Korvet Type 056 Angkatan Laut China (photo: China Military)
Satu sumber senior angkatan laut mengungkapkan bahwa pada tanggal 4 April, satu korvet rudal berpemandu Tipe 056 milik Angkatan Laut Kamboja, yang diterima dari Republik Rakyat China, berlabuh di Dermaga 1 Pangkalan Angkatan Laut Ream dengan seluruh awaknya di dalamnya.
Upacara penyerahan kapal dari Republik Rakyat China akan diadakan pada pukul 9 pagi tanggal 8 April. Acara ini menandai langkah penting dalam kerja sama militer antara kedua negara. Proyek ini mencakup pasokan dua korvet Tipe 056 ke Angkatan Laut Kamboja untuk memperkuat kekuatan maritimnya dan meningkatkan kemampuan operasional.
Sedangkan untuk kapal kedua, pengiriman masih berlangsung, dengan progress yang dilaporkan sekitar 70%. Diperkirakan akan diserahkan pada Juni 2026.
Laporan tersebut mengatakan inspeksi penerimaan korvet dilakukan pada Oktober 2025, dengan Tea Banh (anggota Dewan Penasihat Tertinggi Raja Kamboja dan wakil presiden Partai Rakyat Kamboja (CPP) yang berkuasa) turut serta dalam proses tersebut.
Penguatan terbaru ini telah menimbulkan kekhawatiran di kawasan tersebut, karena Kamboja memperkuat persenjataan angkatan lautnya di tengah ketegangan pesisir, mendorong Thailand dan negara-negara tetangga untuk mengawasi dengan cermat pembangunan maritim di daerah tersebut.
Kapal Type 056, juga dikenal sebagai kelas Jiangdao, adalah kapal perang ringan hingga menengah buatan China yang dirancang terutama untuk pertahanan pantai (coastal defence). Kapal ini memiliki bobot 1.300–1.500 ton dan dilengkapi dengan rudal anti-kapal YJ-83 dan rudal pertahanan udara jarak pendek HHQ-10.
Angkatan Laut Kerajaan Thailand menegaskan kembali bahwa mereka memantau secara cermat perkembangan keamanan maritim di kawasan tersebut sambil terus meningkatkan kemampuan pasukan tempur angkatan lautnya, sehingga dapat melindungi kedaulatan dan kepentingan maritim nasional seefektif mungkin, sekaligus menjaga kepercayaan publik dalam segala situasi.
Mantappp haha!๐๐๐
BalasHapustype 56 siyap kejar kapal omfong negri๐ฐkasino tipe m haha!๐๐ฌ๐
HapusKASIAN PAMER TCAS ......
BalasHapusTCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
TCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
TCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
-
PENGGUNA UTAMA TCAS DI SELURUH DUNIA:
1. Penerbangan Sipil (Komersial & Bisnis)
Berdasarkan aturan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), TCAS II (versi terbaru) wajib dipasang pada:
Maskapai Penerbangan Internasional: Semua pesawat jet komersial besar yang membawa lebih dari 19 penumpang atau memiliki berat lepas landas maksimum (MTOM) di atas 5.700 kg (12.600 lbs).
Pesawat Kargo: Semua pesawat kargo berukuran sedang hingga besar.
Penerbangan Bisnis (Private Jet): Jet bisnis kelas menengah hingga atas (seperti seri Gulfstream, Bombardier, dan Dassault Falcon) yang sering terbang di ruang udara padat.
Helikopter Layanan Darurat: Helikopter medis (HEMS) atau pencarian dan penyelamatan (SAR) yang beroperasi di ketinggian rendah sering menggunakan TCAS I untuk kesadaran situasional.
-
2. Penerbangan Militer
Militer menggunakan TCAS terutama saat terbang di ruang udara sipil atau saat latihan bersama untuk memastikan keselamatan:
Pesawat Angkut Militer: Contohnya Lockheed C-130 Hercules dan Boeing C-17 Globemaster III.
Pesawat Pengintai & AWACS: Seperti Boeing E-3 Sentry dan Northrop Grumman E-2 Hawkeye.
Pesawat Tanker Bahan Bakar: Seperti Airbus A330 MRTT dan Boeing KC-46 Pegasus.
Jet Latih: Banyak jet latih modern yang dilengkapi TCAS untuk melindungi pilot siswa.
-
3. Drone dan Sistem Tanpa Awak (UAS/UAV)
Drone tidak selalu memiliki TCAS karena keterbatasan ukuran dan daya, namun adopsi sistem ini mulai meningkat pada kategori berikut:
Drone Militer Kelas MALE/HALE: Drone besar seperti MQ-9 Reaper, MQ-1 Predator, dan RQ-4 Global Hawk dilengkapi dengan sistem serupa TCAS (ACAS Xu) agar bisa beroperasi dengan aman di ruang udara bersama pesawat berawak.
Drone Logistik & Pengiriman: Perusahaan seperti Amazon Prime Air dan Zipline mulai menguji integrasi sistem deteksi dan penghindaran (DAA) yang kompatibel dengan standar TCAS/ACAS.
UAV Pengawas Perbatasan: Digunakan oleh instansi seperti US Customs and Border Protection untuk misi pengawasan jangka panjang.
International Trade Administration (.gov) +2
-
4. Produsen Sistem TCAS (Penyedia Teknologi)
Sistem ini diproduksi oleh perusahaan avionik besar yang digunakan oleh pengguna di atas:
Honeywell (BendixKing): Pemimpin pasar untuk sistem TCAS/ACAS.
Garmin: Populer untuk instalasi pada pesawat penerbangan umum dan drone menengah.
Collins Aerospace: Menyediakan sistem terintegrasi untuk maskapai dan militer.
L3Harris: Fokus pada solusi surveillance terintegrasi.
--------------------------------
1. MQ-9 Reaper (General Atomics)
MQ-9 Reaper adalah salah satu UCAV pertama yang secara aktif mengintegrasikan sistem Detect and Avoid (DAA) yang mencakup fungsi TCAS II.
-
2. MQ-4C Triton (Northrop Grumman)
Meskipun lebih difokuskan untuk pengintaian maritim (ISR), Triton adalah UAV besar yang menggunakan sistem serupa TCAS untuk keselamatan navigasi di jalur penerbangan internasional.
-
3. EuroMALE / Eurodrone (Airbus/Leonardo/Dassault)
Proyek UCAV masa depan Eropa ini dirancang sejak awal untuk mematuhi aturan navigasi udara sipil di Eropa.
-
4. MQ-25 Stingray (Boeing)
Drone pengisi bahan bakar tak berawak milik Angkatan Laut AS ini beroperasi di sekitar kapal induk dan pesawat tempur berawak.
-
5. Bayraktar TB2 / Akฤฑncฤฑ (Baykar Tech)
Drone buatan Turki ini menggunakan sistem ADS-B (Automatic Dependent Surveillance-Broadcast) yang merupakan komponen pendukung utama TCAS.
-
6. Anka-S (buatan Turkish Aerospace Industries/TAI) dilengkapi dengan sistem TCAS (Traffic Collision Avoidance System)
Integrasi Avionik: TCAS pada Anka-S merupakan bagian dari paket avionik canggih yang juga mencakup sistem IFF (Identification Friend or Foe), antena komunikasi satelit (SATCOM) untuk kendali jarak jauh melampaui garis pandang (Beyond Line of Sight), dan komputer kontrol penerbangan otonom.
PENGGUNA ANKA =
BalasHapusDUAL-ROLE (UCAV & ISR) = INDONESIA | KAZAKHSTAN | ALJAZAIR
| TUNISIA | KRIGISTAN | CHAD
-
ISR = MALAYDESH | ANGOLA
-------------------------
KATEGORI DUAL-ROLE (UCAV & ISR)
1. Indonesia: Kementerian Pertahanan RI dan Turkish Aerospace Industries (TAI) mengonfirmasi kontrak 12 unit senilai $300 juta pada awal 2023. Media pertahanan seperti Janes dan Defense News mencatat penempatannya di Lanud Supadio untuk pengawasan Natuna .
-
2. Kazakhstan: Laporan dari Anadolu Agency menyebutkan kesepakatan produksi lisensi lokal di Kazakhstan, menjadikannya negara pertama di luar Turki yang memproduksi Anka secara mandiri.
-
3. Aljazair: Situs intelijen MenaDefense melaporkan pengiriman 10 unit Anka-S yang dilengkapi dengan link satelit untuk patroli gurun dan perbatasan.
-
4. Tunisia: Reuters dan Defense Post mencatat Tunisia sebagai pembeli ekspor pertama (kontrak 2020) untuk memperkuat keamanan internal pasca-konflik.
-
5. Kirgistan & Chad: Daily Sabah melaporkan pengiriman unit ke Kirgistan (2023) dan Chad sebagai bagian dari diplomasi pertahanan Turki di Asia Tengah dan Afrika.
-------------------------
KATEGORI SPESIALIS ISR & PATROLI MARITIM
1. Malaydesh : LIMA 2023 (Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition) menjadi ajang penandatanganan kontrak 3 unit varian maritime yang dilengkapi radar Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk pemantauan ZEE.
-
2. Angola: Berita dari Military Africa mengonfirmasi minat dan status pesanan Angola untuk pengawasan infrastruktur energi (minyak) dan wilayah pesisir].
-------------------------
2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 347%
2. Malaydesh ๐ฒ๐พ: 224%
3. Thailand ๐น๐ญ: 223%
4. Vietnam ๐ป๐ณ: 161%
5. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~130 - 150%
6. Filipina ๐ต๐ญ: ~110 - 120%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: ~80 - 95%
8. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: ~75 - 85%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~60 - 70%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~30 - 40%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~5 - 10%
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
Sumber: IMF Global Debt Database (Government Debt)
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 176,3%
2. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~84,7% - 91%
3. Malaydesh ๐ฒ๐พ: 70,5%
4. Thailand ๐น๐ญ: 62,2%
5. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: 63,0%
6. Filipina ๐ต๐ญ: 58,8%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: 41,1%
8. Vietnam ๐ป๐ณ: ~34% - 37%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~31,4%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~16% - 20%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~2,3%
----------------------------------
2025 ZONK = MRCA LCS SPH MRSS
5x PM DIJANGKA = NO SHOPPING
6x MOD DIJANGKA = NO SHOPPING
6x MOF DIJANGKA = NO SHOPPING
----------------
๐ DETAIL PROYEK
• MRCA (2017–2025):
o 2017: Inisiasi penggantian MiG-29.
o 2023: FA-50 diumumkan sebagai interim.
o 2025: Status ZONK (tidak ada MRCA baru).
-
• LCS (2011–2025):
o 2011: Kontrak LCS ditandatangani.
o 2022: Skandal audit terungkap.
o 2025: Status ZONK (belum ada kapal operasional).
-
• SPH (2016–2025):
o 2016: Proposal SPH diajukan.
o 2025: Status ZONK (tidak ada akuisisi).
-
• MRSS (2016–2025):
o 2016: Masuk rencana TLDM 15-to-5.
o 2025: Status ZONK (belum dibangun).
----------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
----------------
DEBT 84,3% TO GDP
KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
5x GANTI PM
6x GANTI MOF
-
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
KEKANGAN KEWANGAN
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
-
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• End of June 2025: RM 1.3 trillion
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
Kamboja pun dapat Aset Kapal Baruw
BalasHapussementara tetangga seblah gowing lcs masi DiDarat ama NGAMBANG NO ENJIN haha!๐คฃ๐๐คฃ
kamboja pun sanggup memiliki type 056
BalasHapuskenapa kl hanya dapet si LeMeS dr WuHaN???
klaim kaya, masa kapalnya MURAHAN..mana OMFONG pulak haha!๐๐ต๐ซ๐
MANA LCS SITTING DUCK....
BalasHapus-
GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 10.17
saya satu je.... sudah OKTOBER ni..kapal PPAnya mana...? HAHAHAHAH
-
MMW28 Oktober 2024 pukul 14.50
Aku nak tanya satu je....PPA mana?
Dah nak masuk bulan November dah nie....
๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
----------------
TIAP TAHUN TIPU-TIPU LCS DIJANGKA
-
2011 PENGADAAN LCS = Pengadaan enam LCS pada 2011 itu juga dilakukan tanpa tender terbuka. Kapal-kapal itu akan dibangun di Galangan Kapal Boustead dan unit pertama sedianya dikirim pada 2019.
-----
2019 LCS DIJANGKA = KD Maharaja Lela setelah ditugaskan, diluncurkan secara seremonial pada Agustus 2017. Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019
------
2022 LCS DIJANGKA = menurut jadual asal, setakat Ogos 2022 sepatutnya lima buah kapal LCS harus disiap dan diserahkan kepada TLDM.
-----
2023 LCS DIJANGKA = Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019, dengan kapal terakhir dijadwalkan untuk serah terima pada Juni 2023. Namun, progres kapal pertama baru sekitar 60% selesai
-----
2025 LCS DIJANGKA = Kapal pertama Littoral Combat Ship (LCS) TLDM itu dijangka hanya akan siap pada tahun 2025, iaitu 12 tahun selepas projek itu bermula pada Oktober 2013 dan kerajaan telah memPAY RM6 bilion kepada kontraktor utama projek itu.
-----
2026 LCS DIJANGKA = Lima kapal LCS akan diserahkan kepada TLDM secara berperingkat dengan kapal pertama dijangka diserahkan pada penghujung 2026
-----
2029 LCS DIJANGKA = TLDM hanya akan dapat memperoleh kelima-lima LCS pada 2029 berbanding kontrak asal di mana 5 kapal LCS itu sepatutnya diserahkan pada 2022..
-----
17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD
==================
==================
2 PPA/MCS
-
1. Unit Pertama: KRI Brawijaya-320
Status: Sudah diserahkan secara resmi dan telah tiba di Indonesia.
Waktu Penyerahan: Diserahkan di Muggiano, Italia pada Juli 2025.
Kedatangan: Memasuki wilayah perairan Indonesia pada September 2025 setelah melakukan pelayaran lintas samudra (ferry flight) dari Italia.
-
2. Unit Kedua: KRI Prabu Siliwangi-321
Status: Resmi diserahkan kepada TNI AL.
Waktu Penyerahan: Upacara serah terima dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Galangan Fincantieri, Muggiano, La Spezia, Italia.
Pejabat Terkait: Diterima langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang mewakili Menteri Pertahanan RI.
Lhaa berita lama, made in si JONTOR PEMBUAL Tukang Prenk ternyata haha!๐คช๐คฅ๐คช
BalasHapushttps://defence-blog.com/malaysia-reportedly-selects-eva-m2-howitzer/
dulu Anka datang kata si JONTOR, tau2 masi di Turki haha!๐๐๐
last last ANKA kita Pertama SE ASEAN warganyet pun MeWeK๐ญ kecewa kena PRENK si JONTOR MMR haha!๐๐๐
IDN : SIPRI SHOPPING VERSUS MY : SIPRI KOSONG
BalasHapusIDN : BUYING VERSUS MY : LEASING
IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
-
2026 IDN : USD 20 MILIAR versus MY : USD 4,7 MILIAR
---------------------------
PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
-
1. INDONESIA
Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
-
2. SINGAPURA
SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
-
3. VIETNAM
USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
-
4. THAILAND
204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
-
5. FILIPINA
295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
-
6. MALAYDESH
RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis.
------------------
Indonesia – Turki (G20 & MIKTA) > USD 12-13 MILLIAR
1. Jet Tempur KAAN
Indonesia jadi pembeli ekspor pertama (2025).
48 unit, kontrak ±10 miliar USD.
-
2. Fregat I-Class
Pilihan desain Turki untuk armada laut.
2 unit (opsi tambahan).
-
3. Rudal Atmaca & Torpedo Akya
Ganti rudal Barat dengan teknologi Turki.
-
4. Drone ANKA
Skema ToT dengan PTDI.
12 unit (6 dari Turki, 6 dirakit di Indonesia).
-
5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
Pengadaan UCAV.
60 unit TB3, 6 unit AKINCI.
-
6. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
Proyek kerja sama industri pertahanan.
18 unit awal, target >100 unit.
-
7. Sistem Pertahanan Udara KHAN & Trisula (Hisar)
KHAN: rudal balistik taktis (1–2 baterai).
Trisula: pertahanan jarak menengah (untuk Kalimantan).
-
8. Rudal Jelajah รakฤฑr
Produksi lokal dengan ToT.
-
9. Rudal Sungur (VSHORAD)
Pembelian + penjajakan alih teknologi.
-
10. Kapal Cepat Rudal FACM-70 (KCR 70)
TAIS Shipyard bangun 2 unit (2024).
-
11. APC Kaplan
Prototipe kerja sama PT Pindad & FNSS.
-
12. Radio Militer SDR
Litbang Aselsan + PT LEN & Wellracom.
-
13. IFV Generasi Baru
R&D PT Pindad & FNSS.
-
14. Produksi Bersama Bayraktar TB3
Skema ToT + pelatihan + integrasi UAV maritim.
-
15. Kerja Sama Kapal Selam
Penjajakan proyek alternatif di Indo Defence 2025.
=================
=================
๐ฐ Total Pengadaan Militer Malondesh dari Turki
> US$1,17 miliar
1. Kapal Perang (Laut) — >US$1 Miliar
LMS Batch 2 (Kelas Ada): 3 korvet, estimasi US$600–800 juta.
MPMS (Multi-Purpose Mission Ship): 1 kapal, US$68,8 juta.
-
2. Drone & Sistem Udara — US$91,6 Juta
UAV Anka-S: 3 unit, kontrak US$91,6 juta
Persenjataan Darat & Rudal — >US$20 Juta
-
3. ATGM Karaok: 18 peluncur + 108 rudal, estimasi US$20 juta.
Jaga jaga GORILLA akan klaim konon ANKA mereka juga dipasang radar RADOME MARITIM.... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คญ
BalasHapusAkui saja ANKA versi NGUTANG LENDER tu versi BASIC... ๐คฃ๐
King Indo bikin sendiri..malon..nyamuk..itupun di bantu mahasiswa Indonesia๐คฃ๐คฃ๐คฃ
HapusPENGGUNA ANKA =
BalasHapusDUAL-ROLE (UCAV & ISR) = INDONESIA | KAZAKHSTAN | ALJAZAIR
| TUNISIA | KRIGISTAN | CHAD
-
ISR = MALAYDESH | ANGOLA
-------------------------
KATEGORI DUAL-ROLE (UCAV & ISR)
1. Indonesia: Kementerian Pertahanan RI dan Turkish Aerospace Industries (TAI) mengonfirmasi kontrak 12 unit senilai $300 juta pada awal 2023. Media pertahanan seperti Janes dan Defense News mencatat penempatannya di Lanud Supadio untuk pengawasan Natuna .
-
2. Kazakhstan: Laporan dari Anadolu Agency menyebutkan kesepakatan produksi lisensi lokal di Kazakhstan, menjadikannya negara pertama di luar Turki yang memproduksi Anka secara mandiri.
-
3. Aljazair: Situs intelijen MenaDefense melaporkan pengiriman 10 unit Anka-S yang dilengkapi dengan link satelit untuk patroli gurun dan perbatasan.
-
4. Tunisia: Reuters dan Defense Post mencatat Tunisia sebagai pembeli ekspor pertama (kontrak 2020) untuk memperkuat keamanan internal pasca-konflik.
-
5. Kirgistan & Chad: Daily Sabah melaporkan pengiriman unit ke Kirgistan (2023) dan Chad sebagai bagian dari diplomasi pertahanan Turki di Asia Tengah dan Afrika.
-------------------------
KATEGORI SPESIALIS ISR & PATROLI MARITIM
1. Malaydesh : LIMA 2023 (Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition) menjadi ajang penandatanganan kontrak 3 unit varian maritime yang dilengkapi radar Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk pemantauan ZEE.
-
2. Angola: Berita dari Military Africa mengonfirmasi minat dan status pesanan Angola untuk pengawasan infrastruktur energi (minyak) dan wilayah pesisir].
-------------------------
2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 347%
2. Malaydesh ๐ฒ๐พ: 224%
3. Thailand ๐น๐ญ: 223%
4. Vietnam ๐ป๐ณ: 161%
5. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~130 - 150%
6. Filipina ๐ต๐ญ: ~110 - 120%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: ~80 - 95%
8. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: ~75 - 85%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~60 - 70%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~30 - 40%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~5 - 10%
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
Sumber: IMF Global Debt Database (Government Debt)
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 176,3%
2. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~84,7% - 91%
3. Malaydesh ๐ฒ๐พ: 70,5%
4. Thailand ๐น๐ญ: 62,2%
5. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: 63,0%
6. Filipina ๐ต๐ญ: 58,8%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: 41,1%
8. Vietnam ๐ป๐ณ: ~34% - 37%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~31,4%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~16% - 20%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~2,3%
----------------------------------
2025 ZONK = MRCA LCS SPH MRSS
5x PM DIJANGKA = NO SHOPPING
6x MOD DIJANGKA = NO SHOPPING
6x MOF DIJANGKA = NO SHOPPING
----------------
๐ DETAIL PROYEK
• MRCA (2017–2025):
o 2017: Inisiasi penggantian MiG-29.
o 2023: FA-50 diumumkan sebagai interim.
o 2025: Status ZONK (tidak ada MRCA baru).
-
• LCS (2011–2025):
o 2011: Kontrak LCS ditandatangani.
o 2022: Skandal audit terungkap.
o 2025: Status ZONK (belum ada kapal operasional).
-
• SPH (2016–2025):
o 2016: Proposal SPH diajukan.
o 2025: Status ZONK (tidak ada akuisisi).
-
• MRSS (2016–2025):
o 2016: Masuk rencana TLDM 15-to-5.
o 2025: Status ZONK (belum dibangun).
----------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
----------------
DEBT 84,3% TO GDP
KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
5x GANTI PM
6x GANTI MOF
-
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
KEKANGAN KEWANGAN
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
-
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• End of June 2025: RM 1.3 trillion
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
PENGGUNA ANKA = MALAYDESH LEVEL ANGOLA
BalasHapusDUAL-ROLE (UCAV & ISR) = INDONESIA | KAZAKHSTAN | ALJAZAIR
| TUNISIA | KRIGISTAN | CHAD
-
ISR = MALAYDESH | ANGOLA
-------------------------
KATEGORI DUAL-ROLE (UCAV & ISR)
1. Indonesia: Kementerian Pertahanan RI dan Turkish Aerospace Industries (TAI) mengonfirmasi kontrak 12 unit senilai $300 juta pada awal 2023. Media pertahanan seperti Janes dan Defense News mencatat penempatannya di Lanud Supadio untuk pengawasan Natuna .
-
2. Kazakhstan: Laporan dari Anadolu Agency menyebutkan kesepakatan produksi lisensi lokal di Kazakhstan, menjadikannya negara pertama di luar Turki yang memproduksi Anka secara mandiri.
-
3. Aljazair: Situs intelijen MenaDefense melaporkan pengiriman 10 unit Anka-S yang dilengkapi dengan link satelit untuk patroli gurun dan perbatasan.
-
4. Tunisia: Reuters dan Defense Post mencatat Tunisia sebagai pembeli ekspor pertama (kontrak 2020) untuk memperkuat keamanan internal pasca-konflik.
-
5. Kirgistan & Chad: Daily Sabah melaporkan pengiriman unit ke Kirgistan (2023) dan Chad sebagai bagian dari diplomasi pertahanan Turki di Asia Tengah dan Afrika.
-------------------------
KATEGORI SPESIALIS ISR & PATROLI MARITIM
1. Malaydesh : LIMA 2023 (Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition) menjadi ajang penandatanganan kontrak 3 unit varian maritime yang dilengkapi radar Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk pemantauan ZEE.
-
2. Angola: Berita dari Military Africa mengonfirmasi minat dan status pesanan Angola untuk pengawasan infrastruktur energi (minyak) dan wilayah pesisir].
-------------------------
KATEGORI HIGH-END & INTELIJEN STRATEGIS (TURKI)
1. Anka-I (SIGINT): Publikasi resmi Savunma Sanayii Baลkanlฤฑฤฤฑ (SSB) Turki mengonfirmasi penggunaan varian ini oleh Organisasi Intelijen Nasional (MIT) untuk misi penyadapan sinyal elektronik].
-
2. Anka-3 (Stealth): Turkish Aerospace (TUSAล) merilis data penerbangan perdana (Desember 2023) yang menunjukkan kemampuan flying wing untuk misi deep strike dan operasional berdampingan dengan jet tempur KAAN
-------------------------
1. DAFTAR ASET UTAMA & JANGKAUAN STRATEGIS
Bayraktar Akฤฑncฤฑ (9 Unit) – The Strategic Heavy Hitter
Radius: Hingga 7.500 km.
Ketinggian: 40.000 kaki (HALE).
Cakupan: Seluruh ASEAN, Australia Utara (Darwin), daratan India, Sri Lanka, hingga Tiongkok bagian selatan.
-
Bayraktar TB3 (60 Unit) – The Carrier-Borne Predator
Platform: Beroperasi dari kapal induk (seperti ITS Garibaldi atau LHD masa depan).
Radius: 1.800+ km dari posisi kapal (Jangkauan Global via pergerakan kapal induk).
Fokus: Supremasi di Laut Natuna Utara, Kepulauan Spratly, dan Paracel.
-
Anka-S (12 Unit) & CH4 Rainbow (6 Unit)
Radius: 1.500 km – 2.500 km (via SatCom).
Fungsi: Pengawasan maritim dan serangan presisi Line-of-Sight.
-------------------------
WILAYAH DALAM JANGKAUAN OPERASIONAL (RADIUS DOMINASI) =
1. ASEAN: Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, Myanmar.
2. Australia: Bagian Utara (Pangkalan militer strategis).
3. Asia Timur & Selatan: Laut China Selatan, India, Sri Lanka.
-------------------------
PANGKALAN UDARA (HOME BASE) STRATEGIS
1. Lanud Supadio (Kalbar): Skuadron 51 (UAV Aerostar + UCAV Anka) & Home Base Rafale.
2. Lanud Raden Sadjad (Natuna): Skuadron 52 (UCAV CH4B).
3. Lanud Anang Busra (Tarakan): Skuadron 53 (UCAV CH4B).
4. Lanud Roesmin Nurjadin (Pekanbaru): Home Base Rafale (Skadron 12 & 16).
KASIAN MALAYDESH = PAMER TCAS ......
BalasHapusTCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
TCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
TCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
-
PENGGUNA UTAMA TCAS DI SELURUH DUNIA:
1. Penerbangan Sipil (Komersial & Bisnis)
Berdasarkan aturan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), TCAS II (versi terbaru) wajib dipasang pada:
Maskapai Penerbangan Internasional: Semua pesawat jet komersial besar yang membawa lebih dari 19 penumpang atau memiliki berat lepas landas maksimum (MTOM) di atas 5.700 kg (12.600 lbs).
Pesawat Kargo: Semua pesawat kargo berukuran sedang hingga besar.
Penerbangan Bisnis (Private Jet): Jet bisnis kelas menengah hingga atas (seperti seri Gulfstream, Bombardier, dan Dassault Falcon) yang sering terbang di ruang udara padat.
Helikopter Layanan Darurat: Helikopter medis (HEMS) atau pencarian dan penyelamatan (SAR) yang beroperasi di ketinggian rendah sering menggunakan TCAS I untuk kesadaran situasional.
-
2. Penerbangan Militer
Militer menggunakan TCAS terutama saat terbang di ruang udara sipil atau saat latihan bersama untuk memastikan keselamatan:
Pesawat Angkut Militer: Contohnya Lockheed C-130 Hercules dan Boeing C-17 Globemaster III.
Pesawat Pengintai & AWACS: Seperti Boeing E-3 Sentry dan Northrop Grumman E-2 Hawkeye.
Pesawat Tanker Bahan Bakar: Seperti Airbus A330 MRTT dan Boeing KC-46 Pegasus.
Jet Latih: Banyak jet latih modern yang dilengkapi TCAS untuk melindungi pilot siswa.
-
3. Drone dan Sistem Tanpa Awak (UAS/UAV)
Drone tidak selalu memiliki TCAS karena keterbatasan ukuran dan daya, namun adopsi sistem ini mulai meningkat pada kategori berikut:
Drone Militer Kelas MALE/HALE: Drone besar seperti MQ-9 Reaper, MQ-1 Predator, dan RQ-4 Global Hawk dilengkapi dengan sistem serupa TCAS (ACAS Xu) agar bisa beroperasi dengan aman di ruang udara bersama pesawat berawak.
Drone Logistik & Pengiriman: Perusahaan seperti Amazon Prime Air dan Zipline mulai menguji integrasi sistem deteksi dan penghindaran (DAA) yang kompatibel dengan standar TCAS/ACAS.
UAV Pengawas Perbatasan: Digunakan oleh instansi seperti US Customs and Border Protection untuk misi pengawasan jangka panjang.
International Trade Administration (.gov) +2
-
4. Produsen Sistem TCAS (Penyedia Teknologi)
Sistem ini diproduksi oleh perusahaan avionik besar yang digunakan oleh pengguna di atas:
Honeywell (BendixKing): Pemimpin pasar untuk sistem TCAS/ACAS.
Garmin: Populer untuk instalasi pada pesawat penerbangan umum dan drone menengah.
Collins Aerospace: Menyediakan sistem terintegrasi untuk maskapai dan militer.
L3Harris: Fokus pada solusi surveillance terintegrasi.
--------------------------------
1. MQ-9 Reaper (General Atomics)
MQ-9 Reaper adalah salah satu UCAV pertama yang secara aktif mengintegrasikan sistem Detect and Avoid (DAA) yang mencakup fungsi TCAS II.
-
2. MQ-4C Triton (Northrop Grumman)
Meskipun lebih difokuskan untuk pengintaian maritim (ISR), Triton adalah UAV besar yang menggunakan sistem serupa TCAS untuk keselamatan navigasi di jalur penerbangan internasional.
-
3. EuroMALE / Eurodrone (Airbus/Leonardo/Dassault)
Proyek UCAV masa depan Eropa ini dirancang sejak awal untuk mematuhi aturan navigasi udara sipil di Eropa.
-
4. MQ-25 Stingray (Boeing)
Drone pengisi bahan bakar tak berawak milik Angkatan Laut AS ini beroperasi di sekitar kapal induk dan pesawat tempur berawak.
-
5. Bayraktar TB2 / Akฤฑncฤฑ (Baykar Tech)
Drone buatan Turki ini menggunakan sistem ADS-B (Automatic Dependent Surveillance-Broadcast) yang merupakan komponen pendukung utama TCAS.
-
6. Anka-S (buatan Turkish Aerospace Industries/TAI) dilengkapi dengan sistem TCAS (Traffic Collision Avoidance System)
Integrasi Avionik: TCAS pada Anka-S merupakan bagian dari paket avionik canggih yang juga mencakup sistem IFF (Identification Friend or Foe), antena komunikasi satelit (SATCOM) untuk kendali jarak jauh melampaui garis pandang (Beyond Line of Sight), dan komputer kontrol penerbangan otonom.
Lhaa berita lama, made in si JONTOR PEMBUAL Tukang Prenk ternyata haha!๐คช๐คฅ๐คช
BalasHapushttps://defence-blog.com/malaysia-reportedly-selects-eva-m2-howitzer/
dulu Anka datang kata si JONTOR, tau2 masi di Turki haha!๐๐๐
last last ANKA kita Pertama SE ASEAN warganyet pun MeWeK๐ญ kecewa kena PRENK si JONTOR MMR haha!๐๐๐
Gausa di aplot min, bikin Malyu DS ajeh haha!๐คญ✌️๐คญ
tipe m emang taiiiiii ...gausa di senterin haha!๐๐คฅ๐
BalasHapus⬇️⬇️⬇️⬇️
GEMBULTipeM 6 April 2026 pukul 11.23
Terang TAI hanya MALAYSIA...
kashiyan SIPRI KOSONK 2 tahun bukti warganyet kl, pembual om pemburu haha!๐คฅ๐๐คฅ
BalasHapusanka geng angola ....... sipri geng timor leste ..... om @palu gada ...... cicrle sebelah beda
BalasHapuskamboja pun sanggup memiliki type 056
BalasHapusFull Wepon
kenapa kl hanya dapet si LeMeS dr WuHaN???
klaim kaya, masa kapalnya MURAHAN RUSAAK..mana OMFONG pulak haha!๐๐ต๐ซ๐
Kahsiyan iq super di Tipu lagiiiii
Wah Ingat Kamboja....
BalasHapusTeringat PMX GAGAL DAMAIKAN THAILEN VS KAMBOJA haha!๐๐คฃ๐
Kahsiyan warganyet kl tipe m di kawasan tak dianggap haha!๐ต๐คช๐ต
5 bulan laluw sign
BalasHapusTak lama Perang Lagiiiiii haha!๐๐๐
Jendral Thailen ancam PMX, lgs kecut jiwa..kaburrrrrrrrr cari slamet haha!๐ต๐ซ๐๐ต๐ซ
❌️Hornet Rongsok Kuwait Kensel
BalasHapus✅️Boramae Lanjutttttt
uda nanya harga nich...haha!✌️๐✌️
tipe m seblah langsung FANASSSSS haha!๐ฅ๐ค๐ฅ
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Ketika tiba menyalami CEO Korea Aerospace Industries (KAI) Kim Jong-chul, Prabowo pun sempat terkejut. Setelah Kim memperkenalkan diri, RI 1 pun langsung berkelakar. "Ok, give us good price, haa," kata Prabowo kepada Kim sembari tertawa.
https://garudamiliter.blogspot.com/2026/04/presiden-minta-harga-bagus-untuk-jet.html?m=1
Kamboja Bersiap Menerima Korvet Tipe 056 Pertamanya dari China
BalasHapussedangkan kl bersiap nrima Bon Tagihan Utang Gowing lcs belum lunas haha!๐คญ๐๐คญ
PENGGUNA ANKA = MALAYDESH LEVEL ANGOLA
BalasHapus-
DUAL-ROLE (UCAV & ISR) = INDONESIA | KAZAKHSTAN | ALJAZAIR
| TUNISIA | KRIGISTAN | CHAD
-
ISR = MALAYDESH | ANGOLA
-------------------------
KATEGORI DUAL-ROLE (UCAV & ISR)
1. Indonesia: Kementerian Pertahanan RI dan Turkish Aerospace Industries (TAI) mengonfirmasi kontrak 12 unit senilai $300 juta pada awal 2023. Media pertahanan seperti Janes dan Defense News mencatat penempatannya di Lanud Supadio untuk pengawasan Natuna .
-
2. Kazakhstan: Laporan dari Anadolu Agency menyebutkan kesepakatan produksi lisensi lokal di Kazakhstan, menjadikannya negara pertama di luar Turki yang memproduksi Anka secara mandiri.
-
3. Aljazair: Situs intelijen MenaDefense melaporkan pengiriman 10 unit Anka-S yang dilengkapi dengan link satelit untuk patroli gurun dan perbatasan.
-
4. Tunisia: Reuters dan Defense Post mencatat Tunisia sebagai pembeli ekspor pertama (kontrak 2020) untuk memperkuat keamanan internal pasca-konflik.
-
5. Kirgistan & Chad: Daily Sabah melaporkan pengiriman unit ke Kirgistan (2023) dan Chad sebagai bagian dari diplomasi pertahanan Turki di Asia Tengah dan Afrika.
-------------------------
KATEGORI SPESIALIS ISR & PATROLI MARITIM
1. Malaydesh : LIMA 2023 (Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition) menjadi ajang penandatanganan kontrak 3 unit varian maritime yang dilengkapi radar Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk pemantauan ZEE.
-
2. Angola: Berita dari Military Africa mengonfirmasi minat dan status pesanan Angola untuk pengawasan infrastruktur energi (minyak) dan wilayah pesisir].
-------------------------
2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 347%
2. Malaydesh ๐ฒ๐พ: 224%
3. Thailand ๐น๐ญ: 223%
4. Vietnam ๐ป๐ณ: 161%
5. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~130 - 150%
6. Filipina ๐ต๐ญ: ~110 - 120%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: ~80 - 95%
8. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: ~75 - 85%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~60 - 70%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~30 - 40%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~5 - 10%
---------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
Sumber: IMF Global Debt Database (Government Debt)
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 176,3%
2. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~84,7% - 91%
3. Malaydesh ๐ฒ๐พ: 70,5%
4. Thailand ๐น๐ญ: 62,2%
5. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: 63,0%
6. Filipina ๐ต๐ญ: 58,8%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: 41,1%
8. Vietnam ๐ป๐ณ: ~34% - 37%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~31,4%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~16% - 20%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~2,3%
----------------------------------
2025 ZONK = MRCA LCS SPH MRSS
5x PM DIJANGKA = NO SHOPPING
6x MOD DIJANGKA = NO SHOPPING
6x MOF DIJANGKA = NO SHOPPING
----------------
๐ DETAIL PROYEK
• MRCA (2017–2025):
o 2017: Inisiasi penggantian MiG-29.
o 2023: FA-50 diumumkan sebagai interim.
o 2025: Status ZONK (tidak ada MRCA baru).
-
• LCS (2011–2025):
o 2011: Kontrak LCS ditandatangani.
o 2022: Skandal audit terungkap.
o 2025: Status ZONK (belum ada kapal operasional).
-
• SPH (2016–2025):
o 2016: Proposal SPH diajukan.
o 2025: Status ZONK (tidak ada akuisisi).
-
• MRSS (2016–2025):
o 2016: Masuk rencana TLDM 15-to-5.
o 2025: Status ZONK (belum dibangun).
----------------
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
----------------
DEBT 84,3% TO GDP
KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
5x GANTI PM
6x GANTI MOF
-
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
KEKANGAN KEWANGAN
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
-
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• End of June 2025: RM 1.3 trillion
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
PENGGUNA ANKA = MALAYDESH LEVEL ANGOLA
BalasHapus-
DUAL-ROLE (UCAV & ISR) = INDONESIA | KAZAKHSTAN | ALJAZAIR
| TUNISIA | KRIGISTAN | CHAD
-
ISR = MALAYDESH | ANGOLA
-------------------------
KATEGORI DUAL-ROLE (UCAV & ISR)
1. Indonesia: Kementerian Pertahanan RI dan Turkish Aerospace Industries (TAI) mengonfirmasi kontrak 12 unit senilai $300 juta pada awal 2023. Media pertahanan seperti Janes dan Defense News mencatat penempatannya di Lanud Supadio untuk pengawasan Natuna .
-
2. Kazakhstan: Laporan dari Anadolu Agency menyebutkan kesepakatan produksi lisensi lokal di Kazakhstan, menjadikannya negara pertama di luar Turki yang memproduksi Anka secara mandiri.
-
3. Aljazair: Situs intelijen MenaDefense melaporkan pengiriman 10 unit Anka-S yang dilengkapi dengan link satelit untuk patroli gurun dan perbatasan.
-
4. Tunisia: Reuters dan Defense Post mencatat Tunisia sebagai pembeli ekspor pertama (kontrak 2020) untuk memperkuat keamanan internal pasca-konflik.
-
5. Kirgistan & Chad: Daily Sabah melaporkan pengiriman unit ke Kirgistan (2023) dan Chad sebagai bagian dari diplomasi pertahanan Turki di Asia Tengah dan Afrika.
-------------------------
KATEGORI SPESIALIS ISR & PATROLI MARITIM
1. Malaydesh : LIMA 2023 (Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition) menjadi ajang penandatanganan kontrak 3 unit varian maritime yang dilengkapi radar Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk pemantauan ZEE.
-
2. Angola: Berita dari Military Africa mengonfirmasi minat dan status pesanan Angola untuk pengawasan infrastruktur energi (minyak) dan wilayah pesisir].
-------------------------
KATEGORI HIGH-END & INTELIJEN STRATEGIS (TURKI)
1. Anka-I (SIGINT): Publikasi resmi Savunma Sanayii Baลkanlฤฑฤฤฑ (SSB) Turki mengonfirmasi penggunaan varian ini oleh Organisasi Intelijen Nasional (MIT) untuk misi penyadapan sinyal elektronik].
-
2. Anka-3 (Stealth): Turkish Aerospace (TUSAล) merilis data penerbangan perdana (Desember 2023) yang menunjukkan kemampuan flying wing untuk misi deep strike dan operasional berdampingan dengan jet tempur KAAN
-------------------------
1. DAFTAR ASET UTAMA & JANGKAUAN STRATEGIS
Bayraktar Akฤฑncฤฑ (9 Unit) – The Strategic Heavy Hitter
Radius: Hingga 7.500 km.
Ketinggian: 40.000 kaki (HALE).
Cakupan: Seluruh ASEAN, Australia Utara (Darwin), daratan India, Sri Lanka, hingga Tiongkok bagian selatan.
-
Bayraktar TB3 (60 Unit) – The Carrier-Borne Predator
Platform: Beroperasi dari kapal induk (seperti ITS Garibaldi atau LHD masa depan).
Radius: 1.800+ km dari posisi kapal (Jangkauan Global via pergerakan kapal induk).
Fokus: Supremasi di Laut Natuna Utara, Kepulauan Spratly, dan Paracel.
-
Anka-S (12 Unit) & CH4 Rainbow (6 Unit)
Radius: 1.500 km – 2.500 km (via SatCom).
Fungsi: Pengawasan maritim dan serangan presisi Line-of-Sight.
-------------------------
WILAYAH DALAM JANGKAUAN OPERASIONAL (RADIUS DOMINASI) =
1. ASEAN: Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, Myanmar.
2. Australia: Bagian Utara (Pangkalan militer strategis).
3. Asia Timur & Selatan: Laut China Selatan, India, Sri Lanka.
-------------------------
PANGKALAN UDARA (HOME BASE) STRATEGIS
1. Lanud Supadio (Kalbar): Skuadron 51 (UAV Aerostar + UCAV Anka) & Home Base Rafale.
2. Lanud Raden Sadjad (Natuna): Skuadron 52 (UCAV CH4B).
3. Lanud Anang Busra (Tarakan): Skuadron 53 (UCAV CH4B).
4. Lanud Roesmin Nurjadin (Pekanbaru): Home Base Rafale (Skadron 12 & 16).
PENGGUNA ANKA = MALAYDESH LEVEL ANGOLA
BalasHapus-
DUAL-ROLE (UCAV & ISR) = INDONESIA | KAZAKHSTAN | ALJAZAIR
| TUNISIA | KRIGISTAN | CHAD
-
ISR = MALAYDESH | ANGOLA
-------------------------
KATEGORI DUAL-ROLE (UCAV & ISR)
1. Indonesia: Kementerian Pertahanan RI dan Turkish Aerospace Industries (TAI) mengonfirmasi kontrak 12 unit senilai $300 juta pada awal 2023. Media pertahanan seperti Janes dan Defense News mencatat penempatannya di Lanud Supadio untuk pengawasan Natuna .
-
2. Kazakhstan: Laporan dari Anadolu Agency menyebutkan kesepakatan produksi lisensi lokal di Kazakhstan, menjadikannya negara pertama di luar Turki yang memproduksi Anka secara mandiri.
-
3. Aljazair: Situs intelijen MenaDefense melaporkan pengiriman 10 unit Anka-S yang dilengkapi dengan link satelit untuk patroli gurun dan perbatasan.
-
4. Tunisia: Reuters dan Defense Post mencatat Tunisia sebagai pembeli ekspor pertama (kontrak 2020) untuk memperkuat keamanan internal pasca-konflik.
-
5. Kirgistan & Chad: Daily Sabah melaporkan pengiriman unit ke Kirgistan (2023) dan Chad sebagai bagian dari diplomasi pertahanan Turki di Asia Tengah dan Afrika.
-------------------------
KATEGORI SPESIALIS ISR & PATROLI MARITIM
1. Malaydesh : LIMA 2023 (Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition) menjadi ajang penandatanganan kontrak 3 unit varian maritime yang dilengkapi radar Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk pemantauan ZEE.
-
2. Angola: Berita dari Military Africa mengonfirmasi minat dan status pesanan Angola untuk pengawasan infrastruktur energi (minyak) dan wilayah pesisir].
-------------------------
KATEGORI HIGH-END & INTELIJEN STRATEGIS (TURKI)
1. Anka-I (SIGINT): Publikasi resmi Savunma Sanayii Baลkanlฤฑฤฤฑ (SSB) Turki mengonfirmasi penggunaan varian ini oleh Organisasi Intelijen Nasional (MIT) untuk misi penyadapan sinyal elektronik].
-
2. Anka-3 (Stealth): Turkish Aerospace (TUSAล) merilis data penerbangan perdana (Desember 2023) yang menunjukkan kemampuan flying wing untuk misi deep strike dan operasional berdampingan dengan jet tempur KAAN
-------------------------
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
-
1. ๐น๐ท Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. ๐ฐ๐ท Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. ๐ฌ๐ง Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. ๐จ๐ณ China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. ๐ต๐ฑ Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. ๐ฉ๐ช Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
INDONESIA 87 UCAV ...
BalasHapus60 TB3
12 ANKA
9 AKINCI
6 CH4
==================
==================
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
--------------------------------
2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
Sumber: IMF Global Debt Database (Government Debt)
1. Singapura ๐ธ๐ฌ: 176,3%
2. Laos ๐ฑ๐ฆ: ~84,7% - 91%
3. Malaydesh ๐ฒ๐พ: 70,5%
4. Thailand ๐น๐ญ: 62,2%
5. Myanmar ๐ฒ๐ฒ: 63,0%
6. Filipina ๐ต๐ญ: 58,8%
7. Indonesia ๐ฎ๐ฉ: 41,1%
8. Vietnam ๐ป๐ณ: ~34% - 37%
9. Kamboja ๐ฐ๐ญ: ~31,4%
10. Timor Leste ๐น๐ฑ: ~16% - 20%
11. Brunei ๐ง๐ณ: ~2,3%
---------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
2010: RM 407,1 Miliar
2011: RM 456,1 Miliar
2012: RM 501,6 Miliar
2013: RM 547,7 Miliar
2014: RM 582,8 Miliar
2015: RM 630,5 Miliar
2016: RM 648,5 Miliar
2017: RM 686,8 Miliar
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
-
SUMBER :
Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malaydesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
--------------------------------_
Hutang Pemerintah Malaydesh dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
2010: 150 miliar USD
2011: 165 miliar USD
2012: 180 miliar USD
2013: 195 miliar USD
2014: 210 miliar USD
2015: 225 miliar USD
2016: 240 miliar USD
2017: 255 miliar USD
2018: 270 miliar USD
2019: 285 miliar USD
2020: 300 miliar USD
2021: 315 miliar USD
2022: 330 miliar USD
2023: 345 miliar USD
2024: 360 miliar USD
2025: 375 miliar USD
-
SUMBER :
BNM | MOF | Statista/Trading Economics
--------------------------------
Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
2010 = 52.4
2011 = 51.8
2012 = 53.3
2013 = 54.7
2014 = 55.0
2015 = 55.1
2016 = 52.7
2017 = 51.9
2018 = 52.5
2019 = 52.4
2020 = 62.0
2021 = 63.3
2022 = 60.2
2023 = 64.3
2024 = 70.4
2025 = 69.0
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
DEFISIT FISKAL MALAYDESH PERIODE 2010–2025:
2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
-
SUMBER:
IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malaydesh.
PERTAMANYA !
BalasHapusKASIAN MALAYDESH = PAMER TCAS ......
BalasHapusTCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
TCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
TCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
-
PENGGUNA UTAMA TCAS DI SELURUH DUNIA:
1. Penerbangan Sipil (Komersial & Bisnis)
Berdasarkan aturan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), TCAS II (versi terbaru) wajib dipasang pada:
Maskapai Penerbangan Internasional: Semua pesawat jet komersial besar yang membawa lebih dari 19 penumpang atau memiliki berat lepas landas maksimum (MTOM) di atas 5.700 kg (12.600 lbs).
Pesawat Kargo: Semua pesawat kargo berukuran sedang hingga besar.
Penerbangan Bisnis (Private Jet): Jet bisnis kelas menengah hingga atas (seperti seri Gulfstream, Bombardier, dan Dassault Falcon) yang sering terbang di ruang udara padat.
Helikopter Layanan Darurat: Helikopter medis (HEMS) atau pencarian dan penyelamatan (SAR) yang beroperasi di ketinggian rendah sering menggunakan TCAS I untuk kesadaran situasional.
-
2. Penerbangan Militer
Militer menggunakan TCAS terutama saat terbang di ruang udara sipil atau saat latihan bersama untuk memastikan keselamatan:
Pesawat Angkut Militer: Contohnya Lockheed C-130 Hercules dan Boeing C-17 Globemaster III.
Pesawat Pengintai & AWACS: Seperti Boeing E-3 Sentry dan Northrop Grumman E-2 Hawkeye.
Pesawat Tanker Bahan Bakar: Seperti Airbus A330 MRTT dan Boeing KC-46 Pegasus.
Jet Latih: Banyak jet latih modern yang dilengkapi TCAS untuk melindungi pilot siswa.
-
3. Drone dan Sistem Tanpa Awak (UAS/UAV)
Drone tidak selalu memiliki TCAS karena keterbatasan ukuran dan daya, namun adopsi sistem ini mulai meningkat pada kategori berikut:
Drone Militer Kelas MALE/HALE: Drone besar seperti MQ-9 Reaper, MQ-1 Predator, dan RQ-4 Global Hawk dilengkapi dengan sistem serupa TCAS (ACAS Xu) agar bisa beroperasi dengan aman di ruang udara bersama pesawat berawak.
Drone Logistik & Pengiriman: Perusahaan seperti Amazon Prime Air dan Zipline mulai menguji integrasi sistem deteksi dan penghindaran (DAA) yang kompatibel dengan standar TCAS/ACAS.
UAV Pengawas Perbatasan: Digunakan oleh instansi seperti US Customs and Border Protection untuk misi pengawasan jangka panjang.
International Trade Administration (.gov) +2
-
4. Produsen Sistem TCAS (Penyedia Teknologi)
Sistem ini diproduksi oleh perusahaan avionik besar yang digunakan oleh pengguna di atas:
Honeywell (BendixKing): Pemimpin pasar untuk sistem TCAS/ACAS.
Garmin: Populer untuk instalasi pada pesawat penerbangan umum dan drone menengah.
Collins Aerospace: Menyediakan sistem terintegrasi untuk maskapai dan militer.
L3Harris: Fokus pada solusi surveillance terintegrasi.
--------------------------------
1. MQ-9 Reaper (General Atomics)
MQ-9 Reaper adalah salah satu UCAV pertama yang secara aktif mengintegrasikan sistem Detect and Avoid (DAA) yang mencakup fungsi TCAS II.
-
2. MQ-4C Triton (Northrop Grumman)
Meskipun lebih difokuskan untuk pengintaian maritim (ISR), Triton adalah UAV besar yang menggunakan sistem serupa TCAS untuk keselamatan navigasi di jalur penerbangan internasional.
-
3. EuroMALE / Eurodrone (Airbus/Leonardo/Dassault)
Proyek UCAV masa depan Eropa ini dirancang sejak awal untuk mematuhi aturan navigasi udara sipil di Eropa.
-
4. MQ-25 Stingray (Boeing)
Drone pengisi bahan bakar tak berawak milik Angkatan Laut AS ini beroperasi di sekitar kapal induk dan pesawat tempur berawak.
-
5. Bayraktar TB2 / Akฤฑncฤฑ (Baykar Tech)
Drone buatan Turki ini menggunakan sistem ADS-B (Automatic Dependent Surveillance-Broadcast) yang merupakan komponen pendukung utama TCAS.
-
6. Anka-S (buatan Turkish Aerospace Industries/TAI) dilengkapi dengan sistem TCAS (Traffic Collision Avoidance System)
Integrasi Avionik: TCAS pada Anka-S merupakan bagian dari paket avionik canggih yang juga mencakup sistem IFF (Identification Friend or Foe), antena komunikasi satelit (SATCOM) untuk kendali jarak jauh melampaui garis pandang (Beyond Line of Sight), dan komputer kontrol penerbangan otonom.
PENAKUT.......
BalasHapusMALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
Malaydesh telah menangguhkan sementara operasional dan patroli Batalyon Malayadesh (MALBATT) 850-13 di Lebanon Selatan per 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan keamanan....
===========
===========
PEJUANG .....
INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
Mabes TNI memastikan akan mengirimkan 756 personel baru ke Lebanon pada akhir Mei 2026 sebagai bagian dari rotasi rutin pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). Keputusan ini menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalankan mandat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia
-
๐PEJUANG versus PENAKUT๐
TCAS TRANSPONDER = TERLIHAT PESAWAT BERAWAK
BalasHapusTCAS EVOLUSI ACAS Xu
-
Evolusi TCAS ke ACAS Xu
TCAS II standar umumnya dirancang untuk pesawat komersial dengan perintah vertikal (naik/turun). Namun, drone modern menggunakan varian yang lebih canggih:
ACAS Xu: Varian dari Airborne Collision Avoidance System (ACAS X) yang dirancang khusus untuk pesawat tak berawak (UAV).
Kemampuan Horizontal: Berbeda dengan TCAS tradisional yang hanya memberi perintah naik/turun, ACAS Xu dapat memberikan perintah manuver horizontal (belok kiri/kanan) atau campuran (blended) untuk menghindari tabrakan.
Optimalisasi Algoritma: Mengurangi alarm palsu (nuisance alerts
---------------------------------
1. MQ-9B SkyGuardian / SeaGuardian (General Atomics, AS)
Ini adalah drone pertama yang sukses mengintegrasikan sistem Detect and Avoid (DAA) yang berbasis pada ACAS Xu.
Fitur: Menggunakan radar udara khusus (DUEC) yang bekerja sama dengan ACAS Xu.
Tujuan: Memungkinkan drone ini terbang di ruang udara sipil non-segregasi (tercampur dengan pesawat komersial) tanpa perlu pesawat pengawal.
---------------------------------
2. RQ-4 Global Hawk (Northrop Grumman, AS)
Sebagai drone kelas HALE (High Altitude), Global Hawk menggunakan varian ACAS X untuk mendukung operasional lintas benua.
Fitur: Integrasi penuh dengan sistem ADS-B dan radar cuaca untuk menghindari tabrakan di ketinggian sangat tinggi.
---------------------------------
3. Eurodrone (EADS/Airbus, Eropa)
Proyek drone MALE bersama negara-negara Eropa (Jerman, Prancis, Italia, Spanyol) yang sedang dikembangkan.
Fitur: Dirancang dari awal untuk memenuhi standar sertifikasi tipe sipil menggunakan teknologi ACAS Xu.
Tujuan: Agar bisa beroperasi di ruang udara Eropa yang sangat padat tanpa mengganggu penerbangan maskapai.
---------------------------------
4. Bayraktar Akinci (Baykar, Turki)
Drone kelas HALE dari Turki ini juga menggunakan sistem pendeteksi tabrakan canggih.
Fitur: Dilengkapi dengan radar AESA nasional yang terintegrasi dengan sistem navigasi untuk memberikan kesadaran situasional (situational awareness) serupa dengan fungsi ACAS.
---------------------------------
5. Anka-S (buatan Turkish Aerospace Industries/TAI) dilengkapi dengan sistem TCAS (Traffic Collision Avoidance System)
Integrasi Avionik: TCAS pada Anka-S merupakan bagian dari paket avionik canggih yang juga mencakup sistem IFF (Identification Friend or Foe), antena komunikasi satelit (SATCOM) untuk kendali jarak jauh melampaui garis pandang (Beyond Line of Sight), dan komputer kontrol penerbangan otonom.
---------------------------------
Ringkasan Penggunaan:
TCAS II: Biasanya dipasang pada drone besar sebagai "transponder" agar mereka bisa terlihat oleh pesawat berawak.
ACAS Xu: Digunakan oleh drone-drone di atas agar drone tersebut bisa menghindar secara mandiri (otomatis) baik secara vertikal maupun horizontal.
Kesian GORILLA.. Mau juga ANKA BASIC nya ada sistem TCAS... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusBro pihak TAI ANKA sudah kata HANYA ANKA MALAYSIA yang dipasang sistem NI... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
KASIAN MALAYDESH = PAMER TCAS NAVIGASI DASAR ......
HapusTCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
TCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
TCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
-
PENGGUNA UTAMA TCAS DI SELURUH DUNIA:
1. Penerbangan Sipil (Komersial & Bisnis)
Berdasarkan aturan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), TCAS II (versi terbaru) wajib dipasang pada:
Maskapai Penerbangan Internasional: Semua pesawat jet komersial besar yang membawa lebih dari 19 penumpang atau memiliki berat lepas landas maksimum (MTOM) di atas 5.700 kg (12.600 lbs).
Pesawat Kargo: Semua pesawat kargo berukuran sedang hingga besar.
Penerbangan Bisnis (Private Jet): Jet bisnis kelas menengah hingga atas (seperti seri Gulfstream, Bombardier, dan Dassault Falcon) yang sering terbang di ruang udara padat.
Helikopter Layanan Darurat: Helikopter medis (HEMS) atau pencarian dan penyelamatan (SAR) yang beroperasi di ketinggian rendah sering menggunakan TCAS I untuk kesadaran situasional.
-
2. Penerbangan Militer
Militer menggunakan TCAS terutama saat terbang di ruang udara sipil atau saat latihan bersama untuk memastikan keselamatan:
Pesawat Angkut Militer: Contohnya Lockheed C-130 Hercules dan Boeing C-17 Globemaster III.
Pesawat Pengintai & AWACS: Seperti Boeing E-3 Sentry dan Northrop Grumman E-2 Hawkeye.
Pesawat Tanker Bahan Bakar: Seperti Airbus A330 MRTT dan Boeing KC-46 Pegasus.
Jet Latih: Banyak jet latih modern yang dilengkapi TCAS untuk melindungi pilot siswa.
-
3. Drone dan Sistem Tanpa Awak (UAS/UAV)
Drone tidak selalu memiliki TCAS karena keterbatasan ukuran dan daya, namun adopsi sistem ini mulai meningkat pada kategori berikut:
Drone Militer Kelas MALE/HALE: Drone besar seperti MQ-9 Reaper, MQ-1 Predator, dan RQ-4 Global Hawk dilengkapi dengan sistem serupa TCAS (ACAS Xu) agar bisa beroperasi dengan aman di ruang udara bersama pesawat berawak.
Drone Logistik & Pengiriman: Perusahaan seperti Amazon Prime Air dan Zipline mulai menguji integrasi sistem deteksi dan penghindaran (DAA) yang kompatibel dengan standar TCAS/ACAS.
UAV Pengawas Perbatasan: Digunakan oleh instansi seperti US Customs and Border Protection untuk misi pengawasan jangka panjang.
International Trade Administration (.gov) +2
-
4. Produsen Sistem TCAS (Penyedia Teknologi)
Sistem ini diproduksi oleh perusahaan avionik besar yang digunakan oleh pengguna di atas:
Honeywell (BendixKing): Pemimpin pasar untuk sistem TCAS/ACAS.
Garmin: Populer untuk instalasi pada pesawat penerbangan umum dan drone menengah.
Collins Aerospace: Menyediakan sistem terintegrasi untuk maskapai dan militer.
L3Harris: Fokus pada solusi surveillance terintegrasi.
--------------------------------
1. MQ-9 Reaper (General Atomics)
MQ-9 Reaper adalah salah satu UCAV pertama yang secara aktif mengintegrasikan sistem Detect and Avoid (DAA) yang mencakup fungsi TCAS II.
-
2. MQ-4C Triton (Northrop Grumman)
Meskipun lebih difokuskan untuk pengintaian maritim (ISR), Triton adalah UAV besar yang menggunakan sistem serupa TCAS untuk keselamatan navigasi di jalur penerbangan internasional.
-
3. EuroMALE / Eurodrone (Airbus/Leonardo/Dassault)
Proyek UCAV masa depan Eropa ini dirancang sejak awal untuk mematuhi aturan navigasi udara sipil di Eropa.
-
4. MQ-25 Stingray (Boeing)
Drone pengisi bahan bakar tak berawak milik Angkatan Laut AS ini beroperasi di sekitar kapal induk dan pesawat tempur berawak.
-
5. Bayraktar TB2 / Akฤฑncฤฑ (Baykar Tech)
Drone buatan Turki ini menggunakan sistem ADS-B (Automatic Dependent Surveillance-Broadcast) yang merupakan komponen pendukung utama TCAS.
-
6. Anka-S (buatan Turkish Aerospace Industries/TAI) dilengkapi dengan sistem TCAS (Traffic Collision Avoidance System)
Integrasi Avionik: TCAS pada Anka-S merupakan bagian dari paket avionik canggih yang juga mencakup sistem IFF (Identification Friend or Foe), antena komunikasi satelit (SATCOM) untuk kendali jarak jauh melampaui garis pandang (Beyond Line of Sight), dan komputer kontrol penerbangan otonom
KASIAN MALAYDESH = PAMER TCAS NAVIGASI DASAR ......
BalasHapusTCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
TCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
TCAS = PESAWAT | DRONE | HELIKOPTER
-
PENGGUNA UTAMA TCAS DI SELURUH DUNIA:
1. Penerbangan Sipil (Komersial & Bisnis)
Berdasarkan aturan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), TCAS II (versi terbaru) wajib dipasang pada:
Maskapai Penerbangan Internasional: Semua pesawat jet komersial besar yang membawa lebih dari 19 penumpang atau memiliki berat lepas landas maksimum (MTOM) di atas 5.700 kg (12.600 lbs).
Pesawat Kargo: Semua pesawat kargo berukuran sedang hingga besar.
Penerbangan Bisnis (Private Jet): Jet bisnis kelas menengah hingga atas (seperti seri Gulfstream, Bombardier, dan Dassault Falcon) yang sering terbang di ruang udara padat.
Helikopter Layanan Darurat: Helikopter medis (HEMS) atau pencarian dan penyelamatan (SAR) yang beroperasi di ketinggian rendah sering menggunakan TCAS I untuk kesadaran situasional.
-
2. Penerbangan Militer
Militer menggunakan TCAS terutama saat terbang di ruang udara sipil atau saat latihan bersama untuk memastikan keselamatan:
Pesawat Angkut Militer: Contohnya Lockheed C-130 Hercules dan Boeing C-17 Globemaster III.
Pesawat Pengintai & AWACS: Seperti Boeing E-3 Sentry dan Northrop Grumman E-2 Hawkeye.
Pesawat Tanker Bahan Bakar: Seperti Airbus A330 MRTT dan Boeing KC-46 Pegasus.
Jet Latih: Banyak jet latih modern yang dilengkapi TCAS untuk melindungi pilot siswa.
-
3. Drone dan Sistem Tanpa Awak (UAS/UAV)
Drone tidak selalu memiliki TCAS karena keterbatasan ukuran dan daya, namun adopsi sistem ini mulai meningkat pada kategori berikut:
Drone Militer Kelas MALE/HALE: Drone besar seperti MQ-9 Reaper, MQ-1 Predator, dan RQ-4 Global Hawk dilengkapi dengan sistem serupa TCAS (ACAS Xu) agar bisa beroperasi dengan aman di ruang udara bersama pesawat berawak.
Drone Logistik & Pengiriman: Perusahaan seperti Amazon Prime Air dan Zipline mulai menguji integrasi sistem deteksi dan penghindaran (DAA) yang kompatibel dengan standar TCAS/ACAS.
UAV Pengawas Perbatasan: Digunakan oleh instansi seperti US Customs and Border Protection untuk misi pengawasan jangka panjang.
International Trade Administration (.gov) +2
-
4. Produsen Sistem TCAS (Penyedia Teknologi)
Sistem ini diproduksi oleh perusahaan avionik besar yang digunakan oleh pengguna di atas:
Honeywell (BendixKing): Pemimpin pasar untuk sistem TCAS/ACAS.
Garmin: Populer untuk instalasi pada pesawat penerbangan umum dan drone menengah.
Collins Aerospace: Menyediakan sistem terintegrasi untuk maskapai dan militer.
L3Harris: Fokus pada solusi surveillance terintegrasi.
--------------------------------
1. MQ-9 Reaper (General Atomics)
MQ-9 Reaper adalah salah satu UCAV pertama yang secara aktif mengintegrasikan sistem Detect and Avoid (DAA) yang mencakup fungsi TCAS II.
-
2. MQ-4C Triton (Northrop Grumman)
Meskipun lebih difokuskan untuk pengintaian maritim (ISR), Triton adalah UAV besar yang menggunakan sistem serupa TCAS untuk keselamatan navigasi di jalur penerbangan internasional.
-
3. EuroMALE / Eurodrone (Airbus/Leonardo/Dassault)
Proyek UCAV masa depan Eropa ini dirancang sejak awal untuk mematuhi aturan navigasi udara sipil di Eropa.
-
4. MQ-25 Stingray (Boeing)
Drone pengisi bahan bakar tak berawak milik Angkatan Laut AS ini beroperasi di sekitar kapal induk dan pesawat tempur berawak.
-
5. Bayraktar TB2 / Akฤฑncฤฑ (Baykar Tech)
Drone buatan Turki ini menggunakan sistem ADS-B (Automatic Dependent Surveillance-Broadcast) yang merupakan komponen pendukung utama TCAS.
-
6. Anka-S (buatan Turkish Aerospace Industries/TAI) dilengkapi dengan sistem TCAS (Traffic Collision Avoidance System)
Integrasi Avionik: TCAS pada Anka-S merupakan bagian dari paket avionik canggih yang juga mencakup sistem IFF (Identification Friend or Foe), antena komunikasi satelit (SATCOM) untuk kendali jarak jauh melampaui garis pandang (Beyond Line of Sight), dan komputer kontrol penerbangan otonom
ANKA BASIC OMPONG MALONDESH CUMA BISA PUSING2 JE....JADIKAN MAINAN MUDAH SAMA CH4 RAINBOW TNI AU ๐๐๐๐๐
BalasHapus✅️Anka punyak kita DRON TEMPUR UCAV, pantesan MAHAL haha!✌️๐ค✌️
BalasHapuseittt warganyet kl, baca link ini pasti NGAMUK๐ฅ
ternyata Anka tipe m, versi MURAH bukan ucav, pantesan OMFONG haha!๐๐๐
eitt satulagi, anka seblah hanya bole terbang 250km, pembual ketauan nipu lagi haha!๐คฃ๐๐คฃ
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to Malaysia will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the ❌️Ankas will not be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
the Anka-S has a ❌️250 km datalink range
The Anka-S has been in Turkish Air Force service since 2018.
https://euro-sd.com/2023/05/news/31717/lima-2023-malaysia-signs-contract-for-anka-uavs/
klaim 1000km tau2 range hanya 250km ..fiks penipu haha!๐คฅ๐๐คฅ
BalasHapuskahsiyan pembual kl, KALAH LAGIIIII
KALO GA MENIPU DAN MEMBUAL BUKAN MALONDESH MISKIN KASTA DALIT SUBSIDI OM PG ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Hapus❌️Ankas will not be armed= anka KOSONK...di timfuk fisank pun klenger haha!๐คช๐๐คช
BalasHapusANALISA PERBANDINGAN DRONE MALE: INDONESIA VS MALAYDESH
BalasHapus---------------------------------
1. Kasta & Klasifikasi
Indonesia (ANKA-S): Versi "Premium" & Full Combat. Dirancang sebagai mesin perang utama di udara.
-
Malaydesh (ANKA-THS): Versi "Ekonomis" & Ompong. Dirancang hanya sebagai platform pengintai (ISR).
---------------------------------
2. Kapasitas Persenjataan
Indonesia (ANKA-S): Bersenjata Lengkap. Membawa rudal pintar dan munisi mikro seperti MAM-L dan MAM-C untuk menghancurkan target darat maupun permukaan.
-
Malaydesh (ANKA-THS): Nol Senjata (Unarmed). Tidak memiliki kemampuan menyerang; murni membawa peralatan sensor.
---------------------------------
3. Doktrin & Misi Utama
Indonesia (ANKA-S): Hunter-Killer. Menjalankan misi mencari target, mengunci, dan langsung menghancurkannya (serangan presisi).
-
Malaydesh (ANKA-THS): Coastal Watch. Menjalankan misi intai dan lapor; memantau pergerakan di laut tanpa kemampuan menindak secara mandiri.
---------------------------------
4. Spesialisasi Teknologi Radar
Indonesia (ANKA-S): Menggunakan Radar SAR/GMTI. Fokus pada deteksi dan pelacakan target bergerak di darat (Ground Moving Target Indicator).
-
Malaydesh (ANKA-THS): Menggunakan Radar ISAR High-Res. Fokus pada identifikasi bentuk kapal secara detail dari jarak sangat jauh di lautan.
---------------------------------
5. Kelengkapan Sensor & Navigasi
Indonesia (ANKA-S): Dilengkapi EO/IR Target Locker. Sensor optik canggih untuk mengunci target sebelum melepaskan rudal.
-
Malaydesh (ANKA-THS): Dilengkapi AIS (Automatic Identification System). Digunakan untuk melacak identitas dan posisi kapal sipil/militer secara otomatis di ZEE.
---------------------------------
6. Konfigurasi Fisik (Airframe)
Indonesia (ANKA-S): Standar Tempur. Struktur dirancang untuk keseimbangan antara kecepatan, daya angkut senjata, dan ketahanan terbang.
-
Malaydesh (ANKA-THS): Modifikasi Sayap. Memiliki desain sayap yang dimodifikasi khusus untuk High Endurance (terbang lebih lama) demi patroli maritim yang panjang.
--------------------------------
PERBANDINGAN ANKA-S versus ANKA-THS
VERSI MAHAL versus VERSI MURAH
VERSI COMBAT SENJATA versus VERSI ISR OMPONG
--------------------------------
1. Persenjataan
ANKA-S: Varian tempur (UCAV) yang membawa rudal atau bom pintar seperti MAM-L dan MAM-C.
-
ANKA-THS: Varian tanpa senjata (unarmed), murni untuk misi pengintaian.
--------------------------------
2. Fungsi Utama
ANKA-S: Fokus pada serangan udara presisi dan pengawasan medan tempur.
-
ANKA-THS: Fokus pada ISTAR (Intelijen, Pengawasan, Akuisisi Target, dan Pengintaian) serta patroli maritim.
--------------------------------
3. Teknologi Radar
ANKA-S: Menggunakan radar SAR/GMTI standar untuk deteksi target di darat.
-
ANKA-THS: Dilengkapi radar SAR/ISAR resolusi tinggi yang mampu mendeteksi dan mengidentifikasi kapal di laut dari jarak sangat jauh.
-------------------------------
4. Sensor & Komunikasi
ANKA-S: Sensor EO/IR standar untuk penguncian target darat.
-
ANKA-THS: Memiliki sistem AIS (Automatic Identification System) untuk melacak identitas kapal dan integrasi data-link khusus militer Malaydesh.
-------------------------------
5. Jangkauan & Operasional
ANKA-S: Dioptimalkan untuk operasi garis depan pertempuran atau anti-teror dengan daya tahan sekitar 24-30 jam.
-
ANKA-THS: Dioptimalkan untuk patroli laut, khususnya memantau Laut China Selatan dan wilayah ZEE Malaydesh
MUNDUR .......
BalasHapusMALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
Malaydesh telah menangguhkan sementara operasional dan patroli Batalyon Malayadesh (MALBATT) 850-13 di Lebanon Selatan per 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan keamanan....
---------------------------------
BOM PASUKAN KAWAN
Seperti dikutip dari Manila Bulletin yang mengunggah artikel pada 6 Maret 2013 Silam, Agbimuddin mengkuasai jika bom yang dijatuhkan tadi telak mengenai kamp pasukan dan polisi MALAYDESH di Desa Tanduo, Lahad Datu yang merupakan bekas markas milisi Sulu.
---------------------------------
TEMBAK PERWIRA
Seorang perwira tentara elit MALAYDESH tewas tertembak dalam sebuah demonstrasi di sebuah kamp militer di Kota Kinabalu, Sabah. Mayor Mohd Zahir Armaya, ayah lima anak berusia 36 tahun tertembak dalam sebuah latihan oleh seorang prajurit Angkatan Darat.
---------------------------------
TEMBAK KAWAN
Royal MALAYDESH Air Force (RMAF )dikejutkan dengan ulah seorang anggotanya, yang tiba menembak mati tiga teman, yang bersama berjaga di pos.
Peristiwa terjadi Jumat (13/8/2021) pagi waktu setempat di kamp Royal MALAYDESH Air Force (RMAF) di Kota Samarahan, Sarawak, MALAYDESH .
---------------------------------
GRANAT KAWAN
Dua prajurit Angkatan Udara Kerajaan MALAYDESH (TUDM) tewas saat menjalani latihan menembak dan melempar granat di Tempat Latihan Dasar Granat Kem Syed Sirajuddin Target Range, Gemas Negeri Sembilan
---------------------------------
TABRAK KAPAL KAWAN
insiden itu berlaku ketika melaksanakan demonstrasi manuver bagi memintas bot mencurigakan di jeti Pangkalan TLDM Lumut sempena HTA22
===========
===========
PEJUANG .....
INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
Mabes TNI memastikan akan mengirimkan 756 personel baru ke Lebanon pada akhir Mei 2026 sebagai bagian dari rotasi rutin pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). Keputusan ini menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalankan mandat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia
-
๐PEJUANG versus MUNDUR๐
Kapal terbesar Kamboja sepanjang sejarah.๐ฒ
BalasHapusAL mereka kayaknya lebih banyak beroperasi di sungai daripada laut.
type 056, mesinnya pake SEMT Pielstick PA6-STC, ceritanya ini mao niru damen sigma kita yak haha!✌️๐✌️
BalasHapusyg menarik kamboja dapet gretong 2 bijik baruw..pasti ini hasil keuntungan jual si LeMeS sebelah..trus di subsidi silang ke kamboja haha!๐คญ๐คฃ๐คญ
MALONDESH BOTOL KONON RAJA MENIPU DAN MEMBUAL KENA TIPU MENTAH MENTAH SAMA OM JIPING ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Hapusnyoiihh klaim iq super tinggi ampe ling lung, pembual kena tipu om haha!๐๐ต๐ซ๐
HapusMALONDESH MEMBUAL IQ SUPER TERTANYA BOTOL HAKIKI SAMPAI KELEDAI SAJA MINDER ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Hapus๐คฃ๐คฃ๐คฃ
BalasHapusCOST SHARE 2022–2025 = 400 MILLIAR WON
BalasHapus2026 SISA COST SHARE = 600 – 400 : 200 MILLIAR WON
200 MILIAR WON = RP 2.276.120.000.000 (2,27 TRILIUN RUPIAH)
--------------------------------
TOP ASIA
-
Laporan IMF World Economic Outlook (Oktober 2025/Januari 2026). Perlu dicatat bahwa angka tersebut menggunakan metode GDP Purchasing Power Parity (PPP), bukan GDP nominal.
Berikut adalah penjelasan sumber berita bahasa Inggris untuk 10 ekonomi terbesar di Asia tersebut:
1. China ($39.4 – 43.5 Triliun)
Sumber seperti Visual Capitalist menyebut China sebagai ekonomi nomor 1 dunia dalam hal PPP, mengungguli Amerika Serikat. Fokusnya tetap pada dominasi manufaktur dan investasi masif di sektor energi hijau serta AI.
2. India ($17.3 – 19.1 Triliun)
India adalah ekonomi dengan pertumbuhan tercepat (diproyeksikan ~6.2% pada 2026). Bloomberg sering menyebutnya sebagai "kuda hitam" yang didorong oleh konsumsi domestik dan digitalisasi layanan.
3. Jepang ($6.5 – 6.7 Triliun)
Meskipun disalip oleh Jerman dalam GDP nominal, Jepang tetap berada di posisi ke-5 atau ke-6 dunia dalam PPP. Sumber seperti Investopedia menyoroti stabilitasnya meskipun menghadapi tantangan demografi.
4. Korea Selatan (~$3.1 - 3.4 Triliun)
Dikenal sebagai "tech-heavy economy." Berita dari World Bank menyoroti ketahanannya pada ekspor semikonduktor dan otomotif.
5. Indonesia ($4.9 – 5.4 Triliun)
Poin yang Anda sebutkan sangat akurat berdasarkan data IMF April 2025. Indonesia resmi menempati peringkat ke-7 ekonomi terbesar dunia berdasarkan PPP, berada di atas Inggris dan Prancis. The Investor dan Tempo English menyoroti peran Indonesia sebagai powerhouse ASEAN.
6. Arab Saudi (~$2.4 - 2.6 Triliun)
Sumber IMF mencatat keberhasilan diversifikasi di bawah "Vision 2030," namun sektor energi tetap menjadi tulang punggung utama.
7. Turki (~$3.9 Triliun - Peringkat PPP Global Lebih Tinggi)
Secara PPP, posisi Turki sebenarnya sangat kuat (sering di 10 besar dunia). OECD mencatat lokasinya yang strategis sebagai penghubung perdagangan.
8. Taiwan (~$1.8 - 2.0 Triliun)
Laporan dari Trading Economics mengonfirmasi dominasi Taiwan dalam rantai pasok global semikonduktor.
9. Thailand (~$1.6 - 1.8 Triliun)
Menempati posisi ke-2 di ASEAN secara PPP. Sumber World Bank menekankan pemulihan sektor pariwisata sebagai motor utama.
10. Iran (~$1.7 - 1.8 Triliun)
Meskipun sanksi berat, Iran tetap menjadi salah satu ekonomi besar di Asia Barat karena kapasitas produksi minyak dan gasnya yang besar, seperti yang tercatat di data Worldometer/IMF.
-
PERBANDINGAN PDB PPP INDONESIA VS ASEAN
(PDB PPP Indonesia: US$5,69 Triliun)
-
3,07x = Indonesia vs Thailand (US$5,69 Triliun versus US$1,85 T)
-
3,01x = Indonesia vs Vietnam (US$5,69 versus Triliun US$1,89 T)
-
3,04x = Indonesia vs Filipina (US$5,69 Triliun US$1,87 T)
-
4,24x = Indonesia vs Malaydesh (US$5,69 Triliun US$1,34 T)
-
6,69x = Indonesia vs Singapura (US$5,69 Triliun US$0,85 T)
-
PERBANDINGAN PDB NOMINAL INDONESIA VS ASEAN
(PDB Nominal Indonesia: US$1,69 Triliun)
-
2,91x = Indonesia vs Thailand (US$1,69 Triliun versus US$0,58 T)
-
3,18x = Indonesia vs Singapura (US$1,69 Triliun versus US$0,53 T)
-
3,31x = Indonesia vs Filipina (US$1,69 Triliun versus US$0,51 T).
-
3,44x = Indonesia vs Vietnam (US$1,69 Triliun versus US$0,49 T)
-
3,67x = Indonesia vs Malaydesh (US$1,69 Triliun versus US$0,46 T)
-
๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
BalasHapusINDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
-
MALAYDESH 1 LEMBAR = KOSONG
--------------------------------------
KEUNGGULAN EKONOMI INDONESIA DIBANDINGKAN NEGARA-NEGARA ASEAN BERDASARKAN DATA PDB (NOMINAL & PPP) SERTA INDIKATOR STRATEGIS LAINNYA :
--------------------------------------
1. DOMINASI MUTLAK SKALA EKONOMI (PDB PPP & NOMINAL)
Indonesia telah mengukuhkan posisinya sebagai raksasa ekonomi tunggal di Asia Tenggara, meninggalkan jauh negara tetangga dengan selisih hingga 3-6 kali lipat.
Keunggulan: PDB PPP Indonesia mencapai US$5,69 Triliun (Peringkat 6 Dunia), yang secara riil setara dengan gabungan ekonomi Thailand, Vietnam, dan Filipina. Secara Nominal, Indonesia menjadi satu-satunya anggota "G20" dari ASEAN dengan angka di atas US$1,5 Triliun.
Sumber Berita:
World Bank (2024): Laporan "World Development Indicators" mengenai estimasi PDB PPP.
International Monetary Fund (IMF) World Economic Outlook (Oktober 2023/2024): Data perbandingan PDB Nominal dan proyeksi pertumbuhan Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara.
CNBC Indonesia: Artikel mengenai posisi Indonesia mengungguli ekonomi maju seperti Brasil, Inggris, dan Prancis dalam skala PPP.
--------------------------------------
2. KETAHANAN ENERGI & KENDALI PASOKAN KAWASAN
Indonesia berperan sebagai "pompa bensin" dan penyedia energi utama bagi industri di negara tetangga, khususnya Malaydesh dan Filipina.
Keunggulan: Eksportir utama batu bara global. Banyak negara ASEAN (termasuk Malaydesh) bergantung pada pasokan energi Indonesia untuk menggerakkan pembangkit listrik mereka.
Sumber Berita:
Kementerian ESDM RI: Data ekspor batu bara ke kawasan ASEAN.
Kompas.com / Kontan: Berita mengenai ketergantungan impor batu bara Malaydesh dari Indonesia untuk ketahanan energi mereka.
--------------------------------------
3. KETAHANAN PANGAN & EKSPOR KOMODITAS
Di tengah krisis pangan global, Indonesia menunjukkan stabilitas yang lebih baik dibandingkan beberapa negara tetangga yang mengalami krisis bahan pokok.
Keunggulan: Indonesia mulai melakukan ekspor beras dan komoditas pangan lainnya ke negara-negara yang mengalami defisit seperti Malaydesh dan Filipina.
Sumber Berita:
Badan Pusat Statistik (BPS): Laporan ekspor komoditas pertanian dan pangan.
Detik Finance: Berita mengenai rencana dan realisasi ekspor beras Indonesia ke Malaydesh untuk membantu ketersediaan stok mereka.
--------------------------------------
4. SUPERIORITAS FISKAL & MODERNISASI MILITER
Skala ekonomi yang besar memberikan Indonesia "napas" fiskal yang jauh lebih panjang untuk melakukan modernisasi kekuatan pertahanan.
Keunggulan: Anggaran pertahanan yang besar memungkinkan akuisisi alutsista kelas berat (Rafale, Scorpรจne Evolved, F-KAAN), sementara negara tetangga cenderung mengalami stagnasi anggaran.
Sumber Berita:
Global Firepower (2024): Peringkat militer Indonesia (Peringkat 13 Dunia & 1 di ASEAN).
Janes Defence Weekly / Air & Cosmos: Laporan mengenai kontrak akuisisi jet tempur Rafale dan kapal selam Indonesia sebagai pergeseran kekuatan udara di kawasan.
--------------------------------------
5. STATUS FINANSIAL & DIPLOMASI EKONOMI
Indonesia bertransformasi dari sekadar penerima investasi menjadi pemain yang memiliki daya tawar finansial tinggi.
Keunggulan: Memiliki posisi tawar dalam sengketa bisnis internasional (contoh: piutang gas terhadap Petronas) serta rasio utang terhadap PDB yang jauh lebih sehat dibandingkan Malaydesh atau Laos.
Sumber Berita:
Bisnis Indonesia / Bloomberg: Laporan mengenai kesehatan fiskal Indonesia dan posisi utang pemerintah yang terjaga di bawah 40% dari PDB.
Media Nasional terkait Petronas: Berita mengenai isu penagihan utang/kewajiban finansial terkait proyek gas di blok Natuna/wilayah kerja terkait.