The SAF will acquire three Gulfstream G550-Maritime Surveillance Aircraft; and reposition its Cyber Defence Test and Evaluation Centre as an Experimentation Centre.
This is part of a 4-prong approach highlighted by Minister for Defence Mr Chan Chun Sing – Capabilities for the SAF to be a credible armed force, Commitment to Singapore’s defence, Contributions from the wider community and diversified portfolio of Connections – for MINDEF and the SAF to continue to defend Singapore amid wide-ranging challenges.
On the first, he said that robust conventional capabilities remain core to a strong and credible deterrence. “We must continue to modernise and upgrade them to keep pace with the threats around us,” said Mr Chan.
The Republic of Singapore Air Force will acquire three Gulfstream G550-Maritime Surveillance Aircraft (MSA) to provide better early warning of maritime threats.
Together with the Boeing P-8A Maritime Patrol Aircraft, the G550-MSA will support the SAF’s mission in safeguarding Singapore’s Sea Lines of Communication as part of Singapore’s maritime security surveillance network.
The Republic of Singapore Navy’s 2nd Multi-Role Combat Vessel (MRCV) is on track to be launched in the 3rd quarter of 2026.
Equipped with the combat capability of a modern frigate, it will also serve as a “mothership” for unmanned systems.
Autonomous drone swarms were one of the experimental technologies tested at Exercise Forging Sabre 2023 (photo: Sing Mindef)
The SAF will also develop a “high-low” mix of capabilities, complementing high-end conventional systems with cheap, dual-use systems in the commercial market.
One example is the use of low-cost drones for maritime security. “This builds agility in our processes so that we can rapidly adapt to the changing battlefield and technological landscape,” said Mr Chan during his budget speech.
DIS personnel from CyTEC providing remote support for the Critical Infrastructure Defence Exercise (CIDeX) last November (photo: Sing Mindef)
The Digital and Intelligence Service will reposition its Cyber Defence Test and Evaluation Centre as an Experimentation Centre (CyTEC), allowing it to experiment and innovate in cyber training practices.
The upgraded CyTEC will be equipped with cutting edge technologies to facilitate innovation and strengthen our cybersecurity.





ANKA INDONESIA = 2.500 KM
BalasHapusCH4 = 2.500 KM
-
INDONESIA 87 UCAV ...
-
60 TB3
12 ANKA
9 AKINCI
6 CH4
-
Drone Anka-S yang diakuisisi Indonesia merupakan pesawat nirawak kategori Medium Altitude Long Endurance (MALE) dengan jangkauan operasional yang sangat luas berkat teknologi satelit.
Berikut adalah rincian jangkauan dan spesifikasi drone Anka Indonesia:
-
1. Jangkauan Operasional (Range)
Jangkauan drone ini bergantung pada sistem kendali yang digunakan:
Jangkauan Satelit (SATCOM): Lebih dari 2.500 km. Dengan sistem Beyond Line-of-Sight (BLOS) melalui satelit ViaSat, drone ini dapat dikendalikan dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala.
Jangkauan Radio (Line-of-Sight): Lebih dari 250 km jika menggunakan kendali langsung dari stasiun bumi (Ground Control Station).
-
2. Ketahanan Terbang (Endurance)
Durasi: Mampu terbang terus-menerus selama 24 hingga 33 jam dalam satu misi.
Ketinggian Maksimum: Operasional hingga 30.000 kaki (sekitar 9.144 meter).
Kecepatan: Kecepatan jelajah sekitar 110 knot (204 km/jam) dengan kecepatan maksimum hingga 117 knot (217 km/jam).
-
3. Status Pengadaan di Indonesia
Kementerian Pertahanan RI memesan 12 unit drone Anka senilai USD 300 juta.
Pengiriman: Unit pertama telah tiba di Lanud Supadio, Pontianak pada September 2025 untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan dan Laut Natuna Utara.
Produksi Lokal: Dari total 12 unit, sebanyak 6 unit akan dirakit secara lokal oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebagai bagian dari program transfer teknologi.
Persenjataan: Sebagai drone kombatan (UCAV), Anka Indonesia dapat dilengkapi dengan amunisi presisi seperti bom mikro cerdas MAM-L buatan Roketsan.
________________________________________
JVC INDONESIA TURKI.....
60 SET TB3
9 SET AKINCI
Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
---------
12 UCAV ANKA
The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
---------
6 CH4 RAINBOW TNI =
1500-2000 KM
1500-2000 KM
1500-2000 KM
Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
________________________________________
GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
ANKA MALAYSIA Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... π₯π₯πππ²πΎπ²πΎ
Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaysia, katanya.
“Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km
KOCAK ....
Hapus2026 = CANCELLED F18
2026 = FREEZES PROCUREMENT
2025 = CANCELLED BLACKHAWK
2025 = LIGHT TWIN HELO
2023 = CANCELLED 5 PROCUREMENT
-
NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
-
Sumber Berita Utama
New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
-
Detail Konfirmasi Resmi
Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
________________________________________
BLACKHAWK = GAGAL
BLACKHAWK = GAGAL
BLACKHAWK = GAGAL
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
"Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
---
LIGHT TWIN HELO = GAGAL
LIGHT TWIN HELO = GAGAL
LIGHT TWIN HELO = GAGAL
The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation
________________________________________
2026 PM says =
MISKIN ...... 2026 = FREEZES PROCUREMENT
-
KUALA LUMPUR, Jan 16 (Reuters) - The procurement decisions of the Malaydeshn armed forces and the police linked to a corruption probed will be temporarily frozen until they fully comply with related rules, state media reported, citing Prime Minister Anwar Ibrahim.
The suspension comes following allegations of bribery linked to army procurement projects, with the Malaydeshn Anti-Corruption Commission (MACC) raiding several firms suspected of involvement in a bribery scheme and freezing six bank accounts belonging to a suspect and their family members.
https://www.reuters.com/world/asia-pacific/malaydesh-freezes-army-police-procurement-decisions-linked-corruption-pm-says-2026-01-16/#:~:text=Malaydesh%20freezes%20army%20and%20police,Reuters
------------------
2023 PM says =
MISKIN ...... 2023 = CANCELLED 5 (FIVE) PROCUREMENT
-
KUALA LUMPUR:
The defence ministry has 2023 = CANCELLED FIVE PROCUREMENT tenders for supplies, services and infrastructure projects. The cancellations were to avoid leakages in expenditure, and were in line with a policy of procurement through open tenders.
“Mindef has also taken serious note of Prime Minister Anwar Ibrahim’s statement regarding the leakage in expenditure at the Budget 2023 dialogue on Tuesday,” it said in a statement today
------------------
GEMPURWIRA8 Januari 2026 pukul 13.44
HOREYYYY....SHOPING...SHOPING....SHOPING....
GORILLA MISKIN KEPANASAN....HAHAHAHA
-
GEMPURWIRA7 Januari 2026 pukul 11.55
Alhamdulilah... Shoping lagi... Horeyyyyy
-
GEMPURWIRA8 Januari 2026 pukul 13.44
HOREYYYY....SHOPING...SHOPING....SHOPING....
GORILLA MISKIN KEPANASAN....HAHAHAHA
MANA LCS SITTING DUCK....
BalasHapus-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 10.17
saya satu je.... sudah OKTOBER ni..kapal PPAnya mana...? HAHAHAHAH
-
MMW28 Oktober 2024 pukul 14.50
Aku nak tanya satu je....PPA mana?
Dah nak masuk bulan November dah nie....
π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£
----------------
TIAP TAHUN TIPU-TIPU LCS DIJANGKA
-
2011 PENGADAAN LCS = Pengadaan enam LCS pada 2011 itu juga dilakukan tanpa tender terbuka. Kapal-kapal itu akan dibangun di Galangan Kapal Boustead dan unit pertama sedianya dikirim pada 2019.
-----
2019 LCS DIJANGKA = KD Maharaja Lela setelah ditugaskan, diluncurkan secara seremonial pada Agustus 2017. Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019
------
2022 LCS DIJANGKA = menurut jadual asal, setakat Ogos 2022 sepatutnya lima buah kapal LCS harus disiap dan diserahkan kepada TLDM.
-----
2023 LCS DIJANGKA = Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019, dengan kapal terakhir dijadwalkan untuk serah terima pada Juni 2023. Namun, progres kapal pertama baru sekitar 60% selesai
-----
2025 LCS DIJANGKA = Kapal pertama Littoral Combat Ship (LCS) TLDM itu dijangka hanya akan siap pada tahun 2025, iaitu 12 tahun selepas projek itu bermula pada Oktober 2013 dan kerajaan telah memPAY RM6 bilion kepada kontraktor utama projek itu.
-----
2026 LCS DIJANGKA = Lima kapal LCS akan diserahkan kepada TLDM secara berperingkat dengan kapal pertama dijangka diserahkan pada penghujung 2026
-----
2029 LCS DIJANGKA = TLDM hanya akan dapat memperoleh kelima-lima LCS pada 2029 berbanding kontrak asal di mana 5 kapal LCS itu sepatutnya diserahkan pada 2022..
-----
17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD
==================
==================
2 PPA/MCS
-
1. Unit Pertama: KRI Brawijaya-320
Status: Sudah diserahkan secara resmi dan telah tiba di Indonesia.
Waktu Penyerahan: Diserahkan di Muggiano, Italia pada Juli 2025.
Kedatangan: Memasuki wilayah perairan Indonesia pada September 2025 setelah melakukan pelayaran lintas samudra (ferry flight) dari Italia.
-
2. Unit Kedua: KRI Prabu Siliwangi-321
Status: Resmi diserahkan kepada TNI AL.
Waktu Penyerahan: Upacara serah terima dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Galangan Fincantieri, Muggiano, La Spezia, Italia.
Pejabat Terkait: Diterima langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang mewakili Menteri Pertahanan RI.
Menarik juga sistem surveillance laut mereka. Dari pakai hanya satu MPA jadi tiga. Ada P-8, G550 dan UAV.
BalasHapusTier menengah standarisasi dengan AEW&C karena tidak punya pesawat angkut lebih low end.π
mrrka pake konsep high-low mix sperti britis om irs,
Hapuskalo kita konsep high tak masalah asal besok kirim haha!π€«π€π€«
TIM ELIT shopping
BalasHapus✅️sing gulfstream,
✅️kita C27 spartan...
Aset Mahal, barang Premium haha!ππ€π
F18 2021-2025
BalasHapusPEJABAT MALAYDESH = MEMBUAL
BERUK MALAYDESH = MEMBUAL
________________________________________
π️ 2021: Pernyataan Minat & Evaluasi Awal
Minat Resmi: Malaysia menyatakan ketertarikan resmi terhadap 33 unit Hornet Kuwait.
Kondisi: Pejabat menilai pesawat ini sebagai solusi cepat (stop-gap measure) yang sangat layak untuk meningkatkan kekuatan udara TUDM tanpa menunggu produksi pesawat baru yang lama.
Kompatibilitas: Penekanan bahwa pesawat ini cocok karena TUDM sudah memiliki infrastruktur perawatan dan pilot yang berpengalaman dengan platform Hornet.
________________________________________
π️ 2022 - 2023: Diplomasi & Penilaian Teknis
Kunjungan Teknis: Delegasi TUDM melakukan penilaian mendalam di Kuwait.
Hasil Evaluasi: Pejabat militer melaporkan bahwa pesawat dirawat dengan standar tinggi oleh Angkatan Udara Kuwait, memastikan sistem avionik dan badan pesawat dalam kondisi sangat baik.
________________________________________
π️ 2024: Penegasan Kualitas (Data Jam Terbang)
Pernyataan Menhan: Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, memberikan detail teknis kepada publik dan parlemen.
Data Jam Terbang: Ditegaskan bahwa pesawat hanya memiliki 1.500 hingga 3.000 jam terbang.
Justifikasi: Angka ini jauh di bawah batas service life (6.000-8.000 jam), sehingga secara operasional pesawat ini masih dianggap sangat "muda".
________________________________________
π️ 2025 (Januari - Agustus): Tahap Negosiasi Akhir
Kesiapan Tempur: Pejabat militer terus memberikan testimoni bahwa pesawat dalam kondisi siap tempur dan akan langsung meningkatkan kesiapan ruang udara Malaysia segera setelah tiba.
Agustus 2025: Meskipun kondisi fisik pesawat diakui sangat bagus, Malaysia resmi membatalkan rencana akuisisi karena ketidakpastian jadwal pengiriman dari pihak Kuwait yang masih menunggu pesawat baru mereka tiba.
________________________________________
π️2026 = CANCELLED F18
Sumber Berita Utama
New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
-
Detail Konfirmasi Resmi
Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
________________________________________
GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
BEZA ya guys... HAHAHAHA
MALAYSIA...
F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALAYSIA nanti...
-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
18 Buah Su 30MKM
17 Buah Bae hawk 108/208
8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
18 +18 Buah FA-50M Block 20
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALAYSIA sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
INDONESIA.......
BalasHapusSU 35 GANTI RAFALE
MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
F-15IDN GANTI M-346F
-
MALAYDESH.......
RAFALE = PRANK
TYPHOON = PRANK
GRIPEN = PRANK
MIG29N = TIADA GANTI
FA50Murah = DIBLOKIR USA
________________________________________
SU 35 GANTI RAFALE
Rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 dari Rusia resmi dihentikan karena hambatan geopolitik.
Alasan Gagal: Ancaman sanksi CAATSA dari Amerika Serikat yang dapat mengisolasi ekonomi Indonesia jika bertransaksi militer dengan Rusia.
Status Pengganti: Indonesia memilih Dassault Rafale asal Prancis dan telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk 42 unit. Per Januari 2026, tiga unit perdana telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
________________________________________
MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
Rencana akuisisi 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar awalnya dimaksudkan sebagai "pesawat antara" (gap filler).
Alasan Gagal: Keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan kontroversi mengenai urgensi membeli pesawat bekas yang sudah tua.
Status Pengganti: Pemerintah kini lebih melirik investasi jangka panjang pada jet tempur generasi ke-5 KAAN buatan Turki untuk mencapai kemandirian teknologi, selain tetap fokus pada kedatangan Rafale.
________________________________________
J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
Meskipun sempat ada ketertarikan dan diskusi eksploratif mengenai jet tempur J-10CE asal Tiongkok, kesepakatan ini tidak berlanjut ke tahap kontrak formal.
Alasan Gagal: Kekhawatiran akan beban logistik yang berbeda jauh dengan standar Barat yang dominan di TNI AU, serta fokus anggaran yang dialihkan ke program pengembangan bersama.
Status Pengganti: Indonesia menegaskan kembali komitmen pada proyek KF-21 Boramae dengan Korea Selatan. Indonesia akuisisi 48 KF21 Block II
________________________________________
F-15IDN GANTI M-346F
Rencana pembelian 24 unit F-15EX (F-15IDN) dari Boeing yang sudah mencapai tahap MoU pada 2023 akhirnya menemui jalan buntu.
Alasan Gagal: Pada Februari 2026, Boeing secara resmi menyatakan penghentian program F-15 untuk Indonesia karena harga yang dinilai terlalu tinggi dan belum adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah Indonesia.
Status Pengganti: Fokus pengadaan kini bergeser ke jet tempur ringan/latih lanjut M-346F buatan Leonardo, Italia, yang dianggap lebih rasional secara anggaran untuk memperkuat skadron tempur taktis.
==========
==========
2026 =
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
-
Detail Konfirmasi Resmi
Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
-
MIG29N = TIADA GANTI
-
GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... πππ²πΎπ²πΎπ²πΎ
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
INDONESIA.......
BalasHapusSU 35 GANTI RAFALE
MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
F-15IDN GANTI M-346F
-
MALAYDESH.......
RAFALE = PRANK
TYPHOON = PRANK
GRIPEN = PRANK
TEJAS = PRANK
MIG29N = TIADA GANTI
FA50Murah = DIBLOKIR USA
________________________________________
SU 35 GANTI RAFALE
Rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 dari Rusia resmi dihentikan karena hambatan geopolitik.
Alasan Gagal: Ancaman sanksi CAATSA dari Amerika Serikat yang dapat mengisolasi ekonomi Indonesia jika bertransaksi militer dengan Rusia.
Status Pengganti: Indonesia memilih Dassault Rafale asal Prancis dan telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk 42 unit. Per Januari 2026, tiga unit perdana telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
________________________________________
MIRAGE 2000-5 GANTI KAAN
Rencana akuisisi 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar awalnya dimaksudkan sebagai "pesawat antara" (gap filler).
Alasan Gagal: Keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan kontroversi mengenai urgensi membeli pesawat bekas yang sudah tua.
Status Pengganti: Pemerintah kini lebih melirik investasi jangka panjang pada jet tempur generasi ke-5 KAAN buatan Turki untuk mencapai kemandirian teknologi, selain tetap fokus pada kedatangan Rafale.
________________________________________
J-10CE GANTI KF-21 BORAMAE
Meskipun sempat ada ketertarikan dan diskusi eksploratif mengenai jet tempur J-10CE asal Tiongkok, kesepakatan ini tidak berlanjut ke tahap kontrak formal.
Alasan Gagal: Kekhawatiran akan beban logistik yang berbeda jauh dengan standar Barat yang dominan di TNI AU, serta fokus anggaran yang dialihkan ke program pengembangan bersama.
Status Pengganti: Indonesia menegaskan kembali komitmen pada proyek KF-21 Boramae dengan Korea Selatan. Indonesia akuisisi 48 KF21 Block II
________________________________________
F-15IDN GANTI M-346F
Rencana pembelian 24 unit F-15EX (F-15IDN) dari Boeing yang sudah mencapai tahap MoU pada 2023 akhirnya menemui jalan buntu.
Alasan Gagal: Pada Februari 2026, Boeing secara resmi menyatakan penghentian program F-15 untuk Indonesia karena harga yang dinilai terlalu tinggi dan belum adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah Indonesia.
Status Pengganti: Fokus pengadaan kini bergeser ke jet tempur ringan/latih lanjut M-346F buatan Leonardo, Italia, yang dianggap lebih rasional secara anggaran untuk memperkuat skadron tempur taktis.
==========
==========
2026 =
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
-
Detail Konfirmasi Resmi
Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
-
MIG29N = TIADA GANTI
-
GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... πππ²πΎπ²πΎπ²πΎ
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
INDONESIA .....
BalasHapus11 SU-35 > 42 RAFALE
12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
24 F-15IDN > 24 M-346F
-
MALAYDESH.......
F18 KUWAIT = CANCELLED
JF17 = PRANK
RAFALE = PRANK
TYPHOON = PRANK
GRIPEN = PRANK
TEJAS = PRANK
MIG29N = TIADA GANTI
FA50MURAH = DIBLOKIR USA
________________________________________
1. SU-35 > RAFALE
Batal (Su-35): Rencana awal 11 unit dari Rusia.
Pengganti (Rafale): Indonesia telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk total 42 unit.
________________________________________
2. MIRAGE 2000-5 > KAAN
Batal (Mirage 2000-5): Rencana akuisisi 12 unit pesawat bekas dari Qatar.
Pengganti (KAAN): Indonesia resmi menyepakati pembelian 48 unit jet tempur generasi ke-5 dari Turkish Aerospace Industries (TAI).
________________________________________
3. J-10CE > KF-21 BORAMAE BLOCK II
Batal (J-10CE): Sempat masuk radar pertimbangan namun tidak berlanjut ke kontrak resmi.
Pengganti (KF-21): Indonesia berkomitmen pada pengembangan bersama Korea Selatan dengan target total 48 unit.
________________________________________
4. F-15IDN > M-346F
Batal (F-15IDN): Rencana 24 unit F-15EX resmi dihentikan oleh Boeing pada Februari 2026 karena kendala anggaran.
Pengganti (M-346F): Indonesia beralih ke pesawat tempur ringan/latih jet lanjut M-346F Block 20 dari Leonardo, Italia.
====================
====================
2026 =
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
-
Detail Konfirmasi Resmi
Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
-
GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... πππ²πΎπ²πΎπ²πΎ
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALAYDESH sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.
INDONESIA .....
BalasHapus11 SU-35 > 42 RAFALE
12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
24 F-15IDN > 24 M-346F
-
MALAYDESH.......
F18 KUWAIT = CANCELLED
JF17 = PRANK
RAFALE = PRANK
TYPHOON = PRANK
GRIPEN = PRANK
TEJAS = PRANK
MIG29N = TIADA GANTI
FA50MURAH = DIBLOKIR USA
________________________________________
1. SU-35 > RAFALE
Batal (Su-35): Rencana awal 11 unit dari Rusia.
Pengganti (Rafale): Indonesia telah mengaktifkan seluruh kontrak untuk total 42 unit.
________________________________________
2. MIRAGE 2000-5 > KAAN
Batal (Mirage 2000-5): Rencana akuisisi 12 unit pesawat bekas dari Qatar.
Pengganti (KAAN): Indonesia resmi menyepakati pembelian 48 unit jet tempur generasi ke-5 dari Turkish Aerospace Industries (TAI).
________________________________________
3. J-10CE > KF-21 BORAMAE BLOCK II
Batal (J-10CE): Sempat masuk radar pertimbangan namun tidak berlanjut ke kontrak resmi.
Pengganti (KF-21): Indonesia berkomitmen pada pengembangan bersama Korea Selatan dengan target total 48 unit.
________________________________________
4. F-15IDN > M-346F
Batal (F-15IDN): Rencana 24 unit F-15EX resmi dihentikan oleh Boeing pada Februari 2026 karena kendala anggaran.
Pengganti (M-346F): Indonesia beralih ke pesawat tempur ringan/latih jet lanjut M-346F Block 20 dari Leonardo, Italia.
====================
====================
2026 =
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
CANCELLED F18 = TIADA GANTI
-
Detail Konfirmasi Resmi
Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
________________________________________
GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
________________________________________
DIBATALKAN/CANCELLED
-
F/A‑18C/D Hornet bekas Kuwait (2025–2026)
Dibatalkan resmi oleh Kabinet Malaysia pada Februari 2026 setelah evaluasi teknis RMAF menunjukkan masalah ketersediaan, logistik, dan biaya jangka panjang.
-
UH‑60 Blackhawk (1990‑an)
Rencana mengganti helikopter Nuri dengan Blackhawk tidak diteruskan karena biaya tinggi dan faktor politik/industri. Malaysia akhirnya memilih EC725 Cougar/H225M sebagai pengganti.
-
AV8 Gempita tambahan (batch kedua, 2019)
Rencana penambahan batal karena keterbatasan anggaran dan fokus dialihkan ke proyek LCS. Batch pertama tetap berjalan, tetapi kelanjutan dihentikan.
-
MRCA (Multi‑Role Combat Aircraft, 2010‑an)
Program besar untuk mengganti MiG‑29 dengan Rafale/Eurofighter/Gripen dibatalkan/ditunda berulang kali karena kekangan fiskal. Malaysia akhirnya memilih FA‑50 Block 20 (2023) sebagai solusi interim.
-
A400M tambahan (2016)
Rencana menambah unit dibatalkan karena biaya operasi tinggi. Malaysia tetap hanya mengoperasikan 4 unit.
-
Sea Skua (rudal anti‑kapal tambahan, 2000‑an)
Upgrade rudal untuk helikopter Lynx tidak diteruskan, fokus bergeser ke sistem baru.