Bushmaster protected mobility vehicles (photo: ABC)
The Albanese Government is investing $750 million to deliver a pipeline of Bushmasters for the Australian Defence Force’s (ADF) fleet of protected mobility vehicles in regional Victoria, supporting around 300 local jobs for the next seven years.
Thales Australia will build 268 new Bushmasters for the ADF at its Bendigo facility, continuing over 20 years of production of this world-leading capability and providing certainty to the workforce and region that depends on it.
The delivery of these additional Bushmasters will significantly boost the ADF’s combat capability and force projection, as part of a modernised protected mobility fleet able to operate in our immediate region. Bushmasters are critical to the integrated force – including littoral manoeuvre, long range fires and the amphibious capable combined arms land system.
As the protected mobility vehicle of choice for nine countries, the Bushmaster is an Australian defence industry success story and a priority capability for the Australian Defence Strategic Sales Office.
In response to a request, the Albanese Government has also agreed for recently delivered Bushmasters to be sold to the Netherlands. This export provides further certainty to the Bendigo workforce, with Thales to replace these vehicles for the ADF in their next production round at no cost and in addition to this new order for the Army.
The manufacture of these Bushmasters adds to the vehicles already being built to replace those gifted to Ukraine – to support its fight against Russia’s illegal and immoral invasion – and 59 vehicles being acquired under LAND 8113.
The Albanese Government is also investing $450 million towards upgrades of the Thales Hawkei protected mobility vehicles, and the Rheinmetall Medium/Heavy Truck Capability as part of the 2026 Integrated Investment Program’s protected mobility vehicle modernisation program.
The modernisation of the Hawkei vehicles will be conducted by Thales in Brisbane, supporting 150 local jobs, and many more across the supply chain in Australia.
Through these projects, the Albanese Government is investing $1.2 billion in uplifting ADF’s fleet of protected mobility vehicles.
This work will further strengthen Australia’s sovereign defence industry, as well as deliver significant benefits for the local workforce in both Bendigo and Brisbane.
Quotes attributable to Deputy Prime Minister, Richard Marles:
“The Australian-built Bushmaster and Hawkei are recognised as world-leading protected mobility vehicles.
“Through this investment the Albanese Government is sustaining Australian jobs, strengthening our national defence industry and delivering a capability that protects the lives of Australian Defence Force personnel.”
Quotes attributable to Minister for Defence Industry, Pat Conroy:
“Built in Bendigo, Bushmasters are an iconic Australian vehicle that delivers world-leading protection to the Australian Defence Force.
“We’re building close to 300 new Bushmasters, securing around 300 local jobs and delivering long-term certainty to the industry, workers and region that depends on this critical capability.”
(Aus DoD)

wahh bushmaster ada kita haha!✌️😋✌️
BalasHapusNOMOR 1 (SATU) DIPERAS TERBESAR
BalasHapus-
Daftar Komitmen ART ASEAN ke Amerika Serikat
-
🇲🇾 Malaydesh: USD 242 Miliar
Status: Komitmen terbesar; fokus pada investasi manufaktur dan pengadaan energi (LNG).
-
🇻🇳 Vietnam: USD 180 - 210 Miliar
Status: Fokus pada penyeimbangan surplus dagang dan pengembangan sektor semikonduktor.
-
🇹🇭 Thailand: USD 85 - 110 Miliar
Status: Fokus pada akses pasar otomotif/EV dan liberalisasi produk pangan.
-
🇵🇭 Filipina: USD 35 - 55 Miliar
Status: Fokus pada rantai pasok mineral kritis (nikel) dan modernisasi pertahanan.
-
🇮🇩 Indonesia: USD 38,4 Miliar
Status: Fokus pada impor energi (minyak/gas), infrastruktur TIK, dan semikonduktor.
-
🇰🇭 Kamboja: Pembukaan Pasar 100%
Status: Komitmen penghapusan seluruh tarif masuk bagi barang industri dan pertanian AS.
-
🇸🇬 Singapura: Tidak ada nilai baru
Status: Tetap menggunakan skema Free Trade Agreement (FTA) bilateral yang sudah ada.
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
IDN : SIPRI SHOPPING VS MY : 2 TAHUN SIPRI KOSONG
HapusIDN : BUYING VERSUS MY : LEASING 15 YEARS
IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
-
1950 = INDONESIA TURKEY 🤝 🤝 🤝
1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
-
G20 = INDONESIA TURKEY
MIKTA = INDONESIA TURKEY
--------
Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
---------
MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
Indonesia dan Turki telah berkembang menjadi kemitraan strategis yang berfokus pada kemandirian industri pertahanan melalui skema Transfer of Technology (ToT).
Berikut adalah rincian ToT yang disepakati untuk aset-aset militer tersebut:
1. Pesawat Tempur KAAN (Generasi Ke-5)
Produksi Lokal & Perakitan: Kesepakatan mencakup perakitan parsial (partial assembly) di Indonesia serta keterlibatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dalam rantai pasok komponen global.
Engineering & Design: Insinyur Indonesia terlibat dalam fase pengembangan lanjutan dan rekayasa pesawat untuk membangun basis pengetahuan teknologi siluman (stealth) dan avionik mutakhir.
Fasilitas MRO: Pembangunan fasilitas pemeliharaan, perbaikan, dan operasional (MRO) di Indonesia untuk menjamin keberlangsungan operasional jet KAAN secara mandiri di masa depan.
-
2. Pesawat Tanpa Awak (Drone)
Bayraktar TB2 & Akıncı:
Pabrik Drone Lokal: Melalui kemitraan antara Republikorp dan Baykar Technologies, telah disepakati pembentukan usaha patungan (joint venture) untuk membangun pabrik produksi drone di Indonesia.
Lisensi Produksi: Indonesia mendapatkan lisensi untuk memproduksi unit-unit ini secara lokal, yang mencakup transfer pengetahuan sistem kendali jarak jauh dan kecerdasan buatan (AI avionics).
UAV Anka:
-
3. Kapal Perang (Fregat Kelas Istif)
Pembangunan Lokal: Produksi dua unit fregat ini dilakukan melalui kolaborasi antara galangan kapal Turki (TAIS/STM) dengan PT PAL Indonesia menggunakan fasilitas dalam negeri.
Integrasi Sistem Persenjataan: Kerja sama dengan perusahaan Turki seperti Aselsan dan Roketsan memungkinkan PT PAL untuk mengintegrasikan sistem manajemen tempur (CMS) dan sensor radar AESA generasi terbaru secara mandiri.
-
4. Sistem Rudal (KHAN & ÇAKIR)
Joint Venture Roketsan: Pembentukan perusahaan patungan antara Roketsan dan mitra lokal (PT Republik Roketsan Indonesia) untuk memproduksi amunisi dan rudal presisi di dalam negeri.
Pengembangan Bersama: ToT mencakup teknologi propulsi rudal dan sistem pemandu, yang krusial bagi kemandirian teknologi persenjataan jarak jauh Indonesia.
-
5. Kendaraan Tempur (Medium Tank Harimau)
Kepemilikan Intelektual Bersama: Sejak awal, proyek Harimau (Kaplan MT) adalah desain bersama antara PT Pindad dan FNSS. Indonesia memiliki hak atas desain dan bebas untuk memproduksi atau mengekspornya ke negara ketiga.
==============
==============
BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
1. TIDAK ADA PERJANJIAN KERJASAMA JV
2. TIDAK ADA PROTOTIPE
3. TIDAK ADA UJI KUALIFIKASI
4. LANGSUNG PRODUKSI MASSAL
Pada bulan Juni 2011, Perusahaan Turki FNSS membatalkan menandatangani 'surat penawaran dan penerimaan' oleh DRB(DefTech) untuk bantuan desain dan pengembangan kendaraan. Kendaraan AV8 yang dipilih oleh militer MALAYDESH didasarkan pada kendaraan lapis baja beroda 8×8 yang dirancang oleh FNSS Pars 8×8.
----
TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
1. UJI BALISTIK DI THAILAND
2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.
2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
Hapus-
ANKA = LEVEL ANGOLA
SIPRI = LEVEL TIMOR LESTE
-------------------------
KLASIFIKASI OPERASIONAL DRONE ANKA
-
Kategori Dual-Role (UCAV & ISR - Serang & Intai):
Indonesia: Kontrak 12 unit ($300 juta), Kazakhstan (produksi lisensi), Aljazair (10 unit Anka-S), Tunisia (pembeli ekspor pertama), Kirgistan, dan Chad.
-
Kategori Spesialis ISR & Patroli Maritim (Hanya Intai):
Malaydesh: Kontrak 3 unit varian maritim (Radar SAR) khusus pemantauan ZEE.
Angola: Pengawasan infrastruktur minyak dan wilayah pesisir.
-------------------------
2025-2024 = SIPRI KOSONG
-
SIPRI 2025 INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
-
SIPRI 2025 MALAYDESH 1 LEMBAR = KOSONG
TIMOR LESTE | BRUNEI | LAOS | KAMBOJA
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
---------------------------------
SIPRI 2024 INDONESIA 2 LEMBAR = KHAN | KAPLAN / HARIMAU | H225M CARACAL | AL-TARIQ (UEA) – KIT BOM | A400M ATLAS | SCORPENE EVOLVED | PPA (THAON DI REVEL CLASS) | RAFALE | BAYRAKTAR TB2 | C-130J-30 | KF-21 BORAMAE
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan.html
-
SIPRI 2024 MALAYDESH 1 LEMBAR = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
----------------------------------
2025 ZONK = MRCA LCS SPH MRSS
5x PM DIJANGKA = NO SHOPPING
6x MOD DIJANGKA = NO SHOPPING
6x MOF DIJANGKA = NO SHOPPING
----------------
🔍 DETAIL PROYEK
• MRCA (2017–2025):
o 2017: Inisiasi penggantian MiG-29.
o 2023: FA-50 diumumkan sebagai interim.
o 2025: Status ZONK (tidak ada MRCA baru).
-
• LCS (2011–2025):
o 2011: Kontrak LCS ditandatangani.
o 2022: Skandal audit terungkap.
o 2025: Status ZONK (belum ada kapal operasional).
-
• SPH (2016–2025):
o 2016: Proposal SPH diajukan.
o 2025: Status ZONK (tidak ada akuisisi).
-
• MRSS (2016–2025):
o 2016: Masuk rencana TLDM 15-to-5.
o 2025: Status ZONK (belum dibangun).
----------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
----------------
DEBT 84,3% TO GDP
KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
5x GANTI PM
6x GANTI MOF
-
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
KEKANGAN KEWANGAN
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
-
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
=============
BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
1. TIDAK ADA PERJANJIAN KERJASAMA JV
2. TIDAK ADA PROTOTIPE
3. TIDAK ADA UJI KUALIFIKASI
4. LANGSUNG PRODUKSI MASSAL
Pada bulan Juni 2011, Perusahaan Turki FNSS membatalkan menandatangani 'surat penawaran dan penerimaan' oleh DRB(DefTech) untuk bantuan desain dan pengembangan kendaraan. Kendaraan AV8 yang dipilih oleh militer MALAYDESH didasarkan pada kendaraan lapis baja beroda 8×8 yang dirancang oleh FNSS Pars 8×8.
----
TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
1. UJI BALISTIK DI THAILAND
2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.
GAME-CHANGING.....
Hapus60 TB3
9 AKINCI
(DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
---------
JVC INDONESIA TURKI.....
60 SET TB3
9 SET AKINCI
Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set
---------
JV INDONESIA TURKEY
ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
SARP
CENK
FCS
DATA LINK
SUNGUR
CAKIR
MAM-L
UAV
TANK
Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
==========
==========
TEMPEL STICKER DRONE CHINA
TEMPEL STICKER DRONE CHINA
TEMPEL STICKER DRONE CHINA
Perusahaan MALAYDESH Malvus Sense meluncurkan CW-25H, sistem pesawat tak berawak (UAS) lepas landas dan mendarat vertikal (VTOL) bertenaga hidrogen listrik baru, bekerja sama dengan perusahaan UAS China JOUAV di pameran Defense Services Asia (DSA) 2024 diadakan di Kuala Lumpur dari tanggal 6 hingga 9 Mei.
-----
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
2023 WILL NOT ARMED
Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
-----
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
-----
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝
1998 TEST SPH 155mm CAESAR
Hapus2025-1998 = 18 YEARS ZONK SPH
2025-1998 = 18 YEARS ZONK SPH
However many teething issues and automation sub-systems needed tewaking, trrials and modifications so a second pre-production model, more rugged for a field use and close to a ptoduction model was tested by French Army from 1998 and MALAYDESH Army a year after. The Direction Générale de l'Armement (DGA) was impressed by the report and ordered five additional prototypes for more testing in September 2000. with deliveries completed by June 2003, nearly ten years after the Eurosatory presentation.
----
BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
1. DESIGNED FNSS PARS 8×8
2. DEVELOPED WITH FNSS TECHNOLOGY
3. VEHICLE BASED ON THE TECHNOLOGY OF FNSS
The DefTech AV8 Gempita, an 8×8 armored vehicle based on the techNOLogy of FNSS-designed FNSS Pars 8×8 developed with FNSS techNOLogy, has been in service with the MALAYDESH Army since 2014.
----
TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
1. UJI BALISTIK DI THAILAND
2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.
----
171 ASET USANG 33 TAHUN =
108 TDM
29 TUDM
34 TLDM
"The total number of MALAYDESH Armed Forces (ATM) assets exceeding 30 years in service comprises 108 units for the Army, 29 units for the Royal MALAYDESH Air Force (RMAF), and 34 units for the Royal MALAYDESH Navy (RMN)," the MALAYDESH Defence Minister.
------
2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
MALAYDESH external DEBT reached an all-time high of MYR 1,345,400 million in the fourth quarter of 2024. This was an increase from MYR 1,262,300 million in the third quarter of 2024.
Additional information
The average external DEBT for MALAYDESH from 1990 to 2024 was MYR 393,996.07 million.
The record low for MALAYDESH external DEBT was MYR 9,063 million in the second quarter of 1997.
MALAYDESH faced external pressures in 2023, including capital outflows, a negative interest rate differential, and ringgit depreciation.
Gross international reserves (GIR) declined from USUSD114.7 billion at the end of 2022 to USUSD113.5 billion at the end of 2023.
However, as of mid-January 2024, reserves had increased to USUSD115.1 billion.
The Bank Negara MALAYDESH (BNM) Quarterly Bulletin provides a quarterly review of MALAYDESH economic, monetary, and financial developments
2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
Hapus2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
MALAYDESH external DEBT reached an all-time high of MYR 1,345,400 million in the fourth quarter of 2024. This was an increase from MYR 1,262,300 million in the third quarter of 2024.
Additional information
The average external DEBT for MALAYDESH from 1990 to 2024 was MYR 393,996.07 million.
The record low for MALAYDESH external DEBT was MYR 9,063 million in the second quarter of 1997.
MALAYDESH faced external pressures in 2023, including capital outflows, a negative interest rate differential, and ringgit depreciation.
Gross international reserves (GIR) declined from USUSD114.7 billion at the end of 2022 to USUSD113.5 billion at the end of 2023.
However, as of mid-January 2024, reserves had increased to USUSD115.1 billion.
The Bank Negara MALAYDESH (BNM) Quarterly Bulletin provides a quarterly review of MALAYDESH economic, monetary, and financial developments.
---------------
DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
2029 = 438,09 BILLION USD
2028 = 412,2 BILLION USD
2027 = 386,51 BILLION USD
2026 = 362,19 BILLION USD
2025 = 338,75 BILLION USD
2024 = 316,15 BILLION USD
2023 = 293,83 BILLION USD
2022 = 271,49 BILLION USD
2021 = 247,49 BILLION USD
2020 = 221,49 BILLION USD
------------------
DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
==========
DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
DEBT 2019 = RM 1,25 TRILLION
DEBT 2018 = RM 1,19 TRILLION
“The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
==========
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH , among other things. Using aggregated data from BNM's Central Credit Reference Information System (CCRIS), this dashboard gives you insight into key trends on household DEBT. For now, it displays data on the flow of borrowing activity on a monthly basis, broken down by purpose. In due time, it will be deepened with granular data showing the state of inDEBTedness of MALAYDESH
==========
171 ASET USANG 33 TAHUN =
108 TDM
29 TUDM
34 TLDM
"The total number of MALAYDESH Armed Forces (ATM) assets exceeding 30 years in service comprises 108 units for the Army, 29 units for the Royal MALAYDESH Air Force (RMAF), and 34 units for the Royal MALAYDESH Navy (RMN)," the MALAYDESH Defence Minister.
===========
NO MONEY SIPRI MALAYDESH 2024 = NOL = NO GENG PENIPU KLAIM GOIB
NO MONEY SIPRI MALAYDESH 2023 = NOT YET ORDERED
NO MONEY SIPRI MALAYDESH 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED
SALAM NOL SALAM SEWA ......
PORK = BAK KUT TEH
HapusPORK = BAK KUT TEH
PORK = BAK KUT TEH
The MALAYDESH government has gazetted bak kut teh, a hearty dish of pork ribs simmered in herbs and spices, as one of the country’s heritage dishes.
--
SALE OF ‘ALLAH’ SOCKS IN MALAYDESH
SALE OF ‘ALLAH’ SOCKS IN MALAYDESH
SALE OF ‘ALLAH’ SOCKS IN MALAYDESH
A MALAYDESH court charged five executives from a mini-mart chain and its supplier with hurting religious feelings Tuesday after several pairs of socks emblazoned with the word "Allah" were put on sale in one of its stores
--
PORN
PORN
PORN
In a recent survey conducted by Pornhub, MALAYDESH was found to be the #1 country in Asia with the most visits to porNOgraphy websites. Globally, MALAYDESH was ranked as the #4 country with the most visits to porNOgraphy websites.
--
BANTUAN PALESTINA DIKORUPSI
BANTUAN PALESTINA DIKORUPSI
BANTUAN PALESTINA DIKORUPSI
The MALAYDESH Anti-Corruption Commission (MACC) has frozen 41 bank accounts belonging to Aman Palestin and several other companies in its investigation into the alleged misappropriation of RM70 million by the NGO.
MACC said the 41 bank accounts had a combined total of RM15.8 million.
--
KESEHATAN MALAYDESH ....
1 IN 4 ADOLESCENTS HAD DEPRESSION
1 IN 10 ADOLESCENTS HAD ATTEMPTED SUICIDE
the 2022 National Health Morbidity Survey (NHMS) in MALAYDESH found that one in four adolescents had depression and one in ten had attempted suicide. The survey also found that suicidal thoughts and attempted suicide rates were higher among girls than boys.
Key findings
• 1 in 4 adolescents had depression
• 1 in 10 adolescents had attempted suicide
• 18.5% of girls had suicidal thoughts, compared to 13.4% of boys who had attempted suicide
Implications
These findings highlight the need for targeted mental health interventions.
---------------
KESEHATAN MALAYDESH ......
1 IN 3 HAVE MENTAL DISORDER
1 IN 4 ADOLESCENTS HAD DEPRESSION
1 IN 10 ADOLESCENTS HAD ATTEMPTED SUICIDE
According to Prudential, one in three people in MALAYDESH have a mental disorder, but half of them haven't been diagnosed. This is a serious issue that requires targeted interventions.
Prevalence of mental illness in MALAYDESH
• The 2022 National Health Morbidity Survey found that one in four adolescents have depression, and one in ten have attempted suicide.
• The prevalence of mental health problems is highest among people aged 16–19 and those from low-income families.
• Mental health problems can affect people throughout their lives.
Impact of untreated mental illness
• People who don't get mental health treatment may develop serious complications and even be hospitalized.
• Mental illness stigma is still widespread in many cultures and nations.
===========
NO MONEY SIPRI 2024 = NO GENG PENIPU KLAIM GOIB
NO MONEY SIPRI 2023 = NOT YET ORDERED
NO MONEY SIPRI 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED
SALAM NOL SALAM SEWA ......
KASIAN LOI = SURAT HASRAT
HapusKLAIM KAYA = MOD 6X PM 5X AKAN SEWA MORTAR
-----
LIMA 2025
-LOI kepada Mildef International Technologies Sdn Bhd bagi permohonan perolehan 136 unit Kenderaan Perisai Jenis A (KJA) & Infrastruktur yang bernilai RM1.88 bilion.
-Penambahan 2 Long Range Radar (LRR) di Bukit Peteri, Terengganu dan Bukit Lunchu, Johor bernilai RM277 juta.
-Perolehan 178 buah Light Anti-Tank Weapon Reloadable (LATW) – Short Range bernilai RM49 juta
-Membekal dan menghantar 780 laras Light Anti-Tank Weapon (LAW) C90 bernilai RM35 juta
-Membekal dan menghantar 18 laras Mortar 81mm bernilai RM30 juta
-Pembekalan 2 set pelancar Naval Strike Missile (NSM) bernilai RM44 juta.
-Membekal dan menghantar 1,300 butir Rounds 84mm Recoilless High Explosive (HE) bernilai RM42 juta.
-Membekal dan menghantar 5,000 butir Mortar Bomb 60mm Illuminating IR kepada Tentera Darat bernilai RM34 juta
-Membekal dan menghantar 1,900 butir Mortar Bomb 120mm High Explosive (HE) kepada Tentera Darat bernilai RM34 juta;l
-Membekal dan menghantar peluru 5.56mm Ball bernilai RM32 juta
-Membekal dan menghantar 1,000 butir Rounds 125mm HEAT-SD-T” bernilai RM31 juta.
==========
BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
1. TIDAK ADA PERJANJIAN KERJASAMA JV
2. TIDAK ADA PROTOTIPE
3. TIDAK ADA UJI KUALIFIKASI
4. LANGSUNG PRODUKSI MASSAL
Pada bulan Juni 2011, Perusahaan Turki FNSS membatalkan menandatangani 'surat penawaran dan penerimaan' oleh DRB(DefTech) untuk bantuan desain dan pengembangan kendaraan. Kendaraan AV8 yang dipilih oleh militer MALAYDESH didasarkan pada kendaraan lapis baja beroda 8×8 yang dirancang oleh FNSS Pars 8×8.
----
TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
1. UJI BALISTIK DI THAILAND
2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.
----
SEWA = TARANTULA, AND VEXTOR, THE ONE-TONNE GS 4X4 TRUCK AND THE THREE TONNE GS CARGO TRUCK.
MALAYDESH has SEWAd and purchased a variety of 4x4 vehicles for its armed forces, including the Tarantula, and Vextor, the one-tonne GS 4X4 truck and the three tonne GS Cargo truck.
Ejder Yalçın
Locally named Panthera, this armored combat vehicle was ordered by MALAYDESH for its United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) MALAYDESH Battalion (MALBATT). The vehicles were expected to enter service in April 2024.
Tarantula
This mine-resistant infantry mobility vehicle was designed and manufactured by Mildef . The Tarantula has a V-hull design and is protected against mines and improvised explosive devices.
Vextor
This light tactical transporter has a BorgWarner 4WD system, Eaton differential lock, and mud-terrain tires. It also has a 13,000 lbs automatic winch and braking assistance systems.
Other 4x4 vehicles
The MALAYDESH Armed Forces have also SEWAd and purchased other 4x4 vehicles, including the one-tonne GS 4X4 truck and the three tonne GS Cargo truck.
=========
SEWA HONDA CIVIC
SEWA 40 BMW SUPERBIKES
SEWAd BMW superbikes for military police. The Army’s military police – Kor Polis Tentera Di Raja – took delivery of 40 BMW R1250RT super bikes today. The superbikes are under SEWA from Syarikat Ammo Defence Sdn Bhd under a RM13.7 million Letter of Award.
1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2026
Hapus-
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
-
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
-
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
-
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
-
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
--------------------------------
2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
-
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
-
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
-
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
MISKIN = 2026 FREEZES PROCUREMENT - 2023 CANCELLED PROCUREMENT
MISKIN = FEDERAL GOVERNMENT DEBT = PER PEOPLE : RM 36,139
MISKIN = HOUSEHOLD DEBT = PER PEOPLE : RM 45,859.
--------------------------------
1️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
-
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
--------------------------------
2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
-
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
ty by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH , among other things.
===================
SEWA 28 HELI
The government signed an agreement with Weststar Aviation Sdn Bhd to SEWA 28 helicopters for use by ministries and other government agencies
SEWA PESAWAT
ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal MALAYDESH Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
SEWA HELI
Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
SEWA HELI
4 buah Helikopter Leonardo AW 139 yang diperolehi secara SEWAan ini adalah untuk kegunaan Tentera Udara Diraja MALAYDESH (TUDM) yang akan ditempatkan di NO.3 Skuadron, Pangkalan Udara Butterworth
SEWA BOAT
SEWAan Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
SEWA HIDROGRAFI
tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak SEWAan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
SEWA MOTOR
The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the SEWA of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022
SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment. The tender was published on February 28 and closes on March 29. The estimated cost of the tender is RM4.6 million..
SEWA VVSHORAD
SEWA TRUK CINA 3 TON
government announced that it had struck a deal with China to SEWA 62 new train sets for KTM Bhd over a 30-year SEWA period. The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VVSHORAD proposals
===========
NO MONEY SIPRI MALAYDESH 2024 = NOL = NO GENG PENIPU KLAIM GOIB
NO MONEY SIPRI MALAYDESH 2023 = NOT YET ORDERED
NO MONEY SIPRI MALAYDESH 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED
NO MONEY SIPRI 2025 = LEMBAR KOSONG
1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2026
Hapus-
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
-
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
-
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
-
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
-
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
--------------------------------
2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
-
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
-
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
-
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
MISKIN = 2026 FREEZES PROCUREMENT - 2023 CANCELLED PROCUREMENT
MISKIN = FEDERAL GOVERNMENT DEBT = PER PEOPLE : RM 36,139
MISKIN = HOUSEHOLD DEBT = PER PEOPLE : RM 45,859.
GOV + HOUSEHOLD = PER PEOPLE : RM 81,998
--------------------------------
1️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
-
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
--------------------------------
2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
-
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
SEWA 28 HELI
The government signed an agreement with Weststar Aviation Sdn Bhd to SEWA 28 helicopters for use by ministries and other government agencies
SEWA PESAWAT
ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal MALAYDESH Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
SEWA HELI
Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
SEWA HELI
4 buah Helikopter Leonardo AW 139 yang diperolehi secara SEWAan ini adalah untuk kegunaan Tentera Udara Diraja MALAYDESH (TUDM) yang akan ditempatkan di NO.3 Skuadron, Pangkalan Udara Butterworth
SEWA BOAT
SEWAan Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
SEWA HIDROGRAFI
tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak SEWAan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
SEWA MOTOR
The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the SEWA of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022
SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment. The tender was published on February 28 and closes on March 29. The estimated cost of the tender is RM4.6 million..
SEWA VVSHORAD
SEWA TRUK CINA 3 TON
government announced that it had struck a deal with China to SEWA 62 new train sets for KTM Bhd over a 30-year SEWA period. The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VVSHORAD proposals
===========
NO MONEY SIPRI MALAYDESH 2024 = NOL = NO GENG PENIPU KLAIM GOIB
NO MONEY SIPRI MALAYDESH 2023 = NOT YET ORDERED
NO MONEY SIPRI MALAYDESH 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED
NO MONEY SIPRI 2025 = LEMBAR KOSONG
1200/268=$ 4,4 juta dolar osi, Wow mahal imit, bole dapet embiti negri panda ama beruang tuch haha!😎😂😎
BalasHapusdalam waktuw 1 dekade aja harga2 alutsista melonjak drastis
untung dulu uda sikat tank embiti leo, marder sampe sph 109..kalo gak ntar kyk tetangga kesayangan kl, ⛔️ tamat aset tanpa ganti haha!🍌😆🍌
The manufacture of these Bushmasters adds to the vehicles already being built to replace those gifted to Ukraine – to support its fight against Russia’s illegal and immoral invasion – and 59 vehicles being acquired under LAND 8113.
BalasHapus--------
wakss masa opa puting beliung diomelin ama sodara tiri negri🎰kasino genting tipe m haha!😬🤭😬
belom perna kena temfiling sarmat haha!😋🚀😋
betewe kok osi gak sebut, hadiah 15 bushmaster untuk pasukan PBB/UN kita di Lebanon???
Osi takyut malyu yaa mao nyebut,
tapi skarang di lebanon kompatriotnya lg invasi negeri yg dijaga PBB/UN haha!🤣😤🤣
klaim katanya pmx juru damai thai vs kamboja??
BalasHapusternyata negri🎰kasino tipe m..GAGAL haha!😋🍌😋
wahh malah kita diundang...mantap haha!👍👌👍
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
[VIDEO] Cambodia Welcomes Indonesian Officers to ASEAN Observer Team to Strengthen Border Efforts
https://youtube.com/watch?v=Vh1EP9kf8Xs
Satu Itali sebut FREE OF CHARGE haha!🤗🥳🤗
BalasHapusKahsiyan warganyet kl IRI DENGKI, KALAH LAGIIIII haha!🍌🤣🍌
⬇️⬇️⬇️⬇️
✅️Garibaldi ship to Indonesia free of charge
https://en.ilsole24ore.com/art/garibaldi-ship-to-indonesia-free-title-stalemate-parliament-vote-postponed-thats-why-AIzTj6xB?refresh_ce=1
Kapal Induk Garibaldi faktanya FREE Transfer haha!🥳🦾🥳
BalasHapusParlemen OK YES👌
Molte Grazie 3 Italia
warganyet negri🎰kasino genting tipe m dijamin FANAS🔥KOYAK tak terima haha!😤🍌😤
kahsiyan tak dianggap duniya, makloum bukan G20 apalagi BRICS haha!😬😋😬
Resmi FREE ✌️
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Parliament's yes to free transfer of Garibaldi ship to Indonesia
by Andrea Carli
29 April 2026
https://en.ilsole24ore.com/art/talk-of-free-transfer-of-garibaldi-ship-to-indonesia-is-how-much-it-would-cost-to-maintain-it-AIUrnykC?refresh_ce=1
BUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
BalasHapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
Manakala INDIANESIA... Rp17. 400....ngeri guys... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusRupiah Terperosok Makin Dalam, Nyaris Rp17.400/US$
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/107646/rupiah-terperosok-makin-dalam-nyaris-rp17-400-us
BUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
HapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
Delaayyyyy
BalasHapusmenhan tetangga kesayangan sebut barusan kok, pembual NGAMUK🔥haha!🤥🍌🤥
❌️MENHAN BARUW SEBUT HAISL AUDIT NAVAL GRUP= TEGUR BNS karna SALAH PASANG PIPA & KABEL Wire gowing haha!✌️🤥✌️
...ALAMAKKK DODOL haha!🤪😵🤪
❌️REWORK 4000 pcs.....
PARAAAHHH IQ-JONGKOK🥶haha!😵💫😤😵💫
❌️Ogos delay
❌️hujung tahun last last kensel lagiiii
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/reel/1933755820572298/
Manakala INDIANESIA... Rp17. 400....ngeri guys... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusRupiah Terperosok Makin Dalam, Nyaris Rp17.400/US$
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/107646/rupiah-terperosok-makin-dalam-nyaris-rp17-400-us
BUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
HapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
DIPANGKAS MAMPUSSSS ......
BalasHapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
mao ringgit, dolar selangit...
BalasHapusyang fenting BBM SUPER MURAH haha!✌️😆✌️
Apalagi Beras...Banyaaakkkkkk👌
ehh tiba2 negri🎰kasino tipe M, mengemis beras, katanya kaya tapi nawar harga seharga bekatul..bikin Malyu Britis haha!😂🍌😂
⬇️⬇️⬇️⬇️
https://youtube.com/watch?v=q0RXUPYRa08#
klaim katanya pmx juru damai thai vs kamboja??
BalasHapusternyata negri🎰kasino tipe m..GAGAL haha!😋🍌😋
wahh malah kita diundang...mantap haha!👍👌👍
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
[VIDEO] Cambodia Welcomes Indonesian Officers to ASEAN Observer Team to Strengthen Border Efforts
https://youtube.com/watch?v=Vh1EP9kf8Xs
DIPANGKAS MAMPUSSSS ......
BalasHapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaydesh memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysdesh Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
pmx datang ngemis beras
BalasHapustau2 Ditolak yaaak❌️
warganyet kl PANIK🔥KOYAK haha!🥵🥶🥵
Kahsiyan makan apa para warganyet kl besok???? Tentuw Fisank haha!🍌🤣🍌
Malaysia Krisis Beras! Indonesia Justru Tolak Kirim Beras Ke Malaysia
85 rb x ditonton · 1 hari yang lalu
https://youtube.com/watch?v=lSYcynDdxoE&pp=ugUEEgJpZA%3D%3D
Kejatuhan Rupiah Buat kewangan fiskal INDIANESIA makin parah.... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapusRupiah Terperosok Makin Dalam, Nyaris Rp17.400/US$
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/107646/rupiah-terperosok-makin-dalam-nyaris-rp17-400-us
DIPANGKAS MAMPUSSSS ......
HapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaydesh memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysdesh Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
Kejatuhan Rupiah Buat kewangan fiskal INDIANESIA makin parah.... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapusRupiah Terperosok Makin Dalam, Nyaris Rp17.400/US$
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/107646/rupiah-terperosok-makin-dalam-nyaris-rp17-400-us
DIPANGKAS MAMPUSSSS ......
HapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaydesh memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysdesh Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
LCS 1 - KD MAHARAJA LELA sudah SEA TRAIL guys.... INDIANESIA makin PANIK... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapushttps://x.com/LUNAS_MY/status/2049300490484388071
DIPANGKAS MAMPUSSSS ......
HapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaydesh memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysdesh Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
sea trial tu macam ini....gaspoool🔥
BalasHapuskapal opv kita bisa ngepot ehh ngedrift haha!👍🤭👍
seblah kapal kosonk, 2 tagbot tariiiiiikkk haha!🤥🤣🤥
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/reel/1564363734571375/?referral_source=external_deeplink&original_uri=https://www.facebook.com/share/r/1EJfJPubKs/
menteri negri🎰kasino pembual klaim batal ART,
BalasHapusbesoknya gomen TARIK BALIK klaim haha!🤣🤥🤣
dipikir lawannya Vanuatuw, taunya Super Pawer yg barusan sedekahin kapal WW2 haha!😄🤭😄
pmx ngerih dibungkus kayak madurasa...cari slamet, kabuurr haha!🥶😭🥶
Penjilat lupa posisi, langsung nyali ciut jiper...mental pengecut mode on gaesz haha!🍌😆🍌
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Confusion over Malaysia-US trade deal as ‘null and void’ claim ❌️retracted
https://www.scmp.com/week-asia/economics/article/3346749/confusion-over-malaysia-us-trade-deal-null-and-void-claim-retracted?utm_medium=Social&utm_content=visual-style&utm_source=Facebook
DIPANGKAS MAMPUSSSS ......
BalasHapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaydesh memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysdesh Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
Haaaaa...DIPANGKAS MAMPUS!!!!
BalasHapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaydesh memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysdesh Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
Video KD MAHARAJA LELA sedang SEA TRAIL.. Buat GORILLA PANIK.... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapushttps://m.youtube.com/shorts/6pLjXLN1A8M
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
Video KD MAHARAJA LELA sedang SEA TRAIL.. Buat GORILLA PANIK.... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapushttps://m.youtube.com/shorts/6pLjXLN1A8M
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
Pastikan radar kapalnya mampu deteksi LCS ya... 🤭🤭🤭🤭
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
mao ringgit, dolar selangit...
BalasHapusyang fenting BBM SUPER MURAH haha!✌️😆✌️
Apalagi Beras...Banyaaakkkkkk👌
ehh tiba2 negri🎰kasino tipe M, mengemis beras, katanya kaya tapi nawar harga seharga bekatul..bikin Malyu Britis haha!😂🍌😂
klaim kaya, Ngemis Beras minta harga Subsidi????
Bayangkan seluruh warganyet negri🎰kasino semenanjung kuala lumpo dan 9 Sultan minta Beras Subsidi haha!😄🤣😄
uda Fix seblah Pembual Dmiskinos haha!🤥🍌🤥
⬇️⬇️⬇️⬇️
https://youtube.com/watch?v=q0RXUPYRa08#
Maharaja Lela bakal jalani ujian laut, tapi kapal kelihatan belum siap
BalasHapushttps://www.airtimes.my/2026/01/26/maharaja-lela-bakal-jalani-ujian-laut-tapi-kapal-kelihatan-belum-siap/?fbclid=IwY2xjawRfYThleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZA80MDk5NjI2MjMwODU2MDkAAR5AHcgBWmN9HBMmfRimrBKlTJ3udH5DyBQkIYt-6lBEotGyZkmmqr0XB_SxTw_aem_RTDFyjYzX6ysOr1_BY7snA
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
emang belum siyap kok..
maksa jalan ditarik 2 tagbot haha!🤥🍌🤥
sengaja biar kliatan kerja padahal..Mangkrak takde wang haha!😆✌️😆
BalasHapusGilanya.... Separah ini guys.... 🤣🤣🤣🤣
Dolar AS Mepet Rp 17.400, Mandiri-CIMB Niaga Sudah Jual Segini!
https://www.cnbcindonesia.com/market/20260430095456-17-731200/dolar-as-mepet-rp-17400-mandiri-cimb-niaga-sudah-jual-segini
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
Pssstttt... Ada GORILLA up berita lama bulan JANUARI guys pasal LCS... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusUP berita bulan APRIL ya kapalnya sudah SEA TRAIL LENGKAP SENJATA sudah dipasang.... 🤭🤭🤣🤣🤣
BERUK GORILA NGAMUK ...............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
Gilanya.... Separah ini guys.... 🤣🤣🤣🤣
BalasHapusDolar AS Mepet Rp 17.400, Mandiri-CIMB Niaga Sudah Jual Segini!
https://www.cnbcindonesia.com/market/20260430095456-17-731200/dolar-as-mepet-rp-17400-mandiri-cimb-niaga-sudah-jual-segini
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
BERUK GORILA NGAMUK ...............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
Aset Kapal Kombatan Terbaruw kita donk
BalasHapusFULL Radar Aesa haha!🦾🧞♂️🦾
✅️2 PPA KRONOS AESA
✅️4 AH140 FMP CENK 350, 400 AESA
✅️3 OPV 98 HENSOLDT TRS 4D AESA
✅️2 KCR 68 PALINDO CENK 200 AESA
✅️1 KCR 60 TESCO CENK 200 AESA
sedangkan negri🎰kasino genting, tak punyak aesa haha!🤪👎🤪
gowing lcs akan terusz delay, last last Kensel haha!🤣😋🤣
BERUK GORILA NGAMUK ...............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
✨️2 OPV 98M TERBARUW
BalasHapusFULL WEPON & SENSOR PREMIUM haha!✌️👍✌️
✅️RADAR HENSOLDT TRS 4D AESA MADE IN GERMANY
- 4 fixed panel config
- single face rotating radar
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=122225716382363594&id=61560907836327
=====
✅️ATMACA ON haha!👍🚀👍
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=122215774850363594&id=61560907836327
✅️2 Otmel 76mm & 40mm, MADE IN ITALIA
Aset ELIT, OPV TERBESAR SE ASEAN
apalagi PPA, SEDUNIYA haha!🦾👌🦾
warganyet kl PANIK🥶..KALAH LAGIII haha!👍😄👍
BERUK GORILA NGAMUK ...............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
dari Januari ke April pun...
BalasHapusgowing lcs tak perna siyap haha!✌️😆✌️
kata media mreka ... takoottt🥶
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Maharaja Lela bakal jalani ujian laut, tapi kapal kelihatan belum siap
https://www.airtimes.my/2026/01/26/maharaja-lela-bakal-jalani-ujian-laut-tapi-kapal-kelihatan-belum-siap/?fbclid=IwY2xjawRfYThleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZA80MDk5NjI2MjMwODU2MDkAAR5AHcgBWmN9HBMmfRimrBKlTJ3udH5DyBQkIYt-6lBEotGyZkmmqr0XB_SxTw_aem_RTDFyjYzX6ysOr1_BY7snA
PERSENJATAAN LCS 1 sudah SIAP DIPASANG.... 😎😎🇲🇾🇲🇾
BalasHapusGeng GORILLA makin tersakiti... HOREYYYY.... 🤣🤣🤣🤣
https://pbs.twimg.com/media/HHJUTA8bQAAp34m?format=jpg&name=900x900
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
PERSENJATAAN LCS 1 sudah SIAP DIPASANG.... 😎😎🇲🇾🇲🇾
BalasHapusGeng GORILLA makin tersakiti... HOREYYYY.... 🤣🤣🤣🤣
https://pbs.twimg.com/media/HHJUTA8bQAAp34m?format=jpg&name=900x900
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
TERBAIK..... LCS 1 sudah di pasang TARING guys... HOREYYYY..... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHCuelbbsAAyj1V.jpg
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
2 tagbot setia seret kapal darat gowing lcs palsuw haha!🤥🍌🤥
BalasHapusheli dek sampe skarang KOSONK🤣
⬇️⬇️⬇️⬇️
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOZEamhB2o2G7KF-tLzA8vy0d72xuz6sBEpwjKLaotcAEjO5Eb-pUAO3yzEyPJMZ-YxnA44A4cjF9rmEl2oyho9p05ZAiT7Wy7oMFd-JIecvAShxPJKYNCXOcZ8gcg_2zS6dZrXSiFwgTXocDEAHthJDhyphenhyphenU6iJNsfSNZKByl5iAvM8BYyo_6WX1g4vYVlS/s2048/624321177_122258624576152127_496386823019051863_n.jpg
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
FOTO MERIAM MSI DS30 sudah siap dipasang..... Guys... HOREYYYY
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHAQmOJbQAAhdet.jpg
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
FOTO MERIAM MSI DS30 sudah siap dipasang..... Guys... HOREYYYY
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHAQmOJbQAAhdet.jpg
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
Hapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LINK BERITA MILIK BERUK GORILA ..............
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
2026 BUDEGT MILITER = DIPANGKAS
---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
Pastikan radar kapal sebelah mampu deteksi kapal. LCS ni ya... 🤣🤣🤣
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
KAYA HEAVY FREGAT = MISKIN KORVET LEMES NO ASW NO SONAR NO TORPEDO
Hapus-
Welcome to in force .......
1 UNIT KAPAL INDUK GIUSEPPE-GARIBALDI
4 UNIT FREEGAT MERAH PUTIH
2 UNIT PPA BRAWIJAYA CLASS
2 UNIT FREEGAT ISTIF
2 UNIT SCORPENE EVOLVED
-
62 KRI (BUATAN INDONESIA 2006–2025)
1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL ➡️ Total: 6 unit
KRI Kapak 625
KRI Panah 626
KRI Kerambit 627
KRI Sampari 628
KRI Tombak 629
KRI Halasan 630
-
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional ➡️ Total: 9 unit
KRI Clurit 641
KRI Kujang 642
KRI Beladau 643
KRI Alamang 644
KRI Surik 645
KRI Siwar 646
KRI Parang 647
KRI Terapang 648
KRI Golok 688 (Trimaran)
-
3. Kapal Patroli Cepat – Swasta Nasional ➡️ Total: 25 unit
KRI Pari – 849
KRI Sembilang – 850
KRI Sidat – 851
KRI Cakalang – 852
KRI Tatihu – 853
KRI Layaran – 854
KRI Madidihang – 855
KRI Kurau – 856
KRI Torani – 860
KRI Lepu – 861
KRI Albakora – 867
KRI Bubara – 868
KRI Gulamah – 869
KRI Posepa – 870
KRI Escolar – 871
KRI Karotang – 872
KRI Mata Bongsang – 873
KRI Dorang – 874
KRI Bawal – 875
KRI Tuna – 876
KRI Marlin – 877
KRI Butana – 878
KRI Selar – 879
KRI Hampala – 880
KRI Lumba-Lumba – 881
-
4. Kapal Korvet – Swasta Nasional ➡️ Total: 8 unit
KRI Diponegoro 365
KRI Hasanuddin 366
KRI Sultan Iskandar Muda 367
KRI Frans Kaisiepo 368
KRI Bung Karno 369
KRI Bung Hatta 370
KRI Raja Ali Fisabilillah 391
KRI Lukas Rumkoren 392
-
5. Kapal Logistik – Swasta Nasional ➡️ Total: 4 unit
KRI Dumai 904
KRI Tarakan 905
KRI Bontang 906
KRI Balongan 907
-
6. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL ➡️ Total: 3 unit
KRI Semarang 594
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991
KRI Dr. Rajiman Wedyodiningrat 992
-
7. Kapal Pemetaan Bawah Air – Swasta Nasional ➡️ Total: 1 unit
KRI Pollux 935
8. Kapal Selam – PT PAL (ToT Korsel) ➡️ Total: 3 unit
KRI Nagapasa 403
KRI Ardadedali 404
KRI Alugoro 405
9. Produk Baru 2025 ➡️ Total: 3 unit
KRI Balaputradewa 322 (Fregat Merah Putih)
KRI Belati 622 (KCR)
KRI Kerambit 627 (KCR)
📊 Total Keseluruhan
KCR PT PAL = 6
KCR Swasta = 9
Kapal Patroli Cepat = 25
Korvet = 4
Logistik = 4
LPD = 3
Pemetaan = 1
Kapal Selam = 3
Produk Baru 2025 = 3
➡️ TOTAL: 62 kapal perang produksi dalam negeri (2006–2025).
===========
===========
LCS PAY DEBT NGPVs = seperti didedahkan Jawatankuasa Kira-kira Wang Negara (PAC) dan CEO LTAT, syarikat BNS menggunakan RM400 juta daripada PAYan pendahuluan bagi projek LCS untuk menjelaskan DEBT lapuk bagi projek NGPV," syarikat PSC-Naval Dockyard pada Disember 2005 sebelum dijenaMALAYDESH semula menjadi syarikat Boustead Naval Dockyard Sdn Bhd
-----
17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD.
KAYA HEAVY FREGAT = MISKIN KORVET LEMES NO ASW NO SONAR NO TORPEDO
Hapus-
Welcome to in force .......
1 UNIT KAPAL INDUK GIUSEPPE-GARIBALDI
4 UNIT FREEGAT MERAH PUTIH
2 UNIT PPA BRAWIJAYA CLASS
2 UNIT FREEGAT ISTIF
2 UNIT SCORPENE EVOLVED
-
62 KRI (BUATAN INDONESIA 2006–2025)
1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL ➡️ Total: 6 unit
KRI Kapak 625
KRI Panah 626
KRI Kerambit 627
KRI Sampari 628
KRI Tombak 629
KRI Halasan 630
-
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional ➡️ Total: 9 unit
KRI Clurit 641
KRI Kujang 642
KRI Beladau 643
KRI Alamang 644
KRI Surik 645
KRI Siwar 646
KRI Parang 647
KRI Terapang 648
KRI Golok 688 (Trimaran)
-
3. Kapal Patroli Cepat – Swasta Nasional ➡️ Total: 25 unit
KRI Pari – 849
KRI Sembilang – 850
KRI Sidat – 851
KRI Cakalang – 852
KRI Tatihu – 853
KRI Layaran – 854
KRI Madidihang – 855
KRI Kurau – 856
KRI Torani – 860
KRI Lepu – 861
KRI Albakora – 867
KRI Bubara – 868
KRI Gulamah – 869
KRI Posepa – 870
KRI Escolar – 871
KRI Karotang – 872
KRI Mata Bongsang – 873
KRI Dorang – 874
KRI Bawal – 875
KRI Tuna – 876
KRI Marlin – 877
KRI Butana – 878
KRI Selar – 879
KRI Hampala – 880
KRI Lumba-Lumba – 881
-
4. Kapal Korvet – Swasta Nasional ➡️ Total: 8 unit
KRI Diponegoro 365
KRI Hasanuddin 366
KRI Sultan Iskandar Muda 367
KRI Frans Kaisiepo 368
KRI Bung Karno 369
KRI Bung Hatta 370
KRI Raja Ali Fisabilillah 391
KRI Lukas Rumkoren 392
-
5. Kapal Logistik – Swasta Nasional ➡️ Total: 4 unit
KRI Dumai 904
KRI Tarakan 905
KRI Bontang 906
KRI Balongan 907
-
6. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL ➡️ Total: 3 unit
KRI Semarang 594
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991
KRI Dr. Rajiman Wedyodiningrat 992
-
7. Kapal Pemetaan Bawah Air – Swasta Nasional ➡️ Total: 1 unit
KRI Pollux 935
8. Kapal Selam – PT PAL (ToT Korsel) ➡️ Total: 3 unit
KRI Nagapasa 403
KRI Ardadedali 404
KRI Alugoro 405
9. Produk Baru 2025 ➡️ Total: 3 unit
KRI Balaputradewa 322 (Fregat Merah Putih)
KRI Belati 622 (KCR)
KRI Kerambit 627 (KCR)
📊 Total Keseluruhan
KCR PT PAL = 6
KCR Swasta = 9
Kapal Patroli Cepat = 25
Korvet = 4
Logistik = 4
LPD = 3
Pemetaan = 1
Kapal Selam = 3
Produk Baru 2025 = 3
➡️ TOTAL: 62 kapal perang produksi dalam negeri (2006–2025).
===========
===========
LCS PAY DEBT NGPVs = seperti didedahkan Jawatankuasa Kira-kira Wang Negara (PAC) dan CEO LTAT, syarikat BNS menggunakan RM400 juta daripada PAYan pendahuluan bagi projek LCS untuk menjelaskan DEBT lapuk bagi projek NGPV," syarikat PSC-Naval Dockyard pada Disember 2005 sebelum dijenaMALAYDESH semula menjadi syarikat Boustead Naval Dockyard Sdn Bhd
-----
17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD.
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
N⛔️ NSM
BalasHapusN⛔️ VLS
N⛔️ Torpedo
N⛔️ Sonar
N⛔️ Helidek
Tak siyap..pantes delay, sampe 2030 yaak haha!😆🍌😆
Dari 2011 Omfooonnggg haha!👎🍌👎
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4IqHpPj7NdsqQAJgRz5761B7FndyMLq8hFhrsrStFyi5hcG0Iy4VNaFl67FE5XmjcXwGAZjGUgHEwnHhSxssb-mHM7lmYINhnJjFW4bOU1tGTDseod4JxKJN9T4O0OTBoCqUs6zfx8vybmOrZ790-u_m88-o8-Venu6NuY_yjKuonNrENQ5O6pcoDbIMS/s2048/616602398_122257611656152127_3607545269913185334_n.jpg
FOTO MERIAM MSI DS30 juga sudah siap dipasang..... Guys... HOREYYYY
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHAQmOJbQAAhdet.jpg
LCS PAY DEBT NGPVs = seperti didedahkan Jawatankuasa Kira-kira Wang Negara (PAC) dan CEO LTAT, syarikat BNS menggunakan RM400 juta daripada PAYan pendahuluan bagi projek LCS untuk menjelaskan DEBT lapuk bagi projek NGPV," syarikat PSC-Naval Dockyard pada Disember 2005 sebelum dijenaMALAYDESH semula menjadi syarikat Boustead Naval Dockyard Sdn Bhd
Hapus-----
17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD.
--------------------------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
-
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
-
2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
-
2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
-
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
-
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
-
2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
-
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
-
2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
-
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
-
2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
-
2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
-
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
-
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
-
2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
-
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
-
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
-
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
________________________________________
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
-
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah.
LCS PAY DEBT NGPVs = seperti didedahkan Jawatankuasa Kira-kira Wang Negara (PAC) dan CEO LTAT, syarikat BNS menggunakan RM400 juta daripada PAYan pendahuluan bagi projek LCS untuk menjelaskan DEBT lapuk bagi projek NGPV," syarikat PSC-Naval Dockyard pada Disember 2005 sebelum dijenaMALAYDESH semula menjadi syarikat Boustead Naval Dockyard Sdn Bhd
Hapus-----
17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD.
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
RENAME = COPY PASTE = MANGKRAK DELAYED 15 YEARS .....
HapusPSC = 1995 = TRAWLERS
PSC > BNS = 2005 = NGPVs (PAY 27 UNIT REAL 6 UNIT)
BNS > LUNAS = 2024 = LCS PAY 6 UNIT DELAYED 15 YEARS
PSC-Naval Dockyard founded 1995. In 2005, Public Accounts Committee (PAC) unveiled serious corruption in the PCS-ND and caused solemn concern from the public. Under pressure of the public, MALAYDESH government enforced a reorganize result the PCS-ND to be taken over by Boustead Heavy Industries Corporation and renamed as Boustead Naval Shipyard Sdn Bhd. Boustead Heavy Industries Corporation (BHIC) was listed on Bursa MALAYDESH in 2007 and the parent company is Boustead Holdings. BHIC was known for its subsidiary Boustead Naval Shipyard (BNS) which is specialised in naval shipbuilding and ship repair.[5] BNS now had taken over by Government and renamed as Lumut Naval Shipyard (LUNAS) 2024
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
TERBAIK..... LCS 1 sudah di pasang TARING guys... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHCuelbbsAAyj1V.jpg
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
HapusNEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
Despite the auditor-general stating that PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the MALAYDESH Navy in 2004 and complete the delivery in 2007.
Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft.
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
HapusPROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
Local shipyards have poor record building big ships. LCS is one, Kedah is the first. The MMEA OPV is the other one. No need to be a cheerleader about it and trying to play it safe. It’s bad then it’s bad. Can blame the system, blame the politicians, blame the lack of controls, blame the people, the fact remains the local shipyards failed to deliver, and it has cost RMN. Less we forget, BNS (from the days of PSC-ND) had more than 20+ years to learn building complex ships. Also, the shipbuilding pipeline is too limited to support a local industry, meaning there is no learning possible – BNS (and its predecessor PSC-ND) only had contract to build 12 warships in its existence. In fact, come 2030, after 30 years, if we’re lucky the shipyard would still only have built 11 ships. In contrast ST Engineering had more than 40 ships over 28 years and have confirmed 6 new ships out to 2030.
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
TERBAIK..... LCS 1 sudah di pasang TARING guys... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHCuelbbsAAyj1V.jpg
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
HapusNEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
Despite the auditor-general stating that PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the MALAYDESH Navy in 2004 and complete the delivery in 2007.
Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft.
--------------------------------
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
Local shipyards have poor record building big ships. LCS is one, Kedah is the first. The MMEA OPV is the other one. No need to be a cheerleader about it and trying to play it safe. It’s bad then it’s bad. Can blame the system, blame the politicians, blame the lack of controls, blame the people, the fact remains the local shipyards failed to deliver, and it has cost RMN. Less we forget, BNS (from the days of PSC-ND) had more than 20+ years to learn building complex ships. Also, the shipbuilding pipeline is too limited to support a local industry, meaning there is no learning possible – BNS (and its predecessor PSC-ND) only had contract to build 12 warships in its existence. In fact, come 2030, after 30 years, if we’re lucky the shipyard would still only have built 11 ships. In contrast ST Engineering had more than 40 ships over 28 years and have confirmed 6 new ships out to 2030. Learning is one thing, tolerating “still learning” after 20 plus years is not good enough. Not recognising learning is not possible because of limited pipeline is another. Local shipyards have proven capable of building certain type of ships because of good pipeline, so good for them that they win those contract – they can learn over time to build bigger ships. But for now, no need to be a cheerleader for local shipyards pitching to win big ships for RMN and MMEA.
--------------------------------
MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
--------------------------------
FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
-
FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
--------------------------------
DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH , among other things......
--------------------------------
NGPVs > LCS > OPV > LMS= EXCLUDING AMMO = FFBNW KOSONG
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
RENAME = COPY PASTE = MANGKRAK DELAYED 15 YEARS .....
HapusPSC = 1995 = TRAWLERS
PSC > BNS = 2005 = NGPVs (PAY 27 UNIT REAL 6 UNIT)
BNS > LUNAS = 2024 = LCS PAY 6 UNIT DELAYED 15 YEARS
PSC-Naval Dockyard founded 1995. In 2005, Public Accounts Committee (PAC) unveiled serious corruption in the PCS-ND and caused solemn concern from the public. Under pressure of the public, MALAYDESH government enforced a reorganize result the PCS-ND to be taken over by Boustead Heavy Industries Corporation and renamed as Boustead Naval Shipyard Sdn Bhd. Boustead Heavy Industries Corporation (BHIC) was listed on Bursa MALAYDESH in 2007 and the parent company is Boustead Holdings. BHIC was known for its subsidiary Boustead Naval Shipyard (BNS) which is specialised in naval shipbuilding and ship repair.[5] BNS now had taken over by Government and renamed as Lumut Naval Shipyard (LUNAS) 2024
===================
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
Despite the auditor-general stating that PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the MALAYDESH Navy in 2004 and complete the delivery in 2007.
Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft.
===================
MALAYDESH 's combat equipment has several weaknesses, including:
• Ageing equipment: The MALAYDESH military's equipment is aging due to small procurement budgets over the past 25 years.
• Lack of modern assets: The MALAYDESH Armed Forces (MAF) lacks modern military assets, which puts them at risk from both internal and external threats.
• Russian-made weapons: MALAYDESH has been struggling to keep its Russian-made Su-30MKM ground-attack aircraft operational. The country is also wary of Russian-made weapons due to sanctions imposed on Russia after its invasion of Ukraine.
• Local production: The MAF is reluctant to use locally produced products. Local companies have produced prototypes of pistols and rifles, but none have materialized.
• Procurement system: The MALAYDESH procurement system needs reform.
Political interference and corruption: Political interference and corruption are undermining combat readiness.
===================
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
Local shipyards have poor record building big ships. LCS is one, Kedah is the first. The MMEA OPV is the other one. No need to be a cheerleader about it and trying to play it safe. It’s bad then it’s bad. Can blame the system, blame the politicians, blame the lack of controls, blame the people, the fact remains the local shipyards failed to deliver, and it has cost RMN. Less we forget, BNS (from the days of PSC-ND) had more than 20+ years to learn building complex ships. Also, the shipbuilding pipeline is too limited to support a local industry, meaning there is no learning possible – BNS (and its predecessor PSC-ND) only had contract to build 12 warships in its existence. In fact, come 2030, after 30 years, if we’re lucky the shipyard would still only have built 11 ships. In contrast ST Engineering had more than 40 ships over 28 years and have confirmed 6 new ships out to 2030.
==============
NGPVs > LCS > OPV > LMS= EXCLUDING AMMO = FFBNW KOSONG
TERBAIK..... LCS 1 sudah di pasang TARING guys... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHCuelbbsAAyj1V.jpg
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
HapusNEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
Despite the auditor-general stating that PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the MALAYDESH Navy in 2004 and complete the delivery in 2007.
Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft.
--------------------------------
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
Local shipyards have poor record building big ships. LCS is one, Kedah is the first. The MMEA OPV is the other one. No need to be a cheerleader about it and trying to play it safe. It’s bad then it’s bad. Can blame the system, blame the politicians, blame the lack of controls, blame the people, the fact remains the local shipyards failed to deliver, and it has cost RMN. Less we forget, BNS (from the days of PSC-ND) had more than 20+ years to learn building complex ships. Also, the shipbuilding pipeline is too limited to support a local industry, meaning there is no learning possible – BNS (and its predecessor PSC-ND) only had contract to build 12 warships in its existence. In fact, come 2030, after 30 years, if we’re lucky the shipyard would still only have built 11 ships. In contrast ST Engineering had more than 40 ships over 28 years and have confirmed 6 new ships out to 2030. Learning is one thing, tolerating “still learning” after 20 plus years is not good enough. Not recognising learning is not possible because of limited pipeline is another. Local shipyards have proven capable of building certain type of ships because of good pipeline, so good for them that they win those contract – they can learn over time to build bigger ships. But for now, no need to be a cheerleader for local shipyards pitching to win big ships for RMN and MMEA.
--------------------------------
MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
--------------------------------
FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
-
FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
--------------------------------
DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH , among other things......
--------------------------------
NGPVs > LCS > OPV > LMS= EXCLUDING AMMO = FFBNW KOSONG
RENAME = COPY PASTE = MANGKRAK DELAYED 15 YEARS .....
HapusPSC = 1995 = TRAWLERS
PSC > BNS = 2005 = NGPVs (PAY 27 UNIT REAL 6 UNIT)
BNS > LUNAS = 2024 = LCS PAY 6 UNIT DELAYED 15 YEARS
PSC-Naval Dockyard founded 1995. In 2005, Public Accounts Committee (PAC) unveiled serious corruption in the PCS-ND and caused solemn concern from the public. Under pressure of the public, MALAYDESH government enforced a reorganize result the PCS-ND to be taken over by Boustead Heavy Industries Corporation and renamed as Boustead Naval Shipyard Sdn Bhd. Boustead Heavy Industries Corporation (BHIC) was listed on Bursa MALAYDESH in 2007 and the parent company is Boustead Holdings. BHIC was known for its subsidiary Boustead Naval Shipyard (BNS) which is specialised in naval shipbuilding and ship repair.[5] BNS now had taken over by Government and renamed as Lumut Naval Shipyard (LUNAS) 2024
===================
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
Local shipyards have poor record building big ships. LCS is one, Kedah is the first. The MMEA OPV is the other one. No need to be a cheerleader about it and trying to play it safe. It’s bad then it’s bad. Can blame the system, blame the politicians, blame the lack of controls, blame the people, the fact remains the local shipyards failed to deliver, and it has cost RMN. Less we forget, BNS (from the days of PSC-ND) had more than 20+ years to learn building complex ships. Also, the shipbuilding pipeline is too limited to support a local industry, meaning there is no learning possible – BNS (and its predecessor PSC-ND) only had contract to build 12 warships in its existence. In fact, come 2030, after 30 years, if we’re lucky the shipyard would still only have built 11 ships. In contrast ST Engineering had more than 40 ships over 28 years and have confirmed 6 new ships out to 2030. Learning is one thing, tolerating “still learning” after 20 plus years is not good enough. Not recognising learning is not possible because of limited pipeline is another. Local shipyards have proven capable of building certain type of ships because of good pipeline, so good for them that they win those contract – they can learn over time to build bigger ships. But for now, no need to be a cheerleader for local shipyards pitching to win big ships for RMN and MMEA.
--------------------------------
MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
--------------------------------
FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
-
FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
--------------------------------
DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
NGPVs > LCS > OPV > LMS= EXCLUDING AMMO = FFBNW KOSONG
PERSENJATAAN LCS 1 sudah SIAP DIPASANG.... 😎😎🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHJUTA8bQAAp34m?format=jpg&name=900x900
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
HapusNEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
Despite the auditor-general stating that PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the MALAYDESH Navy in 2004 and complete the delivery in 2007.
Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft.
--------------------------------
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
PROBLEMS SHIPYARD = LCS OPV NGPVs FAILED
Local shipyards have poor record building big ships. LCS is one, Kedah is the first. The MMEA OPV is the other one. No need to be a cheerleader about it and trying to play it safe. It’s bad then it’s bad. Can blame the system, blame the politicians, blame the lack of controls, blame the people, the fact remains the local shipyards failed to deliver, and it has cost RMN. Less we forget, BNS (from the days of PSC-ND) had more than 20+ years to learn building complex ships. Also, the shipbuilding pipeline is too limited to support a local industry, meaning there is no learning possible – BNS (and its predecessor PSC-ND) only had contract to build 12 warships in its existence. In fact, come 2030, after 30 years, if we’re lucky the shipyard would still only have built 11 ships. In contrast ST Engineering had more than 40 ships over 28 years and have confirmed 6 new ships out to 2030. Learning is one thing, tolerating “still learning” after 20 plus years is not good enough. Not recognising learning is not possible because of limited pipeline is another. Local shipyards have proven capable of building certain type of ships because of good pipeline, so good for them that they win those contract – they can learn over time to build bigger ships. But for now, no need to be a cheerleader for local shipyards pitching to win big ships for RMN and MMEA.
--------------------------------
MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
--------------------------------
FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
-
FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
--------------------------------
DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH , among other things......
--------------------------------
NGPVs > LCS > OPV > LMS= EXCLUDING AMMO = FFBNW KOSONG
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
PERSENJATAAN LCS 1 sudah SIAP DIPASANG.... 😎😎🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHJUTA8bQAAp34m?format=jpg&name=900x900
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
PERSENJATAAN LCS 1 sudah SIAP DIPASANG.... 😎😎🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHJUTA8bQAAp34m?format=jpg&name=900x900
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
GORILLA MISKIN MAKIN TERSAKITI DAN PANIK.... 🙏🙏🤣🤣🤣🤣
BalasHapus2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
FACT LCS 2025 - 2011 = 15 YEARS
HapusLAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
FACT NOT YET DELIVERED :
LCS RM12.4 BILLION /5 UNIT = RM2,48 BILLION PER UNIT = SETARA HARGA DESTROYER
RM2,48 BILLION PER UNIT = SETARA HARGA DESTROYER
The cost of the project is now RM12.4 billion. This is because Ocean Sunshine Bhd (OSB) – the government owned company set up to take over BNS will be paying the BHIC and LTAT (the previous owner of BNS) some RM1.2 billion in liabilities and DEBT.
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
Video KD MAHARAJA LELA sedang SEA TRAIL.. Buat GORILLA PANIK.... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapushttps://m.youtube.com/shorts/6pLjXLN1A8M
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LCS USD 4,74 BILLION/5 UNIT = USD 948 MILLION/UNIT.
Hapus• USD 948 JUTA (EXCLUDING AMMO) = FFBNW = DELAYED
-NO NSM.
-NO VL MICA. (LOI)
-NO TORPEDO RINGAN.
-NO SECONDARY GUNS.
-NO BOFORS MK3.
https://en.wikipedia.org/wiki/Maharaja_Lela-class_frigate
-------------
PRICE DESTROYER DAN FREGAT =
-KDX 3 CLASS/SEJONG USD 900 JUTA/UNIT
-TYPE 052D CLASS USD 500-600 JUTA.
-TYPE 055 CLASS USD 920 JUTA.
-OPV PPA USD 1,3 BILLION/2 UNIT = USD 650/UNIT
--------------------------------
17 CREDITOR LCS
1. MTU Services Ingat Kawan (M) Sdn Bhd
2. include Contraves Sdn Bhd
3. Axima Concept SA
4. Contraves Advanced Devices Sdn Bhd
5. Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire
6. Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd,
7. iXblue SAS
8. iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd
9. Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd
10. AmBank Islamic Bhd
11. AmBank (M) Bhd
12. Affin Hwang Investment Bank Bhd
13. Bank Muamalat MALAYDESH Bhd
14. Affin Bank Bhd
15. Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd
16. Malayan Banking Bhd (Maybank)
17. KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD.
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
2011-2026 gowing seblah
BalasHapusTetap NO VLS, TORPEDO, APALAGI NSM...KOSONK haha!🍌🤥🍌
Video KD MAHARAJA LELA sedang SEA TRAIL.. Buat GORILLA PANIK.... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapushttps://m.youtube.com/shorts/6pLjXLN1A8M
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
NGEMIS POHANG
HapusNGEMIS POHANG
NGEMIS POHANG
-
Asrizal Rusli Beli LCA F/A-50 18 buah, percuma Pohang-class 2 buah..kalau jadi kenyataan aku janji akan meminati K-Pop termasuk drama dan band-nya..aku juga akan sertai army BTS untuk melengkapkan lagi sokongan aku kepada produk Korea Selatan.
-
HIBAH KAPAL 1967
The post stated that among his achievements in the MMEA were that he was the team leader for a suitability study on absorbing the US Coast Guard cutter – USCG Decisive. Checks on the US Coast Guard website showed that Decisive– a Reliance class cutter – was laid in 1967 and commissioned in 1968
-
HIBAH KAPAL 1968
USCGC Steadfast (WMEC-623) was a United States Coast Guard medium endurance cutter in commission for 56 years. Commissioned in 1968, Steadfast was home ported in St. Petersburg, Florida for her first 24 years of service...
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
2 tagbot setia seret kapal darat gowing lcs palsuw haha!🤥🍌🤥
BalasHapusheli dek sampe skarang KOSONK🤣
Karataaannn
⬇️⬇️⬇️⬇️
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOZEamhB2o2G7KF-tLzA8vy0d72xuz6sBEpwjKLaotcAEjO5Eb-pUAO3yzEyPJMZ-YxnA44A4cjF9rmEl2oyho9p05ZAiT7Wy7oMFd-JIecvAShxPJKYNCXOcZ8gcg_2zS6dZrXSiFwgTXocDEAHthJDhyphenhyphenU6iJNsfSNZKByl5iAvM8BYyo_6WX1g4vYVlS/s2048/624321177_122258624576152127_496386823019051863_n.jpg
GORILLA.. Rileks la.. Kenapa PANIK ni....? 🤭🤭🤣🤣🤣🤣
BalasHapus17 KREDITUR LCS
HapusBesides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD.
--------------------------------
DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
LCS BAYAR NGPVs
Hapus-
LCS (Littoral Combat Ship)
Anggaran Awal: RM9,12 Miliar
Estimasi Biaya Akhir: RM11,22 Miliar
Besaran Hutang: RM1,75 Miliar (Terdiri dari hutang bank RM956 juta dan hutang kepada vendor/OEM RM801 juta).
Status Pengiriman: Belum ada (Target kapal pertama tahun 2026).
-
NGPV (New Generation Patrol Vessel)
Anggaran Awal: RM5,35 Miliar
Estimasi Biaya Akhir: RM6,75 Miliar
Besaran Hutang: RM400 Juta (Liabilitas sisa yang sempat dibayar menggunakan dana pengalihan dari proyek LCS).
Status Pengiriman: Selesai (6 Unit Kapal).
-
OPV (Offshore Patrol Vessel)
Anggaran Awal: RM740 Juta
Estimasi Biaya Akhir: RM940 Juta
Besaran Hutang: RM152,6 Juta (Berupa pinjaman dana penyelamatan/pinjaman mudah dari pemerintah kepada kontraktor untuk menyelesaikan proyek).
Status Pengiriman: 1 Selesai, 2 Unit dalam proses.
-
HIBAH KAPAL 1967
The post stated that among his achievements in the MMEA were that he was the team leader for a suitability study on absorbing the US Coast Guard cutter – USCG Decisive. Checks on the US Coast Guard website showed that Decisive– a Reliance class cutter – was laid in 1967 and commissioned in 1968
-
HIBAH KAPAL 1968
USCGC Steadfast (WMEC-623) was a United States Coast Guard medium endurance cutter in commission for 56 years. Commissioned in 1968, Steadfast was home ported in St. Petersburg, Florida for her first 24 years of service...
-
HIBAH KAPAL 1980
KM Perwira, one of the two Bay class patrol boats donated to MMEA by Australia. It is likely that the Bay class was the design proposed for the tri-nation VLPV project in the late 80s.
-
PERBAIKAN DIBIAYAI JEPANG
Kapal patroli kedua yang disumbangkan oleh Jepang Coast Guard (JCG) untuk APMM/MMEA akan berlayar ke pulang pada akhir Mei, saat ini kapal dengan nama KM Arau ini sedang dalam tahap perbaikan akhir yang dilakukan di Jepang.
-
KAPAL MCMV 1984
Kapal penangkis periuk api Lerici class ini dibina oleh Syarikat Intermarine di Itali dan dilancarkan pada 30 Oktober 1984
-
HIBAH KAPAL 1989 DAN 1991
Jepang menghibahkan dua kapal kelas 90m masing-masing PL-01 Ojima dan PL-02 Erimo, kedua kapal ini masuk dinas di JCG pada tahun 1989 dan 1991.
-
HIBAH KAPAL1990–1991
KM Pekan is an Ojika-class offshore patrol vessel operated by the MALAYDESH Coast Guard. This ship, together with KM Arau and KM Marlin was transferred from the Japan Coast Guard to MALAYDESH in order to strengthen the relations between the two countries. The ship was built as the Ojika for the Japanese Coast Guard in 1990–1991
-
HIBAH KAPAL 1989
KM Arau is an offshore patrol vessel operated by the MALAYDESH Coast Guard. She was the second ship transferred from the Japan Coast Guard together with KM Pekan and KM Marlin. KM Arau was formerly kNOwn as Oki (PL-01) in the Japan Coast Guard.
-
😝RONGSOK1967, 1968😝
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
Video KD MAHARAJA LELA sedang SEA TRAIL.. Buat GORILLA PANIK.... 🔥🔥🤣🤣🤣
BalasHapushttps://m.youtube.com/shorts/6pLjXLN1A8M
GARIBALDI BUATAN 1981
HapusKapal induk Giuseppe Garibaldi (551) milik Angkatan Laut Italia dibangun mulai 26 Maret 1981. Kapal ini diluncurkan pada 11 Juni 1983 dan resmi masuk ke dinas aktif (mulai beroperasi) pada 30 September 1985:
-
. Media Nasional Indonesia (Versi Bahasa Inggris)
Antara News: Menyebutkan konfirmasi dari Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait bahwa kapal tersebut adalah hibah murni sehingga tidak ada biaya pembelian unit.
RI to receive its first aircraft carrier from Italy grant: Official
Indonesia's first aircraft carrier expected to arrive in 2026
-
Tempo.co English: Melaporkan bahwa negosiasi hampir selesai dan fokus saat ini beralih ke biaya modernisasi (retrofit).
Indonesia to Acquire Garibaldi Aircraft Carrier from Italy Grant, Says Ministry Official
-
The Jakarta Post: Menyoroti persiapan kru kapal yang sedang berlangsung untuk menyambut kedatangan kapal tersebut.
Indonesia expects first ever aircraft carrier in October
=
Jakarta Globe: Membahas langkah-langkah strategis TNI AL dalam menyiapkan personel berpengalaman untuk mengoperasikan kapal induk pertama ini.
Indonesia Moves Closer to Operating Its First Aircraft Carrier
-
2. Media Pertahanan & Internasional
Defence Security Asia: Menilai akuisisi ini sebagai penanda dimulainya era kapal induk dek penuh (full-deck carrier) pertama di Asia Tenggara.
Italy's Retired Aircraft Carrier Giuseppe Garibaldi Set to Join Indonesian Navy by October 2026
-
Indonesian National Police (INP) News Portal: Menyediakan rincian alokasi anggaran sekitar US$450 juta untuk integrasi sistem senjata baru.
Indonesia to Receive Italy's Giuseppe Garibaldi Aircraft Carrier
================
================
NGEMIS POHANG
NGEMIS POHANG
NGEMIS POHANG
-
Asrizal Rusli Beli LCA F/A-50 18 buah, percuma Pohang-class 2 buah..kalau jadi kenyataan aku janji akan meminati K-Pop termasuk drama dan band-nya..aku juga akan sertai army BTS untuk melengkapkan lagi sokongan aku kepada produk Korea Selatan.
-
HIBAH KAPAL 1967
The post stated that among his achievements in the MMEA were that he was the team leader for a suitability study on absorbing the US Coast Guard cutter – USCG Decisive. Checks on the US Coast Guard website showed that Decisive– a Reliance class cutter – was laid in 1967 and commissioned in 1968
-
HIBAH KAPAL 1968
USCGC Steadfast (WMEC-623) was a United States Coast Guard medium endurance cutter in commission for 56 years. Commissioned in 1968, Steadfast was home ported in St. Petersburg, Florida for her first 24 years of service...
-
😝RONGSOK1967, 1968😝
GARIBALDI BUATAN 1981
HapusKapal induk Giuseppe Garibaldi (551) milik Angkatan Laut Italia dibangun mulai 26 Maret 1981. Kapal ini diluncurkan pada 11 Juni 1983 dan resmi masuk ke dinas aktif (mulai beroperasi) pada 30 September 1985:
-
1. Media Nasional Indonesia (Versi Bahasa Inggris)
Antara News: Menyebutkan konfirmasi dari Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait bahwa kapal tersebut adalah hibah murni sehingga tidak ada biaya pembelian unit.
RI to receive its first aircraft carrier from Italy grant: Official
Indonesia's first aircraft carrier expected to arrive in 2026
-
Tempo.co English: Melaporkan bahwa negosiasi hampir selesai dan fokus saat ini beralih ke biaya modernisasi (retrofit).
Indonesia to Acquire Garibaldi Aircraft Carrier from Italy Grant, Says Ministry Official
-
The Jakarta Post: Menyoroti persiapan kru kapal yang sedang berlangsung untuk menyambut kedatangan kapal tersebut.
Indonesia expects first ever aircraft carrier in October
=
Jakarta Globe: Membahas langkah-langkah strategis TNI AL dalam menyiapkan personel berpengalaman untuk mengoperasikan kapal induk pertama ini.
Indonesia Moves Closer to Operating Its First Aircraft Carrier
-
2. Media Pertahanan & Internasional
Defence Security Asia: Menilai akuisisi ini sebagai penanda dimulainya era kapal induk dek penuh (full-deck carrier) pertama di Asia Tenggara.
Italy's Retired Aircraft Carrier Giuseppe Garibaldi Set to Join Indonesian Navy by October 2026
-
Indonesian National Police (INP) News Portal: Menyediakan rincian alokasi anggaran sekitar US$450 juta untuk integrasi sistem senjata baru.
Indonesia to Receive Italy's Giuseppe Garibaldi Aircraft Carrier
================
================
KAPAL BUATAN 1960 =
BEKAS MARINE POLICE BEKAS MMEA = RMN informed us that they are getting a new boat – albeit a third hand one – courtesy of the MMEA. MMEA received from the Marine police back in 2011.
-
KAPAL BEKAS BEKAS MMEA =
RMN has taken delivery of ex-Sundang on October 23 after the patrol craft completed its refit. She is the first of two ex-MMEA PC
-
HIBAH KAPAL 1967
The post stated that among his achievements in the MMEA were that he was the team leader for a suitability study on absorbing the US Coast Guard cutter – USCG Decisive. Checks on the US Coast Guard website showed that Decisive– a Reliance class cutter – was laid in 1967 and commissioned in 1968
-
HIBAH KAPAL 1968
USCGC Steadfast (WMEC-623) was a United States Coast Guard medium endurance cutter in commission for 56 years. Commissioned in 1968, Steadfast was home ported in St. Petersburg, Florida for her first 24 years of service...
-
HIBAH KAPAL 1980
KM Perwira, one of the two Bay class patrol boats donated to MMEA by Australia. It is likely that the Bay class was the design proposed for the tri-nation VLPV project in the late 80s.
-
PERBAIKAN DIBIAYAI JEPANG
Kapal patroli kedua yang disumbangkan oleh Jepang Coast Guard (JCG) untuk APMM/MMEA akan berlayar ke pulang pada akhir Mei, saat ini kapal dengan nama KM Arau ini sedang dalam tahap perbaikan akhir yang dilakukan di Jepang.
-
KAPAL MCMV 1984
Kapal penangkis periuk api Lerici class ini dibina oleh Syarikat Intermarine di Itali dan dilancarkan pada 30 Oktober 1984
-
HIBAH KAPAL 1989 DAN 1991
Jepang menghibahkan dua kapal kelas 90m masing-masing PL-01 Ojima dan PL-02 Erimo, kedua kapal ini masuk dinas di JCG pada tahun 1989 dan 1991.
-
HIBAH KAPAL1990–1991
KM Pekan is an Ojika-class offshore patrol vessel operated by the MALAYDESH Coast Guard. This ship, together with KM Arau and KM Marlin was transferred from the Japan Coast Guard to MALAYDESH in order to strengthen the relations between the two countries. The ship was built as the Ojika for the Japanese Coast Guard in 1990–1991
-
HIBAH KAPAL 1989
KM Arau is an offshore patrol vessel operated by the MALAYDESH Coast Guard. She was the second ship transferred from the Japan Coast Guard together with KM Pekan and KM Marlin. KM Arau was formerly kNOwn as Oki (PL-01) in the Japan Coast Guard.
-
😝RONGSOK1967, 1968😝
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
sea trial tu macam ini....gaspoool🔥 30 knot
BalasHapuskapal opv kita bisa ngepot ehh ngedrift haha!👍🤭👍
seblah kapal kosonk, 2 tagbot tariiiiiikkk haha!🤥🤣🤥
https://www.facebook.com/reel/1564363734571375/?referral_source=external_deeplink&original_uri=https://www.facebook.com/share/r/1EJfJPubKs/
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
PERSENJATAAN LCS 1 sudah SIAP DIPASANG guys .... 😎😎🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHJUTA8bQAAp34m?format=jpg&name=900x900
KAYA HEAVY FREGAT = MISKIN KORVET LEMES NO ASW NO SONAR NO TORPEDO
Hapus-
Welcome to in force .......
1 UNIT KAPAL INDUK GIUSEPPE-GARIBALDI
4 UNIT FREEGAT MERAH PUTIH
2 UNIT PPA BRAWIJAYA CLASS
2 UNIT FREEGAT ISTIF
2 UNIT SCORPENE EVOLVED
-
62 KRI (BUATAN INDONESIA 2006–2025)
1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL ➡️ Total: 6 unit
KRI Kapak 625
KRI Panah 626
KRI Kerambit 627
KRI Sampari 628
KRI Tombak 629
KRI Halasan 630
-
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional ➡️ Total: 9 unit
KRI Clurit 641
KRI Kujang 642
KRI Beladau 643
KRI Alamang 644
KRI Surik 645
KRI Siwar 646
KRI Parang 647
KRI Terapang 648
KRI Golok 688 (Trimaran)
-
3. Kapal Patroli Cepat – Swasta Nasional ➡️ Total: 25 unit
KRI Pari – 849
KRI Sembilang – 850
KRI Sidat – 851
KRI Cakalang – 852
KRI Tatihu – 853
KRI Layaran – 854
KRI Madidihang – 855
KRI Kurau – 856
KRI Torani – 860
KRI Lepu – 861
KRI Albakora – 867
KRI Bubara – 868
KRI Gulamah – 869
KRI Posepa – 870
KRI Escolar – 871
KRI Karotang – 872
KRI Mata Bongsang – 873
KRI Dorang – 874
KRI Bawal – 875
KRI Tuna – 876
KRI Marlin – 877
KRI Butana – 878
KRI Selar – 879
KRI Hampala – 880
KRI Lumba-Lumba – 881
-
4. Kapal Korvet – Swasta Nasional ➡️ Total: 8 unit
KRI Diponegoro 365
KRI Hasanuddin 366
KRI Sultan Iskandar Muda 367
KRI Frans Kaisiepo 368
KRI Bung Karno 369
KRI Bung Hatta 370
KRI Raja Ali Fisabilillah 391
KRI Lukas Rumkoren 392
-
5. Kapal Logistik – Swasta Nasional ➡️ Total: 4 unit
KRI Dumai 904
KRI Tarakan 905
KRI Bontang 906
KRI Balongan 907
-
6. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL ➡️ Total: 3 unit
KRI Semarang 594
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991
KRI Dr. Rajiman Wedyodiningrat 992
-
7. Kapal Pemetaan Bawah Air – Swasta Nasional ➡️ Total: 1 unit
KRI Pollux 935
8. Kapal Selam – PT PAL (ToT Korsel) ➡️ Total: 3 unit
KRI Nagapasa 403
KRI Ardadedali 404
KRI Alugoro 405
9. Produk Baru 2025 ➡️ Total: 3 unit
KRI Balaputradewa 322 (Fregat Merah Putih)
KRI Belati 622 (KCR)
KRI Kerambit 627 (KCR)
📊 Total Keseluruhan
KCR PT PAL = 6
KCR Swasta = 9
Kapal Patroli Cepat = 25
Korvet = 4
Logistik = 4
LPD = 3
Pemetaan = 1
Kapal Selam = 3
Produk Baru 2025 = 3
➡️ TOTAL: 62 kapal perang produksi dalam negeri (2006–2025).
===========
===========
LCS PAY DEBT NGPVs = seperti didedahkan Jawatankuasa Kira-kira Wang Negara (PAC) dan CEO LTAT, syarikat BNS menggunakan RM400 juta daripada PAYan pendahuluan bagi projek LCS untuk menjelaskan DEBT lapuk bagi projek NGPV," syarikat PSC-Naval Dockyard pada Disember 2005 sebelum dijenaMALAYDESH semula menjadi syarikat Boustead Naval Dockyard Sdn Bhd
-----
17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD.
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
Pertama kali dikawasan OPV TWIN SEA TRIAL .. bergandengan hore haha!🥳✌️🥳
BalasHapushayoo seblah mana bisa...tp klo barisan mangkrak negri🎰kasbon genting jagonya haha!😎😂😎
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/watch/?v=884896680712795&vanity=61560907836327
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
LCS KEMBARAN MOGAMI...... STEALTH guys..... 😎😎😎😎
BalasHapusKAYA HEAVY FREGAT = MISKIN KORVET LEMES NO ASW NO SONAR NO TORPEDO
Hapus-
Welcome to in force .......
1 UNIT KAPAL INDUK GIUSEPPE-GARIBALDI
4 UNIT FREEGAT MERAH PUTIH
2 UNIT PPA BRAWIJAYA CLASS
2 UNIT FREEGAT ISTIF
2 UNIT SCORPENE EVOLVED
-
62 KRI (BUATAN INDONESIA 2006–2025)
1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL ➡️ Total: 6 unit
KRI Kapak 625
KRI Panah 626
KRI Kerambit 627
KRI Sampari 628
KRI Tombak 629
KRI Halasan 630
-
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional ➡️ Total: 9 unit
KRI Clurit 641
KRI Kujang 642
KRI Beladau 643
KRI Alamang 644
KRI Surik 645
KRI Siwar 646
KRI Parang 647
KRI Terapang 648
KRI Golok 688 (Trimaran)
-
3. Kapal Patroli Cepat – Swasta Nasional ➡️ Total: 25 unit
KRI Pari – 849
KRI Sembilang – 850
KRI Sidat – 851
KRI Cakalang – 852
KRI Tatihu – 853
KRI Layaran – 854
KRI Madidihang – 855
KRI Kurau – 856
KRI Torani – 860
KRI Lepu – 861
KRI Albakora – 867
KRI Bubara – 868
KRI Gulamah – 869
KRI Posepa – 870
KRI Escolar – 871
KRI Karotang – 872
KRI Mata Bongsang – 873
KRI Dorang – 874
KRI Bawal – 875
KRI Tuna – 876
KRI Marlin – 877
KRI Butana – 878
KRI Selar – 879
KRI Hampala – 880
KRI Lumba-Lumba – 881
-
4. Kapal Korvet – Swasta Nasional ➡️ Total: 8 unit
KRI Diponegoro 365
KRI Hasanuddin 366
KRI Sultan Iskandar Muda 367
KRI Frans Kaisiepo 368
KRI Bung Karno 369
KRI Bung Hatta 370
KRI Raja Ali Fisabilillah 391
KRI Lukas Rumkoren 392
-
5. Kapal Logistik – Swasta Nasional ➡️ Total: 4 unit
KRI Dumai 904
KRI Tarakan 905
KRI Bontang 906
KRI Balongan 907
-
6. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL ➡️ Total: 3 unit
KRI Semarang 594
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991
KRI Dr. Rajiman Wedyodiningrat 992
-
7. Kapal Pemetaan Bawah Air – Swasta Nasional ➡️ Total: 1 unit
KRI Pollux 935
8. Kapal Selam – PT PAL (ToT Korsel) ➡️ Total: 3 unit
KRI Nagapasa 403
KRI Ardadedali 404
KRI Alugoro 405
9. Produk Baru 2025 ➡️ Total: 3 unit
KRI Balaputradewa 322 (Fregat Merah Putih)
KRI Belati 622 (KCR)
KRI Kerambit 627 (KCR)
📊 Total Keseluruhan
KCR PT PAL = 6
KCR Swasta = 9
Kapal Patroli Cepat = 25
Korvet = 4
Logistik = 4
LPD = 3
Pemetaan = 1
Kapal Selam = 3
Produk Baru 2025 = 3
➡️ TOTAL: 62 kapal perang produksi dalam negeri (2006–2025).
===========
===========
CHANGE SKIN = CHANGE NAME = MANGKRAK DELATED 15 YEARS .....
PSC = 1995 = TRAWLERS
PSC > BNS = 2005 = NGPVs (PAY 27 UNIT REAL 6 UNIT)
BNS > LUNAS = 2024 = LCS PAY 6 UNIT DELAYED 15 YEARS
PSC-Naval Dockyard founded 1995. In 2005, Public Accounts Committee (PAC) unveiled serious corruption in the PCS-ND and caused solemn concern from the public. Under pressure of the public, MALAYDESH government enforced a reorganize result the PCS-ND to be taken over by Boustead Heavy Industries Corporation and renamed as Boustead Naval Shipyard Sdn Bhd. Boustead Heavy Industries Corporation (BHIC) was listed on Bursa MALAYDESH in 2007 and the parent company is Boustead Holdings. BHIC was known for its subsidiary Boustead Naval Shipyard (BNS) which is specialised in naval shipbuilding and ship repair.[5] BNS now had taken over by Government and renamed as Lumut Naval Shipyard (LUNAS) 2024
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
PERSENJATAAN LCS 1 sudah SIAP DIPASANG.... 😎😎🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHJUTA8bQAAp34m?format=jpg&name=900x900
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
Hapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
KAYA HEAVY FREGAT = MISKIN KORVET LEMES NO ASW NO SONAR NO TORPEDO
Hapus-
Welcome to in force .......
1 UNIT KAPAL INDUK GIUSEPPE-GARIBALDI
4 UNIT FREEGAT MERAH PUTIH
2 UNIT PPA BRAWIJAYA CLASS
2 UNIT FREEGAT ISTIF
2 UNIT SCORPENE EVOLVED
-
62 KRI (BUATAN INDONESIA 2006–2025)
1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL ➡️ Total: 6 unit
KRI Kapak 625
KRI Panah 626
KRI Kerambit 627
KRI Sampari 628
KRI Tombak 629
KRI Halasan 630
-
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional ➡️ Total: 9 unit
KRI Clurit 641
KRI Kujang 642
KRI Beladau 643
KRI Alamang 644
KRI Surik 645
KRI Siwar 646
KRI Parang 647
KRI Terapang 648
KRI Golok 688 (Trimaran)
-
3. Kapal Patroli Cepat – Swasta Nasional ➡️ Total: 25 unit
KRI Pari – 849
KRI Sembilang – 850
KRI Sidat – 851
KRI Cakalang – 852
KRI Tatihu – 853
KRI Layaran – 854
KRI Madidihang – 855
KRI Kurau – 856
KRI Torani – 860
KRI Lepu – 861
KRI Albakora – 867
KRI Bubara – 868
KRI Gulamah – 869
KRI Posepa – 870
KRI Escolar – 871
KRI Karotang – 872
KRI Mata Bongsang – 873
KRI Dorang – 874
KRI Bawal – 875
KRI Tuna – 876
KRI Marlin – 877
KRI Butana – 878
KRI Selar – 879
KRI Hampala – 880
KRI Lumba-Lumba – 881
-
4. Kapal Korvet – Swasta Nasional ➡️ Total: 8 unit
KRI Diponegoro 365
KRI Hasanuddin 366
KRI Sultan Iskandar Muda 367
KRI Frans Kaisiepo 368
KRI Bung Karno 369
KRI Bung Hatta 370
KRI Raja Ali Fisabilillah 391
KRI Lukas Rumkoren 392
-
5. Kapal Logistik – Swasta Nasional ➡️ Total: 4 unit
KRI Dumai 904
KRI Tarakan 905
KRI Bontang 906
KRI Balongan 907
-
6. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL ➡️ Total: 3 unit
KRI Semarang 594
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991
KRI Dr. Rajiman Wedyodiningrat 992
-
7. Kapal Pemetaan Bawah Air – Swasta Nasional ➡️ Total: 1 unit
KRI Pollux 935
8. Kapal Selam – PT PAL (ToT Korsel) ➡️ Total: 3 unit
KRI Nagapasa 403
KRI Ardadedali 404
KRI Alugoro 405
9. Produk Baru 2025 ➡️ Total: 3 unit
KRI Balaputradewa 322 (Fregat Merah Putih)
KRI Belati 622 (KCR)
KRI Kerambit 627 (KCR)
📊 Total Keseluruhan
KCR PT PAL = 6
KCR Swasta = 9
Kapal Patroli Cepat = 25
Korvet = 4
Logistik = 4
LPD = 3
Pemetaan = 1
Kapal Selam = 3
Produk Baru 2025 = 3
➡️ TOTAL: 62 kapal perang produksi dalam negeri (2006–2025).
===========
===========
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
NEVER BUILT ANYTHING BUT = TRAWLERS OR POLICE BOATS
Despite the auditor-general stating that PSC-Naval Dockyard had never built anything but trawlers or police boats before being given the contract, the company was contracted to deliver six patrol boats for the MALAYDESH Navy in 2004 and complete the delivery in 2007.
Those were supposed to be the first of 27 offshore vessels ultimately cost RM24 billion plus the right to maintain and repair all of the country’s naval craft
KAYA HEAVY FREGAT = MISKIN KORVET LEMES NO ASW NO SONAR NO TORPEDO
BalasHapus-
Welcome to in force .......
1 UNIT KAPAL INDUK GIUSEPPE-GARIBALDI
4 UNIT FREEGAT MERAH PUTIH
2 UNIT PPA BRAWIJAYA CLASS
2 UNIT FREEGAT ISTIF
2 UNIT SCORPENE EVOLVED
-
62 KRI (BUATAN INDONESIA 2006–2025)
1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL ➡️ Total: 6 unit
KRI Kapak 625
KRI Panah 626
KRI Kerambit 627
KRI Sampari 628
KRI Tombak 629
KRI Halasan 630
-
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional ➡️ Total: 9 unit
KRI Clurit 641
KRI Kujang 642
KRI Beladau 643
KRI Alamang 644
KRI Surik 645
KRI Siwar 646
KRI Parang 647
KRI Terapang 648
KRI Golok 688 (Trimaran)
-
3. Kapal Patroli Cepat – Swasta Nasional ➡️ Total: 25 unit
KRI Pari – 849
KRI Sembilang – 850
KRI Sidat – 851
KRI Cakalang – 852
KRI Tatihu – 853
KRI Layaran – 854
KRI Madidihang – 855
KRI Kurau – 856
KRI Torani – 860
KRI Lepu – 861
KRI Albakora – 867
KRI Bubara – 868
KRI Gulamah – 869
KRI Posepa – 870
KRI Escolar – 871
KRI Karotang – 872
KRI Mata Bongsang – 873
KRI Dorang – 874
KRI Bawal – 875
KRI Tuna – 876
KRI Marlin – 877
KRI Butana – 878
KRI Selar – 879
KRI Hampala – 880
KRI Lumba-Lumba – 881
-
4. Kapal Korvet – Swasta Nasional ➡️ Total: 8 unit
KRI Diponegoro 365
KRI Hasanuddin 366
KRI Sultan Iskandar Muda 367
KRI Frans Kaisiepo 368
KRI Bung Karno 369
KRI Bung Hatta 370
KRI Raja Ali Fisabilillah 391
KRI Lukas Rumkoren 392
-
5. Kapal Logistik – Swasta Nasional ➡️ Total: 4 unit
KRI Dumai 904
KRI Tarakan 905
KRI Bontang 906
KRI Balongan 907
-
6. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL ➡️ Total: 3 unit
KRI Semarang 594
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991
KRI Dr. Rajiman Wedyodiningrat 992
-
7. Kapal Pemetaan Bawah Air – Swasta Nasional ➡️ Total: 1 unit
KRI Pollux 935
8. Kapal Selam – PT PAL (ToT Korsel) ➡️ Total: 3 unit
KRI Nagapasa 403
KRI Ardadedali 404
KRI Alugoro 405
9. Produk Baru 2025 ➡️ Total: 3 unit
KRI Balaputradewa 322 (Fregat Merah Putih)
KRI Belati 622 (KCR)
KRI Kerambit 627 (KCR)
📊 Total Keseluruhan
KCR PT PAL = 6
KCR Swasta = 9
Kapal Patroli Cepat = 25
Korvet = 4
Logistik = 4
LPD = 3
Pemetaan = 1
Kapal Selam = 3
Produk Baru 2025 = 3
➡️ TOTAL: 62 kapal perang produksi dalam negeri (2006–2025).
===========
===========
MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
--------------------------------
FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
-
FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
--------------------------------
DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
Aset Kapal Kombatan Terbaruw kita donk
BalasHapusFULL Radar Aesa haha!🦾🧞♂️🦾
✅️2 PPA KRONOS AESA
✅️4 AH140 FMP CENK 350, 400 AESA
✅️3 OPV 98 HENSOLDT TRS 4D AESA
✅️2 KCR 68 PALINDO CENK 200 AESA
✅️1 KCR 60 TESCO CENK 200 AESA
radar aesa kita mudah saja tangkap lele lcs Omfong haha!😎👍😎
sedangkan negri🎰kasino genting, tak punyak aesa haha!🤪👎🤪
gowing lcs akan terusz delay, last last Kensel haha!🤣😋🤣
2026 BUDEGT MILITER MALAYDESH = DIPANGKAS
BalasHapus---------------------------------
1. REUTERS (KANTOR BERITA UTAMA)
Sebagai sumber pertama yang meninjau dokumen internal pemerintah, Reuters melaporkan bahwa Perbendaharaan Malaydesh telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026. Laporan ini menyoroti bahwa lonjakan harga energi akibat perang di Iran telah membuat tagihan subsidi publik membengkak hingga RM 58,4 miliar, jauh melampaui alokasi awal sebesar RM 15 miliar.
---------------------------------
2. THE STRAITS TIMES
Media ini menekankan upaya pemerintah Malaydesh untuk melindungi warga dari lonjakan harga akibat konflik "US-Israeli war on Iran". The Straits Times merinci instruksi dari Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Datuk Johan Mahmood Merican, yang meminta peninjauan kembali pengeluaran operasional dan pengajuan proposal pemotongan biaya paling lambat 15 Mei 2026.
---------------------------------
3. THE EDGE MALAYDESH
The Edge memfokuskan laporannya pada konfirmasi dari juru bicara pemerintah, Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, yang menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kembali program dan aktivitas negara di tengah krisis pasokan global. Berita ini juga mencatat bahwa dokumen internal tersebut mengusulkan pembatasan gaji/tunjangan untuk lowongan kerja yang belum terisi serta pengurangan belanja aset.
---------------------------------
4. FREE MALAYDESH TODAY (FMT)
FMT menyoroti dampak spesifik pada sektor publik, melaporkan usulan pemotongan anggaran sebesar RM 5,4 miliar untuk Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, FMT mencatat instruksi pemerintah untuk menunda konferensi, seminar, bengkel kerja (workshop), serta pembekuan asupan baru pegawai negeri sebagai langkah penghematan tambahan.
---------------------------------
5. NEW STRAITS TIMES (NST)
NST memberikan penekanan bahwa meskipun ada pemotongan anggaran yang signifikan, Kementerian Kewangan menjamin bahwa layanan publik yang kritis atau esensial tidak akan terganggu. Laporan mereka mendetailkan bahwa langkah ini adalah strategi fiskal yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi nasional menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat drastis
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 MILIAR
2011: RM 456,1 MILIAR
2012: RM 501,6 MILIAR
2013: RM 547,7 MILIAR
2014: RM 582,8 MILIAR
2015: RM 630,5 MILIAR
2016: RM 648,5 MILIAR
2017: RM 686,8 MILIAR
2018: RM 1,19 TRILIUN
2019: RM 1,25 TRILIUN
2020: RM 1,32 TRILIUN
2021: RM 1,38 TRILIUN
2022: RM 1,45 TRILIUN
2023: RM 1,53 TRILIUN
2024: RM 1,63 TRILIUN
2025: RM 1,71 TRILIUN
2026: RM 1,79 TRILIUN
-
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
GORILLA tak tahu ke yang kapal PPA OMPONG dan Frigate MERAH PUTING nya OMPONG TORPEDO..? FFBNW ya guys.... 🤣🤣🤣🤣🤣
BalasHapusBUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
HapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
KAYA HEAVY FREGAT = MISKIN KORVET LEMES NO ASW NO SONAR NO TORPEDO
Hapus-
Welcome to in force .......
1 UNIT KAPAL INDUK GIUSEPPE-GARIBALDI
4 UNIT FREEGAT MERAH PUTIH
2 UNIT PPA BRAWIJAYA CLASS
2 UNIT FREEGAT ISTIF
2 UNIT SCORPENE EVOLVED
-
62 KRI (BUATAN INDONESIA 2006–2025)
1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL ➡️ Total: 6 unit
KRI Kapak 625
KRI Panah 626
KRI Kerambit 627
KRI Sampari 628
KRI Tombak 629
KRI Halasan 630
-
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional ➡️ Total: 9 unit
KRI Clurit 641
KRI Kujang 642
KRI Beladau 643
KRI Alamang 644
KRI Surik 645
KRI Siwar 646
KRI Parang 647
KRI Terapang 648
KRI Golok 688 (Trimaran)
-
3. Kapal Patroli Cepat – Swasta Nasional ➡️ Total: 25 unit
KRI Pari – 849
KRI Sembilang – 850
KRI Sidat – 851
KRI Cakalang – 852
KRI Tatihu – 853
KRI Layaran – 854
KRI Madidihang – 855
KRI Kurau – 856
KRI Torani – 860
KRI Lepu – 861
KRI Albakora – 867
KRI Bubara – 868
KRI Gulamah – 869
KRI Posepa – 870
KRI Escolar – 871
KRI Karotang – 872
KRI Mata Bongsang – 873
KRI Dorang – 874
KRI Bawal – 875
KRI Tuna – 876
KRI Marlin – 877
KRI Butana – 878
KRI Selar – 879
KRI Hampala – 880
KRI Lumba-Lumba – 881
-
4. Kapal Korvet – Swasta Nasional ➡️ Total: 8 unit
KRI Diponegoro 365
KRI Hasanuddin 366
KRI Sultan Iskandar Muda 367
KRI Frans Kaisiepo 368
KRI Bung Karno 369
KRI Bung Hatta 370
KRI Raja Ali Fisabilillah 391
KRI Lukas Rumkoren 392
-
5. Kapal Logistik – Swasta Nasional ➡️ Total: 4 unit
KRI Dumai 904
KRI Tarakan 905
KRI Bontang 906
KRI Balongan 907
-
6. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL ➡️ Total: 3 unit
KRI Semarang 594
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991
KRI Dr. Rajiman Wedyodiningrat 992
-
7. Kapal Pemetaan Bawah Air – Swasta Nasional ➡️ Total: 1 unit
KRI Pollux 935
8. Kapal Selam – PT PAL (ToT Korsel) ➡️ Total: 3 unit
KRI Nagapasa 403
KRI Ardadedali 404
KRI Alugoro 405
9. Produk Baru 2025 ➡️ Total: 3 unit
KRI Balaputradewa 322 (Fregat Merah Putih)
KRI Belati 622 (KCR)
KRI Kerambit 627 (KCR)
📊 Total Keseluruhan
KCR PT PAL = 6
KCR Swasta = 9
Kapal Patroli Cepat = 25
Korvet = 4
Logistik = 4
LPD = 3
Pemetaan = 1
Kapal Selam = 3
Produk Baru 2025 = 3
➡️ TOTAL: 62 kapal perang produksi dalam negeri (2006–2025).
===========
===========
MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
--------------------------------
FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
-
FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
--------------------------------
DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
mao ringgit, dolar selangit...
BalasHapusyang fenting BBM SUPER MURAH haha!✌️😆✌️
Apalagi Beras...Banyaaakkkkkk👌
ehh tiba2 negri🎰kasino tipe M, mengemis beras, katanya kaya tapi nawar harga seharga bekatul..bikin Malyu Britis haha!😂🍌😂
klaim kaya, Ngemis Beras minta harga Subsidi????
Bayangkan seluruh warganyet negri🎰kasino semenanjung kuala lumpo dan 9 Sultan minta Beras Subsidi haha!😄🤣😄
uda Fix seblah Pembual Dmiskinos haha!🤥🍌🤥
⬇️⬇️⬇️⬇️
https://youtube.com/watch?v=q0RXUPYRa08#
PERSENJATAAN LCS 1 sudah SIAP DIPASANG.... 😎😎🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHJUTA8bQAAp34m?format=jpg&name=900x900
BUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
HapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
KAYA HEAVY FREGAT = MISKIN KORVET LEMES NO ASW NO SONAR NO TORPEDO
Hapus-
Welcome to in force .......
1 UNIT KAPAL INDUK GIUSEPPE-GARIBALDI
4 UNIT FREEGAT MERAH PUTIH
2 UNIT PPA BRAWIJAYA CLASS
2 UNIT FREEGAT ISTIF
2 UNIT SCORPENE EVOLVED
-
62 KRI (BUATAN INDONESIA 2006–2025)
1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL ➡️ Total: 6 unit
KRI Kapak 625
KRI Panah 626
KRI Kerambit 627
KRI Sampari 628
KRI Tombak 629
KRI Halasan 630
-
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional ➡️ Total: 9 unit
KRI Clurit 641
KRI Kujang 642
KRI Beladau 643
KRI Alamang 644
KRI Surik 645
KRI Siwar 646
KRI Parang 647
KRI Terapang 648
KRI Golok 688 (Trimaran)
-
3. Kapal Patroli Cepat – Swasta Nasional ➡️ Total: 25 unit
KRI Pari – 849
KRI Sembilang – 850
KRI Sidat – 851
KRI Cakalang – 852
KRI Tatihu – 853
KRI Layaran – 854
KRI Madidihang – 855
KRI Kurau – 856
KRI Torani – 860
KRI Lepu – 861
KRI Albakora – 867
KRI Bubara – 868
KRI Gulamah – 869
KRI Posepa – 870
KRI Escolar – 871
KRI Karotang – 872
KRI Mata Bongsang – 873
KRI Dorang – 874
KRI Bawal – 875
KRI Tuna – 876
KRI Marlin – 877
KRI Butana – 878
KRI Selar – 879
KRI Hampala – 880
KRI Lumba-Lumba – 881
-
4. Kapal Korvet – Swasta Nasional ➡️ Total: 8 unit
KRI Diponegoro 365
KRI Hasanuddin 366
KRI Sultan Iskandar Muda 367
KRI Frans Kaisiepo 368
KRI Bung Karno 369
KRI Bung Hatta 370
KRI Raja Ali Fisabilillah 391
KRI Lukas Rumkoren 392
-
5. Kapal Logistik – Swasta Nasional ➡️ Total: 4 unit
KRI Dumai 904
KRI Tarakan 905
KRI Bontang 906
KRI Balongan 907
-
6. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL ➡️ Total: 3 unit
KRI Semarang 594
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991
KRI Dr. Rajiman Wedyodiningrat 992
-
7. Kapal Pemetaan Bawah Air – Swasta Nasional ➡️ Total: 1 unit
KRI Pollux 935
8. Kapal Selam – PT PAL (ToT Korsel) ➡️ Total: 3 unit
KRI Nagapasa 403
KRI Ardadedali 404
KRI Alugoro 405
9. Produk Baru 2025 ➡️ Total: 3 unit
KRI Balaputradewa 322 (Fregat Merah Putih)
KRI Belati 622 (KCR)
KRI Kerambit 627 (KCR)
📊 Total Keseluruhan
KCR PT PAL = 6
KCR Swasta = 9
Kapal Patroli Cepat = 25
Korvet = 4
Logistik = 4
LPD = 3
Pemetaan = 1
Kapal Selam = 3
Produk Baru 2025 = 3
➡️ TOTAL: 62 kapal perang produksi dalam negeri (2006–2025).
===========
===========
MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
--------------------------------
FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
-
FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
--------------------------------
DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
PERSENJATAAN LCS 1 sudah SIAP DIPASANG.... 😎😎🇲🇾🇲🇾
BalasHapushttps://pbs.twimg.com/media/HHJUTA8bQAAp34m?format=jpg&name=900x900
BUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
HapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
KAYA HEAVY FREGAT = MISKIN KORVET LEMES NO ASW NO SONAR NO TORPEDO
Hapus-
Welcome to in force .......
1 UNIT KAPAL INDUK GIUSEPPE-GARIBALDI
4 UNIT FREEGAT MERAH PUTIH
2 UNIT PPA BRAWIJAYA CLASS
2 UNIT FREEGAT ISTIF
2 UNIT SCORPENE EVOLVED
-
62 KRI (BUATAN INDONESIA 2006–2025)
1. Kapal Cepat Rudal (KCR) – PT PAL ➡️ Total: 6 unit
KRI Kapak 625
KRI Panah 626
KRI Kerambit 627
KRI Sampari 628
KRI Tombak 629
KRI Halasan 630
-
2. Kapal Cepat Rudal (KCR) – Swasta Nasional ➡️ Total: 9 unit
KRI Clurit 641
KRI Kujang 642
KRI Beladau 643
KRI Alamang 644
KRI Surik 645
KRI Siwar 646
KRI Parang 647
KRI Terapang 648
KRI Golok 688 (Trimaran)
-
3. Kapal Patroli Cepat – Swasta Nasional ➡️ Total: 25 unit
KRI Pari – 849
KRI Sembilang – 850
KRI Sidat – 851
KRI Cakalang – 852
KRI Tatihu – 853
KRI Layaran – 854
KRI Madidihang – 855
KRI Kurau – 856
KRI Torani – 860
KRI Lepu – 861
KRI Albakora – 867
KRI Bubara – 868
KRI Gulamah – 869
KRI Posepa – 870
KRI Escolar – 871
KRI Karotang – 872
KRI Mata Bongsang – 873
KRI Dorang – 874
KRI Bawal – 875
KRI Tuna – 876
KRI Marlin – 877
KRI Butana – 878
KRI Selar – 879
KRI Hampala – 880
KRI Lumba-Lumba – 881
-
4. Kapal Korvet – Swasta Nasional ➡️ Total: 8 unit
KRI Diponegoro 365
KRI Hasanuddin 366
KRI Sultan Iskandar Muda 367
KRI Frans Kaisiepo 368
KRI Bung Karno 369
KRI Bung Hatta 370
KRI Raja Ali Fisabilillah 391
KRI Lukas Rumkoren 392
-
5. Kapal Logistik – Swasta Nasional ➡️ Total: 4 unit
KRI Dumai 904
KRI Tarakan 905
KRI Bontang 906
KRI Balongan 907
-
6. Kapal LPD (Landing Platform Dock) – PT PAL ➡️ Total: 3 unit
KRI Semarang 594
KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991
KRI Dr. Rajiman Wedyodiningrat 992
-
7. Kapal Pemetaan Bawah Air – Swasta Nasional ➡️ Total: 1 unit
KRI Pollux 935
8. Kapal Selam – PT PAL (ToT Korsel) ➡️ Total: 3 unit
KRI Nagapasa 403
KRI Ardadedali 404
KRI Alugoro 405
9. Produk Baru 2025 ➡️ Total: 3 unit
KRI Balaputradewa 322 (Fregat Merah Putih)
KRI Belati 622 (KCR)
KRI Kerambit 627 (KCR)
📊 Total Keseluruhan
KCR PT PAL = 6
KCR Swasta = 9
Kapal Patroli Cepat = 25
Korvet = 4
Logistik = 4
LPD = 3
Pemetaan = 1
Kapal Selam = 3
Produk Baru 2025 = 3
➡️ TOTAL: 62 kapal perang produksi dalam negeri (2006–2025).
===========
===========
FACT LCS 2025 - 2011 = 15 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
FACT NOT YET DELIVERED :
LCS RM12.4 BILLION /5 UNIT = RM2,48 BILLION PER UNIT = SETARA HARGA DESTROYER
RM2,48 BILLION PER UNIT = SETARA HARGA DESTROYER
The cost of the project is now RM12.4 billion. This is because Ocean Sunshine Bhd (OSB) – the government owned company set up to take over BNS will be paying the BHIC and LTAT (the previous owner of BNS) some RM1.2 billion in liabilities and DEBT.
BUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
BalasHapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
masa semenanjung minta kita subsidi beras mreka...edan euy haha!😂🍌😂
BalasHapusKD MAHARAJA LELA bukan saja sea trail dengan jayanya... Malah sistem PERSENJATAAN dan radar juga sudah siap dipasang... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾
BalasHapusLCS PAY DEBT NGPVs = seperti didedahkan Jawatankuasa Kira-kira Wang Negara (PAC) dan CEO LTAT, syarikat BNS menggunakan RM400 juta daripada PAYan pendahuluan bagi projek LCS untuk menjelaskan DEBT lapuk bagi projek NGPV," syarikat PSC-Naval Dockyard pada Disember 2005 sebelum dijenaMALAYDESH semula menjadi syarikat Boustead Naval Dockyard Sdn Bhd
Hapus-----
17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD.
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
BUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
HapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
BUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
BalasHapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
Kapal Induk Garibaldi faktanya FREE Transfer haha!🥳🦾🥳
BalasHapusParlemen OK YES👌
Molte Grazie 3 Italia
warganyet negri🎰kasino genting tipe m dijamin FANAS🔥KOYAK tak terima haha!😤🍌😤
kahsiyan tak dianggap duniya, makloum bukan G20 apalagi BRICS haha!😬😋😬
Resmi FREE ✌️
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Parliament's yes to free transfer of Garibaldi ship to Indonesia
by Andrea Carli
29 April 2026
https://en.ilsole24ore.com/art/talk-of-free-transfer-of-garibaldi-ship-to-indonesia-is-how-much-it-would-cost-to-maintain-it-AIUrnykC?refresh_ce=1
BUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
BalasHapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
Kapal Induk Garibaldi faktanya FREE Transfer haha!🥳🦾🥳
BalasHapusParlemen OK YES👌
Molte Grazie 3 Italia
warganyet negri🎰kasino genting tipe m dijamin FANAS🔥KOYAK tak terima haha!😤🍌😤
kahsiyan tak dianggap duniya, makloum bukan G20 apalagi BRICS haha!😬😋😬
Resmi FREE ✌️
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Parliament's yes to free transfer of Garibaldi ship to Indonesia
by Andrea Carli
29 April 2026
https://en.ilsole24ore.com/art/talk-of-free-transfer-of-garibaldi-ship-to-indonesia-is-how-much-it-would-cost-to-maintain-it-AIUrnykC?refresh_ce=1
GORILLA tak tahu ke yang kapal PPA OMPONG dan Frigate MERAH PUTING nya OMPONG TORPEDO..? FFBNW ya guys.... 🤣🤣🤣🤣🤣
BalasHapusLCS PAY DEBT NGPVs = seperti didedahkan Jawatankuasa Kira-kira Wang Negara (PAC) dan CEO LTAT, syarikat BNS menggunakan RM400 juta daripada PAYan pendahuluan bagi projek LCS untuk menjelaskan DEBT lapuk bagi projek NGPV," syarikat PSC-Naval Dockyard pada Disember 2005 sebelum dijenaMALAYDESH semula menjadi syarikat Boustead Naval Dockyard Sdn Bhd
Hapus-----
17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD.
--------------------------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
-
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
-
2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
-
2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
-
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
-
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
-
2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
-
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
-
2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
-
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
-
2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
-
2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
-
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
-
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
-
2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
-
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
-
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
-
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
________________________________________
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
-
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah.
GORILLA tak tahu ke yang kapal PPA OMPONG dan Frigate MERAH PUTING nya OMPONG TORPEDO..? FFBNW ya guys.... 🤣🤣🤣🤣🤣
BalasHapusBUDGET KEMENTERIAN = DIPANGKAS
BalasHapusBUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
-
Kementerian Keuangan Malaysia memerintahkan semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk memangkas anggaran operasional tahun 2026, buntut konflik Timur Tengah.
Diberitakan Reuters, pemberitahuan itu tertuang dalam dokumen tertanggal Rabu (29/4), yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenkeu Malaysia Johan Mahmood Merican.
--------------------------------
29 April 2026.
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
BUDGET MILITER = DIPANGKAS
Kantor Berita: Reuters = Isi Berita: Perintah pemangkasan anggaran operasional tahun 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah karena lonjakan subsidi (diperkirakan mencapai RM 58,4 miliar) akibat kenaikan harga energi dampak konflik di Timur Tengah (perang di Iran).
Media yang Melaporkan Kembali:
The Straits Times (29 April 2026).
The Edge Malaysia (29 April 2026).
Free Malaysia Today (29 April 2026).
New Straits Times (29 April 2026).
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
Satu Itali sebut FREE OF CHARGE haha!🤗🥳🤗
BalasHapusKahsiyan warganyet kl IRI DENGKI, KALAH LAGIIIII haha!🍌🤣🍌
Garibaldi ship to Indonesia free of charge
https://en.ilsole24ore.com/art/garibaldi-ship-to-indonesia-free-title-stalemate-parliament-vote-postponed-thats-why-AIzTj6xB?refresh_ce=1
2 tagbot setia seret kapal darat gowing lcs palsuw haha!🤥🍌🤥
BalasHapusheli dek sampe skarang KOSONK🤣
⬇️⬇️⬇️⬇️
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOZEamhB2o2G7KF-tLzA8vy0d72xuz6sBEpwjKLaotcAEjO5Eb-pUAO3yzEyPJMZ-YxnA44A4cjF9rmEl2oyho9p05ZAiT7Wy7oMFd-JIecvAShxPJKYNCXOcZ8gcg_2zS6dZrXSiFwgTXocDEAHthJDhyphenhyphenU6iJNsfSNZKByl5iAvM8BYyo_6WX1g4vYVlS/s2048/624321177_122258624576152127_496386823019051863_n.jpg