19 September 2026
Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan PT. PAL dan perusahaan kapal asal Italia Fincantieri akan bertanggungjawab memodernisasi atau retrofit kapal induk Giuseppe Garibaldi.
"Kita akan kerja sama antara PT PAL dengan Fincantieri ya," kata Ali saat jumpa pers usai meninjau kapal induk Giuseppe Garibaldi yang sedang bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat.
Menurut dia, kapal tersebut harus dimodernisasi agar mesin dan teknologi kapal sesuai dengan kebutuhan dan doktrin operasi TNI AL.
Ali melanjutkan, kerja sama itu akan menjadi ajang bagi ke dua industri pertahanan (indhan) untuk bertukar informasi teknologi atau transfer of technology (ToT).
Dengan adanya ToT ini, Ali meyakini PT. PAL selaku indhan dalam negeri akan mendapatkan keuntungan berupa peningkatan kualitas produk pertahanan.
Saat ditanya berapa biaya retrofit yang dikeluarkan pemerintah dan kapan prosesnya akan berjalan, Ali tidak menjelaskan hal tersebut secara rinci.
"Sudah disiapkan (anggaran) oleh Kementerian Pertahanan. Kalau jumlahnya saya kurang tahu silakan tanyakan ke Kementerian Pertahanan," kata Ali.
Sebelumnya, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan (Karo Humas Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan Indonesia mendapatkan kapal induk pertama yakni Giuseppe Garibaldi secara hibah dari pemerintah Italia.
Kapal buatan galangan asal Italia, Fincantieri itu sebelumnya telah dipakai untuk mendukung kekuatan angkatan laut Italia.
Rico melanjutkan, penerimaan secara hibah itu tidak berarti membuat Kementerian Pertahanan tidak mengeluarkan uang sepeserpun.
"Giuseppe Garibaldi merupakan hibah dari Pemerintah Italia. Anggaran yang disiapkan pemerintah Indonesia dialokasikan untuk kebutuhan retrofit atau penyesuaian agar sesuai kebutuhan operasi TNI AL," kata Rico saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat (13/2).


RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
BalasHapusRI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
--------------------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
LCS = BANNED NSM
LMS B1 = NO MISSILE NO TORPEDO
LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
LEKIU = EXO B2 EXPIRED
KASTURI = NO MISSILE NO TORPEDO
LAKSAMANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
KEDAH = = NO MISSILE NO TORPEDO
PERDANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
HANDALAN = = NO MISSILE NO TORPEDO
JERUNG = = NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------------------
SURAT UTANG LUAR NEGERI MALONYET (1998–2026):
-
1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
-
1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
-
2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
-
2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
-
2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
-
2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
-
2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
-
2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
-
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
-
2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
-
2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
-
2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
-
2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar
MALONYET = NO MISSILE NO TORPEDO
BalasHapusTLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
LCS = BANNED NSM
LMS B1 = NO MISSILE NO TORPEDO
LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
LEKIU = EXO B2 EXPIRED
KASTURI = NO MISSILE NO TORPEDO
LAKSAMANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
KEDAH = = NO MISSILE NO TORPEDO
PERDANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
HANDALAN = = NO MISSILE NO TORPEDO
JERUNG = = NO MISSILE NO TORPEDO
========================
========================
Welcome to in force .......
1 UNIT KAPAL INDUK GIUSEPPE-GARIBALDI
4 UNIT FREEGAT MERAH PUTIH
2 UNIT PPA BRAWIJAYA CLASS
2 UNIT FREEGAT ISTIF
2 UNIT SCORPENE EVOLVED
-
DAFTAR KRI BUATAN INDONESIA (2006–2026)
1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL
Total: 6 Unit
KRI Kapak (625)
KRI Panah (626)
KRI Kerambit (627)
KRI Sampari (628)
KRI Tombak (629)
KRI Halasan (630)
-
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional
Total: 9 Unit
KRI Clurit (641)
KRI Kujang (642)
KRI Beladau (643)
KRI Alamang (644)
KRI Surik (645)
KRI Siwar (646)
KRI Parang (647)
KRI Terapang (648)
KRI Golok (688) – Trimaran Carbon Fiber
-
3. Fregat Kelas Martadinata (SIGMA 10514) – PT PAL (Joint Production Damen)
Total: 2 Unit
KRI Raden Eddy Martadinata (331)
KRI I Gusti Ngurah Rai (332)
-
4. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL
Total: 5 Unit
KRI Banjarmasin (592)
KRI Banda Aceh (593)
KRI Semarang (594)
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo (991) – Kapal Rumah Sakit (BRS)
KRI Dr. Radjiman Wedyodiningrat (992) – Kapal Rumah Sakit (BRS)
-
5. Kapal LST (Landing Ship Tank) Kelas Teluk Bintuni – Swasta Nasional
Total: 9 Unit (Kapal angkut tank berat produksi galangan domestik seperti PT DRU, PT DKB, dll)
KRI Teluk Bintuni (520)
KRI Teluk Kendari (521)
KRI Teluk Kupang (522)
KRI Teluk Palu (523)
KRI Teluk Calang (524)
KRI Teluk Youtefa (522)
KRI Teluk Palu (523)
KRI Teluk Weda (526)
KRI Teluk Wondama (527)
-
6. Kapal Korvet – Swasta Nasional / PT PAL
Total: 4 Unit (Mengeluarkan 4 kapal Kelas Diponegoro buatan Belanda)
KRI Bung Karno (369)
KRI Bung Hatta (370)
KRI Raja Ali Fisabilillah (391)
KRI Lukas Rumkoren (392)
-
7. Kapal Logistik / BCM (Bantu Cair Minyak) – Swasta Nasional
Total: 4 Unit (KRI Dumai batal, susunan nomor lambung diperbaiki)
KRI Tarakan (905)
KRI Sungai Gerong (906)
KRI Bontang (907)
KRI Balongan (908)
-
8. Kapal Patroli Cepat (PC) – Swasta Nasional & Dalam Negeri
Total: 26 Unit (Memasukkan KRI Krait 827)
KRI Krait (827)
KRI Pari (849)
KRI Sembilang (850)
KRI Sidat (851)
KRI Cakalang (852)
KRI Tatihu (853)
KRI Layaran (854)
KRI Madidihang (855)
KRI Kurau (856)
KRI Torani (860)
KRI Lepu (861)
KRI Albakora (867)
KRI Bubara (868)
KRI Gulamah (869)
KRI Posepa (870)
KRI Escolar (871)
KRI Karotang (872)
KRI Mata Bongsang (873)
KRI Dorang (874)
KRI Bawal (875)
KRI Tuna (876)
KRI Marlin (877)
KRI Butana (878)
KRI Selar (879)
KRI Hampala (880)
KRI Lumba-Lumba (881)
-
9. Kapal Selam Kelas Nagapasa – PT PAL (ToT DSME Korsel)
Total: 1 Unit
KRI Alugoro (405)
(Catatan: KRI Nagapasa 403 & KRI Ardadedali 404 diproduksi langsung di galangan Korsel)
-
10. Kapal Pemetaan Bawah Air (BHO) – Swasta Nasional
Total: 1 Unit
KRI Pollux (935)
-
11. Produk Baru / Proyek Berjalan 2025–2026
Total: 3 Unit
KRI Balaputradewa (322) – Fregat Merah Putih pertama
KRI Belati (622) – KCR
KRI Kerambit (627) – KCR / Optimalisasi batch lanjutan
-
CSG TNI AL : CV, FREGAT, KORVET, SUBS, LOGISTIK, UCAV
-
• Flagship: 1 Unit Kapal Induk Giuseppe Garibaldi (Pusat komando C2 & pangkalan drone).
• Pengawal Permukaan (10 Fregat):
4 Fregat Merah Putih (Termasuk KRI Balaputradewa 322)
2 PPA Brawijaya Class (Patroli serbaguna)
2 Fregat Istif Class (Serang permukaan/anti-rudal)
2 Martadinata Class (Pertahanan udara/AAW)
• Bawah Air: 2 Scorpène Evolved & Kelas Nagapasa/KRI Alugoro (
• Air Wing (Gugus Udara): Drone Kızılelma (Supersonik), Drone TB3 (Maritim STOL), & Helikopter AKS Panther).
