAM SIPRI KOSONG: Laporan resmi tahun 2024-2025 menunjukkan nol transfer persenjataan baru.
Krisis Defisit & Penindasan Fiskal –
• CUTTING SUBSIDIES: Pemerintah menghapus subsidi BBM, Listrik, Air, Pendidikan, dan Kesehatan demi menekan defisit anggaran.
• PAJAK MENCEKIK: Pengenalan pajak karbon, pajak warisan, pajak makanan tidak sehat, serta perluasan lingkup Sales and Service Tax (SST).
• Target Defisit: Berusaha keras menurunkan defisit ke 3,8% (2025) dan 3% (2026) demi menenangkan kreditor yang cemas.
• PHK Massal: Data SOCSO/HLIB mencatat puncaknya 24.100 PHK pada Januari 2026; daya beli rakyat lumpuh total.
Lingkaran Setan Hutang Sejak 2000 –
• Public Debt: Hutang publik menyentuh 70% PDB pada 2023, melonjak jauh dari rata-rata 55% di dekade sebelumnya.
• Household Debt Crisis: Utang rumah tangga mencapai RM 1,53 Triliun (84,3% PDB) pada 2023; rakyat hidup dari hutang ke hutang.
• Vulnerabilitas Ekspor: Sektor manufaktur sangat rapuh terhadap penurunan permintaan eksternal, memperparah krisis likuiditas.
• Interest Costs: Tingginya biaya bunga hutang menghambat pertumbuhan ekonomi dan mematikan anggaran pembangunan.
Lumpuhnya Kekuatan Udara (RMAF) –
• Aging Fleet: Terjebak dengan pesawat tua seperti BAE Hawk 108 dan MiG-29N yang sangat mahal untuk dirawat.
• Budget Limited: Kebutuhan militer terus dikalahkan oleh prioritas pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan biaya politik pergantian rezim.
• Instabilitas Politik: Seringnya pergantian pemerintah sejak 2018 membuat rencana modernisasi pertahanan selalu berakhir mangkrak.
Data Beban Kumulatif Rakyat 2026 –
• Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif RM 94.544; terjepit antara hutang negara dan pajak yang terus naik
2026 = CUT DEFENSE BUDGET & KRISIS HUTANG SISTEMIK
HapusKLAIM KELUAR ART = MISSPOKEN
KACUNG USA = ART USD 242 MILIAR
KACUNG CHINA = 1MDB
KACUNG BRITISH = 999 TAHUN
SIPRI KOSONG = NSM BANNED – F18 BATAL – BLACKHAWK BATAL
________________________________________
Status Darurat Pertahanan & Pengadaan 2026 –
• CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik Timur Tengah.
• NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM ke Malaydesh karena kebijakan larangan ekspor senjata canggih ke negara non-NATO.
• FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer dan polisi dibekukan akibat investigasi suap pejabat senior.
• F/A-18 BATAL: Rencana akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengajuan surat berakhir tanpa hasil.
• REWORK LCS: Naval Group melakukan audit dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat produksi.
• SIPRI KOSONG (2024-2025): Data resmi menunjukkan nol transfer persenjataan baru ke wilayah Malaydesh.
Krisis Pangan & Ketergantungan Indonesia –
• Impor Beras RI: Malaydesh mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (Kalbar) per April 2025 demi stabilitas pangan di Sarawak.
• Net Importer Ayam: Status berubah menjadi pengimpor bersih sejak Juli 2025; subsidi telur dihapus total untuk hemat RM 1,2 Miliar.
• Daging Merah: Ketergantungan 90% pada impor; terpukul oleh biaya pakan tinggi dan pelemahan nilai tukar Ringgit.
• Ayam GPS USA: Perjanjian ART (Okt 2025) memaksa Malaydesh memberi akses pasar preferensial untuk genetika unggas Amerika.
Timeline Kejatuhan Fiskal (2010–2026) –
• 2026 (Target Akhir): Hutang Pemerintah tembus RM 1,79 Triliun; melonjak 340% dari posisi RM 407 Miliar di 2010.
• 2025: Proyeksi mencapai RM 1,71 Triliun (69% PDB) dengan utang rumah tangga meroket ke 85,8% PDB.
• 2023: PM Anwar Ibrahim mengonfirmasi beban hutang warisan mencapai RM 1,53 Triliun.
• 2018 (Loncatan 1MDB): Hutang melompat dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun setelah memasukkan liabilitas skandal 1MDB.
Krisis Ekonomi & Tenaga Kerja –
• PHK Massal: Data SOCSO/HLIB mencatat puncaknya 24.100 PHK pada Januari 2026.
• Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif RM 94.544 di tahun 2026, naik dari RM 81.998 di tahun 2025.
• Pembatalan Tender: MINDEF resmi membatalkan 5 proyek infrastruktur dan pasokan utama sejak 2023 demi hindari kebocoran.
2026 = CUT DEFENSE BUDGET & SALAM SIPRI KOSONG
HapusKLAIM KELUAR ART = MISSPOKEN
KACUNG USA = ART USD 242 MILIAR
KACUNG CHINA = 1MDB
KACUNG BRITISH = 999 TAHUN
SIPRI KOSONG = NSM BANNED – F18 BATAL – BLACKHAWK BATAL
________________________________________
Status Darurat Pertahanan & Anggaran 2026 –
• CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah.
• NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM karena Malaydesh dilarang menerima senjata canggih non-NATO.
• FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer/polisi dibekukan akibat skandal suap mantan panglima.
• F/A-18 BATAL: Akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengiriman surat berakhir tanpa hasil.
• REWORK LCS: Naval Group dipaksa melakukan audit dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat.
Rekor "Salam Kosong" SIPRI (2020–2025) –
• 2025 - 2024: Status KOSONG (Nol transfer persenjataan baru).
• 2023: Status Tanpa Order (Not Yet Ordered).
• 2022: Status Dipilih Tanpa Order (Selected Not Yet Ordered).
• 2021 - 2020: Status Hanya Rencana (Planned/Dijangka).
• Pembatalan Tender: Pada 2023, MINDEF membatalkan 5 tender infrastruktur utama demi mencegah kebocoran anggaran.
Erosi Kedaulatan & Diplomasi "Babu" –
• Babu Panda Mat Puteh: Terjebak pengaruh China dan Inggris; tentara RAMD justru disibukkan menjaga Istana Buckingham (2024).
• Laut Hilang: Kapal Coast Guard China kuasai Beting Patinggi Ali selama 359 hari (2024) dan 257 hari (2025).
• Udara Jebol: Tercatat 43 kasus pencerobohan udara asing, termasuk formasi masif 16 pesawat tempur asing.
• Klaim Non-Blok Palsu: Kontradiksi kehadiran militer Australia secara permanen di Pangkalan Butterworth.
Isolasi Global & Kegagalan Kepemimpinan –
• DITOLAK DUNIA: Gagal masuk anggota penuh BRICS & G20; hanya jadi "negara mitra" sementara tetangga resmi jadi anggota penuh.
• Diplomasi Memalukan: Gagal bertemu Raja Salman (2023) dan insiden tanpa sambutan resmi di UEA (2022).
• Ekonomi Lumpuh: Puncak 24.100 PHK pada Januari 2026 menurut data SOCSO seiring memburuknya iklim investasi.
Data Beban Kumulatif Rakyat 2026 –
• Total Hutang: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
• Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban RM 94.544; terjepit hutang pemerintah dan utang rumah tangga.
2026 = CUT DEFENSE BUDGET & KEDAULATAN LUMPUH
HapusKLAIM KELUAR ART = MISSPOKEN
KACUNG USA = ART USD 242 MILIAR
KACUNG CHINA = 1MDB
KACUNG BRITISH = 999 TAHUN
SIPRI KOSONG = NSM BANNED – F18 BATAL – BLACKHAWK BATAL
________________________________________
Status Darurat Militer & Pengadaan 2026 –
• CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik Timur Tengah.
• NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir total pengiriman rudal NSM karena Malaydesh masuk daftar larangan ekspor senjata canggih non-NATO.
• FREEZE PROCUREMENT: Per 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer dan polisi dibekukan akibat skandal suap yang melibatkan mantan panglima.
• F/A-18 BATAL: Rencana akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengajuan surat berakhir tanpa hasil.
• REWORK LCS: Naval Group melakukan audit dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4000 instalasi pipa dan kabel yang cacat produksi.
SIPRI KOSONG & Kegagalan Fiskal (2023–2025) –
• SIPRI 2024-2025 = KOSONG: Data resmi menunjukkan nol transfer atau pesanan senjata besar ke wilayah Malaydesh.
• PEMBATALAN TENDER: Pada 2023, MINDEF resmi membatalkan 5 tender infrastruktur dan pasokan untuk mencegah kebocoran anggaran.
• Anggaran Mini: Selama puluhan tahun anggaran pengadaan sangat kecil, membuat militer gagal melakukan modernisasi aset.
• Beban Impor: Ketergantungan 100% pada impor dan lemahnya industri lokal membuat biaya pertahanan melambung saat mata uang anjlok.
Erosi Kedaulatan & Diplomasi "Babu" –
• Babu Panda Mat Puteh: Terjebak pengaruh China dan Inggris; pasukan RAMD justru sibuk menjaga Istana Buckingham (2024).
• Kedaulatan Laut Hilang: Kapal Coast Guard China mengepung Beting Patinggi Ali selama 359 hari (2024) dan 257 hari (2025).
• Ruang Udara Jebol: Tercatat 43 kasus pencerobohan udara asing, termasuk formasi masif pesawat militer asing yang tidak terdeteksi maksimal.
• Klaim Non-Blok Palsu: Kehadiran militer Australia secara permanen di Pangkalan Butterworth meruntuhkan prinsip politik bebas aktif.
Isolasi Global & Kegagalan Kepemimpinan –
• DITOLAK DUNIA: Gagal masuk anggota penuh BRICS & G20; hanya jadi "negara mitra" sementara tetangga (Indonesia) resmi jadi anggota penuh.
• Diplomasi Memalukan: PM dikritik karena gurauan tidak peka budaya saat bertemu Putin (2025) dan gagal total bertemu Raja Salman di Arab Saudi.
• PHK Massal: Data SOCSO mencatat puncaknya 24.100 PHK di Januari 2026 akibat memburuknya ekonomi nasional.
Data Beban Kumulatif Rakyat 2026 –
• Total Hutang: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Melewati batas aman).
• Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban RM 94.544; terjepit hutang pemerintah dan utang rumah tangga yang tertinggi di kawasan
2026 = CUT DEFENSE BUDGET & KELUMPUHAN TOTAL STRATEGIS
HapusKLAIM KELUAR ART = MISSPOKEN
KACUNG USA = ART USD 242 MILIAR
KACUNG CHINA = 1MDB
KACUNG BRITISH = 999 TAHUN
SIPRI KOSONG = NSM BANNED – F18 BATAL – BLACKHAWK BATAL
________________________________________
Status Darurat Pertahanan & Pengadaan 2026 –
• CUT DEFENSE BUDGET (MISKIN): Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak krisis global.
• NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM karena Malaydesh dilarang menerima senjata canggih non-NATO.
• FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer/polisi dibekukan akibat investigasi suap mantan panglima.
• F/A-18 BATAL: Rencana akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur Februari 2026 setelah 9 tahun (2017-2025) penantian sia-sia.
• REWORK LCS: Naval Group melakukan audit paksa dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat produksi.
• SALAM SIPRI KOSONG: Data resmi 2024–2025 menunjukkan tren vakum alutsista total (Zonk).
Museum Proyek ZONK & Kegagalan Belanja (2011–2025) –
• MRCA (2017–2025): Sejak penggantian MiG-29 diinisiasi, status tetap ZONK tanpa pesawat tempur multi-peran baru.
• LCS (2011–2025): Sejak kontrak TTD, status tetap ZONK (Nol kapal operasional) meski dana RM 9-11 Miliar sudah mengalir.
• SPH (2016–2025): Proposal artileri bergerak membeku selama satu dekade; status tetap ZONK.
• MRSS (2016–2025): Kapal logistik amfibi masuk rencana 15-to-5 namun hingga 2025 status tetap ZONK (Belum dibangun).
Dampak Politik & Ketidakstabilan Nasional –
• 5x Ganti PM & 6x Ganti Menhan: Pergantian kepemimpinan yang ekstrem (Najib, Mahathir, Muhyiddin, Ismail Sabri, Anwar) menghancurkan kontinuitas pertahanan.
• PHK Massal 2026: Puncak pengangguran dengan 24.100 PHK di Januari 2026 (Data SOCSO/HLIB) memperlemah daya beli dan fiskal.
• Pembatalan Tender: MINDEF resmi membatalkan 5 proyek infrastruktur/bekalan sejak 2023 demi menambal kebocoran.
Data Beban Kumulatif Rakyat 2026 –
• Total Hutang: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
• Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif RM 94.544; terjepit antara hutang negara dan pajak yang mencekik
NSM: NASIB SIAL MELARAT
Hapus2022 - 2026: DARI AMBISI JADI ZONK GHOIB
________________________________________
1. TIMELINE NSM MALAYDESH: KRONOLOGI PRANK NASIONAL
• 2022 (Proposal): Muncul rencana melengkapi KD Kedah & KD Pahang dengan rudal NSM.
• 2024 (Budget): Lampu hijau anggaran MYR 214 Juta (USD 48 Juta) untuk FFBNW.
• 2025 (Janji PM): Anwar Ibrahim berjanji di parlemen rudal tiba akhir 2025.
• Januari 2026 (Ekspansi): Rencana diperluas ke 6 kapal kelas Kedah.
• MEI 2026 (BLOKIR): Norwegia Banned NSM ke Malaydesh secara sepihak! Senjata canggih dilarang untuk negara non-NATO. NASIB SIAL MELARAT!
________________________________________
2. HEAD-TO-HEAD: MISSILE POWER (REAL vs GHOIB)
Kriteria TLDM (MALAYDESH) 🇲🇾 TNI AL (INDONESIA) 🇮🇩
Status NSM GHOIB (Diblokir Norwegia Mei 2026) REAL (KSR X-33) - 185 KM
Rudal Utama Exo Block 2 (72 KM - Usang) Yakhont (300 KM), Exo B3 (250 KM)
Kemandirian Importir Total (Bergantung Belas Kasihan NATO) Co-Production & JV (Mandiri Bersama Turki)
Teknologi Downgrade / Second Smart Munitions & Cruise Missiles
________________________________________
3. INDONESIA: LEADING TECHNOLOGY (JV & CO-PRODUCTION)
Indonesia tidak sekadar membeli, tapi membangun kekuatan melalui Joint Venture (JV) dan transfer teknologi masif dengan Roketsan & Aselsan (Turki):
• Rudal ATMACA: Kontrak 45 unit awal dan kesepakatan Co-Production di Indonesia (Antalya Diplomacy Forum 2025).
• Rudal ÇAKIR & SUNGUR: Penandatanganan kontrak produksi lokal dan fasilitas MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) di Indonesia.
• Dron Bayraktar (JVC): Pendirian perusahaan patungan untuk memproduksi 60 Set TB3 (MALE) dan 9 Set AKINCI (HALE) di dalam negeri.
• Sistem Naval Canggih: Integrasi Radar CENK 4D, RCWS SARP, dan Data Link Aselsan pada kapal-kapal TNI AL.
________________________________________
4. ANALISIS: "SUBSIDI = HUTANG" vs "BELANJA = MANDIRI"
• Malaydesh: Terjebak dalam siklus Subsidi = Hutang Luar Negeri. Anggaran pertahanan dipangkas (Cut Budget) dan diblokir karena ketidakpastian politik serta rasio utang 70,5% PDB.
• Indonesia: Memanfaatkan ruang fiskal aman (40% PDB) untuk melakukan Technology Transfer. Indonesia kini menjadi pusat produksi rudal dan UAV Turki di Asia Tenggara.
STRUKTUR, KEBIJAKAN, DAN KAPASITAS INDUSTRI PERTAHANAN
Hapus🛠️ 1. Struktur dan Sejarah Industri
• INDONESIA (Kemandirian BUMN):
o Memiliki ekosistem BUMN Strategis (DEFEND ID) yang kuat: PTDI (Pesawat/UAV), PT Pindad (Senjata/Tank), dan PT PAL (Kapal Perang/Kapal Selam).
o Rekam jejak ekspor nyata: Kapal LPD ke Filipina, pesawat CN-235 ke Senegal dan Thailand.
