26 Maret 2017

Indonesia is Considering the Possibility of a Licensed Production of Components for BMP-3F

26 Maret 2017


BMP-3F of the Korps Marinir (photo : vpk)

LANGKAWI / Malaysia / TASS / - Indonesia is considering the possibility to establish a licensed production of shells and components for infantry fighting vehicles BMP-3F, Mikhail Petukhov, deputy director-general of the Federal Service for Military-Technical Cooperation (FSMTC), told reporters at the LIMA arms exhibition.

"At present, the Indonesian side is studying Russian proposals for the organization of licensed production of ammunition and individual components for previously delivered BMP-3F," Petukhov said.

According to him, Russia is ready to cooperate with potential foreign customers in the field of licensed production of equipment. "We are ready for this format of cooperation, but its appropriateness, parameters and prospects should be considered in each specific case," he said.

BMP-3F is a version of a combat vehicle for the Marine Corps, it can also be used by the Coast Guard and border guards. The machine is used to conduct combat in the coastal zone, on the coast, during the landing of the sea assault. Its arms include guns of 100 and 30 millimeters caliber, anti-tank guided missiles, a 7.62 millimeter machine gun. Crew BMP-3F consists of three people, the car can carry up to seven people landing.

The first BMP-3F was delivered to Indonesia in 2010, then the Asian country received 17 vehicles. Later, the Indonesian military received 37 more infantry fighting vehicles.

Exhibition LIMA 2017 takes place on the island of Langkawi from 21 to 25 March. More than 550 companies from 36 countries participate in it, over 300 official representatives from more than 60 countries are invited to the events.

(VPK)

47 komentar:

  1. Ditambah juga bmp 3fnya...masak negara seluas indonesia hanya punya 54 bmp3f ?? Secara negara kepulauan...butuh banyak kendaraan amphibi

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. if this war machines really useful & effective for our marinir. then we should grab it fast before Myanmar and others take that opportunity.

    BalasHapus
  4. Breaking news ;
    Memperin meresmikan kapal dengan teknologi electric propulsion seluruhnya buatan dalam negri di klaim lebih canggih dari Jepang :
    https://abarky.blogspot.co.id/2017/03/menperin-luncurkan-kapal-iriana.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Termasuk mesinnya om ?? Tanpa bermaksud merendahkan kemampuan bangsa sendiri...tapi kayaknya belum ada industri mesin di indonesia

      Hapus
    2. Ini kalimat Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto "
      "Pembuatan kapal ini harus diapresiasi karena menjadi pembuatan kapal pertama menggunakan teknologi terbaru electric propulsion yang seluruhnya dibuat di dalam negeri, dan menggunakan baja juga dari dalam negeri," katanya dalam peluncuran di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu." Jadi bukan kata saya .

      Hapus
    3. @ruli iskandar ,kalau dibilang tidak ada yang bisa membuat mesin di Indonesia nggak juga contoh :
      https://abarky.blogspot.co.id/2015/01/mesin-karya-anak-bangsa.html
      Awalnya mau dipasang di mobnas timor tapi tahu sendiri akhirnya.
      Mobil listrik karya Dasap Ahmadi juga terhenti karena satu dan lain hal malah berujung penjara,ricky Elson juga gagal. Sebab semua itu gagal adalah karena tidak satu kata dan banyak kepentingan bermain . Artinya sudah dikuasai tehnologinya tapi belum satupun yang sudah di mass production.Mari kita dukung bersama revolusi mental jargon PDI sekalipun bukan simpatisan karena nyatanya PDI adalah the rolling party saat ini . Moga kedepannya berubah ,bisa jadi ditandai dengan peluncuran kapal dengan tenaga listrik ini .

      Hapus
  5. Berharap pada rusky dapet lisensi amo 100mm dan sparepart bmp 3f. Ini sangat sesuatu sekali looh... 😁

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Cukuplah ,bisa bikin amunisi sendiri ,bikin fast moving spare part sehingga tak perlu di kirim ke rusia jika rusak .

    BalasHapus
  8. Ini BMP-3 tembak dengan Carl Gustav pun dah berlubang besar!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tak satupun kendaraan yang bisa disebut kebal sebut saja ABRAMS,merkava,Leopard,Kereta Kebal PT 91 M pendekar sekalipun tidak bisa di sebut kebal . Semuanya bisa saja hancur .

      Hapus
    2. Bmp 3 mampu bertahan daripada tembakan amunisi 35 mm d bahagian hadapan. Had tembakan sistem carl gustav terkini (mk3) adalah sekitar 1000m. Well within the firing range of its 100 mm main cannon.. Indonesia mempunyai pasukan marinirnya sendiri jd memang terdapat keperluan aset amfibi seperti ini. Sebenarnya Mifv dan adnan milik atm juga mempunyai keupayaan amfibi cuma mgkin sdikit kurang dari segi kuasa tembakan sahaja. Semua bergantung kpd doktrin dan taktik negara pengguna.

      Hapus
    3. Malon tak de wang beli alat perang, cuma bisa banyak cakap.

      Hapus
    4. Malon tak de wang beli alat perang, cuma bisa banyak cakap.

      Hapus
    5. Anti polisi

      Kamu pernah pegang senjata ke bro? Do u even know how to shoot? I mean u. Not ur shooting team. Their top notch. I know that.

      Hapus
    6. Saiful iri hati dan dengki...kah kah kah

      Hapus
    7. Shad Anuar termasuk folmiler Malaysia yg baik bro.. jangan begitu lah..

      Hapus
    8. Kami tak kaya macam indon.. takpe u all beli dulu ye.. nanti kami follow slow.. tak mampu nak follow negara yang asyik cakap AKAN ni hehheeh

      Hapus
    9. Kami tak kaya macam indon.. takpe u all beli dulu ye.. nanti kami follow slow.. tak mampu nak follow negara yang asyik cakap AKAN ni hehheeh

      Hapus
    10. Shed anuar

      Mifv dan adnan cuman bentuklain dari m113 jadi kemampanya jauh dari bmp-3

      Hapus
    11. Bergantung kpd doktrin dan taktik negara pengguna. Adnan mempunya keupayaan yg "hampir" sama dgn kenderaan bradley milik US. Kami tidak mempunyai pasukan marinir ataupun sebarang aset lst. Jd tiada keperluan utk aset seperti BMP 3.

      Hapus
    12. Malon kenapa cakap di blog punya orang indonesia ya. Tak mampu bikin blog militer tempatan kah? Kalian malon cuma bisa banyak cakap. Make your own blog, dumb malon.

      Hapus
    13. Katanya demokrasi. Apa kamu tidak mampu mendengar pendapat org lain? Ramai sahaja forumer indonesia yg berkunjung ke blog pertahanan Malaysia. Cuba berkunjung ke blog Military of Malaysia bro. Ada forumer indonesia yg membawa sikap ala jakarta greater dsitu. Tiada masalah selagi isu yg kamu ketengah ada basis dan berfakta. "Berbobot" (maaf kalau salah) kata sahabat saya semasa dkaskus dulu.

      Hapus
    14. Mana komen bro luqman d bwah saya? Knp admin padam?? Komen yg baik dhapus manakala komen bro suwanduru dbiarkan?? Wtf??

      Hapus
    15. malangnya komen saya terlalu provokatif.

      Hapus
    16. the admin by far have deleted 10 of my comments which doesn't even have political, racial, anti-indonesia/malaysia/philippine/singapore and scandal contents. why dude?!

      Hapus
  9. Dengki sama BADAK kamu! muahahahahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ok apa badak.. fungsi dan keupayaannya yg lebih kurang sama dgn Sibmas milik TDM.

      Hapus
  10. Shed@ badak beza dgn sibmas binaan amerika syarikat tuh,badak punya meriam 90 mm binaan cockeril denmark,ke depan badak akan di install meriam 105 mm cem pandur

    BalasHapus
    Balasan
    1. I beg to differ.
      A) Kenderaan IFV Sibmas adalah buatan belgium @ belgia bukannya US.
      B) Firma CMI yg menghasilkan meriam cockerill juga berasak dari Belgium dan bukannya Denmark
      C) "Akan" dpasang @install. Just like Sukhoi 35 juga "akan" turut dbeli. Tunggu ada LOA dulu la bro..

      Hapus
    2. Shed# saya lupa cockeril dari belgium...bro,indonesia akan tidak tunggu masa lama bro,cem kami beli apache,dulu forumer malay cakap indonesia tuh cuma akan dan indonesia cuma mimpi,tapi bln november apache akan datang bro,begitu jg badak akan punya meriam 105 mm tdk tunggu masa lama bro

      Hapus
    3. Yes. Anda juga "terlupa" yg sibmas itu bukan buatan us. Itu sebabnya aku ckp tunggu.. berapa berat kenderaan badak bro? Ketinggiannya? Dan ianya akan dpasang dgn meriam 105mm? Low or medium pressure? Apakah ianya tidak akan mengalami masalah kestabilan seperti mana kenderaan scorpion versi ac 90? Masih byk persoalan yg tidak terjawab.

      Hapus
    4. Maksudmu macam Sibmas IFV 6x6 yang terbalik di lebuh raya itu kah..kah... .Sudah di hitung semua oleh enjiner Pindad . Tak kan terjadi seperti Sibmas ifv malay...
      http://www.beritasatu.com/dunia/203803-tank-terbalik-dua-tentara-malaysia-tewas.html

      Hapus
    5. Kamu berasa lucu dgn berita kematian? Ok. Cuba pandu ifv badak dgn kelajuan 90kmh dan langgar pembahagi @divider jalan. Apakah tidak akan terbalik? Ianya kemalangan. Bukan perkara jenaka @ lucu. Sudah dhitung.. jawapan selamat. Sekali lagi saya tanyakan berapa berat operasi ifv badak?

      Hapus
    6. Tiada hubungannya dengan berat ,yang menentukan adalah design nya . Lagipun Pindad sudah bekerjasama dengan Timoney Technology dalam pengembangannya . Timoney juga membantu singapure dalam mengembangkan terrex.Mau berat 200 ton atau 20 ton sama saja . Kuncinya desain dan titik berat kendaraan .
      https://abarky.blogspot.co.id/2017/02/pt-pindad-and-timoney-sign-contract-at.html

      Hapus
    7. Kestabilan sesebuah kenderaan tidak hanya bergantung kpd titik berat @ pusat graviti dan rekabentuk sesebuah kenderaan. Berat kenderaan terutamanya top weight perlu diambil kira. Turret dgn meriam 105mm adalah lebih berat berbanding meriam 90mm. Itu salah satu sebab kami menamatkan pkhdmatan scorpion ac 90. Rekabentuk dan BERAT kenderaan itu tidak sesuai dgn meriam bertekanan rendah 90mm buatan firma cockerill.

      Hapus
    8. Timoney adalah ahlinya dalam bidang itu bagaimana meredam tekanan tolak balik meriam dengan suspension kereta . Jadi tidak asal pasang saja .Timoney adalah ahlinya dipercaya diberbagai negara .

      Hapus
    9. Suspension is one thing. The other is stability. Terutamanya ketika bergerak d kawasan yg tdak rata atau slope. "Top heavy" tidak mempunyai kaitan dgn sistem recoil meriam. Ianya mengenai berat keseluruhan turret relative to the actual size /height and combat weight of the vehicle. Naik taraf sistem suspensi hanya menyelesaikan beberapa masalah yg dhadapi oleh ifv badak. Tp bukan semua. If it was an 8×8 vehicle than its a different story. Kami juga menghadapi masalah yg sama ketika fasa awal penerimaan av8 dan adnan. Sekiranya penukaran sistem suspensi sahaja mampu menyelesaikan semua masalah sudah lama kami buat bro..

      Hapus
    10. If u asked me just upgrade the badak with timoney dsgn suspension. But keep the 90mm low velocity gun. Ianya sesuai dgn peranannya sbg kenderaan kavalri, peninjau dan tembakan bantuan. It wasnt dsgn to take on tanks. U got the leopard 4 that job.

      Hapus
    11. Kita tunggu saja hasil inspeksi Timoney dan apa saja yang perlu perbaikan ,keahlian timoney bukan hanya suspension.
      https://en.wikipedia.org/wiki/Timoney_Technology_Limited_of_Ireland

      Hapus
    12. Shed@ badak 6x6 akan guna meriam 90 mm,badak 8x8 sedang dirancangkan akan guna meriam 105,oleh kerana itu pindad dah sign dgn timoney,cockeril dan syarikat binaan Pandur buat rancangkan badak yg akan guna meriam 105 mm,oleh sebab itu badak 6x6 kami pake meriam 90 mm cockeril dan telah sign beli pandur agar project badak 8x8 105 mm ini dapat dirancangkan berhasil

      Hapus
    13. Tahniah bro songlap jaya. Kali pertama anda berjaya berdiskusi dgn baik. Ok. Sama2 kita nantikan hasil projek badak 8x8 (sekiranya ada, jujur aku x pernah dgr lg rancangan versi pacuan 8 roda). Selagi tiada prototype dihasilkan tidak perlu rasanya mendabik dada kan bro??

      Hapus