26 Januari 2015

Skatek TNI AU Mampu Tangani Perawatan Ringan dan Sedang Pesawat Latih

26 Januari 2015

Anggota Skatek 043 sedang melaksanakan Maintenance pesawat KT -01 Wong bee dalam perawatan rutin (periodic inspection) di Hanggar Skatek 043 Lanud Adisutjipto, (photo : TNI AU)

Jamin Laik terbang, Pesawat Latih TNI AU Jalani Rawat Rutin

Pesawat latih TNI AU yang berada di Lanud Adisutjipto secara berkala jalani periodic inspection. Banyak yang mengira bahwa perawatan atau maintenance pesawat hanya meliputi perbaikan dan pergantian bagian atau komponen, termasuk cairan untuk pelumasan atau yang lazim disebut servicing. Dalam dunia penerbangan, maintenance mengandung makna yang sangat luas cakupannya. Yang pasti perawatan merupakan sesuatu yang mutlak dan harus dilakukan. Ujung-ujungnya perawatan diperlukan agar pesawat yang dioperasikan benar-benar laik terbang dan memberkan keamanan dan kenyamanan.

Maintenance pesawat terbang yang dilakukan di Lanud Adisutjipto ada dua yaitu perawatan ringan berada di Skadron pendidikan (Skadik 101 dan 102) sedangkan perawatan sedang berada di Skadron Teknik 043. Senin (26/1) baik pesawat Charlie, KT-01 Wong Bee dan Grob 120 berada di hanggar Skatek 043 sedang jalani perawatan rutin. Untuk pesawat Charlie perawatan di atas 100 Jam terbang dilakukan di Skatek 043 dan dilakukan test flight.

Perawatan meliputi enginee, Air frame, Brake System, Avionik dan flight control. Sedang untuk KT-01 Wong Bee perawatan di Skatek 043 dilakukan setelah pesawat melampaui 500 dan kelipatannya dan akhirnya dilakukan test flight. Sedangkan untuk Grob 120 perawatan diatas 100 jam terbang dilakukan di Skatek 043 yang akhirnya akan dilaksanakan testflight bila mencapai 300 jam terbang oleh pilot dan JMU (juru montir udara) dengan asumsi tiap hari terbang maka pesawat Grob TP 120 akan menjalani perawatan rutin setiap1 bulan sekali. Sedangkan perawatan pesawat dapat beroperasi kembali setelah 1-2 minggu.

Perawatan ini dilakukan oleh mechanic, inspector dengan berdasarkan TO (tecnical order) dari manufacture yang kemudian akan menjalani proses sertifikasi dari Kepala bengkel, kasubsi Uji dan akhirnya Kasi Dalkual (pengendalian kualitas) dan bagian akhir pesawat di rilis oleh Danskatek 043 dan siap tes flight. Demikian cerita Kasihar Skadron teknik 043 saat diruang kerjanya.

Komandan Skadron Teknik 043 Letkol Tek Rudito Dwi Wibowo ditempat terpisah juga menjelaskan bahwa perwatan rutin ini bertujuan untuk meyakinkan kondisi pesawat dalam kondisi seperti semula dan siap mendukung pelaksanakan tugas pokok Lanud Adisutjipto dalam sebagai pangkalan pendidikan dan operasional, tegasnya.

(TNI AU)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar