Keel laying ceremony for third MRCV (photos: RSN)
Earlier today, Permanent Secretary (Defence) Mr Joseph Leong officiated the Keel Laying Ceremony for our third Multi-Role Combat Vessel (MRCV) at ST Engineering. The ceremony was also attended by Chief of Navy Rear Admiral (RADM) Sean Wat and senior officials and representatives from the RSN, DSTA Defence Science and Technology Agency and ST Engineering Marine.
The keel laying ceremony is a time-honoured tradition in shipbuilding, commemorating the ‘birth’ of a new ship cradled in its shipyard.
The RSN’s MRCVs will progressively replace our Victory-class Missile Corvettes (MCVs), which have been in service since 1989. The MRCVs are expected to be delivered from 2028 onwards.
(RSN)
.jpg)


Wahhh ternyata warganyet palsukan data Maung...Pembuaalllll Iri Dengki haha!🤥🤣🍌
BalasHapusSALAH PILIH MESIN
SALAH KASI NAMA..MASA KALA...KALAHHH BERAN SAMA MAUNG haha!😂🦾👍
✅️✅️⬇️⬇️
Maung MV3 Jelajah
Configuration : 4x4
Max Speed : 100 km/h
Gradient : 60%
Side Slope : 30%
Cruising Range : 500 km
Combat Weight : 3 ton
Personnel Capacity : 4 personnel
Dimension (LxWxH) : 5 x 2 x 1,8 m
✅️Power : 199 HP
Torque : 411 Nm
Transmission : Automatic
Equipments : Electric winch, A/C, spare wheel
Wahhh ternyata warganyet palsukan data Maung...Pembuaalllll Iri Dengki haha!🤥🤣🍌
BalasHapusSALAH PILIH MESIN
SALAH KASI NAMA..MASA KALA...KALAHHH BENERAN SAMA MAUNG haha!😂🦾👍
kahsiyan, NSM= NASIB SI MISQUEEN🍌
✅️✅️⬇️⬇️
Maung MV3 Jelajah
Configuration : 4x4
Max Speed : 100 km/h
Gradient : 60%
Side Slope : 30%
Cruising Range : 500 km
Combat Weight : 3 ton
Personnel Capacity : 4 personnel
Dimension (LxWxH) : 5 x 2 x 1,8 m
✅️Power : 199 HP
Torque : 411 Nm
Transmission : Automatic
Equipments : Electric winch, A/C, spare wheel
Singapore Conducts Keel Laying Ceremony for Third MRCV
BalasHapus---------
pasti mrcv selesai duluan dari Gowing Salah Fotong haha!✌️🤣😆
KOMODO 5.193 cc
BalasHapus-
Spesifikasi Mesin Komodo 4x4Tipe: Diesel turbo intercoolerKapasitas: 5.193 ccTenaga Maksimal: Sekitar 215 PS atau 215 HP pada 2.500 rpmTorsi Maksimal: 800 NmTransmisi: Manual (6 maju dan 1 mundur)
https://pindad.com/tactical-vehicle-4-x-4--hd-v1
________________________________________
4.000 Maung MV3
4.000 Maung MV3
4.000 Maung MV3
________________________________________
PEMESANAN TOTAL 4.000 UNIT MAUNG MV3
Sumber yang mengonfirmasi komitmen pemerintah untuk memesan unit dalam jumlah besar (tahap awal 4.000 - 5.000 unit):
-
1. Situs Resmi PT Pindad: Pernyataan mengenai target produksi massal untuk memenuhi kebutuhan TNI/Polri sesuai arahan Presiden. [pindad.com]
-
2. Kementerian Pertahanan RI: Pernyataan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengenai total target pengadaan unit yang dilakukan secara bertahap. [kemhan.go.id]
-
3. Detikcom (Detik Jabar/News): Laporan mengenai target total pesanan yang mencapai angka 4.000 hingga 5.000 unit untuk memperkuat pertahanan nasional. [detik.com]
________________________________________
PENYERAHAN 700 UNIT (MARET 2025)
Sumber berita mengenai penyerahan tahap besar di Lanud Husein Sastranegara:
-
1. ANTARA News: Video dan artikel berita: "Menhan Sjafrie serahkan 700 unit Maung MV3 ke TNI dan Polri". [antaranews.com]
-
2. Kompas.com: Artikel: "Kemenhan Serahkan 700 Unit Maung untuk Dukung Operasional TNI dan Polri". [kompas.com]
-
3. Situs Resmi Kemhan: Rilis pers resmi mengenai seremoni penyerahan kendaraan taktis hasil produksi industri pertahanan dalam negeri. [kemhan.go.id]
________________________________________
PENYERAHAN 250 UNIT (OKTOBER 2024)
Sumber berita mengenai penyerahan awal oleh Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose:
-
1. Detikcom: Artikel mengenai pernyataan Abraham Mose tentang rincian penyerahan alutsista (Pandur, Harimau, Anoa, Komodo, dan 250 unit Maung V3). [detik.com]
-
2. CNBC Indonesia: Berita terkait distribusi kendaraan taktis Pindad untuk kebutuhan pengamanan dan operasional akhir tahun 2024. [cnbcindonesia.com]
-
3. Tempo.co: Laporan mengenai kesiapan PT Pindad dalam memenuhi pesanan kendaraan Maung untuk instansi pemerintah. [tempo.co]
==============
==============
TEDUNG 3.800 cc = TEMPEL STICKER BRASIL
TEDUNG 3.800 cc = TEMPEL STICKER BRASIL
TEDUNG 3.800 cc = TEMPEL STICKER BRASIL
-
Aslinya, rantis Tedung berbasis pada platform kendaraan Agrale Marruá AM250 4x4 Double Cab buatan pabrikan otomotif Brasil.
-
TEDUNG ditenagai oleh mesin diesel Cummins F3.8 Intercooled Turbo yang menghasilkan tenaga maksimum 170 cv (125 kW) dan torsi 600 Nm, serta dilengkapi dengan sistem penggerak 4×4 *full-time*.
-
😝KOMODO 5.193 cc versus TEDUNG TEMPEL STICKER BRASIL 3.800 cc😝
MAUNG MV3 (PINDAD) DAN AGRALE MARRUÁ AM250 (BRASIL) :
BalasHapus-
1. Tipe Mesin
Maung MV3: Turbo Diesel 2.200 cc.
Agrale Marruá: Cummins ISF 2.8 Turbo Diesel.
-
2. Kapasitas Mesin
Maung MV3: 2.184 cc (4 Silinder).
Agrale Marruá: 2.800 cc (4 Silinder).
-
3. Tenaga Maksimum
Maung MV3: ± 199 - 202 HP (Horsepower).
Agrale Marruá: ± 150 HP (Horsepower).
-
4. Torsi Maksimum
Maung MV3: ± 441 Nm.
Agrale Marruá: ± 360 Nm.
-
5. Transmisi
Maung MV3: Otomatis 8-percepatan / Manual 6-percepatan.
Agrale Marruá: Manual 5-percepatan.
-
6. Standar Emisi
Maung MV3: Euro 4.
Agrale Marruá: Euro 5 / Euro 6.
-
7. Sistem Penggerak
Maung MV3: 4x4 dengan Rear Differential Lock.
Agrale Marruá: 4x4 dengan Part-time Transfer Case.
________________________________________
ANALISIS PERFORMA:
-
Efisiensi vs Power: Mesin Maung MV3 memiliki kapasitas lebih kecil (2.200 cc) namun menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar dibandingkan mesin Cummins 2.800 cc pada Agrale Marruá. Hal ini menunjukkan efisiensi teknologi turbo variabel yang lebih modern pada Maung.
-
Transmisi: Maung MV3 lebih unggul dalam kenyamanan berkendara dengan opsi transmisi otomatis 8-percepatan, sementara Agrale Marruá lebih fokus pada utilitas murni dengan transmisi manual yang kasar namun kuat.
-
Mobilitas: Dengan torsi 441 Nm, Maung MV3 memiliki kemampuan menanjak dan akselerasi di medan berat yang secara teoritis lebih responsif dibandingkan Agrale Marruá.
manteb...kl, KALAHHHH BENERAN
Hapuslagian kasi nama Kala om haha!👎😝🤣
KASTA NOT PAID FFBNP = TIDAK BAYAR HUTANG
BalasHapusBAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
---------------------------------
MALAYSEWA DEBT DATA 2026
Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
-
DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
--------------------------------
2026 MALONYET = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONYET = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONYET = F18 BATAL
2026 MALONYET = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONYET = PHK MASSAL
2026 MALONYET = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONYET = UH60A BATAL
2025 MALONYET = SIPRI KOSONG
2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
2023 MALONYET = CANCELLED PROCUREMENT
--------------------------------
MALONYET armed forces face challenges due to limited funding, which has led to an aging equipment inventory and gaps in military capability.
Limited funding
Small procurement budgets
The military budget has remained small as a percentage of GDP, and governments have been unwilling to cut spending elsewhere
Postponed purchases
The global financial crisis has forced the MALONYET Armed Forces (MAF) to postpone large purchases
Aging equipment
Outdated inventory
The MAF's equipment is aging due to small procurement budgets and a lack of investment in maintenance and repair
Withdrawal of aircraft
The MAF withdrew its MiG-29 Fulcrum fighter aircraft in 2017, and is struggling to keep its Su-30MKM Flanker fighter operational
Other challenges
Procurement system: The procurement system needs reform, and there are delays in the delivery of new equipment
Corruption: There are weaknesses in anti-corruption standards and reporting, and political connections can influence promotion decisions
Oversight: There is little effective oversight of the defense sector
---------------------------------
The MALONYET Armed Forces (MAF) face several challenges in research and development (R&D), including a lack of funding, limited local capabilities, and a lack of strategic partnerships.
Lack of funding
There is a lack of funding to generate innovation in the local defense industry
The defense industry faces tight budgets and uncertain timelines
Limited local capabilities
Local companies lack the capabilities and capacities to develop and produce military products
There is a reluctance from Original Equipment Manufacturers (OEMs) to share their techNOLogy
Lack of strategic partnerships
There is a lack of strategic relationships between local companies and foreign partners
There is a lack of clear guidance from the government for the future strategic direction of the defense industry
Wahhh ternyata warganyet palsukan data Maung...Pembuaalllll Iri Dengki haha!🤥🤣🍌
BalasHapusSALAH PILIH MESIN
SALAH KASI NAMA..MASA KALA...KALAHHH BENERAN SAMA MAUNG haha!😂🦾👍
kahsiyan Penipu, KALAH LAGIIII..🍌
NSM=NASIB SI MISQUEEN...kalo gak nipu ya bual gde haha!🤥😂👎
✅️✅️⬇️⬇️
Maung MV3 Jelajah
Configuration : 4x4
Max Speed : 100 km/h
Gradient : 60%
Side Slope : 30%
Cruising Range : 500 km
Combat Weight : 3 ton
Personnel Capacity : 4 personnel
Dimension (LxWxH) : 5 x 2 x 1,8 m
✅️Power : 199 HP
Torque : 411 Nm
Transmission : Automatic
Equipments : Electric winch, A/C, spare wheel
LINK ASELI= https://pindad.com/maungmv3jelajah
Maung - bermaksud "rasa atau bau yang memualkan. Busuk."
Hapus🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤢🤢🤢
TIDAK BAYAR HUTANG
HapusBAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALONYET (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
--------------------------------------------
OBLIGASI GLOBAL MALONYET (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD
TIDAK BAYAR HUTANG
HapusBAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------------------
1.RASIO HUTANG 84.3% DARI GDP
2. HUTANG NEGARA RM 1,65 TRLLIUN
3. HUTANG 1MDB RM 18,2 BILLION
4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
5. HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
6. SEWA SIMULATOR MKM
7. PESAWAT MIG GROUNDED
8. SEWA MOTOR POLIS
9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
15. NO LST
16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
17. NO TANKER
18. NO KCR
19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
20. NO SPH
21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
22. NO HELLFIRE
23. NO MPA ATR72 DELAYED
24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
27. LCS MANGKRAK KARATAN
28. OPV MANGKRAK
29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
32. RADAR GIFTED PAID USA
33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
34. SEWA VVSHORAD
35. SEWA TRUK 3 TON
36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
37. C130H DIGANTI 2045
38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
41. NO TRACKED SPH
42. SEWA SIMULATOR HELI
43. SPH CANCELLED
44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
45. NO PESAWAT COIN
46. PILATUS MK II KARATAN
47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
51. LYNX GROUNDED
52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
56. 4X NGEMIS F18 KUWAIT
57. MENUNGGU 2050 KAPAL SELAM
58. NO TANK AMPHIBI AV8 MOGOK BERASAP
59. 84% NO SAVING EVERY MONTH
60. OVER LIMIT DEBT 65,6% (LIMIT DEBT 65%)
61. MKM BARTER PALM OIL
62. MIG29N BARTER PALM OIL
63. A400M PEMBAYARAN BERPERINGKAT (HUTANG)
64. SCORPENE BARTER PALM OIL
65. PT91M BARTER PALM OIL RUBBER
67. FA50M BARTER PALM OIL
===================
SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
1. SEWA 28 HELI
2. SEWA L39 ITCC
3. SEWA EC120B
4. SEWA FLIGHT SIMULATION TRAINING DEVICE (FSTD)
5. SEWA 1 UNIT SISTEM SIMULATOR EC120B
6. SEWA HOVERCRAFT
7. SEWA AW139
8. SEWA FAST INTERCEPTOR BOAT (FIB)
9. SEWA UTILITY BOAT
10. SEWA RIGID HULL FENDER BOAT (RHFB)
11. SEWA ROVER FIBER GLASS (ROVER)
12. SEWA MV AISHAH AIM 4
13. SEWA BMW R1250RT
14. SEWA 4x4 VECHICLE
15. SEWA VSHORAD
16. SEWA TRUCK
17. SEWA HONDA CIVIC
18. SEWA PATROL BOATS
19. SEWA OUTBOARD MOTORS
20. SEWA TRAILERS
21. SEWA SUPERBIKES
22. SEWA SIMULATOR MKM
23. SEWA 12 AW149 TUDM
24. SEWA 4 AW139 TUDM
25. SEWA 5 EC120B TUDM
26. SEWA 2 AW159 TLDM
27. SEWA 4 UH-60A TDM
28. SEWA 12 AW149 TDM
29. SEWA 4 AW139 BOMBA
30. SEWA 2 AW159 MMEA
31. SEWA 7 BELL429 POLIS
32. SEWA MOTOR POLIS
TIDAK BAYAR HUTANG
HapusBAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------------------
2026
Populasi: 36.38 juta
Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
Beban per Kapita: RM 94,544
-
2025
Populasi: 35.97 juta
Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
Beban per Kapita: RM 81,998
-
2024
Populasi: 34.67 juta
Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
Beban per Kapita: RM 79,315
-
2023
Populasi: 35.12 juta
Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
Beban per Kapita: RM 74,587
-
2022
Populasi: 34.69 juta
Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
Beban per Kapita: RM 70,901
-
2021
Populasi: 34.28 juta
Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
Beban per Kapita: RM 67,667
-
2020
Populasi: 33.87 juta
Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
Beban per Kapita: RM 63,464
-
2019
Populasi: 33.45 juta
Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
Beban per Kapita: RM 60,179
-
2018
Populasi: 33.00 juta
Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
Beban per Kapita: RM 57,605
-
2017
Populasi: 32.54 juta
Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
Beban per Kapita: RM 54,910
-
2016
Populasi: 32.04 juta
Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
Beban per Kapita: RM 52,699
-
2015
Populasi: 31.52 juta
Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
Beban per Kapita: RM 51,253
-
2014
Populasi: 30.98 juta
Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
Beban per Kapita: RM 47,927
-
2013
Populasi: 30.42 juta
Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
Beban per Kapita: RM 44,992
-
2012
Populasi: 29.85 juta
Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
Beban per Kapita: RM 41,326
-
2011
Populasi: 29.26 juta
Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
Beban per Kapita: RM 37,904
-
2010
Populasi: 28.65 juta
Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
Beban per Kapita: RM 34,488
-
2009
Populasi: 28.04 juta
Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
Beban per Kapita: RM 31,326
-
2008
Populasi: 27.45 juta
Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
Beban per Kapita: RM 26,155
-
2007
Populasi: 26.86 juta
Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 25,316
-
2006
Populasi: 26.26 juta
Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
Beban per Kapita: RM 23,381
-
2005
Populasi: 25.66 juta
Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 21,940
-
2004
Populasi: 25.06 juta
Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
Beban per Kapita: RM 20,550
-
2003
Populasi: 24.46 juta
Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 18,560
-
2002
Populasi: 23.87 juta
Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 16,798
-
2001
Populasi: 23.28 juta
Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
Beban per Kapita: RM 15,162
-
2000
Populasi: 22.69 juta
Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
Beban per Kapita: RM 13,574
Doblank77
BalasHapusYang ini kau dah panggil dan nasihatkah?
https://www.instagram.com/keydi_bee/
https://www.instagram.com/millencyrus/
GOBLOK!!
