30 Mei 2009

Pemekaran Korps Marinir Sementara Dihentikan

9 Juli 2008
Pasukan Marinir TNI Angkatan Laut (photo : Kaskus Militer)

SURABAYA - Komandan Korps Marinir (Koarmar) Mayjen (Mar) Djunaidi Djahri mengemukakan, rencana pengembangan Marinir menjadi tiga divisi untuk sementara dihentikan karena kondisi ekonomi negara yang kurang mendukung.

"Mungkin nanti baru terwujud tahun 2024 dengan prediksi ekonomi kita membaik," katanya seusai melantik Kolonel (Mar) I Wayan Mendra sebagai Komandan Pasmar I menggantikan Brigjen TNI (Mar) Arief Suherman di Surabaya, Rabu (9/7).

Menurut dia, saat ini sudah ada dua Pasukan Marinir (Pasmar) yang berkedudukan di Jakarta dan Surabaya dan satu brigade infanteri di Lampung, yang merupakan embrio untuk pengembangan Marinir menjadi tiga divisi. Untuk pengembangan menjadi tiga divisi itu, lanjut Djunaidi Djahri, tentunya membutuhkan persiapan, antara lain penambahan jumlah personel, sarana pendukung, seperti asrama dan perkantoran, serta peralatan tempur.

"Untuk saat ini kami merawat dan melatih pasukan yang sudah ada dengan jumlah 21.000 prajurit. Dengan jumlah itu, untuk perkembangan ke depan masih sangat kurang," kata mantan Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kasgartap) III Surabaya itu.

Ia mengemukakan, idealnya dalam setiap Pasmar yang nantinya akan menjadi divisi adalah 10.000 pasukan. Namun, dengan kondisi yang ada untuk penambahan jumlah itu dilakukan secara bertahap. "Namun demikian, untuk jumlah personel itu disesuaikan dengan kebutuhan. Kalau untuk masa damai seperti sekarang ini jumlahnya cukup, tapi kalau kondisi perang tentunya sangat kurang," katanya.

(Kompas)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar