07 April 2021

Masih Pakai Buatan China, Prabowo Targetkan Drone Asli RI Terbang Agustus 2021

07 April 2021

Drone CH 4 milik TNI Angkatan Udara (photo : Kumparan)

Presiden Jokowi ingin Indonesia bisa segera memproduksi drone alias pesawat tanpa awak buatan sendiri. Gayung bersambut, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pun menargetkan drone karya anak bangsa bisa mengudara di akhir tahun 2021.

Sejauh ini, dunia militer tanah air masih menggunakan drone tempur buatan China. Setidaknya, Indonesia telah menerima 8 unit drone tempur CH-4 buatan China. Berikut fakta-faktanya:

RI Pakai 8 Unit Drone Tempur Buatan China

Drone tempur bikinan China saat ini tercatat menguasai pasar militer dunia. Sepanjang 2010 hingga 2020, perusahaan pelat merah asal China telah mengirim sebanyak 220 unit drone tempur ke berbagai negara.

Drone CH 4 milik TNI Angkatan Udara (photo : Abdel IR)

Menurut data SIPRI dan Lembaga Kajian Pertahanan Strategis, Indonesia telah menerima 8 unit drone tempur CH-4 buatan China. Drone yang dipesan tahun 2017 itu telah dikirim ke militer Indonesia pada periode 2019-2020.

Prabowo Target Drone Asli RI Terbang Agustus 2021

Sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi, Prabowo memasang target agar drone produksi dalam negeri bisa segera mengudara. Dalam rapat konsorsium PUNA MALE, drone Elang Hitam disepakati bisa diterbangkan pada Agustus 2021.

Rencana pembentukan 5 skadron UAV TNI AU (image : Keris)

Target perampungan drone itu dipercepat dari semula yang rencananya diterbangkan pada akhir 2021.

Drone Elang Hitam Diproduksi PTDI

Elang Hitam merupakan salah satu drone buatan anak bangsa. Drone tersebut rencananya bakal diproduksi secara masif oleh PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI.

Presiden Jokowi sebelumnya memberi target agar drone tersebut bisa mulai diproduksi secara massal tahun 2022. Target itu maju dua tahun lebih awal dari rencana semula pada tahun 2024.

(Kumparan)

270 komentar:

  1. .
    Ada suatu negara KERAjaan yang penduduk RAKYAT-KECiL nya
    dipimpin oleh sedikit saja kelompok kaum-bangsawan....... dan raja daulat-kongkek-jembut tuanku TAiKkk.....,
    .
    1)berKHiANAT terhadap persahabatan ASEAN.
    2)berKHiANAT kepada Inggris British-UK.
    3)berKHiANAT kepada negara2 aliansi FPDA.
    4)berKHiANAT kepada US.
    (derma MPA CN-235, dan masih banyak derma lainnya....)
    .......................
    .......................
    5)Pada akhirnya NANTi PASTi akan berKHiANAT kepada China-Tiongkok......!!!


    ".....You will always be our ELDER brother....."
    (MALASyia kepada tiongkok)
    My Ass......(hole)....!!!
    Wkwkwkwkwkwk.......

    ===============

    .
    To whom every-nation who HAVE READ this,
    MALASyia is a TRAiTOR-country.

    Their (malaysia) deceitful behaviour is permanent and is attached as genetics-DNA from their heredity.

    You should isolate them (malaysia) as they HARM for every-NATiON as they will stab you FROM BEHiND.

    They (malaysia) does NOT worth a friendship,
    and should be avoided as a plague.

    Thank you for reading and listening.
    Regards,
    IndONEsians.

    BalasHapus
  2. Mantab...yang tak bisa bina drone mingggir jauh2

    Wkwkwkwkwkwkwkwkkwkkwkwkwkwkwkkkwkwkkwkwkkwkwkwkkwkwwkwkwwkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  3. kita jujur, malon bual2 tipu2

    BalasHapus
  4. MANTAP yang takde UCAV tepi sikit Wkwkwkwkw....

    BalasHapus
  5. Aamiin bisa mengudara Agustus 2021. Mudah2an segera Lanjut dengan Rudalnya

    BalasHapus
  6. UCAV CH-4 Rainbow dan UCAV elang hitam milik TNI AU siap menjadikan gempita tampal stiker dan pendekar jadi rongsokan Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Bukannya lanud medan juga bakal dapat skuadron UCAV ya untuk mengawasi selat malaka?

    BalasHapus
  9. Ni baru mantab pembentukan 5 Skuadron Drone/UCAV

    1 skuad di Madiun
    1 skuad di Ranai
    1 skuad di Timika
    1 skuad di Tarakan
    1 skuad di Pontianak.

    Sebelah pal cik bakal pusing 😅👍

    BalasHapus
  10. SQUADRON/PANGKALAN UCAV MALE TNIAU ada di
    TARAKAN, PONTIANAK dan Pulau RANAI/NATUNA...Sabah, SERAWAK dan Ambalat berada dalam wilayah operasi Elang Hitqm dan CH-4B....tepi sikit ke dekat jangan yg tidak punya UCAV

    BalasHapus
  11. BAGI INDON YANG SEMBANG BODOH SOMBONG .. INILAH FAKTA YANG SEBENARNYA TERJADI TERKAIT DENGAN NAIK TARAF CN235 TUDM MALAYSIA DI BANDUNG ...DI MANA PTDI HANYA BERTUGAS DAN BERPRAN SANGAT KECIL DALAM PROSES PEMASANGAN ALAT SENSOR DAN NAVIGASI MSA,,

    SEKARANG APA PERAN PTDI DALAM KONVERSI ATA NAIK TARAF ITU .... HANYA UNTOK UBAH SUAI STRUKTUR PESAWAT SAJA (SLEP) .. TIDAK LEBIH ... JADI DENGAN SKEMA SEPERTI INILAH MALAYSIA SETUJU MENGIRIMKAN CN235 MILIK KAMI KE BANDUNG KERANA ADA JAMINAN BAHWA PROSES PEMASANGAN DAN INTEGRASI SISTEMNYA DILAKUKAN LANGSUNG OLEH PIHAK PABRIK ..

    HASIL AKHIRNYA .. PASTLAH CN235 MSA KAMI AKAN JAUH LEBIH POWER DARIPADA MILIK INDON..
    -------------------

    As previously reported the aircraft will be fitted with a Carte Nav AIMS-ISR mission system which is also proposed for the RMAF MPA programme by De Havilland PAL Aerospace with its Dash 8 400 P-4 MPA.

    ISR management system in modern warfare. As I reported last week, the third RMAF CN-235 transporter is currently in Bandung being converted into a Maritime Surveillance Aircraft (MSA). It will be fitted with CarteNav’s AIMS-ISR mission management system. This is the same system that has been proposed for the RMAF MPA programme by PAL Aerospace and De Havilland on the P-4.

    Knowing the importance of interoperability of surveillance assets in modern warfare, I contacted Keith Stoodley, CEO for PAL Aerospace based in Abu Dhabi to better understand why
    they selected AIMS-ISR. AIMS-ISR has been installed in almost 600 assets in more than 40 countries around the world.

    That was what I meant a few posts ago, how do the ATR/295/P4 boys convey their findings and tips to the 235 and UAS people? There really needs to be 1 (and only 1) person in charge of the whole show, call it the Maritime Surveillance Head if you like.

    Looks like the 235 MPA conversion is a multi national effort….US money, Canadian CarteNav for the mission software, Integrated Solutions from Oregon for hardware installation and Indonesian for the SLEP!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pfffttt.. pagi2 dah HALU..

      Upgrade hasil DERMA ke US minta lebih canggih..

      Senegal kirim salam..

      Hapus
    2. Wkwk lawak wkwk yakin beener wkwk yang upgrade pt. di kwwk,yang sembang sebelah wkwk

      Hapus
    3. Seharusnya malon sujud sama indo dan US pakcik,tanpa bantuan kami malon tak mungkin punya pesawat MPA pakcik,maklum malon kedekut duit..


      Jom sedekah malon
      Jom sedekah malon
      Jom sedekah malon

      Wkwwkkkwkkwkwkwkwkkkwkkwwkwkwkwkwkkwwkwkkwkwkwkkwkkwkwkkwwkwkwkwkwkwkkwkwkkwkwkkwkwkkwkwkkkwwkkwk

      Hapus
    4. Bual..bual betol.

      Hantar sudah ke Aircrod sana😂🤣

      Hapus
    5. Hasil SEDEKAH minta canggih



      Senegal titip salam 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

      Hapus
    6. Hahahaha....pesawat bikinan indonesia tuk upgrade harus minta2 ke US karna tak punya wang.... Tapi masih sombong je mahluk malon bodoh dan tolol

      Hapus
    7. Malon idiot yang otaknya cuma 1cc. Kenapa upgradenya tidak dilakukan di airod malah di pt di.pakai logika mu tolol bin idiot!!! dari situ saja orang-orang waras / pintar sudah tahu kalau airod itulah tidak ada kebakaran sama-sama swkali alias hanyalah bisa lap lap kaca pesawat.
      Kalau ngomong / bicara itu pakai logika lon jangan pakai duborrrr

      Hapus
  12. Presiden Jokowi sebelumnya memberi target agar drone tersebut bisa mulai diproduksi secara massal tahun 2022. Target itu maju dua tahun lebih awal dari rencana semula pada tahun 2024.

    Mang hrus dipercepat tes flight,demo flight,sertifikasi dan Produksi Mass 2022👍🔥

    BalasHapus
  13. KABAR BUROK buat GENG TOK BOMOH.. kihkihkih...

    Telkomsat Mengakusisi Saham Kepemilikan TSGN Dari Telin

    Jakarta – Pada tanggal 19 Agustus 2020, Telkomsat melakukan aksi korporasi dengan melakukan penandatanganan CSPA (Conditional Share Purchase Agreement) berupa pengalihan 36% saham TSGN dari Telin kepada Telkomsat. Penyerahan saham TSGN dari Telin ke Telkomsat merupakan fase terakhir dalam rangkaian proses konsolidasi bisnis satelit Telkom Group dimana seluruh pengelolaan bisnis satelit dilakukan oleh Telkomsat.

    Proses penandatanganan pengalihan saham ini dilakukan oleh Direktur Utama Telkomsat – Endi Fitri Herlianto dan CEO Telin - Sukardi Silalahi, serta disaksikan langsung oleh Direktur Utama Telkom Indonesia – Ririek Adriansyah, Direktur Wholesale & International Service (WINS) - Dian Rachmawan, Direktur Enterprise & Business Service (EBIS) – Edi Witjara dan Direktur Strategic Portfolio (SP) Budi Setyawan Wijaya, di Vision Room Telkom Landmark Tower Jakarta.

    Sejak mengakusisi TSGN di tahun 2018, Telin dan Telkomsat bersama-sama mengelola TSGN sampai pengalihan sahamnya ke Telkomsat. TSGN (TS Global Network Sdn Bhd) adalah perusahaan satelit berbasis di Malaysia yang semakin berkembang secara global, hingga saat ini TSGN telah memiliki pelanggan korporasi dari berbagai industri seperti perkebunan, pertambangan, pemerintahan dan perbankan, disamping juga TSGN memiliki perusahaan afiliasi di Brunei dan Myanmar.

    Dengan aksi korporasi ini semakin membuka peluang bagi Telkomsat untuk mewujudkan cita-cita menjadi pemain utama dalam bisnis satelit, sejalan dengan tujuan strategis perusahaan untuk menjadi 3 besar penyelenggara layanan satelit di Asia pada tahun 2022.

    Link :

    https://www.telkomsat.co.id/id/berita/telkomsat-mengakusisi-saham-kepemilikan-tsgn-dari-telin-199

    https://m.liputan6.com/tekno/read/3174265/telkom-akuisisi-perusahaan-satelit-malaysia

    BalasHapus
  14. TONGGAK SEJARAH AWAL BANGKITNYA IDUSTRI PENERBANGAN DAN LUAR ANGKAA MALAYSIA

    Pesawat Pejuang, Rocket Luar Angkasa, Engine Turbojet et etc

    BETOL_BETOL SANGA MEMBANGGAKAN .. X AKAN ADA TANDINGAN.. DALAM SENYAP KAMI BERKARYA UNTOK KEJAYAAN BANGSA MELAYU ...UNTOK KEJAYAAN MALAYSIA

    TAHNIAH TO MALAYSIA
    ---------------------

    Sepuluh tahun yang lepas iaitu pada tahun 2007 , sekumpulan anak muda yang terlibat secara langsung dalam pembangunan pesawat Eagle 150B oleh syarikat CTRM (Composites Technology Research Malaysia) dan pesawat SME Aero Tiga oleh syarikat SME Aviation telah bersatu dan bergabung bagi menjayakan projek Pesawat Tempur Malaysia (PTM) buatan tempatan untuk kegunaan Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM).
    Anak-anak muda ini terdiri daripada anggota TUDM dan orang awam, dimana mereka adalah Col Chee Eng Boon, Dr. Mohd Roshdi Hassan, Mej Kalam Pie Col,Tarmizi UPNM, Tuan Zainol Abidin Awang Sa, DG DCA, Prof Abu Hanifah UniKL, Andek Hishamuddin dan Norul Ridzuan Zakaria.
    Matlamat mereka ketika tersebut hanya satu sahaja, iaitu untuk membangunkan sebuah pesawat tempur untuk kegunaan TUDM. Niat murni dan tekad mereka untuk menjayakan projek pesawat tempur untuk TUDM adalah bagi mengelakkan negara kita terlalu bergantung dengan teknologi dari negara luar yang sudah pasti merugikan negara untuk jangka masa panjang.
    Selain itu, membolehkan negara kita untuk menguasai teknologi tinggi dalam bidang aeroangkasa. Melalui penguasaan dalam bidang pembuatan pesawat tempur ini. Bukan sahaja membolehkan kita menguasai teknologi aeroangkasa tetapi membawa keuntungan dari segi kos pembuatan pesawat kerana kos membangun pesawat di dalam negara adalah lebih menjimatkan. Pengaliran wang keluar negara juga dapat dielakkan atau dikurangkan.
    Walaupun, cadangan anak-anak muda yang berwawasan tinggi ini untuk membina pesawat tempur untuk pihak TUDM ini tidak kesampaian dan kebanyakkan mereka yang terlibat dalam projek ini membawa haluan masing-masing. Ada diantara mereka ada yang telah bersara daripada perkhidmatan TUDM, meneruskan penyelidikan dalam bidang teknologi aeroangkasa dan terlibat secara langsung dalam bidang teknologi aeroangkasa.
    Sepuluh tahun telah berlalu sejak peristiwa tersebut. Semangat untuk membangunkan pesawat tempur untuk negara tercinta tidak pernah padam daripada hati mereka. Kini semangat tersebut kembali bangkit. Dimana dua individu daripada kumpulan asal projek PTM tersebut kembali meneruskan perjuangan mereka dalam membangunkan pesawat tempur untuk negara yang tercinta.
    Salah seorang darinya, adalah Dr. Mohd Roshdi Hassan iaitu seorang Penyarah Senior di fakulti Kejuruteraan Mekanikal dan Pembuatan, Universiti Putra Malaysia, Serdang, Selangor. Satu fakta yang amat menarik, dimana beliau juga bertugas di Rolls-Royce UTC di University of Sheffield, United Kingdoms dalam bidang teknologi aeroangkasa termaju. Lebih membanggakan lagi, anak jati Terengganu ini juga adalah salah seorang pengasas Aerospace Malaysia Innovation Centre (AMIC). Beliau juga terlibat dalam kerjasama dalam bidang aeroangkasa antara pihak UPM dengan pihak Airbus Group, Rolls-Royce, Composites Teknology Research Malaysia (CTRM) dan Malaysia Industry Goverment Group for Hight Technology (MIGHT).
    Untuk pengetahuan pembaca, bermula dari tahun 2017 yang lalu. Beliau kembali mengatur usaha, langkah dan tenaga bagi meneruskan kembali kesinambungan projek Pesawat Tempur Malaysia (PTM) untuk pihak TUDM dan beliau kini sedang giat menjalankan usaha ke arah merealisasikan impian mereka yang tidak kesampaian sepuluh tahun yang lalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 🤣🤣🤣

      Ada yg reka2 berita

      Hapus
    2. Bina seragam militer tak mampu, bina senapan tehnologi biasa aja buruk rupa, kalau sembang bikin seram itu mantan office boy rolls-royce



      🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

      Hapus
    3. Wooeey bangun wooy banyakan isap dadah ,malon halu

      Hapus
    4. Terus gw harus bilang WOW GITU

      Hapus
    5. Apakah ini yang pesawat pejuang yang pembuatan 3 tahun ???? banyak berhayal.... malon buka BADAK

      Hapus
  15. @Gempurwaria aka Asrizal Rusli
    @Geng Tok Bomoh

    Ishishishish.. Katanya pemerintah Malon memperhatikan kesejahteraan Warganya tapi ternyata banyak juga yg jadi PATI di Singapur, ada juga yg jadi Bandar DADAH kena hukuman mati pula dan ada juga warga malon yg diusir dari Singapur karena simpatisan ISIS.. Ngakunya Negara Islam Tamadun kok BEJAT kelakuannya.

    Gak heranlah sama Warga Malon kalo gak Bandar DADAH pasti Teroris.. wkwkwkwkwk

    👇👇👇👇👇👇👇

    https://news.detik.com/internasional/d-5367541/singapura-usir-warga-malaysia-pendukung-isis?single=1

    https://www.cnnindonesia.com/internasional/20200520202349-106-505494/singapura-vonis-mati-warga-malaysia-lewat-aplikasi-zoom

    https://www.beritasatu.com/amp/dunia/596532/1-juta-penduduk-singapura-adalah-warga-malaysia

    BalasHapus
  16. TONGGAK SEJARAH AWAL BANGKITNYA IDUSTRI PENERBANGAN DAN LUAR ANGKAA MALAYSIA

    Pesawat Pejuang, Rocket Luar Angkasa, Engine Turbojet et etc

    BETOL_BETOL SANGA MEMBANGGAKAN .. X AKAN ADA TANDINGAN.. DALAM SENYAP KAMI BERKARYA UNTOK KEJAYAAN BANGSA MELAYU ...UNTOK KEJAYAAN MALAYSIA

    TAHNIAH TO MALAYSIA
    ---------------------


    Lebih membanggakan lagi, usaha untuk membangunkan pesawat tempur untuk pihak TUDM tersebut oleh Dr. Mohd Roshdi Hassan tidak keseorangan kerana seorang lagi rakan beliau yang juga merupakan ahli asal kumpulan projek PTM dahulu. Kini beliau juga sedang dalam peringkat akhir dalam membangunkan pesawat tempur dan enjin generasi terkini. Beliau tidak lain dan tidak bukan adalah saudara Norul Ridzuan Zakaria yang sekarang ini sedang bertugas sebagai penyelidik dalam bidang teknologi aeroangkasa di firma aeroangkasa global iaitu Altec Aerospace, Itali.
    Dimana beliau sekarang ini dalam fasa akhir untuk membangunkan pesawat tempur generasi terkini iaitu Solar Electric Light Fighter (SELF) dan enjin generasi terkini turbofan electric powered. Lebih membanggakan kita sebagai rakyat Malaysia adalah terdapat model pesawat tempur beliau yang telah dicadangkan untuk pihak United State Air Force (USAF) dan Italian Air Force.
    Melalui perkembangan hebat terkini dalam bidang aeroangkasa yang melanda negara sekarang ini. Adalah tidak mustahil negara kita akan menjadi sebuah negara penting dalam dalam bidang teknologi aeroangkasa dunia. Pencapaian dalam bidang teknologi aeroangkasa ini tidak termasuk lagi dengan projek roket ke angkasa, kenderaan pendarat angkasa dan sub sistem yang sedang dijalankan oleh saudara Izmir Yamin.

    Pembangunan ini tidak termasuk lagi pembangunan teknogi aeroangkasa yang sedang berjalan atau dirancang oleh pihak syarikat aeroangkasa tempatan seperti CTRM, SME Aviation dan banyak lagi syarikat aeroangkasa tempatan. Malah pembangunan teknologi aeroangkasa ini turut melibatkan pihak kerajaan, syarikat swasta, industri dan individu perseorang yang kalau penulis senaraikan memang panjang senarai projek berkaitan teknologi aeroangkasa tempatan.
    Mahu tidak mahu, negara kita akan menjadi sebuah negara maju pada tahun 2030 dan kesinambungannya diteruskan melalui Transformasi Nasional 2050. Dimana skop penumpuan kepada kedua wawasan ini adalah penguasaan dalam bidang aeroangkasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lawak wkwk PTM 2030 wkwk, halu je wkwkw

      Hapus
    2. Bina seragam militer tak mampu, bina senapan tehnologi biasa aja buruk rupa, kalau sembang bikin seram itu mantan office boy rolls-royce



      🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

      Hapus
    3. Bawa tuh Cn235 upgrade ke Aircrodd jgn byk bual😂😂😂😂😂

      Hapus
    4. Bangun pakcik??mimpi mulu ko ni pakcik..


      Wkwkwkkwkkwkkwwkkkwkwkwwkkkwkkwkkwkkkwkwkwkwkkkwkkkkwkk

      Hapus
    5. Lha pesawat byk yg grounded...ente strees ya loon....??
      🦧🦧🦧🐖🐖🐖🇲🇾🇲🇾🇲🇾🐖🐖🐖🦧🦧🦧🦧

      Hapus
    6. Lon, cem mana awak nihh..
      bina senapang awak tak bise..sekarang awak nak bina pesawat kat ke bulan..
      macam pungguk merindukan bulan

      Hapus
    7. Lon...awek ni macem pungguk merindukan bulan

      Hapus
  17. PT.DI itu konsorsium CN-235,ya jelas tau kelemahan CN-235 dan pesawat yang diupgrade wkwk,mau sembang pun tanya PT.DI la wkkw

    BalasHapus
  18. MeneerSakti6 April 2021 21.32

    @MAT SABU
    Baca neh...kapal OPV DAMEN 1800...ditunda lagi penyerahannya ke tahun 2022....wakakakak Bener kata gue yaa...masih banyak masalah itu kapal mulai dari engineer yg tidak berpengalaman dan dana tidak ada.....delayed
    ..sampah yg menghalangi laluannya ada bohong..🤣😂👇👇👇👇

    Delivery Dates for MMEA Extended to 2022
    Marhalim Abas
    April 6, 2021
    Defence Contract, Malaysia- MMEA
    SHAH ALAM: Delivery dates for MMEA OPV extended to 2022. Destini Bhd today announced that the government had agreed to extend the delivery dates of the three OPVs being built by the THHE/Destini joint venture. This means that the first OPV – Tun Fatimah- will only need to be delivered by February, 2022 instead of October, this year as under the contract. This also likely means that the ship could be launched by June, the date that MMEA had stated previously will be the time it will take delivery of it.

    https://www.malaysiandefence.com/

    DELAYED....

    BalasHapus
  19. Sabah serawak tak bisa tidur ni Tarakan dan pontianak di isi Skuadron UAV/C😂😅

    BalasHapus
  20. Ada yang halu desainnya dipakai USAf kwwk,Pesawat USAF tu pakai desain Lockheed Martin,Boeing dan Nortrop Grumman kwwk

    BalasHapus
  21. "Simpatisan fpi mengincar industri cina di Indonesia.......adakah kaitannya dg pertemuan agen intel jerman ke kantor fpi 🤔

    Jadi fpi sebenare menjalankan kepentingan siapa........amrik, jeram
    , lawan-lawan ekonomi cina yg tergencet oleh pertumbuhan ekonomi cina yg melesat 🕵️"

    https://news.detik.com/berita/d-5518804/pengakuan-teroris-di-jakarta-simpatisan-fpi-ingin-ledakkan-industri-china?tag_from=wpm_cb_mostComment&_ga=2.196846383.2083846545.1617471011-935833695.1526148982

    BalasHapus
  22. Malaysia klaim desain pesawat USAF wkwk,lockheed Martin tertawa kwwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Unknown aka Putrajaya abis mabuk ketum dan mabuk dadah semalem jadi masih ngefly dan halu.. wkwkwkwkwk

      Hapus
  23. DJI mana ni DJI dua senapan?? Sudah uji terbang ke??


    🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  24. Dua Insinyur Asal Indonesia Ikut Bangun Pesawat dan Roket di AS

    https://news.okezone.com/amp/2021/02/18/18/2363989/dua-insinyur-asal-indonesia-ikut-bangun-pesawat-dan-roket-di-as?page=1

    BalasHapus
    Balasan
    1. Habibi aja yg juga ikut rancang peswat luar amgkasa AS
      Senyap2 aja diam2 bae😀

      Hapus
  25. DJI di tampal 2 senapan
    DJI di Tampal 2 RPG
    DJI di tampal 2 Taming Sari


    Elder Brother pasti bangga 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  26. Kebayang gak tuh Sabah Serawak kanan kiri bakal dikepung Skuad UAV/UCAV.

    BalasHapus
  27. Lumayan bagus tp masih lebih bagus hermes 450 singapur dan pilipina dan semestinya hermes 900

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malon masih ngandelin ALUDRA & NYAMOOK.. wkwkwkwkwk

      Hapus
    2. Malon dah banyak punya hermes kok, tanya rosmah

      Hapus
  28. Oohh aerostar yang buatan israel itu yah wkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ooohhh yg tak punya UCAV itu yah.. wkwkwkwkwk

      Hapus
    2. Pakcik tak punya aerostar??kedekut duit y pakcik??kesian..



      Wkwkwkkwkwkkwwkkwkwwkwkkwkwkkwkkwkwkwkwkwwkwkwkkwkwkkwwwkkwkwkkwkwk

      Hapus
  29. Wkwkw dji itu bukan buat tempur cuman recon aja kok hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malon tak punya drone tempur pakcik?? Kesian..


      Wkwkwkwkwkkkwwkkwkkwkwkwkkwkwkwkkkwwkwkwkkkwwkwkwkwkkwkwkwk

      Hapus
  30. Tender utk mpa dan uav sudah keluar masa depan bisa aja kok jv sama tai utk pasang anka di malaysia wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya keh, bual dan halu je lah tuch sama kayak Unknown aka Putrajaya di atas yg habis mabuk ketum dan dadah.. wkwkwkwkwk

      Hapus
    2. Punya duit tak pakcik??

      Wkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkkwwkwkkwkkwkkwkkwkkwkwk

      Hapus
    3. 3 SQUADRON/PANGKALAN UCAV MALE TNIAU ada di
      TARAKAN, PONTIANAK dan Pulau RANAI/NATUNA...Sabah, SERAWAK dan Ambalat berada dalam wilayah operasi Elang Hitam dan CH-4B....

      tepi sikit ke dekat jangan yg tidak punya UCAV

      Hapus
  31. Iya aludra sama nyamuk cuman heli isr dan recon bukan male..tp tender male sudah keluar mungkin anka yah atau sky/seaguardian atau paling ngak falco xplorer

    BalasHapus
    Balasan
    1. Budget ciput mau beli pake apa pakcik??beli pake daun??

      Wkwkwkwkkwkwkwkwkwkkkwkkwkwkkwkwkwwkwkwkwkwkwkkwkwk

      Hapus
    2. Ada wang tak?
      Atau mau sewa

      Hapus
  32. Hahaha cuman baru setahun 2 tahun punya male sudah bangga wkwk..singapur sudah lama punya..pilipina punya lebih gahar hermes 450 sama 900 haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa bina UCAV sendiri..mantab!!
      Malon sudah bisa bina pakcik??

      Wkwkwwkwkkkwkkwwkwwkwkkwkwwkwkwkwkwkkwwkwkkwkwwkwwkkwkwkkwkwk

      Hapus
    2. Terus malon cuma punya ALUDRA & NYAMOOK.. bwahahahahaha.. MISKIN

      Hermes 450 dan Hermes 900 Philipphine buat menghancurkan Gempita & Pendekar di Sabah & Sarawak.. wkwkwkwkwk

      Singapur punya bukan punya malon jadi jangan di klaim.. wkwkkwkwkwk..

      Singapur punya buat Hancurkan Gempita & Pendekar di Johor.. Wkwkwkwkwk

      Hapus
  33. "Rupanya kita sedang menyiapkan pengecoran hardened_shelter dg teknologi dari SPANTEX buat skadron MALE di natuna........gak sekedar shelter biasa 💪💪💪"

    https://youtu.be/NvtNxVDvDB4

    BalasHapus
  34. Kok rasanya anka yah akan dipilih oleh malaysia atau bayraktar tb2

    BalasHapus
  35. Bisa buat sndri Male UCAV itu lbh bangga drpd beli

    Kemandriian alutsista

    BalasHapus
  36. Di asia tenggara,cuma indoensia yang mengembangan ucav Male

    BalasHapus
  37. Malon sewa aja
    MRO aja gak ada wang
    😂👍

    BalasHapus
  38. Armed pun jalan kaki wkwk,takde kendaraan di malaysia kwkw

    BalasHapus
  39. @MAT SABUN

    Terus malon cuma punya ALUDRA & NYAMOOK.. bwahahahahaha.. MISKIN

    Hermes 450 dan Hermes 900 Philipphine buat menghancurkan Gempita & Pendekar di Sabah & Sarawak.. wkwkwkwkwk

    Singapur punya bukan punya malon jadi jangan di klaim.. wkwkkwkwkwk..

    Singapur punya buat Hancurkan Gempita & Pendekar di Johor.. Wkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pt.91 pendekar ditempatkan HANYA di semenanjung bro...maklum s3lain jumlah mbtnya sedikit...tldm tidak punya kapal LPD dan MRSS utk mobilisasi....menyedihkan

      Hapus
    2. Berarti cukup Heron & Hermes 900 milik Singapur buat hancurkan Gempita & PT91 Pendekar.. wkwkwkkwkwkwk

      Hapus
  40. @Mat Sabu...katanya mau bertaruh...wakakakakak OPV 1800 Damen long ..ong...delayed ...🤣😂😄🤣😂🦧🐒

    Delivery Dates for MMEA Extended to 2022
    Marhalim Abas
    April 6, 2021
    Defence Contract, Malaysia- MMEA
    SHAH ALAM: Delivery dates for MMEA OPV extended to 2022. Destini Bhd today announced that the government had agreed to extend the delivery dates of the three OPVs being built by the THHE/Destini joint venture. This means that the first OPV – Tun Fatimah- will only need to be delivered by February, 2022 instead of October, this year as under the contract. This also likely means that the ship could be launched by June, the date that MMEA had stated previously will be the time it will take delivery of it.

    https://www.malaysiandefence.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mat Sabun cakap kalo dia kalah taruhan, dia mau lari bugil keliling menara petronas 10x.

      Sekarang dia dah kalah taruhan, tagih terus bro.. wkwkwkwkwk..