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
CLAIM ISLAMIS STATE = PORN 1 ASIA 4 WORLD
HapusCLAIM ISLAMIS STATE = PORN 1 ASIA 4 WORLD
CLAIM ISLAMIS STATE = PORN 1 ASIA 4 WORLD
In a recent survey conducted by Pornhub, MALONYET was found to be the #1 country in Asia with the most visits to porNOgraphy websites. Globally, MALONYET was ranked as the #4 country with the most visits to porNOgraphy websites.
--------------------------------------------
CLAIM ISLAMIS STATE = PORK (BAK KUT TEH)
CLAIM ISLAMIS STATE = PORK (BAK KUT TEH)
CLAIM ISLAMIS STATE = PORK (BAK KUT TEH)
The MALONYET government has gazetted bak kut teh, a hearty dish of pork ribs simmered in herbs and spices, as one of the country’s heritage dishes.
--------------------------------------------
CLAIM ISLAMIC STATE = IRBM HALAL (CASINO)
CLAIM ISLAMIC STATE = IRBM HALAL (CASINO)
CLAIM ISLAMIC STATE = IRBM HALAL (CASINO)
Per the IRBM, any form of gambling winnings, whether from land-based casinos or online platforms, is deemed income and should be declared for tax purposes.
--------------------------------------------
IDENTITY CRISIS
IDENTITY CRISIS
IDENTITY CRISIS
It is only in MALONYET that we face problems of promoting Malay as the national language as even after 60 years of independence, a substantial segment of the population canNOt converse in Malay or only use it during official occasions.
--------------------------------------------
CONDOMS
CONDOMS
CONDOMS
A MALONYET gynaecologist has created what he says is the world's first unisex condom that can be worn by females or males and is made from a medical grade material usually used as a dressing for injuries and wounds.
--------------------------------------------
1 IN 3 = MENTAL DISORDER
1 IN 3 = MENTAL DISORDER
1 IN 3 = MENTAL DISORDER
1 in 3 people in MALONYET suffers from a mental disorder of some sort. But, unfortunately, half of those individuals have not been diagnosed. To aggravate things, most people who do not get mental health treatment may develop serious complications and even get hospitalised.
--------------------------------------------
SKANDAL SEKS = SKANDAL SESAMA JENIS
-
SULTAN IBRAHIM - CISSIE HILL SKANDAL SEKS
SULTAN MUHAMMAD V – OKSANA = SKANDAL SEKS
NAJIB ABDUL RAZAK – ALTANTUYA SKANDAL SEKS
MOHAMED AZMIN ALI SKANDAL SEKS SESAMA JENIS
ANWAR IBRAHIM SKANDAL SEKS SESAMA JENIS
-
CONDOMS = A MALONYET gynaecologist has created what he says is the world's first unisex condom that can be worn by females or males and is made from a medical grade material usually used as a dressing for injuries and wounds.
--------------------------------
PMX =
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
“Anwar patut malu. Dia yang mendakwa pakar budaya dunia, tidak sedar Rusia negara Kristian Ortodoks yang mengharamkan poligami.
“Putin mengambil kesempatan untuk menunjukkan kejahilan budaya Anwar kepada media," kata Ketua Penerangan Bersatu Wan Saiful Wan Jan.
Anggota Parlimen Tasek Gelugor mendakwa Putin juga sengaja memperolok Anwar dengan mendedahkan perbualan mereka.
Wan Saiful juga berkata insiden itu menjadikan MALONYET bahan BAHAN KETAWA DUNIA.
--------------------------------
TIDAK BAYAR HUTANG
BAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
------------------------------
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
SKANDAL SEKS = SKANDAL SESAMA JENIS
-
SULTAN IBRAHIM - CISSIE HILL SKANDAL SEKS
SULTAN MUHAMMAD V – OKSANA = SKANDAL SEKS
NAJIB ABDUL RAZAK – ALTANTUYA SKANDAL SEKS
MOHAMED AZMIN ALI SKANDAL SEKS SESAMA JENIS
ANWAR IBRAHIM SKANDAL SEKS SESAMA JENIS
-
CONDOMS = A MALONYET gynaecologist has created what he says is the world's first unisex condom that can be worn by females or males and is made from a medical grade material usually used as a dressing for injuries and wounds.
--------------------------------
PMX =
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
Perdana Menteri Anwar Ibrahim dikritik kerana membuat gurauan berkaitan isteri kedua dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam lawatan rasmi ke Moscow.
Tindakan itu dianggap kurang bijak, kurang sensitiviti terhadap budaya setempat sekali gus mencetuskan kecanggungan diplomatik.
“Anwar patut malu. Dia yang mendakwa pakar budaya dunia, tidak sedar Rusia negara Kristian Ortodoks yang mengharamkan poligami.
“Putin mengambil kesempatan untuk menunjukkan kejahilan budaya Anwar kepada media," kata Ketua Penerangan Bersatu Wan Saiful Wan Jan.
Anggota Parlimen Tasek Gelugor mendakwa Putin juga sengaja memperolok Anwar dengan mendedahkan perbualan mereka.
Wan Saiful juga berkata insiden itu menjadikan MALONYET bahan BAHAN KETAWA DUNIA.
--------------------------------
HANYA BAYAR FAEDAH =
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
Anwar berkata demikian pada sesi soal jawab Perdana Menteri (PMQ) pada sidang Dewan Rakyat di sini, hari ini.
Menurutnya bayaran tersebut adalah bagi bayaran khidmat
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 1998–2026
1998 : RM 165,4 Miliar
1999 : RM 178,3 Miliar
2000 : RM 192,2 Miliar
2001 : RM 207,2 Miliar
2002 : RM 223,3 Miliar
2003 : RM 240,7 Miliar
2004 : RM 259,5 Miliar
2005 : RM 279,7 Miliar
2006 : RM 301,5 Miliar
2007 : RM 325,0 Miliar
2008 : RM 350,4 Miliar
2009 : RM 377,7 Miliar
2010 : RM 407,1 Miliar
2011 : RM 456,1 Miliar
2012 : RM 501,6 Miliar
2013 : RM 547,7 Miliar
2014 : RM 582,8 Miliar
2015 : RM 630,5 Miliar
2016 : RM 648,5 Miliar
2017 : RM 686,8 Miliar
2018 : RM 1,19 Triliun
2019 : RM 1,25 Triliun
2020 : RM 1,32 Triliun
2021 : RM 1,38 Triliun
2022 : RM 1,45 Triliun
2023 : RM 1,53 Triliun
2024 : RM 1,63 Triliun
2025 : RM 1,71 Triliun
2026 : RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malondesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
DEFISIT FISKAL MALONDESH PERIODE 1998–2025:
1998 : -1,8% (± USD 33,6 MILIAR)
1999 : -3,2% (± USD 34,3 MILIAR)
2000 : -5,8% (± USD 32,5 MILIAR)
2001 : -5,5% (± USD 38,0 MILIAR)
2002 : -5,6% (± USD 39,5 MILIAR)
2003 : -5,0% (± USD 41,3 MILIAR)
2004 : -4,1% (± USD 41,9 MILIAR)
2005 : -3,6% (± USD 40,7 MILIAR)
2006 : -3,3% (± USD 39,6 MILIAR)
2007 : -3,2% (± USD 39,3 MILIAR)
2008 : -4,8% (± USD 39,3 MILIAR)
2009 : -6,7% (± USD 50,4 MILIAR)
2010 : -5,4% (± USD 51,8 MILIAR)
2011 : -4,8% (± USD 53,7 MILIAR)
2012 : -4,5% (± USD 55,6 MILIAR)
2013 : -3,9% (± USD 55,3 MILIAR)
2014 : -3,4% (± USD 56,9 MILIAR)
2015 : -3,2% (± USD 55,7 MILIAR)
2016 : -3,1% (± USD 54,3 MILIAR)
2017 : -3,0% (± USD 55,6 MILIAR)
2018 : -3,7% (± USD 57,0 MILIAR)
2019 : -3,4% (± USD 67,6 MILIAR)
2020 : -6,2% (± USD 69,1 MILIAR)
2021 : -6,4% (± USD 65,5 MILIAR)
2022 : -5,6% (± USD 69,7 MILIAR)
2023 : -5,0% (± USD 68,3 MILIAR)
2024 : -4,1% (± USD 298,4 MILIAR) (Pemangkasan subsidi)
2025 : -3,8% (± USD 325,6 MILIAR) (Rasionalisasi RON95)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malondesh.
SKANDAL SEKS = SKANDAL SESAMA JENIS
Hapus-
SULTAN IBRAHIM - CISSIE HILL SKANDAL SEKS
SULTAN MUHAMMAD V – OKSANA = SKANDAL SEKS
NAJIB ABDUL RAZAK – ALTANTUYA SKANDAL SEKS
MOHAMED AZMIN ALI SKANDAL SEKS SESAMA JENIS
ANWAR IBRAHIM SKANDAL SEKS SESAMA JENIS
-
CONDOMS = A MALONYET gynaecologist has created what he says is the world's first unisex condom that can be worn by females or males and is made from a medical grade material usually used as a dressing for injuries and wounds.
--------------------------------
PMX =
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
Perdana Menteri Anwar Ibrahim dikritik kerana membuat gurauan berkaitan isteri kedua dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam lawatan rasmi ke Moscow.
Tindakan itu dianggap kurang bijak, kurang sensitiviti terhadap budaya setempat sekali gus mencetuskan kecanggungan diplomatik.
“Anwar patut malu. Dia yang mendakwa pakar budaya dunia, tidak sedar Rusia negara Kristian Ortodoks yang mengharamkan poligami.
“Putin mengambil kesempatan untuk menunjukkan kejahilan budaya Anwar kepada media," kata Ketua Penerangan Bersatu Wan Saiful Wan Jan.
Anggota Parlimen Tasek Gelugor mendakwa Putin juga sengaja memperolok Anwar dengan mendedahkan perbualan mereka.
Wan Saiful juga berkata insiden itu menjadikan MALONYET bahan BAHAN KETAWA DUNIA.
--------------------------------
HANYA BAYAR FAEDAH =
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
Anwar berkata demikian pada sesi soal jawab Perdana Menteri (PMQ) pada sidang Dewan Rakyat di sini, hari ini.
Menurutnya bayaran tersebut adalah bagi bayaran khidmat
--------------------------------
"Claim of Wealth = MALONYET’s Rising Debt Burden Per Citizen"
Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
2021: RM 67,667 (Pandemic peak; household debt ratio hit a record 89.1%).
2022: RM 70,901 (Up by RM 3,234).
2023: RM 74,587 (Up by RM 3,686).
2024: RM 79,315 (Up by RM 4,728).
2025: RM 81,998 (Up by RM 2,683).
2026: RM 94,544 (A massive surge of RM 12,546; government debt has breached the safety limit at 70.5% of GDP).
--------------------------------
2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
(Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
-
2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
(Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
--------------------------------
Detailed Annual Breakdown
1️⃣ 2026 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.79 trillion
Household Debt: RM 1.65 trillion
Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
Total Population: 36,385,115
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 49,196
Household Debt: RM 45,348
➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
--------------------------------
2️⃣ 2025 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.30 trillion
Household Debt: RM 1.65 trillion
Total Population: 35,977,838
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 36,139
Household Debt: RM 45,859
➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
--------------------------------
3️⃣ 2024 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.22 trillion
Household Debt: RM 1.53 trillion
Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
Total Population: 34,671,895
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 35,187
Household Debt: RM 44,128
➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
--------------------------------
4️⃣ 2023 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.17 trillion
Household Debt: RM 1.45 trillion
Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
Total Population: 35,126,298
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 33,308
Household Debt: RM 41,279
➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
--------------------------------
5️⃣ 2022 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.08 trillion
Household Debt: RM 1.38 trillion
Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
Total Population: 34,695,493
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 31,127
Household Debt: RM 39,774
➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901
Eitttt uda September nichhh🔥
BalasHapusFMP Semakin Hampiirrrr haha!🦾👍🥳
ada yg PANIK🥶KOYAK🔥 tuch di seberang lautan haha!😆😋🍌
⬇️⬇️✅️✅️
Fregat KRI Balaputradewa-322 Ditargetkan Selesai September 2026
https://defense-studies.blogspot.com/2026/06/fregat-kri-balaputradewa-322.html?m=1
Angan angan itu gratis ....
Hapus🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
SURAT UTANG LUAR NEGERI MALONYET (1998–2026):
-
1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
-
1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
-
2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
-
2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
-
2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
-
2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
-
2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
-
2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
-
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
-
2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
-
2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
-
2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
-
2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar
--------------------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALONYET (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
SKANDAL SEKS = SKANDAL SESAMA JENIS
Hapus-
SULTAN IBRAHIM - CISSIE HILL SKANDAL SEKS
SULTAN MUHAMMAD V – OKSANA = SKANDAL SEKS
NAJIB ABDUL RAZAK – ALTANTUYA SKANDAL SEKS
MOHAMED AZMIN ALI SKANDAL SEKS SESAMA JENIS
ANWAR IBRAHIM SKANDAL SEKS SESAMA JENIS
-
CONDOMS = A MALONYET gynaecologist has created what he says is the world's first unisex condom that can be worn by females or males and is made from a medical grade material usually used as a dressing for injuries and wounds.
--------------------------
PMX =
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
Perdana Menteri Anwar Ibrahim dikritik kerana membuat gurauan berkaitan isteri kedua dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam lawatan rasmi ke Moscow.
Tindakan itu dianggap kurang bijak, kurang sensitiviti terhadap budaya setempat sekali gus mencetuskan kecanggungan diplomatik.
“Anwar patut malu. Dia yang mendakwa pakar budaya dunia, tidak sedar Rusia negara Kristian Ortodoks yang mengharamkan poligami.
“Putin mengambil kesempatan untuk menunjukkan kejahilan budaya Anwar kepada media," kata Ketua Penerangan Bersatu Wan Saiful Wan Jan.
Anggota Parlimen Tasek Gelugor mendakwa Putin juga sengaja memperolok Anwar dengan mendedahkan perbualan mereka.
Wan Saiful juga berkata insiden itu menjadikan MALONYET bahan BAHAN KETAWA DUNIA.
--------------------------
HANYA BAYAR FAEDAH =
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
Anwar berkata demikian pada sesi soal jawab Perdana Menteri (PMQ) pada sidang Dewan Rakyat di sini, hari ini.
Menurutnya bayaran tersebut adalah bagi bayaran khidmat hutang atau hanya membayar faedah dan bukan membayar jumlah hutang tertunggak
==================
DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
==========
DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
2029 = 438,09 BILLION USD
2028 = 412,2 BILLION USD
2027 = 386,51 BILLION USD
2026 = 362,19 BILLION USD
2025 = 338,75 BILLION USD
2024 = 316,15 BILLION USD
2023 = 293,83 BILLION USD
2022 = 271,49 BILLION USD
2021 = 247,49 BILLION USD
2020 = 221,49 BILLION USD
------------------
MISKIN ......
DEBT 2025 = RM 1,73 TRILLION
DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
------
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALONYET household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALONYET (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALONYET , among other things
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
SKANDAL SEKS = SKANDAL SESAMA JENIS
-
SULTAN IBRAHIM - CISSIE HILL SKANDAL SEKS
SULTAN MUHAMMAD V – OKSANA = SKANDAL SEKS
NAJIB ABDUL RAZAK – ALTANTUYA SKANDAL SEKS
MOHAMED AZMIN ALI SKANDAL SEKS SESAMA JENIS
ANWAR IBRAHIM SKANDAL SEKS SESAMA JENIS
-
CONDOMS = A MALONYET gynaecologist has created what he says is the world's first unisex condom that can be worn by females or males and is made from a medical grade material usually used as a dressing for injuries and wounds.
--------------------------------
PMX =
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
BAHAN BAHAN KETAWA DUNIA
Perdana Menteri Anwar Ibrahim dikritik kerana membuat gurauan berkaitan isteri kedua dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam lawatan rasmi ke Moscow.
Tindakan itu dianggap kurang bijak, kurang sensitiviti terhadap budaya setempat sekali gus mencetuskan kecanggungan diplomatik.
“Anwar patut malu. Dia yang mendakwa pakar budaya dunia, tidak sedar Rusia negara Kristian Ortodoks yang mengharamkan poligami.
“Putin mengambil kesempatan untuk menunjukkan kejahilan budaya Anwar kepada media," kata Ketua Penerangan Bersatu Wan Saiful Wan Jan.
Anggota Parlimen Tasek Gelugor mendakwa Putin juga sengaja memperolok Anwar dengan mendedahkan perbualan mereka.
Wan Saiful juga berkata insiden itu menjadikan MALONYET bahan BAHAN KETAWA DUNIA.
--------------------------------
HANYA BAYAR FAEDAH =
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------
MALAYSEWA DEBT DATA 2026
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
SUBSIDY BURDEN: 23.9%
BORROWING TO REPAY DEBT: RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
--------------------------------
😝SKANDAL SEKS = LAKI-LAKI HELLOKITTY😝
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
-
2017:
MiG-29N → PENSIUN
Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
-
2018 - 2022:
RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
-
2023:
TEJAS → GAGAL
Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
-
2023:
FA-50 (M) → DEAL
Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
-
2026: FA-50 → VETO USA
AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
-
2026:
F-18 KUWAIT → BATAL
Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
--------------------------------------------
ALASAN EKONOMI : 97.000 EKSODUS =
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
---------------------------
Sumber Berita Utama:
Laporan Resmi: Portal JPN MALONYET (Update 9 Jan 2026).
Media : The Straits Times dan Harian Metro.Kompas Money
The Straits Times (Singapore): "More than 57,000 MALONYETns renounced their citizenship for Singapore's over last 5 years: Report".
New Straits Times (MALONYET): "Economic factors, family main reasons 61,116 MALONYETns gave up citizenship".
VnExpress International: "Nearly 94% of MALONYETns who renounced citizenship moved to Singapore".
SAYS: "Why Thousands Of MALONYETns Are Giving Up Their Citizenship".
RinggitPlus: "Economic And Family Factors Drive MALONYETns To Renounce Citizenshipa
-------------------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 1998–2026
1998 : RM 165,4 Miliar
1999 : RM 178,3 Miliar
2000 : RM 192,2 Miliar
2001 : RM 207,2 Miliar
2002 : RM 223,3 Miliar
2003 : RM 240,7 Miliar
2004 : RM 259,5 Miliar
2005 : RM 279,7 Miliar
2006 : RM 301,5 Miliar
2007 : RM 325,0 Miliar
2008 : RM 350,4 Miliar
2009 : RM 377,7 Miliar
2010 : RM 407,1 Miliar
2011 : RM 456,1 Miliar
2012 : RM 501,6 Miliar
2013 : RM 547,7 Miliar
2014 : RM 582,8 Miliar
2015 : RM 630,5 Miliar
2016 : RM 648,5 Miliar
2017 : RM 686,8 Miliar
2018 : RM 1,19 Triliun
2019 : RM 1,25 Triliun
2020 : RM 1,32 Triliun
2021 : RM 1,38 Triliun
2022 : RM 1,45 Triliun
2023 : RM 1,53 Triliun
2024 : RM 1,63 Triliun
2025 : RM 1,71 Triliun
2026 : RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malondesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
Maung - bermaksud "rasa atau bau yang memualkan. Busuk."
BalasHapus🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤢🤢🤢
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
-
2017:
MiG-29N → PENSIUN
Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
-
2018 - 2022:
RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
-
2023:
TEJAS → GAGAL
Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
-
2023:
FA-50 (M) → DEAL
Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
-
2026: FA-50 → VETO USA
AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
-
2026:
F-18 KUWAIT → BATAL
Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
--------------------------------------------
ALASAN EKONOMI : 97.000 EKSODUS =
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
---------------------------
Sumber Berita Utama:
Laporan Resmi: Portal JPN MALONYET (Update 9 Jan 2026).
Media : The Straits Times dan Harian Metro.Kompas Money
The Straits Times (Singapore): "More than 57,000 MALONYETns renounced their citizenship for Singapore's over last 5 years: Report".
New Straits Times (MALONYET): "Economic factors, family main reasons 61,116 MALONYETns gave up citizenship".
VnExpress International: "Nearly 94% of MALONYETns who renounced citizenship moved to Singapore".
SAYS: "Why Thousands Of MALONYETns Are Giving Up Their Citizenship".
RinggitPlus: "Economic And Family Factors Drive MALONYETns To Renounce Citizenshipa
-------------------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 1998–2026
1998 : RM 165,4 Miliar
1999 : RM 178,3 Miliar
2000 : RM 192,2 Miliar
2001 : RM 207,2 Miliar
2002 : RM 223,3 Miliar
2003 : RM 240,7 Miliar
2004 : RM 259,5 Miliar
2005 : RM 279,7 Miliar
2006 : RM 301,5 Miliar
2007 : RM 325,0 Miliar
2008 : RM 350,4 Miliar
2009 : RM 377,7 Miliar
2010 : RM 407,1 Miliar
2011 : RM 456,1 Miliar
2012 : RM 501,6 Miliar
2013 : RM 547,7 Miliar
2014 : RM 582,8 Miliar
2015 : RM 630,5 Miliar
2016 : RM 648,5 Miliar
2017 : RM 686,8 Miliar
2018 : RM 1,19 Triliun
2019 : RM 1,25 Triliun
2020 : RM 1,32 Triliun
2021 : RM 1,38 Triliun
2022 : RM 1,45 Triliun
2023 : RM 1,53 Triliun
2024 : RM 1,63 Triliun
2025 : RM 1,71 Triliun
2026 : RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malondesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
TAHUN RASIO UTANG TERHADAP GDP (%) 1998–2025
1998 : 35,8%
1999 : 40,4%
2000 : 36,1%
2001 : 42,5%
2002 : 44,9%
2003 : 45,9%
2004 : 45,1%
2005 : 43,8%
2006 : 41,5%
2007 : 41,1%
2008 : 41,3%
2009 : 51,1%
2010 : 52.4%
2011 : 51.8
2012 : 53.3
2013 : 54.7
2014 : 55.0
2015 : 55.1
2016 : 52.7
2017 : 51.9
2018 : 52.5
2019 : 52.4
2020 : 62.0
2021 : 63.3
2022 : 60.2
2023 : 64.3
2024 : 70.4
2025 : 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------------------
TOTAL AKUMULASI PHK MALONYET = 38.953
38.953 Orang: Total jumlah pekerja di MALONYET yang terkena PHK dalam lima bulan pertama (Januari hingga Mei).
-
TREN ANGKA PHK BULANAn
Data bulanan menunjukkan dinamika pergerakan angka PHK yang fluktuatif sejak awal tahun:
Januari: 10.658 hingga 10.700 orang terkena PHK (puncak tertinggi akibat restrukturisasi awal tahun).
Februari: 7.512 orang kehilangan pekerjaan.
Maret: 5.855 orang kehilangan pekerjaan (titik terendah di awal tahun).
April: 7.057 orang terkena PHK (mengalami lonjakan sebesar 21% dibanding bulan Maret)
--------------------------------------------
PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------------------
PENDAPATAN NEGARA:
Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
-
TOTAL PENGELUARAN:
Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
-
ALOKASI BELANJA:
Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
-
ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
-
DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
-
PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
2026 MALONDESH = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALONDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONDESH = PHK MASSAL
2026 MALONDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALONDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
SUBSIDI = HUTANG LUAR NEGERI
📌 1. Subsidi Besar Membebani Anggaran
MALONYET memiliki subsidi energi, pangan, dan transportasi yang cukup besar
Ketika harga minyak dunia naik atau inflasi meningkat, beban subsidi melonjak.
Akibatnya, belanja pemerintah lebih tinggi daripada penerimaan pajak dan non-pajak, sehingga timbul defisit fiskal.
📌 2. Dampak Ekonomi
Negatif:
Menambah beban utang luar negeri.
Membuat MALONYET lebih sensitif terhadap suku bunga global dan nilai tukar.
Jika defisit terus melebar, risiko fiskal meningkat.
📊 Alur Sederhana
Subsidi besar → Defisit fiskal melebar → Pemerintah butuh dana → Penerbitan obligasi internasional → Dana masuk untuk menutup defisit & menjaga subsidi.
Singkatnya, subsidi besar memperlebar defisit fiskal MALONYET, dan untuk menutup kekurangan itu pemerintah menerbitkan obligasi internasional sebagai sumber pembiayaan eksternal
--------------------------------------------
MALONDESH CUT DEFENSE BUDGET
-
• Kementerian Dalam Negeri (KDN): Dipotong RM674 juta.
• Perbendaharaan (Kementerian Kewangan): Dipotong RM664 juta.
• Kementerian Kemajuan Desa dan Wilayah (KKDW): Dipotong RM571 juta.
• Kementerian Pertahanan (MINDEF): Dipotong RM508 juta.
• Kementerian Pendidikan (KPM): Dipotong RM466 juta.
--------------------------------
2026 APRIL = CUT BUDGET
Malondesh’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict, according to a government directive reviewed by Reuters.
--------------------------------
2026 JANUARY = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
Degis sungguh INDON ini. Mau panggil Imigresen Malaysia kejap lagi.
Hapus🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
TIDAK BAYAR HUTANG
HapusBAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
--------------------------------------------
BEBAN UTANG PER KAPITA & POPULASI (2026–1998)
2026: RM 94,544 | POPULASI: 36,385,115 JIWA
2025: RM 81,998 | POPULASI: 35,977,838 JIWA
2024: RM 79,315 | POPULASI: 34,671,895 JIWA
2023: RM 74,587 | POPULASI: 35,126,298 JIWA
2022: RM 70,901 | POPULASI: 34,695,493 JIWA
2021: RM 67,667 | POPULASI: 34,282,399 JIWA
2020: RM 63,464 | POPULASI: 33,870,000 JIWA
2019: RM 60,179 | POPULASI: 33,450,000 JIWA
2018: RM 57,605 | POPULASI: 33,000,000 JIWA
2017: RM 54,910 | POPULASI: 32,540,000 JIWA
2016: RM 52,699 | POPULASI: 32,040,000 JIWA
2015: RM 51,253 | POPULASI: 31,520,000 JIWA
2014: RM 47,927 | POPULASI: 30,980,000 JIWA
2013: RM 44,992 | POPULASI: 30,420,000 JIWA
2012: RM 41,326 | POPULASI: 29,850,000 JIWA
2011: RM 37,904 | POPULASI: 29,260,000 JIWA
2010: RM 34,488 | POPULASI: 28,650,000 JIWA
2009: RM 31,326 | POPULASI: 28,040,000 JIWA
2008: RM 26,155 | POPULASI: 27,450,000 JIWA
2007: RM 25,316 | POPULASI: 26,860,000 JIWA
2006: RM 23,381 | POPULASI: 26,260,000 JIWA
2005: RM 21,940 | POPULASI: 25,660,000 JIWA
2004: RM 20,550 | POPULASI: 25,060,000 JIWA
2003: RM 18,560 | POPULASI: 24,460,000 JIWA
2002: RM 16,798 | POPULASI: 23,870,000 JIWA
2001: RM 15,162 | POPULASI: 23,280,000 JIWA
2000: RM 13,574 | POPULASI: 22,690,000 JIWA
1999: RM 12,210 | POPULASI: 22,110,000 JIWA
1998: RM 10,821 | POPULASI: 21,530,000 JIWA
--------------------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALONYET (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
HUTANG BAYAR HUTANG (2026–1998):
Hapus(safety threshold of 65%)
-
2026
Populasi: 36.38 juta
Utang Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
Utang Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
Beban per Kapita: RM 94,544
-
2025
Populasi: 35.97 juta
Utang Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
Utang Household: RM 1.65 Triliun (-%)
Beban per Kapita: RM 81,998
-
2024
Populasi: 34.67 juta
Utang Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
Utang Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
Beban per Kapita: RM 79,315
-
2023
Populasi: 35.12 juta
Utang Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
Utang Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
Beban per Kapita: RM 74,587
-
2022
Populasi: 34.69 juta
Utang Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%) [1]
Utang Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
Beban per Kapita: RM 70,901 [1]
-
2021
Populasi: 34.28 juta
Utang Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
Utang Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
Beban per Kapita: RM 67,667
-
2020
Populasi: 33.87 juta
Utang Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
Utang Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
Beban per Kapita: RM 63,464
-
2019
Populasi: 33.45 juta
Utang Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
Utang Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
Beban per Kapita: RM 60,179
-
2018
Populasi: 33.00 juta
Utang Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
Utang Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
Beban per Kapita: RM 57,605
-
2017
Populasi: 32.54 juta
Utang Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
Utang Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
Beban per Kapita: RM 54,910
-
2016
Populasi: 32.04 juta
Utang Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
Utang Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
Beban per Kapita: RM 52,699
-
2015
Populasi: 31.52 juta
Utang Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
Utang Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
Beban per Kapita: RM 51,253
-
2014
Populasi: 30.98 juta
Utang Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
Utang Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
Beban per Kapita: RM 47,927
-
2013
Populasi: 30.42 juta
Utang Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
Utang Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
Beban per Kapita: RM 44,992
-
2012
Populasi: 29.85 juta
Utang Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
Utang Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
Beban per Kapita: RM 41,326
-
2011
Populasi: 29.26 juta
Utang Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
Utang Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
Beban per Kapita: RM 37,904
-
2010
Populasi: 28.65 juta
Utang Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
Utang Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
Beban per Kapita: RM 34,488
-
2009
Populasi: 28.04 juta
Utang Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
Utang Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
Beban per Kapita: RM 31,326
-
2008
Populasi: 27.45 juta
Utang Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
Utang Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
Beban per Kapita: RM 26,155
-
2007
Populasi: 26.86 juta
Utang Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
Utang Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 25,316
-
2006
Populasi: 26.26 juta
Utang Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
Utang Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
Beban per Kapita: RM 23,381
-
2005
Populasi: 25.66 juta
Utang Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
Utang Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 21,940
-
2004
Populasi: 25.06 juta
Utang Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
Utang Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
Beban per Kapita: RM 20,550
-
2003
Populasi: 24.46 juta
Utang Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
Utang Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 18,560
-
2002
Populasi: 23.87 juta
Utang Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
Utang Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
Beban per Kapita: RM 16,798
-
2001
Populasi: 23.28 juta
Utang Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
Utang Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
Beban per Kapita: RM 15,162
-
2000
Populasi: 22.69 juta
Utang Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
Utang Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
Beban per Kapita: RM 13,574
-
1999
Populasi: 22.11 juta
Utang Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
Utang Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
Beban per Kapita: RM 12,210
-
1998
Populasi: 21.53 juta
Utang Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
Utang Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
Beban per Kapita: RM 10,821
=============
=============
INDONESIA
(safety threshold of 60%)
-
2026 Govt Debt-to-GDP : 40,46%
2026 Household Debt-to-GDP : 15,70%
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
HapusF18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
---------------------------------
MALONYET CLAIMS TO BE RICH = GOVT DEBT 70.5% HOUSEHOLD 84.3% TO GDP:
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
---------------------------------
2026 MALONYET BADUT FFBNP = CUT BUDGET
2026 MALONYET BADUT FFBNP = NSM BANNED - AMRAAM BLOCKED
2026 MALONYET BADUT FFBNP = F18 CANCELED - UH60A CANCELED
2026 MALONYET BADUT FFBNP = REWORK OF 4000 LCS PIPES AND CABLES
2026 MALONYET BADUT FFBNP = MASS LAYOFFS
2026 MALONYET BADUT FFBNP = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONYET BADUT FFBNP = SIPRI EMPTY
2024 MALONYET BADUT FFBNP = SIPRI EMPTY
2023 MALONYET BADUT FFBNP = CANCELLED PROCUREMENTT
---------------------------------
MALONYET.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN OPERASIONAL & MISKIN
2026 MALONYET BADUT FFBNP = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
2026 MALONYET BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO (PERKESO) mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis Januari 2026 (CNBC & HLIB).
2026 MALONYET BADUT FFBNP = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior dan mantan panglima.
2025-2024 MALONYET BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
2023 MALONYET BADUT FFBNP = CANCELLED PROCUREMENTT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala anggaran.
________________________________________
KONTRAKSI FINANSIAL PERTAHANAN (FINANCIAL CONSTRAINTS):
Alokasi Anggaran Terbatas: Belanja pertahanan hanya berkisar 1,2%–1,5% dari PDB, jauh di bawah standar regional untuk modernisasi.
Biaya Operasional vs Modernisasi: Sebagian besar anggaran habis untuk gaji, pensiun, dan biaya harian, menyisakan dana sangat minim untuk pengadaan senjata canggih atau Litbang (R&D).
Kompetisi Prioritas Domestik: Anggaran militer sering dikalahkan oleh prioritas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sosial.
Ketergantungan Teknologi Asing: Biaya tinggi pengadaan alutsista impor membuat MALONYET terpaksa membeli barang bekas (second-hand) atau menunda program pengadaan.
Dampak Kesiapan Strategis: Peralatan tua (kapal, pesawat, kendaraan) dipaksa beroperasi melampaui usia teknisnya; pelatihan pasukan dikurangi demi penghematan.
________________________________________
KELEMAHAN ARMADA LAUT (NAVAL LIMITATIONS):
Aging Fleet (Armada Tua): Kapal utama seperti KD Kasturi dan KD Lekir berusia lebih dari 30 tahun dengan kemampuan tempur yang sangat terbatas.
Skandal & Penundaan LCS: Program RM 11 miliar penuh mismanajemen dan korupsi. Hingga 2025, hanya mencapai 72% progres tanpa satu pun kapal yang siap tempur.
Struktur Armada Terfragmentasi: Terlalu banyak kelas kapal yang berbeda menyebabkan logistik, pelatihan, dan perawatan menjadi sangat tidak efisien dan mahal.
Lemahnya Pengawasan Maritim: Kurangnya radar jarak jauh, UAV, dan sistem deteksi kapal selam membuat zona ekonomi eksklusif (ZEE) sangat rentan terhadap infiltrasi asing.
Vulnerabilitas Strategis: Tanpa daya getar angkatan laut yang kredibel, MALONYET kehilangan pengaruh strategis di Laut Cina Selatan menghadapi asertivitas kapal-kapal asing.
________________________________________
RINGKASAN MASALAH UTAMA:
Armada Tua: Kesiapan tempur terus menurun.
Penundaan LCS: Tidak ada kapal kombatan permukaan modern.
Logistik Inefisien: Akibat terlalu banyak jenis kelas kapal.
Keterbatasan Anggaran: Modernisasi berjalan sangat lambat.
ZEE Rentan: Pengawasan pantai dan laut sangat lemah.
KESIMPULAN:
FISKAL LUMPUH + SKANDAL LCS + ARMADA TUA = KELUMPUHAN TOTAL KEDAULATAN LAUT.
HUTANG BAYAR HUTANG = DEFISIT 1998-2026 (28 TAHUN)
HapusGOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP .........
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
SUBSIDY BURDEN: 23.9%
BORROWING TO REPAY DEBT: RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
------------------------------
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------------------
MALAYSEWA DEBT DATA 2026
Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
-
DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
---------------------------------
Status Pengadaan Alutsista (SIPRI 2024–2026)
Vakum Total: Laporan SIPRI menunjukkan status "KOSONG" selama dua tahun berturut-turut (2024-2025).
Pembatalan F/A-18 Hornet: Kegagalan akuisisi pesawat bekas Kuwait sebanyak 4 kali, resmi dibatalkan pada Februari 2026 karena kendala logistik dan teknis.
Pembekuan Total (Procurement Freeze): Instruksi PM per Januari 2026 untuk menghentikan seluruh pengadaan militer guna investigasi suap dan korupsi sistemik.
Perbandingan Regional: Indonesia memiliki "Lembar Belanja Penuh" (Rafale, A400M, Rudal Khan), sementara MALAYSEWA setara dengan Timor Leste, Laos, dan Kamboja dalam hal nihilnya transfer senjata berat.
-
Indikator Kejatuhan Militer (GFP 2026)
Penurunan Peringkat: Merosot ke posisi 42 Dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Aset Mangkrak: Proyek Kapal LCS & OPV yang berkarat di galangan melibatkan 17 kreditor dengan bunga yang terus membengkak.
Degradasi Armada: Banyak aset utama berstatus Grounded (MiG-29, MB339CM) atau hilang dari gudang (48 unit Skyhawk & 2 mesin jet).
SKANDAL SEKS = SKANDAL SESAMA JENIS
Hapus-
1. Sultan Ibrahim – Cissie Hill
Kisah hubungan asmara antara Sultan Ibrahim dari Johor dengan penari asal Inggris, Cissie Hill, pada dekade 1930-an tercatat dalam arsip sejarah Inggris dan diliput oleh berbagai media dokumenter.
• BBC News: Mengulas detail sejarah hubungan ini dalam artikel khusus bertajuk The sultan and the showgirl: A tragic tale of star-crossed love.
• Arsip Dokumenter / The Mixed Museum: Menyimpan catatan sejarah mengenai penolakan hubungan tersebut oleh otoritas Inggris dan Johor kala itu melalui pameran Helen Bartholomew and the Sultan of Johore.
-
2. Sultan Muhammad V – Oksana Voevodina
Pemberitaan mengenai pernikahan singkat dan kontroversi perceraian talak tiga antara Sultan Kelantan (mantan Yang di-Pertuan Agong) dengan mantan Miss Moscow ini diliput secara masif oleh media lokal Malonyet dan internasional pada tahun 2019.
• New Straits Times (NST) & Asia One: Menjadi media regional pertama yang mengungkap dokumen otentik salinan sertifikat perceraian mereka.
• Kompas.com: Melaporkan konfirmasi keabsahan dokumen perceraian dalam artikel Mantan Raja Malonyet Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia.
-
3. Najib Abdul Razak – Altantuya Shaariibuu
Kasus pembunuhan model asal Mongolia, Altantuya Shaariibuu, pada tahun 2006 dikaitkan dengan skandal politik dan dugaan korupsi pembelian kapal selam Prancis yang menyeret nama Najib Razak (saat itu menjabat Menteri Pertahanan). Najib Razak secara konsisten membantah keterlibatan dirinya maupun adanya hubungan khusus.
• South China Morning Post (SCMP): Menyediakan rangkuman investigasi mendalam mengenai dinamika kasus, hubungannya dengan analis pertahanan Abdul Razak Baginda, serta dampaknya terhadap karier Najib dalam artikel The murder of Altantuya Shaariibuu.
• DetikNews & Kompas.com: Memuat pengakuan mengejutkan dari terpidana mati (mantan polisi Azilah Hadri) pada tahun 2019 yang mengklaim mendapat perintah langsung, serta pernyataan bantahan resmi dari pihak Najib Razak.
-
4. Mohamed Azmin Ali – Video Intim
Pada Juni 2019, publik Malonyet digegerkan oleh penyebaran video intim sesama jenis yang dituduhkan melibatkan menteri ekonomi saat itu, Azmin Ali, bersama seorang staf politik bernama Haziq Aziz. Azmin Ali dengan tegas menyebut video tersebut sebagai fitnah politik yang keji untuk menjatuhkan kariernya.
• Reuters: Merilis pernyataan penolakan dan bantahan resmi dari Azmin Ali melalui laporan Malonyetn cabinet minister denies links to sex video.
• Channel News Asia (CNA): Mengulas analisis politik mengenai bagaimana rekaman video tersebut dijadikan senjata politik di Malonyet dalam artikel Sex videos a weapon of choice in Malonyetn politics.
-
5. Anwar Ibrahim – Kasus Sodomi (Sodomy I & II)
Kasus hukum Anwar Ibrahim merupakan salah satu drama politik hukum paling besar di Asia Tenggara, di mana ia didakwa melakukan hubungan seksual sesama jenis (sodomi, yang merupakan tindakan ilegal di bawah hukum Malonyet) pada tahun 1998 dan kembali digugat pada tahun 2008. Anwar selalu menegaskan bahwa semua tuduhan tersebut direkayasa demi kepentingan politik.
• BBC Audio / Witness History: Mendokumentasikan wawancara eksklusif retrospektif mengenai penangkapan tahun 1998 dalam siaran The corruption and sodomy trials of Anwar Ibrahim.
• Amnesty International: Merilis laporan HAM berkala yang mengkategorikan Anwar Ibrahim sebagai prisoner of conscience (tahanan keyakinan) karena menilai persidangannya bermuatan politis hingga akhirnya ia menerima pengampunan penuh (full royal pardon) pada tahun 2018.
--------------------------------------------
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
Angan angan seperti profesormu yg di pecat karna meracau atau gila sprti rakyat kuala Dhaka🤪😜🤪😜🤪😜🤭🤭🤭🤣🤣🤣😁😁😁
HapusDegil sungguh INDON ini. Mau panggil Imigresen Malaysia kejap lagi, dihantar pulang!.
BalasHapus🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
SKANDAL SEKS = SKANDAL SESAMA JENIS
Hapus-
1. Sultan Ibrahim – Cissie Hill
Kisah hubungan asmara antara Sultan Ibrahim dari Johor dengan penari asal Inggris, Cissie Hill, pada dekade 1930-an tercatat dalam arsip sejarah Inggris dan diliput oleh berbagai media dokumenter.
• BBC News: Mengulas detail sejarah hubungan ini dalam artikel khusus bertajuk The sultan and the showgirl: A tragic tale of star-crossed love.
• Arsip Dokumenter / The Mixed Museum: Menyimpan catatan sejarah mengenai penolakan hubungan tersebut oleh otoritas Inggris dan Johor kala itu melalui pameran Helen Bartholomew and the Sultan of Johore.
-
2. Sultan Muhammad V – Oksana Voevodina
Pemberitaan mengenai pernikahan singkat dan kontroversi perceraian talak tiga antara Sultan Kelantan (mantan Yang di-Pertuan Agong) dengan mantan Miss Moscow ini diliput secara masif oleh media lokal Malonyet dan internasional pada tahun 2019.
• New Straits Times (NST) & Asia One: Menjadi media regional pertama yang mengungkap dokumen otentik salinan sertifikat perceraian mereka.
• Kompas.com: Melaporkan konfirmasi keabsahan dokumen perceraian dalam artikel Mantan Raja Malonyet Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia.
-
3. Najib Abdul Razak – Altantuya Shaariibuu
Kasus pembunuhan model asal Mongolia, Altantuya Shaariibuu, pada tahun 2006 dikaitkan dengan skandal politik dan dugaan korupsi pembelian kapal selam Prancis yang menyeret nama Najib Razak (saat itu menjabat Menteri Pertahanan). Najib Razak secara konsisten membantah keterlibatan dirinya maupun adanya hubungan khusus.
• South China Morning Post (SCMP): Menyediakan rangkuman investigasi mendalam mengenai dinamika kasus, hubungannya dengan analis pertahanan Abdul Razak Baginda, serta dampaknya terhadap karier Najib dalam artikel The murder of Altantuya Shaariibuu.
• DetikNews & Kompas.com: Memuat pengakuan mengejutkan dari terpidana mati (mantan polisi Azilah Hadri) pada tahun 2019 yang mengklaim mendapat perintah langsung, serta pernyataan bantahan resmi dari pihak Najib Razak.
-
4. Mohamed Azmin Ali – Video Intim
Pada Juni 2019, publik Malonyet digegerkan oleh penyebaran video intim sesama jenis yang dituduhkan melibatkan menteri ekonomi saat itu, Azmin Ali, bersama seorang staf politik bernama Haziq Aziz. Azmin Ali dengan tegas menyebut video tersebut sebagai fitnah politik yang keji untuk menjatuhkan kariernya.
• Reuters: Merilis pernyataan penolakan dan bantahan resmi dari Azmin Ali melalui laporan Malonyetn cabinet minister denies links to sex video.
• Channel News Asia (CNA): Mengulas analisis politik mengenai bagaimana rekaman video tersebut dijadikan senjata politik di Malonyet dalam artikel Sex videos a weapon of choice in Malonyetn politics.
-
5. Anwar Ibrahim – Kasus Sodomi (Sodomy I & II)
Kasus hukum Anwar Ibrahim merupakan salah satu drama politik hukum paling besar di Asia Tenggara, di mana ia didakwa melakukan hubungan seksual sesama jenis (sodomi, yang merupakan tindakan ilegal di bawah hukum Malonyet) pada tahun 1998 dan kembali digugat pada tahun 2008. Anwar selalu menegaskan bahwa semua tuduhan tersebut direkayasa demi kepentingan politik.
• BBC Audio / Witness History: Mendokumentasikan wawancara eksklusif retrospektif mengenai penangkapan tahun 1998 dalam siaran The corruption and sodomy trials of Anwar Ibrahim.
• Amnesty International: Merilis laporan HAM berkala yang mengkategorikan Anwar Ibrahim sebagai prisoner of conscience (tahanan keyakinan) karena menilai persidangannya bermuatan politis hingga akhirnya ia menerima pengampunan penuh (full royal pardon) pada tahun 2018.
--------------------------------------------
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
PENDAPATAN NEGARA:
Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
-
TOTAL PENGELUARAN:
Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
-
ALOKASI BELANJA:
Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
-
ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
-
DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
-
PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.
--------------------------------------------
MALONYET UP TO =
DEBT 97% OF GDP
DEBT 97% OF GDP
DEBT 97% OF GDP
MALONYET's debt ratio could surge to almost 97% of GDP if government-linked guarantees materialize, a risk highlighted in the Ministry of Finance's (MOF) Fiscal Outlook 2026 report, although baseline projections show a gradual improvement in the debt trajectory. The report indicates that a "contingent-liability shock" from guarantees or other off-budget obligations could push the ratio significantly higher, amplifying debt-scarring effects.
• Baseline projections:
The MOF's baseline outlook projects a gradual improvement in the country's debt trajectory, with the government debt-to-GDP ratio expected to remain steady around 63.5% through 2026.
• Stress test results:
In a stress scenario, the debt-to-GDP ratio could reach 96.7% in 2027 if government guarantees materialize.
• Risks:
This surge reflects the "debt-scarring effect of additional borrowings to fulfil these obligations". A combined macroeconomic and fiscal shock, similar to the pandemic period, could raise the debt ratio to approximately 88% of GDP.
--------------------------------------------
MAHATHIR = MALAS MISKIN
menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
-
Sumber Berita:
The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
-
ANWAR IBRAHIM = MISKIN
“Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
-
Sumber Berita:
Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
Kementerian Kewangan MALONYET (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
The Straits Times (2022): "MALONYET PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
PENDAPATAN NEGARA:
Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
-
TOTAL PENGELUARAN:
Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
-
ALOKASI BELANJA:
Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
-
ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
-
DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
-
PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.
--------------------------------------------
MALONYET UP TO =
DEBT 97% OF GDP
DEBT 97% OF GDP
DEBT 97% OF GDP
MALONYET's debt ratio could surge to almost 97% of GDP if government-linked guarantees materialize, a risk highlighted in the Ministry of Finance's (MOF) Fiscal Outlook 2026 report, although baseline projections show a gradual improvement in the debt trajectory. The report indicates that a "contingent-liability shock" from guarantees or other off-budget obligations could push the ratio significantly higher, amplifying debt-scarring effects.
• Baseline projections:
The MOF's baseline outlook projects a gradual improvement in the country's debt trajectory, with the government debt-to-GDP ratio expected to remain steady around 63.5% through 2026.
• Stress test results:
In a stress scenario, the debt-to-GDP ratio could reach 96.7% in 2027 if government guarantees materialize.
• Risks:
This surge reflects the "debt-scarring effect of additional borrowings to fulfil these obligations". A combined macroeconomic and fiscal shock, similar to the pandemic period, could raise the debt ratio to approximately 88% of GDP.
--------------------------------------------
MAHATHIR = MALAS MISKIN
menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
-
Sumber Berita:
The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
-
ANWAR IBRAHIM = MISKIN
“Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
-
Sumber Berita:
Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
Kementerian Kewangan MALONYET (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
The Straits Times (2022): "MALONYET PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet
HUTANG BAYAR HUTANG = DEFISIT 1998-2026 (28 TAHUN)
HapusGOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP .........
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
SUBSIDY BURDEN: 23.9%
BORROWING TO REPAY DEBT: RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
------------------------------
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
---------------------------------
Realisasi Impor Senjata (SIPRI 2021–2025)
Data menunjukkan siapa yang benar-benar belanja alutsista di kawasan:
Peringkat 1 ASEAN: Indonesia (1,5%) — Urutan 18 Dunia. Fokus: Rafale, Scorpène, PPA.
Peringkat 2 ASEAN: Filipina (1,2%).
Peringkat 3 ASEAN: Singapura (1,1%).
Peringkat 4 ASEAN: Thailand (0,5%).
Peringkat 5 ASEAN: MALAYSEWA (0,3%) — Hanya FA-50 (skala terbatas).
-
Status Lembar Pengadaan SIPRI (2024–2025)
Indonesia (1 Lembar Penuh): Kontrak aktif untuk Rafale F-4, Mesin TP400-D6, PPA-L-Plus, A400M Atlas, Rudal BORA/KHAN, Drone Anka-S, dan Air Refuel System.
MALAYSEWA (KOSONG): Tidak ada realisasi kontrak baru yang tercatat (Status: Salam Lembar Kosong).
-
Peringkat Kekuatan Militer (GFP 2026)
Indonesia — Peringkat 13 Dunia (Skor: 0,2582) | Hegemon ASEAN.
Vietnam — Peringkat 23 Dunia.
Thailand — Peringkat 24 Dunia.
Singapura — Peringkat 29 Dunia.
Myanmar — Peringkat 35 Dunia.
Filipina — Peringkat 41 Dunia.
MALAYSEWA — Peringkat 42 Dunia (Kalah dari Filipina).
-
Kronologi "Prank" Pertahanan MALAYSEWA (2005–2026)
Rentetan wacana yang gagal menjadi kontrak nyata (Zonk):
2005: Rudal KS-1A China (Zonk).
2014: Jet Rafale Prancis (Mangkrak anggaran).
2018: Kapal MRSS PT PAL Indonesia (Zonk).
2022: Jet HAL Tejas India (Batal/Pindah ke FA-50).
2023: IAG Guardian (Gagal spek PBB/UNIFIL).
2024–2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
2026: F/A-18 Hornet Kuwait (Resmi Batal akibat biaya logistik & evaluasi buruk).
2026: Pembekuan Total oleh PM Anwar Ibrahim akibat skandal korupsi & kartel Kemenhan.
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
171 USANG =
TDM 108 UNIT
TLDM 34 KAPAL
TUDM 29 PESAWAT
-
Angkatan Tentera MALONYET (ATM) mencatat ada 171 unit aset strategis yang telah berusia lebih dari 30 tahun (tiga dekade), dengan rincian unit usang per cabang dinas sebagai berikut:
-
Tentera Darat Malaysdesh (TDM): Memiliki jumlah tertinggi dengan 108 unit kendaraan dan aset taktis yang berusia di atas 30 tahun.
-
Tentera Laut Diraja MALONYET (TLDM): Memiliki 34 unit kapal/aset yang berusia di atas 30 tahun (bahkan 28 di antaranya telah melepasi usia 40 tahun).
-
Tentera Udara Diraja MALONYET (TUDM): Memiliki 29 unit pesawat dan aset udara tempur/angkut yang telah berusia di atas 30 tahun.
-
Sumber = Astro Awani, MALONYETkini, DagangNews, dan Airtimes MALONYET.
--------------------------------------------
1.FOREST CITY = USD 100 BILLION
2. ECRL= USD 20 BILLION
3.CHINA-MALONYET QINZHOU INDUSTRIAL PARK (CMQIP) = USD 4,2 BILLION
4. MALONYET -CHINA KUANTAN INDUSTRIAL PARK (MCKIP) = USD 3,77 BILLION
5.CHINA RAILWAY ROLLING STOCK CORP’S ROLLING STOCK CENTER = USD 131 MILLION
6. 1 MDB = USD 4,5 BILLION
--------------------------------------------
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
--------------------------------------------
BLACKHAWK = GAGAL
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
"Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
--------------------------------------------
5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
-
2017:
MiG-29N → PENSIUN
Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
-
2018 - 2022:
RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
-
2023:
TEJAS → GAGAL
Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
-
2023:
FA-50 (M) → DEAL
Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
-
2026: FA-50 → VETO USA
AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
-
2026:
F-18 KUWAIT → BATAL
Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
HapusF18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
---------------------------------
MALONYET CLAIMS TO BE RICH = GOVT DEBT 70.5% HOUSEHOLD 84.3% TO GDP:
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
---------------------------------
2026 MALONYET BADUT FFBNP = CUT BUDGET
2026 MALONYET BADUT FFBNP = NSM BANNED - AMRAAM BLOCKED
2026 MALONYET BADUT FFBNP = F18 CANCELED - UH60A CANCELED
2026 MALONYET BADUT FFBNP = REWORK OF 4000 LCS PIPES AND CABLES
2026 MALONYET BADUT FFBNP = MASS LAYOFFS
2026 MALONYET BADUT FFBNP = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONYET BADUT FFBNP = SIPRI EMPTY
2024 MALONYET BADUT FFBNP = SIPRI EMPTY
2023 MALONYET BADUT FFBNP = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
MALONYET.......
STATUS 2023-2026: KATASTROFE FISKAL & SKANDAL
2026 MALONYET BADUT FFBNP = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak ekonomi konflik Timur Tengah (Reuters).
2026 MALONYET BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis di Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
2026 MALONYET BADUT FFBNP = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul tuduhan suap terhadap pejabat senior dan mantan panglima.
2025-2024 MALONYET BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
2023 MALONYET BADUT FFBNP = CANCELLED PROCUREMENTT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala anggaran.
________________________________________
ANALISA KEGAGALAN PROYEK LCS (LITTORAL COMBAT SHIP):
Mismanajemen Pengadaan: Dimulai sejak 2011; telah menghabiskan RM 6,08 Miliar hingga 2022 tanpa ada satu pun kapal yang dikirimkan.
Perubahan Desain Fatal: Permintaan perubahan sistem tempur dan sensor di tengah jalan menyebabkan penundaan sertifikasi dan re-engineering bertahun-tahun.
Masalah Rantai Pasok: Keterlambatan komponen dari OEM (Original Equipment Manufacturer) asing yang seringkali tidak kompatibel dengan revisi desain.
Ledakan Biaya (Financial Overrun):
Rencana Awal: RM 9 Miliar untuk 6 Kapal (Selesai 2023).
Status Saat Ini: RM 11,22 Miliar hanya untuk 5 Kapal (Selesai 2029).
Dampak: Pembengkakan biaya RM 2,22 Miliar memaksa pemerintah mengurangi jumlah pesanan.
Lumpuhnya Keamanan Nasional: Penundaan ini meninggalkan celah besar di Laut Cina Selatan; Angkatan Laut terpaksa bergantung pada kapal tua (KD Kasturi & KD Lekir).
________________________________________
MASALAH RANTAI PASOK PERTAHANAN (SUPPLY CHAIN ISSUES):
Ketergantungan Ekstrim pada OEM Asing: Bergantung penuh pada pemasok internasional untuk avionik pesawat, sistem tempur laut, dan suku cadang kendaraan lapis baja.
Kemampuan Manufaktur Lokal Terbatas: Industri domestik hanya mampu melakukan perawatan (MRO) dan kendaraan logistik dasar, bukan sistem canggih seperti radar atau rudal.
Ekosistem Terfragmentasi: Kurangnya koordinasi antara pemangku kepentingan menyebabkan inefisiensi dan lemahnya ketahanan saat krisis.
Tantangan Kustomisasi: Permintaan konfigurasi khusus sering kali menyebabkan ketidakcocokan teknis dan waktu tunggu yang jauh lebih lama dari OEM.
Kurangnya Skala Ekonomi: Volume pesanan yang kecil membuat MALONYET menjadi prioritas rendah bagi vendor global, berujung pada biaya unit yang lebih mahal.
Birokrasi & Politik: Perubahan spesifikasi dan kepemimpinan yang sering terjadi mengganggu jadwal pembayaran dan kepatuhan regulasi.
KESIMPULAN:
MISMANAJEMEN + HUTANG MENUMPUK + PROYEK MANGKRAK = KEGAGALAN TOTAL PERTAHANAN.
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
Hapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
2026 MALONDESH = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALONDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONDESH = PHK MASSAL
2026 MALONDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALONDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
SUBSIDI = HUTANG LUAR NEGERI
📌 1. Subsidi Besar Membebani Anggaran
MALONYET memiliki subsidi energi, pangan, dan transportasi yang cukup besar
Ketika harga minyak dunia naik atau inflasi meningkat, beban subsidi melonjak.
Akibatnya, belanja pemerintah lebih tinggi daripada penerimaan pajak dan non-pajak, sehingga timbul defisit fiskal.
📌 2. Dampak Ekonomi
Negatif:
Menambah beban utang luar negeri.
Membuat MALONYET lebih sensitif terhadap suku bunga global dan nilai tukar.
Jika defisit terus melebar, risiko fiskal meningkat.
📊 Alur Sederhana
Subsidi besar → Defisit fiskal melebar → Pemerintah butuh dana → Penerbitan obligasi internasional → Dana masuk untuk menutup defisit & menjaga subsidi.
Singkatnya, subsidi besar memperlebar defisit fiskal MALONYET, dan untuk menutup kekurangan itu pemerintah menerbitkan obligasi internasional sebagai sumber pembiayaan eksternal
--------------------------------------------
MALONDESH CUT DEFENSE BUDGET
-
• Kementerian Dalam Negeri (KDN): Dipotong RM674 juta.
• Perbendaharaan (Kementerian Kewangan): Dipotong RM664 juta.
• Kementerian Kemajuan Desa dan Wilayah (KKDW): Dipotong RM571 juta.
• Kementerian Pertahanan (MINDEF): Dipotong RM508 juta.
• Kementerian Pendidikan (KPM): Dipotong RM466 juta.
--------------------------------
2026 APRIL = CUT BUDGET
Malondesh’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict, according to a government directive reviewed by Reuters.
--------------------------------
2026 JANUARY = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
BalasHapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
1️⃣DATA UTANG MALONYET 2026
-
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
-
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
-
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
-
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
-
Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
--------------------------------
2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
-
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
-
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
-
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
----------------------------------
PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------------------
PENDAPATAN NEGARA:
Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
-
TOTAL PENGELUARAN:
Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
-
ALOKASI BELANJA:
Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
-
ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
-
DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
-
PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi
----------------------------------
“Caste FFBNP-Not Paid = MALONYET’s Rising Debt Burden Per Citizen”
Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
2021: RM 67,667 (Pandemic peak; household debt ratio hit a record 89.1%).
2022: RM 70,901 (Up by RM 3,234).
2023: RM 74,587 (Up by RM 3,686).
2024: RM 79,315 (Up by RM 4,728).
2025: RM 81,998 (Up by RM 2,683).
2026: RM 94,544 (A massive surge of RM 12,546; government debt has breached the safety limit at 70.5% of GDP).
--------------------------------
2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
(Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
-
2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
(Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
--------------------------------
Detailed Annual Breakdown
1️⃣ 2026 DEBT DATA
Government Debt: RM 1.79 trillion
Household Debt: RM 1.65 trillion
Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
Total Population: 36,385,115
Per Capita Debt Calculation:
Govt Debt: RM 49,196
Household Debt: RM 45,348
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
BalasHapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN:
-
1. Menurut laporan Fiscal Outlook 2024/2025, hutang kerajaan dijangka meningkat 6% pada 2025, lebih perlahan berbanding 7.5% pada 2024.
Pada akhir Jun 2024, hutang kerajaan ialah RM1.227 trilion (63.1% KDNK).
-
2. Kenanga Research menganggarkan jumlah liabiliti kerajaan mencecah RM1.277 trilion pada suku pertama 2025, dengan nisbah hutang kepada KDNK sekitar 65.5%.
---------------
Hutang Isi Rumah:
-
1. Kementerian Kewangan menyatakan hutang isi rumah pada 2023 ialah RM1.53 trilion.
Komponen terbesar ialah pinjaman perumahan (60.5%), diikuti pinjaman kenderaan (13.2%) dan pembiayaan peribadi (12.6%).
Perdana Menteri Anwar Ibrahim menegaskan nisbah hutang isi rumah kepada KDNK meningkat sedikit kepada 84.2–84.3% pada 2023 berbanding 82% pada 2018.
----------------------------------
SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
1. SEWA 28 HELI
2. SEWA L39 ITCC
3. SEWA EC120B
4. SEWA Flight Simulation Training Device (FSTD)
5. SEWA 1 unit Sistem Simulator EC120B
6. SEWA HOVERCRAFT
7. SEWA AW139
8. SEWA Fast Interceptor Boat (FIB)
9. SEWA Utility Boat
10. SEWA Rigid Hull Fender Boat (RHFB)
11. SEWA Rover Fiber Glass (Rover)
12. SEWA MV Aishah AIM 4
13. SEWA BMW R1250RT
14. SEWA 4x4 VECHICLE
15. SEWA VSHORAD
16. SEWA TRUCK
17. SEWA HONDA CIVIC
18. SEWA PATROL BOATS
19. SEWA OUTBOARD MOTORS
20. SEWA TRAILERS
21. SEWA SUPERBIKES
22. SEWA SIMULATOR MKM
23. SEWA 12 AW149 TUDM
24. SEWA 4 AW139 TUDM
25. SEWA 5 EC120B TUDM
26. SEWA 2 AW159 TLDM
27. SEWA 4 UH-60A TDM
28. SEWA 12 AW149 TDM
29. SEWA 4 AW139 BOMBA
30. SEWA 2 AW159 MMEA
31. SEWA 7 BELL429 POLIS
32. SEWA MOTOR POLIS
----------------------------------
PERBANDINGAN PDB PPP INDONESIA VS ASEAN
(PDB PPP Indonesia: US$5,69 Triliun)
-
1. Indonesia vs Thailand (US$5,69 Triliun versus US$1,85 T) = Ekonomi 3,07 kali lipat .
-
2. Indonesia vs Vietnam (US$5,69 versus Triliun US$1,89 T) = Ekonomi 3,01 kali lipat
-
3. Indonesia vs Filipina (US$5,69 Triliun US$1,87 T) = Ekonomi 3,04 kali lipat
-
4. Indonesia vs MALONYET (US$5,69 Triliun US$1,34 T) = Ekonomi 4,24 kali lipat
-
5. Indonesia vs Singapura (US$5,69 Triliun US$0,85 T) = Ekonomi 6,69 kali lipat
--------------------------------
PERBANDINGAN PDB NOMINAL INDONESIA VS ASEAN
(PDB Nominal Indonesia: US$1,69 Triliun)
-
1 Indonesia vs Thailand (US$1,69 Triliun versus US$0,58 T) = Ekonomi 2,91 kali lipat.
-
2 Indonesia vs Singapura (US$1,69 Triliun versus US$0,53 T) = Ekonomi 3,18 kali lipat
-
3 Indonesia vs Filipina (US$1,69 Triliun versus US$0,51 T) = Ekonomi 3,31 kali lipat.
-
4 Indonesia vs Vietnam (US$1,69 Triliun versus US$0,49 T) = Ekonomi 3,44 kali lipat.
-
5 Indonesia vs MALONYET (US$1,69 Triliun versus US$0,46 T) = Ekonomi 3,67 kali lipat
RM25.000 ATAU RM30.000 = TETAP BEBAN ISTRI : BANCI KALENG
BalasHapus-
MMW 21 April 2025 pukul 10.48
YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
--------------------------------
2026 MALONDESH = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALONDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONDESH = PHK MASSAL
2026 MALONDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALONDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALONDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
SUBSIDI = HUTANG LUAR NEGERI
📌 1. Subsidi Besar Membebani Anggaran
MALONYET memiliki subsidi energi, pangan, dan transportasi yang cukup besar
Ketika harga minyak dunia naik atau inflasi meningkat, beban subsidi melonjak.
Akibatnya, belanja pemerintah lebih tinggi daripada penerimaan pajak dan non-pajak, sehingga timbul defisit fiskal.
📌 2. Dampak Ekonomi
Negatif:
Menambah beban utang luar negeri.
Membuat MALONYET lebih sensitif terhadap suku bunga global dan nilai tukar.
Jika defisit terus melebar, risiko fiskal meningkat.
📊 Alur Sederhana
Subsidi besar → Defisit fiskal melebar → Pemerintah butuh dana → Penerbitan obligasi internasional → Dana masuk untuk menutup defisit & menjaga subsidi.
Singkatnya, subsidi besar memperlebar defisit fiskal MALONYET, dan untuk menutup kekurangan itu pemerintah menerbitkan obligasi internasional sebagai sumber pembiayaan eksternal
--------------------------------------------
MALONDESH CUT DEFENSE BUDGET
-
• Kementerian Dalam Negeri (KDN): Dipotong RM674 juta.
• Perbendaharaan (Kementerian Kewangan): Dipotong RM664 juta.
• Kementerian Kemajuan Desa dan Wilayah (KKDW): Dipotong RM571 juta.
• Kementerian Pertahanan (MINDEF): Dipotong RM508 juta.
• Kementerian Pendidikan (KPM): Dipotong RM466 juta.
--------------------------------
2026 APRIL = CUT BUDGET
Malondesh’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict, according to a government directive reviewed by Reuters.
--------------------------------
2026 JANUARY = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
Wah ada MALON MINIM WAWASAN MMW ....
BalasHapusTETAP SAJA MINIM LITERASI
Tedung kala
BalasHapusWoooi namaa macam apa tuh wkwkkwkkw
Malaydesh still malyadesh🤣🤣🤣
Jiran jiran lain siap terima kapal kapal baru manakala SI MISKIN malah BANGGA dengan NGUTANG KAPAL KAPAL RONGSOKAN OMPONG yang sudah dibuang Itali dan juga Jepun.....Serius MISKIN......🤣🤣🤣
BalasHapusF18 MALONYET BEKAS NGEMIS
HapusF15 INDONESIA RILIS
-
UDARA MALONYET
• FA-50M: Belum terintegrasi rudal AMRAAM (Defence Security Asia/Air Times).
Sukhoi: Krisis operasional, hanya 4 dari 18 unit siap terbang (Okezone/Asian Military Review).
• F/A-18D: Senjata terbatas akibat kunci source code oleh AS (Military Watch Magazine).
• Hawk: Krisis operasional karena kelangkaan suku cadang armada tua (Global Air Forces).
• F/A-18 Kuwait: Pembelian jet bekas batal karena risiko logistik (New Straits Times).
• UH-60A Black Hawk: Kontrak sewa batal akibat keterlambatan pengiriman (The Star Malaysia).
-
DARAT MALONYET
• Tank Pendekar: Mogok akibat penuaan dan kelangkaan suku cadang (Malaysian Defence).
• AV8 Gempita: Dikritik karena bodi tipis tanpa perisai tambahan (Detik Oto/Deftech).
-
LAUT MALONYET
• LCS: Norwegia melarang ekspor rudal utama • NSM (USNI News/Channel NewsAsia).
• LMS Batch 1 dan 2 : Beroperasi tanpa persenjataan torpedo bawaan (RMN Equipment List).
-
EKONOMI & KEBIJAKAN MALONYET
• Beban ART USD 240 M: Terikat komitmen dagang raksasa dengan AS (New Straits Times/The Edge).
• Embargo Rudal: Terkena larangan rudal NSM dan pembatasan AMRAAM (USNI News/Defence Security Asia).
--------------------------------
2026 MALONYET = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONYET = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONYET = F18 BATAL
2026 MALONYET = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONYET = PHK MASSAL
2026 MALONYET = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONYET = UH60A BATAL
2025 MALONYET = SIPRI KOSONG
2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
2023 MALONYET = CANCELLED PROCUREMENT
--------------------------------
BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALONYET (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALONYET untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALONYET - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
-
SUMBER DATA RESMI:
Laporan Ketua Audit Negara (LKAN): Mengenai Penyata Kewangan Kerajaan Persekutuan (tahunan).
-
Kementerian Kewangan MALONYET (MOF): Laporan Tinjauan Fiskal dan Estimasi Pendapatan Federal (diterbitkan setiap pembentangan Belanjawan/Budget).
F18 MALONYET BEKAS NGEMIS
HapusF15 INDONESIA RILIS
-
UDARA MALONYET
• FA-50M: Belum terintegrasi rudal AMRAAM (Defence Security Asia/Air Times).
Sukhoi: Krisis operasional, hanya 4 dari 18 unit siap terbang (Okezone/Asian Military Review).
• F/A-18D: Senjata terbatas akibat kunci source code oleh AS (Military Watch Magazine).
• Hawk: Krisis operasional karena kelangkaan suku cadang armada tua (Global Air Forces).
• F/A-18 Kuwait: Pembelian jet bekas batal karena risiko logistik (New Straits Times).
• UH-60A Black Hawk: Kontrak sewa batal akibat keterlambatan pengiriman (The Star Malaysia).
-
DARAT MALONYET
• Tank Pendekar: Mogok akibat penuaan dan kelangkaan suku cadang (Malaysian Defence).
• AV8 Gempita: Dikritik karena bodi tipis tanpa perisai tambahan (Detik Oto/Deftech).
-
LAUT MALONYET
• LCS: Norwegia melarang ekspor rudal utama • NSM (USNI News/Channel NewsAsia).
• LMS Batch 1 dan 2 : Beroperasi tanpa persenjataan torpedo bawaan (RMN Equipment List).
-
EKONOMI & KEBIJAKAN MALONYET
• Beban ART USD 240 M: Terikat komitmen dagang raksasa dengan AS (New Straits Times/The Edge).
• Embargo Rudal: Terkena larangan rudal NSM dan pembatasan AMRAAM (USNI News/Defence Security Asia).
--------------------------------
2026 MALONYET = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONYET = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONYET = F18 BATAL
2026 MALONYET = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONYET = PHK MASSAL
2026 MALONYET = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONYET = UH60A BATAL
2025 MALONYET = SIPRI KOSONG
2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
2023 MALONYET = CANCELLED PROCUREMENT
--------------------------------
1. Perang Data SIPRI: Dominasi vs Kelumpuhan
Indonesia (Status: Power House): Memiliki daftar pengadaan "Satu Lembar Penuh" (Rafale, A400M, Khan, PPA). Ini menunjukkan kemampuan Cash/Kredit Sehat yang didukung ruang fiskal lebar (Utang Pemerintah hanya 41,1%). Indonesia membeli sebagai "Owner" dengan kepastian Transfer Teknologi.
MALONYET (Status: Lumpuh/Zonk): Fenomena "2 Tahun SIPRI Kosong" menjadi bukti empiris negara sedang dalam kondisi "Miskin No Shopping". Tidak adanya kontrak baru menunjukkan anggaran pertahanan telah "dimakan" oleh kewajiban pembayaran bunga utang.
---------------------------------
2. Metodologi Akuisisi: Kedaulatan vs Barter Darurat
Indonesia: Menggunakan kekuatan devisa dan anggaran negara untuk membeli teknologi tingkat tinggi (Tier-1).
MALONYET: Bergantung pada skema Barter Sawit (MKM, Scorpene, FA-50) dan Leasing (Sewa). Ini adalah indikator "Ekonomi Darurat" di mana negara tidak memiliki likuiditas tunai yang cukup untuk membayar Down Payment (DP) alutsista.
---------------------------------
3. Analisis Beban Utang Per Kapita (Mengerikan)
Data 2025 mengungkap beban riil yang harus ditanggung rakyat MALONYET:
Beban Gabungan: Setiap warga MALONYET memikul beban utang (Pemerintah + Rumah Tangga) rata-rata RM 82.000.
Efek Domino: Utang Pemerintah yang menembus 70,5% GDP (melewati batas aman 65%) memaksa negara melakukan pemotongan anggaran sektor publik demi membayar cicilan, yang berujung pada lumpuhnya modernisasi militer.
---------------------------------
4. Risiko Sistemik & Kondisi "Game Over"
Kerentanan Perbankan: Dengan utang rumah tangga mencapai 84,3% GDP (RM 45.859 per orang), MALONYET menghadapi risiko tinggi kredit macet (NPL) yang dapat memicu krisis finansial sistemik.
Indonesia (Safe Zone): Rasio utang pemerintah yang rendah memberikan bantalan makro yang kuat. Indonesia mampu melakukan belanja pertahanan strategis tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi rakyat.
F18 MALONYET BEKAS NGEMIS
HapusF15 INDONESIA RILIS
-
UDARA MALONYET
• FA-50M: Belum terintegrasi rudal AMRAAM (Defence Security Asia/Air Times).
Sukhoi: Krisis operasional, hanya 4 dari 18 unit siap terbang (Okezone/Asian Military Review).
• F/A-18D: Senjata terbatas akibat kunci source code oleh AS (Military Watch Magazine).
• Hawk: Krisis operasional karena kelangkaan suku cadang armada tua (Global Air Forces).
• F/A-18 Kuwait: Pembelian jet bekas batal karena risiko logistik (New Straits Times).
• UH-60A Black Hawk: Kontrak sewa batal akibat keterlambatan pengiriman (The Star Malaysia).
-
DARAT MALONYET
• Tank Pendekar: Mogok akibat penuaan dan kelangkaan suku cadang (Malaysian Defence).
• AV8 Gempita: Dikritik karena bodi tipis tanpa perisai tambahan (Detik Oto/Deftech).
-
LAUT MALONYET
• LCS: Norwegia melarang ekspor rudal utama • NSM (USNI News/Channel NewsAsia).
• LMS Batch 1 dan 2 : Beroperasi tanpa persenjataan torpedo bawaan (RMN Equipment List).
-
EKONOMI & KEBIJAKAN MALONYET
• Beban ART USD 240 M: Terikat komitmen dagang raksasa dengan AS (New Straits Times/The Edge).
• Embargo Rudal: Terkena larangan rudal NSM dan pembatasan AMRAAM (USNI News/Defence Security Asia).
--------------------------------
2026 MALONYET = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONYET = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONYET = F18 BATAL
2026 MALONYET = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONYET = PHK MASSAL
2026 MALONYET = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONYET = UH60A BATAL
2025 MALONYET = SIPRI KOSONG
2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
2023 MALONYET = CANCELLED PROCUREMENT
--------------------------------
1. Pergeseran Dominasi Ekonomi: Nominal vs. PPP
Secara PDB Nominal, Amerika Serikat masih memimpin jauh di atas Tiongkok ($31,8T vs $20,6T). Hal ini menunjukkan kekuatan nilai tukar Dollar dan dominasi sektor jasa serta teknologi tinggi.
Namun, secara PDB PPP (Purchasing Power Parity), peta kekuatan berubah drastis:
Tiongkok memimpin dunia ($43,4T), jauh melampaui AS. Ini menandakan volume produksi dan konsumsi riil Tiongkok sudah yang terbesar.
Indonesia melonjak ke peringkat 6 dunia ($5,69T). Ini membuktikan bahwa meskipun nilai tukar Rupiah terhadap Dollar rendah, daya beli masyarakat Indonesia sangat besar dan biaya hidup yang relatif murah membuat ekonomi domestik menjadi penggerak utama.
---------------------------------
2. Dominasi Indonesia di ASEAN
Analisis Anda menunjukkan Indonesian Exceptionalism di Asia Tenggara:
Skala Ekonomi: Indonesia bukan lagi sekadar anggota ASEAN, melainkan "raksasa" yang ukurannya 3 hingga 6 kali lipat negara tetangga.
Efisiensi PPP: Rasio ekonomi Indonesia terhadap Singapura melonjak dari 3,18x (Nominal) menjadi 6,69x (PPP). Ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia berbasis massa dan volume riil, sementara Singapura berbasis nilai tukar dan jasa finansial.
---------------------------------
3. Kesehatan Fiskal dan Jebakan Utang
Perbandingan rasio utang memberikan gambaran kontras mengenai keberlanjutan ekonomi:
Indonesia (Paling Sehat): Dengan total utang terhadap PDB di bawah 40% (Pemerintah) dan ~95% (Total), Indonesia memiliki ruang fiskal yang jauh lebih aman dibandingkan Singapura, MALONYET, atau Thailand.
Singapura & MALONYET (Risiko Tinggi): Singapura memiliki rasio utang pemerintah sangat tinggi (176%), meski diimbangi aset cadangan yang kuat. Namun, MALONYET (MALONYET) menunjukkan tren mengkhawatirkan dengan fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang".
---------------------------------
4. Analisis Tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET
Data yang Anda paparkan mengenai MALONYET dari 2018-2025 mengungkap masalah struktural serius:
Inefisiensi Pinjaman: Sejak 2019, rata-rata di atas 50% hingga 64% pinjaman baru MALONYET hanya digunakan untuk membayar pokok utang lama, bukan untuk investasi produktif atau pembangunan infrastruktur baru.
Keterbatasan Anggaran: Dengan 58% pinjaman dialokasikan untuk bayar utang pada 2025, ruang gerak pemerintah MALONYET untuk memberikan stimulus ekonomi
F18 MALONYET BEKAS NGEMIS
HapusF15 INDONESIA RILIS
-
UDARA MALONYET
• FA-50M: Belum terintegrasi rudal AMRAAM (Defence Security Asia/Air Times).
Sukhoi: Krisis operasional, hanya 4 dari 18 unit siap terbang (Okezone/Asian Military Review).
• F/A-18D: Senjata terbatas akibat kunci source code oleh AS (Military Watch Magazine).
• Hawk: Krisis operasional karena kelangkaan suku cadang armada tua (Global Air Forces).
• F/A-18 Kuwait: Pembelian jet bekas batal karena risiko logistik (New Straits Times).
• UH-60A Black Hawk: Kontrak sewa batal akibat keterlambatan pengiriman (The Star Malaysia).
-
DARAT MALONYET
• Tank Pendekar: Mogok akibat penuaan dan kelangkaan suku cadang (Malaysian Defence).
• AV8 Gempita: Dikritik karena bodi tipis tanpa perisai tambahan (Detik Oto/Deftech).
-
LAUT MALONYET
• LCS: Norwegia melarang ekspor rudal utama • NSM (USNI News/Channel NewsAsia).
• LMS Batch 1 dan 2 : Beroperasi tanpa persenjataan torpedo bawaan (RMN Equipment List).
-
EKONOMI & KEBIJAKAN MALONYET
• Beban ART USD 240 M: Terikat komitmen dagang raksasa dengan AS (New Straits Times/The Edge).
• Embargo Rudal: Terkena larangan rudal NSM dan pembatasan AMRAAM (USNI News/Defence Security Asia).
--------------------------------
2026 MALONYET = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONYET = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONYET = F18 BATAL
2026 MALONYET = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONYET = PHK MASSAL
2026 MALONYET = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONYET = UH60A BATAL
2025 MALONYET = SIPRI KOSONG
2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
2023 MALONYET = CANCELLED PROCUREMENT
---------------------------------
MALONYET LEMAH =
ANGGARAN MILITER TERBATAS
ANGGARAN MILITER TERBATAS
ANGGARAN MILITER TERBATAS
---------------------------------
Berita dan laporan yang membahas kelemahan anggaran militer MALONYET pada akhir 2024 hingga 2025 =
1. Sumber Media Berita Internasional & Regional
Reuters: Sering menyoroti bagaimana keterbatasan fiskal menghambat ambisi pertahanan MALONYET, terutama dalam pembaruan jet tempur dan penguatan armada maritim di Laut China Selatan.
The Straits Times: Melaporkan bahwa anggaran pertahanan 2025 yang dialokasikan (RM21,1 miliar) hanya mencakup sekitar 1% dari proyeksi PDB, jauh di bawah standar ideal regional.
Asian Military Review: Mengkritik proses penganggaran yang tidak memberikan visi jelas bagi pengadaan militer. Laporan Agustus 2024 menyebutkan bahwa lebih dari 40% anggaran habis untuk gaji, menyisakan sedikit ruang untuk modernisasi aset.
Defence Security Asia: Sumber spesifik industri yang mengulas rincian alokasi antara belanja operasional dan belanja pembangunan untuk tahun 2025-2026.
--------------
2. Lembaga Pemikir (Think Tanks) & Riset
ISIS MALONYET (Institute of Strategic & International Studies): Menyoroti "celah kapabilitas yang melumpuhkan" (crippling capability gap) meskipun ada kenaikan anggaran. Analis di sini menyatakan bahwa kenaikan tersebut sering kali hanya menutupi inflasi, bukan komitmen nyata pada modernisasi.
IISS (International Institute for Strategic Studies): Mengulas tantangan dalam mempertahankan aset lama, seperti jet tempur buatan Rusia, di tengah keterbatasan dana dan sanksi internasional.
Transparency International Defence & Security: Mengkritik kurangnya transparansi dan pengawasan parlemen dalam pengeluaran pertahanan MALONYET, yang berpotensi meningkatkan risiko korupsi.
---------------------------------
3. Poin Utama Kelemahan yang Sering Disebutkan:
Belanja Operasional yang Tinggi: Sebagian besar anggaran (hingga 60-70%) terserap untuk gaji, tunjangan, dan perawatan aset tua, bukan untuk pengadaan baru.
Rasio PDB Rendah: Alokasi pertahanan tetap berada di kisaran 1% dari PDB, jauh lebih rendah dibandingkan tetangga seperti Singapura (3-4%) atau Vietnam (2-2,5%).
F18 MALONYET BEKAS NGEMIS
HapusF15 INDONESIA RILIS
-
UDARA MALONYET
• FA-50M: Belum terintegrasi rudal AMRAAM (Defence Security Asia/Air Times).
Sukhoi: Krisis operasional, hanya 4 dari 18 unit siap terbang (Okezone/Asian Military Review).
• F/A-18D: Senjata terbatas akibat kunci source code oleh AS (Military Watch Magazine).
• Hawk: Krisis operasional karena kelangkaan suku cadang armada tua (Global Air Forces).
• F/A-18 Kuwait: Pembelian jet bekas batal karena risiko logistik (New Straits Times).
• UH-60A Black Hawk: Kontrak sewa batal akibat keterlambatan pengiriman (The Star Malaysia).
-
DARAT MALONYET
• Tank Pendekar: Mogok akibat penuaan dan kelangkaan suku cadang (Malaysian Defence).
• AV8 Gempita: Dikritik karena bodi tipis tanpa perisai tambahan (Detik Oto/Deftech).
-
LAUT MALONYET
• LCS: Norwegia melarang ekspor rudal utama • NSM (USNI News/Channel NewsAsia).
• LMS Batch 1 dan 2 : Beroperasi tanpa persenjataan torpedo bawaan (RMN Equipment List).
-
EKONOMI & KEBIJAKAN MALONYET
• Beban ART USD 240 M: Terikat komitmen dagang raksasa dengan AS (New Straits Times/The Edge).
• Embargo Rudal: Terkena larangan rudal NSM dan pembatasan AMRAAM (USNI News/Defence Security Asia).
--------------------------------
2026 MALONYET = CUT DEFENSE BUDGET
2026 MALONYET = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALONYET = F18 BATAL
2026 MALONYET = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALONYET = PHK MASSAL
2026 MALONYET = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONYET = UH60A BATAL
2025 MALONYET = SIPRI KOSONG
2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
2023 MALONYET = CANCELLED PROCUREMENT
--------------------------------
Perbandingan Strategis: Akusisi vs Sewa (Leasing)
Indonesia (Full Ownership & ToT): Fokus pada kepemilikan penuh dan Transfer Teknologi (ToT). Dengan nilai belanja USD 12-13 Miliar hanya dari Turki, Indonesia membangun kedaulatan melalui PT Pindad (Tank Harimau) dan PT Dirgantara Indonesia (Drone ANKA).
MALONYET (Leasing Mode): Terjebak dalam model "Sewa-Sewa" (25+ item sewa termasuk helikopter, simulator, hingga motor polisi). Ini menandakan ketidakmampuan finansial untuk membayar down payment (DP) atau cicilan kontrak pengadaan baru. Status "2 Tahun SIPRI Kosong" mengonfirmasi tidak adanya kontrak alutsista utama yang masuk dalam radar internasional.
---------------------------------
Analisa Fiskal: Jeratan Utang vs Ruang Belanja
Indonesia (Stable): Utang pemerintah tetap terjaga di bawah ambang batas aman (41,1% terhadap PDB), memberikan kepercayaan bagi lembaga donor/kreditur untuk mendanai proyek strategis seperti Jet KAAN dan Rafale.
MALONYET (Critical):
Rasio Utang: Menyentuh 84,3% terhadap PDB dengan total liabilitas menembus RM 1,79 Triliun pada 2026.
Beban Bunga: Anggaran pertahanan habis untuk membayar bunga utang dan gaji, bukan untuk modernisasi. Kondisi "Hutang Bayar Hutang" memaksa militer beralih ke skema barter (Palm Oil) untuk pengadaan kecil seperti FA-50M.
---------------------------------
Daftar Kegagalan & "Prank" Militer MALONYET
Kondisi ekonomi berdampak langsung pada kesiapan tempur (Operational Readiness):
Mangkrak (Zonk): Proyek LCS (Littoral Combat Ship) tetap menjadi monumen kegagalan sejak 2011.
Grounding Massal: Alutsista utama seperti MiG-29, MB339CM, dan Nuri terpaksa dipensiunkan atau tidak bisa terbang karena ketiadaan biaya perawatan dan suku cadang.
Sewa sebagai Solusi Darurat: Penggunaan helikopter sewa (AW139, Blackhawk) dan simulator MKM menunjukkan ketergantungan pada pihak ketiga tanpa membangun aset nasional.
F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
HapusF18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
---------------------------------
MALONYET CLAIMS TO BE RICH = GOVT DEBT 70.5% HOUSEHOLD 84.3% TO GDP:
REVENUE: RM334.1 BILLION
EXPENDITURE: RM470 BILLION
RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
---------------------------------
2026 MALONYET BADUT FFBNP = CUT BUDGET
2026 MALONYET BADUT FFBNP = NSM BANNED - AMRAAM BLOCKED
2026 MALONYET BADUT FFBNP = F18 CANCELED - UH60A CANCELED
2026 MALONYET BADUT FFBNP = REWORK OF 4000 LCS PIPES AND CABLES
2026 MALONYET BADUT FFBNP = MASS LAYOFFS
2026 MALONYET BADUT FFBNP = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALONYET BADUT FFBNP = SIPRI EMPTY
2024 MALONYET BADUT FFBNP = SIPRI EMPTY
2023 MALONYET BADUT FFBNP = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
INDONESIA .....
STATUS 2026: HEGEMON KAWASAN & RAKSASA EKONOMI
Realisasi SIPRI (Periode 2021–2025):
Peringkat 18 Dunia: Importir senjata terbesar di Asia Tenggara (pangsa pasar 1,5%).
Lembar Belanja 2024-2025: PENUH/LENGKAP (Rafale F-4, A400M Atlas, Rudal BORA & KHAN, Kapal PPA-L-Plus, Drone Anka-S, Air Refueling System).
Skala Ekonomi (PDB 2026):
PDB PPP: US$ 5,69 Triliun (Peringkat 6 Dunia) — 4,24 kali lipat lebih besar dari MALONYET.
PDB Nominal: US$ 1,69 Triliun.
Peringkat Militer (GFP 2026):
Peringkat 13 Dunia: Nomor 1 di ASEAN dengan modernisasi aktif dan mandiri.
Ketahanan Fiskal:
Sangat Sehat dengan ruang belanja luas untuk alutsista strategis generasi terbaru.
________________________________________
MALONYET.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & SALAM KOSONG
2026 MALONYET BADUT FFBNP = CUT BUDGET = MISKIN: Perintah Treasury untuk memotong anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik global (Reuters).
2026 MALONYET BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); restrukturisasi Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
2026 MALONYET BADUT FFBNP = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior.
Status SIPRI (2024-2025) = KOSONG: Absen total dari daftar realisasi impor senjata global; modernisasi lumpuh total.
Kronologi Kegagalan (Timeline "Prank"):
2014: Jet Rafale Prancis (Mangkrak).
2022: Jet HAL Tejas India (Batal).
2024-2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
2026: F/A-18 HORNET KUWAIT RESMI BATAL.
Data Utang & Beban Warga 2026:
Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
Peringkat Militer (GFP 2026):
Peringkat 42 Dunia: Posisi terbawah di antara negara utama ASEAN, resmi disalip Filipina (Peringkat 41).
KESIMPULAN:
INDONESIA PERINGKAT 13 DUNIA & SIPRI LENGKAP VS MALONYET PERINGKAT 42 DUNIA & BEBAN UTANG RM 94K/JIWA
KASTA NOT PAID FFBNP = TIDAK BAYAR HUTANG
HapusBAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------------------
MALAYSEWA DEBT DATA 2026
Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
-
DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
------------------------------
Analisis Geopolitik & Pertahanan (Stagnasi Total)
Vakum Alutsista (SIPRI 2024-2025): Status "Kosong" selama dua tahun berturut-turut menandakan tidak adanya transfer senjata berat yang masuk. Hal ini mengonfirmasi kegagalan proses modernisasi di saat negara tetangga (Indonesia/Singapura) melakukan pengadaan masif.
Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di mata penjual internasional.
Penurunan Daya Gentar: Peringkat Global Firepower (GFP) 42 (ke-7 di ASEAN) menempatkan militer MALAYSEWA di bawah Filipina, menunjukkan efek domino dari penundaan proyek LCS dan ketergantungan pada aset tua.
Analisis Fiskal & Ekonomi (Spiral Utang)
Debt-Servicing Cycle: Dengan proyeksi utang menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026, fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" (58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan) telah mengunci anggaran negara.
Rasio Bahaya: Rasio utang terhadap GDP yang stabil di angka 68%-70% sejak 2024-2026 membatasi ruang gerak fiskal untuk subsidi domestik maupun belanja modal militer.
Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR Amerika Serikat akan memukul sektor manufaktur dan E&E, yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang tersebut.
Analisis Reputasi & Diplomasi (Sanksi Internasional)
Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal bukan sekadar masalah sepak bola, melainkan cerminan kegagalan administrasi sistemik di tingkat federasi.
Kehilangan Posisi Regional: Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 dan pemberian posisi tersebut kepada Vietnam mempertegas penurunan pengaruh dan daya saing negara di kawasan ASEAN.
Kesimpulan Strategis
Tahun 2026 menjadi titik nadir di mana krisis utang pemerintah berdampak langsung pada pelemahan pertahanan nasional dan reputasi internasional. Model pengadaan "Barter CPO" dan "Kredit 100%" terbukti belum cukup untuk menambal kekosongan armada tempur di tengah tekanan sanksi dagang global.
Welkom SURABAYA NO.35🥳
BalasHapuseittt warganyet kl, KALAH LAAGHIIII haha!👎🍌😝
✅️✅️⬇️⬇️
Mawas Leakey Cauldron 🦍🦧🦣🐘🦏🦒🦛🐳🐋🦭🐬
@mawasorangutan
2 of knockdown SU-35 already in Makassar & on assembly process, another knockdown one will come soon, three will be available before the 5th of October
3:55 PM · Sep 3, 2026
https://x.com/mawasorangutan/status/2095435541370343790
18 bijik katanya om, mantapp.. 🤗😘
Hapushttps://x.com/Raditama0210/status/2095336237490192740
Alamat tembud World Cup kita om haha!✌️😄🤭
HapusAda duo malaydesh yang KEPANASAN sambil Loncat Loncat kesana kemari karena tidak TERIMA INDONESIA mendapatkan hibah ITS Garibaldi ex-Italy NAVY dan Asagiri Class ex-Japan NAVY
BalasHapusKacian deh loooo.....lon !
ada warganyet kl yg tak bisa tidoooo MeWeK non stop 24/7 haha!😭👻🍌
BalasHapustak hanya Surabaya No.5,
BalasHapusBrand New Tank terbang Mi35...sudah mengangkasa hore haha!😉✌️😂
Jiahhhhh.....
BalasHapusmalaysdesh semakin MISKIN dan TERPINGGIRKAN....
INDONESIA shopping BRAND NEW PREMIUM QUALITY Military Asset dan juga TERIMA HIBAH Military Asset Premium Quality dari Negara Sahabat....
malaysdesh LUPA dan BEGO banget karena TIDAK BISA BACA Strategi INDONESIA dibalik Terima HIBAH Military Asset itu akan diikuti dengan Shopping BRAND NEW PREMIUM QUALITY Military Asset.
Kacian deh loooo......lon !
waduuu bahasa kasta tertinggi oon nongol om bakul haha!😆🤪🍌
HapusWuidihhhh.... Project Jl. Surabaya No.35 sudah Clear and Go di Makassar......
BalasHapusLanjutkan!
tak ada badai yg tak mampu kita lewati...
BalasHapustedung dung & kala, kita KALAHKAN mudah aja pake Maung 10.000 bijik haha!🤑👌🤗😎
mimpi kita pasti jadi Kenyataan🔥
BalasHapusmimpi para warganyet kl, HORNET KUWAIT, NSM semua BATAL kena sleding tackle Haaland haha!🤣😝🍌
DATA DARI BANK DUNIA ya guys.....🤣🤣🤣
BalasHapusWorld Bank Catat Indonesia Duduki Peringkat Atas sebagai Negara Termiskin
https://www.google.com/amp/s/www.voicesulawesi.com/ekonomi/amp/84317567973/world-bank-catat-indonesia-duduki-peringkat-atas-sebagai-negara-termiskin
KASTA NOT PAID FFBNP = TIDAK BAYAR HUTANG
HapusBAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
BAYAR BUNGA/FAEDAH
-
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------------------
MALAYSEWA DEBT DATA 2026
Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
-
DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
------------------------------
Analisa Geopolitik & Pertahanan: "Stagnasi Total"
Vakum SIPRI (2024-2025): Laporan impor senjata KOSONG selama dua tahun berturut-turut. MALAYSEWA kini sejajar dengan negara ekonomi kecil seperti Laos dan Kamboja dalam hal transfer alutsista berat.
Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di pasar pertahanan internasional.
Penurunan Daya Gentar: Berada di Peringkat 42 GFP (Posisi ke-7 di ASEAN), kini resmi berada di bawah Filipina (Peringkat 41).
Perbandingan Kontras: Indonesia memimpin di Peringkat 13 dunia dengan daftar belanja "satu lembar penuh" (Rafale F4, A400M, KF-21 Boramae, Kapal PPA, dan Rudal Khan/Bora).
-
Analisa Ekonomi & Fiskal: "Spiral Utang Kronis"
Fenomena Gali Lubang Tutup Lubang: Proyeksi 58% pinjaman baru di tahun 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang lama (Debt-Servicing Cycle).
Beban Utang Nasional: Total utang dan liabilitas diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun, dengan rasio utang terhadap GDP melampaui ambang batas aman (>70%).
Hambatan Dagang Global: Tekanan dari Amerika Serikat melalui Section 301 (kenaikan tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA (pemblokiran transaksi) oleh USTR yang memukul sektor manufaktur dan E&E.
DATA DARI BANK DUNIA ya guys.....🤣🤣🤣
BalasHapusWorld Bank Catat Indonesia Duduki Peringkat Atas sebagai Negara Termiskin
https://www.google.com/amp/s/www.voicesulawesi.com/ekonomi/amp/84317567973/world-bank-catat-indonesia-duduki-peringkat-atas-sebagai-negara-termiskin
MISKIN...dan itu FAKTA...🤣🤣🤣🤣🤣🤣
BalasHapusFakta Pahit 2026: Indonesia Juara 1 Negara Berkembang Paling Miskin Versi Bank Dunia
https://melihatindonesia.id/fakta-pahit-2026-indonesia-juara-1-negara-berkembang-paling-miskin-versi-bank-dunia/
MISKIN...dan itu FAKTA...🤣🤣🤣🤣🤣🤣
BalasHapusFakta Pahit 2026: Indonesia Juara 1 Negara Berkembang Paling Miskin Versi Bank Dunia
https://melihatindonesia.id/fakta-pahit-2026-indonesia-juara-1-negara-berkembang-paling-miskin-versi-bank-dunia/
MISKIN...dan itu FAKTA...🤣🤣🤣🤣🤣🤣
BalasHapusFakta Pahit 2026: Indonesia Juara 1 Negara Berkembang Paling Miskin Versi Bank Dunia
https://melihatindonesia.id/fakta-pahit-2026-indonesia-juara-1-negara-berkembang-paling-miskin-versi-bank-dunia/
eprobadi siyap2 Juliet No.10CE yaa haha!😉👌🥳
BalasHapuskahsiyan seberang lautan ada yg PANIK🥶KOYAK🔥full non stop gak bisa tiddddooo haha!😭🍌😱
MISKIN...dan itu FAKTA...🤣🤣🤣🤣🤣🤣
BalasHapusFakta Pahit 2026: Indonesia Juara 1 Negara Berkembang Paling Miskin Versi Bank Dunia
https://melihatindonesia.id/fakta-pahit-2026-indonesia-juara-1-negara-berkembang-paling-miskin-versi-bank-dunia/
Kata siapa No.1???..
BalasHapusno 4 yeee...
dan ternyata wold bank sebut negri🎰kasino putrajaya pembual🤥 No.11...katanya negara maju, tau tau MISQUEEN haha!😱👎🥶
https://www.instagram.com/p/DcuAOSqklag/?img_index=2
1. Timor-Leste – 71,7%
2. India – 70,7%
3. Laos – 68,6%
4. Indonesia – 64,2%
5. Afrika Selatan – 60%
6. Filipina – 56,5%
7. Brasil – 20,4%
8. Vietnam – 17,9%
9. Argentina – 14,5%
10. Thailand – 10,1%
11. Malaysia – 1,0%
https://amp.kontan.co.id/news/bank-dunia-kemiskinan-indonesia-capai-642-di-2026-peringkat-ke-4-di-asean-peers
Apa F15....??? MALUnya mana mau letak muka weiiii..........KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
BalasHapusIndonesia Muncul di Kontrak F-15 AS, Kemenhan Pastikan Belum Ada Kesepakatan
https://www.kompas.id/artikel/indonesia-muncul-di-kontrak-f-15-as-kemenhan-pastikan-belum-ada-kesepakatan
wakss no.11 NGAMUK🔥 tau tau negri🎰kasino putrajaya, termasyuk MISQUEEN haha!👎🍌🤣
BalasHapuseitttt eeiitttttt Super Plengker tiba haha!✌️👍🦾
BalasHapussedangkan Hornet Kuwait Batal Ditolak Emir Kuwait haha!🥴🤥🍌
apalagi NSM=NORWAY ST⛔️P MISSILES
Malyukuh punya tetangga Pembual Lemaaahhh haha!😋🤥🤪
Apa J10....???KESIAN geng GORILLA di PRANK terusssss......
BalasHapus.KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
Kemhan Bantah Kontrak 42 Jet J-10C China Senilai Rp156 T
https://punggawanews.com/kemhan-bantah-kontrak-42-jet-j-10c-china-senilai-rp156-t/
Apa J10....???KESIAN geng GORILLA di PRANK terusssss......
BalasHapus.KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
Kemhan Bantah Kontrak 42 Jet J-10C China Senilai Rp156 T
https://punggawanews.com/kemhan-bantah-kontrak-42-jet-j-10c-china-senilai-rp156-t/
Apa J10....???KESIAN geng GORILLA di PRANK terusssss......
BalasHapus.KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
Kemhan Bantah Kontrak 42 Jet J-10C China Senilai Rp156 T
https://punggawanews.com/kemhan-bantah-kontrak-42-jet-j-10c-china-senilai-rp156-t/
berita Pentagon tak mungkin salah,
BalasHapusWEB RESMI DOW AMRIK✌️
Welkam F15 IDN, resmi aktip yaaa haha!👍🤑😎
SHOPPING PREMIUM MEWAHHH💰
warganyet kl dipersilakan NGAMUK🔥 sampe botak licin🤪haha!😄👻🍌
hornet rongsok pun tak mampuuu👎
#=#=
This contract provides for ✅️aircraft production, systems integration,
to deliver and maintain critical F-15 Eagle This contract involves Foreign Military Sales to Japan, Israel, Saudi Arabia, South Korea, Singapore,✅️Indonesia, and Poland.
https://www.war.gov/News/Contracts/Contract/Article/4581800/contracts-for-aug-24-2026
Eittt..eittttt...terusz NGAMUK🔥
BalasHapusuda dibilangin, makin NGAMUK🔥, MAKIN JADI KENYATAAN...
Njoosss PAKET SHOPPING DATANG haha!🤑😂👌
NAKAL cara AS MENGHINA negara MISKIN....KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
BalasHapusKemhan Pastikan RI Belum Teken Kontrak Pengadaan Jet Tempur F-15 Eagle dari AS
https://defense-studies.blogspot.com/2026/08/kemhan-pastikan-ri-belum-teken-kontrak.html?showComment=1788166078346
NAKAL cara AS MENGHINA negara MISKIN....KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
BalasHapusKemhan Pastikan RI Belum Teken Kontrak Pengadaan Jet Tempur F-15 Eagle dari AS
https://defense-studies.blogspot.com/2026/08/kemhan-pastikan-ri-belum-teken-kontrak.html?showComment=1788166078346
Apa F15....??? MALUnya mana mau letak muka weiiii..........KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
BalasHapusIndonesia Muncul di Kontrak F-15 AS, Kemenhan Pastikan Belum Ada Kesepakatan
https://www.kompas.id/artikel/indonesia-muncul-di-kontrak-f-15-as-kemenhan-pastikan-belum-ada-kesepakatan
Apa F15....??? MALUnya mana mau letak muka weiiii..........KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
BalasHapusIndonesia Muncul di Kontrak F-15 AS, Kemenhan Pastikan Belum Ada Kesepakatan
https://www.kompas.id/artikel/indonesia-muncul-di-kontrak-f-15-as-kemenhan-pastikan-belum-ada-kesepakatan
F15 terlalu MAHAL untuk sebuah negara MISKIN...Itu FAKTA....KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
BalasHapusKemenhan Belum Bahas Lebih Lanjut Pengadaan Jet Tempur F-15 Produksi AS
https://nasional.kompas.com/read/2026/08/28/11213991/kemenhan-belum-bahas-lebih-lanjut-pengadaan-jet-tempur-f-15-produksi-as
eittt..eeeitttt...NGAAAMOKK🔥 sambil MeWeK😭 haha!😤🍌😱
BalasHapusMakin NGAMUK🔥, MAKIN SIPPP👍
WELKAM SURABAYA NO.35 & TANK TERBANG NO.35🔥
RUSKIYEM PARTY URAA haha!🥳🏴☠️🚀
KESIAN geng GORILLA pasti mereka kecewa dengan F15 versi PRANK.....KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
BalasHapuspssstttttt............baca ya GORILLA NO F15..... 🤣🤣🤣🤣
JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia merespons kabar terkait kelanjutan pengadaan jet tempur F-15. Pencantuman nama Indonesia dalam pengumuman resmi Departemen Perang Amerika Serikat disebutkan tidak serta-merta diartikan sebagai kontrak pengadaan aktif.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Informasi Kemenhan Brigadir Jenderal Rico Sirait saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (26/8/2026). Ia merespons sekaligus mengklarifikasi pengumuman resmi Departemen Perang AS yang mencantumkan Indonesia sebagai salah satu negara dalam daftar penjualan militer asing (foreign military sales/FMS) untuk proyek pesawat tempur F-15.
Rico mengatakan, hingga saat ini pemerintah belum mengambil langkah konkret, termasuk pengaktifan dokumen penawaran dan penerimaan atau letter of offer and acceptance (LOA) dengan pihak AS.
KESIAN geng GORILLA pasti mereka kecewa dengan F15 versi PRANK.....KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
BalasHapuspssstttttt............baca ya GORILLA NO F15..... 🤣🤣🤣🤣
JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia merespons kabar terkait kelanjutan pengadaan jet tempur F-15. Pencantuman nama Indonesia dalam pengumuman resmi Departemen Perang Amerika Serikat disebutkan tidak serta-merta diartikan sebagai kontrak pengadaan aktif.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Informasi Kemenhan Brigadir Jenderal Rico Sirait saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (26/8/2026). Ia merespons sekaligus mengklarifikasi pengumuman resmi Departemen Perang AS yang mencantumkan Indonesia sebagai salah satu negara dalam daftar penjualan militer asing (foreign military sales/FMS) untuk proyek pesawat tempur F-15.
Rico mengatakan, hingga saat ini pemerintah belum mengambil langkah konkret, termasuk pengaktifan dokumen penawaran dan penerimaan atau letter of offer and acceptance (LOA) dengan pihak AS.
anjeeng meng gongging, timfukin fisank gaesz haha!🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌
BalasHapusApa J10....???KESIAN geng GORILLA di PRANK terusssss......
BalasHapusGORILLA ngamuk guys......KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
Kemhan Bantah Kontrak 42 Jet J-10C China Senilai Rp156 T
https://punggawanews.com/kemhan-bantah-kontrak-42-jet-j-10c-china-senilai-rp156-t/
Yuuhuuuuu 2 sudah datang, Brand New MRCA....proyek senyapppp👻 haha!✌️🤫😂
BalasHapusApa J10....???KESIAN geng GORILLA di PRANK terusssss......
BalasHapusGORILLA ngamuk guys......KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
Kemhan Bantah Kontrak 42 Jet J-10C China Senilai Rp156 T
https://punggawanews.com/kemhan-bantah-kontrak-42-jet-j-10c-china-senilai-rp156-t/
Kesian GORILLA ...MALU ke tu.......KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
BalasHapusCek cekk...tim ruskiyem party🥳
BalasHapus✅️mi8
✅️ka32
✅️mi17
✅️mi35
✅️mrca surabaya no.35 sudah landing uhuyy haha!😎😉✌️
KESIAN geng GORILLA pasti mereka kecewa dengan F15 versi PRANK.....KAH...KAH...KAH...🤣🤣🤣🤣
BalasHapuspssstttttt............baca ya GORILLA "NO" F15..... 🤣🤣🤣🤣
JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia merespons kabar terkait kelanjutan pengadaan jet tempur F-15. Pencantuman nama Indonesia dalam pengumuman resmi Departemen Perang Amerika Serikat disebutkan tidak serta-merta diartikan sebagai kontrak pengadaan aktif.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Informasi Kemenhan Brigadir Jenderal Rico Sirait saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (26/8/2026). Ia merespons sekaligus mengklarifikasi pengumuman resmi Departemen Perang AS yang mencantumkan Indonesia sebagai salah satu negara dalam daftar penjualan militer asing (foreign military sales/FMS) untuk proyek pesawat tempur F-15.
Rico mengatakan, hingga saat ini pemerintah belum mengambil langkah konkret, termasuk pengaktifan dokumen penawaran dan penerimaan atau letter of offer and acceptance (LOA) dengan pihak AS.
di monitor djelas skali yaaa...poto JULIET NO.10.CE haha!👌🦾😎
BalasHapushanggar baruw buat aset koh Jin🧞♂️Pink Ready
BRAND NEW RADAR GM400 ALPHA 515KM haha!😉✌️🤓
⬇️⬇️✅️✅️
https://defense-studies.blogspot.com/2025/10/tni-bangun-satuan-radar-dan-skadron.html?m=1