ITS Guiseppe Garibaldi (photo: Marina Difesa)
Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan kapal induk pertama milik Indonesia buatan Italia, Giuseppe Garibaldi ditargetkan tiba di Indonesia sebelum HUT TNI yakni 5 Oktober 2026.
"Untuk Garibaldi, masih dalam proses ya. Harapannya bisa sampai di Indonesia sebelum HUT TNI," kata Ali saat jumpa pers di Markas Pus Pom AL, Jakarta Pusat, Kamis.
Ali menjelaskan hingga saat ini pemerintah melalui Kementerian Pertahanan masih melakukan negoisasi dengan galang kapal Italia Fincantieri selaku pihak yang memproduksi Garibaldi.
Dia melanjutkan, negoisasi antara Kementerian Pertahanan dan Angkatan Laut Italia selaku pihak yang sebelumnya menggunakan kapal tersebut hingga saat ini juga masih berlangsung.
Namun demikian, Ali tidak menjelaskan secara rinci seperti apa proses negoisasi yang saat ini masih berlangsung.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Tunggul mengatakan pihaknya menghadirkan kapal induk Giuseppe Garibaldi untuk kepentingan misi operasi militer selain perang (OMSP).
"Kapal Induk tersebut akan digunakan dalam pelaksanaan OMSP," kata Tunggul kepada ANTARA di Jakarta.
OMSP merupakan misi kemanusiaan yang kerap dilakukan TNI dalam situasi darurat seperti membantu warga dalam proses evakuasi saat bencana alam ataupun kecelakaan dalam skala besar.
Tidak hanya itu, pengiriman prajurit perdamaian ke daerah-daerah konflik juga dikategorikan sebagai OMSP.
Menurut Tunggul, kapal tersebut cocok untuk misi OMSP karena dapat mengangkut kebutuhan logistik dalam jumlah besar. Tidak hanya itu, kapal tersebut juga memiliki daya jelajah yang tinggi dan dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang mumpuni.
Namun demikian, dirinya tidak menutup kemungkinan kapal tersebut nantinya juga dipakai untuk misi operasi perang.
Saat ini, kata Tunggul, pihaknya sedang berupaya mengakuisisi kapal induk milik AL Italia. Namun, dia tidak menjelaskan dengan rinci seperti apa proses akuisisi yang tengah berlangsung antara TNI AL dan AL Italia.
Tunggul juga tidak menjelaskan berapa uang yang harus digelontorkan Kementerian Pertahanan untuk mengakuisisi kapal induk tersebut.
Untuk diketahui, kapal induk ini memiliki kesamaan dengan dua KRI baru milik TNI AL yakni KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321, yakni sama sama dibuat oleh perusahaan asal Italia Fincantieri.
Kapal induk dengan panjang 180,2 meter ini dilengkapi dengan mesin penggerak super yang dapat menggerakkan kapal dengan kecepatan 30 knot atau 56 kilometer per jam.
Kapal pengangkut pesawat tempur ini juga dilengkapi beberapa radar jamming hingga senjata seperti peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow / Selenia Aspide , Oto Melara Kembar 40L70 DARDO, 324 mm tabung torpedo rangkap tiga dan Otomat Mk 2 SSM.
(Antara)

Ciamik.. π€
BalasHapusMendoneyaa.. π
HapusJUST IN - Indonesia is launching a bold plan to use toll roads as emergency runways for its fighter jets — creating air bases across the country without building aircraft carriers
https://x.com/i/status/2021899449380090333
Horeeèeeey....
HapusINDONESIA = BATAS LIMIT 60%
BalasHapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
GORILA KLAIM KAYA : 97.000 EKSODUS =
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
---------------------------
Sumber Berita Utama:
Laporan Resmi: Portal JPN Malaydesh (Update 9 Jan 2026).
Media : The Straits Times dan Harian Metro.Kompas Money dan CNBC Indonesia
The Straits Times (Singapore): "More than 57,000 Malaydeshns renounced their citizenship for Singapore's over last 5 years: Report".
New Straits Times (Malaydesh): "Economic factors, family main reasons 61,116 Malaydeshns gave up citizenship".
VnExpress International: "Nearly 94% of Malaydeshns who renounced citizenship moved to Singapore".
SAYS: "Why Thousands Of Malaydeshns Are Giving Up Their Citizenship".
RinggitPlus: "Economic And Family Factors Drive Malaydeshns To Renounce Citizenship
-------------------
pernyataan resmi Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) Malaydesh melalui Direktur Jenderalnya, Badrul Hisham Alias.
-
Berikut adalah rincian detail mengenai tren pelepasan kewarganegaraan tersebut:
Statistik Utama (Periode 2020 – 17 Desember 2025)
Total Warga Melepas Kewarganegaraan: Sebanyak 61.116 orang resmi menanggalkan status warga negara Malaydesh dalam rentang waktu lima tahun terakhir.
Destinasi Utama:
1. Singapura (93,78%): Sekitar 57.315 orang memilih menjadi warga negara Singapura. Kedekatan geografis dan peluang ekonomi menjadi faktor penentu utama.
2. Australia (2,15%): Menempati posisi kedua sebagai tujuan migrasi.
3. Brunei Darussalam (0,97%): Berada di posisi ketiga.
Negara Lain (3,1%): Tersebar di berbagai negara di seluruh dunia.
-
Profil Demografis & Penyebab
Mayoritas Wanita: Sekitar 57,9% (35.356 orang) dari mereka yang pindah kewarganegaraan adalah perempuan.
Kelompok Usia: Kelompok usia produktif 31 hingga 40 tahun menjadi penyumbang terbesar, yakni sekitar 31,6% dari total pemohon.
-
Faktor Pendorong: Keputusan ini didorong oleh dua faktor utama: ekonomi (mencari standar hidup dan nilai tukar mata uang yang lebih baik) serta alasan keluarga (seperti pernikahan dengan warga negara asing).
-
MALAYDESH ........
GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
FEDERAL GOVERNMENT DEBT
• END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
• END OF JUNE 2025: RM 1.3 TRILLION
• PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
HOUSEHOLD DEBT
2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
------------------
MALAYDESH .........
DEBT 2025 = RM 1,73 TRILLION
DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
------------------
MALAYDESH ........
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH
GDP INDONESIA = MALAYDESH +SINGA+PINOY
BalasHapusGDP INDONESIA = MALAYDESH +VIET+PINOY
GDP INDONESIA = MALAYDESH +THAI+VIET
GDP INDONESIA 1,492,618
GDP SINGA : 561,725
GDP MALAYDESH : 488,250
GDP PINOY : 471,516
GDP VIET : 468,400
GDP THAI : 545,341
WHY IS INDONESIA LISTED AS ONE OF THE G-20 COUNTRIES WHILE MALAYDESH AND SINGAPORE ARE NOT
MALAYDESH and Singapore lack the size to match Indonesia’s importance on the global stage. With a combined GDP of around USD818 Billion, MALAYDESH and Singapore are still quite far from Indonesia’s USD1.3 Trillion GDP, which puts a gap of around USD500 Billion between Indonesia with MALAYDESH and Singapore. EXCLUDING the combined GDP there would be a USD900 billion gap between Indonesia with MALAYDESH and Singapore respectively.
Things get even worse when we measure the economy in GDP PPP. Indonesia stands at around USD4 Trillion in PPP, whilst MALAYDESH at USD1,089 Trillion and Singapore at USD617 Billion. Even the combined GDP of the next three largest ASEAN nations (Thailand, Vietnam, and the Philippines) still couldn’t match Indonesia’s size. Within both PPP and Nominal GDP, no ASEAN nations are within the top 20 largest economies in the world, therefore none of them can qualify for the G20 membership with their GDP.
-
2025 INDONESIA = 6th LARGEST ECONOMY IN THE WORLD BY GDP (PPP)
1. Tiongkok – US$40,7 triliun
2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
3. India – US$17,6 triliun
4. Rusia – US$7,19 triliun
5. Jepang – US$6,74 triliun
6. Indonesia – US$5,69 triliun
7. Jerman – US$5,65 triliun
8. Brasil – US$5,27 triliun
9. Turki – US$3,91 triliun
10. Meksiko – US$3,88 triliun
11. Mesir – US$3,85 triliun
12. Inggris – US$3,82 triliun
13. Prancis – US$3,80 triliun
14. Iran – US$3,74 triliun
15. Pakistan – US$2,09 triliun
16. Bangladesh – US$2,05 triliun
17. Italia – US$2,04 triliun
18. Vietnam – US$1,89 triliun
19. Filipina – US$1,87 triliun
20. Thailand – US$1,85 triliun
Indonesia is the 8th largest economy in the world by GDP (PPP). It is also the largest economy in Southeast Asia.
Explanation
• Indonesia is a member of the G20 and the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).
• Indonesia is an upper-middle income country and a newly industrialized country.
• Indonesia has seen significant economic growth since the Asian financial crisis in the late 1990s.
• Indonesia's economy is expected to benefit from a young population, continued urbanization, and the resurgence of Asia.
• Indonesia is a member of the BRICS
-
INDONESIA = BATAS LIMIT 60%
GOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
MENYAAALLLAAAAAπ₯
BalasHapusSHOPPING SOPING LANCAR JAYA
Bonus PPA + M346 nich haha!π€π₯³π€
ati2 ada tetangga NGAMUKπ₯GAJEBO haha!π€ͺπ€π€ͺ
uda kena bleklis prancis, jerman, kpop, blande, skrg ngarep pizza ...
kita maen ke fincantieri, ikut2 ajah seblah haha!πππ
Kapal pengangkut pesawat tempur ini juga dilengkapi beberapa radar jamming hingga senjata seperti peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow / Selenia Aspide , Oto Melara Kembar 40L70 DARDO, 324 mm tabung torpedo rangkap tiga dan Otomat Mk 2 SSM.
BalasHapus-------
wahh banyak amat senjatanya haha!ππ¦Ύπ
uda kayak Destro Gendud, gak perluw dikawal ini mah haha!ππ€π
Karena aturan hukum, itu kapal didesain sebagai penjelajah (cruiser). Kebetulan bisa bawa AV-8.π
HapusGempurwaria Shock berattt .π€£π€£π€£ππππππ€ͺ
BalasHapusJamban purrr .cepetan .keluarkan semua airmatamu dgn pejuhmu..ππππ€£π€£π€£π π π
BalasHapusKapal induk purrr..mmww..BKN kapal lcs palsu salah pasang pipa dan wireless 4000 pcs..ππππ€ͺππ
BalasHapusBERUK BOTOL CUKAI CASINO TAK TERIMA KING INDO PUNYA KAPAL INDUK.....EASY SHOPPING BUAT NEGARA KAYA TAK MACAM MALONDESH KONON KAYA TERNYATA MEMBUAL, BOTOL DAN MISKIN π€£π€£π€£π€£π€£π€£
BalasHapusAyo Indonesia bisa Pelajari, amati , tiru , kelak kita bina kapal induk sendiri
BalasHapusATM = amati tiru modifikasi..... Kalo yang sebelah Askar tidur makan wkwkwkwk
HapusPal dah da desainnya
Hapusbakar menyanπ₯dolo aahhh manggil tetangga seblah haha!π»ππ»
BalasHapusnohh baruw semenit lgs nongol⬇️ mahluknya haha!ππ₯π€
HapusKapal TUA bersara milik Itali di HUTANG INDIANESIA...? π€£π€£π€£
BalasHapusRI Utang Rp7,47 Triliun untuk Beli Kapal Induk Italia yang Sudah Dipensiunkan
https://www.kabarbisnis.com/read/28131927/ri-utang-rp7-47-triliun-untuk-beli-kapal-induk-italia-yang-sudah-dipensiunkan
GDP INDONESIA = MALAYDESH +SINGA+PINOY
HapusGDP INDONESIA = MALAYDESH +VIET+PINOY
GDP INDONESIA = MALAYDESH +THAI+VIET
GDP INDONESIA 1,492,618
GDP SINGA : 561,725
GDP MALAYDESH : 488,250
GDP PINOY : 471,516
GDP VIET : 468,400
GDP THAI : 545,341
WHY IS INDONESIA LISTED AS ONE OF THE G-20 COUNTRIES WHILE MALAYDESH AND SINGAPORE ARE NOT
MALAYDESH and Singapore lack the size to match Indonesia’s importance on the global stage. With a combined GDP of around USD818 Billion, MALAYDESH and Singapore are still quite far from Indonesia’s USD1.3 Trillion GDP, which puts a gap of around USD500 Billion between Indonesia with MALAYDESH and Singapore. EXCLUDING the combined GDP there would be a USD900 billion gap between Indonesia with MALAYDESH and Singapore respectively.
Things get even worse when we measure the economy in GDP PPP. Indonesia stands at around USD4 Trillion in PPP, whilst MALAYDESH at USD1,089 Trillion and Singapore at USD617 Billion. Even the combined GDP of the next three largest ASEAN nations (Thailand, Vietnam, and the Philippines) still couldn’t match Indonesia’s size. Within both PPP and Nominal GDP, no ASEAN nations are within the top 20 largest economies in the world, therefore none of them can qualify for the G20 membership with their GDP.
-
2025 INDONESIA = 6th LARGEST ECONOMY IN THE WORLD BY GDP (PPP)
1. Tiongkok – US$40,7 triliun
2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
3. India – US$17,6 triliun
4. Rusia – US$7,19 triliun
5. Jepang – US$6,74 triliun
6. Indonesia – US$5,69 triliun
7. Jerman – US$5,65 triliun
8. Brasil – US$5,27 triliun
9. Turki – US$3,91 triliun
10. Meksiko – US$3,88 triliun
11. Mesir – US$3,85 triliun
12. Inggris – US$3,82 triliun
13. Prancis – US$3,80 triliun
14. Iran – US$3,74 triliun
15. Pakistan – US$2,09 triliun
16. Bangladesh – US$2,05 triliun
17. Italia – US$2,04 triliun
18. Vietnam – US$1,89 triliun
19. Filipina – US$1,87 triliun
20. Thailand – US$1,85 triliun
Indonesia is the 8th largest economy in the world by GDP (PPP). It is also the largest economy in Southeast Asia.
Explanation
• Indonesia is a member of the G20 and the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).
• Indonesia is an upper-middle income country and a newly industrialized country.
• Indonesia has seen significant economic growth since the Asian financial crisis in the late 1990s.
• Indonesia's economy is expected to benefit from a young population, continued urbanization, and the resurgence of Asia.
• Indonesia is a member of the BRICS
-
INDONESIA = BATAS LIMIT 60%
GOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
Kita lihat penghujungnya guys rasanya kapal perang TUA ni akan jadi BEBAN kewangan TNI AL.... π₯π₯π€£π€£π€£π€£
BalasHapusBBM KAPAL SAJA NUNGGAK..... π€£π€£
Penghujungnya lcs palsuuuu..tenggelam..π
HapusBUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
HapusBUKTI PRANK GORILA ....
-------------------------------
GORILA KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
-
HUTANG BAYAR HUTANG
HUTANG BAYAR HUTANG
HUTANG BAYAR HUTANG
-
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
--------------------------------
"Prank Gorila" (2005–2026):
2005 (China):
Batal membeli rudal KS-1A meski sudah ada kesepakatan transfer teknologi.
-
2014 (Prancis):
Rencana akuisisi 18 jet Dassault Rafale tertunda tanpa batas waktu karena anggaran.
-
2016 (Prancis):
Penandatanganan minat (LoI) untuk artileri Nexter Caesar berakhir tanpa kontrak resmi.
-
2017 (Pakistan):
Ketertarikan pada jet JF-17 Thunder tidak pernah berlanjut ke tahap akuisisi.
-
2018 (Indonesia):
Kontrak kapal MRSS dengan PT PAL yang dijanjikan Agustus 2018 gagal terealisasi.
-
2022 (India/Turki/Slovakia):
Negosiasi jet HAL Tejas gagal (pilih FA-50); rencana artileri Yavuz dan EVA 155mm dibatalkan/diganti.
-
2023 (IAG Guardian):
Kendaraan untuk misi PBB di Lebanon (UNIFIL) ditolak karena tidak layak operasional.
-
2024–2025 (Black Hawk & Hornet):
Sewa helikopter Black Hawk gagal total; rencana beli jet F/A-18 Hornet bekas Kuwait tetap tidak menemui kejelasan.
-
2026 (Pembekuan Total): PM Anwar Ibrahim membekukan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan skandal korupsi dan kartel di Kemenhan.
Ohhhh... NGUTANG LENDER..... π₯π₯π€£π€£π€£
BalasHapusRI Utang Rp7,47 Triliun untuk Beli Kapal Induk Italia yang Sudah Dipensiunkan
https://www.kabarbisnis.com/read/28131927/ri-utang-rp7-47-triliun-untuk-beli-kapal-induk-italia-yang-sudah-dipensiunkan
Ohhhhh..... idiot memang orang Malaysewa ππ
HapusBUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
HapusBUKTI PRANK GORILA ....
-------------------------------
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
--------------------------------
TIAP TAHUN TIPU-TIPU LCS DIJANGKA
===================
2011 PENGADAAN LCS = Pengadaan enam LCS pada 2011 itu juga dilakukan tanpa tender terbuka. Kapal-kapal itu akan dibangun di Galangan Kapal Boustead dan unit pertama sedianya dikirim pada 2019.
-----
2019 LCS DIJANGKA = KD Maharaja Lela setelah ditugaskan, diluncurkan secara seremonial pada Agustus 2017. Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019
------
2022 LCS DIJANGKA = menurut jadual asal, setakat Ogos 2022 sepatutnya lima buah kapal LCS harus disiap dan diserahkan kepada TLDM.
-----
2023 LCS DIJANGKA = Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019, dengan kapal terakhir dijadwalkan untuk serah terima pada Juni 2023. Namun, progres kapal pertama baru sekitar 60% selesai
-----
2025 LCS DIJANGKA = Kapal pertama Littoral Combat Ship (LCS) TLDM itu dijangka hanya akan siap pada tahun 2025, iaitu 12 tahun selepas projek itu bermula pada Oktober 2013 dan kerajaan telah memPAY RM6 bilion kepada kontraktor utama projek itu.
-----
2026 LCS DIJANGKA = Lima kapal LCS akan diserahkan kepada TLDM secara berperingkat dengan kapal pertama dijangka diserahkan pada penghujung 2026
-----
2029 LCS DIJANGKA = TLDM hanya akan dapat memperoleh kelima-lima LCS pada 2029 berbanding kontrak asal di mana 5 kapal LCS itu sepatutnya diserahkan pada 2022..
-----
17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD.
Malaydesh panas hati, kerajaan miskin bisa beli ini tak? Kasihan jiran kita aset militer sudah usang semua, duit juga kena songlap Parlemen lengkap penderitaan si miskin πππ
BalasHapusPakar: Jangan Beli Kapal Induk Garibaldi Hanya demi Pride
BalasHapushttps://www.cnnindonesia.com/nasional/20250912134619-20-1272966/pakar-jangan-beli-kapal-induk-garibaldi-hanya-demi-pride
BEDA KASTA ....
Hapus-
1. Batas Limit Utang terhadap PDB (Legal Ceiling)
Indonesia: Memiliki batas limit sebesar 60%.
Malaydesh: Memiliki batas limit sebesar 65%.
Analisis: Malaydesh sudah melampaui ambang batas keamanan yang ditetapkan sendiri.
-
2. Utang Pemerintah (Government Debt)
Indonesia: Berada di level aman sebesar 40% dari PDB.
Malaydesh: Melonjak hingga 69% dari PDB.
Status: Malaydesh dinyatakan Overlimit karena rasio utang pemerintah telah menembus batas kewajaran.
-
3. Utang Rumah Tangga (Household Debt)
Indonesia: Sangat rendah di angka 16% dari PDB.
Malaydesh: Sangat tinggi di angka 84,3% dari PDB.
Dampak: Beban finansial rakyat Malaydesh jauh lebih berat karena sebagian besar pendapatan habis untuk membayar cicilan pribadi.
-
4. Total Beban Akumulasi (Gov + HH Debt)
Indonesia: Total beban gabungan hanya sebesar 56% dari PDB.
Malaydesh: Total beban gabungan mencapai 153,3% dari PDB.
Risiko: Kondisi Malaydesh menunjukkan adanya Risiko Sistemik, di mana tekanan utang negara dan rakyat secara bersamaan dapat memicu krisis ekonomi yang dalam.
-
5. Analisis Krisis Utang Malaydesh (2010 - 2025)
Data menunjukkan adanya tren "gali lubang tutup lubang" yang persisten:
Pelanggaran Batas Aman: Sejak 2020 (62%), rasio utang Malaydesh terus merangkak naik hingga mencapai 70,4% pada 2024. Meskipun diproyeksikan turun tipis ke 69% pada 2025, angka ini tetap di atas batas aman 65%.
Beban Per Kapita yang Masif:
Setiap penduduk menanggung beban RM 81.998 (akumulasi utang negara dan rumah tangga).
Tingginya utang rumah tangga (84,3% terhadap PDB) menunjukkan bahwa konsumsi masyarakat dibiayai oleh kredit, bukan pendapatan riil. Ini adalah "bom waktu" ekonomi.
Pertumbuhan Utang Nominal: Dari USD 150 miliar (2010) menjadi USD 375 miliar (2025). Kenaikan 150% dalam 15 tahun tanpa diimbangi kekuatan fiskal yang setara.
-
6. Dampak Terhadap Kekuatan Militer (Procurement Zonk)
Kekangan keuangan akibat beban bunga utang berdampak langsung pada modernisasi pertahanan. Fenomena "Bual" (omong kosong) yang Anda sebutkan tercermin dalam:
Krisis LCS (Littoral Combat Ship): Proyek mangkrak sejak 2011. Ketidakmampuan fiskal menyebabkan proyek strategis tidak selesai tepat waktu meski dana terus tersedot.
Zonk Procurement (MRCA, SPH, MRSS):
Ketidakstabilan politik (5x ganti PM & 6x ganti Menhan) merusak kontinuitas perencanaan.
Anggaran pertahanan seringkali menjadi "korban" pertama ketika negara harus membayar cicilan utang yang jatuh tempo.
Freeze 2026: Tanpa ruang fiskal (karena utang 69%), hampir mustahil melakukan pembelian alutsista besar di tahun-tahun mendatang.
-
6. Kesimpulan: Stabilitas vs Instabilitas
Indonesia: Memiliki manajemen utang yang jauh lebih konservatif dan aman. Dengan utang pemerintah di 40% dan utang rumah tangga yang sangat rendah (16%), Indonesia memiliki kapasitas jauh lebih besar untuk melakukan pengadaan militer (Procurement) dan investasi infrastruktur tanpa risiko bangkrut.
Malaydesh: Terjebak dalam Debt Trap (Perangkap Utang). Rasio utang terhadap PDB yang gabungan (Negara + Rumah Tangga) mencapai lebih dari 150% menandakan ekonomi yang sangat rapuh terhadap guncangan bunga global. Klaim pelunasan 2053 dianggap tidak realistis jika tren "utang bayar utang" terus berlanjut.
PANAS HATI SAMA KAPAL TUA..? π₯π₯π₯π€£π€£
BalasHapusLo panas o'onπ
HapusBEDA KELAS ......
Hapus-
Analisis perbandingan risiko fiskal dan beban utang antara Indonesia dan Malaydesh dalam bentuk daftar poin untuk kemudahan pembacaan:
1. Perbandingan Kesehatan Fiskal
Indonesia (Zona Aman):
Rasio utang pemerintah sangat terkendali di angka 40% dari GDP.
Masih memiliki selisih 20% sebelum menyentuh batas limit undang-undang (60%).
Utang rumah tangga sangat rendah (16%), menandakan daya beli masyarakat masih berbasis pendapatan, bukan kredit.
Malaydesh (Zona Merah/Overlimit):
Rasio utang pemerintah mencapai 69% - 70,4%, melampaui batas aman yang ditetapkan (65%).
Utang rumah tangga sangat ekstrem mencapai 84,3% dari GDP.
Total beban utang (Negara + Rakyat) mencapai 153,3% dari GDP, menciptakan risiko kebangkrutan sistemik.
________________________________________
2. Beban Rakyat Malaydesh (Per Kapita)
Beban Utang Negara: Setiap individu di Malaydesh menanggung beban sebesar RM 36.139.
Beban Utang Pribadi: Setiap individu rata-rata memiliki utang rumah tangga sebesar RM 45.859.
Total Beban Individu: Setiap kepala di Malaydesh "berhutang" sebanyak RM 81.998. Ini menjelaskan mengapa terjadi eksodus besar-besaran (97.000 orang) karena tekanan biaya hidup yang tinggi.
________________________________________
3. Tren Gali Lubang Tutup Lubang (2010 - 2025)
Pertumbuhan Utang: Dalam 15 tahun, nominal utang melonjak dari USD 150 miliar menjadi USD 375 miliar (naik 150%).
Siklus Gagal Bayar: Data menunjukkan utang baru digunakan hanya untuk menutupi bunga dan pokok utang lama, bukan untuk pembangunan produktif.
Kegagalan Target: Janji pelunasan utang pada tahun 2053 diprediksi gagal total karena jumlah utang nominal terus bertambah setiap tahunnya.
________________________________________
4. Dampak Kelumpuhan Militer (Zonk Procurement)
Akibat keuangan yang "sekarat" karena cicilan utang, modernisasi militer Malaydesh mengalami kegagalan total:
Ketidakstabilan Politik: Pergantian 5 kali Perdana Menteri dan 6 kali Menteri Pertahanan menghancurkan konsistensi kebijakan pertahanan.
Proyek Mangkrak (LCS): Proyek kapal perang yang berjalan sejak 2011 tetap berstatus ZONK (tidak kunjung selesai) meskipun uang negara terus mengalir.
Pembatalan Massal: Program MRCA (pesawat tempur), SPH (meriam), dan MRSS (kapal angkut) semuanya berstatus NO PROCUREMENT atau dibekukan karena "kekangan kewangan" (anggaran membeku hingga 2026).
Ketimpangan: Saat negara tetangga (seperti Indonesia) aktif belanja alutsista baru, Malaydesh hanya bisa melakukan "Bual" (klaim tanpa realisasi).
REAL versus ZONK
Hapus-
Perbandingan antara lonjakan pengadaan alutsista Indonesia (modernisasi masif) dengan rentetan kegagalan atau penundaan (Zonk) di Malaydesh pada periode yang sama (2020–2025):
1. Matra Udara: Jet Tempur & Angkut
Indonesia (Sukses/Aktif):
Dassault Rafale (Prancis): Sukses mengaktifkan kontrak untuk 42 unit; pengiriman tahap pertama dijadwalkan mulai awal 2026.
Airbus A400M Atlas: Pembelian 2 unit pesawat angkut berat berkemampuan tanker yang akan memperkuat logistik udara.
C-130J Super Hercules: Penambahan 5 unit armada baru yang sudah mulai tiba dan beroperasi untuk TNI AU.
Malaydesh (Zonk/Batal):
MRCA (Multi-Role Combat Aircraft): Program penggantian jet tempur (seperti MiG-29 yang sudah pensiun) berstatus Zonk (batal/beku) karena masalah anggaran.
Helikopter Black Hawk: Upaya sewa/beli baru-baru ini dibatalkan setelah mendapat sorotan tajam dari otoritas tertinggi karena inefisiensi pengadaan.
LIFT FA-50 (Korea Selatan): Meskipun ada kesepakatan, jumlahnya sangat terbatas dan belum cukup menutupi celah kekuatan udara yang menua.
2. Matra Laut: Kapal Perang & Selam
Indonesia (Sukses/Aktif):
Kapal Selam Scorpene Evolved: Kontrak dengan Naval Group Prancis untuk 2 unit kapal selam tercanggih dengan teknologi baterai Lithium-ion.
Fregat Merah Putih (Arrowhead 140): Pembangunan 2 unit fregat berat kelas dunia di galangan kapal lokal (PT PAL) bekerja sama dengan Babcock Inggris.
Fregat Paolo Thaon di Revel (PPA): Akuisisi 2 unit kapal patroli tempur canggih dari galangan Fincantieri Italia yang siap kirim.
Malaydesh (Zonk/Mangkrak):
LCS (Littoral Combat Ship) Kelas Maharaja Lela: Proyek mangkrak sejak 2011. Kapal pertama baru memulai sea trial pada Januari 2026 dengan estimasi penyerahan (tauliah) paling cepat Desember 2026—setelah belasan tahun tertunda.
MRSS (Multi-Role Support Ship): Program kapal induk/LPD berstatus Zonk (tidak ada progres pembelian) karena prioritas anggaran dialihkan untuk menambal kerugian proyek LCS.
Kapal Selam Scorpene: Hanya mengandalkan 2 unit lama tanpa ada program penambahan atau modernisasi signifikan di tengah anggaran yang terkunci.
3. Matra Darat: Artileri & Kendaraan Tempur
Indonesia (Sukses/Aktif):
Rudal Khan (Turki): Akuisisi sistem rudal balistik taktis jarak menengah untuk meningkatkan daya gempur strategis.
Tank Harimau: Produksi massal tank medium hasil kerja sama PT Pindad dan FNSS Turki yang kini sudah memperkuat satuan kavaleri.
Radar Ground Master 400 Alpha: Pembelian 13 unit radar pertahanan udara canggih dari Thales Prancis untuk memantau seluruh wilayah kedaulatan.
Malaydesh (Zonk/Stagnan):
SPH (Self-Propelled Howitzer): Program pengadaan meriam gerak sendiri (seperti M109 atau K9) berulang kali masuk daftar belanja namun selalu dicoret karena "kekangan kewangan".
Modernisasi Tank: Tidak ada penambahan armada tank tempur utama (MBT) baru; masih mengandalkan PT-91M Pendekar dalam jumlah terbatas.
4. Akar Masalah: Anggaran vs Realitas
Indonesia: Memanfaatkan Foreign Military Financing dan ruang fiskal yang sehat (Utang/GDP 40%) untuk melakukan belanja besar di saat harga pasar kompetitif.
Malaydesh: Terjebak pada belanja operasional yang sangat besar (mencapai RM 355 miliar dari total anggaran RM 421 miliar) untuk membayar gaji dan perawatan alutsista tua, sehingga sisa dana untuk pembangunan atau pembelian baru sangat minim.
KASTA PENGUTANG GUYS... π₯π₯π€£π€£
BalasHapusRI Utang Rp7,47 Triliun untuk Beli Kapal Induk Italia yang Sudah Dipensiunkan
https://www.kabarbisnis.com/read/28131927/ri-utang-rp7-47-triliun-untuk-beli-kapal-induk-italia-yang-sudah-dipensiunkan
Malaysewa kasta idiot ,π€π€
HapusMODERENISASI versus STAGNASI
Hapus-
1. Indonesia: Ambisi "The New Regional Power"
Dengan anggaran sebesar USD 20 Miliar, Indonesia sedang melakukan transformasi militer besar-besaran yang tidak lagi sekadar pemeliharaan, melainkan pengadaan ofensif dan defensif yang strategis.
Dominasi Anggaran: Anggaran Indonesia kini hampir 4,3 kali lipat lebih besar dari Malaydesh. Ini memberikan keleluasaan bagi Indonesia untuk memborong alutsista kelas berat (Rafale, Scorpene, Frigate, hingga Rudal Balistik).
Kemandirian & Diversifikasi: Daftar pengadaan menunjukkan strategi diversifikasi dari berbagai negara (Prancis, Italia, Turki, AS) serta penguatan industri dalam negeri (PT PAL), yang memposisikan Indonesia sebagai pemimpin pertahanan di Asia Tenggara.
Efek Getar (Deterrent Effect): Peningkatan 37% menunjukkan komitmen politik yang kuat untuk menjadikan TNI sebagai kekuatan yang disegani di tengah ketegangan geopolitik regional.
-
2. Malaydesh: Jebakan Utang dan Stagnasi Militer
Anggaran sebesar USD 4,7 Miliar menunjukkan keterbatasan ruang gerak akibat kondisi ekonomi makro yang tertekan.
Beban Utang yang Melumpuhkan: Dengan utang rumah tangga mencapai 84,3% dari PDB dan utang pemerintah diproyeksi terus meningkat hingga 69,54% pada 2029, kapasitas fiskal untuk modernisasi militer sangat terbatas.
Krisis Prioritas: Tingginya utang negara memaksa pemerintah untuk memprioritaskan pembayaran bunga utang dan subsidi domestik dibandingkan pengadaan alutsista kelas atas.
Ketidakpastian Politik: Pergantian kepemimpinan (PM dan Menhan) yang terlalu sering berdampak pada keberlanjutan kontrak pertahanan. Banyak program yang berstatus "AKAN" atau "CANCELLED" karena tidak adanya kepastian pendanaan jangka panjang.
-
3. Perbandingan Strategis (Head-to-Head)
Status Modernisasi Alutsista
π Indonesia: Melakukan modernisasi agresif dengan mengakuisisi teknologi mutakhir seperti jet tempur generasi 4.5 dan kapal selam kelas Scorpene.
π’ Malaydesh: Terjebak dalam modernisasi bertahap atau minimum yang hanya mencakup pemenuhan kebutuhan dasar operasional.
Kapasitas Fiskal & Anggaran
π° Indonesia: Memiliki ruang fiskal ekspansif yang difokuskan sepenuhnya pada konsep pertahanan total dan belanja modal alutsista.
π Malaydesh: Kondisi keuangan tertekan hebat oleh beban utang rumah tangga (Household Debt) dan utang pemerintah yang mendekati ambang batas GDP.
Posisi & Pengaruh di Kawasan
π Indonesia: Posisi tawar meningkat pesat dan semakin mengukuhkan diri sebagai "Big Brother" atau pemimpin utama di kawasan ASEAN.
⚠️ Malaydesh: Mengalami penurunan pengaruh dan terancam tertinggal oleh negara tetangga seperti Vietnam dan Filipina yang lebih aktif berinvestasi di sektor pertahanan.
Keberlanjutan Program (Sustainability)
✅ Indonesia: Memiliki kontrak aktif dan berjalan (on progress) yang jelas dengan banyak negara mitra strategis global.
❌ Malaydesh: Menghadapi ketidakpastian besar dengan banyaknya program yang mengalami penundaan, pembekuan (freezes), hingga pembatalan.
Gempur waria & MMW silahkan menangis meraung raung ππππ
BalasHapusPanas hati lah tuh, kerajaan miskin tak ada pembelian aset militer kasihan sangat lah malaydesh πππ
BalasHapusGempur waria & MMW makin tersakiitttiiii πππ
BalasHapusGempur waria.....Sakit ya rasanya ππ
BalasHapusOrang kaya boleh beli banyak banyak aset militer, kerajaan miskin malaydesh hanya boleh tengok je sambil merajok kat bilik termenong ππ€£ππ€£
BalasHapusπ₯π₯π€£π€£π€£π€£.....
BalasHapus“Garibaldi “ Kapal yang Lebih Banyak Membakar Uang daripada Bahan Bakar
https://www.delikasia.com/headline-news/garibaldi-kapal-yang-lebih-banyak-membakar-uang-daripada-bahan-bakar
Makin tersakiitttiiii ya gempur waria ππ
HapusAda wang banyak orang kaya lah ni, tak payah hanya berpikir mahalnya minyak, jika perlu korang nak mau dibeli juga πππ
HapusFAKTA TIADA MALAYDESH = EKONOMI LEMAH
HapusTIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
TIADA MALAYDESH
----------------------
10 EKONOMI TERBESAR ASIA =
1 China 19,5 = Tetap dominan, pusat manufaktur & teknologi
2 Jepang 4,9 = Stabil, meski pertumbuhan melambat
3 India 4,3 = Pertumbuhan pesat, didorong sektor jasa & digital
4 Korea Selatan 2,1 = Kuat di teknologi & ekspor
5 Indonesia 1,8–2,0 = IMF menempatkan Indonesia di peringkat 7 dunia, di atas Inggris & Prancis
6 Arab Saudi 1,5 = Didukung minyak & diversifikasi ekonomi
7 Turki 1,4 = Ekonomi campuran, posisi strategis
8 Taiwan 1,2 = Kuat di semikonduktor
9 Thailand 0,7 = Pariwisata & manufaktur
10 Iran 0,6 = Didukung energi, meski tertekan sanksi
-----------------
NEGARA DENGAN GDP TERBESAR TAHUN 2025 BERDASARKAN PPP (PURCHASING POWER PARITY):
1. Tiongkok – US$40,7 triliun
2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
3. India – US$17,6 triliun
4. Rusia – US$7,19 triliun
5. Jepang – US$6,74 triliun
6. Indonesia – US$5,69 triliun
7. Jerman – US$5,65 triliun
8. Brasil – US$5,27 triliun
9. Turki – US$3,91 triliun
10. Meksiko – US$3,88 triliun
11. Mesir – US$3,85 triliun
12. Inggris – US$3,82 triliun
13. Prancis – US$3,80 triliun
14. Iran – US$3,74 triliun
15. Pakistan – US$2,09 triliun
16. Bangladesh – US$2,05 triliun
17. Italia – US$2,04 triliun
18. Vietnam – US$1,89 triliun
19. Filipina – US$1,87 triliun
20. Thailand – US$1,85 triliun
------------------
DAFTAR 20 NEGARA DENGAN GDP NOMINAL TERBESAR TAHUN 2025 :
1. Amerika Serikat – US$30,34 triliun
2. Tiongkok – US$19,90 triliun
3. Jerman – US$5,36 triliun
4. Jepang – US$4,46 triliun
5. India – US$4,26 triliun
6. Inggris – US$3,70 triliun
7. Prancis – US$3,26 triliun
8. Italia – US$2,56 triliun
9. Brasil – US$2,52 triliun
10. Kanada – US$2,49 triliun
11. Rusia – US$2,48 triliun
12. Korea Selatan – US$2,10 triliun
13. Meksiko – US$1,99 triliun
14. Spanyol – US$1,82 triliun
15. Indonesia – US$1,69 triliun
16. Australia – US$1,68 triliun
17. Turki – US$1,34 triliun
18. Arab Saudi – US$1,28 triliun
19. Belanda – US$1,27 triliun
20. Swiss – US$1,16 triliun
Sakit hati rasanya ya gempur waria....π€ππ
BalasHapusSerius KAPAL INI AKAN BANYAK MASA BERLABUH DARI BELAYAR...... KEMAHALAN BBM.... π€£π€£π€£π€£
BalasHapusOtak ko yang suka berlabuh gak jelas gempur waria ππ
HapusBUKANYA LCS RONGSOK DAN MANGKRAK YANG BANYAK MASA BERLABUH DARI BERLAYAR LON π₯π₯π₯π€£π€£π₯π₯π₯π€£π€£
Hapusπ€£π€£π€£
HapusINDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
KONON KAYA = 97.000 EKSODUS
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
EXODUS 2025-2015 : ALASAN EKONOMI
--------------------
keadaan ekonomi "Malaydesh" yang sebenarnya pada awal Januari 2026 dapat diuraikan sebagai berikut:
Eksodus Warga Negara: Terdapat tren signifikan di mana puluhan ribu warga negara "Malaydesh" melepaskan kewarganegaraan mereka, dengan total lebih dari 97.000 orang antara 2015 hingga Juni 2025.
Faktor Ekonomi: Alasan utama yang dikutip untuk eksodus ini adalah faktor ekonomi dan keluarga. Hal ini menunjukkan adanya tekanan ekonomi domestik atau peluang ekonomi yang lebih baik di negara lain.
Destinasi Utama: Mayoritas dari mereka (lebih dari 93%) pindah ke Singapura, yang mengindikasikan adanya disparitas pendapatan dan peluang kerja yang signifikan antara "Malaydesh" dan Singapura
--------------------
1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
• Utang akhir 2024: RM 1.25 triliun
• Utang akhir Juni 2025: RM 1.30 triliun
• Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Per Orang = 1,300,000,000,000/35,977,838 : RM 36,139 per orang
3️⃣ Ringkasan dalam tabel
Periode Total Utang (RM Triliun) Penduduk (Jiwa) Utang per Orang (RM) Kenaikan per Orang (RM)
Akhir 2024 1.25 35,977,838 34,735 –
Juni 2025 1.30 35,977,838 36,139 +1,404
4️⃣ Analisis
• Dalam 6 bulan pertama 2025, utang per penduduk naik sekitar RM 1,404.
• Kenaikan ini setara dengan +4% dibanding akhir 2024.
• Artinya, setiap warga Malaydesh secara rata-rata “menanggung” tambahan utang sekitar RM 234 per bulan selama periode tersebut.
--------------------
1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
• Utang rumah tangga (akhir Maret 2025): RM 1.65 triliun
• Persentase terhadap PDB: 84.3%
• Jumlah penduduk Malaydesh pertengahan 2025: 35,977,838 jiwa
2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
Utang per orang =1,650,000,000,000/35,977,838 : RM 45,859 per orang
3️⃣ Ringkasan dalam tabel
Periode Total Utang Rumah Tangga (RM Triliun) Penduduk (Jiwa) Utang per Orang (RM)
Maret 2025 1.65 35,977,838 45,859
4️⃣ Analisis
• Setiap penduduk Malaydesh, secara rata-rata, “menanggung” utang rumah tangga sekitar RM 45,859.
• Angka ini lebih tinggi dibanding utang per kapita pemerintah federal yang kita hitung sebelumnya (sekitar RM 36 ribu per orang).
• Jika digabungkan (utang pemerintah + utang rumah tangga), beban utang total per kapita bisa mendekati RM 82 ribu.
Rasio 84.3% dari PDB menunjukkan bahwa utang rumah tangga Malaydesh relatif tinggi dibanding ukuran ekonominya, yang dapat memengaruhi daya beli dan risiko keuangan rumah tangga jika suku bunga
Bwahahahaπ€£π€£π€£ siap gendong TB 3 guys πππ₯π₯
BalasHapus⬇️⬇️⬇️
BalasHapushttps://www.cnbcindonesia.com/news/20260130144144-4-706770/ri-peringkat-ke-4-pemilik-cadangan-emas-terbesar-di-dunia
TENANG SAJA KING INDO ANGGOTA GENK ELIT DUNIA SEMUA DIBAYAR MAU CASH,LENDER OR BARTER PAKE EMAS OK, PAKE DOLLAR OK !!!!
BEDA LEVEL DAN KASTA SAMA MALONDESH KONON MEMBUAL NEGARA KAYA TERNYATA MISKIN, RINGGIT BERJAYA TERNYATA RAKYAT MERANE π₯π₯π₯π€£π€£π₯π₯π₯π€£π€£
Gempur waria makin tersakiitttiiii π€π€
BalasHapusSerius Kapal INDUK TUA ni akan lebih banyak berlabuh dari belayar.... BUKTI BBM KAPAL TNI tak mampu BAYAR....HAHAHAHHA
BalasHapusTNI AL Punya Utang BBM Rp3,2 Triliun ke Pertamina
https://www.cnbcindonesia.com/news/20250429072257-4-629507/tni-al-punya-utang-bbm-rp32-triliun-ke-pertamina
INDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
ALASAN EKONOMI : 97.000 EKSODUS =
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
---------------------------
Sumber Berita Utama:
Laporan Resmi: Portal JPN Malaydesh (Update 9 Jan 2026).
Media : The Straits Times dan Harian Metro.Kompas Money
The Straits Times (Singapore): "More than 57,000 Malaydeshns renounced their citizenship for Singapore's over last 5 years: Report".
New Straits Times (Malaydesh): "Economic factors, family main reasons 61,116 Malaydeshns gave up citizenship".
VnExpress International: "Nearly 94% of Malaydeshns who renounced citizenship moved to Singapore".
SAYS: "Why Thousands Of Malaydeshns Are Giving Up Their Citizenship".
RinggitPlus: "Economic And Family Factors Drive Malaydeshns To Renounce Citizenship
-
CNBC - 10 January 2026 12:00
Pemerintah Malaydesh mencatat dua alasan utama, keluarga dan ekonomi.
Dalam lima tahun hingga 17 Desember 2025, 61.116 warga Malaydesh resmi melepas kewarganegaraannya. Angka itu datang dari Jabatan Pendaftaran Negara Malaydesh. Sebanyak 93,78% atau sekitar 57.300 orang memilih Singapura. Australia hanya menyerap 2,15%. Brunei di bawah 1%. Tidak ada negara lain yang mendekati.
Lebih dari 97.000 warga Malaydesh melepas kewarganegaraan sepanjang 2015-Juni 2025. Laju sekitar 10.000 per tahun sudah berjalan satu dekade
---------------------------
Analisis :
1. Malaydesh & Korea Selatan → berada di puncak Asia dengan nisbah hutang isi rumah tertinggi (~85% KDNK).
-
2. Thailand → relatif tinggi di ASEAN (~70%), tetapi masih jauh di bawah Malaydesh.
-
3. China → meningkat pesat, namun masih lebih rendah (~61%).
-
4. Indonesia & Filipina → nisbah sangat rendah, menunjukkan isi rumah kurang bergantung pada hutang untuk membiayai perbelanjaan.
---------------------------
⚠️ Implikasi
1. Malaydesh: Risiko kewangan isi rumah tinggi, terutama jika kadar faedah naik atau ekonomi perlahan.
-
2. Thailand: Menghadapi cabaran serupa, tetapi nisbah lebih rendah memberi sedikit ruang.
-
3. Indonesia & Filipina: Nisbah rendah bermakna risiko sistemik lebih kecil, tetapi juga menunjukkan akses kredit isi rumah lebih terbatas.
-
4. China & Korea Selatan: Walaupun nisbah tinggi, mereka memiliki pasaran kewangan lebih besar dan sokongan institusi
ahh tak masalah KITA YG PRIDE, DUIT DUIT KITA...apa masalah? haha!ππ¦Ύπ
BalasHapusmasa tetangga seblah tipe M yg NGAMUKπ₯ PASTI IRI DENGKI mreka gaesz haha!ππ€π
sementara negriπ°kasino kuala lumpo, MENGEMIS HORNET RONGSOK, DITOLAK 4X haha!πππ
Salam dr EMIR KUWAIT, kapan bayar utang kleian haha!ππ€£π
Apa kapal INDUK...??? HUTANG BBM saja tak mampu di bayar....HAHAHAHHA
BalasHapusUtang BBM Triliunan Rupiah TNI AL ke Pertamina Minta Diputihkan, Permintaan Dinilai Tidak Logis
https://kbr.id/articles/indeks/utang-bbm-triliunan-rupiah-tni-al-ke-pertamina-minta-diputihkan-permintaan-dinilai-tidak-logis
INDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
ALASAN EKONOMI : 97.000 EKSODUS =
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
---------------------------
Sumber Berita Utama:
Laporan Resmi: Portal JPN Malaydesh (Update 9 Jan 2026).
Media : The Straits Times dan Harian Metro.Kompas Money
The Straits Times (Singapore): "More than 57,000 Malaydeshns renounced their citizenship for Singapore's over last 5 years: Report".
New Straits Times (Malaydesh): "Economic factors, family main reasons 61,116 Malaydeshns gave up citizenship".
VnExpress International: "Nearly 94% of Malaydeshns who renounced citizenship moved to Singapore".
SAYS: "Why Thousands Of Malaydeshns Are Giving Up Their Citizenship".
RinggitPlus: "Economic And Family Factors Drive Malaydeshns To Renounce Citizenship
-
CNBC - 10 January 2026 12:00
Pemerintah Malaydesh mencatat dua alasan utama, keluarga dan ekonomi.
Dalam lima tahun hingga 17 Desember 2025, 61.116 warga Malaydesh resmi melepas kewarganegaraannya. Angka itu datang dari Jabatan Pendaftaran Negara Malaydesh. Sebanyak 93,78% atau sekitar 57.300 orang memilih Singapura. Australia hanya menyerap 2,15%. Brunei di bawah 1%. Tidak ada negara lain yang mendekati.
Lebih dari 97.000 warga Malaydesh melepas kewarganegaraan sepanjang 2015-Juni 2025. Laju sekitar 10.000 per tahun sudah berjalan satu dekade
----------------------------
Hutang Kerajaan Persekutuan:
-
1. Menurut laporan Fiscal Outlook 2024/2025, hutang kerajaan dijangka meningkat 6% pada 2025, lebih perlahan berbanding 7.5% pada 2024.
Pada akhir Jun 2024, hutang kerajaan ialah RM1.227 trilion (63.1% KDNK).
-
2. Kenanga Research menganggarkan jumlah liabiliti kerajaan mencecah RM1.277 trilion pada suku pertama 2025, dengan nisbah hutang kepada KDNK sekitar 65.5%.
---------------
Hutang Isi Rumah:
-
1. Kementerian Kewangan menyatakan hutang isi rumah pada 2023 ialah RM1.53 trilion.
Komponen terbesar ialah pinjaman perumahan (60.5%), diikuti pinjaman kenderaan (13.2%) dan pembiayaan peribadi (12.6%).
Perdana Menteri Anwar Ibrahim menegaskan nisbah hutang isi rumah kepada KDNK meningkat sedikit kepada 84.2–84.3% pada 2023 berbanding 82% pada 2018.
---------------
⚠️ Implikasi & Risiko
Kerajaan: Nisbah hutang kerajaan sekitar 64–65% KDNK masih dalam julat terkawal, tetapi ruang fiskal semakin sempit.
Isi Rumah: Nisbah hutang isi rumah yang tinggi (84% KDNK) menjadikan Malaydesh antara yang tertinggi di Asia, menimbulkan risiko terhadap daya tahan kewangan isi rumah jika kadar faedah meningkat atau ekonomi perlahan.
Trend: Kedua-dua hutang kerajaan dan isi rumah menunjukkan pertumbuhan konsisten sejak 2020, menandakan tekanan jangka panjang terhadap kestabilan fiskal dan kesejahteraan rakyat.
FAKTA TAK TERBANTAHKAN : BUKANYA LCS RONGSOK DAN MANGKRAK YANG BANYAK MASA BERLABUH DARI BERLAYAR LON π₯π₯π₯π€£π€£π₯π₯π₯π€£π€£
BalasHapusOrang kaya selalu beli aset militer, kerajaan miskin malaydesh hanya boleh tengok je aset militer milik jiran yang baru, lepas tuh menangis lah dan merajok kat bilik termenong ππππ
BalasHapusSakit rasanya ya purrrr πππ
BalasHapusFAKTA TAK TERBANTAHKAN : BUKANYA LCS RONGSOK DAN MANGKRAK YANG BANYAK MASA BERLABUH DARI BERLAYAR LON π₯π₯π₯π€£π€£π₯π₯π₯π€£π€£
BalasHapusKOYAK TAK LON π₯π₯π₯π€£π€£
BBM KAPAL saja NUNGGAK HUTANG....ini kan konon kapal Induk...HAHAHAHHA
BalasHapus“Garibaldi “ Kapal yang Lebih Banyak Membakar Uang daripada Bahan Bakar
https://www.delikasia.com/headline-news/garibaldi-kapal-yang-lebih-banyak-membakar-uang-daripada-bahan-bakar
Berita basi tuh....ππ
HapusINDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
ALASAN EKONOMI : 97.000 EKSODUS =
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
---------------------------
Sumber Berita Utama:
Laporan Resmi: Portal JPN Malaydesh (Update 9 Jan 2026).
Media : The Straits Times dan Harian Metro.Kompas Money
The Straits Times (Singapore): "More than 57,000 Malaydeshns renounced their citizenship for Singapore's over last 5 years: Report".
New Straits Times (Malaydesh): "Economic factors, family main reasons 61,116 Malaydeshns gave up citizenship".
VnExpress International: "Nearly 94% of Malaydeshns who renounced citizenship moved to Singapore".
SAYS: "Why Thousands Of Malaydeshns Are Giving Up Their Citizenship".
RinggitPlus: "Economic And Family Factors Drive Malaydeshns To Renounce Citizenshipa
---------------------------
CNBC - 10 January 2026 12:00
Pemerintah Malaydesh mencatat dua alasan utama, keluarga dan ekonomi.
Dalam lima tahun hingga 17 Desember 2025, 61.116 warga Malaydesh resmi melepas kewarganegaraannya. Angka itu datang dari Jabatan Pendaftaran Negara Malaydesh. Sebanyak 93,78% atau sekitar 57.300 orang memilih Singapura. Australia hanya menyerap 2,15%. Brunei di bawah 1%. Tidak ada negara lain yang mendekati.
Lebih dari 97.000 warga Malaydesh melepas kewarganegaraan sepanjang 2015-Juni 2025. Laju sekitar 10.000 per tahun sudah berjalan satu dekade
------------------
MALAYDESH ........
GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
FEDERAL GOVERNMENT DEBT
• END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
• END OF JUNE 2025: RM 1.3 TRILLION
• PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
HOUSEHOLD DEBT
2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
------------------
MALAYDESH ........
DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
------------------
MALAYDESH ........
DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
2029 = 438,09 BILLION USD
2028 = 412,2 BILLION USD
2027 = 386,51 BILLION USD
2026 = 362,19 BILLION USD
2025 = 338,75 BILLION USD
2024 = 316,15 BILLION USD
2023 = 293,83 BILLION USD
2022 = 271,49 BILLION USD
2021 = 247,49 BILLION USD
2020 = 221,49 BILLION USD
------------------
MALAYDESH .........
DEBT 2025 = RM 1,73 TRILLION
DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
------------------
MALAYDESH ........
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH
Iri hati, dengki, emosi ya gempur waria......π€π€π€
BalasHapusFAKTA TAK TERBANTAHKAN : BUKANYA LCS RONGSOK DAN MANGKRAK YANG BANYAK MASA BERLABUH DARI BERLAYAR LON, DITAMBAH MALONDESH NEGARA TERTOLOL DAN TERBODOH PEMBUATAN KAPAL PERANG DI DUNIA π₯π₯π₯π€£π€£π₯π₯π₯π€£π€£
BalasHapusKOYAK TAK LON π₯π₯π₯π€£π€£
King Indo semakin kuat πͺπͺ makanya peta cina berubah dan 9 garis putus tak menyentuh wilayah Indonesia πππ₯π₯
BalasHapusMemanglah negara kuat selalu di segani kawan maupun lawan π€£π€£
Sedangkan wilayah laut malondesh di caplok habis sama koh jin ping π€£π€£π₯π₯π₯
Nasib negara miskin lemah macam malondesh ya begitulah selalu di bawah kawan pun tak pandang apalagi lawan ππ
Jangankan BBM KAPAL....KAPAL INDUK TUA tu pun INDIANESIA HUTANG LENDER..... Adoiiii.......HAHAHAHHA
BalasHapusRI Utang Rp7,47 Triliun untuk Beli Kapal Induk Italia yang Sudah Dipensiunkan
https://www.kabarbisnis.com/read/28131927/ri-utang-rp7-47-triliun-untuk-beli-kapal-induk-italia-yang-sudah-dipensiunkan
Berita basi tuh ππ
HapusTul tuh..tuk sedapkan hatiπ
HapusINDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
GORILA KLAIM KAYA : 97.000 EKSODUS =
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
---------------------------
Sumber Berita Utama:
Laporan Resmi: Portal JPN Malaydesh (Update 9 Jan 2026).
Media : The Straits Times dan Harian Metro.Kompas Money
The Straits Times (Singapore): "More than 57,000 Malaydeshns renounced their citizenship for Singapore's over last 5 years: Report".
New Straits Times (Malaydesh): "Economic factors, family main reasons 61,116 Malaydeshns gave up citizenship".
VnExpress International: "Nearly 94% of Malaydeshns who renounced citizenship moved to Singapore".
SAYS: "Why Thousands Of Malaydeshns Are Giving Up Their Citizenship".
RinggitPlus: "Economic And Family Factors Drive Malaydeshns To Renounce Citizenship
---------------------------
CNBC - 10 January 2026 12:00
Pemerintah Malaydesh mencatat dua alasan utama, keluarga dan ekonomi.
Dalam lima tahun hingga 17 Desember 2025, 61.116 warga Malaydesh resmi melepas kewarganegaraannya. Angka itu datang dari Jabatan Pendaftaran Negara Malaydesh. Sebanyak 93,78% atau sekitar 57.300 orang memilih Singapura. Australia hanya menyerap 2,15%. Brunei di bawah 1%. Tidak ada negara lain yang mendekati.
Lebih dari 97.000 warga Malaydesh melepas kewarganegaraan sepanjang 2015-Juni 2025. Laju sekitar 10.000 per tahun sudah berjalan satu dekade
------------------
MALAYDESH ........
GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
FEDERAL GOVERNMENT DEBT
• END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
• END OF JUNE 2025: RM 1.3 TRILLION
• PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
HOUSEHOLD DEBT
2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
-------------------
1. ANALISIS UTANG PEMERINTAH FEDERAL
Utang pemerintah terus meningkat secara nominal, namun rasio terhadap PDB diproyeksikan mulai stabil seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat.
Posisi Utang: Utang Pemerintah Federal mencapai RM1,25 triliun pada akhir 2024 dan diproyeksikan menyentuh RM1,3 triliun pada pertengahan hingga akhir 2025.
Rasio Utang terhadap PDB: Pemerintah memperkirakan rasio utang tetap berada di kisaran 64% hingga 69% hingga 2025. Meskipun di atas target jangka menengah sebesar 60%, posisi ini masih di bawah batas plafon hukum sebesar 65% untuk instrumen utang tertentu (MGS, MGII, MITB).
Proyeksi Statista: Berdasarkan data Statista, rasio utang nasional diperkirakan akan naik tipis mencapai sekitar 70,4% pada 2025 dan stabil di kisaran 70,6% hingga 2029.
-------------------
2. ANALISIS UTANG RUMAH TANGGA
Utang rumah tangga Malaydesh tetap menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan ASEAN, yang menjadi perhatian utama bagi stabilitas keuangan.
Total Utang: Per Desember 2024, utang rumah tangga tercatat sebesar RM1,63 triliun. Angka ini terus tumbuh secara historis dari RM1,19 triliun pada 2018 hingga mencapai agregat RM1,53 triliun pada 2023.
Rasio terhadap PDB: Berada pada level 84,1% - 84,3% pada 2024/2025.
Komposisi: Mayoritas utang digunakan untuk pinjaman perumahan (60,5%), diikuti oleh pinjaman kendaraan dan pembiayaan pribadi.
Risiko: Bank Negara Malaydesh (BNM) memantau ketat level ini, namun Gubernur BNM menyatakan kondisi ini masih "terkendali" karena didukung oleh aset finansial rumah tangga yang kuat dan tingkat pembayaran tepat waktu yang tinggi (rasio kredit macet hanya 1,1%).
Baca ya guys.....HAHAHAHAH
BalasHapusPakar: Jangan Beli Kapal Induk Garibaldi Hanya demi Pride
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250912134619-20-1272966/pakar-jangan-beli-kapal-induk-garibaldi-hanya-demi-pride
LCS ko juga ngutang kan, mangkrak pula π π
HapusTuk sedapkan hatiπ π€ͺππππ«’
HapusINDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-GORILA KLAIM KAYA : 97.000 EKSODUS =
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
---------------------------
Sumber Berita Utama:
Laporan Resmi: Portal JPN Malaydesh (Update 9 Jan 2026).
Media : The Straits Times dan Harian Metro.Kompas Money dan CNBC Indonesia
The Straits Times (Singapore): "More than 57,000 Malaydeshns renounced their citizenship for Singapore's over last 5 years: Report".
New Straits Times (Malaydesh): "Economic factors, family main reasons 61,116 Malaydeshns gave up citizenship".
VnExpress International: "Nearly 94% of Malaydeshns who renounced citizenship moved to Singapore".
SAYS: "Why Thousands Of Malaydeshns Are Giving Up Their Citizenship".
RinggitPlus: "Economic And Family Factors Drive Malaydeshns To Renounce Citizenship
-------------------
Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) Malaydesh per awal Januari 2026 =
1. Statistik Pelepasan Kewarganegaraan (2020–2025)
Dalam kurun waktu lima tahun yang berakhir pada 17 Desember 2025, tercatat 61.116 warga Malaydesh resmi menanggalkan status kewarganegaraan mereka.
Destinasi Utama: Singapura menjadi pilihan mutlak bagi 57.300 orang (93,78%).
Destinasi Lainnya: Australia menyerap 2,15% (sekitar 1.314 orang), diikuti Brunei Darussalam di bawah 1%.
Demografi: Kelompok usia 31 hingga 40 tahun adalah yang paling dominan (31,6%), dengan persentase wanita mencapai 57,9% dari total pemohon.
-------------------
2. Analisis Faktor Pemicu Utama
Pemerintah mengidentifikasi dua pendorong utama di balik tren ini:
Faktor Ekonomi: Banyak warga yang bekerja di Singapura memilih berpindah kewarganegaraan demi stabilitas pendapatan, jenjang karier, dan akses penuh ke fasilitas ekonomi di sana.
Faktor Keluarga: Pernikahan dengan warga negara asing menjadi alasan signifikan, di mana individu memilih mengikuti kewarganegaraan pasangan untuk memudahkan urusan administratif dan residensi.
Larangan Kewarganegaraan Ganda: Berdasarkan Konstitusi Malaydesh Pasal 24, Malaydesh tidak mengakui dwi-kewarganegaraan. Hal ini memaksa warga yang ingin menetap permanen di negara seperti Singapura untuk melepas paspor Malaydesh mereka.
-------------------
3. Tren Jangka Panjang (2015–2025)
Laju pelepasan kewarganegaraan ini bukan fenomena baru. Sepanjang satu dekade (2015 hingga Juni 2025), total terdapat 98.318 warga yang melepaskan kewarganegaraannya. Rata-rata pelarian modal manusia (human capital) ini stabil di angka 10.000 orang per tahun.
2026 FEBRUARI,
BalasHapusTiap Tahun, Tiap Bulan, Tiap Minggu ASET BARUW KITA haha!π€ππ€
✅️PATRIOT 4X4
✅️T50I
✅️M346F
✅️H225
✅️GARIBALDI RESMI YAAA
semua hasil N⛔️N STOP SHOPPING
ketika negriπ°kasino semenanjung kl, hanya USUL amraam N⛔️ SHOPPING, NGAMUKπ₯ haha!π€ͺπ€π€ͺ
Sakit tapi tak berdarah lihat jiran boleh belanja aset militer baru canggih dan modern ππππ
BalasHapusBBM kapal tu saja NUNGGAK HUTANG...Kapal INDUK TUA tu juga HUTANG.... HAHAHAHA
BalasHapusapa nak jadi la dengan NEGARA MISKIN....HAHAHAHHA
Si miskin dan manusia iro dengki sedang membual. Hoaaammm
HapusINDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
GORILA KLAIM KAYA : 97.000 EKSODUS =
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
---------------------------
Sumber Berita Utama:
Laporan Resmi: Portal JPN Malaydesh (Update 9 Jan 2026).
Media : The Straits Times dan Harian Metro.Kompas Money dan CNBC Indonesia
The Straits Times (Singapore): "More than 57,000 Malaydeshns renounced their citizenship for Singapore's over last 5 years: Report".
New Straits Times (Malaydesh): "Economic factors, family main reasons 61,116 Malaydeshns gave up citizenship".
VnExpress International: "Nearly 94% of Malaydeshns who renounced citizenship moved to Singapore".
SAYS: "Why Thousands Of Malaydeshns Are Giving Up Their Citizenship".
RinggitPlus: "Economic And Family Factors Drive Malaydeshns To Renounce Citizenship
-------------------
pernyataan resmi Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) Malaydesh melalui Direktur Jenderalnya, Badrul Hisham Alias.
-
Berikut adalah rincian detail mengenai tren pelepasan kewarganegaraan tersebut:
Statistik Utama (Periode 2020 – 17 Desember 2025)
Total Warga Melepas Kewarganegaraan: Sebanyak 61.116 orang resmi menanggalkan status warga negara Malaydesh dalam rentang waktu lima tahun terakhir.
Destinasi Utama:
1. Singapura (93,78%): Sekitar 57.315 orang memilih menjadi warga negara Singapura. Kedekatan geografis dan peluang ekonomi menjadi faktor penentu utama.
2. Australia (2,15%): Menempati posisi kedua sebagai tujuan migrasi.
3. Brunei Darussalam (0,97%): Berada di posisi ketiga.
Negara Lain (3,1%): Tersebar di berbagai negara di seluruh dunia.
-
Profil Demografis & Penyebab
Mayoritas Wanita: Sekitar 57,9% (35.356 orang) dari mereka yang pindah kewarganegaraan adalah perempuan.
Kelompok Usia: Kelompok usia produktif 31 hingga 40 tahun menjadi penyumbang terbesar, yakni sekitar 31,6% dari total pemohon.
-
Faktor Pendorong: Keputusan ini didorong oleh dua faktor utama: ekonomi (mencari standar hidup dan nilai tukar mata uang yang lebih baik) serta alasan keluarga (seperti pernikahan dengan warga negara asing).
-
MALAYDESH ........
GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
FEDERAL GOVERNMENT DEBT
• END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
• END OF JUNE 2025: RM 1.3 TRILLION
• PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
HOUSEHOLD DEBT
2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
------------------
MALAYDESH .........
DEBT 2025 = RM 1,73 TRILLION
DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
------------------
MALAYDESH ........
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH
Apa kapal INDUK TUA....??? Bayar HUTANg BBM saja tak mampu....HAHAHHAA
BalasHapusKSAL: TNI AL Punya Tunggakan BBM Rp3,2 Triliun, Minta Diputihkan
https://www.metrotvnews.com/play/bw6CgoOn-ksal-tni-al-punya-tunggakan-bbm-rp3-2-triliun-minta-diputihkan
Tunggakan LCS Malaydesh udah dibayar pur?
HapusINDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
ALASAN EKONOMI : 97.000 EKSODUS =
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
2025-2015 : ALASAN EKONOMI
---------------------------
Sumber Berita Utama:
Laporan Resmi: Portal JPN Malaydesh (Update 9 Jan 2026).
Media : The Straits Times dan Harian Metro.Kompas Money dan CNBC Indonesia
The Straits Times (Singapore): "More than 57,000 Malaydeshns renounced their citizenship for Singapore's over last 5 years: Report".
New Straits Times (Malaydesh): "Economic factors, family main reasons 61,116 Malaydeshns gave up citizenship".
VnExpress International: "Nearly 94% of Malaydeshns who renounced citizenship moved to Singapore".
SAYS: "Why Thousands Of Malaydeshns Are Giving Up Their Citizenship".
RinggitPlus: "Economic And Family Factors Drive Malaydeshns To Renounce Citizenship
---------------------------
CNBC - 10 January 2026 12:00
Pemerintah Malaydesh mencatat dua alasan utama, keluarga dan ekonomi.
Dalam lima tahun hingga 17 Desember 2025, 61.116 warga Malaydesh resmi melepas kewarganegaraannya. Angka itu datang dari Jabatan Pendaftaran Negara Malaydesh. Sebanyak 93,78% atau sekitar 57.300 orang memilih Singapura. Australia hanya menyerap 2,15%. Brunei di bawah 1%. Tidak ada negara lain yang mendekati.
Lebih dari 97.000 warga Malaydesh melepas kewarganegaraan sepanjang 2015-Juni 2025. Laju sekitar 10.000 ORANG PER TAHUN sudah berjalan satu dekade.
Tiap SHOPPING warganyet kl
BalasHapusSakittt..sakiittttnya tuch disiniiiπ₯ haha!π₯³π€π₯³
Kita Hepi seblah FANAAASSSS haha!π₯ππ₯
Malaydesh miskin mulai menangis, panas hati lah itu ππ€£ππ€£
BalasHapusKapal induk nya cepat datengnya, lhaaaa si LCS masih ada di darat π π π
BalasHapusGuys.... saya pasti kapal INDUK TUA ni hanya akan jadi BEBAN TNI kerana BEBAN BBM kapal yang akan ditanggung....HAHAHAHHA
BalasHapusakhirnya KAPAL INDUK tua ni lebih banyak berlabuh dari BELAYAR....HAHAHAHA
akhirnya HUTANG KAPAL INDUK TUA di tanggung oleh Rakyat manakala kapalnya tak berfungsi seperti yang di BUALkan oleh INDIANESIA....HAHAHAHA
Beban pikiranmu..π€£π€£π€£ iri dan dengki..nambah dosaaa..
HapusINDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
MALAYDESH LEMAH =
ANGGARAN MILITER TERBATAS
ANGGARAN MILITER TERBATAS
ANGGARAN MILITER TERBATAS
--------------
Berita dan laporan yang membahas kelemahan anggaran militer Malaydesh pada akhir 2024 hingga 2025 =
1. Sumber Media Berita Internasional & Regional
Reuters: Sering menyoroti bagaimana keterbatasan fiskal menghambat ambisi pertahanan Malaydesh, terutama dalam pembaruan jet tempur dan penguatan armada maritim di Laut China Selatan.
The Straits Times: Melaporkan bahwa anggaran pertahanan 2025 yang dialokasikan (RM21,1 miliar) hanya mencakup sekitar 1% dari proyeksi PDB, jauh di bawah standar ideal regional.
Asian Military Review: Mengkritik proses penganggaran yang tidak memberikan visi jelas bagi pengadaan militer. Laporan Agustus 2024 menyebutkan bahwa lebih dari 40% anggaran habis untuk gaji, menyisakan sedikit ruang untuk modernisasi aset.
Defence Security Asia: Sumber spesifik industri yang mengulas rincian alokasi antara belanja operasional dan belanja pembangunan untuk tahun 2025-2026.
--------------
2. Lembaga Pemikir (Think Tanks) & Riset
ISIS Malaydesh (Institute of Strategic & International Studies): Menyoroti "celah kapabilitas yang melumpuhkan" (crippling capability gap) meskipun ada kenaikan anggaran. Analis di sini menyatakan bahwa kenaikan tersebut sering kali hanya menutupi inflasi, bukan komitmen nyata pada modernisasi.
IISS (International Institute for Strategic Studies): Mengulas tantangan dalam mempertahankan aset lama, seperti jet tempur buatan Rusia, di tengah keterbatasan dana dan sanksi internasional.
Transparency International Defence & Security: Mengkritik kurangnya transparansi dan pengawasan parlemen dalam pengeluaran pertahanan Malaydesh, yang berpotensi meningkatkan risiko korupsi.
--------------
3. Poin Utama Kelemahan yang Sering Disebutkan:
Belanja Operasional yang Tinggi: Sebagian besar anggaran (hingga 60-70%) terserap untuk gaji, tunjangan, dan perawatan aset tua, bukan untuk pengadaan baru.
Rasio PDB Rendah: Alokasi pertahanan tetap berada di kisaran 1% dari PDB, jauh lebih rendah dibandingkan tetangga seperti Singapura (3-4%) atau Vietnam (2-2,5%).
Pelemahan Ringgit: Depresiasi mata uang membuat biaya pembelian teknologi pertahanan asing menjadi jauh lebih mahal.
Shoping aset militer apa lagi yang datang bulan ini, kerajaan miskin malaydesh boleh tengok dengan panas hati je.. jangan lupa hapus air mata ππ€£ππ€£
BalasHapusGaribaldi otewe Pulang Kamfung hore haha!π€ππ€
BalasHapuslangsung MeWekπ₯Ά para warganyet kl, tak terima aset Kapal Induk paling gacor sekawasan haha!ππ₯³π
BAYAR DULU HUTANG BBM.....HAHAHHAHA
BalasHapusKSAL Curhat ke DPR TNI AL Nunggak BBM Rp 3,2 T ke Pertamina
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250428173335-20-1223596/ksal-curhat-ke-dpr-tni-al-nunggak-bbm-rp-32-t-ke-pertamina
INDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
LEMAH =
PENGADAAN MILITER MALAYDESH
PENGADAAN MILITER MALAYDESH
PENGADAAN MILITER MALAYDESH
--------------
Berita dan laporan yang membahas kelemahan pengadaan militer Malaydesh, diperbarui hingga tahun 2025:
1. Sumber Media Berita Internasional
Reuters: Melaporkan penggerebekan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Malaydesh (MACC) terhadap beberapa perusahaan terkait dugaan suap dalam proyek pengadaan militer pada Desember 2025.
CNA (Channel News Asia): Menyoroti kritik tajam dari Raja Malaydesh (Sultan Ibrahim) pada Agustus 2025 mengenai pengadaan yang dianggap "tidak masuk akal" dan kerugian negara akibat keterlibatan agen atau perantara.
SCMP (South China Morning Post): Mengulas kegagalan sistemik dan inkompetensi dalam pengadaan, termasuk keterlambatan pengiriman kendaraan lapis baja AV8 Gempita meskipun pembayaran telah dilakukan penuh.
--------------
2. Sumber Media dan Lembaga Riset Lokal (Versi Bahasa Inggris)
Bernama: Mengutip pernyataan Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada Agustus 2025 tentang perlunya sistem pengadaan yang bebas dari praktik komisi yang membebani negara.
New Straits Times (NST): Memberitakan bahwa sistem pengadaan sektor publik Malaydesh, khususnya pertahanan, sering kali kurang transparan dan sarat korupsi.
ISIS Malaydesh: Analisis lembaga pemikir ini menyebutkan bahwa tanpa reformasi bermakna, pengadaan militer Malaydesh hanya fokus pada keberlangsungan aset tanpa mencapai tingkat pencegahan (deterrence) yang kredibel.
--------------
3. Masalah Utama yang Disorot dalam Laporan 2025:
Skandal Korupsi Baru: Penyelidikan MACC pada akhir 2025 melibatkan perwira tinggi militer yang diduga menerima suap dari perusahaan kontraktor pertahanan.
Ketergantungan pada Impor: Laporan pasar menunjukkan ketergantungan tinggi pada penyedia teknologi asing menciptakan kerentanan rantai pasok dan biaya tinggi.
Kegagalan Pengiriman Aset (LCS): Proyek Littoral Combat Ship (LCS) tetap menjadi simbol kegagalan karena keterlambatan pengerjaan pipa dan kabel, mencapai hanya sekitar 73% penyelesaian pada pertengahan 2025.
Intervensi Perantara: Penggunaan "orang tengah" atau agen yang menambah komisi tidak perlu, sering kali dibenarkan dengan dalih "keamanan nasional" untuk menghindari transparansi.
Malaydesh tak mampu punya kapal induk , bina kapal lcs pun tak siap Siap
BalasHapusPssstttttt....HAHAHAHAHHA
BalasHapusPakar: Jangan Beli Kapal Induk Garibaldi Hanya demi Pride
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250912134619-20-1272966/pakar-jangan-beli-kapal-induk-garibaldi-hanya-demi-pride
Orang stress..ππ€£π
HapusINDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
-
KELEMAHAN BBM MALAYDESH
KELEMAHAN BBM MALAYDESH
KELEMAHAN BBM MALAYDESH
Berita dan lembaga riset versi bahasa Inggris yang sering mengulas kelemahan atau isu strategis terkait militer Malaydesh, termasuk aspek logistik dan operasional pada tahun 2025:
Global Firepower (GFP): Situs ini menyediakan data komprehensif mengenai kekuatan militer Malaydesh yang berada di peringkat 42 dari 145 negara pada tahun 2025 dengan skor PwrIndx 0,7429. Data mereka mencakup statistik ketersediaan bahan bakar dan sumber daya alam sebagai faktor pendukung daya tahan tempur.
Lowy Institute (Asia Power Index): Lembaga riset ini mencatat bahwa kemampuan militer adalah poin terlemah Malaydesh (peringkat ke-17 di Asia), yang turun satu peringkat pada 2025 setelah disalip oleh Filipina.
New Straits Times (NST) - Malaydesh: Media lokal berbahasa Inggris yang sering memuat opini atau laporan terkait perlunya pemberantasan korupsi endemik di sektor militer dan isu subsidi bahan bakar yang berisiko pada stabilitas ekonomi militer.
The Sun Malaydesh: Memberitakan evaluasi tahun 2025 yang menyoroti kerentanan institusional dan perlunya akuntabilitas lebih tinggi di berbagai sektor negara, termasuk pertahanan.
The Diplomat: Majalah berita internasional yang secara rutin menganalisis tren keamanan dan tantangan logistik militer di kawasan Asia-Pasifik, termasuk di Malaydesh.
Isu spesifik mengenai kualitas atau kontaminasi bahan bakar militer biasanya dibahas dalam konteks kesiapan operasional (operational readiness) dalam laporan-laporan strategis dari sumber di atas.
------------------
GORILA TIAP TAHUN =
HUTANG ELEKTRIK
HUTANG INTERNET
HUTANG SEWAGE
HUTANG MINYAK BBM
==========
1. Bil Utilitas – RM115 juta
Dana ini digunakan untuk membayar keperluan asas operasi kem tentera dan fasiliti pertahanan:
• Elektrik: Menyokong operasi pangkalan dan kem tentera yang memerlukan bekalan tenaga berterusan.
• Internet: Menjamin komunikasi dan sistem maklumat ATM berfungsi dengan lancar, termasuk sistem pemantauan dan kawalan.
• Kumbahan (Sewage): Menjaga kebersihan dan kesihatan fasiliti tentera melalui sistem kumbahan yang berfungsi baik.
---------------
⚓ 2. Operasi Keselamatan Maritim – RM139 juta
Dana ini diperuntukkan untuk memperkukuh kawalan dan pengawasan perairan negara, termasuk:
• Patroli laut di kawasan strategik seperti Laut China Selatan dan Selat Melaka.
• Pengoperasian aset maritim seperti kapal peronda, radar, dan sistem pengawasan.
• Tindakan terhadap pencerobohan dan penyeludupan di perairan Malaydesh.
---------------
π‘️ 3. Operasi Pertahanan Udara – RM49 juta
Dana ini menyokong kesiapsiagaan dan pengoperasian sistem pertahanan udara:
• Penyelenggaraan radar dan sistem peluru berpandu.
• Latihan dan operasi pemantauan ruang udara.
• Tindakan pantas terhadap ancaman udara, termasuk pencerobohan pesawat asing.
Kapal LCS malaydesh guna enggine tug boat
BalasHapusGaribaldi otewe home, aset Baruw haha!π€ππ€
BalasHapussebelah IRI DENGKI CEMBURU, TANDA TAK MAMPU haha!π€£π€π€£
Yaa makloum Bajet kecik bagi 5π»
Malaydesh semakin menangis baca berita ini
BalasHapusMalaydesh nak beli hornet rongsok pun tak sanggup
BalasHapusPssstttt....BBM kapal saja NUNGGAK ke Pertamina....HAHAHAHAHHA
BalasHapus“Garibaldi “ Kapal yang Lebih Banyak Membakar Uang daripada Bahan Bakar
https://www.delikasia.com/headline-news/garibaldi-kapal-yang-lebih-banyak-membakar-uang-daripada-bahan-bakar
INDONESIA = BATAS LIMIT 60%
HapusGOV. DEBT : 40% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
=============
=============
MALAYDESH = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69%
HOUSEHOLD DEBT : 84,3%
--------------
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• End of June 2025: RM 1.3 trillion
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
--------------
BUKTI TUKANG HUTANG = OVERLIMIT .....
Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
2010 = 52.4
2011 = 51.8
2012 = 53.3
2013 = 54.7
2014 = 55.0
2015 = 55.1
2016 = 52.7
2017 = 51.9
2018 = 52.5
2019 = 52.4
2020 = 62.0
2021 = 63.3
2022 = 60.2
2023 = 64.3
2024 = 70.4
2025 = 69.0
--------------
HUTANG BAYAR HUTANG = 2010-2025
utang Pemerintah Malaydesh dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
2010: 150 miliar USD
2011: 165 miliar USD
2012: 180 miliar USD
2013: 195 miliar USD
2014: 210 miliar USD
2015: 225 miliar USD
2016: 240 miliar USD
2017: 255 miliar USD
2018: 270 miliar USD
2019: 285 miliar USD
2020: 300 miliar USD
2021: 315 miliar USD
2022: 330 miliar USD
2023: 345 miliar USD
2024: 360 miliar USD
2025: 375 miliar USD
--------------
OVERLIMITS DEBT = MELARAT SEKARAT = SEWA
FEDERAL GOVERNMENT DEBT = PER PEOPLE : RM 36,139
HOUSEHOLD DEBT = PER PEOPLE : RM 45,859.
GOV + HOUSEHOLD = PER PEOPLE : RM 81,998
---------------
1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
• Utang akhir 2024: RM 1.25 triliun
• Utang akhir Juni 2025: RM 1.30 triliun
• Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Per Orang = 1,300,000,000,000/35,977,838 : RM 36,139 per orang
--------------
1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
• Utang rumah tangga (akhir Maret 2025): RM 1.65 triliun
• Persentase terhadap PDB: 84.3%
• Jumlah penduduk Malaydesh pertengahan 2025: 35,977,838 jiwa
2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
Utang per orang =1,650,000,000,000/35,977,838 : RM 45,859 per orang
--------------
5x PM BUAL MRCA LCS SPH MRSS = 2025 ZONK
6x MOD BUAL MRCA LCS SPH MRSS = 2025 ZONK
PROCUREMENT = 2026 FREEZES : 2023 CANCELLED
-
5x GANTI PM = 84,3% TO GDP
5x GANTI MOF = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
-
5x GANTI PM = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
6x GANTI MOD = KEKANGAN KEWANGAN
97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
--------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
-
LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
-
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
-
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
Ada wang banyak orang kaya lah ni, tak payah hanya berpikir mahalnya minyak, jika perlu korang nak mau dibeli juga oh malaydesh yang miskin πππ
BalasHapusGENG MALAYSIA sudah boleh jangka akan nasib kapal INDUK TUA ni guys...HAHAHAHAH
BalasHapusKSAL Curhat ke DPR TNI AL Nunggak BBM Rp 3,2 T ke Pertamina
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250428173335-20-1223596/ksal-curhat-ke-dpr-tni-al-nunggak-bbm-rp-32-t-ke-pertamina
KEYWORDS = MAHAL versus MURAHAN
Hapus1. 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
2. 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
3. 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
4. 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
6. SEWA 28 HELI = 119 HELI BARU
7. 4.5 KM JAVELIN = 1 KM NLAW
8. ANKA ISR NOT ARMED
9. LCS EXCLUDING AMMO = DESTROYER INCLUDING AMMO
==============
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• End of June 2025: RM 1.3 trillion
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
--------------
BUKTI TUKANG HUTANG = OVERLIMIT .....
Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
2010 = 52.4
2011 = 51.8
2012 = 53.3
2013 = 54.7
2014 = 55.0
2015 = 55.1
2016 = 52.7
2017 = 51.9
2018 = 52.5
2019 = 52.4
2020 = 62.0
2021 = 63.3
2022 = 60.2
2023 = 64.3
2024 = 70.4
2025 = 69.0
--------------
HUTANG BAYAR HUTANG = 2010-2025
utang Pemerintah Malaydesh dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
2010: 150 miliar USD
2011: 165 miliar USD
2012: 180 miliar USD
2013: 195 miliar USD
2014: 210 miliar USD
2015: 225 miliar USD
2016: 240 miliar USD
2017: 255 miliar USD
2018: 270 miliar USD
2019: 285 miliar USD
2020: 300 miliar USD
2021: 315 miliar USD
2022: 330 miliar USD
2023: 345 miliar USD
2024: 360 miliar USD
2025: 375 miliar USD
--------------
OVERLIMITS DEBT = MELARAT SEKARAT = SEWA
FEDERAL GOVERNMENT DEBT = PER PEOPLE : RM 36,139
HOUSEHOLD DEBT = PER PEOPLE : RM 45,859.
GOV + HOUSEHOLD = PER PEOPLE : RM 81,998
---------------
1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
• Utang akhir 2024: RM 1.25 triliun
• Utang akhir Juni 2025: RM 1.30 triliun
• Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Per Orang = 1,300,000,000,000/35,977,838 : RM 36,139 per orang
--------------
1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
• Utang rumah tangga (akhir Maret 2025): RM 1.65 triliun
• Persentase terhadap PDB: 84.3%
• Jumlah penduduk Malaydesh pertengahan 2025: 35,977,838 jiwa
2️⃣ Perhitungan utang per penduduk
Utang per orang =1,650,000,000,000/35,977,838 : RM 45,859 per orang
--------------
5x PM BUAL MRCA LCS SPH MRSS = 2025 ZONK
6x MOD BUAL MRCA LCS SPH MRSS = 2025 ZONK
PROCUREMENT = 2026 FREEZES : 2023 CANCELLED
-
5x GANTI PM = 84,3% TO GDP
5x GANTI MOF = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
-
5x GANTI PM = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
6x GANTI MOD = KEKANGAN KEWANGAN
97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
--------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
-
LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
-
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
-
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
ahh tak masalah KITA YG PRIDE, DUIT DUIT KITA...apa masalah? haha!ππ¦Ύπ
BalasHapusBAJET BESAR $ 20MLIAR TINGGAL BAYAR CA$H haha!π°π€π°
masa tetangga seblah tipe M yg NGAMUKπ₯ PASTI IRI DENGKI TANDA TAK MAMPU mreka gaesz haha!ππ€π
N⛔️ MONI
Kapal maharajalelah cecah air langsung jadi kapal usaaang, lahir langsung tuaaa
BalasHapusHanya mampu bersimpati dengan rakyat INDIANESIA....HAHAHAHHA
BalasHapusIndonesia Tempati Urutan Kedua Populasi Miskin Terbanyak Dunia Versi Bank Dunia !
https://priangantimurnews.pikiran-rakyat.com/news-priangan/pr-1229931755/indonesia-tempati-urutan-kedua-populasi-miskin-terbanyak-dunia-versi-bank-dunia
Indonesia Urutan Kedua Negara dengan Penduduk Miskin Terbanyak di Dunia Setelah Zimbabwe
BalasHapushttps://berita.fokus.co.id/2026/01/data-bank-dunia-indonesia-urutan-kedua-miskin-dunia-setelah-zimbabwe.html?m=1
NASIB GORILA TERIAK HUTANG RINGGIT KUAT =
Hapus1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
4. TIAP TAHUN = DEFISIT
5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
------------------
GANTI PM 5x = 84,3% TO GDP
GANTI MOF 5x = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
BADUT GORILA = MEMBUAL KLAIM KAYA
------------------
GANTI PM 5x = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
GANTI MOD 6x = KEKANGAN KEWANGAN
BADUT GORILA = MEMBUAL KLAIM KAYA
----------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
------------------
LCS 2025-2011 = BAYAR HUTANG NGPVs = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
6x GANTI MOF
------------------
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
------------------
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
------------------
MALAYDESH ........
GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
FEDERAL GOVERNMENT DEBT
• END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
• END OF JUNE 2025: RM 1.3 TRILLION
• PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
HOUSEHOLD DEBT
2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
------------------
MALAYDESH ........
DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
------------------
MALAYDESH ........
DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
2029 = 438,09 BILLION USD
2028 = 412,2 BILLION USD
2027 = 386,51 BILLION USD
2026 = 362,19 BILLION USD
2025 = 338,75 BILLION USD
2024 = 316,15 BILLION USD
2023 = 293,83 BILLION USD
2022 = 271,49 BILLION USD
2021 = 247,49 BILLION USD
2020 = 221,49 BILLION USD
------------------
MALAYDESH .........
DEBT 2025 = RM 1,73 TRILLION
DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
------------------
MALAYDESH ........
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH
Semua rakyat malaydesh menangis membaca berita ini, separuh rakyatnya masuk mental hospital karena sakit jiwa ππ€£π
BalasHapusHorang kaya shoping nya wadidaaaaww
BalasHapusKapal induk guys ππ
Ngeriiiii bikin ketar ketir kawasan π€£π€£π€£
Dan jangan lupa siap gendong 60 bayraktar TB3 widiiiiich mantaaap ππ
Indonesia Jayaaa
BalasHapusPurrr.....gempurwaria.....jangan ko ngamuk ngamuk macam keledai gila karena sakit hati, iri, emosi ya πππ
BalasHapuseittt diner dolo kita, ujan2
BalasHapusKita BahagiaπAset berlimpah
warganyet kl, tidoo tak tenang..kahsiyan haha!ππ΅π
Malaydesh hutang teruss , tapi aset tak nampak , rasuah mondonia
BalasHapusYa ampun kapal induk TUA.... INDIANESIA TERPAKSA NGUTANG LENDER guys....HAHAHAHA
BalasHapusBAPPENAS Setujui Pinjaman 450 Juta USD untuk Beli Kapal Induk
https://harian.disway.id/read/899663/bappenas-setujui-pinjaman-450-juta-usd-untuk-beli-kapal-induk
Ya ampun LCS rongsokan π π π
HapusLCS darat pon juga ngutang kan......mangkrak pula π π π
BalasHapusOrang miskin beli hornet rongsokan takde duit, orang kaya beli kapal induk lah senggol donk!!! ππ€£ππ€£
BalasHapuseittt soriii yeee t
BalasHapus✅️CADANGAN GOLD NO.4 SEDUNIYA
✅️CPO NO.1 SEDUNIYA
ehh jangan lupa, 85% pasar amerika kita yg punyak haha!πππ
✅️CADANGAN NIKEL NO.1 SEDUNIYA
kahsiyan kl tak punyak thorium...haha!π€£π₯Άπ€£
bentar lagi pasar CHIP KITA SIKATT haha!π°π€π°
negri sekecil kleian TAMAT, tanpa bahan baku kita haha!π₯ππ₯
ini belom batubara, minyak, gas dan fisank buat kelian impor para warganyet kl haha!ππ¬π
SHOPPING LANJUTKEN DESTROYER haha!π€π°π€
Hanya mampu KETAWA..... HAHAHAHHA
BalasHapusRI Sepakati Pinjaman Rp7,47 Triliun untuk Beli Kapal Induk Italia
https://kabar24.bisnis.com/read/20250923/15/1913775/ri-sepakati-pinjaman-rp747-triliun-untuk-beli-kapal-induk-italia
Betul om mahesa ππ
HapusMampir nangis..π
HapusOhhhhhh....Hasil NGUTANG..... HAHAHAHHA
BalasHapusRI Sepakati Pinjaman Rp7,47 Triliun untuk Beli Kapal Induk Italia
https://kabar24.bisnis.com/read/20250923/15/1913775/ri-sepakati-pinjaman-rp747-triliun-untuk-beli-kapal-induk-italia
Jadi keingetan kerajaan miskin malaydesh ngemis hornet ke kuwait, karena miskin takde duit kena tolak 4x berbeda dengan Indonesia beli banyak aset militer dan kapal induk, dan si malaydesh miskin menangis tengok kita belanja banyak aset militer ππ€£ππ€£
BalasHapusParah...... NGUTANG lagi demi Pride....HAHAHAHAH
BalasHapusBAPPENAS Setujui Pinjaman 450 Juta USD untuk Beli Kapal Induk
https://harian.disway.id/read/899663/bappenas-setujui-pinjaman-450-juta-usd-untuk-beli-kapal-induk
Parah.....ada kapal yang takut air laut πππ
Hapus62 KRI (BUATAN INDONESIA 2006–2025)
Hapus1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL ➡️ Total: 6 unit
KRI Kapak 625
KRI Panah 626
KRI Kerambit 627
KRI Sampari 628
KRI Tombak 629
KRI Halasan 630
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional ➡️ Total: 9 unit
KRI Clurit 641
KRI Kujang 642
KRI Beladau 643
KRI Alamang 644
KRI Surik 645
KRI Siwar 646
KRI Parang 647
KRI Terapang 648
KRI Golok 688 (Trimaran)
3. Kapal Patroli Cepat – Swasta Nasional ➡️ Total: 25 unit
KRI Pari – 849
KRI Sembilang – 850
KRI Sidat – 851
KRI Cakalang – 852
KRI Tatihu – 853
KRI Layaran – 854
KRI Madidihang – 855
KRI Kurau – 856
KRI Torani – 860
KRI Lepu – 861
KRI Albakora – 867
KRI Bubara – 868
KRI Gulamah – 869
KRI Posepa – 870
KRI Escolar – 871
KRI Karotang – 872
KRI Mata Bongsang – 873
KRI Dorang – 874
KRI Bawal – 875
KRI Tuna – 876
KRI Marlin – 877
KRI Butana – 878
KRI Selar – 879
KRI Hampala – 880
KRI Lumba-Lumba – 881
4. Kapal Korvet – Swasta Nasional ➡️ Total: 8 unit
KRI Diponegoro 365
KRI Hasanuddin 366
KRI Sultan Iskandar Muda 367
KRI Frans Kaisiepo 368
KRI Bung Karno 369
KRI Bung Hatta 370
KRI Raja Ali Fisabilillah 391
KRI Lukas Rumkoren 392
5. Kapal Logistik – Swasta Nasional ➡️ Total: 4 unit
KRI Dumai 904
KRI Tarakan 905
KRI Bontang 906
KRI Balongan 907
6. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL ➡️ Total: 3 unit
KRI Semarang 594
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991
KRI Dr. Rajiman Wedyodiningrat 992
7. Kapal Pemetaan Bawah Air – Swasta Nasional ➡️ Total: 1 unit
KRI Pollux 935
8. Kapal Selam – PT PAL (ToT Korsel) ➡️ Total: 3 unit
KRI Nagapasa 403
KRI Ardadedali 404
KRI Alugoro 405
9. Produk Baru 2025 ➡️ Total: 3 unit
KRI Balaputradewa 322 (Fregat Merah Putih)
KRI Belati 622 (KCR)
KRI Kerambit 627 (KCR)
π Total Keseluruhan
KCR PT PAL = 6
KCR Swasta = 9
Kapal Patroli Cepat = 25
Korvet = 4
Logistik = 4
LPD = 3
Pemetaan = 1
Kapal Selam = 3
Produk Baru 2025 = 3
➡️ TOTAL: 62 kapal perang produksi dalam negeri (2006–2025).
===========
===========
PAC = LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
PAC = LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
PAC = LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
PAC = LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
---+---
Penyebab kapal LCS Malaydesh dikenal “salah potong” berasal dari temuan Jawatankuasa Kira-Kira Wang Negara (PAC) pada 2022, yang menyebutkan proses pembinaan di limbungan Boustead Naval Shipyard (BNS) mengalami kegagalan teknikal dan salah arah reka bentuk. Hal ini termasuk pemilihan reka bentuk kapal yang ditukar daripada model yang dipersetujui TLDM, menyebabkan kerja pemotongan besi dan komponen awal tidak sesuai dengan spesifikasi.
-
π Latar Belakang Skandal LCS
Projek: 6 kapal tempur pesisir (Littoral Combat Ship – LCS) untuk Tentera Laut Diraja Malaydesh (TLDM).
Nilai kontrak: RM9 bilion, dengan RM6 bilion sudah dibayar sebelum satu kapal pun siap.
Masalah utama:
Reka bentuk bertukar daripada model MEKO A100 (Jerman) yang dipersetujui TLDM kepada Gowind (Perancis) tanpa persetujuan penuh.
Akibatnya, pemotongan besi dan komponen awal yang sudah dilakukan menjadi tidak relevan (“salah potong”).
Kelewatan besar: sepatutnya kapal pertama siap 2019, tetapi hanya berjaya diluncurkan pada Mei 2024.
LCS itu mirip septik tank purrrr....tak mau melaut πππ
BalasHapusYang penting PRIDE.....Tahap IQ GORILLA....HAHAHAHHA
BalasHapusNGUTANG Rp 7 Triliun Hanya untuk Kapal Induk Rongsok Italia? Indonesia Harusnya Belajar dari Thailand!
https://wartabanjar.com/2025/09/29/ngutang-rp-7-triliun-hanya-untuk-kapal-induk-rongsok-italia-indonesia-harusnya-belajar-dari-thailand/
LCS itu septik tank kan....bukan kapal.....πππ
HapusWELCOME ASTER 30 NT
HapusASTER 30 NT = TEWASKAN FA 50 ANKA ISR ATR 72
ASTER 30 NT = TEWASKAN FA 50 ANKA ISR ATR 72
Fincantieri kini mengalihkan kapal-kapal ini untuk kekebutuhanan Angkatan Laut Indonesia, tetapi kedua kapal akan mempertahankan konfigurasi 'light plus' mereka.
-------------------------------------
The Light+ (C band radar 4FF) and Full (complete DBR radar) options also mount Aster anti-aircraft missiles, including the new 30 NT, which is capable of intercepting MRBMs.
All configurations have the option to mount TESEO "EVO" MK2/E anti-ship missile launchers. According to RID, the Italian Navy ordered the new MBDA TESEO MK/2E heavy-duty missile (TESEO "EVO"), a long-range anti-ship missile with also land attack capability.
=========
=========
DOWNGRADE HISAR = NO ASW
DOWNGRADE HISAR = NO ASW
DOWNGRADE HISAR = NO ASW
CHEAPEST VARIANT LMS
-
1. ADA CLASS PAKISTAN USD 1 MILYAR/4 = USD 250 JUTA PER UNIT
-
2. ADA CLASS UKRAINE USD 1 MILYAR/2 = USD 250 JUTA PER UNIT + UCAV SENILAI USD 500 JUTA
-
3. HISAR OPV CLASS (LMS B2) MALAYDESH USD 530 JUTA /3 = USD 176,7 JUTA PER UNIT
-
HISAR OPV = LMS B2 = NO ASW
HISAR OPV = LMS B2 = NO ASW
HISAR OPV = LMS B2 = NO ASW
TCG AKHISAR dan TCG KOΓHISAR merupakan kapal kelas HISAR yang dibangunkan dalam skop projek MILGEM.
Kapal ini dibangunkan dari model kovet kelas ADA, yang merupakan antara calon-calon yang disebut akan memenuhi program Littoral Mission Ship Batch 2 Tentera Laut Diraja MALAYDESH .
-------------------------------------
DOWNGRADE ANKA
DOWNGRADE ANKA
2024 ANKA OMPONG = WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
-------------------------------------
CHEAPEST VARIANT FA50
CHEAPEST VARIANT FA50
CHEAPEST VARIANT FA50
-
1. FA 50 GF (TA 50 BLOK II) 12 UNIT HARGA USD 705 JUTA ALIAS USD 58,75 JUTA/UNIT
-
2. FA 50 PL (BLOK 20) 36 UNIT HARGA USD 2300 JUTA ALIAS USD 63,89 JUTA/UNIT
-
3. FA 50M 18 UNIT HARGA USD 920 JUTA ALIAS USD 51,1 JUTA/UNIT
-
FA50 = UNSUITABLE FOR MILITARY OPERATIONS
FA50 = UNSUITABLE FOR MILITARY OPERATIONS
South Korea has delivered FA-50 combat trainer aircraft to Poland that are reportedly unsuitable for military operations, Polish Deputy Defence Minister Cezary Tomczyk said.
-------------------------------------
GORILA IQ BOTOL = SEWA 28 HELI > 119 HELI BARU > ART : WAJIB LAPOR USA
SEWA 28 HELI RM 16.8BN = USD 3.7BN/USD 3.700 JT DOLAR
•HARGA HELI AW149 = USD 31 JUTA
•28 UNITK X USD 31 JT= USD 857 JUTA
•USD 3.700JT ÷ USD 31 JT = 119 HELI BARU
----
4x LEBIH MAHAL SEWA DARIPADA BELI BARU =
SEWA 15 TAHUN = RM16.8 BILION
BELI BARU = RM3.954 BILION
SEWAan selama 15 tahun dianggarkan mencecah RM16.8 bilion, jauh lebih tinggi berbanding kos pembelian helikopter serupa yang dianggarkan sekitar RM3.954 bilion.MALAYDESH (ATM)
-------------------------------------
CHEAPEST PLATFORM VARIANT :
-
HARGA CN 235 = USUSD 27,50 Juta
-
HARGA ATR 72 = USUSD24.7 Juta
Woiiiii gempur.....LCS itu kan sejenis septik tank kan ....ππππ
BalasHapusBoleh diadu sama maha rogol lela punya malaydesh si miskin, tapi mahalan inikapal induk disana kapal muwaahh tapi alergi air suka nongkrong di darat ππ€£ππ€£
BalasHapusIni yang perlu di TAKUTI oleh INDIANESIA ya guys....HAHAHAHHA
BalasHapusUtang RI Akhir 2025 Diprediksi Rp9.645 Triliun, Risiko Gagal Bayar Mengintai di 2026
https://www.kabarbisnis.com/read/28133570/utang-ri-akhir-2025-diprediksi-rp9-645-triliun-risiko-gagal-bayar-mengintai-di-2026
HARGA 1 PPA = HARGA 3 LMS B2
Hapus-
PPA USD 1,3 MILYAR/2 = USD 650 JUTA PER UNIT
-
LMS B2 (DOWNGRADE HISAR OPV) USD 530 JUTA /3 = USD 176,7 JUTA PER UNIT
------------------------------------
WELCOME ASTER 30 NT
ASTER 30 NT = TEWASKAN FA 50 ANKA ISR ATR 72
ASTER 30 NT = TEWASKAN FA 50 ANKA ISR ATR 72
Fincantieri kini mengalihkan kapal-kapal ini untuk kekebutuhanan Angkatan Laut Indonesia, tetapi kedua kapal akan mempertahankan konfigurasi 'light plus' mereka.
-------------------------------------
The Light+ (C band radar 4FF) and Full (complete DBR radar) options also mount Aster anti-aircraft missiles, including the new 30 NT, which is capable of intercepting MRBMs.
All configurations have the option to mount TESEO "EVO" MK2/E anti-ship missile launchers. According to RID, the Italian Navy ordered the new MBDA TESEO MK/2E heavy-duty missile (TESEO "EVO"), a long-range anti-ship missile with also land attack capability.
=========
=========
DOWNGRADE HISAR = NO ASW
DOWNGRADE HISAR = NO ASW
DOWNGRADE HISAR = NO ASW
CHEAPEST VARIANT LMS
-
1. ADA CLASS PAKISTAN USD 1 MILYAR/4 = USD 250 JUTA PER UNIT
-
2. ADA CLASS UKRAINE USD 1 MILYAR/2 = USD 250 JUTA PER UNIT + UCAV SENILAI USD 500 JUTA
-
3. HISAR OPV CLASS (LMS B2) MALAYDESH USD 530 JUTA /3 = USD 176,7 JUTA PER UNIT
-
HISAR OPV = LMS B2 = NO ASW
HISAR OPV = LMS B2 = NO ASW
HISAR OPV = LMS B2 = NO ASW
TCG AKHISAR dan TCG KOΓHISAR merupakan kapal kelas HISAR yang dibangunkan dalam skop projek MILGEM.
Kapal ini dibangunkan dari model kovet kelas ADA, yang merupakan antara calon-calon yang disebut akan memenuhi program Littoral Mission Ship Batch 2 Tentera Laut Diraja MALAYDESH .
-------------------------------------
DOWNGRADE ANKA
DOWNGRADE ANKA
2024 ANKA OMPONG = WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
-------------------------------------
CHEAPEST VARIANT FA50
CHEAPEST VARIANT FA50
CHEAPEST VARIANT FA50
-
1. FA 50 GF (TA 50 BLOK II) 12 UNIT HARGA USD 705 JUTA ALIAS USD 58,75 JUTA/UNIT
-
2. FA 50 PL (BLOK 20) 36 UNIT HARGA USD 2300 JUTA ALIAS USD 63,89 JUTA/UNIT
-
3. FA 50M 18 UNIT HARGA USD 920 JUTA ALIAS USD 51,1 JUTA/UNIT
-
FA50 = UNSUITABLE FOR MILITARY OPERATIONS
FA50 = UNSUITABLE FOR MILITARY OPERATIONS
South Korea has delivered FA-50 combat trainer aircraft to Poland that are reportedly unsuitable for military operations, Polish Deputy Defence Minister Cezary Tomczyk said.
-------------------------------------
GORILA IQ BOTOL = SEWA 28 HELI > 119 HELI BARU > ART : WAJIB LAPOR USA
SEWA 28 HELI RM 16.8BN = USD 3.7BN/USD 3.700 JT DOLAR
•HARGA HELI AW149 = USD 31 JUTA
•28 UNITK X USD 31 JT= USD 857 JUTA
•USD 3.700JT ÷ USD 31 JT = 119 HELI BARU
----
4x LEBIH MAHAL SEWA DARIPADA BELI BARU =
SEWA 15 TAHUN = RM16.8 BILION
BELI BARU = RM3.954 BILION
SEWAan selama 15 tahun dianggarkan mencecah RM16.8 bilion, jauh lebih tinggi berbanding kos pembelian helikopter serupa yang dianggarkan sekitar RM3.954 bilion.MALAYDESH (ATM)
-------------------------------------
PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
LCS = MANGKRAK 15 years
LMS B1 = GUNBOAT NO MISSILE
LMS B2 = DOWNGRADE HISAR OPV
LEKIU = EXO B2 EXPIRED
KASTURI = EXO B2 EXPIRED
LAKSAMANA = GUNBOAT NO MISSILE
KEDAH = GUNBOAT NO MISSILE
PERDANA = GUNBOAT NO MISSILE
HANDALAN = GUNBOAT NO MISSILE
JERUNG = GUNBOAT NO MISSILE
==============
FAKTA = KAYA VS MISKIN TIPU FIFA/UN
DOWNGRADE GUNBOAT NO MISSILE
HAHAHAHAHA...........KAPAL INDUK TUA NGUTANG....BBM KAPAL NGUTANG....Apa nak jadilah negara sebelah tu....
BalasHapusNGUTANG Rp 7 Triliun Hanya untuk Kapal Induk Rongsok Italia? Indonesia Harusnya Belajar dari Thailand!
https://wartabanjar.com/2025/09/29/ngutang-rp-7-triliun-hanya-untuk-kapal-induk-rongsok-italia-indonesia-harusnya-belajar-dari-thailand/
LCS itu kan sejenis septik tank kan guys πππ
HapusPerbedaan si kaya dan si miskin, si kaya beli aset militer dan si miskin malaydesh hanya bisa panas hati dan iri dengki je ππ€£ππ€£
BalasHapusBetullah apa yang dikata..... belum apa apa Sudah NGUTANG Rp7 trilliun untuk hanya sebatas KAPAL INDUK RONGSOK...HAHAHAHHA
BalasHapus“Garibaldi “ Kapal yang Lebih Banyak Membakar Uang daripada Bahan Bakar
https://www.delikasia.com/headline-news/garibaldi-kapal-yang-lebih-banyak-membakar-uang-daripada-bahan-bakar
LCS itu kan sejenis septik tank kan guys ππ
Hapus2022 2024 2025 2026 =
HapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan Malaydesh melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the Malaydeshn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa Malaydesh akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun Malaydesh dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat Δ°kinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration.
------
CONTRACT 45 ATMACA
This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
------
2024 KONTRAK RUDAL ΓAKIR SUNGUR
MRO RCWS
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Γakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk GΓΆrgΓΌn
Norman Joesoef, mewakili Republikorp, menandatangani perjanjian dengan ASELSAN untuk produksi Sistem Senjata Kendali Jarak Jauh (RCWS), serta dengan ROKETSAN untuk mendirikan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) dan produksi rudal ΓAKIR, ATMACA, dan HISAR
Bwahahahaπ€£π€£π€£, aset mahal dan premium berdatangan ya guys, KRI Brawijaya, KRI Prabu Siliwangi, Garibaldi biiiih ngeri banget guys πππ
BalasHapusLCS itu sejenis septik tank kan guys πππ
BalasHapusHAHAHAHHA...........
BalasHapusNGUTANG Rp 7 Triliun Hanya untuk Kapal Induk Rongsok Italia? Indonesia Harusnya Belajar dari Thailand!
https://wartabanjar.com/2025/09/29/ngutang-rp-7-triliun-hanya-untuk-kapal-induk-rongsok-italia-indonesia-harusnya-belajar-dari-thailand/
Lah kenapa pork sakit yah π€£π€£π€£
HapusINDONESIA .....
HapusKAPAL TUA DIGANTI KAPAL BARU
KAPAL TUA DIGANTI KAPAL BARU
KAPAL TUA DIGANTI KAPAL BARU
KAPAL TUA DIGANTI KAPAL BARU
-
1. KRI Klewang (625)
Insiden: Kapal cepat rudal (trimaran) siluman ini terbakar habis pada 28 September 2012 di Banyuwangi saat masih dalam tahap uji coba.
KAPAL PENGGANTI:
KRI Golok (688). Kapal ini adalah generasi kedua dari kelas trimaran yang sama, diluncurkan pada 21 Agustus 2021 dan resmi beroperasi pada 2022.
-
2. KRI Nanggala (402)
Insiden: Kapal selam kelas Cakra (Tipe 209/1300) ini tenggelam di perairan utara Bali pada 21 April 2021 dalam latihan torpedo.
KAPAL PENGGANTI:
Pemerintah melakukan pengadaan kapal selam baru yang lebih modern. Hingga 2026, Indonesia telah menyepakati kontrak pembangunan Kapal Selam Kelas Scorpène (Evolved) dari Prancis. Selain itu, armada kapal selam saat ini diperkuat oleh kelas Nagapasa (KRI Nagapasa-403, KRI Ardadedali-404, dan KRI Alugoro-405).
-
3. KRI Teluk Jakarta (541)
Insiden: Kapal angkut logistik jenis Landing Ship Tank (LST) kelas Frosch ini tenggelam di dekat Pulau Damar, Kepulauan Seribu pada Juli 2020 akibat kebocoran saat cuaca buruk.
KAPAL PENGGANTI:
Peran kapal angkut tank ini digantikan secara fungsional oleh KRI Teluk Weda (526) dan KRI Teluk Wondama (527), serta kapal-kapal LST kelas Teluk Bintuni yang terus diproduksi secara massal oleh galangan kapal dalam negeri untuk memperkuat armada amfibi.
-
4. KRI Rencong (622)
Insiden: Kapal Cepat Rudal (KCR) kelas Mandau ini terbakar dan tenggelam di perairan Sorong, Papua Barat, pada 11 September 2018 akibat korsleting listrik.
KAPAL PENGGANTI:
TNI AL mengganti kehilangan unit KCR dengan mempercepat produksi KCR Kelas Sampari (KCR-60m). Unit-unit baru seperti KRI Kapak (625) dan KRI Panah (626) kini telah memperkuat jajaran kapal cepat rudal untuk mengisi kekosongan tersebut.
-
5. KRI Teluk Hading (538)
Insiden: Terjadi kebakaran besar pada 3 Juni 2023 di perairan Selayar, Sulawesi Selatan. Meskipun tidak tenggelam, kapal yang sudah berusia tua ini mengalami kerusakan berat.
KAPAL PENGGANTI:
Sejalan dengan pemensiunan kapal-kapal tua kelas Frosch, penggantinya adalah LST Kelas Teluk Bintuni (seperti KRI Teluk Youtefa-522 atau KRI Teluk Palu-523) yang memiliki kapasitas lebih besar dan teknologi lebih baru
=================
=================
MALAYDESH.....
TIADA GANTI KAPAL TUA
TIADA GANTI KAPAL TUA
TIADA GANTI KAPAL TUA
TIADA GANTI KAPAL TUA
TIADA GANTI KAPAL TUA
-
1. KD Sri Inderapura (1505)
Insiden: Kapal pendarat tank (Landing Ship Tank/LST) terbesar Malaydesh ini mengalami kebakaran hebat pada 8 Oktober 2009 saat berlabuh di Pangkalan TLDM Lumut.
STATUS PENGGANTI: TIADA GANTI KAPAL
Hingga Desember 2024 (15 tahun pasca kejadian), TLDM dilaporkan masih menunggu kapal pengganti permanen yang setara. Malaydesh sempat berencana mengakuisisi kapal sejenis dari negara lain, namun hingga kini kemampuan pengangkutan amfibi tersebut belum sepenuhnya digantikan oleh kapal baru dengan kapasitas yang sama.
-
2. KD Pendekar (3513)
Insiden: Kapal serang cepat (Fast Attack Craft) kelas Handalan ini tenggelam di lepas pantai Johor pada 25 Agustus 2024 setelah menabrak objek bawah laut yang tidak teridentifikasi.
STATUS PENGGANTI: TIADA GANTI KAPAL
Meskipun berhasil diapungkan kembali pada Oktober 2024 untuk investigasi, nasib kapal ini belum ditentukan dan belum ada pemesanan kapal baru sebagai pengganti langsung dari kelas yang sama. Saat ini, Malaydesh lebih berfokus pada program kapal misi pesisir (Littoral Mission Ship) dari Turki dan kapal tempur pesisir (Littoral Combat Ship) yang baru akan mulai beroperasi pada 2026.
-
3. KD Pari (3510)
Insiden: Kapal patroli kelas Jerong ini sempat mengalami insiden kebocoran serius dan hampir tenggelam pada tahun 2011 akibat kerusakan pada poros baling-baling saat beroperasi di perairan Sabah.
STATUS PENGGANTI: TIADA GANTI KAPAL
Walaupun sempat diperbaiki, kapal-kapal kelas tua (seperti kelas Jerong) secara bertahap dipensiunkan tanpa adanya penggantian unit "satu-ke-satu" yang sejenis secara desain.
Akhirnya Kapal INDUK tua ni akan jadi seperti......
BalasHapus1. KERETA CEPAT versi NGUTANG CHINA MANGKRAK
2. IKN Ibu kota MANGKRAK
Bwahahahaπ€£π€£π€£, halusinasi yang mangkrak tuh kota hantu di Johor ππ
HapusAset mahal dan premium sangat mudah di beli King Indo πππ, horang kaya π°π° guys
BalasHapusLCS = sejenis septik tank ya guys πππ
BalasHapusHUTANG BBM KAPAL tu saja belum selesai pembayaran....ini lagi konon mau pakai KAPAL INDUK RONGSOK.... HAHAHAHHA
BalasHapusMau tanya BBM KAPAL INDUK RONGSOK tu mau diBAYAR PAKAI APA....??? masa NUNGGAK pembayaran juga.....HAHAHAHHA
KESIAN..... HUTANG.......demi PRIDE....HAHAHAHAH
BalasHapusNGUTANG Rp 7 Triliun Hanya untuk Kapal Induk Rongsok Italia? Indonesia Harusnya Belajar dari Thailand!
https://wartabanjar.com/2025/09/29/ngutang-rp-7-triliun-hanya-untuk-kapal-induk-rongsok-italia-indonesia-harusnya-belajar-dari-thailand/
LCS = nama septik tank yang cuma ada di Malaysewa
HapusLCS = nama septik tank yang cuma ada di Malaysewa guys πππ
BalasHapus✨️CSG kita ini Asoyyyy haha!π¦Ύππ¦Ύ
BalasHapus✅️AH140
✅️PPA
✅️GARIBALDI OK
✅️TB 3 OK
✅️DESTRO LANJUT gimana gaesz haha!ππ€π
OTEWE BLUWATER kita haha!ππ¦Ύπ
kahsiyann negriπ°kasino kuala lumpo, KTINGGALAN LAGIIIII...JAUUUHH haha!πππ
Kapal INDUK RONGSOK di HUTANG senilai Rp7 Triliun...guys..... HAHAHAHHA
BalasHapusPemerintah Indonesia menyepakati pinjaman luar negeri senilai US$450 juta atau sekitar Rp7,47 triliun untuk mengakuisisi kapal induk bekas Italia, Giuseppe Garibaldi, guna memperkuat kemampuan operasi penerbangan, khususnya sebagai kapal induk drone (drone carrier). Meskipun kapal yang diluncurkan tahun 1983 ini sudah dipensiunkan pada 1 Oktober 2024
LCS= sejenis septik tank yang cuma ada di Malaysewa πππ
HapusTak pasti bagaimana TNI mau bayar BBM KAPAL INDUK tua ni nanti..... HAHAHAHAH
BalasHapusKSAL Curhat ke DPR TNI AL Nunggak BBM Rp 3,2 T ke Pertamina
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250428173335-20-1223596/ksal-curhat-ke-dpr-tni-al-nunggak-bbm-rp-32-t-ke-pertamina
LCS = sejenis septik tank yang cuma ada di Malaysewa πππ
HapusGempur, LCS itu sejenis septik tank berukuran raksasa π π π
BalasHapusmenaikkan semula Ruoiah yang perlu di fokus oleh pemerintah sebelah...bukan menambah HUTANG kapal Induk RONGSOK....HAHAHAHHA
BalasHapusRupiah Terlemah Sepanjang Masa: 1 Ringgit= Rp4.290 dan 1 SGD=Rp13.325
https://www.cnbcindonesia.com/research/20260212092744-128-710473/rupiah-terlemah-sepanjang-masa-1-ringgit-rp4290-dan-1-sgdrp13325
✨️CSG kita petatang peteteng di depan LuMuT...heboh ini haha!π☠️π¦Ύ
BalasHapusincar kapal darat target yg hobi ngumpet eh mangkrak haha!π€£ππ€£
✅️AH140
✅️PPA
✅️GARIBALDI OK
✅️TB 3 OK
LCS = sejenis septik tank berukuran raksasa yang cuma ada di Malaysewa guys ππππ
BalasHapusLCS = sejenis septik tank berukuran raksasa yang cuma ada di Malaysewa guys πππ
BalasHapusAda malaysdesh yang TANTRUM KEPANASAN sambil loncat loncat karena TIDAK TERIMA INDONESIA shopping Kapal Induk Ringan ITS Garibaldi dengan UCAV TB-3 Full Combat Ready
BalasHapusNetizen Indonesia tertawa lepas
wkwkwkwkwkwkwk
IRI DENGKI dan SAKIT HATI nich yeee eeee....si malaydesh
KESIAN... mau kapal INDUK TUA RONGSOK terpaksa NGUTANG guys....yang penting PRIDE.....HAHAHAHHA
BalasHapusRI Utang Rp7,47 Triliun untuk Beli Kapal Induk Italia yang Sudah Dipensiunkan
https://www.kabarbisnis.com/read/28131927/ri-utang-rp7-47-triliun-untuk-beli-kapal-induk-italia-yang-sudah-dipensiunkan
FAKTA semua nya NGUTANG guys....KESIAN.....HAHAHAHHA
BalasHapus✅️AH140- GUN BOAT FFBNW HUTANG
✅️PPA GUN BOAT FFBNW HUTANG
✅️GARIBALDI RONGSOK - HUTANG
Ya Ampun.... INDONESIA shopping lagiiiiii nich.....
BalasHapusKalo malaysdesh?
Simple aja.... malaysdesh semakin TERTINGGAL dan TERPINGGIRKAN .
wkwkwkwkwkwkwk
Kalau jadi dimodif jadi model twin island sebenarnya bagus. Pengalaman yg didapat bakal cukup untuk bikin LHD desain sendiri.
BalasHapuskalo twin tower gituw, tengahnya bisa dibikin lift ama parkir yaa om irs haha!ππ€π
Hapuspengen jump skinya di panjangin, biar nanti bisa bawa f-35B haha!πππ
Kapal INDUK RONGSOK NGUTANG....??? HAHAHAHHA
BalasHapusMISKIN BUAT CARA MISKIN....HAHAHAHA
Kalo MALAYDESH kaya, belanja dong. Jangan cuma cakap besar aja. Dasar PEMBUAL haha
HapusKAHSIYAN warganyet masa tega terim
BalasHapusUSCG Rongsokan kapal JAMAN KOLONIAL tahun 1963
padahal umurnya lebih tua dari
GARIBALDI, gen Milenial nich haha!ππ¬π
Kasihan Sebelah ya om? ...nggak ada aset yang dibanggakan π
HapusStstttt...tau gak bro ?
BalasHapusISI dompet INDONESIA itu USD 20 Milyar tahun 2026
kalo malaysdesh?
Cuman USD 5 Milyar dibagi 5 pihak.... artinya tau kan ? Malaysdesh MISKIN di ASEAN.
FAKTA tak TERBANTAH....Parah.....apa nak jadilah......HAHAHAHHA
BalasHapus1. FRIGAT MERAH PUTING - HUTANG
2. PPA OMPONG - HUTANG
3. ISTIF - NGEMIS QATAR BAYARKAN
4. GARIBALDI TUA RONGSOK - HUTANG
Fakta tak terbantahkan, LCS puluhan tahun belum beres dan belum dibayar ke lender. Haha..iq tinggi dia bilang.. 73,5 ternyata iq dia haha..
HapusMau BAYAR PAKAI APA guys....??? HAHAHAHA
BalasHapusRupiah Terlemah Sepanjang Masa: 1 Ringgit= Rp4.290 dan 1 SGD=Rp13.325
https://www.cnbcindonesia.com/research/20260212092744-128-710473/rupiah-terlemah-sepanjang-masa-1-ringgit-rp4290-dan-1-sgdrp13325
Katanya kaya, kok gak mampu belanja? Haha
HapusUtang RI Akhir 2025 Diprediksi Rp9.645 Triliun, Risiko Gagal Bayar Mengintai di 2026
BalasHapushttps://www.kabarbisnis.com/read/28133570/utang-ri-akhir-2025-diprediksi-rp9-645-triliun-risiko-gagal-bayar-mengintai-di-2026
Utang malaydesh noh 70% PDB, household loan 80%an PDB. NGACA!!
HapusFAKTA.....MISKIN....HAHAHAHHA
BalasHapusIndonesia Tempati Urutan Kedua Populasi Miskin Terbanyak Dunia Versi Bank Dunia !
https://priangantimurnews.pikiran-rakyat.com/news-priangan/pr-1229931755/indonesia-tempati-urutan-kedua-populasi-miskin-terbanyak-dunia-versi-bank-dunia
Fakta....LCS = sejenis septik tank berukuran raksasa yang cuma ada di Malaysewa guys πππ
Hapus✨️CSG kita ini Asoyyyy haha!π¦Ύππ¦Ύ
BalasHapus✅️AH140
✅️PPA
✅️GARIBALDI OK
✅️TB 3 OK
eittt KASEL 212 NFS, FREMM FDI MOGAMI NYUSUL haha!π°π€π°
NGAMUKπ₯ LAGI tipe m, lgs KL-EXIT haha!πππ
LCS = sejenis septik tank berukuran raksasa yang cuma ada di Malaysewa guys πππ
BalasHapusFAKTA TAK TERBANTAHKAN : BUKANYA LCS RONGSOK DAN MANGKRAK YANG BANYAK MASA BERLABUH DARI BERLAYAR LON, DITAMBAH MALONDESH NEGARA TERTOLOL DAN TERBODOH PEMBUATAN KAPAL PERANG DI DUNIA π₯π₯π₯π€£π€£π₯π₯π₯π€£π€£
BalasHapusNEGARA KAYA BEBAS SHOPPING EASY PAY !!!!!
KOYAK TAK LON π₯π₯π₯π€£π€£
⬇️⬇️⬇️
BalasHapushttps://www.cnbcindonesia.com/news/20260130144144-4-706770/ri-peringkat-ke-4-pemilik-cadangan-emas-terbesar-di-dunia
CATAT YANG BESAR YA BERUK BOTOL MALONDESH, NOMER 4 DUNIA BUKAN ASIA APALAGI ASEAN π₯π₯π₯π₯π₯π₯
MALONDESH NEGARA MISKIN, BOTOL DAN RASIS NO 2 DUNIA
https://www.harianterbit.com/lifestyle/pr-2744931366/malaysia-masuk-daftar-negara-rasis-no-2-di-dunia
π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£
Malaydesh paling miskin di ASEAN dan semua aset yang ada semua sewa, berbeda dengan orang kaya Indonesia duit banyak boleh belanja alatan militer banyak banyak modern dan canggih ππ€£ππ€£
BalasHapusQATAR, UAE, BRITIS, JERMAN, PRANCIS, CEKO, TURKIYEM
BalasHapus✨️ITALI, sayang kita,
berikan ASET PREMIUM LAGI haha!π§♂️✨️π§♂️
✅️LEONARDO AWEWE 101, 189, 169, 139
✅️LEONARDO M346F
✅️LEONARDO RADAR
✅️LEONARDO 127/64
✅️LEONARDO SOVRAPONTE 76 STRALES
✅️FINCANTIERI PPA
eittt tambah lagii Baruw
✅️FINCANTIERI GARIBALDI CV
bahkan tawarkan lagi otewe
✅️FINCANTIERI 212 NFS
✅️FINCANTIERI FREMM
CA$H kerqs dr BIB BIB haha!π€π€π€
sedangkan negriπ°kasino semenanjung kuala lumpur, N⛔️ SHOPPING haha!πππ
✨️Garibaldi 551
BalasHapusSiyap diberangkat kesini yaaa haha!ππ€π
eittt sebelah ngintip2 ajahhh haha!πππ
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=916475357807168&id=100083341360564
Kesian rakyat sebelah, kebutuhan idup se hari2 pun bergantung dengan impor. Abis beras berikutnya kelapa, begitu kita stop ekspor langsung rakyatnya menjerit, harga santan naik tinggi, nasi lemak tak lagi lemak, mana utang rumah tangga udah mencekik leher mereka..hehe
BalasHapushttps://youtu.be/8FyzCeKXO6w?si=ECrLv6nBWJ2MXvgM
Amin ya Allahπ€²
BalasHapusGila orang satu ini, lama lama stress ni orang.. hatinya jelek banget ni orang, iri dan dengki
BalasHapusSTABILITAS VS. RISIKO SISTEMIK
BalasHapus-
Kesimpulan Strategis: Stabilitas vs. Risiko Sistemik
Analisis komparatif periode 2010–2025 menunjukkan perbedaan kontras antara manajemen fiskal yang konservatif (Indonesia) dan pola pertumbuhan utang yang tidak berkelanjutan (Malaydesh). Hal ini berdampak langsung pada kemampuan negara dalam memodernisasi kekuatan pertahanan mereka.
1. Kesehatan Fiskal dan Manajemen Utang
Secara fundamental, Indonesia berada dalam posisi yang jauh lebih tangguh dibandingkan Malaydesh:
Ketahanan Anggaran: Indonesia mempertahankan rasio utang pemerintah di angka 40%, jauh di bawah ambang batas hukum (legal ceiling) 60%. Sebaliknya, Malaydesh telah berada di "Zona Merah" dengan rasio 69%, melampaui batas aman mereka sendiri (65%).
Beban Ganda (Dual Burden): Malaydesh menghadapi risiko sistemik karena utang rumah tangga yang ekstrem (84,3%). Total akumulasi beban (Negara + Rakyat) mencapai 153,3% dari PDB, menciptakan ekonomi yang rapuh terhadap guncangan suku bunga global. Indonesia jauh lebih stabil dengan total beban gabungan hanya 56%.
2. Dampak Sosial: Tekanan Beban Per Kapita
Beban finansial di Malaydesh telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan bagi individu:
Utang per Kepala: Setiap warga Malaydesh menanggung beban akumulasi sebesar RM 81.998.
Eksodus Penduduk: Tekanan biaya hidup yang tinggi akibat konsumsi yang dibiayai kredit (bukan pendapatan riil) telah memicu migrasi besar-besaran (sekitar 97.000 orang) untuk mencari peluang ekonomi di luar negeri.
3. Kelumpuhan Modernisasi Militer (Procurement Zonk)
Kegagalan manajemen utang di Malaydesh berdampak fatal pada sektor pertahanan, menciptakan fenomena "Zonk Procurement":
Indonesia (Modernisasi Masif): Berhasil mengaktifkan kontrak strategis seperti 42 Jet Rafale, Kapal Selam Scorpene Evolved, Fregat Merah Putih, hingga rudal balistik Khan. Hal ini dimungkinkan karena adanya ruang fiskal yang longgar.
Malaydesh (Stagnasi & Batal):
Proyek LCS: Mangkrak selama 15 tahun (sejak 2011) akibat salah kelola dana.
Pembekuan Anggaran: Program vital seperti MRCA (Jet Tempur) dan MRSS (Kapal Angkut) dibatalkan atau dibekukan hingga 2026 karena negara harus memprioritaskan pembayaran bunga utang.
Instabilitas Politik: Pergantian 5 PM dan 6 Menhan dalam waktu singkat merusak kontinuitas perencanaan pertahanan, mengubah rencana strategis menjadi sekadar "klaim atau bual" tanpa realisasi.
Ringkasan Akhir Perbandingan Strategis
Status Risiko Ekonomi
Indonesia: Stabil & Konservatif (Manajemen utang sangat disiplin).
Malaydesh: Risiko Sistemik (Debt Trap) akibat beban utang yang melampaui batas aman.
Kapasitas Belanja Negara
Indonesia: Tinggi (Masih memiliki ruang fiskal yang luas untuk investasi).
Malaydesh: Lumpuh (Mengalami kekangan kewangan karena pendapatan tersedot cicilan bunga).
Kondisi Alutsista & Pertahanan
Indonesia: Modernisasi Aktif & Masif (Pengadaan jet tempur dan kapal selam kelas dunia terus berjalan).
Malaydesh: Proyek Mangkrak & Batal (Zonk) ditandai dengan kasus LCS dan pembatalan berbagai kontrak penting.
Proyeksi Masa Depan
Indonesia: Pertumbuhan berkelanjutan dengan penguatan militer yang konsisten.
Malaydesh: Terjebak dalam siklus "Gali Lubang Tutup Lubang" yang mengancam stabilitas jangka panjang.
KETAWA LAWAK 2025 = ZONK
BalasHapusBUAL MRCA LCS SPH MRSS
5X PM
6X MOD
6X MOF
PROCUREMENT = 2026 FREEZES : 2023 CANCELLED
-
5X GANTI PM = 84,3% TO GDP
5X GANTI MOF = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
-
5X GANTI PM = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
6X GANTI MOD = KEKANGAN KEWANGAN
97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
----------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5X GANTI PM
5X GANTI MOD
6X GANTI MOF
-
LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
5X GANTI PM
6X GANTI MOD
6X GANTI MOF
-
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5X GANTI PM
5X GANTI MOD
6X GANTI MOF
-
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5X GANTI PM
5X GANTI MOD
6X GANTI MOF
---------------
KLAIM RINGGIT KUAT = AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
DONALD DUCK WIN = GORILA LOSES
DONALD DUCK WIN = GORILA LOSES
DONALD DUCK WIN = GORILA LOSES
--------------
Section 1: Tariffs and Quotas
Article 1.1: Elimination or reduction of tariffs on substantially all U.S. exports to Malaydesh.
Article 1.2: Establishment of U.S. reciprocal tariffs on Malaydeshn products at a rate of 19% (pursuant to U.S. Executive Order 14257), with certain specified products reduced to 0%.
Article 1.3: Prohibition on the imposition of quantitative restrictions (quotas) on the importation of goods from the United States.
--------------
Section 2: Non-Tariff Barriers and Related Matters
Article 2.5 (Cheese and Meat Terms): Malaydesh shall not restrict market access for U.S. products solely based on the use of certain common names for cheese and meat.
Article 2.8 (Good Regulatory Practices/GRP): Malaydesh is committed to adopting transparency, predictability, and public participation throughout the regulatory rulemaking cycle.
Other Articles: Standardization of Halal requirements for cosmetics, pharmaceuticals, and medical devices, as well as the acceptance of U.S. motor vehicle safety and emission standards.
--------------
Section 3: Digital Trade and Technology
Data Provisions: Prohibition of discrimination against U.S. digital services and an obligation to facilitate cross-border data transfers.
Digital Taxation: Malaydesh commits to refraining from imposing discriminatory digital services taxes on U.S. companies.
Technology: Prohibition of forced technology transfers or source code disclosure as a condition for doing business.
--------------
Section 4: Rules of Origin
Establishing specific rules to determine whether a good qualifies as originating from Malaydesh or the U.S. to receive preferential tariff treatment.
--------------
Section 5: Economic and National Security
Article 5.1.1 (Sanctions): If the U.S. takes action for national security purposes, Malaydesh is expected to adopt similar measures with equivalent restrictive effects or agree on a timeline for implementation.
Article 5.2 (Export Controls): Cooperation on investment screening and export controls to prevent duty circumvention.
Article 5.3 (Other Measures):
Restrictions on the procurement of nuclear reactors, fuel rods, or enriched uranium from certain countries deemed inconsistent with U.S. interests.
Commitment by Malaydesh not to prohibit or restrict the export of critical minerals and rare earth elements to the U.S.
--------------
Section 6: Commercial Considerations and Opportunities
Purchase Commitments: Documentation of major commercial agreements, including the purchase of 30 Boeing aircraft, up to 5 million tonnes of Liquefied Natural Gas (LNG) per annum, and coal commodities.
Investment: Malaydesh facilitates approximately USD 70 billion in investments into the United States over a 10-year period.
--------------
Section 7: Implementation and Final Provisions
Termination Clause: The U.S. reserves the right to terminate the agreement and reinstate higher tariffs if Malaydesh enters into new trade agreements with other nations deemed harmful to core U.S. interests.
Consultation Mechanism: Emphasis on resolving disputes through bilateral consultations and negotiations.
LOGIKA GORILA ......
BalasHapus-
KAPAL 1975 DIPENSIUN
KAPAL 1975 DIPENSIUN
KAPAL 1975 DIPENSIUN
KD PARI telah dilancarkan pada tahun 1975 di Limbungan Hong Leong-Lurssen, Butterworth, Pulau Pinang dan ditauliahkan pada tahun 23 Mac 1977. Menggunakan panggilan antarabangsa 9MJO dan nombor pennant 3510, kapal ini diletakkan di bawah Skuadron Fast Attack Craft (GUN) bersama enam buah kapal ronda di bawah Kelas Jerong. Pada tahun 2019, Skuadron Fast Attack Craft (GUN) telah ditukarkan kepada Skuadron Kapal Ronda Laju Ke-6 (SKRL-6) dan diletakkan dibawah naungan Markas Wilayah Laut 2 bagi menjalankan tugas rondaan di Pantai Timur Sabah.
----------------
KAPAL 1967 DITERIMA
KAPAL 1967 DITERIMA
KAPAL 1967 DITERIMA
KAPAL 1967 DITERIMA
KAPAL 1967 DITERIMA
KAPAL 1967 DITERIMA
KAPAL 1967 DITERIMA
KAPAL 1967 DITERIMA
Malaydesh Coast Guard (Penjaga Pantai Malaydesh ) dikabarkan akan menerima hibah eks USCGC Steadfast.
USCGC Steadfast adalah sebuah Reliance class Medium Endurance Cutter (WMEC 623) yang telah beroperasi bersama USCG selama 56 tahun sebelum didekomisionalkan pada 1 Februari 2024.
USCGC Steadfast dibuat galangan American Shipbuilding Company, di Lorain, Ohio, Amerika Serikat, Steadfast diluncurkan pada 24 April 1967 dan resmi bertugas mulai Steadfast pada 3 Agustus 1968. Jumlah total Reliance class yang dibangun oleh US Coast Guard (USCG) adalah 16 unit. Kini beberapa Reliance class akan digantikan dengan kapal Offshore Patrol Cutter (OPC) baru dari Heritage class, yang jauh lebih modern, besar, dan multifungsi.
----------------
NGEMIS 33 F18 BEKAS = 33 TAHUN RONGSOK
NGEMIS 33 F18 BEKAS = 33 TAHUN RONGSOK
NGEMIS 33 F18 BEKAS = 33 TAHUN RONGSOK
NGEMIS 33 F18 BEKAS = 33 TAHUN RONGSOK
NGEMIS 33 F18 BEKAS = 33 TAHUN RONGSOK
NGEMIS 33 F18 BEKAS = 33 TAHUN RONGSOK
NO AMRAAMs
NO AIM 9X
RADAR AN/APG 65 = 110 KM
ANALOG TAHUN 1990an
----------------
MERIAM 105 = UMUR NEGARA
MERIAM 105 = UMUR NEGARA
MERIAM 105 = UMUR NEGARA
MERIAM 105 = UMUR NEGARA
MERIAM 105 = UMUR NEGARA
MERIAM 105 = UMUR NEGARA
MERIAM 105 = UMUR NEGARA
MERIAM 105 = UMUR NEGARA
MERIAM 105 = UMUR NEGARA
Walaupun 18 buah meriam 105mm LG1 MKIII telah mula digunakan oleh Rejimen Pertama Artileri Diraja Para (1 RAD Para) tetapi tulang belakang kepada unit-unit artilleri tentera darat negara tetap meriam Oto Melara Model 56 (Mod 56) 105mm.
Dibangunkan oleh syarikat Oto Melara daripada Itali, meriam itu yang juga dikenali dengan panggilan “Pack Howitzer” mula memasuki produksi pada 1957 dan sehingga lebih 30 buah negara terus menggunakan meriam itu.