      Hapus
  41. Malaysia takde perusahaan aerospace wkwk,tak bisa buat heli dan drone kwwk

    BalasHapus
  42. Hanyq Malingsial TIDAK PUNYA UCAV MALE....di ASEAN....wakakakakak lemah...lembik

    BalasHapus
  43. Pakai MADE IN CHINA juga ya.... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malon ENGGAK PUNYA ya....menyedihkan..wkwkwkwkwkwk

      Hapus
    2. Ooo KD LeMeS buatan Institut Wuhan China itu ya.. wkwkwkkwkwk

      Hapus
    3. Malon otaknya hanya iri dan dengki, wk wk wk

      Hapus
  44. Malah uav chinanya tak berfungsi di PAPUA... banyak rosak ya.. Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Reka-reka cerita lah tuch. Wkwkwkwkwk

      Skadron CH4 Rainbow di Tarakan dekat perbatasan Malon.. wkwkwkwkwk

      Hapus
    2. Yang rosak scorpene, mig 29 su mkm, f18 hornet malon

      Hapus
  45. Wkwkwkwkwkkkwk.... Kata made in china tak bagus seperti LMS.. Tapi sebelah pakai made in china lagi banyak dari MALAYSIA... wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkkwkwkwk.. Gempurwaria Amnesia guys.. Yg awal mula ngetroll buatan China di Forun DS kan Geng Tok Bomoh.. wkwkwkwk

      Hapus
    2. Barang cina ini buat kita pelajari fuuuuurr..beda sama malon,cuman bisa pake tapi g bisa d pelajari,maklum malon IQ JONGKOK..

      Wkwkwkwwkkwkwkkwkwkkwkkwkwkwkwkkwkkwkwkkwwkkwkwkkkwkwkwkkwwkwkwk

      Hapus
  46. Ternyata bukan hanya misil, meriam tapi juga UAV... nah mantap... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Arab Saudi juga pakai ucav buatan China Pur Wkwkwkwkw

      Hapus
    2. Terus Malon punya UCAV gak.. ooohh tak punya.. Wkwkkwkwkwkwkwkwk.. MISKIN..

      Hapus
  47. CONFIRMED DELAYED YAA...KD.SALAH POTONG Baustead dan OPV DAMEN 1800 Destini....2 Galangan Kapal di Malon pekerjaannya mangkrak...total 9 kapal...6 kapal di Baustead Lumut dan 3 Kapal di Destini Selangor....engineer malon bodoh²..wakakakakakakakak

    BalasHapus
  48. 1. Misil C705 Versi PEMALU
    2. Misil C802
    3. Meriam ZU-23 Giant Bow
    4. radar Smart Hunter
    5. MLRS Type 90B
    6. QW-3 Rudal MANPADS
    7. UAV CH4

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkkwkwkwk.. Gempurwaria Amnesia guys.. Yg awal mula ngetroll buatan China di Forun DS kan Geng Tok Bomoh.. wkwkwkwk

      Hapus
    2. Mantab y fuuuuurrr,alatan perang indo..malon punya fuuuur??

      Wkwkkwkwkwkkwkwkwkkkwkwkwkkwkkwkkwkkwkwkwkwwkkwk,sekalinya pesan dari cina si LEMES cacat,..
      Wkwkwkkwkwkkwkwkkwkkwkwkwwkwkkwkwkwkkkwkwkkwwkkkkwkwkkwk

      Hapus
  49. UAV bukan macam kapal LMS yg ompong pur

    Tak terima kenyataan ya🤣🤣🤣

    BalasHapus
  50. ANGKASAREVIEW.COM – Lembaga penelitian Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) di Swedia mengeluarkan data yang menyebut bahwa China saat ini menjadi eksportir terbesar di dunia bagi produk drone bersenjata (UCAV).

    Jumlah unit UCAV yang berhasil dijual China bahkan melebihi UCAV buatan Amerika Serikat (AS) yang dijual ke negara lain.


    Dalam lima tahun terakhir, Beijing berhasil menjual 153 unit UCAV kepada 13 negara. Sementara AS hanya berhasil menjual 13 unit UCAV kepada Inggris dalam sepuluh tahun terakhir sejak 2009.

    Tautan: Laku di Pasaran, China Telah Serahkan 100 Drone Tempur Wing Loong kepada Pemesan

    Pembeli utama drone bersenjata China adalah negara-negara di kawasan Timur Tengah, seperti Iraq, Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan juga Mesir.


    Dikatakan Nan Tian, peneliti di SIPRI bidang Transfer Senjata dan Program Pengeluaran Militer, produk UCAV China merupakan salah satu pengembagnan teknologi yang sangat menjanjikan.
    drone
    Sputnik
    Di tengah upaya membangun persenjataan dalam negeri guna memenuhi kebutuhan militernya, China berhasil mewujudkan persenjataan-persenjataan canggih dan berharga lebih murah untuk diekspor.
    Tautan: Kantongi Rekor Baru, Drone China Berhasil Tembakan Rudal ke 5 Target dengan Akurat

    “Sebelumnya, China sangat tergantung pada produk-produk senjata dari luar negeri seperti Rusia, Ukraina, dan Perancis. Sekarang China sudah berhasil meningkatkan produk dalam negeri mereka, seperti produk-produk ekspor yang dibuat AVIC dan Norinco,” ujarnya dikutip SCMP (2/4/2019).

    Meski demikian, SIPRI juga mencatat, peningkatan nilai ekspor persenjataan China dalam lima tahun terakhir (2014-2018) sebenarnya melambat dan hanya mencapai angka 2,7 persen dibanding periode lima tahun sebelumnya (2009-2013).

    Tautan: China Genjot Pengembangan UAV Ketinggian Sangat Rendah dan Jet Latih

    Angka tersebut jauh di bawah peningkatan ekspor senjata secara keseluruhan yang diraup AS sebesar 29 persen dalam periode yang sama, 2014-1018.

    Wing Loong

    Lima negara dicatat SIPRI sebagai eksportir terbesar persenjataan dalam periode 2014-2018. Mereka adalah Amerika Serikat di urutan pertama, kemudian disusul Rusia, Preancis, Jerman, dan China.

    Tautan: Jelang Airshow China, CASC Perkenalkan Drone Intai Baru CH-10 Tilt Rotor

    Negara pembeli terbanyak persenjataan AS adalah Arab Saudi, Australia, dan Uni Emirat Arab.

    Sementara itu di sisi yang lain, China berhasil meningkatkan tembusan pasar ekspornya ke 53 negara dari sebelumnya 41 negara.

    Tautan: China Kembangkan Drone Helikopter Supercepat ZHZ TD15

    Pasar terbesar China, 70 persen masih berada di kawasan Asia dan Oseania. Kemudian 20 persen berada di kawasan Afrika, dan 6,1 persen di kawasan Timur Tengah.

    CH-7

    Pakistan, sekutu China di Asia Selatan, menjadi pengimpor terbesar persenjataan China dalam lima tahun terakhir. Posisi ini bertahan sejak 1991. Diurutan kedua dan ketiga ada Bangladesh serta Aljazair.

    Tautan: Lelang Tender Proyek UAV: Turki, China, Perancis dan Israel Akan Berebut Hati Indonesia

    SIPRI menyatakan, ekspor persenjataan China terkendala masalah politik di mana terdapat negara-negara yang tidak mungkin membeli persenjataan dari Beijing karena alasan politis. Negara-negara tersebut misalnya India, Australia, Korea Selatan, dan Vietnam.

    Roni Sontani

    BalasHapus
  51. Pur malon tidak minta sedekah sama elder brother? wk wk wk

    BalasHapus
  52. Emangnya elang hitam 100 persen lokal? Body kayak ch4 aja wkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emangnya ALUDRA & NYAMOOK 100% Buatan Engineer MALON.. wkwkwkwkwk..

      Hapus
    2. Ya tidak lah mesinnya masih kami IMPOR Wkwkwkwkw

      Hapus
    3. Yang kaya ch4 banyak, anka, hermes, tak masalah mat

      Hapus
  53. Kata LMS buatan china tak kualiti.. Padahal sebelah pakai lagi banyak... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapal LMS itu takde yang beli kecuali MALON Wkwkwkwkw

      Hapus
    2. LmS takde rudal kwwk,Ch-4 ada rudal wkwk

      Hapus
    3. Wkkwkwkwk.. Gempurwaria Amnesia guys.. Yg awal mula ngetroll buatan China di Forum DS kan Geng Tok Bomoh.. wkwkwkwk

      Hapus
  54. http://garudamiliter.blogspot.com/2021/04/dislitbangad-rekayasa-prototipe-robot.html?m=1

    BalasHapus
  55. Nah Pur bukan INDONESIA sendiri yang beli UCAV CH-4 Buatan China wkwkwkwk


    Pembeli utama drone bersenjata China adalah negara-negara di kawasan Timur Tengah, seperti Iraq, Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan juga Mesir.

    BalasHapus
  56. Menyedihkan hanya Malingsial di ASEAN yg TIDAK PUNYA UCAV...MENYEDIHKAN...SO SAD😭😭😱😀😃

    BalasHapus
  57. Malon satu satunya di dunia...UCAV HERMES ROSMAH..bs bawa rudal TAMING SARI...
    😂😂😂😂

    🦧🦧🦧🐖🐖🐖🇲🇾🇲🇾🇲🇾🐖🐖🐖🦧🦧🦧

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih menggerungkan UCAV HERMES ROSMAH dibandingkan Hermes 450 & Hermes 900..

      😂😂😂🤣🤣🤣🤣

      🦧🦧🦧🐖🐖🐖🇲🇾🇲🇾🇲🇾🐖🐖🐖🦧🦧🦧

      Hapus
    2. Selain bisa tembakkan rudal Taming Sari, UCAV Hermes Rosmah bisa jatuhkan tas merek Hermes dari langit.. asiikk.. tas mahal gratis..

      🤣🤣🤣

      Hapus
  58. Tp kita tak beli kapal LMS yg versi Ompong ya 🤣😂

    Baca berita nya pur jgn koyak panas inodonesia sedang kembangkan Male sendri👍👍👍
    Malon iri paanas🔥👍

    BalasHapus
  59. Yang takde UCAV tepi sikit Wkwkwkwkw.... KASIHAN takde UCAV karena TAKDE WANG Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  60. CH-4 bisa bawa rudal kwkw,LMS tidak bisa wkwk

    BalasHapus
  61. Wkwkwkkwkwkkw.... Misil buatan china versi pemalu, meriam pula meletup, drone ch4 pula tak nampak impaknya.... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkk LMS takde rudal wkwk

      Hapus
    2. Klo LMS bner bru ompong saya kita punya bukti😁😅

      Hapus
    3. Wkwwkwkwkwwkkwkkkwkwkkwk..kesian yang tak shopping2 mengeong..



      Wkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwwkkkwkwkwkwkkwkwkwkkwkwkkwkwkkwkwwk

      Hapus
  62. Sekarang Zamannya sudah pakai UCAV geng MALON sekedar pakai MORTAR itu tak zaman lagi lah Wkwkwkwkw....

    BalasHapus
  63. CH4 rainbow ada di tarakan pur
    Bukan di papua reka2 kalut😅

    BalasHapus
  64. C-705 kan yang jatuh 1 wkwk bukan semua wkwk

    BalasHapus
  65. Sekalinya utang alatan perang ke cina,barang malah cacat dan ompong..

    Kesian malon ini..

    Wkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkkwkwkkwkwkwkwkkwkwkkwkwwkkwk

    BalasHapus
  66. Lebih menggerungkan UCAV HERMES ROSMAH dibandingkan Hermes 450 & Hermes 900..

    😂😂😂🤣🤣🤣🤣

    🦧🦧🦧🐖🐖🐖🇲🇾🇲🇾🇲🇾🐖🐖🐖🦧🦧🦧

    BalasHapus
  67. CH4 rainbow standby di Tarakan ambalat pur wkwkkw

    Koyak gempur panas..panas tak punya UCAV😭😂🤣

    BalasHapus
  68. Emangnya elang hitam 100 persen lokal? Body kayak ch4 ...

    Hahahaha ..IRI ya purr...PT.DI berpengalaman buat pesawat Purr...tidak seperti Malon..terowongan angin pon tidak punya...apalagi bisa buat pesawat...wakakakak

    BalasHapus
  69. CH-4 vs LMS wkwk,tak guna pun kwkw

    BalasHapus
  70. Siapa pakai lebih banyak MADE IN CHINA guys.... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buatan china kita bisa perang wkkw,LMS mana bisa wkwk

      Hapus
    2. Maksudnya malon fuuuuur??pantaslah,cina elder brother malon

      Wkwkwkwkwkwwkkwkwkkwkwkwkwkkwkwkkwkwkkwkkkwkwkwkwkkwkkwkwkkkwkwkwk

      Hapus
    3. Kita pake produk cina tapi tak pake kapal LMS ompong😭

      Hapus
  71. LMS tu kapal sipil pur bukan kapal perang kwkw,takde rudal macam mana nak perang

    BalasHapus
  72. Salam Elder Brother...
    Salam NEW BABU...MALONERS..

    BalasHapus
  73. Di pakai oleh sebelah.... Wkwkkwkwkwkw


    1. Misil C705 Versi PEMALU
    2. Misil C802
    3. Meriam ZU-23 Giant Bow
    4. radar Smart Hunter
    5. MLRS Type 90B
    6. QW-3 Rudal MANPADS
    7. UAV CH4

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk bisa digunain perang kwk,LMS mana bisa wkwk

      Hapus
  74. Masa drone UCAV disamakan sama Kapal LMS yg memang jelas OMPONG guys...smarts pur troll🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg satu bisa tembak missile sementara yg satu lagi cuma bisa lempar jaring buat nangkep ikan..

      See the difference.. 😂

      Hapus
    2. Lucu gempur panas ketikan nya sampai panik gak bisa bedakan😅😀

      Hapus
    3. Lagi kalang kabut cem cacing kepanasan dia bro.. 🤣🤣🤣

      Hapus
  75. Misil anti kapal versi PEMALU lagi mau sembang... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. NSM & MICA versi PEMALU & PRANK lagi mau sembang.. wkwkwkwkwk

      OTOMAT, SEA SKUA versi PEMALU & EXPIRED lagi mau sembang.. wkwkwkwkwk

      Hapus
  76. Nah bagi geng MALON yang nanya kabar UCAV CH-4 Rainbow milik TNI AU wkwkwkwkw



    Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha 2019 di Pusat Latihan dan Tempur (Puslatpur) Marinir, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur tidak hanya menampilkan kemampuan para personel TNI. Latgab juga menyajikan kehebatan pesawat nirawak atau drone tempur.

    Dalam latgab itu tampil drone CH-4B berjenis Medium Altitude Long Endurance (MALE). Drone ini tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan, tetapi bisa juga menyerang.


    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, drone CH-4B memiliki fungsi pengawasan dan penjagaan wilayah NKRI. Tak hanya itu, pesawat canggih itu juga bisa melakukan penyerangan dengan melemparkan bom yang hasilnya sudah teruji.

    "Fungsinya untuk surveillance (pengawasan) dan attack (menyerang). Attack bisa menggunakan bom seperti yang kita laksanakan, kita menembak, ngebom, dari ketinggian 15.000 feet (kaki) dan kita rilis hasilnya sangat presisi," kata Panglima di Puslatpur Marinir, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (11/9/2019).



    Panglima mengatakan, drone tersebut juga memiliki keunggulan yakni bisa terbang selama 12 jam. Bahkan, Hadi menyebut pihaknya bisa mengontrol pesawat tersebut dengan jarak 1.000 km dengan menggunakan satelit Beyond Line of Sight (BLOS).

    Mantan KSAU ini menambahkan, saat ini TNI memiliki enam drone yang siap menjaga NKRI dari serangan dan ancaman dari negara-negara lain.

    "Itu pengadaan pada renstra (rencana strategis) kedua dan rencananya kita memiliki enam pesawat, enam pesawat itu untuk memenuhi dua sistem," kata dia.

    Panglima juga menjelaskan, Latgab TNI Dharma Yudha 2019 sudah dilaksanakan secara bertahap, mulai dari gladi posko dan dilanjutkan manuver lapangan selama tiga hari. Pada Rabu pagi dilaksanakan pendaratan amfibi termasuk manuver lapangan dan semua bertumpu di tempat latihan di wilayah Situbondo.



    Menurut Panglima, pada Latgab TNI Dharma Yudha 2019 sudah mulai diterapkan pelaksanaan perang modern yaitu network centric operation atau network centric warfare menggabungkan sistem dari ketiga matra (Darat, Laut dan Udara) yang didukung oleh blackbord nya menggunakan satelit.

    “Mudah-mudahan pada Latihan Gabungan TNI tahun 2021 sudah didukung penuh satu sistem yang sedang dibangun,” kata dia.

    Turut mendampingi Panglima TNI di antaranya KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.


    Editor : Zen Teguh


    TAG : tni panglima tni latgab tni drone tempur situbondo


    Bagikan Artikel:



    BERITA TERKAIT



    BalasHapus
  77. GEMPURWIRA7 April 2021 08.33
    Di pakai oleh sebelah.... Wkwkkwkwkwkw


    1. Misil C705 Versi PEMALU
    2. Misil C802
    3. Meriam ZU-23 Giant Bow
    4. radar Smart Hunter
    5. MLRS Type 90B
    6. QW-3 Rudal MANPADS
    7. UAV CH4

    Ini bisa perang,LMS mana bisa kwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walau alatan perang ada d beli dari cina kita masih berani lawan cina fuuuuur,beda sama malon ketemu cina langsung sujud,elder brother konon..



      Wkwwkwkwkkwkwwkkwkwwkwkwkwwkwkkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwwkkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkkwkwkkwkwkkwkwkwkkwkwwkkwkkkwkwwkwk

      Hapus
  78. Kita pake produk Cina
    Tapi kita tak beli Kapal Macam LMS ompong sangat.

    Paham pur😅🤣

    BalasHapus
  79. Fuuuuurr malon kini sudah sujud ke cina pasti bakal dapat banyak free alatan perang dari cina ya fuuuuuuur..

    Wkwkkwkwkwwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkkwkkwkwkkwkwkwwwkwk

    BalasHapus
  80. Bahkan UCAV CH-4 RAINBOW milik TNI AU sudah ikut LATIHAN TEMPUR yang diadakan oleh TNI Wkwkwkwkw



    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, drone CH-4B memiliki fungsi pengawasan dan penjagaan wilayah NKRI. Tak hanya itu, pesawat canggih itu juga bisa melakukan penyerangan dengan melemparkan bom yang hasilnya sudah teruji.

    "Fungsinya untuk surveillance (pengawasan) dan attack (menyerang). Attack bisa menggunakan bom seperti yang kita laksanakan, kita menembak, ngebom, dari ketinggian 15.000 feet (kaki) dan kita rilis hasilnya sangat presisi," kata Panglima di Puslatpur Marinir, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (11/9/2019).

    BalasHapus
  81. GEMPURWIRA7 April 2021 08.33
    Di pakai oleh sebelah.... Wkwkkwkwkwkw


    1. Misil C705 Versi PEMALU
    2. Misil C802
    3. Meriam ZU-23 Giant Bow
    4. radar Smart Hunter
    5. MLRS Type 90B
    6. QW-3 Rudal MANPADS
    7. UAV CH4

    Ini bisa perang,LMS mana bisa kwkw

    BalasHapus
  82. Drone buatan RI target terbang pas Agustus.... Apa kemungkinan ada ikut parade HUT RI ?

    BalasHapus
  83. Jangan DENGKI geng MALON Wkwkwkwkw...


    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, drone CH-4B memiliki fungsi pengawasan dan penjagaan wilayah NKRI. Tak hanya itu, pesawat canggih itu juga bisa melakukan penyerangan dengan melemparkan bom yang hasilnya sudah teruji.

    "Fungsinya untuk surveillance (pengawasan) dan attack (menyerang). Attack bisa menggunakan bom seperti yang kita laksanakan, kita menembak, ngebom, dari ketinggian 15.000 feet (kaki) dan kita rilis hasilnya sangat presisi," kata Panglima di Puslatpur Marinir, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (11/9/2019).

    BalasHapus
  84. Semua Asean tahu pur kapal LMS OMPONG
    Paham tak😂😅

    Kita punya byk snjta dri cina itu bisa dipakai perang😀👍

    BalasHapus
  85. NSM & MICA versi PEMALU & PRANK lagi mau sembang.. wkwkwkwkwk

    OTOMAT, SEA SKUA versi PEMALU & EXPIRED lagi mau sembang.. wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  86. Four Indonesian soldiers were killed when a Chinese-made cannon malfunctioned during drills


    Four soldiers were killed and eight were wounded after a Chinese-made cannon malfunctioned and fired off shots randomly during military exercises in Tanjung Datuk, Natuna, Riau Islands province, on Wednesday (May 17).

    Army spokesman Alfret Denny Tuejeh said eight other soldiers were wounded in the accident Wednesday in the Tanjung Datuk region of Riau Islands province.

    He said the malfunction of the twin-barreled gun caused it to fire in unexpected directions and hit the soldiers, who are members of the Quick Response Team of the Army’s Air Defense Artillery Unit. Four of the wounded are in serious condition.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi tak utang 25 tahun macam si LEMES loh fuuuuur..

      Wkwkwkwkwkwkkwkwwkkkwkkwkwkwkwkwkkwkwkwkkwkkwkwkkwkwkwwkkwkkwkkwkwk

      Hapus
  87. Meriam anti pesawat buatan china...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk takde meriam anti pesawat wkwk

      Hapus
    2. Miaaaauw..miauuuw..miauuuw..

      Wkwkkwkwkkwwkkwkwkwkwkwwkwkwkwkkwwkkwwkkwkkwkwk

      Hapus
  88. TLDM ketemu pati..Grrr..auuuum..auuuum
    TLDM ketemu CCG..dilikuidasinya..miiiiaaaaaaaauw..miiiiiiiaaaaauuuww..

    Wkwkwkwkwkwkwkkwwkwkkwkwkkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  89. Bagi geng MALON yang menanyai kabar UCAV CH-4 RAINBOW milik TNI AU silahkan baca dibawah ini UCAV CH-4 RAINBOW milik TNI AU mengikuti LATIHAN TEMPUR di Situbondo Jawa timur


    Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha 2019 di Pusat Latihan dan Tempur (Puslatpur) Marinir, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur tidak hanya menampilkan kemampuan para personel TNI. Latgab juga menyajikan kehebatan pesawat nirawak atau drone tempur.

    Dalam latgab itu tampil drone CH-4B berjenis Medium Altitude Long Endurance (MALE). Drone ini tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan, tetapi bisa juga menyerang.


    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, drone CH-4B memiliki fungsi pengawasan dan penjagaan wilayah NKRI. Tak hanya itu, pesawat canggih itu juga bisa melakukan penyerangan dengan melemparkan bom yang hasilnya sudah teruji.

    "Fungsinya untuk surveillance (pengawasan) dan attack (menyerang). Attack bisa menggunakan bom seperti yang kita laksanakan, kita menembak, ngebom, dari ketinggian 15.000 feet (kaki) dan kita rilis hasilnya sangat presisi," kata Panglima di Puslatpur Marinir, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (11/9/2019).



    Panglima mengatakan, drone tersebut juga memiliki keunggulan yakni bisa terbang selama 12 jam. Bahkan, Hadi menyebut pihaknya bisa mengontrol pesawat tersebut dengan jarak 1.000 km dengan menggunakan satelit Beyond Line of Sight (BLOS).

    Mantan KSAU ini menambahkan, saat ini TNI memiliki enam drone yang siap menjaga NKRI dari serangan dan ancaman dari negara-negara lain.

    "Itu pengadaan pada renstra (rencana strategis) kedua dan rencananya kita memiliki enam pesawat, enam pesawat itu untuk memenuhi dua sistem," kata dia.

    Panglima juga menjelaskan, Latgab TNI Dharma Yudha 2019 sudah dilaksanakan secara bertahap, mulai dari gladi posko dan dilanjutkan manuver lapangan selama tiga hari. Pada Rabu pagi dilaksanakan pendaratan amfibi termasuk manuver lapangan dan semua bertumpu di tempat latihan di wilayah Situbondo.



    Menurut Panglima, pada Latgab TNI Dharma Yudha 2019 sudah mulai diterapkan pelaksanaan perang modern yaitu network centric operation atau network centric warfare menggabungkan sistem dari ketiga matra (Darat, Laut dan Udara) yang didukung oleh blackbord nya menggunakan satelit.

    “Mudah-mudahan pada Latihan Gabungan TNI tahun 2021 sudah didukung penuh satu sistem yang sedang dibangun,” kata dia.

    Turut mendampingi Panglima TNI di antaranya KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.


    Editor : Zen Teguh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah apa Komentar geng MALON mengenai berita diatas...??? Wkwkwkwkw

      Hapus
    2. CH-4 sudah teruji dalam perang melawan ISIS di Iraq..

      sementara LMS sudah teruji untuk sembunyi di pulau dari pantauan CCG.. 👌😂

      Hapus
  90. Yang takde rudal anti pesawat jarak jauh tepi sikit wkkw

    BalasHapus
  91. .inilah kita katanya pemalu....tapi MALINGSIAL misilnya expired...takde misil..gunboat.

    Hanya tamadun Malingsial yang tidak punya DRONE UCAV di kawasan...wakakakak MENYEDIHKAN...

    BalasHapus
  92. Takde meriam anti pesawat kwkww gempur cuma liat doang kwwk

    BalasHapus
  93. 4 Prajurit TNI Tewas dan 8 Terluka Saat Latihan Perang di Natuna


    Malfungsi dari tembakan meriam kaliber 23 mm tipe 80 Giant Bow saat gladi bersih latihan PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (17/5/2017) siang menyebabkan 4 prajurit TNI tewas dan 8 orang terluka.
    Atas insiden ini,

    Pimpinan TNI Angkatan Darat menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam dalamnya atas gugurnya 4 prajurit terbaik TNI AD dalam insiden kecelakaan latihan di Natuna beberapa saat yang lalu.

    “Semoga almarhum husnul khatimah dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” keterangan resmi TNI AD.

    Kronologi kejadian saat latihan pendahuluan PPRC TNI yang dilaksanakan pada Rabu (17/5/ 2017) pukul 11.21 WIB.

    Menurut TNI AD, salah satu pucuk Meriam Giant Bow dari Batalyon Arhanud 1/K yang sedang melakukan penembakan mengalami gangguan pada peralatan pembatas elevasi. Sehingga tidak dapat dikendalikan dan mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan 8 prajurit lainya mengalami luka-luka karena terkena tembakan.

    Saat ini pihak TNI sedang melakukan investigasi mendalam tentang kejadian tersebut, sedangkan latihan PPRC puncaknya rencananya akan dilaksanakan Jumat (19/5/2017).

    Melansir dari indomiliter.com, meriam ini diproduksi oleh Norinco,Tiongkok dengan kecepatan proyektil 970 meter per detik dengan berat kosong 950kg . Kanon penangkis serangan udara ini disebut jiplakan kanon ZU-23-2 produksi Rusia. Giant Bow atau disebut juga Shengong dapat dikendalikan secara manual atau otomatis dengan integrasi sistem.

    Saat ini kanon Giant Bow menjadi etalase sista di Yon Arhanudri 1 Kostrad, yang bermarkas di Serpong, Tangerang – Banten. Yon Arhanudri Kostrad juga sudah berpengalaman menggunakan kanon PSU otomatis, yakni dari jenis Rheinmetall kaliber 20mm. (asr)

    BalasHapus
  94. Selalu aja negara yg berjuluk Grade A pasti akan Jealous klo lihat indonesia sedang proses berkembang terutama di bidang dirgantara atau Industri lain.nya
    Lihat kita pur sedang Kembangkan Drone MALE konsorsium nasional.

    Sabah serawak ke depan kita himpit satuan drone UCAV kanan kiri.👍👍👍

    BalasHapus
  95. Tak nampak pun impak ada uav china dalam memusnahkan pejuang OPM.... wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. OPM dah takde pur wkkw,itu KKB wkwk

      Hapus
    2. Ayat cover malu.. Wkwkkwkwkwkw

      Hapus
    3. UAV cina sedang mata2 di amabalat

      Hapus
    4. Masa lawan civil pake drone fuuuur,jangan samakan AtM yang tak punya pengalaman tempur dengan TNI fuuuuuur,ATM lawan pengganas sulu memakai jet pejuang..



      Wkwkwkwkwkwkwkkwkwkkwkwkkwkwkkwkwkwkkwkwkwkwkwkwwkkwwkkwkwkkwkwkwkwkwwkkwkwkwkkwkwkkwkwkkwkwkwkk

      Hapus
    5. Liat drone kecik aja mereka lari kwk

      Hapus
    6. Ayat cover malu ala gempork.. CH4 ditempatkan di Tarakan.. bukan di Papua..

      🤣🤣

      Hapus
    7. Klo drone di papua cukup aerostar hahah

      Hapus
  96. Di pakai oleh sebelah MADE IN CHINA... Wkwkkwkwkwkw


    1. Misil C705 Versi PEMALU
    2. Misil C802
    3. Meriam ZU-23 Giant Bow
    4. radar Smart Hunter
    5. MLRS Type 90B
    6. QW-3 Rudal MANPADS
    7. UAV CH4

    BalasHapus
  97. Sabah serawak kita kepung pur.

    1 skudron di Tarakan Ambalat
    1 skuadron di pontianak

    BalasHapus
  98. KKB juga mati kelaparan di hutan kwkwkwk,ngapain dirudal wkwk

    BalasHapus
  99. Balasan
    1. Ya fuuuur malon emang kasian,budget ciput,ekonomi menguncup,utang sudah mencekik leher,eh sekarang malon jadi provinsi cina..kesian malon ini..


      Wkwkwkwkwkwwkkwwwwkwkwkwkkwkwkkwkwwkwkwkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
    2. 5.814630,102.492961
      nah itu markas mkm kamu yg mangkrap tak boleh terbang

      ketauan ya.... kasian.
      ��������������

      Hapus
  100. Kasihann....yg gak punya UCAV 😭😭😭😭

    BalasHapus
  101. Skadron 51 bukannya sudah pakai drone lokal? Memang beda kelas sama CH4, tapi intinya kan sudah digunakan.

    BalasHapus
  102. Ooo gtu yang sama kayak hmav juga banyak hizir,yalcin kipri haha

    BalasHapus
  103. Drone Rainbow sebagian pangkalan di Tarakan pur buat mata2 sebelah 😅😀

    BalasHapus
  104. Ternyata sebelah pakai lagi banyak buatan china buat lawan china..? Wkwkwkkwwkwk


    Di pakai oleh sebelah MADE IN CHINA... Wkwkkwkwkwkw


    1. Misil C705 Versi PEMALU
    2. Misil C802
    3. Meriam ZU-23 Giant Bow
    4. radar Smart Hunter
    5. MLRS Type 90B
    6. QW-3 Rudal MANPADS
    7. UAV CH4

    BalasHapus
  105. KKB juga manusia dan mereka boleh hidup pur wkwk

    BalasHapus