06 April 2024

KSAL: Kemungkinan Ada Tambahan Kapal Selam dari Negara Lain Setelah Scorpene

06 April 2024

Perakitan kapal selam di galangan (photo: TKMS)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan, ada kemungkinan Kementerian Pertahanan RI membeli kapal selam dari negara lain setelah pembelian kapal selam Scorpene. 

Indonesia telah menandatangani kontrak pengadaan dua unit kapal selam Scorpene produksi Naval Group, Perancis. 

“Tidak menutup kemungkinan ada lagi tambahan kapal selam dari negara lain di luar ini, mudah-mudahan kalau ada anggaran,” ujar Ali kepada awak media usai melepas mudik gratis dari Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Jumat (5/5/2024). 

Namun, Ali tidak mengungkapkan dari negara mana tambahan kapal selam tersebut. 

Ali mengatakan bahwa pembelian kapal selam Scorpene telah sesuai kebutuhan tempur TNI AL. 

Jajaran TNI AL juga telah mengadakan beberapa kali rapat dengan pihak Naval Group. 

“Dan mereka sudah memberikan kemudahan-kemudahan, meyakinian bahwa kapal yang akan diproduksi itu kapal yang canggih,” kata Ali. 

“Jadi Scorpene-nya bukan Scorpene biasa, tapi ‘Scorpene Evolved’ ini yang terakhir, generasi terakhir dari Scorpene. Harapannya bisa memperkuat jajaran TNI AL,” tutur Ali lagi. 

Tanda tangan kontrak dilakukan oleh Kementerian Pertahanan RI, Naval Group, dan PT PAL Indonesia di Kantor Kemenhan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/3/2024) lalu.

“Naval Group merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari babak baru aliansi strategis antara Indonesia dan Perancis,” ujar Ketua dan CEO Naval Group Pierre Eric Pommellet dalam siaran pers PT PAL, Selasa (2/4/2024).

Dua kapal selam Scorpene itu dibangun dengan tenaga baterai Lithium-Ion. Siaran pers PT PAL menulis, dua kapal selam Scorpene itu akan dibangun di galangan kapal PT PAL melalui transfer teknologi. 

Naval Group dan PT PAL telah bekerja sama melalui Perjanjian Kemitraan Strategis (SPA) yang ditandatangani pada Februari 2022. 

Pengadaan kapal selam Scorpene ini juga merupakan bagian Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang ditandatangani antara pemerintah Perancis dan Indonesia pada Agustus 2021.

Presiden Direktur PT PAL Kaharuddin Djenod mengatakan, kontrak ini merupakan komitmen dan kepercayaan tinggi pemerintah Indonesia terhadap kemampuan engineer anak bangsa Indonesia dalam memajukan teknologi pertahanan, khususnya teknologi kapal selam. 

“Komitmen pemerintah dalam mewujudkan kemandirian industri pertahanan juga didukung dengan pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk mendukung penuh seluruh produksi kapal selam dalam negeri di PT PAL. Ke depan, Indonesia diharapkan mampu menguasai teknologi kapal selam,” kata Kaharuddin.

110 komentar:

  1. RM 11.2 BILLION = The cost of the LCS project is now RM11.2 billion. It must be noted from that RM11.2 billion, Lunas or the former BNS used around RM1 billion to pay its debts and to upgrade the facilities for the LCS project. And not a single ship has been delivered yet.
    -
    PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the Malaysian Navy in 2004 and complete the delivery in 2007. Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft. But only two of the barely operational patrol boats had been delivered by mid-2006.
    -
    2024 LCS DETAIL DESIGN BELUM SELESAI = Defence Minister secretary-general DS Khaled Nordin told Parliament on March 12 as the detail design has not been completed. The detail design is only expected completed either in June or July, instead of next May
    😝KATA KUNCI PSC > BNS > LUNAS = Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats😝

    BalasHapus
  2. Malon semakin MEMBUAL
    πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜‚πŸ€£

    BalasHapus
  3. satu belum dibangun...sudah siap2 melirik yang lain.....Mantap TNI AL

    ======Malon kejang-kejang .....

    BalasHapus
  4. BAHAGIA kita gaesz haha!πŸ€—πŸ€—πŸ€—
    maret BAHAGIA
    ✅️TAG bot
    ✅️KCR palindo-tais turkiye
    ✅️PPA
    ✅️Skorpeng EVO
    april BAHAGIA
    ✅️kontrak PPTA mission system
    ✅️kontrak pengembangan Sistem Rudal Nasional

    sementara KL, april nungguin heli blekhok SEWA haha!🀣🀣🀣

    BalasHapus

  5. “Tidak menutup kemungkinan ada lagi tambahan kapal selam dari negara lain di luar ini
    ---------

    waduu gimana prasaan TIM joneses seblah haha!😡‍πŸ’«πŸ˜΅‍πŸ’«πŸ˜΅‍πŸ’«

    BalasHapus
    Balasan
    1. OM PAL SORYU, TIGER, U214 CLASS.


      KALAU MAU CEPAT BUAT STOP GAP IMPROVED KILO (BLACK HOLE KATA NATO KARENA SENYAP) ATAU OYASHIO CLASS

      Hapus
    2. makin banyak makin MENYALA haha!πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯

      Hapus
    3. U 212 atau U 214... untuk ganti Cakra class

      Hapus
  6. kenapa jenisnya harus macem macem, enak 1 atau 2 jenis saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Ketoke Nagapasa batch 2 bakal lanjut....karena kalo full Scorpene EV mahal bangat biayanya

      Jadinya 6 Nagapasa + 6 Scorpene EV

      Hapus
    3. Pembuatannya gimana? 3 + 2 +2 +2?

      Hapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    5. Kek mengikuti pola yg sdh ada utk Nagapasa class......3

      Kan Hanwaa udah terlanjur nyetok 3 set motor penggerak utama 😁😁😁

      Tapi ini artinya juga PAL dlm produksi batch 2 (kalo jadi) masih sbg sub contractor

      Hapus
  7. Alhamdulillah.... Geng MALON pasti makin DENGKI dan NGAMUK... Hahahahahaha

    BalasHapus
  8. U214 AIP semakin hampirrr..
    😁😁😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nope.......Nagapasa EV aka Nagapasa batch 2 ✌️

      Hapus
    2. Jerman akan kebagian kue, monggo disambi jangongan..

      😁

      Hapus
    3. AIP nya itu lho yg dianggap merepotkan dlm penyiapannya.....padahal Jerman sampai saat ini belum punya tipe kasel full batre LIB lantaran mereka punya gacoan AIP

      Jadi peluang Jerman dan Italia dinegasikan oleh sistem AIP

      Hapus
    4. Bagusan A-26 batch 2 atau project kilo class (636.3)mereka memiliki kemampuan menyerang permukaan laut, bawah laut, menyerang pesawat tempur & permukaan pantai pangkalan militer lawan (dilengkapi teknologi VLC)dan sangat senyap sekali πŸ€”πŸ€”πŸ€”

      Hapus
  9. AH RESE ,
    SUDAH LAH ITU AKAL²AN SETELAH TERDESAK SCORP'NE JAUH DARI TARGET JADI MENYELAMATKAN MUKA DSB TAPI TETAP SAJA ITU TERLIHAT SEBUAH DIKTE ATAU DI PILOTI SESUATU KEKUATAN UNTUK ADA KEKUATAN TERTENTU JAUH DARI PROFESIONAL & DEMI NKRI ,

    KESIMPULANNYA :
    JADI HANYA PROJECT YANG TELAH DI BUAT NEGARA LAH YANG BENAR TERARAH ,TERENCANA & SUKSES DENGAN MEMBUAT PROJECT NAGAPASA LEWAT PT PAL YANG DAHULU (BUKAN PT PAL BARU) JIKA INI JADI OPINI LAINNYA ,KEKANAK KANAKANAN JELAS SEMUA,
    INGIN MENYERANG PROJECT NEGARA ATAU UNDANG² SECARA AGRESIF DI PT PAL BERUPA PROJECT PENGADAAN KAPAL SELAM DENGAN CLASS NAGAPASA YANG TIDAK MAU DI AKUI KEMHAN RI ERA SEKARANG SECARA TIBA² TERLEBIH PRESTASINYA DARI PROJECT NAGAPASA & NAGAPASANYA SENDIRI ATAU TIDAK MAU AKUI PRESTASI BANGSA INDONESIA YANG SUKSES,

    KARENA FAKTANYA JIKA PROJECT NAGAPASA DI JALANKAN SECARA DISIPLIN KEUANGAN NEGARA TIDAK RUGI ,PT PAL MAMPU JADI PRODUSEN KAPAL SELAM MODERN & MUTAKHIR SEPERTI FAKTANYA BISA BAWA TNI AL MILIKI URUTAN NO. 4 TERKUAT DUNIA ALUTSISTA LAUTNYA & PASTINYA TARGET MEF 2024 12 UNIT KAPAL SELAM TERCAPAI ,

    PENAMBAHAN INI TETAP SAJA PROJECT SCORP'NE TIDAK BERIKAN TOT SANGAT SIGNIFICANT APALAGI MAXIMAL (DIBAWAH NAGAPASA), BUANG² WAKTU KEBUTUHAN TDK TERPENUHI,BUANG² UANG & KEMAMPUAN TECHNOLOGY DARI TERLALU SOK TAHU BANYAK NGATUR SERTA TIDAK MAU AKUI PRESTASI BANGSA INDONESIA ,SEHINGGA PERTAHANAN & KEDAULATAN TERLANTAR,

    MEMANGNYA BUAT BARU BISA SEPERTI BELI GULA² ATAU MOBIL TETAP TDK BEDA DENGAN SCORP'NE TUNGGU 7 TAHUN LAGI & PASTI ADA PENUMPUKAN PRODUKSI TIDAK SEOERTI NAGAPASA YANG TERATUR , AKAN BAHAYA NANTINYA USIANYA SEREMPAK HANCUR SUATU SAAT SECARA BERSAMAAN.

    JIKA BIJAK & BENAR DEMI NKRI YA LANGSUNG SAJA MODALI PROJECT NAGAPASA & DI KERJAKAN DI FASILITAS DOK NAGAPASA SEPERTI SEBELUMNYA TIDAK DI PAKAI SCORP'NE KARENA YANG MUNGKIN CUMA SEPERTI ITU MESKI ADA TERLAMBAT 2 -3 TAHUN TAPI ITU MUTLAK SALAH MENHAN & KEMENHAN RI YANG TIDAK TAAT ATAU MELANGGAR UNDANG² NKRI.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya om tsetow mahabenar ....

      Hapus
    2. Dari dulu kok tipe 209 melulu, siapa di masa mendatang yg mo beli tipe 209 jika kita ekspor? Internal TNI AL aja udah lirik tipe lain

      Hapus
    3. Ketahuan seles opa-opa ginseng .... Terancam tersendat neh THR dari opa ginseng Krn pindah ke kasel yg LBH supriyono ehhh superior

      Hapus
    4. Tsetow ini dulu sehat komennya knape sekarang ngaWur dan jd sales koreo..😞

      Hapus
    5. Di forum sbelah jg anisis prthnan jg ada inisial si pusing2 dr Jiran sbelah jd nyamar FB militer Indonesia yg slalu nganjurin supaya Indonesia bikin kaprang2 yg kecil gak usah yg gde2 dan analisis2 ngawur lainnya..

      Hapus
    6. Mau beli type 209, DSME209 atau Scorpene, keuangan negara tidak rugi. Kontrak sudah ada, harga wajar, ruginya dimana?

      Hapus
    7. TsetoW itu ODGJ. Gak usah diladenin. Kl ngeladenin die bisa ikutan jd ODGJ.

      Hapus
  10. Lah MALAYSIA sudah lama pakai SCORPENE saja rileks... 🀣🀣🀣🀣

    Ini mau SCORPENE saja terpaksa NGUTANG.... 🀭🀭

    BalasHapus
    Balasan
    1. RM 11.2 BILLION = The cost of the LCS project is now RM11.2 billion. It must be noted from that RM11.2 billion, Lunas or the former BNS used around RM1 billion to pay its debts and to upgrade the facilities for the LCS project. And not a single ship has been delivered yet.
      -
      PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the Malaysian Navy in 2004 and complete the delivery in 2007. Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft. But only two of the barely operational patrol boats had been delivered by mid-2006.
      -
      2024 LCS DETAIL DESIGN BELUM SELESAI = Defence Minister secretary-general DS Khaled Nordin told Parliament on March 12 as the detail design has not been completed. The detail design is only expected completed either in June or July, instead of next May
      😝KATA KUNCI PSC > BNS > LUNAS = Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats😝

      Hapus
    2. HUTANG NEGARA RM 1.5 TRILLION
      HUTANG 1MDB RM 18.2 BILLION
      TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
      -
      2024 HUTANG JATUH TEMPO = The federal government's debt is expected to be fully settled in 2053 if no new loans were to be taken to finance the deficit and to refinance maturing debts from 2024 onwards, said the Finance Ministry (MoF)
      -
      100% TIDAK BAYAR HUTANG 2023 = “Kalau dikira daripada peratus, (hutang) 82 peratus daripada KDNK (Keluaran Dalam Negara Kasar) dan untuk hutang kerajaan persekutuan sudah mencecah 60.4 peratus. “Ini bermakna bayaran khidmat hutang banyak…hanya membayar faedah bukan bayar hutang tertunggak,” kata Anwar lagi
      😝HUTANG BAYAR HUTANG😝

      Hapus
    3. Sudah lama Scorpene Malon gak bisa selam....πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    4. Scorpene basic.. paling murah

      Hapus
    5. Scorpene Malon Bau Mayat Altantuyya...

      Hapus
  11. Yang mau marah ya silahkan saja, Scorpene Indonesia generasi yang paling baru ya guys, yang basic tak dihiraukan ya guys 🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
  12. Ini mah contoh statemen pejabat yg standar2 aja..g ada yg istimewa...kata mungkin kan bersayap..hehe

    BalasHapus
  13. Indonesia semakin hari, semakin minggu, semakin bulan, semakin tahun teeeerus semakin maju 🀣🀣🀣 , tengok saja kekuatan militer yang semakin berotot semakin gagah meninggalkan jiran"nya,

    Yang mana anggaran militernya hanya 0,8% dari GDP dan kedepanya anggaran akan di naikan 1,2 -1, 5% GDP, seperti apa nanti otot" militer Indonesia tentu semakin mengerikan 😝😝😝

    BalasHapus
  14. Diharapkan jangan pakai mesin diesel electrik lagi.
    Tapi langsung naik kelas pakai kasel tenaga nuklir

    BalasHapus

  15. GEMPURWIRA6 April 2024 pukul 08.29

    Lah MALAYSIA sudah lama pakai SCORPENE saja rileks... 🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
  16. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  17. Scorpene malaysia versi basic....ketepi saja jauh-jauh....

    BalasHapus
  18. Scorpene Malaysia versi basic, versi rasuah, yg paling ngeri versi darah kotor pembunuhan, versi najib....😜😜😜

    BalasHapus
  19. Nanti ada yg komen relax je tapi dalam hati menangis pediiiiiiiihhhhh....πŸ€£πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜‚
    Malon semakin MEMBUAL πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜‚πŸ€£

    BalasHapus
    Balasan
    1. INI OM BE SCORPENE MALAYSEWA πŸ‡²πŸ‡Ύ

      1.) USANG.

      2.) BASIC.

      3.) MELETAKKAN WANITA HAMIL.

      4.) ROSAK.

      5.) TAK BOLEH SELAM.

      6.) MOST LARGEST RASUAH.

      Hapus
  20. GEMPURWIRA 6 April 2024 pukul 08.29
    Lah MALAYSIA sudah lama pakai SCORPENE saja rileks... 🀣🀣🀣🀣

    Ini mau SCORPENE saja terpaksa NGUTANG.... 🀭🀭
    ____________________________

    SCORPENE MALAYSIA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    1.) USANG.

    2.) BASIC.

    3.) MELETAKKAN WANITA HAMIL.

    4.) ROSAK.

    5.) TAK BOLEH SELAM.

    6.) MOST LARGEST RASUAH.



    BalasHapus
  21. KASAL kalau shoping nggak kaleng2. Kasihan kan Jiran yg hanya punya kapal karatan cuma bisa ngiler

    BalasHapus
  22. GEMPURWIRA 6 April 2024 pukul 08.29
    Lah MALAYSIA sudah lama pakai SCORPENE saja rileks... 🀣🀣🀣🀣

    Ini mau SCORPENE saja terpaksa NGUTANG.... 🀭🀭
    ____________________________

    SCORPENE MALAYSIA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    1.) USANG.

    2.) BASIC.

    3.) MELETAKKAN WANITA HAMIL.

    4.) ROSAK.

    5.) TAK BOLEH SELAM.

    6.) MOST LARGEST RASUAH.

    7.) HUTANG.

