10 Maret 2026

Reuters: Indonesia Menyatakan telah Mencapai Kesepakatan dengan India untuk Pengadaan Rudal BrahMos

10 Maret 2026

Indonesia meminati rudal anti kapal Brahmos dalam dua versi: sebagai rudal pertahanan pantai Korps Marinir dan rudal anti kapal jarak jauh untuk melengkapi fregat Arrowhead 140 sebagai pengganti rudal Yakhont Armada TNI AL (photo: The Indian Express)

JAKARTA (Reuters) - India telah mencapai kesepakatan dengan India untuk pengadaan sistem rudal BrahMos, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rico Ricardo Sirait kepada Reuters pada hari Senin, 29 Maret 2026.

Pada tahun 2023, BrahMos, sebuah perusahaan yang dimiliki bersama oleh pemerintah India dan Rusia, mengatakan kepada Reuters bahwa mereka sedang dalam diskusi lanjutan dengan Jakarta mengenai kesepakatan senilai $200 juta hingga $350 juta.

Rico mengatakan kesepakatan itu adalah "bagian dari modernisasi perangkat keras militer dan kemampuan pertahanan, terutama di sektor maritim." Ia menolak untuk mengkonfirmasi nilai total kesepakatan tersebut.

Perusahaan tersebut meraih kesepakatan luar negeri pertamanya, dengan Filipina, negara tetangga Indonesia di Asia Tenggara, pada tahun 2022. BrahMos dan kementerian pertahanan India tidak segera menanggapi permintaan komentar.

69 komentar:

  1. SUPRI mana min, ada yg NGAMUK🔥 haha!🤭😬🤭

    BalasHapus
  2. Brahmos jadi nich..cuco instal di Selat Sumatra haha!🚀🔥🚀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Plus Rafale, Khan, Ksot, Drass.. Selesayy semuwaanyahh 😁

      Hapus
  3. semua TIM ELIT SHOPPING SOPING ASET BARUW

    sedangkan negri🎰kasino genting bengong, ngarep eh kensel haha!😵‍💫🤪😵‍💫

    BalasHapus
  4. kita ditawari brahmos dan apgred versi ESYU 27/30...langsung ama angkatan udara indihe, wuiii manteb haha!🦾🚀🦾

    seblah kahsiyan ngarep tapi gak ditawarin haha!🤥🥶😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Om PG bahagia bgt nih kyknya dan gacor abis....pertamax sampe rank 4 komentar disikat om PG semua....jgn2 sahurnya jam 07.00 ya om....yg penting malaydesh hatinya makin tersakiti melihat real shopping Indonesia.....wkwkwkwkkwkwkk

      Hapus
    2. soalnya om pedang cs pada mager di artikel seblah..sini kosonk, sikaattt dolo haha!🤭😋🤭

      Hapus
  5. Rico mengatakan kesepakatan itu adalah "bagian dari modernisasi perangkat keras militer dan kemampuan pertahanan, terutama di ✅️sektor maritim." Ia menolak untuk mengkonfirmasi nilai total kesepakatan tersebut.
    ======

    jadi nich pagar betis pertahanan pantai sepanjang Selat Sumatra ama kalimantan pake Brahmos haha!🚀👍🚀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini mungkin buat FMP batch-2 yaa oom..?

      ===
      "...rudal anti kapal jarak jauh untuk melengkapi fregat Arrowhead 140 sebagai pengganti rudal Yakhont Armada TNI AL.."

      Hapus
    2. Buat retrofit di kapal pertama kayaknya agak susah.

      Paling gampang memang di batch-2. Spesifikasi teknis lebih lengkap. Atau malah buat batch-3.😶

      Hapus
    3. vls bramos gak bisa pake midlas, taro dimana donk gentongnya kan guede gaesz haha!😁😉😁

      Hapus
  6. Eittt Aset Baruw datang lagi
    Full Simulator Kuda haha!🤑👍🤑

    wahh negri🎰kasino tukang NGAMUK mana punyak haha!😋😬😋
    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    https://www.facebook.com/reel/932095742641197/?referral_source=external_deeplink

    BalasHapus
  7. ✨️random questioner: Asia Country the most handsome & respectful men

    jawaban cewe2 london....masa kita ada, lah kl gak dianggap..kebanyakan ngibul sich🤥 haha!😵‍💫😋😵‍💫

    ⬇️⬇️⬇️⬇️
    https://www.facebook.com/reel/1469574811470889/?referral_source=external_deeplink

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini dunk om, kita menang telak, the best country in Asia.. 🤗

      https://youtube.com/shorts/5qg8Lkv-8oA?si=Hndf8jHcqeFqF4r7

      Hapus
  8. India telah mencapai kesepakatan dengan India untuk pengadaan sistem rudal BrahMos, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rico Ricardo Sirait kepada Reuters pada hari Senin, 29 Maret 2026.


    29 MARET 2026?????

    BalasHapus
    Balasan
    1. mimin salah nyadur, aselinya dibawah om haha!😎😉😎
      ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
      JAKARTA, March 9 (Reuters) - Indonesia has entered an agreement ​with India to procure ‌the BrahMos missile system, its defence ministry spokesperson Rico Ricardo Sirait ​told Reuters on Monday.

      Hapus
  9. Tadinya Indo minat Naptune dari Ukraina untuk pertahanan pesisir..tapi karna perang Rusia-Ukraina jadinya melirik dan memilih Brahmos dari India ..btw ga jadi yg dari China..?

    BalasHapus
  10. kalau GORILLA MEMBUAL SERAM guys...dengar boleh percaya jangan.... HAHAHAHA

    BalasHapus
    Balasan
    1. THE REAL PEMBUAL,BOLEH DENGAR PERCAYA JANGAN 🤣😂😂

      F/A-18 Hornet Kuwait
      17 jam yang lalu — KUALA LUMPUR, 26 FEB – Kerajaan secara rasmi membatalkan perancangan untuk memperoleh armada pesawat tempur terpakai
      https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan-f-a-18-hornet-kuwait/

      Hapus
    2. BUKTI SIPRI 2025 : MY versus IDN
      https://armstransfers.sipri.org/ArmsTransfer/CSVResult
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      ________________________________________
      PERSENTASE IMPOR SENJATA GLOBAL =
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      -
      Sumber Data : Trends in International Arms Transfers, 2025
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      -
      1. INDONESIA (1,5%)
      STATUS: PENERIMA SENJATA TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
      Fokus: Modernisasi besar-besaran (Jet tempur Rafale,, Kapal Selam Scorpène, dan Kapal PPA).
      -
      2. Filipina (1,2%)
      Status: Urutan kedua di kawasan.
      Fokus: Penguatan pertahanan pantai dan udara (Rudal BrahMos, helikopter tempur, dan kapal fregat).
      -
      3. Singapura (1,1%)
      Status: Urutan ketiga di kawasan.
      Fokus: Pemeliharaan keunggulan teknologi (Jet tempur F-35B dan kapal selam tipe 218SG).
      -
      4. Thailand (0,5%)
      Status: Urutan keempat di kawasan.
      Fokus: Alutsista dari Swedia, AS, dan Korea Selatan (termasuk jet tempur dan bom berpemandu).
      -
      5. Malaysia (0,3%)
      Status: Urutan kelima di kawasan.
      Fokus: Modernisasi terbatas namun strategis, seperti pengadaan 18 unit pesawat tempur ringan FA-50 dari Korea Selatan.
      -
      6. Kamboja (0,1%)
      Status: Urutan keenam di kawasan.
      Fokus: Dominasi pasokan dari China, termasuk sistem peluncur roket multipel (MLRS).

      Hapus
    3. DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
      ________________________________________
      1. ANALISIS UTANG PEMERINTAH FEDERAL
      Utang pemerintah terus meningkat secara nominal, namun rasio terhadap PDB diproyeksikan mulai stabil seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat.
      Posisi Utang: Utang Pemerintah Federal mencapai RM1,25 triliun pada akhir 2024 dan diproyeksikan menyentuh RM1,3 triliun pada pertengahan hingga akhir 2025.
      Rasio Utang terhadap PDB: Pemerintah memperkirakan rasio utang tetap berada di kisaran 64% hingga 69% hingga 2025. Meskipun di atas target jangka menengah sebesar 60%, posisi ini masih di bawah batas plafon hukum sebesar 65% untuk instrumen utang tertentu (MGS, MGII, MITB).
      Proyeksi Statista: Berdasarkan data Statista, rasio utang nasional diperkirakan akan naik tipis mencapai sekitar 70,4% pada 2025 dan stabil di kisaran 70,6% hingga 2029.
      ________________________________________
      2. ANALISIS UTANG RUMAH TANGGA
      Utang rumah tangga Malaydesh tetap menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan ASEAN, yang menjadi perhatian utama bagi stabilitas keuangan.
      Total Utang: Per Desember 2024, utang rumah tangga tercatat sebesar RM1,63 triliun. Angka ini terus tumbuh secara historis dari RM1,19 triliun pada 2018 hingga mencapai agregat RM1,53 triliun pada 2023.
      Rasio terhadap PDB: Berada pada level 84,1% - 84,3% pada 2024/2025.
      Komposisi: Mayoritas utang digunakan untuk pinjaman perumahan (60,5%), diikuti oleh pinjaman kendaraan dan pembiayaan pribadi.
      Risiko: Bank Negara Malaydesh (BNM) memantau ketat level ini, namun Gubernur BNM menyatakan kondisi ini masih "terkendali" karena didukung oleh aset finansial rumah tangga yang kuat dan tingkat pembayaran tepat waktu yang tinggi (rasio kredit macet hanya 1,1%).
      ________________________________________
      BUKTI TUKANG HUTANG = OVERLIMIT .....
      Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 69.0
      -
      Sumber DATA : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics

      Hapus
    4. PERIODE 5 TAHUN .....
      EKSODUS PINDAH NEGARA = ALASAN EKONOMI
      33 ORANG PER HARI
      33 ORANG PER HARI
      33 ORANG PER HARI
      33 ORANG PER HARI
      33 ORANG PER HARI
      33 ORANG PER HARI
      33 ORANG PER HARI
      ---------------------------
      Data dari Jabatan Pendaftaran Negara tersebut, berikut adalah rincian rata-rata jumlah warga yang melepas kewarganegaraan per hari:
      Periode 5 Tahun (Hingga 17 Desember 2025):
      Dengan total 61.116 orang dalam kurun waktu 1.826 hari, rata-ratanya adalah sekitar 33,4 orang per hari.
      Laju Tahunan Umum (Data 2015 - Juni 2025):
      Dengan angka stabil di kisaran 10.000 orang per tahun, rata-ratanya adalah sekitar 27,4 orang per hari.
      Sebagai perbandingan, mayoritas besar dari mereka (sekitar 93,78%) beralih menjadi warga negara Singapura, yang proses aplikasinya dapat dipantau melalui Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapore.
      ________________________________________
      DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
      ________________________________________
      HUTANG BAYAR HUTANG = 2010-2025
      utang Pemerintah Malaydesh dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
      2010: 150 miliar USD
      2011: 165 miliar USD
      2012: 180 miliar USD
      2013: 195 miliar USD
      2014: 210 miliar USD
      2015: 225 miliar USD
      2016: 240 miliar USD
      2017: 255 miliar USD
      2018: 270 miliar USD
      2019: 285 miliar USD
      2020: 300 miliar USD
      2021: 315 miliar USD
      2022: 330 miliar USD
      2023: 345 miliar USD
      2024: 360 miliar USD
      2025: 375 miliar USD
      -
      Bank Negara Malaydesh (BNM): Mencatat total utang federal akhir 2025 sebesar RM 1,32 triliun (~USD 325 miliar).
      -
      Kementerian Kewangan (MOF): Laporan Economic Outlook 2025 memproyeksi biaya bunga utang (debt servicing) sebesar RM 54,7 miliar.
      -
      Lembaga Internasional: Data historis 2010–2025 tersedia di Statista dan Trading Economics.
      ________________________________________
      BUKTI TUKANG HUTANG = OVERLIMIT .....
      Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 69.0
      -
      Sumber DATA : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics

      Hapus
    5. 2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis
      =============
      =============
      2026 USD 1.8 BILLION MINDEF =
      PROCUREMENTS USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      INFRASTRUCTURE PROJECTS USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      DEVELOPMENT EXPENDITURE USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      Malaydesh has taken a decisive step toward strengthening its national defence architecture with the allocation of RM21.2 billion to the Ministry of Defence (MINDEF) under the 2026 National Budget, unveiled by Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim in Parliament today.Of this, RM14.11 billion is designated for Operational Expenditure, covering maintenance, training, and ongoing deployments, while RM7.63 billion is directed toward Development Expenditure, funding new procurements and infrastructure projects.
      -
      Ringgit 1 Billion = USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      RM21,2 Billion X 236,686,000 = USD5,01 Billion
      -
      Ringgit 1 Billion = USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      Jadi
      RM 7.63 Billion =
      7.63 X 236,686,000 = US USD 1,805,914,180 ( baca satu milyar delapan ratus lima juta sembilan ratus empat belas ribu seratus delapan puluh US Dollar) Atau US USD 1.8 Billion ( baca Satu koma delapan milyar US Dollar)/3 = USD 600 MILLION FOR PROCUREMENTS
      -------------
      DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

      Hapus
  11. BUKTI DENGAR BOLEH PERCAYA JANGAN.........HAHAHAHAH



    Sjafrie Sjamsoeddin: Jet Tempur Chengdu J-10 Sebentar Lagi Terbang di Jakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. TGE REAL PEMBUAL,BOLEH DENGAR PERCAYA JANGAN 🤣😂😂

      F/A-18 Hornet Kuwait
      17 jam yang lalu — KUALA LUMPUR, 26 FEB – Kerajaan secara rasmi membatalkan perancangan untuk memperoleh armada pesawat tempur terpakai
      https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan-f-a-18-hornet-kuwait/

      Hapus
    2. 2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis
      ________________________________________
      MALAYDESH UP TO =
      DEBT 97% OF GDP
      DEBT 97% OF GDP
      DEBT 97% OF GDP
      Malaydesh's debt ratio could surge to almost 97% of GDP if government-linked guarantees materialize, a risk highlighted in the Ministry of Finance's (MOF) Fiscal Outlook 2026 report, although baseline projections show a gradual improvement in the debt trajectory. The report indicates that a "contingent-liability shock" from guarantees or other off-budget obligations could push the ratio significantly higher, amplifying debt-scarring effects.
      • Baseline projections:
      The MOF's baseline outlook projects a gradual improvement in the country's debt trajectory, with the government debt-to-GDP ratio expected to remain steady around 63.5% through 2026.
      • Stress test results:
      In a stress scenario, the debt-to-GDP ratio could reach 96.7% in 2027 if government guarantees materialize.
      • Risks:
      This surge reflects the "debt-scarring effect of additional borrowings to fulfil these obligations". A combined macroeconomic and fiscal shock, similar to the pandemic period, could raise the debt ratio to approximately 88% of GDP.
      • Government response:
      The MOF emphasizes that these stress tests underscore the importance of strengthening fiscal discipline and debt management to contain these risks and maintain debt sustainability
      ________________________________________
      DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah


      Hapus
    3. 2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis

      ________________________________________
      DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
      DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
      DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
      📉 Apa itu Defisit Fiskal dan Kenapa 1998 Penting?
      Defisit fiskal berlaku apabila perbelanjaan kerajaan melebihi pendapatan. Malaydesh mula mengalami defisit berterusan sejak Krisis Kewangan Asia 1997–1998, yang menyebabkan:
      • Kejatuhan nilai ringgit dan pasaran saham.
      • Penurunan hasil kerajaan akibat kelembapan ekonomi.
      • Peningkatan perbelanjaan untuk pemulihan ekonomi dan sokongan sosial.
      Sejak itu, Malaydesh tidak pernah mencatatkan lebihan fiskal, dan defisit kekal menjadi ciri belanjawan tahunan.
      📊 Implikasi Defisit Berterusan
      • Beban hutang meningkat: Untuk menampung defisit, kerajaan perlu berhutang, menyebabkan nisbah hutang kepada KDNK meningkat.
      • Keterbatasan fiskal: Kurang ruang untuk belanja pembangunan, pendidikan, kesihatan, dan infrastruktur.
      • Risiko kepada generasi akan datang: Sultan Ibrahim mempersoalkan sama ada hutang ini akan diwariskan kepada generasi muda.
      ________________________________________
      SUBSIDI = HUTANG LUAR NEGERI
      📌 1. Subsidi Besar Membebani Anggaran
      Malaydesh memiliki subsidi energi, pangan, dan transportasi yang cukup besar
      Ketika harga minyak dunia naik atau inflasi meningkat, beban subsidi melonjak.
      Akibatnya, belanja pemerintah lebih tinggi daripada penerimaan pajak dan non-pajak, sehingga timbul defisit fiskal.
      📌 2. Dampak Ekonomi
      Negatif:
      Menambah beban utang luar negeri.
      Membuat Malaydesh lebih sensitif terhadap suku bunga global dan nilai tukar.
      Jika defisit terus melebar, risiko fiskal meningkat.
      📊 Alur Sederhana
      Subsidi besar → Defisit fiskal melebar → Pemerintah butuh dana → Penerbitan obligasi internasional → Dana masuk untuk menutup defisit & menjaga subsidi.
      Singkatnya, subsidi besar memperlebar defisit fiskal Malaydesh, dan untuk menutup kekurangan itu pemerintah menerbitkan obligasi internasional sebagai sumber pembiayaan eksternal
      ________________________________________
      DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah


      Hapus
    4. 2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis
      ________________________________________
      2026 USD 1.8 BILLION MINDEF =
      PROCUREMENTS USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      INFRASTRUCTURE PROJECTS USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      DEVELOPMENT EXPENDITURE USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      Malaydesh has taken a decisive step toward strengthening its national defence architecture with the allocation of RM21.2 billion to the Ministry of Defence (MINDEF) under the 2026 National Budget, unveiled by Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim in Parliament today.Of this, RM14.11 billion is designated for Operational Expenditure, covering maintenance, training, and ongoing deployments, while RM7.63 billion is directed toward Development Expenditure, funding new procurements and infrastructure projects.
      -
      Ringgit 1 Billion = USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      RM21,2 Billion X 236,686,000 = USD5,01 Billion
      -
      Ringgit 1 Billion = USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      Jadi
      RM 7.63 Billion =
      7.63 X 236,686,000 = US USD 1,805,914,180 ( baca satu milyar delapan ratus lima juta sembilan ratus empat belas ribu seratus delapan puluh US Dollar) Atau US USD 1.8 Billion ( baca Satu koma delapan milyar US Dollar)/3 = USD 600 MILLION FOR PROCUREMENTS
      ________________________________________
      INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      INDONESIA .....
      BATAS LIMIT 60%
      GOV. DEBT : 40% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
      DEFISIT : 2,9%
      GDP = USD 1,44 TRILIUN
      =============
      =============
      MALAYDESH.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      -
      MALAYDESH.......
      BATAS LIMIT 65%
      GOV. DEBT : 69% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
      DEFISIT : 3,8%
      GDP = USD 416,90 MILIAR
      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      ________________________________________
      HUTANG BAYAR HUTANG = 2010-2025
      utang Pemerintah Malaydesh dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
      2010: 150 miliar USD
      2011: 165 miliar USD
      2012: 180 miliar USD
      2013: 195 miliar USD
      2014: 210 miliar USD
      2015: 225 miliar USD
      2016: 240 miliar USD
      2017: 255 miliar USD
      2018: 270 miliar USD
      2019: 285 miliar USD
      2020: 300 miliar USD
      2021: 315 miliar USD
      2022: 330 miliar USD
      2023: 345 miliar USD
      2024: 360 miliar USD
      2025: 375 miliar USD
      -
      Bank Negara Malaydesh (BNM): Mencatat total utang federal akhir 2025 sebesar RM 1,32 triliun (~USD 325 miliar).
      -
      Kementerian Kewangan (MOF): Laporan Economic Outlook 2025 memproyeksi biaya bunga utang (debt servicing) sebesar RM 54,7 miliar.
      -
      Lembaga Internasional: Data historis 2010–2025 tersedia di Statista dan Trading Economics

      Hapus
    5. 2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis
      ________________________________________
      2026 USD 1.8 BILLION MINDEF =
      PROCUREMENTS USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      INFRASTRUCTURE PROJECTS USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      DEVELOPMENT EXPENDITURE USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      Malaydesh has taken a decisive step toward strengthening its national defence architecture with the allocation of RM21.2 billion to the Ministry of Defence (MINDEF) under the 2026 National Budget, unveiled by Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim in Parliament today.Of this, RM14.11 billion is designated for Operational Expenditure, covering maintenance, training, and ongoing deployments, while RM7.63 billion is directed toward Development Expenditure, funding new procurements and infrastructure projects.
      -
      Ringgit 1 Billion = USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      RM21,2 Billion X 236,686,000 = USD5,01 Billion
      -
      Ringgit 1 Billion = USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      Jadi
      RM 7.63 Billion =
      7.63 X 236,686,000 = US USD 1,805,914,180 ( baca satu milyar delapan ratus lima juta sembilan ratus empat belas ribu seratus delapan puluh US Dollar) Atau US USD 1.8 Billion ( baca Satu koma delapan milyar US Dollar)/3 = USD 600 MILLION FOR PROCUREMENTS
      ________________________________________
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..




      Hapus
  12. Kelas Balaputradewa beneran jadi pengganti kelas Ahmad Yani. Tinggal jumlah kapal belum jelas. Perencanaan awal yg jadi pengganti kelas Martadinata, tapi setelah 2 jadi, baru satu kelas Ahmad Yani yg pensiun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. KSAL sebut pengganti AHY emang FMP kok om irs...
      waktu pkr rem ada pun, pengganti VS klas disebut kapal 150m..baruw nongol iver, tp diubah ke ah140 haha!😬🤫😬

      tapi gak smua pensiun...yg pake dron tetep ON haha!🚀👍🚀
      ⬇️⬇️⬇️⬇️
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/01/bukan-ppa-ksal-sebut-fregat-merah-putih.html?m=1

      Hapus
    2. Kalau dua ganti dua, tinggal batch terakhir satu kapal atau dua kapal. Waktu kedua kelas Martadinata masuk, tahun berikutnya KRI Selamat Riyadi dan KRI Ki Hajar Dewantara pensiun. Jumlah kapal 3xx konstan.

      Ekspansi satkor pertama KRI Bung Hatta. KRI Bung Karno ganti KRI Barakuda secara fungsi. Diponegoro ganti Samadikun dan Bung Tomo ganti Tiyahahu.

