03 November 2026

Panglima Tentera Laut Tinjau Kemajuan Helikopter AW139 TLDM

03 November 2026

Kunjungan Panglima Tentera Laut ke fasiliti Leonardo Helicopters (photos: Leonardo)

VERGIATE – Panglima Tentera Laut bersama delegasi TLDM telah melaksanakan program tinjauan di fasiliti Leonardo Helicopters bagi melihat kemajuan kerja helikopter AW139 TLDM di bawah projek konsesi pajakan helikopter untuk kegunaan agensi kerajaan bersama syarikat Weststar. Program ini turut disertai oleh Duta Besar Malaysia ke Itali, TYT Dato’ Shahabudeen bin Adam Shah.

Sepanjang program, delegasi berpeluang melihat helikopter berkenaan dari dekat, meninjau Assembly Line serta menerima taklimat mengenai perkembangan kerja yang sedang dilaksanakan.

Pre-Delivery Inspection bagi helikopter pertama dijangka dilaksanakan pada awal November tahun ini.

Program tinjauan ini memberi gambaran lebih jelas mengenai kemajuan projek sebagai persediaan ke arah penerimaan helikopter AW139 untuk kegunaan TLDM.

(TLDM)

02 November 2026

ST Engineering Lays Keel for Third Al Dorra-Class Vessel of Kuwait

02 November 2026

Laid the keel for Vessel 3 and cut steel for Vessels 4 and 5 of Kuwait's Al Dorra-class vessel (photos: ST Engineering)

On October 20, 2026, we celebrated a significant milestone for the Kuwait Naval Force’s Al Dorra programme at our Benoi Yard.


We laid the keel for Vessel 3 and cut steel for Vessels 4 and 5, advancing the construction of the three Missile Boats. These are part of the eight-vessel programme in Edge Group’s contract with Kuwait’s Ministry of Defence. 


Behind every milestone is a strong partnership. Together with EDGE and ADSB, we are proud to support the delivery of the vessels, drawing on our proven designs and expanding track record in naval ship building across the Middle East.

Chess Dynamics Secures Additional Contract with PT Len for Indonesian Navy Light Frigate Upgrades

01 November 2026

Bung Tomo-class multi-role light frigates (MRLF) (photo: Chess Dynamics)

We’re proud to announce that we have recently secured a contract worth approximately £3 million with Indonesian state-owned defence and electronics company PT Len for the supply of our SeaEagle Fire Control Electro-Optical (FCEO) systems for two Indonesian Navy Bung Tomo-class multi-role light frigates (MRLF).

This contract builds on an existing programme between Chess Dynamics and PT Len, which began with an initial order for the first Bung Tomo-class vessel in 2023. The latest order covers ships two and three, completing the planned class-wide upgrade with SeaEagle FCEO systems.

SeaEagle FCEO-A (Fire Control Electro Optical Analogue) (photo: Chess Dynamics)

The Bung Tomo-class multi-role frigates entered service in the early 2000s and are undergoing refurbishment to extend their operational life and maintain combat effectiveness. Our SeaEagle FCEO systems will replace legacy electro-optical fire control equipment, providing a modern capability designed to integrate with the vessels’ existing 76 mm OTO Melara naval guns and interface with the upgraded Thales TACTICOS Combat Management System.

We already have an established presence in Indonesia, following the successful installation of our SeaEagle FCEO systems on Indonesian Navy KCR-60 vessels as part of the combat systems delivered and integrated by Terma.

This contract forms part of our increasing focus on supporting navies across Southeast Asia and the wider Asia-Pacific region. We have supported naval programmes in Southeast Asia for more than 15 years, including programmes in Thailand and Malaysia, while in Australia, we have an established partnership with Owen International to support the local maintenance, repair and upgrade capability of the SeaEagle family.


Dua Buah Pesawat FA-50M Selamat Tiba di Pangkalan Udara Kuantan

02 November 2026

Pesawat FA-50M ‘M58-01’ dan 'M58-02' tiba di Pangkalan Udara Kuantan (photos: TUDM)

KUANTAN – Panglima Tentera Udara, Jeneral Tan Sri Dato’ Sri Haji Muhamad Norazlan bin Aris TUDM menyaksikan ketibaan dua buah pesawat FA-50M di Pangkalan Udara Kuantan, menandakan penghantaran pertama pesawat tersebut daripada keseluruhan 18 buah yang akan diperoleh Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) daripada Korea Aerospace Industries (KAI).


Kedua-dua pesawat berlepas dari Sacheon, Korea Selatan pada 29 Oktober 26 sebelum melaksanakan beberapa hentian transit di Jeju, Laoag, Filipina dan Labuan. Pesawat berlepas dari Pangkalan Udara Labuan hari ini pada jam 1.45 petang dan selamat mendarat di Pangkalan Udara Kuantan pada jam 3.38 petang.


Pesawat FA-50M ‘M58-01’ diterbangkan oleh juruterbang KAI, Mr Lee Donkyu bersama Pegawai Memerintah No 15 Skuadron, Mejar Mohd Jamil bin Awang TUDM. Manakala pesawat ‘M58-02’ diterbangkan oleh Mr Kim Inchul bersama Pegawai Laksana No 15 Skuadron, Mejar Muhammad Ashraf bin Wahab TUDM.


Kedua-dua pesawat seterusnya akan menjalani proses Final Acceptance Test (FAT) oleh TUDM sebelum penerimaan rasmi yang dijangka dilaksanakan pada penghujung November 2026.


Turut hadir menyaksikan detik bersejarah tersebut ialah Timbalan Panglima Tentera Udara, Leftenan Jeneral Dato’ Sri Nur Hafis bin Abdul Karim TUDM; Panglima Pendidikan dan Latihan Udara, Leftenan Jeneral Dato’ Mohd Sani bin Omar TUDM; Panglima Bantuan Udara, Mejar Jeneral Dato’ Ahmad Khusairi bin Ahmad Fadli TUDM; Mr Jae Byoung Cha, SEVP & Chief of Development Division KAI serta pegawai-pegawai kanan TUDM, wakil syarikat KEMALAK dan barisan eksekutif Pangkalan Udara Kuantan.

01 November 2026

Kapal CSB 9003 Bertugas Kembali

01 November 2026

Kapal Vietnam Coast Guard CSB 9003 bertugas kembali selesai menjalani perbaikan (photo: Congly, CSB)

Pada tanggal 26 Oktober, di komune Nha Be (Kota Ho Chi Minh), sebuah delegasi dari Komando Penjaga Pantai Wilayah 4, yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Dao Ba Viet - Komandan Wilayah, melakukan inspeksi teknis dan menerima penyerahan kapal CSB 9003 setelah perbaikan di Galangan Kapal X51.

Kapal CSB 9003, milik Skuadron 401, Komando Wilayah Penjaga Pantai 4, dikirim ke galangan kapal untuk perbaikan terjadwal. Selama proses perbaikan, Komando Wilayah Penjaga Pantai 4 berkoordinasi erat dengan Galangan Kapal X51, mengatur dan melaksanakan pekerjaan perbaikan sesuai dengan rencana yang disetujui; secara teratur memantau, memeriksa, dan mengawasi kemajuan dan kualitas item perbaikan, memastikan kepatuhan terhadap prosedur teknis, kepatuhan ketat terhadap peraturan keselamatan, dan memenuhi kualitas dan jadwal yang dibutuhkan.


Selama inspeksi penerimaan, kelompok kerja dari Komando Wilayah Penjaga Pantai 4 memeriksa kondisi teknis, kompatibilitas, dan kinerja operasional sistem dan peralatan sesuai dengan kriteria penerimaan; dan meninjau catatan dan dokumen perbaikan yang relevan. Inspeksi menyimpulkan bahwa kapal CSB 9003 memenuhi persyaratan penerimaan, memastikan kepatuhan terhadap spesifikasi teknis dari rencana perbaikan yang disetujui.

Dalam konferensi tersebut, Mayor Jenderal Dao Ba Viet, Komandan Wilayah Penjaga Pantai 4, mengakui dan sangat mengapresiasi hasil koordinasi antara unit dan Pabrik X51 dalam proses pelaksanaan tugas perbaikan; pada saat yang sama, beliau meminta instansi dan unit terkait untuk terus menerapkan secara ketat manajemen, eksploitasi, penggunaan, dan pemeliharaan peralatan teknis; dengan fokus pada pemeliharaan kondisi teknis kapal dan memastikan keselamatan selama operasi dan penggunaan.


