17 November 2022

Dislitbangau Uji Coba Operasional Bom MK-81 Live di Lanud Abd Saleh

17 November 2022

Uji Coba Operasional Bom MK-81 Live di Lanud Abd Saleh (photos : TNI AU)

TNI AU.  Guna mengurangi ketergantungan terhadap produk-produk luar negeri dan sebagai wujud kemandirian terhadap industri pertahanan di tanah air, Dislitbangau akan mengadakan uji coba operasional bom MK-81 Live di Lanud Abd Saleh Malang. Selasa, (15/11/2022).

Terkait hal tersebut, Tim dari Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Udara (Dislitbangau), sebelum pelaksanaan uji coba Bom, memaparkan terlebih dahulu produk yang akan diuji coba, serta menyamakan persepsi terhadap hasil penelitian dan pengembangan dengan satuan pengguna.


Kadislitbangau Marsma TNI Susanto, S.T., yang datang menyaksikan persiapan uji coba  dan diterima langsung oleh Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Zulfahmi, S.Sos yang didampingi Danskadron Udara 21 Letkol Pnb Sandhra Gunawan, S.Sos di Skadron Udara 21, dalam sambutannya  Kadislitbangau berharap pengembangan ini bisa berlanjut sehingga tidak tergantung  semata-mata dari luar negeri, dengan harapan paling tidak dapat digunakan untuk pesawat Super Tucano.

Lebih lanjut Kadislitbangau mengatakan misi apapun kita tetap harus berpegang pada safety first hal ini sesuai penekanan dari Kasau, harapannya semua dapat berjalan aman lancar dan  mission accomplished, demikian terang Kadislitbangau.


Sementara itu Komandan Lanud Abd Saleh berharap uji coba ini dapat dilaksanakan  sebaik mungkin sesuai prosedur yang   telah   ditetapkan dengan mengedepankan keselamatan kerja sehingga uji coba dapat berjalan, aman lancar dan sukses.

Sedangkan untuk uji coba operasional Bom MK-81  dengan menggunakan pesawat EMB-314 Super Tucano di AWR (Air Weapon Range) Pandanwangi, Lumajang Jawa Timur pada hari selasa ini.

26 komentar:


  1. Indo uji coba mk82 live.
    Kalo malon uji coba kondom live

    BalasHapus
    Balasan
    1. https://news.detik.com/pemilu/d-6410351/projo-prabowo-pemersatu-bangsa-mengalahkan-tante-ernie

      Hapus
  2. Balasan
    1. Ane sampek sekarang belum nemu nilai (+) soal tunggangan Tanguy-Laverdure ini.

      Ada yang bisa bantu?

      Hapus
    2. Nilai plus-se sekitar 10%.....kui Yen blonjone liwat lkpp 🀫

      Hapus
    3. Kui nilai plus ngge oknum.
      Nilai plus ngge negoro kii opo?
      (dikondisikan maneh?)

      😀😩😧

      Hapus
    4. Secara pribadi. Anah juga, itu pinjaman 3.9m utk mir2000 cma 0.7m, utk rafale batch 2 2.9m, sisa 0.3m dikemanain.
      Apa gak skalian rafale batch 2, 20 ekor.

      Hapus
    5. Overall, menurut sy, 42 rafale pembiayaannya sudah clear, utk batch 3 bisa dipinjami dr perancis sendiri kalo cuma 2.5m usd.

      Hapus
    6. Tantangan berikutnya pasca pembelian/delivery.

      Varian baru, 42 bijik, dobel engine > jangan sampai readyness drop macam F/A50 Pinoy..

      Hapus
  3. Kapan dipasangin kit-nya biar gak dumb lagi?

    BalasHapus
  4. Lebih seruh kalau Bom MK-81 live uji cobanya sasar kapal LCS tetangga yang masih di darat... Wkwkwkwk

    Percuma 6 LCS programnya di lanjutkan toh teknologinya sudah tertinggal... Mending di Musnahkan lebih seruh.. wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  5. Lazy eagle 🐧17 November 2022 06.41
    πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰ DRU keel laying OPV 98 m

    Damen : Godverdomseeeeeh..... sekarang gantian desain gue dijajah sama para inlander 😀😀😀

    DRU : Ya gantian to meneer....mosok mau yg kebagian enak terus 😁😁😁

    BalasHapus
    Balasan
    Balas

    Bandar PORKAS - PS Pensiun17 November 2022 07.12
    Daesun : wealaaah...meneer, yen bab ngono kii desain LPD ku wes keno jajah suwi

    Damen : kok iso..?

    Daesun : aku yho diomongi PAL, "..Ya gantian to mase....mosok mau yg kebagian enak terus.."

    PAL : aku yo meh ngono bab KS KW-mu...tapi ketoke wurung. KS'mu letoy...

    DSME : Ξ²¤Ο€¢¥¥€....!!!!

    Damen : Hahahaha, kenal lu inlander....kepengen untung malah buntung 🀣🀣🀣

    DSME (sambil beranjak menjauh) : Salahmu Dewe....isih ajaran kok digugu 🀭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bab KS kii podo buntunge..
      Mamulo ra sah gegeran..

      😀😣😧πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    2. Ngge kontrakan sing digantung, dendam kesumat wes terbalas..

      Ahahahahaaaiiyy...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    3. Haahaaay

      Damen maunya jadi kontraktor utama terus... Tuti... skrg baru tau rasa.

      Hapus
  6. @Gempurwaria...bukan macam OPV Rumput Fatimah atau Kedah Class yg Ompong itu ya....

    OPV 98m PT.DRU

    https://twitter.com/DefenArt/status/1592809547579916288?t=G-NGiCc8G9RQSNxQHDWSDQ&s=09

    BalasHapus
  7. Sudah Keel Laying ya kemarin....hahahaha....makin ketar ketir saja tldm...

    BalasHapus
  8. Bom mk 81 buatan Dahana atau Sari Bahari ni ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sari bahari buat chasing bomnya.
      Kalau isi bahan peledaknya dari Dahana.

      Tapi yg di foto buatan
      Pindad karena ada namanya MK 81 RI

      Hapus
    2. Sementara produk sari bahari
      Dinamakan P 100 hingga 500 untuk pesawat Sukhoi.
      Dinamakan BN untuk pesawat standar NATO.

      Hapus
  9. Ijin kutib


    Alman Helvas
    @AHelvas
    ·
    6j
    Indonesian local made OPV will adopt French SEMT Pielstick as propulsion system instead of South Korea's STX Engine. To design and manufacture the first OPV seems challenging. Another challenge is about system integration. In theory, system integration should be done by shipyard.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2 OPV yang dulu direncanakan jadi 90 meter dan 95 meter kini dirubah semua jadi 98 meter. Bodi sama speknya udah diatas Diponegoro Class dan Bung Tomo Class.

      Hapus
    2. Belum, masih minus sonar, torp & VLS.

      Hapus
    3. Corvete berbulu opv,
      Lengkapi sama sonar dome dan peluncur terpedo.

      Hapus
    4. OPV 98m Damen pesanan Pakistan :
      https://www.navalnews.com/naval-news/2022/10/damen-lays-keel-of-first-opv-2600-for-pakistan-navy/

      ====
      Pakai hanggar heli

      Hapus
    5. Utk vls udah bisa dlengkapi vshorad pada ciws millenium gun,
      Kalopun dipasang vls maka harus merad hisar O.
      Maka berubah jd fregat berbulu opv.

      Hapus