08 November 2019

South Korea Launches Philippine Navy’s Second José Rizal-Class Frigate

08 November 2019


The vessel is on track for delivery in 2021. South Korean shipbuilder Hyundai Heavy Industries (HHI) has launched the second José Rizal-class frigate on order for the Philippine Navy (photo : News1)

South Korean shipbuilder Hyundai Heavy Industries (HHI) has launched the second and final José Rizal-class multirole frigate on order for the Philippine Navy (PN).

The 107.5 m-long warship, which will be known as BPR Antonio Luna (pennant number 151) once commissioned, entered the water at HHI's facilities in the southeastern coastal city of Ulsan on 8 November in a ceremony attended by Philippine Secretary of National Defense Delfin Lorenzana and Chief of Staff of the Armed Forces of the Philippines General Noel Clement.

The 2,600-tonne vessel, which was laid down on 23 May, is scheduled to be handed over to the PN between September and October 2020, while delivery of first-of-class José Rizal (150), which was launched that same day, is expected to take place between April and May 2020.

The ships are derivatives of the HDF-3000 frigate design, which is a smaller version of the Incheon (FFX-1) frigate class operated by the Republic of Korea Navy (RoKN).

Both vessels were ordered by Manila under a PHP16 billion (USD316 million) contract awarded to HHI in 2016, with an additional PHP2 billion set aside for weapon systems and munitions, according to the state-owned Philippine News Agency (PNA).

The PN pointed out in a statement that the new vessels, each of which is armed with two 324 mm triple-tube torpedo launchers as well as surface-to-air and surface-to-surface missiles, are capable of carrying out a variety of missions, including anti-air surface (AAW), anti-surface warfare (ASUW), anti-submarine warfare (ASW), and electronic warfare (EW) operations.

As Jane's previously reported, the class will be equipped with two SIMBAD-RC surface-to-air missile launcher turrets, one each on the port and starboard sides. Other weapons onboard include a 76 mm Oto Melara Super Rapid naval gun in the primary position and one 30 mm 'SMASH' remote-controlled stabilised gun system from Turkey's Aselsan in the aft section.

(Jane's)

99 komentar:

  1. Balasan
    1. Untuk ngelem gowind LCS 😁

      Hapus
    2. Gak melu aliran darurat destroyer to om??😂

      Hapus
    3. INDONESIA DARURAT BERGOYANG DANGDUT OM!!!
      BIAR ASIK HIDUP INI....YIHAAA!!!

      Hapus
    4. Mboten pak dhe, namung darurat kopi pangku wonten Kemukus. Urgent

      Hapus
    5. Di koploin dangdutnya om ngolor, biar makin greget👍

      Hapus
    6. Dimasukan scorpene aja ,scorpene si jamban jelajah laut😂😂😂

      Hapus
    7. 😅 om super bisa juga ngebodor

      Malon semakin bengap dijamban

      Malon senang digondolin umngok n ph

      Kihkihkih

      Hapus
    8. Beruk malon darurat pisang

      Kih kih kih

      Hapus
  2. Balasan
    1. They are👆 the king of RFI, kaji mengkaji last Cancel. Wk wk wk ha ha 😀

      Hapus
    2. Malay pon nak pesan 4bilangan akan beberapa taon kehadapan tapi dalam mimpi sahaje🙏🙏🙏

      Hapus
    3. Mereka Sudah kehilangan rase percaye diri dalam industry Pertahanan miliknya dan ATM pada umumnya🤔

      Hapus
    4. Ya mau bgmn lagi bujet kecil dan suka menaikan harga pembelian alat pertahanan ,tinggal tunggu waktu kulam lumpur dijual

      Hapus
    5. Moril perajurit juga serasa merana alias drop. Makanya akhir ini mereka banyak berlatih yg di tinjau langsung oleh mat sabu guna menaikkan moril anggota ATM

      Hapus
    6. Jom coin for malaydogsial

      Kih kih kih

      Hapus
  3. "Apa-apaan ini, lebay banget, pake ada yg gelantungan dikap macam sekrit serpis....yg presiden beneran aja ga gitu banget 😣😣😣"

    https://jakartagreater.com/menhan-prabowo-subianto-jajal-rantis-komodo/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yo gitulah,skip aja..., Yg penting dan yg di harapkan prestasi sesuai janjinya kedepannya

      Hapus
    2. Mbok yo ben tho! Lagi seneng kuwi!

      Hapus
    3. Yowes....waton ra kakeyan gaya thok

      Hapus
    4. Yowes....waton ra kakeyan gaya thok

      Hapus
  4. Congrats Philippine navy for this achievement

    BalasHapus
  5. Big Congratulation for Philippines!!!!

    BalasHapus
  6. Balasan
    1. Darurat Kiper? Ini bukan forum sepakbola😸

      Hapus
    2. 😝😝😝😝😝 ketemu anak kumpul bapak

      Hapus
    3. Dar dah minum obat???? Minum obat dulu baru main dimari 😊

      Hapus
    4. Iyo iku gelem aku pesen2 sitok gae mbah gono rondoe😏😏

      Hapus
    5. Maaf yoo mas Edan🙏🙏.. Persedian lgi kosong, onone stok lama KW 1 ...U45

      Hapus
    6. Yang U-45 juga boleh mbah gono, ora perlu ditelaneni meneh mbah wis telaten

      Hapus
    7. Indonesia darurat Neustrashimyy

      Hapus
    8. Tak pikir ngomong kapal selam mini je. Jebule uwuk-uwuk😌

      Hapus
    9. Mbah gono masio topo nek onok uwuk2 topoe langsung dicancel

      Hapus
  7. Voltus Voltron mana ndar? Keluarin juga

    BalasHapus
  8. d Fleet7 November 2019 16.07

    Inget anggaran ya gaiiiiiss
    Rakhmat Hakim | Editor manty Meiliana JAKARTA, KOMPAS.com - Dirjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Bondan Tiara Sofyan mengungkapkan, sekitar 40 persen dari anggaran pertahanan habis untuk gaji pegawai kementerian dan prajurit TNI. "Jadi kira-kira anggaran pertahanan itu dari total yang disebutkan sekitar 40 persen itu untuk gaji ya. Jadi biaya, betul karena memang seperti itu," ujar Bondan dalam sebuah diskusi di Galeri Foto Antara, Pasar Baru, Jakarta, Kamis (7/11/2019). "Kami alokasikan 40 persen itu adalah gaji yah, karena kan total kita 450.000 PNS," sambungnya. Baca juga: Jokowi Ingatkan Prabowo Jangan Banyak Impor di Bidang Pertahanan Diketahui, anggaran pertahanan pada APBN 2020 sebesar 127,4 triliun. Menurutnya, di tahun yang sedang berjalan ini beban anggaran untuk gaji pegawai sekitar 30 persen. Namun, karena ada kenaikan tunjangan kinerja sebesar 2 kali lipat maka anggaran untuk gaji pegawai naik menjadi 40 persen tahun depan. Sisanya yaitu untuk belanja barang dan belanja modal yang besarnya masing-masing 30 persen. Belanja barang biasanya diperuntukkan bagi biaya perawatan alat utama sistem pertahanan ( alutsista) sedangkan belanja modal dipergunakan untuk membeli alutsista baru. Bondan menambahkan, dari total anggaran untuk belanja modal, 31,5 persennya untuk industri pertahanan dalam negeri. "Jadi ya artinya sekitar sepertiga dari itu ya yang digunakan untuk belanja modal. Jadi belanja modal itu kan membeli baik dari dalam maupun luar negeri," lanjut dia.

    Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "40 Persen Anggaran Pertahanan Bakal Habis untuk Gaji Pegawai", https://nasional.kompas.com/read/2019/11/07/14345611/40-persen-anggaran-pertahanan-bakal-habis-untuk-gaji-pegawai.
    Penulis : Rakhmat Nur Hakim
    Editor : Diamanty Meiliana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tukang Ngitung7 November 2019 21.26

      Ya langsung dihitung aja :

      Untuk belanja modal 30% = 0.3

      127,4 x 0,3 = 38,22

      Jadi 38,22 triliun rupiah untuk alutsista.

      31,5% = 0,315 untuk industri dalam negeri.

      38,22 x 0,315 = 12,0393 dibulatkan 12,04

      Jadi 12,04 triliun untuk industri pertahanan dalam negeri.

      38,22 - 12,04 = 26,18

      26,18 triliun rupiah untuk alutsista impor

      26,18 triliun rupiah dikurskan ke usd = usd 1,87 miliar

      1,87 miliar x 5 tahun = 9,35 miliar

      Jadi dalam 5 tahun ke depan sedikitnya usd 9,35 miliar untuk belanja alutsista ke luar negeri.

      12,04 x 5 = 60,2

      Dan untuk industri pertahanan dalam negeri dalam 5 tahun ke depan mendapat bagian sedikitnya 60,2 triliun rupiah untuk belanja alutsista dari produk dalam negeri.

      Kebayang khan dapat apa duit segitu banyak.

      Hapus


    2. Mbahpret7 November 2019 16.16

      N sinetron pengalihan serta pengaburan budget pertahanan Indonesia pun d mulai xaxaxaxaxaxaxaxaxa 127t itu hanya utk thn 2020 lho belum nanti kalau masuk APBN-P xaxaxaxaxaxaxaxaxa ingat per tahun 127t n itu bisa berubah d tengah2 tahun xaxaxaxaxaxaxaxaxa yuhhuuuu malon nih 🍌🍌🍌🍌🍌🍌

      Hapus
    3. Sorry guys,

      Kupindah ke sini ya percakapan di atas.

      Hapus
    4. Perasaan sdh beberapa episode yg lalu deh om xaxaxaxaxaxaxaxaxa

      Hapus
    5. Ya mbahpret, tapi itu udah di komentar yg 200an lebih jadi banyak yg nggak baca.

      Hapus
    6. Bung Ntung dan para warjager disini, ada kabar dari salah satu kontributor Military Buzz bahwa KKP juga sudah punya CH4 (Dioerasikan oleh TNI AU), Nah apakah salah satu member disini ada yang pernah denger kabarnya juga? 😁😁😁

      Hapus
    7. Saya baru denger nih.

      Linknya mana ya mas Brandal?

      Andaikata benar pun syukurlah dan ini bukti satu lagi kalo budget untuk pertahanan itu disebar di beberapa kementerian.

      Hapus
    8. kira" menurus om woof yg bakal datang tahun depan apa aja?

      menurut saya kok diskusinya lebih kondusif disini daripada di warung sebelah.


      @mas Berandal, sertakan link mas buat bacaan. hehe

      Hapus
    9. Yang pasti masih didominasi kapal2 patroli kecil.

      Oerlikon batch 2.

      NASAMS masih akan datang di 2021

      Kalo pengadaan alutsista era Pak RR masih senyap tapi tahu2 njedul barangnya.

      Yang kita tahu hanya Pak RR diberi sambutan tembakan meriam kehormatan sebanyak 21 kali jadi pasti tidak main2 untuk daftar belanjaannya.

      Hapus
    10. Ini liknya https://www.instagram.com/p/B4gSYzsFxGI/?utm_source=ig_web_copy_link. sudah diposting di Military Buzz tapi hanya beberapa waktu, kemudian sudah ditakedown sama adminnya.

      Hapus
  9. Maaf OOT bentar.


    Tuhkan, Marinir sekarang berada dibawah MABES TNI langsung. kira" apa yg bakal terjadi , ? angkatan ke 4 ?

    sepertinya mau mengadopsi doktrin USMC, , ,
    hmm..., , kita perlu Gorengan Dan Kopi yg banyak untuk menonton ini.


    https://defence.pk/pdf/threads/indonesia-defence-forum.229571/page-1728#post-11880055



    tuh kan bener lagi, perkiraan kenapa si Papa Bear mainnya di biak mulu. dia pen bangun Space Launcher disana, tempatnya strategis banget.

    https://garudamiliter.blogspot.com/2019/11/biak-jadi-bandar-antariksa-pertama.html?m=1

    harapannya tak lainadalah seluruh pejabat mebjalankan tupoksinya dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab sih.

    tuntutan Mat rempit simple kok, KFX lanjut sampe jadi gitu aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. OOT...! Dan ada kabar dari salah satu kontributor Military Buzz bahwa KKP juga sudah punya CH4 (Dioperasikan oleh TNI AU), Nah apakah salah satu member disini ada yang pernah denger kabarnya juga? 😁😁😁

      Hapus
    2. Kayaknya nggak gitu deh..

      Korps marinir hanya sejajar dengan Komando Armada dan Kolinlamil.

      Jadi marinir masih di bawah AL.

      Hapus
    3. yup, mungkin sekarang dibikin gitu buat memudahkan rantai komando.

      tapi saya rasa untuk angkatan ke 4 masih terlalu dini apabila dibicarakan sekarang.

      om woof kagak main ke defence.pk lagi tah? dicariin noh sama sesepuh disana.

      Hapus
    4. Di sana ada orgil yang nawarin solusi Arleigh burke dan DZP.

      Gemblung dia mosok industri perkapalan dalam negeri diabaikan.

      sekian unit Arleigh burke dan sekian unit DZP yang dia sebut itu jumlah biaya akuisisinya bisa untuk bikin 92 unit kapal lokal berdaya jangkau 5000 nm lengkap sensor, ecm, rudal ashm, aaw, torpedo. Cukup untuk menghidupi ribuan karyawan dan keluarganya di 4 galangan swasta lokal selama 25 tahun ke depan.

      Hapus
    5. nah loh, 5000 ton itu aja udah 2x si sigma 10514 yang udah lumayan baguslah di kawasan minus SG.

      tinggal mau improve di segi elektronik dan persenjataan aja.

      sekarang mikir yg lebih realistis aja, belajar dari 0 dan bisa memproduksi sendiri seperti negara" besar atau beli tapi mangkrak.

      seperti proyek KFX, memamg kalau dilihat proses yg sekarang ini masih suram, tapi lihat 10 tahun kedepan,kalau proyek ini berhasil bukan tidak mungkin akan menjadi tulang punggungAURI layaknya F 16, lha wong CN 235 aja empunya pernah bangkrut dan sekarang semakin melanglang terbang tinggi kok. masa KFX yang segini doang pupus.(hehe, rumit juga sih, tapi saya yakin tetep lanjut kok)

      Hapus
  10. Grats pinoy..dua bijik bisa berkawan ama martadinata..smtara 4 lcs msih dilimbungan wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ooooh lcs malon berkarat dilimbungan itu hasil utang ya loon😗😗😗???

      Hapus
    2. MaharogoLela kapan mahu berlayar, apa th 2055..

      Hapus
    3. Wkwkwk design failure? Wkwkwkwk

      Hapus
    4. Tepatnja : dilimbungan hingga 2023...😂😁

      Hapus
    5. Bhumibol Adulyadej class juga baru 2 lon..

      Itu namanya realistis, bertahap.
      Ga kayak LCS lu, sembang bikin 6, tapi gak selesai 1 pun..😂😂😂

      Hapus
    6. Tumben xkafir agak waras biasanya suka menghujat, apa beda orang ini?

      Hapus
    7. Karena rajin minum obat sesuai aturan dan takaran. Maka akalnya lebih lurus alias sehat😁😁😁👍

      Hapus
  11. Whihhhhh, jebul perbandingan regone pesawat AEW Erieye(sebelum generasi Erieye-ER) vs E 7 ki = 1:4 😱😱😱

    BalasHapus
  12. ...mas bro Smiling @ Su-35 Flanker E duet karo F-16 Viper apik ora ?

    ...SAAB Gripen kelaut ajach dech
















    ... Xixixixixixixi 😜

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rawan Kabeh dari embargo yu sa dan sucad Sukro yg mihil. Lebih TKA CN-235 gun ship, aman sentosa selamanyaa😌😌😌

      Hapus
    2. ...ada ajach bro, memerangi kampret dulu














      ... Xixixixixixixi 😁

      Hapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  14. Salam kenal untuk kawan kawan semua ...��

    BalasHapus
  15. Beruk malon makin melancap 😁😁😁

    BalasHapus
  16. Salam 1 Kapal LCS 7 tahun tak reti reti, Malon Otak di dengkul sering ke angin anginan

    BalasHapus
  17. Breaking news,mulai januari bpjs naik 100 persen,bbm,listrik,pajak motor,pupuk naik tinggi,harga rokok minimal 50 rb,daya beli menurun,dunia bisnis swasta makin jatuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh, pagi2 langsung sambat. Kasihan akutuh 🤭

      Hapus
    2. Trus kenapa?
      Mengeluh? Nyalahin?

      Kalo dasar lu males trus terpuruk ya nasib lu aja, ga usah nyalahin orang...😂😂😂

      Kasihaaan..😛

      Hapus
    3. Gak juga tuh... Aku tak merokok, usahaku lagi bagus bagusnya tahun ini...😁

      Hapus
    4. Wooii klw gila jangan diambil sendiri, harga rokok cm 17rb paling naik20rb, bpjs saya gak ikut mau naik mau dihapus bukan urusan saya😂

      Hapus