      FMP idealnya ambil 6 sih, lihat 5 kayak tanggung.😅

      Hapus
    3. fmp baru nambah 2, 4 emang nanggung..tp sambil lirik2 yg lain..meleng dikit fremm, eh ppa dolo yg disikat haha!🤭🤫🤭

      Hapus
  13. Kita berikan BUKTI SHOPPING SOPING

    bukan Kensel melulu kayak seblah haha!🤭🤥🤭

    BalasHapus
  14. pembual seblah sebut Hornet Rongsok Kuwait uda pasti ambil di Si ReMeK 13..
    uda kirim tim tengok2
    uda cek hornet kuwait, low kilometer
    uda terhubung katanya haha!🤥🤔🤥

    Lagu Lama...Last Last Resmi kensel haha!🤭🤥🤭
    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    F/A-18 Hornet Kuwait
    17 jam yang lalu — KUALA LUMPUR, 26 FEB – Kerajaan secara rasmi membatalkan perancangan untuk memperoleh armada pesawat tempur terpakai
    https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan-f-a-18-hornet-kuwait/

    BalasHapus
  15. Bulan FEBRUARI 2026 banyak Aset Baruw
    ✅️Atlas no2, DRASS DS08, Vulcanair A-VIATOR Aircraft, H225, PATRIOT 4X4, T50I, M346F
    ✅️GARIBALDI FREE

    siyap otewe
    ✅️C27 SPARTAN MPA


    Bulan Maret 2026
    ✅️Brahmos haha!🦾🚀🦾

    lah seblah...Kensel ini, itu..kosonk haha!😋🤭😋

    BalasHapus
  16. Alih-alih Menjaga, Polisi Malaysia Berkomplot Rampok Warga, Mobil Mewah dan Emas 200 Gram Disita

    https://amp.kompas.com/tren/read/2026/03/09/113000965/alih-alih-menjaga-polisi-malaysia-berkomplot-rampok-warga-mobil-mewah-dan

    _____

    Maliiiiiiing 🤣🤣😎😎🔥🔥

    BalasHapus
  17. THE REAL PEMBUAL,BOLEH DENGAR PERCAYA JANGAN 🤣😂😂

    F/A-18 Hornet Kuwait
    17 jam yang lalu — KUALA LUMPUR, 26 FEB – Kerajaan secara rasmi membatalkan perancangan untuk memperoleh armada pesawat tempur terpakai
    https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan-f-a-18-hornet-kuwait

    BalasHapus

  18. BOLEH DENGAR PERCAYA JANGAN 🤣 🤣

    www.rafalemalaysia.com

    BalasHapus
  19. Kata beruk indonesia.membual. iya kami membual PPA, scorpene, Rafale, A400, FMP, khan dan semua terwujud. Sementara Jiran yg katanya kaya hanya membual hornet bekas selama 4 thn pun gagal. Ha ha ha ha apalagimembual Rafale. Makin jauhhhh

    BalasHapus
  20. Membual beli heli kenyataan hanya mampu sewa. Ha ha ha ha ha

    BalasHapus
  21. Membual su 57, realitasnya hanya pesawat latih ygdijadikan fighter ha ha ha ha ha ha

    BalasHapus
  22. klaim seblah paling ngeriiihh om pit haha!🤥😵‍💫🤥

    BalasHapus
  23. Membual punya AL terkuat dikawasan, realitanya hanya mampu ngemis kapal usia 56 thn. Haha ha ha ha ha ha

    BalasHapus
  24. Membual fa50 dilengkapi amraam. Realitanya tak ada satupun di dunia ini fa50 yg sudah mampu bawa amraam. Beruk.menghibur diri karena hanya mampu shoping pesawat murahan ha ha ha ha

    BalasHapus
  25. Sampai dibuat webnya segala ompal seakan-akan barangnya dah pasti beli tapi ternyata semua hanya omon-omon aka JUST DREAM🤣😂

    BalasHapus
  26. Kesiyan Upin ipin. Terlalu banyak membual tak lihat isi dompet 😁😁😁😁

    BalasHapus
  27. BUKTI....... DENGAR BOLEH PERCAYA JANGAN.........HAHAHAHAH



    Sjafrie Sjamsoeddin: Jet Tempur Chengdu J-10 Sebentar Lagi Terbang di Jakarta

    BalasHapus
    Balasan

    1. BOLEH DENGAR PERCAYA JANGAN 🤣 🤣

      www.rafalemalaysia.com

      Hapus
    2. BUKTI SIPRI 2025 : MY versus IDN
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      MY KOSONG = IDN SHOPPING
      https://armstransfers.sipri.org/ArmsTransfer/CSVResult
      ________________________________________
      PERSENTASE IMPOR SENJATA GLOBAL =
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      -
      Sumber Data : Trends in International Arms Transfers, 2025
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      -
      1. INDONESIA (1,5%)
      STATUS: PENERIMA SENJATA TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
      Fokus: Modernisasi besar-besaran (Jet tempur Rafale,, Kapal Selam Scorpène, dan Kapal PPA).
      -
      2. Filipina (1,2%)
      Status: Urutan kedua di kawasan.
      Fokus: Penguatan pertahanan pantai dan udara (Rudal BrahMos, helikopter tempur, dan kapal fregat).
      -
      3. Singapura (1,1%)
      Status: Urutan ketiga di kawasan.
      Fokus: Pemeliharaan keunggulan teknologi (Jet tempur F-35B dan kapal selam tipe 218SG).
      -
      4. Thailand (0,5%)
      Status: Urutan keempat di kawasan.
      Fokus: Alutsista dari Swedia, AS, dan Korea Selatan (termasuk jet tempur dan bom berpemandu).
      -
      5. Malaysia (0,3%)
      Status: Urutan kelima di kawasan.
      Fokus: Modernisasi terbatas namun strategis, seperti pengadaan 18 unit pesawat tempur ringan FA-50 dari Korea Selatan.
      -
      6. Kamboja (0,1%)
      Status: Urutan keenam di kawasan.
      Fokus: Dominasi pasokan dari China, termasuk sistem peluncur roket multipel (MLRS).

      Hapus
    3. 2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis
      ________________________________________
      2026 USD 1.8 BILLION MINDEF =
      PROCUREMENTS USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      INFRASTRUCTURE PROJECTS USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      DEVELOPMENT EXPENDITURE USD0.6 BILLION = USD 600 MILLION
      Malaydesh has taken a decisive step toward strengthening its national defence architecture with the allocation of RM21.2 billion to the Ministry of Defence (MINDEF) under the 2026 National Budget, unveiled by Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim in Parliament today.Of this, RM14.11 billion is designated for Operational Expenditure, covering maintenance, training, and ongoing deployments, while RM7.63 billion is directed toward Development Expenditure, funding new procurements and infrastructure projects.
      -
      Ringgit 1 Billion = USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      RM21,2 Billion X 236,686,000 = USD5,01 Billion
      -
      Ringgit 1 Billion = USD 236,686,000 ( baca Dua ratus tiga puluh enam juta enam ratus delapan puluh enam ribu US Dollar)
      Jadi
      RM 7.63 Billion =
      7.63 X 236,686,000 = US USD 1,805,914,180 ( baca satu milyar delapan ratus lima juta sembilan ratus empat belas ribu seratus delapan puluh US Dollar) Atau US USD 1.8 Billion ( baca Satu koma delapan milyar US Dollar)/3 = USD 600 MILLION FOR PROCUREMENTS
      ________________________________________
      GAME OVER
      -
      2026: GAME OVER (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.


      Hapus
    4. 2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis
      =============
      =============
      HUTANG BAYAR HUTANG = 2010-2025
      utang Pemerintah Malaydesh dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
      2010: 150 miliar USD
      2011: 165 miliar USD
      2012: 180 miliar USD
      2013: 195 miliar USD
      2014: 210 miliar USD
      2015: 225 miliar USD
      2016: 240 miliar USD
      2017: 255 miliar USD
      2018: 270 miliar USD
      2019: 285 miliar USD
      2020: 300 miliar USD
      2021: 315 miliar USD
      2022: 330 miliar USD
      2023: 345 miliar USD
      2024: 360 miliar USD
      2025: 375 miliar USD
      ________________________________________
      GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
      Federal Government Debt
      • End of 2024: RM 1.25 trillion
      • End of June 2025: RM 1.3 trillion
      • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
      Household Debt
      2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
      ------------------
      BUKTI TUKANG HUTANG = OVERLIMIT .....
      Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 69.0
      ________________________________________
      KRISIS FISKAL MALAYDESH
      -
      Risiko Hutang Kritikal: Walaupun unjuran asas berada pada 63.5%, hutang Malaydesh berisiko melonjak drastik sehingga 97% daripada
      -
      KDNK menjelang 2027 jika liabiliti luar jangka (jaminan kerajaan) direalisasikan.
      -
      Defisit Kronik Sejak 1998: Negara telah mengalami defisit fiskal berterusan selama lebih 25 tahun (sejak krisis 1997-1998). Tiada lebihan fiskal dicatatkan sejak itu, yang mengecilkan ruang untuk pembangunan masa depan.
      -
      Kitaran Subsidi & Hutang Luar: Beban subsidi yang tinggi (tenaga & makanan) memaksa kerajaan menampung kekurangan tunai melalui penerbitan obligasi antarabangsa. Ini mewujudkan kitaran berbahaya di mana subsidi hari ini dibiayai oleh hutang luar negeri yang terdedah kepada risiko kadar pertukaran.
      -
      Implikasi: Kebergantungan pada hutang untuk membiayai penggunaan semasa (subsidi) meningkatkan risiko "parut ekonomi" (debt-scarring) dan memindahkan beban kewangan yang berat kepada generasi akan datang.

      Hapus
    5. 2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis
      =============
      =============
      BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
      BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
      -
      🦧GORILA KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
      -
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      -
      Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
      -
      2018: FASE "OPEN DONASI"
      Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
      -
      2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
      Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
      -
      2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
      Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
      -
      2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
      -
      2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
      -
      2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
      Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
      -
      2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
      Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
      -
      2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
      Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
      -
      2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
      Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
      Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
      Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.




      Hapus
    6. 2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis
      =============
      =============
      DIPERAS TERBESAR
      -
      Daftar Komitmen ART ASEAN ke Amerika Serikat
      -
      🇲🇾 Malaydesh: USD 242 Miliar
      Status: Komitmen terbesar; fokus pada investasi manufaktur dan pengadaan energi (LNG).
      -
      🇻🇳 Vietnam: USD 180 - 210 Miliar
      Status: Fokus pada penyeimbangan surplus dagang dan pengembangan sektor semikonduktor.
      -
      🇹🇭 Thailand: USD 85 - 110 Miliar
      Status: Fokus pada akses pasar otomotif/EV dan liberalisasi produk pangan.
      -
      🇵🇭 Filipina: USD 35 - 55 Miliar
      Status: Fokus pada rantai pasok mineral kritis (nikel) dan modernisasi pertahanan.
      -
      🇮🇩 Indonesia: USD 38,4 Miliar
      Status: Fokus pada impor energi (minyak/gas), infrastruktur TIK, dan semikonduktor.
      -
      🇰🇭 Kamboja: Pembukaan Pasar 100%
      Status: Komitmen penghapusan seluruh tarif masuk bagi barang industri dan pertanian AS.
      -
      🇸🇬 Singapura: Tidak ada nilai baru
      Status: Tetap menggunakan skema Free Trade Agreement (FTA) bilateral yang sudah ada.
      -
      🇧🇳 Brunei: Belum ada komitmen
      Status: Belum menandatangani ART; dikenakan tarif masuk ke AS sekitar 23-25%.
      -
      🇱🇦 Laos: Belum ada komitmen
      Status: Belum menandatangani ART; dikenakan tarif masuk ke AS sebesar 40%.
      -
      🇲🇲 Myanmar: Belum ada komitmen
      Status: Belum menandatangani ART; dikenakan tarif masuk ke AS sebesar 40%.
      ________________________________________
      DAFTAR UTANG & LIABILITAS PEMERINTAH MALAYDESH (2010–2026)
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
      .

