07 November 2016

Pesan M134D, Armetall: Permintaan dari Kostrad Lebih dari Seratus

07 November 2016


Dillon Aero M134D Gatling Guns (photo : DefenseReview)

Kita belum tahu berapa yang mau dipesan TNI AD, kita maunya sih sebanyak mungkin. Permintaan dari Kostrad itu lebih dari seratus, cukup banyak. Hal tersebut diungkapkan langsung Direktur Armetall Sistema Indonesia Sam Nugroho kepada Angkasa saat mengunjungi stannya di ajang pameran persenjataan dan alat militer internasional Indo Defence 2016 di Jakarta, Rabu (2/11/2016).

Setelah akhir tahun lalu terdengar adanya penjajakan yang cukup serius untuk pengadaan gatling gun Dillon M134D minigun, akhirnya kabar terbaru muncul yang menerangkan perkiraan jumlah pucuk yang kemungkinan dipesan oleh TNI AD, khususnya pada satuan Kostrad (Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat).

Senjata ini pun mempunyai akurasi menembak yang sangat baik. M134D minigun terkenal sebagai senjata yang lebih efektif dan lebih terpercaya dibandingkan senjata konvensional yang diopersikan dengan gas. Dengan adanya gatling gun, tak perlu lagi membawa banyak senjata untuk menyapu area target dan akan sedikit pula operator lapangan yang dilibatkan. Tak banyak pula platform yang dibutuhkan untuk melakukan support. Hal ini berarti akan lebih sedikit cost yang akan dikeluarkan ketika sebuah misi dijalankan.

Dillon M134D minigun (photo : Dillon)

“Untuk pemasangan sistem kontrol penambakan tergantung permintaan, ini kan basic demand. Tapi dari Dillon itu, dia mempunyai sistem untuk yang macam-macamnya, yang pesawat seperti itu (sambil menunjukan video), sebagai gunship, pilot serve, crew serve, itu bisa,” terang Sam.

Kelebihan lainnya, untuk amunisi dikatakan oleh Sam bahwa tidak harus dari Dillon, karena menurutnya perbedaan M134D dengan senjata lain yang sejenis adalah karena Dillon M134D ini dioperasikan untuk seluruh pasukan Amerika.

“Tidak ada yang lain lagi. Makanya orang tahunya M134D, tidak pernah kepikiran M134T, karena kita proven hanya di Indonesia yang dipakai. Mereka serve bukan manufacturer, mereka cuma assembling. Ini manufacturer, mereka punya pabrik,” Jelas Sam.

Walaupun terbilang cukup banyak gatling gun besutan Dillon yang dipesan Kostrad dan amunisi tak perlu dibeli dari Dillon, namun Sam pun menyebutkan hal yang mungkin terjadi akan hal tersebut. ”Cuma masalahnya pelurunya, Indonesia kuat bikin atau tidak. Nah itu kita juga punya solusi lainnya nanti dengan Pindad,” Pungkasnya.

Di Asia Tenggara, negara  yang sudah menggunakan senjata ini adalah Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. Sementara di Asia Timur adalah Jepang, Korea Selatan dan Taiwan. Umumnya negara-negara yang dekat dengan blok timur tidak menggunakan senjata ini. Namun dengan sudah makin terbukanya Vietnam, kemungkinan dalam waktu dekat negara ini juga akan menggunakan M134D minigun.

(Angkasa)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar