17 Mei 2022

Tinjau Fasilitas Produksi PAL, Fincantieri Jajaki Potensi Kerjasama Strategis

17 Mei 2022

Kunjungan Fincantieri ke PT PAL (photos : PAL)

(Surabaya) PT PAL Indonesia menerima kunjungan dari tim Fincantieri, salah satu perusahaan kapal terbesar di Eropa. Bapak Satriyo Bintoro selaku SEVP Transformasi Manajemen PT PAL Indonesia serta didampingi Manajer terkait, secara langsung menyambut kunjungan perdana rombongan yang dipimpin oleh Mr. Francesco Maione di Gedung Pusat Informasi Perusahaan (PIP) PT PAL Indonesia.

 
“Seperti yang diketahui bahwa Fincantieri adalah perusahaan kapal terbesar di Eropa, dan tidak menutup kemungkinan akan adanya potensi kerjasama dengan PT PAL Indonesia kedepan” tutur Bapak Satriyo Bintoro dalam sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan meninjau area fasilitas produksi PT PAL Indonesia yakni di Divisi Kapal Perang dan Divisi Kapal Niaga. Selama proses tinjauan lapangan tersebut, Mr. Fransesco menyampaikan sanjungannya terhadap fasilitas produksi serta sistem alur produksi PAL yang diakui mampu menghasilkan produk-produk alutsista kelas dunia. Agenda kunjungan Fincantieri di PT PAL Indonesia direncanakan akan berlangsung selama empat hari. Beberapa agenda diantaranya yakni meninjau aspek design engineering, supply chain, dan quality assurance PT PAL Indonesia. Lewat kunjungan tersebut, Mr. Fransesco menyatakan adanya potensi kerjasama jangka panjang antara Fincantieri dengan PT PAL Indonesia.

Fincantieri adalah galangan Italia yang memproduksi fregat FREMM Bergamini class (photo : Fincantieri)

“We are very pleased to be here and first of all we would like to thank you for your great hospitality. Thank you for giving us the opportunity of this visit in order to continue to work together and to go on the our mutual acknowledge” ujar Aurora Buzzo selaku Proposal and Negotiation Manager Fincantieri ditemui dalam kesempatan tersebut.

PAL dengan berbagai pengalaman kerjasama strategis ditingkat global dalam pembangunan alutsista matra laut, yakni seperti Damen Shipyard-Belanda dalam pembangunan Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332, serta dengan Babcock International-Inggris khususnya dalam bidang desain kapal serta yang terbaru yakni Naval Group. Merupakan salah satu manifestasi dalam pemutakhiran alutsista matra laut, yang diharapkan mampu meningkatkan ketahanan dan kedaulatan maritim Indonesia.


“Kerjasama strategis di bidang pertahanan maritim merupakan wujud diplomasi politik internasional yang kuat serta untuk menjadi perusahaan yang mendunia. PT PAL Indonesia sebagai perusahaan kapal yang dipercaya oleh pemerintah dalam menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional serta merupakan salah satu dukungan pemerintah dalam mewujudkan kemandirian alutsista nasional” tutup Bapak Satriyo Bintoro.

(PAL)

74 komentar:

  1. Ohbh tidak kita kedatangan tamu spesial lagi Safran,Fnss,dasault,Naval group,ficantieri,waduh besok2 pasti Lockheed Martin

    *Meanwhile in poor country
    Ternyata kedatangan H6,j11,j10
    Wadoow dan last2 kedatangan Rohingya

    BalasHapus
  2. Kedua aman dari kacung songlap

    BalasHapus
  3. mana suaranya om daruwww...uhuuyyy haha!😝😝😝
    fincantieri masyuuukkk..

    BalasHapus
  4. Tinjau Tinjau... Tinjau..... Bina ya bila woiiii... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
  5. AKAN..... WKWKKWKWKWKW



    “Seperti yang diketahui bahwa Fincantieri adalah perusahaan kapal terbesar di Eropa, dan tidak menutup kemungkinan akan adanya potensi kerjasama dengan PT PAL Indonesia kedepan” tutur Bapak Satriyo Bintoro dalam sambutannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenapa Pork galangan Industri negara maju mau datang ke PT. PAL ...lu pikir yang logic dong Pork .. karena semua engineer di PT. PAL semuanya smart bukan cam negeri lu Bastard BODOH BIN PONDAN cuma bisa nya salah potong .. pihak luar juga kapok ajak kerjasama di bidang industri galangan kapal

      Hapus
  6. Maksudnya benda tak pasti... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emangnya pemikiranmu yg ta pasti arah dan tujuanya....wakaka

      Hapus
    2. PT PAL tdk sama cem Bastard yg sudah pasti punya kepakaran bina kapal punya ketahanan berlayar di darat cecah 11 tahun ngoahahaha

      Hapus
    3. Cam LCS 12 tahun si galangan yang tak pasti Pork ... Beda Level lah sama PT. PAL yang sudah Next Level .. Bastard Level Stupid je pork

      Hapus
  7. Baru AKAN geng INDON sudah klaim beli... Wkwkkwkwkwkw

    Jenis KUAT MEMBUAL... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mulai KERASUKAN guys...dengar berita tim fincantieri kunjungi PT PAL.....

      Ketahuan iri dan DENGKI ya guys...

      Hapus
    2. Boustead Naval Shipyard SdnBhd? Shipyard Company paling idiot didunia dg 8000 enginer
      bodo aka idiot aka guoblok permanent aka Bego mendarah Daging Wkwkwkkkkkkkkkkkkkkk🤣🤣🤣

      Hapus
    3. Ko kira PT PAL cem Bastard yg sudah punya kepakaran bina kapal yg punya ketahanan berlayar di darat cecah 11 tahun ngoahahaha

      Hapus
  8. Muantab....PT PAL...

    Sebelah maki IRI dan DENGKI nih guys....
    Manakala kapal yang selama ini di bina geng MALON masih abadi di darat sudah 12 tahun nunggu berapa tahun lagi guys....wkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  9. BNS PUNYA KE PAKARAN APA PORK..SUDAH BISA BAYAR KEH TAGIHAN² DR VENDOR BNS PORK?

    BalasHapus
  10. PT PAL di KUNJUNGI fincantieri...

    BNS diketawain fincantieri..sadis wkwkwkwk

    BalasHapus
  11. Boustead Naval Shipyard SdnBhd? Shipyard Company paling idiot didunia dg 8000 enginer
    bodo aka idiot aka guoblok permanent aka Bego mendarah Daging Wkwkwkkkkkkkkkkkkkkk🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  14. Lihat guys...PT PAL di SANJUNG..

    Beda kelas guys...sama geng MALON
    Bukan disanjung malah ditagih UTANG ke VENDOR..wkwkwkwkwkwkwk
    Kelas amatiran

    Selama proses tinjauan lapangan tersebut, Mr. Fransesco menyampaikan sanjungannya terhadap fasilitas produksi serta sistem alur produksi PAL yang diakui mampu menghasilkan produk-produk alutsista kelas dunia

    BalasHapus
  15. Dg KoJa Bahari pon BNS bs di ayam²in..Pt.PAL & BNS bagaikan Langit(Pt.PAL) & Got Gorong2 yg penuh sampah(BNS).
    Wkwkwkkkkkkkkkkkkkkk🤣🤣🤣

    BalasHapus
  16. Beza kelas ya guys....PT PAL di SANJUNG..
    Sebelah di TAGIH UTANG wkwkwkwkwkwkwk

    DEFENCE SECURITY ASIA) — Boustead Naval Shipyard Sdn Bhd (BNSSB) perlu menyegerakan pembayaran tunggakan kepada vendor sebelum meneruskan projek perolehan kapal Littoral Combat Ship (LCS), menurut Persatuan Strategik Maritim Malaysia (MASTRA).

    Pengerusi Jawatankuasa Pertahanan dan Keselamatan MASTRA Datuk Wan Othman Wan Ab Rahman berkata tunggakan hutang BNSSB dianggar berjumlah RM1 bilion kepada vendor di bawah naungannya sejak tiga tahun lalu.

    Tunggakan hutang itu telah menjejaskan kedudukan kewangan mereka manakala ramai pekerja terpaksa dibuang, menurut beliau sebagaimana dipetik oleh Berita Harian Online.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kuwait Finance House, Wuhan SdnBhd Nagih Juga wkwkwkkkkkkk🤣🤣🤣

      Hapus
    2. Dah rasuah wang pembuatan kapal RM 9 Billion, BNS punya hutang lg ke vendor cecah RM 1 BILLION ngoahahaha... NGERI wkwkwk

      Hapus
  17. Gempurwira mati KUTU...bahas kapal wkwkwkwkwkwkwk....

    Segitu lemahnya kah...bahas futsal KALAH juga...salam 3-0 ya...

    BalasHapus
  18. PANAS...PANAS....PANAS....
    PANIK...PANIK....PANIK....
    IRI DENGKI...IRIS DENGKI...IRI DENGKI
    TROLL...TROLL...TROLL....
    MARAH...MARAH....MARAH....

    ntar kan orang malon kirim TROLL2 untuk alihkan perhatian publik...giring opini dengan issue2 murahan dan era jaman doeloe sambil kirim BUAL=HOAX....

    INDONESIA KEEP MOVING FOREWARD !!! Go for it PT.PAL Surabaya....BRAVO!

    BalasHapus
  19. Hayoo..

    Masa ngomongin kapal mu sendri pur LCS yg konon stealth benda tak terlihat tak nampak halimunan di laut

    BalasHapus
  20. Itulah malon, udah goblok bin tolol, alias idiot, tapi sombong nya amit amit.. Bisa nya cuma klaim dan menghina negara orang, nggak pernah berkaca diri sendiri, buat kapal salah potong, buat peluru dan munisi nggak bisa, buat senapan seperti senapan alien, merdeka guve away, cuma bisa buat kondom berbagai rasa.. Malon malon, sebelum menghina negara lain, liat negara lu, udah bener dan udah hebat blm..??? Nih gw kasih 🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌 biar waras sedikit...

    BalasHapus
  21. perwakilan PT. PAL hadir ketika dikunjungi tim Fincantieri..

    manakala CEO Boustead menghilang ketika dikunjungi 100 vendor lokal tuntut tunggakan..

    eh bukan menghilang..

    tapi lagi ditahan polis.. wakakakak

    BalasHapus
  22. Sekejap guys gempork lg ngumpulin bahan2 troll soalan sewa satelit kemenhan ngoahahaha

    BalasHapus
  23. Lagi haibat Bastard SDN BHD punya kepakaran bina LCS yg punya ketahanan berlayar di darat cecah 11 tahun ngoahahaha

    BalasHapus
  24. Fivantieri ni cuma nak tanya.. Dah bayar DP tak? Or cuma meeting sembang kencang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang datang ficantieri langsung, ketimbang buat kapal 1 biji udah difoto jadi momentum grafi eh jadinya ntah kapan

      Hapus
    2. Bayar DP tidak ada urusan dengan PT PAL. Kurang tahu aturan di Indonesia, tetapi di beberapa negara lain, malah bisa kena kasus korupsi kalau PT PAL yg bayar DP.

      Hapus
  25. Selama tak bayar DP, dan tak STEELCUTING.. . Sume tu hanya lawak sembang kencang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Same tu cam 3 Balon Kuning tanpa enginee ya .. itu lebih semangat kencang gaspoll lon

      Hapus
  26. Bousted memang terjaguh...., wkwkwkw...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Destini pon juga ikut jaguh sekawasan, wkwkwkwk,,,,,

      Hapus
    2. kawasan DELAY om..mayan 6+3 haha!🔥🔥🔥

      Hapus

  27. MASIH DI LORONG MIMPI...TERTINGGAL SELALUNYA...
    Defence Security Asia

    Meriam Bergerak 155mm Apakah Menjadi Pilihan Tentera Darat?

    (DEFENCE SECURITY ASIA) — Selepas beberapa tahun menunggu dan setelah hampir kesemua angkatan tentera di Asia Tenggara memilikinya, barulah Kementerian Pertahanan menerusi Menterinya menyatakan bahawa Angkatan Tentera Malaysia (ATM) bakal melakukan perolehan meriam bergerak beroda (wheeled self-propelled howitzer).

