04 Maret 2026
E-System Solution FZ Dipilih untuk Akuisisi 24 Pesawat Latih PC-21 NG
03 Maret 2026
MISSION SUCCESS: Australian Hypersonic Pioneer Achieves First Flight
Wallops Island, Virginia, USA -- Australian hypersonic flight pioneer Hypersonix Launch Systems (HLS) has successfully completed the first flight of its DART AE hypersonic aircraft, marking a major milestone in the development of advanced hypersonic systems.
The mission, titled That’s Not A Knife, lifted off at 7pm Eastern on Friday, February 27th (11am AEDT on Saturday, February 28th) from Rocket Lab Launch Complex 2 within the Virginia Spaceport Authority’s Mid-Atlantic Regional Spaceport on Wallops Island, Virginia, aboard Rocket Lab’s HASTE launch vehicle.
The flight was conducted under the US Department of War’s Defense Innovation Unit (DIU).
Hypersonic flight refers to speeds above Mach 5, more than five times the speed of sound. Hypersonix is developing a new class of autonomous hypersonic aircraft capable of sustained flight up to Mach 12. Its flagship DART AE is a 3.5-metre autonomous hypersonic aircraft designed to validate propulsion, materials, sensors and guidance systems in real hypersonic flight conditions.
During the mission, HASTE carried DART AE to the planned deployment point in the upper atmosphere. DART AE then executed its hypersonic mission, gathering invaluable technical data for the team to analyse in the coming weeks.
Counter Landing at Cobra Gold 2026
TNI AU Bangun Satuan Radar di Bengkulu Selatan Pada April 2026
03 Maret 2026
Kecamatan Kota Manna, Bengkulu (image: GoogleMaps)
Bengkulu (ANTARA) - TNI Angkatan Udara akan memulai pembangunan satuan radar di Bengkulu Selatan pada April 2026 untuk memperkuat sistem pertahanan udara di wilayah selatan Sumatra.
"Atas nama Gubernur Bengkulu kami menyampaikan terima kasih. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan fasilitas radar di Bengkulu Selatan sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan udara," kata Wakil Gubernur Bengkulu Mian di Bengkulu, Jumat.
Menurut dia Pemerintah Provinsi Bengkulu mendukung penuh rencana pembangunan satuan radar tersebut karena dinilai strategis dalam memperkuat sistem pertahanan nasional, khususnya di wilayah udara bagian barat Indonesia.
Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Udara diperlukan agar proses pembangunan berjalan lancar sesuai jadwal serta memberi dampak jangka panjang bagi keamanan daerah.
Sementara itu, Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang Kolonel Pnb Zulkifli Arif Purba menjelaskan pembangunan satuan radar atau Satrad tersebut akan berlokasi di Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.
"Kami dari Lanud Sri Mulyono Herlambang yang salah satu wilayah teritorialnya mencakup Provinsi Bengkulu berkunjung untuk menyampaikan rencana pembangunan satuan radar. Pembangunan direncanakan dimulai pada minggu kedua April 2026 dan kami memohon dukungan dari pemerintah daerah," ujar Zulkifli Arif Purba.
Dia menyebutkan keberadaan radar itu nantinya akan meningkatkan kemampuan pemantauan dan pengamanan wilayah udara serta memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi ancaman di ruang udara Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurut dia pembangunan Satrad tersebut merupakan langkah strategis TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan udara nasional, terutama di kawasan Sumatera Bagian Selatan yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.
(Antara)
02 Maret 2026
Chief of Defence Force Visited 150 SQN in France
Uji Fungsi ROV dan AUV, Satran Koarmada II Tingkatkan Kesiapan Tindakan Perlawanan Ranjau
Military Equipment... 'Made in Thailand'
















.webp)
.webp)