12 November 2013

Sukhoi Malaysia Dilengkapi Knirti

12 November 2013


Su-30MKM dilengkapi SAP-518 Knirti (photo : US Navy)

Para pengamat dari US Navy kini tengah mempelajari terpasangnya peralatan peperangan elektronik Knirti SAP-518 buatan Rusia pada pesawat tempur Sukhoi Su-30MKM AU Kerajaan Malaysia (RMAF). Peralatan itu tampak terpasang pada ujung sayap pesawat.



Peralatan peperangan elektronik Knirti SAP-518 (photos : ausairpower)

Kalangan AL Amerika belum dapat memperkirakan kemampuan pasti SAP-518. Tetapi diyakini teknologinya dengan DRFM (digital radio frequency memory) dan antena phased-array di depan dan belakang dapat menjadi ancaman serius karena mampu mengacaukan radar terutama terhadap peralatan yang digerakkan baterai seperti rudal AIM-120, yang selama ini menjadi tumpuan dominasi kekuatan udara AS.

(Angkasa Magazine, November 2013, tahun XXIV)

5 komentar:

  1. Nyesel dah tuh om rusky jual ke malay...wkwkwk di pinjemin ke negara lain untuk dipelajari teknologinya...semoga bukan teknologi yang penting amat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dude, it is those "om rusky" who sold the KNIRTI jamming pods to us. They have complete knowledge that Malaysia is an independent country, unlike some other puppet states around the region. Plus, we are not going to steal their technologies like what China did. Sukhoi even has plans to set up parts manufacturing and aircraft maintenance facility in Malaysia. Why would they want to do that if they don't trust us? The US has for years try to persuade us to get onto their laps, but we still buy strategic assets from other countries such as France, the UK, Poland, Turkey and of course Russia.

      Hapus
  2. Malay dg sukhoi dipasang Knirti SAP- 518, utk TNI AU tdk boleh kecil hati cari kelemahanya utk menghindar dr tangkapan elektroniknya dan strategi utk goyang menggoyang TNI tdk akan habis krn banyak inovasinya. Salam NKRI..........................

    BalasHapus
  3. pesawat2 ini sedang terbang berpasang2an bersama2 F15SG Singapore,F18 Ausie,Typhoon UK dan pesawat2 Selandia Baru diatas rumah gue...dalam rangka latihan FPDA

    BalasHapus