16 Juli 2009

TNI-AU Gunakan Simulator F-16 untuk Tingkatkan Kemampuan Pilot

16 Juli 2009

F-16 TNI-AU (photo : Kaskus Militer )

Simulator F-16 Efektif Tingkatkan Kemampuan Penerbang
Untuk meningkatkan kemampuan/skill para penerbang terutama penerbang yang sedang masa transisi dari pesawat latih dasar ke pesawat tempur F-16/Fighting Falcon, keberadaan Simulator F-16 sangat membantu. Demikian, penjelasan Kafaslat, Simulator F-16 Wing 3 Lanud Iswahjudi, Mayor Lek Sondhi, S.Sos, Kamis (16/7).

Sejak dioperasikan pada tanggal 17 Maret 1998, Simulator F-16 digunakan untuk membantu para penerbang dalam tiga hal, yaitu untuk transisi dari pesawat latih dasar ke pesawat f-16, konversi dari pesawat jet tempur ke pesawat F-16, serta profesiensi guna meningkatkan skill para penerbang pesawat tempur F-16.

Para penerbang bisa dinyatakan lulus terbang dengan menggunakan Simulator F-16, apabila mereka telah menguasai sistem operasional dalam menerbangkan pesawat sesuai prosedur yang telah ditentukan mulai dari “take off hingga landing” pesawat dengan aman, efektif dan selamat. Terbang menggunakan Simulator F-16 bisa dilakukan oleh seluruh penerbang F-16 dan lamanya terbang rata-rata kurang lebih satu jam/sortie.

Salah seorang siswa Transisi F-16 sedang mengoperasikan Simulator F-16, di Faslat, Wing 3 Lanud Iswahjudi (photo : TNI-AU).

Simulator pesawat F-16 tersebut berada dibawah kendali Wing 3 Lanud Iswahjudi dengan penanggungjawab Kafaslat Simulator F-16, Wing 3 Mayor Lek Sondhi, S.Sos,. Simulator tersebut sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan para penerbang F-16 karena memiliki fasilitas yang sangat lengkap. Fasilitas tersebut diantaranya adalah General Flight, Basic Flight Maneuver, Air Intercept, Dog Fight (pertempuran udara satu lawan satu atau satu lawan dua).

Bagi penerbang transisi, simulator ini sangt efektif untuk memahami prosedur terbang karena dipandu dengan fasilitas Prosedur Operasional Umum (General Operation Procedure), fasilitas untuk Take off dan Landing (General Flight), dan Fasilitas terbang maneuver dasar (Basic Flight Manuver). Fasilitas lain yang memandu Penerbang transisi adalah Instrument Flight, Formation Flight, dan Emergency Situation.

Dari fasilitas-fasilitas tersebut, dipastikan para penerbang transisi akan segera dapat menguasai prosedur-prosedur yang harus dilakukan dalam menerbangkan pesawat F-16. Demikina pula bagi penerbang F-16 sendiri akan sangat terbantu bila sering menggunakan simulator tersebut, karena simulator tersebut dilengkapi dengan fasilitas tempur yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan tempurnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar