21 Agustus 2026

Kemhan Pastikan Bandara Kertajati akan Jadi Bengkel Pesawat Tempur TNI

21 Agustus 2026

Bandara Kertajati dicanangkan jadi bengkel pesawat angkut dan tempur AU (photo: TWZ)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan pihaknya akan memanfaatkan Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat menjadi tempat pemeliharaan dan perawatan pesawat tempur TNI AU.

"Kertajati ke depan dikembangkan untuk memperkuat kemampuan pemeliharaan pesawat TNI AU, tidak hanya pesawat angkut seperti Hercules, tetapi secara bertahap juga diarahkan agar memiliki kemampuan mendukung pemeliharaan pesawat tempur," kata Rico saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Rico menjelaskan upaya tersebut dilakukan agar ke depan perawatan pesawat tempur TNI AU dapat dilakukan sepenuhnya di Indonesia dengan menggunakan tenaga sumber daya manusia (SDM) dalam negeri.

Dia menilai banyak keuntungan yang didapat jika seluruh proses perawatan pesawat dilalukan di dalam negeri, salah satu adalah Indonesia tidak akan ketergantungan dengan pihak asing dalam memperbaharui ataupun merawat teknologi pesawat.

Selain itu, industri pertahanan dalam negeri dan SDM di dalamnya juga akan mengalami peningkatan kualitas karena terjadi transfer teknologi antara pihak luar dengan perusahaan di Indonesia.

"Kemajuan itu nantinya juga dapat dimanfaatkan industri pertahanan dalam negeri untuk memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia," ujarnya.

Kendati demikian, Rico belum bisa memastikan seperti apa konsep tempat perawatan pesawat tempur yang akan dibangun di Bandara Kertajati.

Saat ini pemerintah masih dalam tahap pembangunan Bandara Kertajati menjadi Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat angkut Hercules se Asia.

Bandara Kertajati dicanangkan jadi bengkel pesawat angkut dan tempur AU (photo: SudOuest)

"Untuk pesawat tempur ini masih merupakan arah pengembangan ke depan, sehingga belum pada tahap penetapan jenis pesawat atau skema MRO-nya," terang dia.

Pada hari yang sama, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin optimistis Bandara Kertajati bisa menjadi tempat perawatan pesawat tempur TNI AU.

Hal tersebut dia meyakini karena industri dirgantara dalam negeri sudah memiliki modal yang kuat untuk melakukan hal tersebut.

Salah satu modal yang telah dikantongi yakni keberhasilan perusahaan dalam negeri yakni PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) dalam melakukan pemeliharaan kelas berat pesawat Hercules untuk pertama kali.

Keberhasilan itu, kata dia, menandakan bahwa industri dalam negeri telah mengalami peningkatan kualitas di bidang teknologi dan sumber daya manusia.

Keberhasilan itu pula, menurut Sjafrie, menjadikan PT. GMF dan PT.DI sebagai pihak yang akan terlibat dalam pengembangan MRO Kertajati.

Kendati demikian, Sjafrie tidak menjelaskan secara rinci kapan MRO di Kertajati mulai beroperasi untuk melakukan pemeliharaan pesawat tempur.

Dia hanya berharap pembangunan MRO bisa segera diselesaikan sehingga dapat dimanfaatkan PT DI dan PT GMF untuk merawat alutsista pesawat tempur ataupun pesawat angkut TNI AU.

"Kita berupaya pengembangan kekuatan pertahanan ini kita tingkatkan dengan menggunakan kemampuan dari awak teknis yang berasal dari putra-putri bangsa Indonesia sendiri," ujar Sjafrie.

20 komentar:

  1. Bye Aircrod...
    HAHAHAHAHHA...
    😂😂🤣🤣🤪😛

    BalasHapus
  2. Pidio Moment Atlas Mendarat di Aceh..
    Menajubkan🔥 haha!✌️🤗✌️

    kertajati, bakal jadi mro atlas jugak hore haha!🥳👍😉

    ⬇️✅️✅️⬇️
    https://www.facebook.com/reel/1952315495460684/?referral_source=external_deeplink&mibextid=ZZyLBr&original_uri=https://www.facebook.com/reel/1952315495460684/?mibextid=ZZyLBr

    BalasHapus
  3. SUDAH DI DARATI PESAWAT INDIA , JADI SAJA BERUBAH DARI KEGUNAAN SIPIL KE MILITER PADAHAL ITU PAKAI UANG PEMDA.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kata siapa pakai uang Pemda ???
      Yang ada pakai dana pribadi saya. Saya orang kaya
      Kamu gak usah repot mikirin

      Hapus
    2. LAGI PMS KAYAKNYA NIH @OM TSETOW ✌️✌️✌️

      Hapus
    3. Bandaranya kan lebih berguna sebagai fasilitas militer daripada sipil. Maskapai penerbangan pada menganggap kurang prospektif.

