Daimler Unimog trucks (photo: NZDF)
The New Zealand Defence Force (NZDF) is set to receive a new fleet of 121 Unimog trucks, minibuses and utility vehicles, which will be used for domestic training, logistics and emergency response operations.
The Government has approved a $59.915 million investment to replace a significant portion of the ageing Garrison and Training Support vehicle fleet at camps and bases across New Zealand.
“In an increasingly challenging domestic environment, with more frequent and severe weather events, it is critical we equip the NZDF personnel deployed on challenging humanitarian and disaster relief missions with vehicles that are reliable, fit-for-purpose and safe,” Sarah Minson, Deputy Secretary, Capability Delivery, said.
The new fleet will be made up of 61 Daimler Unimog trucks, 24 Mitsubishi Triton utility vehicles and 36 Ford Tourneo Sport Buses. The delivery of these commercial off-the-shelf vehicles will commence, in phases, from later this year.
Mitsubishi Triton utility vehicles (photo: NZDF)
“For decades the domestic support vehicle fleet has been the backbone of daily Defence operations, ensuring personnel are always trained, equipped and ready to respond to national emergencies like flooding or earthquakes. But with the Unimog trucks now more than 40 years old, the fleet is becoming increasingly unreliable, and its replacement is now well overdue”.
Defence is procuring the utility vehicles, minibuses and communications equipment from New Zealand-based businesses and the Unimog trucks from Europe. The maintenance of all vehicles will be contracted to local companies.
“Not only will this new fleet shore-up NZDF operations in the regions, it will also make a contribution to New Zealand’s economy and free up time for maintenance personnel to conduct other core military activities,” Sarah Minson said.
Funding for this investment was set aside in Budget 2025, including four years operating funding. The funding covers the cost to procure the vehicles along with maintenance, seating pods, winches, commercial radios, project management and other supporting equipment.
(NZDF)


Sama donk kita mAz 1500++ tapi haha!๐๐๐ค
BalasHapus2027 = 2,4x LIPAT LON ......
BalasHapus2027 = Rp189 TRILIUN versus Rp80 TRILIUN
-
INDONESIA = Rp189 TRILIUN
Anggaran belanja militer Indonesia untuk tahun 2027 jauh lebih besar daripada Malaydesh, dengan alokasi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI mencapai Rp189 triliun. Jika dikonversi ke mata uang yang sama, anggaran militer Indonesia bernilai sekitar 2,4 kali lipat dari anggaran pertahanan Malaydesh yang sebesar RM22 miliar (sekitar Rp79–80 triliun).
====================
====================
MALAYDESH = Rp80 TRILIUN
Anggaran belanja militer atau pertahanan Malaydesh untuk tahun 2027 ditetapkan sebesar RM22 miliar (sekitar Rp79–80 triliun) melalui Budget 2027: Home, Defence ministries get RM22bil each, RM1.1bil for enforcement agencies.
https://www.malaysiandefence.com/2027-national-security-sector-budget/
• Gaji & Tunjangan: Mayoritas dari total Belanja Operasional MINDEF sebesar Rp63,57 triliun.
• Pengadaan Aset: Dialokasikan sebesar Rp23,37 triliun – Rp23,42 triliun (bagian dari total Belanja Pembangunan sebesar Rp33,23 triliun) untuk tiga matra angkatan bersenjata.
--------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------
Status Kelumpuhan Pertahanan (SIPRI & Alutsista)
Vakum SIPRI (2024–2025): Status KOSONG total selama dua tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat yang tercatat, menempatkan MALAYSEWA setara dengan Laos dan Kamboja.
Tren Mundur: Penurunan konsisten dari fase Planned (2020), Selected Not Yet Ordered (2022), hingga nihil aktivitas (2024–2025).
Kegagalan Simbolik: Pembatalan resmi akuisisi F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali bukti hilangnya kredibilitas finansial di pasar global.
Procurement Freeze (2026): Instruksi PM Anwar Ibrahim untuk pembekuan total pengadaan guna menghentikan korupsi sistemik dan kebocoran anggaran.
-
Model "Negara Penyewa" (Military-for-Rent)
Ketiadaan uang tunai memaksa militer beralih dari kepemilikan aset menjadi skema Leasing (Sewa):
Aset Sewaan (32+ Item): Mencakup 31 Helikopter (Blackhawk, AW139, AW149, Bell 429), pesawat latihan L39 ITCC, simulator jet tempur MKM, hingga motor polisi.
Skema Barter: Pengadaan yang tersisa (FA-50, PT-91M, Scorpene) terpaksa menggunakan Barter Kelapa Sawit (CPO) karena krisis devisa.
Aset Mangkrak: Proyek LCS & OPV yang karatan di galangan melibatkan 17 kreditor dengan bunga yang terus membengkak.
-
Spiral Utang "Gali Lubang Tutup Lubang"
Debt-Servicing Cycle: 58% hingga 64,3% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar bunga dan cicilan pokok utang lama.
Ledakan Liabilitas: Utang nasional melonjak drastis dari RM 407 Miliar (2010) menjadi proyeksi RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Kritis: Utang pemerintah menyentuh 69% GDP (melewati limit 65%) dan utang rumah tangga ekstrem di angka 84,3% GDP.
Tabung Harapan (2018): Bukti historis keputusasaan fiskal melalui penggalangan dana rakyat untuk membayar utang negara.
2027 = 2,4x LIPAT LON ......
BalasHapus2027 = Rp189 TRILIUN versus Rp80 TRILIUN
-
INDONESIA = Rp189 TRILIUN
Anggaran belanja militer Indonesia untuk tahun 2027 jauh lebih besar daripada Malaydesh, dengan alokasi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI mencapai Rp189 triliun. Jika dikonversi ke mata uang yang sama, anggaran militer Indonesia bernilai sekitar 2,4 kali lipat dari anggaran pertahanan Malaydesh yang sebesar RM22 miliar (sekitar Rp79–80 triliun).
====================
====================
MALAYDESH = Rp80 TRILIUN
Anggaran belanja militer atau pertahanan Malaydesh untuk tahun 2027 ditetapkan sebesar RM22 miliar (sekitar Rp79–80 triliun) melalui Budget 2027: Home, Defence ministries get RM22bil each, RM1.1bil for enforcement agencies.
https://www.malaysiandefence.com/2027-national-security-sector-budget/
• Gaji & Tunjangan: Mayoritas dari total Belanja Operasional MINDEF sebesar Rp63,57 triliun.
• Pengadaan Aset: Dialokasikan sebesar Rp23,37 triliun – Rp23,42 triliun (bagian dari total Belanja Pembangunan sebesar Rp33,23 triliun) untuk tiga matra angkatan bersenjata.
--------------------------------
GOVERNMENT REVENUE =
Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
-
TOTAL EXPENDITURE =
Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
-
BUDGET ALLOCATION =
RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
-
MAIN REASONS FOR BORROWING =
REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
-
CHRONIC BUDGET DEFICIT:
The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
--------------------------------
Penurunan Daya Gentar & Reputasi (GFP 2026)
Peringkat GFP: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Skandal Aset Hilang: Catatan memalukan raibnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur dari gudang militer.
Degradasi Armada: Banyak aset utama berstatus Grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri) atau mogok saat parade (Tank PT-91M).
-
Krisis Administrasi & Tekanan Internasional
Sanksi Olahraga: Kekalahan WO 0-3 dan sanksi AFC/CAS akibat pemain naturalisasi ilegal mencerminkan kegagalan birokrasi sistemik.
Kehilangan Pengaruh: Posisi di Piala Asia 2027 resmi direbut oleh Vietnam, mempertegas mundurnya pengaruh diplomasi regional.
Tekanan Ekonomi AS: Ancaman sanksi tarif Section 301 (10-25%) dan IEEPA oleh USTR menghantam sektor manufaktur utama (E&E).
-
Perbandingan Kontras: Indonesia (The Giant)
Status SIPRI: Memiliki "Lembar Belanja Penuh" (Rafale F4, A400M, Rudal Khan, Kapal PPA).
Kesehatan Fiskal: Rasio utang pemerintah jauh lebih sehat (40% GDP) dengan ekonomi 4,24x lebih besar secara PDB PPP dibandingkan MALAYSEWA.
2027 = 2,4x LIPAT LON ......
BalasHapus2027 = Rp189 TRILIUN versus Rp80 TRILIUN
-
INDONESIA = Rp189 TRILIUN
Anggaran belanja militer Indonesia untuk tahun 2027 jauh lebih besar daripada Malaydesh, dengan alokasi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI mencapai Rp189 triliun. Jika dikonversi ke mata uang yang sama, anggaran militer Indonesia bernilai sekitar 2,4 kali lipat dari anggaran pertahanan Malaydesh yang sebesar RM22 miliar (sekitar Rp79–80 triliun).
====================
====================
MALAYDESH = Rp80 TRILIUN
Anggaran belanja militer atau pertahanan Malaydesh untuk tahun 2027 ditetapkan sebesar RM22 miliar (sekitar Rp79–80 triliun) melalui Budget 2027: Home, Defence ministries get RM22bil each, RM1.1bil for enforcement agencies.
https://www.malaysiandefence.com/2027-national-security-sector-budget/
• Gaji & Tunjangan: Mayoritas dari total Belanja Operasional MINDEF sebesar Rp63,57 triliun.
• Pengadaan Aset: Dialokasikan sebesar Rp23,37 triliun – Rp23,42 triliun (bagian dari total Belanja Pembangunan sebesar Rp33,23 triliun) untuk tiga matra angkatan bersenjata.
--------------------------------
SURAT UTANG LUAR NEGERI MALONYET (1998–2026):
-
1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
-
1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
-
2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
-
2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
-
2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
-
2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
-
2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
-
2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
-
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
-
2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
-
2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
-
2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
-
2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar
--------------------------------------------
OBLIGASI GLOBAL MALONYET (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar
LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
BalasHapusTORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
-
• Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
• Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
• Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
• Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
-------------------------------
INDONESIA .....
STATUS 2026: HEGEMON KAWASAN & RAKSASA EKONOMI
Realisasi SIPRI (Periode 2021–2025):
Peringkat 18 Dunia: Importir senjata terbesar di Asia Tenggara (pangsa pasar 1,5%).
Lembar Belanja 2024-2025: PENUH/LENGKAP (Rafale F-4, A400M Atlas, Rudal BORA & KHAN, Kapal PPA-L-Plus, Drone Anka-S, Air Refueling System).
Skala Ekonomi (PDB 2026):
PDB PPP: US$ 5,69 Triliun (Peringkat 6 Dunia) — 4,24 kali lipat lebih besar dari MALONSIA.
PDB Nominal: US$ 1,69 Triliun.
Peringkat Militer (GFP 2026):
Peringkat 13 Dunia: Nomor 1 di ASEAN dengan modernisasi aktif dan mandiri.
Ketahanan Fiskal:
Sangat Sehat dengan ruang belanja luas untuk alutsista strategis generasi terbaru.
________________________________________
MALONSIA.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & SALAM KOSONG
2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perintah Treasury untuk memotong anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik global (Reuters).
2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); restrukturisasi Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior.
Status SIPRI (2024-2025) = KOSONG: Absen total dari daftar realisasi impor senjata global; modernisasi lumpuh total.
Kronologi Kegagalan (Timeline "Prank"):
2014: Jet Rafale Prancis (Mangkrak).
2022: Jet HAL Tejas India (Batal).
2024-2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
2026: F/A-18 HORNET KUWAIT RESMI BATAL.
Data Utang & Beban Warga 2026:
Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
Peringkat Militer (GFP 2026):
Peringkat 42 Dunia: Posisi terbawah di antara negara utama ASEAN, resmi disalip Filipina (Peringkat 41).
KESIMPULAN:
INDONESIA PERINGKAT 13 DUNIA & SIPRI LENGKAP VS MALONSIA PERINGKAT 42 DUNIA & BEBAN UTANG RM 94K/JIWA
GORILLA pun kliam konon BEZA LEVEL....
BalasHapusmemang betullah BEZA LEVEL.... PADAM KEBAKARAN HUTAN SAJA GAGAL..........HAHAHAHAHAH
GORILLA pun kliam konon BEZA LEVEL....
BalasHapusmemang betullah BEZA LEVEL.... PADAM KEBAKARAN HUTAN SAJA GAGAL..........HAHAHAHAHAH
PADAM KEBAKARAN HUTAN WOIIIIII........ HAHAHAHAH
BalasHapusPADAM KEBAKARAN HUTAN WOIIIIII........ HAHAHAHAH
BalasHapusItali sengaja mampir ke port kelang
BalasHapusmao PAMER PPA ke seblah haha!๐✌️๐
kita uda beli CA๐ฐH
negri๐ฐkasino banana๐repablik kl Dmiskinos mana sanggup haha!๐คช๐๐
ngiler khan ๐
⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/reel/1112963764718166/
Salah sendiri kenapa jugak mao tetanggaan ama kita....
BalasHapusslamet nikmatin Asap impor haha!๐ถ๐ซ️๐ฅ๐คฃ
KONON SEMBANG NEGARA TAMADUN TAPI HOBBY SELUNDUP DADAH DAN CASINO DILEGALKAN DIAMBIL CUKAI NYA BUAT RAKYAT APALAGI PILIH PMX AHLI LGBT KENA PENJARA 2X KASUS SODOMI ITULAH MELAYU TOLOL MALAYDESH ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คก๐คก๐คก๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฒ๐พ๐ฉ๐ฉ๐ฉ
BalasHapus