19 Maret 2016

KRI Bintuni Dimodifikasi Angkut Tank Leopard

19 Maret 2016


KRI Teluk Bintuni 520 LST (photo : DRU)

JAKARTA, KOMPAS — Indonesia belum memiliki landing ship tank (LST) khusus pengangkut tank tempur Leopard. Karena itu, KRI Teluk Bintuni-520 dimodifikasi demi keperluan tersebut. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksamana Madya Widodo yang ditemui di Jakarta, Kamis (17/3), mengatakan, semula KRI Teluk Bintuni dirancang mengangkut tank-tank Korps Marinir ukuran 30 ton.

"Sedang dilakukan modifikasi dan juga dibangun satu LST sejenis di Galangan Daya Radar Utama, Lampung. LST tersebut masing-masing dapat mengangkut tujuh tank Leopard," kata Widodo.

Indonesia membeli 100 tank Leopard berbobot lebih 60 ton dengan meriam kaliber 120 milimeter (Kompas, 16/3). Pada buku Postur Pertahananan Indonesia 2009-2014 disebutkan, perencanaan pembelian tank untuk TNI AD adalah tank ringan ukuran 30 ton.

Menurut Widodo, latihan pendaratan tank Leopard baru bisa dilakukan setelah LST KRI Teluk Bintuni siap. Akhir tahun diharapkan tank Leopard sudah lengkap dan bisa melakukan latihan.


7-10 tank Leopard diproyeksikan bisa diangkut LST TNI AL (photo : metrotvnews)

Menurut Direktur Eksekutif Imparsial Al Araf, sulitnya penggunaan tank Leopard sebagai akibat pengadaan alutsista tanpa perencanaan. Kemhan pun masih melanjutkan evaluasi dan upaya untuk melengkapi alutsista yang sudah ada.

Mengutip buku di atas, Al Araf menyatakan, pembelian tank Leopard terkesan tergesa-gesa dan tidak ada perencanaan pengadaan tank jenis berat. "Saat itu, prioritas Indonesia membeli light tank dan medium tank, bukan MBT," ujarnya.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, pemerintahan saat ini tetap pada prinsip untuk melengkapi alutsista yang ada. Evaluasi terus dilakukan sambil menambahkan peralatan-peralatan yang diperlukan.

(Kompas)

15 komentar:

  1. selalu ada yang tidak pas dalam pengadaan, seinget dlu KRI bintuni disiapkan untuk leopard, kenapa perlu ada modifikasi?
    SKg uda bagus2 dibikin MEF, tetep dirubah juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda pemerintahan beda pemikiran dan beda konsepnya.

      Hapus
    2. kalo pemerintahan si kerbau duitnya masuk demokrat semua. itu pemikiran pemerintahan kerbau

      Hapus
    3. Modifikasi ini dilakukan agar daya tampung kapal terhadap mbt leopard meningkat.

      Yang jelas modifikasi untuk meningkatkan kemampuannya sehingga mempunyai kelabihan dalam kemampuan dan fungsi asasinya sebagai kapal LST.

      Hapus
  2. mental proyek semua ya kayak gini. bikin lokal dikorupsi, bikin dari luar katanya harus ToT. Hadeeehh payahh,kapan mau maju, bikin 1 lst aja ribet bagi2x kue.

    BalasHapus
  3. Sebelum komennya makin liar... please think about sea trial.. fungsi dari sea trial ya mencari design flaws dan cacat produksi, negara sekelas australia aja bermasalah selama belasan tahun dg kapal selam kelas collins mereka, amerika aja trouble berbulan2 dengan kapal LCS kelas independence mereka.. eropa di bikin mumet sama eurofighter yg banyak flawsnya.. jd kalo sekarang bintuni perlu modifikasi ya masih dalam tahap yg wajar, alhamdulillah kl memang cacat desainnya ketauan dari sekarang.. coba kalo terlambat dan tiba2 tenggelam pas ngangkut leopard?kalian mau ngomong apa lagi? Siapa lg yg akan dituduh korup dll.. blablabla...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. " Laksamana Madya Widodo yang ditemui di Jakarta, Kamis (17/3), mengatakan, semula KRI Teluk Bintuni dirancang mengangkut tank-tank Korps Marinir ukuran 30 ton" yg gagal paham laksdanya atau sayanya y?

      Hapus
  4. Kri bintuni di buat dan di rancang buat tank mbt leopart itu kata menhan resim orba demokrat ...sekarang lain lagi modifikasi kri bintuni bisa gangkut tank class berat duwit lagi ... mbt leo jadi bualan bulanan di bilang salah belli ...mau pak menhan pilihan partai tank krupuk di perbanyak supaya indonesia jadi negara gampang di genrtak asing di jadikan pasar doang .

    BalasHapus
  5. bro muarif.
    kebanyakan tulisan anda itu berbau kebencian dan fitnah kpd org lain atau partai lain. isinya tdk jauh dari korupsi, partai orba, tank krupuk (?) dll. kadang malah tdk pernah membahas lbh teknis ttg alutsista. klo ada masalah dgn demokrat atau pak SBY , sampaikan saja lwt twitter beliau (klo pny keberanian). Dulu sy jg pernah kasih saran dan kritik ke beliau lewat SMS 9949. Beliau orgnya welcome sekali. gak usah takut menyampaikan kebenaran.
    klo cm berkoar2 masalah demokrat di sini ya ga pada tempatnya. klo ada temuan korupsi, KPK tempafnya. klo mo belajar alutsista bs tanya bung bebei dan yg lainnya.

    Tulisan berbau fitnah akan jd saksi memberatkan ente di akhirat bro.bayangkan jk anda menulis setiap hr isinya spt ini , bs habis pahala ente nanti.

    ok bro. ini cm saran aja. spy tulisan ente biar lbh kelihatan berbobot.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Selain komen tentang politiknya,analisa bro muarif ada benernya, kan emang dlu bintuni dibuat untuk angkut leo. Kok skg dibilang cmn mampu angkut 30 ton. Leo cmn 30 ton?

      Hapus
    3. @tt_wardana: design flaws/cacat desain, hal yg wajar utk desain kapal baru dari galangan kapal yg blm pernah bikin kapal tersebut sebelumnya. Jangan di bandingkan dg LPD kita ya, krn LPD itu memakai desain yg sudah matang dari Korea.LCS independece milik amerika aja bisa ada desain flaws di bagian pintu ramp door belakangnya, padahal kl bicara penguasaan teknologi,amerika kurang apa sih. Kapal selam malaysia sempat trouble ga bisa nyelam jg karena ada design flaws, padahal perancis negara pembuatnya ga kurang2 penguasaan teknologinya. Kalo anda bicara sama orang teknik, hal tersebut biasa aja sebenarnya, tapi kalo ngobrolnya sama muarif ya jadi waaaaaw bangeeeeet...

      Hapus
    4. @tt_wardana: harapan saya sih pada sea trial ini bisa di temukan cacat desain sebanyak2nya jadi pada pembuatan berikutnya(kalo pesen lagiii)sudah sempurna dan bisa maksimal sejak keluar dari galangan.

      Hapus
    5. Bro Fajar dw, muarif itu orang melayu malaysia, dia iri dengan Negara kita....makanya komentar komentarnya jelek dan nggak bagus.

      Hapus
    6. Bro Fajar dw, muarif itu orang melayu malaysia, dia iri dengan Negara kita....makanya komentar komentarnya jelek dan nggak bagus.

      Hapus