Kapal selam Scorpene (photo: Indian Navy)
Perusahaan galangan kapal milik negara Indonesia, PT PAL, dan perusahaan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, akan menandatangani perjanjian kerja sama pembuatan kapal yang mencakup pembangunan kapal perang *Frégate de Défense et d'Intervention* (FDI) dan dua kapal selam Scorpene Evolved tambahan.
Sumber-sumber yang mengetahui masalah ini menginformasikan kepada Janes bahwa upacara penandatanganan perjanjian tersebut akan diselenggarakan di kantor pusat PT PAL di Surabaya pada tanggal 24 September.
Perjanjian-perjanjian ini akan menetapkan kerangka kerja sama seandainya Indonesia melanjutkan rencana untuk mengakuisisi gelombang kedua kapal selam Scorpene Evolved dan fregat FDI, ujar sumber-sumber tersebut.
Informasi lebih lanjut yang diperoleh Janes menunjukkan bahwa perjanjian tersebut akan berfokus pada pengaturan pembagian kerja, alih teknologi, peluang pembangunan di dalam negeri, serta mekanisme partisipasi industri yang dapat diterapkan jika program akuisisi tersebut terealisasi.
Program Scorpene Indonesia diresmikan melalui kontrak yang ditandatangani pada Maret 2024, yang mencakup akuisisi dua kapal selam serang diesel-elektrik Scorpene Evolved untuk TNI Angkatan Laut.
Program ini mencapai tonggak sejarah penting pada 7 Agustus 2026 ketika pembangunan kapal pertama secara resmi dimulai melalui upacara pemotongan pelat baja di galangan kapal PT PAL Indonesia di Surabaya.
Dalam program ini, kedua kapal selam tersebut dibangun di Indonesia melalui pengaturan alih kemampuan antara Naval Group dan PT PAL Indonesia.
PT PAL Indonesia bertanggung jawab atas kegiatan pembangunan, integrasi, pengujian, perakitan akhir, dan penyerahan kapal, sementara Naval Group menyediakan keahlian desain kapal selam, dukungan rekayasa, alih teknologi, dan bantuan teknis.
Scorpene Evolved merupakan varian terbaru dari desain kapal selam konvensional Naval Group yang ditujukan untuk pasar ekspor.
Kapal selam ini menggunakan baterai litium-ion berkapasitas tinggi yang dirancang untuk memberikan daya tahan lebih lama saat beroperasi di bawah air, fleksibilitas operasional yang lebih besar, serta kebutuhan perawatan yang lebih rendah.
(Jane's)
_at_sea.jpg)

Bersiap shoping lagi ya
BalasHapusHahhay
bulu jempol tetangga kesayangan ketar ketir om haha!🥶😂🍌
HapusBersiap shoping lagi ya
BalasHapusHahhay
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
BalasHapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
-
KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
-
HUTANG BAYAR HUTANG
HUTANG BAYAR HUTANG
HUTANG BAYAR HUTANG
-
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALAYSEWA dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALAYSEWA (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALAYSEWA untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALAYSEWA - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
RONGSOK = NO MISSILE NO TORPEDO
BalasHapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
--------------------------------------------
OBLIGASI GLOBAL (1998–2026)
1998: Fokus restrukturisasi internal. Absen pasar global.
1999: Rilis Global Bond USD 1 miliar (AS/Eropa). Bukti pemulihan.
2002: Rilis Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta (London/Timur Tengah).
2004: Promosi surat utang luar negeri via Khazanah Nasional.
2006: Khazanah rilis Exchangeable Sukuk USD 750 juta (Asia/Eropa).
2011: Rilis Wakala Global Sukuk USD 2 miliar. Permintaan oversubscribed 4,5 kali.
2015: Rilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur.
2016: Rilis Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun).
2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar bergaransi JBIC (Jepang).
2021: Rilis Sovereign Sustainability Sukuk pertama dunia USD 1,3 miliar. Permintaan melonjak 6,4 kali.
2022–2024: Absen valas. Fokus optimasi obligasi domestik (MGS/MGII).
2025: Bersiap kembali ke pasar valas lewat bank sindikasi internasional.
2026: Promosi rencana obligasi global baru USD 1 miliar.
Total nga 4 scorpene evo dan
BalasHapus4 frigate FDI
Menyala shoping terus tanpa membual basi😄😀😃
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
BalasHapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
---------------------------------------------------
DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYSEWA 2010–2026
2010: RM 407,1 Miliar
2011: RM 456,1 Miliar
2012: RM 501,6 Miliar
2013: RM 547,7 Miliar
2014: RM 582,8 Miliar
2015: RM 630,5 Miliar
2016: RM 648,5 Miliar
2017: RM 686,8 Miliar
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
--------------------------------
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge MALAYSEWA (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) MALAYSEWA (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
Jadi total scorpene yang akan dibuat berapa unit?
BalasHapusMenurut saya spek Fremm italia lebih gacor daripada fregat FDI prancis.
BalasHapusBisa kasih ulasan gak suhu ?
Kalau harus disimpulkan: FREMM lebih unggul untuk perang anti-kapal selam dan kemampuan tempur multi-misi, sedangkan FDI lebih unggul dalam pertahanan udara dan teknologi sensor. Untuk peperangan tiga domain sekaligus, FREMM punya keunggulan dari sisi kapasitas dan endurance, sementara FDI menawarkan teknologi sensor dan AAW yang lebih modern.
HapusKalau TNI ingin memperlebar GAP kemampuan armada TNI AL dengan armada jiran. Pemilihan FDI sudah tepat.
Pak Menhan lagi liat liat kapal induk chales de gaulle prancis.
BalasHapusApakah tanda tandanya PT.PAL mau buat kapal induk juga dari design kapal induk prancis?
Berharap 😊
ternyata baru "AKAN"...KAH...KAH...KAH.......
BalasHapusRONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
-
KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
-
HUTANG BAYAR HUTANG
HUTANG BAYAR HUTANG
HUTANG BAYAR HUTANG
-
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALAYSEWA dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALAYSEWA (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALAYSEWA untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALAYSEWA - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
-
KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
-
HUTANG BAYAR HUTANG
HUTANG BAYAR HUTANG
HUTANG BAYAR HUTANG
-
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALAYSEWA dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALAYSEWA (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALAYSEWA untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALAYSEWA - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Sektor Pertahanan: Stagnasi & Penurunan Deterensi
Data SIPRI 2020-2025 menunjukkan tren "Vakum Alutsista". Sementara tetangga di ASEAN (NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG), Singapura, Filipina) melakukan modernisasi besar-besaran, MALAYSEWA tertahan pada tahap perencanaan (Planned) tanpa realisasi kontrak (Ordered).
Krisis Kredibilitas: Kegagalan akuisisi F/A-18 Hornet dari Kuwait dan ketergantungan pada skema Leasing (sewa) menandakan ketidakmampuan finansial untuk membeli aset secara tunai/kredit ekspor.
Degradasi Operasional: Peringkat GFP yang disalip Filipina mencerminkan dampak nyata dari proyek mangkrak (LCS) dan hilangnya aset-aset kunci (mesin jet/Skyhawk).
-
Sektor Ekonomi: Perangkap Utang (Debt Trap)
Kondisi fiskal berada pada titik nadir dengan proyeksi utang yang sangat mengkhawatirkan:
Gali Lubang Tutup Lubang: Penggunaan 58% pinjaman baru hanya untuk membayar utang lama adalah indikator insolvensi terselubung.
Risiko Sistemik: Jika kewajiban kontinjensi (jaminan pemerintah) terealisasi, rasio utang terhadap GDP yang melonjak ke 96,7% dapat memicu kebangkrutan nasional serupa skenario Sri Lanka.
Beban Ganda: Tingginya utang rumah tangga (84,3% GDP) memperlemah daya beli domestik, sementara tekanan tarif dari AS (Section 301) memukul sektor ekspor.
-
Sektor Sosial & Politik: Krisis Identitas & Narasi Internal
Kritik tajam dari dua tokoh sentral (Mahathir & Anwar Ibrahim) mengonfirmasi adanya masalah struktural:
Mahathir: Menyoroti hilangnya daya saing etnis mayoritas akibat ketergantungan pada subsidi.
Anwar Ibrahim: Menitikberatkan pada korupsi sistemik dalam proyek infrastruktur (seperti tebatan banjir) yang justru memiskinkan rakyat.
Reputasi Internasional: Kegagalan di bidang olahraga dan diplomasi regional mempertegas bahwa degradasi ini terjadi secara menyeluruh, tidak hanya di sektor militer.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Analisa Utang & Fiskal: "Spiral Debt-Pay-Debt"
Klaim belanja militer seringkali disebut "Cash", namun data menunjukkan ketergantungan total pada hutang luar negeri dan barter:
Total Utang & Liabilitas (2026): Mencapai RM 1,79 Triliun (Meningkat drastis dari RM 407 Miliar pada 2010).
Rasio Utang Federal: Konsisten di angka 68% - 69% terhadap GDP (Melebihi plafon aman).
Beban Utang Isi Rumah (Household Debt): 85,8% dari GDP (Tertinggi di ASEAN menurut BNM).
Siklus Gali Lubang Tutup Lubang: Penggunaan pinjaman baru hanya untuk membayar bunga utang lama, membatasi anggaran belanja modal (CAPEX) militer.
-
Analisa Model Pembiayaan Alutsista (Bukan Tunai)
Hampir seluruh aset utama MALAYSEWA dibeli melalui skema hutang jangka panjang atau barter komoditas:
Turki (LMS Batch 2): Pinjaman G2G tenor 10-15 tahun (Bunga 4-6%).
Korea Selatan (FA-50): Hybrid antara Kredit KEXIM dan Barter CPO 50%.
China (LMS Batch 1): 100% Kredit Ekspor dari China Eximbank.
Polandia (PT-91M): Barter CPO (30-40%) + cicilan 10 tahun.
Kredit Sindikasi (Proyek LCS): Melibatkan 17 kreditor dengan bunga 6% yang terus membengkak akibat penundaan.
-
Analisa SIPRI: Vakum Alutsista (2024-2025)
MALAYSEWA (Status Kosong): Selama dua tahun berturut-turut, tidak ada transfer senjata berat yang tercatat di SIPRI. Menempatkan MALAYSEWA sejajar dengan negara ekonomi kecil seperti Timor Leste, Laos, dan Kamboja.
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Status Dominan): Memiliki daftar belanja satu lembar penuh mencakup Rafale F4, Pesawat KAAN, Kapal PPA, dan Rudal Khan/Bora.
Kegagalan Regional: Di saat Singapura, Vietnam, dan Filipina memperkuat armada, MALAYSEWA terjebak dalam pembatalan (Hornet Kuwait batal 4 kali).
-
Analisa Militer: Penurunan Daya Gentar & Budaya Sewa
Military-for-Rent: Karena ketiadaan kas, MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk 32+ item (Blackhawk, AW139, simulator, hingga motor polisi).
Aset Grounded/Hilang: MiG-29 jadi monumen, 48 Skyhawk hilang, dan 2 mesin jet hilang menjadi bukti kegagalan manajemen aset.
Peringkat GFP: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Analisa Sosial-Reputasi: Krisis Identitas & Administrasi
Kritik Pemimpin: Pernyataan Mahathir tentang "Melayu Malas/Miskin" dan Anwar Ibrahim tentang korupsi proyek banjir mempertegas masalah struktural ekonomi.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Status Pengadaan Alutsista (SIPRI 2020–2025)
2020–2021: Status Planned (Hanya rencana/dijangka).
2022: Status Selected Not Yet Ordered (Pemenang dipilih, tapi kontrak belum diteken).
2023: Status Not Yet Ordered (Tanpa pesanan resmi).
2024–2025: Status KOSONG (Vakum total, setara negara ekonomi kecil di ASEAN).
Kegagalan Utama: Pembatalan akuisisi F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali.
-
Metodologi Pembiayaan "Non-Tunai"
Karena krisis likuiditas, pengadaan alutsista beralih ke skema:
Leasing (Sewa): Digunakan untuk 32+ item (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator).
Barter Komoditas: Penggunaan CPO (Minyak Sawit) untuk FA-50 (Korsel) dan PT-91M (Polandia).
Hutang G2G/Kredit Ekspor: Pinjaman jangka panjang dari Korea Selatan (KEXIM), China (Eximbank), dan Turki untuk proyek LMS.
-
Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
Tren kenaikan beban finansial nasional:
2010: RM 407,1 Miliar (Awal pertumbuhan).
2018: RM 1,19 Triliun (Lonjakan akibat pengungkapan utang 1MDB & PPP).
2023: RM 1,53 Triliun (Warisan utang yang dikonfirmasi PM Anwar Ibrahim).
2025: RM 1,71 Triliun (Proyeksi Tinjauan Fiskal).
2026: RM 1,79 Triliun (Target manajemen utang tertinggi).
-
Indikator Krisis Ekonomi & Fiskal
Spiral Debt-Pay-Debt: 58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan/bunga utang lama.
Debt-to-GDP Ratio: Mendekati 97% dalam skenario stres (jika jaminan pemerintah/kontinjensi terealisasi).
Household Debt: Mencapai 85,8% dari GDP (Tertinggi di ASEAN).
Tekanan AS (2026): Ancaman Section 301 (Tarif 10-25%) dan IEEPA (Pemblokiran transaksi) oleh USTR.
-
Penurunan Daya Gentar & Reputasi
Militer: Peringkat 42 GFP (Ke-7 di ASEAN), resmi berada di bawah Filipina.
Manajemen Aset: Skandal proyek LCS mangkrak, hilangnya 48 pesawat Skyhawk, dan 2 mesin jet tempur.
Administrasi & Olahraga: Sanksi AFC/CAS terkait pemain naturalisasi ilegal, kalah WO 0-3, dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam).
5x Ganti RAJA = ZONK MRCA SPH LCS NSM
Hapus5x Ganti PM = PRANK MRCA SPH LCS NSM
6x Ganti Menteri Pertahanan = PRANK MRCA SPH LCS NSM
-
2011 Najib Razak Ahmad Zahid Hamidi
2015 Najib Razak Hishammuddin Hussein
2018 Mahathir Mohamad Mohamad Sabu
2020 Muhyiddin Yassin Ismail Sabri
2021 Ismail Sabri Hishammuddin Hussein
2022 Anwar Ibrahim Mohamad Khaled Nordin
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALONYET 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALONYET 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk MALONYET 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALONYET 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALONYET 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALONYET 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALONYET 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
--------------------------------
2025-2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
-
2025 = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
-
2024 = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
-
2023 = NOT YET ORDERED
https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
-
2022 = SELECTED NOT YET ORDERED
https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
-
2021 = PLANNED
https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2021.html
-
2020 = PLANNED
https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2020.html
KASIH PAHAM ....GANTI 5x KING : ZONK MRCA SPH LCS NSM
HapusKASIH PAHAM ....GANTI 5x PM : ZONK MRCA SPH LCS NSM
KASIH PAHAM ....GANTI 6x MINDEF : ZONK MRCA SPH LCS NSM
-
MALONSIA TERTIPU : NOT PAID FFBNP = LEASING
MALONSIA TERTIPU : NOT PAID FFBNP = LEASING
--------------------------------
KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
1. DENDA= USUSD83,8 juta
Seperti dikutip The Edge MALONSIA (19/9/2025), Kontraktor pertahanan Aerotree Defence and Services Sdn Bhd telah mengajukan gugatan sebesar RM353 juta (USUSD83,8 juta) terhadap pemerintah dan Kementerian Pertahanan MALONSIA atas pembatalan perjanjian sewa lima tahun
-------------
2. SKANDAL KAPAL TEMPUR PESISIR (LITTORAL COMBAT SHIP/LCS)
Ini adalah salah satu skandal pengadaan militer terbesar dan paling kontroversial di MALONSIA.
Proyek: Pengadaan enam kapal tempur pesisir untuk Angkatan Laut Kerajaan MALONSIA (Royal MALONSIAn Navy/RMN).
Nilai Proyek: Kontrak senilai RM9 miliar (sekitar USUSD2 miliar) ditandatangani pada tahun 2011.
Masalah Utama:
Tidak ada kapal yang selesai: Meskipun pemerintah telah membayar lebih dari RM6 miliar, hingga kini belum ada satu pun dari enam kapal yang selesai dan dikirimkan.
Penyalahgunaan dana: Laporan investigasi menemukan adanya dugaan penyalahgunaan dana, pembayaran yang tidak semestinya, dan penggelembungan harga (mark-up). Dana yang seharusnya digunakan untuk proyek justru digunakan untuk tujuan lain.
Politik dan korupsi: Skandal ini menyeret sejumlah nama pejabat tinggi, termasuk mantan menteri pertahanan, yang diduga terlibat dalam praktik korupsi dan nepotisme.
-------------
3. SKANDAL KAPAL SELAM SCORPENE
Skandal ini telah menjadi berita utama selama bertahun-tahun, bahkan melibatkan pengadilan di Prancis.
Proyek: Pembelian dua kapal selam kelas Scorpene dari perusahaan Prancis, DCNS (sekarang Naval Group), pada tahun 2002.
Nilai Proyek: Sekitar RM5,4 miliar.
Masalah Utama:
Komisi besar-besaran: Terdapat dugaan pembayaran komisi sebesar 114 juta Euro kepada sebuah perusahaan yang terkait dengan pejabat senior MALONSIA.
Kasus pembunuhan: Skandal ini juga terkait dengan pembunuhan seorang penerjemah wanita asal Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang diduga memiliki informasi terkait kontrak tersebut. Kasus ini telah menjadi salah satu babak tergelap dalam sejarah politik MALONSIA.
-------------
4. KONTROVERSI PENGADAAN JET TEMPUR A-4 SKYHAWK
Kasus ini sering diangkat kembali, termasuk oleh Raja MALONSIA sendiri, sebagai contoh kegagalan pengadaan di masa lalu.
Proyek: Pembelian 88 unit jet tempur A-4 Skyhawk bekas dari Amerika Serikat pada tahun 1980-an.
Masalah Utama:
Kondisi buruk: Dari 88 unit yang dibeli, hanya sekitar 40 unit yang bisa digunakan dan sisanya dianggap tidak layak terbang.
Tingkat kecelakaan tinggi: Jet-jet yang dioperasikan mengalami tingkat kecelakaan yang tinggi, membahayakan nyawa pilot, dan akhirnya dipensiunkan. Raja MALONSIA menyebutnya sebagai "peti mati terbang" (flying coffin), istilah yang juga digunakan untuk mengkritik rencana pengadaan helikopter Black Hawk yang usianya sudah tua.
-------------
5. SKANDAL PENCURIAN MESIN PESAWAT TEMPUR F-5E
Kasus ini adalah salah satu contoh nyata kelemahan dalam pengawasan aset militer.
Kasus: Hilangnya dua mesin pesawat tempur Northrop F-5E milik Angkatan Udara Kerajaan MALONSIA (RMAF) senilai sekitar USUSD29 juta.
Masalah Utama: Investigasi mengungkapkan bahwa mesin-mesin tersebut telah dicuri dari pangkalan militer dan kemudian dijual kepada perusahaan di Amerika Selatan.
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
HapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Sektor Pertahanan (SIPRI 2024-2025)
Indonesia (Ekspansi Alutsista): Memiliki daftar panjang transfer senjata modern (1 Lembar Penuh) termasuk:
Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, ANKA-S (Drone), Air Refuel System.
Laut: PPA-L-Plus, Mesin Kapal LM-2500.
Rudal/Mesin: Rudal BORA & KHAN, Mesin TP400-D6.
MALAYSEWA (Stagnasi): Catatan transfer senjata KOSONG (Zero). Tidak ada pengadaan alutsista utama baru yang terdaftar.
-
Krisis Ketahanan Pangan MALAYSEWA
Ketergantungan tinggi pada impor akibat rendahnya tingkat kemandirian lokal:
Krisis Beras: Mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (via Kalimantan Barat) per Mei 2025 untuk stok Sarawak.
Krisis Protein:
Unggas: Menjadi net importer ayam (Juli 2025) dan penghapusan total subsidi telur (Agustus 2025) demi hemat anggaran RM1,2 miliar.
Genetika: Terpaksa impor Ayam GPS (Grand Parent Stock) dari Amerika Serikat untuk memperbaiki kualitas indukan.
Daging Merah: Ketergantungan impor mencapai 90% (Sapi/Kambing) dengan tingkat kemandirian di bawah 15%.
-
Krisis Hutang & Beban Rakyat MALAYSEWA (2025)
Beban finansial yang mencapai titik kritis secara nasional maupun personal:
Hutang Pemerintah: Proyeksi melonjak hingga RM1,71 Triliun (69% dari PDB).
Hutang Rumah Tangga: Sangat tinggi di angka RM1,73 Triliun (85,8% dari PDB).
Beban Per Kapita (Rata-rata per orang):
Tanggungan Hutang Pemerintah: RM36.139 / orang.
Tanggungan Hutang Rumah Tangga: RM45.859 / orang.
Total Beban Hutang Gabungan: Mendekati RM82.000 per warga negara.
-
Perbandingan Strategis
Indonesia: Fokus pada penguatan kedaulatan militer dan menjadi eksportir pangan (beras) bagi tetangga.
MALAYSEWA: Menghadapi "Triple Crisis" (Hutang, Pangan, dan Alutsista). Prioritas anggaran bergeser dari modernisasi militer ke stabilitas perut rakyat dan pembayaran bunga hutang.
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
HapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Realitas SIPRI 2025: Belanja Nyata vs Lembar Kosong
Perbandingan realisasi transfer senjata internasional (2024–2025):
INDONESIA (1 Lembar Penuh): Sukses mengamankan aset strategis:
Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, Anka-S UAV, Air Refuel System.
Laut: PPA-L-Plus, Ship Engines, Mesin LM-2500.
Rudal/Darat: Rudal BORA, Rudal KHAN, Mesin TP400-D6.
GRUP "SALAM KOSONG": Tidak mencatatkan aktivitas belanja/transfer senjata signifikan di SIPRI:
MALAYSEWA (Stagnasi total 6 tahun).
Timor Leste, Kamboja, Laos, Brunei.
-
Peringkat Kekuatan Militer ASEAN (GFP 2026)
Dominasi Indonesia di puncak hirarki regional:
Indonesia (Peringkat 13 Dunia) – Hegemon Mutlak
Vietnam (Peringkat 23)
Thailand (Peringkat 24)
Singapura (Peringkat 29)
Myanmar (Peringkat 35)
Filipina (Peringkat 41)
MALAYSEWA (Peringkat 42) – Terlempar ke papan bawah
-
Analisa Ekonomi: "The Great Decoupling"
Indonesia secara resmi keluar dari level persaingan regional menuju elit global:
Kasta Elit Dunia: Indonesia Peringkat 6 Dunia (PDB PPP), melampaui Brasil, Inggris, dan Prancis.
Jurang Ekonomi: Ekonomi Indonesia secara riil (PPP) adalah 4,24 kali lipat lebih besar dari MALAYSEWA.
Kesehatan Fiskal: Rasio utang Indonesia sehat (~40%), sementara MALAYSEWA kritis (~69%) dengan proyeksi utang RM 1,79 Triliun pada 2026.
-
Status Pertahanan: Modernisasi vs Demiliterisasi
Indonesia (Modernisasi Masif): Melakukan hilirisasi ekonomi untuk membiayai alutsista premium (Rafale, Scorpene, KF-21).
MALAYSEWA (Demiliterisasi De Facto):
Siklus Prank: Kegagalan kontrak berulang (Rafale, Tejas, F-18 Kuwait).
Negara Leasing: Bergantung pada sewa (Black Hawk, AW139) karena tidak mampu beli tunai.
Pembekuan Total: PM Anwar Ibrahim menghentikan pengadaan akibat skandal korupsi dan krisis utang.
ternyata baru "AKAN"...KAH...KAH...KAH.......
BalasHapusRONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
--------------------------------
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
--------------------------------
DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Analisa SIPRI & Pengadaan Alutsista (2024-2025)
Status NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Dominan): Memiliki "Lembar Belanja Penuh" dengan aset generasi terbaru (Rafale F4, KAAN Gen-5, KF-21, Kapal PPA-L-Plus, Rudal Khan/Bora).
Status MALAYSEWA (Vakum): Status "KOSONG" di laporan SIPRI selama 2 tahun berturut-turut.
Tren Kegagalan: Proyek F/A-18 Hornet Kuwait batal 4 kali; proyek LCS dan OPV mangkrak/karatan.
Kawasan ASEAN: Singapura, Vietnam, Thailand, dan Filipina terus aktif berbelanja, sementara MALAYSEWA setara dengan Laos dan Kamboja dalam hal nihilnya transfer senjata berat.
-
Analisa Ekonomi & Spiral Utang MALAYSEWA
Beban Fiskal: Utang negara menembus RM 1,79 Triliun dengan rasio 84,3% dari GDP.
Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru pada 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan/bunga utang lama.
Krisis Kas: Ketidakmampuan bayar tunai memicu penggunaan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) untuk FA-50, PT-91M, dan Sukhoi MKM.
Sanksi Internasional: Tekanan dagang AS (Section 301) dan ancaman blokir transaksi (IEEPA) memperparah ruang gerak ekonomi.
Analisa Militer: Dari Kepemilikan ke "Sewa" (Leasing)
-
Akibat keterbatasan anggaran, kekuatan militer MALAYSEWA bergeser menjadi "Military-for-Rent":
Aset Sewaan (32+ Item): Helikopter Blackhawk, AW139, AW149, pesawat latihan L-39, hingga kendaraan operasional (Honda Civic, BMW R1250RT).
Kondisi Aset Milik: Banyak yang grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri) atau hilang (48 Skyhawk & 2 mesin jet).
Daya Gentar: Peringkat GFP merosot ke posisi 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
-
Analisa Sosial-Politik: Kemiskinan & Reputasi
Kritik Internal: Pernyataan Mahathir Mohamad tentang etnis Melayu yang "Malas & Miskin" serta Anwar Ibrahim mengenai korupsi proyek banjir yang memukul rakyat kecil.
Reputasi Olahraga: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal; kalah WO 0-3 dan gagal lolos Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam).
Ketidakstabilan Administrasi: Kegagalan federasi sepak bola (FAM) dianggap sebagai cerminan kegagalan administrasi di level yang lebih tinggi.
5x Ganti RAJA = ZONK MRCA SPH LCS NSM
Hapus5x Ganti PM = PRANK MRCA SPH LCS NSM
6x Ganti Menteri Pertahanan = PRANK MRCA SPH LCS NSM
-
2011 Najib Razak Ahmad Zahid Hamidi
2015 Najib Razak Hishammuddin Hussein
2018 Mahathir Mohamad Mohamad Sabu
2020 Muhyiddin Yassin Ismail Sabri
2021 Ismail Sabri Hishammuddin Hussein
2022 Anwar Ibrahim Mohamad Khaled Nordin
--------------------------------
Rasio Utang terhadap GDP MALONYET (2010–2025)
Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
2010 = 52.4
2011 = 51.8
2012 = 53.3
2013 = 54.7
2014 = 55.0
2015 = 55.1
2016 = 52.7
2017 = 51.9
2018 = 52.5
2019 = 52.4
2020 = 62.0
2021 = 63.3
2022 = 60.2
2023 = 64.3
2024 = 70.4
2025 = 70.5
-
SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
--------------------------------
1️⃣ DATA UTANG MALONYET 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
--------------------------------
2️⃣ DATA YANG MALONYET 2025
Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
Jumlah penduduk MALONYET 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2025
Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
--------------------------------
3️⃣DATA UTANG MALONYET 2024
Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
--------------------------------
4️⃣DATA UTANG MALONYET 2023
Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
--------------------------------
5️⃣DATA UTANG MALONYET 2022
Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
--------------------------------
6️⃣DATA UTANG MALONYET 2021
Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
------------------------------
NOT PAID/FFBNP = LMS NO TORPEDO/LCS BANNED NSM/F18 BATAL
NOT PAID/FFBNP = LMS NO TORPEDO/LCS BANNED NSM/F18 BATAL
FFBNP BAHAN KETAWA DUNIA = 2026-2011 LAUGHING STOCK TO THE WORLD
HapusREAL FREGAT VS FREGAT SALAH POTONG 17 KREDITOR REWORK 4000
-
INDONESIA
AH-140 = FRIGAT MERAH PUTIH
a. 140 M
b. 6.626 TON
c. Meriam 76mm Otmel
d. CIWS 35mm Millenium
e. 12.7mm Lionfish RCWS
f. 64 Midlas VLS
g. RADAR X-Band CENK 350KM AESA 4 FIXED RADAR
h. RADAR L-Band CENK 400KM AESA
i. SONAR HMS Fersah
j. Torpedo B515
k. SSM
l. SAM
=============================
=============================
MALONYET
GOWING = LCS SALAH POTONG 17 KREDITOR REWORK 4000
a. 111 M
b. 3.100 TON
c. Meriam 57mm
d. NO CIWS FFBNP = NOT PAID
e. 30mm RCWS
f. VL MICA FFBNP = NOT PAID
g. RADAR S-Band PESA = NO AESA
h. SONAR = NOT PAID
i. NO TORPEDO = NOT PAID
j. SSM NSM FFBNP = NOT PAID
k. SAM FFBNP = NOT PAID
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
FACT NOT YET DELIVERED :
LCS RM12.4 BILLION /5 UNIT = RM2,48 BILLION PER UNIT = SETARA HARGA DESTROYER
RM2,48 BILLION PER UNIT = SETARA HARGA DESTROYER
The cost of the project is now RM12.4 billion. This is because Ocean Sunshine Bhd (OSB) – the government owned company set up to take over BNS will be paying the BHIC and LTAT (the previous owner of BNS) some RM1.2 billion in liabilities and DEBT.
---------------------------------
Status Alutsista SIPRI (2020–2025): "Dua Tahun Kosong"
Vakum Total: Laporan SIPRI 2024–2025 menunjukkan status KOSONG. MALAYSEWA resmi sejajar dengan Timor Leste, Laos, dan Kamboja dalam hal nol transfer senjata berat.
Tren Mundur: Berawal dari fase Planned (2020), lalu Selected Not Yet Ordered (2022), hingga akhirnya vakum total (2024–2025) karena ketiadaan dana tunai.
Kegagalan Simbolik: Pembatalan akuisisi F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menjadi bukti ketidakmampuan finansial, bahkan untuk membeli barang bekas sekalipun.
-
Model Pengadaan: "Negara Penyewa" (Military-for-Rent)
Krisis likuiditas memaksa militer beralih dari kepemilikan menjadi penyewa aset (Leasing):
Daftar Sewa: Mencakup 32+ item strategis, termasuk 31 Helikopter (Blackhawk, AW139, AW149, Bell 429), pesawat latihan L39, kapal hidrografi, hingga simulator jet tempur MKM.
Logistik Sipil: Pengadaan kendaraan operasional (Honda Civic, BMW R1250RT, truk 3 ton) kini sepenuhnya menggunakan skema sewa.
Barter Komoditas: Pengadaan sisa (FA-50, PT-91M, Scorpene) terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) karena minimnya cadangan devisa.
-
Analisa Fiskal: "Spiral Debt-Servicing"
MALAYSEWA terjebak dalam siklus "Gali Lubang Tutup Lubang" yang kronis:
Siklus Utang: Proyeksi 2025–2026 menunjukkan 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar bunga dan pokok utang lama.
Ledakan Utang: Dari RM 407,1 Miliar (2010) melonjak ke RM 1,79 Triliun (2026).
Beban Rakyat: Utang rumah tangga mencapai 84,3% dari PDB, dengan fakta menyedihkan bahwa 84% masyarakat tidak memiliki tabungan setiap bulannya.
-
Degradasi Militer & Reputasi (GFP 2026)
Peringkat GFP: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), secara resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Aset Karatan & Hilang: Skandal mangkraknya proyek LCS & OPV, ditambah catatan hilangnya 48 pesawat Skyhawk serta 2 mesin jet tempur dari gudang negara.
Status Armada: Mayoritas aset utama berstatus Grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri, Lynx) atau beroperasi dengan keterbatasan suku cadang (Tank mogok/berasap).
-
Perbandingan Kontras: Indonesia (The Giant)
Status SIPRI: Memiliki lembar belanja penuh (Rafale F4, KAAN, PPA, A400M, Rudal Khan).
Ketahanan: Ekonomi Indonesia 4,24x lebih besar secara PDB PPP dengan rasio utang pemerintah yang jauh lebih sehat (40% vs 69%).
SRIWIJAYA VS MAHAMANGKRAKLELAH
Hapus-
1. BIAYA AKUISISI AWAL
• LCS Malaysia (Bengkak RM11,22 Miliar): Anggaran awal RM9,1 Miliar membengkak akibat tata kelola yang buruk (Sumber: Laporan PAC Parlemen Malaysia / The Edge).
• KRI Sriwijaya (Gratis Skema Hibah): Kapal diperoleh gratis tanpa biaya pembelian melalui skema resmi antar-pemerintah dari Italia (Sumber: ANTARA News / KSAL).
-
2. KONDISI STRUKTUR & LOGAM
• LCS Malaysia (Rawan Kerusakan): Terlalu lama mangkrak di darat (jackstand) tanpa ke air membuat struktur kapal mengalami kelelahan logam (fatigue) dan rawan retak (Sumber: Dokumen Forensik BNS).
• KRI Sriwijaya (Lambung Kokoh): Struktur kapal standar NATO dinyatakan sangat prima dan siap dimodifikasi untuk iklim tropis di PT PAL (Sumber: Kompas / Kemenhan).
-
3. BIAYA OPERASIONAL
• LCS Malaysia (Membengkak): Butuh biaya darurat besar untuk merawat mesin dan elektronik agar tidak rusak permanen akibat terlalu lama menganggur (Sumber: Kementah Malaysia / Bernama).
• KRI Sriwijaya (Lebih Hemat): Mengkaji perubahan mesin ke sistem diesel (CODAG) untuk memangkas konsumsi bahan bakar saat patroli (Sumber: PT PAL / GNFI).
-
4. MASA PAKAI (LIFESPAN)
• LCS Malaysia (Teknologi Menyusut): Masa pakai teknologi pertahanan dan radar berkurang (kedaluwarsa) bahkan sebelum kapal resmi melaut (Sumber: Janes Navy International).
• KRI Sriwijaya (15–20 Tahun): Melalui program perbaikan total, kapal ini siap memperkuat laut Indonesia hingga 2 dekade ke depan (Sumber: ANTARA News / KSAL).
--------------------------------
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
-------------------------------
Analisa Utang & Fiskal: "Spiral Debt-Pay-Debt"
Klaim belanja militer seringkali disebut "Cash", namun data menunjukkan ketergantungan total pada hutang luar negeri dan barter:
Total Utang & Liabilitas (2026): Mencapai RM 1,79 Triliun (Meningkat drastis dari RM 407 Miliar pada 2010).
Rasio Utang Federal: Konsisten di angka 68% - 69% terhadap GDP (Melebihi plafon aman).
Beban Utang Isi Rumah (Household Debt): 85,8% dari GDP (Tertinggi di ASEAN menurut BNM).
Siklus Gali Lubang Tutup Lubang: Penggunaan pinjaman baru hanya untuk membayar bunga utang lama, membatasi anggaran belanja modal (CAPEX) militer.
-
Analisa Model Pembiayaan Alutsista (Bukan Tunai)
Hampir seluruh aset utama MALAYSEWA dibeli melalui skema hutang jangka panjang atau barter komoditas:
Turki (LMS Batch 2): Pinjaman G2G tenor 10-15 tahun (Bunga 4-6%).
Korea Selatan (FA-50): Hybrid antara Kredit KEXIM dan Barter CPO 50%.
China (LMS Batch 1): 100% Kredit Ekspor dari China Eximbank.
Polandia (PT-91M): Barter CPO (30-40%) + cicilan 10 tahun.
Kredit Sindikasi (Proyek LCS): Melibatkan 17 kreditor dengan bunga 6% yang terus membengkak akibat penundaan.
-
Analisa SIPRI: Vakum Alutsista (2024-2025)
MALAYSEWA (Status Kosong): Selama dua tahun berturut-turut, tidak ada transfer senjata berat yang tercatat di SIPRI. Menempatkan MALAYSEWA sejajar dengan negara ekonomi kecil seperti Timor Leste, Laos, dan Kamboja.
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Status Dominan): Memiliki daftar belanja satu lembar penuh mencakup Rafale F4, Pesawat KAAN, Kapal PPA, dan Rudal Khan/Bora.
Kegagalan Regional: Di saat Singapura, Vietnam, dan Filipina memperkuat armada, MALAYSEWA terjebak dalam pembatalan (Hornet Kuwait batal 4 kali).
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
HapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Realitas SIPRI 2025: Belanja Nyata vs Lembar Kosong
Perbandingan aktivitas transfer senjata internasional berdasarkan laporan terbaru:
INDONESIA (1 Lembar Penuh - Aktif): Berhasil mengamankan aset strategis:
Matra Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, Anka-S UAV, Air Refueling System.
Matra Laut: PPA-L-Plus, Ship Engines, Mesin Gas Turbin LM-2500.
Rudal/Darat: Rudal BORA, Rudal KHAN, Mesin TP400-D6.
MALAYSEWA (Lembar Kosong - Lumpuh): Status pengadaan 6 tahun terakhir:
2020–2021: Planned (Hanya wacana).
2022: Selected Not Yet Ordered (Pilih tapi tidak beli).
2023: Not Yet Ordered (Tanpa pesanan).
2024–2025: KOSONG (Absen total dari radar SIPRI).
-
Hirarki Kekuatan Militer ASEAN (GFP 2026)
Pergeseran peringkat yang menunjukkan penurunan drastis kredibilitas pertahanan MALAYSEWA:
Indonesia – Peringkat 13 Dunia (Nomor 1 ASEAN)
Vietnam – Peringkat 23
Thailand – Peringkat 24
Singapura – Peringkat 29
Myanmar – Peringkat 35
Filipina – Peringkat 41
MALAYSEWA – Peringkat 42 (Kalah dari Filipina & Myanmar).
-
Analisa "The Great Decoupling" (Pemisahan Kasta Ekonomi)
Indonesia keluar dari level regional dan masuk ke elit global:
Skala Ekonomi (PPP): Indonesia Peringkat 6 Dunia (US$ 5,69 Triliun). Secara riil, ekonomi Indonesia 4,24 kali lipat lebih besar dari MALAYSEWA.
Kesehatan Fiskal: Rasio utang Indonesia aman (<40%), sedangkan MALAYSEWA kritis (>60%) dengan beban bunga utang yang mencekik belanja alutsista.
Leverage Global: Indonesia mengontrol 60% nikel dunia dan menjadi pusat gravitasi energi kawasan (Batu Bara).
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
HapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Dominasi Skala Ekonomi: Indonesia sebagai Gajah Asia
Indonesia telah melakukan decoupling (pemisahan kasta) dari ekonomi regional ASEAN:
PDB PPP (Daya Beli Riil): Dengan angka US$ 5,69 Triliun, Indonesia menempati Peringkat 6 Dunia, melampaui Jerman, Inggris, dan Prancis.
Skala Banding: Ekonomi riil Indonesia setara dengan gabungan Thailand + Vietnam + Filipina.
Rasio vs MALAYSEWA: Indonesia 4,24x lebih besar.
PDB Nominal (Nilai Pasar): Indonesia mencapai US$ 1,69 Triliun (Peringkat 15 Dunia).
Rasio vs MALAYSEWA: Indonesia 3,67x lebih besar.
-
Kontras Kesehatan Fiskal & Profil Risiko
Perbedaan fundamental dalam pengelolaan keuangan negara:
Indonesia (Pruden & Sehat):
Rasio Utang: Terjaga stabil di kisaran 40%, jauh di bawah batas aman UU (60%).
Utang Rumah Tangga: Sangat rendah (16%), memberikan ruang konsumsi domestik yang kuat tanpa beban cicilan ekstrem.
MALAYSEWA (Zona Merah Fiskal):
Rasio Utang: Melonjak hingga 69% - 70,4% (2024-2025), melewati limit internal 65%.
Bom Waktu Rumah Tangga: Rasio utang rumah tangga mencapai 84,3%, salah satu yang tertinggi di Asia, yang mencekik daya beli rakyat.
-
Trajektori Utang MALAYSEWA (2010–2026)
Data menunjukkan akumulasi utang yang tidak terkendali:
Era Transparansi (2018): Lonjakan drastis dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun terjadi karena inklusi liabilitas tersembunyi (kasus 1MDB & proyek PPP).
Beban Pandemi & Pasca-Pandemi: Utang terus mendaki dari RM 1,32 T (2020) hingga diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026.
Defisit Fiskal: Meskipun menyusut ke 3,8% (2025), nominal defisit tetap tinggi (± USD 17,8 Miliar), memaksa penambahan utang baru setiap tahun.
kata kunci "AKAN".............. Baca guys..... KAH...KAH...KAH.....
BalasHapusPerusahaan galangan kapal milik negara Indonesia, PT PAL, dan perusahaan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, akan menandatangani perjanjian kerja sama pembuatan kapal yang mencakup pembangunan kapal perang *Frégate de Défense et d'Intervention* (FDI) dan dua kapal selam Scorpene Evolved tambahan.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Status Pengadaan Alutsista SIPRI (2020–2025)
Tren menunjukkan kegagalan total dalam merealisasikan pembelian senjata berat:
2020–2021: Status Planned (Hanya rencana di atas kertas).
2022: Status Selected Not Yet Ordered (Dipilih tapi tidak sanggup bayar kontrak).
2023: Status Not Yet Ordered (Tanpa pesanan resmi).
2024–2025: Status KOSONG (Vakum total selama 2 tahun berturut-turut).
Realisasi Kawasan: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) memimpin dengan porsi 1,5% (impor Rafale, Scorpène, PPA), sementara MALAYSEWA hanya 0,3%.
-
Peringkat Militer Global Firepower (GFP) 2026
Terjadi pergeseran drastis di mana MALAYSEWA kehilangan daya gentar di ASEAN:
Peringkat 1: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Skor 0,2582 — Peringkat 13 Dunia).
Peringkat 6: Filipina (Skor 0,6993 — Peringkat 41 Dunia).
Peringkat 7: MALAYSEWA (Skor 0,7379 — Peringkat 42 Dunia).
Catatan Strategis: Untuk pertama kalinya, MALAYSEWA resmi berada di bawah Filipina dalam kekuatan tempur riil.
-
Krisis Fiskal & Spiral Utang "Debt-Servicing"
Kondisi keuangan negara yang mematikan anggaran pertahanan:
Total Utang: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026.
Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru digunakan hanya untuk membayar bunga dan cicilan utang lama.
Utang Rumah Tangga: Sangat tinggi di angka 85,8% dari PDB, menekan daya beli rakyat.
Pembekuan Total: PM Anwar Ibrahim menginstruksikan Procurement Freeze (Januari 2026) akibat korupsi sistemik dan kartel proyek.
-
Kegagalan Kontrak & Fenomena "Prank" (2005–2026)
Daftar panjang janji akuisisi yang berakhir batal atau mangkrak:
F/A-18 Hornet Kuwait: RESMI BATAL (2026) setelah 4 kali upaya negosiasi.
Helikopter Blackhawk: Mangkrak, proses sewa berbelit dan gagal operasional.
Proyek LCS & OPV: Kapal karatan di galangan, melibatkan 17 kreditor dengan bunga membengkak.
Aset Hilang: Catatan buruk hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur.
-
Perbandingan Ekonomi (PDB 2026)
PDB PPP: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) ($5,69 T) vs MALAYSEWA ($1,34 T). Ekonomi NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) 4,24x lebih besar.
Status Regional: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) menjadi satu-satunya raksasa (The Giant) ASEAN, sementara MALAYSEWA masuk kategori negara statis (The Stagnant).
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Status Pengadaan Alutsista SIPRI (2020–2025)
Tren menunjukkan kegagalan total dalam merealisasikan pembelian senjata berat:
2020–2021: Status Planned (Hanya rencana di atas kertas).
2022: Status Selected Not Yet Ordered (Dipilih tapi tidak sanggup bayar kontrak).
2023: Status Not Yet Ordered (Tanpa pesanan resmi).
2024–2025: Status KOSONG (Vakum total selama 2 tahun berturut-turut).
Realisasi Kawasan: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) memimpin dengan porsi 1,5% (impor Rafale, Scorpène, PPA), sementara MALAYSEWA hanya 0,3%.
-
Peringkat Militer Global Firepower (GFP) 2026
Terjadi pergeseran drastis di mana MALAYSEWA kehilangan daya gentar di ASEAN:
Peringkat 1: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Skor 0,2582 — Peringkat 13 Dunia).
Peringkat 6: Filipina (Skor 0,6993 — Peringkat 41 Dunia).
Peringkat 7: MALAYSEWA (Skor 0,7379 — Peringkat 42 Dunia).
Catatan Strategis: Untuk pertama kalinya, MALAYSEWA resmi berada di bawah Filipina dalam kekuatan tempur riil.
-
Krisis Fiskal & Spiral Utang "Debt-Servicing"
Kondisi keuangan negara yang mematikan anggaran pertahanan:
Total Utang: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026.
Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru digunakan hanya untuk membayar bunga dan cicilan utang lama.
Utang Rumah Tangga: Sangat tinggi di angka 85,8% dari PDB, menekan daya beli rakyat.
Pembekuan Total: PM Anwar Ibrahim menginstruksikan Procurement Freeze (Januari 2026) akibat korupsi sistemik dan kartel proyek.
-
Kegagalan Kontrak & Fenomena "Prank" (2005–2026)
Daftar panjang janji akuisisi yang berakhir batal atau mangkrak:
F/A-18 Hornet Kuwait: RESMI BATAL (2026) setelah 4 kali upaya negosiasi.
Helikopter Blackhawk: Mangkrak, proses sewa berbelit dan gagal operasional.
Proyek LCS & OPV: Kapal karatan di galangan, melibatkan 17 kreditor dengan bunga membengkak.
Aset Hilang: Catatan buruk hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur.
-
Perbandingan Ekonomi (PDB 2026)
PDB PPP: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) ($5,69 T) vs MALAYSEWA ($1,34 T). Ekonomi NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) 4,24x lebih besar.
Status Regional: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) menjadi satu-satunya raksasa (The Giant) ASEAN, sementara MALAYSEWA masuk kategori negara statis (The Stagnant).
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
HapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Dominasi Mutlak Indonesia di Level Global & ASEAN
Indonesia telah berhasil melakukan "Great Decoupling", memisahkan diri dari persaingan kelas menengah ASEAN dan masuk ke jajaran elit ekonomi dunia:
Peringkat 6 Dunia (PPP): Dengan PDB PPP sebesar US$ 5,69 Triliun, Indonesia secara riil lebih besar dari raksasa Eropa seperti Inggris dan Prancis.
Hegemon ASEAN:
Skala Riil (PPP): Ekonomi Indonesia mencapai 4,24x lipat ekonomi MALAYSEWA dan 6,69x lipat Singapura.
Skala Pasar (Nominal): Indonesia tetap dominan dengan angka 3,67x lebih besar dari MALAYSEWA ($1,69 T vs $0,46 T).
Top 5 Asia: Secara nominal, Indonesia kini berada di posisi ke-5 Asia, hanya di bawah Tiongkok, Jepang, India, dan Korea Selatan.
-
Krisis Fiskal & "Debt Trap" MALAYSEWA (2010–2026)
Data menunjukkan tren akumulasi utang MALAYSEWA yang mengkhawatirkan:
Ledakan 2018 (Transparansi Liabilitas): Terjadi lonjakan dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun. Ini adalah titik balik di mana utang tersembunyi (1MDB & PPP) mulai diakui secara resmi.
Proyeksi 2026: Utang diperkirakan menyentuh RM 1,79 Triliun. Dalam 16 tahun (2010–2026), utang MALAYSEWA membengkak hampir 4,4 kali lipat.
Rasio Kritis: Rasio utang terhadap PDB melonjak dari 52% (2010) menjadi 70,4% (2024), melewati batas aman (65%).
-
Implikasi Strategis: Stagnasi Pertahanan & Ekonomi
Kesenjangan fiskal ini menjelaskan mengapa terjadi fenomena "SIPRI Kosong" pada MALAYSEWA:
Beban Bunga Utang: Dengan utang RM 1,79 T, sebagian besar pendapatan negara MALAYSEWA habis untuk membayar bunga, mengakibatkan pembekuan anggaran alutsista.
Daya Beli Domestik: Utang rumah tangga MALAYSEWA yang mencapai 84,3% menjadi "bom waktu" bagi konsumsi internal, sementara Indonesia dengan utang 16% memiliki daya beli yang jauh lebih stabil dan resilien.
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
HapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Rasio Utang Pemerintah terhadap PDB
Indonesia (Pruden): ~40% — Berada dalam kategori sangat sehat, jauh di bawah batas aman undang-undang (60%).
MALAYSEWA (Zona Merah): ~69–70% — Sudah melewati limit plafon utang mereka (65%).
-
Rasio Utang Rumah Tangga
Indonesia (Aman): 16% — Rendah, memberikan ketahanan tinggi terhadap konsumsi domestik.
MALAYSEWA (Ekstrem): 84,3% — Sangat tinggi (mencekik), sebagian besar pendapatan rakyat habis untuk membayar cicilan.
-
Defisit Fiskal (Tahun Anggaran 2025)
Indonesia (Terkendali): Di bawah 3% — Menunjukkan disiplin fiskal yang ketat dan manajemen anggaran yang stabil.
MALAYSEWA (Tinggi): 3,8% — Masih cukup tinggi, menambah beban akumulasi utang baru setiap tahun.
-
Kapasitas Belanja Negara
Indonesia (Tinggi): Fokus pada modernisasi alutsista strategis (Rafale, Scorpène) dan pembangunan infrastruktur karena fiscal space yang luas.
MALAYSEWA (Rendah): Fokus pada pembayaran bunga utang yang membengkak, mengakibatkan pembekuan pengadaan militer.
kata kunci "AKAN".............. Baca guys..... KAH...KAH...KAH.....
BalasHapusPerusahaan galangan kapal milik negara Indonesia, PT PAL, dan perusahaan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, akan menandatangani perjanjian kerja sama pembuatan kapal yang mencakup pembangunan kapal perang *Frégate de Défense et d'Intervention* (FDI) dan dua kapal selam Scorpene Evolved tambahan.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Perbandingan Status SIPRI (Transfer Senjata Berat)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Dominan - "Lembar Belanja Penuh"):
Udara: Akuisisi Rafale F4 (Prancis), pesawat angkut A400M Atlas, dan Air Refueling System.
Darat: Rudal Balistik BORA & KHAN (Turki).
Laut: Kapal PPA-L-Plus, mesin LM-2500, dan mesin kapal perang canggih.
Teknologi: Drone ANKA-S dan mesin TP400-D6.
MALAYSEWA (Stagnan - "Lembar Kosong"):
2020–2021: Hanya sebatas rencana (Planned).
2022: Terpilih tanpa kontrak (Selected Not Yet Ordered).
2023–2025: Vakum total (KOSONG) di laporan SIPRI, setara dengan Laos, Kamboja, dan Timor Leste.
2026: Pembatalan resmi akuisisi F/A-18 Hornet Kuwait (Batal 4 kali).
-
Peringkat & Kekuatan Militer (ASEAN 2026)
Global Firepower (GFP):
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG): Peringkat 13 Dunia (Pemimpin ASEAN).
Filipina: Peringkat 41 (Naik signifikan).
MALAYSEWA: Peringkat 42 (Merosot ke posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Skala Ekonomi (PDB PPP):
Ekonomi NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) 4,24x lebih besar dari MALAYSEWA ($5,69 T vs $1,34 T).
Ekonomi NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) 6,69x lebih besar dari Singapura ($5,69 T vs $0,85 T).
-
Model Pengadaan: "Belanja vs Sewa"
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG): Pembayaran tunai/kredit ekspor untuk Kepemilikan Aset baru.
MALAYSEWA: Beralih ke skema Leasing (Sewa) untuk 32+ item strategis:
Helikopter Blackhawk, AW139, AW149.
Pesawat latihan L-39.
Kendaraan operasional (Honda Civic & BMW R1250RT).
Barter: Penggunaan Kelapa Sawit (CPO) untuk FA-50 dan PT-91M.
-
Krisis Fiskal & Spiral Utang MALAYSEWA
Evolusi Utang & Liabilitas:
2010: RM 407 Miliar.
2018: RM 1,19 Triliun (Efek transparansi 1MDB).
2023: RM 1,53 Triliun (Konfirmasi PM Anwar Ibrahim).
2026: RM 1,79 Triliun (Target kritis).
Kesehatan Fiskal:
Spiral Debt: 58% pinjaman baru (2026) hanya untuk membayar bunga/cicilan utang lama.
Debt-to-GDP: Rasio pemerintah 69% (Melewati batas aman 65%).
Household Debt: 84,3% dari GDP (Tertinggi di ASEAN).
Risiko Geopolitik & Administrasi (2026)
Freezes Procurement: Pembekuan total pengadaan militer oleh PM (Januari 2026) akibat skandal suap yang diselidiki MACC.
Tekanan Amerika Serikat: Ancaman tarif Section 301 (10-25%) dan pemblokiran transaksi melalui IEEPA oleh USTR.
Degradasi Reputasi:
Sanksi CAS/AFC akibat 7 pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3).
Gagal lolos Piala Asia 2027 (Digantikan Vietnam).
Skandal aset hilang (48 Skyhawk & 2 mesin jet tempur).
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Status SIPRI & Realisasi Alutsista (2020–2026)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Dominasi Mutlak - Peringkat 18 Importir Dunia):
Daftar Belanja Penuh: Rafale F4, A400M Atlas, Kapal PPA-L-Plus, Rudal BORA & KHAN, Drone ANKA-S, hingga mesin LM-2500.
Status: Kontrak efektif dan dalam proses pengiriman (Realistis).
MALAYSEWA (Vakum Total - "Lembar Kosong"):
2020–2025: Status SIPRI KOSONG (Nihil transfer senjata berat selama 2 tahun berturut-turut).
Peringkat: Absen dari daftar 40 importir senjata terbesar dunia (Setara Laos & Kamboja).
Status 2026: Pembekuan Total (Freeze) seluruh pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim akibat skandal korupsi.
-
Timeline "Prank" & Kegagalan Kontrak MALAYSEWA
Daftar panjang janji pengadaan yang berakhir tanpa realisasi (Zonk):
2005-2017: Kegagalan rencana Rudal KS-1A (China), Rafale (Prancis), Nexter Caesar, dan JF-17 (Pakistan).
2018-2023: Kapal MRSS (PT PAL) tidak terwujud, HAL Tejas gagal, Artileri Yavuz & EVA mangkrak, serta Ranpur IAG Guardian gagal spek PBB.
2024-2026: Helikopter Blackhawk mangkrak (proses sewa berbelit) dan F/A-18 Hornet Kuwait RESMI BATAL (Masalah logistik/teknis).
-
Peringkat Militer ASEAN (Global Firepower 2026)
Terjadi pergeseran peta kekuatan di Asia Tenggara:
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG): Peringkat 13 (Pemimpin ASEAN).
Vietnam: Peringkat 23.
Thailand: Peringkat 24.
Singapura: Peringkat 29.
Myanmar: Peringkat 35.
Filipina: Peringkat 41 (Resmi menyalip MALAYSEWA).
MALAYSEWA: Peringkat 42 (Posisi terendah dalam sejarah persaingan dengan Filipina).
-
Perbandingan Kekuatan Ekonomi (PDB 2026)
Jurang pemisah (Gap) ekonomi yang melebar tajam:
PDB PPP (Daya Beli): NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) ($5,69 T) vs MALAYSEWA ($1,34 T). NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) 4,24x lebih besar.
PDB Nominal: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) ($1,69 T) vs MALAYSEWA ($0,46 T). NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) 3,67x lebih besar.
Status: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) mengukuhkan posisi sebagai The Giant (Raksasa), sementara MALAYSEWA terkunci dalam status The Stagnant (Statis).
DELEGASI PERANCIS ke LUNAS guys...... ada bau bau EXOCET BLOCK 3C ni guys.......... HOREYYYY
BalasHapushttps://web.facebook.com/photo/?fbid=122292513536152127&set=a.122120832254152127&locale=ms_MY
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
---------------------------------
GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
-
1. NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) – PERINGKAT 13
-
2. VIETNAM – PERINGKAT 23
-
3. THAILAND – PERINGKAT 24
-
4. SINGAPURA – PERINGKAT 29
-
5. MYANMAR – PERINGKAT 35
-
6. FILIPINA – PERINGKAT 41
-
7. MALAYSEWA – PERINGKAT 42
-
8. KAMBOJA – PERINGKAT 83
-
9. LAOS – PERINGKAT 125
---------------
hasil sidang CAS terkait banding FAM:
Sanksi Finansial Tetap: Banding ditolak, FAM wajib membayar denda FIFA sebesar 350.000 Swiss Franc (±Rp 7,5 miliar) tanpa keringanan.
Pemain Naturalisasi Ilegal: Dokumen 7 pemain dinyatakan tidak sah (melanggar Pasal 22 FDC). Mereka dilarang membela Timnas MALAYSEWA secara permanen.
Kerugian Kompetitif: MALAYSEWA kehilangan poin/posisi yang menguntungkan rival (seperti Vietnam yang dipastikan lolos Piala Asia 2027) serta rusaknya reputasi federasi.
Keputusan Final: Putusan CAS bersifat inkrah (final dan mengikat). Jalur hukum olahraga bagi FAM resmi tertutup.
---------------
sanksi AFC terhadap FAM (Asosiasi Sepak Bola MALAYSEWA):
Kekalahan WO (0-3): Kemenangan MALAYSEWA atas Nepal dan Vietnam pada Kualifikasi Piala Asia 2027 dibatalkan dan diubah menjadi kekalahan 0-3 karena menurunkan pemain ilegal.
Gagal ke Piala Asia 2027: Pengurangan poin akibat status WO menutup peluang MALAYSEWA untuk lolos, sementara tiket tersebut otomatis jatuh ke tangan Vietnam.
Denda USD 50.000: FAM wajib membayar denda sekitar Rp 780 juta kepada AFC dalam kurun waktu 30 hari.
-------------------------------
SENJATA HUKUM USTR (TARIF PEMBALASAN)
Section 301 (Pedang Perdagangan): USTR secara sepihak menaikkan tarif 10–25% pada produk unggulan (E&E & Manufaktur) sebagai balasan atas hilangnya akses pasar AS.
IEEPA (Status Darurat): Presiden AS dapat menyatakan "Darurat Ekonomi", memblokir transaksi, hingga menyita aset tanpa persetujuan Kongres. Ini instrumen agresif untuk menekan negara yang dianggap mengancam stabilitas rantai pasok AS.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
Terjadi ledakan utang dalam kurun waktu 16 tahun yang melumpuhkan daya beli alutsista secara tunai:
Tahun 2010: RM 407,1 Miliar.
Tahun 2018: Menembus angka psikologis RM 1,19 Triliun.
Tahun 2026: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun.
Rasio Utang vs GDP (Statista): Konsisten berada di ambang batas bahaya 68% - 69% hingga tahun 2029, memicu risiko gagal bayar jika terjadi guncangan ekonomi global.
-
Analisa Pertahanan: "Efek Domino Krisis Fiskal"
Krisis uang tunai berdampak langsung pada status militer di mata dunia (SIPRI & GFP):
Vakum SIPRI (2024-2025): Status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat karena keterbatasan anggaran pembangunan (CAPEX).
Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian dari Kuwait menjadi bukti nyata ketidakmampuan finansial menyediakan cash untuk alutsista second-hand sekalipun.
Peringkat GFP 2026: Merosot ke peringkat 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina yang lebih aktif melakukan modernisasi.
-
Analisa Reputasi & Sanksi Internasional
Tekanan AS: Sanksi Section 301 (Tarif ekspor 10-25%) dan IEEPA mengancam sektor manufaktur E&E yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang.
Kegagalan Administrasi: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3) adalah cerminan dari rusaknya tata kelola birokrasi nasional yang berdampak pada reputasi internasional.
Dampak regional: Kehilangan posisi di Piala Asia 2027 yang direbut Vietnam mempertegas mundurnya pengaruh diplomasi MALAYSEWA.
DELEGASI PERANCIS ke LUNAS guys...... ada bau bau EXOCET BLOCK 3C ni guys.......... HOREYYYY
BalasHapushttps://web.facebook.com/photo/?fbid=122292513536152127&set=a.122120832254152127&locale=ms_MY
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
---------------------------------
GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
-
1. NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) – PERINGKAT 13
-
2. VIETNAM – PERINGKAT 23
-
3. THAILAND – PERINGKAT 24
-
4. SINGAPURA – PERINGKAT 29
-
5. MYANMAR – PERINGKAT 35
-
6. FILIPINA – PERINGKAT 41
-
7. MALAYSEWA – PERINGKAT 42
-
8. KAMBOJA – PERINGKAT 83
-
9. LAOS – PERINGKAT 125
---------------
hasil sidang CAS terkait banding FAM:
Sanksi Finansial Tetap: Banding ditolak, FAM wajib membayar denda FIFA sebesar 350.000 Swiss Franc (±Rp 7,5 miliar) tanpa keringanan.
Pemain Naturalisasi Ilegal: Dokumen 7 pemain dinyatakan tidak sah (melanggar Pasal 22 FDC). Mereka dilarang membela Timnas MALAYSEWA secara permanen.
Kerugian Kompetitif: MALAYSEWA kehilangan poin/posisi yang menguntungkan rival (seperti Vietnam yang dipastikan lolos Piala Asia 2027) serta rusaknya reputasi federasi.
Keputusan Final: Putusan CAS bersifat inkrah (final dan mengikat). Jalur hukum olahraga bagi FAM resmi tertutup.
---------------
sanksi AFC terhadap FAM (Asosiasi Sepak Bola MALAYSEWA):
Kekalahan WO (0-3): Kemenangan MALAYSEWA atas Nepal dan Vietnam pada Kualifikasi Piala Asia 2027 dibatalkan dan diubah menjadi kekalahan 0-3 karena menurunkan pemain ilegal.
Gagal ke Piala Asia 2027: Pengurangan poin akibat status WO menutup peluang MALAYSEWA untuk lolos, sementara tiket tersebut otomatis jatuh ke tangan Vietnam.
Denda USD 50.000: FAM wajib membayar denda sekitar Rp 780 juta kepada AFC dalam kurun waktu 30 hari.
-------------------------------
SENJATA HUKUM USTR (TARIF PEMBALASAN)
Section 301 (Pedang Perdagangan): USTR secara sepihak menaikkan tarif 10–25% pada produk unggulan (E&E & Manufaktur) sebagai balasan atas hilangnya akses pasar AS.
IEEPA (Status Darurat): Presiden AS dapat menyatakan "Darurat Ekonomi", memblokir transaksi, hingga menyita aset tanpa persetujuan Kongres. Ini instrumen agresif untuk menekan negara yang dianggap mengancam stabilitas rantai pasok AS.
