Tank Harimau Pindad (photo: Pindad)
CN-235 buatan PT DI (photo: PT DI)
Bandung (ANTARA) - Holding Industri Pertahanan Defend ID menargetkan perolehan total kontrak senilai Rp132,05 triliun selama 2026 melalui penetapan strategi operasional baru yang menyasar ekspansi pasar di Asia Pasifik hingga Afrika.
Langkah agresif ini diusung dalam peta jalan perusahaan pada 2026, yang diputuskan untuk dijalankan perusahaan, guna memastikan kemandirian industri pertahanan nasional sekaligus memperkuat daya saing, di tengah dinamika ketidakpastian ekonomi global.
Direktur Utama Holding Defend ID Joga Dharma Setiawan dalam keterangan di Bandung, Jawa Barat, Senin, menegaskan bahwa peta jalan menuju 2026 tersebut dirancang tidak hanya untuk bertahan, tetapi untuk bersaing secara kompetitif di tingkat regional dan global.
"Strategi 2026 kami rumuskan ke dalam Corporate Strategic Scenario (CSS) dan diterjemahkan ke dalam tujuh pilar utama, mulai dari penguatan bisnis, inovasi produk dan layanan, hingga transformasi proses bisnis, SDM, dan teknologi informasi sebagai penggerak utama bisnis," ujar Joga yang merupakan Dirut PT LEN tersebut.
Dalam rencana strategis tersebut, perseroan tidak hanya mematok target kontrak jumbo, tetapi juga membidik pendapatan sebesar Rp35,47 triliun serta peningkatan burn rate operasional hingga 26,86 persen.
Untuk mencapai target tersebut, Defend ID melakukan pembenahan fundamental, salah satunya dengan melakukan streamlining atau perampingan anak usaha.
Langkah ini dinilai krusial untuk menciptakan struktur bisnis yang lebih efisien dan bankable (layak kredit), sehingga kapasitas produksi dan digitalisasi proses bisnis dapat dipercepat.
"Kami juga fokus pada penguatan kapasitas produksi, digitalisasi proses bisnis, serta peningkatan kompetensi SDM agar seluruh lini perusahaan bergerak lebih agile dan produktif," ucap Joga menambahkan.
Lebih lanjut, Joga mengatakan pada 2026 ini Defend ID menitikberatkan pada diversifikasi pasar yang signifikan. Selain memperkuat pasar domestik melalui proyek lintas kementerian, seperti Kementerian Pertahanan, Perhubungan, ESDM, hingga Kominfo, perusahaan kini secara serius melirik potensi pasar internasional yang spesifik.
Joga menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan peluang kontrak pertahanan baru di wilayah yang sedang berkembang pesat kebutuhan pertahanannya.
"Pasar Asia Pasifik dan Afrika menjadi fokus kami, seiring dengan peluang kontrak pertahanan baru dan proyek lintas kementerian," katanya.
Namun, manajemen menyadari adanya tantangan eksternal berupa fluktuasi suku bunga dan rantai pasok global. Oleh karena itu, Defend ID menyeimbangkan strategi pertumbuhan agresif ini dengan penguatan fundamental keuangan yang hati-hati.
"Kami menyeimbangkan strategi pertumbuhan dengan penguatan fundamental keuangan. Di sisi lain, tren peningkatan anggaran pertahanan global dan kebutuhan teknologi pertahanan modern menjadi pendorong utama ekspansi pasar ekspor dan penguasaan teknologi kunci," ucap Joga.
Selain sektor pertahanan, holding BUMN ini juga akan menggenjot sektor komersial yang memiliki sinergi dengan kompetensi inti mereka, mencakup energi, transportasi dan sistem elektronik terintegrasi.
Aliansi strategis dengan mitra global juga diposisikan bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sebagai pintu masuk ke rantai pasok global (global supply chain) untuk mendongkrak Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
"Melalui inovasi produk dan layanan, peningkatan kualitas sistem, efisiensi biaya dan kinerja keuangan yang berkelanjutan, kami optimistis dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pelanggan dan pemegang saham," tutur Joga menambahkan.
(Antara)



lanjutkan mantap
BalasHapusHartem Aseli
BalasHapusHasil Karya Anak Bangsa Kita & Kebab haha!ðĨģððĨģ
kalo si gempi hanyalah temfel stiker & Songlal haha!ððð
Utk tank harimau apakah PT.Pindad sudah buat canon sendiri?
BalasHapusKalau kubah turret mungkin bisa di produksi nanti di Pindad.
HapusTapi kalau Canon Larasnya kita belum punya industri pembuatan Laras Canon.
Padahal kalau kita bisa kuasai efeknya bisa buat Laras tank,meriam.
nyoiihh ntuw soal turet bner om tupz,
Hapustp soal laras meriam repot drpd meledak mending impor aja dr aprika kualitas material meriam mreka aman haha!ððð
si rewel aja impor sono
Laras belum bisa bikin? Kalau masa pakai habis, beli laras saja atau sekalian turret baru? Dari semua bagian tank, yg paling cepat habis masa pakainya harusnya rantai dan laras. Kalau sering nembak, laras lebih cepat habis.
HapusArtileri larasnya lebih tahan lama karena tekanan rendah.
Larasnya AMX rileks aja tuh sejak 60'an...ððĪ
HapusIndustri pembuatan Laras tuh rumit nggak sembarangan
HapusMulai dari bahan bakunya saja Alloy steel kunci utama komposisinya nggak sembarangan racikan kadar kromium,nikel,molebdenum,vanadium harus sesuai.
Paling penting saat teknik perlakukan panas & penempaan khusus.
Buat Laras bukan sekedar baja terus di buat ulir selesai jadi..iya habis itu baru 2 tembakan langsung meledak larasnya.
Pindad baru punya industri casting / pengecoran logam kalau produk militer buat munisi mortir,bom pesawat tempur termasuk rencana casing bom hammer Rafale di buat di Pindad bagian dari Tot..
belum ada kabar kelanjutan mengenai pembuatan amunisi tank Leo 120mm & meriam Caesar 155mm kapan di produksi.
MALONDESH BOTOL DAN MISKIN MANA BISA BUAT GINIAN ðĪĢðĪĢðĪĢðĪĢðĪĢ
BalasHapusbell 412 epx ini buatan Subaru jepang yak
BalasHapushebat jugak lobi2 nippon yak, bole jual haha!ðŽððŽ
kita perna jugak dapet lisensi bell 412, tp blom bole jual...
kalo eurokopter Super Puma, kita bisa ekspor..ke tetangga kesayangan kl haha!ððð
kok bisa gt yak, padahal produksi bell 412 kita lebih banyak, skitar 70 bijik
berhubung Super Puma masi kita produksi & uda apgred avionik,
kemhan banyakin aja kelas ini daripada nyari heli laen buat teote..ahh buang waktuw haha!ðĪðŽðĪ
skaligus Super Puma bisa jual eksport..
tentuw bentuknya kita modif dikitlah,
Koryo aja modal ubah disain dikit jadi dah Surion haha!ððð
Lobi ke Erbas ajah sama sperti nc 212 yg diberikan kebebasan modif, lama2 full produksi kita
Fetedei bisa KAAN modif Super Puma pake Pintuw Rampa alias Ramp Door haha!ððĪð
Dijamin lakuuuuu..ayo mana Defend Id cuan nich haha!ðĪððĪ
pasti ada yg mikir, kenapa gak ec-725? Tentuw gak bisa
Hapus✅️ituw produk termasyuk agak baruw
✅️masi aktip dipabrikannya
✅️paling banter lisensi
✅️masi laku mreka jual haha!ððĪð
tak mungkin dilepas erbas haha!ððð
Nah super puma NAS 332 bisa dikembangin kaya surion Korea.
HapusKalau Caracal belum bisa itu masih produk utama jualannya Airbus helikopter.. perakitan akhirnya masih di Perancis.
Sama mesti di beli A 400 MRTT 4 bijik lagi biar CN 235 full produksi di PT.DI..baru order CN 235 yg banyak.
Kalau mau lanjutin super puma, PT.di harus beli lisensinya ke airbus.
HapusKarena Airbus sudah tidak memproduksi super puma lagi alias discontinew
antara bangga dan miris om tupz,
Hapuskpop nawarin Surion yg notabene turunan as 332 ke kita om Tupz haha!ðĪĢððĪĢ
lah kita aja uda ekspor heli aselinya ke tetangga kesayangan taon 90an haha!ððð
negri tirai bambu/rrc aja cuman dikasi lisensi dauphin dikembangin jadi harbin z 9
https://en.wikipedia.org/wiki/Harbin_Z-9
yg bikin ironis, di industri terbang kita duluan merintis dapet lisensi Super Puma yg Besar drpd dauphin
tp skarang fetedei sperti lupa jati diri...kurang fokus & tekun..ape gimana gt haha!ðĪŠðĪðĪŠ
Mungkin karena bell 412 seri EPX ini heli bell inovasi jepang sendiri makanya bisa jual... karena dia gearbox & transmisinya buatan sendiri.
HapusBuat airframe/main body yg diperkuat juga..secara nggak langsung heli juga lebih berat tapi dengan gearbox & transmisi buatan sendiri membuat heli tetap lincah.
Kalau PT.DI masih sebatas supply chain ke bell..buat tail boom/ekor,pintu,tiang pintu,pylon,duct/exhaust knalpot.
Sama perakitan akhirnya bisa di PT.DI.
Balik lagi bell 412 seri EPI produk andalan jualannya bell..sama kaya caracal di Airbus helikopter.
nah justru ituw om esen, guwe nulis perluwnya lobi2..
Hapussperti contoh c212, uda dikontinyu duluan akhirnya kita dapet otorisasi full produksi sampe alat2 dr sono dikirim ksini haha!ðŽððŽ
Lobi kita gausa beli lisensi lg krn
nas 332 uda lama diskontinyu
tp kita masi sempat produksi 2-3 super puma kemarin ituwv
ngarep erbas kasi gratis lisensi ato full otorisasi produksi macam c212, bisa jual sendiri pulak haha!ððĪð
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Skadron Udara 6 Mendapatkan Tambahan 1 Helikopter NAS-332 Baru
https://defense-studies.blogspot.com/2021/01/skadron-udara-6-mendapatkan-tambahan-1.html?m=1
Kalau beli lisensi NAS 332 bisa saja tapi kalau inovasi buat varian baru kaya heli surion itu butuh anggaran yg besar & kembali lagi nggak bakal bisa cari untung.
HapusBaru biaya fase R&D surion 1,5 miliar USD..itu tahun 2017
Korea dia buat surion kurang lebih 200 unit untuk balik modal.. setelah itu baru dia untung makanya kita mulai ditawarin.
Kalau kebutuhan banyak beli lisensi saja. Masalah Super Puma adalah sekarang dianggap tidak cocok buat offshore, pada lebih suka kelas Super Medium. Market sipil lebih menggiurkan dari militer.
HapusJatah Bell 412 kita sebenarnya juga masih banyak. Tapi terakhir dipakai buat 412HP. Kurang tahu kenapa EP impor semua. Mungkin personel yg ngurus sudah pensiun atau diciduk perusahaan lain.ðĪ
Kalau produk discontinue seperti C 212.. biasanya kita nggak beli lisensi..tapi tinggal bayar royalti setiap produk yang dibuat..tapi semua kembali ke perjanjian.
HapusDulu Pindad lisensi senapan serbu FNC saat itu bukan produk discontinue.. kalau kita buat 200 rb unit. setelah itu bebas royalty.
gearbox & transmisi bikin sendiri?
Hapushmmn paling lisensi jugak om tupz, informasinya hasil kolaborasi..jd dioprek dikit haha!ðĪðĪðĪ
utk jeroan fetedei mana mampu bikin semua om tupz, lah BELL aja pake outsourcing vendor..ngejahit jugak doi haha!ðĪððĪ
makanya utk produksi apapun, vendor mesin, avionik kudu diajak rembugkan sperti Ostralia
memang sangat mahal, minimal bikin pabrik di kanggurulah haha!ððð
problemnya dikita bikin selusin dua lusin, kurang kos epektiplah walo dipake sendiri haha!ðĪðŽðĪ
Jatah Bell 412 kita sebenarnya juga masih banyak. Tapi terakhir dipakai buat 412HP. Kurang tahu kenapa EP impor semua. Mungkin personel yg ngurus sudah pensiun atau diciduk perusahaan lain.ðĪ
Hapus========
mungkin uda K.O jugak om irs, secara proyek 80an ini haha!ðŧðĪðŧ
makanya dolo waktuw proyek nagapasa klas ama ifx , koryo minta dikirim sdm tukang insinyur & teknisi yg masi muda, spy 30 taon lagi mreka masi ada haha!ððð
lha di protes netijen sini, maunya yg tua2 bangkotan diajak jugak haha!ðĪŠðĪĢðĪŠ
yg bakal negara rugilah, napasnya uda pendek2 gt haha!ðĩðŦððĩðŦ
karna judulnya kita mao trima teote bukan buat adu gelut para toa2 perguruan silat haha!ððð
Iya gearbox & tranmisi Made in Japan artinya ya di produksi di Jepang tapi kalau teknologi bisa sampai buat itu kerjasama dengan mana itu kurang tau.
HapusIya SDM juga ngaruh harus terus regenerasi...kaya kemarin proyek upgrade F 16 kita terakhir agak lama.
HapusTeknisi nya TNI AU sudah pensiun. akhirnya tetap di karyakan walaupun pensiun sekaligus transfer ilmu ke yg muda.
KETAWA LAWAK 2025 = ZONK
BalasHapusBUAL MRCA LCS SPH MRSS
5x PM
6x MOD
6x MOF
SERIUS!!! BADUT GORILA IQ BOTOL = MEMBUAL SHOPPING
-
5x GANTI PM = 84,3% TO GDP
5x GANTI MOF = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
SERIUS!!! BADUT GORILA IQ BOTOL = MEMBUAL KLAIM KAYA
-
5x GANTI PM = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
6x GANTI MOD = KEKANGAN KEWANGAN
SERIUS!!! BADUT GORILA IQ BOTOL = MEMBUAL KLAIM KAYA
----------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
---------------
1.RASIO HUTANG 84.3% DARI GDP
2. HUTANG NEGARA RM 1,65 TRLLIUN
3. HUTANG 1MDB RM 18,2 BILLION
4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
5. HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
6. SEWA SIMULATOR MKM
7. PESAWAT MIG GROUNDED
8. SEWA MOTOR POLIS
9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
15. NO LST
16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
17. NO TANKER
18. NO KCR
19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
20. NO SPH
21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
22. NO HELLFIRE
23. NO MPA ATR72 DELAYED
24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
27. LCS MANGKRAK KARATAN
28. OPV MANGKRAK
29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
32. RADAR GIFTED PAID USA
33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
34. SEWA VVSHORAD
35. SEWA TRUK 3 TON
36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
37. C130H DIGANTI 2045
38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
41. NO TRACKED SPH
42. SEWA SIMULATOR HELI
43. SPH CANCELLED
44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
45. NO PESAWAT COIN
46. PILATUS MK II KARATAN
47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
51. LYNX GROUNDED
52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
56. 4X NGEMIS F18 KUWAIT
57. MENUNGGU 2050 KAPAL SELAM
58. NO TANK AMPHIBI AV8 MOGOK BERASAP
59. 84% NO SAVING EVERY MONTH
60. OVER LIMIT DEBT 65,6% (LIMIT DEBT 65%)
61. MKM BARTER PALM OIL
62. MIG29N BARTER PALM OIL
63. A400M PEMBAYARAN BERPERINGKAT (HUTANG)
64. SCORPENE BARTER PALM OIL
65. PT91M BARTER PALM OIL RUBBER
67. FA50M BARTER PALM OIL
===================
SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
1. SEWA 28 HELI
2. SEWA L39 ITCC
3. SEWA EC120B
4. SEWA FLIGHT SIMULATION TRAINING DEVICE (FSTD)
5. SEWA 1 UNIT SISTEM SIMULATOR EC120B
6. SEWA HOVERCRAFT
7. SEWA AW139
8. SEWA FAST INTERCEPTOR BOAT (FIB)
9. SEWA UTILITY BOAT
10. SEWA RIGID HULL FENDER BOAT (RHFB)
11. SEWA ROVER FIBER GLASS (ROVER)
12. SEWA MV AISHAH AIM 4
13. SEWA BMW R1250RT
14. SEWA 4x4 VECHICLE
15. SEWA VSHORAD
16. SEWA TRUCK
17. SEWA HONDA CIVIC
18. SEWA PATROL BOATS
19. SEWA OUTBOARD MOTORS
20. SEWA TRAILERS
21. SEWA SUPERBIKES
22. SEWA SIMULATOR MKM
23. SEWA 12 AW149 TUDM
24. SEWA 4 AW139 TUDM
25. SEWA 5 EC120B TUDM
26. SEWA 2 AW159 TLDM
27. SEWA 4 UH-60A TDM
28. SEWA 12 AW149 TDM
29. SEWA 4 AW139 BOMBA
30. SEWA 2 AW159 MMEA
31. SEWA 7 BELL429 POLIS
32. SEWA MOTOR POLIS
---------------
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• End of June 2025: RM 1.3 trillion
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
NASIB GORILA TERIAK HUTANG RINGGIT KUAT =
BalasHapus1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
4. TIAP TAHUN = DEFISIT
5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
-----
2025 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
Hingga akhir kuartal ketiga (September 2025), hutang pemerintah nasional Malondesh tercatat sebesar USD 312,8 miliar.
Rasio Hutang terhadap PDB: Pada September 2025, rasionya berada di angka 66,1%.
Nilai dalam Ringgit: Per Juni 2025, hutang kerajaan dilaporkan mencapai RM 1,304 triliun.
Total Liabilitas: Jika menyertakan komitmen kewangan lainnya, total hutang dan liabilitas pemerintah mencapai 84,1% dari PDB pada pertengahan 2025.
-----
2025 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
Berdasarkan data kuartal kedua 2025, hutang luar negeri bruto Malondesh sempat mencapai puncaknya di angka RM 1,403 triliun.
------------------
GANTI PM 5x = 84,3% TO GDP
GANTI MOF 5x = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
BADUT GORILA = MEMBUAL KLAIM KAYA
------------------
GANTI PM 5x = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
GANTI MOD 6x = KEKANGAN KEWANGAN
BADUT GORILA = MEMBUAL KLAIM KAYA
----------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
------------------
LCS 2025-2011 = BAYAR HUTANG NGPVs = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
6x GANTI MOF
------------------
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
------------------
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
------------------
OVERLIMITS DEBT = MELARAT SEKARAT = SEWA
FEDERAL GOVERNMENT DEBT = PER PEOPLE : RM 36,139
HOUSEHOLD DEBT = PER PEOPLE : RM 45,859.
GOV + HOUSEHOLD = PER PEOPLE : RM 81,998
------------------
1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
• UTANG AKHIR 2024: RM 1.25 TRILIUN
• UTANG AKHIR JUNI 2025: RM 1.30 TRILIUN
• JUMLAH PENDUDUK MALAYDESH 2025 (PERKIRAAN PERTENGAHAN TAHUN): 35,977,838 JIWA
2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK
1.30 TRILIUN = 1,300,000,000,000
PER ORANG = 1,300,000,000,000/35,977,838 : RM 36,139 PER ORANG
--------------------
1️⃣ DATA YANG DIGUNAKAN
• UTANG RUMAH TANGGA (AKHIR MARET 2025): RM 1.65 TRILIUN
• PERSENTASE TERHADAP PDB: 84.3%
• JUMLAH PENDUDUK MALAYDESH PERTENGAHAN 2025: 35,977,838 JIWA
2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK
UTANG PER ORANG =1,650,000,000,000/35,977,838 : RM 45,859 PER ORANG
------------------
MALAYDESH ........
GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
FEDERAL GOVERNMENT DEBT
• END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
• END OF JUNE 2025: RM 1.3 TRILLION
• PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
HOUSEHOLD DEBT
2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
Kesian....... MEMBUAL saja kerja GORILLA... ðĪĢðĪĢðĪĢ
BalasHapusRATA-RATA HUTANG LUAR NEGERI =
Hapus2009–2024: 66,0%.
2009–2024: 66,0%.
2009–2024: 66,0%.
Per tahun 2025, rasio utang luar negeri (ULN) Malaydesh terhadap PDB berada di kisaran 69–70%, sedikit naik dibandingkan 2023 (68,2%) dan 2024 (69,7%).
ð Rincian Utang Luar Negeri Malaydesh 2025
Total ULN kuartal III 2025: MYR 1.381,2 miliar (turun dari MYR 1.403,3 miliar kuartal II 2025).
Rasio ULN terhadap PDB: sekitar 69–70%.
Tren historis:
Tertinggi: 73,2% pada 2016.
Terendah: 52,9% pada 2010.
Rata-rata 2009–2024: 66,0%.
ð Analisis
Stabilitas: Rasio ULN Malaydesh relatif tinggi dibandingkan banyak negara ASEAN, menunjukkan ketergantungan besar pada pembiayaan eksternal.
Struktur ULN: Sebagian besar ULN Malaydesh berbentuk utang jangka panjang, sehingga risiko likuiditas jangka pendek lebih terkendali.
Perbandingan regional:
1. Indonesia (2025): ULN sekitar 29,5% PDB.
2. Thailand (2025): ULN sekitar 38–40% PDB.
3. Filipina (2025): ULN sekitar 30–32% PDB. → Malaydesh menonjol sebagai negara dengan rasio ULN tertinggi di ASEAN.
ð Kesimpulan
Rasio ULN Malaydesh 2025: sekitar 69–70% PDB.
Angka ini jauh lebih tinggi dibanding Indonesia, Thailand, dan Filipina, sehingga Malaydesh memiliki beban eksternal lebih besar.
Meskipun sebagian besar ULN bersifat jangka panjang, tingginya rasio tetap menjadi tantangan bagi stabilitas fiskal dan nilai tukar ringgit.
-----------
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
2025 HUTANG LUAR NEGERI 69-70% PDB
NASIB GORILA MALAYDESH ........
HapusDEFISIT = TAMBAH HUTANG
Pembiayaan defisit anggaran pemerintah melalui utang adalah mekanisme fiskal standar yang digunakan ketika total pengeluaran pemerintah melebihi total pendapatannya dalam satu periode fiskal tertentu.
Berikut penjelasan detail mengenai proses dan implikasinya, khususnya dalam konteks aturan fiskal yang disebutkan:
1. Mekanisme Pembiayaan Melalui Utang
Ketika pemerintah menghadapi defisit fiskal (pengeluaran > pendapatan), mereka perlu menutupi selisih tersebut untuk menjaga operasional dan komitmen keuangan negara tetap berjalan. Cara utamanya adalah dengan meminjam dana, yang pada dasarnya merupakan "Pembiayaan Melalui Utang".
Pemerintah melakukannya dengan menerbitkan instrumen utang, seperti obligasi pemerintah atau surat perbendaharaan negara (Surat Utang Negara/SUN di Indonesia atau Malaydeshn Government Securities/MGS di Malaydesh), yang dibeli oleh investor domestik dan internasional (bank, dana pensiun, individu, bank sentral, dll.). Dana yang terkumpul dari penjualan instrumen ini kemudian digunakan untuk membiayai pengeluaran pemerintah.
2. Peningkatan Utang Publik Secara Berkelanjutan
Setiap kali pemerintah meminjam untuk menutupi defisit, jumlah total utang yang terakumulasi—yang disebut utang publik atau utang negara—akan meningkat. Jika defisit terjadi secara konsisten dari tahun ke tahun, utang publik juga akan meningkat secara berkelanjutan (akumulatif).
Peningkatan utang ini menciptakan beban ganda di masa depan:
Pembayaran Pokok: Utang harus dilunasi saat jatuh tempo.
Bunga: Pemerintah harus membayar bunga secara berkala kepada pemegang obligasi, yang menjadi pos pengeluaran rutin dalam anggaran tahunan (pos pembayaran kewajiban utang).
3. Aturan Fiskal Malaydesh: Fokus pada Pengeluaran Pembangunan
Poin kunci dalam deskripsi Anda adalah bahwa, menurut aturan fiskal Malaydesh, pinjaman ini diarahkan secara spesifik untuk membiayai pengeluaran pembangunan (development expenditure).
Hal ini mencerminkan prinsip manajemen fiskal tertentu:
Pemisahan Anggaran: Banyak negara, termasuk Malaydesh, memisahkan anggaran belanja menjadi dua kategori utama:
Belanja Operasional (atau Belanja Berulang): Gaji pegawai negeri, pensiun, subsidi, pemeliharaan rutin, dan pembayaran bunga utang.
Belanja Pembangunan (atau Belanja Modal/Investasi): Pembangunan infrastruktur (jalan, sekolah, rumah sakit, pelabuhan), investasi dalam teknologi, dan proyek-proyek yang meningkatkan kapasitas produksi atau pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Prinsip Pinjaman Produktif: Aturan fiskal yang baik sering kali menetapkan bahwa utang sebaiknya digunakan untuk membiayai investasi jangka panjang (belanja pembangunan) yang diharapkan dapat memberikan return ekonomi di masa depan, bukan untuk membiayai konsumsi atau pengeluaran operasional sehari-hari. Logikanya, aset yang diciptakan melalui belanja pembangunan akan membantu melunasi utang tersebut di masa depan.
4. Menambah Beban Utang
Meskipun utang tersebut digunakan untuk tujuan "baik" atau produktif (pembangunan), fakta fundamentalnya tetap: utang tersebut menambah beban utang negara.
Beban Absolut: Jumlah utang nominal meningkat.
Beban Relatif: Rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dapat meningkat, yang merupakan indikator kesehatan fiskal utama yang diawasi oleh pasar dan lembaga pemeringkat kredit
MENURUT IQ GORILA MALAYDESH =
HapusNEGARA KASTA PENGHUTANG : MISKIN
MILITER = SKEMA LOAN/KREDIT/BARTER
MILITER = SKEMA LOAN/KREDIT/BARTER
MILITER = SKEMA LOAN/KREDIT/BARTER
-
GEMPURWIRA 6 Januari 2026 pukul 12.43
KASTA PENGUTANG.... ðĨðĨðĪĢðĪĢ
-
GEMPURWIRA16 Oktober 2025 pukul 19.25
misi NGEMIS HUTANG LENDER....
Dasar negara MISKIN.............. HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA16 Oktober 2025 pukul 19.25
MENCARI HUTANG LENDER....??? HAHAHAHHAHA
-
Berikut adalah daftar ringkas negara-negara di berbagai benua yang menggunakan skema loan (pinjaman) atau kredit untuk pengadaan alutsista, berdasarkan data terbaru per Januari 2026:
BENUA AMERIKA
Brasil: Menggunakan Kredit Ekspor (ECA) dari Swedia (SEK) untuk jet tempur Gripen dan dari Prancis (Bpifrance) untuk kapal selam PROSUB.
Argentina: Menggunakan skema Foreign Military Financing (FMF) dan pinjaman lunak dari Amerika Serikat untuk pembelian jet tempur F-16 bekas Denmark yang disetujui pada akhir 2024/2025.
-
2. BENUA ASIA
JEPANG : menggunakan surat utang negara (Construction Bonds) dan dana surplus dari anggaran umum untuk mendanai pembangunan fasilitas militer. Meskipun secara teknis merupakan utang domestik, ini berfungsi sebagai "pinjaman" dari masa depan untuk mempercepat akuisisi saat ini.
Filipina: Menggunakan skema Pinjaman Proyek Luar Negeri dan bantuan pembiayaan militer (FMF) dari Amerika Serikat untuk program modernisasi Horizon 3.
Pakistan: Menggunakan Line of Credit (LoC) dan pinjaman jangka panjang dari Tiongkok untuk kapal selam kelas Hangor dan jet tempur JF-17.
Taiwan: Menggunakan fasilitas Pinjaman dan Jaminan Kredit FMF dari pemerintah Amerika Serikat untuk mempercepat pengadaan sistem rudal dan drone.
Korea Selatan: Menggunakan skema FMS (Foreign Military Sales) dengan cicilan untuk pembelian alutsista canggih dari AS seperti F-35A.
-
3. BENUA EROPA
Polandia: Pengguna kredit militer terbesar di Eropa saat ini melalui Kredit Ekspor dari Korea Selatan (K-Exim) untuk tank K2 dan howitzer K9, serta pinjaman dari AS.
Ukraina: Mengandalkan Pinjaman Jangka Panjang dan Hibah dari Uni Eropa (skema bantuan makro-finansial) serta AS untuk pengadaan senjata selama masa perang.
19 Negara Uni Eropa (Skema SAFE): Termasuk Polandia, Yunani, dan negara-negara Baltik, menggunakan Pinjaman Massal Kolektif melalui Bank Investasi Eropa (EIB) untuk modernisasi pertahanan blok tersebut mulai Kuartal I 2026.
-
4. BENUA AFRIKA
Mesir: Menggunakan Kredit Ekspor Terjamin dari Prancis (Bpifrance) untuk jet Rafale dan dari Italia (SACE) untuk kapal frigat kelas FREMM.
Maroko: Menggunakan skema FMS dari Amerika Serikat dengan fasilitas kredit serta pembiayaan dari bank komersial internasional yang dijamin pemerintah untuk sistem pertahanan udara.
Nigeria: Menggunakan skema Line of Credit dari Tiongkok dan Turki untuk pengadaan kendaraan tempur, drone, dan helikopter serang.
-
Jenis Skema Kredit yang Umum Digunakan:
Kredit Ekspor (Export Credit Agency - ECA): Pinjaman dari bank komersial yang dijamin oleh pemerintah negara penjual (contoh: Bpifrance, SACE, K-Exim).
Foreign Military Financing (FMF): Program pemerintah AS yang memberikan hibah atau pinjaman untuk membeli alat militer buatan Amerika.
Line of Credit (LoC): Jalur kredit khusus antar-pemerintah (G-to-G) dengan batas jumlah tertentu.
Security Action for Europe (SAFE): Instrumen pinjaman kolektif Uni Eropa (terbaru 2026) untuk kemandirian pertahanan.
-
Sumber Berita Utama:
European Commission Defence Industry (SAFE 2025/2026)
Defense Security Cooperation Agency - DSCA AS (Update Januari 2026)
Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) 2025 Reports
MENURUT IQ GORILA MALAYDESH =
HapusNEGARA KASTA PENGHUTANG : MISKIN
MILITER = SKEMA LOAN/KREDIT/BARTER
MILITER = SKEMA LOAN/KREDIT/BARTER
MILITER = SKEMA LOAN/KREDIT/BARTER
-
GEMPURWIRA 6 Januari 2026 pukul 12.43
KASTA PENGUTANG.... ðĨðĨðĪĢðĪĢ
-
GEMPURWIRA16 Oktober 2025 pukul 19.25
misi NGEMIS HUTANG LENDER....
Dasar negara MISKIN.............. HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA16 Oktober 2025 pukul 19.25
MENCARI HUTANG LENDER....??? HAHAHAHHAHA
-
19 negara anggota Skema pendanaan/kredit Security Action for Europe (SAFE):
POLANDIA (PENDAFTAR DENGAN NILAI PINJAMAN TERBESAR UNTUK PENGUATAN PERBATASAN TIMUR).
1. JERMAN
2. PRANCIS
3. ITALIA
4. SPANYOL
5. BELANDA
6. YUNANI (FOKUS PADA MODERNISASI ARMADA LAUT).
7. RUMANIA
8. BULGARIA
9. LITUANIA (FOKUS PADA SISTEM PERTAHANAN UDARA JARAK PENDEK/MENENGAH).
10. LATVIA
11. ESTONIA
12. REPUBLIK CEKO
13. SLOVAKIA
14. SWEDIA (FOKUS PADA INTEGRASI INDUSTRI PERTAHANAN NORDIK).
15. FINLANDIA
17. DENMARK (SETELAH MENGHAPUS OPT-OUT PERTAHANAN UNI EROPA).
18. PORTUGAL
19. BELGIA
Detail Pelaksanaan (Update Kuartal I - 2026):
Target Dana: Total pagu kredit mencapai 150 miliar Euro, Tujuan Kredit: Dana ini digunakan untuk pembelian bersama (joint procurement) guna memastikan interoperabilitas antar negara anggota dalam menghadapi ancaman di sayap timur.
Sumber Berita Utama:
European Commission - Defence Industry and Space (Update Juli 2025)
The Guardian - European Defence Funding (Laporan Maret 2025)
European Investment Bank (EIB) - Security and Defence Press Release (Januari 2026)
-
20. MESIR
Kredit dari Prancis: Mesir terus memanfaatkan fasilitas kredit dari lembaga penjamin ekspor Prancis, Bpifrance. Pada periode 2025–2026, Mesir melanjutkan pembayaran dan penambahan kontrak jet tempur Dassault Rafale dengan skema pinjaman yang mencakup hingga 85% dari total nilai kontrak, dijamin oleh pemerintah Prancis.
Kredit dari Italia: Mesir menggunakan skema pembiayaan dari lembaga SACE Italia untuk pengadaan kapal frigat kelas FREMM dan kemungkinan jet latih M-346.
Sumber Berita: Laporan France 24 mengenai ekspor pertahanan dan data DSCA Amerika Serikat (Update Januari 2026).
-
21. INDIA
Skema Kredit Ekspor Rusia: pengadaan suku cadang S-400 dan kapal frigat kelas Talwar.
Inter-Governmental Agreement (IGA): Pada April 2025, India menandatangani kesepakatan untuk 26 jet tempur Rafale-M untuk Angkatan Laut. Pembiayaan ini melibatkan paket kredit ekspor yang didukung oleh pemerintah Prancis guna memfasilitasi pembayaran bertahap seiring dengan integrasi senjata domestik India.
Sumber Berita: The Economic Times India dan Ministry of Defence India (Anggaran 2025-2026).
-
22. PAKISTAN
Kredit dari Tiongkok: Tiongkok menyediakan jalur kredit khusus bagi Pakistan untuk pembelian kapal selam kelas Hangor dan jet tempur JF-17 Thunder Block III. Pinjaman ini biasanya memiliki masa tenor panjang dan bunga rendah sebagai bagian dari kerja sama strategis.
Kredit dari Turki: Pakistan menggunakan skema kredit ekspor dari Turki untuk pengadaan kapal korvet kelas Babur (MILGEM).
Sumber Berita: Dawn News (Update anggaran pertahanan Pakistan 2025/2026).
-
23. BRASIL
Negara yang menggunakan Export Credit Agency (ECA) untuk membangun industri pertahanan dalam negeri sekaligus memodernisasi peralatan militernya tanpa mengganggu stabilitas ekonomi makro
-
24. TAIWAN
Pinjaman dari AS: Berdasarkan anggaran Departemen Luar Negeri AS untuk tahun fiskal 2026, otoritas pinjaman dan jaminan Foreign Military Financing (FMF) untuk wilayah Indo-Pasifik difokuskan secara besar-besaran pada Taiwan, dengan alokasi target sebesar 4 miliar USD dalam bentuk fasilitas kredit.
-
24. JEPANG
Mekanisme: Jepang menggunakan surat utang negara (Construction Bonds) dan dana surplus dari anggaran umum untuk mendanai pembangunan fasilitas militer.
-
24. KOREA SELATAN
Sistem Pembayaran: Korea Selatan tidak membayar tunai di muka, melainkan melalui akun kepercayaan di Departemen Keuangan AS. Dana dialokasikan dari anggaran tahunan ROK yang telah disetujui untuk membayar cicilan kontrak jangka panjang
HIGH COURT....
HapusVENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
VENDOR TAGIH HUTANG LCS = 15 TAHUN
--------------
PROTANK = TAGIH HUTANG
MTU Services = TAGIH HUTANG
Contraves Sdn Bhd = TAGIH HUTANG
Axima Concept SA = TAGIH HUTANG
Contraves Advanced Devices Sdn Bhd = TAGIH HUTANG
Tyco Fire, Security & Services Malaydesh Sdn Bhd = TAGIH HUTANG
iXblue SAS = TAGIH HUTANG
iXblue Sdn Bhd = TAGIH HUTANG
Bank Pembangunan Malaydesh Bhd = TAGIH HUTANG
AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd = TAGIH HUTANG
MTU Services = TAGIH HUTANG
Affin Hwang Investment Bank Bhd = TAGIH HUTANG
Bank Muamalat Malaydesh Bhd = TAGIH HUTANG
Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat Malaydesh Bhd = TAGIH HUTANG
Malayan Banking Bhd (Maybank) = TAGIH HUTANG
Kuwait Finance House (Malaydesh) Bhd = TAGIH HUTANG
MENURUT IQ GORILA MALAYDESH =
BalasHapusNEGARA KASTA PENGHUTANG : MISKIN
MILITER = SKEMA LOAN/KREDIT/BARTER
MILITER = SKEMA LOAN/KREDIT/BARTER
MILITER = SKEMA LOAN/KREDIT/BARTER
-
GEMPURWIRA 6 Januari 2026 pukul 12.43
KASTA PENGUTANG.... ðĨðĨðĪĢðĪĢ
-
GEMPURWIRA16 Oktober 2025 pukul 19.25
misi NGEMIS HUTANG LENDER....
Dasar negara MISKIN.............. HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA16 Oktober 2025 pukul 19.25
MENCARI HUTANG LENDER....??? HAHAHAHHAHA
-
MPMS = EXIM KREDIT EKSPOR (HUTANG)
MPMS = EXIM KREDIT EKSPOR (HUTANG)
MPMS = EXIM KREDIT EKSPOR (HUTANG)
MPMS = EXIM KREDIT EKSPOR (HUTANG)
MPMS = EXIM KREDIT EKSPOR (HUTANG)
In parallel with the defence procurement, Wisma Putra stated that additional agreements are expected to be concluded during the visit. These include memoranda of understanding between the Malondeshn Investment Development Authority and the Investment and Finance Office of the Presidency of the Republic of TÞrkiye, cooperation agreements between EXIM Bank Malondesh and Turk Eximbank...
-----------------------
Berdasarkan pembelian MPMS (Multi-Purpose Mission Ship) senilai RM304,29 juta tersebut memang menggunakan skema utang atau pembiayaan luar negeri.
Berikut adalah poin-poin yang mengonfirmasi hal tersebut:
1. Pelibatan Bank Ekspor-Impor: Adanya kerja sama antara EXIM Bank Malondesh dan Turk Eximbank menunjukkan penggunaan fasilitas kredit ekspor (FKE). Dalam praktik pengadaan pertahanan internasional, skema ini merupakan bentuk utang luar negeri di mana lembaga keuangan dari negara pengekspor (Turk Eximbank) memberikan pinjaman atau penjaminan bagi negara pembeli untuk membiayai pengadaan barang tersebut.
-
2. Nota Kesepahaman (MoU) Keuangan: Penyebutan kesepakatan antara lembaga investasi Malondesh dan kantor keuangan kepresidenan Turki yang berjalan paralel dengan pengadaan kapal ini memperkuat bahwa transaksi tersebut melibatkan struktur pembiayaan formal (utang), bukan sekadar pembayaran tunai langsung dari anggaran berjalan.
-
3. Karakteristik Pengadaan Pertahanan: Di sektor pertahanan, skema Fasilitas Kredit Ekspor (FKE) atau Kredit Swasta Asing (KSA) adalah metode umum untuk membiayai aset bernilai besar (seperti kapal sepanjang 99 meter)
-----------------------
MKM = BARTER PALM OIL
MIG29N = BARTER PALM OIL
MALAYDESH has used palm oil to barter for military equipment, including fighter jets. The MALAYDESH Armed Forces (MAF) is made up of the Royal MALAYDESH Navy, the Royal MALAYDESH Air Force, and the MALAYDESH Army.
----
A400M
PEMBAYARAN BERPERINGKAT = DEBT
MALAYDESH membeli pesawat Airbus A400M secara ansuran dan bukan secara tunai. Pembelian pesawat A400M dilakukan melalui kontrak yang melibatkan bayar berperingkat.
----
FA50M BARTER PALM OIL
On the other hand, South Korea aims to sell another 18 FA-50s to MALAYDESH in the future. MALAYDESH announced that at least half of the payment would be made in palm oil
----
SCORPENE BARTER PALM OIL
Under the deal, France would buy RM819 million’s (€230 million) worth of MALAYDESH palm oil, RM327 million (€92 million) of other commodities, and invest RM491 million (€138 million) for training and techNOLogy transfer to local firms here.
----
PT91 BARTER PALM OIL RUBBER
Payment for the purchase includes 30 percent of direct off-set in the form of training and techNOLogy transfer and 30 percent of indirect off-set in commodities like palm oil and rubber.
--------------
PROTANK = TAGIH HUTANG
MTU Services = TAGIH HUTANG
Contraves Sdn Bhd = TAGIH HUTANG
Axima Concept SA = TAGIH HUTANG
Contraves Advanced Devices Sdn Bhd = TAGIH HUTANG
Tyco Fire, Security & Services Malaydesh Sdn Bhd = TAGIH HUTANG
iXblue SAS = TAGIH HUTANG
iXblue Sdn Bhd = TAGIH HUTANG
Bank Pembangunan Malaydesh Bhd = TAGIH HUTANG
AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd = TAGIH HUTANG
MTU Services = TAGIH HUTANG
Affin Hwang Investment Bank Bhd = TAGIH HUTANG
Bank Muamalat Malaydesh Bhd = TAGIH HUTANG
Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat Malaydesh Bhd = TAGIH HUTANG
Malayan Banking Bhd (Maybank) = TAGIH HUTANG
Kuwait Finance House (Malaydesh) Bhd = TAGIH HUTANG
SUDAH JELAS NEGERI PEMBUAL NO.1 ITU MALONDESH ðĪĢðĪĢðĪĢðĪĢðĪĢ
BalasHapusHurraiyy..shoping lagi...ðĪŠðĪ
BalasHapusNampaknya US panas dengan shoping drone RI ke Turki & Pakistan..ðĪŠ
Bye miskin malaydesh...
======
"..AIRSPACE REVIEW – Amerika Serikat menuntut agar Indonesia membeli drone pengawasan maritim buatan AS untuk digunakan di perairan dekat Laut China Selatan. Hal ini sebagai syarat untuk menurunkan tarif, tulis The Strait Times (14/1) yang melihat dokumen Pemerintah AS.
EX blekhok masi ketahan, tergantung nego tarip x yak om pedang haha!ððð
Hapusdenger2 kita ogah disamaiin ama seblah yg gadai kedaulatan ke amrik haha!ððĩð
Tun M pun NGAMUKðĨ
US mulai panas karena orang kaya tak shoping ke mereka...ðĪĢðĪĢðð
BalasHapusBye Hornet rongsokan Malaydesh..GAGAL
ðĪĢðĪĢðððĪŠðĪŠð
=====
"...pemerintahan Presiden Prabowo Subianto gencar melakukan pembelian sistem persenjataan dari Eropa, termasuk 42 jet tempur Rafale dari Prancis (yang rencananya akan ditambah 18 unit lagi), dan 12 drone Anka-S dari Turkiye.
Belum lagi pembelian kapal selam, kapal perang permukaan, selain (negosiasi) pembelian 48 jet tempur KAAN dari Turkiye, 42 jet tempur J-10B dari China, 40 jet tempur JF-17 dari Pakistan/China, 16 jet KF-21 Block II dari Korea, dan akuisisi sistem persenjataan lainnya bukan dari AS..."
Shoping list bayar CASH milik ORANG KAYA, nii lon..
BalasHapusJangan bandingkan dengan LCA kasta BARTER ngutang....ðĪĢðĪĢððĪŠ
====
42 jet tempur Rafale dari Prancis (rencananya ditambah 18 unit lagi)
12 drone Anka-S dari Turkiye
48 jet tempur KAAN dari Turkiye
42 jet tempur J-10B dari China
40 jet tempur JF-17 dari Pakistan
16 jet KF-21 Block II dari Korea
ðĪŠðĪŠð
TB 3 & AKINCI jangan sampe ktinggalan om pedang haha!ðĪðĪðĪ
HapusKe turkiyem masi ada Istif..SHOPPING kita slaluw diatas negrið°kasino semenang kl, jaaauuuhhhh haha!ððŽð
Borong saja dah semuanya
HapusAntisipasi kelakuan paman Gober sekarang bahaya
Bisa buat WW 3
Prediksi ane di 2029-2030
Semoga nggak terjadi.
btw busway...defend id uda masyuk top 100 kan...mantap haha!ððð
BalasHapuslha negrið°kasino semenanjung jepang ijoð§ðĐ mana masyuk, mana punyak haha!ððð
kahsiyannn dmiskinos
Gmn mau masuk
HapusIndustri persenjataan sekelas Pindad nggak punya .
Industri kapal sekelas PAL juga jauh.
Lunas jangan kan ekspor buat kapal balon kuning entah kapan berlayarnya.
nyoiihhh tipu2 peluncuran palsuw, tipu2 mast palsuw & tipu2 kaca kapten bridge palsuw dianggap keahlian diseblah haha!ðĪĨððĪĨ
HapusCoba hitung jet tempur baru RI nii lon, jangan gemetar dan ketakutan yaah...ððĪŠ
BalasHapus42+18+48+42+40+16 = ..... ððĪ
Lalu tengoklah LCA versi AKAN kalian.
206 vs 18 LCA murah versi kena blokir US
HAHAHAHAHAHA...ðĪĢðĪĢðð
36 EX nyusullll haha!ðĪðĪðĪ
HapusGak jadi EX pun, saya ikhlas oom...ððĪ
HapusManakala Hornet Kuwait rombeng sebelah GAGAL, sudah bikin malaydesh sakit hati
ðĪĢðĪĢððððĪŠ
EX ganti F35 bolelah om pedang, bajet kita uda $ 20 miliar nich haha!ð°ðĪð°
Hapusseblah rombeng aja gaj sanggup, apalagi si petir...8 bijik pun kagak bakal dilepas opa donal bebek haha!ððĪĢð
eittt Selaluw diatas kl haha!ðĪĢðĶūðĪĢ
BalasHapusmana tetangga seblah....ngumpet yak juara songlap enjin haha!ðĪŠððĪŠ
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Bangga! Perusahaan Indonesia Defend ID Masuk Daftar 100 Perusahaan Pertahanan Terbesar Dunia 2024
www.inews.id/amp/news/internasional/bangga-perusahaan-indonesia-defend-id-masuk-daftar-100-perusahaan-pertahanan-terbesar-dunia-2024