06 Agustus 2022

Ratusan Prajurit TNI AD, US Army dan Jepang Terjun di Langit Martapura

06 Agustus 2022

Penerjunan pasukan TNI AD, US Army dan JGSDF (photos : Garuda Shield)

VIVA – Ratusan prajurit Angkatan Darat dari tiga negara, TNI Angkatan Darat, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army), dan Angkatan Darat Kekaisaran Jepang memenuhi langit Martapura, Palembang, Sumatera Selatan.
 

Ratusan prajurit Angkatan Darat tiga negara sahabat itu menunjukkan aksinya terjun payung dari empat pesawat pengangkut Angkatan Udara dan mendarat di Drop Zone atau titik pendaratan Operasi Lintas Udara (Garuda Airbone), Puslatpur Kodiklatad Martapura, Sumatera Selatan.


Pantauan VIVA Militer di lapangan, ratusan penerjun itu mendarat di area Drop Zone yang sudah ditentukan. Mereka diskenariokan merebut wilayah yang sebelumnya telah dikuasai musuh.


Untuk diketahui, pendaratan ratusan personel Angkatan Darat tiga negara sahabat itu merupakan salah satu rangkaian dari Latihan Bersama (Latma) Super Garuda Shield 2022 yang diikuti oleh 14 negara-negara di kawasan Indo Pasific. 


Setelah mereka berhasil mendarat dan menguasai wilayah perang, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bersama Komandan Jenderal Angkatan Darat AS untuk kawasan Pasific, Jenderal Charles A. Flynn, serta perwakilan pejabat militer dari 12 negara lainnya menyematkan Wing Airbone kepada seluruh prajurit yang berhasil melakukan operasi lintas udara tersebut. 


Penyematan Wing Airbone kepada prajurit militer Angkatan Darat yang berhasil terjun payung itu juga dilakukan oleh pejabat utama Kepala Staf Angkatan, diantaranya, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto, dan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono.

25 komentar:

  1. Mumpung malem minggu, cek disek kartu pass kemukusku opo iseh d gawe yo???? Xaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxaxa

    BalasHapus
  2. Ini baru latihan,bravo TNI

    BalasHapus
  3. Briged para malon kok gak ikut

    BalasHapus
    Balasan
    1. TAKUT NANTI NYASAR ke kebon PISANG(UJUNG-UJUNGnya maling pisang) n PENGSAN..

      JADI DARIPADA REPOTIN AIRBORNE TROOPS INDO, JEPANG, US


      kagak diajak

      Hapus
    2. Linud Kostrad bertransformasi menjadi para raiders...... Malon kejang-kejang pasukan raiders hoby bergerilya dan perang berkelanjutan

      Hapus
    3. Takut nyusahin 🤭🤭🤭🤣


      MALAYSIA – Seorang anggota tentera Malaysia yang menjalani latihan terjun payung terpaksa menunggu hampir tiga jam setelah tersangkut di sebuah pohon setinggi 20 meter, Kamis (27/8/2015) dinihari.

      Tentara itu tersangkut di pohon pada pukul 3.30 dinihari. Korban bernama Mohd Razi Ibrahim (32) berasal dari kesatuan Unit 9 Rejimen Askar Melayu Diraja (RAMD) Melaka.

      Hapus
    4. Gk diajak takut pingsan nantinya ngoahahaha

      Hapus
  4. Rumah siapa itu Min yang dikepung?

    BalasHapus
  5. Thailand kok gak mesan versi F35B untuk kapal induknya ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapal induk'e angkrem.



      Hapus
    2. Lebih gampang bikin kapal induk baru daripada modif kapal induk mereka buat F-35B.

      Hapus
    3. Karena kapal induknya gak punya lift floor?

      Hapus
    4. Izumo-class saja kurang layak buat operasional F-35B. Setelah di-upgrade, hanya layak sebagai support carrier. Itu setelah ganti flight deck pakai material baru + upgrade lain. HTMS Chakri Naruebet juga lebih pendek 60m dibanding Izumo-class dan lebih pendek 48m dari Juan Carlos I (L61). Setahuku L61 itu kapal terpendek yang dapat mengoperasikan F-35B.

      Hapus
    5. Sepertinya Jepang masih terikat pada perjanjian pasca WWII tentang larangan mengoperasikan kapal induk.

      Hapus
    6. Karena strukturnya landing pad gak cocok buat nahan tenaga Engine F-35B, juga butuh modifikasi Hangar biar bisa digunain buat harwat F-35. Biayanya udah semahal bikin kapal baru.

      Hapus
    7. Tunggu saja Kaga hasilnya gimana. Siapa tahu ada perubahan.

      IMHO Izumo-class itu kapal buruk. Semua kemampuannya setengah hati. Sebagai destroyer ASW kalah sama Hyuga, sebagai aircraft carrier kalah sama semua LHD, kecuali Mistral.

      Hapus
  6. Jepang ni ada marinir gak sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada. Tapi bagian dari AD bukan AL. JMSDF hanya menyediakan kapal pendarat, logistik dan kapal pembawa pesawat/heli. Dukungan udara dari JGSDF dan JASDF.

      Hapus
    2. Pengaruh AD di politik jepang masih kuat, jadi marinir jepang tidak bisa dibentuk dari perwira AL, cuma perwira AD yang bisa.

      Beda cerita kalo di Amrik, Marinir mereka bahkan dapat dukungan politik buat jadi Matra Utama meskipun dikecam US Army.

      Hapus
    3. Harusnya di kita... Matra utama itu marinir.

      Hapus
  7. Linud Kostrad bertransformasi menjadi para raiders...... Malon kejang-kejang pasukan raiders hoby bergerilya dan perang berkelanjutan

    BalasHapus