• Logistik (BCM): KRI Bontang (907) & KRI Balongan (908)
-
🤣WELCOME CSG SRIWIJAYA versus TLDM NO MISSILE NO TORPEDO : KLAIM PROTOTIPE🤣
Ilmu yang didapat kemudian digunakan untuk menyempurnakan konsep dan desain LHD produksi dalam negeri dimasa depan, cerdas 👍
BalasHapuslah apgred gak jd palindonya lord nich?
BalasHapusbatal donk joget2 haha!😂🥳😋
Yg gede2 urusan mya PAL om
HapusSiapa tahu kerja sama. Yang susah sebenarnya nyari dry dock.😅
HapusTapi kalau mau jadi drone carrier, pasti berurusan sama Republikorp. Kızılelma nanti kan mereka yg bikin.
mungkin palindo kontraktornya,
Hapuspal pelaksana skaligus yg punyak dry dok..smua seneng kaan haha!👍🤫🤭
barusan bikin dok baruw di gresik..blom tau kapasitasnye om irs
yg cakep akusisi pt dok seblahnya jugak, jd gausa jauh2😉
Copy paste ,ada skyjump buat drone,panjangin dan ada rampdoor nya.
HapusMantap
Nanti PAL sudah dpt ilmu nya tinggal Copypaste aja
BalasHapusJoged joged lah👌🇮🇩🇮🇩🇮🇩
MANA NIH BERUK BOTOL MALAYDESH BILANG KAPAL OMPONG ...LOL 🔥🔥🤣🤣🤣🤣🤡🤡🤡🤡
BalasHapusKING INDO BUDGET BESAR YA LON 😎😎😎😎😎
HIBAH KAPAL 1967
BalasHapusThe post stated that among his achievements in the MMEA were that he was the team leader for a suitability study on absorbing the US Coast Guard cutter – USCG Decisive. Checks on the US Coast Guard website showed that Decisive– a Reliance class cutter – was laid in 1967 and commissioned in 1968
-
HIBAH KAPAL 1968
USCGC Steadfast (WMEC-623) was a United States Coast Guard medium endurance cutter in commission for 56 years. Commissioned in 1968, Steadfast was home ported in St. Petersburg, Florida for her first 24 years of service...
-
HIBAH KAPAL 1980
KM Perwira, one of the two Bay class patrol boats donated to MMEA by Australia. It is likely that the Bay class was the design proposed for the tri-nation VLPV project in the late 80s.
-
PERBAIKAN DIBIAYAI JEPANG
Kapal patroli kedua yang disumbangkan oleh Jepang Coast Guard (JCG) untuk APMM/MMEA akan berlayar ke pulang pada akhir Mei, saat ini kapal dengan nama KM Arau ini sedang dalam tahap perbaikan akhir yang dilakukan di Jepang.
-
KAPAL MCMV 1984
Kapal penangkis periuk api Lerici class ini dibina oleh Syarikat Intermarine di Itali dan dilancarkan pada 30 Oktober 1984
-
HIBAH KAPAL 1989 DAN 1991
Jepang menghibahkan dua kapal kelas 90m masing-masing PL-01 Ojima dan PL-02 Erimo, kedua kapal ini masuk dinas di JCG pada tahun 1989 dan 1991.
-
HIBAH KAPAL1990–1991
KM Pekan is an Ojika-class offshore patrol vessel operated by the MALONYET Coast Guard. This ship, together with KM Arau and KM Marlin was transferred from the Japan Coast Guard to MALONYET in order to strengthen the relations between the two countries. The ship was built as the Ojika for the Japanese Coast Guard in 1990–1991
-
HIBAH KAPAL 1989
KM Arau is an offshore patrol vessel operated by the MALONYET Coast Guard. She was the second ship transferred from the Japan Coast Guard together with KM Pekan and KM Marlin. KM Arau was formerly kNOwn as Oki (PL-01) in the Japan Coast Guard.
--------------------------------
RAMALAN? = BUKTI : MAHAL ELIT versus MURAH SULIT
1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONYET
5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
--------------------------------
FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
-
FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
--------------------------------
DATA UTANG MALONYET 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
-
😝RONGSOK1967, 1968😝
TORPEDO KOK PIRANHA NAMANYA TIDAK PESUT , DI NEGERI INI KAN NGAK ADA PIRANHA !
BalasHapusNanti dikasih nama bandeng, tongkol, cupang, lele
HapusKATA SIAPA KAGAK ADA ???
HapusNOH CARI DI PASAR IKAN, CARI PASAR IKAN HIAS, CARI DI KEBON BINATANG.
Kasih namamu aja, biar gak nyocot lagi..
HapusSesuai dg spek nya ikan kecil mematikan, di mari ikannya baek2 kabeh soale om soto.. 🤓
HapusItu baru BENAR STAGE Pengembangan Kapasitas dan Kapabilitas PT PAL dalam Menguasai Pembangunan Kapal Induk:
BalasHapusStage 1 : Kuasai Ilmu dan Teknologi Retrofit Kapal Induk Ringan ITS Garibaldi
Stage 2 : Lakukan Pembangunan Sistership sekelas ITS Garibaldi di PT PAL Surabaya = 1 unit Local Production 3-4 tahun berat full load displacement 14.000 ton
Stage 3 : Lakukan Pembangunan Sistership yang Lebih Besar = 2 unit dgn full load displacement 20.000-25.000 ton
Memodernisasi Kapal Induk RONGSOK OMPONG...? 🤭🤭🤣🤣🤣🤣
BalasHapusDUIT HUTANG DIBUAT AKAL AKALAN... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
LCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
HapusOPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Ekonomi: Spiral Utang "Gali Lubang Tutup Lubang"
MALAYSEWA terjebak dalam siklus Debt-Servicing yang melumpuhkan anggaran pembangunan:
Timeline Bayar Utang Pakai Utang:
Mencapai rekor terburuk pada 2023 (64,3%), di mana RM145,8 miliar pinjaman baru hanya untuk membayar utang lama.
Proyeksi 2025-2026 tetap kritis di angka 58%.
Eskalasi Utang: Dari RM 407,1 Miliar (2010) melonjak drastis hingga RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Utang vs GDP: Melompat dari kisaran 52% (2019) menjadi 70,4% (2024) dan tetap di angka bahaya 69% (2025).
-
Analisa Fiskal: Defisit Kronis & Kehilangan Devisa
Defisit Menahun: Sejak 2010, MALAYSEWA tidak pernah mengalami surplus. Defisit terdalam terjadi pada 2021 (-6,4%) dan masih berlanjut di kisaran -3,8% pada 2025 (Setara USD 17,8 Miliar).
Nilai Utang dalam USD: Konversi utang pemerintah membengkak dari USD 150 Miliar (2010) menjadi USD 375 Miliar (2025), memperlemah posisi nilai tukar mata uang terhadap dolar.
-
Analisa Militer: Penurunan Daya Gentar (GFP 2026)
Krisis finansial berdampak langsung pada peringkat kekuatan militer di ASEAN:
Indonesia (13): Pemimpin mutlak dengan modernisasi masif.
Vietnam (23) - Singapura (29): Konsisten di papan atas.
Filipina (41): Berhasil menyalip MALAYSEWA.
MALAYSEWA (42): Peringkat terendah di antara negara-negara "Big 6" ASEAN, hanya unggul atas Kamboja dan Laos.
Kegagalan Simbolik: Pembatalan F/A-18 Hornet bekas Kuwait sebanyak 4 kali menjadi bukti ketidakmampuan kas negara untuk melakukan pembelian alutsista bahkan untuk barang bekas sekalipun.
-
LCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
HapusOPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
Terjadi ledakan utang dalam kurun waktu 16 tahun yang melumpuhkan daya beli alutsista secara tunai:
Tahun 2010: RM 407,1 Miliar.
Tahun 2018: Menembus angka psikologis RM 1,19 Triliun.
Tahun 2026: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun.
Rasio Utang vs GDP (Statista): Konsisten berada di ambang batas bahaya 68% - 69% hingga tahun 2029, memicu risiko gagal bayar jika terjadi guncangan ekonomi global.
-
Analisa Pertahanan: "Efek Domino Krisis Fiskal"
Krisis uang tunai berdampak langsung pada status militer di mata dunia (SIPRI & GFP):
Vakum SIPRI (2024-2025): Status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat karena keterbatasan anggaran pembangunan (CAPEX).
Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian dari Kuwait menjadi bukti nyata ketidakmampuan finansial menyediakan cash untuk alutsista second-hand sekalipun.
Peringkat GFP 2026: Merosot ke peringkat 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina yang lebih aktif melakukan modernisasi.
-
Analisa Reputasi & Sanksi Internasional
Tekanan AS: Sanksi Section 301 (Tarif ekspor 10-25%) dan IEEPA mengancam sektor manufaktur E&E yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang.
Kegagalan Administrasi: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3) adalah cerminan dari rusaknya tata kelola birokrasi nasional yang berdampak pada reputasi internasional.
Dampak regional: Kehilangan posisi di Piala Asia 2027 yang direbut Vietnam mempertegas mundurnya pengaruh diplomasi MALAYSEWA.
LCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
HapusOPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
KRISIS EKONOMI & SPIRAL UTANG (MALAYSEWA 2026)
Beban Utang: Mencapai RM 1,79 Triliun (Rasio 84,3% dari GDP).
Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru hanya untuk mencicil bunga utang lama.
Tunggakan Internasional: Sewa Sabah (USD 15 Billion) & Utang 1MDB (RM 18,2 Billion).
Sanksi Global: Terkena Section 301 AS (Tarif 10-25%) dan ancaman blokir transaksi IEEPA.
-
TRANSFORMASI MILITER "LEASING" (DAFTAR SEWA MALAYSEWA)
Akibat ketiadaan dana tunai, MALAYSEWA beralih ke skema sewa (32+ Item), di antaranya:
Helikopter: Blackhawk (TDM), AW139 (TUDM/Bomba), AW149, AW159 (TLDM/MMEA), Bell 429 (Polis).
Kendaraan: Motor Polis (BMW R1250RT), Honda Civic, Truk 3 Ton, Kendaraan 4x4.
Maritim: Fast Interceptor Boat (FIB), Utility Boat, Kapal Hidro.
Sistem: Simulator MKM & EC120B, Sistem VSHORAD.
-
KEGAGALAN STRATEGIS & REPUTASI
Mangkrak: Proyek Kapal LCS (Karatan) dan OPV (Hanya 1 dari 3 yang dibayar).
Peringkat GFP: Indonesia Peringkat 13, MALAYSEWA Peringkat 42 (Di bawah Filipina).
Olahraga (FAM): Sanksi CAS & AFC akibat pemain naturalisasi ilegal, kalah WO 0-3, posisi Piala Asia 2027 direbut Vietnam
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Ekonomi: Spiral Utang "Gali Lubang Tutup Lubang"
MALAYSEWA terjebak dalam siklus Debt-Servicing yang melumpuhkan anggaran pembangunan:
Timeline Bayar Utang Pakai Utang:
Mencapai rekor terburuk pada 2023 (64,3%), di mana RM145,8 miliar pinjaman baru hanya untuk membayar utang lama.
Proyeksi 2025-2026 tetap kritis di angka 58%.
Eskalasi Utang: Dari RM 407,1 Miliar (2010) melonjak drastis hingga RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Utang vs GDP: Melompat dari kisaran 52% (2019) menjadi 70,4% (2024) dan tetap di angka bahaya 69% (2025).
-
Analisa Fiskal: Defisit Kronis & Kehilangan Devisa
Defisit Menahun: Sejak 2010, MALAYSEWA tidak pernah mengalami surplus. Defisit terdalam terjadi pada 2021 (-6,4%) dan masih berlanjut di kisaran -3,8% pada 2025 (Setara USD 17,8 Miliar).
Nilai Utang dalam USD: Konversi utang pemerintah membengkak dari USD 150 Miliar (2010) menjadi USD 375 Miliar (2025), memperlemah posisi nilai tukar mata uang terhadap dolar.
-
Analisa Militer: Penurunan Daya Gentar (GFP 2026)
Krisis finansial berdampak langsung pada peringkat kekuatan militer di ASEAN:
Indonesia (13): Pemimpin mutlak dengan modernisasi masif.
Vietnam (23) - Singapura (29): Konsisten di papan atas.
Filipina (41): Berhasil menyalip MALAYSEWA.
MALAYSEWA (42): Peringkat terendah di antara negara-negara "Big 6" ASEAN, hanya unggul atas Kamboja dan Laos.
Kegagalan Simbolik: Pembatalan F/A-18 Hornet bekas Kuwait sebanyak 4 kali menjadi bukti ketidakmampuan kas negara untuk melakukan pembelian alutsista bahkan untuk barang bekas sekalipun.
-
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
Terjadi ledakan utang dalam kurun waktu 16 tahun yang melumpuhkan daya beli alutsista secara tunai:
Tahun 2010: RM 407,1 Miliar.
Tahun 2018: Menembus angka psikologis RM 1,19 Triliun.
Tahun 2026: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun.
Rasio Utang vs GDP (Statista): Konsisten berada di ambang batas bahaya 68% - 69% hingga tahun 2029, memicu risiko gagal bayar jika terjadi guncangan ekonomi global.
-
Analisa Pertahanan: "Efek Domino Krisis Fiskal"
Krisis uang tunai berdampak langsung pada status militer di mata dunia (SIPRI & GFP):
Vakum SIPRI (2024-2025): Status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat karena keterbatasan anggaran pembangunan (CAPEX).
Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian dari Kuwait menjadi bukti nyata ketidakmampuan finansial menyediakan cash untuk alutsista second-hand sekalipun.
Peringkat GFP 2026: Merosot ke peringkat 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina yang lebih aktif melakukan modernisasi.
-
Analisa Reputasi & Sanksi Internasional
Tekanan AS: Sanksi Section 301 (Tarif ekspor 10-25%) dan IEEPA mengancam sektor manufaktur E&E yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang.
Kegagalan Administrasi: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3) adalah cerminan dari rusaknya tata kelola birokrasi nasional yang berdampak pada reputasi internasional.
Dampak regional: Kehilangan posisi di Piala Asia 2027 yang direbut Vietnam mempertegas mundurnya pengaruh diplomasi MALAYSEWA.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
Terjadi ledakan utang dalam kurun waktu 16 tahun yang melumpuhkan daya beli alutsista secara tunai:
Tahun 2010: RM 407,1 Miliar.
Tahun 2018: Menembus angka psikologis RM 1,19 Triliun.
Tahun 2026: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun.
Rasio Utang vs GDP (Statista): Konsisten berada di ambang batas bahaya 68% - 69% hingga tahun 2029, memicu risiko gagal bayar jika terjadi guncangan ekonomi global.
-
Analisa Pertahanan: "Efek Domino Krisis Fiskal"
Krisis uang tunai berdampak langsung pada status militer di mata dunia (SIPRI & GFP):
Vakum SIPRI (2024-2025): Status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat karena keterbatasan anggaran pembangunan (CAPEX).
Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian dari Kuwait menjadi bukti nyata ketidakmampuan finansial menyediakan cash untuk alutsista second-hand sekalipun.
Peringkat GFP 2026: Merosot ke peringkat 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina yang lebih aktif melakukan modernisasi.
-
Analisa Reputasi & Sanksi Internasional
Tekanan AS: Sanksi Section 301 (Tarif ekspor 10-25%) dan IEEPA mengancam sektor manufaktur E&E yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang.
Kegagalan Administrasi: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3) adalah cerminan dari rusaknya tata kelola birokrasi nasional yang berdampak pada reputasi internasional.
Dampak regional: Kehilangan posisi di Piala Asia 2027 yang direbut Vietnam mempertegas mundurnya pengaruh diplomasi MALAYSEWA.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
ANALISIS EKONOMI & FISKAL
Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
-
KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
Kekuatan Udara:
Indonesia: Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
-
REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
Peringkat GFP: Indonesia berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
ANALISIS EKONOMI & FISKAL
Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
-
KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
Kekuatan Udara:
Indonesia: Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
-
REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
Peringkat GFP: Indonesia berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisis Geopolitik & Pertahanan (Stagnasi Total)
Vakum Alutsista (SIPRI 2024-2025): Status "Kosong" selama dua tahun berturut-turut menandakan tidak adanya transfer senjata berat yang masuk. Hal ini mengonfirmasi kegagalan proses modernisasi di saat negara tetangga (Indonesia/Singapura) melakukan pengadaan masif.
Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di mata penjual internasional.
Penurunan Daya Gentar: Peringkat Global Firepower (GFP) 42 (ke-7 di ASEAN) menempatkan militer MALAYSEWA di bawah Filipina, menunjukkan efek domino dari penundaan proyek LCS dan ketergantungan pada aset tua.
Analisis Fiskal & Ekonomi (Spiral Utang)
Debt-Servicing Cycle: Dengan proyeksi utang menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026, fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" (58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan) telah mengunci anggaran negara.
Rasio Bahaya: Rasio utang terhadap GDP yang stabil di angka 68%-70% sejak 2024-2026 membatasi ruang gerak fiskal untuk subsidi domestik maupun belanja modal militer.
Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR Amerika Serikat akan memukul sektor manufaktur dan E&E, yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang tersebut.
Analisis Reputasi & Diplomasi (Sanksi Internasional)
Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal bukan sekadar masalah sepak bola, melainkan cerminan kegagalan administrasi sistemik di tingkat federasi.
Kehilangan Posisi Regional: Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 dan pemberian posisi tersebut kepada Vietnam mempertegas penurunan pengaruh dan daya saing negara di kawasan ASEAN.
SEJAK 2010 : MADE IN INDONESIA
HapusRINGGIT DAN PASPOR MALONYET
RINGGIT DAN PASPOR MALONYET
RINGGIT DAN PASPOR MALONYET
-
Daftar ringkas negara yang mata uang atau dokumen negaranya dicetak oleh Perum Peruri, lengkap dengan tautan sumber berita resminya:
🪙 Daftar Negara & Produk
• Peru – Mata Uang: Soles
• Malonyet – Mata Uang: Ringgit & Paspor
• Nepal – Mata Uang: Rupee, Pita Cukai, & Prangko
• Bangladesh – Mata Uang: Taka
• Sri Lanka – Mata Uang: Rupee & Paspor
• Somalia – Mata Uang: Shilling
• Argentina – Mata Uang: Peso
• Pakistan – Dokumen Negara: Pita Cukai
• Filipina – Dokumen Negara: Prangko
• Guinea – Dokumen Negara: Paspor
----------------------------------
Sumber Berita Resmi & Media Nasional
1. Situs Resmi Peruri (Rilis Pers) – Laporan sejak tahun 2010, di mana Bank Negara Malaysia memercayakan pemenuhan kebutuhan pencetakan lembaran kertas mata uang Ringgit kepada Peruri
2. Situs Resmi Peruri (Paspor Sri Lanka) – Detail kerja sama pencetakan dokumen imigrasi paspor Sri Lanka.
3. detikFinance – Wawancara resmi terkait pencetakan mata uang Nepal, Somalia, hingga Argentina di Indonesia.
4. Kompas Interaktif – Catatan detail mengenai pencetakan prangko Filipina dan pita cukai Pakistan.
----------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
--------------------------------------------
OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.
SEJAK 2010 : MADE IN INDONESIA
HapusRINGGIT DAN PASPOR MALONYET
-
🪙 Daftar Negara & Produk
• Peru: Mata uang (Soles).
• Malaysia: Mata uang (Ringgit) & Paspor.
• Nepal: Mata uang (Rupee), Pita Cukai, & Prangko.
• Bangladesh: Mata uang (Taka).
• Sri Lanka: Mata uang (Rupee) & Paspor.
• Somalia: Mata uang (Shilling).
• Argentina: Mata uang (Peso).
• Pakistan: Pita Cukai.
• Filipina: Prangko.
• Guinea: Paspor.
-------------------------------------------
🔎 Sumber Berita & Media Resmi
1. Situs Resmi Peruri (Rilis Pers Ringgit) – Kerja sama cetak Ringgit Malaysia sejak 2010.
2. Situs Resmi Peruri (Paspor Sri Lanka) – Detail proyek dokumen imigrasi Sri Lanka.
3. detikFinance – Wawancara cetak mata uang Nepal, Somalia, dan Argentina.
4. Kompas – Catatan cetak prangko Filipina dan pita cukai Pakistan.
5. CNN Indonesia – Laporan ekspansi cetak uang Nepal dan paspor Guinea.
-------------------------------------------
BEBAN UTANG PER KAPITA & POPULASI (2026–1998)
2026: RM 94,544 | POPULASI: 36,385,115 JIWA
2025: RM 81,998 | POPULASI: 35,977,838 JIWA
2024: RM 79,315 | POPULASI: 34,671,895 JIWA
2023: RM 74,587 | POPULASI: 35,126,298 JIWA
2022: RM 70,901 | POPULASI: 34,695,493 JIWA
2021: RM 67,667 | POPULASI: 34,282,399 JIWA
2020: RM 63,464 | POPULASI: 33,870,000 JIWA
2019: RM 60,179 | POPULASI: 33,450,000 JIWA
2018: RM 57,605 | POPULASI: 33,000,000 JIWA
2017: RM 54,910 | POPULASI: 32,540,000 JIWA
2016: RM 52,699 | POPULASI: 32,040,000 JIWA
2015: RM 51,253 | POPULASI: 31,520,000 JIWA
2014: RM 47,927 | POPULASI: 30,980,000 JIWA
2013: RM 44,992 | POPULASI: 30,420,000 JIWA
2012: RM 41,326 | POPULASI: 29,850,000 JIWA
2011: RM 37,904 | POPULASI: 29,260,000 JIWA
2010: RM 34,488 | POPULASI: 28,650,000 JIWA
2009: RM 31,326 | POPULASI: 28,040,000 JIWA
2008: RM 26,155 | POPULASI: 27,450,000 JIWA
2007: RM 25,316 | POPULASI: 26,860,000 JIWA
2006: RM 23,381 | POPULASI: 26,260,000 JIWA
2005: RM 21,940 | POPULASI: 25,660,000 JIWA
2004: RM 20,550 | POPULASI: 25,060,000 JIWA
2003: RM 18,560 | POPULASI: 24,460,000 JIWA
2002: RM 16,798 | POPULASI: 23,870,000 JIWA
2001: RM 15,162 | POPULASI: 23,280,000 JIWA
2000: RM 13,574 | POPULASI: 22,690,000 JIWA
1999: RM 12,210 | POPULASI: 22,110,000 JIWA
1998: RM 10,821 | POPULASI: 21,530,000 JIWA
--------------------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALONYET (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
Memodernisasi Kapal Induk RONGSOK OMPONG...? 🤭🤭🤣🤣🤣🤣
BalasHapusDUIT HUTANG DIBUAT AKAL AKALAN... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣
LCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
HapusOPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
ANALISIS EKONOMI & FISKAL
Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
-
KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
Kekuatan Udara:
Indonesia: Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
-
REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
Peringkat GFP: Indonesia berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.
LCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
HapusOPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
ANALISIS EKONOMI & FISKAL
Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
-
KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
Kekuatan Udara:
Indonesia: Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
-
REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
Peringkat GFP: Indonesia berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.
LCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
HapusOPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisis Geopolitik & Pertahanan (Stagnasi Total)
Vakum Alutsista (SIPRI 2024-2025): Status "Kosong" selama dua tahun berturut-turut menandakan tidak adanya transfer senjata berat yang masuk. Hal ini mengonfirmasi kegagalan proses modernisasi di saat negara tetangga (Indonesia/Singapura) melakukan pengadaan masif.
Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di mata penjual internasional.
Penurunan Daya Gentar: Peringkat Global Firepower (GFP) 42 (ke-7 di ASEAN) menempatkan militer MALAYSEWA di bawah Filipina, menunjukkan efek domino dari penundaan proyek LCS dan ketergantungan pada aset tua.
Analisis Fiskal & Ekonomi (Spiral Utang)
Debt-Servicing Cycle: Dengan proyeksi utang menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026, fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" (58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan) telah mengunci anggaran negara.
Rasio Bahaya: Rasio utang terhadap GDP yang stabil di angka 68%-70% sejak 2024-2026 membatasi ruang gerak fiskal untuk subsidi domestik maupun belanja modal militer.
Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR Amerika Serikat akan memukul sektor manufaktur dan E&E, yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang tersebut.
Analisis Reputasi & Diplomasi (Sanksi Internasional)
Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal bukan sekadar masalah sepak bola, melainkan cerminan kegagalan administrasi sistemik di tingkat federasi.
Kehilangan Posisi Regional: Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 dan pemberian posisi tersebut kepada Vietnam mempertegas penurunan pengaruh dan daya saing negara di kawasan ASEAN.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Kekuatan Militer (Global Firepower 2026)
Perbandingan peringkat di kawasan ASEAN menunjukkan jurang pemisah yang semakin lebar:
Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin Mutlak ASEAN).
Vietnam: Peringkat 23.
Thailand: Peringkat 24.
Singapura: Peringkat 29.
Filipina: Peringkat 41 (Melampaui MALAYSEWA).
MALAYSEWA: Peringkat 42 (Posisi ke-7 di ASEAN).
-
Analisa Krisis Ekonomi & Spiral Utang (MALAYSEWA)
Data menunjukkan tren kenaikan utang yang tidak terkendali (2010–2026):
Lonjakan Utang (RM): Dari RM 407,1 Miliar (2010) membengkak menjadi RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Utang terhadap GDP:
2010: 52,4%
2020: 62,0% (Pasca Pandemi)
2024: 70,4%
2025: Mencapai ambang batas kritis (Diproyeksikan >70%).
Konversi Mata Wang: Nilai utang pemerintah menyentuh angka 375 Miliar USD pada 2025.
Implikasi: Anggaran pertahanan tersedot untuk membayar bunga utang, memicu kebijakan "Sewa Aset" ketimbang membeli.
-
Analisa Sosial-Administrasi & Reputasi
Krisis Identitas: Kritik tajam dari pemimpin nasional (Mahathir & Anwar Ibrahim) mengenai etos kerja dan korupsi sistemik.
Kegagalan Administrasi (FAM): Sanksi internasional dari CAS dan AFC akibat pemain ilegal menjadi simbol lemahnya tata kelola organisasi di MALAYSEWA.
Dampak Geopolitik: Vietnam mengambil alih posisi strategis MALAYSEWA di kancah olahraga (Piala Asia 2027) dan pengaruh regional.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
1. Fenomena "Hutang Bayar Hutang" (Debt-Servicing Cycle)
Data menunjukkan adanya jebakan fiskal di mana porsi pinjaman baru digunakan mayoritas (58% - 64,3%) hanya untuk melunasi cicilan pokok dan bunga utang lama.
Dampak Militer: Anggaran belanja modal (Capital Expenditure) untuk alutsista baru tergerus oleh biaya operasional dan cicilan utang. Akibatnya, pengadaan besar seperti F/A-18 Hornet bekas dari Kuwait pun mengalami pembatalan berulang kali (4x) karena keterbatasan dana tunai.
2. Pergeseran Model Pengadaan: Dari Cash ke Barter/Kredit
Keterbatasan likuiditas memaksa skema pengadaan yang tidak lazim:
Barter CPO: Digunakan pada kesepakatan dengan Korea Selatan (FA-50) dan Polandia (PT-91M). Ini menunjukkan upaya mempertahankan cadangan devisa dengan menukar komoditas.
Kredit Ekspor 100%: Seperti pada LMS Batch 1 (China), yang meskipun bunganya murah (3,5%), menambah eksposur utang luar negeri jangka panjang.
3. Stagnasi Kekuatan Tempur (Analisis SIPRI & GFP)
SIPRI Kosong: Absennya data transfer senjata dalam 2 tahun terakhir (2024-2025) menandakan tidak adanya pengiriman aset strategis yang signifikan. Bandingkan dengan Indonesia yang memiliki daftar panjang (Rafale, A400M, dll).
Penurunan Rank GFP: Peringkat 42 (di bawah Filipina) mencerminkan efek domino dari penundaan proyek (seperti LCS yang melibatkan 17 kreditor) dan kegagalan regenerasi pesawat tempur (MRCA/LCA).
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
PERTAHANAN & MILITER
SIPRI: Laporan impor senjata kosong selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025).
Pengadaan F/A-18: Rencana pembelian Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali upaya (laporan NST & Bernama).
Peringkat GFP: Berada di peringkat 42 dunia (posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Perbandingan: Indonesia jauh memimpin (Peringkat 13) dengan daftar belanja alutsista baru (Rafale, A400M, kapal selam, dll).
-
KRISIS EKONOMI & UTANG
Gali Lubang Tutup Lubang: Tren membayar utang dengan utang baru terus berlanjut (Proyeksi 58% pinjaman baru di 2026 hanya untuk cicilan).
Sanksi Dagang AS: Terkena Section 301 (kenaikan tarif 10-25% produk ekspor) dan ancaman IEEPA (pemblokiran aset/transaksi) oleh USTR Amerika Serikat.
-
SEPAK BOLA (FAM)
Putusan CAS: Banding ditolak, wajib bayar denda Rp7,5 Miliar, dan 7 pemain naturalisasi dilarang bermain selamanya.
Sanksi AFC: Kemenangan kualifikasi diubah menjadi kalah WO (0-3) karena pemain ilegal.
Gagal Total: Resmi gagal lolos ke Piala Asia 2027; posisi digantikan oleh Vietnam.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
---------------------------------------------------
GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
-
1. INDONESIA – PERINGKAT 13
-
2. VIETNAM – PERINGKAT 23
-
3. THAILAND – PERINGKAT 24
-
4. SINGAPURA – PERINGKAT 29
-
5. MYANMAR – PERINGKAT 35
-
6. FILIPINA – PERINGKAT 41
-
7. MALAYSEWA – PERINGKAT 42
-
8. KAMBOJA – PERINGKAT 83
-
9. LAOS – PERINGKAT 125
---------------
hasil sidang CAS terkait banding FAM:
Sanksi Finansial Tetap: Banding ditolak, FAM wajib membayar denda FIFA sebesar 350.000 Swiss Franc (±Rp 7,5 miliar) tanpa keringanan.
Pemain Naturalisasi Ilegal: Dokumen 7 pemain dinyatakan tidak sah (melanggar Pasal 22 FDC). Mereka dilarang membela Timnas MALAYSEWA secara permanen.
Kerugian Kompetitif: MALAYSEWA kehilangan poin/posisi yang menguntungkan rival (seperti Vietnam yang dipastikan lolos Piala Asia 2027) serta rusaknya reputasi federasi.
Keputusan Final: Putusan CAS bersifat inkrah (final dan mengikat). Jalur hukum olahraga bagi FAM resmi tertutup.
---------------
sanksi AFC terhadap FAM (Asosiasi Sepak Bola MALAYSEWA):
Kekalahan WO (0-3): Kemenangan MALAYSEWA atas Nepal dan Vietnam pada Kualifikasi Piala Asia 2027 dibatalkan dan diubah menjadi kekalahan 0-3 karena menurunkan pemain ilegal.
Gagal ke Piala Asia 2027: Pengurangan poin akibat status WO menutup peluang MALAYSEWA untuk lolos, sementara tiket tersebut otomatis jatuh ke tangan Vietnam.
Denda USD 50.000: FAM wajib membayar denda sekitar Rp 780 juta kepada AFC dalam kurun waktu 30 hari.
-------------------------------
SENJATA HUKUM USTR (TARIF PEMBALASAN)
Section 301 (Pedang Perdagangan): USTR secara sepihak menaikkan tarif 10–25% pada produk unggulan (E&E & Manufaktur) sebagai balasan atas hilangnya akses pasar AS.
IEEPA (Status Darurat): Presiden AS dapat menyatakan "Darurat Ekonomi", memblokir transaksi, hingga menyita aset tanpa persetujuan Kongres. Ini instrumen agresif untuk menekan negara yang dianggap mengancam stabilitas rantai pasok AS.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Ekonomi & Spiral Utang MALAYSEWA
Beban Fiskal: Utang negara menembus RM 1,79 Triliun dengan rasio 84,3% dari GDP.
Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru pada 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan/bunga utang lama.
Krisis Kas: Ketidakmampuan bayar tunai memicu penggunaan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) untuk FA-50, PT-91M, dan Sukhoi MKM.
Sanksi Internasional: Tekanan dagang AS (Section 301) dan ancaman blokir transaksi (IEEPA) memperparah ruang gerak ekonomi.
Analisa Militer: Dari Kepemilikan ke "Sewa" (Leasing)
-
Akibat keterbatasan anggaran, kekuatan militer MALAYSEWA bergeser menjadi "Military-for-Rent":
Aset Sewaan (32+ Item): Helikopter Blackhawk, AW139, AW149, pesawat latihan L-39, hingga kendaraan operasional (Honda Civic, BMW R1250RT).
Kondisi Aset Milik: Banyak yang grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri) atau hilang (48 Skyhawk & 2 mesin jet).
Daya Gentar: Peringkat GFP merosot ke posisi 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
-
Analisa Sosial-Politik: Kemiskinan & Reputasi
Kritik Internal: Pernyataan Mahathir Mohamad tentang etnis Melayu yang "Malas & Miskin" serta Anwar Ibrahim mengenai korupsi proyek banjir yang memukul rakyat kecil.
Reputasi Olahraga: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal; kalah WO 0-3 dan gagal lolos Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam).
Ketidakstabilan Administrasi: Kegagalan federasi sepak bola (FAM) dianggap sebagai cerminan kegagalan administrasi di level yang lebih tinggi.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Ekonomi & Spiral Utang MALAYSEWA
Beban Fiskal: Utang negara menembus RM 1,79 Triliun dengan rasio 84,3% dari GDP.
Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru pada 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan/bunga utang lama.
Krisis Kas: Ketidakmampuan bayar tunai memicu penggunaan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) untuk FA-50, PT-91M, dan Sukhoi MKM.
Sanksi Internasional: Tekanan dagang AS (Section 301) dan ancaman blokir transaksi (IEEPA) memperparah ruang gerak ekonomi.
Analisa Militer: Dari Kepemilikan ke "Sewa" (Leasing)
-
Akibat keterbatasan anggaran, kekuatan militer MALAYSEWA bergeser menjadi "Military-for-Rent":
Aset Sewaan (32+ Item): Helikopter Blackhawk, AW139, AW149, pesawat latihan L-39, hingga kendaraan operasional (Honda Civic, BMW R1250RT).
Kondisi Aset Milik: Banyak yang grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri) atau hilang (48 Skyhawk & 2 mesin jet).
Daya Gentar: Peringkat GFP merosot ke posisi 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
-
Analisa Sosial-Politik: Kemiskinan & Reputasi
Kritik Internal: Pernyataan Mahathir Mohamad tentang etnis Melayu yang "Malas & Miskin" serta Anwar Ibrahim mengenai korupsi proyek banjir yang memukul rakyat kecil.
Reputasi Olahraga: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal; kalah WO 0-3 dan gagal lolos Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam).
Ketidakstabilan Administrasi: Kegagalan federasi sepak bola (FAM) dianggap sebagai cerminan kegagalan administrasi di level yang lebih tinggi.
SEJAK 2010 : MADE IN INDONESIA
HapusRINGGIT DAN PASPOR MALONYET
RINGGIT DAN PASPOR MALONYET
RINGGIT DAN PASPOR MALONYET
-
Daftar ringkas negara yang mata uang atau dokumen negaranya dicetak oleh Perum Peruri, lengkap dengan tautan sumber berita resminya:
🪙 Daftar Negara & Produk
• Peru – Mata Uang: Soles
• Malonyet – Mata Uang: Ringgit & Paspor
• Nepal – Mata Uang: Rupee, Pita Cukai, & Prangko
• Bangladesh – Mata Uang: Taka
• Sri Lanka – Mata Uang: Rupee & Paspor
• Somalia – Mata Uang: Shilling
• Argentina – Mata Uang: Peso
• Pakistan – Dokumen Negara: Pita Cukai
• Filipina – Dokumen Negara: Prangko
• Guinea – Dokumen Negara: Paspor
----------------------------------
Sumber Berita Resmi & Media Nasional
1. Situs Resmi Peruri (Rilis Pers) – Laporan sejak tahun 2010, di mana Bank Negara Malaysia memercayakan pemenuhan kebutuhan pencetakan lembaran kertas mata uang Ringgit kepada Peruri
2. Situs Resmi Peruri (Paspor Sri Lanka) – Detail kerja sama pencetakan dokumen imigrasi paspor Sri Lanka.
3. detikFinance – Wawancara resmi terkait pencetakan mata uang Nepal, Somalia, hingga Argentina di Indonesia.
4. Kompas Interaktif – Catatan detail mengenai pencetakan prangko Filipina dan pita cukai Pakistan.
5. CNN Indonesia – Laporan ekspansi Peruri mencetak uang kertas Nepal serta paspor negara Guinea.
----------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONYET 1998–2026
-
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia dan dimulainya defisit anggaran berkepanjangan.
-
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan instrumen obligasi domestik baru untuk stimulus ekonomi.
-
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi sektor korporasi dan perbankan pasca-krisis selesai.
-
2001: RM 145,7 Miliar – Peningkatan belanja pembangunan guna menopang pertumbuhan domestik.
-
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB mulai merangkak naik secara perlahan.
-
2003: RM 188,8 Miliar – Batas plafon utang resmi pertama kali dinaikkan menjadi 40% dari PDB.
-
2004: RM 216,6 Miliar – Pengeluaran publik meluas demi mendukung proyek infrastruktur baru.
-
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal awal di bawah manajemen kepemimpinan baru.
-
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit secara ketat di tengah lonjakan harga komoditas global.
-
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan masih stabil menjelang gejolak finansial global.
-
2008: RM 306,4 Miliar – Kenaikan plafon utang menjadi 45% akibat dampak awal krisis finansial global.
-
2009: RM 362,4 Miliar – Batas utang melonjak ke 55% demi mendanai paket stimulus ekonomi besar.
-
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
-
2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
-
2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
-
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
-
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
-
2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
-
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
-
2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara MALONYET 2017.
-
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP. [
-
2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
-
2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
-
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
-
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
-
2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
-
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
-
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
-
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026
SEJAK 2010 : MADE IN INDONESIA
HapusRINGGIT DAN PASPOR MALONYET
-
🪙 Daftar Negara & Produk
• Peru: Mata uang (Soles).
• Malaysia: Mata uang (Ringgit) & Paspor.
• Nepal: Mata uang (Rupee), Pita Cukai, & Prangko.
• Bangladesh: Mata uang (Taka).
• Sri Lanka: Mata uang (Rupee) & Paspor.
• Somalia: Mata uang (Shilling).
• Argentina: Mata uang (Peso).
• Pakistan: Pita Cukai.
• Filipina: Prangko.
• Guinea: Paspor.
-------------------------------------------
🔎 Sumber Berita & Media Resmi
6. Situs Resmi Peruri (Rilis Pers Ringgit) – Kerja sama cetak Ringgit Malaysia sejak 2010.
7. Situs Resmi Peruri (Paspor Sri Lanka) – Detail proyek dokumen imigrasi Sri Lanka.
8. detikFinance – Wawancara cetak mata uang Nepal, Somalia, dan Argentina.
9. Kompas – Catatan cetak prangko Filipina dan pita cukai Pakistan.
10. CNN Indonesia – Laporan ekspansi cetak uang Nepal dan paspor Guinea.
-------------------------------------------
BEBAN UTANG PER KAPITA & POPULASI (2026–1998)
2026: RM 94,544 | POPULASI: 36,385,115 JIWA
2025: RM 81,998 | POPULASI: 35,977,838 JIWA
2024: RM 79,315 | POPULASI: 34,671,895 JIWA
2023: RM 74,587 | POPULASI: 35,126,298 JIWA
2022: RM 70,901 | POPULASI: 34,695,493 JIWA
2021: RM 67,667 | POPULASI: 34,282,399 JIWA
2020: RM 63,464 | POPULASI: 33,870,000 JIWA
2019: RM 60,179 | POPULASI: 33,450,000 JIWA
2018: RM 57,605 | POPULASI: 33,000,000 JIWA
2017: RM 54,910 | POPULASI: 32,540,000 JIWA
2016: RM 52,699 | POPULASI: 32,040,000 JIWA
2015: RM 51,253 | POPULASI: 31,520,000 JIWA
2014: RM 47,927 | POPULASI: 30,980,000 JIWA
2013: RM 44,992 | POPULASI: 30,420,000 JIWA
2012: RM 41,326 | POPULASI: 29,850,000 JIWA
2011: RM 37,904 | POPULASI: 29,260,000 JIWA
2010: RM 34,488 | POPULASI: 28,650,000 JIWA
2009: RM 31,326 | POPULASI: 28,040,000 JIWA
2008: RM 26,155 | POPULASI: 27,450,000 JIWA
2007: RM 25,316 | POPULASI: 26,860,000 JIWA
2006: RM 23,381 | POPULASI: 26,260,000 JIWA
2005: RM 21,940 | POPULASI: 25,660,000 JIWA
2004: RM 20,550 | POPULASI: 25,060,000 JIWA
2003: RM 18,560 | POPULASI: 24,460,000 JIWA
2002: RM 16,798 | POPULASI: 23,870,000 JIWA
2001: RM 15,162 | POPULASI: 23,280,000 JIWA
2000: RM 13,574 | POPULASI: 22,690,000 JIWA
1999: RM 12,210 | POPULASI: 22,110,000 JIWA
1998: RM 10,821 | POPULASI: 21,530,000 JIWA
--------------------------------------------
SURAT UTANG LUAR NEGERI MALONYET (1998–2026):
-
1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
-
1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
-
2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
-
2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
-
2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
-
2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
-
2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
-
2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
-
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
-
2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
-
2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
-
2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
-
2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar
BalasHapuskapal induk nanti kita kopi paste jadi kapal induk baruw yg lebih Besar & nuklir☢️pawer haha!✌️😎🤭
jd bole blokade semenanjung kl Non Stop haha!📛🍌😋
Uang Tak masalah, bajet kita Besar haha!🤑🤗✌️
Gimana kabar LCs duit nya di buat rasuah,wang kopi 🤣🤣🤣🔥🔥🔥🔥🔥
BalasHapusSekrang tinggal tunggu calon destroyer nya aja buat ngawal 😃👌👌
BalasHapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
BalasHapusOPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Kekuatan Militer (Global Firepower 2026)
Perbandingan peringkat di kawasan ASEAN menunjukkan jurang pemisah yang semakin lebar:
Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin Mutlak ASEAN).
Vietnam: Peringkat 23.
Thailand: Peringkat 24.
Singapura: Peringkat 29.
Filipina: Peringkat 41 (Melampaui MALAYSEWA).
MALAYSEWA: Peringkat 42 (Posisi ke-7 di ASEAN).
-
Analisa Krisis Ekonomi & Spiral Utang (MALAYSEWA)
Data menunjukkan tren kenaikan utang yang tidak terkendali (2010–2026):
Lonjakan Utang (RM): Dari RM 407,1 Miliar (2010) membengkak menjadi RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Utang terhadap GDP:
2010: 52,4%
2020: 62,0% (Pasca Pandemi)
2024: 70,4%
2025: Mencapai ambang batas kritis (Diproyeksikan >70%).
Konversi Mata Wang: Nilai utang pemerintah menyentuh angka 375 Miliar USD pada 2025.
Implikasi: Anggaran pertahanan tersedot untuk membayar bunga utang, memicu kebijakan "Sewa Aset" ketimbang membeli.
-
Analisa Sosial-Administrasi & Reputasi
Krisis Identitas: Kritik tajam dari pemimpin nasional (Mahathir & Anwar Ibrahim) mengenai etos kerja dan korupsi sistemik.
Kegagalan Administrasi (FAM): Sanksi internasional dari CAS dan AFC akibat pemain ilegal menjadi simbol lemahnya tata kelola organisasi di MALAYSEWA.
Dampak Geopolitik: Vietnam mengambil alih posisi strategis MALAYSEWA di kancah olahraga (Piala Asia 2027) dan pengaruh regional.
LCS malah d bikin drakor selama 15th dan masih blm tamat xaxaxaxaxaxaxaxaxa
BalasHapusnyoihh malah makin seru dramanya om, karna
Hapus❌️NSM BATAL
❌️1 Gowing BATAL
kita uda maen kapal Induk, mreka masi aja muter di kapal Salah Fotong🤪 haha!😱🍌😂
Fiks Garibaldi Kapal Induk Hibah Pertama Seduniya haha!✌️🥳🤗
BalasHapusGrazie Italia👍
kita dapat aset free kapal induk,
di Retrofit agar tetap Moderen, sperti kapal induk amerika, 50++ tahun tetap perkasa🦾 haha!😉🚀😎
beda ama seblah, terima aset old..tak ada apgred..vintej lebih jimat kos haha!😆📛⚡️
⬇️⬇️☢️⬇️⬇️
Giuseppe Garibaldi merupakan✅️hibah dari Pemerintah Italia. Anggaran yang disiapkan pemerintah Indonesia dialokasikan untuk kebutuhan retrofit atau penyesuaian agar sesuai kebutuhan operasi TNI AL," kata Rico saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat (13/2).
Rekor dalam sejarah abad ini,
BalasHapus✅️24 F16 Palkon milik kita adalah Hibah Jet Tempur terbanyak di Duniya hadiah dari Amerika✌️
✅️Garibaldi 551 adalah Kapal Induk Pertama se Duniya yang di hibahkan
dari Italia ke kita👍
Selanjutnya ditunggu dari Jepang putih
✅️hibah Destroyer Asagiri & Oyashio
makin PANIK🥶KOYAK🔥MeWeK😭 para warganyet kl dari Banana Repablik haha!🍌🤥😝
Yeey om Pal kok lupa, tetangga kesayangan juga punya rekor dunia lho, the one and only juga, tuh beli hawk second pertama dan terbanyak d dunia yg setengahnya ghoib tersonglap, rekor dunia eject kat hanggar 2x pula, rekor dunia bikin LCS kapal kecik nan comel 15th dan masih blm d serah terimakan sampai sekarang xaxaxaxaxaxaxaxaxaxa
Hapuseitttt paris ditunggu hibahannye, kita uda SHOPPING lebih dari $ 10 bn, masa gak ada gaungnye haha!😄🤭😝
BalasHapuskoh Jin🧞♂️Pink aja uda nunggu giliran di pengkolan haha!🤫😂😋
kita dapet gratis kapal induk Garibaldi 180 meter🏴☠️
BalasHapusGrazie Italia😉✌️
kalo negri🎰kasino semenanjung kuala lumpo, meNGEMIS untuk dapatkan kapal rongsok 1960an untuk kedua kalinya dari amrik ...parah tetanus☠️ woyy haha!👎🍌🤥
kapal antik...jimat kos haha!😋🍌🤣
❌️❌️❌️❌️
OFFSHORE PATROL VESSEL: HOME MINISTRY TO ASSESS SECOND USCG OFFER
https://youtube.com/watch?v=flFKtXpvGmU
mayan kapal induk gratis ..Grazie Italia👌
BalasHapusntar apgred mesin pake Nuke☢️ Pawer ajah
jadi dah CVN buat muterin kl..tanpa minyak haha!🤭😆✌️
eittss tetangga iq jongkok NGAMUK🔥 donk haha!🍌😤🤪
⬇️⬇️☢️⬇️⬇️
Selamat Datang Giuseppe Garibaldi! Kapal Induk Pertama RI Gratis dari Italia
https://youtube.com/watch?v=mqsSLf9FTZw
mnuju RIMPAC kelak
BalasHapuspake Garibaldi eh KRI Sriwijaya nan ganteng haha!✌️😎🏴☠️
dikawal PPA & Ah140 64 VLS haha!🦾😎🚀
yg iri dengkul, pasti para warganyet kl😋
kahsiyan bajet kecil kalah lagiiii...👎
LCS MALAYDESH FIX REAL AKAL AKALAN SELAMA 15 TAHUN TAK ADA YANG JADI YA LON......🤪🤪🤪🤪🤪🤪
BalasHapusBLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
BalasHapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
--------------------------------
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
MADE IN INDONESIA
BalasHapusRINGGIT DAN PASPOR MALONYET
RINGGIT DAN PASPOR MALONYET
RINGGIT DAN PASPOR MALONYET
-
Daftar ringkas negara yang mata uang atau dokumen negaranya dicetak oleh Perum Peruri, lengkap dengan tautan sumber berita resminya:
🪙 Daftar Negara & Produk
• Peru – Mata Uang: Soles
• Malonyet – Mata Uang: Ringgit & Paspor
• Nepal – Mata Uang: Rupee, Pita Cukai, & Prangko
• Bangladesh – Mata Uang: Taka
• Sri Lanka – Mata Uang: Rupee & Paspor
• Somalia – Mata Uang: Shilling
• Argentina – Mata Uang: Peso
• Pakistan – Dokumen Negara: Pita Cukai
• Filipina – Dokumen Negara: Prangko
• Guinea – Dokumen Negara: Paspor
----------------------------------
Sumber Berita Resmi & Media Nasional
1. Situs Resmi Peruri (Rilis Pers) – Laporan pemenangan tender mata uang Soles Peru.
2. Situs Resmi Peruri (Paspor Sri Lanka) – Detail kerja sama pencetakan dokumen imigrasi paspor Sri Lanka.
3. detikFinance – Wawancara resmi terkait pencetakan mata uang Nepal, Somalia, hingga Argentina di Indonesia.
4. Kompas Interaktif – Catatan detail mengenai pencetakan prangko Filipina dan pita cukai Pakistan.
5. CNN Indonesia – Laporan ekspansi Peruri mencetak uang kertas Nepal serta paspor negara Guinea.
----------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
--------------------------------------------
OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar
Resmi Retrofit/Refurbisment Kapal induk Garibaldi di PT. PAL (Surabaya)
BalasHapusDirut PT. PAL Kaharuddin Djennod mengungkapkan secara resmi Kapal induk ITS Garibaldi akan di Retrofit di galangan PT.PAL secara menyeluruh bekerjasama/asassment dilakukan bersama dengan (Fincantieri & Leonardo) pihak Italia dan mendapatkan TOT blue print nya utk PT. PAL, arti nya Garibaldi akan di evolusi/di upgrade bersama 3 Perusahaan (PT.PAL, Fincantieri,Leonardo) jadi PT PAL dalam retrofit tidak bekerja sendirian melainkan gabungan 3 perusahaan akan mengerjakan Experimen upgrade evolusi Garibaldi to KRI SRIWIJAYA. Full tot blue print.
TOT yg nyata saat ini sedang berjalan & akan dikerjakan di antara nya:
– 2 unit Scorpaned Evolved (Colab Pt Pal + Naval Perancis)
– 2 unit FMP Balaputra dewa (Colab Pt Pal + Babcook inggris)
– 6 unit DGK Drass (2+4) batch satu 2unit di kerjakan di Italia + 4 unit batch 2 di kerjakan di PT PaL, dan SDV-8 (Colab PT Pal + Drass Italia)
– 4 unit Frigate Istiff class ( 2 unit dibangun di Turkiye + 2 unit di bangun PT PAL)
Dirut PT PaL jg menjelaskan akan membangun Destroyer nya sendiri, nah ini yg jadi pertanyaan dapat Tot blue print dari Siapakah negara tersebut yg mau memberikan desain TOT Destroyer nya? 😅🫣 jwaban ny sudah pasti "TF2000 turkiye", karena klo mengacu 052D china itu hanya sebagai kebutuhan Interim saja (kalo beneran jadi di beli ya 052D nya).
Sumber: REPUBLIKA @indonesiadefense.com
https://www.janes.com/defence-intelligence-insights/defence-news/industry/indonesia-eyes-mass-production-of-piranha-torpedo-from-2027
Mantap.. Di tangan yang tepat.. Bravo PT. Pal.. 🤗😘
HapusMADE IN INDONESIA
BalasHapusRINGGIT DAN PASPOR MALONYET
RINGGIT DAN PASPOR MALONYET
RINGGIT DAN PASPOR MALONYET
-
Daftar ringkas negara yang mata uang atau dokumen negaranya dicetak oleh Perum Peruri, lengkap dengan tautan sumber berita resminya:
🪙 Daftar Negara & Produk
• Peru – Mata Uang: Soles
• Malonyet – Mata Uang: Ringgit & Paspor
• Nepal – Mata Uang: Rupee, Pita Cukai, & Prangko
• Bangladesh – Mata Uang: Taka
• Sri Lanka – Mata Uang: Rupee & Paspor
• Somalia – Mata Uang: Shilling
• Argentina – Mata Uang: Peso
• Pakistan – Dokumen Negara: Pita Cukai
• Filipina – Dokumen Negara: Prangko
• Guinea – Dokumen Negara: Paspor
----------------------------------
Sumber Berita Resmi & Media Nasional
1. Situs Resmi Peruri (Rilis Pers) – Laporan pemenangan tender mata uang Soles Peru.
2. Situs Resmi Peruri (Paspor Sri Lanka) – Detail kerja sama pencetakan dokumen imigrasi paspor Sri Lanka.
3. detikFinance – Wawancara resmi terkait pencetakan mata uang Nepal, Somalia, hingga Argentina di Indonesia.
4. Kompas Interaktif – Catatan detail mengenai pencetakan prangko Filipina dan pita cukai Pakistan.
5. CNN Indonesia – Laporan ekspansi Peruri mencetak uang kertas Nepal serta paspor negara Guinea.
----------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
--------------------------------------------
OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar
Dulu 08 masih menhan aja udah bisa datengin banyak alutsista, lhaa apalagi sekarang jadi RI1, plus pertumbuhan ekonomi tinggi, hilirisasi, ekspor meningkat, stop banyak impor, hemat banyak devisa, ekspor 1 pintu DSI, penerimaan meningkat, pundi2 makin tebal, diplomasi tingkat tinggi, makin jadi deh shopping2 nya, makin banyak negara mepet ngasongin barang dagangannyahh.. 🤗🥸🤑🤴
BalasHapus
Hemat Anggaran Hampir Rp300 T per Tahun, Prabowo Tegaskan Hasilnya utk Program Rakyat https://share.google/SoHf85NX3276t7nwk
B50 Resmi Berlaku, RI Stop Impor Solar & Hemat Devisa Rp 170 T https://share.google/bJ4J0B0UiynWcMj1L
Kilang Bioavtur Cilacap Ditarget Beroperasi 2029, Bisa Dongkrak PDB Rp 199 T https://share.google/8wIWUDX8JrBNww1Ru
Indonesia Hemat Devisa Rp 84 T dari Penghentian Impor Beras, Gula & Jagung https://share.google/cjBjnDpyNNktyvtbB
Ini baru sebagian lho yaa.. 😊
Proyek hilirisasi wokeh banget macem2, penemuan cadangan emas, gas, mineral yang baru.. Dlsb
Makanya kita masuk klub most powerful countries.. 💪😎
Beda kelas jauh lah kita dengan Nasib Si M 😁
Eh lupa, kita juga utangnya kecil nda kek sebelah, sda wokeh.
Itu angka ratusan triliun dan per tahun yaaa.. Paham kann.. 🤗😊
Makanya ane pernah bilang, yang sekarang tu belum seberapa 😁
PTBA Target Groundbreaking Proyek DME dan SNG Dimulai 2027 - Energi https://share.google/LXOrIvo1F7Em1qvJ4
Bahlil Ungkap CNG Pengganti LPG Lebih Murah 30%, Hemat Devisa Rp 137 T https://share.google/NxEGns7AXWb4bwQxz
Belum dari sektor pertanian/perkebunan - sawit, kelapa, kopi, coklat, rempah dll, seperti 1 komoditas ini:
HapusMentan Amran Sebut Potensi Hilirisasi Kelapa Capai Rp 4.800 Triliun | kumparan.com https://share.google/493ykXe7UXKOMSxST