15 November 2025

Chaiseri Luncurkan Empat Kendaraan Militer Baru

15 November 2025

Chaiseri Hisaar (photo: Sompong Nondhasa)

Produsen kendaraan militer Thailand, Chaiseri, telah meluncurkan serangkaian platform baru di pameran Pertahanan & Keamanan 2025 di Bangkok.

Kendaraan baru tersebut terdiri dari kendaraan tempur lapis baja (AFV) Guardian-T 8x8, kendaraan lapis baja mobilitas tinggi Jackal 4x4, kendaraan mobilitas tinggi Ridgeback 4x4, dan kendaraan anti-ranjau-sergap-proteksi (MRAP) Hisaar 4x4.

Chaiseri Ridgeback 4x4 (photo: Sompong Nondhasa)

Seorang pejabat Chaiseri mengatakan kepada Janes bahwa Guardian-T, Jackal, dan Ridgeback sedang dikembangkan sebagai respons terhadap persyaratan yang ditetapkan oleh Royal Thai Armed Forces, khususnya Royal Thai Army (RTA). Kendaraan MRAP Hisaar sedang diproduksi untuk Angkatan Darat Pakistan.

Chaiseri Jackal 4x4 (photo: AAG)

Guardian-T
Guardian-T – prototipenya selesai pada tahun 2025 – didasarkan pada Armoured Wheeled Amphibious Vehicle (AWAV) 8×8 buatan Chaiseri, yang diresmikan oleh perusahaan Thailand tersebut pada tahun 2023 dan dioperasikan oleh Royal Thai Marine Corps (RTMC).

Chaiseri Guardian-T 8x8 (photo: Janes)

Prototipe Guardian-T yang dipamerkan di Defense & Security 2025 terintegrasi dengan turet yang distabilkan, meriam tekanan rendah 105 mm, dan pemuat otomatis. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan persenjataan koaksial 7,62 mm dan empat rudal anti-tank (ATGM).

Namun, pemasok untuk beberapa sistem inti kendaraan – termasuk turet dan meriamnya – belum ditentukan. Kendaraan ini juga belum memulai uji coba dengan militer Thailand, meskipun Chaiseri mengindikasikan bahwa pengujian dapat segera dimulai dengan RTA. Chaiseri juga melihat peluang untuk memasok kendaraan tersebut ke RTMC.

Chaiseri Guardian-T 8x8 (photo: TAF)

Menurut Chaiseri, Guardian-T dapat menampung enam awak (termasuk pengemudi) dan memberikan perlindungan balistik dan ranjau STANAG level 2. Kendaraan ini berukuran panjang 7,6 m, lebar 3 m, dan tinggi 2,58 m.

37 komentar:

  1. PMX LUTONG HOMO DIPERSALAH! APA SEBENARNYA YANG BERLAKU
    https://youtu.be/U3wtxwrQSZQ

    😂😂😂FREDOOM SABAH.FREDOOM SARAWAK out FEDERATION MALAYA MALAKA😂😂😂😂😂

    BalasHapus
  2. SEPERTI NAMA² TURKIYE YA , HISAAR ATAU KAISERI DSB²

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama2nya lebih mirip AFV Inggris.😅 Kurang tahu kebetulan atau tidak.

      Menurut wiki Hisaar (حصار) itu bahasa arab.

      Hapus
  3. In a recent survey conducted by Pornhub, Malondesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malondesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.

    BalasHapus
  4. MELARAT SEKARAT ......
    OVERLIMITS DEBT = HUTANG BAYAR HUTANG
    TUKANG HUTANG = DIPERAS RM 81,998
    --------------------
    FEDERAL GOVERNMENT DEBT = PER PEOPLE : RM 36,139
    HOUSEHOLD DEBT = PER PEOPLE : RM 45,859.
    GOV + HOUSEHOLD = PER PEOPLE : RM 81,998
    --------------------
    1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
    • Utang akhir 2024: RM 1.25 triliun
    • Utang akhir Juni 2025: RM 1.30 triliun
    • Jumlah penduduk Malondesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
    2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
    1.30 triliun = 1,300,000,000,000
    Per Orang = 1,300,000,000,000/35,977,838 : RM 36,139 per orang
    3️⃣ Ringkasan dalam tabel
    Periode Total Utang (RM Triliun) Penduduk (Jiwa) Utang per Orang (RM) Kenaikan per Orang (RM)
    Akhir 2024 1.25 35,977,838 34,735 –
    Juni 2025 1.30 35,977,838 36,139 +1,404
    4️⃣ Analisis
    • Dalam 6 bulan pertama 2025, utang per penduduk naik sekitar RM 1,404.
    • Kenaikan ini setara dengan +4% dibanding akhir 2024.
    • Artinya, setiap warga Malondesh secara rata-rata “menanggung” tambahan utang sekitar RM 234 per bulan selama periode tersebut.
    --------------------
    1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
    • Utang rumah tangga (akhir Maret 2025): RM 1.65 triliun
    • Persentase terhadap PDB: 84.3%
    • Jumlah penduduk Malondesh pertengahan 2025: 35,977,838 jiwa
    2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
    Utang per orang =1,650,000,000,000/35,977,838 : RM 45,859 per orang
    3️⃣ Ringkasan dalam tabel
    Periode Total Utang Rumah Tangga (RM Triliun) Penduduk (Jiwa) Utang per Orang (RM)
    Maret 2025 1.65 35,977,838 45,859
    4️⃣ Analisis
    • Setiap penduduk Malondesh, secara rata-rata, “menanggung” utang rumah tangga sekitar RM 45,859.
    • Angka ini lebih tinggi dibanding utang per kapita pemerintah federal yang kita hitung sebelumnya (sekitar RM 36 ribu per orang).
    • Jika digabungkan (utang pemerintah + utang rumah tangga), beban utang total per kapita bisa mendekati RM 82 ribu.
    • Rasio 84.3% dari PDB menunjukkan bahwa utang rumah tangga Malondesh relatif tinggi dibanding ukuran ekonominya, yang dapat memengaruhi daya beli dan risiko keuangan rumah tangga jika suku bunga naik.
    --------------------
    2024 = HUTANG BAYAR HUTANG
    "Pinjaman ini digunakan untuk melunasi DEBT matang sebesar RM20.6 miliar, dengan sisa RM49,9 miliar menutupi defisit dan masa jatuh tempo DEBT di masa depan," kata MOF.
    ---
    2023 = HUTANG BAYAR HUTANG
    Pada tahun 2023, pinjaman baru Kerajaan Persekutuan MAID OF LONDON (MALON) mencapai RM1.173 triliun, naik 8,6% dari tahun 2022.
    Rincian pinjaman. Pinjaman baru Kerajaan Persekutuan MAID OF LONDON (MALON) pada tahun 2023 naik RM92,918 miliar
    ---
    2022 = 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
    Kah Woh menjelaskan pada tahun lalu, kerajaan ada membuat pinjaman yang meningkat sebanyak 11.6 peratus daripada RM194.5 bilion pada tahun sebelumnya. Daripada jumlah itu, beliau berkata 52.4 peratus atau RM113.7 bilion digunakan untuk membayar prinsipal pinjaman matang.
    ---
    2021 = 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
    Sejumlah RM98.058 bilion atau 50.4 peratus daripada pinjaman baharu berjumlah RM194.555 bilion yang dibuat kerajaan pada tahun lalu digunakan untuk bayaran balik prinsipal pinjaman yang matang.
    ---
    2020 = 60% HUTANG BAYAR HUTANG
    Jabatan Audit Negara (JAN) bimbang dengan tindakan kerajaan menggunakan hampir 60 peratus pinjaman baharu untuk membayar DEBT sedia ada pada tahun lalu, berbanding bagi perbelanjaan pembangunan.
    ---
    2019 = 59% HUTANG BAYAR HUTANG
    Laporan Ketua Audit Negara mengenai Penyata Kewangan Kerajaan Persekutuan 2018 mendapati sejumlah 59 peratus pinjaman baharu kerajaan dibuat untuk membayar DEBT kerajaan terdahulu
    ---
    2018 = OPEN DONASI
    Kementerian Keuangan MAID OF LONDON (MALON) pada hari Rabu membuka rekening donasi supaya masyarakat dapat menyumbang untuk membantu negara membayar utang yang mencapai 1 triliun ringgit (USUSD 250,8 miliar) atau 80 persen dari PDB.

    BalasHapus
  5. Alhamdulilah.... MALAYSIA sentiasa di ATAS negara MISKIN yang klaim konon ahli G20.... 🔥🔥🤣🤣🤣



    RI Jangan Iri! 3 Senjata Rahasia Ini Buat Ringgit & Malaysia Perkasa

    https://www.cnbcindonesia.com/research/20251113152129-128-684969/ri-jangan-iri-3-senjata-rahasia-ini-buat-ringgit-malaysia-perkasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. NO. 1 WORLD = LAUGHING STOCK TO THE WORLD (LCS)
      NO. 1 ASIA = PORN
      NO. 2 ASIA = HOUSEHOLD DEBT
      NO. 3 ASIA = RATIO DEBT TO GDP
      NO. 4 WORLD = PORN
      ---------------
      🇲🇾 1. Peringkat ke-2: Hutang Rumah Tangga (Household Debt)
      Malondesh berada di posisi kedua tertinggi di Asia (di luar negara maju seperti Korea Selatan dan Jepang) dalam hal hutang rumah tangga per kapita dan rasio terhadap pendapatan:
      • Sumber utama data berasal dari Sistem Maklumat Rujukan Kredit Pusat (CCRIS) dan Bank Negara Malondesh.
      • Komponen utama hutang rumah tangga:
      o Pinjaman perumahan (sekitar 60% dari total)
      o Pinjaman kendaraan
      o Pinjaman pribadi dan kad kredit
      • Faktor pendorong:
      o Akses mudah ke kredit konsumer
      o Harga properti yang tinggi di kawasan urban
      o Gaya hidup konsumtif dan tekanan sosial ekonomi
      • Risiko utama:
      o Kerentanan terhadap kenaikan suku bunga
      o Potensi gagal bayar jika terjadi perlambatan ekonomi atau pengangguran
      ________________________________________-
      📉 2. Peringkat ke-3: Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      Malondesh mencatat rasio household debt-to-GDP sebesar 69,6% pada kuartal pertama 2025, menempatkannya di peringkat ketiga di Asia setelah Korea Selatan dan Thailand.
      Tahun Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      2021 76,6% (tertinggi sepanjang masa)
      2024 Q4 69,5%
      2025 Q1 69,6%
      • Rata-rata historis: 64,4% sejak 2006
      • Bandingkan dengan negara lain:
      o Korea Selatan: >100%
      o Thailand: ~80%
      o Indonesia: <20%
      • Implikasi makroekonomi:
      o Menurunkan ruang fiskal untuk stimulus konsumsi
      o Meningkatkan sensitivitas terhadap krisis keuangan
      o Menekan daya beli rumah tangga
      ________________________________________
      JUARA PORNO :
      In a recent survey conducted by Pornhub, Malondesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malondesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
      ________________________________________The MAID OF LONDON (MALON) Armed Forces (MAF) face a variety of challenges, including personnel issues, logistics, and security threats.
      Personnel issues
      Lack of military knowledge
      Military personnel may struggle with decision-making, thinking skills, and problem-solving due to a lack of military knowledge.
      Civil-military relations
      The military is controlled by civilians who exercise authority over the military.
      Logistics issues
      Readiness: The MAF must be able to provide the minimum supply and service needed to start a combat operation.
      Responsiveness: The MAF must provide accurate support at the right place and time.
      ________________________________________
      The MAID OF LONDON (MALON) Armed Forces (MAF) face many challenges, including:
      Personnel: The MAF has difficulty recruiting and retaining high-quality personnel, partly due to poor service conditions.
      Equipment: The MAF needs to modernize its equipment, including replacing its fleet of Nuri helicopters.
      Infrastructure: The MAF needs to improve its defense infrastructure, including living quarters.
      Ethnic composition: The MAF needs to rebalance the ethnic composition of its forces.
      Local content: The MAF needs to increase the local content of its equipment.
      Research and development: The MAF needs to increase its research and development activities.
      Logistic management: The MAF needs to improve its logistic management, including planning, operation implementation, and supply pre-budgeting.
      Non-traditional security challenges: The MAF needs to increase its authority to tackle non-traditional security challenges.

      Hapus
    2. NO. 1 WORLD = LAUGHING STOCK TO THE WORLD (LCS)
      NO. 1 ASIA = PORN
      NO. 2 ASIA = HOUSEHOLD DEBT
      NO. 3 ASIA = RATIO DEBT TO GDP
      NO. 4 WORLD = PORN
      --------------
      🇲🇾 1. Peringkat ke-2: Hutang Rumah Tangga (Household Debt)
      Malondesh berada di posisi kedua tertinggi di Asia (di luar negara maju seperti Korea Selatan dan Jepang) dalam hal hutang rumah tangga per kapita dan rasio terhadap pendapatan:
      • Sumber utama data berasal dari Sistem Maklumat Rujukan Kredit Pusat (CCRIS) dan Bank Negara Malondesh.
      • Komponen utama hutang rumah tangga:
      o Pinjaman perumahan (sekitar 60% dari total)
      o Pinjaman kendaraan
      o Pinjaman pribadi dan kad kredit
      • Faktor pendorong:
      o Akses mudah ke kredit konsumer
      o Harga properti yang tinggi di kawasan urban
      o Gaya hidup konsumtif dan tekanan sosial ekonomi
      • Risiko utama:
      o Kerentanan terhadap kenaikan suku bunga
      o Potensi gagal bayar jika terjadi perlambatan ekonomi atau pengangguran
      ________________________________________-
      📉 2. Peringkat ke-3: Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      Malondesh mencatat rasio household debt-to-GDP sebesar 69,6% pada kuartal pertama 2025, menempatkannya di peringkat ketiga di Asia setelah Korea Selatan dan Thailand.
      Tahun Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      2021 76,6% (tertinggi sepanjang masa)
      2024 Q4 69,5%
      2025 Q1 69,6%
      • Rata-rata historis: 64,4% sejak 2006
      • Bandingkan dengan negara lain:
      o Korea Selatan: >100%
      o Thailand: ~80%
      o Indonesia: <20%
      • Implikasi makroekonomi:
      o Menurunkan ruang fiskal untuk stimulus konsumsi
      o Meningkatkan sensitivitas terhadap krisis keuangan
      o Menekan daya beli rumah tangga
      ________________________________________
      JUARA PORNO :
      In a recent survey conducted by Pornhub, Malondesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malondesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
      ________________________________________The MAID OF LONDON (MALON) Armed Forces (MAF) has a lack of modern military assets due to a small defense budget and aging equipment. This has left the MAF vulnerable to internal and external threats.
      Causes
      • Small defense budget: The MAF has had small procurement budgets for the past quarter-century.
      • Aging equipment: Most of the MAF's equipment was purchased between the 1970s and 1990s.
      • Foreign dependence: The MAF relies on foreign Original Equipment Manufacturers (OEMs) for its military hardware and software.
      Effects
      • Vulnerability to threats
      The MAF is vulnerable to internal and external threats due to its lack of modern military assets.
      • Challenges with air force
      The MAF's air force has been challenged by the withdrawal of its MiG-29 Fulcrum fighter aircraft in 2017.
      • Challenges with naval assets
      The MAF's naval assets are aging, as evidenced by the KD Rahman submarine issue in 2010.

      Hapus
    3. NO. 1 WORLD = LAUGHING STOCK TO THE WORLD (LCS)
      NO. 1 ASIA = PORN
      NO. 2 ASIA = HOUSEHOLD DEBT
      NO. 3 ASIA = RATIO DEBT TO GDP
      NO. 4 WORLD = PORN
      --------------
      🇲🇾 1. Peringkat ke-2: Hutang Rumah Tangga (Household Debt)
      Malondesh berada di posisi kedua tertinggi di Asia (di luar negara maju seperti Korea Selatan dan Jepang) dalam hal hutang rumah tangga per kapita dan rasio terhadap pendapatan:
      • Sumber utama data berasal dari Sistem Maklumat Rujukan Kredit Pusat (CCRIS) dan Bank Negara Malondesh.
      • Komponen utama hutang rumah tangga:
      o Pinjaman perumahan (sekitar 60% dari total)
      o Pinjaman kendaraan
      o Pinjaman pribadi dan kad kredit
      • Faktor pendorong:
      o Akses mudah ke kredit konsumer
      o Harga properti yang tinggi di kawasan urban
      o Gaya hidup konsumtif dan tekanan sosial ekonomi
      • Risiko utama:
      o Kerentanan terhadap kenaikan suku bunga
      o Potensi gagal bayar jika terjadi perlambatan ekonomi atau pengangguran
      ________________________________________-
      📉 2. Peringkat ke-3: Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      Malondesh mencatat rasio household debt-to-GDP sebesar 69,6% pada kuartal pertama 2025, menempatkannya di peringkat ketiga di Asia setelah Korea Selatan dan Thailand.
      Tahun Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      2021 76,6% (tertinggi sepanjang masa)
      2024 Q4 69,5%
      2025 Q1 69,6%
      • Rata-rata historis: 64,4% sejak 2006
      • Bandingkan dengan negara lain:
      o Korea Selatan: >100%
      o Thailand: ~80%
      o Indonesia: <20%
      • Implikasi makroekonomi:
      o Menurunkan ruang fiskal untuk stimulus konsumsi
      o Meningkatkan sensitivitas terhadap krisis keuangan
      o Menekan daya beli rumah tangga
      ________________________________________
      JUARA PORNO :
      In a recent survey conducted by Pornhub, Malondesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malondesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
      ________________________________________
      Structural Causes of Modernization Delays
      Why does modernization lag behind?
      1. Budget Constraints
      o Defense budget is below 1.5% of GDP.
      o Modern jets, ships, and tanks are expensive, and Maid of london (MALON) must prioritize social and economic programs.
      2. Procurement Scandals & Mismanagement
      o The LCS scandal is the biggest example: billions spent, no ships delivered.
      o Procurement decisions often influenced by politics instead of operational needs.
      3. Over-Reliance on Foreign Suppliers
      o Lack of a strong domestic defense industry means Maid of london (MALON) must import equipment.
      o Currency fluctuations and sanctions (e.g., Russia) complicate maintenance.
      4. Shifting Political Priorities
      o Every new government tends to change defense priorities.
      o Long-term projects (like the MRCA) get delayed or canceled.

      Hapus
    4. NO. 1 WORLD = LAUGHING STOCK TO THE WORLD (LCS)
      NO. 1 ASIA = PORN
      NO. 2 ASIA = HOUSEHOLD DEBT
      NO. 3 ASIA = RATIO DEBT TO GDP
      NO. 4 WORLD = PORN
      --------------🇲🇾 1. Peringkat ke-2: Hutang Rumah Tangga (Household Debt)
      Malondesh berada di posisi kedua tertinggi di Asia (di luar negara maju seperti Korea Selatan dan Jepang) dalam hal hutang rumah tangga per kapita dan rasio terhadap pendapatan:
      • Sumber utama data berasal dari Sistem Maklumat Rujukan Kredit Pusat (CCRIS) dan Bank Negara Malondesh.
      • Komponen utama hutang rumah tangga:
      o Pinjaman perumahan (sekitar 60% dari total)
      o Pinjaman kendaraan
      o Pinjaman pribadi dan kad kredit
      • Faktor pendorong:
      o Akses mudah ke kredit konsumer
      o Harga properti yang tinggi di kawasan urban
      o Gaya hidup konsumtif dan tekanan sosial ekonomi
      • Risiko utama:
      o Kerentanan terhadap kenaikan suku bunga
      o Potensi gagal bayar jika terjadi perlambatan ekonomi atau pengangguran
      ________________________________________-
      📉 2. Peringkat ke-3: Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      Malondesh mencatat rasio household debt-to-GDP sebesar 69,6% pada kuartal pertama 2025, menempatkannya di peringkat ketiga di Asia setelah Korea Selatan dan Thailand.
      Tahun Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      2021 76,6% (tertinggi sepanjang masa)
      2024 Q4 69,5%
      2025 Q1 69,6%
      • Rata-rata historis: 64,4% sejak 2006
      • Bandingkan dengan negara lain:
      o Korea Selatan: >100%
      o Thailand: ~80%
      o Indonesia: <20%
      • Implikasi makroekonomi:
      o Menurunkan ruang fiskal untuk stimulus konsumsi
      o Meningkatkan sensitivitas terhadap krisis keuangan
      o Menekan daya beli rumah tangga
      ________________________________________
      JUARA PORNO :
      In a recent survey conducted by Pornhub, Malondesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malondesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
      ________________________________________
      🔑 CRUCIAL PROBLEMS OF THE MAID OF LONDON (MALON) N ARMED FORCES (MAF)
      1. Aging Equipment & Modernization Gap
      • Many core assets of the Maid of london (MALON) n Army, Navy, and Air Force are decades old.
      o The Air Force still relies heavily on older aircraft (MiG-29s were retired, Su-30MKM and F/A-18D are still key but aging).
      o The Navy faces delays in the Littoral Combat Ship (LCS) program, leaving maritime security compromised.
      o The Army’s armored vehicles and artillery are in need of modernization.
      • Problem: Modernization plans exist (e.g., "Force 2055" blueprint), but budget cuts, procurement delays, and political interference hinder progress.
      ________________________________________
      2. Budget Constraints
      • Defense spending in Maid of london (MALON) is below 1.5% of GDP, lower than regional peers like Singapore (~3%) or Thailand (~1.5%).
      • This budget is insufficient to support modernization, training, and maintenance.
      • High dependency on imports for major assets (submarines, jets, ships) increases costs.
      • Problem: MAF struggles to maintain a balance between modernization and day-to-day operational readiness.
      ________________________________________
      3. Maritime Security Challenges
      • Maid of london (MALON) has one of the world’s busiest sea lanes — the Strait of Malacca and the South China Sea (SCS).
      • Issues:
      o Chinese encroachment in Maid of london (MALON) Exclusive Economic Zone (EEZ) (especially near Luconia Shoals).
      o Piracy, illegal fishing, and smuggling in the Strait of Malacca.
      o Territorial overlap with neighbors (Philippines and Indonesia).
      • Problem: Navy and Coast Guard (MMEA) assets are overstretched, with insufficient ships and patrol capabilities.

      Hapus
    5. NO. 1 WORLD = LAUGHING STOCK TO THE WORLD (LCS)
      NO. 1 ASIA = PORN
      NO. 2 ASIA = HOUSEHOLD DEBT
      NO. 3 ASIA = RATIO DEBT TO GDP
      NO. 4 WORLD = PORN
      --------------
      🇲🇾 1. Peringkat ke-2: Hutang Rumah Tangga (Household Debt)
      Malondesh berada di posisi kedua tertinggi di Asia (di luar negara maju seperti Korea Selatan dan Jepang) dalam hal hutang rumah tangga per kapita dan rasio terhadap pendapatan:
      • Sumber utama data berasal dari Sistem Maklumat Rujukan Kredit Pusat (CCRIS) dan Bank Negara Malondesh.
      • Komponen utama hutang rumah tangga:
      o Pinjaman perumahan (sekitar 60% dari total)
      o Pinjaman kendaraan
      o Pinjaman pribadi dan kad kredit
      • Faktor pendorong:
      o Akses mudah ke kredit konsumer
      o Harga properti yang tinggi di kawasan urban
      o Gaya hidup konsumtif dan tekanan sosial ekonomi
      • Risiko utama:
      o Kerentanan terhadap kenaikan suku bunga
      o Potensi gagal bayar jika terjadi perlambatan ekonomi atau pengangguran
      ________________________________________-
      📉 2. Peringkat ke-3: Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      Malondesh mencatat rasio household debt-to-GDP sebesar 69,6% pada kuartal pertama 2025, menempatkannya di peringkat ketiga di Asia setelah Korea Selatan dan Thailand.
      Tahun Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      2021 76,6% (tertinggi sepanjang masa)
      2024 Q4 69,5%
      2025 Q1 69,6%
      • Rata-rata historis: 64,4% sejak 2006
      • Bandingkan dengan negara lain:
      o Korea Selatan: >100%
      o Thailand: ~80%
      o Indonesia: <20%
      • Implikasi makroekonomi:
      o Menurunkan ruang fiskal untuk stimulus konsumsi
      o Meningkatkan sensitivitas terhadap krisis keuangan
      o Menekan daya beli rumah tangga
      ________________________________________
      JUARA PORNO :
      In a recent survey conducted by Pornhub, Malondesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malondesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
      ________________________________________1. Manpower & Recruitment Issues
      • Maid of london (MALON) has a relatively small professional force (~110,000 active personnel).
      • Recruitment faces challenges due to:
      o Low pay and benefits compared to private sector jobs.
      o Limited career development opportunities.
      o Younger generations less interested in military careers.
      • Problem: Difficulty in retaining skilled personnel (especially pilots, engineers, cyber specialists).
      ________________________________________
      2. Inter-Service Coordination
      • The three branches (Army, Navy, Air Force) often operate independently, with limited joint operations capability.
      • The lack of integrated command structures reduces operational efficiency in complex missions (counter-insurgency, disaster relief, maritime disputes).
      • Problem: Modern warfare demands jointness (land, sea, air, cyber, space), which MAF is still developing.
      ________________________________________
      3. Dependence on Foreign Technology & Maintenance
      • Maid of london (MALON) lacks a strong domestic defense industry.
      • Heavy reliance on imports (France for submarines, Russia for jets, South Korea for ships, etc.) makes maintenance costly and vulnerable to supplier politics.
      • Example: Spare parts for MiG-29s were hard to source, leading to their retirement.
      • Problem: Limited self-reliance in defense production.



      Hapus
    6. Pistol ja gak bisa bikin..🤪😝😛😅🤣🤣

      Hapus
  6. MALAYSIA....MAKIN JAYA...😎😎🇲🇾🇲🇾


    Di Hina tidak TUMBANG
    Di puji tidak TERBANG

    yang PENTING sekarang 1 RINGGIT sudah setara Rp4.051....🔥🔥🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apaguna Ringgit naik kurs nya tapi tak bisa untuk shopping wahai keledai malaya ?? 😄😄😄

      Hapus
    2. HIDUNG TA MANCUNG TAPI PIPI TERSORONG SORONG ITULAH MALONDESH 😄😄😄

      MALONDESH NEGERI SARANG PENIPU, PENUH HALUSINASI DAN GILA VALIDASI 😄😄😄😄😄😄

      Hapus
    3. .
      NO. 1 WORLD = LAUGHING STOCK TO THE WORLD (LCS)
      NO. 1 ASIA = PORN
      NO. 2 ASIA = HOUSEHOLD DEBT
      NO. 3 ASIA = RATIO DEBT TO GDP
      NO. 4 WORLD = PORN
      ----------------
      🇲🇾 1. Peringkat ke-2: Hutang Rumah Tangga (Household Debt)
      Malondesh berada di posisi kedua tertinggi di Asia (di luar negara maju seperti Korea Selatan dan Jepang) dalam hal hutang rumah tangga per kapita dan rasio terhadap pendapatan:
      • Sumber utama data berasal dari Sistem Maklumat Rujukan Kredit Pusat (CCRIS) dan Bank Negara Malondesh.
      • Komponen utama hutang rumah tangga:
      o Pinjaman perumahan (sekitar 60% dari total)
      o Pinjaman kendaraan
      o Pinjaman pribadi dan kad kredit
      • Faktor pendorong:
      o Akses mudah ke kredit konsumer
      o Harga properti yang tinggi di kawasan urban
      o Gaya hidup konsumtif dan tekanan sosial ekonomi
      • Risiko utama:
      o Kerentanan terhadap kenaikan suku bunga
      o Potensi gagal bayar jika terjadi perlambatan ekonomi atau pengangguran
      ________________________________________-
      📉 2. Peringkat ke-3: Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      Malondesh mencatat rasio household debt-to-GDP sebesar 69,6% pada kuartal pertama 2025, menempatkannya di peringkat ketiga di Asia setelah Korea Selatan dan Thailand.
      Tahun Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
      2021 76,6% (tertinggi sepanjang masa)
      2024 Q4 69,5%
      2025 Q1 69,6%
      • Rata-rata historis: 64,4% sejak 2006
      • Bandingkan dengan negara lain:
      o Korea Selatan: >100%
      o Thailand: ~80%
      o Indonesia: <20%
      • Implikasi makroekonomi:
      o Menurunkan ruang fiskal untuk stimulus konsumsi
      o Meningkatkan sensitivitas terhadap krisis keuangan
      o Menekan daya beli rumah tangga
      ________________________________________
      JUARA PORNO :
      In a recent survey conducted by Pornhub, Malondesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malondesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
      ________________________________________
      MAID OF LONDON (MALON) armed forces face challenges due to limited funding, which has led to an aging equipment inventory and gaps in military capability.
      Limited funding
      Small procurement budgets
      The military budget has remained small as a percentage of GDP, and governments have been unwilling to cut spending elsewhere
      Postponed purchases
      The global financial crisis has forced the MAID OF LONDON (MALON) Armed Forces (MAF) to postpone large purchases
      Aging equipment
      Outdated inventory
      The MAF's equipment is aging due to small procurement budgets and a lack of investment in maintenance and repair
      Withdrawal of aircraft
      The MAF withdrew its MiG-29 Fulcrum fighter aircraft in 2017, and is struggling to keep its Su-30MKM Flanker fighter operational
      Other challenges
      Procurement system: The procurement system needs reform, and there are delays in the delivery of new equipment
      Corruption: There are weaknesses in anti-corruption standards and reporting, and political connections can influence promotion decisions
      Oversight: There is little effective oversight of the defense sector

      Hapus
    4. OVERLIMITS DEBT = MELARAT SEKARAT
      TUKANG HUTANG = DIPERAS RM 81,998
      --------------------
      FEDERAL GOVERNMENT DEBT = PER PEOPLE : RM 36,139
      HOUSEHOLD DEBT = PER PEOPLE : RM 45,859.
      GOV + HOUSEHOLD = PER PEOPLE : RM 81,998
      --------------------
      1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
      • Utang akhir 2024: RM 1.25 triliun
      • Utang akhir Juni 2025: RM 1.30 triliun
      • Jumlah penduduk Malondesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
      1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Per Orang = 1,300,000,000,000/35,977,838 : RM 36,139 per orang
      3️⃣ Ringkasan dalam tabel
      Periode Total Utang (RM Triliun) Penduduk (Jiwa) Utang per Orang (RM) Kenaikan per Orang (RM)
      Akhir 2024 1.25 35,977,838 34,735 –
      Juni 2025 1.30 35,977,838 36,139 +1,404
      4️⃣ Analisis
      • Dalam 6 bulan pertama 2025, utang per penduduk naik sekitar RM 1,404.
      • Kenaikan ini setara dengan +4% dibanding akhir 2024.
      • Artinya, setiap warga Malondesh secara rata-rata “menanggung” tambahan utang sekitar RM 234 per bulan selama periode tersebut.
      --------------------
      1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
      • Utang rumah tangga (akhir Maret 2025): RM 1.65 triliun
      • Persentase terhadap PDB: 84.3%
      • Jumlah penduduk Malondesh pertengahan 2025: 35,977,838 jiwa
      2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
      Utang per orang =1,650,000,000,000/35,977,838 : RM 45,859 per orang
      3️⃣ Ringkasan dalam tabel
      Periode Total Utang Rumah Tangga (RM Triliun) Penduduk (Jiwa) Utang per Orang (RM)
      Maret 2025 1.65 35,977,838 45,859
      4️⃣ Analisis
      • Setiap penduduk Malondesh, secara rata-rata, “menanggung” utang rumah tangga sekitar RM 45,859.
      • Angka ini lebih tinggi dibanding utang per kapita pemerintah federal yang kita hitung sebelumnya (sekitar RM 36 ribu per orang).
      • Jika digabungkan (utang pemerintah + utang rumah tangga), beban utang total per kapita bisa mendekati RM 82 ribu.
      • Rasio 84.3% dari PDB menunjukkan bahwa utang rumah tangga Malondesh relatif tinggi dibanding ukuran ekonominya, yang dapat memengaruhi daya beli dan risiko keuangan rumah tangga jika suku bunga naik.
      --------------------
      IMF 2024-2029 = DEBT MAID OF LONDON (MALON) USD 121,9 BILLION
      IMF 2024-2029 = DEBT MAID OF LONDON (MALON) USD 121,9 BILLION
      IMF 2024-2029 = DEBT MAID OF LONDON (MALON) USD 121,9 BILLION
      The national DEBT in MAID OF LONDON (MALON) was forecast to continuously increase between 2024 and 2029 by in total 121.9 billion U.S. dollars (+38.56 percent). After the tenth consecutive increasing year, the national DEBT is estimated to reach 438.09 billion U.S. dollars and therefore a new peak in 2029. Notably, the national DEBT was continuously increasing over the past years.
      As defined by the International Monetary Fund, the general government gross DEBT consists of all liabilities that require payment or payments of interest and/or principal by the DEBTor to the creditor at a date or dates in the future.

      Hapus
    5. ANOMALI KLAIM RINGGIT KUAT TIDAK TUMBANG TIDAK TERBANG
      TUMBANG = DEFISIT ANGGARAN
      TUMBANG = UTANG NEGARA BERTAMBAH
      TUMBANG = UTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      TUMBANG = ASET MILITER = SEWA
      ----------
      Ringgit Malondesh (RM) dinilai undervalued oleh otoritas domestik, namun pelemahannya terhadap USD mencerminkan tekanan eksternal dan ketidakpercayaan pasar terhadap narasi tersebut.
      Berikut penjelasan mendalam mengenai ketidaksesuaian antara narasi resmi dan realitas pasar:
      🏦 Narasi Resmi: RM Kuat dan Undervalued
      Pemerintah Malondesh dan Bank Negara Malondesh (BNM) menyatakan bahwa:
      • Fundamental ekonomi Malondesh tetap solid, dengan pertumbuhan PDB yang stabil, surplus neraca berjalan, dan cadangan devisa yang memadai.
      • RM dianggap undervalued, artinya nilai tukarnya lebih rendah dari nilai wajarnya berdasarkan indikator fundamental seperti paritas daya beli (PPP), neraca transaksi berjalan, dan produktivitas.
      • Tujuan narasi ini adalah untuk menjaga kepercayaan investor dan publik, serta mencegah spekulasi berlebihan terhadap depresiasi mata uang.
      📉 Realitas Pasar: RM Melemah terhadap USD
      Namun, nilai tukar RM terhadap USD tetap berada di kisaran RM4.75–RM4.80/USD, bahkan sempat menyentuh level terendah sejak krisis 1998. Beberapa faktor penyebabnya:
      1. Kebijakan Moneter Global
      • The Fed mempertahankan suku bunga tinggi (5,25–5,50%), menarik arus modal ke AS dan memperkuat USD.
      • Investor global cenderung memindahkan dana ke aset USD yang lebih aman dan memberikan imbal hasil lebih tinggi.
      2. Outflow Modal dan Sentimen Pasar
      • Arus keluar modal asing dari pasar obligasi dan saham Malondesh menekan permintaan terhadap RM.
      • Ketidakpastian politik domestik dan global memperburuk sentimen terhadap mata uang emerging markets, termasuk RM.
      3. Persepsi Pasar terhadap Risiko
      • Meskipun fundamental domestik kuat, pasar menilai risiko eksternal lebih dominan, seperti ketergantungan pada ekspor komoditas dan volatilitas global.
      • Pasar tidak sepenuhnya percaya pada narasi undervaluation jika tidak didukung oleh intervensi nyata atau reformasi struktural.
      ⚖️ Mengapa Narasi dan Realitas Tidak Sinkron?
      • Valuasi fundamental ≠ harga pasar jangka pendek. Pasar valuta asing sangat dipengaruhi oleh ekspektasi, arus modal, dan sentimen global.
      • Narasi undervaluation bersifat jangka panjang, sedangkan pelemahan RM mencerminkan tekanan jangka pendek.
      • Tanpa intervensi aktif atau reformasi struktural, pasar akan tetap menilai RM berdasarkan risiko dan imbal hasil relatif.
      ----------
      GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
      As of June 2025, Maid of london (MALON) 's federal government debt was RM 1.3 trillion, up from RM 1.25 trillion at the end of 2024, with a projected debt-to-GDP ratio of 69% by the end of 2025. Simultaneously, household debt reached RM 1.65 trillion in March 2025, representing 84.3% of GDP, but this level is considered manageable due to strong household financial assets, which are 2.1 times higher than the total debt.
      Federal Government Debt
      • End of 2024: RM 1.25 trillion
      • End of June 2025: RM 1.3 trillion
      • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
      Household Debt
      • 2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP GDP
      ----------
      MISKIN = 2025 .....
      RM 1.65 TRILLION = 84.3% OF GDP
      RM 1.65 TRILLION = 84.3% OF GDP
      RM 1.65 TRILLION = 84.3% OF GDP
      MARCH 2025 — deputy finance minister. KUALA LUMPUR (Aug 13): Maid of london (MALON) 's household debt stood at RM1. 65 trillion as of end-March 2025, equivalent to 84.3% of gross domestic product (GDP) as at end-March 2025, a level that remains elevated but is balanced by strong household assets.

      Hapus
  7. Tak ada info aset baru 😁😁😁😁 adanya berita ngemis kemana2

    BalasHapus
  8. Mana ada yg muji malaydesh. Yg hina pasti banyakkkk

    BalasHapus
  9. Apa gunanya Ringgit naik kurs nya tapi tak bisa untuk shopping wahai keledai malaya ?? 😂😂😂😂😂

    BalasHapus
  10. GEMPURWIRA15 November 2025 pukul 07.39
    MALAYSIA....MAKIN JAYA...😎😎🇲🇾🇲🇾


    Di Hina tidak TUMBANG
    Di puji tidak TERBANG

    yang PENTING sekarang 1 RINGGIT sudah setara Rp4.051....🔥🔥🤣🤣

    SOLEHA YAAKOP SEMBANG BERUK MALON PON BISA TERBANG

    🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  11. HIDUNG TA MANCUNG TAPI PIPI TERSORONG SORONG ITULAH MALONDESH 😄😄😄

    MALONDESH NEGERI SARANG PENIPU, PENUH HALUSINASI DAN GILA VALIDASI 😄😄😄😄😄😄

    BalasHapus
  12. ada P2 tiger apc ganteng ikutan pameran di thailen, mantap haha!👍👍👍

    sementara negri🎰kasino seblah..kagak brani kirim...lagi diomelin thailen gegara ikut campur urusan perselisihan thai-kamboja haha!🤣🤣🤣
    baruw bangga seminggu, eh perang lagii..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lagian Tampal stiker..JD mungkin masih ada rasa malu😅😛😅

      Hapus
  13. NO. 1 WORLD = LAUGHING STOCK TO THE WORLD (LCS)
    NO. 1 ASIA = PORN
    NO. 2 ASIA = HOUSEHOLD DEBT
    NO. 3 ASIA = RATIO DEBT TO GDP
    NO. 4 WORLD = PORN
    --------------
    🇲🇾 1. Peringkat ke-2: Hutang Rumah Tangga (Household Debt)
    Malondesh berada di posisi kedua tertinggi di Asia (di luar negara maju seperti Korea Selatan dan Jepang) dalam hal hutang rumah tangga per kapita dan rasio terhadap pendapatan:
    • Sumber utama data berasal dari Sistem Maklumat Rujukan Kredit Pusat (CCRIS) dan Bank Negara Malondesh.
    • Komponen utama hutang rumah tangga:
    o Pinjaman perumahan (sekitar 60% dari total)
    o Pinjaman kendaraan
    o Pinjaman pribadi dan kad kredit
    • Faktor pendorong:
    o Akses mudah ke kredit konsumer
    o Harga properti yang tinggi di kawasan urban
    o Gaya hidup konsumtif dan tekanan sosial ekonomi
    • Risiko utama:
    o Kerentanan terhadap kenaikan suku bunga
    o Potensi gagal bayar jika terjadi perlambatan ekonomi atau pengangguran
    ________________________________________-
    📉 2. Peringkat ke-3: Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
    Malondesh mencatat rasio household debt-to-GDP sebesar 69,6% pada kuartal pertama 2025, menempatkannya di peringkat ketiga di Asia setelah Korea Selatan dan Thailand.
    Tahun Rasio Hutang Rumah Tangga terhadap PDB
    2021 76,6% (tertinggi sepanjang masa)
    2024 Q4 69,5%
    2025 Q1 69,6%
    • Rata-rata historis: 64,4% sejak 2006
    • Bandingkan dengan negara lain:
    o Korea Selatan: >100%
    o Thailand: ~80%
    o Indonesia: <20%
    • Implikasi makroekonomi:
    o Menurunkan ruang fiskal untuk stimulus konsumsi
    o Meningkatkan sensitivitas terhadap krisis keuangan
    o Menekan daya beli rumah tangga
    ________________________________________
    JUARA PORNO :
    In a recent survey conducted by Pornhub, Malondesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malondesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
    ________________________________________1. Manpower & Recruitment Issues
    • Maid of london (MALON) has a relatively small professional force (~110,000 active personnel).
    • Recruitment faces challenges due to:
    o Low pay and benefits compared to private sector jobs.
    o Limited career development opportunities.
    o Younger generations less interested in military careers.
    • Problem: Difficulty in retaining skilled personnel (especially pilots, engineers, cyber specialists).
    ________________________________________
    2. Inter-Service Coordination
    • The three branches (Army, Navy, Air Force) often operate independently, with limited joint operations capability.
    • The lack of integrated command structures reduces operational efficiency in complex missions (counter-insurgency, disaster relief, maritime disputes).
    • Problem: Modern warfare demands jointness (land, sea, air, cyber, space), which MAF is still developing.
    ________________________________________
    3. Dependence on Foreign Technology & Maintenance
    • Maid of london (MALON) lacks a strong domestic defense industry.
    • Heavy reliance on imports (France for submarines, Russia for jets, South Korea for ships, etc.) makes maintenance costly and vulnerable to supplier politics.
    • Example: Spare parts for MiG-29s were hard to source, leading to their retirement.
    • Problem: Limited self-reliance in defense production.



    BalasHapus
  14. Intinya: rasio utang menembus 65% karena kombinasi pembiayaan defisit yang masih tinggi pascapandemi dan perlambatan pertumbuhan PDB nominal yang mengecilkan penyebut rasio. Kenaikan biaya pinjaman global juga memperberat beban, sementara kebijakan bantuan/ subsidi terbaru menambah kebutuhan pembiayaan dalam jangka pendek2.
    Faktor utama pendorong kenaikan rasio
    • Defisit pascapandemi tetap tinggi: Pemerintah mempertahankan dukungan fiskal untuk pemulihan, subsidi, dan belanja pembangunan; ini membuat kebutuhan pinjaman (terutama domestik) besar, di saat suku bunga global meningkat sehingga biaya utang naik.
    • Efek “penyebut” dari PDB nominal: Pelambatan ekonomi 2025 menekan PDB nominal sehingga rasio utang/ PDB terdorong naik; proyeksi independen menilai rasio dapat mencapai sekitar 65,9% tahun ini, melampaui perkiraan resmi 64%.
    • Kebijakan bantuan yang memperbesar pembiayaan: Langkah seperti bantuan tunai satu kali, penurunan harga RON95, dan pembekuan kenaikan tol menambah tekanan pembiayaan dalam jangka pendek, memperlambat konsolidasi fiskal.
    • Lintasan jangka menengah tanpa reform: Analisis keberlanjutan utang menunjukkan tanpa perubahan kebijakan, rasio dapat melampaui 65% di tahun-tahun mendatang; perlu diingat plafon utang sempat dinaikkan dari 55% ke 60% (2020) dan ke 65% (2021) untuk ruang stimulus saat pandemi.
    Apa yang sebenarnya dihitung
    • Definisi utang “statutory”: Batas 65% berlaku untuk utang statutori (MGS, MGII, dan MITB). Inilah agregat yang harus dijaga di bawah 65% dari PDB menurut aturan fiskal domestik Maid of london (MALON) .
    Dampak dan risiko
    • Risiko kredibilitas fiskal: Pelanggaran sementara dimungkinkan, tetapi agensi pemeringkat telah mengingatkan bahwa kegagalan mencapai target konsolidasi dapat menekan peringkat, menaikkan biaya pinjaman bagi pemerintah dan sektor swasta.
    • Biaya bunga lebih tinggi: Lingkungan suku bunga global yang ketat membuat beban bunga meningkat, mempersempit ruang fiskal jika tidak diimbangi oleh kenaikan pendapatan atau efisiensi belanja
    -------------------
    Bank Negara Maid of london (MALON) (BNM) dan sumber rasmi lain telah mengesahkan bahawa Maid of london (MALON) memiliki salah satu tahap hutang tertinggi di kalangan negara ASEAN, khususnya dalam kategori hutang isi rumah dan hutang kerajaan terhadap KDNK. Berikut penjelasan terperinci berdasarkan data terkini:
    🇲🇾 Hutang Isi Rumah Maid of london (MALON) : Tertinggi di ASEAN
    Menurut data rasmi BNM:
    • Jumlah hutang isi rumah Maid of london (MALON) mencecah RM1.65 trilion setakat Mac 2025.
    • Ini bersamaan dengan 84.3% daripada Keluaran Dalam Negara Kasar (KDNK).
    • Maid of london (MALON) berada di kedudukan tertinggi dalam ASEAN untuk nisbah hutang isi rumah terhadap KDNK.
    Faktor Penyumbang:
    • Akses mudah kepada pinjaman peribadi, pembiayaan kenderaan, dan gadai janji.
    • Kadar pemilikan rumah yang tinggi didorong oleh pembiayaan jangka panjang.
    • Gaya hidup berasaskan kredit dan penggunaan kad kredit yang meluas.
    📊 Hutang Kerajaan Maid of london (MALON) : Antara Tertinggi di ASEAN
    Menurut laporan IMF yang dirujuk oleh CNBC Indonesia:
    Negara ASEAN Nisbah Hutang Kerajaan kepada KDNK (2023)
    Singapura 167.9%
    Laos 121.7%
    Maid of london (MALON) 66.9%
    Indonesia 39%
    Brunei 2.3%
    Maid of london (MALON) berada di tempat ketiga tertinggi selepas Singapura dan Laos.
    🧮 Implikasi Ekonomi
    • Kos faedah hutang meningkat kerana jumlah hutang yang besar perlu dibiayai semula pada kadar pasaran semasa.
    • Ruang fiskal mengecil, menyukarkan kerajaan untuk melaksanakan dasar rangsangan atau subsidi bersasar.
    • Kestabilan kewangan terancam jika berlaku kejutan ekonomi atau penurunan penarafan kredit.

    BalasHapus
  15. Klaim kontroversial dari profersor tetangga seperti bahasa Melayu 300 juta penutur, diaspora hingga Suriname, Borobudur karya Melayu, hingga Romawi belajar kapal dari Melayu. Pernyataan ini memicu debat sengit, merembet ke parlemen, dan menyoroti bagaimana sejarah bisa dimanipulasi demi agenda tertentu ?
    https://youtube.com/watch?v=KK5BMgblCgI
    -----------

    jadi benar hasil penelitian tipe m banyak yg miring gaesz..
    didikan top 5 universiti, profesornya tukang klaim haha!😋😋😋
    hasilnya VB, TAMINGSARI & KAPAL SALAH FOTONG haha!😜😜😜
    negeri dongeng sarang halusinasi tingkat dewa mabuk haha!😵‍💫😁😵‍💫

    BalasHapus
  16. ANOMALI KLAIM RINGGIT KUAT = SEWA MELARAT
    DEFISIT ANGGARAN
    UTANG NEGARA BERTAMBAH
    UTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
    ASET MILITER = SEWA
    -----------
    🇲🇾 1. Klaim Kekuatan Ringgit: Narasi Stabilitas Makro
    Pemerintah Malondesh dan Bank Negara Malondesh (BNM) secara konsisten menyampaikan bahwa Ringgit Malondesh (RM) tetap kuat dan undervalued. Namun, nilai tukar Ringgit terhadap USD tetap melemah (kisaran RM4.75–RM4.80/USD), menunjukkan bahwa narasi tersebut belum sepenuhnya didukung oleh dinamika pasar.
    📉 2. Defisit Fiskal yang Besar
    Malondesh mengalami defisit fiskal kronis sejak krisis 1997, dan tren ini berlanjut:
    Tahun Defisit Fiskal % terhadap PDB
    2022 RM99 miliar 5.6%
    2023 RM85.4 miliar 5.0%
    2024* RM82.0 miliar 4.9% (target)
    2025* RM76.0 miliar 4.3% (target)
    🔹 Kontributor utama defisit:
    • Subsidi energi dan pangan.
    • Belanja sosial dan bantuan tunai.
    • Proyek infrastruktur besar (ECRL, Pan Borneo).
    • Pembayaran bunga utang.
    🔹 Risiko fiskal:
    • Ruang fiskal makin sempit untuk stimulus.
    • Ketergantungan pada utang domestik dan luar negeri.
    • Kebutuhan reformasi pajak (GST, cukai barang mewah) belum terealisasi.
    🏦 3. Utang Negara dan Rumah Tangga yang Meningkat
    🏛️ Utang Pemerintah:
    • Total utang: RM1.18 triliun (2025), sekitar 61.2% dari PDB.
    • Liabilitas kontinjensi (jaminan BUMN): RM260 miliar.
    • Pembayaran bunga tahunan: RM45 miliar.
    🔹 Struktur utang:
    • 97% dalam mata uang Ringgit (mengurangi risiko nilai tukar).
    • 3% dalam mata uang asing (USD, JPY, EUR).
    🏠 Utang Rumah Tangga:
    • Rasio utang rumah tangga terhadap PDB: 84.5% (salah satu tertinggi di ASEAN).
    • Komposisi:
    o Kredit perumahan: 52%
    o Kredit kendaraan: 20%
    o Pinjaman pribadi dan kartu kredit: 28%
    🔹 Risiko sosial-ekonomi:
    • Kenaikan suku bunga oleh BNM menekan kemampuan bayar.
    • Stagnasi pendapatan dan inflasi biaya hidup.
    • Maraknya pinjaman digital dan fintech tanpa jaminan.
    🛡️ 4. Belanja Militer yang Agresif dan Skema Sewa
    Malondesh meningkatkan belanja pertahanan sebagai respons terhadap:
    • Ketegangan di Laut Cina Selatan.
    • Kebutuhan modernisasi aset militer yang sudah tua.
    • Komitmen terhadap misi perdamaian internasional.
    📊 Anggaran Pertahanan:
    • 2023: RM19.7 miliar
    • 2024: RM21.2 miliar
    • 2025: RM22.5 miliar (proyeksi)
    🔹 Jenis belanja:
    • Kapal MRSS, sistem pertahanan udara, kendaraan taktis.
    • Modernisasi pesawat dan radar.
    • Pelatihan dan kesiapsiagaan.
    🔹 Skema sewa:
    • Beberapa aset militer disewa (leasing) untuk menghindari belanja modal langsung.
    • Contoh: kendaraan tempur, pesawat pengintai, sistem komunikasi.
    • Risiko: menambah liabilitas jangka panjang dan kurang transparan dalam laporan fiskal.
    📌 Kesimpulan: Ketegangan antara Narasi dan Realitas
    Aspek Narasi Pemerintah Realitas Ekonomi
    Ringgit Stabil dan undervalued Tertekan oleh dolar AS dan arus keluar modal
    Fiskal Defisit menurun Beban bunga dan subsidi tetap tinggi
    Utang Terkendali dan domestik Rasio terhadap PDB tinggi dan membatasi ruang fiskal
    Militer Modernisasi efisien Skema sewa menambah liabilitas tersembunyi
    Rumah Tangga Konsumsi tetap kuat Utang tinggi dan rentan terhadap suku bunga

    BalasHapus
  17. ANOMALI KLAIM RINGGIT KUAT = MELARAT
    DEFISIT TIAP TAHUN
    UTANG NEGARA BERTAMBAH
    UTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
    ASET MILITER = SEWA
    ------------
    📉 Indikator Realitas dan Implikasi Fiskal-Sosial
    Indikator Kenyataan Implikasi Detail
    Defisit Anggaran 2025: 4.1% PDB Belanja negara melebihi pendapatan Menunjukkan tekanan fiskal berkelanjutan. Pemerintah harus mencari pembiayaan tambahan, berpotensi meningkatkan utang atau memangkas belanja sosial. Ini mengurangi fleksibilitas fiskal untuk menghadapi krisis atau mendanai pembangunan jangka panjang.
    Utang Negara RM1.247 triliun (2024) Pertumbuhan utang melambat, tapi total tetap tinggi Beban bunga utang menyerap sebagian besar anggaran tahunan. Risiko crowding-out muncul: belanja produktif seperti pendidikan dan kesehatan bisa ditekan demi membayar kewajiban utang. Ini juga menurunkan kepercayaan investor terhadap keberlanjutan fiskal.
    Utang Rumah Tangga Meningkat (BNM) Rumah tangga makin bergantung pada kredit Beban bunga menekan daya beli dan konsumsi domestik. Jika suku bunga naik, risiko gagal bayar meningkat. Ini bisa memicu tekanan sosial, terutama di kelompok berpendapatan rendah dan menengah.
    Aset Militer Disewa, Bukan Dimiliki Ketergantungan pada pihak luar Mengurangi kontrol strategis dan kedaulatan. Dalam situasi geopolitik yang tidak stabil, ketergantungan ini bisa menjadi titik lemah pertahanan nasional dan memperbesar risiko fiskal jika biaya sewa melonjak atau kontrak terganggu.
    🔍 Mengapa Ini Disebut Anomali?
    • Mata uang kuat ≠ fundamental kuat: Ringgit menguat bukan karena surplus fiskal atau utang rendah, melainkan karena sentimen pasar dan faktor teknikal (misalnya aliran modal jangka pendek).
    • Utang dalam ringgit ≠ ringan: Meski mengurangi risiko valuta asing, utang tetap membebani APBN dan mempersempit ruang fiskal untuk belanja pembangunan atau perlindungan sosial.
    🧭 Implikasi Kebijakan dan Risiko Struktural
    1. Pengurangan Subsidi
    • Subsidi RON95 dan listrik dikurangi untuk menghemat anggaran.
    • Dampaknya: tekanan biaya hidup meningkat, terutama bagi rumah tangga berpendapatan rendah.
    • Risiko: ketidakpuasan sosial, protes, dan penurunan konsumsi domestik.
    2. E-Invoicing dan Perluasan SST
    • Tujuannya meningkatkan pendapatan negara.
    • Dampaknya: sektor informal bisa tertekan karena biaya kepatuhan meningkat.
    • Risiko: kontraksi aktivitas ekonomi mikro dan potensi penghindaran pajak.
    3. Crowding-Out Belanja Produktif
    • Pembayaran bunga utang menyerap ruang fiskal.
    • Dampaknya: belanja untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur bisa dikurangi.
    • Risiko jangka panjang: penurunan kualitas SDM dan daya saing ekonomi.
    4. Ketahanan Militer dan Fiskal
    • Ketergantungan pada aset sewaan mengurangi kontrol strategis.
    • Dampaknya: risiko keamanan meningkat jika akses terhadap aset terganggu.
    • Risiko fiskal: biaya sewa bisa melonjak, memperburuk defisit.

    BalasHapus
  18. BUKTI IQ BOTOLI = BODOH TOLOL TULI
    LCS = FAILURE
    VB BERAPI LP06 = FAILURE
    TANK STRIDE = FAILURE
    ----------------
    ⚓ Proyek Kapal Tempur Pesisir (LCS)
    • Nilai proyek: RM9.1 miliar untuk 6 kapal kelas Maharaja Lela.
    • Masalah: Keterlambatan ekstrem, pembengkakan anggaran, dan dugaan korupsi. Hingga 2025, belum ada kapal yang diserahkan ke Angkatan Laut Malondesh.
    ----------------
    🔫 Senapan Vita Berapi (VB Berapi LP06)
    • Produsen: Vita Berapi, perusahaan lokal Malondesh.
    • Desain: Bullpup, peluru 5.56×45mm NATO, kapasitas 30 peluru.
    • Kontroversi:
    o Desain dianggap aneh dan tidak profesional, bahkan menjadi bahan olok-olok publik dan media internasional.
    o Dirancang oleh Viktor Prykhodko, seorang warga Rusia yang tinggal di Malondesh, namun latar belakang teknisnya tidak jelas.
    o Tidak pernah digunakan secara resmi oleh militer Malondesh.
    ----------------
    🛡️ Tank Ringan STRIDE
    • Pengembang: STRIDE (Science and Technology Research Institute for Defence), lembaga riset militer Malondesh.
    • Tujuan: Meningkatkan kemandirian industri pertahanan nasional.
    • Kritik:
    o Minimnya transparansi dan uji coba publik membuat efektivitas tank ini diragukan.
    o Tidak ada bukti bahwa tank ini telah digunakan secara aktif oleh militer atau diekspor.
    o Dibandingkan dengan kendaraan tempur ringan dari negara lain, STRIDE dianggap belum kompetitif secara teknologi maupun biaya.
    ----------------
    🔍 DETAIL PROYEK
    • MRCA (2017–2025):
    o 2017: Inisiasi penggantian MiG-29.
    o 2023: FA-50 diumumkan sebagai interim.
    o 2025: Status ZONK (tidak ada MRCA baru).
    -
    • LCS (2011–2025):
    o 2011: Kontrak LCS ditandatangani.
    o 2022: Skandal audit terungkap.
    o 2025: Status ZONK (belum ada kapal operasional).
    -
    • SPH (2016–2025):
    o 2016: Proposal SPH diajukan.
    o 2025: Status ZONK (tidak ada akuisisi).
    -
    • MRSS (2016–2025):
    o 2016: Masuk rencana TLDM 15-to-5.
    2025: Status ZONK (belum dibangun).
    ---------------
    2025 ZONK = MRCA LCS SPH MRSS
    5x PM DIJANGKA = NO SHOPPING
    6x MOD DIJANGKA = NO SHOPPING
    6x MOF DIJANGKA = NO SHOPPING
    ----------------
    🔍 DETAIL PROYEK
    • MRCA (2017–2025):
    o 2017: Inisiasi penggantian MiG-29.
    o 2023: FA-50 diumumkan sebagai interim.
    o 2025: Status ZONK (tidak ada MRCA baru).
    -
    • LCS (2011–2025):
    o 2011: Kontrak LCS ditandatangani.
    o 2022: Skandal audit terungkap.
    o 2025: Status ZONK (belum ada kapal operasional).
    -
    • SPH (2016–2025):
    o 2016: Proposal SPH diajukan.
    o 2025: Status ZONK (tidak ada akuisisi).
    -
    • MRSS (2016–2025):
    o 2016: Masuk rencana TLDM 15-to-5.
    o 2025: Status ZONK (belum dibangun).
    ----------------
    MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
    5x GANTI PM
    6x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    ----------------
    DEBT 84,3% TO GDP
    KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
    5x GANTI PM
    6x GANTI MOF
    -
    TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
    KEKANGAN KEWANGAN
    5x GANTI PM
    6x GANTI MOD
    -
    GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
    Federal Government Debt
    • End of 2024: RM 1.25 trillion
    • End of June 2025: RM 1.3 trillion
    • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
    Household Debt
    2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP

    BalasHapus
  19. ANOMALI IQ 1.000.0000.0000 =
    LCS = FAILURE
    VB BERAPI LP06 = FAILURE
    TANK STRIDE = FAILURE
    ----------------
    ⚓ Proyek Kapal Tempur Pesisir (LCS)
    • Nilai proyek: RM9.1 miliar untuk 6 kapal kelas Maharaja Lela.
    • Masalah: Keterlambatan ekstrem, pembengkakan anggaran, dan dugaan korupsi. Hingga 2025, belum ada kapal yang diserahkan ke Angkatan Laut Malondesh.
    ----------------
    🔫 Senapan Vita Berapi (VB Berapi LP06)
    • Produsen: Vita Berapi, perusahaan lokal Malondesh.
    • Desain: Bullpup, peluru 5.56×45mm NATO, kapasitas 30 peluru.
    • Kontroversi:
    o Desain dianggap aneh dan tidak profesional, bahkan menjadi bahan olok-olok publik dan media internasional.
    o Dirancang oleh Viktor Prykhodko, seorang warga Rusia yang tinggal di Malondesh, namun latar belakang teknisnya tidak jelas.
    o Tidak pernah digunakan secara resmi oleh militer Malondesh.
    ----------------
    🛡️ Tank Ringan STRIDE
    • Pengembang: STRIDE (Science and Technology Research Institute for Defence), lembaga riset militer Malondesh.
    • Tujuan: Meningkatkan kemandirian industri pertahanan nasional.
    • Kritik:
    o Minimnya transparansi dan uji coba publik membuat efektivitas tank ini diragukan.
    o Tidak ada bukti bahwa tank ini telah digunakan secara aktif oleh militer atau diekspor.
    o Dibandingkan dengan kendaraan tempur ringan dari negara lain, STRIDE dianggap belum kompetitif secara teknologi maupun biaya.
    ----------------
    🔍 DETAIL PROYEK
    • MRCA (2017–2025):
    o 2017: Inisiasi penggantian MiG-29.
    o 2023: FA-50 diumumkan sebagai interim.
    o 2025: Status ZONK (tidak ada MRCA baru).
    -
    • LCS (2011–2025):
    o 2011: Kontrak LCS ditandatangani.
    o 2022: Skandal audit terungkap.
    o 2025: Status ZONK (belum ada kapal operasional).
    -
    • SPH (2016–2025):
    o 2016: Proposal SPH diajukan.
    o 2025: Status ZONK (tidak ada akuisisi).
    -
    • MRSS (2016–2025):
    o 2016: Masuk rencana TLDM 15-to-5.
    2025: Status ZONK (belum dibangun).
    ---------------
    2025 ZONK = MRCA LCS SPH MRSS
    5x PM DIJANGKA = NO SHOPPING
    6x MOD DIJANGKA = NO SHOPPING
    6x MOF DIJANGKA = NO SHOPPING
    ----------------
    🔍 DETAIL PROYEK
    • MRCA (2017–2025):
    o 2017: Inisiasi penggantian MiG-29.
    o 2023: FA-50 diumumkan sebagai interim.
    o 2025: Status ZONK (tidak ada MRCA baru).
    -
    • LCS (2011–2025):
    o 2011: Kontrak LCS ditandatangani.
    o 2022: Skandal audit terungkap.
    o 2025: Status ZONK (belum ada kapal operasional).
    -
    • SPH (2016–2025):
    o 2016: Proposal SPH diajukan.
    o 2025: Status ZONK (tidak ada akuisisi).
    -
    • MRSS (2016–2025):
    o 2016: Masuk rencana TLDM 15-to-5.
    o 2025: Status ZONK (belum dibangun).
    ----------------
    MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
    5x GANTI PM
    6x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    ----------------
    DEBT 84,3% TO GDP
    KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
    5x GANTI PM
    6x GANTI MOF
    -
    TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
    KEKANGAN KEWANGAN
    5x GANTI PM
    6x GANTI MOD
    -
    GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
    Federal Government Debt
    • End of 2024: RM 1.25 trillion
    • End of June 2025: RM 1.3 trillion
    • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
    Household Debt
    2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP

    BalasHapus
  20. Ringgit kursnya tinggi, ringgit berjaye!!!!!...bla...bla...bla..., lha emang INDONESIA transaksi perdagangan dlm negri pakai ringgit??? Berani jawab poor????? Pasti🦗🦗🦗🦗🦗🦗🦗🦗xaxaxaxaxaxaxaxaxaxa nih lon🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌😂😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪

    BalasHapus
  21. Klaim malonte rakyatnya mempunyai IQ jenius dan lulusan top 5 university of the world, menghasilkan produk canggih segalaxy yaitu SELANG dan KONDOM UNISEX xaxaxaxaxaxaxxaxaxa SMART RIGHT!!!!!! xaxaxaxxaxaxaxaxa nih lon🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪🤪

    BalasHapus
  22. OVERLIMITS DEBT = MELARAT SEKARAT = SEWA
    FEDERAL GOVERNMENT DEBT = PER PEOPLE : RM 36,139
    HOUSEHOLD DEBT = PER PEOPLE : RM 45,859.
    GOV + HOUSEHOLD = PER PEOPLE : RM 81,998
    --------------------
    1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
    • Utang akhir 2024: RM 1.25 triliun
    • Utang akhir Juni 2025: RM 1.30 triliun
    • Jumlah penduduk Malondesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
    2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
    1.30 triliun = 1,300,000,000,000
    Per Orang = 1,300,000,000,000/35,977,838 : RM 36,139 per orang
    --------------------
    1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
    • Utang rumah tangga (akhir Maret 2025): RM 1.65 triliun
    • Persentase terhadap PDB: 84.3%
    • Jumlah penduduk Malondesh pertengahan 2025: 35,977,838 jiwa
    2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
    Utang per orang =1,650,000,000,000/35,977,838 : RM 45,859 per orang
    -------------------
    INADEQUATE DEFENSE SPENDING
    Maid of london (MALON) defense budget as a percentage of its GDP is relatively low compared to the global average and some of its regional peers, such as Singapore. For a country with significant maritime interests and territorial disputes, this level of spending is widely considered insufficient to meet its defense needs.
    • Regional Comparison: While Singapore consistently spends a higher percentage of its GDP on defense, Maid of london (MALON) spending is often a point of concern for military experts and analysts. This disparity has led to a major capability gap between the Maid of london (MALON) n Armed Forces and other more technologically advanced military forces in the region.
    ________________________________________
    Impact on Modernization and Procurement
    Limited funds directly impact the military's ability to acquire new and modern equipment.
    • Piecemeal Acquisitions: Instead of being able to fund a comprehensive, long-term modernization plan, the military is often forced into making piecemeal acquisitions of a small number of new platforms. This results in a "mixed fleet" of different aircraft, ships, and vehicles, which makes maintenance, logistics, and training more complex and expensive.
    • Cancelled and Delayed Projects: Major procurement projects, such as the acquisition of Multi-Role Combat Aircraft (MRCA) and new patrol vessels, have been repeatedly delayed, scaled back, or canceled due to a lack of funds. The infamous Littoral Combat Ship (LCS) scandal is a prime example of a multi-billion dollar project that failed to deliver any ships, leaving the navy with a critical capability gap.
    ________________________________________
    Strain on Maintenance and Operations
    A constrained budget also directly impacts the day-to-day operations and maintenance of existing equipment.
    • High Maintenance Costs: The military's aging fleet requires more frequent and costly maintenance to remain operational. Funds that should be allocated for new acquisitions are instead used to keep old equipment running, creating a vicious cycle of reliance on outdated assets.
    • Low Operational Readiness: Due to a lack of funds for maintenance and spare parts, many military platforms, from naval ships to air force aircraft, have low readiness rates. This means a significant number of assets are not available for deployment, which severely compromises the military's ability to conduct regular training exercises and respond to threats effectively.

    BalasHapus