03 November 2022

Indonesia Lanjutkan Pembayaran untuk Proyek Pengembangan Pesawat Tempur Bersama dengan Korea Selatan

03 November 2022

Pesawat tempur KF-21 (photo : KAI)

JAKARTA (Yonhap) -- Indonesia telah melanjutkan pembayaran untuk bagiannya dari biaya proyek pengembangan pesawat tempur bersama dengan Korea Selatan, sebuah sumber informasi mengatakan Rabu, hampir empat tahun setelah Jakarta menghentikan pembayarannya.

Kementerian Pertahanan Indonesia melakukan pembayaran sebesar 9,4 miliar won (US$6,6 juta) kepada pemerintah Korea Selatan pada hari sebelumnya untuk proyek pengembangan jet KF-21, kata sumber tersebut.

Diluncurkan pada tahun 2015, proyek senilai 8,8 triliun won ini bertujuan untuk mengembangkan pesawat tempur generasi ke-4.5 untuk menggantikan armada jet F-4 dan F-5 Korea Selatan yang sudah tua.

Indonesia telah sepakat untuk menanggung 20 persen dari total biaya pembangunan sebagai negara mitra. Terlepas dari kesepakatan itu, negara tersebut telah menghentikan pembayaran sejak Januari 2019 dan diperkirakan memiliki pembayaran yang terlambat sekitar 800 miliar won.

Pada bulan Juli, KF-21 berhasil melakukan uji terbang pertamanya.

98 komentar:

  1. Balasan
    1. bebas korona om haha!😷😷😷

      cuman KJU korut ngamuk ati2 rudal amanken investasi om unknown811 haha!🚀🚀🚀

      Hapus
  2. LanjutkAaaaaaannn haha!🤑🤑🤑

    BalasHapus
  3. Indonesia resumes payment for joint fighter development project with S. Korea
    22:39 November 02, 2022

    JAKARTA, Nov. 2 (Yonhap) -- Indonesia has resumed payment for its share of the cost for a joint fighter development project with South Korea, an informed source said Wednesday, nearly four years after Jakarta stopped its payments.
    Indonesia's Ministry of Defense made a payment of 9.4 billion won (US$6.6 million) to the South Korean government the previous day for the development project of the KF-21 jet, the source said.
    ————————-

    sudah bayar transferannya yaaahhh
    resmi media koryo haha!🤑🤑🤑

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pastilah om pal beda dengan sebelah yang pandai bual teros, sampai sekarang banyak proyeknya yang masih senyap 😁

      Hapus
    2. Penandatangani kontrak di pameran Indo Defence 2022 [SavunmaSanayiST.com;] ⚓

      Sistem Manajemen Tempur Advent (SYS), yang dikembangkan dengan sumber daya nasional, akan tersedia untuk Angkatan Laut Indonesia.

      Untuk tujuan ini, kontrak ditandatangani pada pameran Indo Defence 2022.

      Dari SavunmaSanayiST.com;, diberitakan sistem manajemen perang buatan Turki, Advent, akan digunakan beberapa kapal perang Indonesia. -

      Desain OPV 90 DRU akan dilengkapi sistem manajemen tempur Advent (DRU)

      HAVELSAN menandatangani kontrak ekspor Advent Sys ke TNI AL pada pameran alutsista, Indo Defence 2022 di Jsakarta.

      Kontrak yang dimaksud meliputi integrasi Advent CMS ke 3 Kapal KCR-60 buatan PT Tesco dan 2 Kapal Patroli Lepas Pantai (OPV) produksi PT DRU.

      Kontrak ditandatangani oleh PT TESCO dan Kementerian Pertahanan RI.

      Sistem Advent ini nantinya juga akan digunakan kapal KCR 65 buatan Turki yang dipesan Indonesia.






      Tambah lagi om@PAL KCR65

      Hapus
  4. Bayar guysss.....lanjut pesawat KF 21 akan dikirim ke Indonesia untuk test flight.....kadrun malon gigit jari di pojokan wkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurang2in narasi politik kaya kadrun2 itu bro, itu label udh masuk SARA soalnya, jaga perasaan kawan2 kita yg lain

      Hapus
    2. Kadal Gurun kok SARA??.... maaf ya mungkin kadrun kawan anda bagi saya sih sampah masyarakat😂😂

      Hapus
    3. apa bedanya sama loe, sampah masyarakat jg dasar goblok...

      Hapus
    4. Pada nge gas semua,,habis makan sambel rupanya😆

      Hapus
  5. Mantap jangan ada dengki diantara kita yang pasti IFX akan dibangun di Indonesia, sebelah sila masuk peti sejuk tuk dinginkan hati yang panas kah.. kah.. kah... 😂🤣😂🤣

    BalasHapus
  6. Purr...menangis di tandas

    BalasHapus
  7. gimana pur bacotmu mana?..... kalau gak bacot bukan nama pur tukang kompor, padahal malon ya adem bae kayak jangkrik... gak ad kabar beli alusista cuma wacana

    BalasHapus
  8. MEMANG HARUS DITUNAIKAN DENGAN DISIPLIN KEWAJIBAN PENDANAAN PROJECT INI TERLEBIH UNDANG²(NEGARA) TELAH PERINTAHKAN MENHAN SIAPAPUN KAPANPUN UNTUK MEMBAYARKAN ALOKASI ANGGARAN SESUAI NILAI YANG DI TENTUKAN NEGARA (UNDANG²) DENGAN TANPA ALASAN APAPUN,
    TIDAK AKAL AKALAN SEPERTI BUDGET COMCAD YANG MELAWAN NEGARA SEHINGGA PENGADAAN ALUTSISTA LAUT DARAT ATAU UDARA TERHAMBAT.
    SERTA PANTAS NEGARA PUN UNTUK MENAMBAH ATAU MENAIKAN PARTISIPASI BUDGET UNTUK PROJECT STRATEGIS IF 21 KOREINDO ,DARI PADA NEGARA KEHILANGAN BUDGET TIDAK JELAS DENGAN POTENSI KERUGIAN NEGARA CUKUP SIGNIFICANT DARI APBN UNTUK ANGGARAN HANKAM RI .
    BAHKAN CUKUP WAJAR JIKA NEGARA MENAMBAH JUGA ALOKASI BUDGET UNTUK PENGADAAN KAPAL PERMUKAAN SEKALI LAGI PENGADAAN KAPAL BARU UNTUK DIBUAT DI GALANGAN PT PAL SEBAGAI PERCEPATAN PENGHILANGAN ARMADA TUA DARI DINAS ANGKATAN LAUT RI YANG SUDAH TIDAK LAYAK ADA LAKUKAN LAYANAN SEBAGAI PENGANGGARAN EFEKTIF DARI PADA DISELEWENGKAN UNTUK KEGIATAN PENANGGARAN DILUAR KETENTUAN NEGARA ATAU PERINTAH NEGARA.

    BalasHapus
  9. Penandatangani kontrak di pameran Indo Defence 2022 [SavunmaSanayiST.com;] ⚓

    Sistem Manajemen Tempur Advent (SYS), yang dikembangkan dengan sumber daya nasional, akan tersedia untuk Angkatan Laut Indonesia.

    Untuk tujuan ini, kontrak ditandatangani pada pameran Indo Defence 2022.

    Dari SavunmaSanayiST.com;, diberitakan sistem manajemen perang buatan Turki, Advent, akan digunakan beberapa kapal perang Indonesia. -

    Desain OPV 90 DRU akan dilengkapi sistem manajemen tempur Advent (DRU)

    HAVELSAN menandatangani kontrak ekspor Advent Sys ke TNI AL pada pameran alutsista, Indo Defence 2022 di Jsakarta.

    Kontrak yang dimaksud meliputi integrasi Advent CMS ke 3 Kapal KCR-60 buatan PT Tesco dan 2 Kapal Patroli Lepas Pantai (OPV) produksi PT DRU.

    Kontrak ditandatangani oleh PT TESCO dan Kementerian Pertahanan RI.

    Sistem Advent ini nantinya juga akan digunakan kapal KCR 65 buatan Turki yang dipesan Indonesia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. "..kapal KCR 65 buatan Turki yang dipesan Indonesia.."

      Tipe apa ya?

      Hapus
    2. Dulu si AH pernah bilang GMFPB

      Hapus
    3. Desain angkatan laut Turki pertama yang diminati Indonesia adalah KPC 65 (Large Patrol Craft - 65 meter) oleh TAIS Shipyards. Jangan terkecoh dengan penamaannya sebagai kapal patroli, karena kapal sepanjang 65 meter itu memiliki alat pemukul yang serius. Ini datang dalam bentuk meriam 76mm, turret meriam 35mm ganda, dua stasiun senjata jarak jauh (RWS) STAMP 12,7mm, peluncur roket ASW Roketsan, dan delapan rudal anti-kapal ATMACA (AShM). Tentu saja, persenjataan ini dapat diubah tergantung pada kebutuhan pelanggan, dengan kemungkinan Indonesia akan mengganti ATMACA dengan Exocet.


      Persenjataan KPC 65 dari kiri ke kanan, dua 12.7mm RWS, AShMs, ASW rocket launcher dan kanon 35mm gun, hanya dua AShMs pada tipe ini (photo : OryxSpioenko)

      Salah satu sistem senjata yang kemungkinan akan dipertahankan adalah peluncur roket ASW Roketsan. Angkatan Laut Indonesia terus mengoperasikan empat belas kelas Kapitan Pattimura (kelas Parchim) dalam peran anti-kapal selam (ASW) dari enam belas yang dibeli dari Jerman pada tahun 1992. Angkatan Laut Jerman telah mewarisi kapal-kapal ini dari Volksmarine Jerman Timur setelah reunifikasi kedua Jerman pada tahun 1991, tetapi memiliki sedikit kebutuhan untuk mengoperasikan kapal setelah berakhirnya Perang Dingin. Sementara sempat memperkuat kemampuan patroli dan ASW Angkatan Laut Indonesia pada saat itu, sonar dan sistem senjata kelas itu sementara itu ketinggalan zaman dan membutuhkan penggantian: KPC 65 mampu memenuhinya.



      Indonesia diyakini tertarik pada akuisisi awal dua KPC 65 untuk Angkatan Lautnya. Duta Besar Dr. Lalu Muhammad Iqbal menyatakan bahwa ''kita akan melangkah lebih jauh di industri pertahanan dan kita akan melihat peningkatan yang signifikan dalam kerja sama kita, terutama di bidang sistem Angkatan Laut [...] dan juga pengembangan, desain bersama antara kedua negara. ''Apakah ini berarti jika KPC 65 akan mengalami perubahan desain berdasarkan kebutuhan Indonesia dan akan diproduksi di galangan kapal di Indonesia masih belum diketahui, meskipun yang terakhir tampaknya masuk akal.


      Guided Missile Fast Patrol Boat 67 (GMFPB) dengan desain stealth (image : TAIS)

      Selain KPC 65, Galangan Kapal TAIS menawarkan berbagai kapal yang mencakup desain LHD asli pertama Turki, beberapa desain FAC, OPV, korvet dan fregat, kapal pendarat, dan kapal pengisian ulang. Konsorsium TAIS mencakup Galangan Kapal Anadolu (yang saat ini sedang membangun TCG Anadolu LHD), Galangan Kapal Istanbul, Galangan Kapal Sedef, Galangan Kapal Sefine dan Galangan Kapal Selah. Setelah membangun beberapa kapal pendarat besar dan kapal pendarat tank kelas Bayraktar untuk Angkatan Laut Turki, TAIS juga menemukan keberhasilan ekspor dengan pembangunan lima kapal tambahan untuk India dan dua kapal pelatihan kadet dan tiga kapal pendarat untuk Qatar.


      Multi Mission Frigate 140, kapal permukaan terbesar dari TAIS Shipyards (image : TAIS)

      Apakah Galangan Kapal TAIS mampu menembus pasar Indonesia dengan desain kapal patroli KPC 65, hal ini dapat mengarah pada kerjasama pertahanan yang lebih dalam antara Turki dan Indonesia. Kedua negara saat ini sedang berkolaborasi dalam proyek tank Modern Medium Weight Tank (MMWT), dan Indonesia juga telah menyuarakan minatnya untuk mengakuisisi UCAV Turki.

      Hapus
    4. Kalau KAPAL GMFPB itu cuma panjangnya 60 m

      Hapus
    5. Buat KCR batch selanjutnya

      Hapus
    6. Yang dimaksud AH itu GMFPB-67, bukan yang original GMFPB

      Hapus
    7. Guwa ga sreg dg manajemen logistik dan alutsista militer.....dg info diatas kesannya mereka ini malah menjadi kepanjangan tangan dari para vendor dg seribu macam alasan yg alih teknologi lah....yg itulah lah 🤷🏻

      Mosok sekelas KCR aja ada beragam tipe..... rancangan PT inilah....yg impor dari sanalah.....serba ga jelas roadmapnya ☝️

      Urusan KCR sebenarnya guwa ga sreg....karena lebih baik ALRI fokus pada kelas OPV, Light frigate dan real frigate sbg komponen utama alutsista permukaan ALRI.

      Karena baik light frigate/korpet dan real frigate lah yg bisa mengimbangi ancaman masa depan sesuai dg kondisi geografis.

      Kawasan Asia, khususnya Asia tenggara dan Pasifik barat telah menjadi "kerajaan kapal selam"....dan utk mengatasinya butuh taktik dan teknik "multistatik" yaitu mengeroyok kapal selam lawan dg kombinasi kapal permukaan, sonar/VDS/sonobuoy dan kekuatan pesawat atas air (baik heli dan pesawat AKS).

      KCR dg sendirinya tereliminasi karena tidak dirancang utk membawa heli organik serta memiliki dimensi dan enduran yg kecil ☝️

      Kemudia beralih ke soal KCR.....lebih baik ALRI punya 1 basis tipe KCR dg berbagai variasi nya yg diseragamkan CMS dan sewaconya....tapi basis desain ini bisa dikerjakan diberbagai galangan yg ditunjuk.

      Jadi tidak tiap galangan punya desain, propulsi, sewaco dll yg berbeda-beda......⛔

      Mari kita lihat manajemen alutsista dan logistik di negara maju spt AL aussy atau korsel 👇👇👇 ini.

      https://youtu.be/8NdvUFunNAA

      Mereka ☝️☝️☝️ berupaya meminimalkan jenis SEWACO dan peralatan pendukung semaksimal mungkin utk memudahkan menajemen logistiknya 😤😤😤

      Hapus
    8. Itu duta besar GOMBLOOOOOOH......😤😤😤

      Bukannya jadi marketing produk-produk nasional, tapi malah lebih semangat jadi marketingnya produk TURKI.....suruh pulang aja dia ☝️

      Hapus
  10. Prototipe yg kursi ganda udh dibikin buat Indonesia kabarnya

    BalasHapus
  11. Sementara itu MALON masih nunggak pembayaran 17 Kreditur LCS Mahadongok.. wakakakakak

    BalasHapus
  12. Tukang Bual Gempur Waria & ASUwandaruw Kadrun nggak bakal berani komentar di artikel beritanya.. kihkihkih

    BalasHapus
  13. Kesian.. Takde duit buat cara macam takde duit.. Dah la mungkir janji..
    Suruh bayar hutang, liat pulak tu..
    Nak bayar pakai tempe, Korsel tak terima..

    Makanan anjingan sahaja..

    Dah dasar bangsa bangsat..
    Indog..
    Menyalak aje lebih..
    Tahi bersepah merata-rata..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Datang Beruk Baru TOLOL GOBLOK.. wakakakak

      Dasar MALON bangsa bangsat..
      Menyalak membual aje lebih
      Tahi banyak di Kuala Kubangan Lumpur.. wakakakakak

      Hapus
    2. @Wong SETAN ANJING, BERUK GILA

      Bayar WOI Hutang SEWA SABAH ke Sultan Sulu.. Nunggak Bayar SEWA SULU dari tahun 2013. Wakakakak

      Bayar WOI Hutang 17 Kreditur LCS Mahadongok dari tahun 2013 Nunggak bayar.. waakakakka

      Hapus
    3. Yg panas kok jiran sebelah wkwk

      Hapus
    4. Korsel tak terima kenapa jiran malon yg menyalak.
      Kau selesaikan dulu itu kapal Mangkrak bin karatan
      Hutang dan rasuah
      Itu baru buat malu

      Hapus
    5. Hamba sahaya 999 tahun menyalak berukkkk.....

      Hapus
  14. Ya ampun selepas begitu lama baru US6. 6 juta..? Wkwkwkkwwkwk

    Itu pun belum jelas benar dibayar atau KLAIM je... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
  15. Tak MALU ke sama Korea... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Panas...... Makan fisang dulu pork....

      Hapus
    2. Gempur kampang kau tu bukan orang malaysia!

      Hapus
  16. ya ampunnnnn.........nunggak bayaran 800 miliar won... Tapi klaim baru bayar 9,4 miliar won...??? jauh dari separuh guys....wkwkwkwkwk

    BAYAR WOIIII...MISKIN...wkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada beruk ke fanasan.... Ha.. ha...ha.... IFX, Rafale, F15RX. Senentara sebelah tejas...... Oooiiiii... Miskin ?

      Hapus
    2. Laah proyek jalan terus, indonesia dapet pesawat protoype.. Kenapa situ yg ngamuk? 😅😂 dibanding lcs mangkrak uangnya habis dirasuah

      Hapus
    3. Bangsa bangsat.. Memang camtu.. Kat Malaysia nie aje dengan lebih 2 juta ekor anjing Indog merayau-rayau cari makan.. Kalau dah kaya raya, takde la Indog jadi anjing di Malaysia, mengemis cari rejeki..

      Hapus
    4. Ada beruk yang kepanasan......

      Hapus
    5. Besepah Warga Malondog jual DADAH, Teroris yg sudah ditangkap Polisi dan kena hukuman mati.. wakakakak

      Hapus
    6. @anak watan.. Yg kau sebut anjing miskin itu negaranya jd presidensi g 20... Kl yg ikut g20 itu anjing miskin.. Sebutan apa bg negara yg tdk masuk g20? Iri bilang booos

      Hapus
    7. HIBAH KEMERDEKAAN =
      1. Cabinet Memorandum by the Secretary of State for the Colonies. 21 February 1956 Federation of Malaya Agreement
      2. The Parliament of the United Kingdom Federation of Malaya Independence Act 1957
      #999 BAYAR UPETI
      #RASIO UTANG 70% GDP = MISKIN

      Hapus
    8. Negara budak British je bangga hahhaha
      Wake up ruk

      Hapus
    9. Anak Watan..menyalak lah kau bagai anjing tuh,iri bilang boss hhhha

      Hapus
  17. JIAHAHAHAHA 😁😁😄😄😆😆.....ada yang ada FANAAAAS 🔥🔥🔥🔥🔥.....dan KERASUKAN 👿👿👿👿 melihat NKRI melanjukan pembayaran dan berarti proyek tetap LANCAAAR.....Selamat Datang KF/IF-2......WHEEEQ 😛😛🤪🤪😝

    BalasHapus
  18. Kata-kuncinya kita beli Roket Balistik Khan dan Hisar tapi platformnya pakai Tatra, mungkin biar lebih cocok disandingkan Astross yang juga pakai Tatra.

    Bu kapsamda Roketsan tarafından geliştirilen KHAN Karadan Karaya Balistik Füze Sistemi ve HİSAR Hava Savunma Füze Sistemi için sözleşme imzalandı. Roketsan tarafından teklif ana yüklenici Excalibur firmasına teklif sunulurken, Endonezya makamlarına kredinin ise Çek Eximbank tarafından sağlanacağı bilgisi edinildi. Ana yüklenici Excalibur firması tarafından satış için Endonezya Savunma Bakanlığı ile sözleşme imzalandı.

    Silah sistemleri ve mühimmat konularında ise Excalibur firması, Roketsan ile Eylül 2021’de alt yüklenicilik sözleşmesi imzaladı. Sözleşmenin 2022 yılı içerisinde yürürlüğe girmesi planlanıyor. Sözleşme ile Roketsan üretimi KHAN ve HİSAR füzeleri, Çek Excalibur firmasının ana yüklenici olduğu proje kapsamında Endonezya Ordusu’na teslim edilecek.

    BalasHapus
  19. Mantap... jalan terus ya guys....

    Manakala si MALON yang NUNGGAK SEWA ke Sultan Sulu dari 2013 hingga sekarang.... 10 tahun nunggak si MISKIN pun punya BUALAN konon kaya.. wkwkwkwkwkwkwkw

    Ingat SABAH punya SULU guys... Wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  20. Mana lebih lama nunggak guys...

    MALON nunggak SEWA Sabah..10 tahun...

    Indonesia cuma 4 tahun ya guys...

    10 tahun nunggak SEWA ke Sultan Sulu duit sewanya untuk produksi KONDOM ya..? Tanya je

    BalasHapus
  21. Kalau SEWA jangan LUPA BAYAR bukan di KLAIM punya sendiri ... itu namanya MISKIN....Wkwkwkwkwkwkwk

    NUNGGAK SEWA 10 tahun tapi Si MALON sudah merasa paling kaya serat ASEAN.. wkwkwkwkwk

    LAWAK... Wkwkwkwk

    KUALA LUMPUR: Aset dua anak syarikat PETRONAS di Azerbaijan dirampas oleh waris kesultanan Sulu, yang dikatakan menuntut AS$14.92 bilion (RM62.59 bilion) daripada Malaysia, demikian menurut laporan Financial Times.

    Peguam pihak yang menuntut, dilaporkan merampas aset PETRONAS yang didaftarkan di Luxembourg, Petronas Azerbaijan (Shah Deniz) dan Petronas South Caucasus, dengan nilai dilaporkan mencecah lebih AS$2 bilion.


    Peguam berkenaan berkata, bailif di Luxembourg merampas syarikat induk bagi pihak pelanggan mereka.

    Langkah itu yang pertama kali dilaporkan, adalah sebahagian daripada tindakan undang-undang yang dikemukakan pada 2017 oleh waris Sulu untuk mendapatkan pampasan terhadap tanah di Sabah yang didakwa telah dipajak oleh nenek moyang mereka kepada sebuah syarikat perdagangan British pada 1878.

    Pada Mac lalu, penimbang tara di Perancis memutuskan bahawa Malaysia, yang mewarisi obligasi perjanjian pajakan apabila memperoleh kemerdekaan daripada Britain, mesti membayar waris berkenaan sebanyak AS$14.92 bilion.

    Keturunan Sultan Sulu terakhir, Sultan Jamalul Kiram II, menuntut jumlah amat besar sebagai pampasan daripada Malaysia berikutan proses timbang tara.

    Pada Mac lalu, Menteri di Jabatan Perdana Menteri (Parlimen dan Undang-Undang), Datuk Seri Wan Junaidi Tuanku Jaafar dilaporkan berkata, keputusan Mahkamah Arbitrasi Paris untuk Malaysia membayar pampasan AS$14.92 bilion kepada pihak mendakwa sebagai waris Sultan Sulu, adalah tidak sah kerana tidak berlandaskan undang-undang.

    Beliau berkata, keputusan yang ditetapkan penimbang tara, Dr Gondoza Stampa itu sudah dibatalkan dan tidak lagi sah dari segi undang-undang.

    Pada 28 Februari lalu, agensi berita Sepanyol melaporkan, Dr Stampa yang juga penimbang tara Sepanyol mengarahkan Malaysia membayar pampasan kepada pihak mendakwa sebagai waris Sultan Sulu.

    Malah, Malaysia didakwa tidak membayar wang pemisah sejak 2013 dan dikatakan melanggar Perjanjian 1987 yang ditandatangani Sultan Jamal Al-Alam, Baron De Overbeck dan Alfred Dent mewakili syarikat British Utara Borneo.

    BalasHapus
  22. BAYAR WOOIIII.... Jangan cuma KUAT NUNGGAK ya... Wkwkwkwkwk

    Pada Mac lalu, penimbang tara di
    Perancis memutuskan bahawa Malaysia, yang mewarisi obligasi perjanjian pajakan apabila memperoleh kemerdekaan daripada Britain, mesti membayar waris berkenaan sebanyak AS$14.92 bilion.

    BalasHapus
  23. Alhamdulillah,
    Btw jadi di tukar guling sama komoditas jg yaa sebagian pembayarannya?
    Secara koryo butuh bahan baku kita punya barangnya,
    Jadi ngurangin beban apbn dan penggunaan rupiah murni.
    Mudah2an versi double seater habis uji terbang bisa segera mendarat diindonesia dan dikustomisasi sesuai dengan iklim lembab nusantara josss.

    BalasHapus
  24. Teringat BNS milik gomen jiran jugak ini gaesz... Ada salam dari kreditornya yg uda 11 taon nunggak haha!🤭🤭🤭

    coba itungin angka krediturnya gaesz, guwe gak tega...1 ampe brapat tuch yg dibawah haha!🧐🧐🧐
    ini buat 1 proyek doank...

    1.Kuwait Finance House,
    2.MTU-Service,
    3.Malayan Banking Bhd (Maybank)
    4.Contraves Sdn Bhd,
    5.Axima Concept SA,
    6.Contraves Advanced Devices Sdn Bhd,
    7.Contraves Electrodynamics Sdn Bhd
    8.Tyco Fire, Security & Services Malaysia Sdn Bhd, 9.iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and
    10.Protank Mission Systems Sdn Bhd.

    11.Bank Pembangunan Malaysia Bhd,
    12.AmBank Islamic Bhd,
    13.AmBank (M) Bhd,
    14.Affin Hwang Investment Bank Bhd,
    15.Bank Muamalat Malaysia Bhd,
    16.Affin Bank Bhd,
    17.Bank Kerjasama Rakyat Malaysia Bhd,

    https://www.theedgemarkets.com/article/boustead-naval-obtains-restraining-order-green-light-scheme-arrangement-creditors

    NGPV utang apa kabar peter haha!😎😎😎

    BalasHapus
    Balasan
    1. MALONS Bukan ngutang OM@

      TAPI GAK MAU BAYAR 🤣🤣

      Hapus
  25. Mantap... Si MALON pasti NGAMUK guys.... wkwkwkwkw

    Gak harus NUNGGAK hingga 10 tahun ya guys... SEWA tanah je mesti NUNGGAK .. MISKIN

    Apa perlu rakyat PATUNGAN buat bantuin bayar SEWA yang KERAjaan MALON tak mampu bayar... Wkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  26. Ha...ha..ha..... Ada beruk yg ke fanasannn....

    BalasHapus
  27. Aset RECEH dan SUMBANGAN pun buat si MISKIN sudah meras paling kuat di dunia... Wkwkwkwkwk

    Kuat NGEMIS kepastian klaim kaya... Wkwkwkwkwk

    (DEFENCE SECURITY ASIA) – Pasukan Khas Laut (PASKAL) Tentera Laut Diraja Malaysia bakal menerima lebih daripada 900 aset untuk digunakan oleh anggota pasukan elit itu hasil sumbangan kerajaan Amerika Syarikat.

    Sumbangan itu adalah di bawah inisiatif “Building Partnership Capacity” serta hubungan baik di antara Menteri Pertahanan Hishammuddin Hussein dengan rakan sejawatnya daripada Amerika Syarikat, Jeneral Lloyd Austin.

    Katanya, antara aset-aset yang disumbangkan oleh Amerika Syarikat itu termasuklah Glock 17 Gen 4, M4 Carbine, Bullet Proof Vest, Spotter Scope dan Radio Hand Held Thales.

    Di dalam beberapa tahun ini, kerajaan Amerika Syarikat telah membuat beberapa sumbangan penting kepada peningkatan keupayaan Angkatan Tentera Malaysia (ATM).


    Antaranya adalah – mengubahsuai tiga buah pesawat CN-235 milik Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) daripada varian pengangkut kepada varian Maritime Surveillance Aircraft (MSA).


    Program pengubahsuaian itu dilaksanakan di bawah initiatif Maritime Security Initiative (MSI) yang dibiayai sepenuhnya oleh kerajaan Amerika Syarikat.

    Di bawah program “Building Capacity Partner” Washington turut menyumbang radar jarak jauh jenis AN/TPS-77, yang dibangunkan oleh firma pertahanan negara itu, Lockheed Martin.

    Radar pertahanan udara sumbangan Amerika Syarikat itu akan ditempatkan di Pangkalan Udara Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) di Labuan.

    Tahun lepas, Defence Security Asia melaporkan bahawa Jabatan Pertahanan Amerika Syarikat telah memberikan kontrak bernilai US$25.1 juta (RM103 juta) kepada syarikat, Lockheed Martin untuk membekalkan sebuah radar pertahanan udara jarak jauh kepada Malaysia.

    Coverage bagi radar AN/TPS-77 ini adalah sekitar 470km atau 250 Batu Nautika, dan ia adalah sebuah radar bergerak (mobile radar) yang mampu diatur-gerak ke kawasan-kawasan lain sama ada menggunakan pesawat C-130 Hercules, trak atau keretapi.


    Dibawah program Maritime Security Initiative (MSI), kerajaan Amerika Syarikat telah menyumbang 12 buah pesawat tanpa pemandu “ScanEagle” bersama-sama peralatan sokongannya untuk digunakan oleh TLDM di Sabah.

    Selain 12 buah dron ScanEagle, pihak TLDM turut menerima peralatan sokongan seperti 11 buah Ground Control Station, empat buah MK4 launcher dan empat buah MK1 Mod Skyhook Recovery System.

    Kesemua 12 sistem ScanEagle yang diberikan kepada TLDM di bawah program MSI itu bernilai RM180 juta.

    Dron terbabit dioperasikan oleh Skuadron 601 yang berpengkalan di Pangkalan TLDM Kota Kinabalu bagi tujuan rondaan maritim untuk misi-misi Intelligence, Surveillance and Reconnaisance (ISR) di perairan Laut China Selatan dan Laut Sulu.


    Dron ScanEagle memiliki berat sekitar 22kg dengan kelajuan maksimum 150 km/j itu mampu untuk beroperasi selama 12 jam dengan ketinggian pengoperasian ideal bermula dari 762 meter sehingga 1,524 meter.

    Semasa merasmikan US Partnership Pavilion sempena pameran DSA 2022 Mac lepas, Pemerintah Tentera Amerika Syarikat Pasifik (USARPAC) Charles A. Flynn dilaporkan berkata bahawa Washington telah meluluskan bantuan keselamatan bernilai kira-kira US$230 juta (hampir RM1 bilion) kepada Malaysia sejak tahun 2018.

    Ia meliputi antara lain program-program latihan dan pertukaran berkaitan ketenteraan serta peralatan.

    “AS berbangga dapat bekerjasama dengan Angkatan Tentera Malaysia dalam bidang pembangunan utama dan menantikan perbincangan Malaysia-AS pada tahun ini yang menjanjikan perkembangan hubungan dua hala yang lebih lanjut,” katanya sebagaimana dipetik oleh BERNAMA. — DSA

    BalasHapus
  28. Makin iri dengki jiran sebelah tuh..
    Hahah

    BalasHapus
  29. Pork...... Makan pisang dulu di jamban.... Ha ..ha.... Rafale, ifx, f15ex......wow...
    Sebelah cukup tejas

    BalasHapus
  30. Parah...... hahaha 😀

    Malaysia Military Power
    6 Jam

    Masih layak lagi kah Hishammuddin Hussein terajui MINDEF?

    Sejak Parlimen dibubarkan, nampak makin kerap Hishamuddin Hussein buat program turun padang jumpa anggota tentera samada di Kem-kem mahupun di acara rasmi Kerajaan. Sudah nampak macam terdesak nak merayu undi pada anggota Tentera walaupun track record sebagai Menhan sangat buruk dan tak membawa apa-apa sumbangan.

    Macam-macam jugak janji dan pengharapan ditabur seminggu dua ini. Tapi hakikatnya janji kosong masih kekal jadi tukun, anggota di bawah masih rasa terabai kerana terpaksa guna aset usang yang dah tak relevan di zaman 5G yang canggih ini. Pahit sungguh hakikat yang terpaksa ditelan sebagai anggota Tentera. Tak percaya? Tanya anggota yang berkhidmat di Lubnan kenapa aset IAG Guardian kena buka tender baru model lain walaupun baru dibeli? Tanya TUDM pula pasal permohonan mereka untuk beli F18 dari Kuwait apa jadi? Yang terakhir sekali tak payah tanya sapa-sapa kerana satu dunia sedia maklum permasalahan aset LCS untuk kegunaan TLDM. Ini semua zaman siapa jadi Menhan?

    Masa sidang Dewan Negara dan Dewan Rakyat lepas sewaktu menjawab usul khas berkaitan isu Littoral Combatant Ship (LCS), dia janji kapal siap dalam masa dua tahun. Lepas tu dia janji lagi sebagai stop-gap measure, dia akan pastikan TLDM terima 4 buah Littoral Mission Ship (LMS).
    Tup-tup dalam Bajet Manifesto BN/ UMNO 2023 yang dibentangkan Tengku Zafrul pada 7 Oktober 2022, TIDAK ADA SATU SEN pun yang diperuntukkan dalam bajet tersebut untuk LMS. Surat khabar NST tarikh 1 November 2022 jelas tunjuk kekecewaan TLDM.

    Tan Sri Reza PTL ni bukan sekali dah bercakap pasal aset TLDM yang semakin usang, tapi dah banyak kali dia bercakap. Rasanya dia pun malu jadi PTL yang Navy kita guna kapal buruk sampai ada yang dah cecah usia 50 tahun. Bak kata beliau, siapapun jadi Kerajaan, aset TLDM kena pasti siap dan dapat guna untuk JAGA KEDAULATAN NEGARA. Sementara Menhan sibuk tunjuk diri zuhud makan KFC, anggota TLDM makan atas kapal buruk. Lepas tu nak tanya kat sini, KFC mana dalam dunia ni yang served air evian? Nak berlakon pun agak-agak lah!
    Kapal berusia 40 tahun tu sudah macam babu kena arah pergi sana-sini. Lepas RIMPAC (Hawaii) kena hantar pegi KAKADU (Australia) dalam masa sebulan. Sudahlah kapal tu takde anti-oleng, kesian anak-anak kapal yang berkhidmat dalam aset tu.

    Tapi tabik pada semua anggota yang masih jalankan tanggung jawab sebaik mungkin tanpa banyak cerewet. Isu di sini sampai bila kita nak kekal macam ni? Sudah-sudahlah termakan janji manis Hishamuddin Hussein ni. Lembut gigi pada lidah. MESYUARAT POS-KABINET DI MINDEF PUN DIA TAK BUAT. Macam mana dia tadbir Kementerian Kanan yang tanggung jawab besar kalau basic pengurusan pun gagal?

    Padanlah dari 2013 – 2018, masalah LCS berlaku. Semua pendekatan kepimpinan berterabur dan hanya bersifat top-down approach. Ni nak tanya anggota ATM, masih nak lagi ke Hishamuddin jadi MENHAN? Tepuk dada tanya selera.
    The devil plays a smoking trumpet. You see, their morals, their code - it's a bad joke. They're only as good as the world allows them to be. When the chips are down, these civilised people, they'll eat each other.
    Terima kasih kepada Azzmel for mention typos

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lon Malon.....mirip si bocil 😄😄😄

      Hapus
  31. Tolong yaa untuk pada mengerti....malon bukan nggak mau bayar utang..tp MISKIN NGGAK PUNYA UANG....
    cuma msh sombong ngaku kaya....bener sich...KAYA BUAL..KAYA BOHONG...KAYA HALU...
    malon berjaya sudahbTERHUBUNG dengan bualan dan haluuu..
    looon...maloon...
    🦧🦧🦧🐖🐖🐖👙🇲🇾👙👙🇲🇾🐖🐖🐖🦧🦧🦧

    BalasHapus
  32. Ya Ampuuunnn.....INDONESIA bayar bertahap KONTRIBUSI INVESTASI PROJECT KFX/IFX.....ITU NAMANYA KEREN BANGET ! Project jalan Terussssss.......KOREA SELATAN HAPPY...INDONESIA JUGA HAPPY....WIN-WIN SOLUTION GITU LOH,.....SLEBEWWWW....


    Yang gak terima itu cuman malon doank karena IRI DENGKI SAKIT HATI .....WKWKWKWK

    BalasHapus
  33. Lon ... kapal maaharogol yg sembang dibina serentak 6 apa kabar lon,
    Sembang sapi bina serentak ngemis bantuan Naval juga akhirnya karena salah potong wkwkwkwkw

    BalasHapus
  34. Indo itu orng rajin tekun ulet kerja keras gak kyk orng Malon malas krja,hidup dlm tempurung katak😃😅

    BalasHapus
  35. Gempur menyalak sekejap,lalu nangis Kat tandas 😅

    BalasHapus
  36. Horee rudal khan dan hisar udah kontrak
    Nice

    BalasHapus
  37. Kaji lagi lon..

    https://www.hmetro.com.my/mutakhir/2022/11/898796/pembida-tender-lca-dakwa-proses-tender-tidak-dipatuhi

    BalasHapus
  38. Mimin ksih berita kontrak nya min,biar makin koyak sebelah

    BalasHapus
  39. Indonesia kontrak rudal Balistik sama pertahanan udara jarak jauh blm ada nih berita nya disini

    BalasHapus
  40. Weeeeh....ada Senapan BULLPUP buatan BATAM nih....coba kita bahas dan bandingkan dengan buatan MALON namanya VITA BIRAHI yang MELEGENDA MEMALUKANNYA 🙂

    BalasHapus
  41. Proyek tetap berlanjut.....WHEEQ 😛

    BalasHapus
  42. Gempur menangis Kat tandas woi hahhaha

    BalasHapus
  43. LCa apa kabar lon,sudah kontrak kah atau cuma testdrive lah tuh

    BalasHapus
  44. JIAHAHAHA....Karena DENGKIII hati tak tenang membaca info dari sebelah 🙂

    BalasHapus
  45. Kesian.. Nak bayar kapal selam, barter sama tempe.. Korsel tak makan tempe.. Makanan kondangan ujar mereka.. Makanan anjingan sahaja itu.. Indog nak beli tempe pun tak mampu.. Datang ke Malaysia jadi babu dan anjing... Lebih 2 juta ekor merayau- rayau di Malaysia cari rejeki..

    BalasHapus
  46. YAAA AMPUUUN.....Cina sudah di Pintu tapi si MALON hanya SHOPING RECEHAN 🙂

    BalasHapus
  47. Kesian.. MALON Nak bayar FA50 barter SAWIT BUSOK,. Korsel tak minum dan seduh SAWIT BUSOK..

    Kesian.. MALON nak beli TEJAS Vanilla Price pun mesti barter SAWIT BUSOK..

    MALON MISKIN.. Wakakakakak

    BalasHapus
  48. SAH! Indonesia Tandatangani Kontrak untuk Rudal Balistik KHAN & HİSAR dengan Roketsan Turki

    https://www.savunmasanayist.com/roketsandan-endonezyada-khan-ve-hava-savunma-sozlesmesi/

    BalasHapus
  49. Chasis truk nya pake tatra ni,kira2 brp baterei beli Khan sama Hisar

    BalasHapus
  50. Gempur tambah kerasukan tiap hari karena cuma Malon termiskin dikawasan yang takde shopping cuma bual sembang dan prank...Bikin gelak kawasan.

    BalasHapus
  51. Negeri Bernama ujung Medini ini memang penuh Pelawak dan pemimpi terbesar di jagat Alam Melayu Ghoib ...Gempork coba lha tengok sikit kenapa itu pesawat Takut Air .. belum ada ujud sudah berani setara Jet MIG29 ..Pikir 🤔😭😀

    BalasHapus
  52. YAA AMPUUUUUUNNN.....INDONESIA SIGNED PURCHASE CONTRACT DENGAN TURKIYE : KHAN DAN HISAR .......WOWWWWW.....INI KEREN BANGET !

    kalo tetangga sebelah yang resek tuch masih suka koleksi brochures dan photos bakalan KEPANASAN DAN KEPANIKAN LAGI......makanya TOBAT SONO MALON!....JANGAN MAKSIAT DIGEDEIN.....WKWKWKWK....

    BalasHapus
  53. Akhirnya punya rudal juga SRBM dan SAM merad/lorad.
    Mantapp

    BalasHapus
  54. Ya ampuuuuun....malon hanya kumpulkan brosur je
    😂😂😂🤣🤣🤣

    BalasHapus
  55. Lanjuuut...tambah jadi 40%

    BalasHapus
  56. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  57. 6 mil? What is this, small change?

    BalasHapus
    Balasan
    1. dolar ituw, bisa beliin luh lamborgini, helikopter baruw ama rumah di amrik haha!🤑🤑🤑

      Hapus