07 April 2024

PT PAL Indonesia Pastikan Fasilitas Siap Wujudkan Produksi Mandiri Kapal Selam

07 April 2024

Kompleks galangan kapal PT PAL Surabaya (photo: PAL)

Surabaya – PT PAL Indonesia telah resmi menandatangani kontrak pembangunan kapal selam bersama mitra strategis global dari Perancis yaitu Naval Group pada 28 Maret 2024. Langkah ini sekaligus menjadi tolak ukur kesiapan fasilitas produksi kapal selam di PT PAL Indonesia.

Rencana pembangunan 2 unit kapal selam ini nantinya akan dikerjakan di fasilitas kapal selam PT PAL Indonesia yang melibatkan engineer Indonesia. Sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mampu membangun dan melakukan MRO Kapal Selam, proyek ini akan menjadi proyek pertahanan unggulan karena prosesnya dilakukan sepenuhnya di Indoneisa, menandai langkah penting dalam kemandirian industri pertahanan negara.

Untuk mendukung penguasaan teknologi pertahanan, PT PAL Indonesia menerima tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) pada APBN Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp.1,28 triliun. Sesuai PER-1-MBU-03 2021 Pasal 2 Ayat 2, bahwa peruntukan penambahan PMN digunakan untuk melaksanakan penugasan pemerintah kepada BUMN. Dana ini akan digunakan untuk melengkapi fasilitas hanggar kapal selam, dalam rangka penguasaan teknologi kapal selam secara whole local production (WLP).

Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 tahun 2015, PT PAL Indonesia mendapatkan PMN senilai Rp1,5 triliun melalui APBN 2015 yang ditujukan untuk penyiapan peralatan, fasilitas pembangunan, dan pemeliharaan kapal selam.

Fasilitas produksi kapal selam untuk pekerjaan joint section (photo: PAL)

Pengembangan Infrastruktur Kapal Selam bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas PT PAL dari sebelumnya mampu melaksanakan joint section menjadi mampu melaksanakan whole local production. Maka, selaras dengan tujuan tersebut pemenuhan fasilitas kapal selam pun diperlukan melalui dukungan PMN APBN TA 2021 untuk meningkatkan kemampuan dalam membangun kapal selam. Adapun berbagai fasilitas yang tersebut, di antaranya:

Fasilitas Subfactory Workshop yang terdiri dari beberapa bengkel, seperti Glass Reinforced Plastic (GRP) shop untuk membuat material composite pada suatu bagian di kapal selam yang tidak menerima water pressure, Blasting painting shopuntuk melakukan proses blasting dan painting part part kapal selam dan sejumlah workshop penunjang lainnya.

Kemudian, shiplift sebagai fasilitas docking dengan spesifikasi penggunaan teknologi modern yakni electrical motor memiliki kemampuan utama angkat-angkut baik dalam menaikkan maupun menurunkan kapal, di sisi lain fasilitas ini memiliki peran penting untuk menunjang operasional teknis produksi kapal selam.

Tak kalah penting, saat ini juga akan di bangun Torpedo & Electronic Workshop yang berfungsi untuk melakukan proses pekerjaan yang terkait kelistrikan, elektronika, sistem komunikasi dan senjata kapal selam.

Fasilitas kapal selam untuk pekerjaan whole local production atau produksi keseluruhan kapal selam secara lokal (photo: PAL)
 
“Kita semua memahami bahwa salah satu aspek penting dalam mencapai kemampuan pembangunan dan penguasaan postur Alusista yang ideal khususnya di sektor pertahanan adalah dengan melalui peningkatan fasilitas, sarana, prasarana yang dimiliki oleh industrinya, sehingga Industri secara konkret dapat memberikan jawaban atas permintaan kebutuhan pemenuhan pertahanan kita”, ujar Sekretaris Perusahaan PT PAL Indonesia, Edi Rianto.

Dana PMN tersebut akan mendukung perwujudan Whole Local Production, sesuai dengan visi Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, untuk memproduksi Kapal selam 100% buatan Indonesia. Dengan demikian, PT PAL Indonesia terus berupaya memenuhi kebutuhan alutsista TNI AL

Di samping itu hal ini dapat menjadi multiplier effect terhadap kemajuan indsutri dalam negeri serta mampu meningkatkan kondisi sosial tingkat daerah hingga nasional. Semakin tinggi total asset kinerja keuangan PT PAL, maka semakin memungkinkan terjadinya multiplier effect terhadap peningkatan angka kesejahteraan dan produktivitas Masyarakat khsususnya di Jawa Timur.

Tentang PT PAL Indonesia: PT PAL Indonesia merupakan perusahaan manufaktur bidang maritim terbesar di Indonesia. Kami memiliki keunggulan bisnis pada kapabilitas rancang (desain) bangun kapal perang, kapal niaga, dan rekayasa umum (general engineering). Selain itu, kami juga terbilang andal dalam pemeliharaan & perbaikan (harkan) serta overhaul produk-produk maritim baik kapal perang, kapal selam, kapal niaga, serta general engineering produk energi dan elektrifikasi.

36 komentar:

  1. Alhamdulillah.......Aman...

    ========

    BalasHapus
  2. KD Ganas 51 tahun baiknya di torpedo saja.
    Bisa buat rumpon ikan dan lebih bermanfaat

    BalasHapus
  3. Industri Alusista kapal selama menuju kemandirian terima kasih tuhan akhirnya bisa terwujud 🙏🇮🇩

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. RM 11.2 BILLION = The cost of the LCS project is now RM11.2 billion. It must be noted from that RM11.2 billion, Lunas or the former BNS used around RM1 billion to pay its debts and to upgrade the facilities for the LCS project. And not a single ship has been delivered yet.
    -
    PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the Malaysian Navy in 2004 and complete the delivery in 2007. Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft. But only two of the barely operational patrol boats had been delivered by mid-2006.
    -
    2024 DETAIL DESIGN NOT COMPLETED. = Defence Minister secretary-general DS Khaled Nordin told Parliament on March 12 as the detail design has not been completed. The detail design is only expected completed either in June or July, instead of next May
    😝PSC > BNS > LUNAS = Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats😝

    BalasHapus
  6. YA DARI NAGAPASA PROJECT
    SUDAH MANDIRI & DI DOCK PT PAL SURABAYA.
    MASA AMNESIA !

    BalasHapus
    Balasan
    1. MRO JUGA SUDAH CAKRA 401 ITU PRODUCT REFURBISH PT PAL DI FASLITAS DOCKNYA , SEPERTI JUGA NAGAPASA ,

      LUCU TIDAK MAU AKUI NAGAPASA ,ALERGI INDONESIA & KOREA
      APA KOREA UTARA YA , CUBA , RRC DST KONGSINYA ,JADI MAKIN CURIGA NIH

      Hapus
    2. POTENSINYA INGIN DISEBUT KONGSI KORUT , RRC , CUBA DST ,
      BENAR² MAKIN ANEH !.


      PROJECT NAGAPASA PROJECT KEMANDIRIAN NKRI YANG DI JALANKAN PT PAL SURABAYA & PRODUCTNYA SUDAH TERBUKTI JUGA MEMBAWA NKRI JADI PUNYA PRODUSEN KAPAL SELAM PERTAMA DI ASIA TENGGARA.

      PT PAL INI ANEH TIDAK MEMBELA DIRI ,BENAR BERUBAH FASILITAS DOCK NYA BUKTIKAN PT SEBAGAI PRODUSEN KAPAL SELAM ,MENGAPA JADI AMNESIA & DI CUCI UNTUK HANYA SCORPENE & SCORPENE MEMANGNYA AMNESIA & BUANG² UANG NEGARA SEPERTI KORUP DI KEMHAN RI ,
      NGAK LUCU SEKALI !

      Hapus
    3. Sales ginseng mabok kecubung .....

      Hapus
    4. MO BELI KS PERANCIS KOK DISEBUT KONGSI KORUT, RRC, CUBA
      BENAR2 MAKIN ANEH

      Hapus
    5. @tsetow >>>> puasa ramadhan baru jalan tengah hari....elo udah NGIBUL GAK KARUAN.....
      ...BURUAN ISTIGHFAR SONO.....

      GUE aja DUKUNG PROJECT SCORPENE EVOLVED BATCH 1 = 2 UNIT DI PT. PAL.

      GUE tunggu berita FIRST STEEL CUTTING SCORPENE EVOLVED di PT. PAL.

      GUE malah setuju KEMHAN INDONESIA MEMILIH DESIGN BARU DARI JERMAN / ITALY SEKELAS U-212/U-214/U-216 sesuai dengan EVOLUSI GENERASI TEKNOLOGI DESIGN LAMBUNG KAPAL SELAM.

      Hapus
    6. @TsetoW Orang ODGJ....
      Bilang sudah mandiri. MANDIRI OTAK ELOE yg isinya TAIK
      PT.PAL itu masih dilevel tukang jahit. Belum mandiri. Emang sudah bisa bikin mesin sendiri, sonar sendiri, periskop sendiri, torpedo sendiri, Missiles sendiri ? Jawabnya BELOOOOMMM wahai TsetoW si OTAK TAIK.
      Meski belum mandiri, tapi di Asia Tenggara baru PT. PAL yang bisa merakit kapal selam. Singapore aja masih jauh dikatakan bisa. Apalagi MALON....😁😁😁
      Khusus MALON itu negara masih di Level DUNGU Bin IDIOT.

      Hapus
  7. KD Ganas Rongsok Ompong 51 tahun, cukup di kagetkan dengan kemunculan Scorpane evolved langsung stroke karam

    BalasHapus

  8. Galang LUNAS dan destiny semakin jauuuh tertinggàl...

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Apapun alasan TOT kek..jgn smp penyakit akut bangsa ini adlh mental korup...jd klo virus mental korup ada di kemenhan dan institusi penjaga kedaulatan ...siap2 we gagal..bhkan bs mnjd negara gagal ..webab sering denger klo proyek strategis sering jd bancakan pejabat2 di temen2nya PS...

    BalasHapus
  11. YUUUUUKKKK....FASILITAS KAPAL SELAM PT. PAL semakin dikembangkan MAKSIMAL untuk MEMBANGUN 2 UNIT KAPAL SELAM SCORPENE EVOLVED. batch 1 = 2 unit.

    GUE tunggu nich kabar berita FIRST STEEL CUTTING KAPAL SELAM SCOPRNEN EVOLVED DI PT.PAL Surabaya.


    untuk ALAT SARANA MESIN PRODUKSI SUB SYSTEM KAPAL SELAM LAINNYA YANG BELUM DIMILIKI PT. PAL....semoga KEMHAN INDONESIA MENAMBAH FASILITAS MESIN PRODUKSI SUB SYSTEM AGAR TINGKAT KANDUNGAN DALAM NEGERI / TKDN MENINGKAT BERTAHAP.

    dari info media massa online bahwa ada 7 mesin Alat Produksi Sub System Kapal Selam yang belum dimiliki PT. PAL. Semoga KEMHAN INDONESIA segera membelikan secara BERTAHAP MESIN PRODUKSI SUB SYSTEM KAPAL SELAM buatan Prancis/Jerman/Japan.

    BalasHapus
  12. Lah jadi yang konon sudah pandai buat kapal selam IKAN DOLFIN BERNAFAS tu bagaimana...? 🤣🤣🤣🤣

    GORILLA kalau MEMBUAL memang seram

    BalasHapus
    Balasan
    1. RM 11.2 BILLION = The cost of the LCS project is now RM11.2 billion. It must be noted from that RM11.2 billion, Lunas or the former BNS used around RM1 billion to pay its debts and to upgrade the facilities for the LCS project. And not a single ship has been delivered yet.
      -
      PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the Malaysian Navy in 2004 and complete the delivery in 2007. Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft. But only two of the barely operational patrol boats had been delivered by mid-2006.
      -
      2024 DETAIL DESIGN NOT COMPLETED. = Defence Minister secretary-general DS Khaled Nordin told Parliament on March 12 as the detail design has not been completed. The detail design is only expected completed either in June or July, instead of next May
      😝PSC > BNS > LUNAS = Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats😝

      Hapus
    2. Iri tuh. Yg sudah ada blue print tapi masih salah potong. Ha ha ha ha ha hasil kerja insinyur crrdasss beruk

      Hapus
    3. Di berita KD Ganas Gempork gak nongol malu yah? Melempem kayak kerupuk kesiram air. wk.wk.wk bual dong Pork biar bikin gelak.

      Hapus
  13. 93% Fasilitas Produksi PT. PAL siap untuk memproduksi KAPAL SELAM SCOREPENE EVOLVED.

    LANJUTKAN KE TAHAP BERIKUTNYA YAITU:

    >>>> FIRST STEEL CUTTING DI PT.PAL

    kutipan:
    Pada tanggal 21 Maret 2024, PT PAL mengatakan hingga 93% dari fasilitas yang ada dapat digunakan untuk mengembangkan Scorpene dan kontrak sebenarnya dapat segera ditandatangani.

    https://suarapalu.com/indonesia-semakin-dekat-dengan-kesepakatan-kapal-selam-scorpion-evolved/

    BalasHapus
  14. Nah.... Beruk cerdas sedunia akherat sudah nongol.

    BalasHapus
  15. GO...GO...GO...FIRST STEEL CUTTING SCORPENE EVOLVED DI PT PAL SURABAYA

    BalasHapus
  16. Apa nii woeeiiy...🤣🤣🤣

    “KD Ganas: 51 Tahun Tetap Gagah Membelah Samudera"

    BalasHapus
  17. Mimin memang sengaja nih. Abis berita KD USANG terus angkat berita kesiapan PAL bikin KS.
    Auto kebanting lah ....

    BalasHapus
  18. Si beruk MALON makin KEPANASAN... Hahahahahahah


    Bns MALON makin banyak HUTANG... Wkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  19. KD GANAS


    GANAS SANGAT= SEBAB MEMBAWA TETANUS SUPER GANAS


    😂😂😂

    BalasHapus
  20. Dari namanya bikin seram KD Ganas seperti ada Tomahawk nya, ga taunya kapal Rongsok sampah tua lapok 🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  21. Gempur tidak akan paham dgn industri kapal selam,,bina kapal permukaan saja mereka tidak on time delivery apalagi bina kapal selam,,belum sampai ilmu mereka🤭

    BalasHapus