Pendidikan Payload Operator UAV Anka TNI AU (photos: Skadik 103)
Selamat atas Keberhasilan dan Kesuksesan Pelatihan Anka Payload Operator Letda Lek Revaldo Ganesha. S,Tr.Han (Kasubur BMN). Semoga menjadi Ilmu yang bermanfaat dan membawa berkah serta berguna bagi Bangsa dan Negara.
Skadron Pendidikan 103 (disingkat Skadik 103) adalah unsur pelaksana pendidikan Wing Pendidikan Terbang dan berkedudukan langsung di bawah Danwingdik 100/Terbang. Tugas Skadik 103 adalah pelaksana Wingdik Terbang yang bertugas melaksanakan pendidikan sekolah penerbang jurusan pesawat terbang tanpa awak (PTTA).
uhuuyy NSM BATALπ...gowing lcs makin LeMaH haha!ππ€₯π
BalasHapusMemang kapal teknis!
HapusSalah teknis
HapusBARAT BERUTANG, TIMUR MEMBAYAR
BalasHapusBARAT KORUPSI, TIMUR MENANGGUNG
BARAT IMPOR BATUBARA, TIMUR IMPOR BERAS
-
1. Dinamika LNG (Barat Impor, Timur Ekspor)
Kesenjangan Infrastruktur: Produksi di Malaysia Timur, konsumen di Barat. Tidak terhubung pipa bawah laut.
Strategi Arbitrase Petronas: Gas Timur diekspor demi untung tinggi. Kebutuhan Barat diimpor dari Australia, Brunei, dan Indonesia.
Krisis Energi Barat: Cadangan gas Semenanjung menipis di tengah lonjakan konsumsi industri dan data center.
-
2. Kesenjangan Utang (Barat Berutang, Timur Membayar)
Utang Rumah Tangga (~84% PDB): Didominasi Barat akibat padatnya populasi, biaya hidup tinggi, dan kredit kota besar.
Utang Pemerintah (~65-70% PDB): Anggaran utang habis untuk mega proyek infrastruktur dan air di Semenanjung.
Ketimpangan Narasi: Hasil alam Malaysia Timur dipakai menyokong utang dan pembangunan yang berpusat di Barat.
-
3. Kesenjangan Korupsi (Barat Korupsi, Timur Menanggung)
Pusat Penyelewengan: Kasus korupsi skala mega dan penyelewengan dana oleh elit politik mayoritas terjadi di pusat pemerintahan Malaysia Barat.
Beban Finansial Nasional: Kerugian negara akibat skandal besar (seperti 1MDB) dimasukkan dalam beban utang negara yang wajib dilunasi secara nasional.
Ketimpangan Tanggungan: Kekayaan hasil alam Malaysia Timur pada akhirnya ikut terkuras untuk menambal lubang fiskal dan membayar kerugian akibat korupsi di Barat.
------------------------------
HOAKS KLAIM INDONESIA MISKIN SETARA ZIMBABWE
Kementerian Kominfo: Bank Dunia tidak punya peringkat "negara termiskin"; infografis di media sosial murni manipulasi untuk memicu kepanikan.
-
Universitas Gadjah Mada: Hoaks salah mengonversi kurs PPP ke reguler; dengan hitungan PPP yang benar, kemiskinan ekstrem Indonesia hanya ~1,3%.
-
JalaHoaks DKI: Status resmi Indonesia adalah Upper-Middle-Income (pendapatan menengah ke atas) dengan pendapatan di atas USD 4.516 per kapita.
-
Investing.com Indonesia: Indonesia tidak turun kelas instan di indeks MSCI, melainkan diberi tenggat waktu konsultasi hingga Juni 2027.
-
OJK: Penurunan IHSG dipicu aksi penegakan hukum atas manipulasi pasar (denda Rp2,1 triliun), bukan karena pelemahan ekonomi makro.
-
Fitch Ratings: Peringkat kredit dan prospek ekonomi Indonesia tetap stabil serta kuat, tidak terdampak isu MSCI.
-
Badan Kebijakan Fiskal: Indikator makroekonomi aman; metodologi indeks pasar swasta terpisah dari ketahanan fiskal negara.
-----------------------------
KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
Implikasi Gabungan (Utang Pemerintah + Utang Rumah Tangga):
Risiko Krisis Keuangan yang Lebih Tinggi:
Penjelasan: Kombinasi utang pemerintah dan rumah tangga yang tinggi menciptakan dua front kerentanan. Jika salah satu sektor goyah, ia bisa menarik sektor lainnya ke dalam masalah.
Dampak Riil: Jika terjadi perlambatan ekonomi, baik pemerintah maupun rumah tangga akan kesulitan membayar utang, menciptakan efek domino yang parah dan potensi krisis keuangan yang dalam.
Ruang Gerak Kebijakan yang Terbatas:
Penjelasan: Baik pemerintah maupun bank sentral memiliki ruang gerak yang terbatas untuk merespons krisis ekonomi.
Dampak Riil:
Stimulus Fiskal Sulit: Pemerintah mungkin kesulitan meluncurkan paket stimulus fiskal (misalnya, melalui pengeluaran infrastruktur atau bantuan sosial) jika utangnya sudah sangat tinggi.
Batas Bawah Suku Bunga: Bank sentral mungkin sudah menurunkan suku bunga ke tingkat yang sangat rendah untuk mendukung ekonomi, sehingga tidak banyak lagi "amunisi" tersisa jika terjadi krisis lebih lanjut.
Ketidakpastian Ekonomi dan Investor:
Penjelasan: Tingkat utang yang tinggi secara keseluruhan menciptakan ketidakpastian bagi investor domestik maupun asing.
BEDA KASTA BEDA LEVEL =
Hapus-
π Klaster Geopolitik & Gengsi Internasional
1. Anggota G20: Indonesia satu-satunya anggota resmi di ASEAN. Malaysia bukan anggota.
2. Mitra BRICS: Indonesia sudah resmi diakui sebagai Partner Country. Langkah geopolitik RI lebih depan.
3. Militer Global (GFP): Indonesia peringkat 13 dunia (Terkuat ASEAN). Malaysia peringkat 42.
4. PDB Paritas Daya Beli (PPP): Indonesia peringkat 7 dunia (USD 5,48 T). Malaysia peringkat 30 (USD 1,56 T).
5. PDB Nominal: Indonesia raksasa No. 1 ASEAN (USD 1,3 T). PDB Malaysia hanya USD 400 Miliar.
π Klaster Ketergantungan Energi & Pangan Vital
6. Pasokan Batu Bara: Indonesia pasok 21,84 juta ton ke Malaysia, menguasai 67% total impor mereka.
7. Listrik Nasional: 69% listrik regional TNB Malaysia bersumber dari batu bara RI. Tanpa RI, mereka padam.
8. Re-Ekspor LNG: Terminal Arun PAG Indonesia nomor 1 dan teraktif di dunia versi IGU & IHS Markit.
9. Petronas Menumpang: Petronas LNG terpaksa menumpang ekspor dan reloading di Terminal Arun RI.
10. Kalah Gugatan Internasional: PGN RI menang atas Petronas di ICC Hong Kong. Petronas dihukum bayar utang ke RI.
11. Impor Jagung: Malaysia impor 240.000 ton jagung dari Indonesia untuk stabilitas pakan domestik.
12. Impor Beras: Malaysia bergantung pada pasokan 200.000 ton beras dari Indonesia untuk pangan pokok.
πͺ Klaster Industri Pertahanan & Alutsista (Militer Malaysia Buatan RI)
13. Pesawat CN235: Militer Malaysia (TUDM) membeli 8 unit pesawat militer buatan PTDI Indonesia.
14. Avionik Jet Hawk: Komponen kokpit jet tempur Hawk Malaysia diproduksi di Surabaya oleh PTDI.
15. Kapal Patroli RHIB: Malaysia mengimpor 24 unit kapal patroli dari PT PAL Indonesia.
16. Desain FPB 57: Rancangan kapal patroli cepat laut Malaysia mengadopsi teknologi PT PAL Indonesia.
17. Senjata Pindad: Pasukan militer Malaysia menggunakan senapan SS2 dan amunisi buatan PT Pindad.
18. Tenda Militer: Kementerian Pertahanan RI memasok 7.000 unit tenda militer ke Malaysia.
19. Seragam & Rompi NATO: Pakaian dinas tempur dan rompi antipeluru Malaysia diproduksi oleh Sritex Indonesia.
π Klaster Kedaulatan Dokumen Negara
20. Cetak Ringgit: Uang kertas Ringgit Malaysia dicetak di Indonesia oleh PERURI sejak 2010.
21. Cetak Paspor: Buku paspor resmi warga Malaysia diproduksi dan dicetak oleh PERURI Indonesia.
πΈ Klaster Industri Hiburan & Destinasi Dunia
22. Konser Global: Jakarta target utama tur stadion dunia (Coldplay/Bruno Mars) karena daya beli raksasa. Malaysia sering dilewati.
23. Wisata Dunia: Bali tidak butuh daftar musiman NatGeo 2027 karena berstatus Legendary Destination (kasta tertinggi pariwisata abadi).
πΊ️ Klaster Geopolitik & Geostrategi
24. Penguasa Selat Malaka: Indonesia mengontrol Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan gerbang Selat Malaka. RI punya kuasa menutup jalur dagang dunia.
25. Poros Maritim Dunia: Indonesia menjadi jangkar konektivitas antarsamudra (Hindia & Pasifik). Malaysia hanya penonton tepi jalur.
26. Keketuaan ASEAN: Indonesia adalah pemimpin alami (natural leader) ASEAN. Arah politik Asia Tenggara ditentukan dari Jakarta.
27. Kedaulatan Ruang Udara (FIR): Indonesia sukses rebut kembali kendali udara Riau dan Natuna yang puluhan tahun dikuasai Singapura.
28. Hilirisasi Nikel & EV: RI mengunci pasokan nikel terbesar dunia. Raksasa global terpaksa tunduk pada aturan investasi RI demi rantai pasok EV.
29. Diploma Bebas Aktif: Posisi geopolitik RI bebas dari dikte blok Barat maupun Timur, dipercaya menjadi mediator konflik internasional.
BARAT HUTANG = TIMUR DIPERAS BAYAR
BalasHapus-
1. Dinamika LNG (Barat Impor, Timur Ekspor)
Kesenjangan Infrastruktur: Mayoritas produksi LNG berada di Malaysia Timur (Sarawak/Sabah), sedangkan konsumen terbesar di Malaysia Barat (Semenanjung). Keduanya tidak terhubung pipa bawah laut.
Strategi Arbitrase Petronas: LNG Malaysia Timur diprioritaskan untuk kontrak ekspor luar negeri bernilai tinggi (Jepang, Korsel, China). Untuk kebutuhan domestik Barat, Petronas memilih mengimpor LNG dari luar (Australia, Brunei, Indonesia) demi menjaga keuntungan ekspor.
Krisis Energi Barat: Ladang gas Semenanjung mulai habis, sementara konsumsi melonjak drastis akibat industri dan pusat data (data center).
-
2. Kesenjangan Utang (Barat Berutang, Timur Membayar)
Utang Rumah Tangga (~84% PDB): Didominasi Malaysia Barat karena 80% populasi, biaya hidup tinggi, serta masifnya kredit KPR dan kendaraan di kota besar.
Utang Pemerintah (~65-70% PDB): Dana utang tersedot untuk proyek mega infrastruktur di Barat (MRT, LRT, Tol Trans-Semenanjung) serta utang air negara bagian Semenanjung.
Ketimpangan Narasi: Kekayaan alam dari Malaysia Timur (ekspor LNG) menjadi penopang ekonomi nasional yang digunakan untuk membiayai beban utang dan pembangunan infrastruktur yang berpusat di Malaysia Barat.
=========================================
=========================================
1. BANGKRUT = UTANG HOUSEHOLD DEBT) 84,3% TO GDP
• Sumber Resmi: Laporan Bank Negara Malaysia (BNM) dan pengumuman Parlemen oleh Menkeu/PM Anwar Ibrahim serta jajaran Kemenkeu Malaysia.
-
2. BANGKRUT = UTANG PEMERINTAH (GOVT DEBT) 70,5% TO GDP
• Sumber Resmi: Laporan makroekonomi Trading Economics dan Kementerian Keuangan Malaysia.
-
3. DEFISIT 28 TAHUN DEFISIT SEJAK KRISIS MONETER 1998 HINGGA 2026
• Sumber Resmi: Pidato fiskal PM Anwar Ibrahim dan analisis media ekonomi (The Edge / NST).
-
4. HANYA BAYAR BUNGA BUKAN BAYAR POKOK HUTANG
• Sumber Resmi: New Straits Times (NST), The Star dan Liputan siaran berita dari Astro Awani dan TV3.
------------------------------
KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
Implikasi dari Utang Rumah Tangga per Kapita (RM 45,859):
Daya Beli dan Konsumsi yang Tertekan:
Penjelasan: Sebagian besar pendapatan rumah tangga harus dialokasikan untuk membayar cicilan utang (KPR, KKB, kartu kredit, pinjaman pribadi).
Dampak Riil:
Penurunan Konsumsi Barang dan Jasa Lain: Ketika sebagian besar pendapatan habis untuk utang, kemampuan rumah tangga untuk membeli barang dan jasa lain (selain kebutuhan pokok) akan berkurang. Konsumsi adalah motor utama pertumbuhan ekonomi di banyak negara.
Risiko Resesi: Jika konsumsi rumah tangga menurun drastis, ini bisa memicu perlambatan ekonomi atau bahkan resesi.
Tekanan pada Sektor Ritel: Bisnis ritel dan sektor jasa yang sangat bergantung pada pengeluaran konsumen akan mengalami penurunan penjualan dan profitabilitas.
Stabilitas Keuangan Rumah Tangga yang Rentan:
Penjelasan: Tingkat utang yang tinggi membuat rumah tangga sangat rentan terhadap guncangan ekonomi.
Dampak Riil:
Gagal Bayar (Default): Jika terjadi kehilangan pekerjaan, penurunan pendapatan, atau kenaikan suku bunga, banyak rumah tangga bisa kesulitan membayar utangnya, berujung pada gagal bayar.
Krisis Keuangan Sistemik: Tingkat gagal bayar yang meluas bisa memicu krisis di sektor perbankan (karena bank memiliki piutang dari rumah tangga tersebut), yang pada gilirannya bisa mengguncang seluruh sistem keuangan.
Kesehatan Mental dan Sosial: Tekanan utang yang berat juga berdampak pada kesehatan mental dan kualitas hidup masyarakat, yang secara tidak langsung memengaruhi produktivitas ekonomi.
BEDA KASTA BEDA LEVEL =
Hapus-
π Klaster Geopolitik & Gengsi Internasional
1. Anggota G20: Satu-satunya anggota resmi dari ASEAN.
2. Mitra BRICS: Resmi diakui sebagai Anggota Penuh di kawasan.
3. Militer Global: Peringkat 13 dunia, terkuat di ASEAN.
4. PDB PPP: Peringkat 7 dunia (USD 5,48 T).
5. PDB Nominal: Terbesar nomor 1 di ASEAN (USD 1,3 T).
π Klaster Ketergantungan Energi & Pangan Vital
6. Pasokan Batu Bara: Menguasai 67% total impor batu bara Malaysia.
7. Listrik Nasional: Menopang 69% sumber listrik regional TNB Malaysia.
8. Re-Ekspor LNG: Terminal Arun PAG teraktif di dunia versi IGU.
9. Petronas Menumpang: Petronas LNG wajib ekspor melalui Terminal Arun.
10. Menang Gugatan: PGN menang atas Petronas di ICC Hong Kong.
11. Impor Jagung: Malaysia bergantung pada 240.000 ton jagung dari RI.
12. Impor Beras: Malaysia mengimpor 200.000 ton beras RI untuk pokok.
πͺ Klaster Industri Pertahanan & Alutsista
13. Pesawat CN235: Militer Malaysia membeli 8 unit dari PTDI.
14. Avionik Jet Hawk: Kokpit jet tempur Malaysia diproduksi oleh PTDI.
15. Kapal Patroli RHIB: Malaysia mengimpor 24 unit kapal dari PT PAL.
16. Desain FPB 57: Teknologi kapal patroli cepat Malaysia rancangan PT PAL.
17. Senjata Pindad: Militer Malaysia menggunakan senapan SS2 & amunisi RI.
18. Tenda Militer: Memasok 7.000 unit tenda militer ke Malaysia.
19. Seragam & Rompi NATO: Pakaian tempur militer Malaysia diproduksi Sritex.
π Klaster Kedaulatan Dokumen Negara
20. Cetak Ringgit: Uang kertas Ringgit Malaysia dicetak oleh PERURI.
21. Cetak Paspor: Buku paspor resmi warga Malaysia diproduksi PERURI.
πΈ Klaster Industri Hiburan & Destinasi Dunia
22. Konser Global: Jakarta target utama tur stadion dunia karena daya beli.
23. Wisata Dunia: Bali berstatus Legendary Destination (kasta tertinggi abadi).
πΊ️ Klaster Geopolitik & Geostrategi
24. Penguasa Selat Malaka: Mengontrol penuh jalur laut strategis ALKI.
25. Poros Maritim: Jangkar konektivitas utama Samudra Hindia & Pasifik.
26. Keketuaan ASEAN: Pemimpin alami (natural leader) arah politik kawasan.
27. Kedaulatan FIR: Merebut kembali ruang udara Riau-Natuna dari Singapura.
28. Hilirisasi Nikel: Pemilik nikel terbesar dunia, pengunci rantai pasok EV.
29. Diploma Bebas Aktif: Mediator konflik internasional independen tepercaya.
30. Megabiodiversitas: Negara megabiodiversitas maritim nomor satu di dunia.
31. Negara Kepulauan: Terbesar di dunia (>17.000 pulau) dengan ZEE luas.
32. Superpower Karbon: Pemilik gambut & mangrove penentu pasar karbon global.
33. Bonus Demografi: Populasi terbesar ASEAN (280+ juta) pasar domestik utama.
34. Hukum Laut (UNCLOS): Pelopor konsep Negara Kepulauan internasional.
πͺ Klaster Eksklusif Teknologi Militer (Satu-satunya di ASEAN)
35. Kapal Selam Mandiri: Mampu membangun kapal selam dalam negeri (PT PAL).
36. Teknologi Propelan: Menguasai pabrik bahan peledak militer (PT Dahana).
37. Integrasi C5ISR: Memimpin integrasi siber & radar tiga matra (Defend ID).
38. Medium Tank Komersial: Sukses memproduksi massal tank Harimau (PT Pindad).
39. Kemandirian Dirgantara: Lisensi penuh manufaktur pesawat taktis medium (PTDI).
⚓ Klaster Dominasi Armada Militer & Alutsista Udara Kawasan
40. Kapal Perang Terbanyak: Operasikan 338 aset maritim (Peringkat 5 dunia).
41. Drone Militer Terbanyak: Miliki 80–90 unit drone tempur UCAV di kawasan.
42. Pesawat Militer Terbesar Kedua: Mengamankan ~460 aset udara taktis (21% ASEAN).
π Klaster Raksasa Industri Pertahanan Nasional (Defend ID)
43. PT Pindad: Produksi senjata NATO, amunisi, dan kendaraan taktis (Anoa/Komodo).
44. PT PAL Indonesia: Galangan kapal terbesar ASEAN untuk frigate hingga LPD ekspor.
45. PT Dirgantara Indonesia: Industri dirgantara tercanggih manufaktur pesawat & MRO helikopter.
ANKA kita PAWER FULL WEPON
BalasHapusBisa Tembak Pluru APIπ₯ haha!ππ¦Ύπ
anka seblah murah hanya buat patroli OMFONG haha!ππ«π
wahhh masa negriπ°kasino genting semenanjung kl gak diajak?π
BalasHapuspasti karna Dmiskinos & gak punyak iq haha!πππ€£
Aplot min mumpung hangat haha!π€ππ
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Indonesia, Qatar, Turki dan Pakistan jalin aliansi pertahanan
23 Oktober 2026
https://antaranews.com/infografik/5807723/indonesia-qatar-turki-dan-pakistan-jalin-aliansi-pertahanan
Ini om.. π€π
HapusNgasah iri Si M π
Aliansi Badr
Ada yang iri karena ngga diajak, ya karena ngga punya apa2 jugak sih, modal cekak, iq kurang, keahlian salah potong, bual je yang besar π€
https://youtu.be/1l1p25X5AkM?si=DKXSkjUWezPGiXw1
1. ALIANSI PERTAHANAN BADR
2. CEILAHHHH ADA YANG NGAMUK!! MALAYSIA IRI YA KARENA GA DIAJAK. MONN MAAP YE TERNYATA NEGARA NEGARA LEBIH PERCAYA SAMA INDONESIA… MANA NIH PAPOR KUAT YANG KALIAN PAMERIN KEMARIN
3. BUKANNYA KEMARIN KALIAN SONGONG KALAU ADA NEGARA YANG BAKAL BACKINGI KALIAN KALAU PERANG, LHA TAPI HERANNYA KALIAN KOK TERUS TERUSAN PANIK SAAT TAU GEBRAKAN INDONESAI. INDONESIA BELI ALUTSISTA KALIAN NYINYIR, INDONESIA KERJASAMA MILITER JUGA KALIAN NYINYIRI, MAUNYA APA SIH?
4. NGOMONG NGOMONG NIH WAKTU BELUM BERGABUNG SAMA ALIANSI BADR INI SAJA INDONESIA SUDAH KALAHKAN MILITER MALAYSIA, APALAGI SEKARANG
5. APA GEGARA INI KALIAN MALAYSIA LANGSUNG KEPANASAN DENGAN KERJASAMA INI?? KARENA KALIAN GAGAL GAGAL TERUS MAU BUAT ALUTSISTA KAYAK INDONESIA
6. BELUM BERHASIL SAINGI INDONESIA, EH INDONESIA KEBURU BUAT ALIANSI DENGAN 3 NEGARA LAIN YANG MILITERNYA GABISA DIRAGUKAN
7. BUKTI DIPLOMASI PERTAHANAN INDONESIA TERUS BERTUMBUH
Indonesia Teken MoU Industri Pertahanan dengan Qatar, Turki, dan Pakistan | kumparan.com https://share.google/E9C5i2LDDysYEmHp6
Indonesia menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama industri pertahanan dengan Qatar, Turki, dan Pakistan melalui inisiatif bernama Badr Project di Doha, Qatar, Rabu (21/10).
Kerja sama Badr Project mencakup tiga bidang utama, yakni riset dan pengembangan teknologi, kolaborasi industri dan manufaktur, serta pengembangan sumber daya manusia.
Melalui kesepakatan ini, keempat negara akan menjajaki peluang alih teknologi, investasi, dan produksi bersama sistem pertahanan. Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan industri pertahanan nasional, termasuk dalam pembiayaan, rekayasa teknik, pengembangan SDM, dan kedaulatan rantai pasok global.
BalasHapusBEDA KASTA BEDA LEVEL =
-
π Klaster Geopolitik & Gengsi Internasional
1. Anggota G20: Indonesia satu-satunya anggota resmi di ASEAN. Malaysia bukan anggota.
2. Mitra BRICS: Indonesia sudah resmi diakui sebagai Partner Country. Langkah geopolitik RI lebih depan.
3. Militer Global (GFP): Indonesia peringkat 13 dunia (Terkuat ASEAN). Malaysia peringkat 42.
4. PDB Paritas Daya Beli (PPP): Indonesia peringkat 7 dunia (USD 5,48 T). Malaysia peringkat 30 (USD 1,56 T).
5. PDB Nominal: Indonesia raksasa No. 1 ASEAN (USD 1,3 T). PDB Malaysia hanya USD 400 Miliar.
π Klaster Ketergantungan Energi & Pangan Vital
6. Pasokan Batu Bara: Indonesia pasok 21,84 juta ton ke Malaysia, menguasai 67% total impor mereka.
7. Listrik Nasional: 69% listrik regional TNB Malaysia bersumber dari batu bara RI. Tanpa RI, mereka padam.
8. Re-Ekspor LNG: Terminal Arun PAG Indonesia nomor 1 dan teraktif di dunia versi IGU & IHS Markit.
9. Petronas Menumpang: Petronas LNG terpaksa menumpang ekspor dan reloading di Terminal Arun RI.
10. Kalah Gugatan Internasional: PGN RI menang atas Petronas di ICC Hong Kong. Petronas dihukum bayar utang ke RI.
11. Impor Jagung: Malaysia impor 240.000 ton jagung dari Indonesia untuk stabilitas pakan domestik.
12. Impor Beras: Malaysia bergantung pada pasokan 200.000 ton beras dari Indonesia untuk pangan pokok.
πͺ Klaster Industri Pertahanan & Alutsista (Militer Malaysia Buatan RI)
13. Pesawat CN235: Militer Malaysia (TUDM) membeli 8 unit pesawat militer buatan PTDI Indonesia.
14. Avionik Jet Hawk: Komponen kokpit jet tempur Hawk Malaysia diproduksi di Surabaya oleh PTDI.
15. Kapal Patroli RHIB: Malaysia mengimpor 24 unit kapal patroli dari PT PAL Indonesia.
16. Desain FPB 57: Rancangan kapal patroli cepat laut Malaysia mengadopsi teknologi PT PAL Indonesia.
17. Senjata Pindad: Pasukan militer Malaysia menggunakan senapan SS2 dan amunisi buatan PT Pindad.
18. Tenda Militer: Kementerian Pertahanan RI memasok 7.000 unit tenda militer ke Malaysia.
19. Seragam & Rompi NATO: Pakaian dinas tempur dan rompi antipeluru Malaysia diproduksi oleh Sritex Indonesia.
π Klaster Kedaulatan Dokumen Negara
20. Cetak Ringgit: Uang kertas Ringgit Malaysia dicetak di Indonesia oleh PERURI sejak 2010.
21. Cetak Paspor: Buku paspor resmi warga Malaysia diproduksi dan dicetak oleh PERURI Indonesia.
πΈ Klaster Industri Hiburan & Destinasi Dunia
22. Konser Global: Jakarta target utama tur stadion dunia (Coldplay/Bruno Mars) karena daya beli raksasa. Malaysia sering dilewati.
23. Wisata Dunia: Bali tidak butuh daftar musiman NatGeo 2027 karena berstatus Legendary Destination (kasta tertinggi pariwisata abadi).
πΊ️ Klaster Geopolitik & Geostrategi
24. Penguasa Selat Malaka: Indonesia mengontrol Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan gerbang Selat Malaka. RI punya kuasa menutup jalur dagang dunia.
25. Poros Maritim Dunia: Indonesia menjadi jangkar konektivitas antarsamudra (Hindia & Pasifik). Malaysia hanya penonton tepi jalur.
26. Keketuaan ASEAN: Indonesia adalah pemimpin alami (natural leader) ASEAN. Arah politik Asia Tenggara ditentukan dari Jakarta.
27. Kedaulatan Ruang Udara (FIR): Indonesia sukses rebut kembali kendali udara Riau dan Natuna yang puluhan tahun dikuasai Singapura.
28. Hilirisasi Nikel & EV: RI mengunci pasokan nikel terbesar dunia. Raksasa global terpaksa tunduk pada aturan investasi RI demi rantai pasok EV.
29. Diploma Bebas Aktif: Posisi geopolitik RI bebas dari dikte blok Barat maupun Timur, dipercaya menjadi mediator konflik internasional.
BAK KATA PEPATAH....KELEDAI PUN TAK AKAN JATUH DI LUBANG YANG SAMA... LHA INI BERUK MELAYU TOLOL MALAYDESH MALAH JATUH SAMPAI 3X TERNYATA LEBIH BODOH DARI KELEDAI π₯π₯π₯π₯π«£π«£π«£π€£π€£π€£π€£π€£π²πΎπ²πΎπ²πΎπ²πΎπ©π©π©π©
BalasHapusKALO INI BERUK MELAYU TOLOL MALAYDESH APA BANGLA....π₯π₯π₯π₯π€£π€£π€£π€£π€‘π€‘π€‘π²πΎπ²πΎπ²πΎπ©π©π©
Seorang copilot Malaydesh Airlines bernama Mohd Saufi bin Othman (39 tahun) ditangkap di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 28 Juli 2026 karena menyelundupkan narkoba.
Detail Kasus Utama
• Barang Bukti: Petugas menyita sekitar 26 kg narkotika yang terdiri dari 14 bungkus pil ekstasi (sekitar 70.114 butir) dan sabu-sabu (metamfetamin) dari dalam bagasinya.
• Modus Operandi: Mohd Saufi membawa barang haram tersebut dari Kuala Lumpur ke Jakarta melalui penerbangan Malaysia Airlines MH727. Ia juga kedapatan membawa botol berisi urine untuk mengelabui tes narkoba, meski hasil tes menyatakan ia positif mengonsumsi narkotika.
• Upah: Tersangka mengaku diupah sebesar RM50.000 untuk menjalankan aksinya dan sudah melakukannya sebanyak tiga kali
Manakala MALAYDESH suka ria dengan pesawat latihan + kapal OMPONG...
BalasHapusπ€£π€£π€£πππ€ͺπππ
ama anka omfong tentunya pedang haha!ππ€£π
HapusBreking Niusssπ
BalasHapusWahh setelah aljazair...etiopia 12 bijik dlm kiriman opa puting yaa
apakah ini diambil dr stok mesir yg berpindah?
Surabaya No.35 semakin kaming hore haha!π¦Ύππ
S400..mana tahaannn gaezz haha!π☠️π€
ada yg NGAMUKπ₯ di seblah
⬇️⬇️⬇️⬇️
Conflict Zone on X: "π¨π¨BREAKING: Ethiopian Prime Minister @AbiyAhmedAli announces the delivery of its first 12 Su-35 4++ generation fighter jets from Russia, with four S-400 air defense system batteries also expected under a prior agreement with Moscow.πͺπΉ"
@breaking_bre
Conflict Zone
@breaking_bre
π¨π¨BREAKING: Ethiopian Prime Minister @AbiyAhmedAli announces the delivery of its first 12 Su-35 4++ generation fighter jets from Russia, with four S-400 air defense system batteries also expected under a prior agreement with Moscow.πͺπΉ
https://x.com/breaking_bre/status/2115395256816681035?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E2115395256816681035%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es1_&ref_url=&fbclid=IwY2xjawVO5LBleHRuA2FlbQIxMQBwZG9mBHNydGMGYXBwX2lkDzQwOTk2MjYyMzA4NTYwOQABHolUS8tlvQvWJbQaE7OuHLo8tj9PSwgjEOFWkUm9nafxMCrEyB83TmW9pIXE_aem_d9sCLLeyRbqZXBnCTjQMaA
Manakala MALYNGDESH hanya mampu pesawat latihan rudalnya pendek oom...π€£π€£ππππ€ͺπ
HapusM-link > Ma-link>Maling
π€£π€£πππ€ͺπππ
Klu mo main catsa itu ethopia pasti kna..knp hnya Indonesia yg di ancam..semua gara2 fpda!
HapusManakala ANKA ompong MALAYDESH simpan di hanggar jee....
BalasHapusπ€£π€£ππππ€ͺπ
Ngasah iri Si M π
BalasHapus
Aliansi Badr
Ada yang iri karena ngga diajak, ya karena ngga punya apa2 jugak sih, modal cekak, iq kurang, keahlian salah potong, bual je yang besar π€
https://youtu.be/1l1p25X5AkM?si=DKXSkjUWezPGiXw1
1. ALIANSI PERTAHANAN BADR
2. CEILAHHHH ADA YANG NGAMUK!! MALAYSIA IRI YA KARENA GA DIAJAK. MONN MAAP YE TERNYATA NEGARA NEGARA LEBIH PERCAYA SAMA INDONESIA… MANA NIH PAPOR KUAT YANG KALIAN PAMERIN KEMARIN
3. BUKANNYA KEMARIN KALIAN SONGONG KALAU ADA NEGARA YANG BAKAL BACKINGI KALIAN KALAU PERANG, LHA TAPI HERANNYA KALIAN KOK TERUS TERUSAN PANIK SAAT TAU GEBRAKAN INDONESAI. INDONESIA BELI ALUTSISTA KALIAN NYINYIR, INDONESIA KERJASAMA MILITER JUGA KALIAN NYINYIRI, MAUNYA APA SIH?
4. NGOMONG NGOMONG NIH WAKTU BELUM BERGABUNG SAMA ALIANSI BADR INI SAJA INDONESIA SUDAH KALAHKAN MILITER MALAYSIA, APALAGI SEKARANG
5. APA GEGARA INI KALIAN MALAYSIA LANGSUNG KEPANASAN DENGAN KERJASAMA INI?? KARENA KALIAN GAGAL GAGAL TERUS MAU BUAT ALUTSISTA KAYAK INDONESIA
6. BELUM BERHASIL SAINGI INDONESIA, EH INDONESIA KEBURU BUAT ALIANSI DENGAN 3 NEGARA LAIN YANG MILITERNYA GABISA DIRAGUKAN
7. BUKTI DIPLOMASI PERTAHANAN INDONESIA TERUS BERTUMBUH
Indonesia Teken MoU Industri Pertahanan dengan Qatar, Turki, dan Pakistan | kumparan.com https://share.google/E9C5i2LDDysYEmHp6
Indonesia menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama industri pertahanan dengan Qatar, Turki, dan Pakistan melalui inisiatif bernama Badr Project di Doha, Qatar, Rabu (21/10).
Kerja sama Badr Project mencakup tiga bidang utama, yakni riset dan pengembangan teknologi, kolaborasi industri dan manufaktur, serta pengembangan sumber daya manusia.
Melalui kesepakatan ini, keempat negara akan menjajaki peluang alih teknologi, investasi, dan produksi bersama sistem pertahanan. Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan industri pertahanan nasional, termasuk dalam pembiayaan, rekayasa teknik, pengembangan SDM, dan kedaulatan rantai pasok global.
MA-LINK TEKNOLOGI KOMUNIKASI BANDAR DADAH MELAYU TOLOL MALAYDESH ANTAR PLANET....SESUAI TAHAP PENDIDIKAN DAN IQ SAMPAH BERUK MELAYU TOLOL MALAYDESH !!!!
BalasHapusKATA KUNCI TERNYATA LEBIH BODOH DARI KELEDAI GUYS π₯π₯π₯π₯π€£π€£π€£π€£π€‘π€‘π€‘π²πΎπ²πΎπ²πΎπ©π©π©
BEDA KASTA BEDA LEVEL = BUAT IRI DENGKI MALINGSIAL
BalasHapus-
π Klaster Geopolitik & Gengsi Internasional
1. Anggota G20: Satu-satunya anggota resmi dari ASEAN.
2. Mitra BRICS: Resmi diakui sebagai Anggota Penuh di kawasan.
3. Militer Global: Peringkat 13 dunia, terkuat di ASEAN.
4. PDB PPP: Peringkat 7 dunia (USD 5,48 T).
5. PDB Nominal: Terbesar nomor 1 di ASEAN (USD 1,3 T).
π Klaster Ketergantungan Energi & Pangan Vital
6. Pasokan Batu Bara: Menguasai 67% total impor batu bara Malaysia.
7. Listrik Nasional: Menopang 69% sumber listrik regional TNB Malaysia.
8. Re-Ekspor LNG: Terminal Arun PAG teraktif di dunia versi IGU.
9. Petronas Menumpang: Petronas LNG wajib ekspor melalui Terminal Arun.
10. Menang Gugatan: PGN menang atas Petronas di ICC Hong Kong.
11. Impor Jagung: Malaysia bergantung pada 240.000 ton jagung dari RI.
12. Impor Beras: Malaysia mengimpor 200.000 ton beras RI untuk pokok.
πͺ Klaster Industri Pertahanan & Alutsista
13. Pesawat CN235: Militer Malaysia membeli 8 unit dari PTDI.
14. Avionik Jet Hawk: Kokpit jet tempur Malaysia diproduksi oleh PTDI.
15. Kapal Patroli RHIB: Malaysia mengimpor 24 unit kapal dari PT PAL.
16. Desain FPB 57: Teknologi kapal patroli cepat Malaysia rancangan PT PAL.
17. Senjata Pindad: Militer Malaysia menggunakan senapan SS2 & amunisi RI.
18. Tenda Militer: Memasok 7.000 unit tenda militer ke Malaysia.
19. Seragam & Rompi NATO: Pakaian tempur militer Malaysia diproduksi Sritex.
π Klaster Kedaulatan Dokumen Negara
20. Cetak Ringgit: Uang kertas Ringgit Malaysia dicetak oleh PERURI.
21. Cetak Paspor: Buku paspor resmi warga Malaysia diproduksi PERURI.
πΈ Klaster Industri Hiburan & Destinasi Dunia
22. Konser Global: Jakarta target utama tur stadion dunia karena daya beli.
23. Wisata Dunia: Bali berstatus Legendary Destination (kasta tertinggi abadi).
πΊ️ Klaster Geopolitik & Geostrategi
24. Penguasa Selat Malaka: Mengontrol penuh jalur laut strategis ALKI.
25. Poros Maritim: Jangkar konektivitas utama Samudra Hindia & Pasifik.
26. Keketuaan ASEAN: Pemimpin alami (natural leader) arah politik kawasan.
27. Kedaulatan FIR: Merebut kembali ruang udara Riau-Natuna dari Singapura.
28. Hilirisasi Nikel: Pemilik nikel terbesar dunia, pengunci rantai pasok EV.
29. Diploma Bebas Aktif: Mediator konflik internasional independen tepercaya.
30. Megabiodiversitas: Negara megabiodiversitas maritim nomor satu di dunia.
31. Negara Kepulauan: Terbesar di dunia (>17.000 pulau) dengan ZEE luas.
32. Superpower Karbon: Pemilik gambut & mangrove penentu pasar karbon global.
33. Bonus Demografi: Populasi terbesar ASEAN (280+ juta) pasar domestik utama.
34. Hukum Laut (UNCLOS): Pelopor konsep Negara Kepulauan internasional.
πͺ Klaster Eksklusif Teknologi Militer (Satu-satunya di ASEAN)
35. Kapal Selam Mandiri: Mampu membangun kapal selam dalam negeri (PT PAL).
36. Teknologi Propelan: Menguasai pabrik bahan peledak militer (PT Dahana).
37. Integrasi C5ISR: Memimpin integrasi siber & radar tiga matra (Defend ID).
38. Medium Tank Komersial: Sukses memproduksi massal tank Harimau (PT Pindad).
39. Kemandirian Dirgantara: Lisensi penuh manufaktur pesawat taktis medium (PTDI).
⚓ Klaster Dominasi Armada Militer & Alutsista Udara Kawasan
40. Kapal Perang Terbanyak: Operasikan 338 aset maritim (Peringkat 5 dunia).
41. Drone Militer Terbanyak: Miliki 80–90 unit drone tempur UCAV di kawasan.
42. Pesawat Militer Terbesar Kedua: Mengamankan ~460 aset udara taktis (21% ASEAN).
π Klaster Raksasa Industri Pertahanan Nasional (Defend ID)
43. PT Pindad: Produksi senjata NATO, amunisi, dan kendaraan taktis (Anoa/Komodo).
44. PT PAL Indonesia: Galangan kapal terbesar ASEAN untuk frigate hingga LPD ekspor.
45. PT Dirgantara Indonesia: Industri dirgantara tercanggih manufaktur pesawat & MRO helikopter.
NGASAH DENGKI MALINGSIAL = TIADA MALAYDESH
BalasHapus-
10 EKONOMI TERBESAR ASIA = TIADA MALAYDESH
10 EKONOMI TERBESAR ASIA = TIADA MALAYDESH
10 EKONOMI TERBESAR ASIA = TIADA MALAYDESH
Pada tahun 2025, China tetap menjadi ekonomi terbesar di Asia dengan PDB sekitar US$19,5 triliun, disusul oleh Jepang, India, Korea Selatan, dan Indonesia yang masuk dalam jajaran 10 besar.
πRanking Ekonomi Terbesar Asia 2025 (berdasarkan IMF & Forbes)
Peringkat Asia Negara Estimasi PDB 2025 (US$ triliun) Catatan Utama
1 China 19,5 = Tetap dominan, pusat manufaktur & teknologi
2 Jepang 4,9 = Stabil, meski pertumbuhan melambat
3 India 4,3 = Pertumbuhan pesat, didorong sektor jasa & digital
4 Korea Selatan 2,1 = Kuat di teknologi & ekspor
5 Indonesia 1,8–2,0 = IMF menempatkan Indonesia di peringkat 7 dunia, di atas Inggris & Prancis
6 Arab Saudi 1,5 = Didukung minyak & diversifikasi ekonomi
7 Turki 1,4 = Ekonomi campuran, posisi strategis
8 Taiwan 1,2 = Kuat di semikonduktor
9 Thailand 0,7 = Pariwisata & manufaktur
10 Iran 0,6 = Didukung energi, meski tertekan sanksi
----------
KAYA ..... = TIADA MALAYDESH
20 NEGARA DENGAN GDP TERBESAR TAHUN 2025 BERDASARKAN PPP (PURCHASING POWER PARITY):
1. Tiongkok – US$40,7 triliun
2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
3. India – US$17,6 triliun
4. Rusia – US$7,19 triliun
5. Jepang – US$6,74 triliun
6. Indonesia – US$5,69 triliun
7. Jerman – US$5,65 triliun
8. Brasil – US$5,27 triliun
9. Turki – US$3,91 triliun
10. Meksiko – US$3,88 triliun
11. Mesir – US$3,85 triliun
12. Inggris – US$3,82 triliun
13. Prancis – US$3,80 triliun
14. Iran – US$3,74 triliun
15. Pakistan – US$2,09 triliun
16. Bangladesh – US$2,05 triliun
17. Italia – US$2,04 triliun
18. Vietnam – US$1,89 triliun
19. Filipina – US$1,87 triliun
20. Thailand – US$1,85 triliun
------------
KAYA ..... = TIADA MALAYDESH
DAFTAR 20 NEGARA DENGAN GDP NOMINAL TERBESAR TAHUN 2025 :
1. Amerika Serikat – US$30,34 triliun
2. Tiongkok – US$19,90 triliun
3. Jerman – US$5,36 triliun
4. Jepang – US$4,46 triliun
5. India – US$4,26 triliun
6. Inggris – US$3,70 triliun
7. Prancis – US$3,26 triliun
8. Italia – US$2,56 triliun
9. Brasil – US$2,52 triliun
10. Kanada – US$2,49 triliun
11. Rusia – US$2,48 triliun
12. Korea Selatan – US$2,10 triliun
13. Meksiko – US$1,99 triliun
14. Spanyol – US$1,82 triliun
15. Indonesia – US$1,69 triliun
16. Australia – US$1,68 triliun
17. Turki – US$1,34 triliun
18. Arab Saudi – US$1,28 triliun
19. Belanda – US$1,27 triliun
20. Swiss – US$1,16 triliun
------------
GDP INDONESIA = MALAYDESH +SINGA+PINOY
GDP INDONESIA = MALAYDESH +VIET+PINOY
GDP INDONESIA = MALAYDESH +THAI+VIET
GDP INDONESIA 1,492,618
GDP SINGA : 561,725
GDP MALAYDESH : 488,250
GDP PINOY : 471,516
GDP VIET : 468,400
GDP THAI : 545,341
WHY IS INDONESIA LISTED AS ONE OF THE G-20 COUNTRIES WHILE MALAYDESH AND SINGAPORE ARE NOT
MALAYDESH and Singapore lack the size to match Indonesia’s importance on the global stage. With a combined GDP of around USD818 Billion, MALAYDESH and Singapore are still quite far from Indonesia’s USD1.3 Trillion GDP, which puts a gap of around USD500 Billion between Indonesia with MALAYDESH and Singapore. EXCLUDING the combined GDP there would be a USD900 billion gap between Indonesia with MALAYDESH and Singapore respectively.
Things get even worse when we measure the economy in GDP PPP. Indonesia stands at around USD4 Trillion in PPP, whilst MALAYDESH at USD1,089 Trillion and Singapore at USD617 Billion. Even the combined GDP of the next three largest ASEAN nations (Thailand, Vietnam, and the Philippines) still couldn’t match Indonesia’s size. Within both PPP and Nominal GDP, no ASEAN nations are within the top 20 largest economies in the world, therefore none of them can qualify for the G20 membership with their GDP.
KLAIM SINGA = KUCING GARONG
BalasHapusKLAIM HARIMAU = KUCING HAWIMAU MELAMBAI
-
SI UPIL DIGERTAK 8% = AUTO SUNGKEM
-
Realita Hukum Kontrak Gas Bumi dan Potensi Implikasinya
• Pembelaan Pemerintah (Tidak Melanggar Kontrak): Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan SKK Migas menegaskan bahwa pengurangan ekspor sebesar 31 BBTUD masih berada di atas batas suplai minimum (Take or Pay / batas toleransi minimum) yang disepakati dalam kontrak bilateral. Dengan demikian, posisi hukum Indonesia dinilai kuat karena tidak melakukan wanprestasi atau penghentian sepihak di luar kesepakatan kontrak.
• Risiko Hukum (Klausul Arbitrase Internasional): Pakar hukum seperti Hotman Paris Hutapea mengingatkan pemerintah agar tetap mewaspadai interpretasi klausul komersial oleh pihak pembeli. Jika Singapura menganggap tindakan ini sebagai pelanggaran substansial komersial, mereka dapat mengajukan gugatan ke Badan Arbitrase Internasional.
• Mekanisme Sita Aset: Narasi "penyitaan aset" secara hukum internasional baru bisa terjadi jika dan hanya jika gugatan arbitrase Singapura dimenangkan oleh pengadilan, menghasilkan putusan denda/ganti rugi finansial tertentu, dan pihak Indonesia menolak membayarnya. Dalam kondisi ekstrem tersebut, pengadilan asing dapat memberikan izin penyitaan aset komersial luar negeri milik badan usaha negara terkait untuk memenuhi nominal ganti rugi tersebut.
-
Dampak dan Sikap Resmi Kedua Negara
• Pernyataan Singapura: Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mendesak agar semua pihak menghormati komitmen kontrak komersial yang berlaku hingga berakhir tahun 2028. Namun secara operasional, Energy Market Authority (EMA) Singapura menyatakan situasi ini terkendali karena pengurangan tersebut hanya berdampak kurang dari 2% terhadap kebutuhan gas harian mereka. Singapura telah memitigasi risiko dengan mendiversifikasi impor melalui LNG global dan cadangan bahan bakar diesel.
• Tujuan Pengalihan Pasokan: Gas bumi dari Natuna dan Sumatera tersebut sengaja dialihkan oleh SKK Migas untuk memperkuat ketahanan energi domestik, khususnya memasok pembangkit listrik PT PLN di wilayah Batam, Bintan, dan Sumatera guna mendukung hilirisasi industri dalam negeri.
--------------------------------
PMX : NET IMPORTIR = ENERGI BERAS JAGUNG LNG MILITER UANG PASPOR
-
MALAYSIA NET IMPORTER MINYAK
Total: Konsumsi 700.000–750.000 barel/hari.
Total: Produksi 350.000 barel per hari.
Dikonfirmasi PM Anwar Ibrahim April 2026.
Sumber Berita = Bernama, The Star, NST, CNBC Indonesia, Detikcom, Antara)
-
1. Batu Bara: 21,84 juta ton (memasok 69% kebutuhan listrik regional TNB dan menguasai 67% total impor batu bara Malaysia).
2. Jagung: 240.000 ton.
3. Beras: 200.000 ton.
4. LNG (Gas Alam Cair): 56.431,6 metrik ton.
5. Kapal Patroli RHIB: 24 unit (diproduksi oleh PT PAL).
6. Pesawat CN235: 8 unit (diproduksi oleh PTDI).
7. Tenda & Parasut Militer: 7.000 unit tenda (pesanan militer).
8. Komponen Avionik Hawk: Komponen kokpit pesawat (buatan Surabaya/PTDI).
9. Fast Patrol Boat (FPB 57): Kapal patroli cepat (diadopsi dari PT PAL).
10. Senjata & Amunisi: Senapan SS2 dan amunisi (diproduksi oleh PT Pindad).
11. Seragam & Atribut Militer: Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dan rompi antipeluru (diproduksi oleh Sritex).
12. Mata Uang Ringgit: Cetakan uang kertas (diproduksi oleh PERURI sejak 2010).
13. Paspor: Cetakan dokumen negara (diproduksi oleh PERURI).
-
INDONESIA NOMOR 1 RE-EKSPOR LNG
MALAYSIA EKSPOR LNG LEWAT INDONESIA (ARUN)
-
Terminal Arun (PT Perta Arun Gas) menjadi pasar re-ekspor LNG peringkat 1 dan terminal reloading teraktif di dunia menurut laporan IGU dan IHS Markit.
Fasilitas strategis ini juga digunakan oleh Malaysia melalui aktivitas ekspor dan kunjungan Petronas LNG Sdn. Bhd.
-
PETRONAS BERHUTANG KE PGN
-
Afiliasi Pertamina Gas Negara alias PGN (PGAS) menang gugatan atas Petronas Carigali Muriah Limited (PCML), dan PLN. Itu setelah ICC International Court of Arbitration, Hong Kong, menghukum Petronas. Oleh karena itu, Petronas harus membayar kepada PGN