24 April 2015

Marinir Ujicoba Munisi Serbia Kaliber 105 mm

24 April 2015

Ujicoba munisi 105mm buatan Serbia (all photos : Marinir)

Batalyon Howitzer-1 Marinir Melaksanakan Latihan Menembak Ujicoba Munisi Serbia 105 mm

Dispen Kormar (Situbondo). Komandan Batalyon Howitzer-1 Mar Mayor Marinir Fentje R Manusiwa memimpin uji coba amunisi Serbia di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Baluran, Karangtekok, Situbondo, Kamis (23/4/2015).


Uji coba dengan menggunakan dua pucuk Meriam Howitzer 105 mm tersebut juga dihadiri Kolonel Cpl Saiful Rachman dari Alpal TNI, Kolonel Laut (E) Sugianto,ST.Mm dari Kasubdislitbang Dislitbangal, Kolonel Laut (E) I.R Avando Bastari dari Alpal Slogal, Ka Arsenal Dissenlekal Kolonel Laut (E) Kawahab, ST., Sekdis Selekal Kolonel Laut (E) Budi Kalimantoro, Kalabinsen dislitbangal Kolonel Laut (E) Endarto Pantja Irianto,ST.MT dari, Komandan Resimen Artileri-1 Marinir Kolonel Marinir F.Simanjorang, Pandya 4 Alpal Slog TNI Letkol Cpl Budihartoi, Kasi Amo Subditsmat Mayor Laut (E) Edi Sujatmiko dan Pabanda Senmo III Alpal Slog TNI Mayor Cpl Dendy Sawaluddin Akbar, SE.

Maksud dan tujuan kegiatan uji coba dengan munisi Serbia tersebut yaitu sebagai gambaran kelayakan Amunisi tentang jarak jangkau maksimal tembakan, kesempurnaan pembakaran serbuk isian dan penyesuaian label tembak dari Prancis.

(Marinir)

1 komentar:

  1. The Indonesian government and army is just being practical, buying 105mm shells from Serbia is much cheaper than buying it from US or Western European suppliers. For sure the weapons factory is Sloboda AD which makes excellent artillery and mortar shells western or Russian models for that matter.

    BalasHapus