03 September 2020

Hobart Class AWD Set to Undergo an Aegis Combat System Upgrade

03 September 2020

Hobart class will received advanced long‑range and hypersonic missiles and directed energy weapons (photo : dvids)

Aegis combat system upgrade unlocks increased air and missile defence capability

The Morrison Government is strengthening Australia’s national security with Navy’s Hobart Class destroyers set to undergo an Aegis combat system upgrade which will increase the Australian Defence Force’s (ADF) air and missile defence capability.

The Hobart Class will also have an Australian developed interface installed to integrate the Aegis combat system with the rest of the ship’s systems.

Minister for Defence, Senator the Hon Linda Reynolds CSC said the Hobart Class are the most capable and lethal warships Australia has ever built, increasing our interoperability with the United States and allowing us to work even closer with our allies and partners.

“As part of the Morrison Government’s $270 billion investment outlined in the 2020 Force Structure Plan, we recognise that advanced long‑range and hypersonic missiles and directed energy weapons require the ADF to continuously build robust air and missile defence capability options,” Minister Reynolds said.

“The Aegis combat system is the brain of Navy’s integrated air and missile defence capability. In the face of compressed timelines and to protect Australian forces, Defence requires the agility to sense, decide and take action against contemporary and future threats.”

“Recently at RIMPAC 2020, HMAS Hobart successfully conducted coordinated surface‑to‑air missile firing demonstrations using the current version of the Aegis combat system, demonstrating interoperability with the United States and our ability to field air missile defence capabilities.”

“The upgraded version of the Aegis combat system for the Hobart Class Destroyers will also be installed in the new Hunter Class frigates, providing Defence with world-leading technology while improving sovereign shipbuilding capability.”

As part of the Government’s enterprise approach, the Australian Interface will be designed and developed by Saab Australia, leveraging their combat management system experience gained across the rest of Navy’s surface fleet. The Australian Interface will also be common across both the Hobart and Hunter Classes.

The investment in upgrades will ensure our Navy is equipped and jointly networked to protect the nation from future air and missile threats, while growing jobs in key Australian combat system development and integration areas.

“By installing the latest Aegis combat system and developing the Australian Interface here in Australia, we are guaranteeing the development of a long‑term Australian combat management system capability,” Minister Reynolds said.

“This is not only a strategic Defence investment that will enhance the skills and grow a sustainable Australian combat system workforce that is over 200 strong over the next decade, but guarantees we have sovereign control of this key technology for our Navy fleet.”

Defence will commence industry and State engagement to inform Government consideration in 2021 on the shipyard location to deliver these upgrades.

Work in Australia to install the new Aegis combat system and Australian Interface in Navy’s destroyers and frigates is planned to commence in 2024.

(Aus DoD)

90 komentar:

  1. Balasan
    1. Sementara disemenanjung masih BENGAP kih kih kih

      Hapus
    2. Kalo kita mah ga kuat mas.....sebentar-sebentar upgrade, buat beli paltformnya aja ngos-ngosan 😂😂😂

      Hapus
    3. Kita mah platform dulu dibanyakin. Ngisinya ya kapan2.

      Hapus
    4. Cabar kerajaan sendiri. Malays lagi MENGGUNUNG dan menonia hutangnya..

      Cuma malays yang bayar HUTANG CHINA dengan NGEMIS hutang jepon... Wkwkwk... Mendonia lah malays... GELAK kawasan dibuatnya..😂😂😂

      POOR MALAYS..😂😂

      🔴🔴🔴🔴🔴

      Hapus
  2. Edan... masih kinyis2 udah upgrade. Ya mbok kasihan sama anggota fdpa yang satu itu. Cuman bisa ngiler je.

    BalasHapus
  3. smilinghari2123 September 2020 11.32
    Aku sih gak alergi dg pembelian fregat bekas, tapi tentunya ada bahan acuannya....saat ini postur AL mengarah ke brown water navy, yg memastikan kehadiran kekuatan AL hingga ZEE. Dan kondisi geografis RI yg memiliki banyak ALKI, shg penguatan kemampuan ASW menjadi prioritas .......dan wajib bisa mensupport pengoperasian helikopter ASW medium, sekelas MH-60R.

    -Nah, pak Jokowi pernah menyampaikan terkait perencanaan pengadaan alutsista ....minimal harus memiliki kemampuan prima hingga masa operasi 25 tahun kedepan.

    -Kemudian tingkat komonalitas dg alutsista yg sdh dimiliki oleh AL.

    - Biaya uograde SEWACO nya spy fregat bekas td tampil dg kekuatan yg layak/semestinya......contoh kemarin utk mengupgrade/mengganti 1 set radar, cms, esm dan fire control MRLF saja mencapai 60 juta dollar.

    Dari poin2 diatas, kalo saya yg bikin rangking kandidat fregat sekenan, begini :
    1. M class belanda/belgia dan Type-23 inggris
    2. Meko nya aussy .....tapi gak tau kapan dipekir 🤦
    3. Bremen
    4. Lafayette

    M class, selain usianya masih layak (operasional thn 95~97 an), selain didesain sebagai fregat asw, tingkat komonalitasnya dg kaprang AL paling tinggi diantara kandidat lainnya dan TNI AL pun mengadopsi doktrin maintenance AL Belanda. Selain itu AL belanda yg posturnya kecil, justru sanggup melakukan upgrade gradual terhadap SEWACO pada tiap kapal perangnya.

    Type-23, usianya relatif paling muda (bbrp malah mulai operasional di era 2000 an), dan fregat ini didedikasikan sbg fregat AKS. Tingkat komonalitas dg armada yg dimiliki AL tergolong rendah, tapi baik M class dan tipe 23 memiliki kemudahan dlm mengupgrade VL SAM nya krn sudah tersedia tempatnya.

    Dan satu ttg tipe 23.....dia punya keunikan, desain propulsi yg senyap yg ditujukan utk operasi ASW yaitu kombinasi peredaman propulsi, pemakaian Fixed propeller dan pemilihan propulsi hybrid: diesel-electric 👉 barangkali suatu saat teknik ini bisa diterapkan pada platform Iver utk versi ASW

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sori mas ralat 🙏🙏🙏

      Rangking 3. Lafayette
      4. Bremen

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. 1. Karel doorman mundur sampe 2024 pensiunnya
      2. Type 23 juga mundur, tapi belum tau tanggalnya
      3. Meko aussy masih lama, menginggat hunter class masih blum fix
      4. Lafayette mahal upgred keliatnnya, karena gaada sensor ASWnya sama sekali

      Hapus
    4. Tambahan, type 23 pensiun tahun 2023. Sementara kita pengadaannya 2021

      Hapus
    5. Ya jangan buru-buru yg jadi alasan beli fregat bekasan ....bisa saja diselipkan diantara produksi pkr 3&4 dan iver.

      Lafayette.....beberapa biji (mungkin 2 yaaa 🤔)baru saja dipasangi sonar kingklip (sama dg yg ada di sigma dan pkr)

      Hapus
    6. Nah, kalo 2023 kenapa gak PKR 3,4 ajah ini menurutku ya om 😁

      Terus kerjasama Naval Grup kata si Alman itu gimana, apa lafayette? Opo cuman nggedabrus 🤣

      Hapus
    7. Karena alasan kebutuhan dedicated platform utk operasi ASW yg optimal utk operasi hingga ZEE itu.....kalo desain PKR yg dimiliki AL menurut kurang optimal

      Hapus
    8. 1. Dulu waktu operasi sar air asia, ada isyu kapal perang kita tidak mampu beroperasi pd kondisi ombak besar.....padahal sebenarnya bukan itu, tapi "semua" kapal perang dan heli sbg pasangan nya tidak ada yg punya fasilitas yg menunjang operasi helikopter pd kondisi ombak besar.

      2. Desain PKR milik AL rancangannya minimalis, padahal jika "kondisinya" memungkinkan, kita bisa mengkustomisasi spy makin optimal utk menunjang operasi heli yg lebih maksimal

      Hapus
    9. Yoih om, menurutku sigma 10514 ini nanggung dibilang corvet nggak, fregat juga nggak.

      Paling balance buat brown-green water emang tonase 3000ton macem DW3000F thailand favorit e om hari 🤣🤣🤣

      Hapus
    10. ..
      Kalau pengin tahu perihal iver-huitfeldt, ditanyakan ke PT.Sinar kokoh persada.

      Entah siapa SESUNGGUHnya itu pemiliknya, dan apa hubungannya dengan KeMenHan.

      http://defense-studies.blogspot.com/2020/06/indonesia-signs-preamble-contract-for.html?m=1

      "......The contract was signed on 30 April in the presence of representatives from the MOD, state-owned shipbuilder PT PAL,
      .................
      and PT Sinar Kokoh Persada, the Indonesian agent for Danish company Odense Maritime Technology (OMT)......"

      Hapus
    11. Monggo di-selikidi lewat situs internetnya Pak....

      https://www.skp.co.id/about.html

      CEO-nya,
      Johny Petsie Ratu, SE, MM

      Hapus
    12. Trend desain "real" frigat saat ini mengarah ke bobot 6000 tonan, dg perkecualian belharra dan pohjanma 2 yg bermain ditonase 3000~4500 ton, tapi sayange kalo belharra paketnya pasti mahal banget 😬😬😬

      Hapus
    13. ..
      https://www.skp.co.id/partners.html


      https://www.epicos.com/company/14387/pt-sinar-kokoh-persada

      Hapus
    14. Kemaren waktu artikel tentang hak cipta belharra admin udah cerita kalo kapal 6000ton sekelas iver mahal biaya operasionalnya, jadi kita butuh fregat workhorse yang endurannya lebih lama

      Hapus
    15. Aq sih setuju M class masalah pensiun nya nunggu 2023 kita nego dgn meneer william alexander diiming imingi kotrak pkr 3,4 jalan tapi boleh beli m class, nanti kalo kurang masih ada punya belgia yg sejenis ...lumayan jadi total 4 sudah 1 divisi klas 3-4000 ton

      Hapus
    16. Belharra kalo komplet pake aster 30 harganya dikisaran 650~750 juta dollar lho....emang sanggup 😂😂😂

      Hapus
    17. Lho, aku nggak ngarep belharra loh om. Kan masih ada FFX batch 2 Korsel 😊

      @Johny, terus awak kapalnya dikemanakan bro.. beda kasus sama Bremen class dimana awaknya sudah dapet/dipersiapkan kapal baru F125 Baden-Württemberg class

      Hapus
    18. @mas IS

      Saya juga heran ketika TOT PKR kenapa tidak melibatkan middleman ya 🤔

      Belajar dr pengalaman PKR, kalo ingin semua modul diproduksi disini, syaratnya PT. PAL harus sanggup bertindak selaku manajemen proyeknya yg mengendalikan segala seluk beluk aktivitas dlm mewujudkan desain menjadi produk jadi.....mulai dari menangani pembelian material sd mengendalikan progres pembangunan kapal serta integrasi sewaco nya.

      Tuntutan sbg manajemen proyek adl memiliki pengalaman dlm mengendalikan pembuatan kapal perang dg kompleksitas yg setara dan didukung dg bonafiditas keuangan yg tidak cacat dimata vendor


      Sementara kalo pt.skp.....saya nggak tau dimana kapasitasnya

      Hapus
    19. PKR 10514 Indon itu sejatinya hanyalah LCS (Litoral Combat Ship) saja.. .. X boleh berlayar di laut lepas kerana didisain untuk operasi petahanan pantai/laut dangkal saja...

      Banyak Indon yang X paham itu.. Dalam hal fungsi operasi pertahanan pantai ... PKR10514 itu sekelas (sama fungsinya) dengan KCR 40 atau KCR 60 Indon.. tetapi dengan size yang berbeda ..

      Hapus
    20. Lantas mau dikemanakan para awak fregat M class 🤷

      Saya punya saran begini mas:

      Yen wedok tak pek bojo, ning yen lanang, bojone tak pek.....🐧💨💨💨

      Hapus
    21. Pengganti M-class belum mulai dibikin. Kalau Damen tepat waktu mungkin saja M-class pensiun 2023. Tapi itu timeline optimis.

      Type 23 kemungkanan besar dapat life extension di Royal Navy. Type 31 sepertinya waktu masuk dinas bakal agak lebih lama dari perkiraan. Harusnya lebih cepat dari Type 26, tetapi sekarang kayaknya bakal bersamaan.

      Hapus
    22. Peribahasanya: "Killing two bird with one stone" 🤣

      Hapus
    23. @IRS makanya buat type 23 agak susah, karena 2019 kemaren ada yang baru selesai dimodernisasi

      Hapus
    24. Iya makanya kita ga perlu buru2 menarget beli sekenan. ..tapi mengantisipasi selama menunggu kesiapan operasional Iver yg belum tau kapan kelarnya

      Hapus
    25. Sing mburu-buru ben mundut fregat sekenan ki mesti makelare bremen 😂😂😂

      Hapus
    26. Ticonderoga aja tuh mau pensiun 13 unit. Jadi sementara bikin iver dan pkr sambil ambil Tico.
      Kalo ada Tico 13 unit itu sudah lompatan besar bagi ALRI.

      Hapus
    27. Iyo lompatan besar.....nganti tibo klumah 🤣🤣🤣

      Hapus
  4. Sedangkan tetangga miskin punya:
    1.Salah potong class
    2.Design faillur class
    3.balon kuning class
    4.tak cercah air class
    5.bengap dilimbungan class
    6.monumen class

    BalasHapus
  5. Indo dukung pinoy ambil paksa Sabah dari malon

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kasih senapan SS ke pejuang sulu atas restu presiden duterte.

      Sokong SABAH SERAWAK KELUAR MALON (SSKM)

      https://independensi.com/2018/12/31/dayak-di-sabah-dan-sarawak-ancam-keluar-dari-malaysia/

      Hapus
    2. Pakai ketapel saja pasti ATM AYAM menangis lalu pengsan 😀😀😂

      Hapus
  6. “As part of the Morrison Government’s $270 billion investment outlined in the 2020 Force Structure Plan, we recognise that advanced long‑range and hypersonic missiles and directed energy weapons require the ADF to continuously build robust air and missile defence capability options,” Minister Reynolds said.

    ---------------------

    kasihan yach smua anggota faifdifens pawa gak ada yg punyak rudal HIPERSONIK haha!🤣🤣🤣

    BalasHapus
  7. Malaysia Dinilai Memalukan, Lockdown Corona Akan Membuat Ekonomi Resesi dan Buat Warga Jadi Miskin Mati Kelaparan

    https://www.google.com/amp/s/bekasi.pikiran-rakyat.com/internasional/amp/pr-12362144/malaysia-dinilai-memalukan-lockdown-corona-akan-buat-warga-miskin-mati-kelaparan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oo ada yang MISKIN? kukira kaya semua orang malonsia 😀

      Hapus
  8. Ternyata betul ya NKRI itu negara pas2 an alias masih kere,..
    Padahal sda nya melimpah,betul kata orang tua dulu sda melimpah gak menjamin kemakmuran seseorang atau bangsa selama peraturan dan disiplin atau UU nya masih karet,alias bisa dibeli,tidak konsisten,dan ada kutukan sda akibat oknum pejabatnya gila korup dan hanya mentingkan golongan dan keluarganya.percuma NKRI masuk g20 kalau sekarang aja masih mau dan niat dari oknum taik mau beli barang seken,gak malu apa ya,..Dimana harga diri dan martabat bangsa,gue aja rakyat biasa sedikit pengusaha malu dan muak dengan oknum itu,gimana nkri gak dilecehkan wong untuk jaga negara aja gak becus alasannya selalu uang terus semiskin itukah NKRI Samapi harus dilecehkan,apakah jika aggaran militer dikasi 300 t bersih untuk tiga angkatan lain dari biaya modal dan pemeliharaan khusus hanya untuk belanja alutsista,.. NKRI akan kolaps,rakyat kelaparan,infrastruktur gak jadi dibangun,anak2 akan banyak yg putus sekolah,pejabat gak dapat tunjangan,bansos terganggu,uang puding pejabat hilang,atau memang uangnya gak cukup buat dibagi,atau memang pelit,dan selalu membanggakan gak ada perang dalam 20 THN kedepan,PDB tinggi tapi untuk jaga negara pelit ntar kalau Uda perang baru nyahok lu pada, kalau gitu lebih baik keluar aja dari g20.
    Australia dari mana ya uangnya ? Sedangkan sdanya sikitnya,apa memang negara yg dikit rakyatnya gampang makmurnya dan kuat alutsistanya,tapi cina bisa makmur dan rakyatnya bejibun dan infrastrukturnya hebat karna cina hukumnya pasti gak karet dan neko2,kok disini Hua,........ha....wkwkwkwkwkwkw
    Yakinlah NKRI akan sulit menjadi negara maju selama hukumnya masih karet,dan ingat gak akan pernah maju negara ini kalau UU nya masih tumpul keatas runcing kebawah,memang maju sih tapi perut pejabatnya dan istri mudanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Undang 2 dasar tata hukum negara di indonesia harga tidak mahal amat fakta simbol negara pancasila mau di rubah berlanjut revisi UU kpk minerba hehe ambyar toh

      Hapus
    2. Australia SDAnya banyak. Kalau tidak salah pemasukan sebagian besar dari ekspor SDA. Masalah ekspor SDA kita kalah jauh dari Australia.

      Hapus
  9. australia nyali patut di tiru penguasa di jawa ambisinya ingin mencaplok papua terus berkobar . sebalik nya nkri di tambah harga mati doktrin pertahan belum berubah santai ...santai buat apa belli senjata dan ga jelas ..ya salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. tnang om antiembalgow, menhannya kan keren, pilihan ente haha!🤭🤭🤭

      Hapus
  10. Malon itu adalah pangkalan tentara cina yg sebenarnya kerana seramai 110 ribu askar cina tak dapat dikesan polis dan imigresen malon 🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dapat IC secara senyap,ayo lon besarkan sekolah vernekuler, Beijing akan kasi bantuan dana, tapi jangan di SONGLAP 😀

      Hapus
  11. Cabar kerajaan sendiri. Malays lagi MENGGUNUNG dan menonia hutangnya..

    Cuma malays yang bayar HUTANG CHINA dengan NGEMIS hutang jepon... Wkwkwk... Mendonia lah malays... GELAK kawasan dibuatnya..😂😂😂

    POOR MALAYS..😂😂

    🔴🔴🔴🔴🔴

    BalasHapus
  12. Mohon brigade kroni dan orang tengah siap sedia, ada mangsa baru dari proyek AKAN dari mindef dan ATM malon, Wang kopi siap terkumpul lagi👍

    BalasHapus
  13. Mas smily,.. Mbah gono,..
    Sesepuh disini gue mau tanya,..
    Apakah istri anda berdua seken?
    Kalau gue ogah seken!
    Lebih baik jelek tapi Gress masih kinyis2,daripada cantik tapi seken.
    Cantik tapi seken malu Woi,..
    Biar jelek tapi asli lho
    Orang yg suka seken tapi mengaku kaya berarti gemblong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak boleh bgitu broo...
      Jaga perasahaan perempuan. status perempuan jangan dijadikan lelucon.

