24 Januari 2026

SF260FH Number 029 Back Into Service

24 Januari 2026

SF260FH Number 029 training aircraft (photo: PAF)

The 410th Maintenance Wing headed by BGEN JOSE BONIFACIO F CALUB PAF conducted a Blessing and Turn-over Ceremony for the SF260FH Nr 029 upon the successful completion of its scheduled 3,000 hour inspection. The ceremony was held at Bay 1 Hangar, 410th Maintenance Wing, Clark Air Base (CAB) on 22 January 2026. The said activity was graced by the Commander Air Logistics Command (ALC), MGEN DENNIS G ESTRELLA PAF who served as the Guest of Honor. 

The ceremony serves as the formal and ceremonial acceptance of the completed aircraft project by the end-user. The Commander, Air Education and Training Command (AETC), MGEN JESUS NELSON B MORALES PAF and the Acting Group Commander, 440th (AMG) LTC RYAN JOSEPH MAGBOHOS PAF attended the activity and officially received the SF260H Nr 029. 

This event highlights the 410th Maintenance Wing’s technical proficiency and unwavering commitment to ensuring aircraft safety, reliability, and operational effectiveness in support of Philippine Air Force objectives. It likewise exemplifies the strong collaboration between the Air Logistics Command (ALC) and the Air Education and Training Command (AETC) toward the quality and sustainment of operational readiness in the accomplishment of the PAF mission.

(PAF)

KRI Prabu Siliwangi-321 Jalani Uji Tembak Meriam Perdana

24 Januari 2026

Uji coba penembakan meriam Sovraponte 76 mm (photos: TNI AL)

KRI Prabu Siliwangi-321 melaksanakan penembakan perdana Meriam Sovraponte 76 mm dalam rangka pelayaran uji coba structural firing sebagai bagian dari rangkaian sea going lanjutan atau uji coba tahap lanjut, Kamis (22/1). Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kekuatan struktur kapal, integrasi sistem senjata, serta memastikan seluruh sistem mekanis dan elektrikal berfungsi sesuai dengan spesifikasi teknis.


Penembakan perdana tersebut merupakan tahapan penting dalam proses uji coba kapal perang, di mana respons struktur kapal, tingkat getaran, dan stabilitas platform senjata diamati secara menyeluruh. Evaluasi ini dilakukan untuk menjamin keselamatan awak kapal serta efektivitas sistem persenjataan saat kapal memasuki tahap operasional selanjutnya.


Selain pelaksanaan structural firing, pada pelayaran uji coba ini juga dilaksanakan uji coba peran sekoci guna menguji kesiapan sistem penurunan dan pengoperasian sekoci. Melalui rangkaian uji coba tersebut diharapkan kesiapan personel pengawak KRI Prabu Siliwangi-321 semakin bertambah guna memasuki tahapan operasional berikutnya, serta mampu mendukung tugas-tugas TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perairan nasional.

(TNI AL

Final Guardian-Class Patrol Boat Launched

24 Januari 2026

Hull 544 the final Guardian-class Patrol Boat (photo: Austal)

We're proud to announce the successful launch of Hull 544 — the final Guardian-class Patrol Boat contracted for construction under the Pacific Patrol Boat Replacement Project (SEA3036-1) for Defence Australia.

The launch marks a significant milestone in the (now) 24 vessel program that began in May 2017 with the plate cutting on the first Guardian, HMPNGS Ted Diro; and has seen 22 vessels delivered to date, to support maritime security across the Pacific.

Every Guardian-class Patrol Boat constructed by Austal here in Henderson Western Australia reflects the skill, dedication and resilience of our #team and our supply chain and industry partners. 

Through challenges and change, we have worked collaboratively to refine processes, strengthen capability and establish a highly efficient steel shipbuilding production line.

23 Januari 2026

ST Engineering Membawa Terrex S5 Amfibi di DIMDEX 2026

23 Januari 2026

Terrex amfibi telah diproduksi 200 unit di Kazakhstan (photo: Jane’s)

ST Engineering Singapura memperkenalkan kendaraan tempur infanteri (IFV) amfibi Terrex S5 di pameran pertahanan DIMDEX yang diadakan di Doha, Qatar, dari 19 hingga 22 Januari 2026.

Terrex S5 memiliki panjang 8,3 m, lebar 3 m, dan tinggi 2,7 m tanpa senjata yang terpasang di atas. Kendaraan ini dapat membawa muatan 13 ton dan memiliki awak sebanyak 12 orang, menurut perusahaan tersebut.

Lin Xiaoning, insinyur utama senior di pusat rekayasa terintegrasi ST Engineering untuk sistem pertahanan darat, mengkonfirmasi kepada Janes di DIMDEX 2026 bahwa varian amfibi yang dipamerkan dapat beroperasi hingga kondisi laut tingkat 3.

Hal ini sebelumnya telah dinyatakan oleh ST Engineering pada Desember 2024 ketika mereka menandatangani perjanjian kemitraan dengan Kazakhstan Paramount Engineering (KPE) untuk memasok kendaraan lapis baja amfibi 8×8 baru, berdasarkan desain Terrex 2, kepada militer Kazakhstan.

Sebanyak 200 kendaraan Terrex amfibi diproduksi di bawah kemitraan dengan KPE tersebut, kata Xiaoning, dengan memodifikasi kendaraan yang sudah ada daripada membangunnya dari awal.

Kit renang yang diterapkan pada Terrex s5 mencakup dua baling-baling di bagian belakang, memungkinkan kendaraan tersebut untuk melaju dengan kecepatan 8–10 km/jam di dalam air. Sistem penggerak air, sistem daya apung, kontrol penggerak, dan peralatan terkait berarti bahwa lapisan pelindung S5 harus dikurangi dari level 6 pada varian standar (non-amfibi) seberat 35 ton.

Dengan berat 32 ton, S5 amfibi memiliki perlindungan energi kinetik NATO STANAG 4569 level 4 (KE4) dan perlindungan ledakan ranjau level 4a dan 4b (MB 4a/4b).

Presentasi Pengadaan Military NVG (Night Vision Google) DTS-18 Gen 3+ Monocular

23 Januari 2026

Military NVG DTS-18 Gen 3+ Monocular (photo: Kemhan)

Direktur Materiil Ditjen Kuathan Kemhan Brigadir Jenderal TNI Sugeng, H.Y memimpin Rapat Presentasi Pengadaan Military NVG (Night Vision Google) DTS-18 Gen 3+ Monocular oleh PT. Magnus Teknologi Inovasi di Ruang Rapat Lantai 6 Gedung D.I. Panjaitan Ditjen Kuathan Kemhan Jalan Tanah Abang Timur No.7 Jakarta Pusat. 

Turut hadir Pejabat Kemhan dan Pejabat Mabes TNI di Jakarta. Kamis, 8 Januari 2026.

MINDEF Sets Minimum 30% Local Content In Every Defense Acquisition

23 Januari 2026

7 National Defence Projects priorities (infographic: MY Mindef)

The Ministry of Defense announced the implementation of 7 National Defense Projects as a first step in developing local strategic capabilities.

The project includes defense satellites, armament systems, component manufacturing, radar technology, unmanned systems and defense simulators, in line with the aspirations of the country's defense industry self-sufficiency under DIPN.

The Ministry of Defense sets at least 30 percent local content as a mandatory requirement in every national defence procurement, to strengthen the capacity of local industries and reduce dependence on external parties.

(MY Mindef)

22 Januari 2026

Kerja Sama Pertahanan RI–Qatar Bernilai Rp 37,95 Triliun

22 Januari 2026

Penanda-tanganan kerjasama Republikorp-Barzan Holdings (photos: Republikorp)

JAKARTA, KOMPAS.com – Kerja sama industri pertahanan antara Indonesia dan Qatar kembali menguat setelah Barzan Holdings meneken perjanjian strategis dengan Republikorp senilai 2,3 miliar dollar AS atau setara Rp 37,95 triliun Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem pertahanan Indonesia dengan dukungan pembiayaan dan teknologi dari Qatar. Perjanjian tersebut ditandatangani dalam ajang Doha International Maritime Defence Exhibition & Conference (DIMDEX) 2026 di Doha, Qatar, pada 20 Januari 2026. Salah satu poin utama kerja sama ini adalah pembentukan perusahaan patungan atau joint venture yang akan memimpin operasional di Indonesia.

Penandatanganan dilakukan oleh Group CEO Barzan Holdings Eng. Mohamed Al Sadah dan Founder Republikorp Norman Joesoef, serta disaksikan Menteri Pertahanan Qatar Sheikh Saud Al Thani. Kerangka kerja sama ini mencakup pembaruan dan peningkatan sistem pertahanan pada ranah kemaritiman dan darat. 

Joint venture yang dibentuk diarahkan untuk mendorong program modernisasi terintegrasi berskala besar guna meningkatkan kesiapan operasional dan interoperabilitas sistem Tentara Nasional Indonesia (TNI), dengan dukungan langsung dari Pemerintah Qatar.

Fokus Modernisasi Maritim dan Darat 
Pada sektor kemaritiman, kerja sama ini mencakup integrasi sistem misi tingkat lanjut serta penerapan solusi digital generasi berikutnya. Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat keandalan dan kesiapan armada maritim Indonesia dalam jangka panjang. 

Sementara di ranah darat, kemitraan ini difokuskan pada integrasi dan peningkatan berbagai subsistem penting, mulai dari sistem persenjataan presisi hingga munisi dan platform pendukung lainnya. Upaya ini diharapkan memperkuat kapasitas pertahanan darat nasional secara menyeluruh.


Norman Joesoef menilai kerja sama tersebut tidak sekadar bernilai komersial, tetapi juga strategis bagi hubungan bilateral kedua negara. 

“Signifikansi kemitraan ini jauh melampaui akuisisi perangkat keras; ini merupakan bukti menguatnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar,” ujar Norman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/1/2026). 

Ia menambahkan, dukungan pembiayaan dan suplai teknologi dari Barzan menjadi faktor penting dalam mempercepat peta jalan teknologi industri pertahanan nasional, sekaligus meningkatkan keunggulan teknologi TNI.

Peran Industri Pertahanan Nasional 
Sebagai informasi, Republikorp selama ini berperan sebagai mitra strategis Pemerintah Indonesia dalam mendorong kemandirian industri pertahanan. 

Melalui skema perusahaan patungan, perusahaan ini melibatkan produsen dan pemilik teknologi internasional untuk membangun kapabilitas produksi di dalam negeri.

Adapun Barzan Holdings merupakan perusahaan pertahanan asal Qatar yang bertugas menjaga dan mengembangkan kapabilitas pertahanan negaranya, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset, alih pengetahuan, dan pengembangan teknologi pertahanan. 

Kerja sama dengan Indonesia ini dinilai menjadi salah satu proyek strategis Barzan di kawasan Asia Tenggara.