    Syarikat-syarikat asing dan rakan-rakan tempatan dikatakan sedang bersiap-sedia untuk memasuki tender untuk perolehan self propelled howitzer untuk tentera darat, yang dikatakan bakal diiklankan tidak lama lagi, sebagaimana diperkatakan oleh komuniti pertahanan tempatan.

    Sebenarnya, spekulasi berkenaan perolehan self-propelled howitzer (sama ada wheeled atau tracked) ini telah lama kedengaran, sekurang-kurang lebih daripada 10 tahun, lama sebelum Indonesia mahupun Thailand memperolehi meriam bergerak Caesar 155mm 52 cal mereka.

    Tetapi apakan daya, faktor kesempitan peruntukan kewangan sentiasa membelenggu perancang-perancang pertahanan kita, menyebabkan Thailand, Indonesia dan Singapura jauh mendahulu kita dalam perolehan meriam bergerak beroda atau berantai.

    Jiran-jiran kita sudah berpengalaman mengendalikan sistem meriam bergerak beroda atau berantai, manakala kita masih baru mula belajar mengenainya akibat tempoh kajian perolehan sesuatu aset yang memakan masa “berkurun” lamanya.

    Bagaimanapun, cita-cita Tentera Darat untuk memiliki meriam bergerak nampak akan menjadi menjadi kenyataan pada tahun ini, malah poster mengenai rancangan perolehan meriam itu telah pun terpapar di dalam Facebook Menteri Pertahanan baru-baru ini.

    Harapannya adalah impian untuk memiliki meriam bergerak 155mm akan tercapai dan perolehan aset itu tidak menjadi “mangsa” sebagaimana yang berlaku pada perolehan 24 buah M109A6 Paladin yang akhir dibatalkan pada saat-saat akhir.

    Malang sungguh pembelian meriam bergerak (tracked) M109 Paladin itu dapat direalisasikan,

    Tentera Darat mempunyai keperluan sehingga 36 buah meriam bergerak beroda untuk memenuhi keperluan unit-unit mekanis Tentera Darat, bagaimanapun dikatakan hanya 18 buah meriam akan diperolehi oleh tentera darat pada peringkat awal.

    Sebanyak 18 buah meriam itu akan dibeli pada Rancangan Malaysia ke-12 di bawah peringkat pertama manakala tambahan 18 buah lagi lagi akan diperolehi pada peringkat kedua dalam rancangan lima tahun yang seterusnya, membawa keseluruhannya kepada 36 buah juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ia adalah lebih kurang sama dalam program perolehan pesawat Fighter Lead-In Trainer/Light Combat Aircraft (FLIT/LCA) untuk TUDM dengan 18 buah pesawat dibeli pada RMK-12, manakala tambahan 18 buah lagi pada RMK-13.

      Antara yang bakal memasuki tender itu adalah meriam SPH beroda “Caesar” 155mm 52-cal yang dibangunkan oleh syarikat Nexter Systems (dahulu dikenali dengan nama GIAT) yang berpangkalan di Perancis.

      Sememangnya dan sepatutnya, “Caesar” ini menjadi frontrunner kerana ia telah pun diuji oleh tim penilai Tentera Darat selama beberapa tahun lamanya, meliputi keseluruhan kawasan di Semenanjung Malaysia.

      Komitmen Nexter System terhadap jangkaan kontrak daripada Malaysia ini memang perlu dipuji, ditambah pula ia telah menjalin kerjasama dengan syarikat tempatan dalam memasang meriam LG1 105mm MKIII yang kini digunakan oleh Briged Para.

      Pada pameran DSA 2022 baru-baru ini, syarikat tempatan, Advanced Defence Systems Sdn Bhd (ADS) telah menandatangani MoU dengan syarikat Nexter System (Nexter) untuk memasang sistem meriam howitzer bergerak CAESAR 155mm 52 Cal yang dibangunkan oleh syarikat Perancis itu, sekiranya ia memenangi tender daripada Kementerian Pertahanan.

      Jika ia memperolehi tender daripada Kementerian Pertahanan, syarikat akan memasang sistem CAESAR 155mm self-propelled howitzer itu kemudahan pemasangan meriam miliknya di Segamat Johor.

      Dalam satu kenyataan bersama, syarikat tempatan dan Nexter itu melahirkan berkeyakinan bahawa pembangunan ekonomi dalam industri pembuatan meriam di Malaysia akan terus berkembang sekiranya ia berjaya membekalkan meriam Caesar itu kepada Angkatan Tentera Malaysia.

