10 September 2019

Usia 40 Tahun, KRI Mandau 621 Tetap Dipercaya dalam Pengamanan Wilayah Perairan Karang Unarang

10 September 2019


KRI Mandau 621 (photo : Ivan Meshkov)

KRI Mandau – 621 merupakan kapal perang Republik Indonesia (KRI) yang berada di jajaran Satuan Kapal Cepat Koarmada II. Dalam pengabdiannya yang memasuki 40 tahun, KRI Mandau – 621 masih dipercaya untuk melaksanakan tugas operasi pengamanan batas wilayah laut di bawah komando Gugus Tempur Laut Koarmada II dengan sandi Operasi Busur Ambalat – 19. KRI Mandau dibangun pada tahun 1978 di Korean Tacoma Marine Industries, Korea Selatan dan masuk di jajaran KRI milik TNI AL pada tahun 1979.

Sasaran utama dalam operasi ini adalah perairan di Kepulauan Sebatik dan sekitarnya yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Pada tanggal 03 September 2019 KRI Mandau – 621 menempati sektor pengamanan perbatasan di perairan Karang Unarang. Di wilayah perairan ini seringkali ditemukan adanya pelanggaran baik pelanggaran wilayah ataupun tindak pidana seperti illegal fishing, illegal logging, human traficking (perdagangan manusia), drug smugling (penyelundupan narkoba) dan pembajakan oleh kapal-kapal asing yang berasal dari negara tetangga.


KRI Mandau 621, Kapal Cepat Rudal (photo : seputarpapua)


Komandan KRI Mandau-621, Letkol Laut (P) Anang Setioko menegaskan bahwa para prajurit KRI Mandau-621 senantiasa siap sedia untuk menjalankan tugasnya mengamankan wilayah perbatasan NKRI.

Sementara itu sesuai dengan namanya Operasi Gabungan Busur Ambalat – 19, dalam menjalankan tugasnya unsur-unsur KRI juga bekerjasama dan berkoordinasi dengan satuan samping seperti Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal), Pangkalan TNI AL (Lanal), TNI AD, TNI AU, Polri, Bea Cukai, KPLP dan instansi terkait lainnya.


KRI Mandau 621 bertugas di sekitar Karang Unarang (photo : TNI AL)


“ Dengan kehadiran unsur KRI di wilayah Karang Unarang diharapkan  dapat menekan jumlah angka pelanggaran dan tindak pidana di wilayah ini, sehingga tercipta situasi yang aman guna mendorong roda perekonomian dan kemakmuran masyarakat sekitar wilayah perbatasan “, tegas Anang.

(TNI AL)

92 komentar:

  1. Sepuh2 tapi Maasih greeng, jos tenan... Untune jhek komplit maneh🧐🧐

    BalasHapus
  2. https://aceh.tribunnews.com/2019/09/09/mahathir-suku-melayu-tetap-miskin-karena-tak-mau-bekerja-keras-warga-asing-membludak-di-malaysia?page=3

    BalasHapus
    Balasan
    1. HAHAHAHA HAHAHAHA HAHAHAHA HAHAHAHA HAHAHAHA HAHAHAHA HAHAHAHA HAHAHAHA HAHAHAHA MALAYDOG MALAYDOG BANGSA PEROGOL BANGSA BODOH BANGSA MISKIN
      MALAYDOG BANGSA BODOH BANGSA MISKIN PEROGOL PENYAMUN,,, HARI HARI MAKAN SUBSIDI SEBAB MALES KERJA.... MALAYDOG MALAYDOG BANGSA BABI

      Hapus
    2. 7 juta warga asing...3 jutanya TKI tuh..ckckckck,bentar lagi melayu sama cina malay bisa rusuh tuh masalah halal dan haram..pemalas pula kata Tun M...aiiiyaaa...

      Hapus
    3. Berita bagus kangmas...

      🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
  3. MALAYDOG BANGSA PEROGOL BANGSA BODOH,,
    MALAYDOG BANGSA BODOH PEMALAS PENCURI
    MALAYDOG BANGSA BODOH PEMALAS PENCURI PEROGOL
    MALAYDOG BANGSA BODOH PEMALAS PENCURI PEROGOL
    MALAYDOG BANGSA BODOH PEMALAS PENCURI PEROGOL
    MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG MALAYDOG

    BalasHapus
  4. Masih terpelihara dengan baik....joss tenan!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap menghajar KD maharajadobol yg alergi air laut

      Hapus
    2. Maharaja dobol😁😁☝☝

      Hapus
    3. nyuwun fearless class RSS sing lagi pensiun boleh tuh.
      lumayan kasih exocet πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  5. Ganyang proven...πŸ’ͺ😁

    BalasHapus
  6. ckckckck..
    Malah sibuk mencela tetangga daripada prihatin apakah kapal tsb layak dari sisi militer, tangtangan masa kini dan kepatutan para awak di dalamnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru ya? Belum tahu gimana "tetangga" kalau udah nongol dimari

      Hapus
    2. Orang baru Yo mas,panteslah 😁😁

      Hapus
    3. Xaxaxaxaxaxaxaxaxaxa satu lagi asal komen hadehhh coba periksa komen mereka d blog ini d awal2 blog ini tayang, ingat bukan kita yg memulai xaxaxaxaxaxaxaxaxaxa nih 🍌🍌🍌🍌🍌

      Hapus
    4. Untuk lawan malingsia cukup dihadapi kapal yg sepuh saja bro...hahaha

      Hapus
    5. Belum di tatar sama pejabat tinggi padepokan gunung kemukus, jadi seenaknya aja bicara

      Hapus
  7. Biar .
    Menyesuaikan diri dulu

    BalasHapus
  8. Suruh RMAF hantar Hornet terbang atas kapal ni...gerenti tenggelam sendiri...hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Awas lon horny klo terbang ambeien bisa kumat xaxaxaxaxaxaxaxaxaxa nih lon 🍌🍌🍌🍌🍌🍌

      Hapus
    2. Emang hornet malon bisa terbang lon πŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
    3. Auto meleduk engine like demo di LIMA 19 kelmarinπŸ˜€

      Hapus
    4. Awass sikhornet kehabisan bensin lhooo

      Hapus
    5. hornet yg kena rematik asam urat itu ke.. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    6. emang horny malon bisa terbang to ?

      bukannya cuma BAE hawk 25 tahun itu yg masi bisa terbang ? 😟😟😟

      Hapus
    7. Wkwkwkwk pesawat pejuang kalian sdh expired dan pilot kalian tak punya capability and capacity untuk menembak kapal perang kami.

      Hapus
    8. Hornet yg macam bangau kaki satu kah...hahaha

      Hapus
    9. tembak sea skua 2 bijik, yg sebijik nyungsep,
      nembak kontainer make exocet, kontainer ga tenggelam.

      mo nembak apa lagi gan ? πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      rawat aja mkm sama mig mu itu baik", biar bisa sombong lagi

      Hapus
  9. Yang katanya poros maritim dunia, tapi dalam kurun 5 tahun pemerintahan, pernahkah membeli kapal frigat atau kapal Kombatan yg relatif besar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mending beli ukuran sedang tapi berisi dari pada beli ukuran besar tapi ompong

      Hapus
    2. Meski tua masih bisa diadu sama sundal ompong dan lemesπŸ‘ŠπŸ‘ŠπŸ‘Š

      Hapus
    3. Dalam kurun waktu 5 tahun pernahkan anda membayar pajak?

      Minimal bayar pajak kendaraan saja. Buat membantu pemerintah membeli kapal fregat yg relatif besar yg anda inginkan.

      Hapus
    4. Taat pajak donk, tp bukan masalah pajak, cuma terlalu besar di mulut kurang dalam realisasi 🀐

      Hapus
    5. pernahkah anda selama kurun waktu 5 tahun ini belajar tentang bagaimana proyek akuisisi alutsista berjalan ?


      ataukah di benak anda hanya terbayang kapal jelajah, dan jet tempur berat saja?

      Hapus
    6. Mas Van mutt, udahlah biarin aja si Iskandar dengan kegemblungannya.

      Di benaknya Iskandar itu hanya yang gede2 aja yang penting, padahal jika yang kecil tidak dipersiapkan terlebih dulu maka yang gede akan bekerja ekstra keras yang akan berakhir dengan pemborosan karena biaya perawatan yang besar.

      Lha membesarkan anak aja dari kecil dulu ke gede, nggak langsung mbrojol segede orang dewasa.

      Demikian juga dengan AL kita, dengan luasnya laut kita dan betapa panjangnya garis pantai kita, kita justru butuh lebih banyak kapal-kapal patroli dari ukuran kecil 12 meter, 18 meter, 28 meter, 32 meter, 42 meter sampai ukuran sedang 60-80-110 meter.

      Juga ancaman bencana alam terus ada sehingga kapal2 pendarat dan angkut yang bisa diubah jadi rumah sakit darurat itu juga diutamakan. Jadi kapal2 dari jenis itu dulu yang dibangun.

      Kalo semua kapal2 pendukung itu banyak yang jadi, barulah kapal2 kombatan yang besar menyusul.

      Kekuatan AL kita di tahun 2045 nanti akan jauh berlipatganda daripada kekuatan ALRI di tahun 1960an.

      Hapus
    7. @van muttohar Changbogo Project kedua kurang besar bagi dia bro, mintanya sekelas Delta atau Virginia class πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    9. @Brandal Lokajaya, mintanya kek kelas Akula, dan Thypoon mungkin mas.

      sekalian minta dibeliin CVN, awkwk.

      soal beli" itu masalah gampang, yang kita mau miliki kan kemampuan membuat sendiri. kalau udah mandiri dan ilmu di kuasai kan gampang mau bikin model macam".

      Hapus
    10. Dalam kurun 50 tahun terakhir, Indonesia tidak pernah membeli surface combatant besar. :P

      Hapus
    11. @IRS Selamat doa anda di dengar, Iver 2 biji masuk MEF 3 2020 - 2024. Sekali beli langsung jadi terkuat se Asia Tenggara dengan 80 SAM dan 16 SSM nya. Atau kalau ada dana lebih, karena desainnya modular rudalnya bisa dibuat jadi 176 SAM total + Dual stinger untuk point defense dan + 16 SSM. Biar gahar, apalagi dana untk 2 kaprang ini lebih mahal US$ 70 juta dari aslinya. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    12. @van muttohar Wih mantul dong kalau Virginia,42 Tomahawk + 65 torpedo/missile. Bisa geger sekawasan. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  10. klo perawatannya baik, sehat teruss tentu masih "garang' buktinya temannya papa saya sdh 57 tahun masih kawin lagi, sekarang sudah dapet anak mereka. teteepp JoZZ tooπŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lek wani mbok ditiru to mas πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    2. Waduh simbah hari telah bersabda supaya om boys punya bini lagiπŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
    3. Mung nek wani kok dek @ink......😣

      Hapus
  11. LeMaS mana sudah hadang CCG dibeting petinggi Ali? hindar dan lari pasti... Kihkihkihkih🀣

    BalasHapus
  12. Buat gentar TLDM di karang unarang dan ambalat cukup BOAT LAWAS ke... TLDm tak berani lagi lewat sepadan sampe bila bila...😁

    BalasHapus
  13. Negara Tetangga yg dimaksud itu malassial ya?

    Negara malassial itu memang negara jahat, miskin dan bodoh!

    BalasHapus
  14. KRI Mandau dibangun pada tahun 1978 di Korean Tacoma Marine Industries, Korea Selatan dan masuk di jajaran KRI milik TNI AL pada tahun 1979.
    ---------

    satu2nya KCR kelas kombatan dalam inventori tni-al yg mengusung CODOG alias kombinasi mesin diesel + gas turbin(GE LM 1500)hore haha!😎😎😎

    41 knot ini haha!πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kaprang gred A tak de yg punya kecepatan 41 Knot ompal,kesian deh gred A 😁😁

      Hapus
    2. Harusnya dilanjutin kerjasama mesinnya bro, soalnya rata rata Korsel ama Jepang pakai CODOG di kapal perangnya. 😁😁😁

      Hapus
    3. Om brandal... Borosnya kalau pakai CODOG Ampun2 om.

      Hapus
    4. Tapi pada kecepatan 40kn, turbin lebih efisien dari diesel (electric).

      Mungkin saatnya mencoba CODLAG atau IEP.

      Hapus
  15. intermezo dikit, kira2 kapal baru buatan damen rumania utk pakistan okeh ocehπŸ‘πŸ‘πŸ‘


    https://www.asiapacificdefensejournal.com/2019/05/damen-launches-first-2300-ton-corvette.html

    https://www.asiapacificdefensejournal.com/2019/05/damen-launches-first-2300-ton-corvette.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. rada mirip gak ama opv py bakamla, anjungannye aje gaes haha!πŸ€—πŸ€—πŸ€—

      31955L "KN Tanjung Datu"
      110m Offshore Patrol Vessel
      Builder : PT. Palindo Marine Shipyard - Batam
      Owner : Badan Keamanan Laut (Indonesia Coast Guard)
      Delivered on 18-January-2018
      GRT : 2700Tonnes

      https://www.facebook.com/BVI.M.and.O/photos/a.665251833614224/1030647060408031/?type=3&theater

      poto gagah banget nich haha!πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ
      https://scontent-dfw5-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/29257850_1030647077074696_6694691976702328832_n.jpg?_nc_cat=109&_nc_oc=AQkuOijBWtF7sBlGw2qJdv4QtlQhDWTAUO-x3DTdYIEuDaJTOl6FJCATe0G6Po1TGY1M7QCgISbJSRdrgHVrV5L7&_nc_ht=scontent-dfw5-1.xx&oh=127a6447f715515219083fd3e34e0056&oe=5E07675F
      https://i.ytimg.com/vi/ZgoReIjfQbA/hqdefault.jpg

      Hapus
  16. permisi ya
    mau numpang promosi bo kelinci99
    cashback kami berikan sebesar 5% untuk permainan live casino ya bos
    silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

    BalasHapus
  17. Salam kalah 3-2 kahkahkah,bangsat!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tak terima kenyataan lah tuh malon fully cancelled 😁😁

      Hapus
    2. Salam KD Rencong rusak dihajar KRI Tedong Naga

      Hapus
    3. Salam Su-30MKM landing gear terkena asam urat

      Hapus
    4. Salam F-18 RMAF exhaust mledug macam kompor saja

      Hapus
    5. Salam Vita Berapi jadi olok olokan sedunia

      Hapus
    6. Salam Fake MRO abal abal sukses membuat malu dan coreng hitam di muka si Mahatuwir

      Hapus
    7. Salam ahli perduboran DR.anwar Ibraehem

      Hapus
  18. 5 Sept Indon VS Malaysia = di bantai 3 gol
    10 Sept Indon VS Thailand = di bantai 3 gol (tak berbalas)

    Kesian....


    BalasHapus
    Balasan
    1. Nak kecoh dgn bola sepak,ini blog military bodoh πŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
    2. Salam APC BARACUDA dan baling smokebomb, power bank ,airkencing...hahahahaha

      Hapus
    3. Biarin aja mau kalah berapa aja, yang penting malonyet dan malonjing terkubur dalam hutang

      Hapus
    4. Ya elah ada beruk tolol ga tahu baca,ini forum blog militer bukan forum sukan,kembali ke tadika kalo masih buta huruf tak bisa baca

      Hapus
  19. Komen bola di blog militer.... So smart....😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena malonjing dan malonyet sdh kehabisan akal untuk mengangkat derajat militer mereka yg terpuruk. Karma

      Hapus
    2. Malon frustasi apalagi heli kecik SPH M109 kena cancel...jadi menghibur diri😁

      Hapus
  20. Malaysie adapon macam nie 25 bijik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam bentuk poster hasil produksi kilang percetakan Deftech

      Hapus
    2. Malaisya pon punya utang segunung

      Hapus
  21. Balasan
    1. Mas Gono. kirikmu ucul mas.
      durung mbok wehi kancut to ?

      Hapus
    2. Ultras malon cuma banci kaleng, berani kandang doang... Kapan mau datang ke SUGBK setor kepala kalian

      Hapus
    3. Iskandar iki bocah ndi,nek bocah soko malonsia tak kirimi santet wae soko banyuwangi

      Hapus
    4. lho, banyiwangi iseh dodolan santet a mas ? πŸ˜€

      Hapus
  22. Oh " kri mandau sungguh besar jasamu dan pengabdianmu pada negara usiamu 40 tahun lebih kau bertugas aku bangga padamu

    BalasHapus
  23. Bukti TNI AL handal dalam perawatan alutsista

    BalasHapus
  24. 40 years still on with that missiles, great

    BalasHapus