• MALAYDESH (Ketergantungan Asing):
o Tidak memiliki BUMN militer yang mandiri secara sistemik. Bergantung pada perusahaan swasta seperti DefTech dan Boustead (BNS) yang lebih bersifat perakit atau agen vendor asing.
o Kegagalan LCS: Menunjukkan ketidakmampuan galangan lokal mengelola proyek kompleks meski sudah didanai triliunan.
💰 2. Anggaran dan Skala Operasional
• INDONESIA: Anggaran pertahanan mencapai USD 22 Miliar (1,5% PDB). Skala kebutuhan besar (400rb personel aktif) memaksa industri lokal untuk terus berproduksi dan berinovasi.
• MALAYDESH: Skala personel kecil (113rb). Kurangnya urgensi dan anggaran yang stagnan membuat pembangunan industri militer mandiri dianggap tidak ekonomis, lebih memilih membeli langsung (atau sewa).
🧠3. Kebutuhan Geopolitik
• INDONESIA: Menghadapi tantangan nyata di Laut Natuna Utara dan Ambalat, mendorong percepatan pengadaan alutsista kelas berat (Rafale, Scorpene Evolved, Frigate Merah Putih).
• MALAYDESH: Fokus pada pengamanan internal. Ketergantungan pada aliansi regional membuat daya tawar militer melemah saat sengketa wilayah terjadi.
🧩 4. Kebijakan dan Dukungan Pemerintah
• INDONESIA: Dukungan politik kuat melalui regulasi TKDN. Mewajibkan transfer teknologi (ToT) pada setiap pembelian asing (Contoh: Rafale, Scorpene, dan JVC Drone Turki).
• MALAYDESH: Kebijakan tidak konsisten akibat 5x ganti PM. Proyek besar seperti LCS terjebak masalah tata kelola, transparansi, dan korupsi.
________________________________________
📉 ANALISIS KESIMPULAN: "2025 ZONK"
Selama periode 2010–2025, pergantian kepemimpinan yang masif (5x PM, 6x Menhan) menyebabkan janji-janji pengadaan berakhir sebagai PRANK NASIONAL:
1. ✈️ MRCA (2017–2025) = ZONK: Sejak MiG-29 pensiun, hanya bicara Rafale/Typhoon tanpa kontrak. Status: No Procurement.
2. 🚢 LCS (2011–2025) = ZONK: Dimulai 2011, dana habis RM 11 Miliar, kapal tetap mangkrak dan berkarat. Status: Belum Operasional.
3. 🔥 SPH (2016–2025) = ZONK: Artileri gerak sendiri (K9/Caesar) hanya jadi wacana 10 tahun. Status: Batal/Membeku.
4. 🚢 MRSS (2016–2025) = ZONK: Masuk rencana 2016, tapi baru dijanjikan akan diproses 2026. Status: Belum Dibangun.
________________________________________
⚖️ REALITA DATA FISKAL & KEDAULATAN
• INDONESIA (SIPRI Shopping): Tercatat aktif membeli alutsista mutakhir kelas dunia secara CASH. Rasio utang 40% PDB (Aman).
• MALAYDESH (SIPRI Kosong): Data SIPRI 2024-2025 mencatat NOL. Terjerat utang rumah tangga 84,3% PDB dan utang pemerintah 70,5% (Overlimit).
• Beban Rakyat: Setiap warga Malaydesh menanggung beban RM 94.544 pada 2026, memicu eksodus penduduk akibat "Hutang Bayar Hutang"
ASU sang jagoan perang dalam film, tapi kenyataan selalu kalah
BalasHapusdi utara ada MRC Typhon Taifun di PH
BalasHapusdi barat ada CCG & Plan
di selatan ada ITBM di kita,
di tengah ada tipe m. KICEP PANIK gaesz haha!🥶😂🥶
GAGAL DEH , UJI TEMBAK NSM , SETELAH ADA PEMBATALAN KONTRAK PENGADAAN.
BalasHapusMAGAZINE , KOSONG DIPASANG DI KAPAL !
HapusMALONDESH Terkejut! KING INDO Tumbuh 5,61%, Parlemen MALONDESH Akui Tertinggal 30 Tahun ‼️‼️
BalasHapushttps://youtu.be/Z9s902lq-zQ?si=26xaOpadVt86xbNQ
TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI KATA IPIN 😂😂😂😂😂😂
Hancurkan malaydes!
BalasHapus