24 Oktober 2026
Armada SF-260 Filipina Di-Grounded Sementara
12 Oktober 2026
Serah Terima Pesawat Cessna TNI AU
30 Agustus 2026
Kisah Pesawat Lockheed T-33 T-Bird TNI AU
30 Agustus 2026
Satu skadron pesawat Lockheed T-33 T-Bird yang terdiri dari 16 pesawat diserahkan kepada TNI AU (photos: TNI AU)Satu skadron Lockheed T-33 T-Bird resmi diserahkan kepada Indonesia sebagai penguat kemampuan pembinaan penerbang jet tempur TNI Angkatan Udara. Pesawat ini kemudian berperan penting dalam pendidikan, pelatihan, serta pengembangan kemampuan tempur, bahkan berhasil dimodifikasi menjadi pesawat bersenjata oleh insan TNI AU.
Meski telah mengakhiri masa operasionalnya pada 1980, jejak pengabdian Lockheed T-33 T-Bird tetap dikenang sebagai bagian dari sejarah kekuatan udara Indonesia dan kini diabadikan sebagai koleksi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala.
Pada 23 Agustus 1973, TNI Angkatan Udara menerima satu skadron pesawat latih jet Lockheed T-33 T-Bird di Lanud Iswahjudi, Madiun. Pesawat-pesawat tersebut diterbangkan langsung oleh pilot-pilot Angkatan Udara Amerika Serikat dalam empat gelombang yang tiba pada 17 April hingga 22 Juni 1973.
Sebagai pesawat latih, Lockheed T-33 T-Bird semula direncanakan berada di bawah Komando Pendidikan Angkatan Udara (Kodikau). Namun berdasarkan kebutuhan organisasi dan kondisi operasional saat itu, pesawat ini kemudian ditempatkan di bawah Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas).
Melalui Keputusan Kasau Nomor Kep/33/V/1974 tanggal 1 Mei 1974, Lockheed T-Bird ditetapkan sebagai pesawat untuk proficiency training bagi penerbang jet tempur serta transition training bagi penerbang yang akan mengoperasikan pesawat F-86 Sabre.
Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Pangkohanudnas Nomor Skep/A/V/1974 tanggal 10 Mei 1974, pesawat tersebut dimasukkan ke dalam unsur organik Komando Satuan Buru Sergap dengan nama Satuan Buru Sergap (Satsergap) T-33 T-Bird.
T-33 T-Bird ketika mengemban misi tempur (photo: Marsda Holki BA)
Pada tahun 1978, Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Udara berhasil memodifikasi pesawat Lockheed T-33 T-Bird menjadi pesawat yang mampu mengemban misi tempur.
Melalui serangkaian uji coba para peneliti berhasil mengintegrasikan berbagai sistem persenjataan, meliputi peluncur roket KB-13 yang menggunakan roket FFAR, bom udara serta senapan mesin kaliber 12,7mm. Keberhasilan tersebut merupakan tonggak penting dalam pengembangan kemandirian teknologi pertahanan TNI Angkatan Udara, karena mampu mengintegrasikan sistem persenjataan yang tidak termasuk dalam konfigurasi asli T-33 T-Bird.
Fungsi asalnya, pesawat T-33 T-Bird digunakan untuk transition training bagi penerbang F-86 Sabre sebagaimana foto diatas (photo: Gideon PY)
Pada tahun 1979, Satsergap T-33 direorganisasi menjadi Skadron Tempur T-33 di bawah Wing Tempur 300, kemudian pada tahun berikutnya berubah menjadi Skadron Operasional T-33 Bird. Setelah memberikan kontribusi dalam pembinaan kemampuan penerbang jet tempur TNI Angkatan Udara, pesawat Lockheed T-33 T-Bird resmi mengakhiri masa operasionalnya pada tahun 1980.
Kini salah satu diantaranya menjadi koleksi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala di Yogyakarta sejak tahun 1985 sebagai warisan sejarah perkembangan kekuatan udara Indonesia.
(TNI AU)
28 Mei 2026
PAF Hentikan Operasi Armada SF-260 Setelah Kecelakaan di Benguet

31 Maret 2026
The Indonesian Ministry of Defense Selects the PC-24 with an Order for Twelve Aircraft
16 Maret 2026
Myanmar Lakukan Komisioning Empat Jet Tempur Buatan Rusia dan China
04 Maret 2026
E-System Solution FZ Dipilih untuk Akuisisi 24 Pesawat Latih PC-21 NG
02 Maret 2026
Chief of Defence Force Visited 150 SQN in France
16 Februari 2026
Vulcanair A-VIATOR Aircraft for the Indonesian Navy
11 Februari 2026
Dua Pesawat T-50i Pesanan Indonesia Tiba Lanud Iswahjudi
11 Februari 2026
Setelah mengalami penundaan dari jadwal awal November 2025, pesawat latih tempur T-50i Golden Eagle tambahan pesanan TNI AU akhirnya dilaporkan tiba pada 5 Februari di Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi Madiun.
Pesawat dikirim dari Korea Selatan dalam kondisi terurai dan akan dirakit terlebih dahulu sebelum uji terbang.
Kehadiran ini memperkuat Wing Udara 3 Tempur sebagai tulang punggung regenerasi pilot tempur nasional.
04 Februari 2026
Leonardo, PT ESystem Solutions and the MoD of the RI Sign M-346 F Aircraft LOI to Meet Indonesian Air Force Training and Combat Requirements
04 Februari 2026
M-346 F Block 20 aircraft and its full armed (photo: AFP)The LOI follows the selection of the M-346 by the MoD to respond to Indonesia’s training and combat capability needs. The programme will provide a major contribution to the MoD pursuing an aircraft fleet modernization plan leveraging on the M-346 advanced technology and performance to replace ageing types, such as the Hawk, among others.
The LOI also includes the localization of a range of support, maintenance, overhaul, training capabilities as well as human capital development. The parties will now move into the next stage of discussions, intended to achieve a procurement contract signing soon.
The new M-346 F “Block 20” light fighter configuration standard will be equipped with cockpits featuring a Large Area Display (LAD), active electronically scanned radar, a Link 16 data-link, electronic countermeasures, and new weapons systems. Leonardo's platform simultaneously offers a complete, integrated advanced flight training system - including a GBTS (Ground Based Training System), combined simulated elements and scenarios with real flights according to a Live, Virtual and Constructive (LVC) logic - with additional light combat capabilities for air-to-air and air-to-surface missions, enabled by advanced mission systems, equipment and sensors, also including aerial refuelling capability.
The M-346 is the core element of a cutting-edge and continuously evolving advanced flight-training system that has already demonstrated its effectiveness: a success story that has logged over 150,000 hours in flight with nearly 160 aircraft sold to date, enabling several air forces worldwide – including Asia - to train pilots for flying high-performance, latest generation fighters and to prepare transition towards the next-generation ‘combat air systems’.
20 countries already train their pilots on the M-346 – including those leveraging Italy’s I International Flight Training School - or have chosen this aircraft, in the fighter version, as a light multirole fighter. Thanks to its high-performance capabilities and manoeuvrability, the M 346 has also been chosen by the Italian Air Force as the future aircraft for the “Frecce Tricolori”, Italy’s national aerobatic team.
(Leonardo)




































.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)