      Hapus
    7. 2026 USD1.8 BILLION MINDEF =
      PROCUREMENTS USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
      INFRASTRUCTURE PROJECTS USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
      DEVELOPMENT EXPENDITURE USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
      Malaydesh has taken a decisive step toward strengthening its national defence architecture with the allocation of RM21.2 billion to the Ministry of Defence (MINDEF) under the 2026 National Budget, unveiled by Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim in Parliament today.Of this, RM14.11 billion is designated for Operational Expenditure, covering maintenance, training, and ongoing deployments, while RM7.63 billion is directed toward Development Expenditure, funding new procurements and infrastructure projects.
      ------------------
      2025 USD1.3 BILLION MINDEF =
      MAINTENANCE
      REPAIRS
      ASSETS.
      (SEWA, SEWA AND SEWA)
      In 2025, MALAYDESH Ministry of Defense (MINDEF) was allocated USD4.8 billion to protect the country's sovereignty.
      This budget included USD1.3 billion for maintenance, repairs, and new military assets..
      There is tension between the public's right to know and the military's "need-to-know" policies
      ------------------
      GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
      Federal Government Debt
      • End of 2024: RM 1.25 trillion
      • End of June 2025: RM 1.3 trillion
      • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
      Household Debt
      2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
      ------------------
      BUKTI TUKANG HUTANG = OVERLIMIT .....
      Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 69.0
      ------------------
      BANK NEGARA MALAYDESH [BNM] =
      DEBT HIGHEST IN THE ASEAN
      DEBT HIGHEST IN THE ASEAN
      DEBT HIGHEST IN THE ASEAN
      MALAYDESH 's household debt is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH , among other things. Using aggregated data from BNM's Central Credit Reference Information System (CCRIS), this dashboard gives you insight into key trends on household debt. For now, it displays data on the flow of borrowing activity on a monthly basis, broken down by purpose. In due time, it will be deepened with granular data showing the state of indebtedness of MALAYDESHs.
      =========
      =========
      2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      -
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis

      Hapus
  28. THE REAL PEMBUAL,BOLEH DENGAR PERCAYA JANGAN,DALAM RMK-13 HORNET KUWAIT AKAN DIPEROLEHI 🤣😂😂

    F/A-18 Hornet Kuwait
    17 jam yang lalu — KUALA LUMPUR, 26 FEB – Kerajaan secara rasmi membatalkan perancangan untuk memperoleh armada pesawat tempur terpakai
    https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan-f-a-18-hornet-kuwait

    BalasHapus
  29. THE REAL PEMBUAL,BOLEH DENGAR PERCAYA JANGAN,DALAM RMK-13 HORNET KUWAIT AKAN DIPEROLEHI 🤣😂😂

    F/A-18 Hornet Kuwait
    17 jam yang lalu — KUALA LUMPUR, 26 FEB – Kerajaan secara rasmi membatalkan perancangan untuk memperoleh armada pesawat tempur terpakai
    https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan

    BalasHapus
  30. THE REAL PEMBUAL,BOLEH DENGAR PERCAYA JANGAN,DALAM RMK-13 HORNET KUWAIT AKAN DIPEROLEHI 🤣😂😂

    F/A-18 Hornet Kuwait
    17 jam yang lalu — KUALA LUMPUR, 26 FEB – Kerajaan secara rasmi membatalkan perancangan untuk memperoleh armada pesawat tempur terpakai
    https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan

    Balas

    BalasHapus
  31. Kesiyan Upin Ipin. Aset semua usang. Kapal baru tapi sudah karatan dimana2. Ha ha ha ha

    BalasHapus
  32. 4 thn ngemis2 hornet. Tetap ditolak Kuwait. Kesiyan Upin Ipin.... Hanya mengandalkan pesawat latih sbg fighter. Dan membual kalau fa59 bisa dipasang amraam. Ha ha ha ha ha

    BalasHapus
  33. Punya kapal perang tapi hanya sebagai gun boat. Misille semua sudah usang... Kesian Upin ipin

    BalasHapus
  34. Ada kapal baru tapi blm ada mesinnya. Uji coba ditarik tug boat. Ha ha ha ha ha

    BalasHapus
  35. Serem belanja rudal
    Malon menangis nih

    BalasHapus
  36. LINK BUKTI SIPRI 2025
    MALAYDESH KOSONG
    MALAYDESH KOSONG
    MALAYDESH KOSONG
    https://armstransfers.sipri.org/ArmsTransfer/CSVResult
    ====================
    ====================
    ====================
    LINK BUKTI SIPRI 2025
    INDONESIA SHOPPING
    INDONESIA SHOPPING
    INDONESIA SHOPPING
    https://armstransfers.sipri.org/ArmsTransfer/CSVResult
    😝😝😝😝😝😝😝😝😝

    BalasHapus
  37. BUKTI SIPRI 2025 : MY versus IDN
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    https://armstransfers.sipri.org/ArmsTransfer/CSVResult
    ________________________________________
    PERSENTASE IMPOR SENJATA GLOBAL =
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    -
    Sumber Data : Trends in International Arms Transfers, 2025
    https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
    -
    1. INDONESIA (1,5%)
    STATUS: PENERIMA SENJATA TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
    Fokus: Modernisasi besar-besaran (Jet tempur Rafale,, Kapal Selam Scorpène, dan Kapal PPA).
    -
    2. Filipina (1,2%)
    Status: Urutan kedua di kawasan.
    Fokus: Penguatan pertahanan pantai dan udara (Rudal BrahMos, helikopter tempur, dan kapal fregat).
    -
    3. Singapura (1,1%)
    Status: Urutan ketiga di kawasan.
    Fokus: Pemeliharaan keunggulan teknologi (Jet tempur F-35B dan kapal selam tipe 218SG).
    -
    4. Thailand (0,5%)
    Status: Urutan keempat di kawasan.
    Fokus: Alutsista dari Swedia, AS, dan Korea Selatan (termasuk jet tempur dan bom berpemandu).
    -
    5. Malaysia (0,3%)
    Status: Urutan kelima di kawasan.
    Fokus: Modernisasi terbatas namun strategis, seperti pengadaan 18 unit pesawat tempur ringan FA-50 dari Korea Selatan.
    -
    6. Kamboja (0,1%)
    Status: Urutan keenam di kawasan.
    Fokus: Dominasi pasokan dari China, termasuk sistem peluncur roket multipel (MLRS).