      Anda pernah pakai bandara ini? Saya menganggap kejauhan dari Bandung.

      Hapus
    4. TSetoW ditanggapi.
      Sudahlah IQ nya cuma 0.000078
      Volume Otaknya juga cuma 0.000078cc
      Otaknya terbuat dari Taik/Tinja pula...
      Mknya dia jadi mahluk kekal di Neraka Jahanam sebagai bahan bakar api neraka bareng Iblis & Dajjal. Tanpa TSetoW dan Gempur, api neraka panasnya gak maksimal cuiyyy......

      Hapus
  4. KASTA NOT PAID -FFBNP = BARTER LEASING
    -
    INDONESIA
    a. 48 KAAN Gen 5
    b. 42 RAFALE Gen 4.5
    c. 16 Sukhoi 27/30
    d. 33 F16
    e. 12 M346FA
    f. 20 T50i
    g. 24 HAWK
    =============================
    =============================
    MALONYET
    a. 18 FA50Murah (10 LCA + 8 LIFT) = LACK BVR AMRAAM
    b. 18 Sukhoi (4 Serviceable) = LACK MAINTENANCE
    c. 7 F18 = LACK SOURCE CODE
    d. 16 HAWK = LACK SPAREPART
    --------------------------------------------
    GOVERNMENT REVENUE =
    Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
    -
    TOTAL EXPENDITURE =
    Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
    -
    BUDGET ALLOCATION =
    RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
    -
    MAIN REASONS FOR BORROWING =
    REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
    Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
    -
    CHRONIC BUDGET DEFICIT:
    The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
    -
    CHRONIC BUDGET DEFICIT:
    The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
    --------------------------------------------
    MALAYSEWA DEBT DATA 2026
    Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
    Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
    MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
    -
    DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
    Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
    Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
    ➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
    --------------------------------------------
    Analisis Geopolitik & Pertahanan (Stagnasi Total)
    Vakum Alutsista (SIPRI 2024-2025): Status "Kosong" selama dua tahun berturut-turut menandakan tidak adanya transfer senjata berat yang masuk. Hal ini mengonfirmasi kegagalan proses modernisasi di saat negara tetangga (Indonesia/Singapura) melakukan pengadaan masif.
    Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di mata penjual internasional.
    Penurunan Daya Gentar: Peringkat Global Firepower (GFP) 42 (ke-7 di ASEAN) menempatkan militer MALAYSEWA di bawah Filipina, menunjukkan efek domino dari penundaan proyek LCS dan ketergantungan pada aset tua.
    Analisis Fiskal & Ekonomi (Spiral Utang)
    Debt-Servicing Cycle: Dengan proyeksi utang menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026, fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" (58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan) telah mengunci anggaran negara.
    Rasio Bahaya: Rasio utang terhadap GDP yang stabil di angka 68%-70% sejak 2024-2026 membatasi ruang gerak fiskal untuk subsidi domestik maupun belanja modal militer.
    Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR Amerika Serikat akan memukul sektor manufaktur dan E&E, yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang tersebut.
    Analisis Reputasi & Diplomasi (Sanksi Internasional)
    Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal bukan sekadar masalah sepak bola, melainkan cerminan kegagalan administrasi sistemik di tingkat federasi.
    Kehilangan Posisi Regional: Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 dan pemberian posisi tersebut kepada Vietnam mempertegas penurunan pengaruh dan daya saing negara di kawasan ASEAN.
    Kesimpulan Strategis
    Tahun 2026 menjadi titik nadir di mana krisis utang pemerintah berdampak langsung pada pelemahan pertahanan nasional dan reputasi internasional. Model pengadaan "Barter CPO" dan "Kredit 100%" terbukti belum cukup untuk menambal kekosongan armada tempur di tengah tekanan sanksi dagang global.

    BalasHapus
  5. MALONYET CLOWN : CLAIMS TO BE RICH =
    GOVT DEBT 70.5% HOUSEHOLD 84.3% TO GDP
    REVENUE: RM334.1 BILLION
    EXPENDITURE: RM470 BILLION
    RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
    --------------------------------------------------
    SIPRI 2025-2024 = KOSONG
    -
    INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
    -
    MALONYET 1 LEMBAR = KOSONG
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
    --------------------------------------------------
    HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
    2010: RM 407,1 Miliar
    2011: RM 456,1 Miliar
    2012: RM 501,6 Miliar
    2013: RM 547,7 Miliar
    2014: RM 582,8 Miliar
    2015: RM 630,5 Miliar
    2016: RM 648,5 Miliar
    2017: RM 686,8 Miliar
    2018: RM 1,19 Triliun
    2019: RM 1,25 Triliun
    2020: RM 1,32 Triliun
    2021: RM 1,38 Triliun
    2022: RM 1,45 Triliun
    2023: RM 1,53 Triliun
    2024: RM 1,63 Triliun
    2025: RM 1,71 Triliun
    2026: RM 1,79 Triliun
    ________________________________________
    Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
    Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
    -
    CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
    -
    The Edge MALONYET (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
    -
    MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
    -
    Kementerian Kewangan (MOF) MALONYET (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah.
    ________________________________________
    BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
    Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALONYET (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
    -
    2018: FASE "OPEN DONASI"
    Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALONYET untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
    -
    2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
    Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
    -
    2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
    Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
    -
    2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
    Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
    -
    2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
    Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
    -
    2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
    Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
    -
    2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
    Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
    -
    2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
    Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
    -
    2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
    Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALONYET - MOF)
    Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
    Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
    -
    SUMBER DATA RESMI:
    Laporan Ketua Audit Negara (LKAN): Mengenai Penyata Kewangan Kerajaan Persekutuan (tahunan).
    -
    Kementerian Kewangan MALONYET (MOF): Laporan Tinjauan Fiskal dan Estimasi Pendapatan Federal (diterbitkan setiap pembentangan Belanjawan/Budget).

    BalasHapus
  6. USD 18,56 MILIAR VERSUS USD 4,68 MILIAR FFBNP
    THE 40 LARGEST RECIPIENTS OF MAJOR ARMS =
    https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
    -
    1 Ukraina
    2 India
    3 Arab Saudi
    4 Qatar
    5 Pakistan
    6 Jepang
    7 Polandia
    8 Amerika Serikat
    9 Kuwait
    10 Australia
    11 UEA
    12 Mesir
    13 Inggris
    14 Israel
    15 Belanda
    16 Korea Selatan
    17 Jerman
    18 Indonesia
    19 Yunani
    20 Norwegia
    21 China
    22 Italia
    23 Filipina
    24 Türkiye
    25 Brasil
    26 Singapura
    27 Bahrain
    28 Maroko
    29 Denmark
    30 Rumania
    31 Belgia
    32 Belarusia
    33 Aljazair
    34 Taiwan
    35 Hungaria
    36 Kazakhstan
    37 Serbia
    38 Kanada
    39 Spanyol
    40 Thailand
    https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
    -------------------------------
    INDONESIA .....
    STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & MODERNISASI TUNAI
    Realisasi Kekuatan Udara (Firm Order):
    42 Rafale: Kontrak lunas dan efektif (Dassault Aviation).
    48 KAAN (Gen-5): Kerja sama strategis G2G dengan Turki (TAI).
    48 KF-21 Boramae (Block II): Kesepakatan tahap akhir dengan Korea Selatan (KAI).
    24 M-346F: Penandatanganan Letter of Award (LOA) dengan Leonardo.
    Radius Tempur & Dominasi Geografis:
    Radius Rafale (±1.852 KM) sanggup menjangkau seluruh KL (dari Pekanbaru hanya 291 KM) dan Sarawak (dari Pontianak hanya 498 KM).
    Kesehatan Fiskal (Pruden):
    Gov. Debt: ~40% PDB (Jauh di bawah batas aman 60%).
    Household Debt: Sangat rendah (16% PDB).
    Status Kedaulatan: Berhasil menaikkan saham Freeport menjadi 63,23% dan menolak blanket overflight access bagi pesawat militer asing.
    ________________________________________
    MALONYET.......
    STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
    2026 MALONYET BADUT FFBNP = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
    2026 MALONYET BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
    2026 MALONYET BADUT FFBNP = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi akibat investigasi suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
    2025-2024 MALONYET BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja.
    Kegagalan Angkatan Udara (Timeline Prank):
    F/A-18 Hornet Kuwait: Resmi BATAL (Februari 2026) setelah 4 kali upaya negosiasi gagal total.
    MiG-29N: Pensiun dini tanpa pengganti (Tiada Ganti).
    FA-50: Mengalami hambatan blokir lisensi dari AS.
    Data Utang & Beban Warga 2026:
    Gov. Debt: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
    Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif utang sebesar RM 94.544.
    Peringkat Global Firepower (GFP) 2026: Merosot ke posisi 42 dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).

    BalasHapus
  7. Pak Menhan.... segera bangun entitas hukum dan fasilitas bangunan MRO di Kertajati Airport...Harus 100% milik INDONESIA dengan Rakyat Indonesia sebagai SDM utama atas Aktivitas MRO nya dengan Kolaborasi asistensi dan support system pada Lockheed Martin USA, Boeing, Airbus, Dassault, Leonardo, dll

    BalasHapus
  8. Minimal bisa berguna. Dulu hitung2, lebih enak ke Soekarno-Hatta kalau mau naik pesawat dari Bandung.

    Proyek mercusuar. Sampai maksa nutup Husein lagi.🤬

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak apa lah, yg jelas perbanyak aja bandara udara untuk sipil atau militer. Nggak hanya di Jawa, Kalimantan Sumatra Sulawesi Papua dll. Entah private, swasta BUMN atau militer, bikin airport yang banyak

      Hapus
    2. Masalah saya, dulu maksa nutup Husein.😅 Kalau market research bener, nggak usah maksa nutup. Buktinya maskapai pada cabut juga kan?

      Kalau bikin di pulau lain malah lebih bagus lagi.😁 Cari lokasi strategis, tidak usah ngandalin lapangan terbang ex-Belanda atau Jepang. Contoh yg di IKN, itu bagus.

      Hapus
    3. Inikan bandara yg diminta pem PROV Jabar.

      Hapus
    4. bobotoh enakan naik pesawat dari lanud halim pk lebih efisien, pp bisa pake whoooss om irs haha!😉👍😂

      Hapus
  9. jabar punyak beberapa lanud/bandara

    diantaranya Bandara Kertajati Int. lokasinya mayan berdekatan dengan Lanud Kalijati tipe A matra udara yg ini Subang aseli bukan kw mcm di seblah haha!🤫🍌😆
    jarak sekitar 70 km

    lanud Hussein Bandung sbnernya mirip Bandara Polonia & Adi sucipto karna ada ditengah kota, jd kalo mao mendarat rada ngeri2 sedap liat kebawah banyak genteng haha!😄🥶🤭
    jarak medan-kualanamu 40an km
    jarak jogja-bandara yia 55an km

    tapi medan & jogja konekting kereta

    keluhan warga bandung, jaraknya terlaluw jauh ke kertajati, kalo diukur bisa 100km dengan tol cisamdawu estimasi bisa 2 jam
    masalahnya belum konek kereta.

    makanya wargab bandung lebih demen berangkat lewat jakarta halim ok..bisa pake WHOOOOS pulak..tinggal nyebrang haha!🤗😉✌️

    dulu proyeksinya Sang Fetedei dan Pindad dipindahkan ke kertajati,
    last last lupa uda ke enakan di kota priangan haha!✌️🤓👌

    BalasHapus
  10. C130H A1319, herki kita no.2 telah selesai di Retrofit bersama GMF hore haha!👍🤓🤗

    dari Analog ke Digital
    Glass Kokpit...
    center wingbox ganti baruw

    negri🎰kasino semenanjing kuala lumpo seblah mana sanggup bikin herki apgred macam gini haha!🍌🤥🤣
    iq jongkokkkk🍌
    ⬇️⬇️✅️✅️
    https://www.facebook.com/watch/?v=1080132857793049&vanity=gmfaa

    BalasHapus
  11. Kualitas GMF diakui duniyaaaa....

    Pantesan negri Koboi Percayakan MRO Herkules se Asia mereka kitaaaaa...dollaaar masyuk💰 haha!👍😉🤓

    negri para pembual kawasan tipe M sudah dilupakaaaaannn, kahsiyan kl tak dianggap amrik lagi haha!👎🍌🤥
    iq jongkok rm tak lakuuu🍌

    BalasHapus