28 Maret 2024

Naval Group Gandeng PT PAL Bangun Kapal Selam Scorpene

28 Maret 2024

Naval Group saat menjelaskan produk Kapal Selam Scorpene dalam sebuah acara di Jakarta, beberapa waktu lalu (photo: ISDS)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia terus menambah koleksi alat utama sistem senjata (alutsista) untuk memperkuat pertahanan di Tanah Air. Dalam waktu dekat, pemerintah akan membeli dua kapal selam Scorpene untuk menambah jumlah kapal selam dalam menjaga perairan Nusantara. 

Rencana teken kontrak pembelian dua kapal selam asal Prancis tersebut akan dilakukan oleh PT PAL dan Naval Group. ‘’PT PAL digandeng Naval Group untuk menjadi partner whole local production kapal selam Scorpene,’’ kata Senior Executive Vice President (SEVP) Transformation Management PT PAL, Satriyo Bintoro di acara Buka Puasa di Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024). 

Satriyo Bintoro mengungkapkan pihaknya siap untuk ikut membangun kapal selam baru tersebut. Menurut dia, PT PAL sudah memiliki kelengkapan sarana dan prasarana untuk pembuatan kapal selam tersebut. Ditambah lagi, sambung Satriyo Bintoro, PT PAL mempunyai para teknisi yang andal dan telah berpengalaman dalam membuat kapal selam. 

Para pimpinan PT Naval Group terkesan dengan kemampuan setelah melakukan kunjungan dan melihat fasilitas-fasilitas PT PAL di Kota Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Menurut Satriyo Bintoro, sebanyak 93 persen fasilitas di PT PAL bisa digunakan untuk membangun kapal selam Scorpene. ‘’Kita hanya butuh tambahan fasilitas produksi untuk tujuh komponen. Jadi secara keseluruhan sudah siap. Makanya PT Naval percaya dengan PT PAL untuk jadi partner lokal pembuatan Scorpene,’’ ungkap Satriyo Bintoro yang menjabat Ketua Proyek Frigat Merah Putih ini.

Riset baterai Li-Ion Batteries (LIB) untuk kapal selam Belanda oleh Naval Group bersama TNO dari Belanda yang diunggah pada X (twitter) tanggal 26 Maret 2024 (image: Naval Group)

Kapal selam Scorpene ini memang salah satu paling bagus di dunia. Apalagi, Naval Group bahkan memperbaharui proposal kapal selam jenis Scorpene untuk Indonesia akan menggunakan full lithitum-ion batteries (LIB). Dengan demikian, kapal selam jenis Scorpene Evolved ini akan memiliki endurance paling lama dibanding varian Scorpene sebelumnya. Berdasar berbagai informasi, Scorpene Evolved mampu menyelam selama 80 hari, 78 di antaranya dalam posisi menyelam, dengan jangkauan operasional lebih dari 8.000 mil laut, memiliki lower indiscretion rate, dan mampu mempertahankan kecepatan tertinggi lebih lama. Kapasitas ini dimiliki karena LIB bisa menyimpan dan menyalurkan lebih banyak energi dengan waktu pengisian lebih singkat dibandingkan baterai timbal-asam (lead-acid batteries). 

Lebih jauh, Satriyo Bintoro menjelaskan untuk pengerjaannya, tenaga kerja yang dibutuhkan untuk membuat kapal selam Scorpene cukup besar. Bahkan, diperkirakan jumlah tenaga kerja yang nanti akan menangani kapal selam Scorpene lebih besar dibandingkan saat PT PAL membuat kapal selam KRI Alugoro (405) dari Korea Selatan. ‘’Jumlah teknisi untuk mengerjakan Scorpene bisa jadi dua kali lipat daripada saat merakit kapal selam Alugoro yang digarap di galangan PT PAL,’’ jelasnya sambil menyebut panjang kapal selam Scorpene nanti sekitar 70 meter. 

Soal target penyelesaian pengerjaan kapal selam buatan Prancis tersbut akan memakan waktu enam hingga tujuh tahun. Pengerjaan kapal akan dimulai begitu kontrak nanti efektif ditandatangani kedua belah pihak. ‘’Soal akhirnya pemerintah memutuskan untuk membeli kapal selam selam Scorpene, Satriyo Bintoro mengungkapkan murni diputuskan oleh pihak pengguna, yakni Kementerian Pertahanan dan TNI AL. 

Sebelumnya, sudah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan dua unit kapal selam Scorpene oleh Dirut PT PAL Kaharuddin Djenod dan CEO Naval Group Pierre-Eric Pommellet di kantor Kementerian Pertahanan pada 10 Februari 2022. Acara tersebut kala itu disaksikan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Florence Parly. 

Awalnya, Indonesia memiliki lima kapal selam aktif. Yaitu KRI Cakra-401, KRI Nanggala-402, KRI Nagapasa-403, KRI Ardadedali-404, dan KRI Alugoro-405. Namun, tenggelamnya KRI Nanggala-402 beberapa waktu lalu membuat jumlah kapal selam aktif yang dimiliki Indonesia saat ini menjadi empat buah. Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali pada akhir tahun lalu pernah menyebut untuk menjaga perairan Indonesia yang sangat luas, Indonesia idealnya membutuhkan 12 kapal selam. Hanya saja, TNI AL tetap mempertimbangkan kesiapan anggaran dari pemerintah.

(SindoNews)

43 komentar:

  1. naval grup skrg maennya ama pt pal

    lah BNS ditinggal donk blum Lunas yaaa haha!🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena otak dan IQ Engineer BNS bisanya makan tido doang ... Buna LCS je NOL Besar usi otak kepalanya para Engineer Melon

      Hapus
    2. Kerana enggner Malon gak ada kemampuan tp cakap Gde..lcs membuktikan Sok sok di besarin..orang ukuran normal aja blum tentu bisa..betul2 Muak dan Memalukan bila Ingat Si Malon termasuk bnS

      Hapus
  2. 2024 BUDGET CONSTRAINTS DEFICIT = The reality is that, due to budget constraints, Malaysia’s military will continue to struggle to procure the equipment needed. With Budget 2024, Malaysia’s military will get some but not all of what it wants, as the government runs a tight budget focused on uplifting the socio-economic well-being of citizens while trying to ensure fiscal discipline as it aims to narrow the deficit to 4.3% of GDP by end-2024 (from 5%)
    -
    2024 SPENDING CUTS : Malaysia’s government plans to reduce its budget deficit in 2024 through a combination of spending cuts, new taxes and reduced debt payments
    -
    2023 TIDAK BAYAR HUTANG = “Kalau dikira daripada peratus, (hutang) 82 peratus daripada KDNK (Keluaran Dalam Negara Kasar) dan untuk hutang kerajaan persekutuan sudah mencecah 60.4 peratus. “Ini bermakna bayaran khidmat hutang banyak…hanya membayar faedah bukan bayar hutang tertunggak,” kata Anwar lagi
    -
    2022 HUTANG BAYAR HUTANG 52,4% = Kah Woh menjelaskan pada tahun lalu, kerajaan ada membuat pinjaman yang meningkat sebanyak 11.6 peratus daripada RM194.5 bilion pada tahun sebelumnya. Daripada jumlah itu, beliau berkata 52.4 peratus atau RM113.7 bilion digunakan untuk membayar prinsipal pinjaman matang.
    -
    2021 HUTANG BAYAR HUTANG 50,4% = Sejumlah RM98.058 bilion atau 50.4 peratus daripada pinjaman baharu berjumlah RM194.555 bilion yang dibuat kerajaan pada tahun lalu digunakan untuk bayaran balik prinsipal pinjaman yang matang.
    -
    2020 HUTANG BAYAR HUTANG 60% = Jabatan Audit Negara (JAN) bimbang dengan tindakan kerajaan menggunakan hampir 60 peratus pinjaman baharu untuk membayar hutang .
    -
    2019 HUTANG BAYAR HUTANG 59% = Laporan Ketua Audit Negara mengenai Penyata Kewangan Kerajaan Persekutuan 2018 mendapati sejumlah 59 peratus pinjaman baharu kerajaan dibuat untuk membayar hutang kerajaan terdahulu
    -
    2018 OPEN DONASI = Kementerian Keuangan Malaysia pada hari Rabu membuka rekening donasi supaya masyarakat dapat menyumbang.
    -
    17 KREDITUR = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services Malaysia Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan Malaysia Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat Malaysia Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat Malaysia Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and Kuwait Finance House (Malaysia) Bhd.
    -
    HUTANG NEGARA RM 1.5 TRILLION
    HUTANG 1MDB RM 18.2 BILLION
    TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
    😝😝😝😝😝

    BalasHapus
  3. HIGH COURT = TIDAK BAYAR KREDITOR....
    The orders given by the High Court today were obtained as part of BNS’s overall restructuring and rehabilitation plan by way of a proposed scheme of arrangement with its creditors.
    Since then, it is understood that other creditors have intervened in the ongoing court proceedings over the scheme of arrangement.
    Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services Malaysia Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd.
    Also included are Bank Pembangunan Malaysia Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat Malaysia Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat Malaysia Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and Kuwait Finance House (Malaysia) Bhd.
    --
    -
    17 KREDITUR = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services Malaysia Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan Malaysia Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat Malaysia Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat Malaysia Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and Kuwait Finance House (Malaysia) Bhd.
    -
    HUTANG NEGARA RM 1.5 TRILLION
    HUTANG 1MDB RM 18.2 BILLION
    TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
    😝😝😝😝😝

    BalasHapus
  4. Horey...Horang Kaya dan Horang Cerdas

    Beza Kasta dengan yg sebelah itu, sudah Miskin tololll pula

    BalasHapus
  5. kenapa LCS delay terus? yaa karna
    KL masi Utang Detail disain ke Naval Grup haha!😂😂😂
    2023 kontrak habis...gutbai laahh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo nekat nerus, Siap siap masok air langsong miring oom....😂😂😂😂

      Hapus
    2. wahh jadi kapal silam dink, multi tasking om pedang haha!🤓🤓🤓

      Hapus
  6. Jadi ntar yang U214 full dibikin Jerman yaa..

    Upss...😷

    😁😁😁

    BalasHapus
  7. SAMA JUGA BOHONG 7 TAHUN LAGI SATU UNIT BELUM SEA TRIAL , TARGET 12 UNIT ENTAH KAPAN TERLALU BANYAK GAYA ,
    TEKNOLOGI BIASA SAJA , ANGGARAN BOROS 7 TAHUN LAGI ARTINYA PERTAHANAN DI BIARKAN LEMAH SELAMA 7 TAHUN "BENAR² LAWAKAN BARU" 7 TAHUN JIKA NAGAPASA BISA 6 UNIT BARU ,TARGET MEF 12 UNIT TERCAPAI CEPAT MESKI HARUSNYA DIPENUHI 2024 INI SETELAHNYA MASUK FASE MEF LANJUTAN 24 UNIT JIKA DGN NAGAPASA (PRODUCT PT PAL BISA TERPENUHI CEPAT),
    7 TAHUN SAINGAN AUKUS KELAS NUKLIR ,
    7 TAHUN UNTUK NAGAPASA SUDAH MAKIN CANGGIH LAGI , APALAGI YANG DI KERJAKAN "CUMA KELAS MERAKIT
    7 TAHUN PERLU ENGINEER & PEGAWAI LEBIH BANYAK" DARI PROJECT NAGAPASA KERUGIAN SUDAH BERAPA BESAR & BANYAK , KEKOSONGAN PERTAHANA JUMLAH PEGAWAI , HARGA UNIT & TINGKAT KEMUTAKHIRAN, KERUGIAN PT PAL HARUSNYA KERJAKAN 6 PROJECT MINMUM DST BELUM LAGI WAKTU TAHUN ITU 401 HARUS DI GANTI UNIT BARU & 403 DST UP GRADE , SEMUA JADI RUGI ,GILA SAJA , MERUSAK PROJECT NAGAPASA & TARGET NEGARA LOSES TECHNOLOGY & KEMANDIRIAN RI BERAPA TINGGI & BANYAK HAL LAIN,
    SAMA SAJA KEDAULATAN DI GADAI
    17 TAHUN KE ASING ATAU MUSUH BARU ALUTSISTA NAMBAH ITUPUN JAUH DARI CUKUP CUMA JADI 7 BIJIK DGN TECHNOLOGY BIASA SAJA,
    DENGAN BUAT NKRI ATAU TNI AL LEMAH SHG BISA DISALAHKAN DENGAN BANYAK KEJAHATAN MUSUH MASUK WILAYAH NKRI , MALAH SEPERTI BEKERJA UNTUK MUSUH NEGARA SECARA TERBUKA MEMANFAATKAN JABATAN,
    KERUGIAN LAIN PT PAL DENGAN NAGAPASA JUGA HARUSNYA SUDAH BISA BUAT TENDER ASING DI 7 TAHUN ITU UNTUK EXPORT ATAU BANTU NEGARA LAIN.
    RUGI BUKAN KEMANDIRIAN TAPI KETERGANTUNGAN & GADAIKAN KEDAULATAN PADAHAL DAKAM 7 TAHUN SAJA ANGGARAN SUDAH 7 KALI BERUBAH & BISA BUAT LEBIH BANYAK KAPAL SELAM MAU DI MAKAN DIAPAKAN DUITNYA BELUM LAGI YANG HARUS DI BAYARKAN 2015 SAMPAI 2024 INI KE PT PAL UNTUK BUAT NAGAPASA LAGI.

    ANEH & CUMA BECUS NGELAWAK & PUTAR²ANGGARAN UNTUK JADI MILIK PRIBADI ATAU KELUARGA DARI PERUSAHAAN SWASTA DSB MILIK KELUARGA ATAU KERABAT.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Paling Canggih?
      U209 itu desain kapan, ngap?

      Hapus
    2. Kebanyakan CapsLock, susah bacanya.

      Untuk 12 kapal selam, itu sudah target sejak lama. Basis dapat angka tersebut juga ada. Itu masih kebutuhan MINIMUM. Jadi bukan gaya2an.

      Hapus
    3. LAWAKAN 7 TAHUN CUMA UNTUK MERAKIT PLUS ENGINEER & PEGAWAI TERLIBAT JAUH LEBIH BANYAK DARI PROJECT NAGAPASA ,
      JUGA BUAT STATUS NEGARA PRODUSEN KAOAL SELAM JADI RUSAK CUMA KELAS TUKANG RAKIT SAJA,
      TIDAK EFFEKTIF AOALAGI EFFISIEN , MALAH NEGARA DI GADAI SENGAJA DENGAN ALUTSISTA DIATUR LEMAH ,
      BENAR² LAWAKAN DENGAN BANYAK GAYA OMONG & SEOLAH AHLI PADAHAL CUMA AHLI NGIBUL NGALOR NGIDUL & GADAIKAN KEDAULATAN NEGARA & BANGSA JUGA TECHNOLOGY,

      ANEH DI KIBULI & DI GOBLOK GOBLOKI SAJA MAU SAMBIL DI TIKAM PERLAHAN UNTUK KEPENTINGAN ASING DI WILAYAH HUKUM NKRI SETELAH PURA² MEMUJI DST,
      MEMALUKAN !

      DENGAN NAGAPASA NKRI BISA TEMPATI ALUTSISTA TERKUAT NO.4 DUNIA , INI FAKTA HUKUM DARI PENGAKUAN NEGARA² LAIN BUKAN NKRI JUAL BOHONG ATAU NGAKU² JUJUR SAJA DONG AKUI PRESTASI PT PAL JANGAN DI MATIKAN KARENA PRESTASINYA DENGAN NAGAPASA & PRODUCT LAINNYA.
      3045 SEDIKITNYA 24 KAOAL SELAM ORODUCT ASLI NKRI DARI BUMN RI & JELAS INDONESIA EMAS , BUKAN OMDO SEPERTI 7 TAHUN BODOHI BANGSA INDONESIA.

      KEMANDIRIAN YESS !
      TUHAN BERSAMA BANGSA INDONESIA & NKRI !

      Hapus
    4. buset dahhhh kelas diesel terkuat bagaimana kelas nuclear yang bawa ICBM antar benua wkwkwkkwwk .......

      Hapus
    5. Sok tau. Kenapa TNI Al tdk mau nagapasa karena dijadikan proyek percobaan korsel, ada kerusakan korsel tdk tanggung jawab dan korsel sendiri tdk pakai. Org bodoh aja yg mau ulangi kesalahan utk ke 2 x nya

      Hapus
  8. To date, apparently, five Hawk 108 and three Hawk 208 crashed during training for the period from 1996 until now.
    From 1968 to 1997, the crashes of Nuri helicopters claimed 73 lives in all.
    From 1970 to 1995, four De Havilland Caribou aircraft crashes killed at least 17 servicemen. Then a Super Puma helicopter crashed in January 1994, killing four crew members.
    It was the 15th crash involving aircraft of the Royal Malaysian Air Force since 1990 - five involved the Pilatus PC-7 basic training aircraft; four were A-4PTM Skyhawk fighter bombers. The other incidents included the Alouette III helicopter, the Cessna 402 aircraft, a Nuri helicopter, and Hercules C-130 transport aircraft.
    n fact, it was remarked publicly that we have lost more aircraft and pilots through accidents than through war combat.
    https://m.malaysiakini.com/letters/632106
    😝😝😝😝😝

    BalasHapus
  9. KAPAL SELAM SAWIT = The government in 2002 sealed an RM3.7 billion deal to buy three French submarines - two new Scorpene-class submarines and an overhauled ex-French navy submarine, the Agosta 70.
    Under the deal, France would buy RM819 million’s (€230 million) worth of Malaysian palm oil, RM327 million (€92 million) of other commodities, and invest RM491 million (€138 million) for training and technology transfer to local firms here.
    -
    TANK SAWIT KARET = In 2003, the government acquired 48 units of the PT-91M tanks from Poland and six units of armoured recovery vehicles, five units of armoured vehicle-launched bridge, three armoured engineering vehicles, defence technology transfer, and training courses lasting between three weeks and six months for 128 army personnel in Poland.
    Payment for the purchase includes 30 percent of direct off-set in the form of training and technology transfer and 30 percent of indirect off-set in commodities like palm oil and rubber.
    😝😝😝😝

    BalasHapus
  10. Lama jg y pembuatan KS Scorpene hingga 7 thn..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo ingin scorpene cepet, bikinnya di Perancis laah...

      😂😂😂😂

      Hapus
    2. U218SG : 2014-2019, tapi bikinnya di Jerman

      Hapus
  11. KAPAL PATROLI GHOIB = Despite the auditor-general stating that PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the Malaysian Navy in 2004 and complete the delivery in 2007.
    Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft.
    But only two of the barely operational patrol boats had been delivered by mid-2006. There were 298 recorded complaints about the two boats, which were also found to have 100 and 383 uncompleted items aboard them respectively.
    The original RM5.35 billion contract ballooned to RM6.75 billion by January 2007. The auditor also reported that the ministry had paid out RM4.26 billion to PSC up to December 2006 although only RM2.87 billion’s worth of work had been done, an overpayment of RM1.39 billion, or 48percent. In addition, Malaysia’s cabinet waived late penalties of RM214 million.
    Between December 1999, according to the auditor-general, 14 “progress payments” amounting to RM943 million were made despite the fact that no payment vouchers or any relevant documents could be found
    😝😝😝😝😝

    BalasHapus
  12. Si pendekkar mogoker ingin servis..
    Dikomen maloners : Harimau lebih canggih & lebih murah...

    😂😂😂😂😂

    https://www.malaysiandefence.com/pendekar-slep-still-in-the-air/amp/

    BalasHapus
  13. Hei malon
    Sudah dipastikan Scorpene Envolved makin hampir sign kontrak
    Hahahyy
    Shooping barang premium lagi

    BalasHapus
  14. 6

    😁

    "...On 10 February 2022, the Indonesian Minister of Defence Prabowo Subianto and his French counterpart Florence Parly witness the signing of Memorandum of Understanding (MoU) between Kaharuddin Djenod, CEO of PT. PAL and Pierre Eric Pommellet, CEO of Naval Group on cooperation in research and development between PT. PAL and Naval Group regarding the plan to purchase Six Scorpène submarines with AIP (Air-independent Propulsion) along with weapons and spare parts as well as training.."

    BalasHapus
  15. Endurance lebih lama paling lama dri Scorpene malon aplagi gak bisa selam
    Hahahha

    "...kapal selam jenis Scorpene Evolved ini akan memiliki endurance paling lama dibanding varian Scorpene sebelumnya. Berdasar berbagai informasi, Scorpene Evolved mampu menyelam selama 80 hari, 78 di antaranya dalam posisi menyelam, dengan jangkauan operasional lebih dari 8.000 mil laut, memiliki lower indiscretion rate, dan mampu mempertahankan kecepatan tertinggi lebih lama."

    BalasHapus
  16. PARAH = At the end of the day, having spent billions on defence, the country is left with aircraft that cannot fly, submarines that have problems diving, and ships that exist only on paper.
    What is the point in tabling grandiose white papers on defence in Parliament when we cannot even keep our air and naval assets operational and cannot properly manage the acquisition of needed assets?
    And here’s the amazing thing: despite the corruption, mismanagement, malfeasance and incompetence involved, despite the annual auditor-general’s reports and the findings of the Public Accounts Committee, not a single politician, senior general, senior civil servant or CEO has ever been taken to task, let alone charged, for malfeasance, corruption or dereliction of duty.
    😝😝😝😝😝

    BalasHapus
  17. Cieeee.....cieeeeeee....ada TsetoW yang masih banggain design JADUL U-209 .....HAHAHAHA....

    tuch JERMAN aja yang punya DESIGN U-209 udah gak produksi lagi sekarang.....


    evolusi design kapal selam SUDAH BERKEMBANG JAUH dan teknologi SUB SYSTEM - SUB SYSTEM kapal selam juga semakin CANGGIH DAN KOMPLEKS .....

    lanjutkan PROJECT KAPAL SELAM SCORPENE INDONESIA - PRANCIS !!!!


    BalasHapus
  18. kalo nurut guw...itu hanya preliminary statement dari SEVP PT.PAL bahwa untuk :

    >>>> 2 unit butuh waktu 6-7 tahun (termasuk LULUS semua uji kapal selam diantaranya SAT dan HAT)


    tapi,
    akan menjadi BERBEDA JIKA KONTRAK EFEKTIF DINYATAKAN BISA LEBIH CEPAT UNTUK 2 UNIT SEKITAR 5-6 TAHUN >>> KORIDOR PUTUSAN KEMHAN INDONESIA.

    itu juga dinyatakan bahwa HANYA 7 KOMPONEN KAPAL SELAM yang belum BISA DIBUAT DI PT. PAL.
    maka itu berarti :
    1. Kemhan ALokasikan Anggaran Pembelian Fasilitas Alat Produksi Langsung 7 set Alat Produksi Komponen atau Secara Bertahap Pembeliannya dengan basis Tahun Anggaran yang berbeda untuk mendukuing Kebutuhan Pembuatan Kapal Selam di PT. PAL.

    2. Jika tidak dapat persetujuan APBN maka IMPOR PRANCIS untuk 7 komponen Kapal Selam tersebut.

    BalasHapus
  19. Kalau ada berita begini si beruk Malon gempork pasti sembunyi Kat bucu katil

    BalasHapus
  20. jikalau DS rilis artiket tentang Kapal Selam dan Jet Fighter itu maka:

    >>> akun Tsetow so pasti TERIAK TERIAK tentang Nagapasa Class (turunan U-209 versi Korea Selatan) dan KF-21 dengan bahasa bahasa HIPERBOLA yang satu kalimat dengan kalimat lainnya terkadang TIDAK LOGIS DAN OBYEKTIF sesuai kebutuhan user dan pembangunan industri pertahanan nasional.

    >>>tampakanya lebih condong berperan sebagai SALESMAN PRODUK KOREA SELATAN yang TIDAK MAU KEHILANGAN KUE ANGGARAN APBN INDONESIA.

    sebagai informasi aja untuk pembangunan U-218SG di Jerman / TKMS

    first steel cutting : 2014
    lauched : februari 2019
    commissioned : 2023


    https://en.wikipedia.org/wiki/Invincible-class_submarine

    BalasHapus
  21. Impian Netizen INDONESIA di forum DS :

    >>> Kapal Selam Scorpene diproduksi di Indonesia untuk 2 batch saja dengan masing masing 2 unit.

    >>>>>>> Lanjut Naik Tingkat PT PAL buat Barracuda Class dengan Tetap Kerjasama dengan Naval Group dengan 4-6 unit.

    (Belanda pun KONTRAK EFEKTIF NAVAL GROUP DENGAN BARRACUDA CLASS 4 UNIT senilai USD 2,7 Billion )
    https://www.rfi.fr/en/international/20240315-evening-french-naval-group-awarded-billion-dollar-dutch-submarine-deal

    secara simultan , juga melakukan KONTRAK EFEKTIF dengan GERMAN untuk DENGAN PILIHAN U-212/U-214/U216/U218/varian lain terbaru yang disesuaikan /dikustomisasi INDONESIA dengan Proyeksi Kebutuhan Kapal Selam sebagai alat pertahanan strategis terhadap Potensi Ancaman Kedaulatan lewat Bawah Laut Kedaulatan Indonesia.

    Alternatif Terbaik Lain- nya dari JAPAN dengan Pilihan Soryu Class atau Taigei Class(terbaru)






    BalasHapus
  22. Naval - PT PAL = Scorpane
    Naval - Boustead = Rongsokan

    BalasHapus
  23. Supplemen penambah literasi:

    https://www.bloomberg.com/news/articles/2024-03-05/france-s-naval-group-set-to-win-2-5-billion-submarine-deal

    >>>5 Mar 2024 — France's Naval Group SA is closing in on a contract worth at least €2.5 billion ($2.7 billion) to build four submarines for the Netherlands.


    https://nltimes.nl/2024/03/12/dutch-government-ordered-four-submarines-french-state-company-naval-eu6-bil-deal

    >>>Dutch government ordered four submarines from French state company Naval; €6 bil. deal
    The Dutch government plans to commission the French state-owned company Naval to build four new submarines with the latest spy equipment and weapons on board. An amount of 4 to 6 billion euros is involved in the order, sources close to the government told NOS and RTL Nieuws.

    BalasHapus
  24. LCS tidak akan selesai karena Naval group sampai sekarang tidak menyetujui perubahan desain tanpa izin yang dilakukan Boustead Naval Shipyard 🤫😁

    Meanwhile :
    Fregat Merah Putih unit pertama diperkirakan selesai pada 2026.

    Setelah unit pertama selesai, Indonesia akan melanjutkan unit kedua Fregat Merah Putih yang rencananya selesai pada 2027 😊

    BalasHapus
  25. belanda dapet disain barakuda osi, hrsnya kita kejer type 216 buat osi jgk yak haha!🤓🤓🤓

    BalasHapus
    Balasan
    1. 216 ketemu 218 sing enak tuh om... Pas... Hehehe

      Hapus
    2. gdean type 216..90 meter enduran 120 haree pulak haha!🦾🦾🦾

      Hapus
  26. Gempur mana nih? Kau tengok pur limbungan PAL mampu bina kapal permukaan juga kapal selam,,bukan kaleng2 ini,,,jgn kau samakan dgn BNS yg bina kapal belasan tahun pun tak wujud2,,kelas PAL memang bezalah😎

    BalasHapus