    BalasHapus
  38. BUKTI SIPRI 2025 : MY versus IDN
    https://armstransfers.sipri.org/ArmsTransfer/CSVResult
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    ________________________________________
    PERSENTASE IMPOR SENJATA GLOBAL =
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    -
    Sumber Data : Trends in International Arms Transfers, 2025
    https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
    -
    1. INDONESIA (1,5%)
    STATUS: PENERIMA SENJATA TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
    Fokus: Modernisasi besar-besaran (Jet tempur Rafale,, Kapal Selam Scorpène, dan Kapal PPA).
    -
    2. Filipina (1,2%)
    Status: Urutan kedua di kawasan.
    Fokus: Penguatan pertahanan pantai dan udara (Rudal BrahMos, helikopter tempur, dan kapal fregat).
    -
    3. Singapura (1,1%)
    Status: Urutan ketiga di kawasan.
    Fokus: Pemeliharaan keunggulan teknologi (Jet tempur F-35B dan kapal selam tipe 218SG).
    -
    4. Thailand (0,5%)
    Status: Urutan keempat di kawasan.
    Fokus: Alutsista dari Swedia, AS, dan Korea Selatan (termasuk jet tempur dan bom berpemandu).
    -
    5. Malaysia (0,3%)
    Status: Urutan kelima di kawasan.
    Fokus: Modernisasi terbatas namun strategis, seperti pengadaan 18 unit pesawat tempur ringan FA-50 dari Korea Selatan.
    -
    6. Kamboja (0,1%)
    Status: Urutan keenam di kawasan.
    Fokus: Dominasi pasokan dari China, termasuk sistem peluncur roket multipel (MLRS).

    BalasHapus
  39. BUKTI SIPRI 2025 : MY VERSUS IDN
    HTTPS://ARMSTRANSFERS.SIPRI.ORG/ARMSTRANSFER/CSVRESULT
    -
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    MY KOSONG = IDN SHOPPING
    ________________________________________
    PERSENTASE IMPOR SENJATA GLOBAL = TRENDS IN INTERNATIONAL ARMS TRANSFERS, 2025
    HTTPS://WWW.SIPRI.ORG/SITES/DEFAULT/FILES/2026-03/FS_2603_AT_2025.PDF
    -
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    SIPRI PERIODE 2021–2025:
    -
    INDONESIA (1,5%)
    STATUS: PENERIMA SENJATA TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
    Fokus: Modernisasi besar-besaran (Jet tempur Rafale,, Kapal Selam Scorpène, dan Kapal PPA).
    -
    MALAYDESH (0,3%)
    Status: Urutan kelima di kawasan.
    Fokus: Modernisasi terbatas seperti pengadaan 18 unit pesawat tempur ringan FA-50 dari Korea Selatan
    ________________________________________
    GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
    HTTPS://WWW.GLOBALFIREPOWER.COM/COUNTRIES-LISTING.PHP
    -
    1 INDONESIA – PERINGKAT 13 DUNIA (SKOR: 0,2582)
    -
    2 VIETNAM – PERINGKAT 23 DUNIA (SKOR: 0,4066)
    -
    3 THAILAND – PERINGKAT 24 DUNIA (SKOR: 0,4458)
    -
    4 SINGAPURA – PERINGKAT 29 DUNIA (SKOR: 0,5272)
    -
    5 MYANMAR – PERINGKAT 35 DUNIA (SKOR: 0,6265)
    -
    6 FILIPINA – PERINGKAT 41 DUNIA (SKOR: 0,6993)
    -
    7 MALAYSIA – PERINGKAT 42 DUNIA (SKOR: 0,7379)
    -
    8 KAMBOJA – PERINGKAT 83 DUNIA (SKOR: 1,8434)
    -
    LAOS – PERINGKAT 125 DUNIA (SKOR: 2,8672)
    -
    Catatan: Brunei Darussalam dan Timor Leste biasanya tidak dimasukkan dalam pemeringkatan GFP karena skala militer yang sangat terbatas.

    BalasHapus
  40. 2026 USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
    -
    PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
    -
    1. INDONESIA
    Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
    -
    2. SINGAPURA
    SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
    -
    3. VIETNAM
    USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
    -
    4. THAILAND
    204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
    -
    5. FILIPINA
    295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
    -
    6. MALAYDESH
    RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis –
    -----------------
    KAYA .....
    GDP INDONESIA 2024 X 1.5% = BUDGET DEFENSE
    USD 1492 BILLION X 0.015 = USD 22 BILLION
    USD 1492 BILLION X 0.015 = USD 22 BILLION
    USD 1492 BILLION X 0.015 = USD 22 BILLION
    Indonesia's Ministry of Defense aims to gradually increase the defense budget from 0.8 percent to 1.5 percent of the country's gross domestic product (GDP) to enhance defense capabilities
    =============
    =============
    MISKIN .....
    2026 USD1.8 BILLION MINDEF =
    PROCUREMENTS USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
    INFRASTRUCTURE PROJECTS USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
    DEVELOPMENT EXPENDITURE USD0.6 BILLION = USD600 MILLION
    Malaydesh has taken a decisive step toward strengthening its national defence architecture with the allocation of RM21.2 billion to the Ministry of Defence (MINDEF) under the 2026 National Budget, unveiled by Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim in Parliament today.Of this, RM14.11 billion is designated for Operational Expenditure, covering maintenance, training, and ongoing deployments, while RM7.63 billion is directed toward Development Expenditure, funding new procurements and infrastructure projects.
    ------------------
    5x PM BUAL MRCA LCS SPH MRSS = 2025 ZONK
    6x MOD BUAL MRCA LCS SPH MRSS = 2025 ZONK
    PROCUREMENT = 2026 FREEZES : 2023 CANCELLED
    -
    5x GANTI PM = 84,3% TO GDP
    5x GANTI MOF = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
    97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
    -
    5x GANTI PM = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
    6x GANTI MOD = KEKANGAN KEWANGAN
    97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
    ----------------
    MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    -
    LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
    5x GANTI PM
    6x GANTI MOD
    -
    SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    -
    MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    ----------------
    GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
    Federal Government Debt
    • End of 2024: RM 1.25 trillion
    • End of June 2025: RM 1.3 trillion
    • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
    Household Debt
    2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP

    BalasHapus