27 Desember 2010

Tank BMP-3F Uji Coba Embarkasi-Debarkasi

27 Desember 2010

Tank amfibi BMP-3F (all photos : TNI AL)

Tank BMP- 3F Rusia Di Uji Coba

Tank amfibi BMP - 3F yang baru dibeli dari Rusia di uji coba untuk Embarkasi (masuk) ke Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). 2 Kapal perang yang ditunjuk untuk uji coba ini adalah KRI Teluk-Penyu 513 dan KRI Surabaya- 991 di dermaga Madura dan dermaga E, Koarmatim , Ujung, Surabaya. Kamis (23/12).

Setelah dilaksanakan uji coba untuk melaksanakan pendaratan amphibi di pantai Banongan, Situbondo beberapa waktu lalu, kini tank buatan Rusia itu, masih harus di uji coba untuk melaksanakan Embarkasi dan Debarkasi (Keluar/masuk) KRI, sebelum melaksanakan tugas selanjutnya sebagai bagian dari Alutsista TNI AL dalam mendukung sebuah operasi amfibi.

Dalam uji coba yang berlansung di Koarmatim ini berlangsung selama 4 hari dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada para awak tank dan juga kepada Awak KRI yang bertugas untuk membantu pelaksanaan tugas sebab kedua unsure itu merupakan dua tim yang harus bekerja sebagai satu tim untuk mencapai sukses dalam setiap pendaratan.

Tank yang baru dibeli ini, sangat mutakhir dibanding tank amphibi yang kita miliki dulu. Ada beberapa komponen dan kelengkapan yang lebih canggih dan mutahir sehingga dapat berfungsi ganda disamping bisa angkut pasukan.

Kelengkapan yang dimiliki tank type ini antara lain, merupakan tank amphibi yang dilengkapi dengan satu buah meriam type 2a 70 100 mm, meriam 2a 72 30 mm, senjata PKTM kaliber 7,62 3 pucuk, rudal Arkan yang berfungsi untuk melakukan serangan darat dan udara.

Juga dilengkapi dengan sistim sirkulasi udara (NBC) yang berguna untuk menanggulangi peperangan Nuklir, Biologi, dan Kimia (Nubika). Selain itu, juga diperlengkapi dengan sinar Inframerah dan teropong bidik sasaran, untuk melengkapi jaringan Komunikasi tank BMP 3 F ini menggunakan pesawat radio R 173 dengan jarak jangkau maksimum 12 Km.

Alat komunikasi yang dipergunakan itu berguna untuk melakukan komunikasi baik didalam ataupun di luar kendaraan amphibi itu, sedangkan kelebihan lain yang dimiliki adalah kemampuan melaju didarat dengan kecepatan 70 Km / jam, bila sedang berada di laut dapat mencapai kecepatan 10 Km/jam. Sementara itu untuk sistim kemudi menggunakan hydrolik, kalau mengenai system operasional persenjataan menggunakan manual dan elektrik.

Tank yang mampu menampung 10 orang personel terdiri dari 7 orang pasukan dan 3 orang awak itu dibuat di Kurgan, Rusia tahun 2009. Tank jenis ini masuk ke Resimen Kavaleri Marinir (Menkav Mar) Batalyon Kavaleri 1 Marinir Karang Pilang, Surabaya sebanyak 17 unit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar