13 Maret 2024

Kopasgat Berlatih Mentracking Dan Menembak Jatuh Pesawat Heli Tempur Musuh

13 Maret 2024

Denhanud 473 Kopasgat ikuti Latihan Alap Gesit Tahun 2024 (photos: Kopasgat)

Dalam rangka membina kemampuan dan meningkatkan taktik bertempur, Prajurit Panah Khatulistiwa Denhanud 473 Kopasgat ikuti Latihan Alap Gesit Tahun 2024 yang digelar Lanud Supadio. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam berbagai situasi dan keadaan yang mengancam kedaulatan negara. Kubu Raya, Rabu (6/3/2024).


Dengan alutsista yang dimiliki, terbukti Senjata Oerlikon Skyshield MK-2 yang menjadi andalan sebagai sistem penangkis serangan udara jarak pendek Denhanud 473 Kopasgat dapat mentracking dan menembak jatuh satu pesawat heli tempur musuh dalam Latihan Alap Gesit Tahun 2024.


Untuk diketahui Denhanud 473 Kopasgat merupakan satuan pertahanan udara sebagai perisai penjaga langit di bumi khatulistiwa.


Sistem senjata Oerlikon Skyshield MK-2 dan Rudal QW-3 maupun Chiron yang dimiliki menjadi andalan sebagai sistem penangkis serangan udara jarak pendek termasuk dalam kategori C-RAM (Counter-Rocket, Artillery, and Mortar), selain itu juga ampuh dalam menghadapi dan menangkal serangan pesawat udara lawan.

16 komentar:

  1. Balasan
    1. sebetulnya truknya kurang gagah, terlihat masih sipil, apa sdh military standard?

      Hapus
  2. Ane bilang juga apa....BAU-BAU Tambah Delay nii

    Baca sendiri kalo gak percaya..

    😂😂😂😂😂😂

    =====
    https://www.malaysiandefence.com/first-lcs-down-slip-delayed/amp/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dibilang MANGKRAK, malah bilang : slow = Logic.

      😂😂😂😂

      Hapus
    2. Slowmotion 6 jadi 5..
      5 jadi 4
      😅

      Hapus
  3. Pssst....SEMAKIN mangkrak

    😂😂😂😂😂
    https://www.malaysiandefence.com/first-lcs-down-slip-delayed/amp/

    BalasHapus
  4. >>> kalimat bermakna ambigu High Ranking Officer kerajaan malon :

    KUALA LUMPUR - Kapal tempur pesisir (LCS) pertama dijangka menjalani ujian penilaian di pelabuhan dan laut pada November depan sebaik sahaja mencapai kemajuan pembinaan sebanyak 85 peratus.

    Pertanyaan Kritis :
    1. Apa benar Kapal Perang dengan Progress of Completion 85% bisa MENJALANI SEA ACCEPTANCE TEST DAN HARBOR ACCEPTANCE TEST ?


    kalo nurut gue sich >>>>GAK MUNGKIN LAH YAWWW....HAHAHAHAHAHAHAHA......

    BalasHapus
  5. Mainan nya kopasgat udah keren ni,tinggal nambahin aja yg byk oerlikon skyhield.
    Kali aja bisa nembak heli puyuuh sebelah hehe

    BalasHapus
  6. Dikatain stampal sticker,ya gak bakal mangkrak lon klo stampal sticker itu.
    Gempita itu yg stampal sticker

    BalasHapus
  7. CIWS versi darat gini, mana punyak KL
    Apalagi Atmaca versi darat
    https://youtube.com/watch?v=DZOPlT5R7EY

    kode keras SHOPPING lagi nich haha!🤑🤑🤑

    BalasHapus
  8. Senjata Oerlikon skyshield memang solusi murah untuk serangan heli dan Drone...harusnya diperbanyak dan di sebar diseluruh Indonesia...ini bisa pelapis Indo untuk perlindungan jarak pendek bersama rudal panggul QW3...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perlindungan langit udara jarak sedang dan jauh rudal dari Turki y...bersama Nasams...

      Hapus
    2. Jangan sampe ToT nya mandek lg kaya program rudal China 705 terutama teknologi pemandunya (guide) harus tamat biar bisa ditanam di roket RX series

      Hapus
    3. Skyshield System itu gak murah.

      Kalo pengen yang murah banyak bikinan NORINCO

      Hapus
    4. Kalo pengen yg murah tapi enak.....ke kemukus aja, tapi nunggu bubaran ya ☝️

      Hapus
  9. PENGADAAN LCS 2011 = Pengadaan enam LCS pada 2011 itu juga dilakukan tanpa tender terbuka. Kapal-kapal itu akan dibangun di Galangan Kapal Boustead dan unit pertama sedianya dikirim pada 2019.
    ---
    LCS DIJANGKA 2019 = KD Maharaja Lela setelah ditugaskan, diluncurkan secara seremonial pada Agustus 2017. Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019
    ---
    LCS DIJANGKA 2022 = menurut jadual asal, setakat Ogos 2022 sepatutnya lima buah kapal LCS harus disiap dan diserahkan kepada TLDM.
    ---
    LCS DIJANGKA 2023 = Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019, dengan kapal terakhir dijadwalkan untuk serah terima pada Juni 2023. Namun, progres kapal pertama baru sekitar 60% selesai
    ---
    LCS DIJANGKA 2025 = Kapal pertama Littoral Combat Ship (LCS) TLDM itu dijangka hanya akan siap pada tahun 2025, iaitu 12 tahun selepas projek itu bermula pada Oktober 2013 dan kerajaan telah membayar RM6 bilion kepada kontraktor utama projek itu.
    ---
    LCS DIJANGKA 2026 = Lima kapal LCS akan diserahkan kepada TLDM secara berperingkat dengan kapal pertama dijangka diserahkan pada penghujung 2026
    ---
    LCS DIJANGKA 2029 = TLDM hanya akan dapat memperoleh kelima-lima LCS pada 2029 berbanding kontrak asal di mana 5 kapal LCS itu
    sepatutnya diserahkan pada 2022
    --
    2024 DETAIL DESIGN BELUM SELESAI = Defence Minister secretary-general DS Khaled Nordin told Parliament on March 12 as the detail design has not been completed. The detail design is only expected completed either in June or July, instead of next May

    BalasHapus