FFBNP BAHAN KETAWA DUNIA = 2026-2011 LAUGHING STOCK TO THE WORLD
HapusREAL FREGAT VS FREGAT SALAH POTONG 17 KREDITOR REWORK 4000
-
INDONESIA
AH-140 = FRIGAT MERAH PUTIH
a. 140 M
b. 6.626 TON
c. Meriam 76mm Otmel
d. CIWS 35mm Millenium
e. 12.7mm Lionfish RCWS
f. 64 Midlas VLS
g. RADAR X-Band CENK 350KM AESA 4 FIXED RADAR
h. RADAR L-Band CENK 400KM AESA
i. SONAR HMS Fersah
j. Torpedo B515
k. SSM
l. SAM
=============================
=============================
MALONYET
GOWING = LCS SALAH POTONG 17 KREDITOR REWORK 4000
a. 111 M
b. 3.100 TON
c. Meriam 57mm
d. NO CIWS FFBNP = NOT PAID
e. 30mm RCWS
f. VL MICA FFBNP = NOT PAID
g. RADAR S-Band PESA = NO AESA
h. SONAR = NOT PAID
i. NO TORPEDO = NOT PAID
j. SSM NSM FFBNP = NOT PAID
k. SAM FFBNP = NOT PAID
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
FACT NOT YET DELIVERED :
LCS RM12.4 BILLION /5 UNIT = RM2,48 BILLION PER UNIT = SETARA HARGA DESTROYER
RM2,48 BILLION PER UNIT = SETARA HARGA DESTROYER
The cost of the project is now RM12.4 billion. This is because Ocean Sunshine Bhd (OSB) – the government owned company set up to take over BNS will be paying the BHIC and LTAT (the previous owner of BNS) some RM1.2 billion in liabilities and DEBT.
--------------------------------
Status Realisasi Alutsista (Data SIPRI)
Indonesia (Dominasi Kawasan): Memiliki daftar belanja satu lembar penuh mencakup Rafale F4, A400M Atlas, Kapal PPA, Rudal Khan/Bora, dan drone ANKA-S. Terdaftar sebagai importir senjata ke-18 dunia.
MALAYSEWA (Vakum Total): Laporan SIPRI menunjukkan angka KOSONG selama dua tahun berturut-turut (2024-2025). Status merosot dari fase Planned (2020) hingga nihil transfer senjata berat.
Kegagalan Strategis: Pembatalan akuisisi F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menjadi bukti hilangnya daya beli cash, bahkan untuk aset bekas.
-
Model Pengadaan: Kepemilikan vs Sewa
Indonesia (Buying): Skema pembelian tunai/kredit ekspor untuk kepemilikan penuh aset guna menjamin kedaulatan operasional jangka panjang.
MALAYSEWA (Leasing): Krisis likuiditas memaksa militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item, termasuk 31 helikopter (Blackhawk, AW139, AW149), pesawat latihan L39, hingga kendaraan polisi.
-
Kondisi Fiskal & Perangkap Utang
Indonesia (Stabil): Rasio utang pemerintah sehat (40% GDP), utang rumah tangga rendah (16% GDP), dan defisit terkendali di 2,9%.
MALAYSEWA (Kritis): Utang pemerintah menembus 69% GDP (melewati limit 65%) dan utang rumah tangga ekstrem di 84,3% GDP.
Siklus Gali Lubang: 58% pinjaman baru pada 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan dan bunga utang lama (Debt-Servicing).
-
Peringkat Militer ASEAN (GFP 2026)
Peringkat 1: Indonesia (Peringkat 13 Dunia) – Pemimpin mutlak kawasan.
Peringkat 6: Filipina (Peringkat 41 Dunia) – Berhasil menyalip MALAYSEWA melalui modernisasi aktif.
Peringkat 7: MALAYSEWA (Peringkat 42 Dunia) – Merosot ke posisi terendah di antara negara utama ASEAN akibat stagnasi belanja.
-
Krisis Administrasi & Degradasi Aset
Pembekuan Total: PM Anwar Ibrahim menginstruksikan Procurement Freeze 2026 guna menghentikan kebocoran anggaran akibat korupsi proyek.
Aset Karatan/Hilang: Skandal mangkraknya proyek LCS & OPV, ditambah catatan buruk hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur dari gudang negara.
Status Grounded: Mayoritas armada udara (MiG-29, MB339CM, Nuri) tidak bisa terbang karena keterbatasan biaya perawatan.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
BalasHapusLCS (Blueprint Gowind 2500) = 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
OPV (Blueprint Damen 1800) = MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
ANALISIS EKONOMI & FISKAL
Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
-
KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
Kekuatan Udara:
Indonesia: Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
-
REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
Peringkat GFP: Indonesia berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.
ternyata KAPAL SELAM SCORPENE nya masih belum sign kontrak guys....KAH...KAH...KAH....
BalasHapusAda ada saja GORILLA MEMBUAL....HAHAHAHAHA
ternyata KAPAL SELAM SCORPENE nya masih belum sign kontrak guys....KAH...KAH...KAH....
BalasHapusAda ada saja GORILLA MEMBUAL....HAHAHAHAHA
DELEGASI PERANCIS ke LUNAS guys...... ada bau bau EXOCET BLOCK 3C ni guys.......... HOREYYYY
BalasHapushttps://web.facebook.com/photo/?fbid=122292513536152127&set=a.122120832254152127&locale=ms_MY
DELEGASI PERANCIS ke LUNAS guys...... ada bau bau EXOCET BLOCK 3C ni guys.......... HOREYYYY
BalasHapushttps://web.facebook.com/photo/?fbid=122292513536152127&set=a.122120832254152127&locale=ms_MY
SRIWIJAYA VS MAHAMANGKRAKLELAH
BalasHapus-
1. BIAYA AKUISISI AWAL
• LCS Malaysia (Bengkak RM11,22 Miliar): Anggaran awal RM9,1 Miliar membengkak akibat tata kelola yang buruk (Sumber: Laporan PAC Parlemen Malaysia / The Edge).
• KRI Sriwijaya (Gratis Skema Hibah): Kapal diperoleh gratis tanpa biaya pembelian melalui skema resmi antar-pemerintah dari Italia (Sumber: ANTARA News / KSAL).
-
2. KONDISI STRUKTUR & LOGAM
• LCS Malaysia (Rawan Kerusakan): Terlalu lama mangkrak di darat (jackstand) tanpa ke air membuat struktur kapal mengalami kelelahan logam (fatigue) dan rawan retak (Sumber: Dokumen Forensik BNS).
• KRI Sriwijaya (Lambung Kokoh): Struktur kapal standar NATO dinyatakan sangat prima dan siap dimodifikasi untuk iklim tropis di PT PAL (Sumber: Kompas / Kemenhan).
-
3. BIAYA OPERASIONAL
• LCS Malaysia (Membengkak): Butuh biaya darurat besar untuk merawat mesin dan elektronik agar tidak rusak permanen akibat terlalu lama menganggur (Sumber: Kementah Malaysia / Bernama).
• KRI Sriwijaya (Lebih Hemat): Mengkaji perubahan mesin ke sistem diesel (CODAG) untuk memangkas konsumsi bahan bakar saat patroli (Sumber: PT PAL / GNFI).
-
4. MASA PAKAI (LIFESPAN)
• LCS Malaysia (Teknologi Menyusut): Masa pakai teknologi pertahanan dan radar berkurang (kedaluwarsa) bahkan sebelum kapal resmi melaut (Sumber: Janes Navy International).
• KRI Sriwijaya (15–20 Tahun): Melalui program perbaikan total, kapal ini siap memperkuat laut Indonesia hingga 2 dekade ke depan (Sumber: ANTARA News / KSAL).
--------------------------------
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
-------------------------------
BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALAYSEWA dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALAYSEWA (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
-
2018: FASE "OPEN DONASI"
Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALAYSEWA untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
-
2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
-
2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
-
2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
-
2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
-
2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
-
2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
-
2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
-
2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALAYSEWA - MOF)
Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
Pssstttttt............. ternyata baru sebatas "AKAN" guys....
BalasHapusjelas MEMBUAL.........HAHAHAHAHAHHA
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Kekuatan Militer (Global Firepower 2026)
Perbandingan peringkat di kawasan ASEAN menunjukkan jurang pemisah yang semakin lebar:
Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin Mutlak ASEAN).
Vietnam: Peringkat 23.
Thailand: Peringkat 24.
Singapura: Peringkat 29.
Filipina: Peringkat 41 (Melampaui MALAYSEWA).
MALAYSEWA: Peringkat 42 (Posisi ke-7 di ASEAN).
-
Analisa Krisis Ekonomi & Spiral Utang (MALAYSEWA)
Data menunjukkan tren kenaikan utang yang tidak terkendali (2010–2026):
Lonjakan Utang (RM): Dari RM 407,1 Miliar (2010) membengkak menjadi RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Utang terhadap GDP:
2010: 52,4%
2020: 62,0% (Pasca Pandemi)
2024: 70,4%
2025: Mencapai ambang batas kritis (Diproyeksikan >70%).
Konversi Mata Wang: Nilai utang pemerintah menyentuh angka 375 Miliar USD pada 2025.
Implikasi: Anggaran pertahanan tersedot untuk membayar bunga utang, memicu kebijakan "Sewa Aset" ketimbang membeli.
-
Analisa Sosial-Administrasi & Reputasi
Krisis Identitas: Kritik tajam dari pemimpin nasional (Mahathir & Anwar Ibrahim) mengenai etos kerja dan korupsi sistemik.
Kegagalan Administrasi (FAM): Sanksi internasional dari CAS dan AFC akibat pemain ilegal menjadi simbol lemahnya tata kelola organisasi di MALAYSEWA.
Dampak Geopolitik: Vietnam mengambil alih posisi strategis MALAYSEWA di kancah olahraga (Piala Asia 2027) dan pengaruh regional.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
1. Fenomena "Hutang Bayar Hutang" (Debt-Servicing Cycle)
Data menunjukkan adanya jebakan fiskal di mana porsi pinjaman baru digunakan mayoritas (58% - 64,3%) hanya untuk melunasi cicilan pokok dan bunga utang lama.
Dampak Militer: Anggaran belanja modal (Capital Expenditure) untuk alutsista baru tergerus oleh biaya operasional dan cicilan utang. Akibatnya, pengadaan besar seperti F/A-18 Hornet bekas dari Kuwait pun mengalami pembatalan berulang kali (4x) karena keterbatasan dana tunai.
2. Pergeseran Model Pengadaan: Dari Cash ke Barter/Kredit
Keterbatasan likuiditas memaksa skema pengadaan yang tidak lazim:
Barter CPO: Digunakan pada kesepakatan dengan Korea Selatan (FA-50) dan Polandia (PT-91M). Ini menunjukkan upaya mempertahankan cadangan devisa dengan menukar komoditas.
Kredit Ekspor 100%: Seperti pada LMS Batch 1 (China), yang meskipun bunganya murah (3,5%), menambah eksposur utang luar negeri jangka panjang.
3. Stagnasi Kekuatan Tempur (Analisis SIPRI & GFP)
SIPRI Kosong: Absennya data transfer senjata dalam 2 tahun terakhir (2024-2025) menandakan tidak adanya pengiriman aset strategis yang signifikan. Bandingkan dengan Indonesia yang memiliki daftar panjang (Rafale, A400M, dll).
Penurunan Rank GFP: Peringkat 42 (di bawah Filipina) mencerminkan efek domino dari penundaan proyek (seperti LCS yang melibatkan 17 kreditor) dan kegagalan regenerasi pesawat tempur (MRCA/LCA).
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
PERTAHANAN & MILITER
SIPRI: Laporan impor senjata kosong selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025).
Pengadaan F/A-18: Rencana pembelian Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali upaya (laporan NST & Bernama).
Peringkat GFP: Berada di peringkat 42 dunia (posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Perbandingan: Indonesia jauh memimpin (Peringkat 13) dengan daftar belanja alutsista baru (Rafale, A400M, kapal selam, dll).
-
KRISIS EKONOMI & UTANG
Gali Lubang Tutup Lubang: Tren membayar utang dengan utang baru terus berlanjut (Proyeksi 58% pinjaman baru di 2026 hanya untuk cicilan).
Sanksi Dagang AS: Terkena Section 301 (kenaikan tarif 10-25% produk ekspor) dan ancaman IEEPA (pemblokiran aset/transaksi) oleh USTR Amerika Serikat.
-
SEPAK BOLA (FAM)
Putusan CAS: Banding ditolak, wajib bayar denda Rp7,5 Miliar, dan 7 pemain naturalisasi dilarang bermain selamanya.
Sanksi AFC: Kemenangan kualifikasi diubah menjadi kalah WO (0-3) karena pemain ilegal.
Gagal Total: Resmi gagal lolos ke Piala Asia 2027; posisi digantikan oleh Vietnam.
Pssstttttt............. ternyata baru sebatas "AKAN" guys....
BalasHapusjelas MEMBUAL.........HAHAHAHAHAHHA
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
ANALISIS EKONOMI & FISKAL
Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
-
KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
Kekuatan Udara:
Indonesia: Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
-
REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
Peringkat GFP: Indonesia berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisis Geopolitik & Pertahanan (Stagnasi Total)
Vakum Alutsista (SIPRI 2024-2025): Status "Kosong" selama dua tahun berturut-turut menandakan tidak adanya transfer senjata berat yang masuk. Hal ini mengonfirmasi kegagalan proses modernisasi di saat negara tetangga (Indonesia/Singapura) melakukan pengadaan masif.
Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di mata penjual internasional.
Penurunan Daya Gentar: Peringkat Global Firepower (GFP) 42 (ke-7 di ASEAN) menempatkan militer MALAYSEWA di bawah Filipina, menunjukkan efek domino dari penundaan proyek LCS dan ketergantungan pada aset tua.
Analisis Fiskal & Ekonomi (Spiral Utang)
Debt-Servicing Cycle: Dengan proyeksi utang menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026, fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" (58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan) telah mengunci anggaran negara.
Rasio Bahaya: Rasio utang terhadap GDP yang stabil di angka 68%-70% sejak 2024-2026 membatasi ruang gerak fiskal untuk subsidi domestik maupun belanja modal militer.
Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR Amerika Serikat akan memukul sektor manufaktur dan E&E, yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang tersebut.
Analisis Reputasi & Diplomasi (Sanksi Internasional)
Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal bukan sekadar masalah sepak bola, melainkan cerminan kegagalan administrasi sistemik di tingkat federasi.
Kehilangan Posisi Regional: Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 dan pemberian posisi tersebut kepada Vietnam mempertegas penurunan pengaruh dan daya saing negara di kawasan ASEAN.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Peringkat & Kekuatan Militer (ASEAN 2026)
Global Firepower (GFP):
Indonesia: Peringkat 13 Dunia (Pemimpin ASEAN).
Filipina: Peringkat 41 (Naik signifikan).
MALAYSEWA: Peringkat 42 (Merosot ke posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Skala Ekonomi (PDB PPP):
Ekonomi Indonesia 4,24x lebih besar dari MALAYSEWA ($5,69 T vs $1,34 T).
Ekonomi Indonesia 6,69x lebih besar dari Singapura ($5,69 T vs $0,85 T).
-
Model Pengadaan: "Belanja vs Sewa"
Indonesia: Pembayaran tunai/kredit ekspor untuk Kepemilikan Aset baru.
MALAYSEWA: Beralih ke skema Leasing (Sewa) untuk 32+ item strategis:
Helikopter Blackhawk, AW139, AW149.
Pesawat latihan L-39.
Kendaraan operasional (Honda Civic & BMW R1250RT).
Barter: Penggunaan Kelapa Sawit (CPO) untuk FA-50 dan PT-91M.
-
Krisis Fiskal & Spiral Utang MALAYSEWA
Evolusi Utang & Liabilitas:
2010: RM 407 Miliar.
2018: RM 1,19 Triliun (Efek transparansi 1MDB).
2023: RM 1,53 Triliun (Konfirmasi PM Anwar Ibrahim).
2026: RM 1,79 Triliun (Target kritis).
Kesehatan Fiskal:
Spiral Debt: 58% pinjaman baru (2026) hanya untuk membayar bunga/cicilan utang lama.
Debt-to-GDP: Rasio pemerintah 69% (Melewati batas aman 65%).
Household Debt: 84,3% dari GDP (Tertinggi di ASEAN).
Risiko Geopolitik & Administrasi (2026)
Freezes Procurement: Pembekuan total pengadaan militer oleh PM (Januari 2026) akibat skandal suap yang diselidiki MACC.
Tekanan Amerika Serikat: Ancaman tarif Section 301 (10-25%) dan pemblokiran transaksi melalui IEEPA oleh USTR.
Degradasi Reputasi:
Sanksi CAS/AFC akibat 7 pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3).
Gagal lolos Piala Asia 2027 (Digantikan Vietnam).
Skandal aset hilang (48 Skyhawk & 2 mesin jet tempur).
BLUEPRINT = MANGKRAK MIRING
BalasHapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS 2026-2011 DELAYED BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
Terjadi ledakan utang dalam kurun waktu 16 tahun yang melumpuhkan daya beli alutsista secara tunai:
Tahun 2010: RM 407,1 Miliar.
Tahun 2018: Menembus angka psikologis RM 1,19 Triliun.
Tahun 2026: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun.
Rasio Utang vs GDP (Statista): Konsisten berada di ambang batas bahaya 68% - 69% hingga tahun 2029, memicu risiko gagal bayar jika terjadi guncangan ekonomi global.
-
Analisa Pertahanan: "Efek Domino Krisis Fiskal"
Krisis uang tunai berdampak langsung pada status militer di mata dunia (SIPRI & GFP):
Vakum SIPRI (2024-2025): Status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat karena keterbatasan anggaran pembangunan (CAPEX).
Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian dari Kuwait menjadi bukti nyata ketidakmampuan finansial menyediakan cash untuk alutsista second-hand sekalipun.
Peringkat GFP 2026: Merosot ke peringkat 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina yang lebih aktif melakukan modernisasi.
-
Analisa Reputasi & Sanksi Internasional
Tekanan AS: Sanksi Section 301 (Tarif ekspor 10-25%) dan IEEPA mengancam sektor manufaktur E&E yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang.
Kegagalan Administrasi: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3) adalah cerminan dari rusaknya tata kelola birokrasi nasional yang berdampak pada reputasi internasional.
Dampak regional: Kehilangan posisi di Piala Asia 2027 yang direbut Vietnam mempertegas mundurnya pengaruh diplomasi MALAYSEWA.
KELIHATANNYA PERANCIS menjadi pilihan guys.....
BalasHapusTiga negara disenarai pendek bekal peluru berpandu kapal LCS
https://www.kosmo.com.my/2026/09/19/tiga-negara-disenarai-pendek-bekal-peluru-berpandu-kapal-lcs/#goog_rewarded
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Analisis Geopolitik & Pertahanan (Stagnasi Total)
Vakum Alutsista (SIPRI 2024-2025): Status "Kosong" selama dua tahun berturut-turut menandakan tidak adanya transfer senjata berat yang masuk. Hal ini mengonfirmasi kegagalan proses modernisasi di saat negara tetangga (NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)/Singapura) melakukan pengadaan masif.
Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di mata penjual internasional.
Penurunan Daya Gentar: Peringkat Global Firepower (GFP) 42 (ke-7 di ASEAN) menempatkan militer MALAYSEWA di bawah Filipina, menunjukkan efek domino dari penundaan proyek LCS dan ketergantungan pada aset tua.
Analisis Fiskal & Ekonomi (Spiral Utang)
Debt-Servicing Cycle: Dengan proyeksi utang menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026, fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" (58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan) telah mengunci anggaran negara.
Rasio Bahaya: Rasio utang terhadap GDP yang stabil di angka 68%-70% sejak 2024-2026 membatasi ruang gerak fiskal untuk subsidi domestik maupun belanja modal militer.
Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR Amerika Serikat akan memukul sektor manufaktur dan E&E, yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang tersebut.
Analisis Reputasi & Diplomasi (Sanksi Internasional)
Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal bukan sekadar masalah sepak bola, melainkan cerminan kegagalan administrasi sistemik di tingkat federasi.
Kehilangan Posisi Regional: Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 dan pemberian posisi tersebut kepada Vietnam mempertegas penurunan pengaruh dan daya saing negara di kawasan ASEAN.
Kesimpulan Strategis
Tahun 2026 menjadi titik nadir di mana krisis utang pemerintah berdampak langsung pada pelemahan pertahanan nasional dan reputasi internasional. Model pengadaan "Barter CPO" dan "Kredit 100%" terbukti belum cukup untuk menambal kekosongan armada tempur di tengah tekanan sanksi dagang global.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
--------------------------------
GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
Federal Government Debt
• End of 2024: RM 1.25 trillion
• END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
• Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
Household Debt
2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Krisis Fiskal: "Spiral Utang Kronis"
Siklus Gali Lubang Tutup Lubang: Proyeksi 2025–2026 menunjukkan 58% hingga 58,9% pinjaman baru negara hanya habis untuk membayar cicilan dan bunga utang lama (Debt-Servicing).
Beban Utang Per Kapita (2025):
Utang Kerajaan Federal: RM 36.139 per orang.
Utang Rumah Tangga: RM 45.859 per orang.
Total Beban per Jiwa: RM 81.998.
Eskalasi Utang: Melonjak drastis dari RM 407 Miliar (2010) menuju proyeksi RM 1,79 Triliun pada 2026.
-
Pergeseran Kekuatan Militer (GFP 2026)
Kehilangan Dominasi: MALAYSEWA merosot ke Peringkat 42 Dunia (Posisi ke-7 di ASEAN).
Disalip Filipina: Untuk pertama kalinya, Filipina (Peringkat 41) secara resmi melampaui kekuatan tempur MALAYSEWA.
Model "Military-for-Rent": Akibat krisis kas (cash crunch), militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan polisi).
-
Perbandingan Kontras Regional (Indonesia vs MALAYSEWA)
Indonesia (The Giant): Status SIPRI "Satu Lembar Penuh" (Rafale F4, A400M, Rudal Khan, Kapal PPA). Ekonomi 4,24x lebih besar secara PDB PPP.
MALAYSEWA (The Stagnant): Status SIPRI "Satu Lembar Kosong". Terjebak dalam utang rumah tangga tertinggi di ASEAN (85,8% GDP).
-
Krisis Ketahanan Nasional
Kemandirian Pangan Rendah: Ketergantungan pada impor beras (termasuk dari Indonesia) dan daging merah yang hanya mampu dipenuhi <15% secara domestik.
Pencabutan Subsidi: Kebijakan pencabutan total subsidi telur pada Agustus 2025 menjadi indikator tekanan fiskal yang sudah menyentuh kebutuhan pokok rakyat.
KELIHATANNYA PERANCIS menjadi pilihan guys.....
BalasHapusTiga negara disenarai pendek bekal peluru berpandu kapal LCS
https://www.kosmo.com.my/2026/09/19/tiga-negara-disenarai-pendek-bekal-peluru-berpandu-kapal-lcs/#goog_rewarded
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
STATUS PENGADAAN ALUTSISTA (SIPRI 2024-2025)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Agresif): Memasuki fase pengadaan masif dengan daftar belanja nyata:
Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, Kaan Gen-5 (48 unit), KF-21, M-346, dan upgrade F-16.
Darat & Laut: Rudal Khan & Bora, Drone Anka-S, PPA-L-Plus, Ship Engine (LM-2500), dan Air Refuel System.
MALAYSEWA (Stagnasi): Laporan SIPRI menunjukkan status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut.
Proyek F/A-18 Hornet Kuwait batal 4 kali.
Ketergantungan pada skema Barter (CPO) dan Sewa (Leasing) karena keterbatasan anggaran tunai.
-
ANALISIS EKONOMI & FISKAL
Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
-
KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
Kekuatan Udara:
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG): Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
-
REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
Peringkat GFP: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
STATUS PENGADAAN ALUTSISTA (SIPRI 2024-2025)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Agresif): Memasuki fase pengadaan masif dengan daftar belanja nyata:
Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, Kaan Gen-5 (48 unit), KF-21, M-346, dan upgrade F-16.
Darat & Laut: Rudal Khan & Bora, Drone Anka-S, PPA-L-Plus, Ship Engine (LM-2500), dan Air Refuel System.
MALAYSEWA (Stagnasi): Laporan SIPRI menunjukkan status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut.
Proyek F/A-18 Hornet Kuwait batal 4 kali.
Ketergantungan pada skema Barter (CPO) dan Sewa (Leasing) karena keterbatasan anggaran tunai.
-
ANALISIS EKONOMI & FISKAL
Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
-
KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
Kekuatan Udara:
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG): Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
-
REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
Peringkat GFP: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Timeline "Prank" & Kegagalan Kontrak MALAYSEWA
Daftar panjang janji pengadaan yang berakhir tanpa realisasi (Zonk):
2005-2017: Kegagalan rencana Rudal KS-1A (China), Rafale (Prancis), Nexter Caesar, dan JF-17 (Pakistan).
2018-2023: Kapal MRSS (PT PAL) tidak terwujud, HAL Tejas gagal, Artileri Yavuz & EVA mangkrak, serta Ranpur IAG Guardian gagal spek PBB.
2024-2026: Helikopter Blackhawk mangkrak (proses sewa berbelit) dan F/A-18 Hornet Kuwait RESMI BATAL (Masalah logistik/teknis).
-
Peringkat Militer ASEAN (Global Firepower 2026)
Terjadi pergeseran peta kekuatan di Asia Tenggara:
Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin ASEAN).
Vietnam: Peringkat 23.
Thailand: Peringkat 24.
Singapura: Peringkat 29.
Myanmar: Peringkat 35.
Filipina: Peringkat 41 (Resmi menyalip MALAYSEWA).
MALAYSEWA: Peringkat 42 (Posisi terendah dalam sejarah persaingan dengan Filipina).
-
Perbandingan Kekuatan Ekonomi (PDB 2026)
Jurang pemisah (Gap) ekonomi yang melebar tajam:
PDB PPP (Daya Beli): Indonesia ($5,69 T) vs MALAYSEWA ($1,34 T). Indonesia 4,24x lebih besar.
PDB Nominal: Indonesia ($1,69 T) vs MALAYSEWA ($0,46 T). Indonesia 3,67x lebih besar.
Status: Indonesia mengukuhkan posisi sebagai The Giant (Raksasa), sementara MALAYSEWA terkunci dalam status The Stagnant (Statis).
Terbaru pihak Perancis telah ke LUNAS ya guys.......ada bau bau EXOCET BLOCK 3C ni guys.......
BalasHapusMalaysia Defence Ministry shortlists three missile systems for LCS, says Khaled
https://www.malaymail.com/amp/news/malaysia/2026/09/19/defence-ministry-shortlists-three-missile-systems-for-lcs-says-khaled/235781
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Ekonomi & Spiral Utang MALAYSEWA
Beban Fiskal: Utang negara menembus RM 1,79 Triliun dengan rasio 84,3% dari GDP.
Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru pada 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan/bunga utang lama.
Krisis Kas: Ketidakmampuan bayar tunai memicu penggunaan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) untuk FA-50, PT-91M, dan Sukhoi MKM.
Sanksi Internasional: Tekanan dagang AS (Section 301) dan ancaman blokir transaksi (IEEPA) memperparah ruang gerak ekonomi.
Analisa Militer: Dari Kepemilikan ke "Sewa" (Leasing)
-
Akibat keterbatasan anggaran, kekuatan militer MALAYSEWA bergeser menjadi "Military-for-Rent":
Aset Sewaan (32+ Item): Helikopter Blackhawk, AW139, AW149, pesawat latihan L-39, hingga kendaraan operasional (Honda Civic, BMW R1250RT).
Kondisi Aset Milik: Banyak yang grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri) atau hilang (48 Skyhawk & 2 mesin jet).
Daya Gentar: Peringkat GFP merosot ke posisi 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
-
Analisa Sosial-Politik: Kemiskinan & Reputasi
Kritik Internal: Pernyataan Mahathir Mohamad tentang etnis Melayu yang "Malas & Miskin" serta Anwar Ibrahim mengenai korupsi proyek banjir yang memukul rakyat kecil.
Reputasi Olahraga: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal; kalah WO 0-3 dan gagal lolos Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam).
Ketidakstabilan Administrasi: Kegagalan federasi sepak bola (FAM) dianggap sebagai cerminan kegagalan administrasi di level yang lebih tinggi.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Analisa Pengadaan Alutsista (SIPRI 2024-2025)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Status: Ekspansi Masif):
The First Export Destination: Menjadi negara pertama di dunia yang mengimpor KF-21 Boramae (Kontrak 16 unit awal dari total rencana 48 unit/3 Skuadron).
Daftar Belanja Aktif: 42 Rafale F4, 48 KAAN Gen-5 (Turki), 24 M-346F, Mesin Kapal LM-2500, PPA-L-Plus, dan Rudal Khan/Bora.
Keunggulan: Transisi sukses dari pesawat tua (Su-35 & Mirage) ke teknologi Generasi 4.5 dan 5.
MALAYSEWA (Status: Stagnasi Total):
Laporan SIPRI: KOSONG selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025).
Kegagalan (Prank): Pembelian F-18 Kuwait Batal, rencana JF-17, Rafale, Typhoon, dan Tejas hanya berakhir sebagai wacana tanpa pesanan nyata.
Kondisi Kritis: FA-50 terhambat blokade komponen dari USA; MiG-29N pensiun tanpa pengganti.
-
Analisa Kekuatan Militer (Global Firepower 2026)
Perbandingan peringkat di kawasan ASEAN menunjukkan jurang pemisah yang semakin lebar:
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG): Peringkat 13 (Pemimpin Mutlak ASEAN).
Vietnam: Peringkat 23.
Thailand: Peringkat 24.
Singapura: Peringkat 29.
Filipina: Peringkat 41 (Melampaui MALAYSEWA).
MALAYSEWA: Peringkat 42 (Posisi ke-7 di ASEAN).
-
Analisa Krisis Ekonomi & Spiral Utang (MALAYSEWA)
Data menunjukkan tren kenaikan utang yang tidak terkendali (2010–2026):
Lonjakan Utang (RM): Dari RM 407,1 Miliar (2010) membengkak menjadi RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Utang terhadap GDP:
2010: 52,4%
2020: 62,0% (Pasca Pandemi)
2024: 70,4%
2025: Mencapai ambang batas kritis (Diproyeksikan >70%).
Konversi Mata Wang: Nilai utang pemerintah menyentuh angka 375 Miliar USD pada 2025.
Implikasi: Anggaran pertahanan tersedot untuk membayar bunga utang, memicu kebijakan "Sewa Aset" ketimbang membeli.
-
Analisa Sosial-Administrasi & Reputasi
Krisis Identitas: Kritik tajam dari pemimpin nasional (Mahathir & Anwar Ibrahim) mengenai etos kerja dan korupsi sistemik.
Kegagalan Administrasi (FAM): Sanksi internasional dari CAS dan AFC akibat pemain ilegal menjadi simbol lemahnya tata kelola organisasi di MALAYSEWA.
Dampak Geopolitik: Vietnam mengambil alih posisi strategis MALAYSEWA di kancah olahraga (Piala Asia 2027) dan pengaruh regional.
SRIWIJAYA VS MAHAMANGKRAKLELAH
Hapus-
1. BIAYA AKUISISI AWAL
• LCS Malaysia (Bengkak RM11,22 Miliar): Anggaran awal RM9,1 Miliar membengkak akibat tata kelola yang buruk (Sumber: Laporan PAC Parlemen Malaysia / The Edge).
• KRI Sriwijaya (Gratis Skema Hibah): Kapal diperoleh gratis tanpa biaya pembelian melalui skema resmi antar-pemerintah dari Italia (Sumber: ANTARA News / KSAL).
-
2. KONDISI STRUKTUR & LOGAM
• LCS Malaysia (Rawan Kerusakan): Terlalu lama mangkrak di darat (jackstand) tanpa ke air membuat struktur kapal mengalami kelelahan logam (fatigue) dan rawan retak (Sumber: Dokumen Forensik BNS).
• KRI Sriwijaya (Lambung Kokoh): Struktur kapal standar NATO dinyatakan sangat prima dan siap dimodifikasi untuk iklim tropis di PT PAL (Sumber: Kompas / Kemenhan).
-
3. BIAYA OPERASIONAL
• LCS Malaysia (Membengkak): Butuh biaya darurat besar untuk merawat mesin dan elektronik agar tidak rusak permanen akibat terlalu lama menganggur (Sumber: Kementah Malaysia / Bernama).
• KRI Sriwijaya (Lebih Hemat): Mengkaji perubahan mesin ke sistem diesel (CODAG) untuk memangkas konsumsi bahan bakar saat patroli (Sumber: PT PAL / GNFI).
-
4. MASA PAKAI (LIFESPAN)
• LCS Malaysia (Teknologi Menyusut): Masa pakai teknologi pertahanan dan radar berkurang (kedaluwarsa) bahkan sebelum kapal resmi melaut (Sumber: Janes Navy International).
• KRI Sriwijaya (15–20 Tahun): Melalui program perbaikan total, kapal ini siap memperkuat laut Indonesia hingga 2 dekade ke depan (Sumber: ANTARA News / KSAL).
--------------------------------
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
-------------------------------
Analisa Geopolitik & Pertahanan: "Stagnasi Total"
Vakum SIPRI (2024-2025): Laporan impor senjata KOSONG selama dua tahun berturut-turut. MALAYSEWA kini sejajar dengan negara ekonomi kecil seperti Laos dan Kamboja dalam hal transfer alutsista berat.
Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di pasar pertahanan internasional.
Penurunan Daya Gentar: Berada di Peringkat 42 GFP (Posisi ke-7 di ASEAN), kini resmi berada di bawah Filipina (Peringkat 41).
Perbandingan Kontras: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) memimpin di Peringkat 13 dunia dengan daftar belanja "satu lembar penuh" (Rafale F4, A400M, KF-21 Boramae, Kapal PPA, dan Rudal Khan/Bora).
-
Analisa Ekonomi & Fiskal: "Spiral Utang Kronis"
Fenomena Gali Lubang Tutup Lubang: Proyeksi 58% pinjaman baru di tahun 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang lama (Debt-Servicing Cycle).
Beban Utang Nasional: Total utang dan liabilitas diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun, dengan rasio utang terhadap GDP melampaui ambang batas aman (>70%).
-
Analisa Model Pengadaan: "Negara Penyewa" (Leasing)
Krisis Likuiditas: Ketiadaan dana tunai memaksa militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan taktis).
Barter Komoditas: Pengadaan yang tersisa terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) seperti pada kesepakatan FA-50 (Korea Selatan) dan PT-91M (Polandia).
Aset Karatan & Hilang: Proyek LCS mangkrak melibatkan 17 kreditor, diperparah dengan catatan buruk hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet jet tempur.
-
Analisa Reputasi & Diplomasi Internasional
Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS terkait 7 pemain naturalisasi ilegal dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) mencerminkan kegagalan administrasi sistemik.
Kehilangan Posisi Regional: Resmi gagal lolos ke Piala Asia 2027, di mana posisi tersebut kini diambil alih oleh Vietnam, mempertegas penurunan pengaruh MALAYSEWA di ASEAN.
Terbaru pihak Perancis telah ke LUNAS ya guys.......ada bau bau EXOCET BLOCK 3C ni guys.......
BalasHapusMalaysia Defence Ministry shortlists three missile systems for LCS, says Khaled
https://www.malaymail.com/amp/news/malaysia/2026/09/19/defence-ministry-shortlists-three-missile-systems-for-lcs-says-khaled/235781
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
---------------------------------------------------
GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
-
1. INDONESIA – PERINGKAT 13
-
2. VIETNAM – PERINGKAT 23
-
3. THAILAND – PERINGKAT 24
-
4. SINGAPURA – PERINGKAT 29
-
5. MYANMAR – PERINGKAT 35
-
6. FILIPINA – PERINGKAT 41
-
7. MALAYSEWA – PERINGKAT 42
-
8. KAMBOJA – PERINGKAT 83
-
9. LAOS – PERINGKAT 125
---------------
hasil sidang CAS terkait banding FAM:
Sanksi Finansial Tetap: Banding ditolak, FAM wajib membayar denda FIFA sebesar 350.000 Swiss Franc (±Rp 7,5 miliar) tanpa keringanan.
Pemain Naturalisasi Ilegal: Dokumen 7 pemain dinyatakan tidak sah (melanggar Pasal 22 FDC). Mereka dilarang membela Timnas MALAYSEWA secara permanen.
Kerugian Kompetitif: MALAYSEWA kehilangan poin/posisi yang menguntungkan rival (seperti Vietnam yang dipastikan lolos Piala Asia 2027) serta rusaknya reputasi federasi.
Keputusan Final: Putusan CAS bersifat inkrah (final dan mengikat). Jalur hukum olahraga bagi FAM resmi tertutup.
---------------
sanksi AFC terhadap FAM (Asosiasi Sepak Bola MALAYSEWA):
Kekalahan WO (0-3): Kemenangan MALAYSEWA atas Nepal dan Vietnam pada Kualifikasi Piala Asia 2027 dibatalkan dan diubah menjadi kekalahan 0-3 karena menurunkan pemain ilegal.
Gagal ke Piala Asia 2027: Pengurangan poin akibat status WO menutup peluang MALAYSEWA untuk lolos, sementara tiket tersebut otomatis jatuh ke tangan Vietnam.
Denda USD 50.000: FAM wajib membayar denda sekitar Rp 780 juta kepada AFC dalam kurun waktu 30 hari.
-------------------------------
SENJATA HUKUM USTR (TARIF PEMBALASAN)
Section 301 (Pedang Perdagangan): USTR secara sepihak menaikkan tarif 10–25% pada produk unggulan (E&E & Manufaktur) sebagai balasan atas hilangnya akses pasar AS.
IEEPA (Status Darurat): Presiden AS dapat menyatakan "Darurat Ekonomi", memblokir transaksi, hingga menyita aset tanpa persetujuan Kongres. Ini instrumen agresif untuk menekan negara yang dianggap mengancam stabilitas rantai pasok AS.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
PERTAHANAN & MILITER
SIPRI: Laporan impor senjata kosong selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025).
Pengadaan F/A-18: Rencana pembelian Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali upaya (laporan NST & Bernama).
Peringkat GFP: Berada di peringkat 42 dunia (posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Perbandingan: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) jauh memimpin (Peringkat 13) dengan daftar belanja alutsista baru (Rafale, A400M, kapal selam, dll).
-
KRISIS EKONOMI & UTANG
Gali Lubang Tutup Lubang: Tren membayar utang dengan utang baru terus berlanjut (Proyeksi 58% pinjaman baru di 2026 hanya untuk cicilan).
Sanksi Dagang AS: Terkena Section 301 (kenaikan tarif 10-25% produk ekspor) dan ancaman IEEPA (pemblokiran aset/transaksi) oleh USTR Amerika Serikat.
-
SEPAK BOLA (FAM)
Putusan CAS: Banding ditolak, wajib bayar denda Rp7,5 Miliar, dan 7 pemain naturalisasi dilarang bermain selamanya.
Sanksi AFC: Kemenangan kualifikasi diubah menjadi kalah WO (0-3) karena pemain ilegal.
Gagal Total: Resmi gagal lolos ke Piala Asia 2027; posisi digantikan oleh Vietnam.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
1. Fenomena "Hutang Bayar Hutang" (Debt-Servicing Cycle)
Data menunjukkan adanya jebakan fiskal di mana porsi pinjaman baru digunakan mayoritas (58% - 64,3%) hanya untuk melunasi cicilan pokok dan bunga utang lama.
Dampak Militer: Anggaran belanja modal (Capital Expenditure) untuk alutsista baru tergerus oleh biaya operasional dan cicilan utang. Akibatnya, pengadaan besar seperti F/A-18 Hornet bekas dari Kuwait pun mengalami pembatalan berulang kali (4x) karena keterbatasan dana tunai.
2. Pergeseran Model Pengadaan: Dari Cash ke Barter/Kredit
Keterbatasan likuiditas memaksa skema pengadaan yang tidak lazim:
Barter CPO: Digunakan pada kesepakatan dengan Korea Selatan (FA-50) dan Polandia (PT-91M). Ini menunjukkan upaya mempertahankan cadangan devisa dengan menukar komoditas.
Kredit Ekspor 100%: Seperti pada LMS Batch 1 (China), yang meskipun bunganya murah (3,5%), menambah eksposur utang luar negeri jangka panjang.
3. Stagnasi Kekuatan Tempur (Analisis SIPRI & GFP)
SIPRI Kosong: Absennya data transfer senjata dalam 2 tahun terakhir (2024-2025) menandakan tidak adanya pengiriman aset strategis yang signifikan. Bandingkan dengan NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) yang memiliki daftar panjang (Rafale, A400M, dll).
Penurunan Rank GFP: Peringkat 42 (di bawah Filipina) mencerminkan efek domino dari penundaan proyek (seperti LCS yang melibatkan 17 kreditor) dan kegagalan regenerasi pesawat tempur (MRCA/LCA).
4. Risiko Eksternal: Sanksi Internasional & Reputasi
Sanksi Olahraga (CAS/AFC): Kekalahan hukum terkait pemain naturalisasi ilegal bukan hanya soal sepak bola, tapi mencerminkan kelemahan administrasi dan diplomasi internasional yang berdampak pada citra negara.
Tekanan Ekonomi AS (Section 301/IEEPA): Ancaman tarif pembalasasan dari AS pada sektor manufaktur (E&E) dapat memperburuk rasio Debt-to-GDP yang diprediksi menembus 69% pada 2025-2029.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
BalasHapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
PERTAHANAN & MILITER
SIPRI: Laporan impor senjata kosong selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025).
Pengadaan F/A-18: Rencana pembelian Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali upaya (laporan NST & Bernama).
Peringkat GFP: Berada di peringkat 42 dunia (posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Perbandingan: Indonesia jauh memimpin (Peringkat 13) dengan daftar belanja alutsista baru (Rafale, A400M, kapal selam, dll).
-
KRISIS EKONOMI & UTANG
Gali Lubang Tutup Lubang: Tren membayar utang dengan utang baru terus berlanjut (Proyeksi 58% pinjaman baru di 2026 hanya untuk cicilan).
Sanksi Dagang AS: Terkena Section 301 (kenaikan tarif 10-25% produk ekspor) dan ancaman IEEPA (pemblokiran aset/transaksi) oleh USTR Amerika Serikat.
-
SEPAK BOLA (FAM)
Putusan CAS: Banding ditolak, wajib bayar denda Rp7,5 Miliar, dan 7 pemain naturalisasi dilarang bermain selamanya.
Sanksi AFC: Kemenangan kualifikasi diubah menjadi kalah WO (0-3) karena pemain ilegal.
Gagal Total: Resmi gagal lolos ke Piala Asia 2027; posisi digantikan oleh Vietnam.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
BalasHapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Timeline "Prank" & Kegagalan Kontrak MALAYSEWA
Daftar panjang janji pengadaan yang berakhir tanpa realisasi (Zonk):
2005-2017: Kegagalan rencana Rudal KS-1A (China), Rafale (Prancis), Nexter Caesar, dan JF-17 (Pakistan).
2018-2023: Kapal MRSS (PT PAL) tidak terwujud, HAL Tejas gagal, Artileri Yavuz & EVA mangkrak, serta Ranpur IAG Guardian gagal spek PBB.
2024-2026: Helikopter Blackhawk mangkrak (proses sewa berbelit) dan F/A-18 Hornet Kuwait RESMI BATAL (Masalah logistik/teknis).
-
Peringkat Militer ASEAN (Global Firepower 2026)
Terjadi pergeseran peta kekuatan di Asia Tenggara:
Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin ASEAN).
Vietnam: Peringkat 23.
Thailand: Peringkat 24.
Singapura: Peringkat 29.
Myanmar: Peringkat 35.
Filipina: Peringkat 41 (Resmi menyalip MALAYSEWA).
MALAYSEWA: Peringkat 42 (Posisi terendah dalam sejarah persaingan dengan Filipina).
-
Perbandingan Kekuatan Ekonomi (PDB 2026)
Jurang pemisah (Gap) ekonomi yang melebar tajam:
PDB PPP (Daya Beli): Indonesia ($5,69 T) vs MALAYSEWA ($1,34 T). Indonesia 4,24x lebih besar.
PDB Nominal: Indonesia ($1,69 T) vs MALAYSEWA ($0,46 T). Indonesia 3,67x lebih besar.
Status: Indonesia mengukuhkan posisi sebagai The Giant (Raksasa), sementara MALAYSEWA terkunci dalam status The Stagnant (Statis).
MALAYSEWA ....... 2026-2018 = 9 TAHUN FFBNP (NOT PAID)
BalasHapus2018 = KLAIM MICA NSM
2026 = NSM BANNED
2026 = AKAN MICA
----------------------------------
GEMPURWIRA21 April 2018 pukul 09.30
lengkap dah persenjataan LCS TLDM... meriam dah OK, Misil NSM OK dan MICA pun lancar... Rasanya nak kejar masa siapkan kapal LCS pertama... dngar khabar LCS pertama akan diserahkan pada 2019 pada TLDM jika saya tak silap...
-
GEMPURWIRA21 April 2018 pukul 09.56
jangan risau LCS ada batch 2... kita lengkapkan LCS ni dulu...
-
GEMPURWIRA23 Juli 2026 pukul 08.02
ALHAMDULILAH......berita terbaru dan rasmi.....COME TO PAPA MICA. HOREEYYYYYY
TLDM peroleh sistem peluru berpandu baharu untuk LCS
----------------------------------
PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALAYSEWA
PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------------------
BEBAN SUBSIDI
Pemerintah MALAYSEWA harus mengalokasikan sekitar 23,3% hingga 23,9% dari total seluruh pendapatan negaranya hanya untuk membayar rekor anggaran subsidi yang menyentuh RM80 miliar. Jika dihitung berdasarkan struktur pengeluaran, dana subsidi ini memakan porsi sekitar 17% hingga 19% dari total seluruh belanja negara, atau setara dengan 23,6% dari khusus anggaran operasional (Belanja Mengurus).
--------------------------------------------
PENDAPATAN NEGARA (HASIL KERAJAAN)
RM334,1 Miliar: Estimasi total pendapatan pemerintah MALAYSEWA.
-
75,8% Sumber Pendapatan: Berasal dari sektor pajak (pajak penghasilan individu dan perusahaan).
-
24,2% Sektor Non-Pajak: Berasal dari royalti minyak (Petronas), investasi, dan pungutan lainnya.
-
RM343,1 Miliar: Target proyeksi pendapatan negara.
--------------------------------------------
TOTAL PENGELUARAN NEGARA (BELANJA NEGARA)
RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar: Total belanja negara yang dialokasikan pemerintah MALAYSEWA.
-
RM338,2 Miliar (Belanja Mengurus): Dana habis pakai khusus untuk gaji pegawai negeri, pensiun, operasional kementerian, serta pembayaran subsidi dan bantuan sosial.
-
RM81 Miliar (Belanja Pembangunan): Dana infrastruktur publik seperti jalan tol, sekolah, dan fasilitas medis.
--------------------------------------------
MENGAPA ANGKA PENDAPATAN INI MEMAKSA MALAYSEWA BERUTANG?
BELANJA OPERASIONAL MENYERAP SELURUH PENDAPATAN
Angka belanja operasional murni (Operating Expenditure) yang menyentuh RM338,2 miliar sudah menyedot hampir 100% dari total seluruh pendapatan negara yang masuk.
Hal ini membuat pemerintah MALAYSEWA sama sekali tidak memilik sisa dana pendapatan bersih untuk membiayai pembangunan fasilitas publik ataupun membayar rekor subsidi (yang sempat menyentuh RM80 miliar).
-
Defisit Anggaran Kronis
Jurang perbedaan antara total pendapatan (~RM343 miliar) dan total belanja (~RM419–RM470 miliar) menciptakan defisit anggaran berkisar di angka 3,5% hingga 3,6% dari PDB negara.
Satu-satunya jalan bagi pemerintah MALAYSEWA untuk menambal kekurangan uang puluhan miliar ringgit tersebut adalah dengan MENERBITKAN SURAT UTANG NEGARA BARU.
MALAYSEWA ....... 2026-2018 = 9 TAHUN FFBNP (NOT PAID)
BalasHapus2018 = KLAIM MICA NSM
2026 = NSM BANNED
2026 = AKAN MICA
----------------------------------
GEMPURWIRA21 April 2018 pukul 09.30
lengkap dah persenjataan LCS TLDM... meriam dah OK, Misil NSM OK dan MICA pun lancar... Rasanya nak kejar masa siapkan kapal LCS pertama... dngar khabar LCS pertama akan diserahkan pada 2019 pada TLDM jika saya tak silap...
-
GEMPURWIRA21 April 2018 pukul 09.56
jangan risau LCS ada batch 2... kita lengkapkan LCS ni dulu...
-
GEMPURWIRA23 Juli 2026 pukul 08.02
ALHAMDULILAH......berita terbaru dan rasmi.....COME TO PAPA MICA. HOREEYYYYYY
TLDM peroleh sistem peluru berpandu baharu untuk LCS
----------------------------------
PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALAYSEWA
PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------------------
BEBAN SUBSIDI
Pemerintah MALAYSEWA harus mengalokasikan sekitar 23,3% hingga 23,9% dari total seluruh pendapatan negaranya hanya untuk membayar rekor anggaran subsidi yang menyentuh RM80 miliar. Jika dihitung berdasarkan struktur pengeluaran, dana subsidi ini memakan porsi sekitar 17% hingga 19% dari total seluruh belanja negara, atau setara dengan 23,6% dari khusus anggaran operasional (Belanja Mengurus).
--------------------------------------------
PENDAPATAN NEGARA (HASIL KERAJAAN)
RM334,1 Miliar: Estimasi total pendapatan pemerintah MALAYSEWA.
-
75,8% Sumber Pendapatan: Berasal dari sektor pajak (pajak penghasilan individu dan perusahaan).
-
24,2% Sektor Non-Pajak: Berasal dari royalti minyak (Petronas), investasi, dan pungutan lainnya.
-
RM343,1 Miliar: Target proyeksi pendapatan negara.
--------------------------------------------
TOTAL PENGELUARAN NEGARA (BELANJA NEGARA)
RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar: Total belanja negara yang dialokasikan pemerintah MALAYSEWA.
-
RM338,2 Miliar (Belanja Mengurus): Dana habis pakai khusus untuk gaji pegawai negeri, pensiun, operasional kementerian, serta pembayaran subsidi dan bantuan sosial.
-
RM81 Miliar (Belanja Pembangunan): Dana infrastruktur publik seperti jalan tol, sekolah, dan fasilitas medis.
--------------------------------------------
MENGAPA ANGKA PENDAPATAN INI MEMAKSA MALAYSEWA BERUTANG?
BELANJA OPERASIONAL MENYERAP SELURUH PENDAPATAN
Angka belanja operasional murni (Operating Expenditure) yang menyentuh RM338,2 miliar sudah menyedot hampir 100% dari total seluruh pendapatan negara yang masuk.
Hal ini membuat pemerintah MALAYSEWA sama sekali tidak memilik sisa dana pendapatan bersih untuk membiayai pembangunan fasilitas publik ataupun membayar rekor subsidi (yang sempat menyentuh RM80 miliar).
-
Defisit Anggaran Kronis
Jurang perbedaan antara total pendapatan (~RM343 miliar) dan total belanja (~RM419–RM470 miliar) menciptakan defisit anggaran berkisar di angka 3,5% hingga 3,6% dari PDB negara.
Satu-satunya jalan bagi pemerintah MALAYSEWA untuk menambal kekurangan uang puluhan miliar ringgit tersebut adalah dengan MENERBITKAN SURAT UTANG NEGARA BARU.
MALAYSEWA ....... 2026-2018 = 9 TAHUN FFBNP (NOT PAID)
BalasHapus2018 = KLAIM MICA NSM
2026 = NSM BANNED
2026 = AKAN MICA
----------------------------------
GEMPURWIRA21 April 2018 pukul 09.30
lengkap dah persenjataan LCS TLDM... meriam dah OK, Misil NSM OK dan MICA pun lancar... Rasanya nak kejar masa siapkan kapal LCS pertama... dngar khabar LCS pertama akan diserahkan pada 2019 pada TLDM jika saya tak silap...
-
GEMPURWIRA21 April 2018 pukul 09.56
jangan risau LCS ada batch 2... kita lengkapkan LCS ni dulu...
-
GEMPURWIRA23 Juli 2026 pukul 08.02
ALHAMDULILAH......berita terbaru dan rasmi.....COME TO PAPA MICA. HOREEYYYYYY
TLDM peroleh sistem peluru berpandu baharu untuk LCS
----------------------------------
PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALAYSEWA
PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------------------
BEBAN SUBSIDI
Pemerintah MALAYSEWA harus mengalokasikan sekitar 23,3% hingga 23,9% dari total seluruh pendapatan negaranya hanya untuk membayar rekor anggaran subsidi yang menyentuh RM80 miliar. Jika dihitung berdasarkan struktur pengeluaran, dana subsidi ini memakan porsi sekitar 17% hingga 19% dari total seluruh belanja negara, atau setara dengan 23,6% dari khusus anggaran operasional (Belanja Mengurus).
--------------------------------------------
PENDAPATAN NEGARA (HASIL KERAJAAN)
RM334,1 Miliar: Estimasi total pendapatan pemerintah MALAYSEWA.
-
75,8% Sumber Pendapatan: Berasal dari sektor pajak (pajak penghasilan individu dan perusahaan).
-
24,2% Sektor Non-Pajak: Berasal dari royalti minyak (Petronas), investasi, dan pungutan lainnya.
-
RM343,1 Miliar: Target proyeksi pendapatan negara.
--------------------------------------------
TOTAL PENGELUARAN NEGARA (BELANJA NEGARA)
RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar: Total belanja negara yang dialokasikan pemerintah MALAYSEWA.
-
RM338,2 Miliar (Belanja Mengurus): Dana habis pakai khusus untuk gaji pegawai negeri, pensiun, operasional kementerian, serta pembayaran subsidi dan bantuan sosial.
-
RM81 Miliar (Belanja Pembangunan): Dana infrastruktur publik seperti jalan tol, sekolah, dan fasilitas medis.
--------------------------------------------
MENGAPA ANGKA PENDAPATAN INI MEMAKSA MALAYSEWA BERUTANG?
BELANJA OPERASIONAL MENYERAP SELURUH PENDAPATAN
Angka belanja operasional murni (Operating Expenditure) yang menyentuh RM338,2 miliar sudah menyedot hampir 100% dari total seluruh pendapatan negara yang masuk.
Hal ini membuat pemerintah MALAYSEWA sama sekali tidak memilik sisa dana pendapatan bersih untuk membiayai pembangunan fasilitas publik ataupun membayar rekor subsidi (yang sempat menyentuh RM80 miliar).
-
Defisit Anggaran Kronis
Jurang perbedaan antara total pendapatan (~RM343 miliar) dan total belanja (~RM419–RM470 miliar) menciptakan defisit anggaran berkisar di angka 3,5% hingga 3,6% dari PDB negara.
Satu-satunya jalan bagi pemerintah MALAYSEWA untuk menambal kekurangan uang puluhan miliar ringgit tersebut adalah dengan MENERBITKAN SURAT UTANG NEGARA BARU.
Sumber-sumber yang mengetahui masalah ini menginformasikan kepada Janes bahwa upacara penandatanganan perjanjian tersebut akan diselenggarakan di kantor pusat PT PAL di Surabaya pada tanggal 24 September.
BalasHapus----------
Wahh pantesan Makelaar Paris Menyalaa haha!🔥⚡️🤑
persiyapan SHOPPING LAGI BESOK..BAJET KITA BESAR haha!💰😉👌
✅️FDI
✅️EVO
KAMING SOON 🥳
Intermezzo SIGN EVO & FDI SHOPPING BESOK🤑
BalasHapusTIM Rafale kita latihan langsung bareng Rafale Prancis👌
Kok tetangga kl gak ikyut..jimat kos haha!🍌🤣👎
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Perdana! TNI AU Kerahkan Rafale dan A400M dalam Misi Pegase 2026
indonesiadefense.com
Selasa, 22 September 2026 | 21:25 WIB
https://indonesiadefense.com/perdana-tni-au-kerahkan-rafale-dan-a400m-dalam-misi-pegase-2026/
2022 2024 2025 2026 =
BalasHapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
DELEGASI PERANCIS ke LUNAS guys...... ada bau bau EXOCET BLOCK 3C ni guys.......... HOREYYYY
BalasHapushttps://web.facebook.com/photo/?fbid=122292513536152127&set=a.122120832254152127&locale=ms_MY
2022 2024 2025 2026 =
HapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
2025-2024 SIPRI KOSONG = NOT PAID FFBNP
-
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
-
MALAYSEWA 1 LEMBAR = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
--------------------------------------------------
GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
-
1. NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) – PERINGKAT 13
-
2. VIETNAM – PERINGKAT 23
-
3. THAILAND – PERINGKAT 24
-
4. SINGAPURA – PERINGKAT 29
-
5. MYANMAR – PERINGKAT 35
-
6. FILIPINA – PERINGKAT 41
-
7. MALAYSEWA – PERINGKAT 42
-
8. KAMBOJA – PERINGKAT 83
-
9. LAOS – PERINGKAT 125
---------------------------------
2025 = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
-
2024 = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
-
2023 = NOT YET ORDERED
https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
-
2022 = SELECTED NOT YET ORDERED
https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
-
2021 = PLANNED
https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-MALAYSEWA-2021.html
-
2020 = PLANNED
https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-MALAYSEWA-2020.html
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Analisa SIPRI: Vakum Alutsista (2020–2025)
Status pengadaan senjata berat MALAYSEWA menunjukkan grafik yang terus merosot hingga mencapai titik nol:
2020–2021: Berada pada fase Planned (Dijangka) namun tanpa realisasi.
2022–2023: Berlanjut ke fase Selected Not Yet Ordered (Dipilih tanpa pesanan).
2024–2025: Status resmi KOSONG (Nihil transfer senjata berat).
Perbandingan Regional: Sementara NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) memiliki lembar belanja penuh (Rafale, KAAN, A400M, PPA), MALAYSEWA kini sejajar dengan negara-negara ekonomi kecil seperti Timor Leste, Kamboja, dan Laos yang juga memiliki lembar SIPRI kosong.
-
Analisa Ekonomi: Spiral Utang "Gali Lubang Tutup Lubang"
MALAYSEWA terjebak dalam siklus Debt-Servicing yang melumpuhkan anggaran pembangunan:
Timeline Bayar Utang Pakai Utang:
Mencapai rekor terburuk pada 2023 (64,3%), di mana RM145,8 miliar pinjaman baru hanya untuk membayar utang lama.
Proyeksi 2025-2026 tetap kritis di angka 58%.
Eskalasi Utang: Dari RM 407,1 Miliar (2010) melonjak drastis hingga RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Utang vs GDP: Melompat dari kisaran 52% (2019) menjadi 70,4% (2024) dan tetap di angka bahaya 69% (2025).
-
Analisa Fiskal: Defisit Kronis & Kehilangan Devisa
Defisit Menahun: Sejak 2010, MALAYSEWA tidak pernah mengalami surplus. Defisit terdalam terjadi pada 2021 (-6,4%) dan masih berlanjut di kisaran -3,8% pada 2025 (Setara USD 17,8 Miliar).
Nilai Utang dalam USD: Konversi utang pemerintah membengkak dari USD 150 Miliar (2010) menjadi USD 375 Miliar (2025), memperlemah posisi nilai tukar mata uang terhadap dolar.
-
Analisa Militer: Penurunan Daya Gentar (GFP 2026)
Krisis finansial berdampak langsung pada peringkat kekuatan militer di ASEAN:
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (13): Pemimpin mutlak dengan modernisasi masif.
Vietnam (23) - Singapura (29): Konsisten di papan atas.
Filipina (41): Berhasil menyalip MALAYSEWA.
MALAYSEWA (42): Peringkat terendah di antara negara-negara "Big 6" ASEAN, hanya unggul atas Kamboja dan Laos.
Kegagalan Simbolik: Pembatalan F/A-18 Hornet bekas Kuwait sebanyak 4 kali menjadi bukti ketidakmampuan kas negara untuk melakukan pembelian alutsista bahkan untuk barang bekas sekalipun.
-
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Metodologi Pembiayaan "Non-Tunai"
Karena krisis likuiditas, pengadaan alutsista beralih ke skema:
Leasing (Sewa): Digunakan untuk 32+ item (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator).
Barter Komoditas: Penggunaan CPO (Minyak Sawit) untuk FA-50 (Korsel) dan PT-91M (Polandia).
Hutang G2G/Kredit Ekspor: Pinjaman jangka panjang dari Korea Selatan (KEXIM), China (Eximbank), dan Turki untuk proyek LMS.
-
Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
Tren kenaikan beban finansial nasional:
2010: RM 407,1 Miliar (Awal pertumbuhan).
2018: RM 1,19 Triliun (Lonjakan akibat pengungkapan utang 1MDB & PPP).
2023: RM 1,53 Triliun (Warisan utang yang dikonfirmasi PM Anwar Ibrahim).
2025: RM 1,71 Triliun (Proyeksi Tinjauan Fiskal).
2026: RM 1,79 Triliun (Target manajemen utang tertinggi).
-
Indikator Krisis Ekonomi & Fiskal
Spiral Debt-Pay-Debt: 58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan/bunga utang lama.
Debt-to-GDP Ratio: Mendekati 97% dalam skenario stres (jika jaminan pemerintah/kontinjensi terealisasi).
Household Debt: Mencapai 85,8% dari GDP (Tertinggi di ASEAN).
Tekanan AS (2026): Ancaman Section 301 (Tarif 10-25%) dan IEEPA (Pemblokiran transaksi) oleh USTR.
-
Penurunan Daya Gentar & Reputasi
Militer: Peringkat 42 GFP (Ke-7 di ASEAN), resmi berada di bawah Filipina.
Manajemen Aset: Skandal proyek LCS mangkrak, hilangnya 48 pesawat Skyhawk, dan 2 mesin jet tempur.
Administrasi & Olahraga: Sanksi AFC/CAS terkait pemain naturalisasi ilegal, kalah WO 0-3, dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam).
DELEGASI PERANCIS ke LUNAS guys...... ada bau bau EXOCET BLOCK 3C ni guys.......... HOREYYYY
BalasHapushttps://web.facebook.com/photo/?fbid=122292513536152127&set=a.122120832254152127&locale=ms_MY
2022 2024 2025 2026 =
HapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
STATUS PENGADAAN ALUTSISTA (SIPRI 2024-2025)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG): "LEMBAR BELANJA PENUH"
Udara: 42 Rafale F4, 48 KAAN Gen-5 (G2G Turki), 48 KF-21, 24 M-346, 20 T-50i, 33 F-16 (Upgrade), 22 Hawk.
Darat/Laut: Rudal Balistik Khan & Bora, Drone Anka-S, Kapal PPA-L-Plus, Mesin Kapal LM-2500, Sistem Air Refuel.
MALAYSEWA: "LEMBAR KOSONG"
Status SIPRI: Kosong/Nihil selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025).
Kegagalan: Pembelian Hornet bekas Kuwait Batal 4 kali.
Status Sejarah: 2020-2021 (Planned), 2022-2023 (No Order), 2024-2025 (Kosong).
-
PERBANDINGAN KEKUATAN UDARA (TOTAL UNIT)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Estimasi 253 Unit):
Fokus pada teknologi Generasi 4.5 dan 5 (Rafale & KAAN).
Kemandirian melalui proyek KF-21.
MALAYSEWA (Status Grounded & Hilang):
Grounded: MiG-29 (Monumen), MB339CM, Nuri, Lynx.
Kasus Kritis: 48 Pesawat Skyhawk hilang, 2 Mesin Jet hilang.
Kondisi Aset: Pilatus MK II karatan, AV8 berasap/mogok.
-
KRISIS EKONOMI & SPIRAL UTANG (MALAYSEWA 2026)
Beban Utang: Mencapai RM 1,79 Triliun (Rasio 84,3% dari GDP).
Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru hanya untuk mencicil bunga utang lama.
Tunggakan Internasional: Sewa Sabah (USD 15 Billion) & Utang 1MDB (RM 18,2 Billion).
Sanksi Global: Terkena Section 301 AS (Tarif 10-25%) dan ancaman blokir transaksi IEEPA.
-
TRANSFORMASI MILITER "LEASING" (DAFTAR SEWA MALAYSEWA)
Akibat ketiadaan dana tunai, MALAYSEWA beralih ke skema sewa (32+ Item), di antaranya:
Helikopter: Blackhawk (TDM), AW139 (TUDM/Bomba), AW149, AW159 (TLDM/MMEA), Bell 429 (Polis).
Kendaraan: Motor Polis (BMW R1250RT), Honda Civic, Truk 3 Ton, Kendaraan 4x4.
Maritim: Fast Interceptor Boat (FIB), Utility Boat, Kapal Hidro.
Sistem: Simulator MKM & EC120B, Sistem VSHORAD.
-
KEGAGALAN STRATEGIS & REPUTASI
Mangkrak: Proyek Kapal LCS (Karatan) dan OPV (Hanya 1 dari 3 yang dibayar).
Peringkat GFP: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) Peringkat 13, MALAYSEWA Peringkat 42 (Di bawah Filipina).
Olahraga (FAM): Sanksi CAS & AFC akibat pemain naturalisasi ilegal, kalah WO 0-3, posisi Piala Asia 2027 direbut Vietnam
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Analisa Fenomena "Hutang Bayar Hutang" (2018–2026)
MALAYSEWA terjebak dalam Debt-Servicing Cycle kronis, di mana pinjaman baru habis hanya untuk membayar bunga dan pokok utang lama:
Titik Nadir (2023): Rekor tertinggi 64,3% dari total pinjaman kasar (RM145,8 Miliar) lari ke pembayaran utang lama.
Proyeksi 2025-2026: Konsisten di angka 58% - 58,9%. Artinya, lebih dari separuh uang yang dipinjam negara tidak menjadi pembangunan, melainkan hanya menyambung napas utang.
Tabung Harapan (2018): Bukti nyata keputusasaan fiskal melalui metode open donation rakyat untuk membantu utang negara yang menembus RM1 Triliun.
-
Analisa Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
Terjadi ledakan utang dalam kurun waktu 16 tahun yang melumpuhkan daya beli alutsista secara tunai:
Tahun 2010: RM 407,1 Miliar.
Tahun 2018: Menembus angka psikologis RM 1,19 Triliun.
Tahun 2026: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun.
Rasio Utang vs GDP (Statista): Konsisten berada di ambang batas bahaya 68% - 69% hingga tahun 2029, memicu risiko gagal bayar jika terjadi guncangan ekonomi global.
-
Analisa Pertahanan: "Efek Domino Krisis Fiskal"
Krisis uang tunai berdampak langsung pada status militer di mata dunia (SIPRI & GFP):
Vakum SIPRI (2024-2025): Status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat karena keterbatasan anggaran pembangunan (CAPEX).
Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian dari Kuwait menjadi bukti nyata ketidakmampuan finansial menyediakan cash untuk alutsista second-hand sekalipun.
Peringkat GFP 2026: Merosot ke peringkat 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina yang lebih aktif melakukan modernisasi.
-
Analisa Reputasi & Sanksi Internasional
Tekanan AS: Sanksi Section 301 (Tarif ekspor 10-25%) dan IEEPA mengancam sektor manufaktur E&E yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang.
Kegagalan Administrasi: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3) adalah cerminan dari rusaknya tata kelola birokrasi nasional yang berdampak pada reputasi internasional.
Dampak regional: Kehilangan posisi di Piala Asia 2027 yang direbut Vietnam mempertegas mundurnya pengaruh diplomasi MALAYSEWA.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Analisa Model Pembiayaan Alutsista (Bukan Tunai)
Hampir seluruh aset utama MALAYSEWA dibeli melalui skema hutang jangka panjang atau barter komoditas:
Turki (LMS Batch 2): Pinjaman G2G tenor 10-15 tahun (Bunga 4-6%).
Korea Selatan (FA-50): Hybrid antara Kredit KEXIM dan Barter CPO 50%.
China (LMS Batch 1): 100% Kredit Ekspor dari China Eximbank.
Polandia (PT-91M): Barter CPO (30-40%) + cicilan 10 tahun.
Kredit Sindikasi (Proyek LCS): Melibatkan 17 kreditor dengan bunga 6% yang terus membengkak akibat penundaan.
-
Analisa SIPRI: Vakum Alutsista (2024-2025)
MALAYSEWA (Status Kosong): Selama dua tahun berturut-turut, tidak ada transfer senjata berat yang tercatat di SIPRI. Menempatkan MALAYSEWA sejajar dengan negara ekonomi kecil seperti Timor Leste, Laos, dan Kamboja.
Indonesia (Status Dominan): Memiliki daftar belanja satu lembar penuh mencakup Rafale F4, Pesawat KAAN, Kapal PPA, dan Rudal Khan/Bora.
Kegagalan Regional: Di saat Singapura, Vietnam, dan Filipina memperkuat armada, MALAYSEWA terjebak dalam pembatalan (Hornet Kuwait batal 4 kali).
-
Analisa Militer: Penurunan Daya Gentar & Budaya Sewa
Military-for-Rent: Karena ketiadaan kas, MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk 32+ item (Blackhawk, AW139, simulator, hingga motor polisi).
Aset Grounded/Hilang: MiG-29 jadi monumen, 48 Skyhawk hilang, dan 2 mesin jet hilang menjadi bukti kegagalan manajemen aset.
Peringkat GFP: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Analisa Sosial-Reputasi: Krisis Identitas & Administrasi
Kritik Pemimpin: Pernyataan Mahathir tentang "Melayu Malas/Miskin" dan Anwar Ibrahim tentang korupsi proyek banjir mempertegas masalah struktural ekonomi.
2022 2024 2025 2026 =
BalasHapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
Bau bau malondesh kesurupan 🤣🤣🤣
BalasHapusBau bau malondesh kesurupan 🤣🤣🤣
BalasHapusFOTO TERKINI LCS KD MAHARAJALELA...... LUMAYAN guys...GORILLA KETAR KETIR....HAHAHAHAHA
BalasHapushttps://web.facebook.com/photo/?fbid=1521183996700163&set=pcb.1521185530033343
2022 2024 2025 2026 =
HapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration.
------
CONTRACT 45 ATMACA
This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
------
2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
MRO RCWS
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
FOTO TERKINI LCS KD MAHARAJALELA...... LUMAYAN guys...GORILLA KETAR KETIR....HAHAHAHAHA
BalasHapushttps://web.facebook.com/photo/?fbid=1521183996700163&set=pcb.1521185530033343
2022 2024 2025 2026 =
HapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration.
------
CONTRACT 45 ATMACA
This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
------
2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
MRO RCWS
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Sektor Pertahanan: Stagnasi & Penurunan Deterensi
Data SIPRI 2020-2025 menunjukkan tren "Vakum Alutsista". Sementara tetangga di ASEAN (Indonesia, Singapura, Filipina) melakukan modernisasi besar-besaran, MALAYSEWA tertahan pada tahap perencanaan (Planned) tanpa realisasi kontrak (Ordered).
Krisis Kredibilitas: Kegagalan akuisisi F/A-18 Hornet dari Kuwait dan ketergantungan pada skema Leasing (sewa) menandakan ketidakmampuan finansial untuk membeli aset secara tunai/kredit ekspor.
Degradasi Operasional: Peringkat GFP yang disalip Filipina mencerminkan dampak nyata dari proyek mangkrak (LCS) dan hilangnya aset-aset kunci (mesin jet/Skyhawk).
-
Sektor Ekonomi: Perangkap Utang (Debt Trap)
Kondisi fiskal berada pada titik nadir dengan proyeksi utang yang sangat mengkhawatirkan:
Gali Lubang Tutup Lubang: Penggunaan 58% pinjaman baru hanya untuk membayar utang lama adalah indikator insolvensi terselubung.
Risiko Sistemik: Jika kewajiban kontinjensi (jaminan pemerintah) terealisasi, rasio utang terhadap GDP yang melonjak ke 96,7% dapat memicu kebangkrutan nasional serupa skenario Sri Lanka.
Beban Ganda: Tingginya utang rumah tangga (84,3% GDP) memperlemah daya beli domestik, sementara tekanan tarif dari AS (Section 301) memukul sektor ekspor.
-
Sektor Sosial & Politik: Krisis Identitas & Narasi Internal
Kritik tajam dari dua tokoh sentral (Mahathir & Anwar Ibrahim) mengonfirmasi adanya masalah struktural:
Mahathir: Menyoroti hilangnya daya saing etnis mayoritas akibat ketergantungan pada subsidi.
Anwar Ibrahim: Menitikberatkan pada korupsi sistemik dalam proyek infrastruktur (seperti tebatan banjir) yang justru memiskinkan rakyat.
Reputasi Internasional: Kegagalan di bidang olahraga dan diplomasi regional mempertegas bahwa degradasi ini terjadi secara menyeluruh, tidak hanya di sektor militer.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
---------------------------------------------------
DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
--------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYSEWA 2010–2026
2010: RM 407,1 Miliar
2011: RM 456,1 Miliar
2012: RM 501,6 Miliar
2013: RM 547,7 Miliar
2014: RM 582,8 Miliar
2015: RM 630,5 Miliar
2016: RM 648,5 Miliar
2017: RM 686,8 Miliar
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
--------------------------------
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge MALAYSEWA (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) MALAYSEWA (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
ternyata baru sebatas "AKAN"........ HAHAHAHAHAH
BalasHapusKESIAN GORILLA...... HAHAHAHAHHA
2022 2024 2025 2026 =
HapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration.
------
CONTRACT 45 ATMACA
This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
------
2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
MRO RCWS
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Kelumpuhan Matra Pertahanan (Analisis SIPRI)
Data menunjukkan adanya degradasi progresif dari perencanaan ke ketiadaan aktivitas total:
Vakum Total (2024–2025): Status "KOSONG" pada SIPRI mengonfirmasi tidak adanya kontrak baru atau transfer senjata berat. Ini menandakan hilangnya daya beli di pasar alutsista global.
Kegagalan Akuisisi: Pembatalan berulang (seperti F/A-18 Kuwait) dan status Selected Not Yet Ordered mencerminkan ketidakpastian anggaran yang kronis.
Model "Military-for-Rent": Pergeseran dari kepemilikan menjadi skema Leasing (Sewa) pada lebih dari 32 item (Helikopter, Simulator, dll.) menunjukkan militer hanya mampu membiayai operasional jangka pendek tanpa investasi aset strategis jangka panjang.
-
Krisis Fiskal: "Debt-Servicing Trap"
Struktur ekonomi terjebak dalam siklus utang yang tidak sehat:
Gali Lubang Tutup Lubang: Sejak 2019, rata-rata di atas 50% hingga 64% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar pokok dan bunga utang lama (principal repayment), bukan untuk pembangunan produktif.
Rasio Kritis: Utang nasional yang diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun (2026) dengan rasio utang pemerintah 69% GDP telah melampaui batas aman fiskal.
Ketergantungan Barter: Penggunaan CPO (Kelapa Sawit) sebagai alat bayar alutsista (FA-50, Scorpene) mengonfirmasi keterbatasan cadangan devisa tunai.
-
Degradasi Kredibilitas Internasional & Domestik
Global Firepower (GFP) 2026: Penurunan ke peringkat 42 (disalip Filipina) adalah konsekuensi logis dari banyaknya aset yang grounded (MiG-29) dan skandal hilangnya inventaris (mesin jet/Skyhawk).
Kritik Kepemimpinan: Pernyataan keras Mahathir (tentang etos kerja) dan fokus Anwar Ibrahim pada "Tata Kelola" (pemberantasan korupsi proyek banjir) menunjukkan bahwa masalah utama bukan sekadar teknis, melainkan sistemik dan administratif.
Tekanan Eksternal: Ancaman sanksi tarif AS (Section 301) menambah beban pada sektor manufaktur yang merupakan tulang punggung ekonomi.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Model Pengadaan: Kepemilikan vs Sewa
Indonesia (Buying): Skema pembelian tunai/kredit ekspor untuk kepemilikan penuh aset guna menjamin kedaulatan operasional jangka panjang.
MALAYSEWA (Leasing): Krisis likuiditas memaksa militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item, termasuk 31 helikopter (Blackhawk, AW139, AW149), pesawat latihan L39, hingga kendaraan polisi.
-
Kondisi Fiskal & Perangkap Utang
Indonesia (Stabil): Rasio utang pemerintah sehat (40% GDP), utang rumah tangga rendah (16% GDP), dan defisit terkendali di 2,9%.
MALAYSEWA (Kritis): Utang pemerintah menembus 69% GDP (melewati limit 65%) dan utang rumah tangga ekstrem di 84,3% GDP.
Siklus Gali Lubang: 58% pinjaman baru pada 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan dan bunga utang lama (Debt-Servicing).
-
Peringkat Militer ASEAN (GFP 2026)
Peringkat 1: Indonesia (Peringkat 13 Dunia) – Pemimpin mutlak kawasan.
Peringkat 6: Filipina (Peringkat 41 Dunia) – Berhasil menyalip MALAYSEWA melalui modernisasi aktif.
Peringkat 7: MALAYSEWA (Peringkat 42 Dunia) – Merosot ke posisi terendah di antara negara utama ASEAN akibat stagnasi belanja.
-
Krisis Administrasi & Degradasi Aset
Pembekuan Total: PM Anwar Ibrahim menginstruksikan Procurement Freeze 2026 guna menghentikan kebocoran anggaran akibat korupsi proyek.
Aset Karatan/Hilang: Skandal mangkraknya proyek LCS & OPV, ditambah catatan buruk hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur dari gudang negara.
Status Grounded: Mayoritas armada udara (MiG-29, MB339CM, Nuri) tidak bisa terbang karena keterbatasan biaya perawatan.
ternyata baru sebatas "AKAN"........ HAHAHAHAHAH
BalasHapusKESIAN GORILLA...... HAHAHAHAHHA
2022 2024 2025 2026 =
HapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration.
------
CONTRACT 45 ATMACA
This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
------
2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
MRO RCWS
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
2022 2024 2025 2026 =
HapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO MurKALKAat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration. “Under the scope of the agreement we signed with Indonesia-based defence industry companies, we will jointly produce the ATMACA anti-ship missile, cruise missiles, and a wide range of smart ammunition systems,” he said. İkinci added that the partnership includes structured technology transfer and training for Indonesian engineers.“Our priority goals include technology transfer, strengthening Indonesia’s defence industry infrastructure, and implementing comprehensive training programmes.”
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Model Pengadaan: "Negara Penyewa" (Military-for-Rent)
Krisis likuiditas memaksa militer beralih dari kepemilikan menjadi penyewa aset (Leasing):
Daftar Sewa: Mencakup 32+ item strategis, termasuk 31 Helikopter (Blackhawk, AW139, AW149, Bell 429), pesawat latihan L39, kapal hidrografi, hingga simulator jet tempur MKM.
Logistik Sipil: Pengadaan kendaraan operasional (Honda Civic, BMW R1250RT, truk 3 ton) kini sepenuhnya menggunakan skema sewa.
Barter Komoditas: Pengadaan sisa (FA-50, PT-91M, Scorpene) terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) karena minimnya cadangan devisa.
-
Analisa Fiskal: "Spiral Debt-Servicing"
MALAYSEWA terjebak dalam siklus "Gali Lubang Tutup Lubang" yang kronis:
Siklus Utang: Proyeksi 2025–2026 menunjukkan 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar bunga dan pokok utang lama.
Ledakan Utang: Dari RM 407,1 Miliar (2010) melonjak ke RM 1,79 Triliun (2026).
Beban Rakyat: Utang rumah tangga mencapai 84,3% dari PDB, dengan fakta menyedihkan bahwa 84% masyarakat tidak memiliki tabungan setiap bulannya.
-
Degradasi Militer & Reputasi (GFP 2026)
Peringkat GFP: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), secara resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Aset Karatan & Hilang: Skandal mangkraknya proyek LCS & OPV, ditambah catatan hilangnya 48 pesawat Skyhawk serta 2 mesin jet tempur dari gudang negara.
Status Armada: Mayoritas aset utama berstatus Grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri, Lynx) atau beroperasi dengan keterbatasan suku cadang (Tank mogok/berasap).
-
Perbandingan Kontras: Indonesia (The Giant)
Status SIPRI: Memiliki lembar belanja penuh (Rafale F4, KAAN, PPA, A400M, Rudal Khan).
Ketahanan: Ekonomi Indonesia 4,24x lebih besar secara PDB PPP dengan rasio utang pemerintah yang jauh lebih sehat (40% vs 69%).
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS Blueprint Gowind 2500 = LCS MANGKRAK BANNED NSM
BELANDA Blueprint Damen 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Model Pengadaan: "Negara Penyewa" (Military-for-Rent)
Krisis likuiditas memaksa militer beralih dari kepemilikan menjadi penyewa aset (Leasing):
Daftar Sewa: Mencakup 32+ item strategis, termasuk 31 Helikopter (Blackhawk, AW139, AW149, Bell 429), pesawat latihan L39, kapal hidrografi, hingga simulator jet tempur MKM.
Logistik Sipil: Pengadaan kendaraan operasional (Honda Civic, BMW R1250RT, truk 3 ton) kini sepenuhnya menggunakan skema sewa.
Barter Komoditas: Pengadaan sisa (FA-50, PT-91M, Scorpene) terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) karena minimnya cadangan devisa.
-
Analisa Fiskal: "Spiral Debt-Servicing"
MALAYSEWA terjebak dalam siklus "Gali Lubang Tutup Lubang" yang kronis:
Siklus Utang: Proyeksi 2025–2026 menunjukkan 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar bunga dan pokok utang lama.
Ledakan Utang: Dari RM 407,1 Miliar (2010) melonjak ke RM 1,79 Triliun (2026).
Beban Rakyat: Utang rumah tangga mencapai 84,3% dari PDB, dengan fakta menyedihkan bahwa 84% masyarakat tidak memiliki tabungan setiap bulannya.
-
Degradasi Militer & Reputasi (GFP 2026)
Peringkat GFP: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), secara resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Aset Karatan & Hilang: Skandal mangkraknya proyek LCS & OPV, ditambah catatan hilangnya 48 pesawat Skyhawk serta 2 mesin jet tempur dari gudang negara.
Status Armada: Mayoritas aset utama berstatus Grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri, Lynx) atau beroperasi dengan keterbatasan suku cadang (Tank mogok/berasap).
-
Perbandingan Kontras: Indonesia (The Giant)
Status SIPRI: Memiliki lembar belanja penuh (Rafale F4, KAAN, PPA, A400M, Rudal Khan).
Ketahanan: Ekonomi Indonesia 4,24x lebih besar secara PDB PPP dengan rasio utang pemerintah yang jauh lebih sehat (40% vs 69%).
hari ini kita buka kedatangan SHOPPING dari Amrik🤑
BalasHapusWelkom tank AAV7 Amfibi Marinir👍
Besok Sign ke Paris
Welkom again Evo & FDI haha!✌️🤑😎
Menyalaaaa 🔥
⬇️⬇️
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=3648959761946447&id=100004973771475
2022 2024 2025 2026 =
BalasHapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration.
------
CONTRACT 45 ATMACA
This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
------
2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
MRO RCWS
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
2022 2024 2025 2026 =
BalasHapusMEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO MurKALKAat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration. “Under the scope of the agreement we signed with Indonesia-based defence industry companies, we will jointly produce the ATMACA anti-ship missile, cruise missiles, and a wide range of smart ammunition systems,” he said. İkinci added that the partnership includes structured technology transfer and training for Indonesian engineers.“Our priority goals include technology transfer, strengthening Indonesia’s defence industry infrastructure, and implementing comprehensive training programmes.”
Bau bau malondesh semakin kesurupan gak bisa tidur 🤣🤣🤣🔥🔥🔥
BalasHapus"Sumber-sumber yang mengetahui masalah ini menginformasikan kepada Janes bahwa upacara penandatanganan perjanjian tersebut akan diselenggarakan di kantor pusat PT PAL di Surabaya pada tanggal 24 September"
BUKTI ........."AKAN"...... HAHAHAHAHHAHA
BalasHapusPerusahaan galangan kapal milik negara Indonesia, PT PAL, dan perusahaan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, akan menandatangani perjanjian kerja sama pembuatan kapal yang mencakup pembangunan kapal perang *Frégate de Défense et d'Intervention* (FDI) dan dua kapal selam Scorpene Evolved tambahan.
Sumber-sumber yang mengetahui masalah ini menginformasikan kepada Janes bahwa upacara penandatanganan perjanjian tersebut akan diselenggarakan di kantor pusat PT PAL di Surabaya pada tanggal 24 September.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS BLUEPRINT GOWIND 2500 = LCS MANGKRAK
BELANDA BLUEPRINT DAMEN 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Dominasi Mutlak Indonesia di Level Global & ASEAN
Indonesia telah berhasil melakukan "Great Decoupling", memisahkan diri dari persaingan kelas menengah ASEAN dan masuk ke jajaran elit ekonomi dunia:
Peringkat 6 Dunia (PPP): Dengan PDB PPP sebesar US$ 5,69 Triliun, Indonesia secara riil lebih besar dari raksasa Eropa seperti Inggris dan Prancis.
Hegemon ASEAN:
Skala Riil (PPP): Ekonomi Indonesia mencapai 4,24x lipat ekonomi MALAYSEWA dan 6,69x lipat Singapura.
Skala Pasar (Nominal): Indonesia tetap dominan dengan angka 3,67x lebih besar dari MALAYSEWA ($1,69 T vs $0,46 T).
Top 5 Asia: Secara nominal, Indonesia kini berada di posisi ke-5 Asia, hanya di bawah Tiongkok, Jepang, India, dan Korea Selatan.
-
Krisis Fiskal & "Debt Trap" MALAYSEWA (2010–2026)
Data menunjukkan tren akumulasi utang MALAYSEWA yang mengkhawatirkan:
Ledakan 2018 (Transparansi Liabilitas): Terjadi lonjakan dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun. Ini adalah titik balik di mana utang tersembunyi (1MDB & PPP) mulai diakui secara resmi.
Proyeksi 2026: Utang diperkirakan menyentuh RM 1,79 Triliun. Dalam 16 tahun (2010–2026), utang MALAYSEWA membengkak hampir 4,4 kali lipat.
Rasio Kritis: Rasio utang terhadap PDB melonjak dari 52% (2010) menjadi 70,4% (2024), melewati batas aman (65%).
-
Implikasi Strategis: Stagnasi Pertahanan & Ekonomi
Kesenjangan fiskal ini menjelaskan mengapa terjadi fenomena "SIPRI Kosong" pada MALAYSEWA:
Beban Bunga Utang: Dengan utang RM 1,79 T, sebagian besar pendapatan negara MALAYSEWA habis untuk membayar bunga, mengakibatkan pembekuan anggaran alutsista.
Daya Beli Domestik: Utang rumah tangga MALAYSEWA yang mencapai 84,3% menjadi "bom waktu" bagi konsumsi internal, sementara Indonesia dengan utang 16% memiliki daya beli yang jauh lebih stabil dan resilien.
BUKTI ........."AKAN"...... HAHAHAHAHHAHA
BalasHapusPerusahaan galangan kapal milik negara Indonesia, PT PAL, dan perusahaan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, akan menandatangani perjanjian kerja sama pembuatan kapal yang mencakup pembangunan kapal perang *Frégate de Défense et d'Intervention* (FDI) dan dua kapal selam Scorpene Evolved tambahan.
Sumber-sumber yang mengetahui masalah ini menginformasikan kepada Janes bahwa upacara penandatanganan perjanjian tersebut akan diselenggarakan di kantor pusat PT PAL di Surabaya pada tanggal 24 September.
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
----------------
https://www.MALONYETndefence.com/how-much-is-that-istif-frigate-in-the-window/
It is likely that Qatar is providing a soft loan to Indonesia for the procurement of the two Istif frigates. Can it later be turned into a gift then? Of course, Qatar could do it if the Indonesian government asked for it.
Can MALONYET do the same, get Qatar, UAE or any Middle east country to offer soft loans for the procurement of military equipment and later be gifted ? Of course, but the government has to decide on the matter as you aware as there is nothing as a free horse.
We already has various defence agreements with various Middle East countries – Saudi Arabia and UAE among them – but so far nothing involving procurement of military equipment. I am open for us to buy stuff from UAE, military equipment on a government to government basis – which is likely to offer huge discounts – even without them being gifted – but I am guessing some people will not want this..
Resmi Balik Nama gaesz..✌️
BalasHapusITS GARIBALDI KE KRI SRIWIJAYA..Mantap haha!👍 🦾🥳
kita potong pita setiap bulan uda sering,
seblah 1 dekade Kosonk manyun😭MeWeK haha!😂🍌🤥
⬇️⬇️☢️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=122172255788657028&id=61569710849191
Welkammm tank amfibi Baruw Lagiiii
BalasHapusmakin FANASSSS NGAMUK🔥 warganyet kl
makin sering alutsista kita datang
Terbaruw Ghoib AAV7 dari marlboro kantri haha!👍🧞♂️🤗
⬇️⬇️⚡️⬇️⬇️
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=122315540600218737&id=61556562131504
gimana para warganyet kl cemburu iri dengki🍌
BalasHapushari ini kita buka kedatangan SHOPPING dari Amrik🤑
Welkom tank AAV7 Amfibi Marinir👍
Besok Sign ke Paris
Welkom again Evo & FDI haha!✌️🤑😎
Menyalaaaa 🔥
⬇️⬇️
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=3648959761946447&id=100004973771475
BUKTI ........."AKAN"...... HAHAHAHAHHAHA
BalasHapusPerusahaan galangan kapal milik negara Indonesia, PT PAL, dan perusahaan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, akan menandatangani perjanjian kerja sama pembuatan kapal yang mencakup pembangunan kapal perang *Frégate de Défense et d'Intervention* (FDI) dan dua kapal selam Scorpene Evolved tambahan.
Sumber-sumber yang mengetahui masalah ini menginformasikan kepada Janes bahwa upacara penandatanganan perjanjian tersebut akan diselenggarakan di kantor pusat PT PAL di Surabaya pada tanggal 24 September.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS BLUEPRINT GOWIND 2500 = LCS MANGKRAK
BELANDA BLUEPRINT DAMEN 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Peringkat Kekuatan Militer (GFP 2026)
Indonesia — Peringkat 13 Dunia (Skor: 0,2582) | Hegemon ASEAN.
Vietnam — Peringkat 23 Dunia.
Thailand — Peringkat 24 Dunia.
Singapura — Peringkat 29 Dunia.
Myanmar — Peringkat 35 Dunia.
Filipina — Peringkat 41 Dunia.
MALAYSEWA — Peringkat 42 Dunia (Kalah dari Filipina).
-
Kronologi "Prank" Pertahanan MALAYSEWA (2005–2026)
Rentetan wacana yang gagal menjadi kontrak nyata (Zonk):
2005: Rudal KS-1A China (Zonk).
2014: Jet Rafale Prancis (Mangkrak anggaran).
2018: Kapal MRSS PT PAL Indonesia (Zonk).
2022: Jet HAL Tejas India (Batal/Pindah ke FA-50).
2023: IAG Guardian (Gagal spek PBB/UNIFIL).
2024–2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
2026: F/A-18 Hornet Kuwait (Resmi Batal akibat biaya logistik & evaluasi buruk).
2026: Pembekuan Total oleh PM Anwar Ibrahim akibat skandal korupsi & kartel Kemenhan.
-
Jebakan Utang & Krisis Fiskal MALAYSEWA
Penyebab utama stagnasi pertahanan adalah beban finansial yang ekstrem:
2010: RM 407,1 Miliar.
2018: RM 1,19 Triliun (Inklusi liabilitas 1MDB).
2023: RM 1,53 Triliun (Konfirmasi PM Anwar Ibrahim).
2026: RM 1,79 Triliun (Target manajemen utang).
Rasio Utang: 70,4% dari PDB (Melewati limit 65%).
-
Kesimpulan Strategis
Indonesia: Mengukuhkan diri sebagai Raksasa Ekonomi (Top 6 PPP Dunia) dan kekuatan militer elit global.
MALAYSEWA: Mengalami Demiliterisasi De Facto dan penurunan kelas akibat krisis utang sistemik, korupsi, dan kegagalan kontrak berulang.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Analisa Fenomena "Hutang Bayar Hutang" (2018–2026)
MALAYSEWA terjebak dalam Debt-Servicing Cycle kronis, di mana pinjaman baru habis hanya untuk membayar bunga dan pokok utang lama:
Titik Nadir (2023): Rekor tertinggi 64,3% dari total pinjaman kasar (RM145,8 Miliar) lari ke pembayaran utang lama.
Proyeksi 2025-2026: Konsisten di angka 58% - 58,9%. Artinya, lebih dari separuh uang yang dipinjam negara tidak menjadi pembangunan, melainkan hanya menyambung napas utang.
Tabung Harapan (2018): Bukti nyata keputusasaan fiskal melalui metode open donation rakyat untuk membantu utang negara yang menembus RM1 Triliun.
-
Analisa Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
Terjadi ledakan utang dalam kurun waktu 16 tahun yang melumpuhkan daya beli alutsista secara tunai:
Tahun 2010: RM 407,1 Miliar.
Tahun 2018: Menembus angka psikologis RM 1,19 Triliun.
Tahun 2026: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun.
Rasio Utang vs GDP (Statista): Konsisten berada di ambang batas bahaya 68% - 69% hingga tahun 2029, memicu risiko gagal bayar jika terjadi guncangan ekonomi global.
-
Analisa Pertahanan: "Efek Domino Krisis Fiskal"
Krisis uang tunai berdampak langsung pada status militer di mata dunia (SIPRI & GFP):
Vakum SIPRI (2024-2025): Status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat karena keterbatasan anggaran pembangunan (CAPEX).
Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian dari Kuwait menjadi bukti nyata ketidakmampuan finansial menyediakan cash untuk alutsista second-hand sekalipun.
Peringkat GFP 2026: Merosot ke peringkat 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina yang lebih aktif melakukan modernisasi.
-
Analisa Reputasi & Sanksi Internasional
Tekanan AS: Sanksi Section 301 (Tarif ekspor 10-25%) dan IEEPA mengancam sektor manufaktur E&E yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang.
Kegagalan Administrasi: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3) adalah cerminan dari rusaknya tata kelola birokrasi nasional yang berdampak pada reputasi internasional.
Dampak regional: Kehilangan posisi di Piala Asia 2027 yang direbut Vietnam mempertegas mundurnya pengaruh diplomasi MALAYSEWA.
BUKTI ........."AKAN"...... HAHAHAHAHHAHA
BalasHapusPerusahaan galangan kapal milik negara Indonesia, PT PAL, dan perusahaan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, akan menandatangani perjanjian kerja sama pembuatan kapal yang mencakup pembangunan kapal perang *Frégate de Défense et d'Intervention* (FDI) dan dua kapal selam Scorpene Evolved tambahan.
Sumber-sumber yang mengetahui masalah ini menginformasikan kepada Janes bahwa upacara penandatanganan perjanjian tersebut akan diselenggarakan di kantor pusat PT PAL di Surabaya pada tanggal 24 September.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS BLUEPRINT GOWIND 2500 = LCS MANGKRAK
BELANDA BLUEPRINT DAMEN 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Dikotomi Model Pengadaan (Buying vs Leasing)
Indonesia (Buying/Pemilik): Menggunakan skema Procurement (Pembelian) yang memberikan kedaulatan penuh atas aset. Fokus pada kepemilikan teknologi generasi 4.5 ke atas.
MALAYSEWA (Leasing/Penyewa): Akibat krisis likuiditas, militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Blackhawk, AW139, simulator). Status ini menurunkan derajat militer menjadi "Military-for-Rent".
-
Ketimpangan Fiskal & Kapasitas Belanja
Indonesia (Ekonomi Sehat): PDB mencapai USD 1,44 Triliun dengan rasio utang pemerintah yang terjaga di 40% (batas aman 60%). Defisit fiskal hanya 2,9%.
MALAYSEWA (Ekonomi Kritis): Rasio utang pemerintah menembus 69% (melampaui batas limit 65%). Utang rumah tangga sangat ekstrem di angka 84,3% PDB.
Spiral Utang: 58% pinjaman baru pada 2026 hanya digunakan untuk membayar bunga dan cicilan utang lama (Debt-Servicing Cycle).
-
Siklus Operasional: Modernisasi vs Pensiun Dini
Indonesia: Melakukan regenerasi alutsista tua secara sistematis melalui program MEF yang berkelanjutan.
MALAYSEWA: Terjebak dalam tren Retirement (Pensiun Dini) tanpa pengganti. Aset strategis seperti MiG-29, MB339CM, dan helikopter Nuri berhenti beroperasi karena biaya perawatan yang tidak terjangkau.
-
Penurunan Daya Gentar & Reputasi (GFP 2026)
Indonesia: Kokoh sebagai pemimpin ASEAN di Peringkat 13 Dunia.
MALAYSEWA: Merosot ke Peringkat 42 Dunia, resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Kredibilitas: Pembatalan akuisisi F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali dan pembekuan total pengadaan (Procurement Freeze 2026) memperburuk citra pertahanan di mata internasional.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS BLUEPRINT GOWIND 2500 = LCS MANGKRAK
BELANDA BLUEPRINT DAMEN 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Kelemahan Industri Pertahanan Domestik
Korupsi Sistemik: Proses pengadaan sangat rentan terhadap campur tangan kepentingan asing dan domestik.
Kesenjangan SDM: Kurangnya spesialis STEM dan keterbatasan teknologi membuat galangan kapal lokal tidak kompetitif dibanding Singapura.
Keamanan Anggaran: Terjadi kebocoran dana (leakage) dan pengawasan parlemen yang sangat lemah terhadap sektor pertahanan yang tertutup.
-
Hambatan Fiskal & "Debt Service Ratio"
Prioritas Nasional: Anggaran pertahanan stagnan karena pemerintah harus memprioritaskan pemulihan ekonomi dan pembayaran hutang.
Siklus Hutang: Tingginya biaya pemeliharaan aset tua menghisap anggaran yang seharusnya digunakan untuk modernisasi alutsista baru.
-
Dampak pada Posisi Kawasan (GFP 2026)
Penurunan Peringkat: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Kelemahan Maritim: Absennya Korps Marinir dan armada yang menua membuat MALAYSEWA rentan dalam sengketa di Laut China Selatan (LCS).
-
Ringkasan Perbandingan 2026
Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin ASEAN), belanja agresif, rasio utang sehat.
MALAYSEWA: Peringkat 42 (Papan Bawah), lembar belanja kosong, terjebak hutang dan korupsi.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
2025-2024 SIPRI KOSONG = NOT PAID FFBNP
-
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
-
MALAYSEWA 1 LEMBAR = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
--------------------------------------------------
GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
-
1. NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) – PERINGKAT 13
-
2. VIETNAM – PERINGKAT 23
-
3. THAILAND – PERINGKAT 24
-
4. SINGAPURA – PERINGKAT 29
-
5. MYANMAR – PERINGKAT 35
-
6. FILIPINA – PERINGKAT 41
-
7. MALAYSEWA – PERINGKAT 42
-
8. KAMBOJA – PERINGKAT 83
-
9. LAOS – PERINGKAT 125
---------------------------------
2025 = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
-
2024 = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
-
2023 = NOT YET ORDERED
https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
-
2022 = SELECTED NOT YET ORDERED
https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
-
2021 = PLANNED
https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-MALAYSEWA-2021.html
-
2020 = PLANNED
https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-MALAYSEWA-2020.html
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
BalasHapusPERANCIS BLUEPRINT GOWIND 2500 = LCS MANGKRAK
BELANDA BLUEPRINT DAMEN 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Model Pengadaan: "Negara Penyewa" (Military-for-Rent)
Krisis likuiditas memaksa militer beralih dari kepemilikan menjadi penyewa aset (Leasing):
Daftar Sewa: Mencakup 32+ item strategis, termasuk 31 Helikopter (Blackhawk, AW139, AW149, Bell 429), pesawat latihan L39, kapal hidrografi, hingga simulator jet tempur MKM.
Logistik Sipil: Pengadaan kendaraan operasional (Honda Civic, BMW R1250RT, truk 3 ton) kini sepenuhnya menggunakan skema sewa.
Barter Komoditas: Pengadaan sisa (FA-50, PT-91M, Scorpene) terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) karena minimnya cadangan devisa.
-
Analisa Fiskal: "Spiral Debt-Servicing"
MALAYSEWA terjebak dalam siklus "Gali Lubang Tutup Lubang" yang kronis:
Siklus Utang: Proyeksi 2025–2026 menunjukkan 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar bunga dan pokok utang lama.
Ledakan Utang: Dari RM 407,1 Miliar (2010) melonjak ke RM 1,79 Triliun (2026).
Beban Rakyat: Utang rumah tangga mencapai 84,3% dari PDB, dengan fakta menyedihkan bahwa 84% masyarakat tidak memiliki tabungan setiap bulannya.
-
Degradasi Militer & Reputasi (GFP 2026)
Peringkat GFP: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), secara resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Aset Karatan & Hilang: Skandal mangkraknya proyek LCS & OPV, ditambah catatan hilangnya 48 pesawat Skyhawk serta 2 mesin jet tempur dari gudang negara.
Status Armada: Mayoritas aset utama berstatus Grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri, Lynx) atau beroperasi dengan keterbatasan suku cadang (Tank mogok/berasap).
-
Perbandingan Kontras: Indonesia (The Giant)
Status SIPRI: Memiliki lembar belanja penuh (Rafale F4, KAAN, PPA, A400M, Rudal Khan).
Ketahanan: Ekonomi Indonesia 4,24x lebih besar secara PDB PPP dengan rasio utang pemerintah yang jauh lebih sehat (40% vs 69%).
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
BalasHapusPERANCIS BLUEPRINT GOWIND 2500 = LCS MANGKRAK
BELANDA BLUEPRINT DAMEN 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Status Pengadaan Alutsista (SIPRI 2024–2026)
Vakum Total: Laporan SIPRI menunjukkan status "KOSONG" selama dua tahun berturut-turut (2024-2025).
Pembatalan F/A-18 Hornet: Kegagalan akuisisi pesawat bekas Kuwait sebanyak 4 kali, resmi dibatalkan pada Februari 2026 karena kendala logistik dan teknis.
Pembekuan Total (Procurement Freeze): Instruksi PM per Januari 2026 untuk menghentikan seluruh pengadaan militer guna investigasi suap dan korupsi sistemik.
Perbandingan Regional: Indonesia memiliki "Lembar Belanja Penuh" (Rafale, A400M, Rudal Khan), sementara MALAYSEWA setara dengan Timor Leste, Laos, dan Kamboja dalam hal nihilnya transfer senjata berat.
-
Indikator Kejatuhan Militer (GFP 2026)
Penurunan Peringkat: Merosot ke posisi 42 Dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Aset Mangkrak: Proyek Kapal LCS & OPV yang berkarat di galangan melibatkan 17 kreditor dengan bunga yang terus membengkak.
Degradasi Armada: Banyak aset utama berstatus Grounded (MiG-29, MB339CM) atau hilang dari gudang (48 unit Skyhawk & 2 mesin jet).
-
Spiral Hutang & Krisis Fiskal (DSR)
Jebakan Hutang (Debt-Pay-Debt): 58% hingga 64,3% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang lama.
Ledakan Liabilitas: Utang nasional melonjak drastis dari RM 407 Miliar (2010) menjadi proyeksi RM 1,79 Triliun (2026).
Rasio Kritis: Utang pemerintah menyentuh 69% GDP (melewati limit aman 65%) dan utang rumah tangga mencapai 84,3% GDP (salah satu yang tertinggi di ASEAN).
-
Model Ekonomi "Negara Penyewa"
Aset Sewaan (32+ Item): Akibat ketiadaan kas, militer beralih ke skema Leasing (Sewa) untuk helikopter (Blackhawk, AW139), pesawat latihan, hingga kendaraan operasional.
Skema Barter: Pengadaan yang tersisa terpaksa menggunakan Barter Kelapa Sawit (CPO) karena krisis devisa mata uang asing.
-
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
BalasHapusPERANCIS BLUEPRINT GOWIND 2500 = LCS MANGKRAK
BELANDA BLUEPRINT DAMEN 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Peringkat Kekuatan Militer (GFP 2026)
Kesenjangan kekuatan yang semakin melebar di Asia Tenggara:
Indonesia – Peringkat 13 Dunia (Skor: 0,2582) — Hegemon Mutlak.
Vietnam – Peringkat 23.
Thailand – Peringkat 24.
Singapura – Peringkat 29.
Myanmar – Peringkat 35.
Filipina – Peringkat 41.
MALAYSEWA – Peringkat 42 (Kalah dari Filipina).
-
Daftar Alutsista Indonesia "On Progress"
Indonesia sedang membangun kekuatan pemukul masif:
Udara: 42 Rafale, 48 KAAN (Turki), 48 KF-21 Boramae, 2 A400M, 22 Black Hawk.
Laut: 2 Fregat Brawijaya, 2 Fregat Merah Putih, 2 Fregat Istif, 2 Kapal Selam Scorpène Evolved, 1 Kapal Induk Garibaldi (Eks-Italia).
Darat/Rudal: 3 Baterai Rudal KHAN, 3 Baterai Rudal Trisula, 12 Drone Anka, 60 Drone TB3.
-
Timeline "Prank" Pertahanan MALAYSEWA (2005–2026)
Rentetan kegagalan kontrak dan wacana yang berakhir "Zonk":
2014: Jet Rafale (Mangkrak anggaran).
2018: Kapal MRSS PT PAL (Zonk/Batal).
2022: Jet HAL Tejas India (Batal).
2024–2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak, unit tidak tiba).
2026: F/A-18 Hornet Kuwait (Resmi Batal karena biaya logistik & evaluasi buruk).
2026: Pembekuan Total oleh PM Anwar Ibrahim terhadap seluruh pengadaan militer akibat korupsi.
-
Analisa "Salam Kosong" SIPRI (2020–2025)
Status pengadaan MALAYSEWA yang terjebak dalam retorika:
2020–2021: Planned (Dijangka/Rencana).
2022: Selected Not Yet Ordered (Pilih tapi tidak beli).
2023: Not Yet Ordered (Tanpa pesanan).
2024–2025: KOSONG (Amnesia belanja).
LVTP-7 BEKAS RONGSOKAN sudah mampu buat GORILLA GEMBIRA guys...KAH...KAH...KAH......
BalasHapusNEGARA PENGUMPUL ASET RONGSOKAN guys....HAHAHAHAHHA
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
NAVAL GRUP = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
LCS REWORK (SALAH PASANG)
LCS REWORK (SALAH PASANG)
LCS REWORK (SALAH PASANG)
--
https://www.airtimes.my/2026/01/28/penyerahan-lcs-1-dan-2-rasmi-ditunda-kapal-pertama-lewat-4-bulan-ke-disember-2026/
Beliau turut menjelaskan secara spesifik mengenai isu teknikal yang menyumbang kepada kelewatan ini, di mana Pihak Berkuasa Reka Bentuk (Design Authority), Naval Group, telah mengarahkan supaya penambahbaikan dilakukan demi keselamatan kapal.
"Naval Group buat audit, lihat supaya semua kerja berjalan sebagaimana spesifikasi, dan mereka telah membuat teguran supaya ditambah baik ataupun re-work pemasangan perpaipan dan juga kabel. Untuk makluman ada 4,000 unit paip, jadi diminta supaya dikaji semula dan dipasang semula," jelas Menteri Pertahanan.
---------------------
PAC = TANPA PERSETUJUAN PENUH
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
-
Masalah utama:
Reka bentuk bertukar daripada model MEKO A100 (Jerman) yang dipersetujui TLDM kepada Gowind (Perancis) tanpa persetujuan penuh.
Akibatnya, pemotongan besi dan komponen awal yang sudah dilakukan menjadi tidak relevan (“salah potong”).
Kelewatan besar: sepatutnya kapal pertama siap 2019, tetapi hanya berjaya diluncurkan pada Mei 2024.
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
NAVAL GRUP = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
LCS REWORK (SALAH PASANG)
LCS REWORK (SALAH PASANG)
LCS REWORK (SALAH PASANG)
--
https://www.airtimes.my/2026/01/28/penyerahan-lcs-1-dan-2-rasmi-ditunda-kapal-pertama-lewat-4-bulan-ke-disember-2026/
Beliau turut menjelaskan secara spesifik mengenai isu teknikal yang menyumbang kepada kelewatan ini, di mana Pihak Berkuasa Reka Bentuk (Design Authority), Naval Group, telah mengarahkan supaya penambahbaikan dilakukan demi keselamatan kapal.
"Naval Group buat audit, lihat supaya semua kerja berjalan sebagaimana spesifikasi, dan mereka telah membuat teguran supaya ditambah baik ataupun re-work pemasangan perpaipan dan juga kabel. Untuk makluman ada 4,000 unit paip, jadi diminta supaya dikaji semula dan dipasang semula," jelas Menteri Pertahanan.
---------------------
PAC = TANPA PERSETUJUAN PENUH
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
-
Masalah utama:
Reka bentuk bertukar daripada model MEKO A100 (Jerman) yang dipersetujui TLDM kepada Gowind (Perancis) tanpa persetujuan penuh.
Akibatnya, pemotongan besi dan komponen awal yang sudah dilakukan menjadi tidak relevan (“salah potong”).
Kelewatan besar: sepatutnya kapal pertama siap 2019, tetapi hanya berjaya diluncurkan pada Mei 2024.
LVTP-7 BEKAS RONGSOKAN sudah mampu buat GORILLA GEMBIRA guys...KAH...KAH...KAH......
BalasHapusNEGARA PENGUMPUL ASET RONGSOKAN guys....HAHAHAHAHHA
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
Analisis Geopolitik & Pertahanan (Stagnasi Total)
Vakum Alutsista (SIPRI 2024-2025): Status "Kosong" selama dua tahun berturut-turut menandakan tidak adanya transfer senjata berat yang masuk. Hal ini mengonfirmasi kegagalan proses modernisasi di saat negara tetangga (NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)/Singapura) melakukan pengadaan masif.
Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di mata penjual internasional.
Penurunan Daya Gentar: Peringkat Global Firepower (GFP) 42 (ke-7 di ASEAN) menempatkan militer MALAYSEWA di bawah Filipina, menunjukkan efek domino dari penundaan proyek LCS dan ketergantungan pada aset tua.
Analisis Fiskal & Ekonomi (Spiral Utang)
Debt-Servicing Cycle: Dengan proyeksi utang menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026, fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" (58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan) telah mengunci anggaran negara.
Rasio Bahaya: Rasio utang terhadap GDP yang stabil di angka 68%-70% sejak 2024-2026 membatasi ruang gerak fiskal untuk subsidi domestik maupun belanja modal militer.
Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR Amerika Serikat akan memukul sektor manufaktur dan E&E, yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang tersebut.
Analisis Reputasi & Diplomasi (Sanksi Internasional)
Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal bukan sekadar masalah sepak bola, melainkan cerminan kegagalan administrasi sistemik di tingkat federasi.
Kehilangan Posisi Regional: Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 dan pemberian posisi tersebut kepada Vietnam mempertegas penurunan pengaruh dan daya saing negara di kawasan ASEAN.
Kesimpulan Strategis
Tahun 2026 menjadi titik nadir di mana krisis utang pemerintah berdampak langsung pada pelemahan pertahanan nasional dan reputasi internasional. Model pengadaan "Barter CPO" dan "Kredit 100%" terbukti belum cukup untuk menambal kekosongan armada tempur di tengah tekanan sanksi dagang global.
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
2026 =
BUKTI LCS KARATAN
BUKTI LCS KARATAN
BUKTI LCS KARATAN
-
https://www.MALONYETndefence.com/wp-content/uploads/2026/01/618729088_122257611464152127_3846135779091436202_n-768x512.jpg
------------------
2026 =
BUKTI LCS OMPONG
BUKTI LCS OMPONG
BUKTI LCS OMPONG
-
https://www.MALONYETndefence.com/wp-content/uploads/2026/01/616602398_122257611656152127_3607545269913185334_n.jpg
------------------
2026 =
BUKTI LCS DELAY
BUKTI LCS DELAY
BUKTI LCS DELAY
-
Defence Minister DS Khaled Nordin told Parliament today that the sea trials for the ship has been rescheduled for April and its commissioning this December, a delay of four months of the original schedule. LCS 2 commissioning is postponed to August 27 while LCS 3 commissioning remained on schedule for December 2027. As with LCS 4 on August 2028 and LCS 5 April 2029.
------------------
LCS TO PANGKOR = TARIK TUGBOAT
LCS TO PANGKOR = TARIK TUGBOAT
LCS TO PANGKOR = TARIK TUGBOAT
-
https://www.MALONYETndefence.com/wp-content/uploads/2026/01/615891933_122257611716152127_8374116749521824848_n-768x512.jpg
-
https://www.MALONYETndefence.com/lcs-sea-trials-after-raya-and-commissioning-this-december/
RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
HapusRI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
--------------------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
LCS = BANNED NSM
LMS B1 = NO MISSILE NO TORPEDO
LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
LEKIU = EXO B2 EXPIRED
KASTURI = NO MISSILE NO TORPEDO
LAKSAMANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
KEDAH = = NO MISSILE NO TORPEDO
PERDANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
HANDALAN = = NO MISSILE NO TORPEDO
JERUNG = = NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------------------BRAHMOS NG = PROTOTIPE
BRAHMOS NG = PROTOTIPE
BRAHMOS NG = PROTOTIPE
-
📌 Ringkasan Status BrahMos-NG
• Status: Belum aktif. Militer India saat ini masih memakai versi standar (3 ton).
• Uji Terbang: Akhir 2026 / awal 2027 (tertunda 1 tahun karena desain ulang radar AESA domestik).
• Masuk Layanan: Target produksi massal antara 2028–2029.
-
Meta-Defense (2026): Info penundaan uji terbang, desain ulang radar AESA, dan target operasional 2028–2029.
CNN-News18: Wawancara direksi mengenai lini masa produksi 2027–2028.
--------------------------------------------
KLAIM KAYA SHOPIING = 2 TAHUN SIPRI (2024-2025) KOSONG....
INDONESIA = SIPRI SHOPPING
6x MOF BUAL MRCA LCS SPH MRSS = 2025 ZONK
MALONYET : 2 TAHUN (2025-2024) NOL = KOSONG
-
5x GANTI PM = 84,3% TO GDP
5x GANTI MOF = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
-
5x GANTI PM = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
6x GANTI MOD = KEKANGAN KEWANGAN
97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
-
MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
5x GANTI PM
6x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
-
MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
5x GANTI PM
5x GANTI MOD
6x GANTI MOF
--------------------------------------------
🤣GUNBOAT= TLDM NO MISSILE NO TORPEDO : KLAIM PROTOTIPE🤣
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
BalasHapusPERANCIS BLUEPRINT GOWIND 2500 = LCS MANGKRAK
BELANDA BLUEPRINT DAMEN 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------
Kegagalan Finansial: Skandal "Belum Bayar" Petronas
Kasus sengketa gas Lapangan Kepodang menjadi bukti nyata tekanan likuiditas:
Kekalahan Internasional: Petronas (PCML) kalah gugatan di ICC Arbitrase Hong Kong (Juni 2024).
Gagal Bayar: Kewajiban denda Ship-or-Pay senilai US$ 32,2 Juta (± Rp500 Miliar) kepada PGN (Pertamina) belum tuntas dieksekusi.
Implikasi: Menjatuhkan kredibilitas Petronas sebagai mitra global di tengah beban dividen untuk menutup utang negara MALAYSEWA yang mencapai RM 1,79 Triliun.
-
Krisis Pangan: Bergantung pada Beras Indonesia
Ketahanan pangan MALAYSEWA berada di titik kritis (Defisit 50-60%):
Impor Masif: MALAYSEWA resmi mengimpor 500.000 Ton beras dari Indonesia (via Kalimantan Barat) pada 2025 untuk menstabilkan stok Sarawak.
Kapasitas Rendah: Produksi domestik hanya 1,44 juta metrik ton, sementara kebutuhan mencapai 3 juta metrik ton.
Solusi Putus Asa: Pejabat tinggi (Speaker Dewan Rakyat) menyarankan rakyat mengonsumsi Singkong (Cassava) sebagai pengganti nasi.
-
Kelumpuhan Protein: Krisis Ayam & Unggas
Kemandirian pangan hewani (SSL) MALAYSEWA merosot tajam:
Impor Genetik: Terpaksa impor 580.000 ekor ayam Grand Parent Stock (GPS) dari AS karena ketiadaan fasilitas pembibitan mandiri.
Krisis Harga: Penurunan SSL dari 100,2% menjadi 90,2% memicu kelangkaan daging ayam dan telur di pasar domestik pada 2025.
Ketergantungan Pakan: Produksi lokal lumpuh akibat ketergantungan 100% pada pakan ternak impor.
KAPAL RONGSOK SEDEKAH...kenderaan ARMOR RONGSOK SEDEKAH....hanya tumpang simpati pada GORILLA.....HAHAHAHAHHA
BalasHapus2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
NAVAL GRUP = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
LCS REWORK (SALAH PASANG)
LCS REWORK (SALAH PASANG)
LCS REWORK (SALAH PASANG)
--
https://www.airtimes.my/2026/01/28/penyerahan-lcs-1-dan-2-rasmi-ditunda-kapal-pertama-lewat-4-bulan-ke-disember-2026/
Beliau turut menjelaskan secara spesifik mengenai isu teknikal yang menyumbang kepada kelewatan ini, di mana Pihak Berkuasa Reka Bentuk (Design Authority), Naval Group, telah mengarahkan supaya penambahbaikan dilakukan demi keselamatan kapal.
"Naval Group buat audit, lihat supaya semua kerja berjalan sebagaimana spesifikasi, dan mereka telah membuat teguran supaya ditambah baik ataupun re-work pemasangan perpaipan dan juga kabel. Untuk makluman ada 4,000 unit paip, jadi diminta supaya dikaji semula dan dipasang semula," jelas Menteri Pertahanan.
---------------------
PAC = TANPA PERSETUJUAN PENUH
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
-
Masalah utama:
Reka bentuk bertukar daripada model MEKO A100 (Jerman) yang dipersetujui TLDM kepada Gowind (Perancis) tanpa persetujuan penuh.
Akibatnya, pemotongan besi dan komponen awal yang sudah dilakukan menjadi tidak relevan (“salah potong”).
Kelewatan besar: sepatutnya kapal pertama siap 2019, tetapi hanya berjaya diluncurkan pada Mei 2024.
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
STATUS PENGADAAN ALUTSISTA (SIPRI 2024-2025)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Agresif): Memasuki fase pengadaan masif dengan daftar belanja nyata:
Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, Kaan Gen-5 (48 unit), KF-21, M-346, dan upgrade F-16.
Darat & Laut: Rudal Khan & Bora, Drone Anka-S, PPA-L-Plus, Ship Engine (LM-2500), dan Air Refuel System.
MALAYSEWA (Stagnasi): Laporan SIPRI menunjukkan status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut.
Proyek F/A-18 Hornet Kuwait batal 4 kali.
Ketergantungan pada skema Barter (CPO) dan Sewa (Leasing) karena keterbatasan anggaran tunai.
-
ANALISIS EKONOMI & FISKAL
Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
-
KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
Kekuatan Udara:
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG): Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
-
REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
Peringkat GFP: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.
KAPAL RONGSOK SEDEKAH...kenderaan ARMOR RONGSOK SEDEKAH....hanya tumpang simpati pada GORILLA.....HAHAHAHAHHA
BalasHapus2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
-----------------
MALONYET ........
GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
FEDERAL GOVERNMENT DEBT
• END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
• END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
• PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
HOUSEHOLD DEBT
2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
------------------
MALONYET .........
DEBT 2025 = RM 1,73 TRILLION
DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
------------------
MALONYET ........
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALONYET household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALONYET (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALONYET
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
STATUS PENGADAAN ALUTSISTA (SIPRI 2024-2025)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG): "LEMBAR BELANJA PENUH"
Udara: 42 Rafale F4, 48 KAAN Gen-5 (G2G Turki), 48 KF-21, 24 M-346, 20 T-50i, 33 F-16 (Upgrade), 22 Hawk.
Darat/Laut: Rudal Balistik Khan & Bora, Drone Anka-S, Kapal PPA-L-Plus, Mesin Kapal LM-2500, Sistem Air Refuel.
MALAYSEWA: "LEMBAR KOSONG"
Status SIPRI: Kosong/Nihil selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025).
Kegagalan: Pembelian Hornet bekas Kuwait Batal 4 kali.
Status Sejarah: 2020-2021 (Planned), 2022-2023 (No Order), 2024-2025 (Kosong).
-
PERBANDINGAN KEKUATAN UDARA (TOTAL UNIT)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Estimasi 253 Unit):
Fokus pada teknologi Generasi 4.5 dan 5 (Rafale & KAAN).
Kemandirian melalui proyek KF-21.
MALAYSEWA (Status Grounded & Hilang):
Grounded: MiG-29 (Monumen), MB339CM, Nuri, Lynx.
Kasus Kritis: 48 Pesawat Skyhawk hilang, 2 Mesin Jet hilang.
Kondisi Aset: Pilatus MK II karatan, AV8 berasap/mogok.
-
KRISIS EKONOMI & SPIRAL UTANG (MALAYSEWA 2026)
Beban Utang: Mencapai RM 1,79 Triliun (Rasio 84,3% dari GDP).
Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru hanya untuk mencicil bunga utang lama.
Tunggakan Internasional: Sewa Sabah (USD 15 Billion) & Utang 1MDB (RM 18,2 Billion).
Sanksi Global: Terkena Section 301 AS (Tarif 10-25%) dan ancaman blokir transaksi IEEPA.
-
TRANSFORMASI MILITER "LEASING" (DAFTAR SEWA MALAYSEWA)
Akibat ketiadaan dana tunai, MALAYSEWA beralih ke skema sewa (32+ Item), di antaranya:
Helikopter: Blackhawk (TDM), AW139 (TUDM/Bomba), AW149, AW159 (TLDM/MMEA), Bell 429 (Polis).
Kendaraan: Motor Polis (BMW R1250RT), Honda Civic, Truk 3 Ton, Kendaraan 4x4.
Maritim: Fast Interceptor Boat (FIB), Utility Boat, Kapal Hidro.
Sistem: Simulator MKM & EC120B, Sistem VSHORAD.
-
KEGAGALAN STRATEGIS & REPUTASI
Mangkrak: Proyek Kapal LCS (Karatan) dan OPV (Hanya 1 dari 3 yang dibayar).
Peringkat GFP: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) Peringkat 13, MALAYSEWA Peringkat 42 (Di bawah Filipina).
Olahraga (FAM): Sanksi CAS & AFC akibat pemain naturalisasi ilegal, kalah WO 0-3, posisi Piala Asia 2027 direbut Vietnam
KASIH PAHAM .... EXISTING versus BAKAL (AKAN) =
Hapus-
64 PESAWAT vs 1 PESAWAT AKAN
52 HELI vs 3 HELI AKAN
80.000 Personel vs 52 Personel AKAN
RINGGIT PASPOR = MADE IN Indonesia
NGEMIS : BERAS
NGEMIS : LNG
NGEMIS : COAL
--------------------------------
Seskab Sebut 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla
Sumber Berita :
Antara News
MetroTV News
Kumparan
Investor Trust
-
Karhutla Meluas, BNPB Kerahkan 52 Heli di 6 Provinsi
Sumber Berita :
tvOnenews
Rakyat Merdeka (RM.id)
-
Jepang Turun Tangan Padamkan Karhutla, 3 Heli Dikirimkan ke Indonesia
Sumber Berita :
Detikcom
Media Indonesia
-
TNI Kerahkan 80 Ribu Personel dan Bangun 316 Sumur Bor untuk Atasi Karhutla
Sumber Berita :
Media Indonesia
========================
========================
Malaysia Bakal Kirim 3 Helikopter dan 52 Personel Bantu Indonesia Padamkan Karhutla
VIVA.co.id
Serayu Nusantara
--------------------------------
SEJAK 2010 : MADE IN INDONESIA
RINGGIT DAN PASPOR MALONYET
-
🪙 Daftar Negara & Produk
• Peru: Mata uang (Soles).
• Malonsia: Mata uang (Ringgit) & Paspor.
• Nepal: Mata uang (Rupee), Pita Cukai, & Prangko.
• Bangladesh: Mata uang (Taka).
• Sri Lanka: Mata uang (Rupee) & Paspor.
• Somalia: Mata uang (Shilling).
• Argentina: Mata uang (Peso).
• Pakistan: Pita Cukai.
• Filipina: Prangko.
• Guinea: Paspor.
-
🔎 Sumber Berita & Media Resmi
1. Situs Resmi Peruri (Rilis Pers Ringgit) – Kerja sama cetak Ringgit Malonsia sejak 2010.
2. Situs Resmi Peruri (Paspor Sri Lanka) – Detail proyek dokumen imigrasi Sri Lanka.
3. detikFinance – Wawancara cetak mata uang Nepal, Somalia, dan Argentina.
--------------------------------
IMPORT COAL INDONESIA
IMPORT COAL INDONESIA
IMPORT COAL INDONESIA
Malaydesh mengimpor batubara dari Indonesia untuk pembangkit listrik. Tenaga Nasional Berhad (TNB), perusahaan listrik utama Malaydesh, merupakan salah satu mitra strategis bagi para eksportir batu bara Indonesia. Dalam tahun 2021, TNB membeli 21,84 juta metrik ton batu bara dari Indonesia, yang merupakan 69% dari total batu bara yang digunakan dalam pembangkit listrik di seluruh Malaydesh
--------------------------------
IMPORT LNG INDONESIA
IMPORT LNG INDONESIA
IMPORT LNG INDONESIA
Malaydesh imported $1.74B in Natural gas, liquefied, becoming the 23rd largest importer of Natural gas, liquefied in the world. At the same year, Natural gas, liquefied was the 15th most imported product in Malaydesh. Malaydesh imports Natural gas, liquefied primarily from: Australia ($1.13B), Brunei ($600M), Indonesia ($8.23M), United States ($4.84k), and France ($414).
--------------------------------
PETRONAS HUTANG KE PGN
PETRONAS HUTANG KE PGN
PETRONAS HUTANG KE PGN
Afiliasi Pertamina Gas Negara alias PGN (PGAS) menang gugatan atas Petronas Carigali Muriah Limited (PCML), dan PLN. Itu setelah ICC International Court of Arbitration, Hong Kong, menghukum Petronas. Oleh karena itu, Petronas harus memPAY kepada Kalimantan Jawa Gas (KJG).
--------------------------------
PENGEMIS BERAS FFBNP AGUSTUS 2026 = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
PADAM KEBAKARAN HUTAN SAJA GAGAL..... LEMAH....HAHAHAHAHHA
BalasHapusBNPB: Karhutla Masih Terjadi di Enam Provinsi di Kalimantan dan Sumatera
https://lentera.co/post/item/238633/BNPB-Karhutla-Masih-Terjadi-di-Enam-Provinsi-di-Kalimantan-dan-Sumatera
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
2026 =
BUKTI LCS KARATAN
BUKTI LCS KARATAN
BUKTI LCS KARATAN
-
https://www.MALONYETndefence.com/wp-content/uploads/2026/01/618729088_122257611464152127_3846135779091436202_n-768x512.jpg
------------------
2026 =
BUKTI LCS OMPONG
BUKTI LCS OMPONG
BUKTI LCS OMPONG
-
https://www.MALONYETndefence.com/wp-content/uploads/2026/01/616602398_122257611656152127_3607545269913185334_n.jpg
------------------
2026 =
BUKTI LCS DELAY
BUKTI LCS DELAY
BUKTI LCS DELAY
-
Defence Minister DS Khaled Nordin told Parliament today that the sea trials for the ship has been rescheduled for April and its commissioning this December, a delay of four months of the original schedule. LCS 2 commissioning is postponed to August 27 while LCS 3 commissioning remained on schedule for December 2027. As with LCS 4 on August 2028 and LCS 5 April 2029.
------------------
LCS TO PANGKOR = TARIK TUGBOAT
LCS TO PANGKOR = TARIK TUGBOAT
LCS TO PANGKOR = TARIK TUGBOAT
-
https://www.MALONYETndefence.com/wp-content/uploads/2026/01/615891933_122257611716152127_8374116749521824848_n-768x512.jpg
-
https://www.MALONYETndefence.com/lcs-sea-trials-after-raya-and-commissioning-this-december/
MALAYSEWA ....... 2026-2018 = 9 TAHUN FFBNP (NOT PAID)
Hapus2018 = KLAIM MICA NSM
2026 = NSM BANNED
2026 = AKAN MICA
----------------------------------
GEMPURWIRA21 April 2018 pukul 09.30
lengkap dah persenjataan LCS TLDM... meriam dah OK, Misil NSM OK dan MICA pun lancar... Rasanya nak kejar masa siapkan kapal LCS pertama... dngar khabar LCS pertama akan diserahkan pada 2019 pada TLDM jika saya tak silap...
-
GEMPURWIRA21 April 2018 pukul 09.56
jangan risau LCS ada batch 2... kita lengkapkan LCS ni dulu...
-
GEMPURWIRA23 Juli 2026 pukul 08.02
ALHAMDULILAH......berita terbaru dan rasmi.....COME TO PAPA MICA. HOREEYYYYYY
TLDM peroleh sistem peluru berpandu baharu untuk LCS
----------------------------------
PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALAYSEWA
PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
PENGELUARAN : RM470 Miliar
BEBAN SUBSIDI 23,9%
PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
--------------------------------------------
BEBAN SUBSIDI
Pemerintah MALAYSEWA harus mengalokasikan sekitar 23,3% hingga 23,9% dari total seluruh pendapatan negaranya hanya untuk membayar rekor anggaran subsidi yang menyentuh RM80 miliar. Jika dihitung berdasarkan struktur pengeluaran, dana subsidi ini memakan porsi sekitar 17% hingga 19% dari total seluruh belanja negara, atau setara dengan 23,6% dari khusus anggaran operasional (Belanja Mengurus).
--------------------------------------------
PENDAPATAN NEGARA (HASIL KERAJAAN)
RM334,1 Miliar: Estimasi total pendapatan pemerintah MALAYSEWA.
-
75,8% Sumber Pendapatan: Berasal dari sektor pajak (pajak penghasilan individu dan perusahaan).
-
24,2% Sektor Non-Pajak: Berasal dari royalti minyak (Petronas), investasi, dan pungutan lainnya.
-
RM343,1 Miliar: Target proyeksi pendapatan negara.
--------------------------------------------
TOTAL PENGELUARAN NEGARA (BELANJA NEGARA)
RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar: Total belanja negara yang dialokasikan pemerintah MALAYSEWA.
-
RM338,2 Miliar (Belanja Mengurus): Dana habis pakai khusus untuk gaji pegawai negeri, pensiun, operasional kementerian, serta pembayaran subsidi dan bantuan sosial.
-
RM81 Miliar (Belanja Pembangunan): Dana infrastruktur publik seperti jalan tol, sekolah, dan fasilitas medis.
--------------------------------------------
MENGAPA ANGKA PENDAPATAN INI MEMAKSA MALAYSEWA BERUTANG?
BELANJA OPERASIONAL MENYERAP SELURUH PENDAPATAN
Angka belanja operasional murni (Operating Expenditure) yang menyentuh RM338,2 miliar sudah menyedot hampir 100% dari total seluruh pendapatan negara yang masuk.
Hal ini membuat pemerintah MALAYSEWA sama sekali tidak memilik sisa dana pendapatan bersih untuk membiayai pembangunan fasilitas publik ataupun membayar rekor subsidi (yang sempat menyentuh RM80 miliar).
-
Defisit Anggaran Kronis
Jurang perbedaan antara total pendapatan (~RM343 miliar) dan total belanja (~RM419–RM470 miliar) menciptakan defisit anggaran berkisar di angka 3,5% hingga 3,6% dari PDB negara.
Satu-satunya jalan bagi pemerintah MALAYSEWA untuk menambal kekurangan uang puluhan miliar ringgit tersebut adalah dengan MENERBITKAN SURAT UTANG NEGARA BARU.
PADAM KEBAKARAN HUTAN SAJA GAGAL..... LEMAH....HAHAHAHAHHA
BalasHapusBNPB: Karhutla Masih Terjadi di Enam Provinsi di Kalimantan dan Sumatera
https://lentera.co/post/item/238633/BNPB-Karhutla-Masih-Terjadi-di-Enam-Provinsi-di-Kalimantan-dan-Sumatera
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
-----------------
MALONYET ........
GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
FEDERAL GOVERNMENT DEBT
• END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
• END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
• PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
HOUSEHOLD DEBT
2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
------------------
MALONYET .........
DEBT 2025 = RM 1,73 TRILLION
DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
------------------
MALONYET ........
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALONYET household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALONYET (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALONYET
PRODUCTION KF21 = AIRFRAME MADE IN BANDUNG
Hapus-
Juni 2026 : Pelunasan & Prototipe KF21 (Bisnis.com)
Juni 2026 : Rantai Pasok KF21 (Antara).
Sept 2026 : 15% Airframe KF21 buatan PT DI : (Airspace Review / FnNews).
Sept 2026 PTDI dapat transfer teknologi manufaktur komposit robotik AFP (FnNews).
-
MALONYET F18 NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
F15IDN
F15IDN
F15IDN
https://www.war.gov/News/Contracts/Contract/Article/4581800/contracts-for-aug-24-2026/
-
INDONESIA
a. 48 KAAN Gen 5
b. 42 RAFALE Gen 4.5
c. 16 Sukhoi 27/30
d. 33 F16
e. 12 M346FA
f. 20 T50i
g. 24 HAWK
=============================
=============================
MALONYET
a. 18 FA50Murah (10 LCA + 8 LIFT) = LACK BVR AMRAAM
b. 18 Sukhoi (4 Serviceable) = LACK MAINTENANCE
c. 7 F18 = LACK SOURCE CODE
d. 16 HAWK = LACK SPAREPART
--------------------------------------------
GORILA KREDIT (HUTANG) = KE TURKI =
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI
----------------------
Turki (Türkiye)
Negara ini menjadi mitra strategis utama dengan dukungan pembiayaan melalui Turk Eximbank dan skema Government-to-Government (G2G).
Proyek LMS B2 (Littoral Mission Ship Batch 2):
Mekanisme: KREDIT EKSPOR (HUTANG) dengan bunga kompetitif (estimasi 4% - 6%) mengacu pada standar OECD CIRR.
Status: Jaminan penuh pemerintah Turki dengan masa tenor 10–15 tahun.
Proyek MPMS (Multi-Purpose Mission Ship):
Mekanisme: Skema Export Credit Agency (ECA) yang melibatkan Desan Shipyard.
Status: Pembayaran berbasis milestone dan didukung MoU tripartit antara EXIM Bank MALONYET dan Turk Eximbank.
--------------------------------
NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A CUT BUDGET
1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONYET
5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
--------------------------------
FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
-
FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
--------------------------------
DATA UTANG MALONYET 2026
Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
-
PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
KASIH PAHAM : NGEMIS 2026 AGUSTUS = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
Hapus• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
-
RICE CRISES = 1972-73, 1999, 2008, 2020-21,2023 AND 2025
Malaydesh has experienced several rice crises, including in 1972-73, 1999, 2008, 2020-21, and 2023. These crises are often caused by imbalances in supply and demand, and are made worse by market speculation.
Causes
• Weather: Rice is sensitive to temperature and flooding, and a 1–2°C increase in temperature can cut harvests in half.
• Protectionist policies: Policies that create a non-competitive market can lead to low production and high prices.
• Subsidies: Subsidies can be poorly targeted, and may not reach farmers in need.
• Import restrictions: When other exporters restrict shipments, demand for local rice increases.
Effects
• Food insecurity: Shortages can lead to higher prices and food insecurity.
• Low yields: Low yields can be caused by a number of factors, including weather, subsidies, and policies.
• Poverty: Low yields and high prices can lead to poverty among farmers.
-
RICE CRISES =
JAPAN
MALAYDESH
PHILIPPINES,
In Japan, the government was forced to reSEWA 210,000 tons of rice from its one-million-ton emergency reserve, a historical first, due to an extreme price hike of up to 82%.
In Malaydesh, a shortage of local rice has triggered public panic. Shrinking supplies have led to soaring prices, while imported rice has also become more expensive.
Meanwhile, in the Philippines, the government declared a food security emergency in early February 2025 after rice inflation surged to 24.4%, marking the highest increase in 15 years.
-
IMF 2024-2029 = DEBT MALAYDESH $ 121,9 BILLION
IMF 2024-2029 = DEBT MALAYDESH $ 121,9 BILLION
IMF 2024-2029 = DEBT MALAYDESH $ 121,9 BILLION
The national DEBT in Malaydesh was forecast to continuously increase between 2024 and 2029 by in total 121.9 billion U.S. dollars (+38.56 percent). After the tenth consecutive increasing year, the national DEBT is estimated to reach 438.09 billion U.S. dollars and therefore a new peak in 2029. Notably, the national DEBT was continuously increasing over the past years.
As defined by the International Monetary Fund, the general government gross DEBT consists of all liabilities that require payment or payments of interest and/or principal by the DEBTor to the creditor at a date or dates in the future.
-
KONG KING KONG = SINGKONG
BERAS GANTI UBI KAYU
BERAS GANTI UBI KAYU
BERAS GANTI UBI KAYU
Yang di-Pertua Dewan Rakyat, Johari Abdul, menyarankan agar rakyat Malaydesh mengganti nasi dengan ubi kayu sebagai sumber karbohidrat alternatif.
-
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
Produksi beras di Malaydesh saat ini hanya mencukupi sekitar 40-50% dari kekebutuhanan nasionalnya. Ini berarti Malaydesh mengalami kekurangan beras dan bergantung pada impor untuk memenuhi sisa kekebutuhanan.
Tak hanya EVO & FDI SIGN💰
BalasHapusPEGASSE 2026 TIM RAFALE KITA & RAFALE PRANCIS BERSATU PADU haha! 🦾🤗🚀
Eitttt ada jugak ATLAS 400M dan MRTT
aura kuat shopping nich haha!🤑✌️😉
⬇️⬇️⬇️⬇️
https://www.instagram.com/reel/Ddl1ERbvb_V/
Guys...... PADAM KEBAKARAN HUTAN SAJA TAK MAMPU guys.....HAHAHAHAHHA
BalasHapusBNPB: Karhutla Masih Terjadi di Enam Provinsi di Kalimantan dan Sumatera
https://lentera.co/post/item/238633/BNPB-Karhutla-Masih-Terjadi-di-Enam-Provinsi-di-Kalimantan-dan-Sumatera
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
NAVAL GRUP = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
LCS REWORK (SALAH PASANG)
LCS REWORK (SALAH PASANG)
LCS REWORK (SALAH PASANG)
--
https://www.airtimes.my/2026/01/28/penyerahan-lcs-1-dan-2-rasmi-ditunda-kapal-pertama-lewat-4-bulan-ke-disember-2026/
Beliau turut menjelaskan secara spesifik mengenai isu teknikal yang menyumbang kepada kelewatan ini, di mana Pihak Berkuasa Reka Bentuk (Design Authority), Naval Group, telah mengarahkan supaya penambahbaikan dilakukan demi keselamatan kapal.
"Naval Group buat audit, lihat supaya semua kerja berjalan sebagaimana spesifikasi, dan mereka telah membuat teguran supaya ditambah baik ataupun re-work pemasangan perpaipan dan juga kabel. Untuk makluman ada 4,000 unit paip, jadi diminta supaya dikaji semula dan dipasang semula," jelas Menteri Pertahanan.
---------------------
PAC = TANPA PERSETUJUAN PENUH
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
-
Masalah utama:
Reka bentuk bertukar daripada model MEKO A100 (Jerman) yang dipersetujui TLDM kepada Gowind (Perancis) tanpa persetujuan penuh.
Akibatnya, pemotongan besi dan komponen awal yang sudah dilakukan menjadi tidak relevan (“salah potong”).
Kelewatan besar: sepatutnya kapal pertama siap 2019, tetapi hanya berjaya diluncurkan pada Mei 2024.
KASIH PAHAM : NGEMIS 2026 AGUSTUS = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
Hapus• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
-
MALAYDESH=
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
CASSAVA AS A RICE SUBSTITUTE
Malaydesh officials have suggested using cassava as a rice substitute. The Speaker of the Dewan Rakyat, Johari Abdul, urged the public to consider cassava as an alternative carbohydrate source
=========
AFRIKA MALAYDESH SINGKONG ✔️
MALAYDESH MALAYDESH SINGKONG ✔️
cassava is a significant staple food for a large portion of the African population, particularly in Sub-Saharan Africa. It is the second most important food staple in terms of per capita calorie consumption on the continent, with roughly two out of every five Africans relying on it as a major source of calories. In some regions, it is consumed daily, sometimes multiple times.
=========
OPLOS BERAS SEJAK 1970
OPLOS BERAS SEJAK 1970
OPLOS BERAS SEJAK 1970
KUALA LUMPUR: Tindakan mencampurkan beras tempatan dan import berlaku sejak tahun 1970-an lagi selepas penubuhan Lembaga Padi dan Beras Negara (LPN), bukannya baru berlaku ketika pentadbiran kerajaan sekarang.
===================
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
Produksi beras di Malaydesh saat ini hanya mencukupi sekitar 40-50% dari kekebutuhanan nasionalnya. Ini berarti Malaydesh mengalami kekurangan beras dan bergantung pada impor untuk memenuhi sisa kekebutuhanan.
===================
HANYA BAYAR FAEDAH =
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
Anwar berkata demikian pada sesi soal jawab Perdana Menteri (PMQ) pada sidang Dewan Rakyat di sini, hari ini.
Menurutnya bayaran tersebut adalah bagi bayaran khidmat hutang atau hanya membayar faedah dan bukan membayar jumlah hutang tertunggak
==================
1.RASIO HUTANG 84.2% DARI GDP
2. HUTANG NEGARA RM 1,63 TRLLIUN
3. HUTANG 1MDB RM 18,2 BILLION
4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
5. HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
6. SEWA SIMULATOR MKM
7. PESAWAT MIG GROUNDED
8. SEWA MOTOR POLIS
9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
15. NO LST
16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
17. NO TANKER
18. NO KCR
19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
20. NO SPH
21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
22. NO HELLFIRE
23. NO MPA ATR72 DELAYED
24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
27. LCS MANGKRAK KARATAN
28. OPV MANGKRAK
29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
32. RADAR GIFTED PAID USA
33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
34. SEWA VVSHORAD
35. SEWA TRUK 3 TON
36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
37. C130H DIGANTI 2045
38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
41. NO TRACKED SPH
42. SEWA SIMULATOR HELI
43. SPH CANCELLED
44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
45. NO PESAWAT COIN
46. PILATUS MK II KARATAN
47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
51. LYNX GROUNDED
52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
56. 4X NGEMIS F18 KUWAIT
57. MENUNGGU 2050 KAPAL SELAM
58. NO TANK AMPHIBI AV8 MOGOK BERASAP
59. 84% NO SAVING EVERY MONTH
60. OVER LIMIT DEBT 65,6% (LIMIT DEBT 65%)
61. MKM BARTER PALM OIL
62. MIG29N BARTER PALM OIL
63. A400M PEMBAYARAN BERPERINGKAT (HUTANG)
64. SCORPENE BARTER PALM OIL
65. PT91M BARTER PALM OIL RUBBER
67. FA50M BARTER PALM OIL
KASIH PAHAM ....GANTI 5x KING : ZONK MRCA SPH LCS NSM
HapusKASIH PAHAM ....GANTI 5x PM : ZONK MRCA SPH LCS NSM
KASIH PAHAM ....GANTI 6x MINDEF : ZONK MRCA SPH LCS NSM
-
MALONSIA TERTIPU : NOT PAID FFBNP = LEASING
MALONSIA TERTIPU : NOT PAID FFBNP = LEASING
--------------------------------
1️⃣ MALONSIA DEBT DATA 2026
-
Government Debt: RM 1.79 trillion
-
Household Debt: RM 1.65 trillion
-
Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Exceeding the 65% GDP statutory limit)
-
Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Exceeding the 65% GDP statutory limit)
-
Total Population of Malonsia (2026): 36,385,115 citizens
--------------------------------
2️⃣ PER CAPITA DEBT CALCULATION FOR MALONSIA (2026)
-
Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
-
Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
-
➡ Total Cumulative Debt Burden Per Capita: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
--------------------------------
KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
DENDA= USUSD83,8 juta
RM17.5 million in special damages
RM38.7 million in further damages
USUSD38.7 million (about RM297.3 million) in additional compensation
-------------
Defence contractor Aerotree Defence & Services Sdn Bhd has filed a RM353 million lawsuit against the MALONSIAn government and Defence Ministry for cancelling a five-year lease agreement involving four US-made Blackhawk UH-60A helicopters for the MALONSIAn army's air force unit.
Filed through Messrs Hafarizam, Wan Aisha & Mubarak at the Kuala Lumpur High Court, the suit names the Defence Ministry secretary general, the ministry, and the federal government as defendants.
In the statement of claim sighted by The Edge, Aerotree Defence is asking the court to order the Defence Ministry and the government to follow through with the helicopter lease deal based on the acceptance letter dated April 17, 2023. If the deal can’t be carried out, the company wants:
RM17.5 million in special damages
RM38.7 million in further damages
USUSD38.7 million (about RM297.3 million) in additional compensation
Aerotree is also seeking to block the government from using a RM1.87 million bank guarantee it provided, and is asking for general damages for loss of reputation, plus exemplary and aggravated damages to be decided by the court.
In its 31-page claim, Aerotree said the government had agreed to lease four Blackhawk helicopters for five years at RM187.5 million. The deal was a Private Finance Initiative, meaning the government wouldn’t bear any cost or risk, as Aerotree would own, operate, and maintain the helicopters. The company said the helicopters were fully mission-capable, including for air force transport operations.
Aerotree is seeking a court declaration that the government’s termination of the agreement on Oct 31, 2024, is null and void.
-----------------
Helicopter deal timeline and delays
Under the agreement, Aerotree was to deliver two helicopters within six months of the April 2023 acceptance letter, and the remaining two within nine months. The company also had to provide a non-cancellable RM1.87 million implementation bond, which it secured from Perwira Affin Bank in June 2023.
Aerotree was also required to run a training and industrial collaboration programme. For this, it requested access to the Kuantan Air Force base to prepare a maintenance manual and obtain certification as an Approved Maintenance Organisation.
In July 2023, Aerotree signed a deal with Turkey’s Havelsan for Blackhawk simulator training for 14 RMAF pilots. The following month, it signed a sales agreement with Slovakia’s Training Academy to purchase and upgrade four Blackhawk helicopters.
Guys...... PADAM KEBAKARAN HUTAN SAJA TAK MAMPU guys.....HAHAHAHAHHA
BalasHapusBNPB: Karhutla Masih Terjadi di Enam Provinsi di Kalimantan dan Sumatera
https://lentera.co/post/item/238633/BNPB-Karhutla-Masih-Terjadi-di-Enam-Provinsi-di-Kalimantan-dan-Sumatera
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
HapusRI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
--------------------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
LCS = BANNED NSM
LMS B1 = NO MISSILE NO TORPEDO
LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
LEKIU = EXO B2 EXPIRED
KASTURI = NO MISSILE NO TORPEDO
LAKSAMANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
KEDAH = = NO MISSILE NO TORPEDO
PERDANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
HANDALAN = = NO MISSILE NO TORPEDO
JERUNG = = NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------------------
FAKTA : USD 20 MILLIAR/SHOPPING versus USD 4,5 MILLIAR/LEASING
-
1. INDONESIA 🇮🇩
Anggaran: Rp335,2 triliun (~USD 20 miliar) | Naik 37% dari 2025.
Sumber: CNBC Indonesia - Anggaran Pertahanan RI Loncat ke Rp335 T.
-
2. SINGAPURA 🇸🇬
Anggaran: SGD 24,9 miliar (~USD 19,5–20 miliar) | 3–4% dari PDB.
Sumber: Bloomberg - Singapore Projects Nearly $20 Billion Defense Spend.
-
3. VIETNAM 🇻🇳
Anggaran: USD 6–7 miliar (Estimasi) | Target USD 10,2 miliar (2029).
Sumber: Data indeks militer regional Lowy Institute Asia Power Index.
-
4. THAILAND 🇹🇭
Anggaran: 204.434 juta Baht (~USD 5,7 miliar).
Sumber: Laporan belanja sektor publik Lowy Institute - Military Expenditure.
-
5. FILIPINA 🇵🇭
Anggaran: PHP 295–299 miliar (~USD 5,2 miliar) | Naik 16% dari 2025.
Sumber: Dokumen resmi Department of Budget and Management (DBM) Philippines.
-
6. MALONSIA 🇲🇾
Anggaran: RM 21,74 miIiar (~USD 4,5–4,7 miliar).
Sumber: The Sun Malonsia - Budget: Over RM21 billion allocated to boost national security.
RONGSOK : NO MISSILE NO TORPEDO = LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Hapus--------------------------------
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
1967: USCG DECISIVE
1968: USCGC STEADFAST
1980: KM PERWIRA
1984: LERICI CLASS
1989: PL-01 OJIMA & PL-02 ERIMO – EX-JCG HIBAH
1989: KM ARAU – EX-OKI PL-01 REPAIR JAPAN
1990: KM PEKAN – OJIKA CLASS TRANSFERRED..
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
STATUS PENGADAAN ALUTSISTA (SIPRI 2024-2025)
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) (Agresif): Memasuki fase pengadaan masif dengan daftar belanja nyata:
Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, Kaan Gen-5 (48 unit), KF-21, M-346, dan upgrade F-16.
Darat & Laut: Rudal Khan & Bora, Drone Anka-S, PPA-L-Plus, Ship Engine (LM-2500), dan Air Refuel System.
MALAYSEWA (Stagnasi): Laporan SIPRI menunjukkan status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut.
Proyek F/A-18 Hornet Kuwait batal 4 kali.
Ketergantungan pada skema Barter (CPO) dan Sewa (Leasing) karena keterbatasan anggaran tunai.
-
ANALISIS EKONOMI & FISKAL
Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
-
KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
Kekuatan Udara:
NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG): Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
-
REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
Peringkat GFP: NOT PAID FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG) berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.
psssttttt.............AKAN.......... KAH...KAH...KAH.....KESIAN GORILLA
BalasHapus2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO MurKALKAat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration. “Under the scope of the agreement we signed with Indonesia-based defence industry companies, we will jointly produce the ATMACA anti-ship missile, cruise missiles, and a wide range of smart ammunition systems,” he said. İkinci added that the partnership includes structured technology transfer and training for Indonesian engineers.“Our priority goals include technology transfer, strengthening Indonesia’s defence industry infrastructure, and implementing comprehensive training programmes.”
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
HapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Inventaris Transfer Senjata (SIPRI 2024-2025)
Indonesia (Aktif):
Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, Sistem Air Refuel, Drone ANKA-S.
Laut: PPA-L-Plus, Ship Engine (LM-2500).
Darat/Rudal: Rudal BORA, Rudal KHAN.
Mesin: TP400-D6.
MALAYSEWA (Kosong): Tidak ada catatan transfer signifikan dalam periode 2 tahun tersebut.
-
Akar Masalah Modernisasi (Structural Causes)
Anggaran: Dana pertahanan di bawah 1,5% PDB (lebih rendah dari Singapura & Thailand).
Skandal Pengadaan: Proyek LCS (Littoral Combat Ship) senilai RM9 miliar yang gagal kirim dan helikopter MD530G.
Ketergantungan Asing: Kurangnya industri pertahanan domestik memicu kerentanan terhadap fluktuasi mata uang dan sanksi.
Instabilitas Politik: Prioritas pertahanan sering berubah setiap pergantian pemerintah.
-
Tantangan Operasional & Internal
Alutsista Tua: Ketergantungan pada Su-30MKM dan F/A-18D yang mulai menua; pensiunnya MiG-29 tanpa pengganti instan.
Keamanan Maritim: Kewalahan menghadapi intrusi di Laut China Selatan (LCS) dan Selat Malaka akibat kurangnya kapal patroli.
SDM: Gaji rendah dan kurangnya minat generasi muda menyebabkan sulitnya retensi tenaga ahli (pilot & insinyur).
Koordinasi Rendah: Kurangnya integrasi operasi gabungan antara Angkatan Darat, Laut, dan Udara.
-
Sorotan Skandal & Opini Publik
Kritik Kerajaan: Sultan Ibrahim menyebut helikopter Black Hawk tua sebagai "peti mati terbang".
Korupsi Internal: Operasi Sohor (2025) mengungkap intelijen militer yang membocorkan data ke penyelundup.
Kasus Kekerasan: Insiden penganiayaan kadet di UPNM yang memicu kemarahan publik di media sosial (#ReformATM).
Konspirasi: Keterlibatan sindikat yang membayar petugas hingga RM50.000 per perjalanan untuk aktivitas ilegal.
-
Kesimpulan Perbandingan
Indonesia: Fokus pada pengadaan besar-besaran (Big Ticket Items) dari berbagai negara (Perancis, Turki, AS).
MALAYSEWA: Mengalami stagnasi akibat jeratan utang proyek lama, skandal korupsi, dan krisis kepercayaan publik terhadap manajemen pengadaan.
psssttttt.............AKAN.......... KAH...KAH...KAH.....KESIAN GORILLA
BalasHapus2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
HapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration.
------
CONTRACT 45 ATMACA
This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
------
2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
MRO RCWS
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
FFBNP BAHAN KETAWA DUNIA = 2026-2011 LAUGHING STOCK TO THE WORLD
HapusREAL FREGAT VS FREGAT SALAH POTONG 17 KREDITOR REWORK 4000
-
INDONESIA
AH-140 = FRIGAT MERAH PUTIH
a. 140 M
b. 6.626 TON
c. Meriam 76mm Otmel
d. CIWS 35mm Millenium
e. 12.7mm Lionfish RCWS
f. 64 Midlas VLS
g. RADAR X-Band CENK 350KM AESA 4 FIXED RADAR
h. RADAR L-Band CENK 400KM AESA
i. SONAR HMS Fersah
j. Torpedo B515
k. SSM
l. SAM
=============================
=============================
MALONYET
GOWING = LCS SALAH POTONG 17 KREDITOR REWORK 4000
a. 111 M
b. 3.100 TON
c. Meriam 57mm
d. NO CIWS FFBNP = NOT PAID
e. 30mm RCWS
f. VL MICA FFBNP = NOT PAID
g. RADAR S-Band PESA = NO AESA
h. SONAR = NOT PAID
i. NO TORPEDO = NOT PAID
j. SSM NSM FFBNP = NOT PAID
k. SAM FFBNP = NOT PAID
--------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------
FACT NOT YET DELIVERED :
LCS RM12.4 BILLION /5 UNIT = RM2,48 BILLION PER UNIT = SETARA HARGA DESTROYER
RM2,48 BILLION PER UNIT = SETARA HARGA DESTROYER
The cost of the project is now RM12.4 billion. This is because Ocean Sunshine Bhd (OSB) – the government owned company set up to take over BNS will be paying the BHIC and LTAT (the previous owner of BNS) some RM1.2 billion in liabilities and DEBT.
--------------------------------
Kelumpuhan Matra Pertahanan (Analisis SIPRI)
Data menunjukkan adanya degradasi progresif dari perencanaan ke ketiadaan aktivitas total:
Vakum Total (2024–2025): Status "KOSONG" pada SIPRI mengonfirmasi tidak adanya kontrak baru atau transfer senjata berat. Ini menandakan hilangnya daya beli di pasar alutsista global.
Kegagalan Akuisisi: Pembatalan berulang (seperti F/A-18 Kuwait) dan status Selected Not Yet Ordered mencerminkan ketidakpastian anggaran yang kronis.
Model "Military-for-Rent": Pergeseran dari kepemilikan menjadi skema Leasing (Sewa) pada lebih dari 32 item (Helikopter, Simulator, dll.) menunjukkan militer hanya mampu membiayai operasional jangka pendek tanpa investasi aset strategis jangka panjang.
-
Krisis Fiskal: "Debt-Servicing Trap"
Struktur ekonomi terjebak dalam siklus utang yang tidak sehat:
Gali Lubang Tutup Lubang: Sejak 2019, rata-rata di atas 50% hingga 64% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar pokok dan bunga utang lama (principal repayment), bukan untuk pembangunan produktif.
Rasio Kritis: Utang nasional yang diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun (2026) dengan rasio utang pemerintah 69% GDP telah melampaui batas aman fiskal.
Ketergantungan Barter: Penggunaan CPO (Kelapa Sawit) sebagai alat bayar alutsista (FA-50, Scorpene) mengonfirmasi keterbatasan cadangan devisa tunai.
-
Degradasi Kredibilitas Internasional & Domestik
Global Firepower (GFP) 2026: Penurunan ke peringkat 42 (disalip Filipina) adalah konsekuensi logis dari banyaknya aset yang grounded (MiG-29) dan skandal hilangnya inventaris (mesin jet/Skyhawk).
Kritik Kepemimpinan: Pernyataan keras Mahathir (tentang etos kerja) dan fokus Anwar Ibrahim pada "Tata Kelola" (pemberantasan korupsi proyek banjir) menunjukkan bahwa masalah utama bukan sekadar teknis, melainkan sistemik dan administratif.
Tekanan Eksternal: Ancaman sanksi tarif AS (Section 301) menambah beban pada sektor manufaktur yang merupakan tulang punggung ekonomi.
BODOH = BLUEPRINT : MANGKRAK MIRING
HapusPERANCIS BLUEPRINT GOWIND 2500 = LCS MANGKRAK
BELANDA BLUEPRINT DAMEN 1800 = OPV MIRING
F18 = SURAT NGEMIS
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL LCS (BLUEPRINT GOWIND 2500)
• Masalah: Mangkrak akibat korupsi dan salah manajemen meskipun telah dibayar RM6 miliar (Rp20 triliun) Target dipangkas menjadi 5 unit; kapal pertama diserahkan akhir 2026 tanpa rudal akibat kendala lisensi.
• Sumber: CNN Indonesia ("Proyek Mandek"), Wikipedia ("Skandal LCS"), South China Morning Post ("Warship Without Missiles").
--------------------------------------------------
PROYEK KAPAL OPV (BLUEPRINT DAMEN 1800)
• Masalah: Terlambat parah akibat krisis keuangan kontraktor dan viral karena miring ekstrem saat diluncurkan dengan balon udara.
• Sumber: Naval News ("Coast Guard Receives OPV"), Malaysian Defence ("Work Starts"), dokumentasi maritim.
--------------------------------------------------
FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
LAUGHING STOCK TO THE WORLD
Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
--------------------------------------------------
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
SURAT NGEMIS F18
the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
--------------------------------------------------ntras Kesehatan Fiskal & Profil Risiko
Perbedaan fundamental dalam pengelolaan keuangan negara:
Indonesia (Pruden & Sehat):
Rasio Utang: Terjaga stabil di kisaran 40%, jauh di bawah batas aman UU (60%).
Utang Rumah Tangga: Sangat rendah (16%), memberikan ruang konsumsi domestik yang kuat tanpa beban cicilan ekstrem.
MALAYSEWA (Zona Merah Fiskal):
Rasio Utang: Melonjak hingga 69% - 70,4% (2024-2025), melewati limit internal 65%.
Bom Waktu Rumah Tangga: Rasio utang rumah tangga mencapai 84,3%, salah satu yang tertinggi di Asia, yang mencekik daya beli rakyat.
-
Trajektori Utang MALAYSEWA (2010–2026)
Data menunjukkan akumulasi utang yang tidak terkendali:
Era Transparansi (2018): Lonjakan drastis dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun terjadi karena inklusi liabilitas tersembunyi (kasus 1MDB & proyek PPP).
Beban Pandemi & Pasca-Pandemi: Utang terus mendaki dari RM 1,32 T (2020) hingga diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026.
Defisit Fiskal: Meskipun menyusut ke 3,8% (2025), nominal defisit tetap tinggi (± USD 17,8 Miliar), memaksa penambahan utang baru setiap tahun.
-
Implikasi Geopolitik & Pertahanan
Kesenjangan ekonomi ini berdampak langsung pada postur militer:
Indonesia: Memiliki Fiscal Space luas untuk modernisasi alutsista (Rafale, Scorpene) karena beban bunga utang yang rendah.
MALAYSEWA: Terjebak dalam siklus "Hutang Bayar Hutang". Beban bunga utang yang masif memaksa pemerintah melakukan pembekuan total pengadaan militer dan beralih ke skema sewa (leasing) karena ketidaksediaan dana tunai.
-
Kesimpulan Utama: Indonesia kini berada di liga elit ekonomi global (G20 Top 6 PPP), sementara MALAYSEWA menghadapi risiko sistemik akibat beban utang pemerintah dan rumah tangga yang ekstrem, yang berujung pada stagnasi nasional.
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
BalasHapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
----------------
https://www.MALONYETndefence.com/how-much-is-that-istif-frigate-in-the-window/
It is likely that Qatar is providing a soft loan to Indonesia for the procurement of the two Istif frigates. Can it later be turned into a gift then? Of course, Qatar could do it if the Indonesian government asked for it.
Can MALONYET do the same, get Qatar, UAE or any Middle east country to offer soft loans for the procurement of military equipment and later be gifted ? Of course, but the government has to decide on the matter as you aware as there is nothing as a free horse.
We already has various defence agreements with various Middle East countries – Saudi Arabia and UAE among them – but so far nothing involving procurement of military equipment. I am open for us to buy stuff from UAE, military equipment on a government to government basis – which is likely to offer huge discounts – even without them being gifted – but I am guessing some people will not want this..
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
BalasHapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
NAVAL GRUP = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
LCS REWORK (SALAH PASANG)
LCS REWORK (SALAH PASANG)
LCS REWORK (SALAH PASANG)
--
https://www.airtimes.my/2026/01/28/penyerahan-lcs-1-dan-2-rasmi-ditunda-kapal-pertama-lewat-4-bulan-ke-disember-2026/
Beliau turut menjelaskan secara spesifik mengenai isu teknikal yang menyumbang kepada kelewatan ini, di mana Pihak Berkuasa Reka Bentuk (Design Authority), Naval Group, telah mengarahkan supaya penambahbaikan dilakukan demi keselamatan kapal.
"Naval Group buat audit, lihat supaya semua kerja berjalan sebagaimana spesifikasi, dan mereka telah membuat teguran supaya ditambah baik ataupun re-work pemasangan perpaipan dan juga kabel. Untuk makluman ada 4,000 unit paip, jadi diminta supaya dikaji semula dan dipasang semula," jelas Menteri Pertahanan.
---------------------
PAC = TANPA PERSETUJUAN PENUH
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
LCS DESIGN ERROR (SALAH POTONG)
-
Masalah utama:
Reka bentuk bertukar daripada model MEKO A100 (Jerman) yang dipersetujui TLDM kepada Gowind (Perancis) tanpa persetujuan penuh.
Akibatnya, pemotongan besi dan komponen awal yang sudah dilakukan menjadi tidak relevan (“salah potong”).
Kelewatan besar: sepatutnya kapal pertama siap 2019, tetapi hanya berjaya diluncurkan pada Mei 2024.
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
BalasHapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
Mana berita shoping dari malaysial😃😀😅😅🤭🤭🤣🤣🤣
BalasHapusPretttt wet dream
KASIH PAHAM : NGEMIS 2026 AGUSTUS = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
BalasHapus• Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
-
• BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
-
• Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
-
• Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
-
RICE CRISES = 1972-73, 1999, 2008, 2020-21,2023 AND 2025
Malaydesh has experienced several rice crises, including in 1972-73, 1999, 2008, 2020-21, and 2023. These crises are often caused by imbalances in supply and demand, and are made worse by market speculation.
Causes
• Weather: Rice is sensitive to temperature and flooding, and a 1–2°C increase in temperature can cut harvests in half.
• Protectionist policies: Policies that create a non-competitive market can lead to low production and high prices.
• Subsidies: Subsidies can be poorly targeted, and may not reach farmers in need.
• Import restrictions: When other exporters restrict shipments, demand for local rice increases.
Effects
• Food insecurity: Shortages can lead to higher prices and food insecurity.
• Low yields: Low yields can be caused by a number of factors, including weather, subsidies, and policies.
• Poverty: Low yields and high prices can lead to poverty among farmers.
-
RICE CRISES =
JAPAN
MALAYDESH
PHILIPPINES,
In Japan, the government was forced to reSEWA 210,000 tons of rice from its one-million-ton emergency reserve, a historical first, due to an extreme price hike of up to 82%.
In Malaydesh, a shortage of local rice has triggered public panic. Shrinking supplies have led to soaring prices, while imported rice has also become more expensive.
Meanwhile, in the Philippines, the government declared a food security emergency in early February 2025 after rice inflation surged to 24.4%, marking the highest increase in 15 years.
-
IMF 2024-2029 = DEBT MALAYDESH $ 121,9 BILLION
IMF 2024-2029 = DEBT MALAYDESH $ 121,9 BILLION
IMF 2024-2029 = DEBT MALAYDESH $ 121,9 BILLION
The national DEBT in Malaydesh was forecast to continuously increase between 2024 and 2029 by in total 121.9 billion U.S. dollars (+38.56 percent). After the tenth consecutive increasing year, the national DEBT is estimated to reach 438.09 billion U.S. dollars and therefore a new peak in 2029. Notably, the national DEBT was continuously increasing over the past years.
As defined by the International Monetary Fund, the general government gross DEBT consists of all liabilities that require payment or payments of interest and/or principal by the DEBTor to the creditor at a date or dates in the future.
-
KONG KING KONG = SINGKONG
BERAS GANTI UBI KAYU
BERAS GANTI UBI KAYU
BERAS GANTI UBI KAYU
Yang di-Pertua Dewan Rakyat, Johari Abdul, menyarankan agar rakyat Malaydesh mengganti nasi dengan ubi kayu sebagai sumber karbohidrat alternatif.
-
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
KURANG BERAS 50-60%
Produksi beras di Malaydesh saat ini hanya mencukupi sekitar 40-50% dari kekebutuhanan nasionalnya. Ini berarti Malaydesh mengalami kekurangan beras dan bergantung pada impor untuk memenuhi sisa kekebutuhanan.
setelah RUSSKI PARTY=Mi35, Mi 17, Mi8, Kamov 🦾
BalasHapus1500 MAZ BELARUSKI⚡️
Lanjut..KOBOI PARTY= AAV7🤑
MAKRONIUM PARTY SIGN FDI & EVO BESOK haha!💰😉😎
kahsiyan warganyet kl, KALAH LAGIIII haha!👎🍌🤥
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
BalasHapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO MurKALKAat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration. “Under the scope of the agreement we signed with Indonesia-based defence industry companies, we will jointly produce the ATMACA anti-ship missile, cruise missiles, and a wide range of smart ammunition systems,” he said. İkinci added that the partnership includes structured technology transfer and training for Indonesian engineers.“Our priority goals include technology transfer, strengthening Indonesia’s defence industry infrastructure, and implementing comprehensive training programmes.”
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
BalasHapusTurkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration. “Under the scope of the agreement we signed with Indonesia-based defence industry companies, we will jointly produce the ATMACA anti-ship missile, cruise missiles, and a wide range of smart ammunition systems,” he said. İkinci added that the partnership includes structured technology transfer and training for Indonesian engineers.“Our priority goals include technology transfer, strengthening Indonesia’s defence industry infrastructure, and implementing comprehensive training programmes.”
------
CONTRACT 45 ATMACA
This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
------
2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
MRO RCWS
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
Norman Joesoef, mewakili Republikorp, menandatangani perjanjian dengan ASELSAN untuk produksi Sistem Senjata Kendali Jarak Jauh (RCWS), serta dengan ROKETSAN untuk mendirikan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) dan produksi rudal ÇAKIR, ATMACA, dan HISAR
---------
2025 = JVC INDONESIA TURKI.....
60 SET TB3
9 SET AKINCI
Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
---------
2025 = JV INDONESIA TURKEY
ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
SARP
CENK
FCS
DATA LINK
SUNGUR
CAKIR
MAM-L
UAV
TANK
Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
BalasHapusTurkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration. “Under the scope of the agreement we signed with Indonesia-based defence industry companies, we will jointly produce the ATMACA anti-ship missile, cruise missiles, and a wide range of smart ammunition systems,” he said. İkinci added that the partnership includes structured technology transfer and training for Indonesian engineers.“Our priority goals include technology transfer, strengthening Indonesia’s defence industry infrastructure, and implementing comprehensive training programmes.”
------
CONTRACT 45 ATMACA
This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
------
2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
MRO RCWS
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
Norman Joesoef, mewakili Republikorp, menandatangani perjanjian dengan ASELSAN untuk produksi Sistem Senjata Kendali Jarak Jauh (RCWS), serta dengan ROKETSAN untuk mendirikan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) dan produksi rudal ÇAKIR, ATMACA, dan HISAR
---------
2025 = JVC INDONESIA TURKI.....
60 SET TB3
9 SET AKINCI
Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
---------
2025 = JV INDONESIA TURKEY
ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
SARP
CENK
FCS
DATA LINK
SUNGUR
CAKIR
MAM-L
UAV
TANK
Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝
RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
BalasHapusRI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
--------------------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
LCS = BANNED NSM
LMS B1 = NO MISSILE NO TORPEDO
LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
LEKIU = EXO B2 EXPIRED
KASTURI = NO MISSILE NO TORPEDO
LAKSAMANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
KEDAH = = NO MISSILE NO TORPEDO
PERDANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
HANDALAN = = NO MISSILE NO TORPEDO
JERUNG = = NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------------------
FAKTA : USD 20 MILLIAR/SHOPPING versus USD 4,5 MILLIAR/LEASING
-
1. INDONESIA 🇮🇩
Anggaran: Rp335,2 triliun (~USD 20 miliar) | Naik 37% dari 2025.
Sumber: CNBC Indonesia - Anggaran Pertahanan RI Loncat ke Rp335 T.
-
2. SINGAPURA 🇸🇬
Anggaran: SGD 24,9 miliar (~USD 19,5–20 miliar) | 3–4% dari PDB.
Sumber: Bloomberg - Singapore Projects Nearly $20 Billion Defense Spend.
-
3. VIETNAM 🇻🇳
Anggaran: USD 6–7 miliar (Estimasi) | Target USD 10,2 miliar (2029).
Sumber: Data indeks militer regional Lowy Institute Asia Power Index.
-
4. THAILAND 🇹🇭
Anggaran: 204.434 juta Baht (~USD 5,7 miliar).
Sumber: Laporan belanja sektor publik Lowy Institute - Military Expenditure.
-
5. FILIPINA 🇵🇭
Anggaran: PHP 295–299 miliar (~USD 5,2 miliar) | Naik 16% dari 2025.
Sumber: Dokumen resmi Department of Budget and Management (DBM) Philippines.
-
6. MALONSIA 🇲🇾
Anggaran: RM 21,74 miIiar (~USD 4,5–4,7 miliar).
Sumber: The Sun Malonsia - Budget: Over RM21 billion allocated to boost national security.
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
BalasHapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Status Transfer Senjata (SIPRI 2024-2025)
INDONESIA (Agresif & Ekspansif):
Udara: Akuisisi Rafale F-4, pesawat angkut A400M Atlas, sistem Air Refuel, dan drone ANKA-S.
Laut: Mesin kapal LM-2500, kapal perang PPA-L-Plus, dan Ship Engine lainnya.
Darat/Rudal: Rudal balistik BORA dan KHAN, serta mesin TP400-D6.
MALAYSEWA (Stagnan/Kosong):
Tidak ada catatan transfer alutsista utama baru dalam database SIPRI periode tersebut.
-
Skandal & Masalah Struktural MALAYSEWA
Skandal LCS (Littoral Combat Ship): Dana RM9 miliar cair, namun tidak ada kapal yang dikirim hingga 2025.
Kegagalan MD530G: Pembayaran uang muka 35% untuk helikopter "hantu" yang pengirimannya terus tertunda.
Korupsi Internal: Operasi Sohor (2025) mengungkap intelijen militer yang menjual data klasifikasi ke sindikat penyelundup.
Krisis Anggaran: Pengeluaran pertahanan di bawah 1.5% PDB, jauh di bawah standar regional.
-
Kontroversi Strategi "Leasing" (Sewa) Helikopter
Beban Finansial: Sewa 28 helikopter AW149 (RM16.5 miliar/15 tahun) dianggap lebih mahal dibanding Polandia yang membeli 32 unit seharga USD 1.83 miliar.
Kedaulatan Aset: Aset tidak dimiliki penuh, membatasi kemampuan upgrade, modifikasi, dan konfigurasi ulang untuk misi darurat.
Ketergantungan Swasta: Kesiapan tempur bergantung pada kontraktor (Weststar Aviation), berisiko jika terjadi sengketa hukum atau kegagalan servis.
Nihil Transfer Teknologi: Skema sewa mematikan peluang pertumbuhan industri pertahanan domestik dan penyerapan tenaga ahli lokal.
-
Kondisi Alutsista "Outdated" (Usang)
Laut (RMN): 28 kapal berusia di atas 40 tahun dengan sistem radar analog yang sulit mendeteksi drone atau kapal selam modern.
Udara (RMAF): Ketergantungan pada avionik lama; biaya perawatan melonjak karena suku cadang sudah diskontinu.
Darat (Army): Kendaraan lapis baja dan artileri kekurangan sistem kontrol tembakan berbasis GPS dan komunikasi semi-digital.
-
Kesimpulan Analisis
Indonesia bergerak menuju kekuatan regional dengan diversifikasi pemasok (Prancis, Turki, AS).
MALAYSEWA terjebak dalam "lingkaran setan" pengadaan: skandal masa lalu → anggaran terbatas → memilih opsi sewa yang mahal → ketergantungan teknologi asing yang kronis.
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
BalasHapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
GORILA MALONYET = HELP QATAR FOR ISTIF
----------------
https://www.MALONYETndefence.com/how-much-is-that-istif-frigate-in-the-window/
It is likely that Qatar is providing a soft loan to Indonesia for the procurement of the two Istif frigates. Can it later be turned into a gift then? Of course, Qatar could do it if the Indonesian government asked for it.
Can MALONYET do the same, get Qatar, UAE or any Middle east country to offer soft loans for the procurement of military equipment and later be gifted ? Of course, but the government has to decide on the matter as you aware as there is nothing as a free horse.
We already has various defence agreements with various Middle East countries – Saudi Arabia and UAE among them – but so far nothing involving procurement of military equipment. I am open for us to buy stuff from UAE, military equipment on a government to government basis – which is likely to offer huge discounts – even without them being gifted – but I am guessing some people will not want this..
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
BalasHapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Realisasi Impor Senjata Global (SIPRI 2021–2025)
Daftar ini menunjukkan negara dengan kontrak nyata yang sedang berjalan:
Peringkat 18 (Dunia): Indonesia (Pemimpin di Asia Tenggara dengan pangsa 1,5%).
Peringkat 23: Filipina.
Peringkat 26: Singapura.
Peringkat 40: Thailand.
Status MALAYSEWA: KOSONG (Absen dari daftar 40 besar; status hanya Planned atau Not Yet Ordered).
-
Daftar Belanja Utama Indonesia (2024–2025)
Indonesia mencatatkan satu lembar penuh realisasi alutsista strategis:
Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, Anka-S UAV, Air Refueling System.
Laut: PPA-L-Plus, Ship Engines, LM-2500 Gas Turbines.
Darat/Rudal: Rudal BORA, Rudal KHAN, Mesin TP400-D6.
-
Peringkat Kekuatan Militer ASEAN (GFP 2026)
Indonesia – Peringkat 13 Dunia (Nomor 1 ASEAN)
Vietnam – Peringkat 23
Thailand – Peringkat 24
Singapura – Peringkat 29
Myanmar – Peringkat 35
Filipina – Peringkat 41
MALAYSEWA – Peringkat 42
-
Kronologi Kegagalan Kontrak MALAYSEWA (Timeline "Prank")
2005: Rudal KS-1A China (Zonk).
2014: Jet Rafale Prancis (Mangkrak anggaran).
2018: Kapal MRSS PT PAL (Zonk).
2022: Jet HAL Tejas India (Batal).
2023: IAG Guardian (Gagal spek PBB).
2024-2025: Sewa Black Hawk (Unit tidak kunjung tiba).
2026: Jet F/A-18 Hornet Kuwait (RESMI BATAL).
2026: Pembekuan Total seluruh pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim.
-
Perbandingan Skala Ekonomi (PDB 2026)
Kesenjangan finansial yang menghambat modernisasi militer:
PDB PPP (Daya Beli Riil):
Indonesia: US$ 5,69 Triliun (Peringkat 6 Dunia)
MALAYSEWA: US$ 1,34 Triliun
Rasio: Indonesia 4,24 kali lipat lebih besar.
PDB Nominal (Nilai Pasar):
Indonesia: US$ 1,69 Triliun
MALAYSEWA: US$ 0,46 Triliun
Rasio: Indonesia 3,67 kali lipat lebih besar.
Bau bau malondesh semakin kesurupan gak bisa tidur 🤣🤣🤣🔥🔥🔥, besok tanggal 24 ya guys 😂😂😎😎
BalasHapus____
"Sumber-sumber yang mengetahui masalah ini menginformasikan kepada Janes bahwa upacara penandatanganan perjanjian tersebut akan diselenggarakan di kantor pusat PT PAL di Surabaya pada tanggal 24 September
Bau bau malondesh semakin kesurupan gak bisa tidur 🤣🤣🤣🔥🔥🔥, besok tanggal 24 ya guys 😂😂😎😎
BalasHapus____
"Sumber-sumber yang mengetahui masalah ini menginformasikan kepada Janes bahwa upacara penandatanganan perjanjian tersebut akan diselenggarakan di kantor pusat PT PAL di Surabaya pada tanggal 24 September
1500 Super Turuk MAZ Belaruski haha! 🤑👍😎
BalasHapusSHOPPING BANYAKKKKK PAWER 🦾
⬇️⬇️⬇️⬇️
Getting to Know the MAZ 5316: The Truck Flooding Into Indonesia
https://youtube.com/watch?v=XpGq-fyxBek&pp=ugUEEgJpZA%3D%3D
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
BalasHapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration.
------
CONTRACT 45 ATMACA
This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
------
2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
MRO RCWS
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
BalasHapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
TLDM =
❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
❎NSM : 185 KM GHOIB
==========
==========
TNI AL =
✅️YAKHONT 300 KM
✅️EXO B3 = 250 KM
✅️ATMACA = 250 KM
✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
✅️C802 = 180 KM
✅️C705 = 150 KM
-
ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO MurKALKAat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration. “Under the scope of the agreement we signed with Indonesia-based defence industry companies, we will jointly produce the ATMACA anti-ship missile, cruise missiles, and a wide range of smart ammunition systems,” he said. İkinci added that the partnership includes structured technology transfer and training for Indonesian engineers.“Our priority goals include technology transfer, strengthening Indonesia’s defence industry infrastructure, and implementing comprehensive training programmes.”
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
BalasHapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Dominasi Mutlak Indonesia di Level Global & ASEAN
Indonesia telah berhasil melakukan "Great Decoupling", memisahkan diri dari persaingan kelas menengah ASEAN dan masuk ke jajaran elit ekonomi dunia:
Peringkat 6 Dunia (PPP): Dengan PDB PPP sebesar US$ 5,69 Triliun, Indonesia secara riil lebih besar dari raksasa Eropa seperti Inggris dan Prancis.
Hegemon ASEAN:
Skala Riil (PPP): Ekonomi Indonesia mencapai 4,24x lipat ekonomi MALAYSEWA dan 6,69x lipat Singapura.
Skala Pasar (Nominal): Indonesia tetap dominan dengan angka 3,67x lebih besar dari MALAYSEWA ($1,69 T vs $0,46 T).
Top 5 Asia: Secara nominal, Indonesia kini berada di posisi ke-5 Asia, hanya di bawah Tiongkok, Jepang, India, dan Korea Selatan.
-
Krisis Fiskal & "Debt Trap" MALAYSEWA (2010–2026)
Data menunjukkan tren akumulasi utang MALAYSEWA yang mengkhawatirkan:
Ledakan 2018 (Transparansi Liabilitas): Terjadi lonjakan dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun. Ini adalah titik balik di mana utang tersembunyi (1MDB & PPP) mulai diakui secara resmi.
Proyeksi 2026: Utang diperkirakan menyentuh RM 1,79 Triliun. Dalam 16 tahun (2010–2026), utang MALAYSEWA membengkak hampir 4,4 kali lipat.
Rasio Kritis: Rasio utang terhadap PDB melonjak dari 52% (2010) menjadi 70,4% (2024), melewati batas aman (65%).
-
Implikasi Strategis: Stagnasi Pertahanan & Ekonomi
Kesenjangan fiskal ini menjelaskan mengapa terjadi fenomena "SIPRI Kosong" pada MALAYSEWA:
Beban Bunga Utang: Dengan utang RM 1,79 T, sebagian besar pendapatan negara MALAYSEWA habis untuk membayar bunga, mengakibatkan pembekuan anggaran alutsista.
Daya Beli Domestik: Utang rumah tangga MALAYSEWA yang mencapai 84,3% menjadi "bom waktu" bagi konsumsi internal, sementara Indonesia dengan utang 16% memiliki daya beli yang jauh lebih stabil dan resilien.
KASIH PAHAM : INDONESIA JV JD MISSILE VERSUS MALONSIA NO MISSILE NO TORPEDO
BalasHapusRI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intai/serang), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
---------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
2003: PERDANA MENTERI – DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
2011: LCS – DELAYED 16 YEARS BANNED NSM
2018: LMS B1 – NO MISSILE NO TORPEDO
2024: LMS B2 – NO SONAR NO TORPEDO
1994: LEKIU – EXO B2 EXPIRED
1981: KASTURI – NO MISSILE NO TORPEDO
1982: LAKSAMANA – NO MISSILE NO TORPEDO
2002: KEDAH – NO MISSILE NO TORPEDO
1971: PERDANA – NO MISSILE NO TORPEDO
1976: HANDALAN – NO MISSILE NO TORPEDO
1975: JERUNG – NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------
Status Impor Senjata Global (SIPRI 2021–2025)
Data menunjukkan realisasi belanja nyata berdasarkan pangsa pasar global:
Peringkat 1 ASEAN: Indonesia (1,5%) — Urutan 18 Dunia. Fokus pada Jet Rafale, Kapal Selam Scorpène, dan Kapal PPA.
Peringkat 2 ASEAN: Filipina (1,2%).
Peringkat 3 ASEAN: Singapura (1,1%).
Peringkat 5 ASEAN: MALAYSEWA (0,3%) — Hanya mengandalkan pengadaan FA-50 dalam jumlah terbatas.
-
Lembar Fakta SIPRI 2024–2025
INDONESIA (1 Lembar Penuh): Kontrak aktif untuk Rafale F-4, Mesin TP400-D6, Kapal PPA-L-Plus, A400M Atlas, Rudal BORA & KHAN, Drone Anka-S, serta Air Refuel System.
MALAYSEWA (Lembar Kosong): Absen total dari realisasi pengadaan baru di radar SIPRI selama 2 tahun terakhir.
-
Peringkat Kekuatan Militer (GFP 2026)
Kesenjangan kekuatan yang semakin melebar di Asia Tenggara:
Indonesia – Peringkat 13 Dunia (Skor: 0,2582) — Hegemon Mutlak.
Vietnam – Peringkat 23.
Thailand – Peringkat 24.
Singapura – Peringkat 29.
Myanmar – Peringkat 35.
Filipina – Peringkat 41.
MALAYSEWA – Peringkat 42 (Kalah dari Filipina).
-
Daftar Alutsista Indonesia "On Progress"
Indonesia sedang membangun kekuatan pemukul masif:
Udara: 42 Rafale, 48 KAAN (Turki), 48 KF-21 Boramae, 2 A400M, 22 Black Hawk.
Laut: 2 Fregat Brawijaya, 2 Fregat Merah Putih, 2 Fregat Istif, 2 Kapal Selam Scorpène Evolved, 1 Kapal Induk Garibaldi (Eks-Italia).
Darat/Rudal: 3 Baterai Rudal KHAN, 3 Baterai Rudal Trisula, 12 Drone Anka, 60 Drone TB3.
-
Timeline "Prank" Pertahanan MALAYSEWA (2005–2026)
Rentetan kegagalan kontrak dan wacana yang berakhir "Zonk":
2014: Jet Rafale (Mangkrak anggaran).
2018: Kapal MRSS PT PAL (Zonk/Batal).
2022: Jet HAL Tejas India (Batal).
2024–2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak, unit tidak tiba).
2026: F/A-18 Hornet Kuwait (Resmi Batal karena biaya logistik & evaluasi buruk).
2026: Pembekuan Total oleh PM Anwar Ibrahim terhadap seluruh pengadaan militer akibat korupsi.
-
Analisa "Salam Kosong" SIPRI (2020–2025)
Status pengadaan MALAYSEWA yang terjebak dalam retorika:
2020–2021: Planned (Dijangka/Rencana).
2022: Selected Not Yet Ordered (Pilih tapi tidak beli).
2023: Not Yet Ordered (Tanpa pesanan).
2024–2025: KOSONG (Amnesia belanja).
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
BalasHapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
BalasHapusRI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
--------------------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
LCS = BANNED NSM
LMS B1 = NO MISSILE NO TORPEDO
LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
LEKIU = EXO B2 EXPIRED
KASTURI = NO MISSILE NO TORPEDO
LAKSAMANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
KEDAH = = NO MISSILE NO TORPEDO
PERDANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
HANDALAN = = NO MISSILE NO TORPEDO
JERUNG = = NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------------------
BUKTI IQ SUPER MALONTOLOL= MANGKRAK
GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP❌
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
-
• LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malonsia Today / Naval News)
-
• OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malonsia / Kemenlu Malonsia)
-
• STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
-
• VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
BalasHapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
-----------------
MALONYET ........
GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
FEDERAL GOVERNMENT DEBT
• END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
• END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
• PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
HOUSEHOLD DEBT
2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
------------------
MALONYET .........
DEBT 2025 = RM 1,73 TRILLION
DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
------------------
MALONYET ........
BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
MALONYET household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALONYET (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALONYET
2026 MEMBUAL = EXO PERANCIS
BalasHapusKATA KUNCI = AKAN
Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, proses perbincangan untuk pembelian peluru berpandu permukaan ke permukaan itu kini dalam peringkat akhir.
“Kita sedang di peringkat akhir (perbincangan). Ada isu-isu yang perlu kita putuskan dan untuk dapatkan keputusan daripada kerajaan.
HTTPS://WWW.KOSMO.COM.MY/2026/09/19/TIGA-NEGARA-DISENARAI-PENDEK-BEKAL-PELURU-BERPANDU-KAPAL-LCS/#GOOG_REWARDED
====================
====================
2022 2024 2025 2026 =
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan MALONYET melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the MALONYETn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa MALONYET akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun MALONYET dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
2026 =
BUKTI LCS KARATAN
BUKTI LCS KARATAN
BUKTI LCS KARATAN
-
https://www.MALONYETndefence.com/wp-content/uploads/2026/01/618729088_122257611464152127_3846135779091436202_n-768x512.jpg
------------------
2026 =
BUKTI LCS OMPONG
BUKTI LCS OMPONG
BUKTI LCS OMPONG
-
https://www.MALONYETndefence.com/wp-content/uploads/2026/01/616602398_122257611656152127_3607545269913185334_n.jpg
------------------
2026 =
BUKTI LCS DELAY
BUKTI LCS DELAY
BUKTI LCS DELAY
-
Defence Minister DS Khaled Nordin told Parliament today that the sea trials for the ship has been rescheduled for April and its commissioning this December, a delay of four months of the original schedule. LCS 2 commissioning is postponed to August 27 while LCS 3 commissioning remained on schedule for December 2027. As with LCS 4 on August 2028 and LCS 5 April 2029.
------------------
LCS TO PANGKOR = TARIK TUGBOAT
LCS TO PANGKOR = TARIK TUGBOAT
LCS TO PANGKOR = TARIK TUGBOAT
-
https://www.MALONYETndefence.com/wp-content/uploads/2026/01/615891933_122257611716152127_8374116749521824848_n-768x512.jpg
-
https://www.MALONYETndefence.com/lcs-sea-trials-after-raya-and-commissioning-this-december/
WELKAM IL 78 mk 90a haha!🤑✌️😄
BalasHapusSuper Tanker 🦾
makin NGAMUK🔥 warganyet kl haha!🍌🤥😶🌫️
⬇️⬇️⬇️⬇️
Getting to Know the Ilyushin Il-78MK-90A, the Aircraft Indonesia Is Eyeing
https://youtube.com/watch?v=zm6Q8Z7B9ZQ
setelah RUSSKI PARTY=Mi35, Mi 17, Mi8, Kamov 🦾il 78
BalasHapus1500 MAZ BELARUSKI⚡️
Lanjut..KOBOI PARTY= AAV7🤑
MAKRONIUM PARTY SIGN FDI & EVO BESOK haha!💰😉😎
kahsiyan warganyet kl, KALAH LAGIIII haha!👎🍌🤥
RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
BalasHapusRI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
--------------------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
LCS = BANNED NSM
LMS B1 = NO MISSILE NO TORPEDO
LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
LEKIU = EXO B2 EXPIRED
KASTURI = NO MISSILE NO TORPEDO
LAKSAMANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
KEDAH = = NO MISSILE NO TORPEDO
PERDANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
HANDALAN = = NO MISSILE NO TORPEDO
JERUNG = = NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------------------
KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
-
1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
Tenor: 10 – 15 Tahun.
-
2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
-
3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
-
4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
Tenor: 10 Tahun.
-
5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
Tenor: 10 Tahun cicilan.
-
6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
-
7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
Bunga: 6% (Saldo Menurun).
Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
BalasHapusRI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
--------------------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
LCS = BANNED NSM
LMS B1 = NO MISSILE NO TORPEDO
LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
LEKIU = EXO B2 EXPIRED
KASTURI = NO MISSILE NO TORPEDO
LAKSAMANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
KEDAH = = NO MISSILE NO TORPEDO
PERDANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
HANDALAN = = NO MISSILE NO TORPEDO
JERUNG = = NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
BalasHapusRI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
-
CSG KRI SRIWIJAYA
Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
• 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
• 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
• 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
• 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
• 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
--------------------------------------------
KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
• RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
• RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
• RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
========================
========================
NO MISSILE NO TORPEDO
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
-
PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
LCS = BANNED NSM
LMS B1 = NO MISSILE NO TORPEDO
LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
LEKIU = EXO B2 EXPIRED
KASTURI = NO MISSILE NO TORPEDO
LAKSAMANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
KEDAH = = NO MISSILE NO TORPEDO
PERDANA = = NO MISSILE NO TORPEDO
HANDALAN = = NO MISSILE NO TORPEDO
JERUNG = = NO MISSILE NO TORPEDO
--------------------------------------------
UTANG & LIABILITAS MALAYDESH (1998–2026)
1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.
Besok 24 Sign evo, fdi
BalasHapusWelkam Sriwijaya✌️👌😎