04 Juni 2014

TNI AU Uji Rocket Launcher Baru

04 Juni 2014

Suasana uji Roket Launcher AV-LM 70/7 SF M9 MK2 (all photos : TNI AU)

Uji Coba Penggunaan Roket Launcher AV-LM 70/7 SF M9 MK2 Menggunakan Roket FFAR2,75” MK 4 MOD 10 dan Prolong CAD PAD



Sesuai perintah Komandan Koharmatau, Direktorat Enginering dibantu dengan Direktorat Pemeliharaan Senjata Bantuan melaksanakan uji coba terhadap permasalahan tersebut dengan pelaksana uji Depohar 60.



Uji coba peluncuran roket FFAR dilaksanakan di Daerah Demolisi Depohar 60 di desa Gesingan Pacitan Jawa Timur dengan dihadiri oleh pejabat-pejabat dari Sopsau, Slogau, Dislitbangau, Disaeroau, Dislambangjau, Penerbang dan Teknisi dari Lanud Abdulrahman saleh serta Depohar 60.



Dari pelaksanaan uji didapatkan kesimpulan bahwa Roket Launcher AV-LM dapat meluncurkan Roket FFAR caliber 2.75” MK 4 MOD 10 dengan aman baik secara single maupun ripple. Setelah kegiatan uji statis dipacitan, akan dilanjutkan dengan uji dengan pesawat EMB-314 Super Tucano.



 Pelaksanaan Uji CAD-PAD

Direktorat Enginering dan Harsenban juga melaksanakan perintah Komandan Koharmatau untuk melakukan UjiCoba Prolong CAD-PAD terhadap CAD-PAD pesawat F-5 E/F sebanyak 3 items, Pesawat F-16 A/B sebanyak 11 items, pesawat C-130 sebanyak 1 item dan pesawat SA-330 sebanyak 7 items.


Maksud dari Uji Coba Prolong CAD-PAD ini adalah untuk mempertahankan kesiapan operasional pesawat TNI AU. 



Uji coba Prolong CAD-PAD dilaksanakan dengan Uji Laboratorium yang dikoordinasikan dengan Dislitbangau.




Uji X-Ray dilaksanakan di Laboratorium Radiografi Lapan dan Uji peledakan terhadap rangkaian CAD-PAD dengan dihadiri oleh pejabat-pejabat dari Srenaau, Sopsau, Slogau, Dislitbangau, Dislambangjau, Disaeroau Penerbang dan Teknisi dari Lanud Iswahyudi, Lanud Halim Perdanakusuma, Lanud Atang Sanjaya dan Depohar 60.




Pelaksanaan peledakan rangkaian CAD-PAD dilaksanakan di Depohar 60, dari seluruh materi uji didapatkan hasil seluruh CAD-PAD dapat meledak dengan sempurna, sehingga disimpulkan bahwa CAD-PAD yang diuji masih dapat digunakan dan dipasang pada Pespur F-5 dan F-16, Pesang C-130 maupun Pesawat heli SA-330.

(Koharmatau)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar