20 Oktober 2011

Yonkav Kalimantan Timur Akan Diperkuat Dengan Leopard 2

20 Oktober 2011

Tank Leopard 2 buatan Jerman (photo : Militaryphotos)

Dandim 0903/TSR Dampingi Tim Mabesad Tinjau Rencana Pembangunan Batalyon Kavaleri di Tanjung Selor

Tanjung Selor - Komandan Kodim 0903/Tanjung Selor Letnan Kolonel Inf Gema Repelita mendampingi Tim dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) meninjau rencana pembangunan Batalyon Kaveleri TNI AD di Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltim. Kegiatan peninjauan tersebut berlangsung selama dua hari dari tanggal 17 hingga 18 Oktober 2011.

Tim dari Mabesad yang melaksanakan kunjungan adalah Kolonel Inf Suyatno Paban III/Binorg Sopsad, Letkol Czi Haryono Pabandya 2/Pangkalan Slogad, Mayor Kav Susanto Kabag Binmat Sdirlitbang Pussenkav dan Mayor Arm I Gusti Agung Putu S Pabanda Binorg Spaban III Sopsad.

Selain Dandim 0903/Tsr turut mendampingi Tim dari Mabesad tersebut Kasbrigif 24/BC Letkol Inf ST Agus Santoso. Direncanakan Yonkav Kodam VI/Mlw mulai dibangun tahun 2012 berdampingan dengan Mabrigif 24/BC dan direncanakan menggunakan ranpur tank Leopard 2 type Main Battle tank buatan Jerman dengan spesifikasi berat 62,3 ton, panjang 9,97 meter dan lebar 3,75 meter.

7 komentar:

  1. Maaf, ijin nambah informasi.
    Untuk informasi yang cukup lengkap tentang Leopard 2, bisa di lihat di sini:
    http://jojo8228.blogspot.com/search/label/Leopard%202

    BalasHapus
  2. Wah kira2 berapa unit yang akan dibeli yah? semoga bukan bekas...


    ps:to harjono
    wah lengkap sekali keterangannya...salam kenal

    BalasHapus
  3. alhamdulillah, yang dinanti-nanti datang juga. selamat semoga cepet terwujud.

    BalasHapus
  4. kalau menurut saya beli dah yang banyak biar tambah gagah TNI kita,kalau perlu yang model terbaru

    BalasHapus
  5. tambahan bro,jangan lupa beli sukhoi 37(su-37)

    BalasHapus
  6. beli seratus aja ea pak,,,,biar tambah gagah TENTARA qta,,,,,,

    BalasHapus
  7. kita tunggu kedatangannya sebagai penyeimbang PT-91 Twardy negara tetangga

    BalasHapus