      “Dengan adanya sistem CAESAR 155mm di Malaysia, rantai bekalan menerusi penggunaan produk tempatan akan dapat dipertingkatkan,” menurut kenyataan bersama itu.


      TERTINGGAL SEBAB BAJET BELANJAWAN CIPUT DAN MISQUEEN, WKWKWK...

      Hapus
  28. Baru tinjau geng PEMBUAL sudah klaim beli dan bina... Wkwkkwkwkwkw

    Bayar dulu WANG MUKA Rafale tu.... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. BNS Bayar dulu itu HUTANG VENDOR RM1Billon udah 4 tahun TERTUNGGAK.. wkwkwkwkwkwk

      Hapus
    2. Bukti dah ada tapi gank PEMBUAL sebelah sudah panas dan dengki ngoahahaha

      Hapus
  29. Yang diatas panas gaesss karena ga terima PAL disanjung ficantieri

    BalasHapus

  30. DEFENCE SECURITY ASIA) — Boustead Naval Shipyard Sdn Bhd (BNSSB) perlu menyegerakan pembayaran tunggakan kepada vendor sebelum meneruskan projek perolehan kapal Littoral Combat Ship (LCS), menurut Persatuan Strategik Maritim Malaysia (MASTRA)


    Hutang nya lari ke Malon, sanjungan ke Indonesia AWKWAOK

    BalasHapus
  31. Bukti....

    Sign kontrak 11 Su35 - hingga kini GHOIB

    Sign kontrak 8 heli EC725 - hingga kini GHOIB

    Sign 22 PANDUR 8X8 - hanya 5 buah sampai


    Nah...... Masa tunggu KERUPUK dan BISKUT buat bayaran...? Wkwkwkkwwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malon nak FA-50,nak tejas,nak Gripen,nak Yak-130 tapi last2 habukpun tak de,banyak BUAL ngoahahaha

      Hapus
    2. Bukti Terbaik Bastard Malon bina salah potong 6 LCS GHOIB 0 besar Pork jadi lah Monumen Kebodohan Malon Semenanjing .. 🤮😞🥴💤

      Hapus
  32. GEMPURWIRA18 Mei 2022 05.26
    Baru tinjau geng PEMBUAL sudah klaim beli dan bina... Wkwkkwkwkwkw

    Bayar dulu WANG MUKA Rafale tu....
    =====================
    Gw liat ga ada yang klaim beli,kenapa lu ngomong beli karena orang Malon otaknya lemot

    BalasHapus
  33. Yang sudah sign kontrak BOLEH GHOIB....

    Apa lah sangat sekadar TINJAU..... WKWKKWKWKWKW

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang realiti cem LCS je pun barangnya ghoib dan halimun ngoahahaha

      Hapus
  34. - (DEFENCE SECURITY ASIA) – Dimanakah silap kita apabila Panglima Tentera Laut sendiri mengatakan bahawa kira-kira 61 peratus daripada aset-aset yang dioperasikan oleh Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) pada ketika ini dikategorikan sebagai “usang” ?

    Bagaimana kita boleh membiarkan TLDM (dan mungkin juga cabang-cabang Angkatan Tentera Malaysia – ATM yang lain) sampai ke tahap yang “usang” ini, sehinggakan aset yang telah “bersara” terpaksa kembali semula ke medan aktif hanya kerana kita kekurangan aset.
    =========
    Ternyata jadi fosil gaess, pantes BBM murah Kat sana AWOAKAKWK

    BalasHapus
  35. SALAM CECAH DI DARAT......kwkww

    ====malon...malon...

    BalasHapus
  36. RFI, KAJI, TENDER & AKAN..... WKWKKWKWKWKWK

    Sebelum ini, Panglima Angkatan Tentera Jeneral Tan Sri Affendi Buang telah pun mengatakan bahawa sejumlah lapan buah syarikat Original Equipment Manufacturer (OEM) telah memberi maklum balas terhadap Permintaaan Untuk Maklumat (Request For Information) kepada TUDM.

    “Diantara pesawat-pesawat pejuang yang memasuki tender termasuklah Korea Aerospace Industries (KAI) FA-50, JF-17 daripada Pakistan Aeronautical Complex/Chengdu Aircraft Industry Group, Hongdu L-15B, HAL Tejas, Yakovlev Yak-130, Leonardo M346, Saab Gripen dan Boeing T-7 Red Hawk.”

    Bagaimanapun bilangan syarikat yang menyertai tender Kementerian Pertahanan bagi perolehan pesawat FLIT/LCA itu tidak diketahui.

    https://defense-studies.blogspot.com/2022/05/korea-selatan-tiada-masalah-terima.html?sc=1652766291958&m=1#c4329224635146776769

    BalasHapus
  37. Min..
    Di postingan "Vietnam Unveils Indigenous RCWS
    18 Mei 2022" kok ga bisa dikomenin?

    Wakakakakakaakakakak...

    BalasHapus
  38. Sejauh ini baru Daesun yang benar-benar strategis bagi PT PAL. Dari 5 Unit Makassar Class cuma 2 yang dibangun Daesun, 3 unit sisanya dibangun PT PAL. PT PAL juga bikin turunannya 2 unit Tarlac Class dan 2 unit Sudirohusodo class. Ada kemungkinan Tambahan 2 unit dari Phillipina.

    Total dari kerjasama Daesun dan PT PAL menghasilkan 7 Kapal buatan dalam negeri dan 2 opsi tambahan lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hasil ToT jadul ama Lurssen di FPB-57, sekarang menghasilkan KCR-60 juga tuuh..

      Hapus
    2. Iya itu termasuk juga, Kerjasama dengan Damen juga ada efeknya ke program KCR-60, PC-60 OPV-90 yang terlihat punya lekukan design mirip Sigma.

      Hapus
  39. Banyak Tamu2 penting silahtirahim ke PT.PAL inshaallah makin maju industri perkapalan, pertahanan Indonesia,,JAYA 3X! 👍😎

    BalasHapus
  40. ohhh subuh2 ada yg KEFANASAAANNN haha!🔥🔥🔥

    makanya BELI jgn KAJIIIIIII muluuuu haha!🔥🔥🔥

    BalasHapus
  41. SALAM EC-725
    SALAM OSPREY
    SALAM FREMM
    SALAM MAISTRALE
    SALAM AH-140
    SALAM ESYU-35

    dan satuw lagi bonus SALAM POHAN

    JOM makin FANASSSSsss haha!🔥🔥🔥

    BalasHapus
  42. TIM ESYU uda datang
    TIM RAFALE uda datang
    TIM NAVAL uda datang
    TIM IVER+BABKOK uda datang
    TIM FINCANTIERI uda datang

    WOOWWWW warganyet KL, KETAKUTAN LAGGGIIIIIiiiiii......haha!😝😝😝

    BalasHapus
  43. Bousted kok gak ada yang mengunjungi ajak kerjasama, ouuups lupa bousted bangkrap dan tak bisa bina kapal wkwkwkwkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk

    BalasHapus
  44. Kredibilitas dan track record yang jelas dan baik....pastilah pabrikan dunia kelas PREMIUM QUALITY tidak ragu mengirim CEO-nya ke INDONESIA to get more closer with wide spectrum defense cooperation to transfer the technology.
    INDONESIA HEBAT...INDONESIA KEEP MOVING FOREWARD...BRAVO MoD INDONESIA !!!


    Kalo ama tetangge resek nan sombong sebelah selat tuch pabrikan dunia ya ogah...buanyak HOAX-nya.

    BalasHapus
  45. Ini namanya HEBAT....CEO FICANTIERI beserta TIM hadir di PT.PAL Surabaya untuk survey capacity dan capability ....artinya semakin menguat dan mengerucut plan project 6 unit FREMM bonus 2 unit Maestrale.
    Pokoknya netizen INDONESIA dukung 100% PT. PAL dapatkan porsi 2-3 unit membangun FREMM.

    BalasHapus
  46. Bentar laginada yg masuk bahas kelangkaan minyak dll karena HATI DENGKI dan IRI atas ke TAK MAMPUAN Negeri SOK KAYA padahal Zonk Di ASIA TENGGARA 😜

    BalasHapus