    BalasHapus
  23. PESAWAT SAWIT = A $919 million contract was signed between KAI and the Malaysian Ministry of Defense for the supply of the FA-50 light combat aircraft. According to the contract, deliveries of the aircraft should begin in 2026.
    On the other hand, South Korea aims to sell another 18 FA-50s to Malaysia in the future. Malaysia announced that at least half of the payment would be made in palm oil
    -
    KAPAL SELAM SAWIT = The government in 2002 sealed an RM3.7 billion deal to buy three French submarines - two new Scorpene-class submarines and an overhauled ex-French navy submarine, the Agosta 70.
    Under the deal, France would buy RM819 million’s (€230 million) worth of Malaysian palm oil, RM327 million (€92 million) of other commodities, and invest RM491 million (€138 million) for training and technology transfer to local firms here.
    -
    TANK SAWIT KARET = In 2003, the government acquired 48 units of the PT-91M tanks from Poland and six units of armoured recovery vehicles, five units of armoured vehicle-launched bridge, three armoured engineering vehicles, defence technology transfer, and training courses lasting between three weeks and six months for 128 army personnel in Poland.
    Payment for the purchase includes 30 percent of direct off-set in the form of training and technology transfer and 30 percent of indirect off-set in commodities like palm oil and rubber.
    -
    HUTANG NEGARA RM 1.5 TRILLION
    HUTANG 1MDB RM 18.2 BILLION
    TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
    -
    2024 HUTANG JATUH TEMPO = The federal government's debt is expected to be fully settled in 2053 if no new loans were to be taken to finance the deficit and to refinance maturing debts from 2024 onwards, said the Finance Ministry (MoF)
    -
    100% TIDAK BAYAR HUTANG 2023 = “Kalau dikira daripada peratus, (hutang) 82 peratus daripada KDNK (Keluaran Dalam Negara Kasar) dan untuk hutang kerajaan persekutuan sudah mencecah 60.4 peratus. “Ini bermakna bayaran khidmat hutang banyak…hanya membayar faedah bukan bayar hutang tertunggak,” kata Anwar lagi
    😝HUTANG BAYAR HUTANG😝

    BalasHapus
  24. kita adalah first kastamer T-50i golden eagle di dunia beli pake duit CASH haha!πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

    sementara ada tetangga SHOPPING LCA murmer aja Sulit maunya BARTER...
    yaa ngantri paling buncit yak, tunggu dipanggil haha!😡‍πŸ’«πŸ˜΅‍πŸ’«πŸ˜΅‍πŸ’«

    BalasHapus
    Balasan
    1. https://images.app.goo.gl/2PQdWMqcP9z4eamm7

      https://www.indomiliter.com/serupa-tapi-tidak-sama-ini-perbedaan-antara-t-ta-50-golden-eagle-dan-fa-50-fighting-eagle/

      T-50i apa FA-50 versi basic? Soalnya T-50i asli Korea berbeda sama punya kita dari bentuk visual πŸ˜‚

      Hapus
    2. Versi FFBNW. Waktu datang, bagian radar diisi ballast dan gun port ditutup.

      Hapus
    3. tergantung pas kastem awal, dibuntut ituw spertinya IFF
      golden eagle kita uda diapdet rada & pasang meriam..otomatis kemampuannya naik ke level TA-50i haha!😎😎😎

      Hapus
  25. KSAL: Kemungkinan Ada Tambahan Kapal Selam dari Negara Lain Setelah Scorpene
    ------

    lha baruw maren teken kontrak skorpeng EVO,
    apa gak kasian jiran kesayangan KL, makin PANIK warganyet khan haha!🀭🀭🀭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nagapasa EV aka Nagapasa batch 2 ✌️

      Hapus
    2. Masih kerja sama dengan Hanwha Ocean (ex-DSME) atau pilih partner lain?

      Hapus
    3. Dg hanwa doooong....kan sekarang berlanjut kerjasama ORE dg hanwa utk memastikan kesiapan operasional kasel Nagapasa class πŸ˜€πŸ’ͺ

      Hapus
    4. Tetap ama Koryo dg CBG-EV nya bro πŸ’ͺ

      Sebab kalo dg TKMS pastinya mereka akan "memaksakan" produksi nya di Jerman lantaran tkms baru selesai ngebangun fasilitas produksi baru ☝️

      Dan tidak itu saja.....RI sudah berinvestasi cukup besar dlm proyek CBG/NPS yg masih on-progress.

      Kita belum dapat ilmu yg lengkap sesuai roadmap pengembangan CBG aka NPS class.....tidak semata soal produksi dan skill PAL saja tapi juga skill, knowledge, SOP dan sharing expertise antara AL Sokor dan TNI AL dalam hal operasional, taktik dan teknik kapal selam

      Hapus
    5. berhubung guwe gak ikutan nego ama kpop, cmn bisa komeng
      kerjasamanya bisa lanjut bisa gak hahah!🀭🀭🀭
      pertanyaan lagi, emang harus yak semua kasel dibikin lokal?
      ingat, masih ada skorpeng yg masa produksinya 7-9 tahun
      makanya guwe nanya maren, emang bisa langsung jalan 2 proyek, eh 3 sama apgred 3 bijik Nagapasa? mo parkir diimane lontongnya haha!😡‍πŸ’«πŸ˜΅‍πŸ’«πŸ˜΅‍πŸ’«
      berkaca dr proyek matra laut lain FMP, kemhan ampe kontrak FREMM & PPA di negeri pizza, dengan alasan waktu
      kalo pun ksal sebut kmungkinan ada lagi kasel dr negara lain..
      peluang impor sangat terbuka okeh ocehπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ

      Hapus
    6. Dilihat dr pemilihan Scorpene EV yg full LIB sudah menunjukkan kalo sistem AIP terlalu mahal, ribet dan kurang efektif utk dioerasikan AL....walopun dia punya banyak keunggulan

      Dari sini terlihat peluang U-214/212 sudah tercoret....karena sistim AIP nya

      Hapus
    7. EVO keules..EV mah kyk wuling om haha!🀭🀭🀭
      eiittt baca lagi:
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/08/fincantieri-targetkan-indonesia-memesan.html?m=1

      Hapus
    8. Kan mereka yg narget..... duit-duit kita bebas mo dibekanjain kemana πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
    9. eittt ituw U212 NFS LiB, dan ksal uda ke itali jgk haha!πŸ€—πŸ€—πŸ€—

      Hapus
    10. Semua kasel produksi Jerman/Itali/Swedish juga pake LIB....malah dikombinasi dg AIP

      Malahan LIB yg dipake Naval grup dan TKMS buatan satu pabrikan πŸ‘‰πŸ‘‰ SAFT

      Kalo Itali pake LIB produksi lokal

      Hapus
    11. bagus khan...jd welkome haha!πŸ‘πŸ‘πŸ‘
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMZ-OEatf0t1ox-ly2qH-chx9oYm4nUVhpqne1FyKLgDzorPY0J4NjG1q0dQf7uD0h2g_ZSBv4TnYItA1V_JUqeJtPXlpN4kg-MRhQZiXvyVRDjoJh9lEeDLPX_bTYnHAjg6iEHAySr0GyVR_B4zsZS_Hm167XSFPXcNRvKhqUrOUjO_4BULm6Xe5HbOA/s577/Type%20212%20NFS.jpeg

      Hapus
  26. jurus BAHAGIA...SHOPPING TERUSZ TIADA HENTI,

    jurus IRI, NGAMUKπŸ”₯ macam sbelah tuch, akibat tak SHOPPING ama kena Prenk haha!πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahagia darimana om .... 2924 jatuh tempo hutang sementara hutang yang bayar hutang minta di bayar wkwkwkkw

      Hapus
    2. makanya seblah NGAMUK haha!🀣🀣🀣

      Hapus
  27. Balasan
    1. Perawatan KS nuklir mahal pake banget

      Hapus
    2. Kl sekarang belum mampu duitnya om mau Kasel Nuklir. Bisa2 satu periode kepangkatan itu temen2 TNI AL gak gajian + THR kl dipaksakan utk kasel nuklir....πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  28. Eeeiiit.....jangan lupa ya, PT REPUBLIK PALINDO asal Batam sudah sudah tandatangan MOU dengan DRASS GALEAZZI ( Italia) untuk membuat kapal selam DG 550 kelas Midget plus AIP tuuuh πŸ™‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduuuuuh sayang kalo dilanjut soalnya PAL dan bppt udah lama ngembangin teknologi midget sendiri

      Lebih baik midget desain dalam negri ini dilanjut dg mengadopsi batre Li-ion biar seragam sama Scorpene EV dan NPS class

      Kemahalan bro, beli AIP hanya buat midget

      Hapus
  29. Kemungkinan tentu Midget Submarine atau Cangbogo bach 2 diteruskan tuh πŸ™‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jgn deh cbg, kerusakan mereka gak tanggung jawab. Gak berani kasih jaminan mampu nyelas sampai sekian ratus meter

      Hapus
    2. Kata siapa bro.......@arek Surabaya

      405 sudah operasional lagi.....403 on progress perawatan, dan 404 nunggu giliran

      Korsel itu udah jauh lompatan teknologi kasel nya......mungkin masih ada yg merasa inferior dg bangsa Eropa kek nya

      Hapus
  30. Kabarnya SCORPENE EVOLVE jadi kapal selam tercanggih di ASEAN nantinya yaaa ? πŸ€”

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih canggih punyake singapur doooong

      Hapus
    2. Lebih canggih di mananya dg punya Singapura ?

      Hapus
    3. Otomatisasinya, kru sedikit, kemungkinan pake AI dan AIP tentunya

      Hapus
    4. Kecanggihan itu relatif

      Kasel yg lebih canggih, tapi kalo kita kerepotan utk mengoperasikan bisa jadi batu sandungan di kemudian hari

      Tapi bagi yg mau dan mampu ...maka kasel yg lebih canggih akan jadi pilihan utama

      Hapus
  31. Beli KSS III dr korsel..ada VLSnya...malon tambah kepanasan...hahaha

    BalasHapus
  32. Nanti tentu ada kapal selam tanpa awak untuk TNI AL πŸ™‚

    BalasHapus
  33. gue setuju TINGGALKAN DESIGN KAPAL SELAM JAMAN DULU U-209 era taon 1970-an yang mana dipakai sebagai varian DSME209 NAGAPASA CLASS.


    UNTUK DIGANTIKAN DENGAN DESIGN era taon 2000-an seperti U-212 atau U-214 .

    SUDAH WAKTUNYA, KEMHAN INDONESIA MEMILIKI DESIGN KAPAL SELAM TERMUTAKHIR SESUAI JAMAN NOW dengan pilihan U-212 class atau U-214 class dengan bersumber produksi pada:

    >>>>>> TKMS GERMAN : U-212CD / U-214 / U-216
    >>>>>> FINCANTIERI ITALY : U-212 NFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. NPS aka CBG class ibarat F-16 viper bro..... bodinya boleh era gen 4 tapi jeroannya udah sepadan F-35 πŸ˜€

      Dan yg lebih penting itu aspek pengawakan serta pemeliharaan nya

      Kenapa akhirnya pilih Batre Li-ion dibanding AIP....ini menunjukkan kemampuan OPTIMAL kita (bujet, fasiltas dll) kita itu memaintain aset tsb

      Hapus
    3. Menhan kecewa dg cbg, makanya nggak dilanjutkan

      Hapus
    4. Iya Om...jika disinonimkan adalah seperti itu design F-16 tapi intall teknologi terbaru mulai generasi F16 A/B block1/5/10 , F16 block 15, F16 block20, F16 block 25, F16 C/D block 30/32, F16 block 40/42, F16 block 50/52, F16 E/F block 60/62, dan saat ini F16 block 70/72 Viper.

      harapan gue Om....design nya diganti untuk naik kelas era design mutakhir pakai design U-212 / U-214 /U-216 untuk TNI AL
      >>> ber-AIP dan/atau ber-Lithium ion Battery menyesuaikan KEMAMPUAN ANGGARAN NEGARA untuk PROCUREMENT DAN MAINTENANCE AND REPAIR selama MASA MANFAAT MEMAKAI ASSET KAPAL SELAM TERSEBUT disamping itu ada DEAL TRANSFER PENGETAHUAN DAN TRANSFER TEKNOLOGI UNTUK PT. PAL dari SUB SYSTEM KAPAL SELAM.


      Hapus
    5. Dg memilih Scorpene EV (full batre Li-ion) ini menunjukkan kalo sistem AIP terlalu mahal, rumit dan merepotkan bagi Matra pengguna.....dari sini terlihat kalo U-214 family sudah tercoret dari daftar belanjaan kapal selam

      Sementara NPS aka CBG-improved justru berpeluang lanjut karena bisa mengadopsi full batre Li-ion

      Hapus
    6. Om Smili ...jika itu In-line decision oleh Kemhan Indonesia dengan berpegang pada kemampuan anggaran procurement dan operasional termasuk maintenance and repair maka setelah AKUISISI SCOPENE EVOLVED diesel - electric ber-Lithium ion Battety , itu
      PROBABILITAS KEMHAN INDONESIA untuk AKUISISI KAPAL SELAM dari Sumber Produsen LAIN SEPERTI GERMAN/ITALY/KOREA SELATAN/JAPAN (taigei class submarine) akan menuntut STANDAR MEMAKAI LITHIUM ION BATTERY.

      Bisa jadi itu ya dioptimalkan SISA ANGGARAN UNTUK instal VLS pada Kapal Selam tersebut atau intal TEKNOLOGI SENJATA KAPAL SELAM lainnya yang bersifat STRATEGIS dengan sifat Pemukul / Penghancur Obyek Strategis.


      Apapun itu pertimbangan COST-BENEFIT DAN BEST VALUE OF MONEY UNTUK AKUISISI KAPAL SELAM SELANJUTNYA....Gue ikut ama PUTUSAN KEMHAN INDONESIA karena SIFAT STRATEGIS KEBERADAAN KAPAL SELAM TNI ALdalam menjaga Kedaulatan Indonesia dan Kepentingan Nasional Indonesia serta BISA mengimbangi kekuatan kapal selam milik TETANGGA2 ASEAN dan AUSTRALIA.

      kedua terpenting adalah INDONESIA mendapatkan TRANSFER PENGETAHUAN DAN TRANSFER TEKNOLOGI DI PT. PAL dari Pabrikan Kapal Selam Dunia yang TERPILIH KONTRAK EFEKTIF nya.

      Hapus
  34. harapan netizen INDONESIA kepada KEMHAN INDONESIA SECARA SIMULTAN AKUISISI ASSET BRAND NEW DARI GERMAN ATAU ITALY dengan basis instal proyeksi teknologi kapal selam era 2020-an ke depan baik dengan design kapal selam diesel - electric U-212 atau U-214 atau U-216 dengan AIP dan / atau Lithium ion Battery atau kombinasi keduanya.

    bilamana anggaran tersedia lebih boleh itu diberikan instalasi VLS 8-10 cell.

    BalasHapus
  35. Mungkinkah keluarga Kilo....?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan, U 212 NFS, Minggu kemaren dibahas sekalian dengan Fremm

      Hapus
    2. Saya ngarepnya typhoon class πŸ˜ƒ
      Luas gede bisa main futsalndi dlm

      Hapus
  36. Kalo bener : CBG-improved > NPS EV = mutant super.

    Trus rudalnya pake opo?

    BalasHapus
  37. CHUNMOO 3 CM/SLCM (SUBMARINE LAUNCH CRUISE MISSILE) 400-3000 KM

    HYUNMOO 4.4 SLBM (SUBMARINE LAUNCH BALLISTIC MISSILE) 500 KM


    Speednya : mach 4-5

    BalasHapus
  38. Pake Exo bisa, pake harpoon ayo....kan sing pusing si Kongsberg sing gawe CMS se...awake Dewe gari dawuhπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

    BalasHapus
  39. Bungkus Om....Sudah Waktunya INDONESIA memiliki senjata pemukul strategis .

    BalasHapus
  40. Silahkan ngoceh membual lon semaumu hahah
    Rasanya saya tahu negara mana yg nawarin kapal selam lain
    Just wait n see

    BalasHapus
  41. Bungkus ! Sing pedes mercon menyala karet nya 2

    BalasHapus
  42. Malon Scorpene bau Mayat Altantuyya...

    BalasHapus
  43. Kalau berita ini benar TNI Al kita pesan LG Kasel betul2 pengsan si gempurwaria dan fans boy militer malon kjang2 gak karuan dan akhirnya menangis Kat jamban atau di bucu katil..Logika blum ilang shock pembelian ppa thoun drevel + lemes LG pesanan kita Scorven evolved version Tercanggih..+ mesen LG yg bukan Kaleng2..🀣😜😜🀭😁

    BalasHapus
  44. Teknologi Full Lithium ion katanya bisa membuat kapal selam nyelam 80 hari dan hanya butuh 2 hari buat ngecas, kemampuan ini hanya bisa dikalahkan oleh Kasel Nuklir kata:
    https://www.defencexp.com/will-india-opt-for-scorpene-evolved-submarines/#:~:text=The%20lithium%2Dion%20technology%20is,the%20vessel%20is%20in%20transit.

    Sementara kata media militer lokal cuma 12 hari nyelam, yg bener yg mana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Telah disebut spek kasel Indonesia itu "Hunter Killer", menimbang ancaman kasel bertenaga nuklir Selatan dan Utara. Jadi spek Evo disesaikan kontra ancaman di atas hingga mampu menyelam 80 hari menjelajah bawah laut.

      Hapus