      Karma bisa berlaku kepadamu kawan, bisa menimpa anakmu, adikmu, kakakmu atau kepada kamu sendiri.

      Hapus
    2. namanya juga jomblo akut bung essen

      Hapus
    3. Aku yo lagi arep komen nggono lho mas @harom navy .....😹😹😹

      Hapus
  14. Om ada yg selalu iri nan abadi dgn proyek join itu dari negeri angin berdengung 😁😁😁

    BalasHapus
  15. ADA YG MEREPEK😀

    Rahimi Dollah As Saujani Bolehlah US jual pesawat MRCA, MPA, aset marin pada harga diskaun

    Charlie Champion Tanah air sendiri pun jual ke china, lg nak jaga laut lepas....

    Aminullah FX bagi syarat kat US klau nk kita join kena bagi discount sebanyak 30% untuk setiap aset tentera yang kita beli .. semua aset termasuk f35

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mana de Wang tuk beli, heli saja cuma mampu sewa 2 biji je, MRCA pengganti MiG hanya sembang kosong, 17,5 tahun tak mampu beli pesawat tempur. Apa mau dikata coz budget Ciput.😁

      Hapus
    2. 30% all item?! Nueemwen mbok pikir Ramayana po Matahari ta.... 🤣🤣🤣🤮🤮🤮

      Hapus
    3. Halusinasi warga malondog om itu. Klo baru kismin kan halunya mesti ketinggian 😁

      Hapus
    4. kasi linknya om but, kita mao liat WARGANYET KL disini, brani gak lawan warga aseli KL haha!😅😅😅

      Hapus
    5. Malon banyak cakap dan wet dream,jangankan beli cash weapon US,nak upgrade M109 Paladin hibah US je pun malon tak de wang 🤣🤣🤣

      Hapus
    6. Yoi Mat rempit...
      KETAWA NGAKAK...DIKASIH GRATIS...HANYA BAYAR BIAYA UPGRADE M109A5 TAMBAH ONGKIR SAJA MALON KAGAK MAMPU...MALON TAMADUN GEMBEL YA PURR....

      Hapus
    7. MANK BERAPA UNIT M109A5 YG DIHIBAHKAN US BUAT MALON??

      KALO MALON GA SANGGUP BAYAR BIAYA UPGRADE M109A5 TAMBAH BIAYA ONGKIRNYA.

      TOLONG YG PUNYA AKSES KE KEMENHAN RI UNTUK KASIH TAU KE MENHAN RI SUPAYA TELFON WASHINGTON UNTUK AMBIL ALIH M109A5 YG HIBAH PUNYA MALON.

      😁😆🤭

      Hapus
  16. Kata beruk darul bual, Indonesia sudah di tendang dari proyek tsb. Kih kih...🤔

    BalasHapus
  17. Berarti kita sudah membayar tunggakan iuran proyek KFX/IFX.

    Jadi yg masih bilang kalo Indonesia tidak membayar tunggakan iuran proyek KFX/IfX. Dipersilahkan minum baygon.

    Alhamdulilah. Jadi tidak sabar menunggu 2021 untuk melihat KFX/IFX uji terbang perdana.

    😎😎🤑🤑👏👏👍👍💪💪

    BalasHapus
  18. timfukin fisank om haha!🍌🍌🍌

    BalasHapus
  19. nyoihh, sirik tanda tak mampu haha!
    timfukin fisank aja om, mumpung lg lokdon haha!🍌🍌🍌

    BalasHapus
  20. apapun makanannya, termasyuk 🍌... minumnya tetep baygon yach om? seyem haha!💀💀💀

    BalasHapus
  21. IFX memang masih lanjut, tapi terbatas.

    Engineer PT.DI hanya terlibat sebatas pada design body dan proses machining.

    Teknologi seperti avionik, radar, mesin, roda, mekanik, system elektronik, indonesia tdk dilibatkan.

    BalasHapus
  22. Hahahaha ... Betol-betol idiot .. Hanya denagn gambar poster saja "narcisnya" meluap kemana-mana .. bahkan jauh lebih hebat dari mimpi basah selma ini ...Padahal itu sekarang menjadi 100% produk kebanggaan Korea .. Bagi Korea .. Engineer asal PTDI Indon hanya dipandang sebagai Cleaning Service atau Office Boy saja .. masukan input data ke komputer + diminta hitung dan membuat gambar konstruksi framenya saja .. Gak Lebih ....

    BalasHapus
  23. yaiyalah 20% harus tau diri keuleus haha!🤣🤣🤣

    sistemnya sama sperti proyek JSF, total smua teknologi stealth dsb. dipegang amrik,

    mangkanya yg koar2 soal gak dapet 4 teknologi inti dr amrik,
    harap mrk2 baca anggota jsf pon gak ada yg dapet, masa kita ama koryo skoyong2 dapet, rugi bandar mrk nunggu 16 taon haha!🤣🤣🤣

    kan kesian proyek 1500 milyar dolar f-35, dibagi2 ke negara non pendonasi

    BalasHapus
  24. Putrajaya@ mana linknya engineer Indonesia jd cleaning service,iri bilang aja bos 😂😂

    BalasHapus
  25. Sebagian besar isinya ambil off the shelf kan? Yang buatan 100% Korea paling radar.

    Kalau sensor lain, kurang ingat.

    BalasHapus
  26. oleh sebab ituw, kerjasama proyek IFX kita dapet sampe blok 1.

    utk blok selanjutnya uda pasti pengembangannya sendiri2, kerna koryo menyesuaikan ama kebutuhan mereka.
    sama, kita jugak mengapgred sesuai kebutuhan kita

    pertahanan tiap negara kan beda2, jd harap makloum haha!😎😎😎

    tapi masa depan blom ditentukan gaesz, bisa saja RI ikutan lagi proyek lanjutan, semisal di blok 3 dst.
    semua kan tergantung duwit.

    sama halnya cem kapal selam, setelah mantap bikin disain dan platform, kedepannya kita mao isi kapal selam CBG pake sistem & periskop dari vendor laen, terserah kita...begitchu haha!🥳🥳🥳

    BalasHapus
  27. sperti proyek tank medium pindad pon sama

    bos pt pindad sebut, dengan selesainya prototaip kedua, maka kerjasama dgn "FNSS" berakhir.

    tahap pengembangan selanjutannya terserah pt pindad, dan fnss
    klian liat sendiri kan pameran di turki taon laluw, FNSS pake sofkil sendiri.
    ituw bukan termasuk kerjasama dgn pindad, mrk uda punyak sendiri.

    maka dr ituw, kita bebas mo pake tambahan teknologi dr mana pon utk meningkatkan daya gempur tank medium HARIMO ITEM, begitchu kira2 gaesz haha!👍👍👍

    BalasHapus
  28. Hahahaha ... Tolong jelasin ke tkan-rekan narcis anda apa yang sebenarnya terjadi atas project KFX/IFX itu supaya X besar kepala lagi..

    Ruang lingkup kerja Engineer asal PTDI Indon hanya membantu KOrea untuk ikut mendesain frame atau bodyproduct KFX .,, Mereka ibarat pembantu atau assistant rumah tangga yang bertugas input data .. masukan input data ke komputer + diminta untuk menghitung dan membuat gambar konstruksi frame-nya saja yang lebih detail untuk tahap pembuatan part dan selanjutnya masuk tahapan perakitan ....

    Mengapa dipilih dan diminta engineer dari Indon ... kerana mereka memang ada keahlian untuk itu .. dan yang terpenting costnya paling murah (aplggi jika dibandingkan dengan menggunakan tenaga kerja asal Korea) Gak Lebih ..

    SEdangan untuk yang lainnya .. Sistem Avionics, Radar, Sistem Kendali Pesawat, Sistem KOmunikasi, Sistem Persenjataan etc yang lebih rumit .. semuanya dikerjakan oleh pihak Korea (100%) ..anpa melibatkan engineer Indon sama sekli (bahkan ada isu bahwa Engineer Indon X diberi akse sama sekali untuk item-item tersebut) ..

    So .. SEdarlah .. Jalan masih panjang untuk Indon

    BalasHapus
  29. beda ama KL, WARGANYET KL mrk mrasa kuat DUWIT.

    tapi sayang antara kekuatan FINAN-SIYAL ama kemampuan TEKNIS, gak imbang...

    ya netijen taulah knp bisa ampe SALAH FOTONG sgla..ini bukti bahwa DUWIT GAK BISA BELI SEGALANYA haha!🤑🤑🤑

    BalasHapus
  30. Putrababi@ mana linknya engineer Indonesia cuma ikut design frame 😂😂

    BalasHapus
  31. Yang gak bisa buat apa2 ke laut ja..😁
    Senapan Vita birahi 😁
    Rudal taming sari 😁
    Tank stride 😁

    Coba malon buat lah 1 produk senjata yg betol tapi 😁

    BalasHapus
  32. hello koh @putrajaya aka @nusaraya ( Facebook ) aka @umno putra ( pakistan defence forum )
    masih jualan DVD bokep di glodok ?

    BalasHapus
  33. tuch kan ada yg KEFANASAN cem CACING KASIHAN haha!🤣🤣🤣

    SIRIK TANDA 1cc

    BalasHapus
  34. uda setua ituw, masi jugak kagak bisa bahas KL yg baek dan ancur haha!🤣🤣🤣

    kasihan generasi TERBUANG=SIYAL

    BalasHapus
  35. Ok forumer malaysia yg lain, aku serahkan selebihnya kpd kamu semua, indon makin panas dan koyak tu, dan juga mereka makin sedar akan ketertinggalan dan kemaluan TNI BANCI mereka yg sebenar, mereka juga makin sedar yg mereka bukanlah mendunia seperti video hoax di utube diorang, tp jgn hina mereka lebih lebih kasihan di page Korsel dihina, di page Vietnam dihina di page Malaysia lg teruk dihina.

    Hahahahaaha.

    Aku out dulu.

    Syabas forumer MALAYSIA!!

    Sedarkan mereka, bangunkan mereka dr mimpi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. LON MALON IDIOT TENGOK NI..👇👇👇

      PROJECT KFX IFX wajar di bina INDONESIA dan KOREA, cos kedua punya Jaminan INDUSTRI AEROSPACE yg mapan...

      Nah kalo ada Malays dalam project yg sama apa JAMINANNYA?, WANG tak da, INDUSTRI tak cukup, Human Resources pon tak punya... Wkwkwk...🤣🤣

      Wajar kalo MALAYS hanya jadi TUKANG BASUH LANTAI je kat kilang...wkwkwk..


      Malays BERKHAYAL tinggi kat AWAN, tak tahu diri...😂😂

      🔴🔴🔴🔴🔴
      😁😁😁😁😁

      Hapus
  36. Wkwkwk.. Malays kecut je... Bual tegar malays boleh lah.. Kenyataan tin kosong je.. Menguncup 17,1% paling kandas dikawasan... Askar cabar pati mentedi pertahanan paling lembik...wkwkwk

    Poor malays sekarang dan seterusnya..🇲🇾👎

    BalasHapus