Penyelesaian uji penerimaan untuk kapal CSB 9003 setelah perbaikan rutin memiliki signifikansi praktis dalam meningkatkan kualitas pemeliharaan teknis, menjaga koefisien teknis dan keandalan peralatan; berkontribusi pada peningkatan kesiapan tempur dan kesiapan misi Komando Wilayah 4 Penjaga Pantai, memenuhi persyaratan pengelolaan dan perlindungan kedaulatan, keamanan, ketertiban, dan keselamatan di wilayah laut barat daya Tanah Air.

AH-6i Little Bird Melakukan Penerbangan Pedana di Thailand

01 November 2026

Uji terbang helikopter AH-6i Little Bird (photos: Nattapol Kerdsak)

8 unit AH-6i helikopter serang ringan dan pengintaian telah dikirim melalui kapal kargo dan tiba di Kerry Siam Seaport kawasan Pelabuhan Internasional Laem Chabang, Thailand pada 27 September 2026 lalu.

Helikopter ini memperkuat Battalion Penerbangan ke-3 di Lopburi, Angkatan Darat Thailand dan langsung dilakukan perakitan ulang, inspeksi, dan uji terbang operasional pertama.


Helikopter AH6i ini melakukan uji terbang terlihat mengudara secara penuh pada 10 Oktober 2026 sebagaimana unggahan yang dilakukan oleh  Aviation Story ASTH dan Nattapol Kerdsak.

Helikopter AH-6i Little Bird ini dipersiapkan untuk menggantikan armada helikopter serang AH-1F Cobra yang sudah menua. Angkatan Darat Thailand berkeinginan menambah 8 helikopter tipe ini apabila fasilitas produksi Boeing di fasilitas manufaktur helikopter yang berlokasi di Mesa, Arizona, Amerika Serikat bersedia melanjutkan produksinya.

TNI AU Terima Kembali C-130H Hercules A-1317 Usai Modernisasi, Memperpanjang Usia Pakai Hingga 15–20 Tahun

01 November 2026

Serah terima pesawat C-130H Hercules A-1317 (photo: Grup1 Angkut)

Malang-Grup 1 Angkut. TNI Angkatan Udara melalui Grup 1 Angkut menerima kembali pesawat C-130H Hercules A-1317 usai menjalani modernisasi di PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia. Penyerahan dilaksanakan di Hanggar Skadron Udara 32, Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Kamis (29/10/2026).

Secara simbolis, VP SBU Defence PT GMF Aero Asia Rajesh Ferdinand Kusuma menyerahkan pesawat kepada Pusalpalhan Kemhan, untuk selanjutnya diserahkan kepada TNI AU yang diwakili Dangrup 1 Angkut Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma, S.T., M.M., M.Han.

A-1317 menjadi pesawat kedua yang kembali setelah menjalani Center Wing Box Replacement (CWBR), Avionics Upgrade Program (AUP), dan Structural Integrity Program (SIP).

Dalam sambutannya, Dangrup 1 Angkut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan atas program modernisasi C-130 Hercules serta PT GMF Aero Asia yang melaksanakan pekerjaan tersebut. Kerja sama ini menunjukkan pentingnya peran industri nasional dalam mendukung modernisasi alpalhankam di dalam negeri.


Dangrup juga menekankan bahwa modernisasi harus diikuti kemampuan satuan dalam menjaga dan memanfaatkan pesawat secara optimal. Untuk itu, Dangrup berpesan kepada jajaran Skadron Udara 32 agar mengemban tanggung jawab tersebut dengan profesionalisme, disiplin, serta mengutamakan keselamatan terbang dan kerja.

Selanjutnya, dalam sambutan tertulis Kapusalpalhan Baloghan Kemhan Marsma TNI Jon Keneddy Ginting, MMsgSud, QTC, yang dibacakan Kapuslaik Kemhan Marsma TNI Catur Martowo Aji, M.Eng., disampaikan bahwa modernisasi diperlukan karena C-130 Hercules telah mencapai usia operasional tinggi dalam menjadi tulang punggung mobilitas udara TNI. Program ini juga merupakan investasi strategis dalam pembangunan pertahanan negara.

Sementara itu, VP SBU Defence PT GMF Aero Asia menyampaikan bahwa modernisasi tersebut diproyeksikan memperpanjang usia struktur pesawat hingga 15–20 tahun, sekaligus meningkatkan keandalan dan kesiapan operasionalnya. Kepercayaan Kementerian Pertahanan menjadi motivasi bagi GMF untuk terus meningkatkan kapabilitas industri dalam negeri.