28 Februari 2026

Malaysia Batalkan Rencana Akuisisi Pesawat Tempur F/A-18 Hornet Bekas dari Kuwait

28 Februari 2026

Pesawat tempur F/A-18 Hornet Kuwait (photo: Erwin van Djikman)

KUALA LUMPUR: Pemerintah telah membatalkan rencananya untuk mengakuisisi armada pesawat tempur F/A-18 Hornet bekas dari Kuwait untuk Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM).

Wakil Menteri Pertahanan Adly Zahari mengatakan keputusan tersebut secara resmi dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari setelah penilaian teknis komprehensif yang dilakukan oleh tim evaluasi TUDM yang dikirim ke Kuwait akhir tahun lalu.

"Rapat memutuskan bahwa rencana tersebut tidak akan dilanjutkan setelah mempertimbangkan hasil evaluasi teknis terhadap pesawat F/A-18 Hornet yang dilakukan oleh tim TUDM antara 11 November dan 27 November 2025," katanya saat menutup debat tahap komite tentang RUU Anggaran Tambahan di Dewan Rakyat.

Adly mengatakan evaluasi tersebut menemukan bahwa akuisisi Hornet akan membuat TUDM  menghadapi risiko jangka panjang dan tantangan logistik.

Pesawat tempur F/A-18 Hornet Kuwait (photo: Daniele Faccioli)

Di antara kekhawatiran utama yang diidentifikasi adalah perkiraan jangka waktu pengiriman, penundaan tanggal mulai operasional pesawat, dan tidak adanya jaminan keberlanjutan dalam pengaturan pemeliharaan dan dukungan di luar kendali Malaysia.

Setelah pembatalan tersebut, Adly mengatakan bahwa kesiapan ruang udara negara akan menghadapi tekanan yang meningkat karena aset yang ada terus menua.

Untuk mengurangi defisit kemampuan, Kementerian Pertahanan sekarang sedang menilai kembali jadwal pengadaan untuk pesawat tempur multiperan (MRCA) baru.

“Kami menyadari bahwa program MRCA termasuk dalam Rencana Malaysia ke-14 (14MP).

Namun, setelah keputusan Kabinet tentang Hornet, TUDM akan mempelajari apakah pengadaan MRCA harus dimajukan ke Rencana Malaysia ke-13 (13MP),” katanya.

Ia menambahkan bahwa jika studi tersebut mengkonfirmasi kebutuhan operasional yang mendesak, proses pengadaan aset tempur generasi berikutnya akan dipercepat melalui prosedur aplikasi yang sesuai di bawah rencana anggaran bergulir pemerintah yang akan datang.

(NST)

143 komentar:

  1. mao ktawa tatut ngamuk🔥 seblah haha!🤣🤣🤣

    BalasHapus
  2. Hmm...Poor Gempoor. Dia bakal sembang apa ya kira2?
    (Duik kamu muwahh.. Duik kamu muwahh...)

    BalasHapus
  3. Lhaa kan sudah terhubung dengan kuwaiit , gimana sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. terhubung orang tengahnya om, ituw jugak di kl haha!🤥😂🤥

      Hapus
  4. Lagi pula siapa yang mau jual ke malondesh !!!
    Emir kuwait sudah 5 kali menolak malondesh yang ngemis F18 tersebut.

    Beruk MALAYDESH ini yang suka kege'eran.

    MALU wooy !!!

    BalasHapus
  5. jadi resmi kensel yaaa..
    uda dibilangin dari dolo, andai SHOPPING MRCA Super Hornet Baruw lebih untung,
    bisa nembak Amraam + Aesa Asli
    mayan buat stop gap masa panjang...
    EMKAEM+Kornet Tua 2030 keatas pasti letoy haha!😉🤭😉
    fagocap tak setara mrca

    BalasHapus
  6. gempurwaria silahkan bacot di sini🤣🤣

    BalasHapus
  7. Ala rileks la..... INDIANESIA lagi HEBAT....🤭🤭



    1. SU35 - NGEPRANK BATAL TAK BAYAR WANG MUKA.. 🙏🙏🤣

    2. F15 - NGEPRANK SIGN KONTRAK KOSONG.. 🤣🤣🤣

    3. J10 RONGSOK - KATANYA SEBENTAR LAGI TERBANG DI JAKARTA TERNYATA BARU SEBATAS KAJIAN.. 🤭🤭🤣🤣

    4. MIRAGE RONGSOK - SIGN KONTRAK KOSONG TERNYATA BATAL TIADA WANG... 🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ------------------
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      -------------------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set

      Hapus
    2. INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALAYDESH.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________

      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      2005: Prank China (Rudal KS-1A)
      Klaim: Najib Razak menyatakan setuju membeli rudal KS-1A dengan imbalan transfer teknologi.
      Hasil: Zonk. Tidak ada realisasi pembelian hingga dekade berikutnya.
      -
      2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
      Klaim: Mempersempit pilihan ke Rafale untuk 18 unit jet tempur (USD 2 miliar).
      Hasil: Mangkrak. Ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran akut.
      -
      2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
      Klaim: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk 20 unit artileri 155mm.
      Hasil: Batal. Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; beralih ke unit lain.
      -
      2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
      Klaim: Pernyataan ketertarikan resmi dari pejabat Kemenhan Pakistan.
      Hasil: Prank. Tidak ada akuisisi, hanya sebatas wacana di media.
      -
      2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
      Klaim: Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada Agustus 2018.
      Hasil: Zonk. Hingga kini kontrak dengan PT PAL Indonesia tidak pernah terealisasi.
      -
      2022: Prank India (HAL Tejas)
      Klaim: Tejas jadi kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut.
      Hasil: Prank. Justru memilih FA-50 dari Korsel pada 2023.
      -
      2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
      Klaim: Peninjauan rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm.
      Hasil: Batal. Diganti dengan sistem lain/dibatalkan total.
      -
      2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
      Klaim: Harapan penyelesaian kesepakatan pasokan artileri EVA.
      Hasil: Mangkrak. Tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
      -
      2023: Prank PBB (IAG Guardian)
      Klaim: Pengiriman unit untuk misi UNIFIL.
      Hasil: Gagal Operasional. Dinyatakan tidak layak spek oleh PBB, berujung sanksi pemotongan biaya.
      -
      2024–2025: Prank Black Hawk
      Klaim: Rencana sewa 4 helikopter UH-60A Black Hawk dari Aerotree Defence untuk ganti helikopter Nuri.
      Hasil: Mangkrak. Proses berbelit dan tidak ada kepastian unit tiba.
      -
      2026: Prank Kuwait (F/A-18 Hornet) – UPDATE
      Klaim: Ketertarikan kuat membeli jet bekas Kuwait untuk penguatan instan.
      Hasil: Dibatalkan Resmi. Kabinet secara formal membatalkan rencana ini pada Februari 2026 karena masalah biaya logistik dan hasil evaluasi teknis yang buruk.
      -
      2026: Pembekuan Total (Anwar Ibrahim)
      Kejadian: PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan korupsi dan kartel di tubuh Kemenhan

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      BATAS LIMIT 60%
      GOV. DEBT : 40% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
      DEFISIT : 2,9%
      GDP = USD 1,44 TRILIUN
      -
      2018–2021:
      11 Su-35 BATAL (Risiko sanksi CAATSA AS) → Ganti 42 Rafale (Prancis).
      -
      2024:
      12 Mirage 2000-5 BATAL (Masalah fiskal) → Ganti 48 KAAN (Turki, Jet Siluman).
      -
      2025:
      42 J-10CE BATAL (Fokus kerja sama) → Ganti 48 KF-21 Block II (Korsel-RI).
      -
      2026:
      24 F-15IDN PROSES (Risiko ITAR AS) → Ganti 24 M-346F (Latih tempur/serang ringan).
      =============
      =============
      MALAYDESH.......
      BATAS LIMIT 65%
      GOV. DEBT : 69% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
      DEFISIT : 3,8%
      GDP = USD 416,90 MILIAR
      -
      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      Laporan Media Internasional & Regional:
      Channel News Asia (CNA): Mengulas secara mendalam dalam artikel opini dan berita bertajuk "Malaydesh’s purchase of Kuwaiti Hornet fighter jets - is it worth it?" yang dipublikasikan pada 20 Oktober 2024. Artikel ini menyebutkan bahwa Malaydesh telah mengincar jet tersebut setidaknya sejak tahun 2017.
      Asian Military Review: Mengonfirmasi bahwa minat Malaydesh dimulai sejak 2017, tepatnya saat armada MiG-29N TUDM mulai dipensiunkan.
      The Defense News & Janes: Media pertahanan global ini sering dikutip oleh situs berita militer seperti M5 Dergi sebagai sumber awal laporan mengenai ketertarikan Malaydesh pada Hornet bekas Kuwait.
      -
      Media Lokal Malaydesh:
      The Star & New Straits Times: Melaporkan pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, pada Oktober 2025 yang menegaskan kembali bahwa akuisisi ini merupakan langkah sementara (stopgap) sebelum pengadaan MRCA baru.
      Bernama (Kantor Berita Nasional): Sumber utama untuk rilis teknis, termasuk laporan kunjungan

      Hapus
    4. KRISIS BERAS IMPOR 500.000 TON DARI INDONESIA
      KRISIS AYAM GPS
      KRISIS DAGING AYAM
      KRISIS DAGING SAPI
      KRISIS DAGING KAMBING
      KRISIS TELUR AYAM
      KRISIS HUTANG
      ________________________________________
      1. KRISIS HUTANG (TREN MENINGKAT)
      Beban Negara: Utang Pemerintah Federasi melonjak dari RM1,25 triliun (2024) menjadi proyeksi RM1,3 triliun (2025), mencapai 69% dari PDB.
      Beban Rumah Tangga: Sangat tinggi di angka RM1,73 triliun (85,8% PDB) pada 2025, membatasi daya beli masyarakat.
      -
      2. KRISIS BERAS (KETAHANAN PANGAN)
      Pemicu: Larangan ekspor India (2023) memicu lonjakan harga Beras Impor (BPI) dan kelangkaan Beras Lokal (BPT) karena panic buying.
      Pemulihan: Tahun 2025, Malaydesh mulai mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (Kalimantan Barat) untuk menstabilkan stok, terutama di Sarawak.
      -
      3. KRISIS UNGGAS & TELUR (KETERGANTUNGAN PAKAN)
      Ayam: Berubah dari eksportir menjadi net importer (Juli 2025). Subsidi dicabut (2023) untuk menyeimbangkan pasar setelah sempat melarang ekspor pada 2022.
      Telur: Sempat impor darurat dari India (2022). Per Agustus 2025, subsidi telur dihapus sepenuhnya untuk menghemat anggaran negara RM1,2 miliar.
      Penyebab: Kenaikan harga pakan global (jagung/kedelai) akibat konflik geopolitik.
      -
      4. DAGING MERAH (SAPI & KAMBING)
      Kemandirian Rendah: Malaydesh bergantung pada 90% impor untuk kebutuhan daging sapi.
      Masalah Utama: Biaya produksi lokal tinggi, isu daging ilegal di perbatasan (2024), dan pelemahan Ringgit yang membuat harga daging impor makin mahal hingga 2025.
      -
      5. KRISIS AYAM GPS - RILIS RESMI PEMERINTAH AS (USTR):
      Dokumen utama bersumber dari Office of the United States Trade Representative (USTR) melalui Fact Sheet berjudul "United States and Malaysia Reach Agreement on Reciprocal Trade" yang diterbitkan pada 15 Oktober 2025. Dokumen ini secara resmi merinci komitmen Malaysia dalam memberikan akses pasar preferensial bagi produk pertanian Amerika Serikat, yang mencakup prioritas pada genetika unggas (GPS)
      ________________________________________
      1. KRISIS HUTANG (HUTANG NEGARA & RUMAH TANGGA)
      Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF): Pernyataan resmi Timbalan Menteri Kewangan (Juli 2025) mengenai pencapaian angka hutang RM1,3 triliun per Juni 2025 [1].
      Bank Negara Malaydesh (BNM): Laporan Tahunan dan Tinjauan Stabilitas Keuangan (Maret 2025) yang mengonfirmasi rasio hutang isi rumah sebesar 84,3% terhadap KDNK [3].
      CEIC Data: Laporan statistik ekonomi makro kuartal III-2025 terkait proyeksi rasio hutang pemerintah terhadap PDB di angka 68,9% [3].
      Bernama: Laporan rilis data ekonomi nasional mengenai beban hutang federasi [1].
      -
      2. KRISIS BERAS (KETAHANAN PANGAN)
      Kementerian Pertanian Republik Indonesia: Siaran pers mengenai kesepakatan ekspor beras dari Kalimantan Barat ke Malaydesh sebesar 2.000 ton/bulan (Mei 2025) [5].
      MSN News / Headline Bogor: Laporan pertemuan bilateral antara Menteri Pertanian RI dan Menteri Pertanian Malaydesh, Datuk Seri Mohammad Sabu, di Jakarta terkait diplomasi pangan [5, 6].
      Data mengenai impor 500.000 ton (proyeksi total) atau pengiriman rutin dari Kalimantan Barat bersumber dari laporan Kementerian Pertanian RI dan Perum BULOG pada periode April–Mei 2025.
      -
      3. KRISIS UNGGAS & TELUR
      The Edge Malaydesh: Berita utama mengenai pengumuman pemerintah tentang penghentian total subsidi telur per 1 Agustus 2025 .
      -
      4. KRISIS DAGING MERAH (SAPI & KAMBING)
      Jabatan Perkhidmatan Veterinar (DVS) Malaydesh: Data statistik tahunan mengenai Self-Sufficiency Level (SSL) daging sapi dan kambing yang tetap berada di bawah 15% [9].
      The Star Malaydesh: Berita ekonomi terkait ketergantungan 90% impor daging merah untuk kebutuhan hari raya besar.
      -
      5. ART USA – MALAYDESH : IMPOR AYAM GPS
      Rilis Resmi Pemerintah AS (USTR):
      Dokumen utama berasal dari Office of the United States Trade Representative (USTR) melalui Fact Sheet berjudul "United States and Malaysia Reach Agreement on Reciprocal Trade" yang diterbitkan pada 15 Oktober 2025. Dokumen ini merinci poin-poin akses pasar preferensial untuk produk pertanian dan genetika unggas (GPS).


      Hapus
  8. Pssstttt... GORILLA buat buat lupa... 🤣🤣🤣



    Sjafrie Sjamsoeddin: Jet Tempur Chengdu J-10 Sebentar Lagi Terbang di Jakarta

    https://nasional.kompas.com/read/2025/10/15/13573331/sjafrie-sjamsoeddin-jet-tempur-chengdu-j-10-sebentar-lagi-terbang-di-jakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOCAK ....
      2026 = CANCELLED F18
      2026 = FREEZES PROCUREMENT
      2025 = CANCELLED BLACKHAWK
      2025 = LIGHT TWIN HELO
      2023 = CANCELLED 5 PROCUREMENT
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    2. KOCAK ....
      2026 = CANCELLED F18
      2026 = FREEZES PROCUREMENT
      2025 = CANCELLED BLACKHAWK
      2025 = LIGHT TWIN HELO
      2023 = CANCELLED 5 PROCUREMENT
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    3. Itu cara kita biar lo makin bingung..😝😛😜tp liat yg dah berdatangan dan yg LG on the way.
      Premium semuaaa..🇲🇨🇲🇨🇲🇨💪💪💪 Sory Yeee..pesawat latih lanjut mcm f50 gak masuk itungan Premiuuuummm..😁😁😁🤣🤣🤣🤣😅😅😅😜😛😝

      Hapus
    4. INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALAYDESH.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________

      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      KLAIM CASH = 🦧GORILA HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..

      Hapus
    5. INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALAYDESH.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________

      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
      BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
      -
      🦧GORILA KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
      -
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      -
      Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
      -
      2018: FASE "OPEN DONASI"
      Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
      -
      2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
      Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
      -
      2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
      Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
      -
      2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
      -
      2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
      -
      2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
      Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
      -
      2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
      Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
      -
      2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
      Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
      -
      2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
      Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
      Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
      Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.

      Hapus
  9. GORILLA BUAT BUAT LUPA guys..... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣...



    Jubir: Kemhan Batal Beli Mirage 2000-5 Qatar karena Tidak Ada Uang

    https://www.idntimes.com/news/indonesia/jubir-kemhan-batal-beli-mirage-2000-5-qatar-karena-tidak-ada-uang-00-rgfwk-mxywg8

    BalasHapus
    Balasan
    1. MEMALUKAN ASEAN ......
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      -
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
      PADU GUYS....😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -18 BUAH SU30MKM
      -38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
      -18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
      -
      GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
      BEZA ya guys... HAHAHAHA
      MALAYSIA...
      F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYSIA nanti...
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
      Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALAYSIA...
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
      INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
      18 Buah Su 30MKM
      17 Buah Bae hawk 108/208
      8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
      18 +18 Buah FA-50M Block 20
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
      horeyyyyy...F18 come to PAPA
      -

      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
      Come to papa F18C/D..... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
      39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
      39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾

      Hapus
    2. ANKA INDONESIA = 2.500 KM
      CH4 = 2.500 KM
      -
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      Drone Anka-S yang diakuisisi Indonesia merupakan pesawat nirawak kategori Medium Altitude Long Endurance (MALE) dengan jangkauan operasional yang sangat luas berkat teknologi satelit.
      Berikut adalah rincian jangkauan dan spesifikasi drone Anka Indonesia:
      -
      1. Jangkauan Operasional (Range)
      Jangkauan drone ini bergantung pada sistem kendali yang digunakan:
      Jangkauan Satelit (SATCOM): Lebih dari 2.500 km. Dengan sistem Beyond Line-of-Sight (BLOS) melalui satelit ViaSat, drone ini dapat dikendalikan dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala.
      Jangkauan Radio (Line-of-Sight): Lebih dari 250 km jika menggunakan kendali langsung dari stasiun bumi (Ground Control Station).
      -
      2. Ketahanan Terbang (Endurance)
      Durasi: Mampu terbang terus-menerus selama 24 hingga 33 jam dalam satu misi.
      Ketinggian Maksimum: Operasional hingga 30.000 kaki (sekitar 9.144 meter).
      Kecepatan: Kecepatan jelajah sekitar 110 knot (204 km/jam) dengan kecepatan maksimum hingga 117 knot (217 km/jam).
      -
      3. Status Pengadaan di Indonesia
      Kementerian Pertahanan RI memesan 12 unit drone Anka senilai USD 300 juta.
      Pengiriman: Unit pertama telah tiba di Lanud Supadio, Pontianak pada September 2025 untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan dan Laut Natuna Utara.
      Produksi Lokal: Dari total 12 unit, sebanyak 6 unit akan dirakit secara lokal oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebagai bagian dari program transfer teknologi.
      Persenjataan: Sebagai drone kombatan (UCAV), Anka Indonesia dapat dilengkapi dengan amunisi presisi seperti bom mikro cerdas MAM-L buatan Roketsan.
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ---------
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
      ________________________________________
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
      ANKA MALAYSIA Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
      Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaysia, katanya.
      “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km

      Hapus
    3. Sory Yee..kita pesan pespur Premiuuuummm..BKN mcm pesawat latih lanjut f50..mo pake aesa..rudalll..tetep pesawat latih 😝😛😜🤣🤣🤣😁😁😁 katanya malaydes Belu fa50 gempar mcm beli raptor..betulll..😜😛😝memalukan! Kismin!😝😛😜🥶🥶🥶😁😁😁

      Hapus
    4. F18 2021-2025, NARASI UTAMA PEJABAT MALAYDESH =
      "masih segar" (jam terbang rendah),
      "siap pakai" (perawatan bagus),
      "hemat biaya" (kesamaan infrastruktur).
      ________________________________________
      🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
      Minat Resmi: Malaysia menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
      Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
      Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
      ________________________________________
      🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
      Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
      Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
      ________________________________________
      🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
      Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
      Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
      Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
      ________________________________________
      🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
      Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaysia segera setelah tiba.
      Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaysia resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
      ________________________________________
      🗓️2026 = CANCELLED F18
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
      BEZA ya guys... HAHAHAHA
      MALAYSIA...
      F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYSIA nanti...
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
      INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
      18 Buah Su 30MKM
      17 Buah Bae hawk 108/208
      8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
      18 +18 Buah FA-50M Block 20
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALAYSIA sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

      Hapus
    5. F18 UMUR 30 TAHUN = ITAR USA
      F18 UMUR 30 TAHUN = ITAR USA
      F18 UMUR 30 TAHUN = ITAR USA
      -
      1. Ketidakpastian Garis Waktu (Timeline)
      Masalah utama adalah efek domino dari pengadaan pesawat Kuwait sendiri. Kuwait baru akan melepas armada Hornet lama mereka setelah menerima jet pengganti, yaitu F/A-18E/F Super Hornet dan Eurofighter Typhoon dari Amerika Serikat dan Eropa. Keterlambatan pengiriman pesawat baru ke Kuwait menyebabkan jadwal transfer ke Malaydesh terus bergeser hingga diperkirakan melampaui tahun 2027.
      -
      2. Evaluasi Teknis & Biaya Upgrade
      Hasil evaluasi tim teknis Tentera Udara Diraja Malaydesh (TUDM) pada akhir 2025 menunjukkan beberapa kendala serius:
      Ketidakcocokan Sistem: Meskipun modelnya serupa, Hornet Kuwait memiliki perbedaan pada sub-system, perangkat lunak (software), dan perangkat keras (hardware) dibandingkan dengan armada Hornet yang sudah dimiliki Malaydesh.
      Biaya Tinggi: Diperlukan biaya sekitar US$4 juta per jet untuk melakukan upgrade agar sesuai dengan standar operasional Malaydesh.
      Usia Pakai: Dengan usia pesawat yang sudah mencapai 30 tahun, investasi besar untuk upgrade dianggap tidak sebanding dengan sisa masa pakai yang hanya tersisa sedikit sebelum masa pensiun.
      -
      3. Risiko Logistik & Dukungan AS
      Sebagai produsen asli, Amerika Serikat memegang kendali penuh atas izin transfer teknologi. Terdapat kekhawatiran mengenai kepastian dukungan suku cadang dan pemeliharaan jangka panjang dari pihak AS jika Malaydesh tetap melanjutkan akuisisi pesawat tua tersebut. Pemerintah Malaydesh menilai risiko logistik ini terlalu besar untuk ditanggung di masa depan.
      KRONOLOGI "PRANK" PERTAHANAN MALAYDESH (2005 – 2026)
      ________________________________________
      2005: Prank China (Rudal KS-1A)
      Klaim: Najib Razak menyatakan setuju membeli rudal KS-1A dengan imbalan transfer teknologi.
      Hasil: Zonk. Tidak ada realisasi pembelian hingga dekade berikutnya.
      -
      2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
      Klaim: Mempersempit pilihan ke Rafale untuk 18 unit jet tempur (USD 2 miliar).
      Hasil: Mangkrak. Ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran akut.
      -
      2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
      Klaim: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk 20 unit artileri 155mm.
      Hasil: Batal. Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; beralih ke unit lain.
      -
      2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
      Klaim: Pernyataan ketertarikan resmi dari pejabat Kemenhan Pakistan.
      Hasil: Prank. Tidak ada akuisisi, hanya sebatas wacana di media.
      -
      2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
      Klaim: Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada Agustus 2018.
      Hasil: Zonk. Hingga kini kontrak dengan PT PAL Indonesia tidak pernah terealisasi.
      -
      2022: Prank India (HAL Tejas)
      Klaim: Tejas jadi kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut.
      Hasil: Prank. Justru memilih FA-50 dari Korsel pada 2023.
      -
      2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
      Klaim: Peninjauan rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm.
      Hasil: Batal. Diganti dengan sistem lain/dibatalkan total.
      -
      2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
      Klaim: Harapan penyelesaian kesepakatan pasokan artileri EVA.
      Hasil: Mangkrak. Tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
      -
      2023: Prank PBB (IAG Guardian)
      Klaim: Pengiriman unit untuk misi UNIFIL.
      Hasil: Gagal Operasional. Dinyatakan tidak layak spek oleh PBB, berujung sanksi pemotongan biaya.
      -
      2024–2025: Prank Black Hawk
      Klaim: Rencana sewa 4 helikopter UH-60A Black Hawk dari Aerotree Defence untuk ganti helikopter Nuri.
      Hasil: Mangkrak. Proses berbelit dan tidak ada kepastian unit tiba.
      -
      2026: Prank Kuwait (F/A-18 Hornet) – UPDATE
      Klaim: Ketertarikan kuat membeli jet bekas Kuwait untuk penguatan instan.
      Hasil: Dibatalkan Resmi. Kabinet secara formal membatalkan rencana ini pada Februari 2026 karena masalah biaya logistik dan hasil evaluasi teknis yang buruk.
      -
      2026: Pembekuan Total (Anwar Ibrahim)
      Kejadian: PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan korupsi dan kartel di tubuh Kemenhan

      Hapus
    6. KRISIS BERAS IMPOR 500.000 TON DARI INDONESIA
      KRISIS AYAM GPS
      KRISIS DAGING AYAM
      KRISIS DAGING SAPI
      KRISIS DAGING KAMBING
      KRISIS TELUR AYAM
      KRISIS HUTANG
      ________________________________________
      1. KRISIS HUTANG (HUTANG NEGARA & RUMAH TANGGA)
      Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF): Pernyataan resmi Timbalan Menteri Kewangan (Juli 2025) mengenai pencapaian angka hutang RM1,3 triliun per Juni 2025 [1].
      Bank Negara Malaydesh (BNM): Laporan Tahunan dan Tinjauan Stabilitas Keuangan (Maret 2025) yang mengonfirmasi rasio hutang isi rumah sebesar 84,3% terhadap KDNK [3].
      CEIC Data: Laporan statistik ekonomi makro kuartal III-2025 terkait proyeksi rasio hutang pemerintah terhadap PDB di angka 68,9% [3].
      Bernama: Laporan rilis data ekonomi nasional mengenai beban hutang federasi [1].
      -
      2. KRISIS BERAS (KETAHANAN PANGAN)
      Kementerian Pertanian Republik Indonesia: Siaran pers mengenai kesepakatan ekspor beras dari Kalimantan Barat ke Malaydesh sebesar 2.000 ton/bulan (Mei 2025) [5].
      MSN News / Headline Bogor: Laporan pertemuan bilateral antara Menteri Pertanian RI dan Menteri Pertanian Malaydesh, Datuk Seri Mohammad Sabu, di Jakarta terkait diplomasi pangan [5, 6].
      Data mengenai impor 500.000 ton (proyeksi total) atau pengiriman rutin dari Kalimantan Barat bersumber dari laporan Kementerian Pertanian RI dan Perum BULOG pada periode April–Mei 2025.
      -
      3. KRISIS UNGGAS & TELUR
      The Edge Malaydesh: Berita utama mengenai pengumuman pemerintah tentang penghentian total subsidi telur per 1 Agustus 2025 .
      -
      4. KRISIS DAGING MERAH (SAPI & KAMBING)
      Jabatan Perkhidmatan Veterinar (DVS) Malaydesh: Data statistik tahunan mengenai Self-Sufficiency Level (SSL) daging sapi dan kambing yang tetap berada di bawah 15% [9].
      The Star Malaydesh: Berita ekonomi terkait ketergantungan 90% impor daging merah untuk kebutuhan hari raya besar.
      -
      5. ART USA – MALAYDESH : IMPOR AYAM GPS
      Rilis Resmi Pemerintah AS (USTR):
      Dokumen utama berasal dari Office of the United States Trade Representative (USTR) melalui Fact Sheet berjudul "United States and Malaysia Reach Agreement on Reciprocal Trade" yang diterbitkan pada 15 Oktober 2025. Dokumen ini merinci poin-poin akses pasar preferensial untuk produk pertanian dan genetika unggas (GPS).
      ________________________________________
      HUTANG BAYAR HUTANG = 2010-2025
      utang Pemerintah Malaydesh dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
      2010: 150 miliar USD
      2011: 165 miliar USD
      2012: 180 miliar USD
      2013: 195 miliar USD
      2014: 210 miliar USD
      2015: 225 miliar USD
      2016: 240 miliar USD
      2017: 255 miliar USD
      2018: 270 miliar USD
      2019: 285 miliar USD
      2020: 300 miliar USD
      2021: 315 miliar USD
      2022: 330 miliar USD
      2023: 345 miliar USD
      2024: 360 miliar USD
      2025: 375 miliar USD
      ________________________________________
      BUKTI TUKANG HUTANG = OVERLIMIT .....
      Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 69.0

      Hapus
  10. MEMALUKAN ASEAN ......
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
    PADU GUYS....😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -18 BUAH SU30MKM
    -38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
    -18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
    -
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALAYSIA...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYSIA nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
    Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALAYSIA...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
    horeyyyyy...F18 come to PAPA
    -

    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
    Come to papa F18C/D..... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
    39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾

    BalasHapus
    Balasan
    1. busyet banyak amat ngebualnyo..last last kensel haha!😆🤥😆

      Hapus
    2. Ampas om @palu gada .... Bila 39 bual 33 ngemis DITOLAK

      Hapus
  11. AMPAS ASEAN ......
    2026 = CANCELLED F18
    2026 = FREEZES PROCUREMENT
    2025 = CANCELLED BLACKHAWK
    2025 = CANCELLED LIGHT TWIN HELO
    2023 = CANCELLED 5 PROCUREMENT
    -
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
    PADU GUYS....😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -18 BUAH SU30MKM
    -38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
    -18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
    -
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALAYSIA...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYSIA nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
    Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALAYSIA...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
    horeyyyyy...F18 come to PAPA
    -

    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
    Come to papa F18C/D..... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
    39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾

    BalasHapus
  12. MANA LCS SITTING DUCK....
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 10.17
    saya satu je.... sudah OKTOBER ni..kapal PPAnya mana...? HAHAHAHAH
    -
    MMW28 Oktober 2024 pukul 14.50
    Aku nak tanya satu je....PPA mana?
    Dah nak masuk bulan November dah nie....
    🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
    ----------------
    TIAP TAHUN TIPU-TIPU LCS DIJANGKA
    -
    2011 PENGADAAN LCS = Pengadaan enam LCS pada 2011 itu juga dilakukan tanpa tender terbuka. Kapal-kapal itu akan dibangun di Galangan Kapal Boustead dan unit pertama sedianya dikirim pada 2019.
    -----
    2019 LCS DIJANGKA = KD Maharaja Lela setelah ditugaskan, diluncurkan secara seremonial pada Agustus 2017. Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019
    ------
    2022 LCS DIJANGKA = menurut jadual asal, setakat Ogos 2022 sepatutnya lima buah kapal LCS harus disiap dan diserahkan kepada TLDM.
    -----
    2023 LCS DIJANGKA = Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019, dengan kapal terakhir dijadwalkan untuk serah terima pada Juni 2023. Namun, progres kapal pertama baru sekitar 60% selesai
    -----
    2025 LCS DIJANGKA = Kapal pertama Littoral Combat Ship (LCS) TLDM itu dijangka hanya akan siap pada tahun 2025, iaitu 12 tahun selepas projek itu bermula pada Oktober 2013 dan kerajaan telah memPAY RM6 bilion kepada kontraktor utama projek itu.
    -----
    2026 LCS DIJANGKA = Lima kapal LCS akan diserahkan kepada TLDM secara berperingkat dengan kapal pertama dijangka diserahkan pada penghujung 2026
    -----
    2029 LCS DIJANGKA = TLDM hanya akan dapat memperoleh kelima-lima LCS pada 2029 berbanding kontrak asal di mana 5 kapal LCS itu sepatutnya diserahkan pada 2022..
    -----
    17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD
    ==================
    ==================
    2 PPA/MCS
    -
    1. Unit Pertama: KRI Brawijaya-320
    Status: Sudah diserahkan secara resmi dan telah tiba di Indonesia.
    Waktu Penyerahan: Diserahkan di Muggiano, Italia pada Juli 2025.
    Kedatangan: Memasuki wilayah perairan Indonesia pada September 2025 setelah melakukan pelayaran lintas samudra (ferry flight) dari Italia.
    -
    2. Unit Kedua: KRI Prabu Siliwangi-321
    Status: Resmi diserahkan kepada TNI AL.
    Waktu Penyerahan: Upacara serah terima dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Galangan Fincantieri, Muggiano, La Spezia, Italia.
    Pejabat Terkait: Diterima langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang mewakili Menteri Pertahanan RI.

    BalasHapus
  13. MEMALUKAN ASEAN ......
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
    PADU GUYS....😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -18 BUAH SU30MKM
    -38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
    -18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
    -
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALAYSIA...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYSIA nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
    Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALAYSIA...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
    horeyyyyy...F18 come to PAPA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
    Come to papa F18C/D..... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
    39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYSIA sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  14. Bikin malu asean lagi! Malaydes harus di kutuk!🥶🥶🥶

    BalasHapus
  15. MEMALUKAN ASEAN ......
    -
    2026 = CANCELLED F18
    2025-2021 = NGEMIS F18
    2025-2021 = MEMBUAL F18
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
    PADU GUYS....😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -18 BUAH SU30MKM
    -38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
    -18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
    -
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALAYSIA...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYSIA nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
    Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALAYSIA...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
    horeyyyyy...F18 come to PAPA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
    Come to papa F18C/D..... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
    39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYSIA sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA..

    BalasHapus
  16. "masih segar" (jam terbang rendah),
    "siap pakai" (perawatan bagus),
    "hemat biaya" (kesamaan infrastruktur).
    ________________________________________
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    • Minat Resmi: Malaysia menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    • Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    • Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    ________________________________________
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    • Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    • Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    ________________________________________
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    • Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    • Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    • Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    ________________________________________
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    • Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaysia segera setelah tiba.
    • Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaysia resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    🗓️2026 = CANCELLED F18
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.

    BalasHapus
  17. F18 2021-2025, NARASI UTAMA PEJABAT MALAYDESH =
    "masih segar" (jam terbang rendah),
    "siap pakai" (perawatan bagus),
    "hemat biaya" (kesamaan infrastruktur).
    ________________________________________
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaysia menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    ________________________________________
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    ________________________________________
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    ________________________________________
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaysia segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaysia resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    🗓️2026 = CANCELLED F18
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.

    BalasHapus
  18. F18 2021-2025
    PEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
    BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
    ________________________________________
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaysia menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    ________________________________________
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    ________________________________________
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    ________________________________________
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaysia segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaysia resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    🗓️2026 = CANCELLED F18
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALAYSIA...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYSIA nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYSIA sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  19. Pssstttt... GORILLA buat buat lupa guys ... 🤣🤣🤣



    Sjafrie Sjamsoeddin: Jet Tempur Chengdu J-10 Sebentar Lagi Terbang di Jakarta

    https://nasional.kompas.com/read/2025/10/15/13573331/sjafrie-sjamsoeddin-jet-tempur-chengdu-j-10-sebentar-lagi-terbang-di-jakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. F18 2021-2025, NARASI UTAMA PEJABAT MALAYDESH =
      "masih segar" (jam terbang rendah),
      "siap pakai" (perawatan bagus),
      "hemat biaya" (kesamaan infrastruktur).
      ________________________________________
      🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
      Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
      Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
      Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
      ________________________________________
      🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
      Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
      Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
      ________________________________________
      🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
      Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
      Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
      Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
      ________________________________________
      🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
      Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
      Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
      ________________________________________
      🗓️2026 = CANCELLED F18
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.

      Hapus
    2. F18 2021-2025
      PEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
      BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
      ________________________________________
      🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
      Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
      Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
      Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
      ________________________________________
      🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
      Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
      Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
      ________________________________________
      🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
      Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
      Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
      Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
      ________________________________________
      🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
      Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
      Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
      ________________________________________
      🗓️2026 = CANCELLED F18
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
      BEZA ya guys... HAHAHAHA
      MALAYDESH...
      F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYDESH nanti...
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
      INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
      18 Buah Su 30MKM
      17 Buah Bae hawk 108/208
      8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
      18 +18 Buah FA-50M Block 20
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

      Hapus
    3. ANKA INDONESIA = 2.500 KM
      CH4 = 2.500 KM
      -
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      Drone Anka-S yang diakuisisi Indonesia merupakan pesawat nirawak kategori Medium Altitude Long Endurance (MALE) dengan jangkauan operasional yang sangat luas berkat teknologi satelit.
      Berikut adalah rincian jangkauan dan spesifikasi drone Anka Indonesia:
      -
      1. Jangkauan Operasional (Range)
      Jangkauan drone ini bergantung pada sistem kendali yang digunakan:
      Jangkauan Satelit (SATCOM): Lebih dari 2.500 km. Dengan sistem Beyond Line-of-Sight (BLOS) melalui satelit ViaSat, drone ini dapat dikendalikan dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala.
      Jangkauan Radio (Line-of-Sight): Lebih dari 250 km jika menggunakan kendali langsung dari stasiun bumi (Ground Control Station).
      -
      2. Ketahanan Terbang (Endurance)
      Durasi: Mampu terbang terus-menerus selama 24 hingga 33 jam dalam satu misi.
      Ketinggian Maksimum: Operasional hingga 30.000 kaki (sekitar 9.144 meter).
      Kecepatan: Kecepatan jelajah sekitar 110 knot (204 km/jam) dengan kecepatan maksimum hingga 117 knot (217 km/jam).
      -
      3. Status Pengadaan di Indonesia
      Kementerian Pertahanan RI memesan 12 unit drone Anka senilai USD 300 juta.
      Pengiriman: Unit pertama telah tiba di Lanud Supadio, Pontianak pada September 2025 untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan dan Laut Natuna Utara.
      Produksi Lokal: Dari total 12 unit, sebanyak 6 unit akan dirakit secara lokal oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebagai bagian dari program transfer teknologi.
      Persenjataan: Sebagai drone kombatan (UCAV), Anka Indonesia dapat dilengkapi dengan amunisi presisi seperti bom mikro cerdas MAM-L buatan Roketsan.
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ---------
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
      ________________________________________
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
      ANKA MALAYDESH Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
      Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaydesh, katanya.
      “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km

      Hapus
    4. 2026 = BATAL F18 KENDALA BIAYA DAN LOGISTIK.
      2025 – 2017 = NGEMIS F18
      -
      Malaydesh has reportedly sought the Kuwaiti jets since at least 2017. The legacy Hornet is thought to “increase the level of preparedness and capability of the RMAF in safeguarding the country’s airspace”
      ________________________________________
      2017 – Awal Mula: Malaydesh mulai melirik jet F/A-18 Hornet milik Kuwait untuk mengisi kekosongan tenaga setelah armada MiG-29N mereka dipensiunkan.
      -
      2021 – Tekanan Meningkat: Pemerintah Malaydesh secara resmi menyatakan keinginan membeli 33 unit Hornet bekas tersebut. Isu ini jadi panas setelah insiden masuknya 16 pesawat militer China ke wilayah udara Malaydesh.
      -
      2023 – Menunggu Kuwait: Malaydesh harus bersabar karena Kuwait baru bisa melepas Hornet lama mereka setelah jet pengganti (Super Hornet baru) dari Boeing tiba.
      -
      Mei - Juli 2024 – Lobi Diplomatik: Menteri Pertahanan Malaydesh aktif melobi Duta Besar Kuwait, dan Panglima TUDM menyiapkan tim teknis untuk terbang ke sana.
      -
      Juni 2025 – Lampu Hijau AS: Kabar gembira datang saat Amerika Serikat dilaporkan memberikan izin transfer jet tersebut kepada Malaydesh.
      -
      November 2025 – Inspeksi Terakhir: Tim teknis TUDM akhirnya mendarat di Kuwait selama dua minggu untuk membongkar dan mengecek kondisi fisik serta jeroan pesawat.
      -
      6 Februari 2026 – Keputusan Pahit: Setelah hasil evaluasi teknis dipelajari, Kabinet Malaydesh secara resmi memutuskan untuk membatalkan pembelian ini.
      -
      26 Februari 2026 – Pengumuman Resmi: Wakil Menteri Pertahanan, Adly Zahari, mengumumkan pembatalan tersebut di Parlemen. Alasannya: butuh 15 bulan cuma untuk modifikasi software dan jadwal pengiriman dari Kuwait yang tidak pasti.
      -
      Sumber Data:
      Informasi ini dirangkum dari laporan resmi Bernama, pengumuman di Parlimen Malaydesh, serta analisis teknis dari Janes Defense.
      ________________________________________
      Laporan Media Internasional & Regional:
      Channel News Asia (CNA): Mengulas secara mendalam dalam artikel opini dan berita bertajuk "Malaydesh’s purchase of Kuwaiti Hornet fighter jets - is it worth it?" yang dipublikasikan pada 20 Oktober 2024. Artikel ini menyebutkan bahwa Malaydesh telah mengincar jet tersebut setidaknya sejak tahun 2017.
      Asian Military Review: Mengonfirmasi bahwa minat Malaydesh dimulai sejak 2017, tepatnya saat armada MiG-29N TUDM mulai dipensiunkan.
      The Defense News & Janes: Media pertahanan global ini sering dikutip oleh situs berita militer seperti M5 Dergi sebagai sumber awal laporan mengenai ketertarikan Malaydesh pada Hornet bekas Kuwait.
      -
      Media Lokal Malaydesh:
      The Star & New Straits Times: Melaporkan pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, pada Oktober 2025 yang menegaskan kembali bahwa akuisisi ini merupakan langkah sementara (stopgap) sebelum pengadaan MRCA baru.
      Bernama (Kantor Berita Nasional): Sumber utama untuk rilis teknis, termasuk laporan kunjungan
      ________________________________________
      🤣ON TERUS BERJAYA = 2026 BERJAYA BATAL🤣

      Hapus
    5. 2026 = BATAL KENDALA BIAYA DAN LOGISTIK.
      GOV NGEMIS = 2017-2025
      BERUK MEMBUAL = 2021-2025
      -
      Malaydesh has reportedly sought the Kuwaiti jets since at least 2017. The legacy Hornet is thought to “increase the level of preparedness and capability of the RMAF in safeguarding the country’s airspace”
      ________________________________________
      2017 – Awal Mula: Malaydesh mulai melirik jet F/A-18 Hornet milik Kuwait untuk mengisi kekosongan tenaga setelah armada MiG-29N mereka dipensiunkan.
      -
      2021 – Tekanan Meningkat: Pemerintah Malaydesh secara resmi menyatakan keinginan membeli 33 unit Hornet bekas tersebut. Isu ini jadi panas setelah insiden masuknya 16 pesawat militer China ke wilayah udara Malaydesh.
      -
      2023 – Menunggu Kuwait: Malaydesh harus bersabar karena Kuwait baru bisa melepas Hornet lama mereka setelah jet pengganti (Super Hornet baru) dari Boeing tiba.
      -
      Mei - Juli 2024 – Lobi Diplomatik: Menteri Pertahanan Malaydesh aktif melobi Duta Besar Kuwait, dan Panglima TUDM menyiapkan tim teknis untuk terbang ke sana.
      -
      Juni 2025 – Lampu Hijau AS: Kabar gembira datang saat Amerika Serikat dilaporkan memberikan izin transfer jet tersebut kepada Malaydesh.
      -
      November 2025 – Inspeksi Terakhir: Tim teknis TUDM akhirnya mendarat di Kuwait selama dua minggu untuk membongkar dan mengecek kondisi fisik serta jeroan pesawat.
      -
      6 Februari 2026 – Keputusan Pahit: Setelah hasil evaluasi teknis dipelajari, Kabinet Malaydesh secara resmi memutuskan untuk membatalkan pembelian ini.
      -
      26 Februari 2026 – Pengumuman Resmi: Wakil Menteri Pertahanan, Adly Zahari, mengumumkan pembatalan tersebut di Parlemen. Alasannya: butuh 15 bulan cuma untuk modifikasi software dan jadwal pengiriman dari Kuwait yang tidak pasti.
      -
      Sumber Data:
      Informasi ini dirangkum dari laporan resmi Bernama, pengumuman di Parlimen Malaydesh, serta analisis teknis dari Janes Defense.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
      horeyyyyy...F18 come to PAPA
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
      ________________________________________
      🤣2017-2025 BERJAYA NGEMIS = 2026 BERJAYA BATAL🤣

      Hapus
    6. KRISIS BERAS IMPOR 500.000 TON DARI INDONESIA
      KRISIS AYAM GPS
      KRISIS DAGING AYAM
      KRISIS DAGING SAPI
      KRISIS DAGING KAMBING
      KRISIS TELUR AYAM
      KRISIS HUTANG
      ________________________________________
      1. KRISIS HUTANG (TREN MENINGKAT)
      Beban Negara: Utang Pemerintah Federasi melonjak dari RM1,25 triliun (2024) menjadi proyeksi RM1,3 triliun (2025), mencapai 69% dari PDB.
      Beban Rumah Tangga: Sangat tinggi di angka RM1,73 triliun (85,8% PDB) pada 2025, membatasi daya beli masyarakat.
      -
      2. KRISIS BERAS (KETAHANAN PANGAN)
      Pemicu: Larangan ekspor India (2023) memicu lonjakan harga Beras Impor (BPI) dan kelangkaan Beras Lokal (BPT) karena panic buying.
      Pemulihan: Tahun 2025, Malaydesh mulai mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (Kalimantan Barat) untuk menstabilkan stok, terutama di Sarawak.
      -
      3. KRISIS UNGGAS & TELUR (KETERGANTUNGAN PAKAN)
      Ayam: Berubah dari eksportir menjadi net importer (Juli 2025). Subsidi dicabut (2023) untuk menyeimbangkan pasar setelah sempat melarang ekspor pada 2022.
      Telur: Sempat impor darurat dari India (2022). Per Agustus 2025, subsidi telur dihapus sepenuhnya untuk menghemat anggaran negara RM1,2 miliar.
      Penyebab: Kenaikan harga pakan global (jagung/kedelai) akibat konflik geopolitik.
      -
      4. DAGING MERAH (SAPI & KAMBING)
      Kemandirian Rendah: Malaydesh bergantung pada 90% impor untuk kebutuhan daging sapi.
      Masalah Utama: Biaya produksi lokal tinggi, isu daging ilegal di perbatasan (2024), dan pelemahan Ringgit yang membuat harga daging impor makin mahal hingga 2025.
      -
      5. KRISIS AYAM GPS - RILIS RESMI PEMERINTAH AS (USTR):
      Dokumen utama bersumber dari Office of the United States Trade Representative (USTR) melalui Fact Sheet berjudul "United States and Malaysia Reach Agreement on Reciprocal Trade" yang diterbitkan pada 15 Oktober 2025. Dokumen ini secara resmi merinci komitmen Malaysia dalam memberikan akses pasar preferensial bagi produk pertanian Amerika Serikat, yang mencakup prioritas pada genetika unggas (GPS)
      ________________________________________
      GAME OVER
      -
      2026: GAME OVER (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.

      Hapus
  20. Ala rileks la..... INDIANESIA lagi HEBAT....SIGN KONTRAK KOSONG IS REAL..... 🔥🔥🤣🤣🤣



    1. SU35 - NGEPRANK BATAL TAK BAYAR WANG MUKA.. 🙏🙏🤣

    2. F15 - NGEPRANK SIGN KONTRAK KOSONG.. 🤣🤣🤣

    3. J10 RONGSOK - KATANYA SEBENTAR LAGI TERBANG DI JAKARTA TERNYATA BARU SEBATAS KAJIAN.. 🤭🤭🤣🤣

    4. MIRAGE RONGSOK - SIGN KONTRAK KOSONG TERNYATA BATAL TIADA WANG... 🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ------------------
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      -------------------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set

      Hapus
    2. MANA LCS SITTING DUCK....
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 10.17
      saya satu je.... sudah OKTOBER ni..kapal PPAnya mana...? HAHAHAHAH
      -
      MMW28 Oktober 2024 pukul 14.50
      Aku nak tanya satu je....PPA mana?
      Dah nak masuk bulan November dah nie....
      🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
      ----------------
      TIAP TAHUN TIPU-TIPU LCS DIJANGKA
      -
      2011 PENGADAAN LCS = Pengadaan enam LCS pada 2011 itu juga dilakukan tanpa tender terbuka. Kapal-kapal itu akan dibangun di Galangan Kapal Boustead dan unit pertama sedianya dikirim pada 2019.
      -----
      2019 LCS DIJANGKA = KD Maharaja Lela setelah ditugaskan, diluncurkan secara seremonial pada Agustus 2017. Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019
      ------
      2022 LCS DIJANGKA = menurut jadual asal, setakat Ogos 2022 sepatutnya lima buah kapal LCS harus disiap dan diserahkan kepada TLDM.
      -----
      2023 LCS DIJANGKA = Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019, dengan kapal terakhir dijadwalkan untuk serah terima pada Juni 2023. Namun, progres kapal pertama baru sekitar 60% selesai
      -----
      2025 LCS DIJANGKA = Kapal pertama Littoral Combat Ship (LCS) TLDM itu dijangka hanya akan siap pada tahun 2025, iaitu 12 tahun selepas projek itu bermula pada Oktober 2013 dan kerajaan telah memPAY RM6 bilion kepada kontraktor utama projek itu.
      -----
      2026 LCS DIJANGKA = Lima kapal LCS akan diserahkan kepada TLDM secara berperingkat dengan kapal pertama dijangka diserahkan pada penghujung 2026
      -----
      2029 LCS DIJANGKA = TLDM hanya akan dapat memperoleh kelima-lima LCS pada 2029 berbanding kontrak asal di mana 5 kapal LCS itu sepatutnya diserahkan pada 2022..
      -----
      17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD
      ==================
      ==================
      2 PPA/MCS
      -
      1. Unit Pertama: KRI Brawijaya-320
      Status: Sudah diserahkan secara resmi dan telah tiba di Indonesia.
      Waktu Penyerahan: Diserahkan di Muggiano, Italia pada Juli 2025.
      Kedatangan: Memasuki wilayah perairan Indonesia pada September 2025 setelah melakukan pelayaran lintas samudra (ferry flight) dari Italia.
      -
      2. Unit Kedua: KRI Prabu Siliwangi-321
      Status: Resmi diserahkan kepada TNI AL.
      Waktu Penyerahan: Upacara serah terima dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Galangan Fincantieri, Muggiano, La Spezia, Italia.
      Pejabat Terkait: Diterima langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang mewakili Menteri Pertahanan RI.

      Hapus
    3. 2026 : CANCELLED F18 KUWAIT
      2025 : F18 CRASH BIRD STRIKE
      2019 : F18 TURBINE FAILURE DURING TAKEOFF AT LIMA AIRSHOW.
      2017 : F18 EMERGENCY LANDING DUE TO LANDING GEAR ISSUE
      2003 : F18 RUNWAY SKID IN KUCHING DUE TO TIRE BURST..
      -----
      RMAF F/A-18D Hornet Crash
      • Date: August 21, 2025
      • Location: Kuantan Air Base, Malaydesh
      • Aircraft: F/A-18D Hornet (two-seater variant)
      • Event: The jet burst into flames during takeoff and crashed shortly after.
      🐦 Cause of the Crash
      • Confirmed Cause: A bird strike
      • Details:
      o A purple heron collided with the aircraft’s left engine during takeoff.
      o The bird strike occurred at a critical moment when the jet was accelerating at 146 knots and had just lifted to about 10 meters altitude.
      o The crew ejected approximately 50 meters from the aircraft.
      • Investigation:
      o Conducted by RMAF with support from STRIDE, the Chemistry Department, Perhilitan (wildlife agency), and the U.S. Navy.
      o Bone fragments from the bird were analyzed to confirm species.
      🧭 Aftermath
      • Safety Record: This was the first crash of an RMAF F/A-18D Hornet since its induction.
      • Previous Incidents:
      o 2003: Runway skid in Kuching due to tire burst.
      o 2017: Emergency landing due to landing gear issue.
      o 2019: Turbine failure during takeoff at LIMA airshow.
      ________________________________________
      IDN : SHOPPING VERSUS MY : CANCELLING
      IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
      IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
      -
      INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALAYDESH.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
      39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.
      ________________________________________
      🤣2026 : BATAL = 2025 : CRASH BIRD STRIKE🤣

      Hapus
    4. IMPOR 500.000 TON DARI INDONESIA
      IMPOR AYAM GPS USA
      IMPOR DAGING AYAM
      IMPOR DAGING SAPI
      IMPOR DAGING KAMBING
      IMPOR TELUR AYAM
      KRISIS HUTANG GOVERMENT - HOUSEHOLD
      ________________________________________
      1. KRISIS HUTANG: Utang Pemerintah melonjak ke proyeksi RM1,3 triliun (69% PDB) pada 2025. Utang rumah tangga juga sangat tinggi di angka RM1,73 triliun (85,8% PDB), yang menekan daya beli masyarakat.
      -
      2. KRISIS BERAS: Dipicu larangan ekspor India (2023), Malaysia mengalami kelangkaan stok lokal. Sebagai solusi, per April 2025 Malaysia mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (Kalimantan Barat) untuk menstabilkan pasokan, khususnya di Sarawak.
      -
      3. UNGGAS & TELUR: Malaysia menjadi net importer ayam mulai Juli 2025 setelah pencabutan subsidi. Per 1 Agustus 2025, subsidi telur dihapus sepenuhnya untuk menghemat anggaran negara sebesar RM1,2 miliar per tahun.
      -
      4. DAGING MERAH: Kemandirian sangat rendah dengan ketergantungan 90% pada impor daging sapi. Masalah diperparah oleh biaya pakan yang tinggi dan pelemahan nilai tukar Ringgit.
      -
      5. IMPOR AYAM GPS: Melalui perjanjian ART (Oktober 2025), Malaysia memberikan akses pasar preferensial kepada Amerika Serikat untuk mengekspor genetika unggas (GPS) guna memperkuat indukan dalam negeri sesuai standar USTR.
      ________________________________________
      2004 - 2007: ERA AWAL JANJI MANIS (PRANK CHINA & PRANCIS) =
      -
      Januari 2004 (TIPU CHINA - KS-1A): Najib Razak menyatakan setuju secara prinsip membeli rudal jarak menengah KS-1A dari China dengan imbalan transfer teknologi. Hasil: Tidak pernah terealisasi.
      -
      Mei 2007 (TIPU PRANCIS - DASSAULT): Negosiasi pembelian 18 jet tempur Rafale senilai USD 2 miliar dimulai. Hasil: Hanya berakhir sebagai wacana bertahun-tahun tanpa kontrak efektif.
      ________________________________________
      2016 - 2017: PUNCAK MANIPULASI ALUTSISTA (PRANK NEXTER & PSIM FAKE)
      -
      April 2016 (TIPU PRANCIS - NEXTER): Penandatanganan Letter of Intent (LoI) di DSA 2016 untuk 20 unit artileri Caesar 155mm. Hasil: Batal/Prank.
      -
      Agustus 2017 (TIPU SULTAN - PSIM FAKE): Peluncuran kapal LCS pertama. Sidang PAC mengungkapkan bahwa modul PSIM (Integrated Mast) yang dipasang saat seremoni adalah palsu/dummy. Modul dilepas segera setelah acara selesai untuk pemasangan hanggar.
      ________________________________________
      2019 - 2021: KEGADUHAN JET TEMPUR (PRANK PAKISTAN, INDIA, & SLOVAKIA)
      -
      Maret 2019 (TIPU PAKISTAN - JF-17): Pejabat pertahanan Pakistan mengklaim minat serius Malaydesh pada JF-17 Thunder saat kunjungan PM Mahathir. Hasil: Dibantah/Tidak difinalisasi.
      -
      Oktober 2021 (TIPU INDIA - TEJAS): Laporan negosiasi tingkat lanjut untuk mengganti MiG-29 dengan Tejas buatan India. Hasil: Kandas, kontrak akhirnya jatuh ke FA-50 Korea Selatan.
      -
      2021 (TIPU SLOVAKIA - KDS): Rencana pembelian artileri EVA 155mm dari Slovakia mencuat ke publik. Hasil: Menguap tanpa kejelasan.
      ________________________________________
      2022 - 2024: PRANK REGIONAL & KONTRAK GANTUNG (TURKI & INDONESIA)
      -
      Juni 2022 (TIPU INDONESIA - PT PAL): Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada bulan Agustus. Hasil: Hingga kini kontrak tersebut tidak pernah ditandatangani ("Gantung").
      -
      Juli 2024 (TIPU TURKI - YAVUZ): Kementerian Pertahanan meninjau ulang rencana akuisisi Yavuz 155mm dari MKE Turki. Hasil: Menambah daftar panjang alutsista yang "hampir" dibeli namun batal.
      ________________________________________
      2025 - 2026: SKANDAL GLOBAL & "GAME OVER" (FIFA & CAS)
      -
      Juni 2025 (AWAL TIPU NATURALISASI): Klaim residensi 10 tahun dan dokumen garis keturunan untuk 7 pemain naturalisasi diajukan ke FIFA.
      -
      5-6 Maret 2026 (TIPU FIFA - GAGAL BANDING CAS): Puncak Kehancuran. CAS menolak banding FAM. Terbukti secara hukum melakukan manipulasi data terorganisir dan pemalsuan dokumen kakek/nenek pemain.
      Status: "Game Over". Sanksi denda 350rb CHF, skorsing 1 tahun bagi pemain, dan pengurangan poin kualifikasi.

      Hapus
  21. Nggak bisa berkata-kata dah cuma bisa,, bwahahaha🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  22. GORILLA JANGAN BUAT BUAT LUPA ya guys... 🔥🔥🤣🤣🤣



    Alasan Indonesia Batal Beli Pesawat Tempur F-15EX

    https://www.tempo.co/politik/alasan-indonesia-batal-beli-pesawat-tempur-f-15ex-2112559

    BalasHapus
    Balasan
    1. JVC = 48 KAAN GEN 5 (INDONESIA-TURKI)
      -
      Joint Venture Company atau kerja sama industri antara Indonesia dan Turki untuk pengadaan serta pengembangan pesawat tempur generasi kelima, KAAN.
      Berikut adalah poin-poin penting mengenai kerja sama tersebut:
      Kesepakatan Pembelian: Indonesia telah menandatangani kontrak resmi untuk membeli 48 unit jet tempur KAAN dari Turkish Aerospace Industries (TAI). Kontrak ini diperkirakan bernilai sekitar 10 miliar dolar AS atau Rp162 triliun.
      Kerja Sama Industri (Joint Venture): Perjanjian ini melibatkan keterlibatan industri pertahanan lokal, yaitu PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT Republik Aero Dirgantara, untuk kolaborasi dalam bidang produksi, rekayasa, dan transfer teknologi.
      Kemandirian Mesin: Pesawat yang akan dikirim ke Indonesia akan menggunakan mesin TEF 35.000 buatan Turki sepenuhnya. Hal ini memastikan pengiriman tidak terhambat oleh masalah lisensi ekspor dari Amerika Serikat yang sebelumnya sempat menahan pasokan mesin F110.
      Jadwal Pengiriman: Pengiriman unit pesawat kepada TNI AU dijadwalkan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2028 hingga 2035.
      Status Pesawat: KAAN adalah jet tempur siluman (stealth) generasi kelima yang mampu beroperasi di segala cuaca dan dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI) serta sensor canggih.
      ---------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
      ---------
      Indonesia and Turkey have collaborated on missile development and purchases, including air defense missiles, cruise missiles, and fast missile boats.
      Missile development
      • Kaplan APC
      A new armored personnel carrier (APC) that can accommodate up to 13 people. The APC will be manufactured in Turkey, with the second and subsequent APCs manufactured in Indonesia.
      • Joint production of anti-ship cruise missiles
      Turkey and Indonesia are collaborating to jointly produce anti-ship cruise missiles in Indonesia.
      Missile purchases
      • ATMACA missiles
      The Turkish company Rocketsan supplied ATMACA missiles to Indonesia to modernize the armaments of Indonesian Navy warships.
      • SUNGUR air defense missile system
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the SUNGUR air defense missile system.
      • ÇAKIR cruise missile
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the ÇAKIR cruise missile.
      Fast missile boats
      • The Indonesian Ministry of Defense purchased two combat mission fast missile boats (NB74 and NB75) from TAIS, a consortium of five Turkish shipyards. The boats are armed with anti-ship missiles, gun or torpedoes

      Hapus
    2. F18 2021-2025
      PEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
      BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
      ________________________________________
      🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
      Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
      Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
      Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
      ________________________________________
      🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
      Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
      Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
      ________________________________________
      🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
      Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
      Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
      Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
      ________________________________________
      🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
      Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
      Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
      ________________________________________
      🗓️2026 = CANCELLED F18
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
      BEZA ya guys... HAHAHAHA
      MALAYDESH...
      F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYDESH nanti...
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
      INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
      18 Buah Su 30MKM
      17 Buah Bae hawk 108/208
      8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
      18 +18 Buah FA-50M Block 20
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

      Hapus
    3. IDN : SHOPPING VERSUS MY : CANCELLING
      IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
      IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
      -
      RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ________________________________________
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set

      Hapus
    4. IMPOR 500.000 TON DARI INDONESIA
      IMPOR AYAM GPS USA
      IMPOR DAGING AYAM
      IMPOR DAGING SAPI
      IMPOR DAGING KAMBING
      IMPOR TELUR AYAM
      KRISIS HUTANG GOVERMENT - HOUSEHOLD
      ________________________________________
      1. KRISIS HUTANG (TREN MENINGKAT)
      Beban Negara: Utang Pemerintah Federasi melonjak dari RM1,25 triliun (2024) menjadi proyeksi RM1,3 triliun (2025), mencapai 69% dari PDB.
      Beban Rumah Tangga: Sangat tinggi di angka RM1,73 triliun (85,8% PDB) pada 2025, membatasi daya beli masyarakat.
      -
      2. KRISIS BERAS (KETAHANAN PANGAN)
      Pemicu: Larangan ekspor India (2023) memicu lonjakan harga Beras Impor (BPI) dan kelangkaan Beras Lokal (BPT) karena panic buying.
      Pemulihan: Tahun 2025, Malaydesh mulai mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (Kalimantan Barat) untuk menstabilkan stok, terutama di Sarawak.
      -
      3. KRISIS UNGGAS & TELUR (KETERGANTUNGAN PAKAN)
      Ayam: Berubah dari eksportir menjadi net importer (Juli 2025). Subsidi dicabut (2023) untuk menyeimbangkan pasar setelah sempat melarang ekspor pada 2022.
      Telur: Sempat impor darurat dari India (2022). Per Agustus 2025, subsidi telur dihapus sepenuhnya untuk menghemat anggaran negara RM1,2 miliar.
      Penyebab: Kenaikan harga pakan global (jagung/kedelai) akibat konflik geopolitik.
      -
      4. DAGING MERAH (SAPI & KAMBING)
      Kemandirian Rendah: Malaydesh bergantung pada 90% impor untuk kebutuhan daging sapi.
      Masalah Utama: Biaya produksi lokal tinggi, isu daging ilegal di perbatasan (2024), dan pelemahan Ringgit yang membuat harga daging impor makin mahal hingga 2025.
      -
      5. KRISIS AYAM GPS - RILIS RESMI PEMERINTAH AS (USTR):
      Dokumen utama bersumber dari Office of the United States Trade Representative (USTR) melalui Fact Sheet berjudul "United States and Malaysia Reach Agreement on Reciprocal Trade" yang diterbitkan pada 15 Oktober 2025. Dokumen ini secara resmi merinci komitmen Malaysia dalam memberikan akses pasar preferensial bagi produk pertanian Amerika Serikat, yang mencakup prioritas pada genetika unggas (GPS)
      ________________________________________
      DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

      Hapus
  23. KOCAK ....
    2026 = CANCELLED F18
    2026 = FREEZES PROCUREMENT
    2025 = CANCELLED BLACKHAWK
    2025 = CANCELLED LIGHT TWIN HELO
    2023 = CANCELLED 5 PROCUREMENT
    -
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
    -
    Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
    -
    Keputusan Akhir: Pemerintah Malaydesh secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
    Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaydesh saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
    -
    Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaydesh yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
    -
    Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
    ________________________________________
    MAHATHIR = MALAS MISKIN
    menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
    -
    Sumber Berita:
    The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
    Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
    Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
    -
    ANWAR IBRAHIM = MISKIN
    “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
    -
    Sumber Berita:
    Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
    Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
    The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".


    BalasHapus
  24. KOCAK ....
    2026 = CANCELLED F18
    2026 = FREEZES PROCUREMENT
    2025 = CANCELLED BLACKHAWK
    2025 = CANCELLED LIGHT TWIN HELO
    2023 = CANCELLED 5 PROCUREMENT
    -
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
    -
    Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
    -
    Keputusan Akhir: Pemerintah Malaydesh secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
    Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaydesh saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
    -
    Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaydesh yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
    -
    Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
    ________________________________________
    BLACKHAWK = GAGAL
    BLACKHAWK = GAGAL
    BLACKHAWK = GAGAL
    Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
    "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
    ---
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation


    BalasHapus
  25. F18 2021-2025
    PEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
    BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
    ________________________________________
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    ________________________________________
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    ________________________________________
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    ________________________________________
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    🗓️2026 = CANCELLED F18
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALAYDESH...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYDESH nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  26. BABU KAUM WANITA......
    MMW 21 April 2025 pukul 10.48
    YUPP tahun 2025 kami negara MISKIN
    Sementara pendapatan Isteri saya pula dua kali lipat pendapatan saya. Household income kami secara kasar sebulan tahun 2025 = RM25.000 sebulan..........
    --------------------
    1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
    • Utang akhir 2024: RM 1.25 triliun
    • Utang akhir Juni 2025: RM 1.30 triliun
    • Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
    2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
    1.30 triliun = 1,300,000,000,000
    Per Orang = 1,300,000,000,000/35,977,838 : RM 36,139 per orang
    3️⃣ Ringkasan dalam tabel
    Periode Total Utang (RM Triliun) Penduduk (Jiwa) Utang per Orang (RM) Kenaikan per Orang (RM)
    Akhir 2024 1.25 35,977,838 34,735 –
    Juni 2025 1.30 35,977,838 36,139 +1,404
    4️⃣ Analisis
    • Dalam 6 bulan pertama 2025, utang per penduduk naik sekitar RM 1,404.
    • Kenaikan ini setara dengan +4% dibanding akhir 2024.
    • Artinya, setiap warga Malaydesh secara rata-rata “menanggung” tambahan utang sekitar RM 234 per bulan selama periode tersebut.
    --------------------
    1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
    • Utang rumah tangga (akhir Maret 2025): RM 1.65 triliun
    • Persentase terhadap PDB: 84.3%
    • Jumlah penduduk Malaydesh pertengahan 2025: 35,977,838 jiwa
    2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
    Utang per orang =1,650,000,000,000/35,977,838 : RM 45,859 per orang
    3️⃣ Ringkasan dalam tabel
    Periode Total Utang Rumah Tangga (RM Triliun) Penduduk (Jiwa) Utang per Orang (RM)
    Maret 2025 1.65 35,977,838 45,859
    4️⃣ Analisis
    • Setiap penduduk Malaydesh, secara rata-rata, “menanggung” utang rumah tangga sekitar RM 45,859.
    • Angka ini lebih tinggi dibanding utang per kapita pemerintah federal yang kita hitung sebelumnya (sekitar RM 36 ribu per orang).
    • Jika digabungkan (utang pemerintah + utang rumah tangga), beban utang total per kapita bisa mendekati RM 82 ribu.
    Rasio 84.3% dari PDB menunjukkan bahwa utang rumah tangga Malaydesh relatif tinggi dibanding ukuran ekonominya, yang dapat memengaruhi daya beli dan risiko keuangan rumah tangga jika suku bunga
    --------------------
    GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
    Federal Government Debt
    • End of 2024: RM 1.25 trillion
    • End of June 2025: RM 1.3 trillion
    • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
    Household Debt
    2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
    --------------------------
    MY = HUTANG > TAS, JET PRIBADI, FILM, PROPERTI, KOTA HANTU
    SG = HUTANG > ASSET
    TH = HUTANG > ASSET
    PH = HUTANG > ASSET
    VN = HUTANG > ASSET
    ID = HUTANG > ASSET
    ============
    SKANDAL 1MDB = USD 4,5 MILIAR
    Skandal 1MDB dan kegagalan proyek Forest City menggambarkan dua sisi kelam dari pengelolaan dana besar di Malaydesh. Dana investasi 1MDB sebesar USD 4,5 miliar diselewengkan oleh pejabat tinggi dan rekanan mereka untuk membeli barang mewah, properti elit, karya seni, jet pribadi, dan bahkan mendanai film Hollywood. Tokoh-tokoh seperti Najib Razak, Jho Low, dan Riza Aziz terlibat dalam jaringan pencucian uang lintas negara yang menyebabkan kerugian besar dan memicu penyitaan aset oleh otoritas internasional. Skandal ini menjadi simbol korupsi global yang merusak kepercayaan publik dan reputasi negara.
    --------------
    FOREST CITY = KOTA HANTU USD 100 MILLIAR
    Forest City yang digadang-gadang sebagai kota futuristik senilai USD 100 miliar berubah menjadi kota hantu akibat krisis keuangan pengembang, pandemi, dan minimnya minat pasar. Proyek ini gagal memenuhi janji pembangunan ekonomi dan sosial, menyebabkan kerugian investasi, infrastruktur terbengkalai, serta ketimpangan sosial di masyarakat lokal. Kedua kasus ini menunjukkan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan perencanaan yang realistis dalam pengelolaan mega proyek dan dana publik agar tidak berujung pada kegagalan dan penderitaan rakyat

    BalasHapus
  27. GORILLA JANGAN BUAT BUAT LUPA ya guys... F15 SIGN KONTRAK KOSONG..... 🔥🔥🤣🤣🤣



    Alasan Indonesia Batal Beli Pesawat Tempur F-15EX

    https://www.tempo.co/politik/alasan-indonesia-batal-beli-pesawat-tempur-f-15ex-2112559

    BalasHapus
    Balasan
    1. USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      ---------------------------
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis.
      ------------------
      Indonesia – Turki (G20 & MIKTA) > USD 12-13 MILLIAR
      1. Jet Tempur KAAN
      Indonesia jadi pembeli ekspor pertama (2025).
      48 unit, kontrak ±10 miliar USD.
      -
      2. Fregat I-Class
      Pilihan desain Turki untuk armada laut.
      2 unit (opsi tambahan).
      -
      3. Rudal Atmaca & Torpedo Akya
      Ganti rudal Barat dengan teknologi Turki.
      -
      4. Drone ANKA
      Skema ToT dengan PTDI.
      12 unit (6 dari Turki, 6 dirakit di Indonesia).
      -
      5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
      Pengadaan UCAV.
      60 unit TB3, 6 unit AKINCI.
      -
      6. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
      Proyek kerja sama industri pertahanan.
      18 unit awal, target >100 unit.
      -
      7. Sistem Pertahanan Udara KHAN & Trisula (Hisar)
      KHAN: rudal balistik taktis (1–2 baterai).
      Trisula: pertahanan jarak menengah (untuk Kalimantan).
      -
      8. Rudal Jelajah Çakır
      Produksi lokal dengan ToT.
      -
      9. Rudal Sungur (VSHORAD)
      Pembelian + penjajakan alih teknologi.
      -
      10. Kapal Cepat Rudal FACM-70 (KCR 70)
      TAIS Shipyard bangun 2 unit (2024).
      -
      11. APC Kaplan
      Prototipe kerja sama PT Pindad & FNSS.
      -
      12. Radio Militer SDR
      Litbang Aselsan + PT LEN & Wellracom.
      -
      13. IFV Generasi Baru
      R&D PT Pindad & FNSS.
      -
      14. Produksi Bersama Bayraktar TB3
      Skema ToT + pelatihan + integrasi UAV maritim.
      -
      15. Kerja Sama Kapal Selam
      Penjajakan proyek alternatif di Indo Defence 2025.
      =================
      =================
      💰 Total Pengadaan Militer Malondesh dari Turki
      > US$1,17 miliar
      1. Kapal Perang (Laut) — >US$1 Miliar
      LMS Batch 2 (Kelas Ada): 3 korvet, estimasi US$600–800 juta.
      MPMS (Multi-Purpose Mission Ship): 1 kapal, US$68,8 juta.
      -
      2. Drone & Sistem Udara — US$91,6 Juta
      UAV Anka-S: 3 unit, kontrak US$91,6 juta
      Persenjataan Darat & Rudal — >US$20 Juta
      -
      3. ATGM Karaok: 18 peluncur + 108 rudal, estimasi US$20 juta.


      Hapus
    2. SHOPPING - KAYA =
      -
      1. Jet Tempur Siluman KAAN 48 Unit.
      Sumber Berita: Defense News, The Diplomat, dan AeroTime.
      ---------------
      2. Kapal Perang Fregat Kelas-İstif (I-Class) 2 Unit
      Sumber Berita: Naval News dan Janes Defense.
      ---------------
      3. Rudal Jelajah Atmaca & Torpedo Akya
      Sumber Berita: Naval Post dan Military Leak.
      ---------------
      4. Drone ANKA 12 Unit
      Sumber Berita: Reuters dan C4ISRNET.
      ---------------
      5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
      Sumber Berita: Breaking Defense dan The Defense Post.
      Jumlah: 60 Unit TB3 dan 6 Unit AKINCI.
      ---------------
      6. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
      Sumber Berita: Army Recognition dan FNSS Media.
      ---------------
      7. Sistem Pertahanan Udara (ADS) Trisula & KHAN
      Sumber Berita: Defense Turkey dan Janes.
      Jumlah:
      KHAN: 1-2 Baterai (pengiriman tahap pertama telah tiba).
      Trisula (ADS): Tidak disebutkan jumlah unit peluncur secara detail, namun direncanakan melindungi titik-titik vital di Kalimantan.
      ---------------
      8. Rudal Jelajah Çakır
      Sumber Berita: Antara News, Roketsan Media, dan Republicorp.
      Narasi: Proyek ini difokuskan pada produksi lokal rudal jelajah Çakır di Indonesia melalui proses transfer teknologi (ToT)
      ---------------
      9. Rudal Pertahanan Udara Sungur
      Sumber Berita: TRT World dan Kementerian Pertahanan RI.
      Narasi: VSHORAD Sungur Perjanjian ini tidak hanya mencakup pembelian unit, tetapi juga penjajakan alih teknologi untuk pembuatan serta pemeliharaan rudal di Indonesia.
      ---------------
      10. Kapal Cepat Rudal FACM-70 (KCR 70)
      Sumber: East Asia Forum, Naval News.
      Jumlah: 2 Unit (Tahap awal).
      ---------------
      11. Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (APC) Kaplan
      Sumber: East Asia Forum, LinkedIn Defence Analysis.
      Jumlah: Tahap awal pengembangan prototipe.
      ---------------
      12. Modernisasi Sistem Radio Militer (Software-Defined Radio)
      Sumber: Antara News, Aselsan Media.
      ---------------
      13. Pengembangan Kendaraan Tempur Infanteri (IFV)
      Sumber: Antara News.
      ---------------
      14. Kerja Sama Produksi Bersama Drone Bayraktar TB3
      Sumber: TVRI News, AP-Law Solution.
      ---------------
      15. Kerja Sama Strategis Kapal Selam
      Sumber: Instagram News (Reel), Indo Defence Update
      ----------------------------
      KAYA .....
      DAFTAR PENGADAAN ALUTSISTA ON PROGRESS
      2 KRI Frigate Brawijaya Class dari Italia
      2 KRI Frigate Merah Putih dari PT PAL
      2 KRI Frigate Istif Class dari Turkiye
      1 KRI Rigel Class dari Palindo/Jerman
      2 KRI Kapal Cepat Rudal dari Turkiye
      1 KRI Kapal Cepat Rudal dari Tesco Bekasi
      2 KS Scorpene dari Perancis & PT PAL
      1 Kapal Induk Giribaldi dari Italia
      1 Kapal LHD Helikopter dari PT PAL
      42 Jet Tempur Rafale dari Perancis
      48 Jet Tempur IFX kerjasama Korsel RI
      48 Jet Tempur KHAAN dari Turkiye
      6 Jet Tempur T50 dari Korsel
      2 Pesawat angkut A400M dari Spanyol
      13 Radar GCI dari Thales Perancis
      12 Radar Retia dari Retia
      3 Baterai Rudal Balistik KHAN Turkiye
      3 Baterai Rudal ADS Trisula dari Turkiye
      22 Helikopter Blackhawk dari AS
      12 Drone Anka dari Turkiye
      60 Drone Bayraktar TB3 dari Turkiye
      45 Rudal anti kapal Atmaca dari Turkiye

      Hapus
    3. SHOPPING KAYA versus MISKIN
      INDONESIA TURKEY = USD 12-13 MILLIAR
      MALAYDESH TURKEY = USD 1,17 MILLIAR
      ---------------
      Total nilai kemitraan pertahanan Indonesia-Turki hingga 2026 diperkirakan mencapai 12 hingga 13 miliar USD (sekitar Rp187 - Rp202 triliun).
      1. Jet Tempur Siluman KAAN
      Kesepakatan ini merupakan ekspor militer terbesar dalam sejarah Turki yang ditandatangani pada pertengahan 2025.
      Nilai Kontrak: 10 Miliar USD (setara ± Rp162 triliun).
      Jumlah: 48 Unit.
      Spesifikasi: Jet generasi kelima dengan kemampuan siluman (stealth), sistem berbasis AI, dan 8 internal weapon bay.
      -
      2. Kapal Cepat Rudal (KCR) 70M
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 180 - 200 juta USD (± Rp2,8 - Rp3,1 triliun) untuk 2 unit pertama.
      Jumlah: 2 Unit (NB74 dan NB75).
      -
      3. Kapal Perang Fregat Kelas-İstif (I-Class)
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 1 miliar USD (± Rp15,6 triliun) untuk 2 unit pertama.
      -
      4. Drone ANKA
      Nilai Kontrak: 300 juta USD (sekitar Rp4,5 triliun).
      -
      5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 400 - 600 juta USD.
      -
      6. Rudal Jelajah Atmaca & Torpedo Akya
      Estimasi Nilai Kontrak: Lebih dari 500 juta USD.
      Rincian: Indonesia memberikan kontrak awal untuk pengadaan sekitar 45 unit rudal Atmaca. Mengingat rudal ini direncanakan untuk mempersenjatai lebih dari 41 kapal perang TNI AL (termasuk Fregat I-Class dan Kapal Cepat Rudal), nilai total diperkirakan akan terus bertambah seiring penambahan pesanan stok.
      -
      7. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
      Nilai Kontrak Tahap Awal: Sekitar 135 juta USD (untuk fase pertama).
      Rincian: Kontrak awal untuk 18 unit memiliki nilai sekitar 135 juta USD. Namun, dengan target kebutuhan total TNI AD mencapai lebih dari 100 unit [Data User], nilai proyek jangka panjang ini diperkirakan akan melampaui 800 juta USD yang dikelola melalui kerja sama PT Pindad dan FNSS Turki.
      -
      8. Sistem Pertahanan Udara (ADS) KHAN & Trisula
      Estimasi Nilai Kontrak: Ratusan juta dolar AS.
      Rincian: Meskipun angka pasti untuk sistem Trisula (Hisar) belum dipublikasikan secara mendetail, pengadaan sistem rudal balistik taktis KHAN telah terealisasi dengan pengiriman tahap pertama ke Kalimantan pada Agustus 2025.
      ======================
      ======================
      Total nilai pengadaan militer Malondesh dari Turkiye, berdasarkan rincian yang Anda berikan, diperkirakan mencapai lebih dari US$1,17 miliar
      1. Kapal Perang (Sektor Laut) — Est. >US$1 Miliar
      LMS Batch 2 (Kelas Ada): Kontrak untuk tiga kapal korvet kelas Ada estimasi industri untuk kapal sejenis berada di kisaran US$600 juta - US$800 juta.
      Multi-Purpose Mission Ship (MPMS): Akuisisi kapal misi serbaguna dari galangan kapal Desan pada Maret 2025 bernilai US$68,8 juta.
      -
      2. Drone dan Sistem Udara — Est. US$91,6 Juta
      UAV Anka-S: Kontrak yang ditandatangani dengan Turkish Aerospace Industries (TAI) untuk tiga unit drone Anka-S bernilai US$91,6 juta. Drone ini dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada tahun 2026 untuk mengawasi Laut China Selatan.
      -
      3. Persenjataan Darat dan Rudal — Est. US$20 Juta+
      ATGM Karaok: Malondesh mengakuisisi 18 unit peluncur dan 108 rudal anti-tank Karaok dari Roketsan dengan perkiraan nilai kontrak sekitar US$20 juta

      Hapus
    4. SHOPPING KAYA 12 -13 MILIAR USD
      ---------------
      Total nilai kemitraan pertahanan Indonesia-Turki hingga 2026 diperkirakan mencapai 12 hingga 13 miliar USD (sekitar Rp187 - Rp202 triliun).
      1. Jet Tempur Siluman KAAN
      Kesepakatan ini merupakan ekspor militer terbesar dalam sejarah Turki yang ditandatangani pada pertengahan 2025.
      Nilai Kontrak: 10 Miliar USD (setara ± Rp162 triliun).
      Jumlah: 48 Unit.
      -
      2. Kapal Cepat Rudal (KCR) 70M
      Pengadaan ini bertujuan untuk memperkuat armada pemukul TNI AL dengan kapal yang memiliki mobilitas tinggi dan daya gempur rudal.
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 180 - 200 juta USD (± Rp2,8 - Rp3,1 triliun) untuk 2 unit pertama.
      Jumlah: 2 Unit (NB74 dan NB75).
      -
      3. Kapal Perang Fregat Kelas-İstif (I-Class)
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 1 miliar USD (± Rp15,6 triliun) untuk 2 unit pertama.
      Rincian: Harga rata-rata per unit fregat kelas ini adalah sekitar 500 juta USD. Kontrak ini biasanya mencakup desain, integrasi sistem persenjataan Turki (seperti rudal Atmaca dan sensor Gokdeniz), serta opsi transfer teknologi untuk pembangunan unit selanjutnya di galangan kapal lokal.
      -
      4. Drone ANKA
      Nilai Kontrak: 300 juta USD (sekitar Rp4,5 triliun).
      Rincian: Kontrak ini mencakup 12 unit drone tempur ANKA (6 unit CBU dari Turki dan 6 unit dirakit oleh PT Dirgantara Indonesia). Nilai tersebut sudah termasuk sistem kontrol darat (Ground Control Station), pelatihan, dan logistik selama 24 bulan.
      -
      5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 400 - 600 juta USD.
      Rincian: Indonesia memesan 60 unit TB3 dan 9 unit AKINCI. Berdasarkan harga ekspor TB3 ke negara lain (sekitar 6–7 juta USD per unit), total kontrak untuk unit-unit ini diperkirakan mencapai ratusan juta dolar. Kerja sama ini melibatkan skema produksi bersama antara Baykar Technologies dan perusahaan lokal Indonesia, Republikorp.
      -
      6. Rudal Jelajah Atmaca & Torpedo Akya
      Estimasi Nilai Kontrak: Lebih dari 500 juta USD.
      Rincian: Indonesia memberikan kontrak awal untuk pengadaan sekitar 45 unit rudal Atmaca. Mengingat rudal ini direncanakan untuk mempersenjatai lebih dari 41 kapal perang TNI AL (termasuk Fregat I-Class dan Kapal Cepat Rudal), nilai total diperkirakan akan terus bertambah seiring penambahan pesanan stok.
      -
      5. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
      Nilai Kontrak Tahap Awal: Sekitar 135 juta USD (untuk fase pertama).
      Rincian: Kontrak awal untuk 18 unit memiliki nilai sekitar 135 juta USD. Namun, dengan target kebutuhan total TNI AD mencapai lebih dari 100 unit [Data User], nilai proyek jangka panjang ini diperkirakan akan melampaui 800 juta USD yang dikelola melalui kerja sama PT Pindad dan FNSS Turki.
      -
      7. Sistem Pertahanan Udara (ADS) KHAN & Trisula
      Estimasi Nilai Kontrak: Ratusan juta dolar AS.
      Rincian: Meskipun angka pasti untuk sistem Trisula (Hisar) belum dipublikasikan secara mendetail, pengadaan sistem rudal balistik taktis KHAN telah terealisasi dengan pengiriman tahap pertama ke Kalimantan pada Agustus 2025.
      -
      8. Rudal Jelajah Çakır
      Sumber Berita: Neraca, Roketsan Media, dan Republikorp.
      Narasi: Kontrak strategis untuk alih produksi dan pembentukan joint venture ditandatangani pada ajang IDEF 2025 di Istanbul antara Roketsan dan PT Republik Roketsan Indonesia (RRI).
      -
      9. Rudal Pertahanan Udara Sungur
      Sumber Berita: Kompas, Indomiliter, dan Kementerian Pertahanan RI.
      Narasi: Kontrak pengadaan telah ditandatangani oleh Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemhan RI dengan Republikorp pada Agustus 2024.
      ======================
      ======================
      Total nilai pengadaan militer Malondesh dari Turkiye, berdasarkan rincian yang Anda berikan, diperkirakan mencapai lebih dari US$1,17 miliar
      1. Kapal Perang (Sektor Laut) — Est. >US$1 Miliar .
      -
      2. Drone dan Sistem Udara — Est. US$91,6 Juta .
      -
      3. Persenjataan Darat dan Rudal — Est. US$20 Juta+
      ATGM Karaok: Malondesh mengakuisisi 18 unit peluncur dan 108 rudal anti-tank Karaok dari Roketsan dengan perkiraan nilai kontrak sekitar US$20 juta


      Hapus
    5. KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR -
      ------------
      Perbedaan utama antara drone Anka UCAV (khususnya varian Anka-S) dan drone Anka ISR terletak pada kemampuan tempur, sistem komunikasi, dan muatan yang dibawa.
      Berikut adalah rincian perbedaannya:
      1. Fungsi Utama dan Persenjataan
      Anka UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle): Dirancang untuk misi tempur aktif (serang). Varian ini dilengkapi dengan dua hardpoints di bawah sayap untuk membawa senjata presisi, seperti amunisi mikro cerdas MAM-L dari Roketsan atau roket berpemandu laser.
      Anka ISR (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance): Fokus utamanya adalah pengumpulan intelijen, pengawasan, dan pengintaian tanpa membawa senjata. Drone ini digunakan untuk pemantauan area secara strategis dan real-time image intelligence.
      2. Sistem Komunikasi (BLOS vs LOS)
      Anka UCAV (Varian S): Memiliki keunggulan dalam sistem komunikasi satelit (SATCOM) Beyond Line-of-Sight (BLOS). Ini memungkinkan operator mengendalikan drone dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala pandang melalui tautan satelit.
      Anka ISR/Blok A/B: Sebagian besar menggunakan sistem Line-of-Sight (LOS) atau radio link tradisional yang jangkauan kendalinya terbatas pada jarak pandang antara stasiun darat dan pesawat.
      3. Payload (Muatan Sensor)
      Anka ISR: Biasanya membawa muatan sensor yang lebih berat dan khusus untuk intelijen, seperti kamera EO/IR resolusi tinggi, sistem SAR (Synthetic Aperture Radar) untuk melihat menembus awan, serta perangkat SIGINT/COMINT (pada varian Anka-I) untuk menyadap komunikasi musuh.
      Anka UCAV: Membagi kapasitas muatannya antara sensor penargetan (seperti laser designator untuk memandu rudal) dan senjata itu sendiri. Kapasitas muatan totalnya mencapai sekitar 200 kg hingga 350 kg tergantung konfigurasi.
      ------------
      Spesifikasi Drone Anka-S
      Kapasitas Angkut: 200 – 350+ kg (Muatan sensor & senjata).
      Daya Tahan Terbang: Hingga 30 jam non-stop.
      Ketinggian Maksimum: 30.000 kaki (9.144 meter).
      Radius Kendali: Jarak tak terbatas melalui Satelit (SATCOM/BLOS).
      Persenjataan: MAM-L, MAM-C, roket Cirit, dan bom presisi.
      Fitur Utama: Tahan segala cuaca, sistem autopilot penuh, dan enkripsi data tingkat tinggi.

      Hapus
    6. IDN : SHOPPING VERSUS MY : CANCELLING
      IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
      IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
      -
      DISIPLIN FISKAL VS. SPIRAL UTANG
      -
      1. Kesehatan Fiskal & Utang
      Indonesia: Kondisi Sehat. Utang pemerintah terjaga di ±40% PDB (limit UU 60%) dan utang rumah tangga sangat rendah (16%).
      Malaydesh: Kondisi Kritis. Utang pemerintah tembus 69% PDB (melampaui limit 65%) dengan utang rumah tangga ekstrem (84,3% - 85,8%).
      -
      2. Beban Rakyat (Per Kapita)
      Setiap warga Malaydesh menanggung beban utang kumulatif sebesar RM 81.998 (gabungan utang negara & rumah tangga), mencerminkan ketergantungan tinggi pada kredit.
      -
      3. Defisit Pembangunan
      Terjadi tren "Utang Bayar Utang" di Malaydesh sejak 2010. Meski telah berganti 5 Perdana Menteri, utang membengkak dari USD 150 miliar menjadi USD 375 miliar pada 2025. Janji pelunasan utang tahun 2053 dinilai tidak realistis.
      -
      4. Dampak Militer (Status Zonk/Mangkrak)
      Krisis keuangan menyebabkan lumpuhnya belanja modal pertahanan Malaydesh:
      1. MRCA (Pesawat Tempur): Vakum pengadaan sejak 2017.
      2. LCS (Kapal Perang): Proyek mangkrak sejak 2011.
      3. SPH & MRSS: Tanpa kepastian sejak 2016.
      4. F-18 Kuwait (2026): Resmi dibatalkan karena kendala biaya dan logistik.
      ________________________________________
      SEWA HELI UH60A (2025 – CANCELLED/BATAL)
      Kementerian Pertahanan MALAYDESH pada 27 Mei 2023 lalu telah menandatangani perjanjian SEWA dengan penyedia layanan penerbangan lokal, Aerotree, untuk menyediakan empat helikopter bekas Sikorsky UH-60A+ Black Hawk.
      -
      SEWA HELI AW139
      4 buah Helikopter Leonardo AW 139 yang diperolehi secara SEWAan ini adalah untuk kegunaan Tentera Udara Diraja MALAYDESH (TUDM) yang akan ditempatkan di No.3 Skuadron, Pangkalan Udara Butterworth
      -
      SEWA HELI EC120B
      Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
      -
      SEWA PESAWAT L39
      ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal MALAYDESH Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
      -
      SEWA VVSHORAD SEWA TRUK
      The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VVSHORAD proposals.
      -
      SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
      Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment
      -
      SEWA BOAT
      SEWA Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
      -
      SEWA HIDROGRAFI
      Tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak SEWAan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
      -
      SEWA 4x4
      Pejabat perusahaan mengatakan kepada Janes di pameran bahwa Angkatan Bersenjata MALAYDESH sedang mencari untuk menyewa Tarantula
      -
      SEWA MOTOR
      The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the SEWA of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022
      ________________________________________IDN : SHOPPING VERSUS MY : CANCELLING
      IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
      IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
      -
      INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALAYDESH.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA

      Hapus
  28. SHOPPING - KAYA =
    -
    1. Jet Tempur Siluman KAAN 48 Unit.
    Sumber Berita: Defense News, The Diplomat, dan AeroTime.
    ---------------
    2. Kapal Perang Fregat Kelas-İstif (I-Class) 2 Unit
    Sumber Berita: Naval News dan Janes Defense.
    ---------------
    3. Rudal Jelajah Atmaca & Torpedo Akya
    Sumber Berita: Naval Post dan Military Leak.
    ---------------
    4. Drone ANKA 12 Unit
    Sumber Berita: Reuters dan C4ISRNET.
    ---------------
    5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
    Sumber Berita: Breaking Defense dan The Defense Post.
    Jumlah: 60 Unit TB3 dan 6 Unit AKINCI.
    ---------------
    6. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
    Sumber Berita: Army Recognition dan FNSS Media.
    ---------------
    7. Sistem Pertahanan Udara (ADS) Trisula & KHAN
    Sumber Berita: Defense Turkey dan Janes.
    Jumlah:
    KHAN: 1-2 Baterai (pengiriman tahap pertama telah tiba).
    Trisula (ADS): Tidak disebutkan jumlah unit peluncur secara detail, namun direncanakan melindungi titik-titik vital di Kalimantan.
    ---------------
    8. Rudal Jelajah Çakır
    Sumber Berita: Antara News, Roketsan Media, dan Republicorp.
    Narasi: Proyek ini difokuskan pada produksi lokal rudal jelajah Çakır di Indonesia melalui proses transfer teknologi (ToT)
    ---------------
    9. Rudal Pertahanan Udara Sungur
    Sumber Berita: TRT World dan Kementerian Pertahanan RI.
    Narasi: VSHORAD Sungur Perjanjian ini tidak hanya mencakup pembelian unit, tetapi juga penjajakan alih teknologi untuk pembuatan serta pemeliharaan rudal di Indonesia.
    ---------------
    10. Kapal Cepat Rudal FACM-70 (KCR 70)
    Sumber: East Asia Forum, Naval News.
    Jumlah: 2 Unit (Tahap awal).
    ---------------
    11. Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (APC) Kaplan
    Sumber: East Asia Forum, LinkedIn Defence Analysis.
    Jumlah: Tahap awal pengembangan prototipe.
    ---------------
    12. Modernisasi Sistem Radio Militer (Software-Defined Radio)
    Sumber: Antara News, Aselsan Media.
    ---------------
    13. Pengembangan Kendaraan Tempur Infanteri (IFV)
    Sumber: Antara News.
    ---------------
    14. Kerja Sama Produksi Bersama Drone Bayraktar TB3
    Sumber: TVRI News, AP-Law Solution.
    ---------------
    15. Kerja Sama Strategis Kapal Selam
    Sumber: Instagram News (Reel), Indo Defence Update
    ----------------------------
    KAYA .....
    DAFTAR PENGADAAN ALUTSISTA ON PROGRESS
    2 KRI Frigate Brawijaya Class dari Italia
    2 KRI Frigate Merah Putih dari PT PAL
    2 KRI Frigate Istif Class dari Turkiye
    1 KRI Rigel Class dari Palindo/Jerman
    2 KRI Kapal Cepat Rudal dari Turkiye
    1 KRI Kapal Cepat Rudal dari Tesco Bekasi
    2 KS Scorpene dari Perancis & PT PAL
    1 Kapal Induk Giribaldi dari Italia
    1 Kapal LHD Helikopter dari PT PAL
    42 Jet Tempur Rafale dari Perancis
    48 Jet Tempur IFX kerjasama Korsel RI
    48 Jet Tempur KHAAN dari Turkiye
    6 Jet Tempur T50 dari Korsel
    2 Pesawat angkut A400M dari Spanyol
    13 Radar GCI dari Thales Perancis
    12 Radar Retia dari Retia
    3 Baterai Rudal Balistik KHAN Turkiye
    3 Baterai Rudal ADS Trisula dari Turkiye
    22 Helikopter Blackhawk dari AS
    12 Drone Anka dari Turkiye
    60 Drone Bayraktar TB3 dari Turkiye
    45 Rudal anti kapal Atmaca dari Turkiye

    BalasHapus
  29. SHOPPING KAYA 12 -13 MILIAR USD
    ---------------
    Total nilai kemitraan pertahanan Indonesia-Turki hingga 2026 diperkirakan mencapai 12 hingga 13 miliar USD (sekitar Rp187 - Rp202 triliun).
    1. Jet Tempur Siluman KAAN
    Kesepakatan ini merupakan ekspor militer terbesar dalam sejarah Turki yang ditandatangani pada pertengahan 2025.
    Nilai Kontrak: 10 Miliar USD (setara ± Rp162 triliun).
    Jumlah: 48 Unit.
    Estimasi Harga per Unit: Sekitar 208 juta USD per pesawat dalam paket lengkap..
    Spesifikasi: Jet generasi kelima dengan kemampuan siluman (stealth), sistem berbasis AI, dan 8 internal weapon bay.
    -
    2. Kapal Cepat Rudal (KCR) 70M
    Pengadaan ini bertujuan untuk memperkuat armada pemukul TNI AL dengan kapal yang memiliki mobilitas tinggi dan daya gempur rudal.
    Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 180 - 200 juta USD (± Rp2,8 - Rp3,1 triliun) untuk 2 unit pertama.
    Jumlah: 2 Unit (NB74 dan NB75).
    Rincian Pengadaan:
    Galangan Kapal: Dibangun oleh Sefine Shipyard di Turki.
    Persenjataan Utama: Akan dilengkapi dengan Rudal Jelajah Atmaca buatan Roketsan dan sistem pertahanan titik.
    Status Proyek: Tahap peletakan lunas (keel laying) telah dilakukan pada Juli 2025, dengan fokus pada misi tempur penuh (Full Combat Mission).
    -
    3. Kapal Perang Fregat Kelas-İstif (I-Class)
    Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 1 miliar USD (± Rp15,6 triliun) untuk 2 unit pertama.
    -
    4. Drone ANKA
    Nilai Kontrak: 300 juta USD (sekitar Rp4,5 triliun).
    Rincian: Kontrak ini mencakup 12 unit drone tempur ANKA (6 unit CBU dari Turki dan 6 unit dirakit oleh PT Dirgantara Indonesia).
    -
    5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
    Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 400 - 600 juta USD.
    Rincian: Indonesia memesan 60 unit TB3 dan 9 unit AKINCI. Berdasarkan harga ekspor TB3 ke negara lain (sekitar 6–7 juta USD per unit), total kontrak untuk unit-unit ini diperkirakan mencapai ratusan juta dolar. Kerja sama ini melibatkan skema produksi bersama antara Baykar Technologies dan perusahaan lokal Indonesia, Republikorp.
    -
    6. Rudal Jelajah Atmaca & Torpedo Akya
    Estimasi Nilai Kontrak: Lebih dari 500 juta USD.
    Rincian: Indonesia memberikan kontrak awal untuk pengadaan sekitar 45 unit rudal Atmaca. Mengingat rudal ini direncanakan untuk mempersenjatai lebih dari 41 kapal perang TNI AL (termasuk Fregat I-Class dan Kapal Cepat Rudal), nilai total diperkirakan akan terus bertambah seiring penambahan pesanan stok.
    -
    5. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
    Nilai Kontrak Tahap Awal: Sekitar 135 juta USD (untuk fase pertama).
    Rincian: Kontrak awal untuk 18 unit memiliki nilai sekitar 135 juta USD. Namun, dengan target kebutuhan total TNI AD mencapai lebih dari 100 unit [Data User], nilai proyek jangka panjang ini diperkirakan akan melampaui 800 juta USD yang dikelola melalui kerja sama PT Pindad dan FNSS Turki.
    -
    7. Sistem Pertahanan Udara (ADS) KHAN & Trisula
    Estimasi Nilai Kontrak: Ratusan juta dolar AS.
    Rincian: Meskipun angka pasti untuk sistem Trisula (Hisar) belum dipublikasikan secara mendetail, pengadaan sistem rudal balistik taktis KHAN telah terealisasi dengan pengiriman tahap pertama ke Kalimantan pada Agustus 2025.
    -
    8. Rudal Jelajah Çakır
    Sumber Berita: Neraca, Roketsan Media, dan Republikorp.
    Narasi: Kontrak strategis untuk alih produksi dan pembentukan joint venture ditandatangani pada ajang IDEF 2025 di Istanbul antara Roketsan dan PT Republik Roketsan Indonesia (RRI).
    -
    9. Rudal Pertahanan Udara Sungur
    Sumber Berita: Kompas, Indomiliter, dan Kementerian Pertahanan RI.
    Narasi: Kontrak pengadaan telah ditandatangani oleh Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemhan RI dengan Republikorp pada Agustus 2024.
    ======================
    ======================
    Total nilai pengadaan militer Malondesh dari Turkiye, berdasarkan rincian yang Anda berikan, diperkirakan mencapai lebih dari US$1,17 miliar
    1. Kapal Perang (Sektor Laut) — Est. >US$1 Miliar .
    -
    2. Drone dan Sistem Udara — Est. US$91,6 Juta .
    -
    3. Persenjataan Darat dan Rudal — Est. US$20 Juta+ ATGM Karaok

    BalasHapus
  30. Pssstttt... GORILLA buat buat lupa... Apa 42 BUAH J10 RONGSOK...? 🤣🤣🤣



    Sjafrie Sjamsoeddin: Jet Tempur Chengdu J-10 Sebentar Lagi Terbang di Jakarta

    https://nasional.kompas.com/read/2025/10/15/13573331/sjafrie-sjamsoeddin-jet-tempur-chengdu-j-10-sebentar-lagi-terbang-di-jakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. 🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      -----------------------------------------
      Berikut adalah rincian pangkalan udara (Lanud) yang menjadi markas drone tersebut:
      1. ANKA (Anka-S):
      Home Base: Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Unit: Mengisi Skadron Udara 51.
      Peran: Unit perdana tiba di Pontianak pada September 2025 untuk menjalani tes terbang dan difokuskan mengawasi kawasan Natuna Utara yang berbatasan dengan Laut China Selatan.
      -
      2 CH-4 (Rainbow):
      Home Base: Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Unit: Sebelumnya merupakan kekuatan utama Skadron Udara 51 sebelum kedatangan Anka-S yang direncanakan untuk menggantikan atau memperkuat armada drone di pangkalan ini.
      -
      3 Bayraktar TB2 / TB3 & Akinci:
      Home Base (Rencana): Lanud Anang Busra, Tarakan, Kalimantan Utara.
      Unit: Akan ditempatkan di unit baru yang sedang dibentuk, yaitu Skadron Udara 53.
      Status 2026: TNI AU juga merencanakan penambahan skadron drone di Malang, Jawa Timur. Khusus untuk Akinci, terdapat potensi operasional oleh Puspenerbal (TNI AL) guna memperkuat pertahanan maritim

      Hapus
    2. 1950 = INDONESIA TURKEY 🤝 🤝 🤝
      1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
      -
      G20 = INDONESIA TURKEY
      MIKTA = INDONESIA TURKEY
      --------
      Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
      ---------
      MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
      MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
      MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
      Indonesia dan Turki telah berkembang menjadi kemitraan strategis yang berfokus pada kemandirian industri pertahanan melalui skema Transfer of Technology (ToT).
      Berikut adalah rincian ToT yang disepakati untuk aset-aset militer tersebut:
      1. Pesawat Tempur KAAN (Generasi Ke-5)
      Produksi Lokal & Perakitan: Kesepakatan mencakup perakitan parsial (partial assembly) di Indonesia serta keterlibatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dalam rantai pasok komponen global.
      Engineering & Design: Insinyur Indonesia terlibat dalam fase pengembangan lanjutan dan rekayasa pesawat untuk membangun basis pengetahuan teknologi siluman (stealth) dan avionik mutakhir.
      Fasilitas MRO: Pembangunan fasilitas pemeliharaan, perbaikan, dan operasional (MRO) di Indonesia untuk menjamin keberlangsungan operasional jet KAAN secara mandiri di masa depan.
      -
      2. Pesawat Tanpa Awak (Drone)
      Bayraktar TB2 & Akıncı:
      Pabrik Drone Lokal: Melalui kemitraan antara Republikorp dan Baykar Technologies, telah disepakati pembentukan usaha patungan (joint venture) untuk membangun pabrik produksi drone di Indonesia.
      Lisensi Produksi: Indonesia mendapatkan lisensi untuk memproduksi unit-unit ini secara lokal, yang mencakup transfer pengetahuan sistem kendali jarak jauh dan kecerdasan buatan (AI avionics).
      UAV Anka:
      -
      3. Kapal Perang (Fregat Kelas Istif)
      Pembangunan Lokal: Produksi dua unit fregat ini dilakukan melalui kolaborasi antara galangan kapal Turki (TAIS/STM) dengan PT PAL Indonesia menggunakan fasilitas dalam negeri.
      Integrasi Sistem Persenjataan: Kerja sama dengan perusahaan Turki seperti Aselsan dan Roketsan memungkinkan PT PAL untuk mengintegrasikan sistem manajemen tempur (CMS) dan sensor radar AESA generasi terbaru secara mandiri.
      -
      4. Sistem Rudal (KHAN & ÇAKIR)
      Joint Venture Roketsan: Pembentukan perusahaan patungan antara Roketsan dan mitra lokal (PT Republik Roketsan Indonesia) untuk memproduksi amunisi dan rudal presisi di dalam negeri.
      Pengembangan Bersama: ToT mencakup teknologi propulsi rudal dan sistem pemandu, yang krusial bagi kemandirian teknologi persenjataan jarak jauh Indonesia.
      -
      5. Kendaraan Tempur (Medium Tank Harimau)
      Kepemilikan Intelektual Bersama: Sejak awal, proyek Harimau (Kaplan MT) adalah desain bersama antara PT Pindad dan FNSS. Indonesia memiliki hak atas desain dan bebas untuk memproduksi atau mengekspornya ke negara ketiga.
      ==============
      ==============
      BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
      1. TIDAK ADA PERJANJIAN KERJASAMA JV
      2. TIDAK ADA PROTOTIPE
      3. TIDAK ADA UJI KUALIFIKASI
      4. LANGSUNG PRODUKSI MASSAL
      Pada bulan Juni 2011, Perusahaan Turki FNSS membatalkan menandatangani 'surat penawaran dan penerimaan' oleh DRB(DefTech) untuk bantuan desain dan pengembangan kendaraan. Kendaraan AV8 yang dipilih oleh militer MALAYDESH didasarkan pada kendaraan lapis baja beroda 8×8 yang dirancang oleh FNSS Pars 8×8.
      ----
      TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
      KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
      1. UJI BALISTIK DI THAILAND
      2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
      Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.

      Hapus
    3. IDN : SHOPPING VERSUS MY : CANCELLING
      IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
      IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
      -
      Perbandingan kondisi ekonomi dan pengadaan militer antara Indonesia dan Malaydesh:
      1. Perbandingan Kesehatan Fiskal
      Indonesia: Berada dalam zona aman dengan rasio utang pemerintah 40% dari PDB, jauh di bawah batas limit undang-undang sebesar 60%. Utang rumah tangga juga sangat rendah (16% dari PDB), menunjukkan daya beli yang lebih mandiri.
      Malaydesh: Mengalami kondisi "Overlimit". Rasio utang pemerintah mencapai 69% (melampaui batas 65%) dan utang rumah tangga sangat ekstrem di angka 84,3% - 85,8% dari PDB.
      -
      2. Beban Utang Per Kapita
      Malaydesh menghadapi tekanan berat di mana setiap warga negara menanggung beban utang kumulatif sebesar RM 81.998 (RM 36.139 utang pemerintah + RM 45.859 utang rumah tangga). Hal ini mengindikasikan ketergantungan tinggi pada kredit untuk gaya hidup dan operasional negara.
      -
      3. Gagal Bayar & Defisit Pembangunan
      Data menunjukkan tren "Hutang Bayar Hutang" di Malaydesh sejak 2010 hingga 2025 dengan kenaikan konsisten dari USD 150 miliar ke USD 375 miliar. Meskipun terjadi 5 kali pergantian Perdana Menteri (PM) dan Menteri Keuangan (MOF), klaim pelunasan utang tahun 2053 dinilai gagal karena utang terus bertambah.
      -
      4. Dampak pada Militer (Status Zonk)
      Akibat "Kekangan Kewangan" (krisis keuangan), proyek strategis pertahanan Malaydesh mengalami kegagalan total (Zonk/Mangkrak):
      MRCA (Pesawat Tempur): Tidak ada pengadaan sejak 2017.
      LCS (Kapal Perang): Proyek mangkrak sejak 2011.
      SPH & MRSS: Tanpa kepastian pengadaan sejak 2016.
      Kesimpulan Akhir: Sementara Indonesia menjaga disiplin fiskal untuk stabilitas jangka panjang, Malaydesh terjebak dalam spiral utang yang melumpuhkan kemampuan belanja modal negara, terutama dalam modernisasi alutsista yang hanya menjadi komoditas "bual" (janji kosong) politik.
      ________________________________________
      2026 FREEZES PROCUREMENT - 2023 CANCELLED PROCUREMENT
      FEDERAL GOVERNMENT DEBT = PER PEOPLE : RM 36,139
      HOUSEHOLD DEBT = PER PEOPLE : RM 45,859.
      GOV + HOUSEHOLD = PER PEOPLE : RM 81,998
      -
      2026 =
      CANCELLED F18 = TIADA GANTI
      CANCELLED F18 = TIADA GANTI
      CANCELLED F18 = TIADA GANTI
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
      39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.
      ________________________________________
      🤣ONTERUS TERHUBUNG = BATAL🤣

      Hapus
    4. IDN : SHOPPING VERSUS MY : CANCELLING
      IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
      IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
      -
      Perbandingan kondisi ekonomi dan pengadaan militer antara Indonesia dan Malaydesh:
      1. Perbandingan Kesehatan Fiskal
      Indonesia: Berada dalam zona aman dengan rasio utang pemerintah 40% dari PDB, jauh di bawah batas limit undang-undang sebesar 60%. Utang rumah tangga juga sangat rendah (16% dari PDB), menunjukkan daya beli yang lebih mandiri.
      Malaydesh: Mengalami kondisi "Overlimit". Rasio utang pemerintah mencapai 69% (melampaui batas 65%) dan utang rumah tangga sangat ekstrem di angka 84,3% - 85,8% dari PDB.
      -
      2. Beban Utang Per Kapita
      Malaydesh menghadapi tekanan berat di mana setiap warga negara menanggung beban utang kumulatif sebesar RM 81.998 (RM 36.139 utang pemerintah + RM 45.859 utang rumah tangga). Hal ini mengindikasikan ketergantungan tinggi pada kredit untuk gaya hidup dan operasional negara.
      -
      3. Gagal Bayar & Defisit Pembangunan
      Data menunjukkan tren "Hutang Bayar Hutang" di Malaydesh sejak 2010 hingga 2025 dengan kenaikan konsisten dari USD 150 miliar ke USD 375 miliar. Meskipun terjadi 5 kali pergantian Perdana Menteri (PM) dan Menteri Keuangan (MOF), klaim pelunasan utang tahun 2053 dinilai gagal karena utang terus bertambah.
      -
      4. Dampak pada Militer (Status Zonk)
      Akibat "Kekangan Kewangan" (krisis keuangan), proyek strategis pertahanan Malaydesh mengalami kegagalan total (Zonk/Mangkrak):
      MRCA (Pesawat Tempur): Tidak ada pengadaan sejak 2017.
      LCS (Kapal Perang): Proyek mangkrak sejak 2011.
      SPH & MRSS: Tanpa kepastian pengadaan sejak 2016.
      Kesimpulan Akhir: Sementara Indonesia menjaga disiplin fiskal untuk stabilitas jangka panjang, Malaydesh terjebak dalam spiral utang yang melumpuhkan kemampuan belanja modal negara, terutama dalam modernisasi alutsista yang hanya menjadi komoditas "bual" (janji kosong) politik.
      ________________________________________
      MEMALUKAN ASEAN ...... NGEMIS 4x = BATAL
      -
      2026 = CANCELLED F18
      2025-2021 = NGEMIS F18
      2025-2021 = MEMBUAL F18
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      ________________________________________GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
      PADU GUYS....😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -18 BUAH SU30MKM
      -38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
      -18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
      -
      GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
      BEZA ya guys... HAHAHAHA
      MALAYDESH...
      F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYDESH nanti...
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
      horeyyyyy...F18 come to PAPA
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
      Come to papa F18C/D..... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
      39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
      ________________________________________
      🤣ONTERUS TERHUBUNG = BATAL🤣

      Hapus
    5. IMPOR 500.000 TON DARI INDONESIA
      IMPOR AYAM GPS USA
      IMPOR DAGING AYAM
      IMPOR DAGING SAPI
      IMPOR DAGING KAMBING
      IMPOR TELUR AYAM
      KRISIS HUTANG GOVERMENT - HOUSEHOLD
      ________________________________________
      1. KRISIS HUTANG: Utang Pemerintah melonjak ke proyeksi RM1,3 triliun (69% PDB) pada 2025. Utang rumah tangga juga sangat tinggi di angka RM1,73 triliun (85,8% PDB), yang menekan daya beli masyarakat.
      -
      2. KRISIS BERAS: Dipicu larangan ekspor India (2023), Malaysia mengalami kelangkaan stok lokal. Sebagai solusi, per April 2025 Malaysia mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (Kalimantan Barat) untuk menstabilkan pasokan, khususnya di Sarawak.
      -
      3. UNGGAS & TELUR: Malaysia menjadi net importer ayam mulai Juli 2025 setelah pencabutan subsidi. Per 1 Agustus 2025, subsidi telur dihapus sepenuhnya untuk menghemat anggaran negara sebesar RM1,2 miliar per tahun.
      -
      4. DAGING MERAH: Kemandirian sangat rendah dengan ketergantungan 90% pada impor daging sapi. Masalah diperparah oleh biaya pakan yang tinggi dan pelemahan nilai tukar Ringgit.
      -
      5. IMPOR AYAM GPS: Melalui perjanjian ART (Oktober 2025), Malaysia memberikan akses pasar preferensial kepada Amerika Serikat untuk mengekspor genetika unggas (GPS) guna memperkuat indukan dalam negeri sesuai standar USTR.
      ________________________________________
      DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
      2029 = 438,09 BILLION USD
      2028 = 412,2 BILLION USD
      2027 = 386,51 BILLION USD
      2026 = 362,19 BILLION USD
      2025 = 338,75 BILLION USD
      2024 = 316,15 BILLION USD
      2023 = 293,83 BILLION USD
      2022 = 271,49 BILLION USD
      2021 = 247,49 BILLION USD
      2020 = 221,49 BILLION USD
      ________________________________________
      DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
      2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
      2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
      2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
      2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
      2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
      2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
      2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
      2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
      2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
      2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
      ________________________________________
      DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

      Hapus
  31. 1950 = INDONESIA TURKEY 🤝 🤝 🤝
    1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
    -
    G20 = INDONESIA TURKEY
    MIKTA = INDONESIA TURKEY
    --------
    Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
    ---------
    MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
    MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
    MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
    Indonesia dan Turki telah berkembang menjadi kemitraan strategis yang berfokus pada kemandirian industri pertahanan melalui skema Transfer of Technology (ToT).
    Berikut adalah rincian ToT yang disepakati untuk aset-aset militer tersebut:
    1. Pesawat Tempur KAAN (Generasi Ke-5)
    Produksi Lokal & Perakitan: Kesepakatan mencakup perakitan parsial (partial assembly) di Indonesia serta keterlibatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dalam rantai pasok komponen global.
    Engineering & Design: Insinyur Indonesia terlibat dalam fase pengembangan lanjutan dan rekayasa pesawat untuk membangun basis pengetahuan teknologi siluman (stealth) dan avionik mutakhir.
    Fasilitas MRO: Pembangunan fasilitas pemeliharaan, perbaikan, dan operasional (MRO) di Indonesia untuk menjamin keberlangsungan operasional jet KAAN secara mandiri di masa depan.
    -
    2. Pesawat Tanpa Awak (Drone)
    Bayraktar TB2 & Akıncı:
    Pabrik Drone Lokal: Melalui kemitraan antara Republikorp dan Baykar Technologies, telah disepakati pembentukan usaha patungan (joint venture) untuk membangun pabrik produksi drone di Indonesia.
    Lisensi Produksi: Indonesia mendapatkan lisensi untuk memproduksi unit-unit ini secara lokal, yang mencakup transfer pengetahuan sistem kendali jarak jauh dan kecerdasan buatan (AI avionics).
    UAV Anka:
    -
    3. Kapal Perang (Fregat Kelas Istif)
    Pembangunan Lokal: Produksi dua unit fregat ini dilakukan melalui kolaborasi antara galangan kapal Turki (TAIS/STM) dengan PT PAL Indonesia menggunakan fasilitas dalam negeri.
    Integrasi Sistem Persenjataan: Kerja sama dengan perusahaan Turki seperti Aselsan dan Roketsan memungkinkan PT PAL untuk mengintegrasikan sistem manajemen tempur (CMS) dan sensor radar AESA generasi terbaru secara mandiri.
    -
    4. Sistem Rudal (KHAN & ÇAKIR)
    Joint Venture Roketsan: Pembentukan perusahaan patungan antara Roketsan dan mitra lokal (PT Republik Roketsan Indonesia) untuk memproduksi amunisi dan rudal presisi di dalam negeri.
    Pengembangan Bersama: ToT mencakup teknologi propulsi rudal dan sistem pemandu, yang krusial bagi kemandirian teknologi persenjataan jarak jauh Indonesia.
    -
    5. Kendaraan Tempur (Medium Tank Harimau)
    Kepemilikan Intelektual Bersama: Sejak awal, proyek Harimau (Kaplan MT) adalah desain bersama antara PT Pindad dan FNSS. Indonesia memiliki hak atas desain dan bebas untuk memproduksi atau mengekspornya ke negara ketiga.
    ==============
    ==============
    BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
    1. TIDAK ADA PERJANJIAN KERJASAMA JV
    2. TIDAK ADA PROTOTIPE
    3. TIDAK ADA UJI KUALIFIKASI
    4. LANGSUNG PRODUKSI MASSAL
    Pada bulan Juni 2011, Perusahaan Turki FNSS membatalkan menandatangani 'surat penawaran dan penerimaan' oleh DRB(DefTech) untuk bantuan desain dan pengembangan kendaraan. Kendaraan AV8 yang dipilih oleh militer MALAYDESH didasarkan pada kendaraan lapis baja beroda 8×8 yang dirancang oleh FNSS Pars 8×8.
    ----
    TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
    KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
    1. UJI BALISTIK DI THAILAND
    2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
    Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.

    BalasHapus
  32. INDIANESIA lagi HEBAT F15, J10, MIRAGE & SU35....SIGN KONTRAK KOSONG IS REAL guys..... 🔥🔥🤣🤣🤣



    1. SU35 - NGEPRANK BATAL TAK BAYAR WANG MUKA.. 🙏🙏🤣

    2. F15 - NGEPRANK SIGN KONTRAK KOSONG.. 🤣🤣🤣

    3. J10 RONGSOK - KATANYA SEBENTAR LAGI TERBANG DI JAKARTA TERNYATA BARU SEBATAS KAJIAN.. 🤭🤭🤣🤣

    4. MIRAGE RONGSOK - SIGN KONTRAK KOSONG TERNYATA BATAL TIADA WANG... 🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      Transformasi Tata Kelola Data Digital
      -
      Strategi Indonesia (Proteksionisme Berbasis Regulasi):
      Pemisahan Data: Indonesia menerapkan pendekatan dikotomis dengan memisahkan secara tajam antara "Data Kependudukan" (Sovereign Data) dan "Data Komersial". Ini bertujuan melindungi privasi warga negara sambil tetap menjaga keran perdagangan tetap terbuka.
      Supremasi Hukum Domestik: Penggunaan UU PDP No. 27/2022 sebagai insting utama menunjukkan bahwa Indonesia ingin standar global mengikuti aturan internalnya. Ini memberikan posisi tawar bagi Indonesia untuk menolak transfer data jika tidak memenuhi standar keamanan nasional.
      -
      Strategi Malaydesh (Integrasi Digital Global):
      Liberalisasi Data: Melalui klausul "Facilitation of Digital Trade", Malaydesh memilih jalur integrasi penuh. Dengan melarang diskriminasi produk digital AS, Malaydesh memposisikan diri sebagai hub regional bagi perusahaan teknologi Amerika.
      Komitmen Internasional: Dukungan terhadap moratorium permanen bea masuk transmisi elektronik di WTO
      ________________________________________
      2. Rekonstruksi Kompensasi Ekonomi dan Investasi
      -
      Model Indonesia (Keuntungan Aset Statis):
      Inisiatif Divestasi: Keberhasilan mendapatkan 12% saham Freeport secara gratis adalah kemenangan politik-ekonomi yang besar. Indonesia fokus pada kepemilikan aset nyata (ekuitas) yang memberikan dividen jangka panjang tanpa harus mengeluarkan modal segar.
      -
      Model Malaydesh (Ekspansi Investasi Timbal Balik):
      Investasi Agresif: Komitmen USD 70 miliar di AS selama 10 tahun adalah langkah berisiko tinggi namun strategis. Malaydesh tidak hanya menjadi penerima modal, tetapi menjadi pemain global yang menanamkan pengaruhnya di ekonomi domestik AS.
      ________________________________________
      3. Paradigma Kedaulatan Sumber Daya Alam (SDA)
      -
      Pendekatan Indonesia (Nasionalisme Ekonomi):
      Dominasi Kepemilikan: Dengan 63,23% saham PTFI, Indonesia menggeser peran dari sekadar regulator menjadi pengendali operasional dan finansial. Ini adalah perwujudan langsung dari Pasal 33 UUD 1945 mengenai penguasaan negara atas kekayaan alam.
      Mandat Hilirisasi: Kepemilikan mayoritas ini memastikan kebijakan hilirisasi (seperti pembangunan smelter) tetap berjalan sesuai agenda nasional tanpa hambatan dari pemegang saham asing.
      -
      Pendekatan Malaydesh (Kolaborasi Strategis Mineral Kritis):
      Sistem Tinjauan Bersama: Melalui klausul 5.2.3 ART, Malaydesh memilih jalur kolaboratif dalam mengelola mineral kritis (seperti tanah jarang). Malaydesh menyadari keterbatasan teknologi dan modal, sehingga mereka berbagi beban pengawasan dengan AS untuk memastikan standar lingkungan dan keamanan terpenuhi.
      Dualisme Kekuasaan: Malaydesh menghadapi kompleksitas hukum antara kekuasaan Federasi dan Negara Bagian terkait royalti

      Hapus
    2. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      -
      🇰🇭 Kamboja
      Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
      -
      🇸🇬 Singapura
      Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
      Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
      -
      🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
      Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
      ________________________________________
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +SINGA+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +VIET+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +THAI+VIET
      GDP INDONESIA 1,492,618
      GDP SINGA : 561,725
      GDP MALAYDESH : 488,250
      GDP PINOY : 471,516
      GDP VIET : 468,400
      GDP THAI : 545,341
      WHY IS INDONESIA LISTED AS ONE OF THE G-20 COUNTRIES WHILE MALAYDESH AND SINGAPORE ARE NOT
      MALAYDESH and Singapore lack the size to match Indonesia’s importance on the global stage. With a combined GDP of around USD818 Billion, MALAYDESH and Singapore are still quite far from Indonesia’s USD1.3 Trillion GDP, which puts a gap of around USD500 Billion between Indonesia with MALAYDESH and Singapore. EXCLUDING the combined GDP there would be a USD900 billion gap between Indonesia with MALAYDESH and Singapore respectively.
      Things get even worse when we measure the economy in GDP PPP. Indonesia stands at around USD4 Trillion in PPP, whilst MALAYDESH at USD1,089 Trillion and Singapore at USD617 Billion. Even the combined GDP of the next three largest ASEAN nations (Thailand, Vietnam, and the Philippines) still couldn’t match Indonesia’s size. Within both PPP and Nominal GDP, no ASEAN nations are within the top 20 largest economies in the world, therefore none of them can qualify for the G20 membership with their GDP.
      ________________________________________
      2025 INDONESIA = 6th LARGEST ECONOMY IN THE WORLD BY GDP (PPP)
      1. Tiongkok – US$40,7 triliun
      2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
      3. India – US$17,6 triliun
      4. Rusia – US$7,19 triliun
      5. Jepang – US$6,74 triliun
      6. Indonesia – US$5,69 triliun
      7. Jerman – US$5,65 triliun
      8. Brasil – US$5,27 triliun
      9. Turki – US$3,91 triliun
      10. Meksiko – US$3,88 triliun
      11. Mesir – US$3,85 triliun
      12. Inggris – US$3,82 triliun
      13. Prancis – US$3,80 triliun
      14. Iran – US$3,74 triliun
      15. Pakistan – US$2,09 triliun
      16. Bangladesh – US$2,05 triliun
      17. Italia – US$2,04 triliun
      18. Vietnam – US$1,89 triliun
      19. Filipina – US$1,87 triliun
      20. Thailand – US$1,85 triliun
      Indonesia is the 8th largest economy in the world by GDP (PPP). It is also the largest economy in Southeast Asia

      Hapus
    3. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      MAHATIR ........
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      ----------------------
      Pandangan Terhadap Penguatan Ringgit
      Meskipun Ringgit menguat tajam pada awal 2026, Mahathir cenderung melihatnya sebagai jebakan jangka pendek. Ia menilai:
      Ketergantungan pada AS: Penguatan ini dipandangnya sebagai hasil dari kepatuhan Malaydesh pada kebijakan AS (terutama di bawah kepemimpinan Donald Trump), yang ia sebut sebagai langkah "bodoh" karena membuat ekonomi Malaydesh rentan terhadap tekanan politik Washington.
      Potensi Krisis: Mahathir memprediksi bahwa kebijakan luar negeri AS yang tidak stabil pada 2026 akan membawa kekacauan bagi ekonomi global, termasuk Malaydesh yang sudah terikat melalui ART
      -
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".


      Hapus
    4. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      -
      🇰🇭 Kamboja
      Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
      -
      🇸🇬 Singapura
      Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
      Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
      -
      🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
      Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
      ________________________________________
      Kedaulatan Data Digital
      -
      Data Komersial Saja: Pemerintah menegaskan bahwa transfer data lintas batas ke Amerika Serikat hanya mencakup data komersial, bukan data pribadi kependudukan [MetroTVNews].
      -
      Payung Hukum: Proses ini diawasi ketat oleh Kementerian Komunikasi dan Digital dan wajib patuh pada UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) yang berlaku penuh sejak akhir 2024.
      -
      Mekanisme Aman: Kesepakatan perdagangan ini menjadi dasar hukum yang menjamin privasi warga negara dari risiko pelanggaran data [detikNews].
      ________________________________________
      Dominasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI)
      -
      Kepemilikan Mayoritas: Indonesia akan menguasai total 63,23% saham di Freeport, meningkat dari sebelumnya yang sebesar 51,23% [CNBC Indonesia].
      -
      Tambahan Saham Gratis: Menteri Investasi Rosan Roeslani dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi tambahan 12% saham didapatkan secara cuma-cuma (free of charge) sebagai syarat perpanjangan izin [Kompas.id].
      -
      Target Rampung: Proses divestasi saham tambahan ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada kuartal pertama tahun 2026 [detikFinance].
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Utama
      Pernyataan Sumber Berita/Otoritas
      Data Komersial & UU PDP = Kementerian Komdigi, MetroTVNews, detikNews, UU No. 27 Tahun 2022.
      -
      Saham Freeport 63% (12% Gratis) = Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Rosan Roeslani, CNBC Indonesia, Kompas, detikFinance.

      Hapus
    5. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      -
      🇰🇭 Kamboja
      Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
      -
      🇸🇬 Singapura
      Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
      Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
      -
      🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
      Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
      ________________________________________
      Transfer Data dan Perdagangan Digital
      -
      Indonesia: Fokus pada pemisahan tegas antara data kependudukan dan data komersial untuk mempermudah ekspor-impor. Penekanan utama ada pada kepatuhan terhadap UU PDP No. 27/2022.
      -
      Malaydesh (ART): Memiliki klausul "Facilitation of Digital Trade" yang mewajibkan Malaydesh memfasilitasi transfer data lintas batas untuk bisnis dan melarang diskriminasi terhadap produk digital asal AS. Malaydesh juga berkomitmen mendukung moratorium permanen bea masuk atas transmisi elektronik di WTO.
      Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia +3
      ________________________________________
      2. Kompensasi dan Investasi Timbal Balik
      -
      Indonesia: Mendapatkan penurunan tarif impor ke AS dari 32% menjadi 19% untuk produk tertentu. Selain itu, Indonesia berhasil mengamankan penambahan 12% saham Freeport secara gratis sebagai bagian dari negosiasi perpanjangan izin.
      -
      Malaydesh: Juga mendapatkan tarif 19% (turun dari 25%) dan bahkan 0% untuk produk tertentu dalam daftar khusus. Namun, Malaydesh berkomitmen melakukan investasi besar sebesar USD 70 miliar di Amerika Serikat selama 10 tahun ke depan (~USD 7 miliar/tahun).
      ________________________________________
      3. Kedaulatan Sumber Daya Alam
      -
      Indonesia: Menunjukkan dominasi negara dengan meningkatkan kepemilikan saham di sektor tambang strategis (Freeport) hingga 63,23%.
      -
      Malaydesh: Melalui klausul 5.2.3 ART, Malaydesh membentuk sistem tinjauan bersama untuk investasi asing di sektor mineral kritis (seperti tanah jarang).

      Hapus
    6. IDN : SHOPPING VERSUS MY : CANCELLING
      IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
      IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
      -
      Kegagalan proyek strategis "Malaydesh" (sebutan dalam konteks analisis Anda) bukan sekadar masalah teknis militer, melainkan refleksi dari kesehatan ekonomi makro negara tersebut =
      -
      1. Lumpuhnya Belanja Modal (CAPEX): Ketika rasio utang terhadap PDB meningkat, ruang fiskal untuk belanja alutsista yang mahal menyempit. Akibatnya, anggaran pertahanan habis hanya untuk biaya operasional (OPEX) seperti gaji dan pemeliharaan rutin.
      -
      2. Kehilangan Kepercayaan Vendor: Pola pembatalan kontrak (Letter of Intent yang tidak berujung kontrak formal) menciptakan persepsi negatif bagi produsen global (Dassault, Nexter, Boeing, dsb.), yang membuat negosiasi di masa depan menjadi lebih sulit dan mahal.
      -
      3. Proyek Mangkrak (LCS): Kasus LCS (Gowind Class) menjadi simbol kegagalan manajemen proyek kronis, di mana anggaran terserap namun fisik kapal tidak kunjung selesai, menciptakan opportunity cost yang sangat besar.
      ________________________________________
      KRONOLOGI "PRANK" PERTAHANAN MALAYDESH (2005 – 2026)
      2005: Prank China (Rudal KS-1A)
      Klaim: Najib Razak menyatakan setuju membeli rudal KS-1A dengan imbalan transfer teknologi.
      Hasil: Zonk. Tidak ada realisasi pembelian hingga dekade berikutnya.
      -
      2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
      Klaim: Mempersempit pilihan ke Rafale untuk 18 unit jet tempur (USD 2 miliar).
      Hasil: Mangkrak. Ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran akut.
      -
      2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
      Klaim: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk 20 unit artileri 155mm.
      Hasil: Batal. Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; beralih ke unit lain.
      -
      2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
      Klaim: Pernyataan ketertarikan resmi dari pejabat Kemenhan Pakistan.
      Hasil: Prank. Tidak ada akuisisi, hanya sebatas wacana di media.
      -
      2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
      Klaim: Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada Agustus 2018.
      Hasil: Zonk. Hingga kini kontrak dengan PT PAL Indonesia tidak pernah terealisasi.
      -
      2022: Prank India (HAL Tejas)
      Klaim: Tejas jadi kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut.
      Hasil: Prank. Justru memilih FA-50 dari Korsel pada 2023.
      -
      2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
      Klaim: Peninjauan rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm.
      Hasil: Batal. Diganti dengan sistem lain/dibatalkan total.
      -
      2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
      Klaim: Harapan penyelesaian kesepakatan pasokan artileri EVA.
      Hasil: Mangkrak. Tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
      -
      2023: Prank PBB (IAG Guardian)
      Klaim: Pengiriman unit untuk misi UNIFIL.
      Hasil: Gagal Operasional. Dinyatakan tidak layak spek oleh PBB, berujung sanksi pemotongan biaya.
      -
      2024–2025: Prank Black Hawk
      Klaim: Rencana sewa 4 helikopter UH-60A Black Hawk dari Aerotree Defence untuk ganti helikopter Nuri.
      Hasil: Mangkrak. Proses berbelit dan tidak ada kepastian unit tiba.
      -
      2026: Prank Kuwait (F/A-18 Hornet) – UPDATE
      Klaim: Ketertarikan kuat membeli jet bekas Kuwait untuk penguatan instan.
      Hasil: Dibatalkan Resmi. Kabinet secara formal membatalkan rencana ini pada Februari 2026 karena masalah biaya logistik dan hasil evaluasi teknis yang buruk.
      -
      2026: Pembekuan Total (Anwar Ibrahim)
      Kejadian: PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan korupsi dan kartel di tubuh Kemenhan.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
      horeyyyyy...F18 come to PAPA
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
      ________________________________________
      🤣ONTERUS TERHUBUNG = BATAL🤣

      Hapus
    7. KRISIS BERAS IMPOR 500.000 TON DARI INDONESIA
      KRISIS DAGING AYAM
      KRISIS DAGING SAPI
      KRISIS DAGING KAMBING
      KRISIS TELUR AYAM
      KRISIS HUTANG
      ________________________________________
      1 KRISIS HUTANG: Data Kementerian Kewangan (MOF) dan Bank Negara Malaysia (BNM) mengonfirmasi utang negara mencapai RM1,3 triliun (Juni 2025) dengan rasio utang rumah tangga sebesar 84,3% PDB. Laporan CEIC Data memproyeksikan rasio utang pemerintah berada di angka 68,9% PDB.
      -
      2 KRISIS BERAS: Berdasarkan siaran pers Kementerian Pertanian RI dan Perum BULOG, Malaysia menyepakati impor beras dari Kalimantan Barat sebesar 2.000 ton/bulan (Mei 2025) dengan total proyeksi mencapai 500.000 ton untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
      -
      3 UNGGAS & TELUR: Laporan The Edge Malaysia dan Jabatan Penerangan mencatat penghentian total subsidi telur per 1 Agustus 2025 guna menghemat anggaran RM1,2 miliar. Analisis USA-ASEAN Business Council menunjukkan transisi penuh ke mekanisme pasar bebas.
      -
      4 DAGING MERAH: Data Jabatan Perkhidmatan Veterinar (DVS) menunjukkan tingkat kemandirian daging sapi/kambing di bawah 15%. Astro Awani dan The Star melaporkan ketergantungan impor sebesar 90% serta isu penyelundupan daging ilegal di perbatasan.
      -
      5 IMPOR AYAM GPS: Dokumen resmi USTR (15 Oktober 2025) berjudul "United States and Malaysia Reach Agreement on Reciprocal Trade" merinci pemberian akses pasar preferensial Malaysia bagi genetika unggas (GPS) asal Amerika Serikat sebagai bagian dari perjanjian dagang ART.
      ________________________________________
      DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      -
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

      Hapus
  33. KLAIM CASH = 🦧GORILA HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
    --------------
    BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
    BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
    -
    🦧GORILA KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
    -
    HUTANG BAYAR HUTANG
    HUTANG BAYAR HUTANG
    HUTANG BAYAR HUTANG
    -
    Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
    -
    2018: FASE "OPEN DONASI"
    Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
    -
    2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
    Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
    -
    2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
    Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
    -
    2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
    Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
    -
    2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
    Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
    -
    2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
    Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
    -
    2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
    Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
    -
    2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
    Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
    -
    2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
    Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
    Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
    Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.

    BalasHapus
  34. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
    -
    🇮🇩 Indonesia
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
    -
    🇲🇾 Malaydesh
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
    -
    🇻🇳 Vietnam
    Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
    -
    🇹🇭 Thailand
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
    -
    🇵🇭 Filipina
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
    -
    🇰🇭 Kamboja
    Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
    -
    🇸🇬 Singapura
    Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
    Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
    -
    🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
    Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
    ________________________________________
    GDP INDONESIA = MALAYDESH +SINGA+PINOY
    GDP INDONESIA = MALAYDESH +VIET+PINOY
    GDP INDONESIA = MALAYDESH +THAI+VIET
    GDP INDONESIA 1,492,618
    GDP SINGA : 561,725
    GDP MALAYDESH : 488,250
    GDP PINOY : 471,516
    GDP VIET : 468,400
    GDP THAI : 545,341
    WHY IS INDONESIA LISTED AS ONE OF THE G-20 COUNTRIES WHILE MALAYDESH AND SINGAPORE ARE NOT
    MALAYDESH and Singapore lack the size to match Indonesia’s importance on the global stage. With a combined GDP of around USD818 Billion, MALAYDESH and Singapore are still quite far from Indonesia’s USD1.3 Trillion GDP, which puts a gap of around USD500 Billion between Indonesia with MALAYDESH and Singapore. EXCLUDING the combined GDP there would be a USD900 billion gap between Indonesia with MALAYDESH and Singapore respectively.
    Things get even worse when we measure the economy in GDP PPP. Indonesia stands at around USD4 Trillion in PPP, whilst MALAYDESH at USD1,089 Trillion and Singapore at USD617 Billion. Even the combined GDP of the next three largest ASEAN nations (Thailand, Vietnam, and the Philippines) still couldn’t match Indonesia’s size. Within both PPP and Nominal GDP, no ASEAN nations are within the top 20 largest economies in the world, therefore none of them can qualify for the G20 membership with their GDP.
    ________________________________________
    2025 INDONESIA = 6th LARGEST ECONOMY IN THE WORLD BY GDP (PPP)
    1. Tiongkok – US$40,7 triliun
    2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
    3. India – US$17,6 triliun
    4. Rusia – US$7,19 triliun
    5. Jepang – US$6,74 triliun
    6. Indonesia – US$5,69 triliun
    7. Jerman – US$5,65 triliun
    8. Brasil – US$5,27 triliun
    9. Turki – US$3,91 triliun
    10. Meksiko – US$3,88 triliun
    11. Mesir – US$3,85 triliun
    12. Inggris – US$3,82 triliun
    13. Prancis – US$3,80 triliun
    14. Iran – US$3,74 triliun
    15. Pakistan – US$2,09 triliun
    16. Bangladesh – US$2,05 triliun
    17. Italia – US$2,04 triliun
    18. Vietnam – US$1,89 triliun
    19. Filipina – US$1,87 triliun
    20. Thailand – US$1,85 triliun
    Indonesia is the 8th largest economy in the world by GDP (PPP). It is also the largest economy in Southeast Asia

    BalasHapus
  35. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
    -
    🇮🇩 Indonesia
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
    -
    🇲🇾 Malaydesh
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
    -
    🇻🇳 Vietnam
    Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
    -
    🇹🇭 Thailand
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
    -
    🇵🇭 Filipina
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
    ________________________________________
    MAHATIR ........
    JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
    JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
    JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
    ----------------------
    Pandangan Terhadap Penguatan Ringgit
    Meskipun Ringgit menguat tajam pada awal 2026, Mahathir cenderung melihatnya sebagai jebakan jangka pendek. Ia menilai:
    Ketergantungan pada AS: Penguatan ini dipandangnya sebagai hasil dari kepatuhan Malaydesh pada kebijakan AS (terutama di bawah kepemimpinan Donald Trump), yang ia sebut sebagai langkah "bodoh" karena membuat ekonomi Malaydesh rentan terhadap tekanan politik Washington.
    Potensi Krisis: Mahathir memprediksi bahwa kebijakan luar negeri AS yang tidak stabil pada 2026 akan membawa kekacauan bagi ekonomi global, termasuk Malaydesh yang sudah terikat melalui ART
    -
    MAHATHIR = MALAS MISKIN
    menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
    -
    Sumber Berita:
    The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
    Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
    Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
    -
    ANWAR IBRAHIM = MISKIN
    “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
    -
    Sumber Berita:
    Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
    Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
    The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".


    BalasHapus
  36. Pssstttt... GORILLA buat buat lupa... Apa 42 BUAH J10 RONGSOK...? Ternyata baru sebatas RENCANA... 🤣🤣🤣



    Sjafrie Sjamsoeddin: Jet Tempur Chengdu J-10 Sebentar Lagi Terbang di Jakarta

    https://nasional.kompas.com/read/2025/10/15/13573331/sjafrie-sjamsoeddin-jet-tempur-chengdu-j-10-sebentar-lagi-terbang-di-jakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. F18 2021-2025, NARASI UTAMA PEJABAT MALAYDESH =
      "masih segar" (jam terbang rendah),
      "siap pakai" (perawatan bagus),
      "hemat biaya" (kesamaan infrastruktur).
      ________________________________________
      🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
      Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
      Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
      Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
      ________________________________________
      🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
      Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
      Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
      ________________________________________
      🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
      Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
      Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
      Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
      ________________________________________
      🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
      Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
      Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
      ________________________________________
      PEJABAT DAN BERUK = MEMBUAL
      -
      pernyataan pejabat Malaydesh mengenai F/A-18 Hornet Kuwait (2021–2025):
      -
      2021 (Solusi Instan): Pemerintah menyatakan minat pada 33 unit Hornet sebagai solusi cepat (stop-gap) karena kompatibel dengan infrastruktur perawatan dan pilot TUDM yang sudah ada.
      -
      2022–2023 (Kondisi Prima): Hasil inspeksi langsung delegasi TUDM ke Kuwait mengonfirmasi bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi, serta memiliki sistem avionik dan rangka (airframe) yang masih prima.
      -
      2024 (Jam Terbang Rendah): Menhan Mohamed Khaled Nordin menegaskan di Parlemen bahwa pesawat masih "sangat muda" dengan 1.500–3.000 jam terbang, jauh di bawah batas usia pakai 6.000–8.000 jam.
      -
      2025 (Siap Tempur & Pembatalan): Pejabat militer menyatakan pesawat dalam kondisi siap tempur (combat ready). Namun, pada Agustus 2025 rencana dibatalkan akibat ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait.
      -
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      ________________________________________
      🗓️2026 = CANCELLED F18
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.

      Hapus
    2. KRISIS BERAS IMPOR 500.000 TON DARI INDONESIA
      KRISIS DAGING AYAM
      KRISIS DAGING SAPI
      KRISIS DAGING KAMBING
      KRISIS TELUR AYAM
      KRISIS HUTANG
      ________________________________________
      1 KRISIS HUTANG: Data Kementerian Kewangan (MOF) dan Bank Negara Malaysia (BNM) mengonfirmasi utang negara mencapai RM1,3 triliun (Juni 2025) dengan rasio utang rumah tangga sebesar 84,3% PDB. Laporan CEIC Data memproyeksikan rasio utang pemerintah berada di angka 68,9% PDB.
      -
      2 KRISIS BERAS: Berdasarkan siaran pers Kementerian Pertanian RI dan Perum BULOG, Malaysia menyepakati impor beras dari Kalimantan Barat sebesar 2.000 ton/bulan (Mei 2025) dengan total proyeksi mencapai 500.000 ton untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
      -
      3 UNGGAS & TELUR: Laporan The Edge Malaysia dan Jabatan Penerangan mencatat penghentian total subsidi telur per 1 Agustus 2025 guna menghemat anggaran RM1,2 miliar. Analisis USA-ASEAN Business Council menunjukkan transisi penuh ke mekanisme pasar bebas.
      -
      4 DAGING MERAH: Data Jabatan Perkhidmatan Veterinar (DVS) menunjukkan tingkat kemandirian daging sapi/kambing di bawah 15%. Astro Awani dan The Star melaporkan ketergantungan impor sebesar 90% serta isu penyelundupan daging ilegal di perbatasan.
      -
      5 IMPOR AYAM GPS: Dokumen resmi USTR (15 Oktober 2025) berjudul "United States and Malaysia Reach Agreement on Reciprocal Trade" merinci pemberian akses pasar preferensial Malaysia bagi genetika unggas (GPS) asal Amerika Serikat sebagai bagian dari perjanjian dagang ART.
      ________________________________________
      DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
      2029 = 438,09 BILLION USD
      2028 = 412,2 BILLION USD
      2027 = 386,51 BILLION USD
      2026 = 362,19 BILLION USD
      2025 = 338,75 BILLION USD
      2024 = 316,15 BILLION USD
      2023 = 293,83 BILLION USD
      2022 = 271,49 BILLION USD
      2021 = 247,49 BILLION USD
      2020 = 221,49 BILLION USD
      ________________________________________
      DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
      2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
      2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
      2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
      2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
      2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
      2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
      2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
      2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
      2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
      2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
      ________________________________________
      DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah


      Hapus
  37. GORILLA JANGAN BUAT BUAT LUPA ya guys... F15 versi NGEPRANK.... 🔥🔥🤣🤣🤣



    Alasan Indonesia Batal Beli Pesawat Tempur F-15EX

    https://www.tempo.co/politik/alasan-indonesia-batal-beli-pesawat-tempur-f-15ex-2112559

    BalasHapus
    Balasan
    1. IDN : SHOPPING VERSUS MY : CANCELLING
      IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
      IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
      -
      INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALAYDESH.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________
      1. SU-35 > RAFALE
      Batal (Su-35): Rencana awal 11 unit dari Rusia.
      Pengganti (Rafale): Indonesia telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk total 42 unit.
      -
      2. MIRAGE 2000-5 > KAAN
      Batal (Mirage 2000-5): Rencana akuisisi 12 unit pesawat bekas dari Qatar.
      Pengganti (KAAN): Indonesia resmi menyepakati pembelian 48 unit jet tempur generasi ke-5 dari Turkish Aerospace Industries (TAI).
      -
      3. J-10CE > KF-21 BORAMAE BLOCK II
      Batal (J-10CE): Sempat masuk radar pertimbangan namun tidak berlanjut ke kontrak resmi.
      Pengganti (KF-21): Indonesia berkomitmen pada pengembangan bersama Korea Selatan dengan target total 48 unit.
      -
      4. F-15IDN > M-346F
      Batal (F-15IDN): Rencana 24 unit F-15EX resmi dihentikan oleh Boeing pada Februari 2026 karena kendala anggaran.
      Pengganti (M-346F): Indonesia beralih ke pesawat tempur ringan/latih jet lanjut M-346F Block 20 dari Leonardo, Italia.
      ====================
      ====================
      2026 =
      CANCELLED F18 = TIADA GANTI
      CANCELLED F18 = TIADA GANTI
      CANCELLED F18 = TIADA GANTI
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      ________________________________________
      DIBATALKAN/CANCELLED
      -
      F/A 18C/D Hornet bekas Kuwait (2025–2026)
      Dibatalkan resmi oleh Kabinet Malaydesh pada Februari 2026 setelah evaluasi teknis RMAF menunjukkan masalah ketersediaan, logistik, dan biaya jangka panjang.
      -
      UH 60 Blackhawk (1990 an)
      Rencana mengganti helikopter Nuri dengan Blackhawk tidak diteruskan karena biaya tinggi dan faktor politik/industri. Malaydesh akhirnya memilih EC725 Cougar/H225M sebagai pengganti.
      -
      AV8 Gempita tambahan (batch kedua, 2019)
      Rencana penambahan batal karena keterbatasan anggaran dan fokus dialihkan ke proyek LCS. Batch pertama tetap berjalan, tetapi kelanjutan dihentikan.
      -
      MRCA (Multi Role Combat Aircraft, 2010 an)
      Program besar untuk mengganti MiG 29 dengan Rafale/Eurofighter/Gripen dibatalkan/ditunda berulang kali karena kekangan fiskal. Malaydesh akhirnya memilih FA 50 Block 20 (2023) sebagai solusi interim.
      -
      A400M tambahan (2016)
      Rencana menambah unit dibatalkan karena biaya operasi tinggi. Malaydesh tetap hanya mengoperasikan 4 unit.
      -
      Sea Skua (rudal anti kapal tambahan, 2000 an)
      Upgrade rudal untuk helikopter Lynx tidak diteruskan, fokus bergeser ke sistem baru.

      Hapus
    2. IDN : SHOPPING VERSUS MY : CANCELLING
      IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
      IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
      -
      -
      INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALAYDESH.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________
      PRANK 🦧GORILA = 2005 – 2026
      -
      2005: Prank China (KS-1A)
      Najib Razak menyatakan Malaydesh setuju secara prinsip membeli rudal jarak menengah KS-1A dari China dengan imbalan transfer teknologi. Hasil: Tidak ada realisasi pembelian hingga saat ini.
      -
      2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
      Malaydesh dilaporkan mempersempit pilihan ke Dassault Rafale untuk pengadaan 18 jet tempur senilai USD 2 miliar. Hasil: Proyek ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran.
      -
      2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
      Penandatanganan Letter of Intent (LoI) di DSA 2016 untuk 20 unit artileri Caesar 155mm. Hasil: Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; Malaydesh akhirnya memilih unit lain.
      -
      2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
      “The MALAYDESH government has shown interest in buying the JF-17 Thunder aircraft from Pakistan but the deal is yet to be finalized,” a senior Pakistan Ministry of Defense Production official told Arab News. Hasil: Malaydesh tiada akusisi jet tersebut.
      -
      2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
      Klaim bahwa kontrak kapal MRSS akan ditandatangani Agustus 2018. Hasil: Hingga saat ini, kontrak tersebut tidak pernah terealisasi dengan PT PAL.
      -
      2022: Prank India (HAL Tejas)
      Malaydesh mengidentifikasi Tejas sebagai kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut. Hasil: Malaydesh justru memilih FA-50 Block 20 dari Korea Selatan pada 2023.
      -
      2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
      Kemenhan Malaydesh meninjau ulang rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm setelah sebelumnya dikabarkan akan dibeli. Hasil: Dibatalkan/diganti dengan sistem lain.
      -
      2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
      Malaydesh diharapkan menyelesaikan kesepakatan untuk pasokan EVA 155mm. Hasil: Senasib dengan Yavuz, tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
      =
      2023: Prank PBB (IAG Guardian)
      Sembilan kendaraan IAG Guardian yang dikirim untuk misi PBB (UNIFIL) dinyatakan tidak memenuhi persyaratan operasional, berujung pada sanksi pemotongan biaya operasional.
      -
      2024–2025 Prank Black Hawk
      Ini menjadi salah satu "prank" terbesar baru-baru ini. Malaydesh berencana menyewa empat helikopter UH-60A Black Hawk dari perusahaan lokal Aerotree Defence & Services untuk menggantikan helikopter Nuri yang sudah tua.
      -
      2024–2025 Prank Kuwait - Jet Tempur F/A-18 Hornet
      Malaydesh menunjukkan ketertarikan kuat untuk membeli jet tempur F/A-18 Hornet bekas milik Angkatan Udara Kuwait untuk menambah kekuatan udara mereka secara instan.
      -.
      2026 Pembekuan Pengadaan Massal
      Kejadian: Pada awal 2026, PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan semua keputusan pengadaan militer karena adanya penyelidikan dugaan korupsi dan kartel dalam kementerian pertahanan. Ini berdampak pada rencana-rencana yang sedang dibahas sepanjang 2024 dan 2025.
      ________________________________________
      DIBATALKAN/CANCELLED
      -
      F/A 18C/D Hornet bekas Kuwait (2025–2026)
      Dibatalkan resmi oleh Kabinet Malaydesh pada Februari 2026 setelah evaluasi teknis RMAF menunjukkan masalah ketersediaan, logistik, dan biaya jangka panjang.
      -
      UH 60 Blackhawk (1990 an)
      Rencana mengganti helikopter Nuri dengan Blackhawk tidak diteruskan karena biaya tinggi dan faktor politik/industri. Malaydesh akhirnya memilih EC725 Cougar/H225M sebagai pengganti.
      -
      MRCA (Multi Role Combat Aircraft, 2010 an)
      Program besar untuk mengganti MiG 29 dengan Rafale/Eurofighter/Gripen dibatalkan/ditunda berulang kali karena kekangan fiskal. Malaydesh akhirnya memilih FA 50 Block 20 (2023) sebagai solusi interim.
      -
      Sea Skua (rudal anti kapal tambahan, 2000 an)
      Upgrade rudal untuk helikopter Lynx tidak diteruskan, fokus bergeser ke sistem baru.

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      ________________________________________
      1. SU-35 > RAFALE
      Batal (Su-35): Rencana awal 11 unit dari Rusia.
      Pengganti (Rafale): Indonesia telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk total 42 unit.
      ________________________________________
      2. MIRAGE 2000-5 > KAAN
      Batal (Mirage 2000-5): Rencana akuisisi 12 unit pesawat bekas dari Qatar.
      Pengganti (KAAN): Indonesia resmi menyepakati pembelian 48 unit jet tempur generasi ke-5 dari Turkish Aerospace Industries (TAI).
      ________________________________________
      3. J-10CE > KF-21 BORAMAE BLOCK II
      Batal (J-10CE): Sempat masuk radar pertimbangan namun tidak berlanjut ke kontrak resmi.
      Pengganti (KF-21): Indonesia berkomitmen pada pengembangan bersama Korea Selatan dengan target total 48 unit.
      ________________________________________
      4. F-15IDN > M-346F
      Batal (F-15IDN): Rencana 24 unit F-15EX resmi dihentikan oleh Boeing pada Februari 2026 karena kendala anggaran.
      Pengganti (M-346F): Indonesia beralih ke pesawat tempur ringan/latih jet lanjut M-346F Block 20 dari Leonardo, Italia.
      ====================
      ====================
      PRANK 🦧GORILA = 2005 – 2026
      PRANK 🦧GORILA = 2005 – 2026
      PRANK 🦧GORILA = 2005 – 2026
      -
      2005: Prank China (KS-1A)
      Najib Razak menyatakan Malaydesh setuju secara prinsip membeli rudal jarak menengah KS-1A dari China dengan imbalan transfer teknologi. Hasil: Tidak ada realisasi pembelian hingga saat ini.
      -
      2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
      Malaydesh dilaporkan mempersempit pilihan ke Dassault Rafale untuk pengadaan 18 jet tempur senilai USD 2 miliar. Hasil: Proyek ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran.
      -
      2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
      Penandatanganan Letter of Intent (LoI) di DSA 2016 untuk 20 unit artileri Caesar 155mm. Hasil: Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; Malaydesh akhirnya memilih unit lain.
      -
      2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
      “The MALAYDESH government has shown interest in buying the JF-17 Thunder aircraft from Pakistan but the deal is yet to be finalized,” a senior Pakistan Ministry of Defense Production official told Arab News. Hasil: Malaydesh tiada akusisi jet tersebut.
      -
      2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
      Klaim bahwa kontrak kapal MRSS akan ditandatangani Agustus 2018. Hasil: Hingga saat ini, kontrak tersebut tidak pernah terealisasi dengan PT PAL.
      -
      2022: Prank India (HAL Tejas)
      Malaydesh mengidentifikasi Tejas sebagai kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut. Hasil: Malaydesh justru memilih FA-50 Block 20 dari Korea Selatan pada 2023.
      -
      2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
      Kemenhan Malaydesh meninjau ulang rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm setelah sebelumnya dikabarkan akan dibeli. Hasil: Dibatalkan/diganti dengan sistem lain.
      -
      2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
      Malaydesh diharapkan menyelesaikan kesepakatan untuk pasokan EVA 155mm. Hasil: Senasib dengan Yavuz, tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
      =
      2023: Prank PBB (IAG Guardian)
      Sembilan kendaraan IAG Guardian yang dikirim untuk misi PBB (UNIFIL) dinyatakan tidak memenuhi persyaratan operasional, berujung pada sanksi pemotongan biaya operasional.
      -
      2024–2025 Prank Black Hawk
      Ini menjadi salah satu "prank" terbesar baru-baru ini. Malaydesh berencana menyewa empat helikopter UH-60A Black Hawk dari perusahaan lokal Aerotree Defence & Services untuk menggantikan helikopter Nuri yang sudah tua.
      -
      2024–2025 Prank Kuwait - Jet Tempur F/A-18 Hornet
      Malaydesh menunjukkan ketertarikan kuat untuk membeli jet tempur F/A-18 Hornet bekas milik Angkatan Udara Kuwait untuk menambah kekuatan udara mereka secara instan.
      -.
      2026 Pembekuan Pengadaan Massal
      Kejadian: Pada awal 2026, PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan semua keputusan pengadaan militer karena adanya penyelidikan dugaan korupsi dan kartel dalam kementerian pertahanan. Ini berdampak pada rencana-rencana yang sedang dibahas sepanjang 2024 dan 2025.

      Hapus
    4. IMPOR 500.000 TON DARI INDONESIA
      IMPOR AYAM GPS USA
      IMPOR DAGING AYAM
      IMPOR DAGING SAPI
      IMPOR DAGING KAMBING
      IMPOR TELUR AYAM
      KRISIS HUTANG GOVERMENT - HOUSEHOLD
      ________________________________________
      KRISIS HUTANG:
      Utang Pemerintah melonjak ke proyeksi RM1,3 triliun (69% PDB) pada 2025. Utang rumah tangga juga sangat tinggi di angka RM1,73 triliun (85,8% PDB), yang menekan daya beli masyarakat.
      -
      KRISIS BERAS:
      Dipicu larangan ekspor India (2023), Malaysia mengalami kelangkaan stok lokal. Sebagai solusi, per April 2025 Malaysia mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (Kalimantan Barat) untuk menstabilkan pasokan, khususnya di Sarawak.
      -
      UNGGAS & TELUR
      Malaysia menjadi net importer ayam mulai Juli 2025 setelah pencabutan subsidi. Per 1 Agustus 2025, subsidi telur dihapus sepenuhnya untuk menghemat anggaran negara sebesar RM1,2 miliar per tahun.
      -
      DAGING SAPI:
      Kemandirian sangat rendah dengan ketergantungan 90% pada impor daging sapi. Masalah diperparah oleh biaya pakan yang tinggi dan pelemahan nilai tukar Ringgit.
      -
      IMPOR AYAM GPS
      Melalui perjanjian ART (Oktober 2025), Malaysia memberikan akses pasar preferensial kepada Amerika Serikat untuk mengekspor genetika unggas (GPS) guna memperkuat indukan dalam negeri sesuai standar USTR.
      ________________________________________
      DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      -
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

      Hapus
  38. MEMALUKAN ASEAN ...... NGEMIS 4x = BATAL
    -
    2026 = CANCELLED F18
    2025-2021 = NGEMIS F18
    2025-2021 = MEMBUAL F18
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
    PADU GUYS....😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -18 BUAH SU30MKM
    -38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
    -18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
    -
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALAYDESH...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYDESH nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
    Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALAYDESH...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
    horeyyyyy...F18 come to PAPA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
    Come to papa F18C/D..... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
    39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  39. Pssstttt... GORILLA buat buat lupa... Apa SEBENTAR LAGI TERBANG DI INDIANESIA ...? Ternyata baru sebatas RENCANA guys.. 🤣🤣🤣



    Sjafrie Sjamsoeddin: Jet Tempur Chengdu J-10 Sebentar Lagi Terbang di Jakarta

    https://nasional.kompas.com/read/2025/10/15/13573331/sjafrie-sjamsoeddin-jet-tempur-chengdu-j-10-sebentar-lagi-terbang-di-jakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALAYDESH.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________
      KFH EXIT BANKRUPT = 🦧GORILA NGEMIS F18 KUWAIT
      KFH EXIT BANKRUPT = 🦧GORILA NGEMIS F18 KUWAIT
      KFH EXIT BANKRUPT = 🦧GORILA NGEMIS F18 KUWAIT
      -------------------------
      MALAYDESH 's first foreign Islamic bank Kuwait Finance House (MALAYDESH ) Bhd (KFH MALAYDESH ) is exiting MALAYDESH after 19 years of operation.
      In a statement today, the group said Kuwait Finance House (MALAYDESH ) Berhad (KFHMB) will be closed, aligned with its international business strategic review to focus and expand its regional market in Gulf Cooperation Council (GCC) and Middle East
      ________________________________________
      F18 2021-2025
      PEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
      BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
      -
      🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
      Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
      Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
      Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
      -
      🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
      Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
      Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
      -
      🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
      Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
      Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
      Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
      -
      🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
      Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
      Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
      ________________________________________
      PEJABAT DAN BERUK = MEMBUAL
      -
      pernyataan pejabat Malaydesh mengenai F/A-18 Hornet Kuwait (2021–2025):
      -
      2021 (Solusi Instan): Pemerintah menyatakan minat pada 33 unit Hornet sebagai solusi cepat (stop-gap) karena kompatibel dengan infrastruktur perawatan dan pilot TUDM yang sudah ada.
      -
      2022–2023 (Kondisi Prima): Hasil inspeksi langsung delegasi TUDM ke Kuwait mengonfirmasi bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi, serta memiliki sistem avionik dan rangka (airframe) yang masih prima.
      -
      2024 (Jam Terbang Rendah): Menhan Mohamed Khaled Nordin menegaskan di Parlemen bahwa pesawat masih "sangat muda" dengan 1.500–3.000 jam terbang, jauh di bawah batas usia pakai 6.000–8.000 jam.
      -
      2025 (Siap Tempur): Pejabat militer menyatakan pesawat dalam kondisi siap tempur (combat ready).
      ________________________________________
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA

      Hapus
    2. KRISIS BERAS IMPOR 500.000 TON DARI INDONESIA
      KRISIS DAGING AYAM
      KRISIS DAGING SAPI
      KRISIS DAGING KAMBING
      KRISIS TELUR AYAM
      KRISIS HUTANG
      ________________________________________
      1 KRISIS HUTANG: Data Kementerian Kewangan (MOF) dan Bank Negara Malaysia (BNM) mengonfirmasi utang negara mencapai RM1,3 triliun (Juni 2025) dengan rasio utang rumah tangga sebesar 84,3% PDB. Laporan CEIC Data memproyeksikan rasio utang pemerintah berada di angka 68,9% PDB.
      -
      2 KRISIS BERAS: Berdasarkan siaran pers Kementerian Pertanian RI dan Perum BULOG, Malaysia menyepakati impor beras dari Kalimantan Barat sebesar 2.000 ton/bulan (Mei 2025) dengan total proyeksi mencapai 500.000 ton untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
      -
      3 UNGGAS & TELUR: Laporan The Edge Malaysia dan Jabatan Penerangan mencatat penghentian total subsidi telur per 1 Agustus 2025 guna menghemat anggaran RM1,2 miliar. Analisis USA-ASEAN Business Council menunjukkan transisi penuh ke mekanisme pasar bebas.
      -
      4 DAGING MERAH: Data Jabatan Perkhidmatan Veterinar (DVS) menunjukkan tingkat kemandirian daging sapi/kambing di bawah 15%. Astro Awani dan The Star melaporkan ketergantungan impor sebesar 90% serta isu penyelundupan daging ilegal di perbatasan.
      -
      5 IMPOR AYAM GPS: Dokumen resmi USTR (15 Oktober 2025) berjudul "United States and Malaysia Reach Agreement on Reciprocal Trade" merinci pemberian akses pasar preferensial Malaysia bagi genetika unggas (GPS) asal Amerika Serikat sebagai bagian dari perjanjian dagang ART.
      ________________________________________
      1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
      -
      • Utang akhir 2024: RM 1.25 triliun
      • Utang akhir Juni 2025: RM 1.30 triliun
      • Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
      1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Per Orang = 1,300,000,000,000/35,977,838 : RM 36,139 per orang
      -
      3️⃣ Ringkasan dalam tabel
      Periode Total Utang (RM Triliun) Penduduk (Jiwa) Utang per Orang (RM) Kenaikan per Orang (RM)
      Akhir 2024 1.25 35,977,838 34,735 –
      Juni 2025 1.30 35,977,838 36,139 +1,404
      -
      4️⃣ Analisis
      • Dalam 6 bulan pertama 2025, utang per penduduk naik sekitar RM 1,404.
      • Kenaikan ini setara dengan +4% dibanding akhir 2024.
      • Artinya, setiap warga Malaydesh secara rata-rata “menanggung” tambahan utang sekitar RM 234 per bulan selama periode tersebut.
      ________________________________________
      1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
      -
      • Utang rumah tangga (akhir Maret 2025): RM 1.65 triliun
      • Persentase terhadap PDB: 84.3%
      • Jumlah penduduk Malaydesh pertengahan 2025: 35,977,838 jiwa
      -
      2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
      Utang per orang =1,650,000,000,000/35,977,838 : RM 45,859 per orang
      -
      3️⃣ Ringkasan dalam tabel
      Periode Total Utang Rumah Tangga (RM Triliun) Penduduk (Jiwa) Utang per Orang (RM)
      Maret 2025 1.65 35,977,838 45,859
      -
      4️⃣ Analisis
      • Setiap penduduk Malaydesh, secara rata-rata, “menanggung” utang rumah tangga sekitar RM 45,859.
      • Angka ini lebih tinggi dibanding utang per kapita pemerintah federal yang kita hitung sebelumnya (sekitar RM 36 ribu per orang).
      • Jika digabungkan (utang pemerintah + utang rumah tangga), beban utang total per kapita bisa mendekati RM 82 ribu.
      Rasio 84.3% dari PDB menunjukkan bahwa utang rumah tangga Malaydesh relatif tinggi dibanding ukuran ekonominya, yang dapat memengaruhi daya beli dan risiko keuangan rumah tangga jika suku bunga

      Hapus
    3. 2026 BUDGET DEFENSE INDONESIA =
      USD11.4 BILLION
      USD11.4 BILLION
      USD11.4 BILLION
      The Indonesian House of Representatives (DPR) approved the 2026 State Budget on September 23, 2025, which includes a defense budget of Rp187.1 trillion. This amount is equivalent to approximately USD11.4 billion, based on the government's assumed exchange rate of Rp16,500 per U.S. dollar for the 2026 budget.
      Key details about the 2026 Indonesian defense budget:
      • Approval: The budget was approved during a House plenary session on September 23, 2025.
      • Amount: It allocates Rp187.1 trillion for the Ministry of Defense and the Indonesian Armed Forces (TNI).
      • Conversion to USD: Using the official 2026 budget assumption of Rp16,500 per U.S. dollar, Rp187.1 trillion converts to approximately USD11.34 billion, which aligns with the USD11.4 to USD11.5 billion range mentioned.
      • Purpose: The funds will be used for TNI response to global and regional developments. It is intended to help modernize the military and achieve the country's Minimum Essential Force (MEF) target.
      • Increase: The 2026 defense budget marks a significant increase from the 2025 allocation, which was initially Rp139.2 trillion.
      =============
      =============
      2026 USD1.8 BILLION MINDEF =
      PROCUREMENTS USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
      INFRASTRUCTURE PROJECTS USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
      DEVELOPMENT EXPENDITURE USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
      Malaydesh has taken a decisive step toward strengthening its national defence architecture with the allocation of RM21.2 billion to the Ministry of Defence (MINDEF) under the 2026 National Budget, unveiled by Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim in Parliament today.Of this, RM14.11 billion is designated for Operational Expenditure, covering maintenance, training, and ongoing deployments, while RM7.63 billion is directed toward Development Expenditure, funding new procurements and infrastructure projects.
      --------------
      Ringgit 1 Billion = US USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      RM21,2 Billion X 236,686,000 = USD5,01 Billion
      --------------
      Ringgit 1 Billion = US USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      Jadi
      RM 7.63 Billion=
      7.63 X 236,686,000 = US USD 1,805,914,180 ( baca satu milyar delapan ratus lima juta sembilan ratus empat belas ribu seratus delapan puluh US Dollar) Atau US USD 1.8 Billion ( baca Satu koma delapan milyar US Dollar)/3 = USD0.6 BILLION FOR PROCUREMENTS
      -------------
      GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
      Federal Government Debt
      • End of 2024: RM 1.25 trillion
      • End of June 2025: RM 1.3 trillion
      • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
      Household Debt
      2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
      😝KAYA USD11.4 BILLION = MISKIN PROCUREMENTS USD0.6 BILLION = USD600 MILLION😝

      Hapus
  40. INDIANESIA lagi HEBAT F15, J10, MIRAGE & SU35....SIGN KONTRAK KOSONG / BATAL IS REAL guys..... 🔥🔥🤣🤣🤣



    1. SU35 - NGEPRANK BATAL TAK BAYAR WANG MUKA.. 🙏🙏🤣

    2. F15 - NGEPRANK SIGN KONTRAK KOSONG.. 🤣🤣🤣

    3. J10 RONGSOK - KATANYA SEBENTAR LAGI TERBANG DI JAKARTA TERNYATA BARU SEBATAS KAJIAN.. 🤭🤭🤣🤣

    4. MIRAGE RONGSOK - SIGN KONTRAK KOSONG TERNYATA BATAL TIADA WANG... 🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOCAK ....
      2026 = CANCELLED F18
      2026 = FREEZES PROCUREMENT
      2025 = CANCELLED BLACKHAWK
      2025 = CANCELLED LIGHT TWIN HELO
      2023 = CANCELLED 5 PROCUREMENT
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaydesh secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaydesh saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaydesh yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".


      Hapus
    2. KOCAK ....
      2026 = CANCELLED F18
      2026 = FREEZES PROCUREMENT
      2025 = CANCELLED BLACKHAWK
      2025 = CANCELLED LIGHT TWIN HELO
      2023 = CANCELLED 5 PROCUREMENT
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaydesh secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaydesh saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaydesh yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F

      -
      MALAYDESH.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________
      F18 2021-2025
      PEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
      BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
      -
      🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
      Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
      Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
      Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
      -
      🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
      Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
      Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
      -
      🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
      Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
      Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
      Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
      -
      🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
      Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
      Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
      ________________________________________
      🗓️2026 = CANCELLED F18
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
      BEZA ya guys... HAHAHAHA
      MALAYDESH...
      F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYDESH nanti...
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
      INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
      18 Buah Su 30MKM
      17 Buah Bae hawk 108/208
      8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
      18 +18 Buah FA-50M Block 20
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
      ________________________________________
      🤣ONTERUS TERHUBUNG = BATAL🤣

      Hapus
  41. Xaxaxaaxaxaxaxaxaxaa dah lah sampe mules perut gue xaxxaxaxaxaxaxaaxaxaxa🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  42. F18 2021-2025, NARASI UTAMA PEJABAT MALAYDESH =
    "masih segar" (jam terbang rendah),
    "siap pakai" (perawatan bagus),
    "hemat biaya" (kesamaan infrastruktur).
    ________________________________________
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    ________________________________________
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    ________________________________________
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    ________________________________________
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    PEJABAT DAN BERUK = MEMBUAL
    -
    pernyataan pejabat Malaydesh mengenai F/A-18 Hornet Kuwait (2021–2025):
    -
    2021 (Solusi Instan): Pemerintah menyatakan minat pada 33 unit Hornet sebagai solusi cepat (stop-gap) karena kompatibel dengan infrastruktur perawatan dan pilot TUDM yang sudah ada.
    -
    2022–2023 (Kondisi Prima): Hasil inspeksi langsung delegasi TUDM ke Kuwait mengonfirmasi bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi, serta memiliki sistem avionik dan rangka (airframe) yang masih prima.
    -
    2024 (Jam Terbang Rendah): Menhan Mohamed Khaled Nordin menegaskan di Parlemen bahwa pesawat masih "sangat muda" dengan 1.500–3.000 jam terbang, jauh di bawah batas usia pakai 6.000–8.000 jam.
    -
    2025 (Siap Tempur & Pembatalan): Pejabat militer menyatakan pesawat dalam kondisi siap tempur (combat ready). Namun, pada Agustus 2025 rencana dibatalkan akibat ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    ________________________________________
    🗓️2026 = CANCELLED F18
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.

    BalasHapus
  43. Berapa x d kaji, berapa x d cek erhhhh last..last...tetep aja CANCEL xaxaxaxaxaaxaxaxaxa

    BalasHapus
  44. Sssssstttttttttttt CANCEL gaess xaxaxaxaxaxaxaxa🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  45. Rilexs lah........CANCEL!!!!!! Xaxaaxxaxaxaxaxaxaxaxa🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  46. Hornet come to papa...........CANCEL!!!! xaxaxaxaxaxaxxaaxa🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  47. Program F18 KUWAIT ON teeeerrrruuusssss......CANCEL!!!!!! xaxaxaxxaxaxaxxaxaa🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  48. F18 2021-2025, NARASI UTAMA PEJABAT MALAYDESH =
    "masih segar" (jam terbang rendah),
    "siap pakai" (perawatan bagus),
    "hemat biaya" (kesamaan infrastruktur).
    ________________________________________
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    ________________________________________
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    ________________________________________
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    ________________________________________
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    PEJABAT DAN BERUK = MEMBUAL
    -
    pernyataan pejabat Malaydesh mengenai F/A-18 Hornet Kuwait (2021–2025):
    -
    2021 (Solusi Instan): Pemerintah menyatakan minat pada 33 unit Hornet sebagai solusi cepat (stop-gap) karena kompatibel dengan infrastruktur perawatan dan pilot TUDM yang sudah ada.
    -
    2022–2023 (Kondisi Prima): Hasil inspeksi langsung delegasi TUDM ke Kuwait mengonfirmasi bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi, serta memiliki sistem avionik dan rangka (airframe) yang masih prima.
    -
    2024 (Jam Terbang Rendah): Menhan Mohamed Khaled Nordin menegaskan di Parlemen bahwa pesawat masih "sangat muda" dengan 1.500–3.000 jam terbang, jauh di bawah batas usia pakai 6.000–8.000 jam.
    -
    2025 (Siap Tempur & Pembatalan): Pejabat militer menyatakan pesawat dalam kondisi siap tempur (combat ready). Namun, pada Agustus 2025 rencana dibatalkan akibat ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    ________________________________________
    🗓️2026 = CANCELLED F18
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.

    BalasHapus
  49. 39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... CANCEL!!!!!!! xaxaxaxaxaxaxaxaxa🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  50. F18 2021-2025, NARASI UTAMA PEJABAT MALAYDESH =
    "masih segar" (jam terbang rendah),
    "siap pakai" (perawatan bagus),
    "hemat biaya" (kesamaan infrastruktur).
    -
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    -
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    -
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    -
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    PEJABAT DAN BERUK = MEMBUAL
    -
    pernyataan pejabat Malaydesh mengenai F/A-18 Hornet Kuwait (2021–2025):
    -
    2021 (Solusi Instan): Pemerintah menyatakan minat pada 33 unit Hornet sebagai solusi cepat (stop-gap) karena kompatibel dengan infrastruktur perawatan dan pilot TUDM yang sudah ada.
    -
    2022–2023 (Kondisi Prima): Hasil inspeksi langsung delegasi TUDM ke Kuwait mengonfirmasi bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi, serta memiliki sistem avionik dan rangka (airframe) yang masih prima.
    -
    2024 (Jam Terbang Rendah): Menhan Mohamed Khaled Nordin menegaskan di Parlemen bahwa pesawat masih "sangat muda" dengan 1.500–3.000 jam terbang, jauh di bawah batas usia pakai 6.000–8.000 jam.
    -
    2025 (Siap Tempur & Pembatalan): Pejabat militer menyatakan pesawat dalam kondisi siap tempur (combat ready). Namun, pada Agustus 2025 rencana dibatalkan akibat ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    ________________________________________
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.

    BalasHapus
  51. F18 2021-2025
    PEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
    BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
    -
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    -
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    -
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    -
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    🗓️2026 = CANCELLED F18
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALAYDESH...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYDESH nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  52. ANKA INDONESIA = 2.500 KM
    CH4 = 2.500 KM
    -
    INDONESIA 87 UCAV ...
    -
    60 TB3
    12 ANKA
    9 AKINCI
    6 CH4
    -
    Drone Anka-S yang diakuisisi Indonesia merupakan pesawat nirawak kategori Medium Altitude Long Endurance (MALE) dengan jangkauan operasional yang sangat luas berkat teknologi satelit.
    Berikut adalah rincian jangkauan dan spesifikasi drone Anka Indonesia:
    -
    1. Jangkauan Operasional (Range)
    Jangkauan drone ini bergantung pada sistem kendali yang digunakan:
    Jangkauan Satelit (SATCOM): Lebih dari 2.500 km. Dengan sistem Beyond Line-of-Sight (BLOS) melalui satelit ViaSat, drone ini dapat dikendalikan dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala.
    Jangkauan Radio (Line-of-Sight): Lebih dari 250 km jika menggunakan kendali langsung dari stasiun bumi (Ground Control Station).
    -
    2. Ketahanan Terbang (Endurance)
    Durasi: Mampu terbang terus-menerus selama 24 hingga 33 jam dalam satu misi.
    Ketinggian Maksimum: Operasional hingga 30.000 kaki (sekitar 9.144 meter).
    Kecepatan: Kecepatan jelajah sekitar 110 knot (204 km/jam) dengan kecepatan maksimum hingga 117 knot (217 km/jam).
    -
    3. Status Pengadaan di Indonesia
    Kementerian Pertahanan RI memesan 12 unit drone Anka senilai USD 300 juta.
    Pengiriman: Unit pertama telah tiba di Lanud Supadio, Pontianak pada September 2025 untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan dan Laut Natuna Utara.
    Produksi Lokal: Dari total 12 unit, sebanyak 6 unit akan dirakit secara lokal oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebagai bagian dari program transfer teknologi.
    Persenjataan: Sebagai drone kombatan (UCAV), Anka Indonesia dapat dilengkapi dengan amunisi presisi seperti bom mikro cerdas MAM-L buatan Roketsan.
    ________________________________________
    JVC INDONESIA TURKI.....
    60 SET TB3
    9 SET AKINCI
    Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
    ---------
    12 UCAV ANKA
    The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
    ---------
    6 CH4 RAINBOW TNI =
    1500-2000 KM
    1500-2000 KM
    1500-2000 KM
    Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
    ________________________________________
    GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
    ANKA MALAYDESH Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
    Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaydesh, katanya.
    “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km

    BalasHapus
  53. kalo kita batal, ada gantinya...

    lha seblah...last last kabur haha!😋😵‍💫😋

    BalasHapus
  54. FEBRUARI 2026
    Tiap Tahun, Tiap Bulan, Tiap Minggu ASET BRAND NEW LANJOT haha!🤑💰🤑
    ✅️DRASS DS08
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/drass-delivers-two-swimmer-delivery.html?m=1
    ✅️Vulcanair A-VIATOR Aircraft
    ✅️H225
    ✅️PATRIOT 4X4
    ✅️T50I
    ✅️M346F
    ✅️GARIBALDI FREE
    ✅️ATLAS NO.2

    siyap diresmikan
    ✅️C27 SPARTAN MPA,
    kita Hepi..NON STOP SHOPPING haha!🤑🥳🤑

    BalasHapus
  55. KFH EXIT BANKRUPT = 🦧GORILA NGEMIS F18 KUWAIT
    KFH EXIT BANKRUPT = 🦧GORILA NGEMIS F18 KUWAIT
    KFH EXIT BANKRUPT = 🦧GORILA NGEMIS F18 KUWAIT
    -------------------------
    MALAYDESH 's first foreign Islamic bank Kuwait Finance House (MALAYDESH ) Bhd (KFH MALAYDESH ) is exiting MALAYDESH after 19 years of operation.
    In a statement today, the group said Kuwait Finance House (MALAYDESH ) Berhad (KFHMB) will be closed, aligned with its international business strategic review to focus and expand its regional market in Gulf Cooperation Council (GCC) and Middle East
    ________________________________________
    F18 2021-2025
    PEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
    BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
    -
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    -
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    -
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    -
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    PEJABAT DAN BERUK = MEMBUAL
    -
    pernyataan pejabat Malaydesh mengenai F/A-18 Hornet Kuwait (2021–2025):
    -
    2021 (Solusi Instan): Pemerintah menyatakan minat pada 33 unit Hornet sebagai solusi cepat (stop-gap) karena kompatibel dengan infrastruktur perawatan dan pilot TUDM yang sudah ada.
    -
    2022–2023 (Kondisi Prima): Hasil inspeksi langsung delegasi TUDM ke Kuwait mengonfirmasi bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi, serta memiliki sistem avionik dan rangka (airframe) yang masih prima.
    -
    2024 (Jam Terbang Rendah): Menhan Mohamed Khaled Nordin menegaskan di Parlemen bahwa pesawat masih "sangat muda" dengan 1.500–3.000 jam terbang, jauh di bawah batas usia pakai 6.000–8.000 jam.
    -
    2025 (Siap Tempur): Pejabat militer menyatakan pesawat dalam kondisi siap tempur (combat ready).
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA

    BalasHapus
  56. INDIANESIA lagi banyak BATAL guys.... JOM lihat ada F15, J10, MIRAGE & SU35......... 🔥🔥🤣🤣🤣



    1. SU35 - NGEPRANK BATAL TAK BAYAR WANG MUKA.. 🙏🙏🤣

    2. F15 - NGEPRANK SIGN KONTRAK KOSONG.. 🤣🤣🤣

    3. J10 RONGSOK - KATANYA SEBENTAR LAGI TERBANG DI JAKARTA TERNYATA BARU SEBATAS KAJIAN.. 🤭🤭🤣🤣

    4. MIRAGE RONGSOK - SIGN KONTRAK KOSONG TERNYATA BATAL TIADA WANG... 🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. SU 35 GANTI RAFALE
      MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
      J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
      F-15IDN GANTI M-346F
      -
      SU 35 GANTI RAFALE
      Rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 dari Rusia resmi dihentikan karena hambatan geopolitik.
      Alasan Gagal: Ancaman sanksi CAATSA dari Amerika Serikat yang dapat mengisolasi ekonomi Indonesia jika bertransaksi militer dengan Rusia.
      Status Pengganti: Indonesia memilih Dassault Rafale asal Prancis dan telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk 42 unit. Per Januari 2026, tiga unit perdana telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
      ________________________________________
      MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
      Rencana akuisisi 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar awalnya dimaksudkan sebagai "pesawat antara" (gap filler).
      Alasan Gagal: Keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan kontroversi mengenai urgensi membeli pesawat bekas yang sudah tua.
      Status Pengganti: Pemerintah kini lebih melirik investasi jangka panjang pada jet tempur generasi ke-5 KAAN buatan Turki untuk mencapai kemandirian teknologi, selain tetap fokus pada kedatangan Rafale.
      ________________________________________
      J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
      Meskipun sempat ada ketertarikan dan diskusi eksploratif mengenai jet tempur J-10CE asal Tiongkok, kesepakatan ini tidak berlanjut ke tahap kontrak formal.
      Alasan Gagal: Kekhawatiran akan beban logistik yang berbeda jauh dengan standar Barat yang dominan di TNI AU, serta fokus anggaran yang dialihkan ke program pengembangan bersama.
      Status Pengganti: Indonesia menegaskan kembali komitmen pada proyek KF-21 Boramae dengan Korea Selatan. Indonesia akuisisi 48 KF21 Block II
      ________________________________________
      F-15IDN GANTI M-346F
      Rencana pembelian 24 unit F-15EX (F-15IDN) dari Boeing yang sudah mencapai tahap MoU pada 2023 akhirnya menemui jalan buntu.
      Alasan Gagal: Pada Februari 2026, Boeing secara resmi menyatakan penghentian program F-15 untuk Indonesia karena harga yang dinilai terlalu tinggi dan belum adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah Indonesia.
      Status Pengganti: Fokus pengadaan kini bergeser ke jet tempur ringan/latih lanjut M-346F buatan Leonardo, Italia, yang dianggap lebih rasional secara anggaran untuk memperkuat skadron tempur taktis.
      ==========
      ==========
      🗓️2026 =
      CANCELLED F18
      CANCELLED F18
      CANCELLED F18
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      -
      MIG29N DIGANTI LCA FA50Murah

      Hapus
  57. SU 35 GANTI RAFALE
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    F-15IDN GANTI M-346F
    -
    SU 35 GANTI RAFALE
    Rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 dari Rusia resmi dihentikan karena hambatan geopolitik.
    Alasan Gagal: Ancaman sanksi CAATSA dari Amerika Serikat yang dapat mengisolasi ekonomi Indonesia jika bertransaksi militer dengan Rusia.
    Status Pengganti: Indonesia memilih Dassault Rafale asal Prancis dan telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk 42 unit. Per Januari 2026, tiga unit perdana telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
    ________________________________________
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    Rencana akuisisi 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar awalnya dimaksudkan sebagai "pesawat antara" (gap filler).
    Alasan Gagal: Keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan kontroversi mengenai urgensi membeli pesawat bekas yang sudah tua.
    Status Pengganti: Pemerintah kini lebih melirik investasi jangka panjang pada jet tempur generasi ke-5 KAAN buatan Turki untuk mencapai kemandirian teknologi, selain tetap fokus pada kedatangan Rafale.
    ________________________________________
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    Meskipun sempat ada ketertarikan dan diskusi eksploratif mengenai jet tempur J-10CE asal Tiongkok, kesepakatan ini tidak berlanjut ke tahap kontrak formal.
    Alasan Gagal: Kekhawatiran akan beban logistik yang berbeda jauh dengan standar Barat yang dominan di TNI AU, serta fokus anggaran yang dialihkan ke program pengembangan bersama.
    Status Pengganti: Indonesia menegaskan kembali komitmen pada proyek KF-21 Boramae dengan Korea Selatan. Indonesia akuisisi 48 KF21 Block II
    ________________________________________
    F-15IDN GANTI M-346F
    Rencana pembelian 24 unit F-15EX (F-15IDN) dari Boeing yang sudah mencapai tahap MoU pada 2023 akhirnya menemui jalan buntu.
    Alasan Gagal: Pada Februari 2026, Boeing secara resmi menyatakan penghentian program F-15 untuk Indonesia karena harga yang dinilai terlalu tinggi dan belum adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah Indonesia.
    Status Pengganti: Fokus pengadaan kini bergeser ke jet tempur ringan/latih lanjut M-346F buatan Leonardo, Italia, yang dianggap lebih rasional secara anggaran untuk memperkuat skadron tempur taktis.
    ==========
    ==========
    🗓️2026 =
    CANCELLED F18
    CANCELLED F18
    CANCELLED F18
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.

    BalasHapus
  58. PEKANBARU - KL : 291 KM
    PONTIANAK - SERAWAK : 498 KM
    -
    COME TO IN FORCE .......
    48 KAAN
    42 RAFALE
    48 KF 21
    24 M346F
    --------------------------
    1. RAFALE ± 1852 KM
    2. KF-21 Boramae ± 1.000–1.100 km
    3. F-16C/D Block 50/52 ± 1.000–1.300 km
    4. KAAN ± 1.100–1.400 km
    --------------------------
    48 KF21 BLOCK II
    An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
    https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
    --------------------------
    LOA M346FA .....
    -
    https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
    -
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
    ---------------------------
    2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
    --------------------------
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale.
    ======================
    ======================
    MEMALUKAN ASEAN ...... NGEMIS 4x = BATAL
    -
    2026 = CANCELLED F18
    2025-2021 = NGEMIS F18
    2025-2021 = MEMBUAL F18
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    --------------------------
    PEJABAT DAN BERUK = MEMBUAL
    -
    pernyataan pejabat Malaydesh mengenai F/A-18 Hornet Kuwait (2021–2025):
    -
    2021 (Solusi Instan): Pemerintah menyatakan minat pada 33 unit Hornet sebagai solusi cepat (stop-gap) karena kompatibel dengan infrastruktur perawatan dan pilot TUDM yang sudah ada.
    -
    2022–2023 (Kondisi Prima): Hasil inspeksi langsung delegasi TUDM ke Kuwait mengonfirmasi bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi, serta memiliki sistem avionik dan rangka (airframe) yang masih prima.
    -
    2024 (Jam Terbang Rendah): Menhan Mohamed Khaled Nordin menegaskan di Parlemen bahwa pesawat masih "sangat muda" dengan 1.500–3.000 jam terbang, jauh di bawah batas usia pakai 6.000–8.000 jam.
    -
    2025 (Siap Tempur): Pejabat militer menyatakan pesawat dalam kondisi siap tempur (combat ready).
    -________________________________________GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA

    BalasHapus
  59. PEKANBARU - KL : 291 KM
    PONTIANAK - SERAWAK : 498 KM
    -
    COME TO IN FORCE .......
    48 KAAN
    42 RAFALE
    48 KF 21
    24 M346F
    --------------------------
    1. RAFALE ± 1852 KM
    2. KF-21 Boramae ± 1.000–1.100 km
    3. F-16C/D Block 50/52 ± 1.000–1.300 km
    4. KAAN ± 1.100–1.400 km
    --------------------------
    48 KF21 BLOCK II
    An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
    https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
    --------------------------
    LOA M346FA .....
    -
    https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
    -
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
    ---------------------------
    2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
    --------------------------
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale.
    ======================
    ======================
    MEMALUKAN ASEAN ...... NGEMIS 4x = BATAL
    -
    2026 = CANCELLED F18
    2025-2021 = NGEMIS F18
    2025-2021 = MEMBUAL F18
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    --------------------------
    PEJABAT DAN BERUK = MEMBUAL
    -
    pernyataan pejabat Malaydesh mengenai F/A-18 Hornet Kuwait (2021–2025):
    -
    2021 (Solusi Instan): Pemerintah menyatakan minat pada 33 unit Hornet sebagai solusi cepat (stop-gap) karena kompatibel dengan infrastruktur perawatan dan pilot TUDM yang sudah ada.
    -
    2022–2023 (Kondisi Prima): Hasil inspeksi langsung delegasi TUDM ke Kuwait mengonfirmasi bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi, serta memiliki sistem avionik dan rangka (airframe) yang masih prima.
    -
    2024 (Jam Terbang Rendah): Menhan Mohamed Khaled Nordin menegaskan di Parlemen bahwa pesawat masih "sangat muda" dengan 1.500–3.000 jam terbang, jauh di bawah batas usia pakai 6.000–8.000 jam.
    -
    2025 (Siap Tempur): Pejabat militer menyatakan pesawat dalam kondisi siap tempur (combat ready).________________________________________
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA


    BalasHapus
  60. F18 2021-2025, NARASI UTAMA PEJABAT MALAYDESH =
    "masih segar" (jam terbang rendah),
    "siap pakai" (perawatan bagus),
    "hemat biaya" (kesamaan infrastruktur).
    -
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    -
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    -
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    -
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    PEJABAT DAN BERUK = MEMBUAL
    -
    pernyataan pejabat Malaydesh mengenai F/A-18 Hornet Kuwait (2021–2025):
    -
    2021 (Solusi Instan): Pemerintah menyatakan minat pada 33 unit Hornet sebagai solusi cepat (stop-gap) karena kompatibel dengan infrastruktur perawatan dan pilot TUDM yang sudah ada.
    -
    2022–2023 (Kondisi Prima): Hasil inspeksi langsung delegasi TUDM ke Kuwait mengonfirmasi bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi, serta memiliki sistem avionik dan rangka (airframe) yang masih prima.
    -
    2024 (Jam Terbang Rendah): Menhan Mohamed Khaled Nordin menegaskan di Parlemen bahwa pesawat masih "sangat muda" dengan 1.500–3.000 jam terbang, jauh di bawah batas usia pakai 6.000–8.000 jam.
    -
    2025 (Siap Tempur & Pembatalan): Pejabat militer menyatakan pesawat dalam kondisi siap tempur (combat ready). Namun, pada Agustus 2025 rencana dibatalkan akibat ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    ________________________________________
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.

    BalasHapus
  61. KFH EXIT BANKRUPT = 🦧GORILA NGEMIS F18 KUWAIT
    KFH EXIT BANKRUPT = 🦧GORILA NGEMIS F18 KUWAIT
    KFH EXIT BANKRUPT = 🦧GORILA NGEMIS F18 KUWAIT
    -------------------------
    MALAYDESH 's first foreign Islamic bank Kuwait Finance House (MALAYDESH ) Bhd (KFH MALAYDESH ) is exiting MALAYDESH after 19 years of operation.
    In a statement today, the group said Kuwait Finance House (MALAYDESH ) Berhad (KFHMB) will be closed, aligned with its international business strategic review to focus and expand its regional market in Gulf Cooperation Council (GCC) and Middle East
    ________________________________________
    F18 2021-2025
    PEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
    BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
    -
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    -
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    -
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    -
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    PEJABAT DAN BERUK = MEMBUAL
    -
    pernyataan pejabat Malaydesh mengenai F/A-18 Hornet Kuwait (2021–2025):
    -
    2021 (Solusi Instan): Pemerintah menyatakan minat pada 33 unit Hornet sebagai solusi cepat (stop-gap) karena kompatibel dengan infrastruktur perawatan dan pilot TUDM yang sudah ada.
    -
    2022–2023 (Kondisi Prima): Hasil inspeksi langsung delegasi TUDM ke Kuwait mengonfirmasi bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi, serta memiliki sistem avionik dan rangka (airframe) yang masih prima.
    -
    2024 (Jam Terbang Rendah): Menhan Mohamed Khaled Nordin menegaskan di Parlemen bahwa pesawat masih "sangat muda" dengan 1.500–3.000 jam terbang, jauh di bawah batas usia pakai 6.000–8.000 jam.
    -
    2025 (Siap Tempur): Pejabat militer menyatakan pesawat dalam kondisi siap tempur (combat ready).
    ________________________________________
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA

    BalasHapus
  62. F18 2021-2025
    PEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
    BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
    -
    🗓️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
    Minat Resmi: Malaydesh menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
    Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
    Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
    -
    🗓️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
    Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
    Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
    -
    🗓️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
    Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
    Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
    Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
    -
    🗓️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
    Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaydesh segera setelah tiba.
    Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaydesh resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
    ________________________________________
    🗓️2026 = CANCELLED F18
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALAYDESH...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYDESH nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  63. MEMALUKAN ASEAN ...... NGEMIS 4x = BATAL
    -
    2026 = CANCELLED F18
    2025-2021 = NGEMIS F18
    2025-2021 = MEMBUAL F18
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
    PADU GUYS....😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -18 BUAH SU30MKM
    -38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
    -18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
    -
    GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
    BEZA ya guys... HAHAHAHA
    MALAYDESH...
    F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYDESH nanti...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
    Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALAYDESH...
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
    INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
    18 Buah Su 30MKM
    17 Buah Bae hawk 108/208
    8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
    18 +18 Buah FA-50M Block 20
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
    horeyyyyy...F18 come to PAPA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
    Come to papa F18C/D..... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
    39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  64. SU 35 GANTI RAFALE
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    F-15IDN GANTI M-346F
    ________________________________________
    SU 35 GANTI RAFALE
    Rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 dari Rusia resmi dihentikan karena hambatan geopolitik.
    Alasan Gagal: Ancaman sanksi CAATSA dari Amerika Serikat yang dapat mengisolasi ekonomi Indonesia jika bertransaksi militer dengan Rusia.
    Status Pengganti: Indonesia memilih Dassault Rafale asal Prancis dan telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk 42 unit. Per Januari 2026, tiga unit perdana telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
    ________________________________________
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    Rencana akuisisi 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar awalnya dimaksudkan sebagai "pesawat antara" (gap filler).
    Alasan Gagal: Keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan kontroversi mengenai urgensi membeli pesawat bekas yang sudah tua.
    Status Pengganti: Pemerintah kini lebih melirik investasi jangka panjang pada jet tempur generasi ke-5 KAAN buatan Turki untuk mencapai kemandirian teknologi, selain tetap fokus pada kedatangan Rafale.
    ________________________________________
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    Meskipun sempat ada ketertarikan dan diskusi eksploratif mengenai jet tempur J-10CE asal Tiongkok, kesepakatan ini tidak berlanjut ke tahap kontrak formal.
    Alasan Gagal: Kekhawatiran akan beban logistik yang berbeda jauh dengan standar Barat yang dominan di TNI AU, serta fokus anggaran yang dialihkan ke program pengembangan bersama.
    Status Pengganti: Indonesia menegaskan kembali komitmen pada proyek KF-21 Boramae dengan Korea Selatan. Indonesia akuisisi 48 KF21 Block II
    ________________________________________
    F-15IDN GANTI M-346F
    Rencana pembelian 24 unit F-15EX (F-15IDN) dari Boeing yang sudah mencapai tahap MoU pada 2023 akhirnya menemui jalan buntu.
    Alasan Gagal: Pada Februari 2026, Boeing secara resmi menyatakan penghentian program F-15 untuk Indonesia karena harga yang dinilai terlalu tinggi dan belum adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah Indonesia.
    Status Pengganti: Fokus pengadaan kini bergeser ke jet tempur ringan/latih lanjut M-346F buatan Leonardo, Italia, yang dianggap lebih rasional secara anggaran untuk memperkuat skadron tempur taktis.
    ==========
    ==========
    2026 =
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    -
    MIG29N DIGANTI LCA FA50Murah
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  65. Tapi kan ada rafale, tapi kan datang ppa, tapi kan balaputradewa class selesai.. gak seperti negara yang KONON KATANYA KAYA DAN BER IQ TINGGI yang NYATANYA GAGAL SEMUA. dan negara itu bernama MALAYDESH.. hahah

    BalasHapus
  66. Haha.. si gempur gak punya malu, bualannya terbukti cuma cakap besar aja

    BalasHapus
  67. INDONESIA.......
    SU 35 GANTI RAFALE
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    F-15IDN GANTI M-346F
    -
    MALAYDESH.......
    RAFALE = PRANK
    TYPHOON = PRANK
    GRIPEN = PRANK
    MIG29N = TIADA GANTI
    ________________________________________
    SU 35 GANTI RAFALE
    Rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 dari Rusia resmi dihentikan karena hambatan geopolitik.
    Alasan Gagal: Ancaman sanksi CAATSA dari Amerika Serikat yang dapat mengisolasi ekonomi Indonesia jika bertransaksi militer dengan Rusia.
    Status Pengganti: Indonesia memilih Dassault Rafale asal Prancis dan telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk 42 unit. Per Januari 2026, tiga unit perdana telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
    ________________________________________
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    Rencana akuisisi 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar awalnya dimaksudkan sebagai "pesawat antara" (gap filler).
    Alasan Gagal: Keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan kontroversi mengenai urgensi membeli pesawat bekas yang sudah tua.
    Status Pengganti: Pemerintah kini lebih melirik investasi jangka panjang pada jet tempur generasi ke-5 KAAN buatan Turki untuk mencapai kemandirian teknologi, selain tetap fokus pada kedatangan Rafale.
    ________________________________________
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    Meskipun sempat ada ketertarikan dan diskusi eksploratif mengenai jet tempur J-10CE asal Tiongkok, kesepakatan ini tidak berlanjut ke tahap kontrak formal.
    Alasan Gagal: Kekhawatiran akan beban logistik yang berbeda jauh dengan standar Barat yang dominan di TNI AU, serta fokus anggaran yang dialihkan ke program pengembangan bersama.
    Status Pengganti: Indonesia menegaskan kembali komitmen pada proyek KF-21 Boramae dengan Korea Selatan. Indonesia akuisisi 48 KF21 Block II
    ________________________________________
    F-15IDN GANTI M-346F
    Rencana pembelian 24 unit F-15EX (F-15IDN) dari Boeing yang sudah mencapai tahap MoU pada 2023 akhirnya menemui jalan buntu.
    Alasan Gagal: Pada Februari 2026, Boeing secara resmi menyatakan penghentian program F-15 untuk Indonesia karena harga yang dinilai terlalu tinggi dan belum adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah Indonesia.
    Status Pengganti: Fokus pengadaan kini bergeser ke jet tempur ringan/latih lanjut M-346F buatan Leonardo, Italia, yang dianggap lebih rasional secara anggaran untuk memperkuat skadron tempur taktis.
    ==========
    ==========
    2026 =
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    -
    MIG29N = TIADA GANTI
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  68. INDONESIA.......
    SU 35 GANTI RAFALE
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    F-15IDN GANTI M-346F
    -
    MALAYDESH.......
    RAFALE = PRANK
    TYPHOON = PRANK
    GRIPEN = PRANK
    MIG29N = TIADA GANTI
    FA50Murah = DIBLOKIR USA
    ________________________________________
    SU 35 GANTI RAFALE
    Rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 dari Rusia resmi dihentikan karena hambatan geopolitik.
    Alasan Gagal: Ancaman sanksi CAATSA dari Amerika Serikat yang dapat mengisolasi ekonomi Indonesia jika bertransaksi militer dengan Rusia.
    Status Pengganti: Indonesia memilih Dassault Rafale asal Prancis dan telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk 42 unit. Per Januari 2026, tiga unit perdana telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
    ________________________________________
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    Rencana akuisisi 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar awalnya dimaksudkan sebagai "pesawat antara" (gap filler).
    Alasan Gagal: Keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan kontroversi mengenai urgensi membeli pesawat bekas yang sudah tua.
    Status Pengganti: Pemerintah kini lebih melirik investasi jangka panjang pada jet tempur generasi ke-5 KAAN buatan Turki untuk mencapai kemandirian teknologi, selain tetap fokus pada kedatangan Rafale.
    ________________________________________
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    Meskipun sempat ada ketertarikan dan diskusi eksploratif mengenai jet tempur J-10CE asal Tiongkok, kesepakatan ini tidak berlanjut ke tahap kontrak formal.
    Alasan Gagal: Kekhawatiran akan beban logistik yang berbeda jauh dengan standar Barat yang dominan di TNI AU, serta fokus anggaran yang dialihkan ke program pengembangan bersama.
    Status Pengganti: Indonesia menegaskan kembali komitmen pada proyek KF-21 Boramae dengan Korea Selatan. Indonesia akuisisi 48 KF21 Block II
    ________________________________________
    F-15IDN GANTI M-346F
    Rencana pembelian 24 unit F-15EX (F-15IDN) dari Boeing yang sudah mencapai tahap MoU pada 2023 akhirnya menemui jalan buntu.
    Alasan Gagal: Pada Februari 2026, Boeing secara resmi menyatakan penghentian program F-15 untuk Indonesia karena harga yang dinilai terlalu tinggi dan belum adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah Indonesia.
    Status Pengganti: Fokus pengadaan kini bergeser ke jet tempur ringan/latih lanjut M-346F buatan Leonardo, Italia, yang dianggap lebih rasional secara anggaran untuk memperkuat skadron tempur taktis.
    ==========
    ==========
    2026 =
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    -
    MIG29N = TIADA GANTI
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  69. INDONESIA.......
    SU 35 GANTI RAFALE
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    F-15IDN GANTI M-346F
    -
    MALAYDESH.......
    RAFALE = PRANK
    TYPHOON = PRANK
    GRIPEN = PRANK
    TEJAS = PRANK
    MIG29N = TIADA GANTI
    FA50Murah = DIBLOKIR USA
    ________________________________________
    SU 35 GANTI RAFALE
    Rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 dari Rusia resmi dihentikan karena hambatan geopolitik.
    Alasan Gagal: Ancaman sanksi CAATSA dari Amerika Serikat yang dapat mengisolasi ekonomi Indonesia jika bertransaksi militer dengan Rusia.
    Status Pengganti: Indonesia memilih Dassault Rafale asal Prancis dan telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk 42 unit. Per Januari 2026, tiga unit perdana telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
    ________________________________________
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    Rencana akuisisi 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar awalnya dimaksudkan sebagai "pesawat antara" (gap filler).
    Alasan Gagal: Keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan kontroversi mengenai urgensi membeli pesawat bekas yang sudah tua.
    Status Pengganti: Pemerintah kini lebih melirik investasi jangka panjang pada jet tempur generasi ke-5 KAAN buatan Turki untuk mencapai kemandirian teknologi, selain tetap fokus pada kedatangan Rafale.
    ________________________________________
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    Meskipun sempat ada ketertarikan dan diskusi eksploratif mengenai jet tempur J-10CE asal Tiongkok, kesepakatan ini tidak berlanjut ke tahap kontrak formal.
    Alasan Gagal: Kekhawatiran akan beban logistik yang berbeda jauh dengan standar Barat yang dominan di TNI AU, serta fokus anggaran yang dialihkan ke program pengembangan bersama.
    Status Pengganti: Indonesia menegaskan kembali komitmen pada proyek KF-21 Boramae dengan Korea Selatan. Indonesia akuisisi 48 KF21 Block II
    ________________________________________
    F-15IDN GANTI M-346F
    Rencana pembelian 24 unit F-15EX (F-15IDN) dari Boeing yang sudah mencapai tahap MoU pada 2023 akhirnya menemui jalan buntu.
    Alasan Gagal: Pada Februari 2026, Boeing secara resmi menyatakan penghentian program F-15 untuk Indonesia karena harga yang dinilai terlalu tinggi dan belum adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah Indonesia.
    Status Pengganti: Fokus pengadaan kini bergeser ke jet tempur ringan/latih lanjut M-346F buatan Leonardo, Italia, yang dianggap lebih rasional secara anggaran untuk memperkuat skadron tempur taktis.
    ==========
    ==========
    2026 =
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  70. INDONESIA.......
    SU 35 GANTI RAFALE
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    F-15IDN GANTI M-346F
    -
    MALAYDESH.......
    RAFALE = PRANK
    TYPHOON = PRANK
    GRIPEN = PRANK
    TEJAS = PRANK
    MIG29N = TIADA GANTI
    FA50Murah = DIBLOKIR USA
    ________________________________________
    SU 35 GANTI RAFALE
    Rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 dari Rusia resmi dihentikan karena hambatan geopolitik.
    Alasan Gagal: Ancaman sanksi CAATSA dari Amerika Serikat yang dapat mengisolasi ekonomi Indonesia jika bertransaksi militer dengan Rusia.
    Status Pengganti: Indonesia memilih Dassault Rafale asal Prancis dan telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk 42 unit. Per Januari 2026, tiga unit perdana telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
    ________________________________________
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    Rencana akuisisi 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar awalnya dimaksudkan sebagai "pesawat antara" (gap filler).
    Alasan Gagal: Keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan kontroversi mengenai urgensi membeli pesawat bekas yang sudah tua.
    Status Pengganti: Pemerintah kini lebih melirik investasi jangka panjang pada jet tempur generasi ke-5 KAAN buatan Turki untuk mencapai kemandirian teknologi, selain tetap fokus pada kedatangan Rafale.
    ________________________________________
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    Meskipun sempat ada ketertarikan dan diskusi eksploratif mengenai jet tempur J-10CE asal Tiongkok, kesepakatan ini tidak berlanjut ke tahap kontrak formal.
    Alasan Gagal: Kekhawatiran akan beban logistik yang berbeda jauh dengan standar Barat yang dominan di TNI AU, serta fokus anggaran yang dialihkan ke program pengembangan bersama.
    Status Pengganti: Indonesia menegaskan kembali komitmen pada proyek KF-21 Boramae dengan Korea Selatan. Indonesia akuisisi 48 KF21 Block II
    ________________________________________
    F-15IDN GANTI M-346F
    Rencana pembelian 24 unit F-15EX (F-15IDN) dari Boeing yang sudah mencapai tahap MoU pada 2023 akhirnya menemui jalan buntu.
    Alasan Gagal: Pada Februari 2026, Boeing secara resmi menyatakan penghentian program F-15 untuk Indonesia karena harga yang dinilai terlalu tinggi dan belum adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah Indonesia.
    Status Pengganti: Fokus pengadaan kini bergeser ke jet tempur ringan/latih lanjut M-346F buatan Leonardo, Italia, yang dianggap lebih rasional secara anggaran untuk memperkuat skadron tempur taktis.
    ==========
    ==========
    2026 =
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...

    BalasHapus
  71. INDONESIA .....
    11 SU-35 > 42 RAFALE
    12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
    42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
    24 F-15IDN > 24 M-346F
    ________________________________________
    1. SU-35 > RAFALE
    Batal (Su-35): Rencana awal 11 unit dari Rusia.
    Pengganti (Rafale): Indonesia telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk total 42 unit.
    ________________________________________
    2. MIRAGE 2000-5 > KAAN
    Batal (Mirage 2000-5): Rencana akuisisi 12 unit pesawat bekas dari Qatar.
    Pengganti (KAAN): Indonesia resmi menyepakati pembelian 48 unit jet tempur generasi ke-5 dari Turkish Aerospace Industries (TAI).
    ________________________________________
    3. J-10CE > KF-21 BORAMAE BLOCK II
    Batal (J-10CE): Sempat masuk radar pertimbangan namun tidak berlanjut ke kontrak resmi.
    Pengganti (KF-21): Indonesia berkomitmen pada pengembangan bersama Korea Selatan dengan target total 48 unit.
    ________________________________________
    4. F-15IDN > M-346F
    Batal (F-15IDN): Rencana 24 unit F-15EX resmi dihentikan oleh Boeing pada Februari 2026 karena kendala anggaran.
    Pengganti (M-346F): Indonesia beralih ke pesawat tempur ringan/latih jet lanjut M-346F Block 20 dari Leonardo, Italia.
    ====================
    ====================
    MALAYDESH.......
    F18 KUWAIT = CANCELLED
    JF17 = PRANK
    RAFALE = PRANK
    TYPHOON = PRANK
    GRIPEN = PRANK
    TEJAS = PRANK
    MIG29N = TIADA GANTI
    FA50MURAH = DIBLOKIR USA
    ________________________________________
    2026 =
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.

    BalasHapus
  72. INDONESIA .....
    11 SU-35 > 42 RAFALE
    12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
    42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
    24 F-15IDN > 24 M-346F
    -
    MALAYDESH.......
    F18 KUWAIT = CANCELLED
    JF17 = PRANK
    RAFALE = PRANK
    TYPHOON = PRANK
    GRIPEN = PRANK
    TEJAS = PRANK
    MIG29N = TIADA GANTI
    FA50MURAH = DIBLOKIR USA
    ________________________________________
    1. SU-35 > RAFALE
    Batal (Su-35): Rencana awal 11 unit dari Rusia.
    Pengganti (Rafale): Indonesia telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk total 42 unit.
    ________________________________________
    2. MIRAGE 2000-5 > KAAN
    Batal (Mirage 2000-5): Rencana akuisisi 12 unit pesawat bekas dari Qatar.
    Pengganti (KAAN): Indonesia resmi menyepakati pembelian 48 unit jet tempur generasi ke-5 dari Turkish Aerospace Industries (TAI).
    ________________________________________
    3. J-10CE > KF-21 BORAMAE BLOCK II
    Batal (J-10CE): Sempat masuk radar pertimbangan namun tidak berlanjut ke kontrak resmi.
    Pengganti (KF-21): Indonesia berkomitmen pada pengembangan bersama Korea Selatan dengan target total 48 unit.
    ________________________________________
    4. F-15IDN > M-346F
    Batal (F-15IDN): Rencana 24 unit F-15EX resmi dihentikan oleh Boeing pada Februari 2026 karena kendala anggaran.
    Pengganti (M-346F): Indonesia beralih ke pesawat tempur ringan/latih jet lanjut M-346F Block 20 dari Leonardo, Italia.
    ====================
    ====================
    2026 =
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.

    BalasHapus
  73. INDONESIA .....
    11 SU-35 > 42 RAFALE
    12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
    42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
    24 F-15IDN > 24 M-346F
    -
    MALAYDESH.......
    F18 KUWAIT = CANCELLED
    JF17 = PRANK
    RAFALE = PRANK
    TYPHOON = PRANK
    GRIPEN = PRANK
    TEJAS = PRANK
    MIG29N = TIADA GANTI
    FA50MURAH = DIBLOKIR USA
    ________________________________________
    SU 35 GANTI RAFALE
    Rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 dari Rusia resmi dihentikan karena hambatan geopolitik.
    Alasan Gagal: Ancaman sanksi CAATSA dari Amerika Serikat yang dapat mengisolasi ekonomi Indonesia jika bertransaksi militer dengan Rusia.
    Status Pengganti: Indonesia memilih Dassault Rafale asal Prancis dan telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk 42 unit. Per Januari 2026, tiga unit perdana telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
    ________________________________________
    MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
    Rencana akuisisi 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar awalnya dimaksudkan sebagai "pesawat antara" (gap filler).
    Alasan Gagal: Keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan kontroversi mengenai urgensi membeli pesawat bekas yang sudah tua.
    Status Pengganti: Pemerintah kini lebih melirik investasi jangka panjang pada jet tempur generasi ke-5 KAAN buatan Turki untuk mencapai kemandirian teknologi, selain tetap fokus pada kedatangan Rafale.
    ________________________________________
    J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
    Meskipun sempat ada ketertarikan dan diskusi eksploratif mengenai jet tempur J-10CE asal Tiongkok, kesepakatan ini tidak berlanjut ke tahap kontrak formal.
    Alasan Gagal: Kekhawatiran akan beban logistik yang berbeda jauh dengan standar Barat yang dominan di TNI AU, serta fokus anggaran yang dialihkan ke program pengembangan bersama.
    Status Pengganti: Indonesia menegaskan kembali komitmen pada proyek KF-21 Boramae dengan Korea Selatan. Indonesia akuisisi 48 KF21 Block II
    ________________________________________
    F-15IDN GANTI M-346F
    Rencana pembelian 24 unit F-15EX (F-15IDN) dari Boeing yang sudah mencapai tahap MoU pada 2023 akhirnya menemui jalan buntu.
    Alasan Gagal: Pada Februari 2026, Boeing secara resmi menyatakan penghentian program F-15 untuk Indonesia karena harga yang dinilai terlalu tinggi dan belum adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah Indonesia.
    Status Pengganti: Fokus pengadaan kini bergeser ke jet tempur ringan/latih lanjut M-346F buatan Leonardo, Italia, yang dianggap lebih rasional secara anggaran untuk memperkuat skadron tempur taktis.
    ==========
    ==========
    2026 =
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    -
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.

    BalasHapus
  74. PEKANBARU - KL : 291 KM
    PONTIANAK - SERAWAK : 498 KM
    -
    INDONESIA .....
    11 SU-35 > 42 RAFALE
    12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
    42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
    24 F-15IDN > 24 M-346F
    -
    MALAYDESH.......
    F18 KUWAIT = CANCELLED
    JF17 = PRANK
    RAFALE = PRANK
    TYPHOON = PRANK
    GRIPEN = PRANK
    TEJAS = PRANK
    MIG29N = TIADA GANTI
    FA50MURAH = DIBLOKIR USA
    ________________________________________
    PRANK 🦧GORILA = 2005 – 2026
    -
    2005: Prank China (KS-1A)
    Najib Razak menyatakan Malaydesh setuju secara prinsip membeli rudal jarak menengah KS-1A dari China dengan imbalan transfer teknologi. Hasil: Tidak ada realisasi pembelian hingga saat ini.
    -
    2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
    Malaydesh dilaporkan mempersempit pilihan ke Dassault Rafale untuk pengadaan 18 jet tempur senilai USD 2 miliar. Hasil: Proyek ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran.
    -
    2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
    Penandatanganan Letter of Intent (LoI) di DSA 2016 untuk 20 unit artileri Caesar 155mm. Hasil: Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; Malaydesh akhirnya memilih unit lain.
    -
    2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
    “The MALAYDESH government has shown interest in buying the JF-17 Thunder aircraft from Pakistan but the deal is yet to be finalized,” a senior Pakistan Ministry of Defense Production official told Arab News. Hasil: Malaydesh tiada akusisi jet tersebut.
    -
    2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
    Klaim bahwa kontrak kapal MRSS akan ditandatangani Agustus 2018. Hasil: Hingga saat ini, kontrak tersebut tidak pernah terealisasi dengan PT PAL.
    -
    2022: Prank India (HAL Tejas)
    Malaydesh mengidentifikasi Tejas sebagai kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut. Hasil: Malaydesh justru memilih FA-50 Block 20 dari Korea Selatan pada 2023.
    -
    2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
    Kemenhan Malaydesh meninjau ulang rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm setelah sebelumnya dikabarkan akan dibeli. Hasil: Dibatalkan/diganti dengan sistem lain.
    -
    2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
    Malaydesh diharapkan menyelesaikan kesepakatan untuk pasokan EVA 155mm. Hasil: Senasib dengan Yavuz, tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
    =
    2023: Prank PBB (IAG Guardian)
    Sembilan kendaraan IAG Guardian yang dikirim untuk misi PBB (UNIFIL) dinyatakan tidak memenuhi persyaratan operasional, berujung pada sanksi pemotongan biaya operasional.
    -
    2024–2025 Prank Black Hawk
    Ini menjadi salah satu "prank" terbesar baru-baru ini. Malaydesh berencana menyewa empat helikopter UH-60A Black Hawk dari perusahaan lokal Aerotree Defence & Services untuk menggantikan helikopter Nuri yang sudah tua.
    -
    2024–2025 Prank Kuwait - Jet Tempur F/A-18 Hornet
    Malaydesh menunjukkan ketertarikan kuat untuk membeli jet tempur F/A-18 Hornet bekas milik Angkatan Udara Kuwait untuk menambah kekuatan udara mereka secara instan.
    -.
    2026 Pembekuan Pengadaan Massal
    Kejadian: Pada awal 2026, PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan semua keputusan pengadaan militer karena adanya penyelidikan dugaan korupsi dan kartel dalam kementerian pertahanan. Ini berdampak pada rencana-rencana yang sedang dibahas sepanjang 2024 dan 2025.
    ________________________________________
    DIBATALKAN/CANCELLED
    -
    F/A 18C/D Hornet bekas Kuwait (2025–2026)
    Dibatalkan resmi oleh Kabinet Malaysia pada Februari 2026 setelah evaluasi teknis RMAF menunjukkan masalah ketersediaan, logistik, dan biaya jangka panjang.
    -
    UH 60 Blackhawk (1990 an)
    Rencana mengganti helikopter Nuri dengan Blackhawk tidak diteruskan karena biaya tinggi dan faktor politik/industri. Malaysia akhirnya memilih EC725 Cougar/H225M sebagai pengganti.
    -
    MRCA (Multi Role Combat Aircraft, 2010 an)
    Program besar untuk mengganti MiG 29 dengan Rafale/Eurofighter/Gripen dibatalkan/ditunda berulang kali karena kekangan fiskal. Malaysia akhirnya memilih FA 50 Block 20 (2023) sebagai solusi interim.
    -
    Sea Skua (rudal anti kapal tambahan, 2000 an)
    Upgrade rudal untuk helikopter Lynx tidak diteruskan, fokus bergeser ke sistem baru.

    BalasHapus
  75. Ngoahahahaa...lon Malon serba zonk..., meriam SPH pon sampai kini masih mimpi basah 😄😄😄

    BalasHapus
  76. IDN > SHOPPING – MY > CANCELLING
    IDN > BUYING – MY > LEASING
    IDN > PROCUREMENT – MY > RETIREMENT
    ________________________________________
    FENOMENA "PRANK" POLITIK DALAM PERTAHANAN
    Daftar panjang "prank" dari tahun 2005 hingga 2026 menunjukkan adanya ketidakselarasan antara ambisi militer dan realitas anggaran:
    -
    1. Efek Domino Pembatalan: Mulai dari rudal China (2005) hingga jet tempur Kuwait (2025), setiap pembatalan menurunkan daya gentar (deterrence effect) negara tersebut di kawasan.
    -
    2. Kasus FA-50 & Hambatan AS: Meskipun FA-50 berhasil dikontrak, ketergantungan pada komponen AS (mesin/radar) menjadi titik lemah jika terjadi gesekan diplomasi, yang bisa berujung pada pemblokiran.
    -
    3. Isu Korupsi & Kartel (2026): Pengumuman pembekuan pengadaan oleh PM Anwar Ibrahim menunjukkan bahwa masalah bukan hanya soal uang, tetapi juga integritas sistem pengadaan yang menghambat modernisasi.
    ________________________________________
    KRONOLOGI "PRANK" PERTAHANAN MALAYDESH (2005 – 2026)
    2005: Prank China (Rudal KS-1A)
    Klaim: Najib Razak menyatakan setuju membeli rudal KS-1A dengan imbalan transfer teknologi.
    Hasil: Zonk. Tidak ada realisasi pembelian hingga dekade berikutnya.
    -
    2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
    Klaim: Mempersempit pilihan ke Rafale untuk 18 unit jet tempur (USD 2 miliar).
    Hasil: Mangkrak. Ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran akut.
    -
    2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
    Klaim: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk 20 unit artileri 155mm.
    Hasil: Batal. Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; beralih ke unit lain.
    -
    2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
    Klaim: Pernyataan ketertarikan resmi dari pejabat Kemenhan Pakistan.
    Hasil: Prank. Tidak ada akuisisi, hanya sebatas wacana di media.
    -
    2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
    Klaim: Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada Agustus 2018.
    Hasil: Zonk. Hingga kini kontrak dengan PT PAL Indonesia tidak pernah terealisasi.
    -
    2022: Prank India (HAL Tejas)
    Klaim: Tejas jadi kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut.
    Hasil: Prank. Justru memilih FA-50 dari Korsel pada 2023.
    -
    2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
    Klaim: Peninjauan rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm.
    Hasil: Batal. Diganti dengan sistem lain/dibatalkan total.
    -
    2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
    Klaim: Harapan penyelesaian kesepakatan pasokan artileri EVA.
    Hasil: Mangkrak. Tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
    -
    2023: Prank PBB (IAG Guardian)
    Klaim: Pengiriman unit untuk misi UNIFIL.
    Hasil: Gagal Operasional. Dinyatakan tidak layak spek oleh PBB, berujung sanksi pemotongan biaya.
    -
    2024–2025: Prank Black Hawk
    Klaim: Rencana sewa 4 helikopter UH-60A Black Hawk dari Aerotree Defence untuk ganti helikopter Nuri.
    Hasil: Mangkrak. Proses berbelit dan tidak ada kepastian unit tiba.
    -
    2026: Prank Kuwait (F/A-18 Hornet) – UPDATE
    Klaim: Ketertarikan kuat membeli jet bekas Kuwait untuk penguatan instan.
    Hasil: Dibatalkan Resmi. Kabinet secara formal membatalkan rencana ini pada Februari 2026 karena masalah biaya logistik dan hasil evaluasi teknis yang buruk.
    -
    2026: Pembekuan Total (Anwar Ibrahim)
    Kejadian: PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan korupsi dan kartel di tubuh Kemenhan.
    ====================
    ====================
    DISIPLIN FISKAL VS. SPIRAL UTANG
    -
    1. Kesehatan Fiskal & Utang
    Indonesia: Kondisi Sehat. Utang pemerintah terjaga di ±40% PDB (limit UU 60%) dan utang rumah tangga sangat rendah (16%).
    Malaydesh: Kondisi Kritis. Utang pemerintah tembus 69% PDB (melampaui limit 65%) dengan utang rumah tangga ekstrem (84,3% - 85,8%).
    -
    2. Dampak Militer (Status Zonk/Mangkrak)
    Krisis keuangan menyebabkan lumpuhnya belanja modal pertahanan Malaydesh:
    1. MRCA (Pesawat Tempur): Vakum pengadaan sejak 2017.
    2. LCS (Kapal Perang): Proyek mangkrak sejak 2011.
    3. SPH & MRSS: Tanpa kepastian sejak 2016.
    4. F-18 Kuwait (2026): Resmi dibatalkan karena kendala biaya dan logistik.

    BalasHapus
  77. IDN : SHOPPING VERSUS MY : CANCELLING
    IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
    IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
    IDN : BARGANING VERSUS MY : FARMING
    -
    INDONESIA .....
    BATAS LIMIT 60%
    GOV. DEBT : 40% OF GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
    DEFISIT : 2,9%
    GDP = USD 1,44 TRILIUN
    -
    2018–2021:
    11 Su-35 BATAL (Risiko sanksi CAATSA AS) → Ganti 42 Rafale (Prancis).
    -
    2024:
    12 Mirage 2000-5 BATAL (Masalah fiskal) → Ganti 48 KAAN (Turki, Jet Siluman).
    -
    2025:
    42 J-10CE BATAL (Fokus kerja sama) → Ganti 48 KF-21 Block II (Korsel-RI).
    -
    2026:
    24 F-15IDN PROSES (Risiko ITAR AS) → Ganti 24 M-346F (Latih tempur/serang ringan).
    =============
    =============
    MALAYDESH.......
    BATAS LIMIT 65%
    GOV. DEBT : 69% OF GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
    DEFISIT : 3,8%
    GDP = USD 416,90 MILIAR
    -
    5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
    -
    2017:
    MiG-29N → PENSIUN
    Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
    -
    2018 - 2022:
    RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
    Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
    -
    2023:
    TEJAS → GAGAL
    Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
    -
    2023:
    FA-50 (M) → DEAL
    Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
    -
    2026: FA-50 → VETO USA
    AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
    -
    2026:
    F-18 KUWAIT → BATAL
    Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.

    BalasHapus
  78. 2025-2021 ......
    NGEMIS = SURAT AKUISISI
    -
    1x NGEMIS 2021:
    Pengirim: Datuk Seri Hishammuddin Hussein (Menteri Pertahanan saat itu).
    Tujuan: Menyatakan minat awal secara formal dari pihak Malaydesh untuk membeli 33 unit pesawat F/A-18C/D Hornet milik Angkatan Udara Kuwait (KAF) yang akan segera dipensiunkan.
    -
    2x NGEMIS 2023 :
    Pengirim: Datuk Seri Mohamad Hasan (Menteri Pertahanan penerus).
    Tujuan: Menindaklanjuti permohonan sebelumnya setelah adanya pergantian kepemimpinan di Malaydesh. Surat ini bertujuan untuk menjaga momentum negosiasi di tengah ketidakpastian politik di Kuwait saat itu.
    -
    3x NGEMIS 2024:
    Pengirim: Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin (Menteri Pertahanan saat ini).
    Tujuan: Mengonfirmasi kembali keseriusan Malaydesh. Momentum ini diperkuat dengan kunjungan kerja resmi Khaled Nordin ke Kuwait pada Oktober 2024 untuk mendiskusikan teknis akuisisi secara langsung dengan otoritas Kuwait
    -
    4x NGEMIS 2024 :
    Antara perkara yang dibincangkan adalah berkenaan hasrat negara untuk memperoleh jet-jet pejuang F/A-18 Legacy Hornet milik Tentera Udara Kuwait (KAF) setelah KAF menerima Super Hornet baharunya.
    -
    2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    ________________________________________
    Strategi "Ngemis" Berkelanjutan (2021–2024): Keterbatasan budget pertahanan memaksa Malaydesh melakukan upaya akuisisi jet bekas (F/A-18 Hornet) dari Kuwait melalui empat kali pengiriman Surat Akuisisi secara formal oleh tiga Menteri Pertahanan yang berbeda demi menjaga momentum negosiasi.
    -
    Ketergantungan pada Alutsista Bekas: Penggunaan surat-surat tersebut menunjukkan ambisi Malaydesh untuk memperkuat armada udara dengan biaya minim (loakan), mengingat anggaran yang tidak mencukupi untuk pembelian pesawat tempur baru.
    -
    Kegagalan Total di 2026: Meski sudah melakukan upaya diplomasi intensif selama bertahun-tahun, proses akuisisi dinyatakan CANCELLED (batal) oleh Wakil Menteri Pertahanan Adly Zahari di Sidang Dewan Rakyat pada 26 Februari 2026.
    -
    Krisis Pertahanan Udara: Pembatalan ini berujung pada status TIADA GANTI, yang mengonfirmasi bahwa budget pertahanan Malaydesh gagal mengamankan aset pengganti, meninggalkan celah besar dalam sistem pertahanan udara mereka.

    BalasHapus
  79. KAYA .....
    DAFTAR PENGADAAN ALUTSISTA ON PROGRESS
    2 KRI Frigate Brawijaya Class dari Italia
    2 KRI Frigate Merah Putih dari PT PAL
    2 KRI Frigate Istif Class dari Turkiye
    1 KRI Rigel Class dari Palindo/Jerman
    2 KRI Kapal Cepat Rudal dari Turkiye
    1 KRI Kapal Cepat Rudal dari Tesco Bekasi
    2 KS Scorpene dari Perancis & PT PAL
    1 Kapal Induk Giribaldi dari Italia
    1 Kapal LHD Helikopter dari PT PAL
    42 Jet Tempur Rafale dari Perancis
    48 Jet Tempur IFX kerjasama Korsel RI
    48 Jet Tempur KHAAN dari Turkiye
    6 Jet Tempur T50 dari Korsel
    2 Pesawat angkut A400M dari Spanyol
    13 Radar GCI dari Thales Perancis
    12 Radar Retia dari Retia
    3 Baterai Rudal Balistik KHAN Turkiye
    3 Baterai Rudal ADS Trisula dari Turkiye
    22 Helikopter Blackhawk dari AS
    12 Drone Anka dari Turkiye
    60 Drone Bayraktar TB3 dari Turkiye
    45 Rudal anti kapal Atmaca dari Turkiye
    ----------------
    KAYA .....
    GDP INDONESIA 2024 X 1.5% = BUDGET DEFENSE
    USD 1492 BILLION X 0.015 = USD 22 BILLION
    USD 1492 BILLION X 0.015 = USD 22 BILLION
    USD 1492 BILLION X 0.015 = USD 22 BILLION
    Indonesia's Ministry of Defense aims to gradually increase the defense budget from 0.8 percent to 1.5 percent of the country's gross domestic product (GDP) to enhance defense capabilities
    =============
    =============
    MISKIN .....
    2026 USD1.8 BILLION MINDEF =
    PROCUREMENTS USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
    INFRASTRUCTURE PROJECTS USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
    DEVELOPMENT EXPENDITURE USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
    Malaydesh has taken a decisive step toward strengthening its national defence architecture with the allocation of RM21.2 billion to the Ministry of Defence (MINDEF) under the 2026 National Budget, unveiled by Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim in Parliament today.Of this, RM14.11 billion is designated for Operational Expenditure, covering maintenance, training, and ongoing deployments, while RM7.63 billion is directed toward Development Expenditure, funding new procurements and infrastructure projects.
    ------------------
    MISKIN .....
    2025 USD1.3 BILLION MINDEF =
    MAINTENANCE
    REPAIRS
    ASSETS.
    (SEWA, SEWA AND SEWA)
    In 2025, MALAYDESH Ministry of Defense (MINDEF) was allocated USD4.8 billion to protect the country's sovereignty.
    This budget included USD1.3 billion for maintenance, repairs, and new military assets..
    There is tension between the public's right to know and the military's "need-to-know" policies
    -----------------
    DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
    2010: RM 407,1 Miliar
    2011: RM 456,1 Miliar
    2012: RM 501,6 Miliar
    2013: RM 547,7 Miliar
    2014: RM 582,8 Miliar
    2015: RM 630,5 Miliar
    2016: RM 648,5 Miliar
    2017: RM 686,8 Miliar
    2018: RM 1,19 Triliun
    2019: RM 1,25 Triliun
    2020: RM 1,32 Triliun
    2021: RM 1,38 Triliun
    2022: RM 1,45 Triliun
    2023: RM 1,53 Triliun
    2024: RM 1,63 Triliun
    2025: RM 1,71 Triliun
    2026: RM 1,79 Triliun
    -
    Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
    Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
    -
    CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
    -
    The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
    -
    MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
    -
    Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

    BalasHapus