13 patrol boat will be built for Vietnam (photo: Metal Shark)
Louisiana-based boatbuilder Metal Shark has been awarded a U.S. Government contract to build 13 patrol boats for Vietnam, with options for additional vessels.
The contract expands Metal Shark’s presence in Asia and builds on the company’s successful delivery of 24 purpose-built 45 Defiant military patrol boats to the Vietnam Coast Guard between 2017 and 2020. The 45-foot welded-aluminum vessels enhanced Vietnam’s maritime security and law-enforcement capabilities while supporting the growing security partnership between the United States and Vietnam following the lifting of the decades-long U.S. arms embargo in 2016.
The 13 new Defiant-class patrol boats will be built at Metal Shark’s production facility in Jeanerette, Louisiana, and will share a common platform with vessels already operating with U.S. and partner-nation military forces worldwide. This platform commonality will support operational readiness by streamlining training, maintenance, logistics, and lifecycle support while promoting interoperability and closer coordination among participating maritime forces.
“This contract award is a clear demonstration of Metal Shark’s growing presence in Asia and, more importantly, our long-term commitment to Vietnam,” said Henry Irizarry, Metal Shark’s Senior Vice President of International Business Development. “As we continue to expand our footprint in the country, we are proud to build on our successful partnership with the Vietnam Coast Guard and support additional Vietnamese law enforcement agencies.”
The new vessels will be configured to support a wide range of coastal-security missions, including patrol, interdiction, search and rescue, and maritime law enforcement. Designed to deliver high-speed performance, responsive maneuverability, and all-weather crew protection, the boats will provide the speed, durability, and mission flexibility required for sustained operations in demanding maritime environments.
“These vessels are based on a proven platform, with more than 500 units delivered to date, and will provide Vietnam with a trusted, operationally effective capability,” said Chris Allard, CEO of Metal Shark. “The use of a common vessel platform will enhance interoperability between U.S. and Vietnamese maritime forces, strengthening opportunities for future cooperation, joint operations, and broader bilateral engagement.”
The new award reflects continued cooperation between the United States and Vietnam in support of maritime domain awareness, coastal security, law enforcement, and regional stability. It also extends Metal Shark’s role in supplying proven, mission-ready patrol-vessel platforms to U.S. agencies and partner nations worldwide.
Metal Shark is a leading designer and builder of high-performance vessels for militaries and first responders. For more than two decades, the company has delivered mission-ready platforms to customers across the United States and to military forces in more than 70 U.S. partner nations worldwide. Headquartered in Louisiana, Metal Shark operates multiple shipbuilding facilities and has delivered well over 2,000 vessels to date. The company is recognized for its innovative designs, robust engineering, and commitment to quality.

NSM BATAL haha!❌️๐คฅ๐
BalasHapusmakasi yaaa tipe M,
BalasHapusuda cape2 merayakan kemenangan timnas kami haha!๐คญ๐๐คฃ
⬇️⬇️⬇️⬇️
https://youtube.com/shorts/ToElwKk4B9Y
Goal terakhir itu sekaligus memperingati hari kesaktian Pancasila dan membuktikan bahwa burung Garuda itu memang sakti ๐๐๐๐๐
HapusCUMA NEGARA BOTOL DAN MISKIN MACAM MALAYDESH BUAT HAL MEMALUKAN PERTANDINGAN BELUM SELESAI SUDAH SORAK SORAK DULU ENDINGNYA MENANGIS MASAL.....BIASA BUAT PRANK KENA PRANK SENDIRI...ENAKNYA JADI PEMAIN SINGAPORE KOPER MEREKA PENUH RINGGIT ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คก๐คก๐คก๐คก๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฉ
BalasHapusJadi temanya: Ngeprank Si M ๐ dan partner in crime nya si Upil ๐ค
BalasHapusBETUL OM, SESAMA NEGARA BUDAK MAMA ELY SALING MENOLONG TAPI KASIHAN MALAYDESH KENA PRANK SENDIRI ENDINGNYA ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คก๐คก๐คก๐คก๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ
HapusPENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
BalasHapus-
CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
• Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
• Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
• Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
• Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
• Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
2010: RM 407,1 Miliar
2011: RM 456,1 Miliar
2012: RM 501,6 Miliar
2013: RM 547,7 Miliar
2014: RM 582,8 Miliar
2015: RM 630,5 Miliar
2016: RM 648,5 Miliar
2017: RM 686,8 Miliar
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge MALONYET | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
Hutang Pemerintah MALONYET dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
2010: 150 miliar USD
2011: 165 miliar USD
2012: 180 miliar USD
2013: 195 miliar USD
2014: 210 miliar USD
2015: 225 miliar USD
2016: 240 miliar USD
2017: 255 miliar USD
2018: 270 miliar USD
2019: 285 miliar USD
2020: 300 miliar USD
2021: 315 miliar USD
2022: 330 miliar USD
2023: 345 miliar USD
2024: 360 miliar USD
2025: 375 miliar USD
-
SUMBER :
BNM | MOF | Statista/Trading Economics
--------------------------------
Rasio Utang terhadap GDP MALONYET (2010–2025)
Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
2010 = 52.4
2011 = 51.8
2012 = 53.3
2013 = 54.7
2014 = 55.0
2015 = 55.1
2016 = 52.7
2017 = 51.9
2018 = 52.5
2019 = 52.4
2020 = 62.0
2021 = 63.3
2022 = 60.2
2023 = 64.3
2024 = 70.4
2025 = 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONYET PERIODE 2010–2025:
2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara MALONYET.
--------------------------------
2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 347%
2. MALONYET ๐ฒ๐พ: 224%
3. Thailand ๐น๐ญ: 223%
4. Vietnam ๐ป๐ณ: 161%
5. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~130 - 150%
6. Filipina ๐ต๐ญ: ~110 - 120%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: ~80 - 95%
8. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: ~75 - 85%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~60 - 70%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~30 - 40%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~5 - 10%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 176,3%
2. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~84,7% - 91%
3. MALONYET ๐ฒ๐พ: 70,5%
4. Thailand ๐น๐ญ: 62,2%
5. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: 63,0%
6. Filipina ๐ต๐ญ: 58,8%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: 41,1%
8. Vietnam ๐ป๐ณ: ~34% - 37%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~31,4%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~16% - 20%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~2,3%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
MALAYDESH SINGAPARNO = MATCH FIXING
BalasHapus-
Laporan media mengenai kemenangan 6-0 Malaydesh atas Singaporno yang memicu dugaan pengaturan skor bersumber dari analisis publik, pengamat sepak bola, serta reaksi pelatih. Selain itu, ulasan sejarah turut merujuk pada Skandal FAM 1994 dan rekam jejak sindikat judi internasional di Asia Tenggara. You can read the full analysis at VIVA Soccer, Harian Fajar, RCTI+ / Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, dan Republika.
--------------------------------
2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
-
CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
• Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
• Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
• Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
• Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
• Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
--------------------------------
1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
-
Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
--------------------------------
2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
-
Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
--------------------------------
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
-
2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
-
2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
-
2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
-
2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
-
2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
-
2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
-
2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
-
2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
-
2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
MALAYDESH VS SINGAPORNO: DUGAAN MATCH FIXING
BalasHapus• Isu Utama: Kemenangan 6-0 Malaydesh atas Singaporno memicu dugaan pengaturan skor.
• Dasar Dugaan: Analisis publik, pengamat sepak bola, reaksi pelatih, serta ulasan sejarah sindikat judi.
• Sumber Berita: VIVA Soccer, Harian Fajar, RCTI+ / Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, dan Republika.
--------------------------------
SKANDAL FAM 2026: SANKSI FIFA & BOIKOT ULTRAS
• Putusan CAS: Menolak banding FAM; sanksi dari FIFA resmi tetap berlaku.
• Pemain Ilegal: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
• Denda & Sanksi: FAM wajib membayar denda Rp7,5 Miliar (350.000 CHF) dan menerima sanksi potong poin di Kualifikasi Piala Asia 2027.
• Aksi Suporter: Ultras Malaya memboikot seluruh laga Timnas Malaydesh (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026) dengan mengosongkan tribun sebagai protes atas buruknya tata kelola federasi.
--------------------------------
SEJARAH KELAM SEPAK BOLA (1994 & 2010)
• Tragedi FAM 1994: Lebih dari 80 pemain dihukum akibat terlibat sindikat judi ilegal, disusul beberapa investigasi korupsi oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
• Mafia Singaporno 2010: Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional. Tokoh seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan laga di Eropa, Afrika, dan Amerika.
--------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
timnas dikeroyok 3 negara pun, tetap lolos๐ฅ
BalasHapusSloMo Cinematix = El Otong๐ Buyarkan impian hamiwow pembual haha!๐๐คฅ๐คฃ
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/reel/2284759762375955/?referral_source=external_deeplink&mibextid=ZZyLBr&original_uri=https://www.facebook.com/reel/2284759762375955/?mibextid=ZZyLBr
sing cair, no refund
Hapusdhaka pusat, gagal cair..kuala dhaka kaburrrrr๐ haha!๐ญ๐๐คญ
Malaydesh vs Singaporno (Match Fixing)
BalasHapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
Skandal FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
Sejarah Kelam
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
PASPOR RINGGIT LISTRIK DAN KELAPARAN TERGANTUNG INDONESIA
-
MALAYDESH IMPOR =
• Batubara: Fakta. Malaydesh impor 21,84 juta ton untuk 69% listriknya. (Sumber: Kemendag RI / CNN Indonesia & Liputan6)
• Ringgit & Paspor: Buatan oleh PERUM PERURI INDONESIA. (Sumber: Perum Peruri / iNews & IDX Channel)
• Beras: ekspor beras 200.000 ton ke Malaydesh (Sumber: Kementan & Bulog / CNBC Indonesia & Kumparan)
• Jagung: Ekspor 240.000 ton ke Malaydesh. (Sumber: Kementan / VIVA & Kompas)
• LNG: Malaydesh impor rutin 56.431,6 METRIK TON. (Sumber: BPS & ESDM)
--------------------------------------------
IMPORT COAL INDONESIA
IMPORT COAL INDONESIA
IMPORT COAL INDONESIA
Malaydesh mengimpor batubara dari Indonesia untuk pembangkit listrik. Tenaga Nasional Berhad (TNB), perusahaan listrik utama Malaydesh, merupakan salah satu mitra strategis bagi para eksportir batu bara Indonesia. Dalam tahun 2021, TNB membeli 21,84 JUTA METRIK TON batu bara dari Indonesia, yang merupakan 69% dari total batu bara yang digunakan dalam pembangkit listrik di seluruh Malaydesh
--------------------------------------------
IMPORT LNG INDONESIA
• Tahun 2024: Malaysia mengimpor 56.431,6 metrik ton (atau sekitar 56,43 ribu ton) LNG dari Indonesia.
• Tahun 2022: Malaysia mengimpor 10.965 metrik ton (10,96 juta kg) LNG dari Indonesia
-
Malaydesh imported $1.74B in Natural gas, liquefied, becoming the 23rd largest importer of Natural gas, liquefied in the world. At the same year, Natural gas, liquefied was the 15th most imported product in Malaydesh. Malaydesh imports Natural gas, liquefied primarily from: Australia ($1.13B), Brunei ($600M), Indonesia ($8.23M), United States ($4.84k), and France ($414).
--------------------------------------------
PETRONAS HUTANG KE PGN
PETRONAS HUTANG KE PGN
PETRONAS HUTANG KE PGN
Afiliasi Pertamina Gas Negara alias PGN (PGAS) menang gugatan atas Petronas Carigali Muriah Limited (PCML), dan PLN. Itu setelah ICC International Court of Arbitration, Hong Kong, menghukum Petronas. Oleh karena itu, Petronas harus memPAY kepada Kalimantan Jawa Gas (KJG).
--------------------------------------------
IMPOR JAGUNG 240.000 TON
IMPOR JAGUNG 240.000 TON
IMPOR JAGUNG 240.000 TON
Malaydesh mengimpor jagung dari Indonesia hingga 240.000 ton per tahun atau 20.000 ton per bulan demi mengamankan pasokan pakan ternak dan industri makanan olahan dalam negerinya
--------------------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara Luar Negeri (PERURI INDONESIA)
• Malaysia: Mata uang (Ringgit) & Paspor (sejak 2010).
• Sri Lanka: Mata uang (Rupee) & Paspor.
• Nepal: Mata uang (Rupee), Pita Cukai, & Prangko.
• Peru: Mata uang (Soles).
• Bangladesh: Mata uang (Taka).
• Somalia: Mata uang (Shilling).
• Argentina: Mata uang (Peso).
• Guinea: Dokumen Negara (Paspor).
• Pakistan: Dokumen Negara (Pita Cukai).
• Filipina: Dokumen Negara (Prangko).
.
--------------------------------------------
PENGEMIS BERAS FFBNP AGUSTUS 2026 = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
Menang ke final dengan cara curang..... ๐๐๐ฅ๐ฅ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusPERLU di curigai KEMENANGAN Terlalu besar hingga 9 GOL... Mana mungkin bamgladesh mampu Cetak GOL hingga 2 GOL Atas INDIANESIA.. nah itu aneh.. Ada bau bau main sabun... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Yang ke dua tambahan Masa dari awal ya dua menjadi 7...maksudnya di sini papan digital sudah naik 2 MINIT.... tiba tiba PENGADIL naik kan Lagi sekali papan digital jadi 7 MINIT...
Guys mau Tanya dimana ada games bola yang Masa tambahan boleh Berubah 2 kali..? Tanpa sebab jelas... JAWAPAN mudah hanya berlaku di INDIANESIA.... Akibat takut MALAYSIA ke final.. ๐ฅ๐ฅ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
Hapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
--------------------------------------------
OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
Hapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONYET 1998–2026
-
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia dan dimulainya defisit anggaran berkepanjangan.
-
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan instrumen obligasi domestik baru untuk stimulus ekonomi.
-
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi sektor korporasi dan perbankan pasca-krisis selesai.
-
2001: RM 145,7 Miliar – Peningkatan belanja pembangunan guna menopang pertumbuhan domestik.
-
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB mulai merangkak naik secara perlahan.
-
2003: RM 188,8 Miliar – Batas plafon utang resmi pertama kali dinaikkan menjadi 40% dari PDB.
-
2004: RM 216,6 Miliar – Pengeluaran publik meluas demi mendukung proyek infrastruktur baru.
-
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal awal di bawah manajemen kepemimpinan baru.
-
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit secara ketat di tengah lonjakan harga komoditas global.
-
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan masih stabil menjelang gejolak finansial global.
-
2008: RM 306,4 Miliar – Kenaikan plafon utang menjadi 45% akibat dampak awal krisis finansial global.
-
2009: RM 362,4 Miliar – Batas utang melonjak ke 55% demi mendanai paket stimulus ekonomi besar.
-
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
-
2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
-
2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
-
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
-
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
-
2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
-
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
-
2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara MALONYET 2017.
-
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP. [
-
2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
-
2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
-
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
-
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
-
2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
-
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
-
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
-
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
Hapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
PASPOR RINGGIT LISTRIK DAN KELAPARAN TERGANTUNG INDONESIA
-
MALAYDESH IMPOR =
• Batubara: Fakta. Malaydesh impor 21,84 juta ton untuk 69% listriknya. (Sumber: Kemendag RI / CNN Indonesia & Liputan6)
• Ringgit & Paspor: Buatan oleh PERUM PERURI INDONESIA. (Sumber: Perum Peruri / iNews & IDX Channel)
• Beras: ekspor beras 200.000 ton ke Malaydesh (Sumber: Kementan & Bulog / CNBC Indonesia & Kumparan)
• Jagung: Ekspor 240.000 ton ke Malaydesh. (Sumber: Kementan / VIVA & Kompas)
• LNG: Malaydesh impor rutin 56.431,6 METRIK TON. (Sumber: BPS & ESDM)
--------------------------------------------
IMPORT COAL INDONESIA
IMPORT COAL INDONESIA
IMPORT COAL INDONESIA
Malaydesh mengimpor batubara dari Indonesia untuk pembangkit listrik. Tenaga Nasional Berhad (TNB), perusahaan listrik utama Malaydesh, merupakan salah satu mitra strategis bagi para eksportir batu bara Indonesia. Dalam tahun 2021, TNB membeli 21,84 JUTA METRIK TON batu bara dari Indonesia, yang merupakan 69% dari total batu bara yang digunakan dalam pembangkit listrik di seluruh Malaydesh
--------------------------------------------
IMPORT LNG INDONESIA
• Tahun 2024: Malaysia mengimpor 56.431,6 metrik ton (atau sekitar 56,43 ribu ton) LNG dari Indonesia.
• Tahun 2022: Malaysia mengimpor 10.965 metrik ton (10,96 juta kg) LNG dari Indonesia
-
Malaydesh imported $1.74B in Natural gas, liquefied, becoming the 23rd largest importer of Natural gas, liquefied in the world. At the same year, Natural gas, liquefied was the 15th most imported product in Malaydesh. Malaydesh imports Natural gas, liquefied primarily from: Australia ($1.13B), Brunei ($600M), Indonesia ($8.23M), United States ($4.84k), and France ($414).
--------------------------------------------
PETRONAS HUTANG KE PGN
PETRONAS HUTANG KE PGN
PETRONAS HUTANG KE PGN
Afiliasi Pertamina Gas Negara alias PGN (PGAS) menang gugatan atas Petronas Carigali Muriah Limited (PCML), dan PLN. Itu setelah ICC International Court of Arbitration, Hong Kong, menghukum Petronas. Oleh karena itu, Petronas harus memPAY kepada Kalimantan Jawa Gas (KJG).
--------------------------------------------
IMPOR JAGUNG 240.000 TON
IMPOR JAGUNG 240.000 TON
IMPOR JAGUNG 240.000 TON
Malaydesh mengimpor jagung dari Indonesia hingga 240.000 ton per tahun atau 20.000 ton per bulan demi mengamankan pasokan pakan ternak dan industri makanan olahan dalam negerinya
--------------------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara Luar Negeri (PERURI INDONESIA)
• Malaysia: Mata uang (Ringgit) & Paspor (sejak 2010).
• Sri Lanka: Mata uang (Rupee) & Paspor.
• Nepal: Mata uang (Rupee), Pita Cukai, & Prangko.
• Peru: Mata uang (Soles).
• Bangladesh: Mata uang (Taka).
• Somalia: Mata uang (Shilling).
• Argentina: Mata uang (Peso).
• Guinea: Dokumen Negara (Paspor).
• Pakistan: Dokumen Negara (Pita Cukai).
• Filipina: Dokumen Negara (Prangko).
.
--------------------------------------------
PENGEMIS BERAS FFBNP AGUSTUS 2026 = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
Pssstttt... Logik INDIANESIA.... 90 + 2 = 97 MINIT... ๐ฅ๐ฅ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusMALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
Hapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
-
CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
• Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
• Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
• Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
• Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
• Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
--------------------------------
1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
-
Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
--------------------------------
2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
-
Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
--------------------------------
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
-
2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
-
2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
-
2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
-
2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
-
2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
-
2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
-
2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
-
2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
-
2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
Hapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
BEBAN UTANG PER KAPITA & POPULASI (2026–1998)
2026: RM 94,544 | POPULASI: 36,385,115 JIWA
2025: RM 81,998 | POPULASI: 35,977,838 JIWA
2024: RM 79,315 | POPULASI: 34,671,895 JIWA
2023: RM 74,587 | POPULASI: 35,126,298 JIWA
2022: RM 70,901 | POPULASI: 34,695,493 JIWA
2021: RM 67,667 | POPULASI: 34,282,399 JIWA
2020: RM 63,464 | POPULASI: 33,870,000 JIWA
2019: RM 60,179 | POPULASI: 33,450,000 JIWA
2018: RM 57,605 | POPULASI: 33,000,000 JIWA
2017: RM 54,910 | POPULASI: 32,540,000 JIWA
2016: RM 52,699 | POPULASI: 32,040,000 JIWA
2015: RM 51,253 | POPULASI: 31,520,000 JIWA
2014: RM 47,927 | POPULASI: 30,980,000 JIWA
2013: RM 44,992 | POPULASI: 30,420,000 JIWA
2012: RM 41,326 | POPULASI: 29,850,000 JIWA
2011: RM 37,904 | POPULASI: 29,260,000 JIWA
2010: RM 34,488 | POPULASI: 28,650,000 JIWA
2009: RM 31,326 | POPULASI: 28,040,000 JIWA
2008: RM 26,155 | POPULASI: 27,450,000 JIWA
2007: RM 25,316 | POPULASI: 26,860,000 JIWA
2006: RM 23,381 | POPULASI: 26,260,000 JIWA
2005: RM 21,940 | POPULASI: 25,660,000 JIWA
2004: RM 20,550 | POPULASI: 25,060,000 JIWA
2003: RM 18,560 | POPULASI: 24,460,000 JIWA
2002: RM 16,798 | POPULASI: 23,870,000 JIWA
2001: RM 15,162 | POPULASI: 23,280,000 JIWA
2000: RM 13,574 | POPULASI: 22,690,000 JIWA
1999: RM 12,210 | POPULASI: 22,110,000 JIWA
1998: RM 10,821 | POPULASI: 21,530,000 JIWA
--------------------------------------------
OBLIGASI GLOBAL MALONYET (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
Hapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
2010: RM 407,1 Miliar
2011: RM 456,1 Miliar
2012: RM 501,6 Miliar
2013: RM 547,7 Miliar
2014: RM 582,8 Miliar
2015: RM 630,5 Miliar
2016: RM 648,5 Miliar
2017: RM 686,8 Miliar
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge MALONYET | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
Hutang Pemerintah MALONYET dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
2010: 150 miliar USD
2011: 165 miliar USD
2012: 180 miliar USD
2013: 195 miliar USD
2014: 210 miliar USD
2015: 225 miliar USD
2016: 240 miliar USD
2017: 255 miliar USD
2018: 270 miliar USD
2019: 285 miliar USD
2020: 300 miliar USD
2021: 315 miliar USD
2022: 330 miliar USD
2023: 345 miliar USD
2024: 360 miliar USD
2025: 375 miliar USD
-
SUMBER :
BNM | MOF | Statista/Trading Economics
--------------------------------
Rasio Utang terhadap GDP MALONYET (2010–2025)
Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
2010 = 52.4
2011 = 51.8
2012 = 53.3
2013 = 54.7
2014 = 55.0
2015 = 55.1
2016 = 52.7
2017 = 51.9
2018 = 52.5
2019 = 52.4
2020 = 62.0
2021 = 63.3
2022 = 60.2
2023 = 64.3
2024 = 70.4
2025 = 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONYET PERIODE 2010–2025:
2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara MALONYET.
--------------------------------
2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 347%
2. MALONYET ๐ฒ๐พ: 224%
3. Thailand ๐น๐ญ: 223%
4. Vietnam ๐ป๐ณ: 161%
5. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~130 - 150%
6. Filipina ๐ต๐ญ: ~110 - 120%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: ~80 - 95%
8. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: ~75 - 85%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~60 - 70%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~30 - 40%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~5 - 10%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 176,3%
2. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~84,7% - 91%
3. MALONYET ๐ฒ๐พ: 70,5%
4. Thailand ๐น๐ญ: 62,2%
5. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: 63,0%
6. Filipina ๐ต๐ญ: 58,8%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: 41,1%
8. Vietnam ๐ป๐ณ: ~34% - 37%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~31,4%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~16% - 20%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~2,3%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
BalasHapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
--------------------------------------------
OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
BalasHapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
--------------------------------
MMW29 September 2026 pukul 10.04
Ya Ampun, 290 juta warga, sorang pun tak layak masuk dlm kesebelasan Belandanesia.... yang diayam-ayam aje oleh Ariff Aiman.
LETOYYY!!!
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐๐คฃ๐คฃ
--------------------------------
MMW29 September 2026 pukul 10.02
290 juta warga, sorang pun tak masuk dlm kesebelasan Belandanesia.... yang diayam-ayam aje oleh Ariff Aiman.
LETOYYY!!!
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐๐คฃ๐คฃ
--------------------------------
MMW29 September 2026 pukul 09.55
Ingat hebat sangat....Kesebelasan Belandanesia pun diayam-ayamkan oleh Ariff Aiman jee...
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
==============================
==============================
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
Indonesia berhasil mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Hasil ini membuat Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia vs Bangladesh berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pertandingan dimulai pukul 19.30 WIB.
--------------------------------
๐คฃCAS KALAH = ASIAN CUP DIGANTI VIETNAM = FIFA ASEAN CUP KL (KALAH LAGI)๐คฃ
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
BalasHapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.
--------------------------------------------
UTANG & LIABILITAS (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BalasHapusBANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Informasi mengenai hasil sidang Court of Arbitration for Sport (CAS) terkait banding FAM (Federasi Sepak Bola MALONYET) dan tujuh pemain naturalisasi yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026 dirilis oleh berbagai media olahraga terkemuka.
Berikut adalah beberapa sumber berita resmi yang melaporkan keputusan tersebut:
Sumber Berita Indonesia
BolaSport.com: Melaporkan bahwa CAS menolak banding FAM dan menyatakan tujuh pemain naturalisasi tetap terbukti ilegal serta dihukum 12 bulan.
Bola.com: Menyebutkan secara rinci bahwa CAS menolak sebagian banding tersebut dan tetap memberlakukan larangan bermain selama satu tahun bagi para pemain yang terlibat.
MSN Indonesia: Mengonfirmasi pemalsuan dokumen naturalisasi MALONYET telah terbukti dan kini nasib tim nasional mereka berada di tangan AFC.
TVOneNews: Merilis hasil sidang yang menyatakan CAS hanya mengabulkan sebagian kecil banding terkait aktivitas latihan pemain, namun tetap menguatkan sanksi utama.
Asatunews: Menyoroti kewajiban finansial FAM yang tetap harus membayar denda sebesar Rp7,5 miliar sesuai keputusan CAS.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
Scoop.my: Merinci bahwa panel arbiter yang diketuai Lars Hilliger mengonfirmasi adanya pelanggaran Kode Disiplin FIFA.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BalasHapusBANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Informasi mengenai hasil sidang Court of Arbitration for Sport (CAS) terkait banding FAM (Federasi Sepak Bola MALONYET) dan tujuh pemain naturalisasi yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026 dirilis oleh berbagai media olahraga terkemuka.
Berikut adalah beberapa sumber berita resmi yang melaporkan keputusan tersebut:
Sumber Berita Indonesia
BolaSport.com: Melaporkan bahwa CAS menolak banding FAM dan menyatakan tujuh pemain naturalisasi tetap terbukti ilegal serta dihukum 12 bulan.
Bola.com: Menyebutkan secara rinci bahwa CAS menolak sebagian banding tersebut dan tetap memberlakukan larangan bermain selama satu tahun bagi para pemain yang terlibat.
MSN Indonesia: Mengonfirmasi pemalsuan dokumen naturalisasi MALONYET telah terbukti dan kini nasib tim nasional mereka berada di tangan AFC.
TVOneNews: Merilis hasil sidang yang menyatakan CAS hanya mengabulkan sebagian kecil banding terkait aktivitas latihan pemain, namun tetap menguatkan sanksi utama.
Asatunews: Menyoroti kewajiban finansial FAM yang tetap harus membayar denda sebesar Rp7,5 miliar sesuai keputusan CAS.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
Scoop.my: Merinci bahwa panel arbiter yang diketuai Lars Hilliger mengonfirmasi adanya pelanggaran Kode Disiplin FIFA.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BalasHapus________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
________________________________________
TIMELINE "PRANK" PERTAHANAN MALONYET (2005 – 2026)
-
2005: Prank China (Rudal KS-1A)
Klaim: Najib Razak menyatakan setuju membeli rudal KS-1A dengan imbalan transfer teknologi.
Hasil: Zonk. Tidak ada realisasi pembelian hingga dekade berikutnya.
-
2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
Klaim: Mempersempit pilihan ke Rafale untuk 18 unit jet tempur (USD 2 miliar).
Hasil: Mangkrak. Ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran akut.
-
2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
Klaim: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk 20 unit artileri 155mm.
Hasil: Batal. Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; beralih ke unit lain.
-
2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
Klaim: Pernyataan ketertarikan resmi dari pejabat Kemenhan Pakistan.
Hasil: Prank. Tidak ada akuisisi, hanya sebatas wacana di media.
-
2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
Klaim: Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada Agustus 2018.
Hasil: Zonk. Hingga kini kontrak dengan PT PAL Indonesia tidak pernah terealisasi.
-
2022: Prank India (HAL Tejas)
Klaim: Tejas jadi kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut.
Hasil: Prank. Justru memilih FA-50 dari Korsel pada 2023.
-
2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
Klaim: Peninjauan rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm.
Hasil: Batal. Diganti dengan sistem lain/dibatalkan total.
-
2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
Klaim: Harapan penyelesaian kesepakatan pasokan artileri EVA.
Hasil: Mangkrak. Tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
-
2023: Prank PBB (IAG Guardian)
Klaim: Pengiriman unit untuk misi UNIFIL.
Hasil: Gagal Operasional. Dinyatakan tidak layak spek oleh PBB, berujung sanksi pemotongan biaya.
-
2024–2025: Prank Black Hawk
Klaim: Rencana sewa 4 helikopter UH-60A Black Hawk dari Aerotree Defence untuk ganti helikopter Nuri.
Hasil: Mangkrak. Proses berbelit dan tidak ada kepastian unit tiba.
-
2026: Prank Kuwait (F/A-18 Hornet) – UPDATE
Klaim: Ketertarikan kuat membeli jet bekas Kuwait untuk penguatan instan.
Hasil: Dibatalkan Resmi. Kabinet secara formal membatalkan rencana ini pada Februari 2026 karena masalah biaya logistik dan hasil evaluasi teknis yang buruk.
-
2026: Pembekuan Total (Anwar Ibrahim)
Kejadian: PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan korupsi dan kartel di tubuh Kemenhan
Mana mungkin Bangladesh mampu Cetak 2 GOL Atas INDIANESIA...? Bau bau main sabun guys.. ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusBUATAN INDONESIA = RINGGIT PASPOR MILITER LISTRIK
Hapus-
๐ฆ MALAYDESH IMPOR :
CN235 (Pesawat): Diekspor ke Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), dan Senegal (3).
RHIB (Kapal Patroli): Dibeli Singapura (18) dan Malaydesh (24); Brunei berminat (12).
Parasut & Tenda: 7.000 unit tenda dipesan oleh militer Malaydesh.
MPCD Hawk (Avionik): Komponen kokpit buatan Surabaya diekspor ke Malaydesh.
Fast Patrol Boat (FPB 57): Kapal patroli cepat PT PAL diadopsi oleh Malaydesh.
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 dan amunisi PT Pindad diekspor ke Malaydesh dan Bangladesh.
Seragam & Atribut: PDL dan rompi antipeluru Sritex digunakan militer Malaydesh.
--------------------------------
๐ Pencapaian "Satu-satunya di ASEAN"
Pesawat Terbang: PTDI menjadi produsen pesawat pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara.
Tank Medium: PT Pindad menjadikan Indonesia satu-satunya produsen tank tempur mandiri di ASEAN.
Kapal Selam Scorpรจne Evolved: Kerja sama PT PAL & Prancis membangun 2 kapal selam lewat transfer teknologi penuh.
Kapal Selam Type 209: Sukses memproduksi kapal selam kolaborasi PT PAL dan Korea Selatan.
MRSS & SSV (Kapal Perang): Kontrak kapal MRSS dengan UEA (USD 408,32 juta) dan ekspor Landing Dock ke Filipina.
Kapal Selam Otonom AI: Pengembangan 30 kapal selam tanpa awak, menjadikan Indonesia negara ke-4 di dunia.
--------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALONYET (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALONYET untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALONYET - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
-
SUMBER DATA RESMI:
Laporan Ketua Audit Negara (LKAN): Mengenai Penyata Kewangan Kerajaan Persekutuan (tahunan).
-
Kementerian Kewangan MALONYET (MOF): Laporan Tinjauan Fiskal dan Estimasi Pendapatan Federal (diterbitkan setiap pembentangan Belanjawan/Budget).
BUATAN INDONESIA = RINGGIT PASPOR MILITER LISTRIK
Hapus-
๐ฆ MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. Perang Data SIPRI: Dominasi vs Kelumpuhan
Indonesia (Status: Power House): Memiliki daftar pengadaan "Satu Lembar Penuh" (Rafale, A400M, Khan, PPA). Ini menunjukkan kemampuan Cash/Kredit Sehat yang didukung ruang fiskal lebar (Utang Pemerintah hanya 41,1%). Indonesia membeli sebagai "Owner" dengan kepastian Transfer Teknologi.
MALONYET (Status: Lumpuh/Zonk): Fenomena "2 Tahun SIPRI Kosong" menjadi bukti empiris negara sedang dalam kondisi "Miskin No Shopping". Tidak adanya kontrak baru menunjukkan anggaran pertahanan telah "dimakan" oleh kewajiban pembayaran bunga utang.
---------------------------------
2. Metodologi Akuisisi: Kedaulatan vs Barter Darurat
Indonesia: Menggunakan kekuatan devisa dan anggaran negara untuk membeli teknologi tingkat tinggi (Tier-1).
MALONYET: Bergantung pada skema Barter Sawit (MKM, Scorpene, FA-50) dan Leasing (Sewa). Ini adalah indikator "Ekonomi Darurat" di mana negara tidak memiliki likuiditas tunai yang cukup untuk membayar Down Payment (DP) alutsista.
---------------------------------
3. Analisis Beban Utang Per Kapita (Mengerikan)
Data 2025 mengungkap beban riil yang harus ditanggung rakyat MALONYET:
Beban Gabungan: Setiap warga MALONYET memikul beban utang (Pemerintah + Rumah Tangga) rata-rata RM 82.000.
Efek Domino: Utang Pemerintah yang menembus 70,5% GDP (melewati batas aman 65%) memaksa negara melakukan pemotongan anggaran sektor publik demi membayar cicilan, yang berujung pada lumpuhnya modernisasi militer.
---------------------------------
4. Risiko Sistemik & Kondisi "Game Over"
Kerentanan Perbankan: Dengan utang rumah tangga mencapai 84,3% GDP (RM 45.859 per orang), MALONYET menghadapi risiko tinggi kredit macet (NPL) yang dapat memicu krisis finansial sistemik.
Indonesia (Safe Zone): Rasio utang pemerintah yang rendah memberikan bantalan makro yang kuat. Indonesia mampu melakukan belanja pertahanan strategis tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi rakyat.
Louisiana-based boatbuilder Metal Shark has been awarded a U.S. Government contract to build 13 patrol boats for Vietnam, with options for additional vessels.
BalasHapus-------------
wah opa jambul koneng kliatan bingit dobel standarnye...
nam, negri komi aja dapet gratisan Brand New patrol bot haha!๐ค๐ฑ๐ค
masa banana๐repablik kl cuman dapet Rongsokan taon 60an..padahal kl bukan komi??bikin warganyet kl cemburu ajeh haha!๐๐๐ค
wah antara emang gak dianggap, ato diskriminasi seperti NSM BATAL❌️ haha!๐๐คซ๐คญ
OPA JAMBUL TAHU KALO MALAYDESH BOTOL PERCUMA DIKASIH ASET BAGUS ENDINGNYA JADI BARANG RONGSOK ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก
Hapuskalo rongsokan malah dijaga, sperti barang antik yaa om haha!✌️๐๐
HapusMALAYDESH BIASA MAIN SABUN TERNYATA TERPELESET SENDIRI...BENAR BENAR TOLOL ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก
BalasHapusENAK PEMAIN SINGAPORE CAIR KOPER PENUH RINGGIT ..๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Ke final dengan cara curang..... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusYANG PALING JELAS KELIHATAN KECURANGAN... MASA TAMBAHAN SUDAH DIBERI 2 MINIT.. BAGAIMANA BOLEH BERUBAH JADI 7 MINIT.?... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
Hapus-
2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
-
2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
-
2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
-
2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
-
2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
-
2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
-
2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
-
2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
-
2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
________________________________________
2025-2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
-
INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
-
MALONYET 1 LEMBAR = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
--------------------------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
2010: RM 407,1 Miliar
2011: RM 456,1 Miliar
2012: RM 501,6 Miliar
2013: RM 547,7 Miliar
2014: RM 582,8 Miliar
2015: RM 630,5 Miliar
2016: RM 648,5 Miliar
2017: RM 686,8 Miliar
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
________________________________________
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge MALONYET (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) MALONYET (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah....
________________________________________
MALONYET = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
BUATAN INDONESIA = RINGGIT PASPOR MILITER LISTRIK
Hapus-
๐ฆ MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
LEMAH =
PENGADAAN MILITER MALONYET
PENGADAAN MILITER MALONYET
PENGADAAN MILITER MALONYET
--------------------------------
Berita dan laporan yang membahas kelemahan pengadaan militer MALONYET, diperbarui hingga tahun 2025:
1. Sumber Media Berita Internasional
Reuters: Melaporkan penggerebekan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi MALONYET (MACC) terhadap beberapa perusahaan terkait dugaan suap dalam proyek pengadaan militer pada Desember 2025.
CNA (Channel News Asia): Menyoroti kritik tajam dari Raja MALONYET (Sultan Ibrahim) pada Agustus 2025 mengenai pengadaan yang dianggap "tidak masuk akal" dan kerugian negara akibat keterlibatan agen atau perantara.
SCMP (South China Morning Post): Mengulas kegagalan sistemik dan inkompetensi dalam pengadaan, termasuk keterlambatan pengiriman kendaraan lapis baja AV8 Gempita meskipun pembayaran telah dilakukan penuh.
--------------------------------
2. Sumber Media dan Lembaga Riset Lokal (Versi Bahasa Inggris)
Bernama: Mengutip pernyataan Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada Agustus 2025 tentang perlunya sistem pengadaan yang bebas dari praktik komisi yang membebani negara.
New Straits Times (NST): Memberitakan bahwa sistem pengadaan sektor publik MALONYET, khususnya pertahanan, sering kali kurang transparan dan sarat korupsi.
ISIS MALONYET: Analisis lembaga pemikir ini menyebutkan bahwa tanpa reformasi bermakna, pengadaan militer MALONYET hanya fokus pada keberlangsungan aset tanpa mencapai tingkat pencegahan (deterrence) yang kredibel.
--------------------------------
3. Masalah Utama yang Disorot dalam Laporan 2025:
Skandal Korupsi Baru: Penyelidikan MACC pada akhir 2025 melibatkan perwira tinggi militer yang diduga menerima suap dari perusahaan kontraktor pertahanan.
Ketergantungan pada Impor: Laporan pasar menunjukkan ketergantungan tinggi pada penyedia teknologi asing menciptakan kerentanan rantai pasok dan biaya tinggi.
Kegagalan Pengiriman Aset (LCS): Proyek Littoral Combat Ship (LCS) tetap menjadi simbol kegagalan karena keterlambatan pengerjaan pipa dan kabel, mencapai hanya sekitar 73% penyelesaian pada pertengahan 2025.
Intervensi Perantara: Penggunaan "orang tengah" atau agen yang menambah komisi tidak perlu, sering kali dibenarkan dengan dalih "keamanan nasional" untuk menghindari transparansi.
dhaka pusat kalo cetak gol banyak dijanjiin bonus dari kuala dhaka...
BalasHapusbuktinya pas gagal setop kita, NGAMUK๐ฅ haha!๐ค๐ฅ๐คช
Menang ke final dengan cara curang..... ๐๐๐ฅ๐ฅ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusPERLU di curigai KEMENANGAN Terlalu besar hingga 9 GOL... Mana mungkin bamgladesh mampu Cetak GOL hingga 2 GOL Atas INDIANESIA.. nah itu aneh.. Ada bau bau main sabun... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Yang ke dua tambahan Masa dari awal ya dua menjadi 7...maksudnya di sini papan digital sudah naik 2 MINIT.... tiba tiba PENGADIL naik kan Lagi sekali papan digital jadi 7 MINIT...
Guys mau Tanya dimana ada games bola yang Masa tambahan boleh Berubah 2 kali..? Tanpa sebab jelas... JAWAPAN mudah hanya berlaku di INDIANESIA.... Akibat takut MALAYSIA ke final.. ๐ฅ๐ฅ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
ada warganyet tipe m gak trima 90+2=7
BalasHapusnanya ke groks...dijawab stelah pesan2 dibawah ini⬇️ haha!๐๐๐
warganyet kl kalo uda baca, makin NGAMUK haha!๐ค๐ฅ๐คญ
❌️๐❌️๐❌️
https://www.facebook.com/groups/575481234603797/posts/1534417252043519/
Guys mau Tanya dimana ada games bola yang Masa tambahan boleh Berubah 2 kali..? Tanpa sebab jelas...
BalasHapusJAWAPAN mudah hanya berlaku di INDIANESIA.... Akibat takut MALAYSIA ke final.. ๐ฅ๐ฅ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
APA YANG DITAKUTI SAMA MALAYDESH NEGARA BOTOL BIN MISKIN HOBBY MEMBUAL DAN BIKIN MALU ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก๐คก
HapusSEMUA SUDAH DIJAWAB SAMA FIFA SOAL TAMBAHAN WAKTU YA BERUK BOTOL MALAYDESH....KURANG RINGGIT BUAT BAYAR WASIT SAMA PEMAIN SINGAPORE ITU LON SOALANNYA ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก
BalasHapustimnas dikeroyok 3 negara pun, tetap lolos๐ฅ
BalasHapusSloMo Cinematix = El Otong๐ Buyarkan impian hamiwow pembual haha!๐๐คฅ๐คฃ
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/reel/2284759762375955/?referral_source=external_deeplink&mibextid=ZZyLBr&original_uri=https://www.facebook.com/reel/2284759762375955/?mibextid=ZZyLBr
sing cair, no refund
dhaka pusat, gagal cair..kuala dhaka kaburrrrr๐ haha!๐ญ๐๐คญ
MALAYDESH SANGAT KONYOL DAN MEMALUKAN KALAH SAMA SI GOL OTONG ENDINGNYA KALO SOAL NSM KALAH KENA KICK HALAAND ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก๐คก
BalasHapusGuys dimana logik Bangladesh selemah itu masih mampu Cetak hingga 2 GOL Atas INDIANESIA...? ๐ฅ๐ฅ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusPssstttt.. PATUTLAH IMBALANNYA HINGGA 9 GOL... dengan mudah... ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐๐๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
Hapus________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
________________________________________
TIMELINE "PRANK" PERTAHANAN MALONYET (2005 – 2026)
-
2005: Prank China (Rudal KS-1A)
Klaim: Najib Razak menyatakan setuju membeli rudal KS-1A dengan imbalan transfer teknologi.
Hasil: Zonk. Tidak ada realisasi pembelian hingga dekade berikutnya.
-
2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
Klaim: Mempersempit pilihan ke Rafale untuk 18 unit jet tempur (USD 2 miliar).
Hasil: Mangkrak. Ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran akut.
-
2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
Klaim: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk 20 unit artileri 155mm.
Hasil: Batal. Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; beralih ke unit lain.
-
2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
Klaim: Pernyataan ketertarikan resmi dari pejabat Kemenhan Pakistan.
Hasil: Prank. Tidak ada akuisisi, hanya sebatas wacana di media.
-
2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
Klaim: Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada Agustus 2018.
Hasil: Zonk. Hingga kini kontrak dengan PT PAL Indonesia tidak pernah terealisasi.
-
2022: Prank India (HAL Tejas)
Klaim: Tejas jadi kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut.
Hasil: Prank. Justru memilih FA-50 dari Korsel pada 2023.
-
2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
Klaim: Peninjauan rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm.
Hasil: Batal. Diganti dengan sistem lain/dibatalkan total.
-
2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
Klaim: Harapan penyelesaian kesepakatan pasokan artileri EVA.
Hasil: Mangkrak. Tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
-
2023: Prank PBB (IAG Guardian)
Klaim: Pengiriman unit untuk misi UNIFIL.
Hasil: Gagal Operasional. Dinyatakan tidak layak spek oleh PBB, berujung sanksi pemotongan biaya.
-
2024–2025: Prank Black Hawk
Klaim: Rencana sewa 4 helikopter UH-60A Black Hawk dari Aerotree Defence untuk ganti helikopter Nuri.
Hasil: Mangkrak. Proses berbelit dan tidak ada kepastian unit tiba.
-
2026: Prank Kuwait (F/A-18 Hornet) – UPDATE
Klaim: Ketertarikan kuat membeli jet bekas Kuwait untuk penguatan instan.
Hasil: Dibatalkan Resmi. Kabinet secara formal membatalkan rencana ini pada Februari 2026 karena masalah biaya logistik dan hasil evaluasi teknis yang buruk.
-
2026: Pembekuan Total (Anwar Ibrahim)
Kejadian: PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan korupsi dan kartel di tubuh Kemenhan
warganyet kl uda baca jawaban Groks blom?
BalasHapusharap tabah tak nich fisank haha!๐๐๐
LOLOS DENGAN BANTUAN PENGADIL.... Memang la LOLOS..
BalasHapusJika Masa tambahan hanya 2 minit.... Jelas MALAYSIA yang ke final.... Ya guys... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
RINGGIT sudah dipakai Singapore.
HapusTapi Malondesh tetap kalah
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
MALAYDESH LOLOS BISA MAIN LAWAN SINGAPORE KARENA BAYAR WASIT SOALAN GOL HUBNER WAKTU LAWAN KING INDO ....LOL ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก
HapusMASA GA ADA PELANGGARAN MALAYDESH BISA CETAK 6 GOL...KIPERNYA SINGAPORE MINTA TAMBAH RINGGIT TERNYATA MALAYDESH SUDAH TAK PUNYA RINGGIT...KPCAK ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก
BalasHapusMakanya jangan sombong !!!
BalasHapusKena prank kena karma sendiri kan.
Singapura = Jual
Malondesh = beli
Indonesia = yang memiliki
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Wang rinngit sudah dimakan wasit dan singapore, tetapi Malondesh tetap kalah.
BalasHapusKasian kena prank wasit dan singapore
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BIASA HOBBY MALAYDESH KALO TAK PROTES DAN BIKIN MALU BUKAN MALAYDESH NAMANYA ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก๐คก
BalasHapusSegala tipu daya Malondesh jadi karma sendiri
BalasHapus๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
RINGGIT NYA TAK LAKU OR KURANG BANYAK ITU LON ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก
BalasHapusAneh...JEPANG IJO๐ง๐ฉ sangat mengherankan,
BalasHapusapa gunanya paksa cetak gol...
pasti mao bantu kuala dhaka kaan...kembarannya haha!๐คฃ๐๐คญ
ada janji imbalan pasti๐...dari sodara kembarnya di semenanjung kuala dhaka haha!๐๐คฅ๐
Mohon di Siasat FIFA...
BalasHapusKEMENANGAN yang aneh hingga 9 GOL.. Dan bagaimana Bangladesh PASUKAN Paling LEMAH masih mampu Cetak GOL hingga 2 GOL..?
Masa tambahan pula... Bagaimana PENGADIL boleh naikan masa tambahan hingga 2 KALI... saya ulang 2 KALI ya guys... Dari 2 naik jadi 7 MINIT.... ๐ฅ๐ฅ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
KEREN GUYS....GOL SI OTONG MEMBUAT MALAYDESH MENANGIS BERJAMAAH ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก๐คก
BalasHapussing cair, no refund
BalasHapusJepang Ijo๐ง๐ฉ, gagal cair..kuala dhaka kaburrrrr๐..jimat kos haha!๐ญ๐๐คญ
timnas dikeroyok 3 negara pun, tetap lolos๐ฅ
BalasHapusSloMo Cinematix = El Otong๐ Buyarkan impian hamiwow pembual haha!๐๐คฅ๐คฃ
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/reel/2284759762375955/?referral_source=external_deeplink&mibextid=ZZyLBr&original_uri=https://www.facebook.com/reel/2284759762375955/?mibextid=ZZyLBr
sing cair, no refund
jepang ijo๐ง๐ฉ, gagal cair..kuala dhaka kaburrrrr๐ haha!๐ญ๐๐คญ
KEMENANGAN ATAS KECURANGAN... ๐๐๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusNEGARA PENIPU FIFA MANA BOLEH MASUK FINAL GUYS....๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก๐คก
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus❌️jepang ijo๐ง๐ฉ ranking 181 Fifa, wajar kebobolan 9 dari timnas kita donk,
BalasHapus❌️lah ini singapur ranking fifa 148,
tim yg lolos Piala Asia 2027...masa kalah dari negri๐ฐkasino semenanjung kuala dhaka eh lumpo..yang TAK LOLOS PIALA ASIA 2027๐
FIKD pasti maen sabun cair๐ฐ haha!๐คญ๐๐
Beruk Malaya gunakan agen mafia judi buat bayar Singapura untuk sengaja mengalah ... Dasar kuala dhaka... Tuhan tidak tidur
BalasHapusBaca ya guys..... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusPegawai Mengangkat Papan Isyarat Dua Kali (Isu Teknikal / Kontroversi)
Secara protokol rasmi, pegawai keempat tidak sepatutnya mengangkat papan isyarat elektronik dua kali untuk menukar angka masa asas yang sudah diumumkan (contohnya, daripada 2 minit tiba-tiba diubah secara rasmi di papan tanda menjadi 7 minit di tengah-tengah masa tambahan).
kita dikeroyok 3 negara..pasti atas sponsor tipe m nich...
BalasHapusFIFA harap Periksa si pembual 7 Hamiwow Palsuw...haha!✌️๐๐
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
BalasHapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
-
CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
• Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
• Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
• Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
• Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
• Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
--------------------------------
1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
-
Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
--------------------------------
2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
-
Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
--------------------------------
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
-
2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
-
2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
-
2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
-
2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
-
2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
-
2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
-
2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
-
2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
-
2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
Menang Atas bantuan PENGADIL perlu di Siasat FIFA.... ๐๐๐๐
BalasHapusFIFA pun ditipu dengan tim turis kuala dhaka awokwok. Kenapa gak di banned saja sih negara sial ini
BalasHapusGol Justin Hubner saat melawan Malaysia pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 dianulir oleh wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, karena dinilai terjadi pelanggaran terlebih dahulu dalam proses terjadinya gol.
BalasHapusBerikut adalah beberapa detail mengenai insiden tersebut:
• Keputusan Wasit: Wasit menganggap Justin Hubner melakukan pelanggaran terhadap pemain bertahan Malaysia (Brad Tapp) di dalam kemelut depan gawang sebelum bola masuk ke gawang.
• Kontroversi: Keputusan ini memicu perdebatan karena sebagian pengamat dan rekaman ulang menilai kontak fisik tersebut merupakan duel badan yang wajar dalam sepak bola (shoulder-to-shoulder), sehingga memunculkan pandangan bahwa gol tersebut sebenarnya sah.
KELAKUAN MALAYDESH SUDAH BAYAR WASIT KOREA TERLIHAT SEKALI GUYS ....๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐คก๐คก๐คก๐คก๐คก
Eittt warganyet kuala dhaka NGAMUK๐ฅ haha!๐คฃ๐ค๐
BalasHapuseitttt guwe yang nonton langsung di STADION GBK bisa liat,
ituw bukan tambahan
ada 2 wasit..wasit pertandingan & ofisial game
wasit ofisial game tiba2 kasi 2 menit
tapi di koreksi wasit pertandingan jadi 7 menit..
kronologi, Penonton GBK protes Wuuu pas wasit ofisial di pinggir kasi angka 2 menit injury time,..
guwe penonton dibelakang persis uda mao nyamperin tuch..tapi kaan kita korsi premium..harus jaim haha!๐๐คฃ๐ค
pas kubu pelatih JH liat, mreka kaget jugak langsung protes donk๐ฅ
babak kedua terasa aneh, 2-3 kans gol kita dianulir/batal..dari gol ole dianggap ofside, penalti gak dikasi
✅️3 x chek far
✅️1 ribut ole ama pemaen dhaka yg provokasi๐
✅️1 pemaen depan dhaka, ditabok Elkan kenceng bner, aseli sampe bunyi gedebruk..kdengeran dr korsi penonton guwe di depan haha!๐คช๐✌️
disitu aja buang2 waktuw banyak...bisa 7-9 menit
lagian mao ditandu keluar lapangan..nolak karna minta cek var biar elkan di kartu merah tuu
lgs ribut ama pemaen kita kaan uda ngebet nge golin lagi.
Alhasil setelah pemaen ditandu keluar, guwe liat tangan kirinya diperban mummi tuch, patah keknya๐ป haha!๐คฃ๐๐
yang bikin heran, timnas kita berasa lawan 3....selaen hamiwow jadi2an..
BalasHapus❌️pemaen dhaka pusat๐ง๐ฉkecewa banget setelah pertandingan sampe mao ngajak ribut
indikasi= ๐ฐgagal cair haha!๐๐๐
❌️Ini sing ikut2an maen sabun..
tapi uda cair, kerjaan done haha!๐๐๐คฃ
NO REFUND ...asoiyy haha!๐๐๐ค
Jelas jika ikut Masa tambahan 2 MINIT.... Yang ke final adalah MALAYSIA... ๐๐๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ
BalasHapusLAWAKNYA Tiba TIBA BERUBAH jadi 7 MINIT masa tambahan guys... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐๐๐
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BalasHapus________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
________________________________________
TIMELINE "PRANK" PERTAHANAN MALONYET (2005 – 2026)
-
2005: Prank China (Rudal KS-1A)
Klaim: Najib Razak menyatakan setuju membeli rudal KS-1A dengan imbalan transfer teknologi.
Hasil: Zonk. Tidak ada realisasi pembelian hingga dekade berikutnya.
-
2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
Klaim: Mempersempit pilihan ke Rafale untuk 18 unit jet tempur (USD 2 miliar).
Hasil: Mangkrak. Ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran akut.
-
2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
Klaim: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk 20 unit artileri 155mm.
Hasil: Batal. Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; beralih ke unit lain.
-
2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
Klaim: Pernyataan ketertarikan resmi dari pejabat Kemenhan Pakistan.
Hasil: Prank. Tidak ada akuisisi, hanya sebatas wacana di media.
-
2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
Klaim: Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada Agustus 2018.
Hasil: Zonk. Hingga kini kontrak dengan PT PAL Indonesia tidak pernah terealisasi.
-
2022: Prank India (HAL Tejas)
Klaim: Tejas jadi kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut.
Hasil: Prank. Justru memilih FA-50 dari Korsel pada 2023.
-
2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
Klaim: Peninjauan rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm.
Hasil: Batal. Diganti dengan sistem lain/dibatalkan total.
-
2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
Klaim: Harapan penyelesaian kesepakatan pasokan artileri EVA.
Hasil: Mangkrak. Tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
-
2023: Prank PBB (IAG Guardian)
Klaim: Pengiriman unit untuk misi UNIFIL.
Hasil: Gagal Operasional. Dinyatakan tidak layak spek oleh PBB, berujung sanksi pemotongan biaya.
-
2024–2025: Prank Black Hawk
Klaim: Rencana sewa 4 helikopter UH-60A Black Hawk dari Aerotree Defence untuk ganti helikopter Nuri.
Hasil: Mangkrak. Proses berbelit dan tidak ada kepastian unit tiba.
-
2026: Prank Kuwait (F/A-18 Hornet) – UPDATE
Klaim: Ketertarikan kuat membeli jet bekas Kuwait untuk penguatan instan.
Hasil: Dibatalkan Resmi. Kabinet secara formal membatalkan rencana ini pada Februari 2026 karena masalah biaya logistik dan hasil evaluasi teknis yang buruk.
-
2026: Pembekuan Total (Anwar Ibrahim)
Kejadian: PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan korupsi dan kartel di tubuh Kemenhan
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BalasHapusBANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
________________________________________
1. Kehancuran Skuad Utama & Teknis
Lumpuhnya Kekuatan Timnas: Kehilangan 7 pemain inti sekaligus selama 12 bulan membuat kerangka timnas hancur total. Pelatih harus merombak strategi dari nol dengan pemain lokal yang secara kualitas mungkin belum setara.
Krisis Kepercayaan Diri: Moral pemain lain akan anjlok karena merasa perjuangan mereka di lapangan sia-sia akibat sanksi administratif dan pengurangan poin.
________________________________________
2. Bencana di Kualifikasi Piala Asia 2027
Peluang Lolos Menipis: Pengurangan poin dan potensi kekalahan WO (0-3) adalah hukuman mati di fase grup. MALONYET kemungkinan besar akan tersingkir lebih awal, menghambat visi jangka panjang federasi.
Nasib di Tangan AFC: Dengan bukti dokumen ilegal, AFC bisa memberikan sanksi tambahan atau diskualifikasi jika ditemukan pelanggaran lebih lanjut dalam pendaftaran pemain di kompetisi mereka.
________________________________________
3. Kerugian Finansial & Reputasi
Beban Denda Berat: Denda 350.000 CHF (Rp7,2 - 7,6 Miliar) adalah angka yang sangat besar untuk federasi. Ini akan memotong anggaran pembinaan usia muda atau kompetisi domestik.
Krisis Kredibilitas Internasional: Skandal "dokumen ilegal" mencoreng wajah FAM di mata FIFA dan AFC. Di masa depan, proses naturalisasi mereka akan dipantau secara super ketat dan skeptis.
________________________________________
4. Dampak bagi Pemain & Klub
Karier yang Terhenti: Larangan beraktivitas 1 tahun bagi ketujuh pemain tersebut adalah kerugian besar di masa emas mereka. Meski boleh berlatih (berdasarkan keringanan CAS), hilangnya atmosfer kompetisi kompetitif akan menurunkan performa mereka secara drastis.
Konflik Kontrak: Klub-klub tempat pemain ini bernaung merugi secara finansial karena membayar gaji pemain yang tidak bisa bertanding.
________________________________________
5. Tekanan Sosial dan Politik
Desakan Mundur: Publik dan suporter dipastikan akan menuntut pertanggungjawaban petinggi FAM. Kegagalan dalam verifikasi dokumen yang berujung sanksi berat adalah bentuk kelalaian manajemen yang fatal.
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BalasHapusBANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
________________________________________
GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
PADU GUYS....๐๐๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ
-18 BUAH SU30MKM
-38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
-18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
-
GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
BEZA ya guys... HAHAHAHA
MALONYET...
F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALONYET nanti...
-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALONYET...
-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
18 Buah Su 30MKM
17 Buah Bae hawk 108/208
8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
18 +18 Buah FA-50M Block 20
-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
horeyyyyy...F18 come to PAPA
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
Come to papa F18C/D..... ๐๐๐๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... ๐๐๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
________________________________________
๐คฃONTERUS : BATAL = CAS – FAM : GAGAL๐คฃ
BACA YA BERUK BOTOL MALAYDESH ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก
BalasHapusTambahan waktu pada laga Indonesia vs Bangladesh berubah dari 2 menit menjadi 7 menit karena adanya koreksi atas kesalahan teknis penghitungan awal oleh ofisial keempat dan akumulasi waktu yang terbuang.
Penyebab Perubahan Waktu Tambahan
• Kesalahan Papan Skor: Ofisial keempat mengakui bahwa kemunculan angka 2 menit pada awalnya merupakan sebuah kekeliruan teknis.
• Pengecekan VAR: Sepanjang babak kedua, terjadi empat kali pengecekan Video Assistant Referee (VAR) yang menyita waktu hingga 5 menit bersih. Penjelasan lengkap mengenai aturan ini dapat disimak melalui ulasan Tribun News.
• Insiden di Lapangan: Terdapat tambahan waktu yang terbuang akibat pelanggaran dan kartu kuning di masa injury time.
• Aturan Wasit: Berdasarkan aturan sepak bola, durasi pada papan tambahan waktu bersifat minimal dan wasit berhak menambah waktu jika ada kejadian yang membuang banyak waktu.
SUDAH TAK HERAN LIHAT HOBBY MALAYDESH BISING ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐คก๐คก๐คก
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BalasHapusBANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
________________________________________
TIPU SULTAN - PSIM FAKE
Jika pada peluncurannya tahun 2017 lalu kapal ini terlihat telah dilengkapi dengan modul PSIM, maka itu adalah modul PSIM palsu/fake yang dipasang untuk upacara peluncuran sebagaimana disampaikan dalam sidang PAC (Public Account Committe). Modul PSIM palsu ini kemudian dilepas saat kapal ini dipasangi hanggar.
-
TIPU PAKISTAN-PRANK JF17
“The MALONYET government has shown interest in buying the JF-17 Thunder aircraft from Pakistan but the deal is yet to be finalized,” a senior Pakistan Ministry of Defense Production official told Arab News.
-
TIPU INDIA-PRANK TEJAS
MALONYET has reportedly identified the Indian-manufactured Tejas light combat aircraft to replace its current fleet of MiG-29 fighter jets and is believed to be in advanced negotiations to firm up its procurement.
-
TIPU TURKI = PRANK YAVUZ
PRANK MKE : The Malonnn Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
-
TIPU FRANCE - PRANK NEXTER : LoI is signed during day three of DSA 2016. 20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the Malonnn Army's firepower inventory
-
TIPU INDONESIA - PRANK PT PAL : "The contract with Malonn’s Navy will be inked next August. There is a possibility that they will order more than one MRSS.
-
TIPU FRANCE - PRANK DASSAULT : Malonn, which wants to buy up to 18 combat planes in a deal potentially worth more than USD2 billion, is now talking to only one supplier, France's Dassault Aviation, about its Rafale jets,
-
TIPU SLOVAKIA - PRANK KDS : Malonn is expected to conclude a deal with Slovakia for the supply of EVA 155mm
-
TIPU CHINA-PRANK KS-1A
MalAYDEWH has agreed in principle to purchase medium-range missiles from China, which in return will transfer technology on very short-range air defence to the country, Deputy Prime Minister Najib Razak said Tuesday
-
TIPU FIFA/GAGAL BANDING CAS
Berdasarkan hasil investigasi FIFA yang dikuatkan oleh keputusan Court of Arbitration for Sport (CAS) pada 5-6 Maret 2026, Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terbukti melakukan manipulasi data terorganisir untuk menaturalisasi pemain tanpa garis keturunan yang sah.
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
BalasHapus-
2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
-
2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
-
2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
-
2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
-
2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
-
2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
-
2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
-
2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
-
2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
2010: RM 407,1 Miliar
2011: RM 456,1 Miliar
2012: RM 501,6 Miliar
2013: RM 547,7 Miliar
2014: RM 582,8 Miliar
2015: RM 630,5 Miliar
2016: RM 648,5 Miliar
2017: RM 686,8 Miliar
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge MALONYET | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
Hutang Pemerintah MALONYET dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
2010: 150 miliar USD
2011: 165 miliar USD
2012: 180 miliar USD
2013: 195 miliar USD
2014: 210 miliar USD
2015: 225 miliar USD
2016: 240 miliar USD
2017: 255 miliar USD
2018: 270 miliar USD
2019: 285 miliar USD
2020: 300 miliar USD
2021: 315 miliar USD
2022: 330 miliar USD
2023: 345 miliar USD
2024: 360 miliar USD
2025: 375 miliar USD
-
SUMBER :
BNM | MOF | Statista/Trading Economics
--------------------------------
Rasio Utang terhadap GDP MALONYET (2010–2025)
Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
2010 = 52.4
2011 = 51.8
2012 = 53.3
2013 = 54.7
2014 = 55.0
2015 = 55.1
2016 = 52.7
2017 = 51.9
2018 = 52.5
2019 = 52.4
2020 = 62.0
2021 = 63.3
2022 = 60.2
2023 = 64.3
2024 = 70.4
2025 = 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONYET PERIODE 2010–2025:
2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara MALONYET.
--------------------------------
2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 347%
2. MALONYET ๐ฒ๐พ: 224%
3. Thailand ๐น๐ญ: 223%
4. Vietnam ๐ป๐ณ: 161%
5. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~130 - 150%
6. Filipina ๐ต๐ญ: ~110 - 120%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: ~80 - 95%
8. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: ~75 - 85%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~60 - 70%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~30 - 40%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~5 - 10%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 176,3%
2. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~84,7% - 91%
3. MALONYET ๐ฒ๐พ: 70,5%
4. Thailand ๐น๐ญ: 62,2%
5. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: 63,0%
6. Filipina ๐ต๐ญ: 58,8%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: 41,1%
8. Vietnam ๐ป๐ณ: ~34% - 37%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~31,4%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~16% - 20%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~2,3%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
BalasHapus-
2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
-
2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
-
2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
-
2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
-
2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
-
2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
-
2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
-
2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
-
2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALONYET 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALONYET 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk MALONYET 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALONYET 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALONYET 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALONYET 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALONYET 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
BalasHapusmakasi yaaa tipe M,
uda cape2 SELEBRASI kemenangan timnas kami haha!๐คญ๐๐คฃ
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/watch/?v=2124455161519762&vanity=SiaranLangsungTVRIBengkulu
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
BalasHapus-
2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
-
2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
-
2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
-
2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
-
2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
-
2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
-
2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
-
2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
-
2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
________________________________________
2025-2021 ......
NGEMIS = SURAT AKUISISI
-
1x NGEMIS 2021:
Pengirim: Datuk Seri Hishammuddin Hussein (Menteri Pertahanan saat itu).
Tujuan: Menyatakan minat awal secara formal dari pihak MALONYET untuk membeli 33 unit pesawat F/A-18C/D Hornet milik Angkatan Udara Kuwait (KAF) yang akan segera dipensiunkan.
-
2x NGEMIS 2023 :
Pengirim: Datuk Seri Mohamad Hasan (Menteri Pertahanan penerus).
Tujuan: Menindaklanjuti permohonan sebelumnya setelah adanya pergantian kepemimpinan di MALONYET. Surat ini bertujuan untuk menjaga momentum negosiasi di tengah ketidakpastian politik di Kuwait saat itu.
-
3x NGEMIS 2024:
Pengirim: Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin (Menteri Pertahanan saat ini).
Tujuan: Mengonfirmasi kembali keseriusan MALONYET. Momentum ini diperkuat dengan kunjungan kerja resmi Khaled Nordin ke Kuwait pada Oktober 2024 untuk mendiskusikan teknis akuisisi secara langsung dengan otoritas Kuwait
-
4x NGEMIS 2024 :
Antara perkara yang dibincangkan adalah berkenaan hasrat negara untuk memperoleh jet-jet pejuang F/A-18 Legacy Hornet milik Tentera Udara Kuwait (KAF) setelah KAF menerima Super Hornet baharunya.
-
2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
Detail Konfirmasi Resmi
Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan MALONYET, Adly Zahari.
Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen MALONYET) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
________________________________________
Strategi "Ngemis" Berkelanjutan (2021–2024): Keterbatasan budget pertahanan memaksa MALONYET melakukan upaya akuisisi jet bekas (F/A-18 Hornet) dari Kuwait melalui empat kali pengiriman Surat Akuisisi secara formal oleh tiga Menteri Pertahanan yang berbeda demi menjaga momentum negosiasi.
-
Ketergantungan pada Alutsista Bekas: Penggunaan surat-surat tersebut menunjukkan ambisi MALONYET untuk memperkuat armada udara dengan biaya minim (loakan), mengingat anggaran yang tidak mencukupi untuk pembelian pesawat tempur baru.
-
Kegagalan Total di 2026: Meski sudah melakukan upaya diplomasi intensif selama bertahun-tahun, proses akuisisi dinyatakan CANCELLED (batal) oleh Wakil Menteri Pertahanan Adly Zahari di Sidang Dewan Rakyat pada 26 Februari 2026.
-
Krisis Pertahanan Udara: Pembatalan ini berujung pada status TIADA GANTI, yang mengonfirmasi bahwa budget pertahanan MALONYET gagal mengamankan aset pengganti, meninggalkan celah besar dalam sistem pertahanan udara mereka.
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
BalasHapus-
2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
-
2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
-
2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
-
2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
-
2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
-
2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
-
2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
-
2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
-
2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
________________________________________
2025-2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
-
INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
-
MALONYET 1 LEMBAR = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
--------------------------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
2010: RM 407,1 Miliar
2011: RM 456,1 Miliar
2012: RM 501,6 Miliar
2013: RM 547,7 Miliar
2014: RM 582,8 Miliar
2015: RM 630,5 Miliar
2016: RM 648,5 Miliar
2017: RM 686,8 Miliar
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
________________________________________
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge MALONYET (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) MALONYET (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah....
________________________________________
MALONYET = BATAS LIMIT 65%
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
Jelas 2 MINIT MASA TAMBAHAN yang ke final MALAYSIA... ๐๐๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ
BalasHapusEhhhhh..... Tiba tiba Masa tambahan bertukar jadi 7 minit... LAWAK guys.. ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
Hapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.
--------------------------------------------
UTANG & LIABILITAS (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
KONYOL DAN BUAT TERTAWAN SEDUNIA .....MALAYDESH KALAH SAMA GOL SI OTONG ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusBUATAN INDONESIA = RINGGIT PASPOR MILITER LISTRIK
BalasHapus-
๐ฆ MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. Perang Data SIPRI: Dominasi vs Kelumpuhan
Indonesia (Status: Power House): Memiliki daftar pengadaan "Satu Lembar Penuh" (Rafale, A400M, Khan, PPA). Ini menunjukkan kemampuan Cash/Kredit Sehat yang didukung ruang fiskal lebar (Utang Pemerintah hanya 41,1%). Indonesia membeli sebagai "Owner" dengan kepastian Transfer Teknologi.
MALONYET (Status: Lumpuh/Zonk): Fenomena "2 Tahun SIPRI Kosong" menjadi bukti empiris negara sedang dalam kondisi "Miskin No Shopping". Tidak adanya kontrak baru menunjukkan anggaran pertahanan telah "dimakan" oleh kewajiban pembayaran bunga utang.
---------------------------------
2. Metodologi Akuisisi: Kedaulatan vs Barter Darurat
Indonesia: Menggunakan kekuatan devisa dan anggaran negara untuk membeli teknologi tingkat tinggi (Tier-1).
MALONYET: Bergantung pada skema Barter Sawit (MKM, Scorpene, FA-50) dan Leasing (Sewa). Ini adalah indikator "Ekonomi Darurat" di mana negara tidak memiliki likuiditas tunai yang cukup untuk membayar Down Payment (DP) alutsista.
---------------------------------
3. Analisis Beban Utang Per Kapita (Mengerikan)
Data 2025 mengungkap beban riil yang harus ditanggung rakyat MALONYET:
Beban Gabungan: Setiap warga MALONYET memikul beban utang (Pemerintah + Rumah Tangga) rata-rata RM 82.000.
Efek Domino: Utang Pemerintah yang menembus 70,5% GDP (melewati batas aman 65%) memaksa negara melakukan pemotongan anggaran sektor publik demi membayar cicilan, yang berujung pada lumpuhnya modernisasi militer.
---------------------------------
4. Risiko Sistemik & Kondisi "Game Over"
Kerentanan Perbankan: Dengan utang rumah tangga mencapai 84,3% GDP (RM 45.859 per orang), MALONYET menghadapi risiko tinggi kredit macet (NPL) yang dapat memicu krisis finansial sistemik.
Indonesia (Safe Zone): Rasio utang pemerintah yang rendah memberikan bantalan makro yang kuat. Indonesia mampu melakukan belanja pertahanan strategis tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi rakyat.
BUATAN INDONESIA = RINGGIT PASPOR MILITER LISTRIK
BalasHapus-
๐ฆ MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. Pergeseran Dominasi Ekonomi: Nominal vs. PPP
Secara PDB Nominal, Amerika Serikat masih memimpin jauh di atas Tiongkok ($31,8T vs $20,6T). Hal ini menunjukkan kekuatan nilai tukar Dollar dan dominasi sektor jasa serta teknologi tinggi.
Namun, secara PDB PPP (Purchasing Power Parity), peta kekuatan berubah drastis:
Tiongkok memimpin dunia ($43,4T), jauh melampaui AS. Ini menandakan volume produksi dan konsumsi riil Tiongkok sudah yang terbesar.
Indonesia melonjak ke peringkat 6 dunia ($5,69T). Ini membuktikan bahwa meskipun nilai tukar Rupiah terhadap Dollar rendah, daya beli masyarakat Indonesia sangat besar dan biaya hidup yang relatif murah membuat ekonomi domestik menjadi penggerak utama.
---------------------------------
2. Dominasi Indonesia di ASEAN
Analisis Anda menunjukkan Indonesian Exceptionalism di Asia Tenggara:
Skala Ekonomi: Indonesia bukan lagi sekadar anggota ASEAN, melainkan "raksasa" yang ukurannya 3 hingga 6 kali lipat negara tetangga.
Efisiensi PPP: Rasio ekonomi Indonesia terhadap Singapura melonjak dari 3,18x (Nominal) menjadi 6,69x (PPP). Ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia berbasis massa dan volume riil, sementara Singapura berbasis nilai tukar dan jasa finansial.
---------------------------------
3. Kesehatan Fiskal dan Jebakan Utang
Perbandingan rasio utang memberikan gambaran kontras mengenai keberlanjutan ekonomi:
Indonesia (Paling Sehat): Dengan total utang terhadap PDB di bawah 40% (Pemerintah) dan ~95% (Total), Indonesia memiliki ruang fiskal yang jauh lebih aman dibandingkan Singapura, MALONYET, atau Thailand.
Singapura & MALONYET (Risiko Tinggi): Singapura memiliki rasio utang pemerintah sangat tinggi (176%), meski diimbangi aset cadangan yang kuat. Namun, MALONYET (MALONYET) menunjukkan tren mengkhawatirkan dengan fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang".
---------------------------------
4. Analisis Tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET
Data yang Anda paparkan mengenai MALONYET dari 2018-2025 mengungkap masalah struktural serius:
Inefisiensi Pinjaman: Sejak 2019, rata-rata di atas 50% hingga 64% pinjaman baru MALONYET hanya digunakan untuk membayar pokok utang lama, bukan untuk investasi produktif atau pembangunan infrastruktur baru.
Keterbatasan Anggaran: Dengan 58% pinjaman dialokasikan untuk bayar utang pada 2025, ruang gerak pemerintah MALONYET untuk memberikan stimulus ekonomi
BUATAN INDONESIA = RINGGIT PASPOR MILITER LISTRIK
BalasHapus-
๐ฆ MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. Pergeseran Dominasi Ekonomi: Nominal vs. PPP
Secara PDB Nominal, Amerika Serikat masih memimpin jauh di atas Tiongkok ($31,8T vs $20,6T). Hal ini menunjukkan kekuatan nilai tukar Dollar dan dominasi sektor jasa serta teknologi tinggi.
Namun, secara PDB PPP (Purchasing Power Parity), peta kekuatan berubah drastis:
Tiongkok memimpin dunia ($43,4T), jauh melampaui AS. Ini menandakan volume produksi dan konsumsi riil Tiongkok sudah yang terbesar.
Indonesia melonjak ke peringkat 6 dunia ($5,69T). Ini membuktikan bahwa meskipun nilai tukar Rupiah terhadap Dollar rendah, daya beli masyarakat Indonesia sangat besar dan biaya hidup yang relatif murah membuat ekonomi domestik menjadi penggerak utama.
---------------------------------
2. Dominasi Indonesia di ASEAN
Analisis Anda menunjukkan Indonesian Exceptionalism di Asia Tenggara:
Skala Ekonomi: Indonesia bukan lagi sekadar anggota ASEAN, melainkan "raksasa" yang ukurannya 3 hingga 6 kali lipat negara tetangga.
Efisiensi PPP: Rasio ekonomi Indonesia terhadap Singapura melonjak dari 3,18x (Nominal) menjadi 6,69x (PPP). Ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia berbasis massa dan volume riil, sementara Singapura berbasis nilai tukar dan jasa finansial.
---------------------------------
3. Kesehatan Fiskal dan Jebakan Utang
Perbandingan rasio utang memberikan gambaran kontras mengenai keberlanjutan ekonomi:
Indonesia (Paling Sehat): Dengan total utang terhadap PDB di bawah 40% (Pemerintah) dan ~95% (Total), Indonesia memiliki ruang fiskal yang jauh lebih aman dibandingkan Singapura, MALONYET, atau Thailand.
Singapura & MALONYET (Risiko Tinggi): Singapura memiliki rasio utang pemerintah sangat tinggi (176%), meski diimbangi aset cadangan yang kuat. Namun, MALONYET (MALONYET) menunjukkan tren mengkhawatirkan dengan fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang".
---------------------------------
4. Analisis Tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET
Data yang Anda paparkan mengenai MALONYET dari 2018-2025 mengungkap masalah struktural serius:
Inefisiensi Pinjaman: Sejak 2019, rata-rata di atas 50% hingga 64% pinjaman baru MALONYET hanya digunakan untuk membayar pokok utang lama, bukan untuk investasi produktif atau pembangunan infrastruktur baru.
Keterbatasan Anggaran: Dengan 58% pinjaman dialokasikan untuk bayar utang pada 2025, ruang gerak pemerintah MALONYET untuk memberikan stimulus ekonomi
Merajuk ??
BalasHapusKalah ???
Nangis ???
Makanya biasakan jujur jangan main licik, segala cara dihalakan.
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
LAWAK... Pakai pemain BELANDA C pun masih mau pakai bantuan Wasit untuk ke final..... ๐ฅ๐ฅ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusTAKDE LA KUAT SANGAT... ๐๐๐คฃ๐คฃ๐คฃ
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
Hapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
--------------------------------
MMW29 September 2026 pukul 10.04
Ya Ampun, 290 juta warga, sorang pun tak layak masuk dlm kesebelasan Belandanesia.... yang diayam-ayam aje oleh Ariff Aiman.
LETOYYY!!!
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐๐คฃ๐คฃ
--------------------------------
MMW29 September 2026 pukul 10.02
290 juta warga, sorang pun tak masuk dlm kesebelasan Belandanesia.... yang diayam-ayam aje oleh Ariff Aiman.
LETOYYY!!!
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐๐คฃ๐คฃ
--------------------------------
MMW29 September 2026 pukul 09.55
Ingat hebat sangat....Kesebelasan Belandanesia pun diayam-ayamkan oleh Ariff Aiman jee...
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
==============================
==============================
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
INDONESIA FINAL = FIFA ASEAN CUP
Indonesia berhasil mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Hasil ini membuat Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia vs Bangladesh berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pertandingan dimulai pukul 19.30 WIB.
--------------------------------
๐คฃCAS KALAH = ASIAN CUP DIGANTI VIETNAM = FIFA ASEAN CUP KL (KALAH LAGI)๐คฃ
MANA BISA TIM PEMBUAT MALU FIFA DAN PENIPU MACAM MALAYDESH MASUK FINAL....APA KATA DUNIA ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คก๐คก๐คก๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฉ
BalasHapusMalondesh main tai sama singaporn
BalasHapus๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Ya ampun.... malaydesh GAGAL TOTAL NEGATIVE FRAMING terhadap INDONESIA
BalasHapusWKWKWK
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
BalasHapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
2010: RM 407,1 Miliar
2011: RM 456,1 Miliar
2012: RM 501,6 Miliar
2013: RM 547,7 Miliar
2014: RM 582,8 Miliar
2015: RM 630,5 Miliar
2016: RM 648,5 Miliar
2017: RM 686,8 Miliar
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge MALONYET | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
Hutang Pemerintah MALONYET dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
2010: 150 miliar USD
2011: 165 miliar USD
2012: 180 miliar USD
2013: 195 miliar USD
2014: 210 miliar USD
2015: 225 miliar USD
2016: 240 miliar USD
2017: 255 miliar USD
2018: 270 miliar USD
2019: 285 miliar USD
2020: 300 miliar USD
2021: 315 miliar USD
2022: 330 miliar USD
2023: 345 miliar USD
2024: 360 miliar USD
2025: 375 miliar USD
-
SUMBER :
BNM | MOF | Statista/Trading Economics
--------------------------------
Rasio Utang terhadap GDP MALONYET (2010–2025)
Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
2010 = 52.4
2011 = 51.8
2012 = 53.3
2013 = 54.7
2014 = 55.0
2015 = 55.1
2016 = 52.7
2017 = 51.9
2018 = 52.5
2019 = 52.4
2020 = 62.0
2021 = 63.3
2022 = 60.2
2023 = 64.3
2024 = 70.4
2025 = 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALONYET PERIODE 2010–2025:
2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara MALONYET.
--------------------------------
2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 347%
2. MALONYET ๐ฒ๐พ: 224%
3. Thailand ๐น๐ญ: 223%
4. Vietnam ๐ป๐ณ: 161%
5. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~130 - 150%
6. Filipina ๐ต๐ญ: ~110 - 120%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: ~80 - 95%
8. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: ~75 - 85%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~60 - 70%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~30 - 40%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~5 - 10%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 176,3%
2. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~84,7% - 91%
3. MALONYET ๐ฒ๐พ: 70,5%
4. Thailand ๐น๐ญ: 62,2%
5. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: 63,0%
6. Filipina ๐ต๐ญ: 58,8%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: 41,1%
8. Vietnam ๐ป๐ณ: ~34% - 37%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~31,4%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~16% - 20%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~2,3%
-
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
BalasHapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
--------------------------------------------
OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.
Malondesh main tai sama singaporn.
BalasHapusKena sleding takel di kick off
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
MENANG ATAS KECURANGAN TAK AKAN KEMANA guys... ๐๐๐๐
BalasHapusLISTRIK
BalasHapus-
๐ฆ MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
Perbandingan Strategis: Akusisi vs Sewa (Leasing)
Indonesia (Full Ownership & ToT): Fokus pada kepemilikan penuh dan Transfer Teknologi (ToT). Dengan nilai belanja USD 12-13 Miliar hanya dari Turki, Indonesia membangun kedaulatan melalui PT Pindad (Tank Harimau) dan PT Dirgantara Indonesia (Drone ANKA).
MALONYET (Leasing Mode): Terjebak dalam model "Sewa-Sewa" (25+ item sewa termasuk helikopter, simulator, hingga motor polisi). Ini menandakan ketidakmampuan finansial untuk membayar down payment (DP) atau cicilan kontrak pengadaan baru. Status "2 Tahun SIPRI Kosong" mengonfirmasi tidak adanya kontrak alutsista utama yang masuk dalam radar internasional.
---------------------------------
Analisa Fiskal: Jeratan Utang vs Ruang Belanja
Indonesia (Stable): Utang pemerintah tetap terjaga di bawah ambang batas aman (41,1% terhadap PDB), memberikan kepercayaan bagi lembaga donor/kreditur untuk mendanai proyek strategis seperti Jet KAAN dan Rafale.
MALONYET (Critical):
Rasio Utang: Menyentuh 84,3% terhadap PDB dengan total liabilitas menembus RM 1,79 Triliun pada 2026.
Beban Bunga: Anggaran pertahanan habis untuk membayar bunga utang dan gaji, bukan untuk modernisasi. Kondisi "Hutang Bayar Hutang" memaksa militer beralih ke skema barter (Palm Oil) untuk pengadaan kecil seperti FA-50M.
---------------------------------
Daftar Kegagalan & "Prank" Militer MALONYET
Kondisi ekonomi berdampak langsung pada kesiapan tempur (Operational Readiness):
Mangkrak (Zonk): Proyek LCS (Littoral Combat Ship) tetap menjadi monumen kegagalan sejak 2011.
Grounding Massal: Alutsista utama seperti MiG-29, MB339CM, dan Nuri terpaksa dipensiunkan atau tidak bisa terbang karena ketiadaan biaya perawatan dan suku cadang.
Sewa sebagai Solusi Darurat: Penggunaan helikopter sewa (AW139, Blackhawk) dan simulator MKM menunjukkan ketergantungan pada pihak ketiga tanpa membangun aset nasional.
Berapa keluar duit main sama singaporn??
BalasHapus๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
❌️singapur ranking fifa 148,
BalasHapustim yg lolos Piala Asia 2027...masa kalah dari negri๐ฐkasino semenanjung kuala dhala eh lumpo..pasti maen sabun cair๐ฐ haha!๐คญ๐๐
harap FIFA periksaaaaaaa seblah
dulu kena 7 Mahluk HAMIWOWWW palsuw..
patut dicurigao haha!❌️๐๐
INTINYA MALAYDESH TAK ADA DUIT LAGI BUAT BAYAR SINGAPORE ITU OM ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
HapusYANG LAWAK STRIKER BRASIL MALAYDESH KENA PELANGGARAN DI LUAR LAPANGAN KOK BISA GULING GULING DI DALAM LAPANGAN......JADI BAHAN LAWAKAN DUNIA SAJA ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คก๐คก๐คก๐คก๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฉ
BalasHapusBANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BalasHapusBANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
BANGSA PENIPU : GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA = CAS TOLAK BANDING FAM
________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola MALONYET (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas MALONYET tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & MALONYET
The Star (MALONYET): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding MALONYET dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola MALONYET, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.
________________________________________
GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
-
GEMPURWIRA24 Juli 2025 pukul 18.11
PADU GUYS....๐๐๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ
-18 BUAH SU30MKM
-38 + 8 BUAH F18 HORNET C/D
-18 BUAH FA-50 BLOCK 20 (AESA RADAR)
-
GEMPURWIRA20 Agustus 2025 pukul 10.00
BEZA ya guys... HAHAHAHA
MALONYET...
F18 KUWAIT masih dipakai dan siap segera di pindahkan ke MALONYET nanti...
-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.39
Mantap..... Nampaknya jelas KUWAIT sudah memberi lampu hijau penjualan F18 mereka ke MALONYET...
-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 08.50
INDIANESIA KETAR KETIR....HAHAHAHAH
18 Buah Su 30MKM
17 Buah Bae hawk 108/208
8 + 39 Buah F/A-18 Hornet C/D
18 +18 Buah FA-50M Block 20
-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 09.49
horeyyyyy...F18 come to PAPA
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.08
Come to papa F18C/D..... ๐๐๐๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.37
39 buah F18C/D KUWAIT tu guys.. Borong semua.... Banyak
-
GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... ๐๐๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ
-
GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
-
sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
-
GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA...
________________________________________
๐คฃONTERUS : BATAL = CAS – FAM : GAGAL๐คฃ
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
BalasHapus• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.
--------------------------------------------
UTANG & LIABILITAS (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
cairrrr.cairrrr..sabuun tapi batal ke final ๐๐๐
BalasHapusGagal kayak NSM๐
BalasHapusBUATAN INDONESIA = RINGGIT PASPOR MILITER LISTRIK
BalasHapus-
๐ฆ MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
LEMAH =
PENGADAAN MILITER MALONYET
PENGADAAN MILITER MALONYET
PENGADAAN MILITER MALONYET
--------------------------------
Berita dan laporan yang membahas kelemahan pengadaan militer MALONYET, diperbarui hingga tahun 2025:
1. Sumber Media Berita Internasional
Reuters: Melaporkan penggerebekan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi MALONYET (MACC) terhadap beberapa perusahaan terkait dugaan suap dalam proyek pengadaan militer pada Desember 2025.
CNA (Channel News Asia): Menyoroti kritik tajam dari Raja MALONYET (Sultan Ibrahim) pada Agustus 2025 mengenai pengadaan yang dianggap "tidak masuk akal" dan kerugian negara akibat keterlibatan agen atau perantara.
SCMP (South China Morning Post): Mengulas kegagalan sistemik dan inkompetensi dalam pengadaan, termasuk keterlambatan pengiriman kendaraan lapis baja AV8 Gempita meskipun pembayaran telah dilakukan penuh.
--------------------------------
2. Sumber Media dan Lembaga Riset Lokal (Versi Bahasa Inggris)
Bernama: Mengutip pernyataan Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada Agustus 2025 tentang perlunya sistem pengadaan yang bebas dari praktik komisi yang membebani negara.
New Straits Times (NST): Memberitakan bahwa sistem pengadaan sektor publik MALONYET, khususnya pertahanan, sering kali kurang transparan dan sarat korupsi.
ISIS MALONYET: Analisis lembaga pemikir ini menyebutkan bahwa tanpa reformasi bermakna, pengadaan militer MALONYET hanya fokus pada keberlangsungan aset tanpa mencapai tingkat pencegahan (deterrence) yang kredibel.
--------------------------------
3. Masalah Utama yang Disorot dalam Laporan 2025:
Skandal Korupsi Baru: Penyelidikan MACC pada akhir 2025 melibatkan perwira tinggi militer yang diduga menerima suap dari perusahaan kontraktor pertahanan.
Ketergantungan pada Impor: Laporan pasar menunjukkan ketergantungan tinggi pada penyedia teknologi asing menciptakan kerentanan rantai pasok dan biaya tinggi.
Kegagalan Pengiriman Aset (LCS): Proyek Littoral Combat Ship (LCS) tetap menjadi simbol kegagalan karena keterlambatan pengerjaan pipa dan kabel, mencapai hanya sekitar 73% penyelesaian pada pertengahan 2025.
Intervensi Perantara: Penggunaan "orang tengah" atau agen yang menambah komisi tidak perlu, sering kali dibenarkan dengan dalih "keamanan nasional" untuk menghindari transparansi.
BUATAN INDONESIA = RINGGIT PASPOR MILITER LISTRIK
BalasHapus-
๐ฆ MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
Pertahanan: "Full Shopping" vs "Zonk"
Indonesia (Strategic Dominance): Daftar belanja satu lembar penuh dengan alutsista high-end (Rafale F-4, KAAN, A400M, Rudal Khan/Bora). Kemitraan dengan Turki senilai USD 12-13 Miliar menunjukkan Indonesia memiliki likuiditas dan kepercayaan internasional yang sangat tinggi.
MALONYET (Lumpuh): Status "2 Tahun SIPRI Kosong" adalah indikator nyata kegagalan fiskal. Tanpa kontrak baru, militer MALONYET hanya mengandalkan aset tua dan skema sewa karena tidak sanggup membayar pengadaan.
---------------------------------
Fiskal: Jeratan Utang Luar Biasa
Rasio Utang: MALONYET terjepit dengan total utang (pemerintah + swasta) mencapai 224% terhadap GDP dan utang pemerintah 70,5%. Angka ini jauh di atas Indonesia yang sangat sehat di level 41,1% (utang pemerintah).
External Debt: Utang luar negeri sebesar USD 306,3 Miliar melebihi utang nasionalnya sendiri (USD 300,7 Miliar), menunjukkan kerentanan terhadap fluktuasi mata uang dan ketergantungan pada pihak asing.
---------------------------------
Krisis Sosial & Mental (The Human Cost)
Data kesehatan masyarakat menunjukkan dampak nyata dari tekanan ekonomi:
Epidemi Gangguan Jiwa: Statistik 1 dari 3 orang (11 juta jiwa) menderita gangguan mental, dan 1 dari 4 remaja mengalami depresi. Hal ini berujung pada angka percobaan bunuh diri yang mengkhawatirkan (1 dari 10 remaja).
Depresi Ekonomi: Ketidakpastian masa depan akibat krisis utang dan biaya hidup memicu degradasi mental masyarakat secara masif.
---------------------------------
Ekonomi: Pengangguran & Krisis Pangan
Badai PHK: Hampir 300.000 orang kehilangan pekerjaan dalam 4 tahun terakhir, termasuk pemotongan 30.000 staf kontrak pemerintah dan pengurangan tenaga kerja di raksasa energi Petronas demi kelangsungan hidup perusahaan.
Krisis Beras: Kelangkaan stok dan lonjakan harga beras impor telah memicu panic buying dan keresahan sosial, mengancam stabilitas nasional.
HARGA LCS : HARGA DESTROYER
BalasHapusSEWA HELI : 119 HELI BARU
LMS B2 : TERMURAH
FA50M : TERMURAH
-
⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
--------------------------------
๐ SEWA VS BELI AW149
Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
--------------------------------
๐ข LMS B2 Korvet (Ada Class)
Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
---------------------------------
๐ฉ️ JET TEMPUR FA-50
FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
--------------------------------
BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALONYET (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALONYET untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALONYET - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
-
SUMBER DATA RESMI:
Laporan Ketua Audit Negara (LKAN): Mengenai Penyata Kewangan Kerajaan Persekutuan (tahunan).
-
Kementerian Kewangan MALONYET (MOF): Laporan Tinjauan Fiskal dan Estimasi Pendapatan Federal (diterbitkan setiap pembentangan Belanjawan/Budget).
uda Rayakan lolos..
BalasHapustau..tau Kensel macam NSM haha!๐๐๐
kahsiyan bikin Malyuuuu
BUATAN INDONESIA = RINGGIT PASPOR MILITER LISTRIK
BalasHapus-
๐ฆ MALAYDESH IMPOR :
MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
--------------------------------
MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
--------------------------------
๐ช Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
Peru: Mata uang Soles.
Bangladesh: Mata uang Taka.
Somalia: Mata uang Shilling.
Argentina: Mata uang Peso.
Guinea: Dokumen Negara Paspor.
Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
Filipina: Dokumen Negara Prangko.
--------------------------------
1. Performa Belanja: "Shopping" vs "Empty"
Indonesia (Agresif): Daftar belanja satu lembar penuh dengan alutsista kelas berat dan teknologi tinggi (Rafale F-4, A400M, kapal perang PPA, peluru kendali Bora/Khan, hingga mesin jet LM-2500). Ini menunjukkan daya beli yang kuat dan kepercayaan diri fiskal.
MALONYET (Stagnan): Laporan SIPRI yang kosong selama 2 tahun mengonfirmasi status "No Shopping". Ketidakhadiran kontrak baru menunjukkan kelumpuhan modernisasi akibat keterbatasan anggaran.
---------------------------------
2. Kesehatan Fiskal & Beban Utang
Data utang terhadap GDP menjadi kunci mengapa kedua negara berada di jalur berbeda:
Indonesia (Zona Aman): Total utang (80-95%) dan utang pemerintah (41,1%) berada di level yang sehat secara regional. Rasio ini memberikan ruang fiskal bagi pemerintah untuk menjamin pendanaan alutsista jangka panjang.
MALONYET (Zona Merah): Dengan total utang mencapai 224% dan utang pemerintah 70,5% terhadap GDP, negara ini terjebak dalam beban bunga utang. Tingginya utang membatasi kemampuan negara untuk mengalokasikan dana ke sektor pertahanan yang bersifat non-productive spending.
---------------------------------
3. Penyakit Sistemik Pengadaan
Analisa laporan 2025 menunjukkan bahwa kelemahan MALONYET bukan hanya soal uang, tapi juga manajemen:
Anggaran Terkunci: 60-70% anggaran habis hanya untuk gaji dan perawatan barang tua, menyisakan sedikit ruang untuk inovasi.
Skandal & Inefisiensi: Kasus korupsi baru di akhir 2025, kegagalan proyek LCS (hanya 73% selesai), dan intervensi "orang tengah" (broker) membuat biaya pengadaan membengkak tanpa menghasilkan aset nyata.
Ketergantungan Asing: Berbeda dengan Indonesia yang mulai mengunci kontrak Transfer of Technology (ToT), MALONYET masih terjebak pada ketergantungan impor yang rentan terhadap fluktuasi mata uang dan sanksi.
Begini Sejarah Isu Match Fixing Malaysia-Singapura | Republika Online https://share.google/7EZJWkYj5z1HuYhtd
BalasHapus
Baik Malaysia dan Singapura sempat didera kasus besar pengaturan skor.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kemenangan besar Timnas Sepak Bola Malaysia melawan Singapura dalam pertandingan fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, semalam mengundang tanda tanya.
Jawabannya barangkali pada negara asal tim yang bertanding. Sejumlah perkara besar dalam tiga dekade terakhir membuat Malaysia dan Singapura berulang kali disebut dalam peta pengaturan pertandingan sepak bola Asia Tenggara.
Di Asia Tenggara, merujuk Aljazirah, Malaysia dan Singapura pernah disebut sebagai bagian penting dari ekosistem match fixing regional. Sejarah perkara di Malaysia dan Singapura memperlihatkan persoalan itu dengan jelas.
Malaysia memang memiliki sejarah panjang terkait dugaan pengaturan pertandingan. Salah satu skandal terbesar terjadi pada 1994. Media Malaysia The Star melansir, lebih dari 100 pemain dan pelatih diperiksa dalam perkara yang mengguncang sepak bola Malaysia. Puluhan pemain kemudian dikenai sanksi.
Dua dekade kemudian, pada 2016, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mencabut larangan terhadap 84 pemain yang sebelumnya terseret dalam skandal tersebut. Perkara itu penting karena memperlihatkan bahwa persoalan match fixing di Malaysia bukan produk era taruhan daring. Ia telah menjadi masalah sepak bola domestik jauh sebelum pasar perjudian internet berkembang seperti sekarang.
Jika Malaysia mempunyai sejarah panjang skandal domestik, Singapura menjadi sangat menonjol dalam perkara jaringan match fixing internasional pada dekade 2010-an. Pada 2013, seperti dilaporkan the Strait Times, Europol mengungkap investigasi terhadap jaringan perjudian sepak bola yang disebut berbasis di Singapura. Dalam pengumuman tersebut, sekitar 380 pertandingan di berbagai negara disebut sebagai pertandingan yang dicurigai menjadi sasaran jaringan.
Salah satu kasus yang paling menarik justru mempertemukan kedua negara tersebut. Pada 2012, pertandingan Malaysia Super League antara LionsXII dan Sarawak FA menjadi sasaran skema pengaturan pertandingan. Pertandingan berlangsung di Singapura dan berakhir 3-0 untuk LionsXII.
Seorang mantan pemain tim nasional Malaysia, Thana Segar, bersama Selvarajan Letchuman dan wasit Malaysia Shokri Nor, terlibat dalam perkara tersebut. Selvarajan kemudian dijatuhi hukuman 30 bulan penjara, sementara Thana Segar dijatuhi hukuman 24 bulan.
Kasus itu menggambarkan wajah match fixing Asia Tenggara. Pertandingan berlangsung di Singapura. Pemain dan wasit terkait berasal dari Malaysia. Ada kepentingan taruhan. Dan pengaturan pertandingan melibatkan aktor yang bergerak di antara dua yurisdiksi.
Pada 2013, otoritas antikorupsi Singapura juga mengungkap perkara yang melibatkan tiga ofisial pertandingan AFC Cup antara Tampines Rovers dan East Bengal. Ketiganya ditangkap setelah penyelidikan menemukan pemberian gratifikasi berupa layanan seksual untuk memengaruhi jalannya pertandingan. Mereka kemudian didakwa.
Kasus Rajendran Kurusamy memperlihatkan lebih jauh bagaimana jaringan tersebut bekerja. Menjelang SEA Games 2015 di Singapura, Rajendran berusaha mengatur agar Timor-Leste kalah dari Malaysia. Ia menawarkan uang kepada pemain dan pejabat Timor-Leste.
Rajendran kemudian dijatuhi hukuman 48 bulan penjara. Singkat cerita, pelaku berasal dari Singapura. Pertandingan berlangsung dalam ajang yang diselenggarakan di Singapura. Tim yang hendak dipengaruhi adalah Timor-Leste. Dan hasil yang ingin dikendalikan berkaitan dengan pertandingan melawan Malaysia.
Kasus tersebut menunjukkan bahwa
Lebih dari 1.000 penggerebekan dilakukan dan sekitar 1.400 orang ditangkap. Interpol memperkirakan jaringan yang menjadi sasaran operasi menangani taruhan sekitar 2,2 miliar dolar AS.
Pada 2016, konsultan integritas olahraga Chris Eaton menyebut Malaysia telah menggantikan Singapura sebagai pusat aktivitas match fixing di Asia Tenggara.
SESAMA NEGARA BUDAK MAMA ELY MAIN SABUN TAPI LUCUNYA MALAYDESH YANG MENANGIS MASAL ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คก๐คก๐คก๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฉ
BalasHapusTERLIHAT JELAS MAIN SABUN SESAMA NEGARA BUDAK MAMA ELY....KIPERNYA SING OGAH NANGKAP BOLA ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คก๐คก๐คก๐คก๐คก๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ
BalasHapushttps://youtube.com/shorts/0Z2EeThMZPI?si=q4oNFaD36EUDSlHE
Mohon disiasat FIFA kemenangan aneh 6-0 sepakbola gajah tim beruk Malaya melawan Singapura pura kalah... Mafia judi Malaya ada di balik ini
BalasHapusMATCH FIXING DUNIA = KALAH
BalasHapusMALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH KELAM
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
-
CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
• Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
• Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
• Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
• Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
• Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
--------------------------------
1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
-
Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
--------------------------------
2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
-
Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
--------------------------------
GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA
-
2026: GAME OVER = CAS KALAH : PENIPU FIFA (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
-
2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
-
2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
-
2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
-
2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
-
2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
-
2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
-
2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
-
2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
WASITMU LON .......
BalasHapusWASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH:
• Penyebab Lonjakan Waktu: Perubahan
• tambahan waktu dari 2 menjadi 7 menit kemungkinan besar dipicu oleh miskomunikasi antarperangkat pertandingan, bukan karena kecurangan. Informasi selengkapnya dapat dibaca di VIVA.co.id.
• Penyelarasan Keputusan: Pentingnya penyelarasan keputusan dan verifikasi yang matang antara wasit utama, wasit keempat, dan petugas VAR sebelum hasil akhir ditunjukkan kepada publik agar tidak menimbulkan kebingungan. Ulasan rincinya dapat diakses di Kompas.com.
--------------------------------
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
-
CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
• Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
• Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
• Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
• Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
• Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
--------------------------------
1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
-
Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
--------------------------------
2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
-
Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
-------------------------------
⚽ Skandal Sepak Bola
1994 (Malaydesh): Skandal judi massal di liga domestik diusut badan antikorupsi; 80+ pemain disanksi.
-
2010 (Singaparno): Sindikat global (Raj Perumal & Dan Tan) terungkap mengatur ratusan laga internasional.
-
2025 (Malaydesh/FAM): Investigasi ungkap 7 pemain naturalisasi timnas gunakan dokumen keturunan palsu.
-
Maret 2026 (CAS & FAM): Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) tolak banding Asosiasi Sepak Bola Malaydesh (FAM); sanksi denda Rp7,5 M dan skorsing tetap berlaku.
-
Oktober 2026 (Malaydesh vs Singaparno): Kemenangan 6-0 Malaydesh atas Singaparno di FIFA ASEAN Cup dicurigai match fixing.
-------------------------------
TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS
TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS
TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS
WASITMU LON .......
BalasHapusWASIT FIFA ASAL MALAYSIA = SUBKHIDDIN MOHD SALLEH:
• Penyebab Lonjakan Waktu: Perubahan
• tambahan waktu dari 2 menjadi 7 menit dipicu oleh miskomunikasi antarperangkat pertandingan, bukan karena kecurangan (VIVA.co.id,)
• Penyelarasan Keputusan: Pentingnya penyelarasan keputusan dan verifikasi yang matang antara wasit utama, wasit keempat, dan petugas VAR sebelum hasil akhir ditunjukkan kepada publik agar tidak menimbulkan kebingungan. (Kompas.com)
--------------------------------
MALAYDESH VS SINGAPARNO (MATCH FIXING)
• Isu: Kemenangan 6-0 dicurigai diatur berdasarkan analisis pengamat, pelatih, dan sejarah judi.
• Media: VIVA, Harian Fajar, RCTI+/Okezone, Koran Gala, Pontianak Post, Republika.
-
SKANDAL FAM 2026
• Sanksi FIFA: CAS tolak banding; denda Rp7,5 M dan potong poin Kualifikasi Piala Asia 2027 tetap berlaku.
• Pemain: 7 pemain naturalisasi diskors 1 tahun akibat dokumen palsu.
• Boikot: Ultras Malaya kosongkan tribun di semua laga (termasuk FIFA ASEAN Cup 2026).
-
SEJARAH MATCH FIXING = MALAYDESH SINGAPARNO
• 1994: 80+ pemain FAM dihukum karena judi ilegal dan diinvestigasi MACC.
• 2010: Singaporno jadi pusat mafia judi global (Raj Perumal & Dan Tan) pengatur ratusan laga dunia.
--------------------------------
2026 PENIPU FIFA = CAS KALAH = ULTRAS BOIKOT
-
CAS Tolak Banding FAM: Sanksi FIFA Tetap Berlaku
• Pemain Ilegal: Tujuh pemain naturalisasi dinyatakan tetap ilegal karena terbukti menggunakan dokumen palsu.
• Skorsing 1 Tahun: Sanksi larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tersebut tetap berjalan.
• Denda Rp7,5 Miliar: FAM wajib membayar denda sebesar 350.000 CHF kepada FIFA.
• Potong Poin: Pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 resmi tetap diterapkan.
• Boikot Ultras Malaya: Sebagai bentuk protes atas skandal dokumen palsu dan buruknya tata kelola federasi, kelompok suporter Ultras Malaya resmi memboikot seluruh laga Timnas Malaysia. Aksi pengosongan tribun ini terus berlanjut hingga turnamen terbaru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
--------------------------------
1994 FAM = 80 PEMAIN JUDI ILEGAL
-
Mengalami skandal besar pada tahun 1994, di mana Federasi Sepak Bola Malaydesh (FAM) menghukum lebih dari 80 pemain akibat sindikat judi ilegal. Kasus korupsi skala kecil juga beberapa kali diselidiki oleh Komisi Antirasuah Malaydesh (MACC).
--------------------------------
2010 SINGAPARNO = MATCH FIXING
-
Dikenal sebagai pusat operasional mafia judi internasional pada dekade 2010-an. Tokoh asal Singaparno seperti Raj Perumal dan Dan Tan diidentifikasi oleh Interpol/Europol sebagai otak pengaturan ratusan pertandingan di Eropa, Afrika, dan Amerika. Rekam jejak ini membuat publik sangat sensitif terhadap hasil laga Singaparno yang janggal
-------------------------------
⚽ Skandal Sepak Bola
1994 (Malaydesh): Skandal judi massal di liga domestik diusut badan antikorupsi; 80+ pemain disanksi.
-
2010 (Singaparno): Sindikat global (Raj Perumal & Dan Tan) terungkap mengatur ratusan laga internasional.
-
2025 (Malaydesh/FAM): Investigasi ungkap 7 pemain naturalisasi timnas gunakan dokumen keturunan palsu.
-
Maret 2026 (CAS & FAM): Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) tolak banding Asosiasi Sepak Bola Malaydesh (FAM); sanksi denda Rp7,5 M dan skorsing tetap berlaku.
-
Oktober 2026 (Malaydesh vs Singaparno): Kemenangan 6-0 Malaydesh atas Singaparno di FIFA ASEAN Cup dicurigai match fixing.
-------------------------------
TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS
TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS
TIMNAS MALAYDESH+ FAM = BOIKOT ULTRAS